P. 1
Terorisme Dalam Perspektif Hukum Islam Dan Uu No.15 Thn 2003

Terorisme Dalam Perspektif Hukum Islam Dan Uu No.15 Thn 2003

|Views: 264|Likes:
Published by Daniez

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: Daniez on Jun 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX or read online from Scribd
See more
See less

04/17/2015

TERORISME DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN

UNDANG-UNDANG NOMOR 15 TAHUN 2003

(STUDY TERHADAP DEFINISI, MATERI DAN PENYELESAIAN)

S K R I P S I

Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat

Guna Mencapai Gelar Sarjana Hukum

Disusun Oleh :

ADE SUNARDI

NPM : 106010175

Pembimbing :

1. H. Daman Pribadi, Drs. M.Ag.

2. Waluyadi, SH., MH.

FALKUTAS HUKUM

UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI

CIREBON 2010

TERORISME DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN

UNDANG-UNDANG NOMOR 15 TAHUN 2003

(STUDY TERHADAP DEFINISI, MATERI DAN PENYELESAIAN)

Cirebon, Juni 2010

Disetujui Untuk Diajukan ke Muka Sidang

Sarajana Lengkap Fakultas Hukum Unswagati

C i r e b o n

Mengetahui :

Dekan

Fakultas Hukum Unswagati

Selaku Ketua Panitia Ujian

H. NENDAR DARKONI, SH., MH.

Pembantu Dekan I

Fakultas Hukum Unswagati

Selaku Sekretaris Panitia Ujian

Hj. HASTUTI. KL, SH., MM. MH.

TERORISME DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN

UNDANG-UNDANG NOMOR 15 TAHUN 2003

(STUDY TERHADAP DEFINISI, MATERI DAN PENYELESAIAN)

Mengetahui :

Pembimbing I

H. DAWAM PRIBADI, Drs. M.Ag.

Pembimbing II

WALUYADI, SH., MH.

Kepala Bagian Hukum Publik

Fakultas Hukum

Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon

MOH. SIGIT GUNAWAN, SH., MKn.

iv

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepa Allah SWT, yang telah melimpahkan

segala rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini

dengan judul : ³TERORISME DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 15 TAHUN 2003 (STUDY TERHADAP

DEFINISI, MATERI DAN PENYELESAIAN) ³.

Penulis menyadari bahwa dalam penulisan skripsi ini masih banyak

terdapat kekurangan-kekurangan, baik dilihat dari cara menyajikan data maupun

dalam menganalisanya, untuk itu kritik dan saran sangat penulis harapkan demi

perbaikan penulisan selanjutnya, namun penulis tetap berharap semoga skripsi ini

dapat bermanfaat khususnya bagi penulis sendiri dan umumnya bagi semua

pembaca.

Perwujudan skripsi ini adalah berkat bantuan, pembimbing, petunjuk serta

saran dari berbagai pihak yang tidak ternilai harganya. Oleh karena itu pada

kesempatan ini perkenankanlah penulis untuk mengucapkan terima kasih yang

sebesar-besarnya kepada :

1. Rektor Unswagati Cirebon, Bapak Dr. H. Djakaria Machmud, SE, SH., M.Si

2. Dekan Fakultas Hukum Unswagati Cirebon, Bapak H. Nendar Darkani, SH.

MH.

3. Pembantu Dekan I Fakultas Unswagati Cirebon, Ibu Hj. Hastuti KL, SH. MM.

MH.

4. Bapak Moh. Sigit Gunawan, SH. MKn. selaku Kepala Bagian Hukum Publik.

iv

5. Bapak Drs. H. Dawam Pribadi, M.Ag. selaku pembimbing satu, yang telah

banyak memberikan bimbingan dan pengarahan dalam menyelesaikan

penyusunan skripsi ini.

6. Bapak Waluyadi, SH., MH., selaku pembimbing dua, yang telah banyak

memberikan arahan, petunjuk serta semangat dalam menyelesaikan

penyusunan skripsi ini.

7. Para dosen di Fakultas Hukum Unswagati Cirebon, yang telah membimbing

dan mengarahkan penulis selama perkuliahan.

8. Segenap karyawan dan seluruh staff Tata Usaha Fakultas Hukum Unswagati

Cirebon yang telah banyak membantu penulis.

9. Segenap teman-teman kampus yang telah sama-sama saling mendukung dan

membantu dalam penyusunan skripsi ini.

Kesempurnaan hanya milik Allah dan tidak ada manusia yang sempurna,

begitu juga dengan penyusunan skripsi ini jauh dari sempurna, masih banyak

penempatan dan penyusunan kata yang salah, untuk itu kami mohon maaf yang

sebesar-besarnya.

Akhirnya kepada semua pihak yang telah membantu, membimbing dan

memberikan dorongan baik secara moril maupun materiil, penulis mengucapkan

terima kasih yang sebesar-besarnya, semoga Tuhan Yang Maha Esa membalasnya

dengan berlipat ganda.

Cirebon, Juni 2010

Penulis

iv

DAFTAR ISI

Halaman

KATA PENGANTAR ................................................................................

i

DAFTAR ISI .............................................................................................. iii

ABSTRAK ................................................................................................. v

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah ................................................................... 1

B. Identifikasi Masalah ......................................................................... 9

C. Kegunaan Penelitian ......................................................................... 10

D. Kerangka Pemikiran ......................................................................... 10

E. Metode Penelitian ............................................................................ 17

F. Sistematika Penulisan ....................................................................... 18

BAB II TERORISME DILIHAT DARI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

A. Sejarah Terorisme ............................................................................ 21

B. Pengertian Terorisme ....................................................................... 24

C. Tipologi Terorisme dan Awal Timbulnya Terorisme ........................ 30

D. Ciri-ciri Hukum Islam dan Perspektif Hukum Islam Terhadap

Terorisme ......................................................................................... 35

BAB III TERORISME DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG

NOMOR 15 TAHUN 2003

A. Latar Belakang Munculnya Undang-undang Nomor 15

Tahun 2003 ...................................................................................... 40

B. Tindak Pidana Terorisme Menurut Hukum Positif Indonesia ............ 62

C. Tindak Pidana Terorisme Menurut Hukum Islam .............................. 68

D. Unsur-unsur Dari Tindak Pidana Terorisme ..................................... 73

iv

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Pengertian Terorisme Menurut Hukum Islam dan Undang-Undang

Nomor 15 Tahun 2003 .................................................................... 83

B. Materi Terorisme Menurut Hukum Islam dan Undang-Undang

Nomor 15 Tahun 2003 ..................................................................... 89

C. Penyelesaian Tindak Pidana Terorisme Menurut Hukum Islam dan

Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 ........................................... 97

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan ....................................................................................... 104

B. Saran ................................................................................................. 106

DAFTAR PUSTAKA ................................................................................. 108

v

ABSTRAK

Tindak pidana terorisme yang timbul pada saat ini diakibatkan oleh tiga

hal yaitu, kemiskinan, ketidakadilan, dan kesenjangan. Ketiga faktor ini

merupakan persoalan yang cukup mendasar dalam teriadinya suatu tindak pidana

terorisme, apalagi pada saat ini terorisme identik dengan Islam. Para teroris

mengatasnamakan jihad sebagai dasar mereka melakukan tindak pidana terorisme,

yang sebenarnya mereka telah melakukan kekeliruan dalam mengartikan makna

dari pada jihad itu sendiri. Sementara dalam Undang-undang Nomor 15 Tahun

2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menganggap bahwa

terorisme itu merupakan perbuatan melawan hukum yang dapat membahayakan

serta menghancurkan kedaulatan bangsa dan negara, dengan menimbulkan

suasana teror dan rasa takut serta menimbulkan korban yang bersifat masal. Untuk

itu penulis ingin mengetahui bagaiman cara pandang hukum Islam mengenai

tindak pidana terorisme yang teriadi sekarang ini, serta bagaiman cara

penyelesaian dan penanganan tindak pidana terorisme menurut hukum Islam dan

menurut Undang-undang Nomor 15 Tahun 2003, serta hal-hal apa saja yang

menjadi hambatan dalam proses pemberantasan tindak pidana terorisme baik

menurut hukum Islam maupun menurut Undang-undang Nomor 15 Tahun 2003.

Adapun metode yang digunakan penulis adalah, metode deskriptif analitis

dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif, yang bertujuan

menggambarkan fakta-fakta dari beberapa data yang diperoleh, dengan kegiatan

mengumpulkan data sekunder tentang objek penelitian yang diperoleh dari hasil

penelitian yang kemudian dianalisis dengan peraturan perundang-undangan yang

berlaku.

Permasalahan yang dihadapi oleh hukum Islam dalam pemberantasan

tindak pidana terorisme adalah, adanya salah mengartikan makna jihad oleh kaum

muslim itu sendiri, dan Al-Quran yang merupakan sumber agama islam jelas

sangat menentang terhadap aksi terorisme. Sedangkan menurut Undang-undang

Nomor 15 Tahun 2003 masih adanya beberapa pasal yang terdapat dalam

Undang-undang tersebut yang seharusnya diganti, karena menimbulkan

kerancuan. Adapun proses penyelesaian dan penanganan tindak pidana terorisme

menurut hukum Islam yaitu dengan menciptakan rasa cinta damai, kasih sayang,

toleransi, serta adanya dialog antar umat beragama untuk tidak mengsalah artikan

makna dari jihad itu sendiri dalam setiap pelaksanaanya. Sedangkan menurut

Undang-undang Nomor 15 Tahun 2003 kita harus menegakkan supermasi hukum

yang berlaku di negara Indonesia, sehingga tindak pidana terorisme dapat

dihapuskan di negara Indonesia.

1

Philips J Vermonte, Terorisme Definisi, Aksi, dan Regulasi, Imparsial, Jakarta, 2003,

hlm.25.

2

www.lebahmuda.multiply.com/journal/multi-culture

BAB I

PENDAHULUAN

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->