P. 1
TEORI+KRITIS Cultural+Studies (1)

TEORI+KRITIS Cultural+Studies (1)

|Views: 379|Likes:
Published by kikook

More info:

Published by: kikook on Jun 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/03/2012

pdf

text

original

TEORI KRITIS: TEORI KRITIS: ANALISIS PEMAHAMAN TERHADAP MEDIA ANALISIS PEMAHAMAN TERHADAP MEDIA

Karl Marx
– Masyarakat dibentuk dari struktur dasar (base structure) yaitu ekonomi. Tatanan masyarakat lainnya adalah bentukan struktur dasar yang dinamai super structure – Masyarakat kapitalis sarat dengan dominasi kelas – Dominasi kelas menghasilkan keterasingan (alienasi)

Marx tentang Sistem Sosial
Society
Religion and Believe System

Economic Base (Substructure) Of Society

Relations of Production Forces Of Production

Politics

Education

Superstructure of Society
Family

Critical Theory Critical Theory
• Neo-Marxian
– Frankfurt School (Critical Theory) – Antonio Gramsci dengan konsep hegemoni – Louis Althusser dengan konsep ideologi strukturalis – Cultural Studies lahir dari pengaruh teori kritis dan kritik sastra di Inggris – Feminist Studies

Critical Theory Critical Theory • Pendekatan dalam tradisi Marxian
– Structuralist approach – penekanan pada ‘artikulasi internal dari sistem penandaan’ – Political economy approach – kekuatan institusi komunikasi berada pada proses ekonomis yang mendasari proses produksi – Culturalist approach – institusi komunikasi memiliki pengaruh besar dalam membentuk kesadaran publik

KOMUNIKASI DAN BUDAYA Studi komunikasi dan budaya menjadi bagian yang sangat penting dari teori masyarakat kontemporer, di mana budaya dan komunikasi tengah memainkan peran yang lebih penting.

• Model James Carey
– Model Transmisi: media sebagai pengirim informasi untuk tujuan kontrol: yakni apakah media memiliki efek pada perilaku kita maupun tidak. – Model Ritual: memandang media bukan sebagai sarana pentransmisian “pesan dalam ruang”, melainkan yang terpenting untuk “pemeliharaan masyarakat pada suatu kurun waktu. Komunikasi “bukanlah tindakan menyampaikan informasi” tetapi “representasi keyakinan bersama” penting untuk memahami arti penting budaya dan komunikasi massa

DEFINISI KULTURAL KOMUNIKASI (James Carey)
• Communication is a symbolic process, whereby reality is produced, maintained, repaired and transformed.” • Komunikasi dan realitas saling berhubungan di mana komunikasi adalah proses yang tertanam dalam kehidupan kita sehari-hari yang menginformasikan cara kita menerima, memahami, dan mengkonstruksi pandangan kita tentang realitas dan dunia. • Determinan-determinan komunikasi berada di masyarakat dan dunia sekitar kita bukan dalam proses komunikasi itu sendiri.

Model JohnFiske
• Mazhab Proses:komunikasi adalah transmisi pesan • Mazhab Semiotika: komunikasi sebagai produksi dan pertukaran makna/simbolik.

Cultural Studies Cultural Studies
• Encoding-Decoding (Stuart Hall)
programme as ‘meaningful’ discourse encoding meaning structure 1 frameworks of knowledge relations of production technical infrastructure decoding meaning structure 1 frameworks of knowledge relations of production technical infrastructure

Cultural Studies Cultural Studies
• Makna di encode melalui kerangka pengetahuan, dan hal itu memiliki dimensi sosial dan dimensi material. Makna dihasilkan oleh receiver yang men-decode pesan dalam konteks kerangka pengetahuannya. Kesenjangan dalam ‘history’ – dalam term waktu, perbedaan sosial atau geografis, akan mempengaruhi kesamaan/perbedaan antara encoded dan decoded makna

Cultural Studies Cultural Studies
• Bahwa keanekaragaman tanda dari berbagai jenis yang mana makna itu dikonstruksi dapat membedakan penerimaan dari seseorang terhadap yang lain, dan tentunya dapat membedakan dari sender terhadap receiver.

Cultural Studies Cultural Studies
• Pembacaan teks kultural
– dominant reading, ketika pembaca berada dalam kerangka produsen (tingkat hegemoni tinggi) – negotiated reading, pembaca mengambil sebagian dan menolak sebagian berdasar pemahaman dan tujuan mereka – oppositional reading, membaca secara subversif, menolak makna yang ditawarkan

Terima Kasih Terima Kasih

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->