P. 1
Regresi Dengan Variabel Independen Kualitatif

Regresi Dengan Variabel Independen Kualitatif

|Views: 634|Likes:
Published by Yuki Mada

More info:

Published by: Yuki Mada on Jun 28, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/02/2013

pdf

text

original

REGRESI DENGAN VARIABEL INDEPENDEN KUALITATIF

TEORI

Variabel Kualitatif
‡ Harga, produksi, penjualan adalah beberapa contoh variabel yang datanya bersifat kuantitatif. Lain halnya dengan masalah jenis kelamin, warna kulit, tingkat pendidikan, status perkawinan adalah variabel bersifat kualitatif. ‡ Untuk keperluan pengolahan analisis regresi, keberadaan variabel ini relatif sulit jika diolah secara langsung, sehingga harus dikuantifir terlebih dahulu sebelum dilakukan perhitungan lebih lanjut.

Model regresi
‡ Misalkan ingin menguji benarkah ada masalah gender dalam hal pekerjaan yaitu apakah benar terjadi perbedaan gaji antara karyawan pria dan wanita. Mengingat variabel jenis kelamin (pria dan wanita) bersifat kategoris, maka dapat dilakukan kodifikasi misalnya D akan bernilai 1 untuk pria dan bernilai 0 untuk jenis kelamin wanita. Variabel yang demikian lebih dikenal sebagai variabel boneka (dummy). Model persamaan regresinya dapat ditulis sebagai berikut: dimana: Yi = gaji karyawan tahunan Di = jenis kelamin (gender), jika 1: karyawan pria 0: karyawan wanita

Yi ! F 0  F1 Di  ei

Regresi Dengan Satu Variabel Kualitatif
‡ Misalkan selain jenis kelamin, menambahkan variabel independen kuantitatif yakni masa kerja karyawan sebagai faktor yang mempengaruhi gaji seorang karyawan. Modifikasi persamaan regresi tersebut adalah sebagai berikut:

Yi ! F0 F1D F2 Xi ei i
dimana: Yi = gaji karyawan tahunan Di = jenis kelamin (gender), jika 1: karyawan pria 0: karyawan wanita Xi = masa kerja karyawan (tahun)

Regresi dengan Lebih Dari Satu Variabel Kualitatif
‡ Teknik variabel dummy dapat diperluas jika memasukkan lebih dari satu variabel kualitatif dalam persamaan regresi. Misalkan besarnya gaji karyawan antara pria dan wanita juga status pernikahannya apakah sudah menikah atau belum. Model persamaan regresinya adalah sebagai berikut:

Y !F0 F1Di F2Di F3Xi ei i 1 2
dimana: Yi = gaji karyawan tahunan D1i = jenis kelamin (gender), jika 1: karyawan pria 0: karyawan wanita D2i = status pernikahan 1: sudah menikah 0: belum menikah Xi = masa kerja karyawan (tahun)

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam menggunakan teknik variable dummy
1. Jika ada dua kategori maka hanya digunakan 1 variabel dummy karena satu variable dummy sudah mampu membedakan dua atribut. Jika hanya mempunyai dua kategori tetapi hanya membutuhkan dua variable dummy sehingga akan terjadi kondisi hubungan keeratan atau korelasi yang sempurna (perfect collinearity) antar variabel dummy sehingga menimbulkan masalah. Secara umum jika mempunyai n kategori maka hanya membutuhkan n-1 variabel dummy. 2. Nilai 1 dan 0 pada variabel dummy bersifat manasuka atau arbiter. Artinya dalam kasus diskriminasi gender dalam gaji karyawan, nilai 0 bisa digunakan untuk karyawan wanita dan 1 untuk karyawan pria. Jika teknik variabel dummy seperti ini maka interprestasinya adalah sebagai berikut: Karyawan Wanita: E Y D ! 1 ! F  F  F X Karyawan Pria: Y ! 0 ! F  F 3. Kelompok atau kategori dalam variabel dummy yang bernilai 0 merupakan kategori dasar sebagai kelompok pengontrol. 4. Koefisien 1 pada variabel dummy disebut koefisien intersep pembeda karena menunjukkan berapa besar perbedaan intersep yang bernilai 1 dengan intersep dari kelompok pengontrol.
i i 0 1 2 i i i 0 2

 

¡

¢

i

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->