P. 1
Skripsi - Efektifitas Pemanfaatan Media Gambar Pada Pembelajaran Shalat

Skripsi - Efektifitas Pemanfaatan Media Gambar Pada Pembelajaran Shalat

5.0

|Views: 16,206|Likes:
Published by Eka L. Koncara
"Read Online Only". Lebih lanjut hubungi ka_koncara@yahoo.co.id
"Read Online Only". Lebih lanjut hubungi ka_koncara@yahoo.co.id

More info:

Published by: Eka L. Koncara on Jul 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

04/17/2014

Akhmad Sudrajat dalam artikel Media Pembelajaran (http://akhmad

sudrajat/wordpress.com/, 12 Januari 2008) menyebutkan berbagai jenis media

belajar, diantaranya:

a. Media Visual: grafik, diagram, chart, bagan, poster, kartun, komik

b. Media Audial: radio, tape recorder, laboratorium bahasa, dan sejenisnya

c. Projected still media: slide, projector, dan sejenisnya

d. Projected motion media: film, televisi, video (VCD, DVD, VTR), komputer

dan sejenisnya.

Terdapat beberapa karakteristik media, antara lain :

a. Kemampuan dalam menyajikan gambar (presentation)

b. Faktor ukuran (size): besar atau kecil

c. Faktor warna (color): hitam putih atau berwarna

d. Faktor gerak: diam atau bergerak

e. Faktor bahasa: tertulis atau lisan

f. Faktor keterkaitan antara gambar dan suara: gambar saja, suara saja, atau

gabungan antara gambar dan suara.

Winataputra (2005:5.5) mengemukakan beberapa alasan mengapa media

pembelajaran sangat penting sehingga harus terintegrasi dalam proses

pembelajaran, yaitu:

a. Proses pembelajaran akan lebih berhasil bila siswa turut aktif dalam

pembelajaran tersebut, dan hal ini hanya dapat terjadi dengan adanya media.

19

b. Rata-rata jumlah informasi yang diperoleh seseorang melalui indera

memiliki komposisi sebagai berikut:

1) 75% melalui penglihatan (visual)

2) 13% melalui pendengaran (audio)

3) 6% melalui sentuhan

4) 6% melalui penciuman dan pengecap.

c. Pengetahuan yang dapat diingat seseorang antara lain bergantung pada

melalui indera apa ia memperoleh pengetahuannya.

Dalam bukunya yang lain, Materi dan Pembelajaran IPS SD, Winataputra

(2008:9.23) mengemukakan sifat media pengajaran sebagai berikut:

a. Meletakkan dasar-dasar yang konkret untuk berpikir, sehingga

mengurangi verbalisme.

b. Memperbesar perhatian dan minat siswa terhadap materi

pembelajaran.

c. Membuat pembelajaran lebih menetap dan tidak mudah dilupakan.

d. Memberikan pengalaman yang nyata kepada siswa.

e. Menumbuhkan pemikiran yang teratur dan berkelanjutan.

f. Membantu tumbuhnya pengertian dan perkembangan berbahasa.

g. Menarik minat siswa untuk membicarakannya lebih lanjut.

Media memiliki beberapa fungsi, diantaranya :

a. Media pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan pengalaman yang

dimiliki oleh para peserta didik. Pengalaman tiap peserta didik berbeda-

beda, tergantung dari faktor-faktor yang menentukan kekayaan pengalaman

20

anak, seperti ketersediaan buku, kesempatan melancong, dan sebagainya.

Media pembelajaran dapat mengatasi perbedaan tersebut. Jika peserta didik

tidak mungkin dibawa ke obyek langsung yang dipelajari, maka

obyeknyalah yang dibawa ke peserta didik. Obyek dimaksud bisa dalam

bentuk nyata, miniatur, model, maupun bentuk gambar – gambar yang dapat

disajikan secara audio visual dan audial.

b. Media pembelajaran dapat melampaui batasan ruang kelas. Banyak hal yang

tidak mungkin dialami secara langsung di dalam kelas oleh para peserta

didik tentang suatu obyek, yang disebabkan, karena: (a) obyek terlalu besar;

(b) obyek terlalu kecil; (c) obyek yang bergerak terlalu lambat; (d) obyek

yang bergerak terlalu cepat; (e) obyek yang terlalu kompleks; (f) obyek

yang bunyinya terlalu halus; (f) obyek mengandung berbahaya dan resiko

tinggi. Melalui penggunaan media yang tepat, maka semua obyek itu dapat

disajikan kepada peserta didik.

c. Media pembelajaran memungkinkan adanya interaksi langsung antara

peserta didik dengan lingkungannya.

d. Media menghasilkan keseragaman pengamatan

e. Media dapat menanamkan konsep dasar yang benar, konkrit, dan realistis.

f. Media membangkitkan keinginan dan minat baru.

g. Media membangkitkan motivasi dan merangsang anak untuk belajar.

h. Media memberikan pengalaman yang integral/menyeluruh dari yang konkrit

sampai dengan abstrak

21

Kriteria yang paling utama dalam pemilihan media bahwa media harus

disesuaikan dengan tujuan pembelajaran atau kompetensi yang ingin dicapai.

Contoh : bila tujuan atau kompetensi peserta didik bersifat menghafalkan kata-

kata tentunya media audio yang tepat untuk digunakan. Jika tujuan atau

kompetensi yang dicapai bersifat memahami isi bacaan maka media cetak yang

lebih tepat digunakan. Kalau tujuan pembelajaran bersifat motorik (gerak dan

aktivitas), maka media film dan video bisa digunakan. Di samping itu, terdapat

kriteria lainnya yang bersifat melengkapi (komplementer), seperti: biaya,

ketepatgunaan, keadaan peserta didik, ketersediaan, dan mutu teknis.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->