P. 1
Kelas 1 Sma Ekonomi Supriyanto

Kelas 1 Sma Ekonomi Supriyanto

5.0

|Views: 23,544|Likes:

More info:

Published by: Home Schooling Logos on Jul 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/04/2015

pdf

text

original

Berdasarkan arus kegiatan ekonomi negara, penghitungan pendapatan
nasional dapat dilakukan dengan tiga (3) metode pendekatan, antara lain:

1. Metode Pendekatan Pendapatan

Dalam metode ini cara yang dilakukan adalah dengan menjumlahkan
seluruh pendapatan yang diterima masyarakat sebagai pemilik faktor produksi
atas penyerahan faktor produksinya kepada perusahaan.
Tabel 6.2 Faktor Produksi dan Pendapatan

Contoh Perhitungan Pendapatan Nasional (Dinyatakan dalam jutaan rupiah)

I.Produk Domestik Bruto (PDB)........................................Rp.22.500,00
Dikurangi : Pendapatan Neto terhadap Luar Negeri.................Rp.

2.500,00

II.Produk Nasional Bruto (GNP)

........................................Rp.20.000,00
Dikurangi : Penyusutan Barang modal.....................................Rp.

5.000,00

III.Produk Nasional Neto (NNP)

........................................Rp.15.000,00

Dikurang : Pajak Tidak Langsung

........................................Rp.

4.000,00

IV.Pendapatan Nasional Neto (NNI)........................................Rp.11.000,00
Ditambah : Transfer Payment

........................................Rp.

500,00

Dikurangi :a.Laba yang tahan

............Rp. 500,00

b.Pajak perseroan

............Rp. 2.000,00

c.Jaminan social

............Rp. 500,00

Rp.

3.000,00

V.Personal Income (PI)

........................................Rp.

8.500,00

Dikurangi : Pajak Langsung

........................................Rp.

2.000,00

VI.Pendapatan Bebas (DI)

........................................Rp.

6.500,00

Dikurangi : Tabungan /saving

........................................Rp.

1.500,00

Tingkat Konsumsi

........................................Rp.

5.000,00

+

Faktor Produksi

Pendapatan

Simbul

Sewa
Upah/gaji
Bunga
Laba

r (rent)
w (wages)
i (interest)
p (profit)

Tanah
Tenaga kerja
Modal
Skill

160

E k o n o m i SMA - Kelas X

Untuk mencari besarnya pendapatan nasional dirumuskan:

Y = r + w + i + p

Diketahui data-data sebagai berikut (dalam miliar)
Sewa tanah

Rp 30.000,00

Upah

Rp 250.000,00

Bunga modal

Rp 50.000,00

Laba usaha

Rp 40.000,00
Hitunglah pendapatan nasional dengan pendekatan penerimaan/ pendapatan

Jawab :

Y =r + w + i + p
Y =Rp 30.000 + Rp 250.000 + Rp 50.000 + Rp 40.000
=Rp 370.000,00

2.Metode Pendekatan Produksi

Perhitungan pendapatan nasional dengan metode produksi dilakukan
dengan cara menjumlahkan nilai tambah (value added) yang diwujudkan oleh
berbagai sektor dalam perekonomian, antara lain:
a.Pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan
b.Pertambangan dan penggalian
c.industri pengolahan
d.listrik, gas dan air bersih
e.Bangunan
f.Perdagangan, restoran dan hotel
g.pengangkutan dan komunikasi
h.Keuangan, persewaan bangunan dan jasa perusahaan serta
i.Jasa-jasa

Apakah sebenarnya yang dimaksud dengan nilai tambah (value added)

itu?

Sebagai contoh, untuk memproduksi kemeja harus diproduksi terlebih
dahulu kain, benang dan kapas. Jika kita menjumlahkan nilai akhir produksi
tiap-tiap komponen maka akan terjadi penghitungan ganda (double accounting),
mengapa? Hal ini disebabkan karena dalam nilai akhir kemeja sudah terkandung
nilai kain, dalam nilai akhir kain sudah terkandung nilai akhir benang dan
seterusnya. Oleh karena itulah untuk memperoleh total produk yang dihasilkan
suatu negara harus dilihat dari nilai tambahnya.
Perhatikan contoh perhitungan nilai tambah berikut ini

Contoh :

161

Bab 6 - Pendapatan Nasional

Tabel 6.3Nilai Produksi dan Nilai Tambah

Keterangan :

Untuk masing-masing komoditas penghitungan nilai tambahnya didasarkan
pada selisih nilai produksi perubahan tiap komoditas dari kapas sampai dengan
kemeja.
Misalkan:
a

Nilai tambah kapas besarnya tetap Rp10.000,00 (karena nilai produksinya
belum mengalami perubahan menjadi komoditas lain)
b.Nilai tambah benang Rp5.000,00 →merupakan selisih antara nilai
produksi kapas dengan benang

c

Nilai tambah kain Rp2.500,00→selisih antara nilai produksi benang dan
kain

d

Nilai tambah kemeja Rp7.500,00 →selisih antara nilai produksi kain
dengan kemeja
Sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai tambah yang diperoleh dari
perubahan komoditas kapas menjadi kemeja sebesarRp 25.000,00.
Dengan adanya perhitungan nilai tambah tersebut maka akan terhindar
dari adanya perhitungan ganda. Dengan demikian metode ini dapat dirumuskan
sebagai berikut:

Y = NTB1 + NTB2 + NTB3 + ……… NTBn

Keterangan:
Y

=Pendapatan nasional
NTB=Nilai tambah dari tiap-tiap sektor ekonomi

3.Metode Pendekatan Pengeluaran

Untuk mengetahui besarnya pendapatan nasional dengan metode ini maka
dilakukan dengan cara menjumlahkan seluruh pengeluaran masyarakat dari tiap-
tiap rumah tangga yang ada. Adapun pengeluaran yang dihitung bukan berasal
dari nilai transaksi barang jadi, hal ini dimaksudkan untuk menghindari
perhitungan ganda.

Empat sektor Rumah tangga sebagai pelaku ekonomi yang digunakan
sebagai acuan dalam menghitung pengeluaran adalah :

a.Rumah tangga konsumen

Pada sektor rumah tangga ini pengeluaran yang dilakukan berupa
pembelian barang atau jasa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan
yang biasa di sebut dengan konsumsi (C)

Komoditas

Nilai produksi

Nilai Tambah

Kapas

Rp 10.000,00

Rp 10.000,00

Benang

Rp 15.000,00

Rp 5.000,00

Kain

Rp 17.500,00

Rp 2.500,00

Kemeja

Rp 25.000,00

Rp 7.500,00

Jumlah

Rp 67.500,00

Rp 25.000,00

162

E k o n o m i SMA - Kelas X

b.Rumah tangga produsen atau perusahaan

Pengeluaran pada rumah tangga ini dilakukan sebagai pembentukan
barang dan jasa yang digunakan untuk menghasilkan barang/jasa lebih
lanjut atau yang diistilahkan dengan Investasi (I)

c.Rumah tangga pemerintah

Pengeluaran pemerintah ini terdiri dari:
-

Pengeluaran konsumsi pemerintah, misalnya pembayaran gaji
pegawai dan pembelian alat-alat kantor

-

Pengeluaran pemerintah untuk investasi, misalnya pembuatan
jalan, jembatan, saluran irigasi, pelabuhan dan lain-lain
Pengeluaran investasi oleh pemerintah maupun swasta nantinya oleh
pemerintah dimasukkan dalam komponen pembentukan modal tetap
domestik bruto dan komponen perubahan stok yang diistilahkan
Goverment Expenditure (G)

d.Rumah tangga luar negeri / ekspor bersih (X-M).

Pengeluaran untuk rumah tangga ini merupakan selisih dari nilai
ekspor terhadap nilai impor yang dilakukan oleh suatu negara dalam
kegiatan perdagangan internasional.
Pengeluaran-pengeluaran dari keempat sektor perekonomian itulah
yang merupakan komponen pendapatan nasional. Sehingga perhitungan
pendapatan nasional ini dapat dirumuskan sebagai berikut:

Y = C + I + G + ( X - M )

Keterangan:Y=pendapatan nasional
C=konsumsi
I=Investasi
G=Pengeluaran pemerintah (Government Expenditure)
X=ekspor
M = impor

Diketahui data sebagai berikut (dalam miliar) :
Pengeluaran konsumen

Rp 125.000,00

Tingkat investasi

Rp 150.700,00

Pengeluaran pemerintah

Rp 130.000,00

Nilai ekspor

Rp 225.250,00

Nilai impor

Rp 170.500,00
Hitunglah besarnya pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran

Jawab :

Y =

C + I + G + (X – M)

Y =

Rp 125.000 + Rp 150.700 + Rp 130.000 + (Rp 225.250 – Rp 170.500)

=

Rp 405.700 + Rp 54.750

=

Rp 460.450,00

Contoh :

163

Bab 6 - Pendapatan Nasional

Tabel 6.4 PDB Indonesia tahun 1999 atas harga yang berlaku (trilyun rupiah)

Sumber BPS thn 2000 dan statistik Indonesia tahun 1998

4.Faktor-faktor yang mempengaruhi Komponen Pendapatan
Nasional

Komponen pendapatan nasional sebagai unsur pembentuk pendapatan
nasionaldilihat dari sumbernya terdiri dari konsumsi (C) dan Investasi (I)
sehingga persamaan matematiknya

Y = C + I

Sedangkandilihat dari penggunaanya komponen pendapatan nasional
terdiri konsumsi (C) dan tabungan (S) dan persamaan matematisnya

Y = C + S

Komponen Konsumsi dipengaruhi oleh:
a.Besarnya pendapatan bersih/neto
b.Tingkat komposisi rumah tangga (usia dan jumlah)
c.Tuntutan lingkungan (geografis dan sosial)
d.Dugaan untuk masa depan (naik turunnya harga)
Komponen tabungan dipengaruhi oleh:
a.Tingkat pendapatan dan tingkat konsumsi masyarakat
b.Motif berjaga-jaga dari masyarakat untuk waktu yang akan datang.
c.Tingkat suku bunga bank untuk tabungan
Komponen investasi dipengaruhi oleh:
a.Tingkat suku bunga bank untuk modal
b.Kekuatan permintaan di pasar terhadap barang dan jasa
c.Tingkat perkembangan teknologi yang mampu menjamin efisiensi
produksi

No

Jenis Transaksi

Jumlah

Produk Domestik Bruto

1.075,0

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Pengeluaran konsumsi rumah tangga
Pengeluaran konsumsi pemerintah
Pembentukan modal tetap domestik bruto
Perubahan stok
Ekspor barang dan jasa
Impor barang dan jasa

730,3
68,9
196,8
4,4
379,2
295,8

164

E k o n o m i SMA - Kelas X

Tugas:

Dalam menghitung pendapatan nasional suatu negara dipergunakan tiga metode
pendekatan, yaitu metode produksi, metode penerimaan dan metode pengeluaran.
Perhitungan pendapatan nasional ini didasarkan pada berbagai lapangan usaha yang
ada. Di bawah ini dipaparkan sumber-sumber/lapangan usaha yang digunakan untuk
menghitung pendapatan nasional. (dalam Milyar)

1.pertanian, peternakan, perikanan

37.000

2.pertambangan dan penggalian

32.000

3.industri pengolahan

40.000

4.listrik, gas dan air

4.000

5.bangunan

18.000

6.perdagangan, hotel

39.500

7.pengangkutan

7.500

8.bank dan lembaga keuangan

16.000

9.sewa rumah

1.500

10.jasa pemerintahan

11.500

11.jasa lainnya

3.000

12.gaji dan upah

65.000

13.bunga modal

23.000

14.sewa tanah

8.500

15.laba usaha

19.500

16.konsumsi keluarga

70.500

17.konsumsi pemerintah

35.500

18.investasi neto dalam negeri

34.000

19.investasi neto luar negeri

10.000

Buatlah perhitungan pendapatan nasional dengan format seperti berikut:
a. Pendekatan Produksi

b. Pendekatan Penerimaan

Sumber Penerimaan

Jumlah (Rp Milyar)

………………....………………......………………....………………......
………………....………………......………………....………………......
………………....………………......………………....………………......
………………....………………......………………....………………......

Lapangan Usaha

Nilai Tambah

………………....………………......………………....………………......
………………....………………......………………....………………......
………………....………………......………………....………………......
………………....………………......………………....………………......

165

Bab 6 - Pendapatan Nasional

c.Pendekatan Pengeluaran

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->