P. 1
Laporan Kuliah Lapangan Morfologi Tumbuhan

Laporan Kuliah Lapangan Morfologi Tumbuhan

|Views: 22,287|Likes:
Published by Ahmad Fadli
Laporan Kuliah Lapangan Morfologi Tumbuhan

Diupload Oleh
Ahmad Fadli
Pendidikan Biologi UNP
Facebook: Fadli Alfin Expresz
Twitter: ApinFadli
Blog: fadli-ahmad.blogspot.com
Laporan kuliah Lapangan Morfologi Tumbuhan
Laporan Kuliah Lapangan Morfologi Tumbuhan

Diupload Oleh
Ahmad Fadli
Pendidikan Biologi UNP
Facebook: Fadli Alfin Expresz
Twitter: ApinFadli
Blog: fadli-ahmad.blogspot.com
Laporan kuliah Lapangan Morfologi Tumbuhan

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Ahmad Fadli on Jun 20, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/05/2015

pdf

text

original

Tumbuhan ini termasuk bunga mejemuk karena adanya sekelompok
bunga yang tersusun dengan system percabangan pada sebuah sumbu
yang mendukung dan berbentuk malai.Tumbuhan ini adalah bunga
majemuk tak berbatas (inflorescentia rasemosa) Karena pada
pertumbuhannya sumbu utama berturut-turut membentuk cabang-cabang
dari pangkal ke atas, sumbu utama lebih panjang dari pada sumbu
sekunder.

Bunganya berbentuk seperti bintang kelopaknya berbulu, bertaju
lima, bunganya runcing panjangnya lebih kurang 5 mm, berwarna hijau
muda, benang sarinya lima, tangkai bunga panjangnya lebih kurang 1
mm, kepala sari panjangnya 6 mm, bentuk jarum berwarna kuning,
tangkai putik lebih kurang 1 mm, kepala putik hijau dan putih.
Rumus Bunga : *♀ K(5) [C(5) A5] G1

104

No. koleksi : 011
Kolektor : Erfina Febri
Nim/TM : 96862/2009
Objek : Ageratum conyzoides

Kingdom

: Plantae (Tumbuhan)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi

: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)

105

Kelas

: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)

Sub Kelas

: Asteridae

Ordo

: Asterales

Famili

: Asteraceae

Genus

: Ageratum

Spesies

: Ageratum conyzoides L.

Karakteristik
Morfologi Herba, annual, 20-100cm, tegak atau rebah; Batang bulat,
berambut; Daun bertangkai, letaknya saling berhadapan dan bersilang,
bentuk helaian daun bulat telur, panjang 2-12 cm, lebar 3-8cm, dengan
pangkal membulat, ujung runcing, tepi bergerigi, kedua permukaan daun
berambut, warnanya hijau.
BungaTipe majemuk berkumpul 3 atau lebih, berbentuk malai rata yang
keluar
dari ujung tangkai, kelopak berbulu, hijau, mahkota bentuk lonceng,
putih atau ungu, panjang bonggol bunga 6 - 8 mm, dengan tangkai yang
berambut; Buah Padi, bulat panjang, bersegi lima, gundul atau berambut
jarang, warna hitam; Biji kecil, hitam; Akar tunggang, keputihan

a.Pembahasan
1)Bentuk hidup
a)Daur hidup

Berdasarkan daur hidupnya, tumbuhan Ageratum conyzoides
termasuk tumbuhan policarpa karena berbunga dan berbuah
beberapa kali selama daur hidupnya.
b)Lama hidup/umur

106

Berdasarkan lama hidup/umurnya, tumbuhan Ageratum
conyzoides
termasuk tumbuhan perennial karena tumbuh
mencapai umur lebih dari dua tahun serta berbunga dan
berbuah berkali-kali.

c)Habitus

Berdasarkan habitus atau perawakannya, batang tumbuhan
Ageratum conyzoides merupakan tumbuhan herbaceus atau
batang basah, dimana batangnya lunak dan berair.

d)Habitat

Berdasarkan habitat atau penyusaian terhadap lingkungan,
tumbuhan Ageratum conyzoides merupakan tumbuhan halofit
(halophyte) karena dapat hidup di lingkungan beragam, baik
di lingkungan kering maupun di lingkungan lembab.

2)Akar

Tipe perakaran tumbuhan Ageratum conyzoides adalah akar
tunggang, dimana akar primer (akar dari embrio atau lembaga)
tumbuh terus menjadi akar pokok dan tetap menyolok karena
lebih besar dari akar lainnya serta berkembang banyak menjadi
akar-akar yang lebih kecil.
Akar Ageratum conyzoides termasuk akar tunggang
bercabang dengan bagian-bagian sebagai berikut:
a)Leher akar atau pangkal akar (collum)
Yaitu bagian akar yang bersambungan dengan batang
b)Ujung akar (apex radicis)
Bagian akar yang paling muda, terdiri atas jaringan-
jaringan yang masih dapat mengadakan pertumbuhan
c)Batang akar (corpus radicis)
Bagian akar yang terdapat antara leher akar dan ujungnya
d)Cabang-cabang akar (radix lateralis)
Yaitu bagian akar yang tak langsung bersambungan
dengan pangkal batang, tetapi keluar dari akar pokok dan
masing-masing dapat mengadakan percabangan laggi

107

e)Serabut akar (fibrilla radicalis)
Yaitu cabang-cabang akar yang halus yang berbentuk
serabut
f)Rambut-rambut akar atau bulu-bulu akar (pilus radicalis)
Merupakan penonjolan sel-sel kulit luar akar yang
panjang, bentuknya seperti bulu atau rambut
g)Tudung akar (calyptra)
Bagian akar yang terletak pada bagian ujung dan
berfungsi untuk melindungi akar yang masih muda
Akar tumbuhan Ageratum conyzoides bukan merupakan

akar terspesialisasi

3)Batang

a)Warna batang

Batang Ageratum conyzoides waktu masih muda berwarna
hijau, dan setelah tua berwarna hijau kecoklatan

b)Sifat batang

Berdasarkan sifatnya, batang Ageratum conyzoides
merupakan tumbuhan yang jelas berbatang (planta caulis)
dengan tipe batang basah (herbaceus), yaitu batang yang
lunak dan berair
c)Bentuk batang

Bentuk batang Ageratum conyzoides adalah bulat (teres)
d)Permukaan batang
Dilihat dari permukaannya, batang Ageratum conyzoides
memiliki permukaan yang berambut (pilosus)
e)Arah tumbuh batang
Batang Ageratum conyzoides memiliki arah tumbuh yang
tegak (erectus) dan ada juga arah batang Ageratum
conyzoides yang ditemukan menjalar atau merayap (repens),
yaitu jika batang berbaring di atas tanah dan pada setiap
batang yang bersentuhan dengan tanah akan mengeluarkan
akar

108

Batang tumbuhan Ageratum conyzoides bukan
merupakan batang termodifikasi

4)Daun

a)Warna daun

Daun Ageratum conyzoides berwarna hijau karena memiliki
zat warna hijau. Hal ini juga sesuai dengan fungsi daun yaitu
sebagai tempat foto sintesis
b)Tipe daun

Daun Ageratum conyzoides merupakan daun tunggal karena
pada satu tangkai daun terdapat satu helaian daun.
c)Kelengkapan daun
Berdasarkan kelengkapannya, daun Ageratum conyzoides
merupakan daun tidak lengkap karena tidak memiliki satu
atau dua bagian dari bagian-bagian daun lengkap (vagina,
petioles, dan lamina). Daun Ageratum conyzoides merupakan
daun bertangkai karena hanya memiliki tangkai daun
(petioles) dan helaian daun (lamina) saja.
d)Bangun (bentuk) daun (circumscriptio)
Bangun (bentuk) daun Ageratum conyzoides adalah bulat
telur (ovatus) karena mempunyai bagian yang terlebar di
bawah tengah-tengah helaian daun dan memiliki pangkal
daun tidak bertoreh.
e)Ujung daun (apex folii)
Bentuk ujung daun Ageratum conyzoides adalah runcing
(acutus) karena pertemuan kedua tepi daun di kanan kiri ibu
tulang daun membentuk sudut lancip.
f)Pangkal daun

Pangkal daun Ageratum conyzoides adalah tumpul (obtusus)
karena pertemuan tepi daun membentuk sudut tumpul.
g)Pertulangan daun
Pertulangan daun Ageratum conyzoides adalah melengkung
(curvinervis) karena mempunyai tulang daun yang semula

109

memencar kemudian kembali menuju ke satu arah, yaitu ke
ujung daun, hingga selain tulang yang di tengah semua
tulang-tulangnya kelihatan melengkung.
h)Tepi helaian daun
Tepi helaian daun Ageratum conyzoides adalah tepi daun
dengan toreh merdeka dengan tipe bergerigi (serratus) karena
memiliki sinus dan anulus sama-sama lancip.
i)Daging daun

Daging daun Ageratum conyzoides adalah tipis seperti
selaput (membranaceus).
j)Permukaan daun
Permukaan daun Ageratum conyzoides adalah berbulu
(pilosus) karena memiliki bulu yang halus dan jarang-jarang.

k)Pelipatan daun

Daun Ageratum conyzoides tidak memiliki pelipatan daun.
l)Tata letak daun (filotaksis)
Tata letak (filotaksis) daun Ageratum conyzoides adalah folia
opposita decusata karena daun Ageratum conyzoides terletak
berhadapan dan berselang-seling.
Daun Ageratum conyzoides tidak memiliki alat tambahan.

5)Bunga

a)Tipe bunga

Bunga Ageratum conyzoides merupakan bunga majemuk
(inflorescentia) dengan tipe perbungaannya rasemosa (bunga
majemuk tak berbatas). Bunga Ageratum conyzoides
merupakan bunga yang termasuk golongan malai rata
(corymbus ramosus) karena ibu tangkai mengadakan
percabangan dan juga termasuk bunga cawan dalam bentuk
bunga tabung karena ujung ibu tangkainya melebar dan
merata, sehingga mencapai bentuk seperti cawan dengan
bunganya berbentuk tabung. Dan bunga Ageratum

110

conyzoides mempunyai kedua macam alat kelamin (benang
sari dan putik) serta dapat menghasilkan buah. Pada tangkai
bunga terdapat alat tambahan, yaitu braktea dan pada
masing-masing bunga juga terdapat braktea (daun-daun
pelindung)
b)Daun kelopak (sepal)
Daun kelopak (sepal) Ageratum conyzoides berwarna hijau
yang berbentuk seperti pappus. Daun kelopak (sepal)
berjumlah lima. Susunan sepal saling bebas (koriosepal)
dengan simetri aktinomorf karena kelopak dapat dibagi
menjadi dua bagian yang setangkup (simetris) dengan
beberapa cara.
c)Daun mahkota (petal)
Daun mahkota (petal) Ageratum conyzoides berwarna putih
dan berjumlah lima. Susunan petal saling berlekatan
(sympetal) dengan berbentuk tabung dengan simetri
aktinomorf karena mahkota dapat dibagi menjadi dua bagian
yang setangkup (simetri) dengan beberapa cara.
d)Kedudukan perhiasan bunga pada dasar bunga
Kedudukan perhiasan bunga Ageratum conyzoides pada
dasar bunga adalah hipoginus karena kedudukan perhiasan
bunga lebih rendah daripada putik.
e)Stamen (benang sari)
Stamen (benang sari) Ageratum conyzoides berjumlah sama
dengan sama dengan jumlah petal. Tangkai benang sari
(filament) Ageratum conyzoides tidak bersatu, tapi kepala
sari (anthera) saling berlekatan (singenesis).
f)Pistillum (putik)
Putik (pistilum) Ageratum conyzoides memiliki daun buah
(karpel) yang berjumlah dua dengan jumlah ruang pada bakal
buah satu. Letak bakal buah superus (menumpang) karena
bakal buah duduk di atas dasar bunga.

111

Pada bunga Ageratum conyzoides tidak terdapat adnasi
antara bagian-bagian bunga (sepal, petal, stamen, dan putik).

6)Buah

Padi, bulat panjang, bersegi lima, gundul atau berambut jarang,
hitam, ovarium superus.

7)Rumus bunga

8)Diagram bunga

9)Biji

Kecil, hitam

10)Manfaat

Tumbuhan ini berkhasiat stimulan, tonik, pereda demam
(antiperik), antitoksik, menghilangkan pembengkakan,
menghentikan perdarahan (hemostatis), peluruh haid (emenagog)
, peluruh kencing (diuretik) dan peluruh kentut (karminatif).
Selain itu daun bandotan dapat digunakan pula sebagai
insektisida nabati.Tumbuhan mengandung asam amino,
organacid, pectic sub-stance, minyak asiri kumarin, friedelin, B-
siatosterol, stigmasterol, tanin sulfur dan potasium klorida. Akar
bandotan mengandung minyak asiri, alkaloid dan kumarin.

112

Nomor kolektor

: 013

Nim/ BP

: 96859/ 2009

Nama kolektor

: Ahmad Fadli

Nama spesies

: Piper sp.

113

Klasifikasi

Regnum

: Plantae

Divisio

:

Classis

:

Order

: Piperales

Familia

: Pipereceae

Genus

: Piper

Species

: Piper sp.

Sirih merupakan tanaman asli Indonesia yang tumbuh merambat atau
bersandar pada batang pohon lain. Sebagai budaya daun dan buahnya biasa
dimakan dengan cara mengunyah bersama gambir, pinang dan kapur.
Namun mengunyah sirih telah dikaitkan dengan penyakit kanker mulut dan
pembentukan squamous cell carcinoma yang bersifat malignan.

Tanaman merambat ini bisa mencapai tinggi 15 m. Batang sirih berwarna
coklat kehijauan,berbentuk bulat, beruas dan merupakan tempat keluarnya
akar. Daunnya yang tunggal berbentuk jantung, berujung runcing, tumbuh
berselang-seling, bertangkai, dan mengeluarkan bau yang sedap bila
diremas. Panjangnya sekitar 5 - 8 cm dan lebar 2 - 5 cm. Bunganya
majemuk berbentuk bulir dan terdapat daun pelindung ± 1 mm berbentuk
bulat panjang. Pada bulir jantan panjangnya sekitar 1,5 - 3 cm dan terdapat
dua benang sari yang pendek sedang pada bulir betina panjangnya sekitar
1,5 - 6 cm dimana terdapat kepala putik tiga sampai lima buah berwarna

114

putih dan hijau kekuningan. Buahnya buah buni berbentuk bulat berwarna
hijau keabu-abuan. Akarnya tunggang, bulat dan berwarna coklat
kekuningan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->