P. 1
LAPORAN PENELITIAN 'cokelat'

LAPORAN PENELITIAN 'cokelat'

|Views: 4,038|Likes:
Published by d'zahir

More info:

Published by: d'zahir on Jul 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/27/2013

pdf

text

original

LAPORAN PENELITIAN

“AWET MUDA BERKAT COKELAT (Theobroma cacao) ”

OLEH :

XI IPA 3 Kelompok 11 Ananta Fadilah. K Dian Asriny. A Asriana.AR Surianti Syam Nurafni

TAHUN PELAJARAN 2009 /2010 SMA NEGERI 1 POLEWALI MANDAR
LEMBAR PENGESAHAN

“Awet muda Berkat Cokelat” (Theobroma cacao) OLEH : KELOMPOK 11 XI IPA III 1. 2. 3. 4. 5. ANANTA FADILAH.KADIR DIAN ASRINY.A ASRIANA. AR SYAM NURAFNI SURIANTI

Karya ilmiah ini diajukan sebagai syarat ketuntasan mata pelajaran metode penelitian, pada jurusan ilmu Pengetahuan Alam RSMABI Negeri 1 Polewali mandar Kabupaten,. Polewali mandar Polewali,15 Mei 2010 Disetujui Pembina

Fitriani.Sp

Mengetahui Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Polewali

Burhanuddin Bohari, S.pd, M.pd NIP: 1971 09 22 9294 121 001

ii

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr.Wb Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa. Karena dengan izin-Nyalah sehingga penulisan karya Ilmiah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Adapu maksud dan tujuan dibuatnya karya ilmiah ini adalah sebagai pemenuhan tugas sebagaimana yang diberikan guru bidang study penelitian guna sebagai bahan pelajaran aktif siswa didalam maupun diluar sekolah Laporan karya Ilmiah kami yang berjudul “Awet muda Berkat Cokelat” ini telah disusun dan dirampungkan . Hal ini tidak lepas dari dukungan dan kerja sama dari teman-teman semua. Oleh karena itu, kami dari pihak penulis berharap agar hasil karya ilmiah ini dapat bermanfaat bagi teman-teman dan pembaca sekalian. Kami menyadari bahwa penyusunan laporan ini masih banyak kekurangannya. Oleh karena itu, kritik dan saran membangun dari berbagai pihak akan kami terima dengan senang hati, demi penyempurnaan pada penyusunan laporan kami selanjutnya.

Penulis

iii

DAFTAR ISI
Halaman Judul Lembar Pengesahan

Kata Pengantar Abstrak Daftar Isi BAB I PENDAHULUAN a. b. c. d. Latar Belakang Rumusan Permasalahan Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian

BAB II KAJIAN PUSTAKA/TINJAUAN PUSTAKA a. b. c. d. Penemuan yang lain Teori Mendasar Kerangka Pikir Peneliti Hipotesis

BAB III METODOLOGI a. Pemilihan Subyek b. Desain dan Jenis Pendekatan c. Tekhnik Pengumpulan Data BAB IV PELAKSANAAN PENELITIAN a. Validasi Instrumen b. Pengumpulan dan Penyajian Data c. Analisis Data BAB V PENUTUP a. Kesimpulan b. Saran Daftar Pustaka Lampiran IV

ABSTRAK
Judul penelitian ini adalah “AWET MUDA BERKAT COKELAT (Theobroma cacao) ”. ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar manfaat Cokelat bagi kesehatan serta mengenal dan memahami jenis-jenis Cokelat dan apa yang menyebabkan sehingga Cokelat dapat membuat Awet Muda.

Manfaat penelitian ini adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat/pembaca bahwa Cokelat mempunyai banyak Khasiat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Wawancara kepada narasumber yang telah ditentukan sebelumnya. Penelitian ini dilaksanakan di Kuningan, pada tanggal 30 April 2010 Berdasarkan dari jenis data yang diperoleh, Maka Penulis menggunakan Alternatif Pendekatan Kuantitatif dan Study Non-Eksperimen (Interview). Hasil penelitian diperoleh bahwa Cokelat memiliki banyak Khasiat. Didalam Cokelat terkandung : Asam Stearat (35%),Asam Palmitat (25%),Asam Oleat (35%),Asam Linoleat (3%).Gula (Sukrosa),Theobromine,Phenyletylamine,dan Katekin, Alkaloid, Teobromida atau dimethylxanthine, Antioksidan fenol, Lemak,Karbohidrat di dalam cokelat sekitar 14%.Protein 9%. Dan Polifenol. Biji buah cokelat mengandung teobromida atau dimethylxanthine; demikian juga kulit biji, kulit buah, dan daun mudanya. Kedua senyawa tersebut dipercaya mampu merangsang kontraksi otot. Antioksidan fenol yang terkandung dalam cokelat adalah penyebab mengapa orang yang mengonsumsi cokelat bisa berusia lebih panjang. Cokelat mempunyai kemampuan untuk menghambat oksidasi kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, sehingga dapat mencegah risiko penyakit jantung koroner dan kanker. Cokelat mengandung alkaloid-alkaloid seperti teobromin, fenetilamina, dan anandamida, yang memiliki efek fisiologis untuk tubuh. Kandungan-kandungan ini banyak dihubungkan dengan tingkat serotonin dalam otak. Menurut para ilmuwan, cokelat yang dimakan dalam jumlah normal secara teratur dapat menurunkan tekanan darah. Biji cokelat mengandung lemak 31%. Sepertiga lemak yang terdapat dalam cokelat adalah asam oleat yaitu asam lemak tak jenuh. Sebuah studi epidemiologis menyimpulkan asam oleat memiliki efek positif bagi kesehatan jantung. Meski mengandung lemak tinggi, namun cokelat relatif tidak mudah menjadi anyir karena kadungan polifenol-nya. yang berfungsi sebagai antioksi dan pencegah.

VI

BAB 1 PENDAHULUAN A. Permasalahan Cokelat dihasilkan dari kakao (Theobroma cacao) yang diperkirakan mula-mula tumbuh di daerah Amazon utara sampai ke Amerika Tengah.Penelitian terakhir menemukan bahwa cokelat memiliki khasiat besar untuk kesehatan manusia. Cokelat sangat kaya Flavonoids epicatechin dan Gallic acid, jenis antioksidan yang melindungi pembuluh darah, menjaga

kesehatan jantung, dan mencegah kanker. Cokelat juga telah terbukti dapat membantu pasien tekanan darah tinggi yang masih termasuk kategori ringan. Kata cokelat berasal dari xocoatl (bahasa suku Aztec). Kemudian, oleh orang-orang Indian di Meksiko, kata tersebut berkembang menjadi kata chocolat yang berarti minuman pahit. Minuman cokelat pun menjadi minuman abadi sepanjang sejarah manusia. Cokelat atau produk olahan dari buah kakao adalah makanan sehat. Pohon kakao yang menghasilkan buah yang selanjutnya diolah menjadi coklat terdiri menjadi tiga macam, yaitu criollo, forastero dan trinitario. Kakao jenis criollo mempunyai rasa yang kompleks dan lembut, tetapi cita rasa coklatnya kurang kuat, sementara forastero memiliki cita rasa coklat yang kuat. Sedangkan trinitario menupakan hasil Khasiat cokelat bagi kesehatan adalah sebagai antioksidan, antioksidan dalam cokelat diperoleh dari biji kakao yang mengandung antioksidan flavonoid yang berguna untuk menahan radikal bebas.Khasiat ini terkandung dalam protein yang terkandung dalam biji kakao, protein yang kaya akan asam amino triptofan, fenilanin dan tyrosin. Namun,khasiat antioksidan ini sangat tergantung dari kadar kakao dalam cokelat yang anda konsumsi,semakin besar kadar kakaonya, maka semakin besar manfaat antioksidan dalam sebatang Cokelat. Untuk melihat kadar antioksidan dalam cokelat dapat dilihat pada komposisi di luar kemasan chocolate souvenir tersebut atau dapat pula dari warna chocolate itu sendiri, semakin gelap suatu cokelat, semakin besar kadar kakao yang terkandung di dalamnya. Khasiat antioksidan yang terkandung dalam flavonoid dalam biji kakao sebanding dengan 6 apel atau 4,5 cangkir teh. Selain sebagai antioksidan, coklat juga berkhasiat membantu tubuh beristirahat atau mengurangi susah tidur. Cokelat yang telah bercampur dengan susu cenderung menghasilkan banyak lemak, itulah sebabnya coklat batangan dengan kadar susu yang tinggi dihindari karena dapat menyebabkan kegemukan. Setelah mengkonsumsi coklat sebaiknya anda banyak mengkonsumsi air putih untuk menghindari resiko batu ginjal.

B. Rumusan Permasalahan

➢ Apa kandungan buah cokelat ? ➢ Apa khasiat buah cokelat dan hasil olahannya ? ➢ Apakah benar cokelat dapat membuat perasaan bahagia ? ➢ Apa manfaat cokelat bagi kehidupan baik dibidang kesehatan maupun kecantikan ? ➢ Apakah dampak cokelat bagi kesehatan ?

A. Tujuan Penelitian ➢ Untuk mengetahui kandungan buah cokelat ➢ Untuk mengetahui Khasiat buah cokelat ➢ Untuk mengetahui kebenaran cokelat dapat membuat perasaan bahagia ➢ Untuk mengetahui manfaat cokelat bagi kehidupan baik dibidang kesehatan maupun kecantikan ➢ Untuk mengetahui dampak cokelat bagi kesehatan D. Manfaat Penelitian ➢ Untuk pemerintah i. ii. Dapat di jadikan perekonomian baru khususnya di bidang kuliner. Dapat membuat mesin sendiri unutk pengolahan cokelat didaerah-daerah yang terdapat banyak tanaman cokelat.

2 ➢ Untuk masyarakat i. ii. Dapat menungkatkan perekonomian masyarakat. Dapat mengembangkan kreatifitas baru dengan cokelat sebagai varietas utamanya. iii. Memberikan informasi kepada masyarakat mengenai zat-zat yang terkandung dalam cokelat. iv. Dapat mengetahui khasiat cokelat dalam kehidupan sehari-hari.

➢ Untuk peneliti i. ii. iii. Melatih peneliti dalam membuat karya ilmiah. Mengembangkan kreatifitas dalam pembuatan cokelat Melatih kepedulian dalam mengenal komoditas dalam Negara kita.

3
BAB II KAJIAN PUSTAKA/ TINJAUAN PUSTAKA A. Penemuan yang lalu.  Judul penelitian: Cokelat dapat menurunkan resiko serangan jantung.  Peneliti: John Hopkins University School,  Tempat: USA  Hasil penelitian: Mengkonsumsi beberapa keping cokelat murni setiap hari dapat menurunkan resiko kematian akibat serangan jantung pada hampir 50% kasus. Pada penelitiannya

terungkap bahwa pembentukan gumpalan darah/trombus pada pemakan cokelat jauh lebih lambat daripada yang tidak mengkonsumsi cokelat. Hal ini tentu saja banyak benarnya karena bentukan trombus yang terlalu besar akan menyebabkan pembuluh darah jantung tersumbat dan bisa menyebabkan serangan jantung. Diungkapkan pula kalau flavanols yang terdapat dalam biji kakao mempunyai efek biokimia menurunkan pembentukan gumpalan darah yang mirip dengan cara kerja aspirin tetapi efeknya tentu lebih rendah dari aspirin. Beberapa pendapat lain yang berkembang dalam hubunganya mengenai kegunaan cokelat dalam menurunkan resiko penyakit kardiovaskuler antara lain : menurunkan tekanan darah, menurunkan oksidasi LDL kolesterol, dan mempunyai efek anti inflamasi. Sayangnya semua itu masih memerlukan penelitian lanjutan untuk memperoleh hasil yang lebih akurat.  Judul: Cokelat dapat Mencegah timbulnya kanker dalam tubuh, mencegah terjadinya stroke,darah tinggi, mencegah hipertensi dan mampu menangkap radikal bebas dalam tubuh.  Peneliti: Universitas California  Tempat: California  Hasil penelitian: Penelitian ini mengungkapkan bahwa cokelat memiliki pengaruh yang sama dengan aspirin sebagai anti pembekuan darah. Cokelat membantu mencegah pembekuan darah, sehingga mengurangi resiko terjadinya stroke.dan Senyawa flavanol (antioksidan) dalam cokelat diindikasikan dapat membantu mencegah tekanan darah tinggi.Selain manfaat dalam mencegah kanker, ternyata coklat juga mampu mencegah hipertensi. Dalam penelitian yang dipublikasikan oleh American Chemical Society pada bulan December 2005, flavanoid mampu menghambat Angiotensin converting enzyme. Coklat dengan kandungan kakao (biji coklat) lebih dari 70% juga memiliki manfaat untuk kesehatan, karena coklat kaya akan kandungan antioksidan yaitu fenol dan flavonoid. Dengan adanya antioksidan, akan mampu untuk menangkap radikal bebas dalam tubuh. Besarnya kandungan antioksidan ini bahkan 3 kali lebih banyak dari teh hijau, minuman yang kaya akan antioksidan. Dengan adanya antioksidan, membuat coklat menjadi salah satu minuman kesehatan. Fenol, sebagai antioksidan mampu mengurangi kolesterol pada darah sehingga dapat mengurangi risiko terkena serangan jantung juga berguna untuk mencegah timbulnya kanker dalam tubuh, mencegah terjadinya stroke dan darah tinggi. Selain itu kandungan lemak pada coklat kualitas tinggi terbukti bebas kolesterol dan tidak menyumbat pembuluh darah.Cokelat juga mengandung beberapa vitamin yang berguna bagi tubuh seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin C, vitamin D, dan vitamin E. Selain itu, coklat juga mengandung zat maupun nutrisi yang penting untuk tubuh seperti zat besi, kalium dan kalsium. Kakao sendiri merupakan sumber magnesium alami tertinggi. Jika seseorang kekurangan magnesium, dapat menyebabkan hipertensi, penyakit jantung, diabetes, sakit persendian dan masalah bulanan wanita yaitu pra menstruasi (PMS).

Dengan makan coklat akan menambah magnesium dalam asupan gizi harian yang menyebabkan meningkatnya kadar progesteron pada wanita. Hal ini mengurangi efek negatif dari PMS.Coklat hitam murni banyak mengandung zat flavonoid (bioflavonoid) yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Sementara kandungan susu dalam coklat susu justru menghalangi penyerapan flavonoid dalam tubuh  Judul: Cokelat dapat meningkatkan daya fungsi otak.  Peneliti: Bryan Raudenbush  Tempat penelitian : Universitas Wheeling Jesuit West Virginia Jumat Hasil penelitian Telah mengindikasikan menikmati batangan cokelat susu akan meningkatkan daya fungsi otak. “Coklat mengandung banyak unsur yang bersifat menjadi stimulan antara lain theobromine, phenethylamine, dan kaffeine,” kata Bryan Raudenbush di West Virginia, kepada pers,. Senyawa-senyawa itu telah ditemukan sebelumnya bersifat meningkatkan tingkat kesadaran dan kemampuan berkonsentrasi. Hasil penelitian menunjukkan, dengan mengonsumsi coklat dapat memperoleh efek stimulasi yang akan membuat peningkatan performa mental. Raudenbush dan rekan-rekannya mengatakan penelitian efek kemampuan otak dilakukan terhadap sejumlah relawan yang mengonsumsi cokelat dalam beberapa jenis. Penelitian ini dalam empat kejadian terpisah yaitu kelompok pertama mengkonsumsi 85 gram batangan cokelat susu, 85 gram cokelat hitam, 85 gram carob, dan kelompok keempat tidak mengonsumsi apapun. Setelah 15 menit berselang para relawan dalam penelitian ini menjalani beberapa tes neuropsikologis yang didesain untuk melihat performa kognitif. Termasuk daya ingat, daya konsentrasi, kemampuan bereaksi dan kemampuan memecahkan masalah. “Nilai bagi daya ingat verbal maupun visual tertinggi bagi mereka yang masuk kelompok mengonsumsi batangan coklat susu dibandingkan dengan ketiga kelompok lainnya,” kata Raudenbush. Peningkatan daya ingat baik verbal dan visual juga terjadi di kelompok yang mengonsumsi jenis cokelat lainnya namun hasilnya berada di bawah kelompok pertama. Dari penelitian sebelumnya telah diketahui beberapa nutrisi dalam makanan tambahan melepas glukose yang menambah aliran darah yang dapat berpengaruh bagi kemampuan kognitif. konsumsilah coklat secukupnya setidaknya 1 ons sehari karena sudah cukup mengandung 150 kalori. Kombinasikan dengan buah-buahan dan kacang-kacangan untuk mendapatkan kandungan lemak baik dan antioksidan. Sayangnya tidak semua cokelat yang beredar di pasaran mengandung antioksidan flavanoid yang tinggi. Cuma ada satu catatan penting yang harus diingat, yaitu semakin banyak kandungan cokelat murni dalam suatu produk cokelat maka semakin tinggi kadar antioksidannya. Selain itu pula, jangan lupakan kalori yang terkandung di dalam cokelat. Seratus gram cokelat yang di jual di pasaran mengandung kira-kira 150 kalori. Jadi, semua manfaat cokelat akan lenyap jika seandainya makanan lain yang dikonsumsi juga mengandung kalori yang tinggi sehingga konsumsi kalori terlalu tinggi. Hal ini tentu sangat tidak menguntungkan untuk program diet anda

A. TEORI MENDASAR Tanaman Kakao merupakan tanaman perkebunaan berprospek menjanjikan. Tetapi jika faktor tanah yang semakin keras dan miskin unsur hara terutama unsur hara mikro dan hormon alami, faktor iklim dan cuaca, faktor hama dan penyakit tanaman, serta faktor pemeliharaan lainnya tidak diperhatikan maka tingkat produksi dan kualitas akan rendah. PT. Natural Nusantara berusaha membantu petani kakao agar mampu meningkatkan produktivitasnya agar dapat bersaing di era globalisasi dengan program peningkatan produksi secara kuantitas dan kualitas, berdasarkan konsep kelestarian lingkungan (Aspek K-3). 1. Persiapan Lahan - Bersihkan alang-alang dan gulma lainnya - Gunakan tanaman penutup tanah (cover crop) terutama jenis polong-polongan seperti Peuraria javanica, Centrosema pubescens, Calopogonium mucunoides & C. caeraleum untuk mencegah pertumbuhan gulma terutama jenis rumputan - Gunakan juga tanaman pelindung seperti Lamtoro, Gleresidae dan Albazia, tanaman ini ditanam setahun sebelum penanaman kakao dan pada tahun ketiga jumlah dikurangi hingga tinggal 1 pohon pelindung untuk 3 pohon kakao ( 1 : 3 )

2. Pembibitan - Biji kakao untuk benih diambil dari buah bagian tengah yang masak dan sehat dari tanaman yang telah cukup umur - Sebelum dikecambahkan benih harus dibersihkan lebih dulu daging buahnya dengan abu gosok - Karena biji kakao tidak punya masa istirahat (dormancy), maka harus segera dikecambahkan - Pengecambahan dengan karung goni dalam ruangan, dilakukan penyiraman 3 kali sehari - Siapkan polibag ukuran 30 x 20 cm (tebal 0,8 cm) dan tempat pembibitan - Campurkan tanah dengan pupuk kandang (1 : 1), masukkan dalam polibag - Sebelum kecambah dimasukkan tambahkan 1 gram pupuk TSP / SP-36 ke dalam tiaptiap polibag - Benih dapat digunakan untuk bibit jika 2-3 hari berkecambah lebih 50% - Jarak antar polibag 20 x 20 cm lebar barisan 100 cm - Tinggi naungan buatan disesuaikan dengan kebutuhan sehingga sinar masuk tidak terlalu banyak - Penyiraman bibit dilakukan 1-2 kali sehari - Penyiangan gulma melihat keadaan areal pembibitan - Pemupukan dengan N P K ( 2 : 1 : 2 ) dosis sesuai dengan umur bibit, umur 1 bulan : 1 gr/bibit, 2 bulan ; 2 gr/bibit, 3 bulan : 3 gr/bibit, 4 bulan : 4 gr/bibit. Pemupukan dengan cara ditugal

- Siramkan POC NASA dengan dosis 0,5 - 1 tutup/pohon diencerkan dengan air secukupnya atau semprotkan dengan dosis 4 tutup/tangki setiap 2-4 minggu sekali - Penjarangan atap naungan mulai umur 3 bulan dihilangkan 50% sampai umur 4 bulan - Amati hama & penyakit pada pembibitan, antara lain ; rayap, kepik daun, ulat jengkal, ulat punggung putih, dan ulat api. Jika terserang hama tersebut semprot dengan PESTONA dosis 6-8 tutup/tangki atau Natural BVR dosis 30 gr/tangki. Jika ada serangan penyakit jamur Phytopthora dan Cortisium sebarkan Natural GLIO yang sudah dicampur pupuk kandang selama + 1 minggu pada masing-masing pohon 3. Penanaman a. Pengajiran - Ajir dibuat dari bambu tinggi 80 - 100 cm - Pasang ajir induk sebagai patokan dalam pengajiran selanjutnya - Untuk meluruskan ajir gunakan tali sehingga diperoleh jarak tanam yang sama b. Lubang Tanam - Ukuran lubang tanam 60 x 60 x 60 cm pada akhir musim hujan - Berikan pupuk kandang yang dicampur dengan tanah (1:1) ditambah pupuk TSP 1-5 gram per lubang c. Tanam Bibit - Pada saat bibit kakao ditanam pohon naungan harus sudah tumbuh baik dan naungan sementara sudah berumur 1 tahun - Penanaman kakao dengan system tumpang sari tidak perlu naungan, misalnya tumpang sari dengan pohon kelapa - Bibit dipindahkan ke lapangan sesuai dengan jenisnya, untuk kakao Mulia ditanam setelah bibit umur 6 bulan, Kakao Lindak umur 4-5 bulan - Penanaman saat hujan sudah cukup dan persiapan naungan harus sempurna. Saat pemindahan sebaiknya bibit kakao tidak tengah membentuk daun muda (flush) 4. Pemeliharaan Tanaman a. Penyiraman dilakukan 2 kali sehari (pagi dan sore) sebanyak 2-5 liter/pohon b.Dibuat lubang pupuk disekitar tanaman dengan cara dikoak. Pupuk dimasukkan dalam lubang pupuk kemudian ditutup kembali. Dosis pupuk lihat dalam tabel di samping ini : Tabel Pemupukan Tanaman Coklat UMUR (bulan) Dosis pupuk Makro (per ha) Urea (kg) TSP (kg) MOP/ KCl (kg) 8 8 Kieserite (MgSO4) (kg)

2

15

15

6 10 14 18 22 28 32 36 42 Dst

15 25 30 30 30 160 160 140 140

15 25 30 30 30 250 200 250 200

8 12 15 45 45 250 250 250 250

8 12 15 15 15 60 60 80 80

Dilakukan analisa tanah Dosis POC NASA mulai awal tanam :

0 – 24 2-3 tutup/ diencerkan secukupnya dan siramkan sekitar pangkal batang setiap 4 - 5 bulan sekali > 24 3-4 tutup/ diencerkan secukupnya dan siramkan sekitar pangkal batang setiap 3 – 4 bulan sekali ( sesekali bisa juga disemprotkan ke tanaman ) Dosis POC NASA pada tanaman yang sudah produksi tetapi tidak dari awal memakai POC NASA : - Tahap 1 : Aplikasikan 3 – 4 kali berturutturut dengan interval 1-2 bln, Dosis 3-4 tutup/ pohon - Tahap 2 : Aplikasikan setiap 3-4 bulan sekali, Dosis 3-4 tutup/ pohon Catatan: Akan lebih baik pemberian diselingi/ditambah SUPER NASA 1-2 kali/tahun dengan dosis 1 botol untuk + 200 tanaman. 1 botol SUPER NASA diencerkan dalam 2 liter (2000 ml) air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 1 liter air diberi 10 ml larutan induk tadi untuk penyiraman setiap pohon.

5. Pengendalian Hama & Penyakit a. Ulat Kilan ( Hyposidea infixaria; Famili : Geometridae ), menyerang pada umur 2-4 bulan. Serangan berat mengakibatkan daun muda tinggal urat daunnya saja. Pengendalian dengan PESTONA dosis 5 - 10 cc / liter. b. Ulat Jaran / Kuda ( Dasychira inclusa, Familia : Limanthriidae ), ada bulu-bulu gatal pada bagian dorsalnya menyerupai bentuk bulu (rambut) pada leher kuda, terdapat pada marke 4 dan 5 berwarna putih atau hitam, sedang ulatnya coklat atau coklat kehitam-hitaman. Pengendalian dengan musuh alami predator Apanteles mendosa dan Carcelia spp, semprot PESTONA. c. Parasa lepida dan Ploneta diducta (Ulat Srengenge), serangan dilakukan silih berganti karena kedua species ini agak berbeda siklus hidup maupun cara meletakkan kokonnya, sehingga masa berkembangnya akan saling bergantian. Serangan tertinggi pada daun muda, kuncup yang merupakan pusat kehidupan dan bunga yang masih muda. Siklus hidup Ploneta diducta 1 bulan, Parasa lepida lebih panjang dari pada Ploneta diducta. Pengendalian dengan PESTONA.

d. Kutu - kutuan ( Pseudococcus lilacinus ), kutu berwarna putih. Simbiosis dengan semut hitam. Gejala serangan : infeksi pada pangkal buah di tempat yang terlindung, selanjutnya perusakan ke bagian buah yang masih kecil, buah terhambat dan akhirnya mengering lalu mati. Pengendalian : tanaman terserang dipangkas lalu dibakar, dengan musuh alami predator; Scymus sp, Semut hitam, parasit Coccophagus pseudococci Natural BVR 30 gr/ 10 liter air atau PESTONA. e. Helopeltis antonii, menusukkan ovipositor untuk meletakkan telurnya ke dalam buah yang masih muda, jika tidak ada buah muda hama menyerang tunas dan pucuk daun muda. Serangga dewasa berwarna hitam, sedang dadanya merah, bagian menyerupai tanduk tampak lurus. Ciri serangan, kulit buah ada bercak-bercak hitam dan kering, pertumbuhan buah terhambat, buah kaku dan sangat keras serta jelek bentuknya dan buah kecil kering lalu mati. Pengendalian dilakukan dengan PESTONA dosis 5-10 cc / lt (pada buah terserang), hari pertama semprot stadia imago, hari ke-7 dilakukan ulangan pada telurnya dan pada hari ke-17 dilakukan terhadap nimfa yang masih hidup, sehingga pengendalian benar-benar efektif, sanitasi lahan, pembuangan buah terserang. f. Cacao Mot ( Ngengat Buah ), Acrocercops cranerella (Famili ; Lithocolletidae). Buah muda terserang hebat, warna kuning pucat, biji dalam buah tidak dapat mengembang dan lengket. Pengendalian : sanitasi lingkungan kebun, menyelubungi buah coklat dengan kantong plastik yang bagian bawahnya tetap terbuka (kondomisasi), pelepasan musuh alami semut hitam dan jamur antagonis Beauveria bassiana ( BVR) dengan cara disemprotkan, semprot dengan PESTONA.

g. Penyakit Busuk Buah (Phytopthora palmivora), gejala serangan dari ujung buah atau pangkal buah nampak kecoklatan pada buah yang telah besar dan buah kecil akan langsung mati. Pengendalian : membuang buah terserang dan dibakar, pemangkasan teratur, semprot dengan Natural GLIO. h. Jamur Upas ( Upasia salmonicolor ), menyerang batang dan cabang. Pengendalian : kerok dan olesi batang atau cabang terserang dengan Natural GLIO+HORMONIK, pemangkasan teratur, serangan berlanjut dipotong lalu dibakar. Catatan : Jika pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat dipergunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO 810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki.

6. Pemangkasan - Pemangkasan ditujukan pada pembentukan cabang yang seimbang dan pertumbuhan vegetatif yang baik. Pohon pelindung juga dilakukan pemangkasan agar percabangan dan daunnya tumbuh tinggi dan baik. Pemangkasan ada beberapa macam yaitu : - Pangkas Bentuk, dilakukan umur 1 tahun setelah muncul cabang primer (jorquet) atau sampai umur 2 tahun dengan meninggalkan 3 cabang primer yang baik dan letaknya simetris. - Pangkas Pemeliharaan, bertujuan mengurangi pertumbuhan vegetatif yang berlebihan dengan cara menghilangkan tunas air (wiwilan) pada batang pokok atau cabangnya. - Pangkas Produksi, bertujuan agar sinar dapat masuk tetapi tidak secara langsung sehingga bunga dapat terbentuk. Pangkas ini tergantung keadaan dan musim, sehingga ada pangkas berat pada musim hujan dan pangkas ringan pada musim kemarau. Pangkas Restorasi, memotong bagian tanaman yang rusak dan memelihara tunas air atau dapat dilakukan dengan side budding. 7. Panen Saat petik persiapkan rorak-rorak dan koordinasi pemetikan. Pemetikan dilakukan terhadap buah yang masak tetapi jangan terlalu masak. Potong tangkai buah dengan menyisakan 1/3 bagian tangkai buah. Pemetikan sampai pangkal buah akan merusak bantalan bunga sehingga pembentukan bunga terganggu dan jika hal ini dilakukan terus menerus, maka produksi buah akan menurun. Buah yang dipetik umur 5,5 - 6 bulan dari berbunga, warna kuning atau merah. Buah yang telah dipetik dimasukkan dalam karung dan dikumpulkan dekat rorak. Pemetikan dilakukan pada pagi hari dan pemecahan siang hari. Pemecahan buah dengan memukulkan pada batu hingga pecah. Kemudian biji dikeluarkan dan dimasukkan dalam karung, sedang kulit dimasukkan dalam rorak yang tersedia. 8. Pengolahan Hasil Fermentasi, tahap awal pengolahan biji kakao. Bertujuan mempermudah menghilangkan pulp, menghilangkan daya tumbuh biji, merubah warna biji dan mendapatkan aroma dan cita rasa yang enak. Pengeringan, biji kakao yang telah difermentasi dikeringkan agar tidak terserang jamur dengan

sinar matahari langsung (7-9 hari) atau dengan kompor pemanas suhu 60-700C (60-100 jam). Kadar air yang baik kurang dari 6 %. Sortasi, untuk mendapatkan ukuran tertentu dari biji kakao sesuai permintaan. Syarat mutu biji kakao adalah tidak terfermentasi maksimal 3 %, kadar air maksimal 7%, serangan hama penyakit maksimal 3 % dan bebas kotoran.

Brownies Kukus Bahan : - 4 butir telur - 150 gr gula pasir - 100 gr tepung terigu - 40 gr coklat bubuk - 90 ml susu kental manis c0klat - 150 ml minyak goreng - 1 sdt baking powder - 1 /2 sdt garam - 1/2 sdt vanili bubuk - mesis secukupnya ( lk 2 genggam )

Cara Membuat : - Campur terigu, cokalt bubuk, baking powder, ayak dan sisihkan

- Kocok telur, gula hingga gula larut ( smp kental lk 10 menit ) - Masukkan ke dalam kocokan telur dan gula secara bertahap , susu kental manis, minyak goreng, vanili, aduk rata - Masukkan bahan-bahan kering, aduk rata. - Tuang ke dalam loyang sebagian , kukus 10 menit ( loyang bronis panjang 20 cm lebar 8 cm) - Taburi mesis, tuang sisa adonan - Kukus lk 20 menit.

Brownies Karamel BAHAN : 150 gram margarin 2 butir telur 125 gram madu 4 sendok makan air 125 gram gula palem 200 gram tepung terigu 1/2 sendok teh baking powder 125 gram cokelat masak, dicairkan

TOPING I: 30 gram mentega 2 sendok makan sirup vanili 400 ml susu cair TOPING II: 100 gram cokelat masak, dicairkan 25 gram margarin cair CARA MEMBUAT : 1. Kocok margarin, gula palem, dan telur. Setelah lembut, masukkan madu, air, cokelat masak. Sisihkan. Ayak tepung dan baking. 2. Masukkan ke dalam adonan bersama cokelat masak. Aduk lalu tuang ke cetakan. Oven hingga matang. 3. Masak campuran bahan toping I sambil diaduk hingga kecokelatan dan membentuk karamel (kurang lebih 30 menit) lalu siram ke atas kue. 4. Campur margarin cair dan cokelat masak cair (bahan toping II). Siram di atas toping I. Gunakan tusuk gigi untuk membentuk marmer. Dinginkan lalu potong-potong. Untuk 20 potong Brownies Rhum Raisin BAHAN : 150 gram cokelat masak, dicairkan 125 gram margarin, dicairkan 50 ml susu cair 2 sendok makan rhum 50 gram gula pasir 3 butir telur 100 gram tepung terigu 1 sendok teh baking powder 100 gram raisin (kismis)

BAHAN JARING: 100 gram tepung terigu 50 gram mentega 1/2 sendok teh garam 1 kuning telur untuk mengoles CARA MEMBUAT : 1. Campur mentega cair, cokelat cair, dan susu lalu tambahkan rhum, sisihkan. 2. Kocok gula dan telur sampai putih. Masukkan campuran tepung dan baking powder. Aduk. Tuangkan campuran margarin dan raisin. 3. Tuang ke dalam cetakan yang telah diolesi margarin dan dialasi kertas. Oven setengah matang. 4. Sementara itu aduk bahan jaring lalu giling tipis. Garis-garis dengan pisau berselang-seling hingga ketika ditarik, berupa lembaran jaring. 5. Keluarkan kue dari oven, tutup dengan jaring. Olesi kuning telur lalu oven kembali sampai matang. Untuk 20 potong

Brownies Selai Kacang BAHAN: 125 gram margarin 70 gram gula pasir 2 butir telur 150 gram tepung terigu 1/2 sendok teh baking powder 100 gram selai kacang 1 sendok makan cokelat bubuk 50 ml susu cair

gula halus untuk taburan CARA MEMBUAT : 1. Kocok margarin bersama gula pasir hingga lembut lalu masukkan telur satu per satu sambil terus dikocok. 2. Dalam wadah lain, aduk susu dan cokelat bubuk. Masukkan ke kocokkan telur. Aduk rata. Tuangkan tepung terigu yang sudah diayak bersama baking powder. Setelah rata, masukkan selai. Aduk lalu tuang ke dalam cetakan yang telah dialasi kertas dan diolesi margarin. Oven sampai matang. 3. Potong kue lalu ayakkan gula halus. Untuk 20 potong

Kandungan Buah Cokelat: • • • • • •

Asam Stearat (35%) dan Asam Palmitat (25%). Asam Oleat (35%) dan Asam Linoleat (3%). Gula (Sukrosa). Theobromine. Phenyletylamine Katekin. Teobromida atau dimethylxanthine Biji buah cokelat mengandung teobromida atau dimethylxanthine; demikian juga kulit biji, kulit buah, dan daun mudanya. Kedua senyawa tersebut dipercaya mampu merangsang kontraksi otot. Antioksidan fenol Antioksidan fenol yang terkandung dalam cokelat adalah penyebab mengapa orang yang mengonsumsi cokelat bisa berusia lebih panjang. Cokelat mempunyai kemampuan untuk menghambat oksidasi kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, sehingga dapat mencegah risiko penyakit jantung koroner dan kanker. Alkaloid Cokelat mengandung alkaloid-alkaloid seperti teobromin, fenetilamina, dan anandamida, yang memiliki efek fisiologis untuk tubuh. Kandungan-kandungan ini banyak dihubungkan dengan tingkat serotonin dalam otak. Menurut para ilmuwan, cokelat yang dimakan dalam jumlah normal secara teratur dapat menurunkan tekanan darah.

Rasa asli biji cokelat sebenarnya pahit akibat kandungan alkaloid, tetapi setelah melalui rekayasa proses dapat dihasilkan cokelat sebagai makanan yang disukai oleh siapapun.

Lemak Biji cokelat mengandung lemak 31%. Sepertiga lemak yang terdapat dalam cokelat adalah asam oleat yaitu asam lemak tak jenuh. Sebuah studi epidemiologis menyimpulkan asam oleat memiliki efek positif bagi kesehatan jantung. Karbohidrat di dalam cokelat sekitar 14%. Protein 9%. Protein cokelat kaya akan asam amino triptofan, fenilalanin, dan tyrosin. Polifenol Meski mengandung lemak tinggi, namun cokelat relatif tidak mudah menjadi anyir karena kadungan polifenol-nya. yang berfungsi sebagai antioksidan pencegah

• •

Manfaat Coklat untuk Kesehatan Coklat dengan kandungan kakao (biji coklat) lebih dari 70% juga memiliki manfaat untuk kesehatan, karena coklat kaya akan kandungan antioksidan yaitu fenol dan flavonoid. Dengan adanya antioksidan, akan mampu untuk menangkap radikal bebas dalam tubuh. Besarnya kandungan antioksidan ini bahkan 3 kali lebih banyak dari teh hijau, minuman yang selama ini sering dianggap sebagai sumber antioksidan. Dengan adanya antioksidan, membuat coklat menjadi salah satu minuman kesehatan. Fenol, sebagai antioksidan mampu mengurangi kolesterol pada darah sehingga dapat mengurangi risiko terkena serangan jantung juga berguna untuk mencegah timbulnya kanker dalam tubuh, mencegah terjadinya stroke dan darah tinggi. Selain itu kandungan lemak pada coklat kualitas tinggi terbukti bebas kolesterol dan tidak menyumbat pembuluh darah. Coklat juga mengandung beberapa vitamin yang berguna bagi tubuh seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin C, vitamin D, dan vitamin E. Selain itu, coklat juga mengandung zat maupun nutrisi yang penting untuk tubuh seperti zat besi, kalium dan kalsium. Kakao sendiri merupakan sumber magnesium alami tertinggi. Jika seseorang kekurangan magnesium, dapat menyebabkan hipertensi, penyakit jantung, diabetes, sakit persendian dan masalah bulanan wanita yaitu pra menstruasi (PMS). Dengan makan cokelat akan menambah magnesium dalam asupan gizi harian yang menyebabkan meningkatnya kadar progesteron pada wanita. Hal ini mengurangi efek negatif dari PMS. Khasiat coklat untuk kesehatan adalah sebagai antioksidan, antioksidan dalam coklat (bisa juga aneka kue coklat) diperoleh dari biji kakao yang mengandung antioksidan flavonoid yang berguna untuk menahan radikal bebas. Namun, khasiat antioksidan ini sangat tergantung dari kadar kakao dalam coklat yang anda konsumsi, semakin besar kadar kakaonya, maka semakin besar manfaat antioksidan dalam sebatang coklat. Untuk melihat kadar antioksidan dalam coklat dapat dilihat pada komposisi di luar kemasan coklat tersebut atau dapat pula dari warna coklat itu sendiri, semakin gelap suatu coklat, semakin besar kadar kakao yang terkandung

di dalamnya. Khasiat antioksidan yang terkandung dalam flavonoid dalam biji kakao sebanding dengan 6 apel atau 4,5 cangkir teh. C.KERANGKA PIKIR PENELITI

D. HIPOTESIS

Biji buah cokelat mengandung teobromida atau dimethylxanthine; demikian juga kulit biji, kulit buah, dan daun mudanya. Kedua senyawa tersebut dipercaya mampu merangsang kontraksi otot. Cokelat mengandung alkaloid-alkaloid seperti teobromin, fenetilamina, dan anandamida, yang memiliki efek fisiologis untuk tubuh. Kandungan-kandungan ini banyak dihubungkan dengan tingkat serotonin dalam otak. Menurut para ilmuwan, cokelat yang dimakan dalam jumlah normal secara teratur dapat menurunkan tekanan darah. Rasa asli biji cokelat sebenarnya pahit akibat kandungan alkaloid, tetapi setelah melalui rekayasa proses dapat dihasilkan cokelat sebagai makanan yang disukai oleh siapapun. • • • • • • Cokelat dipercaya dapat mengurangi proses penuaan, kerusakan sel tubuh, menghambat kerusakan gigi, membantu tubuh untuk beristirahat dan mengurangi gejala susah tidur karena mengandung zat kimia Polyphenol yang berfungsi sebgai antioksidan. Cokelat dapat mengurangi resiko penyakit jantung koroner karena mengandung zat kimia Asam Oleat. Cokelat bermanfaat untuk membuat tubuh bersemangat karena chocolate dapat mensuplai kalsium dan magnesium dalam tubuh. Cokelat dapat meningkatkan fungsi otak dan memperlambat penurunan fungsi otak pada usia lanjut karena mengandung senyawa flavanol. Cokelat dapat mengeliminasi halitosis atau bau mulut dan anti karies karena mengandung zat Katekin.

Khasiat coklat bagi kesehatan begitu dirasakan karena coklat kaya akan kandungan senyawa kimia seperti Asam Oleat, Polyphenol, Phenyletylamine, Katekin, Flavanol. Semua senyawa ini mempunyai dampak dalam memperbaiki sistem metabolisme tubuh baik itu sebagai katalisator maupun penghambat kerja enzim. coklat selain dapat dibuat minuman, dapat juga digunakan sebagai bahan makanan seperti manisan coklat, atau gula-gula coklat dan aneka kue coklat. Pengolahan lebih lanjut biji coklat dapat menghasilkan minyak coklat dan mentega coklat. Dalam penyajian makanan, coklat selain sebagai bahan dasar, dapat juga digunakan sebagai penghias makanan bergizi. Hiasan tersebut dapat berupa kombinasi warna, aroma, maupun bentuk. Partisipasinya sebagai penghias makanan bergizi tidak dapat dipungkiri lagi.

BAB III METODOLOGI A. Pemilihan Subyek  Lokasi Penelitian Penelitian dilakukan di Kuningan Desa Campurjo kec. Wonomulyo di jalan Hati Suci  Populasi Remaja di Desa Campurjo  Sampel Pada penelitian ini kami memilih remaja-remaja Kuningan A. Desain dan Jenis Pendekatan  Desain yang digunakan adalah desain Perifikatif dengan  Jenis Pendekatan yang di gunakan adalah Non-Eksperimen
A. Tekhnik Pengumpulan Data

Tekhnik Pengumpulan data yang digunakan adalah Tekhnik wawancara (Interview). Yakni Wawancara bebas (inguided interview).yaitu dimana para interviewer menanyakan serentetan pertanyaan tersebut kepada koresponden untuk memperoleh

informasi-informasi yaitu dengan membuat daftar pertanyaan yang diajukan sebatas pada judul penelitian dan Rumusan masalah tentang Cokelat yang memiliki banyak Khasiat sehingga dapat Awet Muda.

BAB IV PELAKSANAAN PENELITIAN A. Validasi Instrumen
1. Apakah anda suka mengkonsumsi cokelat, alasan anda ? 2. Bagaimana cara anda memanfaatkan cokelat ?

3. Apakah Cokelat yang anda konsumsi berdampak bagi kesehatan anda?
4. Apakan anda setuju dengan pendapat yang mengatakan bahwa cokelat dapat

menimbulkan kegemukan dan jerawat ? A. Pengumpulan dan Penyajian data Hasil Wawancara mengenai Cokelat  Responden : Ulfa, 16 tahun Kuningan,30 April 2010 16.07 WITA By : Ananta Fadilah
1. Apakah anda suka mengkonsumsi cokelat, apa alasan anda? ➢ saya menyukai cokelat karena selain manis, cokelat juga mengenyangkan. Saya

suka mengkonsumsi cokelat baik dalam bentuk maupun rasa.
1. Bagaimana cara anda memanfaatkan Cokelat ?

➢ Saya paling sering menggunakan cokelat sebagai bahan makanan (kue), kadang saya juga menjadikannya sebagai minuman.
1. Apakah cokelat yang anda konsumsi berdampak bagi kesehatan anda ?

➢ Pada saat stress saya mengkonsumsi cokelat karena setelah mengkonsumsinya saya merasa lebih tenang. Jadi, cokelat sangat berdampak positif bagi kesehatan saya terutama pada mood (perasaan).
1. Apakah anda setuju dengan pendapat yang mengatakan bahwa cokelat dapat

menimbulkan kegemukan dan jerawat ?
➢ Tidak, karena sampai saat ini saya tidak mengalami hal tersebut baik itu

kegemukan ataupun jerawat. Akan tetapi bila mengkonsumsinya berlebihan mungkin bisa menyebabkan kegemukan.Setahu saya demikian.  Responden : Fhia, 17 tahun Kuningan, 30 April 2010 09.09 WITA By : Dian Asriny
1. Apakah anda suka mengkonsumsi cokelat, alasan anda ? ➢ Ya, saya senang mengkonsumsi cokelat, selain rasanya manis coklat mempuyai

banyak pengaruh terhadap perasaan saya.
1. Bagaimana cara anda mengkonsumsi cokelat ?

➢ Saya sering menjadikan cokelat sebagai cemilan.
1. Apakah cokelat yang anda konsumsi berdampak bagi kesehatan anda ? ➢ Setelah mengkonsumsi coklat sampai saat ini saya tidak merasakan adanya

dampak negatif bagi kesehatan saya,bahkan cokelat dapat membuat saya merasa

lebih semangat dan lebih tenang. Saya merasa coklat tidak membuat kesehatan saya terganggu setelah mengkonsumsiya.
1. Apakah anda setuju dengan pendapat yang mengatakan bahwa cokelat dapat

menimbulkan kegemukan dan jerawat ?
➢ Setuju, Karena jenis cokelat yang sering saya dan teman-teman saya konsumsi

banyak mengandung gula. sehingga Cokelat dapat menyebabkan kegemukan apabila dikonsumsi secara berlebihan.. Tetapi, saya kurang setuju apabila cokelat adalah penyebab timbulnya jerawat.karena cokelat bukan penyebab timbulnya jerawat melainkan bakteri.  Responden : Anthy, 13 Tahun Kuningan, 30 April 2010 14.05 WITA By : Asriana.AR
1. Apakah anda suka mengkonsumsi cokelat, apa alasan anda? ➢ Ya. Saya suka mengkonsumsi coklat. Karena cokelat memiliki rasa manis yang

unik, cokelat juga memiliki beragam bentuk seperti, wafer,susu,ice crim dll. Dengan begitu saya tidak pernah merasa bosan untuk mengkonsumsi cokelat.
1. Bagaimana cara anda mengkonsumsi cokelat ?

➢ Selain sebagai cemilan, saya juga memanfaatkannya sebagai bahan campuran kue.
1. Apakah Cokelat yang anda konsumsi berdampak bagi kesehatan anda ? ➢ Sejauh ini saya belum merasakan dampak yang spesifik. Dalam hal dampak yang

negative saya belum pernah merasakannya hanya saja lebih berpengaruh ke perasaan (mood) saya .

1. Apakah anda setuju dengan pendapat yang mengatakan bahwa cokelat dapat

menimbulkan kegemukan dan jerawat ? ➢ Tidak, karena sepengetahuan saya, cokelat tidak menimbulkan kegemukan dan jerawat dan buktinya selama ini saya tidak mengalami kegemukan dan jerawat.  Responden : Maharani, 18 Tahun Kuningan, 30 April 2010 16.05 WITA By : Surianti
1. Apakah anda suka mengkonsumsi cokelat, apa alasan anda? ➢ Ya. Karena rasanya yang enak,sehingga sejak kecil cokelat merupakan salah satu

makanan(cemilan) favorite saya.
1. Bagaimana cara anda mengkonsumsi cokelat ?

➢ Saya sering menggunakan cokelat sebagai cemilan. Apalagi saat cuaca dingin saya mengkonsumsinya sebagai minuman (cokelat panas) dan sebagai bahan capuran kue.
1. Apakah Cokelat yang anda konsumsi berdampak bagi kesehatan anda ? ➢ Selama saya mengkonsumsi cokelat, saya tidak merasakan dampak yang berasal

dari cokelat..
1. Apakah anda setuju dengan pendapat yang mengatakan bahwa cokelat dapat

menimbulkan kegemukan dan jerawat ? ➢ Tidak, karena sejak kecil saya mengkonsumsi cokelat saya tidak merasa kegemukan dan jerawatan akibat mengkonsumsinya.

 Responden : Fhira, 16 Tahun

Kuningan, 30 April 2010 12.56 WITA By : Syam Nurafni
1. Apakah anda suka mengkonsumsi cokelat, apa alasan anda? ➢ Ya. Karena menurut saya dengan mengkonsumsi cokelat saya merasa hidup

serasa disurga jikalau saya mengkonsumsi cokelat. Rasanya yang manis menyebabkan saya ketagihan dan ingin mengkonsumsinya terus menerus.
1. Bagaimana cara anda mengkonsumsi cokelat ? ➢ Saya sering menggunakan cokelat sebagai cemilan, masker, lulur, dan minuman.. 1. Apakah Cokelat yang anda konsumsi berdampak bagi kesehatan anda ?

➢ Tidak, karena selama saya mengkonsumsinya saya tidak merasakan dampak apapun yang ditimbulkan setelah saya mengkonsumsi cokelat.
1. Apakah anda setuju dengan pendapat yang mengatakan bahwa cokelat dapat

menimbulkan kegemukan dan jerawat ?
➢ Tidak,menurut saya cokelat bukan salah satu penyebab jerawat.tetapi, cokelat

dapat menyebabkan kegemukan karena cokelat banyak mengandung lemak.

A. Analisis Data

➢ Pertanyaan 1 menyatakan alasan menyukai coklat
➢ Responden 1 mangatakan meyukai saya menyukai cokelat karena selain manis,

cokelat juga mengenyangkan. Saya suka mengkonsumsi cokelat baik dalam bentuk maupun rasa. Responden 2 mengatakan menyukai saya senang mengkonsumsi cokelat, selain rasanya manis coklat mempuyai banyak pengaruh terhadap perasaan saya. Responden 3 Saya suka mengkonsumsi coklat. Karena cokelat memiliki rasa manis yang unik, cokelat juga memiliki beragam bentuk seperti, wafer,susu,ice crim dll. Dengan begitu saya tidak pernah merasa bosan untuk mengkonsumsi cokelat. Responden 4 mengatakan Karena rasanya yang enak,sehingga sejak kecil cokelat merupakan salah satu makanan(cemilan) favorite saya. Responden 5 mengatakan Karena menurut saya dengan mengkonsumsi cokelat saya merasa hidup serasa disurga jikalau saya mengkonsumsi cokelat. Rasanya yang manis menyebabkan saya ketagihan dan ingin mengkonsumsinya terus menerus.
➢ Pertanyaan 2 menyatakan bagaimana cara mengkonsumsi cokelat…..? ➢ Responden 1 menyatakan mengkonsumsi coklat sebagai cemilan, minuman, dan

bahan campuran makanan (kue). Responden 2 mengatakan Saya paling sering menggunakan cokelat sebagai bahan makanan (kue), kadang saya juga menjadikannya sebagai minuman. Responden 3 mengatakan Saya paling sering menggunakan cokelat sebagai bahan makanan (kue), kadang saya juga menjadikannya sebagai minuman. Responden 4 mengatakan Saya paling sering menggunakan cokelat sebagai bahan makanan (kue), kadang saya juga menjadikannya sebagai minuman. Responden 5 mengatakan Saya sering menggunakan cokelat sebagai cemilan. Apalagi saat cuaca dingin saya

mengkonsumsinya sebagai minuman (cokelat panas) dan sebagai bahan capuran kue. 3) Pertanyaan 3 apakah coklat yang dikonsumsi berdampak pada kesehatan…..?
➢ Responden 1 mengatakan Pada saat stress saya mengkonsumsi cokelat karena

setelah mengkonsumsinya saya merasa lebih tenang. Jadi, cokelat sangat berdampak positif bagi kesehatan saya terutama pada mood (perasaan). Responden 2 mengatakan Setelah mengkonsumsi coklat sampai saat ini saya tidak merasakan adanya dampak negatif bagi kesehatan saya,bahkan cokelat dapat membuat saya merasa lebih semangat dan lebih tenang. Saya merasa coklat tidak membuat kesehatan saya terganggu setelah mengkonsumsiya. Responden 3 mengatakan. Sejauh ini saya belum merasakan dampak yang spesifik. Dalam hal dampak yang negative saya belum pernah merasakannya hanya saja lebih berpengaruh ke perasaan (mood) saya. Responden 4 Selama saya mengkonsumsi cokelat, saya tidak merasakan dampak yang berasal dari cokelat. Responden 5 mengatakan Tidak, karena selama saya mengkonsumsinya saya tidak merasakan dampak apapun yang ditimbulkan setelah saya mengkonsumsi cokelat.

3) Pertanyaan 4 apakah cokelat dapat menyebabkan kegemukan dan jerawat….?
➢ Responden 1 mengatakan Tidak, karena sampai saat ini saya tidak mengalami hal

tersebut baik itu kegemukan ataupun jerawat. Akan tetapi bila mengkonsumsinya berlebihan mungkin bisa menyebabkan kegemukan.Setahu saya demikian.
➢ .Responden 2 mengatakan Setuju, Karena jenis cokelat yang sering saya dan

teman-teman saya konsumsi banyak mengandung gula. sehingga Cokelat dapat menyebabkan kegemukan apabila dikonsumsi secara berlebihan.. Tetapi, saya

kurang setuju apabila cokelat adalah penyebab timbulnya jerawat.karena cokelat bukan penyebab timbulnya jerawat melainkan bakteri. Responden 3 mengatakan Tidak, karena sepengetahuan saya, cokelat tidak menimbulkan kegemukan dan jerawat dan buktinya selama ini saya tidak mengalami kegemukan dan jerawat. Responden 4 mengatakan Tidak, karena sejak kecil saya mengkonsumsi cokelat saya tidak merasa kegemukan dan jerawatan akibat mengkonsumsinya. Responden 5 mengatakan Tidak,menurut saya cokelat bukan salah satu penyebab jerawat.tetapi, cokelat dapat menyebabkan kegemukan karena cokelat banyak mengandung lemak. A. Hasil Analisis Data Dari hasil analisis data sebagian besar masyarakat suka mengomsumsi coklat dengan alasan rasanya yang unik/manis dan bentuknya yang beragam dandapat dipadukan dengan rasa yang berbeda.Sehinnga cara mengomsumsinya berbeda ,ada yang menjadikanya sebagai cemilan , minuman, dan bahan campuran makanan(kue). Sebagian besar konsumen mengatakan bahwa dengan mengomsumsi coklat dapat memperbaiki moood atau membuet perasaanya lebih tenang,menghilangkan stres ,menhangatkan tubuh ,menambah energi sehinnga lebih bersemangat Coklat tidak dapat menimbulkan kegemukan dan jerawat akan tetapi jika mengomsumsinya secara berlebihan karena coklat banyak mengandung gula dan menimbulkan kegemukan sedangkan jerawat di sebabkan oleh bakteri bukan karena coklat. KANDUNGAN Menurut kepercayaan suku Maya, coklat adalah makanan para dewa. Rasa asli biji coklat sebenarnya pahit akibat kandungan alkaloid, tetapi setelah melalui rekayasa proses dapat dihasilkan coklat sebagai makanan yang disukai oleh siapapun. Biji coklat mengandung lemak 31%, karbohidrat 14% dan protein 9%. Protein coklat kaya akan asam amino triptofan, fenilalanin, dan tyrosin. Meski coklat mengandung lemak tinggi namun relatif tidak mudah

tengik karena coklat juga mengandung polifenol (6%) yang berfungsi sebagai antioksidan pencegah ketengikan. Di Amerika Serikat konsumsi coklat hanya memberikan kontribusi 1% terhadap intake lemak total sebagaimana dinyatakan oleh National Food Consumption Survey (1987-1998). Jumlah ini relatif sedikit khususnya bila dibandingkan dengan kontribusi daging (30%), serealia (22%), dan susu (20%). Lemak pada coklat, sering disebut cocoa butter, sebagian besar tersusun dari lemak jenuh (60%) khususnya stearat. Tetapi lemak coklat adalah lemak nabati yang sama sekali tidak mengandung kolesterol. Kandungan gizi coklat bisa dilihat pada tabel. KANDUNGAN GIZI COKLAT PER 100 GRAM Zat Gizi Energi (Kal) Protein (g) Lemak (g) Kalsium (mg) Fosfor (mg) Vit A (SI) Coklat Susu 381 9 35,9 200 200 30 Coklat Pahit 504 5,5 52,9 98 446 60

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian Dari hasil Analisis data maka didapatkan bahwa Cokelat memiliki kandungan dan Manfaat bagi Masyarakat. Kandungan Buah Cokelat: • • • • • •

Asam Stearat (35%) dan Asam Palmitat (25%). Asam Oleat (35%) dan Asam Linoleat (3%). Gula (Sukrosa). Theobromine. Phenyletylamine Katekin. Teobromida atau dimethylxanthine Biji buah cokelat mengandung teobromida atau dimethylxanthine; demikian juga kulit biji, kulit buah, dan daun mudanya. Kedua senyawa tersebut dipercaya mampu merangsang kontraksi otot.

Antioksidan fenol Antioksidan fenol yang terkandung dalam cokelat adalah penyebab mengapa orang yang mengonsumsi cokelat bisa berusia lebih panjang. Cokelat mempunyai kemampuan untuk menghambat oksidasi kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, sehingga dapat mencegah risiko penyakit jantung koroner dan kanker.

Alkaloid Cokelat mengandung alkaloid-alkaloid seperti teobromin, fenetilamina, dan anandamida, yang memiliki efek fisiologis untuk tubuh. Kandungan-kandungan ini banyak

dihubungkan dengan tingkat serotonin dalam otak. Menurut para ilmuwan, cokelat yang dimakan dalam jumlah normal secara teratur dapat menurunkan tekanan darah. Rasa asli biji cokelat sebenarnya pahit akibat kandungan alkaloid, tetapi setelah melalui rekayasa proses dapat dihasilkan cokelat sebagai makanan yang disukai oleh siapapun.

Lemak Biji cokelat mengandung lemak 31%. Sepertiga lemak yang terdapat dalam cokelat adalah asam oleat yaitu asam lemak tak jenuh. Sebuah studi epidemiologis menyimpulkan asam oleat memiliki efek positif bagi kesehatan jantung.

• •

Karbohidrat di dalam cokelat sekitar 14%. Protein 9%. Protein cokelat kaya akan asam amino triptofan, fenilalanin, dan tyrosin. Polifenol Meski mengandung lemak tinggi, namun cokelat relatif tidak mudah menjadi anyir karena kadungan polifenol-nya. yang berfungsi sebagai antioksidan pencegah

Jenis Cokelat

Dark Chocolate Dark Chocolate memiliki kandungan biji coklat (kakao) yang paling tinggi yaitu paling sedikit 70% mengandung kakao. Dark chocolate memiliki kandungan kakao atau biji cokelat terbanyak, tanpa banyak gula dan tanpa lemak jenuh atau minyak sayur terhidrogenasi (HVO).

White Chocolate Sedangkan white chocolate hanya memiliki 33% kandungan coklat atau kakao, sisanya adalah gula, susu dan vanila. Kandungan gula inilah yang dapat memberikan efek negatif, seperti kerusakan gigi dan penyakit diabetes.

Milk Chocolate atau Coklat Susu Milk chocolate atau coklat susu merupakan campuran kakao dengan susu dan ditambah gula. Coklat jenis ini juga sangat digemari karena rasanya yang nikmat.

COKLAT SEBAGAI BAHAN OLAHAN BERGIZI

Bubuk coklat dan produk-produk makanan olahan dari coklat yang lain sebenarnya terbuat dari biji buah tanaman yang berasal dari Trinidad (Amerika Selatan). Di tanah air, pohon tersebut dikenal dengan nama pohon coklat, yang bernama latin Theobroma cacao. Pohon coklat tumbuh di daerah tropis, pada ketinggian 10 hingga 500 meter di atas permukaan laut. Di Indonesia, pohon coklat banyak terdapat di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sumatra Utara. Pohon coklat umumnya dapat mencapai tinggi 5 – 6 meter, dapat berbunga dan berbuah sepanjang tahun sejak umur 4 -5 tahun. Batangnya merupakan tumbuhan berkambium yang dapat berdiri kokoh berkat adanya akar tunggang yang tumbuh kuat. Daun yang tua berwarna hijau, sedang yang muda berwarna hijau kemerahan. Bunganya berwarna putih, sedangkan buahnya berwarna

ungu atau kuning. Bentuk dan ukuran buah berbeda, tergantung jenis tanaman coklatnya, yang umumnya biasa tumbuh bergelantungan di pohon dan mempunyai panjang antara 15–20cm.

Setiap buah coklat terdiri atas kulit buah, biji coklat dan pembungkus biji coklat (sekam buah). Kulit buah biasanya dibuang, tetapi kadang-kadang digunakan sebagai makanan ternak setelah diproses lebih dulu. Sekam buah (pembungkus biji) pada umumnya langsung dibuang atau untuk pupuk, sedangkan biji buahnya diambil dan diolah agar dapat dikonsumsi manusia. Pengolahan coklat di perkebunan biasanya hanya sampai pada tahap pengeringan biji coklat. Untuk memperoleh biji coklat yang kering, buah mengalami beberapa proses pengolahan khusus yaitu pengupasan buah, fermentasi, pencucian, pengeringan dan sortasi. Selanjutnya sebelum dibuat bubuk coklat dan produk olahan lainnya, dilakukan penggarangan biji coklat (disangrai). Tahap fermentasi dan penggarangan, pada pengolahan di atas, merupakan tahap pengolahan yang penting, sebab tahap tersebut sangat mempengaruhi sifat organoleptik dan komposisi kimia produk akhir. Rasa dan aroma khas coklat sebagian besar terbentuk setelah dan selama proses fermentasi yang disempurnakan oleh proses penyangraian (penggarangan). Rasa coklat dipengaruhi oleh kandungan senyawa-senyawa alkaloid. Theobromin dan kafein

menyebabkan rasa pahit dan rasa kecanduan, sedangkan tanin mengandung rasa yang tajam (astringency). Selama fermentasi kandungan theobromin dan kafein menurun, sehingga rasa pahit coklat berkurang. Demikian pula rasanya yang tajam (astringency) juga menurun akibat zat tanin sudah banyak berkurang akibat teroksidasi. Hal inilah yang menyebabkan sebagian besar harga coklat ditentukan oleh kandungan tanin yang

belum teroksidasi. Aroma khas coklat terbentuk dari bahan-bahan hasil pemisahan senyawa-senyawa semacam glukosida. Glukosida tersebut diuraikan oleh suatu enzim menjadi komponen-komponen penyusunnya, seperti gula, dan senyawa alkohol serta aldehid. Senyawa aldehid inilah yang menimbulkan aroma coklat karakteristik. Penyangraian biji coklat.Penggarangan atau penyangraian juga merupakan tahap yang penting sebab tahap ini berfungsi menyempurnakan aroma dan rasa coklat selama proses. Panas dari penyangraian menyebabkan zat-zat yang terbentuk selama fermentasi (mempunyai rantai panjang) berubah menjadi molekul rantai pendek dan bersifat mudah menguap. Zat-zat tersebut (aldehid, asam amino bebas, gula dan sebagainya) menguap pelan-pelan dan menimbulkan bau aroma khas yang dapat ditangkap oleh indra penciuman. Rasa coklat semakin baik dengan bertambahnya kekerasan biji dan komposisi gula, asam serta alkaloid yang tepat. Dengan pemanasan dalam penyangraian, warna coklat lebih baik dan tidak berubah lagi sehingga lebih sedap bila dilihat. Biji-biji yang telah disangrai, sebelum dikonsumsi, biasanya diolah lebih lanjut sesuai dengan tujuan penggunaan coklat. Pengolahan tersebut biasanya berupa penghancuran sehingga diperoleh bubuk coklat, lalu diikuti dengan pencampuran berbagai bahan tambahan lain, seperti gula, susu, dan sebagainya (tergantung selera yang memasak). Bubuk coklat dapat dibuat minuman seperti lazimnya orang membuat kopi atau teh. Minuman dari coklat tergolong dalam minuman yang tidak beralkohol (non alkoholic beverages). Dari coklat selain dapat dibuat minuman, dapat juga digunakan sebagai bahan makanan seperti manisan coklat, atau gula-gula coklat dan aneka kue coklat. Pengolahan lebih lanjut biji coklat dapat menghasilkan minyak coklat dan mentega coklat. Dalam penyajian makanan, coklat selain sebagai bahan dasar, dapat juga digunakan sebagai

penghias makanan bergizi. Hiasan tersebut dapat berupa kombinasi warna, aroma, maupun bentuk. Partisipasinya sebagai penghias makanan bergizi tidak dapat dipungkiri lagi.

Khasiat coklat untuk kesehatan: • Cokelat bisa mengurangi tekanan darah tinggi. Flovanoids di dalam cokelat

(procyanids) membantu menyeimbangkan tekanan darah dan mengurangi pembekuan darah • Cokelat bisa meningkatkan aliran darah ke otak. Seorang profesor dari University of Nottingham menemukan bahwa minuman coklat kaya akan flavanol yang bisa meningkatkan aliran darah ke otak selama 2 atau 3 jam. Flavanol juga bisa meningkatkan fungsi otak untuk membantu gangguan tidur dan kelelahan • Cokelat bisa memperbaiki mood. Kafein dan bahan kimia lainnya yang terkandung dalam cokelat bisa memperbaiki mood dan meredakan PMS (Pre Menstrual Syndrome).Selain itu, coklat mampu mensuplai kalsium dan magnesium untuk tubuh. Oleh karena itu coklat bermanfaat untuk membuat anda bersemangat kembali. Cokelat yang kita konsumsi sekarang ini terdiri dari bahan-bahan yang dicampurkan dengan cokelat murni. Makanya, dengan berbagai rasa, dapat menenangkan suasana hati.

Biasanya hanya sugesti diri sendiri. Dengan kata lain, karena cokelat dilumat dengan perlahan, orang yang mengkonsumsi pun akan merasa nyaman sendiri. Kandungan phenylethylamine (PEA), • • • Cokelat bisa menyembuhkan kerusakan sel Cokelat bisa meningkatkan level gula darah Cokelat bisa mengurangi risiko serangan jantung. Peneliti dari John Hopkins University School Of Medicine mengatakan beberapa potong cokelat setiap hari bisa mengurangi resiko kematian akibat serangan jantung • • Cokelat bisa membantu mengatasi chronic fatigue syndrome Cokelat bisa meningkatkan HDL cholesterol dan merendahkan LDL (bad cholesterol) • • Cokelat bisa memperbaiki proses gula darah dan mengurangi resiko diabetes Cokelat bisa meredakan batuk. Sebuah studi di Inggris menemukan bahwa theobromine, komponen dari cokelat bisa jadi lebih efektif meredakan batuk ketimbang obat standar. • Cokelat dapat menangkal radikal bebas Karena adanya kandungan antioksidan di dalamya. • Cokelat dapat membantu tubuh beristirahat atau mengurangi susah tidur Khasiat ini terkandung dalam protein yang terkandung dalam biji kakao, protein yang kaya akan asam amino triptofan, fenilalanin dan tyrosin. • • Cokelat ternyata berkhasiat membuat umur seseorang menjadi lebih panjang. Mencegah risiko penyakit jantung koroner dan kanker.

• • • • •

Mencegah penuaan dini yang bisa terjadi karena polusi ataupun radiasi. Cokelat dapat mengobati penyakit stroke. Cokelat mampu mengurangi kolesterol Cokelat mampu Meringankan diare Cokelat dapat menurunkan tekanan darah dan menurunkan resistensi insulin. Menurut penelitian yang dilakukan di Italia dengan membandingkan 15 orang sehat yang diberikan cokelat yang mengandung flavanols dan coklat yang tidak mengandung flavanols untuk kemudian diamati selama 15 hari, ditemukan bahwa resistensi insulin (faktor resiko kencing manis) pada kelompok yang mengkonsumsi cokelat yang ber-flavanols, sangat jauh menurun. Tekanan darah sistolik juga menurun pada kelompok ini.

Cokelat dapat memperbaiki sirkulari darah arteri `Menurut para ahli orang sehat yang mengkonsumsi cokelat tinggi flavanols mempunya sirkulasi arteri yang bagus, kemampuan pembuluh darahnya untuk berelaksasi sangat tinggi. Tentu saja semua ini sangat berguna bagi kesehatan jantung.

Cokelat Sebagai antioksidan flavonoid (flavanol) adalah zat antioksidan yang juga mengandung procyanidins, epicatechins, dan catechins. Kandungan flavonoid yang tinggi dalam darah

bermekanisme anticarcinogenic sehingga menurunkan resiko penyakit jantung, kanker paru-paru, kanker prostat, asma, dan diabetes tipe 2. • Cokelat Tidak meningkatkan kolesterol jahat Meskipun minyak kokoa (cocoa butter) sama-sama lemak jenuh, namun efeknya netral terhadap level kolesterol darah daripada minyak nabati atau palem. Akibatnya,

level oksidasi kolesterol LDL (jahat) rendah, level antioksidan darah yang tinggi dan level kolesterol HDL (baik) lebih tinggi 4%. Dalam penelitian yang melibatkan subyek manusia, ditemukan bahwa konsumsi lemak cokelat menghasilkan kolesterol total dan kolesterol LDL yang lebih rendah dibandingkan konsumsi mentega ataupun lemak sapi. Jadi meski sama-sama mengandung lemak jenuh tetapi ternyata efek kolesterol yang dihasilkan berbeda. Kandungan stearat yang tinggi pada coklat disinyalir menjadi penyebab mengapa lemak coklat tidak sejahat lemak hewan. Telah sejak lama diketahui bahwa stearat adalah asam lemak netral yang tidak akan memicu kolesterol darah. Mengapa? Stearat ternyata dicerna secara lambat oleh tubuh kita dan juga diabsorpsi lebih sedikit. Coklat mempunyai kemampuan untuk menghambat oksidasi kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, sehingga dapat mencegah risiko penyakit jantung koroner dan kanker, tentunya dengan mengontrol aktivitas fisik yang dilakukan, kebiasaan merokok, dan kebiasaan makan.

Cokelat dapat Mencegah penggumpalan darah. Dalam beberapa hasil dalam pembuluh buatan, cocoa dapat mencegah penggumpalan darah dan menstabilkan pembuluh arteri sehingga memperkecil resiko stroke atau serangan jantung.

Cokelat Meningkatkan aliran darah. Zat procyanidins dalam kokoa mampu memicu produksi nitric oxide (N.O.) sehingga melenturkan pembuluh arteri dan meningkatkan aliran darah yang bermanfaat bagi pengendalian tekanan darah.

Cokelat Sebagai penenang

Kandungan theobromine, tryptophan, phenethylamine, dan kafein dalam coklat bekerja memicu hormon serotonin sehingga menenangkan pikiran dan mental. Titik leleh coklat hampir sama dengan suhu tubuh manusia menyebabkan coklat lumer dengan halus di mulut dan mampu meningkatkan aktifitas otak. Rasa nyaman yang ditimbulkan setelah menikmati coklat bukan hanya perasaan saja, karena coklat mengandung ratusan zat yang memungkinkan terjadinya reaksi kimia di otak. Zat-zat inilah yang merangsang aktifnya serotonin di otak yang selanjutnya akan memicu perasaan nyaman seseorang. Selain itu, zat terbanyak yang terkandung dalam coklat adalah theobromine yang dapat menstimulasi jaringan saraf dan jantung yang membuat kita terjaga dan bersemangat. Efek ini juga bisa diperoleh dari kafein pada kopi atau teh. Manfaat lainnya dari theobromine adalah dapat meredakan batuk.Terkandung pula phenylethylamine yang berfungsi membantu penyerapan dalam otak dan menghasilkan dopamine yang akan menyebabkan perasaan gembira,dan dapat menimbulkan perasaan jatuh cinta.

Cokelat dapat Meringankan batuk. Kandungan zat theobromine dalam coklat lebih efektif daripada codeine (sejenis obat batuk) dalam melegakan dan mencegah tenggorokan kering.

Cokelat dapat Meringankan diare Penelitian menunjukkan bahwa kandungan flavonoids dalam coklat dapat mencegah meningkatnya cairan dalam penyakit diare.

Cokelat dapat memperbaiki mood, meredakan batuk Rasa nyaman yang ditimbulkan setelah menikmati coklat bukan hanya perasaan saja, karena coklat mengandung ratusan zat yang memungkinkan terjadinya reaksi kimia di otak. Zat-zat inilah yang merangsang aktifnya serotonin di otak yang selanjutnya akan memicu perasaan nyaman seseorang. Selain itu, zat terbanyak yang terkandung dalam

coklat adalah theobromine yang dapat menstimulasi jaringan saraf dan jantung yang membuat kita terjaga dan bersemangat. Efek ini juga bisa diperoleh dari kafein pada kopi atau teh. Manfaat lainnya dari theobromine adalah dapat meredakan batuk. Terkandung phenylethylamine yang berfungsi membantu penyerapan dalam otak dan menghasilkan dopamine yang akan menyebabkan perasaan gembira.

BAB V PENUTUP
A. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian kami sebagai peneliti berkesimpulan bahwa:  Cokelat Bukanlah sal;ah satu penyebab timbulnya Kegemukan dan jerawat  Tidak begitu suli untuk menemukan Jajanan Cokelat dalam berbagai bentuk dan rasa didaerah Polewali Mandar  Cokelat memiliki kandungan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan]  Cokelat memiliki harga Ekonomis dan berguna bagi masyarakat

A. Saran  Konsumen dapat memanfaatkan cokelat dengan sebaik-baiknya.  Sebaiknya mengkonsumsi cokelat dalam batas normal agar tidak menimbulkan efek (-) pada kesehatan  Masyarakat dapat memperoleh manfaat penelitian dalam kehidupan sehari-hari

DAFTAR PUSTAKA

http://www.cokelat.net http://www.dapur cokelat.com http://www.podjokcokelat.com http://www.indoforum.org http://www.vibizlife.com http://www.whatzups.com http://www.chem-id-try.org

RIWAYAT HIDUP

Ananta fadilah, Dilahirkan di Kuningan 10 Februari 1994 dari Pasangan Abdul Kadir dan Hj. Hafsah S.Pdi. Anak ke-Empat dari 4 (empat) bersaudara. Memulai pendidikan di TK Asia Wonomulyo pada usia 3 tahun. Pada tahun 1999-2005 melanjutkan pendidikan di SDN 014 Sumberjo. Pada tahun 2005-2008 melanjutkan pendidikan di SMPN 2 Wonomulyo. Dan pada tahun 2008 sampai sekarang dia melanjutkan pendidikannya di SMAN 1 Polewali dan mengambil Program Ilmu Pengetahuan Alam.

Dian Asriny, Dilahirkan di Kuningan 17 Mei 1993 dari Pasangan Muhammad Amin S.Sos dan Hj.Hartinah.Y. Amkep. Anak ke-Empat dari 4 (empat) bersaudara. Memulai pendidikan di TK Asia Wonomulyo pada usia 4 tahun. Pada tahun 1999-2005 melanjutkan pendidikan di SDN 014 Sumberjo. Pada tahun 2005-2008 melanjutkan pendidikan di SMPN 2 Wonomulyo. Dan pada tahun 2008 sampai sekarang dia melanjutkan pendidikannya di SMAN 1 Polewali dan mengambil Program Ilmu Pengetahuan Alam.

Asriana.AR, Dilahirkan di Kuningan,13 Mei 1993 dari Pasangan Alimuddin Rahman dan Saharia S.Sos. Anak Pertama dari 3 (tiga) bersaudara. Memulai pendidikan di TK Asia Wonomulyo pada usia 4 tahun. Pada tahun 1999-2005 melanjutkan pendidikan di SDN 011 Tumpiling. Pada tahun 2005-2008 melanjutkan pendidikan di SMPN 2 Wonomulyo. Dan pada tahun 2008 sampai sekarang dia melanjutkan pendidikannya di SMAN 1 Polewali dan mengambil Program Ilmu Pengetahuan Alam.

Syam Nurafni, Dilahirkan di Tawao, Sabah Malaysia 3 September 1993 dari Pasangan Muh.Taif dan Ni’ma. Anak Pertama dari 3 (tiga) bersaudara. Pada tahun 1999-2005 memulai pendidikan di SDN 015 Tonyaman. Pada tahun 2005-2008 melanjutkan pendidikan di SMPN 5 Pare-Pare. Pada tahun 2009-2010 melanjutkan pendidikannya di SMAN 1 Pare-Pare Dan pada tahun 2010 sampai sekarang dia melanjutkan pendidikannya di SMAN 1 Polewali dan mengambil Program Ilmu Pengetahuan Alam.

Surianti, Dilahirkan di Kaleok,16 februari 1993dari Pasangan Hamruddin dan Limbong. Anak ke-Tujuh dari 8 (delapan) bersaudara. Pada tahun 1999-2005 memulai pendidikan di SDN 047 Kaleok. Pada tahun 2005-2008 melanjutkan pendidikan di SMPN 2 polewali. Dan pada tahun 2008 sampai sekarang dia melanjutkan pendidikannya di SMAN 1 Polewali dan mengambil Program Ilmu Pengetahuan Alam.

Lampiran 1 Data Responden

 Responden 1 Nama Usia Alamat : Ulfa : 16 Tahun : Kuningan

Interviewer : Ananta fadilah  Responden 2 Nama Usia Alamat : Fhia : 17 Tahun : Kuningan

Interviewer : Dian Asriny  Responden 3 Nama Usia Alamat : Anthy : 13 Tahun : Kuningan

Interviewer : Asriana. AR  Responden 4 Nama Usia Alamat : Maharani : 18 Tahun : Kuningan

Interviewer : Surianti

 Responden 5 Nama Usia Alamat : Fhira : 16 Tahun : Kuningan

Interviewer : Syam Nurafni

MACAM-MACAM OLAHAN COKELAT

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->