P. 1
Kelas 2 Sma Geografi Samardi

Kelas 2 Sma Geografi Samardi

|Views: 12,056|Likes:

More info:

Published by: Home Schooling Logos on Jul 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/22/2013

pdf

text

original

Untuk mengetahui kepadatan penduduk di suatu wilayah, Anda tidak
harus pergi ke wilayah tersebut, Anda bisa mencari informasi tentang data
kependudukan di BPS terdekat. Misal Anda ingin mengetahui kepadatan
penduduk Kota Jakarta. Tanpa harus pergi ke Jakarta Anda dapat
mengetahuinya dengan mencari data dari BPS. Maka dapat diketahui bahwa
Jakarta mempunyai kepadatan pen-
duduk yang sangat tinggi. Hasil sensus
penduduk tahun 2000 menunjukkan
kepadatan penduduk di Jakarta
mencapai 12.635 per km2. Kepadatan
penduduk yang sangat tinggi tersebut
sangat berkebalikan dengan kota-kota
yang berada di luar P. Jawa, seperti
Papua yang hanya mempunyai kepa-
datan berkisar 6 jiwa per km2.
Kepadatan penduduk adalah ba-
nyaknya jumlah penduduk per satuan
unit wilayah. Kepadatan penduduk ini menunjukkan jumlah rata-rata
penduduk pada setiap km2 dalam suatu wilayah.

Kepadatan penduduk =

Pengukuran kepadatan penduduk suatu wilayah dapat dibedakan
menjadi empat, yaitu sebagai berikut.
1.Kepadatan penduduk aritmatik ialah kepadatan penduduk per satuan
luas, dihitung dengan rumus sebagai berikut.

Gambar 2.7 Permukiman penduduk yang padat

Sumber: Foto Haryana

53

Geografi SMA / MA Kelas XI

Jumlah penduduk petani (jiwa)
Luas lahan pertanian (km²)

Jumlah penduduk (jiwa)
Luas lahan pertanian (km²)

Jumlah penduduk (jiwa)
Luas wilayah (km²)

Kepadatan penduduk arimatik =

Contoh soal:

Pada tahun 2005 jumlah penduduk di suatu wilayah sebesar 7.584.000
jiwa, sedang luas wilayah tersebut adalah 226.782 km2. Berapakah
kepadatan penduduk aritmatik wilayah tersebut?
Jawab:

2

jiwa/km

7.584.000

33,44

226.782

Jadi kepadatan penduduk aritmatik wilayah tersebut adalah 33,44 jiwa/
km2..

2.Kepadatan fisiologis ialah jumlah penduduk tiap kilometer persegi tanah
pertanian.

Kepadatan penduduk fisiologis =

Contoh soal:

Diketahui jumlah penduduk suatu wilayah pada tahun 2005 sebesar
7.584.000 jiwa dan luas lahan pertaniannya sebesar 154.820 km2.
Berapakah kepadatan fisiologi wilayah tersebut?
Jawab :

2

7.584.000

48,99 jiwa/km

154.820

Jadi kepadatan fisiologis wilayah tersebut adalah 49 jiwa/ km2 (dengan
pembulatan ke atas).

3.Kepadatan penduduk agraris adalah jumlah penduduk petani tiap km2
tanah pertanian.

Kepadatan penduduk agraris =

Geografi SMA / MA Kelas XI

54

Contoh soal:

Suatu wilayah pada tahun 2005 jumlah penduduknya sebesar
7.584.000 jiwa, dari jumlah penduduk tersebut 2.050.000 jiwa adalah
penduduk yang bekerja sebagai petani. Sedangkan luas wilayah
pertaniannya adalah 154.820 km2. Berapakah kepadatan agraris
wilayah tersebut ?
Jawab:

2

2.050.000

13jiwa/km

154.820

Jadi kepadatan agraris wilayah tersebut ialah 13 jiwa/km2.

4.Kepadatan penduduk ekonomi adalah jumlah penduduk pada suatu
wilayah didasarkan atas kemampuan wilayah yang bersangkutan.
Kemampuan wilayah yang dimaksud adalah kapasitas produksi
wilayah tersebut. Pengukuran kapasitas produksi suatu wilayah sulit
ditentukan sehingga pengukuran kepadatan ini jarang digunakan.

Perhitungan kepadatan penduduk secara aritmatik, fisiologis, agraris,
dan ekonomi, seperti yang telah kita pelajari menunjukkan bahwa kepadatan
penduduk bisa dilihat dari beberapa aspek. Berdasarkan aspek-aspek tersebut
dapat kita tentukan faktor-faktor yang memengaruhi kepadatan penduduk.
Kepadatan penduduk suatu wilayah ditentukan oleh beberapa faktor yaitu
sebagai berikut.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->