P. 1
Rencana Penataan Permukiman BAB 5 Tlogolele

Rencana Penataan Permukiman BAB 5 Tlogolele

|Views: 2,378|Likes:
Published by icuzinxmnizdw

More info:

Published by: icuzinxmnizdw on Jun 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/11/2013

pdf

text

original

Arahan tata ruang Desa Tlogolele dapat dijelaskan melalui pola intensitas bangunan,
ketinggian maksimum minimum bangunan dan garis sempadan bangunan yang telah ada
secara umum.

a) Intensitas Bangunan

Luas Hunian untuk Setiap Orang
Kebutuhan ruang minimum adalah 9 m2/orang.
Luas Persil (m2) per Unit Bangunan
Luas persil/minimum rumah tinggal yang dihuni oleh 3-4 orang adalah 90 m2
dengan lebar minimum 6 m.
Luas persil/minimum bangunan non-rumah tinggal menyesuaikan standar
kebutuhan masing-masing klas bangunan.
Luas Lantai Bawah Bnagunan terhadap Luas Lahan (KDB)

Rencana Penataan Permukiman (RPP)
Desa Tlogolele Kecamatan Selo
Kabupaten Boyolali

Rumah tinggal: 30-50% luas persil
Non-rumah tinggal: maksimum 75% luas persil
Luas Seluruh Lantai Bangunan terhadap Luas Lahan (KLB)
Rumah tinggal: jumlah lantai 1-2 lantai,
Non-rumah tinggal sesuai standar yang ditetapkan

b) Ketinggian Maksimum Minimum Bangunan

Terhadap Keamanan
Sesuai angin struktur dan bahan bangunan yang digunakan, ketahanan
terhadap gempa dan keamanan terhadap angin.
Terhadap Keselamatan
Menjamin keamanan terhadap bahaya kebakaran, gempa dan bencana lainnya.

Terhadap Kesehatan
Rumah tinggal: ketinggian langit-langit minimum= 2.40 m
Non rumah tinggal: ketinggian langit-langit minimum = 2.70 m
Terhadap Daya Dukung Lahan
Memperhatikan optimasi intensitas bangunan
Mempertimbangkan keserasian bangunan dengan lingkungan
Memenuhi persyaratan ekologis yang ditetapkan untuk luasan tertentu

c) Garis Sempadan Bangunan

Garis sempadan bangunan pada klas jalan lingkungan perumahan besar, sedang
dan kecil :
Rumah tinggal dan non rumah tinggal: besar (>450 m2)
Sempadan muka minimum 8 m v
Sempadan samping minimum 4 m v
Sempadan belakang minimum 5 m v
Rumah tinggal dan non rumah tinggal: sedang (>200m2)
Sempadan muka minimum 5 m v
Sempadan samping minimum 3 m v
Sempadan belakang minimum 3 m v
Rumah tinggal dan non rumah tinggal: kecil (>90m2)
Sempadan samping minimum 2 m v
Sempadan muka minimum 3 m v
Garis sempadan bangunan terhadap batas-batas persil/sendiri dan lingkungannya:

Rumah tinggal:

Persil kecil minimal 1 m jika atap samping tanpa teritisan dan 1,5 m jika atap
samping menggunakan teritisan.
Persil sedang dan besar minimal 2 m.

Rencana Penataan Permukiman (RPP)
Desa Tlogolele Kecamatan Selo
Kabupaten Boyolali

Non rumah tinggal:

Bangunan dengan tinggi < 8m = 3m, bangunan dengan tinggi > 8m = ½ tinggi
bangunan diukur 1 m.
Jarak massa/blok bangunan satu lantai minimum 4m.
Jarak massa/blok bangunan dengan bangunan sekitarnya minimum 6 m dan 3
m dengan batas kapling.
Jarak dengan batas persil minimum 4m.
Bangunan berdampingan tidak sama tinggi, jarak minimum antar bangunan =

(½ tinggi bangunan A + ½ tinggi bangunan B) /2 - 1 meter.

Garis sempadan bangunan berdasarkan klas jalannya:
Jarak as jalan dengan rumah maupun dengan pagar halaman.
Garis pondasi pagar terluar yang berbatasan dengan jalan = batas terluar
rencana jalan.
Tinggi pagar yang berbatasan dengan jalan ditentukan oleh keputusan Kepala
Daerah.
Bagi jalan yang lebarnya > 20 m, titik sudut garis lengkung pagar = 10 meter
dari garis sempadan pagar ke tengah jalan.
Garis sempadan denah teras terluar, yang sejajar dengan arah jalan di
sekeliling bangunan = ½ lebar rencana jalan dikurangi maksimum 2m dan tidak
melewati garis pondasi pagar terluar.
Garis sempadan bangunan terhadap jalan rel, jaringan listrik tegangan tinggi:
Rumah tinggal dan non rumah tinggal:
Berdasarkan PUIL 200 (jarak ke kiri dan kanan dari tegangan tinggi (70 KV ke
atas) sejauh 25 m).
Garis sempadan bangunan pada kawasan pinggir sungai berdasarkan kelas lebar
sungainya:

Rumah tinggal dan non rumah tinggal:

Sungai bertanggul di luar kawasan perkotaan minimum 5 m dari luar kaki
tanggul.
Sungai bertanggul di kawasan perkotaan minimum 3 m dari luar kaki tanggul.
Sungai tidak bertanggul di luar kawasan perkotaan untuk: Sungai Besar (luas
daerah pengaliran > 500 Km2) dan Sungai Kecil (luas daerah pengaliran < 500
Km2) ditentukan setiap ruas sesuai perhitungan teknis luas daerah pengaliran.
Sungai tidak bertanggul di dalam kawasan perkotaan kedalaman < 3 , minimum
10 m dari tepi sungai, kedalaman 3-20 m minimum 15 m dari tepi sungai,
kedalaman > 20 m minimum 30 m dari tepi sungai.

Rencana Penataan Permukiman (RPP)
Desa Tlogolele Kecamatan Selo
Kabupaten Boyolali

Garis sempadan bangunan pada kawasan pesisir, lahan peresapan air dan
kawasan lindung lainnya.

Rumah tinggal dan non rumah tinggal:

Minimum jarak dari bibir pantai 1.000 m, kecuali bangunan non rumah tinggal
sesuai dengah standar dan peraturan daerah setempat.
Sempadan pondasi bangunan terluar minimum 100 m dari garis pasang
tertinggi.

Rumah tinggal dan non rumah tinggal:

Tidak menggusur RTH dan diluar kawasan lindung yang ditetapkan masing-
masing daerah.
Garis sempadan bangunan pada tepi danau, waduk, mata air dan sungai yang
terpengaruh pasang-surut air laut.
Danau dan waduk minimum 50 m dari titik pasang tertinggi kea rah darat.
Mata air minimum 200 m di sekitar mata air.
Sungai terpengaruh pasang-surut air laut minimum 100m dari tepi sungai untuk

hijau.
Jarak bebas bangunan terhadap utilitas kota:
Minimum = 3 meter
Minimum = jarak sempadan bangunan terhadap pagar.

Rencana Penataan Permukiman (RPP)
Desa Tlogolele Kecamatan Selo
Kabupaten Boyolali

5.3. RENCANA TATA RUANG DESA

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->