P. 1
Dasar Sistem Mikrokomputer & Mikroprosesor

Dasar Sistem Mikrokomputer & Mikroprosesor

|Views: 2,412|Likes:
Published by Dharmawan
Dasar Sistem Mikrokomputer

1. FUNGSI DASAR LOGIKA

1.1 Aljabar boolean Rangkaian digital memliki dua tingkatan diskrit. Salah satu contoh termudahnya adalah saklar dengan dua macam kemungkinan yaitu open dan closed. Aljabar Boolean adalah rumusan matematika untuk menjelaskan hubungan logika antara fungsi pensaklaran digital. Aljabar boolean meiliki dasar dua macam nilai logika. Hanya bilangan biner yang terdiri dari angka 0 dan 1 maupun pernyataan rendah dan tinggi.

1.2 Operasi logika dasar AN
Dasar Sistem Mikrokomputer

1. FUNGSI DASAR LOGIKA

1.1 Aljabar boolean Rangkaian digital memliki dua tingkatan diskrit. Salah satu contoh termudahnya adalah saklar dengan dua macam kemungkinan yaitu open dan closed. Aljabar Boolean adalah rumusan matematika untuk menjelaskan hubungan logika antara fungsi pensaklaran digital. Aljabar boolean meiliki dasar dua macam nilai logika. Hanya bilangan biner yang terdiri dari angka 0 dan 1 maupun pernyataan rendah dan tinggi.

1.2 Operasi logika dasar AN

More info:

Published by: Dharmawan on Jun 17, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

06/13/2013

pdf

Adder adalah rangkaan digital yang memiliki fungsi sebagai penjumlah
biner.

Rangkaian digital yang dapat melakukan operasi aritmetika yang hasil
keluarnnya seperti tabel di atas disebut Half adder.

Gambar 3.1 Half adder.

Dari tabel kebenaran dapat diperoleh persamaan fungsi logika untuk
keluaran penjumlah Σ dan carry U sebagai beikut :

Dasar Sistem Mikrokomputer

49

Dari persamaan di atas dapat ditemukan gambar rangkaian digital seperti
diperlihatkan pada Gambar 3.2.

Gambar 3.2 Rangkaian digital half adder

Jika jumlah bit lebih banyak kombinasi (disebut word), penggunaan half
adder tidak dapat dilakukan karena tidak ada masukan carry. Untuk itu
kita harus menambahkan masukan carry pada half adder. Rangkaian
penjumlah yang dengan tambahan masuak carry ini disebut full adder.

Gambar 3.3. Full adder.

Dasar Sistem Mikrokomputer

50

Persamaan fungsi logika untuk keluaran jumlah full adder adalah

Gambar 3.4 Rangkaian digital full adder

Jika dua n-bit word dijumlahkan diperlukan beberapa full adder yang
saling disambungkan, sebagai contoh sederhana penjumlahan 3 bit word
diperlihatkan di bawah ini.

Dasar Sistem Mikrokomputer

51

Pada prakteknya penjumlahan 3 bit word memerlukan tiga buah full adder
yang disambungkan secara berurutan dan masukan carry C0 diset = 0
seperti tampak pada Gambar 3.5.

Gambar 3.5 Penjumlah biner 3-bit

Apabila masukan C0 kita set = 1 maka hasil penjumlahan akan bertambah
1. Dalam praktek penambahan satu ini sangat penting untuk bererapa
aplikasi. Masukan carry C0 digunakan untuk masukan increment (INC) dan
suatu rangkaian penjumlah digital yang dilengkapi dengan sebuah
masukan incremen disebut ripple-carry adder.

Gambar 3.6 Diagram blok ripple-carry adder

Dasar Sistem Mikrokomputer

52

Gambar 3.7 Rangkaian digital ripple-carry adder

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->