P. 1
MODUL PAI SMA KELAS XII

MODUL PAI SMA KELAS XII

4.7

|Views: 68,555|Likes:
Published by Abdurrahman,S.Ag
KUNCI MENDAPATKAN ILMU ADALAH DENGAN CINTA ILMU
CINTA GURU
CINTA BUKU
KUNCI MENDAPATKAN ILMU ADALAH DENGAN CINTA ILMU
CINTA GURU
CINTA BUKU

More info:

Published by: Abdurrahman,S.Ag on Jun 09, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/24/2015

pdf

text

original

Sections

Kalau kita perhatikan setiap yang menimpa diri kita dari segala macam penderitaan pada
hakikatnya dapat dikelompokkan ke dalam 2 tingkatan, sebagai berikut:
1. Musibah yang sebenarnya masih dalam jangkauan kemampuan untuk menghindarinva.
Misalnya. seseorang menderita kelaparan, padahal baik jasmani maupun rohaninya
sebenarnya mampu untuk mengusahakan makanan. Contoh lain, seseorang yang
kehilangan atau kecurian karena kelalaiannya tidak mengunci pintu-pintu rumahnya, atau
tidak mengunci kendaraannya atau tidak mengikat hewan piaraannya. Dalam menghadapi
hal-hal seperti ini seseorang harus terlebih dahulu mengusahakan segala upaya untuk
menghindarinya, misalnya pintu rumah hendaknya dikunci jika hendak pergi, hewan
piaraan ditambat, barulah kemudian bertawakal kepada atas keselamatan yang kita
harapkan dan musibah yang tidak kita inginkan. Sabda Nabi saw. yang artinya: "Ikatlah
untamu dan bertawakalalah
." (HR. lbnu Hibban)
Dalam hadis tersebut di atas diberikan contoh bagaimana sikap tawakal yang benar, yaitu
kita harus berusaha terlebih dahulu. Setiap meninggalkan usaha dengan dalil tawakal tidak
dibenarkan dalam agama Islam. Sabda Nabi pula:

"Tiada bertawakal orang yang mengobati dirinya dengan besi panas atau dengan rajahan." (HR. Ahmad)
Dalam hadis ini diperjelas lagi bagaimana seharusnya usaha yang dilakukan dalam rangka
bertawakal kepada . Kita dituntut usaha yang munasabah yang sepadan, bukan asal saja,
kemudian jika tidak berhasil lalu secara tergesa-gesa bertawakal kepada , apalagi
mengambil sikap berputus asa.
2. Musibah yang di luar jangkauan kemampuan manusia. Nyata dalam kehidupan bahwa
kemampuan manusia be!ajarlah dengan giat terbatas. Secara individu kemampuan
masing-masing orang terbatas, walaupun batasnya tidak sama persis. Secara kelompok
kemampuan bertambah besar sesuai dengn besarnya kelompok serta besarnya
kemampuan individu-individu anggotanya.
Contoh dalam hal ini apabila kita tertimpa bencana alam, seperti gunung mcletus, gempa
bumi, air bah, halilintar. Dalam menghadapi bencana atau musibah seperti ini manusia
dituntut untuk segera mempergunakan tawakal bahwa semuanya itu terjadi atas kudrat dan
iradat semata. Manusia harus menyadari, musibah atau bencana ini mungkin merupakan
peringatan, ujian, atau azab yang ditimpakan kepada manusia. Firman-Nya dalam Surah
Al-Ankabut ayat 2:

&r

my
¡
Å

=|
#$

9

Ζ¨

$

¨â

&r

β

ċ

Iø

u

θþ

#(

&r

β

ƒt

θ

θþ

#(

u

#

Βt
Ψ¨

$

ρu

δè

Νö

ωŸ

ċ

ø

Ft

Ζã

θ

βt

∪⊄

"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman",
sedang mereka tidak diuji lagi?"
(QS. Al-Ankabut: 2)
Fitnah atau ujian dalam hal ini berfungsi untuk mengukur kadar iman yang
dimanifestasikan dalam sikap tawakal. Bencana alam dapat pula berfungsi sebagai azab yang
ditimpakan atas manusia karena dosa-dosa yang telah mereka perbuat. Oleh karena itu,
apabila kita ditimpa bencana alam maka hendaklah kita segera mawas diri, apakah masyarakat
kita telah banyak meninggalkan perintah atau telah banyak mcmperbuat larangan .
Maka, hendaklah kita bertawakal serta mcmperbanyak istigfar. Firman :

@bdurrahman,S.Ag SMA Kelas XII

116

ùs

3s(r
⎪iÉ

ΒiÏ

%s

ö

ƒt
π>

&r

δ÷=n

Ψo

γy

$

ρu
φÉ

†š

ßs
$

ϑy
π×

ùs

γÎ

}

{s%

ρÍ

ƒt
πî

ãt

?n

4

ãã

ã

ρ

©Ï

γy

$

ρu

/Î
♣ø

9

Β•

èy

Ü©

#s
'
7

ρu

%s

Çó

9

Β¨

±Ï

>

∪∈⊆

&r

ùs=n
Οó

o

¡Å

ç

ρ

#(

ûÎ

#$

{F

ö

ÚÇ

ùs

Gt

θ

βt

;m
λç

Νö

%è=è
θ

>Ò

ƒt

è÷

)É=è
θ

βt

5Íκp
$!

&r

ρ÷

u

#

Œs
#

β×

o

¡ó

ϑy

èã

θ

βt

5Íκp

$(

ùs
*
Î

Ξ¨κp

$

ωŸ

?s
è
÷

ϑy

#$

{F

/ö

Á|

ã

ρu

9s

?s
è
÷

ϑy

#$

)à=è
θ

>Ü

#$

LÉ

©

ûÎ

#$

9

Á

ß

ρ

Í

∪∉⊆

"Berapa banyak kota yang Kami telah membinasakannya, yang penduduknya dalam keadaan zalim,
maka (tembok-tembok) kota itu roboh menutupi atap-atapnya dan (beberapa nanyak pula) sumur yang
telah di tinggalkan dan istana yang tinggi. Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu
mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu
mereka dapat mendengar ? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati
yang di dalam dada."
(QS. Al- Hajj: 45-46)
Dalam usaha untuk mencapai suatu tujuan juga harus dipergunakan sikap tawakal. Yang
pertama, kita harus mengukur kemampuan kita, jangan seperti pepatah, maksud hati memeluk
gunung apa daya tangan tak sampai
atau kalaulah kail panjang sejengkal, janganlah laut hendak di duga.
Yang kedua, kita harus tekun, teliti, ccrmat, dan hati-hati, dan hendaknya ditempuh segala
persyaratan yang dibutuhkan. Yang ketiga, kita hendaknya menerima dengan lapang hati
hasil-hasil yang kita peroleh, asal syarat yang pertama dan kedua itu sudah kita penuhi. Kalau
sudah demikian berlaku pepatah, manusia punya usaha, Tuhan punya kuasa.

@bdurrahman,S.Ag SMA Kelas XII

117

Menurut bahasa Qadar artinya ukuran, dan Qadha artinya keputusan. Sedangkan
menurut istilah, Qadar artinya ketentuan-ketentuan yang pasti berlaku atas tiap-tiap makhluk,
sesuai dengan batas-batas yang telah ditentukan sejak zaman azali. Qadha artinya
keputusan yang telah berlaku menjadi kenyataan atas tiap-tiap makhluk sesuai dengan ilmu
serta Qadar sejak zaman azali.
Tawakal artinya menycrahkan dengan ikhlas segala perkara, ikhtiar, dan amal kepada
takdir dan kekuasaan-Nya setelah usaha dijalankan Menurut kemampuan. Hubungan
antara Qadha dan Qadar adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan karena saling mengisi
dan melengkapi, serta mempunyai arti yang tidak jauh berbeda. Hubungan antara ikhtiar dan
tawakal, tawakal itu harus diddahului dengan ikhtiar karena tawakal tanpa disertai usaha
adalah keliru.

@bdurrahman,S.Ag SMA Kelas XII

118

Berilah tanda silang (x) pada huruf a,b, c, d atau e sesuai dengan jawaban yang tepat !

1. Uji Pemahaman Konsep :
Jelaskan istilah berikut ini :
a. Qadha

d. Qadar

g. Lauh MahfudzMubram

b. Muallaq

e. Mukhyar

h. Musyayyar

c. Ikhtiar

f. Tawakkal
2. Uji Kemampuan Menguraikan Konsep :
1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan beriman kepada Qadha dan Qadar!
2. Sebutkan apa yang dimaksud Qadha dan apa pula Qadar!
3. Jelaskan hubungan antara Qadha dan Qadar!
4. Sebutkan macam-macam Takdir!
5. Dapatkan seseorang memilih takdirnya!
6. Jelaskan hubungan antara Takdir, Ikhtiar dan Tawakkal!
7. Sebutkan sifat yang timbul sebagai tanda seseorang yang menghayati Iman kepada Qadha
dan Qadar!
8. Sesuaikah berputus asa dengan ajaran beriman kepada Takdir, jelaskan!

3. Uji Pengetahuan

Pilihlah jawaban yang dianggap paling benar dari opsen yang ada!
1. Sutu rencana yang ditetapkan di Lauh Mahfudz tentang makhluk disebut ....
a. Qadha

d. Qadar

b. Program

e. Ikhtiar

c. Nasib
2. Ketentuan yang berlaku terhadap semua makhluknya disebut ....
a. Qadha

d. Qadar

b. Program

e. Ikhtiar

c. Nasib
ِﺭﹶﺪَﻘِﺑ ﹸﻩ ﺎﹶﻨْﻘَﻠﹶﺧ ٍﺀ ﹾﻲﹶﺷ ﱠﻞُﻛ ﺎﱠﻧ ِﺍ (QS. Al-Qamar ayat 49) Artinya : Sesungguhnya kami telah
menciptakan sesuatu menurut ....

3.

a. Bentuknya

d. kegunaannya

b. Pasangannya

e. ukurannya

c. nilainya
4. Qadha menurut bahasa artinya ....
a. Rencana

d. tujuan

b. cita-cita

e. ketentuan

c. ukuran
5. Qadar menurut bahasa artinya ....
a. Rencana

d. tujuan

b. cita-cita

e. ketentuan

c. ukuran

@bdurrahman,S.Ag SMA Kelas XII

119

6. Ketentuan yang tidak bisa diubah, seperti lahir, mati, warna kulit, bentuk tubuh
disebut takdir ....
a. Nasib

d. muallaq

b. Mubram

e. kubro

c. sughro
7. Takdir yang dapat diusahakan, seperti mau pandai, kaya, selamat, dinamakan takdir ....

a. Nasib

d. muallaq

b. Mubram

e. kubro

c. sughro

8. Pada suatu hari Rasulullah b kedatangan tamu yang membawa unta, tamu tersebut tidak
menambatkan untanya karena dia katanya bertawakkal kepada . Kejadian ini
menyatakan bahwa manusia harus ..... sebelum bertawakkal.
a. yakin

d. berilmu

b. beriman

e. ikhtiar

c. sabar

9. ﹾﻢِﻬِﺴُﻔْﻧ َﺎِﺑ ﺎﹶﻣ ﺍﹾﻭﹸﺮﹾﻴَﻐﹸﻳ ﻰﱠﺘﹶﺣ ٍﻡ ﹾﻮَﻘِﺑ ﺎﹶﻣ ُﺮﹾﻴَﻐﹸﻳ َﻻ ﻟﺍ ﱠﻥ ِﺍ Artinya:”Sesungguhnya tidak akan
mengubah nasib suatu kaum, sehingga kaum merobah keadaannya”. (QS. Ar-Ra'du:11).
Berdasarkan ayat di atas, manusia dalam hidup disuruh ....
a. Berikhtiar

d. bertawakkal

b. Pasrah

e. sabar

c. tawadhu’
10. Di antara keistimewaan beriman kepada Qadha dan Qadar adalah seperti yang
disebutkan berikut, kecuali ....
a. yakin dan percaya diri

d. rendah hati dan tawadhu’

b. berwawasan luas

e. rajin berusaha dan pantang menyerah

c. pasrah menunggu takdir

@bdurrahman,S.Ag SMA Kelas XII

120

STANDAR KOMPETENSI

:9. Membiasakan perilaku terpuji

KOMPETENSI DASAR

:9.1 Menjelaskan pengertian persatuan dan kerukunan
9.2 Menampilkan contoh-contoh persatuan dan kerukunan
9.3 Mempraktikkan persatuan dan kerukunan

INDIKATOR

: Pengertian persatuan dan kerukunan
Dalil Naqli persatuan dan kerukunan
Contoh persatuan dan kerukunan
Keuntungan persatuan dan kerukunan
Perilaku yang mencerminkan persatuan dan kerukunan

Persatuan dalam ajaran Islam secara umum disebut ikhwan yaitu persaudaraan, secara
umum disebut ukhuwah Islamiyah yaitu persaudaraan dalam Islam (saudara sesama manusia
dan saudara seagama) Ditegaskan dalam firman QS Al-Hujarat : 9

ρu

)Î

β

Ûs
$!

←Í

x

Gt
$

βÈ

ΒÏ

z

#$

ϑß

σ÷

ΒÏ

ΖÏ

t

#$

Gt

Gt
θ

#(

ùs

'r

¹ô=Î

sß

θ

#(

/t

÷

]sκå

ϑy

$

(

ùs
*
Î

β.

/t

ót

Mô

)Î

n÷

‰y

1

γß

ϑy

$

ãt

?n

#$

{W

z÷

t

3

ùs

)s

GÏ=è
θ

#(

#$

LÉ

©

?s
7
ö

öÈ

©

my
L
®

©4

?s

∀Å

’þ

u

)Î

<n
#

&r

Βø

Ì

#$

4

ùs
*
Î

β

ùs
$!

u

Nô

ùs

'r

¹ô=Î

sß

θ

#(

/t

÷

]sκå

ϑy

$

/Î
$$

èy
ô

ΑÉ

ρu

&r

¡Å

Üä

θþ

#((
)Î

β¨

#$

†ä

tÏ

=

#$

ϑß

¡Å

ÜÏ

š

∪®

Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mu'min berperang maka damaikanlah antara keduanya.
Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan yang lain maka perangilah
golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah
; jika golongan itu
telah kembali (kepada perintah
), maka damaikanlah antara keduanya dengan adil dan berlaku
adillah. Sesungguhnya
menyukai orang-orang yang berlaku adil.”

Jelas bahwa persaudaraan menyebabkan orang dapat berbuat damai dan dengan
perdamaian maka persatuan dan kesatuan umat akan bisa juga kita wujudkan. Tanpa
persatuan orang akan mudah bertindak semena-mena terhadap sesama bahkan terhadap
yang segama sekalipun. Bagaimana seseorang atau bangsa berbuat persatuan sementara
kedamaian dan persaudaraan tidak bisa diciptakan.

@bdurrahman,S.Ag SMA Kelas XII

121

Peranan Persatuan Umat Islam dalam Pembangunan dan Mempertahankan Negara
Indonesia

a. Nilai Persatuan bagi Kepentingan Bangsa dan Agama dalam Rangka Menuju
Masyarakat Adil dan Makmur

Dalam kehidupan berbangsa, persatuan merupakan scndi kekuatan yang paling ampuh.
Bagi umat Islam, persatuan harus digalang melalui jalur intern terlebih dahulu, untuk
memperkuat Islam. Sedangkan sebagai warga negara harus menggalang persatuan untuk
memperkuat bangsa dan negara.
Apabila persatuan benar-benar terwujud dalam suatu hangsa yang berada dalam suatu
negara, upaya menciptakan pengembangan dalam bidang ekonomi, pendidikan, sosial,
ketahanan, dan bidang lainnya akan mudah direalisasikan.
Dalam pengembangan ekonomi bagi bangsa dan negara, upaya pertama yang dilakukan
adalah persatuan terlebih dahulu. Suatu bangsa yang tidak bcrsatu akan sulit
mengembangkan ekonominya. Tetapi, apabila persatuan itu ada, akan mudah dalam
mengembang-kan ekonomi. Sebab, dalam kondisi bangsa yang bersatu, maka akan mudah
diajak kompromi, bermusyawarah untuk saling membantu, saling mengisi, dan bekerja sama.
Demikian pula dalam pengembangan pendidikan, unsur pertama yang mendukung
adalah persatuan. Dalam bidang ekonomi dan pendidikan persatuan merupakan unsur yang
dominan, dalam bidang ketahanan, persatuan adalah unsur yang lebih dominan. Tidak
mungkin suatu perceraian akan merupakan landasan kekuatan dalam pertahanan. Pasti
persatuan itulah yang dijadikan dasar dari pada ketahanan. Negara akan kuat apabila
persatuan bangsanya terjamin. Ketahanan negara akan lebih lestari jika persatuan rakyatnya
terus berjalan.

Demikianlah, betapa pentingnya persatuan dalam suatu bangsa dalam rangka
melestarikan kehidupan ekonomi, pendidikan, sosial, agama, ketahanan, dan lain sebagainya
sehingga dengan wujud persatuan dalam segala aspek kehidupan akan menuju masyarakat
yang adil makmur yang diridhai oleh . Juga merupakan langkah menuju terciptanya

Baldatun Tayyibatun wa Rabbun Gafur.

b. Nilai Persatuan Bagi Kepentingan Dunia Islam Secara Keseluruhan

Dalam ajaran Islam sebenarnya konsep persatuan telah ada, yaitu setiap orang yang
beriman adalah bersaudara. Semua muslim yang ada di dunia, baik di Afrika, Asia, Amerika,
ataupun Australia adalah bersaudara.
Memang persaudaraan kadang tidak mesti akan mewujudkan persatuan. Tetapi, maksud
dan hakikat persaudaraan di dalam Islam adalah sebagai ujung tombak dalam persatuan. Hal
ini dapat dilihat dalam sebuah hadis yang berbunyi: "Bahwa umat Islam adalah bagaikan sebuah
bangunan, antara sebagian yang satu dengan sebagian yang lainnya saling menguatkan ".

Demikian pula dalam hadis yang lain: "Dan barang siapa memberikan jalan keluar bagi
saudarannya sesama muslim, akan memberikan jalan keluar baginya dari kesulitan, di
mana pertolongan itu sangat diperlukan di hari kiamat".
Penerapan ajaran-ajaran itu akan memberikan dampak positif. Sebagai konsekuensi logis
dari ajaran itu memberikan dampak persatuan bagi kehidupan umat Islam. Apabila satu umat
Islam disakiti, umat Islam lainnya akan merasa sakit pula. Persaudaraan yang demikian akan
sangat besar andilnya untuk mewujudkan persatuan dalam dunia Islam.
Apabila persatuan sudah dapat diwujudkan, umat Islam di berbagai negara akan merasa
terpanggil untuk kepentingan bersama. Demi kemajuan umat secara keseluruhan, maka
negara-negara Islam dan negara-negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, akan

@bdurrahman,S.Ag SMA Kelas XII

122

saling menolong, saling membantu, dan bekerja sama antara satu dengan yang lainnya, baik
dalam bidang ekonomi, pendidikan, politik, sosial, pertahanan, dan lain sebagainya.
Dengan modal persatuan itulah upaya menuju kekuatan dan ketahanan umat akan mudah
direalisasikan. Karena antara yang satu dengan yang lainnya merasa bertanggung jawab atas
terwujudnya kekuatan dan ketahanan itu. Lebih dari itu adalah bertanggung jawab dalam
segala aspek kehidupan umat Islam di seluruh dunia.
Dengan demikian, umat Islam di seluruh dunia akan menjadi umat yang satu, umat yang
berwibawa, yang mempunyai kharisma tinggi, dan mampu menunjukkan yang terbaik bagi
dunia.

Macam dan Cara meningkatkan Persatuan atau Ukhuwah Islamiyah :

1. Dalam segi bahasa, yakni menggunakan bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia dengan
baik dan benar disetiap acara resmi dan dimana saja kita berada.
2. Dalam segi ucapan salam, yakni menggunakan ucapan salam “Selamat pagi” atau yang
sesama Muslim dengan ucapan “Assalaamu’alaikum” disetiap pertemuan.
3. Dalam segi tanah air, yakni dimana saja kita berada di tanah air ini kita membangun dan
membantu saudara-saudara yang mengalami kesulitan dan yang ditimpa musibah di mana
kita tempati secara adil dan manusia.
4. Dalam segi toleransi aqidah, yakni tetap saling menghormati dan menghargai perbedaan
aqidah, dan tidak memaksakan suatu agama kepada orang lain, karena urusan agama
urusan adalah urusan pribadi dalam Islam “Lakum dinukum waliadin”

Hikmah persatuan atau Ukhuwah Islamiyah adalah :

1. Terciptanya persatuan dan kesatuan, sehingga suasana kebersamaan tercermin tentram,
damai penuh kekeluargaan. Satu sama lain saling menghargai dan mengalah. Prestasi
semakin meningkat karena adanya saling membantu.
2. Memperkukuh aqidah dan keyakinan kepada Allah .
3. Menumbuhkan ukhuwah Islamiyah yang kuat dan 3 kerukunan umat di Indonesia.
4. Menjalin rasa kesetiakawanan sosial.

1. KERUKUNAN INTERN UMAT BERAGAMA

Sikap hidup Muslim dan pribadi seorang Muslim adalah manifestasi dari imannya. Oleh
sebab itu, seseorang yang benar-benar beriman kepada serta melaksanakan segala
perintah-Nya sudah barang tentu pribadinya akan dihiasi dengan cahaya iman, perbuatan dan
tata hidupnya sangat baik dan terpuji.
Salah satu ciri orang beriman ialah adanya rasa kasih sayang sesama hamba
sebagaimana sabda Nabi v saw :

(ﻢﻠﺴﻣ ﻭ ﻯﺭﺎﺨﺒﻟﺍ ﻩﺍﻭﺭ) ِﻪِﺴْﻔﹶﻨِﻟ ﱡﺐِﺤﹸﻳ ﺎﹶﻣ ِﻪﹾﻴِﺧ َﻻِ ﱠﺐِﺤﹸﻳ ﻰﱠﺘﹶﺣ ﹾﻢُﻛ ﹸﺪﹶﺣ َﺍ ﹸﻦِﻣ ﹾﺆﹸﻳ َﻻ

Tidak beriman seseorang di antara kamu sehingga ia mencintai saudaranua sebagaimana ia mencintai
diri sendiri”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Menurut keterangan hadits di atas, kasih sayang sesama hamba atau lebih tegasnya
sesama Muslim merupakan ukuran iman. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penyakit
yang sangat berbahaya dalam kehidupan bermasyarakat ialah hilangnya rasa kasih sayang dan
persaudaraan. Itulah salah satu sebab diangkatnya para utusan dan itu pulalah sebabnya
pentingnya manusia beragama.

@bdurrahman,S.Ag SMA Kelas XII

123

Islam sebagai agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad J merupakan nasehat bagi
orang-orang yang berada dalam kesesatan, sebagaimana sabda Rasulullah J :

(ﻢﻠﺴﻣ ﻩﺍﻭﺭ ) ُﺔﹶﺤﹾﻴِﺼﱠﻨﻟﺍ ﹸﻦﹾﻳ ﱢﺪﻟ َﺍ

“Agama adalah nasehat”

Islam memberikan nasehat kepada umatnya bahwa sesungguhnya kehidupan dunia
hanyalah sementara dan merupakan permainan yang memperdayakan, sebagaimana tertera
dalam firman QS. Ali Imran : 185

≅‘

Ρt

ø

§<

Œs
#!

←Í

)s
πè

#$QùRp
θö

NÏ3

ρu

)Î

Ρ¯

ϑy

$

?è

θu

ù©

θö

χš

&é

_ã

θ

‘u

Νö

ƒt
θö

Πt
#$

Šu

ϑy

πÏ(

ùs

ϑy

ã

mô

Ì

yy

ãt

⎯Ç

#$

9

Ψ¨

$

Í

ρu

&é

Š÷

zÅ

Ÿ

#$

fy

Ψ¨

πs

ùs

)s

ô

ùs
$

—y3

ρu

Βt

$

#$

y

Šu
θ4

οä

#$

!

$

Ρ÷

u
$!

)Î

ω

Βt

Ft

ìß

#$

óä

ã

ρ

Í

∪∈∇⊇

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah
disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka
sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.”

Kerukunan intern umat beragama sudah dilakukan sejak zaman Rasulullah J, firman

dalam QS. Al-Fath : 29

Χ’

tp

ϑ£

Ó

§

ß

θ

Αã

#$

4

ρu
#$

!©

%Ï

t

Βt

èy

μç

…ÿ

&r

©Ï

£

#!

™â

ãt

?n

#$

¤

$

Í

â

qxΗu
$!

™â

/t

÷

Ζu
ηæ

Νö(

?s

t

1

γß

Νö

â

èY

$

ß

∨£

Y

#

ƒt

6ö

Gt
ó
ä

θ

βt

ùs

Òô

ξW

ΒiÏ

z
#$

ρu

Í

Êô

θu
ΡZ

$(

Å

ϑy

$

δè

Νö

ûÎ

ρã

_ã

θ

δÏ

γÎ
Ο

ΒiÏ

⎯ô

&r

Or
Ì

#$

9

¡

fà

θ

ŠÏ4

Œs

7y

Βt

Vs

γß

Νö

ûÎ

#$

9

G

θö

‘u

1

πÏ4

ρu

Βt

Vs

Sà

/ö

ûÎ

#$

}M

Υ

gÅ

Š

≅È

.x

“t
ö

í?

&r

z÷

t

ly

©x
Ü
ô

t
μç

ùs

t

$

—y

‘u

νç

ùs
$$

ó

Gt

óø=n

áx

ùs
$$

ó

Ft

θu

3

ãt

?n

4

ß

θ

μÏ

ċ

è÷

fÉ

=Ü

#$

9

§

#

ít

u

óÉ

Š

áx

5ÍκÍ

Νã

#$

¤

$

‘u3

ρu

ãt

‰y
#$

#$

!©

%Ï

t

u

#

Βt
Ζã

θ

#(

ρu

ãt

ϑÏ=è
θ

#(

#$

9

Á¢≈=Î

sy

MÏ

ΒÏ

]÷κå
Ν

Β¨

óø

Ï

t

οZ

ρu

&r

_ô

·

#

ãt

àÏ

ϑJ

$

∪®⊄

“Muhammad itu adalah utusan dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap
orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka, kamu lihat mereka ruku` dan sujud mencari
karunia
dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud.
Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman
yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan
tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena
hendak
menjengkelkan hati orang-orang kafir.
menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan
mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.”

Jadi jelas bahwa cara melakukan kerukunan terhadap seagama yang dipraktikkan oleh
Rasulullah saw dan para sahabat serta orang Mukmin, yaitu :
1. kasih sayang seama Muslim
2. senada dalam berfikir
3. seirama dalam langkah untuk mencari karunia dan ridha-Nya.
Seirng kita menyaksikan kemuduran umat Islam karena umatnya tidak berani
menegakkan kebenaran dan tidak tegas terhadap orang kafir. Orang Muslim justru

@bdurrahman,S.Ag SMA Kelas XII

124

mempertajam perselisihan paham antarsesama Muslim yang bersifat khilafiyah dan ibadah
sunnah, sementara yang durhaka terhadap dibiarkan begitu saja.
Padahal yang terpenting dan termulia di sisi kualitas ketaqwaannya. firman dalam

QS. Al-Hujuran : 13

ƒt¯

'r

‰šκp

$

#$

9

Ζ¨

$

¨â

)Î

Ρ¯

$

zy=n

Ψo

/

ΒiÏ

Œs

.x

9

ρu

&é

Ρ

\s

©4

ρu

_y

èy

Ψo

Νö

©ä

èã

θ

/\

$

ρu

%s

7t
$!

←Í

Ÿ

Gt

èy
$

‘u
ù
è

θþ

#(

4

)Î

β¨

&r

t

Βt

/ö

ãÏ

Ψ

‰y
#$

&r
?
ø

)s

9

Νö4
)Î

β¨

#$

ãt

⎧Λî

zy
7
Î

×

∪⊂⊇

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan
menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya
orang yang paling mulia di antara kamu di sisi
ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu.
Sesungguhnya
Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”

2. KERUKUNAN ANTARUMAT BERAGAMA

Dinegara kita tidak dibenarkan sikap dan perbuatan melawan atau antiagama dan tidak
dibenarkan paham yang meniadakan Tuhan Yang Maha Esa. Setiap warga negara Republik
Indonesia harus percaya dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Manusia Indonesia
wajib saling menyayangi dan tidak berbuat dengki dan dendam, kerusuhan dan memaksakan
keyakinan kepada umat lainnya. Itulah yang menandai kita hidup beragama dan pecaya
terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Hidup rukun dan bertoleransi tidak berarti bahwa ajaran agama yang satu dan yang
lainnya dicampuradukkan. Dengan toleransi tersebut diharapkan terwujudnya ketenangan,
saling menghormati dan saling menghargai, hal itu akan mewujudkan perikehidupan yang
rukun, tertib dan damai, sehingga dengan keadaan yang demikian itu dapat terlaksana
pembangunan bangsa.

Berdasarkan uraian di atas, dapatlah disimpulkan bahwa manusia Indonesia wajib
menjunjung tinggi perasaan dan sikap toleransi antarumat beragama. Dalam kehidupan
bangsa Indonesia yang merdeka dan ber-Pancasila, usaha memaksakan suatu agama tidak
dibenarkan. Setiap warga negara Republik Indonesia bebas memeluk agama dan beribadah
menurut agama dan kepercayaannya masing-masing. Perikehidupan agama yang rukun dan
penuh toleransi merupakan cermin pengakuan hak-hak asasi manusia.
Hal tersebut pernah dilakukan Nabi Muhammad J ketika ditawarkan oleh umat
nonMuslim untuk saling bergantian beribadah, seminggu beliau diajak beribadah dengan
mereka orang kafir, seminggu berikutnya mereka akan beribadah sesuai dengan ajaran beliau,
yakni Islam. Tetapi Nabi J tidak langsung menerima atau menolak, tidak mungkin karena
hubungan beliau dengan mereka dalam kemasyarakatan (muamalah/sosial) sudah terjalin
intim. Jika menerima, lebih tidak mungkin, maka turunlah wahyu untuk menegaskan
peristiwa tersebut QS. Kafirun

≅ö

ƒt¯

'r

‰šκp

$

#$

6x

Ï

ã

ρ

χš

∪⊇

ωI

&r
ã
ô

6ç

ß

Βt

$

?s
è
÷

7ç

ß

ρ

βt

∪⊄

ρu
ωI

&r

Ρ

Fç

Οó

ãt

7Î

ß

ρ

βt

Βt
$!

&r
ã
ô

7ç

ß

∪⊂

ρu
ωI

&r

Ρt
$O

æt%

/Î

Ó

Β¨

$

ãt

6t

n–Λ÷

∪⊆

ρu
ωI

&r

Ρ

Fç

Οó

ãt

7Î

ß

ρ

βt

Βt
$!

&r
ã
ô

6ç

ß

∪∈

9s

/ö

ŠÏ

ƒ

Ψã

/ö

ρu

u

ŠÏ

⎦È

∪∉

“Katakanlah: "Hai orang-orang yang kafir, aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan
kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.
Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang

@bdurrahman,S.Ag SMA Kelas XII

125

kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Untukmulah
agamamu, dan untukkulah, agamaku".

Kesimpulan surah tersebut adalah masalah Muamalah kita tetap bergaul akrab, tetapi
maslah ibadah dan aqidah tidak boleh dicampur adukkan. Dengan beribadah masing-masing
itulah kerukunan antarumat beragama tetap utuh dengan menumbuhkan rasa tenggang sara,
sebagaimana butir-butir Pancasila. Atau disebut toleransi dalam agama yakni membiarkan
orang lain beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, selama tidak
menganggu kita.

3. KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DENGAN PEMERINTAH

Kerukunan umat beragama dengan pemerintah dijelaskan dalam firman Allah dalam sebuah

surah An-Nisa’ ayat 59 :

ƒt¯

'r

‰šκp

$

#$

!©

%Ï

t

u

#

Βt
Ψã

θþ

#(

&r

ÛÏ

èã

θ

#(

#$

ρu

&r

ÛÏ

èã

θ

#(

#$

9

§

ß

θ

Αt

ρu

&é

ρ'

#$

{F

Δö

Í

ΒÏ

Ζ

Οó(

ùs
*
Î

β

?s

Ζu

“t
ã
ô

⎢äΛ÷

ûÎ

«x

©ó

™&

ùs
ã

Š

ρ

νç

)Î

<n

#$

ρu
#$

9

§

ß

θ

ΑÉ

)Î

β

Ψ

⎢äΛ÷

?è

σ÷

ΒÏ

Ζã

θ

βt

/Î
$$

ρu
#$

u
θö

ΘÏ

#$

ψF

zÅ

Ì4

Œs

7y

zy

ö
×

ρu

&r

mô

¡|

⎯ß

?s
'
ù

ρÍ

ƒ

ξ¸

∪®∈

Hai orang-orang yang beriman, ta`atilah dan ta`atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu.
Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada
(Al
Qur'an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada
dan hari kemudian. Yang
demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.”

Kerukunan umat beragama dengan pemerintah terealisasikan dengan mentaati segala
peraturan yang dikeluarkan pemerintah, selama peraturan itu tidak bertentangan dengan
syari’at Islam. Jalinan kerjasama antara umat dengan umarah dalam membina untuk mentaati
perintah , rasul dan umara (pemimpin) diantaramu.
Dengan demikian kerukunan antarumat beragama dengan pemerintah dapat tumbuh
baik jika dapat saling mengisi. Pemerintah (umarah) menyediakan sarana, ulama yang
mengelola artinya pemerintah membangun fisik, ulama membangun mental spriritualnya.

@bdurrahman,S.Ag SMA Kelas XII

126

Jelas bahwa persaudaraan menyebabkan orang dapat berbuat damai dan dengan
perdamaian maka persatuan dan kesatuan umat akan bisa juga kita wujudkan. Macam dan
Cara meningkatkan Persatuan atau Ukhuwah Islamiyah :
1. Dalam segi bahasa, yakni menggunakan bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia dengan
baik dan benar disetiap acara resmi dan dimana saja kita berada.
2. Dalam segi ucapan salam, yakni menggunakan ucapan salam “Selamat pagi” atau yang
sesama Muslim dengan ucapan “Assalaamu’alaikum” disetiap pertemuan.
3. Dalam segi tanah air, yakni dimana saja kita berada di tanah air ini kita membangun dan
membantu saudara-saudara yang mengalami kesulitan dan yang ditimpa musibah di mana
kita tempati secara adil dan manusia.
4. Dalam segi toleransi aqidah, yakni tetap saling menghormati dan menghargai perbedaan
aqidah, dan tidak memaksakan suatu agama kepada orang lain, karena urusan agama
urusan adalah urusan pribadi dalam Islam “Lakum dinukum waliadin”
Kerukunan terhadap seagama yang dipraktikkan oleh Rasulullah saw dan para sahabat
serta orang Mukmin, yaitu :
1. kasih sayang seama Muslim
2. senada dalam berfikir
3. seirama dalam langkah untuk mencari karunia dan ridha-Nya.
Masalah Muamalah kita tetap bergaul akrab, tetapi maslah ibadah dan aqidah tidak boleh
dicampur adukkan. Dengan beribadah masing-masing itulah kerukunan antarumat beragama
tetap utuh dengan menumbuhkan rasa tenggang sara, sebagaimana butir-butir Pancasila.
Kerukunan antarumat beragama dengan pemerintah dapat tumbuh baik jika dapat saling
mengisi. Pemerintah (umarah) menyediakan sarana, ulama yang mengelola artinya
pemerintah membangun fisik, ulama membangun mental spriritualnya.

@bdurrahman,S.Ag SMA Kelas XII

127

Berilah tanda silang (x) pada huruf a,b, c, d atau e sesuai dengan jawaban yang tepat !

1. Uji Pemahaman Konsep :
Jelaskan istilah berikut ini :
a. Tasamuh

c. Toleransi

e. SARA

b. Stabilitas

d. Ukuwah

2. Uji Kemampuan Menguraikan Konsep :
1. Apa yang dimaksud dengan sikap toleransi?
2. Mengapa toleransi diperlukan dalam kehidupan?
3. Dibidang apa saja toleransi dibina dalam kehidupan?
4. Dalam Islam tidak ada toleransi dalam masalah Aqidah, hal ini ditegaskan dalam Al-
Qur’an surah ?
5. Sebutkan 3 kerukunan yang harus dibina dalam bergama!

6. Tuliskan arti ayat ﺍﹾﻮُﻗ ﱠﺮَﻔَﺗ َﻻ ﹶﻭ ﺎﹰﻌﹾﻴِﻤﹶﺟ ِﻟﺍ ِﻞﹾﺒﹶﺤِﺑ ﺍﹾﻮﹸﻤِﺼَﺘﹾﻋ ﹶﻭ (QS. Ali Imran:103) !
7. Apa yang dimaksud dengan Ukhuwah Islamiyah?
8. Bagaimana mewujudkan ukhuwah dalam kehidupan?
9. Apa hukum menuntut ilmu dalam Islam?
10. Sebutkan ciri-ciri orang yang mencintai ilmu pengetahuan?

3. Uji Pengetahuan

Pilihlah jawaban yang dianggap paling benar dari opsen yang ada!

1. Istilah toleransi dalam bahasa Arab adalah ....
a. Tasamuh

d. Ukhuwah

b. Ma’unah

e. Silaturrahmi

c. Shohibah
2. Dalam membina kerukunan antar umat beragama yang tidak dibenarkan adalah ....
a. saling menghormati
b. membiarkan mereka beribadah sesuai dengan kepercayaannya
c. mencamuradukakkan ajaran agama
d. tidak mendakwakan agama kepada lain agama
e. bertoleransi di bidang Mu’amalah
3. Untukmu agamamu dan untukku agamaku, adalah terjemahan dari surah ....
a. Al-Ikhlas: 3

d. Al-Ma’un: 4

b. An-Naas: 5

e. Al-Kafirun: 6

c. An-Nahl:7
4. Dalam surah Al-Hujarat, mengakui bahwa manusia mempunyai keberagaman,
gunanya adalah agar mereka saling ....
a. Menegur

d. mencaci

b. Memuji

e. berbeda

c. mengenal

@bdurrahman,S.Ag SMA Kelas XII

128

5. Nabi v telah leletakkan dasar kerukunan hidup beragama, bersuku, berbangsa dalam
suatu masyarakat yang damai, yang dikenal dengan piagam ....
a. Madinah

d. Makkah

b. Quraisy

e. Hijriyah

c. Muhammad b
6. Di Indonesia motto yang terkenal yang menjunjung tinggi ajaran Islam terkait kerukunan

adalah ....
a. Jer basuki mawa bea

d. Bhineka Tunggal Ika

b. Gemah ripa loh jenawe

e. Rawe-rawe rantas malang-malang putung

c. Tut Wuri Handayani
7. Persatuan dan Kesatuan disebut dalam bahasa agama dikenal dengan ....
a. Silaturrahmi

d. Ta’ awwun

b. Ta'arruf

e. Ukhuwah

c. Husnuzzan
8. Persaudaraan dikalangan umat segama disebut ....
a. Ukhuwah insaniyah

d. Ukhuwah basyariyah

b. Ukhuwah islamiyah

e. Ukhuwah wathoniyah

c. Ukhuwah bahimiyah
9. Hukum menuntut ilmu agama dalam Islam adalah ....
a. Fardhu Kifayah

d. Fardhu ’ain

b. Mubah

e. Sunnah

c. Sunnah Mu’akad
10. Menurut Rasulullah b kewajiban belajar bagi manusia mulai dari ayunan sampai ....
a. Remaja

d. dewasa

b. usia tua

e. pensiun

c. liang lahat

@bdurrahman,S.Ag SMA Kelas XII

129

STANDAR KOMPETENSI

:10. Menghindari Perilaku Tercela

KOMPETENSI DASAR

:10.1 Menjelaskan pengertian Isyrof, Tabzir, Ghibah dan
Fitnah
10.2 Menyebutkan contoh perilaku Isyrof, Tabzir, Ghibah
dan Fitnah
10.3 Menghindari Isyrof, Tabzir, Ghibah dan Fitnah dalam
kehidupan sehari-hari
: Pengertian Isyrof, Tabzir, Ghibah dan Fitnah
Dalil Naqli Isyrof, Tabzir, Ghibah dan Fitnah
Contoh Isyrof, Tabzir, Ghibah dan Fitnah
Kerugian Isyrof, Tabzir, Ghibah dan Fitnah
Perilaku yang mencerminkan Isyrof, Tabzir, Ghibah dan
Fitnah dan berusaha menjauhinya

Pokok dari ajaran tentang akhlaq yang baik adalah berperilaku yang sesuai dengan
perilaku Nabi Muhammad J yang terpuji, bahkan memuji kemuliaan khlaq Nabi
Muhammad J .

Akhlaq merupakan suatu sistem nilai yang dikembangkan berdasarkan kebaikan, dengan
demikian akhlaq berusaha mencegah keburukan yang bisa mengakibatkan mala petaka dan
bencana bagi seluruh umat manusia.
Berikut ini akan dibahas menganai beberapa akhlaq yang tercela, yakni :
1. Israf yakni berlebih-lebihan
2. Tabzir, yakni boros
3. Ghibah, yakni bergunjing
4. Fitnah, yakni menuduh orang lain berbuat keburukan untuk menjantuhkan
kehormatannya.

Israf adalah berlebih-lebihan. Contoh Israf yang tampak nyata
dalam kehidupan sehari-hari adalah budaya konsumerisme atau
pemakaian barang-barang hasil industri yang melanda masyarakat
Indonesia dewasa ini. Orang membeli suatu barang hanya untuk
bergaya, bermegah-megah dan untuk dipamerkan kepada orang lain.
Pada hal harta benda yang dibelanjakan seperti itu tidak akan membawa
berkah bahkan akan mendatangkan bahaya dan malapetaka.

@bdurrahman,S.Ag SMA Kelas XII

130

telah memberikan pelajaran kepada manusia akibat dari sikap hidup yang bermegah-
megah dengan harta benda. Contoh itu terdapat dalam kisah Qarun yang hidup pada zaman
Nabi Musa . Kisah tersebut ceritakan kembali dalam QS. Al-Qashash ayat 79 :

ùs

‚y

t

ly

ãt

?n

4

%s
θö

ΒÏ

μÏ

ûÎ

Î

ƒ

t

FÏ

μÏ

⎯(

%s

$

Αt
#$

!©

%Ï

š

ċ

Ì

ƒ

ß

ρ

χš

#$

sy

Šu
θ4

οn
#$

9

Ρ÷

u

$

ƒt≈=n
‹ø

M|

9s

Ψo

$

ΒÏ

W÷

Ÿ

Βt
$!

&é

ρ

AÎ

†š

%s

ã

ρ

βã

)Î

Ρ¯

μç

!s
%
ä

ρ

my

áe>

ãt

àÏ

Š

Ο5

∪®∠

“Maka keluarlah Karun kepada kaumnya dalam kemegahannya. Berkatalah orang-orang yang
menghendaki kehidupan dunia: "Moga-moga kiranya kita mempunyai seperti apa yang telah diberikan
kepada Karun; sesungguhnya ia benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar".

Qarun adalah orang yang kaya raya. Ia memiliki kekayaan yang banyak sekali, sehingga
kunci-kunci tempat perbendaharaan hartanya hanya bisa diangkut oleh orang-orang kuat.
Akan tetapi Qarun terlalu membangga-banggakan hartanya. Ia menjadi Takabur dan
menyombongkan diri. Karena kesombongan dirinya itulah menurunkan siksaan kepada
Qarun. Ia terkubur dengan hartanya hidup-hidup bersama seluruh harta bendanya.
Sedangkan sifat takabur dan menyombongkan diri dilarang oleh agama Islam sebagaimana
firman dalam QS. An-Nisa : 36 yang berbunyi:

ρu
#$

ãô

6ç

ß

ρ

#(

#$

ρu
ωŸ

@è

³ô

Î

θ

#(

/Î

μÏ

©x

‹ø
↔\

$

(

ρu

/Î
$$

θu

!Î

$t

⎪ø

⎦È

)Î

mô

¡|

ΖY

$

ρu

/Î

É

#$

ö

1n

4

ρu
#$

Šu

Gt

ϑy

4

ρu
#$

ϑy

¡|

⎦È

ρu
#$

gp
$

Í

ŒÏ

#$

ö

1n

4

ρu
#$

gp
$

Í

#$

fà

Ψã

=É

ρu
#$

9

Á¢

$

mÏ

=É

/Î
$$

fy
Ζ/

=É

ρu
#$

⌠ø

⎦È

#$

9

¡¡

6Î

≅È

ρu

Βt

$

Βt=n

3s

Mô

&r

ƒ÷

ϑy

Ζã

Νö3
)Î

β¨

#$

ωŸ

†ä

tÏ

=

Βt

2Ÿ%

βt

Χè
ƒø

Ft
$

ωZ

ùs

ã

θ

·

#

∪∉⊂

“Sembahlah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah
kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat
dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya
tidak menyukai
orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri,”

Dalam QS. Lukman : 18 juga berfirman :

ρu
ωŸ

?è

Á|
è

ö

{s
£

‚š

9Ï=

Ζ¨

$

¨Ä

ρu
ωŸ

?s

ϑô

·Ä

ûÎ

#$

{F

ö

ÚÇ

Βt

t

m·

$(

)Î

β¨

#$

ωŸ

†ä

tÏ

=

≅¨

Χè
ƒø

Ft
$

Α5

ùs

ã

θ

9

“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu
berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong
lagi membanggakan diri.”

@bdurrahman,S.Ag SMA Kelas XII

131

Tabzir berasal dari bahasa Arab yang mengandung arti berlebihan
atau boros. Menurut Terminologi berarti Mubazir yang mengandung
maksud, yaitu sikap menghamburkan harta pada hal yang tidak berguna
bagi diri dan orang lain dan tidak diridhai oleh serta bahkan bisa
merusak diri dan orang lain. Sebagaimana firman QS. Al-Isra’ : 26-
27 :

ρu

u

#

NÏ

Œs
#

#$

ö

1n

4

my

μç

ρu
#$

ϑÏ

¡ó

t

ρu
#$

⌠ø

t
#$

9

¡¡

6Î

≅È

ρu
ωŸ

?è

7t

ö

?s
7
ö

É

ƒ

·

#

∪∉⊄

)Î

β¨

#$

ϑß

6t

Í

t

.x%

Ρç

θþ

#(

)Î

z÷

θu

βt
#$

9

±¤

u

ÜÏ

⎦È(

ρu

.x%

βt
#$

9

±¤

‹ø

Üs

⎯ß

t
/

μÏ

.x

à

θ

Y

#

∪∠⊄

“Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang
yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.
Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar
kepada Tuhannya.”

Berdasarkan ayat di atas, melarang orang Islam bersikap boros dalam penggunaan
nikmat , berfoya-foya dan mengeluarkan harta benda kepada sesuatu yang tidak
bermanfaat bahkan kepada yang dapat merusak diri dan orang lain bahkan membelanjakan
kepada yang diharamkan. Pada akhir ayat dilanjutkan bahwa perbuatan itu termasuk
perbuatan syaithan, maka jauhi kalau tidak mau termasuk saudara-saudara syaithan.
Berlebih-lebihan dan boros bukan karakter Muslim, karena orang Muslim itu selalu
sederhana dalam makanan dan berpakaian serta tempat tinggal. Islam melarang boros dalam
hal makan dan minum serta tempat tinggal, karena sebab boros akan menyeret orang kepada
kebinasaan dan kehinaan. berfirman :
(QS. Al-‘Araf:31)

ƒt

6t

©û

u

#

Šy

Πt

{è

ä

ρ

#(

Î

ƒ

t

Gt

/ö

ãÏ

Ζ

‰y

≅eÈ

Βt

¡ó

fÉ

7

ρu

2à=è
θ

#(

ρu
#$

°õ

u
/
ç

θ

#(

ρu
ωŸ

@è

£ô

Î

ùè

θþ

#(

4

)Î

Ρ¯

μç

ωŸ

†ä

tÏ

=

#$

ϑß

£ô

Î

ùÏ

t

∪⊇⊂

“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah,
dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.

(QS. Al-Furqan : 67)

ρu
#$

!©

%Ï

t

)Î

Œs
#!

&r

Ρ

x

θ

#(

9s

Νö

„ç

¡ó

Ì

ùè

θ

#(

ρu

9s

Νö

ƒt

Iä

ç

ρ

#(

ρu

2Ÿ%

βt

/t

⎫÷

š

Œs

š

%s

θu

#

ΒY

$

∪∠∉

“Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula)
kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.”

@bdurrahman,S.Ag SMA Kelas XII

132

(QS. Al-Mukmin : 43)

ωŸ

_y

t

Θu

&r

Ρ¯

ϑy

$

?s
ô

ãã

θ

Ρt

©û

)Î

9s
‹ø

μÏ

9s
Šø

§}

9s
μç

Šy
ã
ô

θu
ο×

ûÎ

#$

9

Ρ÷

u

$

ρu
ωŸ

ûÎ

#$

ψF

zÅ

t

οÍ

ρu

&r

β¨

Βt

t
Š
¨

Ρt
$!

)Î

<n

#$

ρu

&r

χ

#$

ϑß

£ô

Î

ùÏ

t

δè

Νö

&r

¹ô

sy

=Ü

#$

9

Ζ¨

$

Í

∪⊂⊆

“Sudah pasti bahwa apa yang kamu seru supaya aku (beriman) kepadanya tidak dapat memperkenankan
seruan apapun baik di dunia maupun di akhirat. Dan sesungguhnya kita kembali kepada Allah dan
sesungguhnya orang-orang yang melampaui batas, mereka itulah penghuni neraka.”

(QS. Yunus : 83)

ùs

ϑy
$!

u

#

Βt

z

ϑß

θ

›y
©#

)Î

ω

Ώ

ƒ−

π×

ΒiÏ

%s
θö

ΒÏ

μÏ

ãt

?n

†4

zy

θö

∃7

ΒiÏ

ùÏ

ö

ãt

θö

χš

ρu

Βt
Z

ƒ'

γÎ

Οó

&r

β

ƒt

ø

GÏ

Ψo
γß

Οó4

ρu

)Î

β¨

ùÏ

ö

ãt

θö

χš

9s

èy
$

Α5

ûÎ

#$

{F

ö

ÚÇ

ρu

)Î

Ρ¯

μç

9s

ϑÏ

z
#$

ϑß

£ô

Î

ùÏ

t

∪⊂∇

“Maka tidak ada yang beriman kepada Musa, melainkan pemuda-pemuda dari kaumnya (Musa) dalam
keadaan takut bahwa Fir`aun dan pemuka-pemuka kaumnya akan menyiksa mereka. Sesungguhnya
Fir`aun itu berbuat sewenang-wenang di muka bumi. Dan sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang
melampaui batas.”

Hadits Nabi Muhammad J dari Abdullah ibnu Umar berkata :

َﻝﺎَﻘَﻓ ؟ ﹸﺪﹶﻌﹶﺳﺎﹶﻳ ﹸﻑ ﹶﺮﱠﺴﻟﺍ ﺍَﺬﹶﻫ ﺎﹶﻣ : َﻝ ﺎَﻘَﻓ ﹸﺀﺎﱠﺿ ﹶﻮَﺘﹶﻳ ﹶﻮﹸﻫ ﹶﻭ ٍﺪﹶﻌﹶﺴِﺑ ﱠﺮﹶﻣ : ﻡ ﺹ ﱯﻨﻟﺍ ﻥﺍ ﺮﻤﻋ ﻦﺑﺍ ﻟﺍ ﺪﺒﻋ ﻦﻋ ﻱﻭﺭﻭ
(ﻪﺟﺎﻣ ﻦﺑﺍ ﻭ ﺪﲪﺍ ﻩﺍﻭﺭ) ٍﺭﺎﹶﺟ ٍﺮﹾﻬَﻧ ﻰَﻠﹶﻋ ﹶﺕﺀﻦُﻛ ﹾﻥِﺍ ﹶﻭ ﹾﻢﹶﻌَﻧ : َﻝﺎَﻗ ؟ ٍﻑ ﹶﺮﹶﺳ ﹾﻦِﻣ ِﺀﺎﹶﻤْﻟﺍ ﻰَﻓ ْﻞﹶﻫ ﹶﻭ

“Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar ia berkata:”Rasulullah J bertemu dengan Sa’ad pada saat
berwudhuk, lalu Rasulullah
J menegur, alangkah borosnya wudhukmu itu wahai Sa’ad !Saad
berkata”Apakah di dalam berwudhuk ada pemborosan?” Rasulullah
J bersabda”Ya ada meskipun
kamu berada di tepi sungai yang mengalir.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

Adapun kiat-kiat untuk menjauhi perilaku yang berlebihan atau boros diantaranya

sebagai berikut :
1. Apabila ada kelebihan uang terlebih dahulu ditabungkan sisanya baru untuk keperluan
sehari-hari.
2. Apabila mau belanja lebih baik dicatat terlebih dahulu dan apa yang dicatat itulah yang

dibeli

3. Fikirkan terlebih dahulu kegunaan dan manfaat benda yang dibeli apakah betul-betul
diperlukan dan tahu cara penggunaannya.
4. Benda yang sudah dibeli apabila sudah siap digunakan, bersihkan dan simpan dengan
baik dan apabila diperlukan dapat dipergunakan lagi.
5. Ingatlah selalu bahwa perbuatan boros dan mubazir itu merupakan perbuatan yang
diharamkan di dalam agama Islam
6. Ingat juga bahwa perbuatan boros dan mubazir itu suatu dosa dan termasuk saudara

syaithan.

7. Kalau memang ingin berbelanja juga dan penggunaannya sebentar saja, baiknya diinfakan
atau diwakafkan kepada orang yang memerlukan benda itu.

@bdurrahman,S.Ag SMA Kelas XII

133

Ghibah berarti mengunjing, maksudnya membuka
aib/cela/cacat/keburukan orang lain agar orang tersebut terhina
dan terkucil serta teraniaya dari lingkungan sekitarnya. Hal ini
disebut juga dengan gosip, yaitu menceritakan sesuatu yang belum
tentu benar sehingga menimbulkan kemarahan dan sakit hati dari
orang yang digosipkan. Perbuatan ini sangat dilarang dalam Islam,
karena bisa mengakibatkan sakit hati dan dendam bahkan akan
timbul tindakan kejahatan dan kezaliman, dan ini suatu dosa.
berfirman dalam QS Al-Hujarat : 12 yang berbunyi :

ƒt¯

'r

‰šκp

$

#$

!©

%Ï

t

u

#

Βt
Ζã

θ

#(

#$

_ô

Gt

⊥Ï

7ç

θ

#(

.x

WÏ

Z

#

ΒiÏ

z
#$

9

à©

⎯dÇ

)Î

χ

/t
è
÷

Ùu
#$

9

à©

⎯dÇ

)Î

Oø

ΟÒ(

ρu
ωŸ

Br

gp
¡
¡

¡Ý

θ

#(

ρu
ωŸ

ƒt

óø

Gt
=

/

è÷

Òà

Ν

/t
è
÷

Ò³

$

4

&r

†ä

tÏ

=

&r

nt
ß

Οó

&r

β

ƒt

'ù

Ÿ

9s

só

Νz

&r
z
Å

Š

μÏ

Βt
Šø

G\

$

ùs

3s

Ì

δ÷

Fç

ϑß

θ

νç

4

ρu
#$

?¨

θ

#(

#$

4
)Î

β¨

#$

?s

θ§

#

>Ò

§

mÏ

⎧Λ×

∪⊄⊇

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka
itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu
menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya
yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada
.
Sesungguhnya
Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.”

Dalam sebuah hadits juga Nabi Muhammad J bersabda yang berbunyi :

(ﺭﺎﲞ ﻩﺍﻭﺭ) ِﺔﹶﻣﺎﹶﻴِﻗْﺍ ﹶﻡ ﹾﻮﹶﻳ ﹶﻚُﻧ َﻻْ ِﻪﹾﻴَﻧ ُﺫُﺍ ﻰِﻓ ﱠﺐﹸﺻ ﹶﻥﹾﻮﹸﻫِﺭ ﺎَﻛ ﹸﻪَﻟ ﹾﻢﹸﻫ ﹶﻭ ٍﻡﹾﻮَﻗ ِﺚﹾﻳ ِﺪﹶﺣ ﻰَﻟِﺍ ﹶﻊﹶﻤَﺘﹾﺳﺍ ِﻦﹶﻣ

“Barang siapa yang mendengarkan atau menyelidikan rahasia pembicaraan suatu golongan padahal tidak
suka rahasia itu didengar orang , maka orang yang menyelidiki pembicaraan itu nanti pada hari kiamat
telinganya akan dituangkan cairan timah”
(HR Bukhari)
Sebenarnya orang yang telah terlanjur mengerjakan suatu kesalahan itu masih ada waktu
untuk memperbaiki dirinya, yaitu dengan jalan taubatkepada , mohon ampun dan mohon
bimbingan kepada agar tidak mengerjakan kesalahan lagi. Maka sangat tercela kalau ada
orang yang mencari kesalahan orang lain dan menyebar luaskan rahasia orang sehingga orang
yang bersangkutan merasa tidak enah hati bahkan bisa sakit hati dan bisa terjadi
permusuhan, dendam dan penganiayaan serta pertumpahan darah.
Kita umat Islam dilarang mematai-matai orang atau menyelidiki kesalahan orang, tetapi
kiga ada kita menemui orang yang sedang mengejakan kesalahan hendaknya kita segera
mengingatkannya agar perbuatan itu tidak diteruskan dan segera dihentikan. Jangan sampai
terbalik, ada orang berbuat kesalahan kita tidak ingatkan justru kita sebar luaskan agar
didengar orang banyak. Na’uudzubillaahi mizaliq.

@bdurrahman,S.Ag SMA Kelas XII

134

Fitnah adalah menuduh seseorang melakukan perbuatan dosa
dan keburukan yang tidak ia lakukan dengan tujuan untuk
mencelakan atau menjatuhkan kehormatan seseorang.
Menyebar luaskan kejelekan orang denga tujuan agar orang itu dibenci dan dihina di
tengah masyarakat adalah termasuk dosa besar dan perbuatan itu termasuk menfitnah atau
mengadu domba antar sesama manusia. Perbuatan menfitnah ini sangat tercela dan terkutuk
dalam pendangan agama Islam. Sebab sifat seorang Muslim itu punya akhlaq mulia, memiliki
kepribadian yang luhur, baik tutur katanya, baik tingkah lakunya, baik antara sesama Muslim
atau terhadap orang yang bukan Muslim. berfirman dalam QS Al-Baqarah : 191 :

ρu
#$

Fç=è
θ

δè

Νö

my

‹ø

]ß

Or

ø

Gç

ϑß

θ

δè

Νö

ρu

&r

z÷

Ì

_ã

θ

δè
Ν

ΒiÏ

⎯ô

my

‹ø

]ß

&r

z÷

t

_ã

θ

Νö

4

ρu
#$

Ï

F÷

Ζu
πè

&r

©x

ΒÏ

z

#$

)s

G÷

≅È

4

ρu
ωŸ

?è

)s

GÏ=è
θ

δè

Νö

ãÏ

Ζ

‰y

#$QùRp

¡ó

fÉ

Ï

#$

tp

t
#

ΘÏ

my
L
®

©4

ċ

)s

FÏ=è
θ

Νö

ùÏ

Š

μÏ

(

ùs
*
Î

β

%s

Gt
θ

Νö

ùs
$$

Fç=è
θ

δè

Νö3

.x

‹x

7y

_y

“t
#!

™â

#$

3s

Ï

Í

t

∪⊇®⊇

“Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah
mengusir kamu (Mekah); dan
fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah
kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika
mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikianlah balasan bagi orang kafir.

Dalam QS Al-Baqarah : 193 menyatakan lagi :

ρu

%s

GÏ=è
θ

δè

Νö

my
L
®

©4

ωŸ

?s

θ

βt

ùÏ

F÷

Ψo
π×

ρu

ƒt

θ

βt
#$

!

$

⎦ß

(

ùs
*
Î

βÈ

#$

Ρ

Jtκp
θö

#(

ùs
ξŸ

ãã

ô

ρu

βt

)Î

ω

ãt

?n

#$

9

à©≈

>ÍΗÏ

t

“Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata
untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali
terhadap orang-orang yang zalim.”

Dalam QS Al-Qalam : 10-11 juga dinyatakan :

ρu
ωŸ

?è

ÜÏ

ìô

≅¨

my
ξ

∃7

Β¨

γÎ

⎦A

∪⊃⊇

δy
ϑ£

$

:

Β¨

±¤

$!

¥

/Î

Ψo

ϑÏ

Ο5

∪⊇⊇

“Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina, yang banyak mencela, yang
kian ke mari menghambur fitnah,”

Dan untuk mengantisipasi jangan sampai menimbulkan fitnah dalam QS Al-hujurat : 6

ƒt¯

'r

‰šκp

$

#$

!©

%Ï

t

u

#

Βt
Ζã

θþ

#(

)Î

β

`y%!

u

Οó

ùs
$

Å

,7

/Î

t

6t
*
:

ùs

Gt

6t

¨

Ψã

θþ

#(

&r

β

?è

ÁÅ

Š

7ç

θ

#(

%s
θö
ΒJ

$

2¿

gp

γy

#s
'
7

ùs
G
ç

Áó

6Î

sß

θ

#(

ãt

?n

4

Βt

$

ùs

èy

Fç

Οó

Ρt

Ï

ΒÏ

t

∪∉

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka
periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa
mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.”

@bdurrahman,S.Ag SMA Kelas XII

135

Israf adalah berlebih-lebihan. Contoh Israf yang tampak nyata dalam kehidupan sehari-
hari adalah budaya konsumerisme atau pemakaian barang-barang hasil industri yang melanda
masyarakat Indonesia dewasa ini. Orang membeli suatu barang hanya untuk bergaya,
bermegah-megah dan untuk dipamerkan kepada orang lain. Pada hal harta benda yang
dibelanjakan seperti itu tidak akan membawa berkah bahkan akan mendatangkan bahaya dan
malapetaka.

melarang orang Islam bersikap boros dalam penggunaan nikmat , berfoya-foya dan
mengeluarkan harta benda kepada sesuatu yang tidak bermanfaat bahkan kepada yang dapat
merusak diri dan orang lain bahkan membelanjakan kepada yang diharamkan. Pada akhir
ayat dilanjutkan bahwa perbuatan itu termasuk perbuatan syaithan, maka jauhi kalau tidak
mau termasuk saudara-saudara syaithan.
Ghibah berarti mengunjing, maksudnya membuka aib/cela/cacat/keburukan orang lain
agar orang tersebut terhina dan terkucil serta teraniaya dari lingkungan sekitarnya. Hal ini
disebut juga dengan gosip, yaitu menceritakan sesuatu yang belum tentu benar sehingga
menimbulkan kemarahan dan sakit hati dari orang yang digosipkan. Perbuatan ini sangat
dilarang dalam Islam, karena bisa mengakibatkan sakit hati dan dendam bahkan akan timbul
tindakan kejahatan dan kezaliman, dan ini suatu dosa.
Fitnah adalah menuduh seseorang melakukan perbuatan dosa dan keburukan yang tidak
ia lakukan dengan tujuan untuk mencelakan atau menjatuhkan kehormatan seseorang.
Menyebar luaskan kejelekan orang denga tujuan agar orang itu dibenci dan dihina di tengah
masyarakat adalah termasuk dosa besar dan perbuatan itu termasuk menfitnah atau mengadu
domba antar sesama manusia.

@bdurrahman,S.Ag SMA Kelas XII

136

Berilah tanda silang (x) pada huruf a,b, c, d atau e sesuai dengan jawaban yang tepat !

1. Uji Pemahaman Konsep :
Jelaskan istilah berikut ini :
a. Riddah

c. Isrof

b. Tabzir

d. Ghibah

2. Uji Kemampuan Menguraikan Konsep :
1. Apa pengertian Riddah menurut bahasa dan istilah?
2. Apa saja perbuatan yang menybabkan rusaknya iman dan keluar dari Islam?
3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Isrof dan Tabzir!
4. Sebutkan dalil naqli tentang yang melarang kita untuk berbuat Mubazir!
5. Sebutkan dalil naqli tentang larangan mengadu domba!
6. Jelaskan yang dimaksud dengan mengadu domba!
7. Mengapa perbuatan mengadu domba disebut perbuatan munafiq?
8. Jelaskan apa yang dimaksud dengan menggunjing!
9. Jelaskan apa yang dimaksud dengan menfitnah!
10. Mengapa Fitnah lebih kejam dari pembunuhan?

3. Uji Pengetahuan

Pilihlah jawaban yang dianggap paling benar dari opsen yang ada!

1. Berbalik dari Islam menjadi kafir disebut ....
a. Mardud

d. Makbul

b. Masrur

e. Riddah

c. Sillah
2. Orang Islam yang pindah agama disebut ....
a. Musyafir

d. Murtad

b. Mursal

e. Mubin

c. Muratil
3. Melakukan perbuatan yang berlebih-lebihan dalam berbelanja disebut ....
a. Riddah

d. Rakus

b. Kedekut

e. Mubazir

c. Pelit
4. Orang yang mubazir termasuk teman ....
a. Syetan

d. jin

b. Hewan

e. manusia

c. malaikat
5. Makan dan minumlah jangan berlebih-lebihan, pernyataan ini terdapat dalam surah ....
a. Al-An’am: 35

d. Al-An’am: 67

b. Al-A’raf: 33

e. Al-A’raf: 39

c. Al-A’raf: 31
6. Menceritakan kekurangan orang sekiranya didengar orang tersebut dan dia tidak senang,

disebut ....
a. Ngibah

d. Tabzir

b. Riddah

e. Dusta

@bdurrahman,S.Ag SMA Kelas XII

137

c. Haad
7. Larangan untuk menggunjing orang lain terdapat dalam Al-Qur'an surah ....
a. Al-Hujarat: 9

d. Al-Hujarat: 11

b. Al-Hujarat: 12

e. Al-Anfal: 35

c. Al-Anfal: 37
8. Istilah untuk emecah belah ialah ....
a. Munafiq

d. Dedekut

b. Gosip

e. Bohong

c. Adu Domba
9. Ciri orang Munafiq adalah, kecuali ....
a. apabila berkata dusta

d. apabila dipercayai khianat

b. apabila berjanji munkir

e. apabila berperkara curang

c. apabila meniombang tidak adil
10. Fitnah dilarang karena fitnah lebih kejam dari ....
a. Peperangan

d. cacian

b. Pembunuhan

e. perkelahian

c. pengkhianatan

@bdurrahman,S.Ag SMA Kelas XII

138

STANDAR KOMPETENSI

:11. Memahami ketentuan hukum Islam tentang Waris

KOMPETENSI DASAR

:11.1 Menjelaskan tatacara Waris
11.2 Contoh pembagian warisan
11.3 Menerapkan tatacara Waris dalam kehidupan sehari-hari

INDIKATOR

: Pengertian Waris
Dalil naqli tentang Waris
Menjelaskan tata cara Waris
Contoh pembagian Waris
Menerapkan Waris

MAWARIS

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar adanya perpecahan, bahkan
pertumpahan darah, antara sesama saudara atau kerabat dalam masalah harta waris.
Sehubungan dengan hal itu, telah menciptakan tentang aturan-aturan membagi harta
waris secara adil dan baik. Hamba diwajibkan melaksanakan hukum-Nya dalam semua
aspek kehidupan. Siapa saja yang membagi harta waris tidak sesuai dengan hukum maka
akan menempatkan mereka di neraka selamalamanya.
Firman :

ρu

Βt

ƒt

è÷

ÈÄ

#$

ρu

‘u

ß

θ

!s
&
ã

ρu

ƒt

Gt

èy
£

nã

ß

ρ

Šy

νç

ċ

ô

zÅ

#ù

&ã

Ρt

$

·

#

zy

#Î
$V

#

ùÏ

γy

$

ρu

!s
&
ã

ãt

‹x
#

UÑ

Β•

γÎ

⎥Ñ

∪⊆⊇

"Dan barang siapa yang mendurhakai dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya,
niscaya
memasukkannya ke dalam api neraka, sedang ia kekal di dalamnya dan baginya siksa yang
menghinakan."
(QS. An-Nisaa': 14)

Ayat di atas diperjelas dengan sabda Rasulullah J , yang artinya: "Bagilah harta waris
(pusaka) antara ahli waris menurut kitabullah Al-Qur’an. "
(HR. Muslim dan Abu Daud)

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->