P. 1
TKJ-pedomanpenulisanlaporanprakerin

TKJ-pedomanpenulisanlaporanprakerin

|Views: 351|Likes:
Published by Bakhwan d'Banz

More info:

Published by: Bakhwan d'Banz on Jun 18, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/18/2011

pdf

text

original

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT. yang telah memberi rahmat, taufiq dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan buku Bimbingan Penulisan laporan prakerin ini. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada rasul-Nya Muhammad SAW. Berdasar beberapa pengalaman selama ini, hampir pada setiap siswa mengalami kesulitan-kesulitan dalam penulisan laporan prakerin. Hal ini disebabkan antara lain kurangnya pemahaman dan keterampilan menulis menurut cara berpikir dan kebiasaan akademis. Padahal cara-cara tersebut tidak sulit untuk dipelajari, tetapi hanya memerlukan latihan yang bersifat kontinyu. Sekali dipelajari dan dikuasai melalui praktek, maka segera terbukti bahwa kesulitan-kesulitan tersebut dapat diatasi. Buku ini disediakan khusus kepada para siswa smkn 1 pungging yang pada suatu saat menyusun laporan prakerin. Dalam buku ini diketengahkan suatu model penelitian dan tata tulis yang lazim dipergunakan dalam penulisan laporan prakerin. Namun demikian buku ini bukan suatu resep yang dapat menyembuhkan segala penyakit dalam penulisan laporan prakerin. Tetapi minimal dapat membantu siswa meringankan dalam penulisan laporan prakerin. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh penulis buku sebagaimana tercantum dalam Bibliografi buku ini, karena dari sanalah materi yang terkandung dalam buku ini tersusun, walau dengan mengadakan penyesuaian di sana-sini. Mudah-mudahan Allah melipatgandakan amal baik mereka dan memudahkan segala urusannya. Akhirnya, penyusun menyadari benar bahwa buku ini pasti mempunyai keterbatasan-keterbatasan. Tegur sapa dan saran kiranya sangat berharga demi kesempurnaan buku ini. Maklumlah “Tak ada gading yang tak retak.” Mudahmudahan bermanfaat, kepada-Mu kami mengabdi dan kepada-Mu pula kami memohon pertolongan. Amin ya rabbal Alamin.

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .......................................................................iii DAFTAR ISI .....................................................................................iv I. SISTEMATIKA PENULISAN LAPORAN PRAKERIN A. Bagian Awal 1. Halaman Judul ...................................................................... 2. Halaman Persetujuan ............................................................ 3. Kata Pengantar ...................................................................... 4. Daftar Isi ............................................................................... B. Bagian Inti 1. Bab Pendahuluan .................................................................. a. Latar Belakang ................................................................ b. Tujuan ............................................................................. c. Waktu dan Tempat Pelaksanaan ..................................... 2. Bab Isi ................................................................................... a. Sejarah / Profil DU/DI .................................................... b. Materi yang dipelajari/dikerjakan di DU/DI .................. 3. Temuan ................................................................................. a. Keterlaksanaan 1) Faktor Pendukung .................................................... 2) Faktor Penghambat ................................................... b. Manfaat............................................................................ c. Pengembangan/Tindak lanjut ......................................... 4. Bab Penutup........................................................................... a. Kesimpulan...................................................................... b. Saran ...............................................................................

Mojokerto, Juli 2009

C. Bagian Akhir 1. Daftar Pustaka ......................................................................... 2. Lampiran ................................................................................. II. BAHAN, FORMAT, DAN TATA CARA PENULISAN A. Bahan ..................................................................................... B. Format .................................................................................... 1. Spasi dan Jenis Huruf ........................................................ 2. Pias Pengetikan .................................................................. C. Tata Cara Penulisan ............................................................... 1. Penomoran Halaman .......................................................... 2. Penulisan tabel, Gambar, dan Semacamnya....................... 3. Sistematika Pembagian bab ............................................... 4. Penggunaan Huruf ............................................................. 5. Penulisan Daftar Pustaka ................................................... 6. Rujukan dan Kutipan ......................................................... LAIN-LAIN ....................................................................................... Lampiran-lampiran ............................................................................ DAFTAR PUSTAKA ........................................................................

I.

SISTEMATIKA PENULISAN LAPORAN PRAKERIN

Naskah laporan prakerin terdiri atas tiga bagian, yaitu bagian awal, bagian inti, dan bagian akhir. A. Bagian Awal Bagian awal laporan prakerin meliputi halaman judul, halaman pengesahan, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel (bila ada), daftar gambar/grafik (bila ada), daftar lampiran (bila ada), atau daftar lainnya, seperti simbol, huruf fonetis (bila ada). 1. Halaman Judul Halaman judul mencakup halaman sampul luar dan halaman sampul dalam. Pada sampul luar (cover), ditulis LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN), Tempat institusi/prakerin, logo Sekolah, nama siswa, kelas, nomor induk siswa, nama lembaga (nama Sekolah dan Program Keahlian). a. Judul laporan prakerin diketik dengan huruf kapital semua. Nama/tempat institusi prakerin di ketikkan dengan besar font 16 dan dengan jenis font garamond. Sampul luar diberi kertas mika transparan berwarna biru. b. Penulisan nama penyususn laporan prakerin menggunakan huruf kecil, kecuali huruf pertama masing-masing unsur nama yang menggunakan huruf kapital. Di bawah nama dituliskan Kelas dan Nomor Induk Siswa (NIS) c. Nama lembaga dituliskan dengan huruf kapital seluruhnya dan diatur secara simetris(lihat contoh). 2. Halaman Pengesahan Halaman pengesahan berisi pernyataan pengesahan oleh pembimbing sekolah dan pembimbing DU/DI beserta Ketua Program Keahlian. Setelah Laporan prakerin direvisi dan dinyatakan benar serta

diperbaiki dijilid sesuai dengan ketentuan. Pada halaman pengesahan ditulis kata Pengesahan dengan huruf kapital seluruhnya secara simetris. Contoh penggunaannya dapat diamati pada Lampiran. 3. Halaman Persembahan (jika ada) 4. Kata Pengantar Isi kata pengantar mencakup antara lain pernyataan syukur bahwa proses penulisan laporan prakerin telah dapat diselesaikan dan ucapan terimah kasih kepada pihak-pihak yang membantu kelancaran penulisan laporan prakerin. 5. Daftar isi Jarak penulisan daftar isi antar bab adalah 1,5 spasi, sedangkan jarak antar subbab dalam bab adalah 1 spasi. 8. Daftar Tabel (bila ada) 9. Daftar gambar/Grafik (bila ada) 10. Daftar Lampiran (bila ada) 11. Daftar Lainnya (bila ada) B. BAGIAN INTI Bagian inti penulisan laporan prakerin mencakup bab dan subbab dengan sistematika sebagai berikut: BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Tujuan C. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

BAB II ISI A. Sejarah/Profil DU/DI 1. Asal Usul berdirinya Perusahaan 2. Tujuan Perusahaan, Visi dan Misi B. Materi yang dipelajari/dikerjakan di DU/DI selama prakerin, contoh meliputi: 1. Pengertian 2. Instalasi 3. Cara Konfigurasi BAB III TEMUAN A. Keterlaksanaan 1. Faktor Pendukung 2. Faktor Penghambat B. Manfaat C. Pengembangan / Tindak Lanjut BAB IV PENUTUP A. Simpulan B. Saran 1.Bab Pendahuluan Pendahuluan meliputi hal-hal berikut: a. Latar Belakang Latar belakang menguraikan/menjelaskan alasan pengambilan topik masalah dari hasil prakerin yang telah dilaksanakan. Dalam latar belakang secara tersurat harus jelas substansi permasalahan (akar

permasalahan) yang dikaji dalam penelitian atau hal yang menimbulkan pertanyaan penelitian, yang akan dilakukan untuk menyiapkan laporan prakerin. Secara operasional permasalahan penelitian yang dimaksud relevan (cocok) dengan masalah yang telah dialami selama pelaksanaan prkerin. Pokok isi uraian latar belakang hendaknya mampu meyakinkan pihak lain, terutama pembimbing, dan penguji. Dengan kata lain, unsur yang perlu diketengahkan dalam latar belakang masalah penelitian sekurang-kurangnya memuat hal-hal berikut: 1). Penjelasan dan/atau alasan mengapa masalah yang dialami tersebut penting dan menarik. 2). Beberapa bukti bahwa masalah yang diajukan belum ada jawaban atau pemecahan yang memuaskan. 3) kedudukan masalah yang diteliti dalam konteks permasalahan yang lebih luas dengan memperhatikan perkembangan bidang yang dikaji. b. Tujuan Rumusan tujuan penulisan laporan prakerin yang diajukan hendaknya mampu memberikan gambaran tentang apa yang yang akan dicapai setelah pelaksanaan prakerin tersebut selesai dilakukan. c. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Menguraikan penjelasan waktu pelaksanaan prakerin dan tempat pelaksanaan prakerin. 2. Bab Isi Pendahuluan meliputi hal-hal berikut: a. Sejarah/Profil DU/DI

Menguraikan sejarah atau profil dari perusahaan yang dijadikan tempat prakerin siswa, meliputi sejarah berdirinya perusahaan, tujuan didirikan perusahaan, visi misi perusahaan dan struktur organisasi. b. Materi Menguraikan/menjelaskan materi yang telah dipelajari /dikerjakan di DU / DI selama pelaksanaan prakerin. Misal, dalam pelaksanaan prakerin mempelajari atau mengerjakan instalasi sistem operasi router Mikrotik maka penjelasan pertama yaitu sejarah perkembangan mikrotik, instalasi mikrotik, konfigurasi router mikrotik, konfigurasi jaringan. Materi yang diuraikan sebaiknya dijelaskan lagi dengan media gambar. 3. Bab Temuan Dalam bab metode temuan ini, berisikan uraian tentang masalah yang ditemukan selama pelaksanaan prakerin. Dalam sub bagian ini secara eksplisit perlu diuraikan hal-hal berikut: a. Faktor pendukung b. Faktor penghambat a. Manfaat Men-sebutkan dan menguraikan tentang manfaat yang dirasakan selama pelaksanaan praktek industri. b. Pengembangan / Tindak Lanjut Menguraikan tindak lanjut atau pengembangan dari hasil temuan masalah selama pelaksanaan praktek industri. 4. Bab Penutup

Bab ini berisi dua subbab, yakni simpulan dan saran yang menguraikan simpulan dari hasil penulisan laporan maupun selama pelaksanaan praktek industri dan Saran yang diajukan harus operasional dan relevan dengan simpulan atau temuan penelitian. C. BAGIAN AKHIR Bagian akhir laporan prakerin berisi daftar putaka dan lampiran 1. Daftar Pustaka Daftar pustaka merupakan daftar buku atau referensi yang dirujuk dalam mempersiapkan penelitian laporan prakerin. Semua buku, majalah ilmiah, jurnal, atau dokumen lain yang dirujuk dalam mempersiapkan penelitian dan penlulisan laporan prakerin tersebut disajikan dalam bentuk daftar pustaka. Rujukan dari internet termasuk daftar pustaka dengan menyebutkan home page sumber internet yang diacu. Tata cara penulisan daftar pustaka dapat dilihat di belakang. 2. Lampiran Hal yang dilampirkan dalam laporan prakerin antara lain: a. gambar yang penting tetapi tidak disajikan dalam naskah laporan prakerin, b. foto dan semacamnya. II. BAHAN, FORMAT, DAN TATA CARA PENULISAN A. BAHAN Bahan kertas dan tinta yang digunakan untuk laporan prakerin diatur sebagai berikut: 1. Kertas yang digunakan untuk naskah laporan prakerin adalah kertas HVS 70 gram, berwarna putih, ukuran kuarto (21 x 28,50 cm) atau A4 (21 x 29,70 cm), dan tinta yang digunakan adalah tinta hitam.

2. Kertas yang digunakan untuk tabel, gambar (termasuk foto) adalah sama dengan naskah laporan prakerin. 3. Sampul luar laporan prakerin berupa lembar transparansi berwarna biru pada bagian depan dan kertas buffalo berwarna biru pada bagian belakang. B. FORMAT 1. Spasi dan Jenis Huruf Jarak pengetikan (spasi) pada ukuran huruf untuk penulisan laporan prakerin adalah sebagai berikut: a. Laporan prakerin diketik dengan jarak 1,5 (satu setengah) spasi dan tidak bolak- balik. b. Huruf yang digunakan berukuran 12 pt untuk seluruh uraian naskah dan berukuran 14 pt untuk penulisan judul setiap bab. Disarankan jenis huruf yang digunakan adalah TIMES NEW ROMAN dan seluruh naskah laporan prakerin menggunakan jenis (tipe) huruf yang sama. c. Lambang, huruf, tanda-tanda, dan gambar yang tidak dapat dikerjakan dengan mesin ketik atau komputer, dibuat/ditulis tangan dengan rapi menggunakan tinta hitam. d. Alenia (paragraph) diketik masuk ke dalam atau mulai pada ketukan ke-6. 2. Pias Pengetikan Format kertas yang diketik menggunakan pias/margin sebagai berikut: a. Pias kiri : 4 cm b. Pias atas : 3 cm c. Pias kanan : 3 cm d. Pias bawah : 3 cm C. TATA CARA PENULISAN

1. Penomoran Halaman Penomoran halaman pada laporan prakerin mengikuti aturan sebagai berikut: a. Nomor halaman naskah laporan prakerin diketik dengan angka, di sudut kanan atas (3 cm dari kanan dan 2,5 cm dari atas). b. Setiap bab dimulai dengan halaman baru, nomor halamannya diketik ditengah-tengah bagian bawah. c. Bagian awal laporan prakerin diberi halaman dengan angka romawi kecil, ditengah-tengah bagian bawah. Halaman judul dalam tidak perlu diberi halaman, tetapi nomor urutan halamannya diperhitungkan. d. Pengetikan nomor halaman tidak dibenarkan diberi tanda apapun, cukup angka/nomor halaman yang dimaksud. 2. Penulisan Tabel, Gambar, dan Semacamnya Penulisan tabel, gambar, grafik, atau lainnya mengikuti aturan berikut: a. Lebar tabel, gambar harus sama dengan lebar halaman sesuai dengan format ketikan. b. Judul tabel diketik di atas tabel, nomor tabel digunakan angka. Apabila dalam naskah laporan prakerin yang ditulis tersebut cukup banyak tabel di setiap bab, penomoran tabel dibuat sesuai dengan bab, miaslnya pada bab I diberi nomor tabel 1.1, tabel 1.2, dan tabel pada bab II diberi nomor tabel 2.1, Tabel 2.2, dan seterusnya. c. Judul atau nama gambar, grafik, dan nomornya diketik di bawah gambar/grafik. Penomoran gambar dan grafik sama dengan penomoran tabel. 3. Sistematika Pembagian Bab Sistem pembagian bab sesuai dengan tingkatan bab, subbab, subsub bab, dan seterusnya digunakan ketentuan berikut: a. Digunakan nomor campuran angka dan huruf

b. Untuk nomor bab digunakan huruf/angka romawi besar, subbab digunakan huruf besar A, B, C dan seterusnya, sub subbab digunakan angka arab dengan titik , anak sub-subbab digunakan huruf kecil a, b, c, dan seterusnya dan diakhiri dengan titik. Juga masih terdapat pembagian yang lebih kecil lagi digunakan angka dengan tanda kurung tutup dan seterusnya huruf kecil dengan tanda kurung tutup. Secara keseluruhan pola umum penomorannya seperti dibawah ini. Bab Subbab Sub-subbab Anak sub-subbab Anak dari anak sub-subbab I II A ……… B. ………. 1. ………. 2. ………. a. ………. b. ………. 1) .……… 2) .………

Jika masih ada tingkatan yang lebih kecil digunakan a) …..... b) …..... (1) …..… (2) ….….. (a) …..… (b) …..… 4. Penggunaan Huruf Penggunaan huruf dalam laporan prakerin diatur sebagai berikut

a. Judul bab dituliskan secra simetris dengan huruf kapital seluruhnya. Misalnya, kata BAB I ditulis pada baris pertama, sedangkan PENDAHULUAN ditulis pada baris dibawahnya. b. Judul subbab (A, B, C, dst) diketik mulai dari tepi (margin) kiri, dan sub-subbab menyesuaikan, karena setiap pemecahan isi subbab ke sub subbab tidak sama. Judul ini ditulis dengan huruf kapital hanya pada bagian awal masing-masing kata, kecuali pada kata-kata tugas, seperti dan, untuk, bagi, dituliskan dengan huruf kecil semua. 5. Penulisan Daftar Pustaka Untuk menyusun sebuah daftar pustaka yang final perlu diperhatikan hal-hal berikut: a. Nama pengarang diurutkan menurut urutan alphabet. Nama yang dipakai dalam urutan itu adalah nama keluarga. b. Bila tidak ada pengarang, maka judul buku atau artikel yang dimasukkan dalam urutan alphabet. c. Jika unrutuk seorang pengarang terdapat lebih dari satu bahan referensi, maka untuk referensi yang kedua dan seterusnya, nama pengarang tidak perlu diikutsertakan, tetapi diganti dengan garis sepanjang 5 atau 7 ketukan. d. Jarak antara baris dengan baris untuk satu referensi adalah satu spasi. Tetapi jarak antara pokok dengan pokok yang lain adalah dua spasi. e. Baris pertama dimulai dari margin kiri. Baris kedua dan seterusnya dari tiap pokok harus dimasukkan ke dalam sebanyak 3 atau 4 ketukan. Tata cara penulisan daftar pustaka mengikuti aturan sebagai berikut; a. Rujukan berbentuk buku, disajikan dalam urutan penulisan: nama penulis (diketik dengan mendahulukan nama marga atau second

name/last name, untuk nama ornag Indonesia yang tidak bermarga, jika nama terdiri atas dua suku kata harus juga dibalik, nama penulis Cina diketik seperti apa adanya - tidak dibalik), tahun penerbitan, judul buku (diketik miring) kota penerbit, dan nama penerbit. Gelar kesarjanaan penulis buku tidak disertakan. Langgulung, Hasan. 1995. Manusia dan Pendidikan Suatu Analisa Psikologi dan Pendidikan. Jakarta. PT. Al Husna Zikra. Moleong, Lexy J. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. b. Buku dengan dua orang orang penulis atau lebih, semua nama penulis ditulis lengkap Coleman, JS., Campbell, E.Q., Hobson, C.J. MCPortland, J., Mood, A.M., Weins Field, E.D. and Yoek, R.L. 1966. Equality of Educational Opportunity. Wasshington, DC: Government Printing Office. Gitosudarmo, Indriyo dan I Nyoman Sudita. 1997. Perilaku Keorganisasian. Yogyakarta: BPFE. Syam, Noor (et.al.). 1981. Pengantar Dasar-dasar Kependidikan. Surabaya: Usaha Nasional. c. Buku kumpulan tulisan dengan editor ditulis dengan urutan: nama penulis, tahun penerbitan, judul tulisan (dalam tanda petik), nama editor, judul buku (diketik miring) kota penerbit, dan nama penerbit. Burton, J.K. and Merril, P.F. 1977. “Need Assesment: Goals, Needs, and Priorities”. In Leslie J. Briggs (Ed). Intructional Design:

Principles and Aplication, 24-46. New Jersey: Educational Technology. d. Dua buku atau lebih dengan seorang penulis Arikunto, Suharsimi. 2002. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara. ______. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta. e. Buku dengan editor Abdullah, Taufik (Ed). 1979. Agama Etos Kerja dan Perkembangan Ekonomi. Jakarta: LP3ES. Guetzknow, H. and Valdes, J.J. (Eds). 1966. Simulated International Processes: Theories and Research in Global Modelling. Beverly Hill, California: Sage Publications. f. Buku tanpa pengarang/penulis Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Depdikbud. 1990. Kurikulum Pendidikan MIPA LPTK Program Strata-1 (S1). Jakarta: Depdikbud. Departemen Agama RI. 2001. Pengembangan Profesional dan Petunjuk Penulisan Karya Ilmiah. Jakarta: Dirjen Pembinaan Kelembagaan Agama Islam Depag RI. g. Jurnal dan/atau majalah ilmiah ditulis dengan urutan: nama penulis, tahun penerbitan jurnal, judul artikel (diketik diantara tanda petik), nama jurnal.majalah ilmiah (diketik miring) lengkap dengan

nomor volume dan bulan, tahun penerbitan, dan nomor halaman artikel itu dimuat. Paquette, J.E. 1991. “Minority Participation in Secondary Education: A Graned Descriptive Methodology”. Educational Evaluation and Policy Analysis. Vol 3 No. 2 Summer 1991. p. 139 – 157 Degeng, I Nyoman. 2001. “School Based Management: Perwujudan Demokratisasi Belajar”. Gentengkali. Vol. 3 No. 9, 10, 2001. Hal. 2 – 6. Guntarso, Burhan. 2005. “Bila Wali Murid Menjadi Guru Ahli”. Mimbar Pembangunan Agama. No. 226 Juli 2005. Hal. 40 – 41. h. Makalah atau paper dan semacamnya Aziz, Mohammad Ali. 2000. Hubungan Antar Umat Beragama dala Perspektif Ajaran Islam. Makalah disampaikan pada Musyawarah/Dialog Pemuda Siswa Antar Agama se Jawa Timur di Juanda Sidoarjo. Kardi, S. 1994. Pelaksanaan dan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Guru MIPA di IKIP Surabaya. Makalah disajikan pada Seminar Lokakarya Pendidikan MIPA se-Indonesia, Denpasar, Bali. 6. Rujukan dan kutipan 1. Rujukan tidak menggunakan sistem catatan kaki (foot note), keculai dalam bidang tertentu seperti sejarah, sastra/budaya, penggunaan catatan kaki masih dimungkinkan asal tetap taat azas. Penulisan rujukan langsung disajikan nama pengarang,

tahun penerbitan dan nomor halaman didalam naskah (teks), seperti contoh berikut. Menurut Gagne (dalam Briggs, 1977: 227) dan seterusnya Rujukan tersebut bermakna bahwa pendapat Gagne yang ditulis dalam buku Briggs terbit tahun 1977 di halaman 227. 2. Kutipan dari suatu naskah atau buku harus sesuai dengan aslinya. Kutipan langsung yang kurang dari 4 (empat) baris langsung dalam naskah di antara tanda petik, sedang kutipan yang lebih dari 3 baris (4 baris ke atas) diketik dalam format tersendiri berspasi tunggal, masuk sejajar/sama dengan alenia, sedang margin kanan tetap lurus dengan naskah. 3. Bahasa asing dan bahasa daerah yang digunakan di dalam naskah yang berbahasa Indonesia, diketik dengan menggunkan huruf miring (italic) dan tidak ditebalkan. 4. Jika di dalam tulisan (naskah) terdapat istilah atau kalimat yang dianggap penting, kata atau kalimat itu digarisbawahi dan tidak diketik miring atau tidak ditebalkan. 5. Suatu istilah (kata) dalam suatu kutipan yang pemakainya dianggap tidak tepat oleh penulis/peneliti dan kata itu diganti oleh penulis/peneliti, maka dibelakang kata pengganti itu di tulis pen. (di dalam kurung), misalnya “rame” ditulis ramai (pen).
Lampiran 1 CONTOH PENULISAN HALAMAN JUDUL LAPORAN PRAKERIN (SAMPUL LUAR)

LAPORAN

PRAKTEK KERJA INDUSTRI
( PRAKERIN ) DI _______________________________________

Disusun oleh : Nama : _________________________________ Kelas : _________________________________ NIS : _________________________________ KOMPETENSI KEAHLIAN

TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN PEMERINTAH KABUPATEN MOJOKERTO DINAS PENDIDIKAN

Mengetahui, Ka. Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan

SMK NEGERI 1 PUNGGING
Jl. Raya Trawas Pungging Telp/Fax. (0321) 593257 e-mail : smknpungging.mjk@gmail.com website : www.smkn1pungging.sch.id
Lampiran 3 CONTOH PENULISAN HALAMAN PENGESAHAN LAPORAN PRAKERIN

Ashabul Yamin, S.Kom NIP : 510 153 052

DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Hadi, Sutrisno. 1987. Bimbingan Menulis Laporan prakerin Thesis. Yogyakarta: Yayasan Penerbitan Fakultas Psikologi UGM.

LEMBAR PENGESAHAN Laporan Praktek Kerja Industri (Prakerin) di “………………. “ yang disusun oleh ………………. Telah disetujui dan disahkan tanggal.............November 2009 oleh :

Keraf, Gorys. 1994. Komposisi: Sebuah Kemahiran Bahasa. Flores: Nusa Indah. Sekolah Negeri Surabaya. 2004. Buku Pedoman Penulisan Tesis dan Disertasi. Surabaya: Unesa University Press. Sekolah Wijaya Putra. t.t. Pedoman Penulisan Tesis. Surabaya: Program Pascasarjana Sekolah Wijaya Putra.

Pembimbing Sekolah

Pembimbing DU/DI

----------------------------------NIP :

---------------------------

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->