P. 1
Kelas 1 Sma Ekonomi Supriyanto

Kelas 1 Sma Ekonomi Supriyanto

5.0

|Views: 23,662|Likes:

More info:

Published by: Home Schooling Logos on Jul 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/04/2015

pdf

text

original

Negara Lain

1.Hubungan Pendapatan Nasional, Jumlah penduduk dan
Pendapatan Perkapita

Sebelum melakukan perbandingan tingkat perkapita Negara kita dengan
Negara lain maka sebaiknya harus kita ketahui dahulu hubungan antara
Pendapatan nasional, jumlah penduduk dan pendapatan perkapita.
Telah kita ketahui bersama bahwa pendapatan perkapita merupakan salah
satu komponen penting dalam penentuan tingkat kemakmuran masyarakat suatu
bangsa, dan sekarang tentunya telah paham bahwa pendapatan perkapita

diperoleh dari pendapatan nasional suatu Negara pada tahun tertentu dibagi
dengan jumlah penduduk suatu negara pada tahun tersebut.
Namun seperti
yang telah kita bahas sebelumnya pendapatan nasional dapat dilihat dari
beberapa pendekatan. Definisi manakah yang mau dipakai tergantung dari
Negara masing-masing.
Untuk Indonesia dan beberapa negara lain pada umumnya konsep
pendapatan nasional yang biasa dipakai adalah dengan pendekatan produksi.
Dan dalam menghitung pendapatan perkapita konsep pendekatan produksi
diwujudkan dengan jumlah produksi barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat
yang diistilahkan Produk Domestik Bruto (PDB) atau Produk Nasional Bruto
(PNB). Perhitungan pendapatan perkapita oleh negara-negara di dunia pada
umumnya ada dua (2) macam, yaitu :
a.Dilihat dari komponen produk domestik bruto (PDB)
Rumus:

PDB tahun n

PDB perkapita=

Jumlah penduduk tahun n

Penggunaan Barang dan Jasa

Jumlah (Rp Milyar)

………………....………………......………………....………………......
………………....………………......………………....………………......
………………....………………......………………....………………......
………………....………………......………………....………………......

166

E k o n o m i SMA - Kelas X

b.Dilihat dari komponen produk nasional bruto
Rumus:

perkapita

PNB

=

Jumlah Penduduk

Tabel 6.5 Contoh Perhitungan Pendapatan Perkapita Tahun 2003

Sumber :

Kesimpulan bahwa berdasarkan rumus perhitungannya maka pendapatan
nasional (PDB) dan jumlah penduduk merupakan dua hal yang saling
mempengaruhi pendapatan perkapita, naik turunnya PDB atau jumlah penduduk
akan mengakibatkan naik turunnya pendapatan perkapita.
Sehingga kita tidak bisa mengandalkan komponen pendapatan nasional
semata untuk bisa mengetahui kesejahteraan rata-rata penduduk suatu negara .

Meskipun pertambahan pendapatan nasional besar tetapi pertambahan
penduduknya juga besar maka pendapatan perkapitanya tetap kecil.
Oleh karena
itu agar pendapatan perkapita besar maka kita harus mampu mengendalikan
laju pertumbuhan penduduk.

2.Kondisi Pendapatan Perkapita Indonesia Dibanding Negara

Lain

Merupakan suatu hal yang sangat dilematis bila kita harus membandingkan
kondisi kesejahteraan masyarakat kita dengan negara lain, terutama dengan
negara-negara yang memiliki kategori maju dimana tingkat kesejahteraan
masyarakatnya sangat jauh dari kondisi masyarakat kita. Disatu sisi itu semua
adalah sebuah realita yang harus dihadapi dan di sisi lain kita dihadapkan pada
segala keterbatasan yang ada. Yang menjadi pertanyaan bagi kita semua adalah
bagaimana cara atau usaha yang harus dilakukan untuk meningkatkan
kesejahteraan masyarakat Indonesia dengan segala keterbatasan yang dimiliki
sekarang ini?

Untuk menjawab itu semua sebelumnya kita harus berani melakukan
perbandingan dengan negara lain yang kemudian kita ambil langkah atau solusi
untuk melakukan perbaikan. Sebagai gambaran awal tahun 1996 kita pernah
mencapai pendapatan perkapita US $ 1,200. Namun hal itu tidak bisa bertahan
lama, karena bangsa Indonesia dihadapkan pada kondisi krisis ekonomi yang

Negara

PNB per Tahun
(juta $)

Penduduk
(juta)

Pendapatan per
Kapita (juta $)

Indonesia
India
Malaysia
Singapura
Korea
Meksiko

130.600
427.407
81.311
95.453
398.825
358.059

204
980
22
3
46
96

810
530
3.780
21.230
12.020
6.230

167

Bab 6 - Pendapatan Nasional

berkepanjangan selain dari laju pertumbuhan penduduk yang terus meningkat.
Untuk melihat perbandingan pendapatan perkapita Indonesia dengan Negara
lain yang tergabung dalam ASEAN perhatikan tabel berikut ini:

Tabel 6.6 Pendapatan perkapita Negara-Negara ASEAN Tahun 1993-2000

Pada kelompok Negara-negara ASEAN ternyata Indonesia memiliki tingkat
pendapatan perkapita yang rendah jika dibandingkan dengan mayoritas dari 7
Negara anggota ASEAN lain, kita hanya mampu unggul atas negara Vietnam
(US $ 387) sampai tahun 2000, meskipun pada era tahun 1995-1996 kita pernah
menempati peringkat yang tinggi di kawasan ASEAN. Kemudian masuk dalam
kategori kelompok Negara manakah Indonesia?
Berdasarkan pendapatan perkapita, Bank Dunia (World Bank)
mengelompokkan negara di dunia dalam 4 kategori, yaitu :
Tabel 6.7 Kelompok Negara Berdasarkan Perkapita

Berdasarkan kriteria di atas maka Indonesia masuk dalam kategori
kelompok negara berpendapatan menengah ke bawah (low middle income),
tetapi kriteria di atas bukanlah sebuah harga mati karena bisa saja berubah

No

Negara

Tahun

Pendapatan Peringakat Dunia

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

Indonesia

Brunai Darussalam

Malaysia

Philipina

Singapura

Thailand

Vietnam

1993
1996
2000
1993
1998
1993
2000
1993
2000
1993
2000
1993
2000
1995
2000

780
1100
650
15.390
18.500
3.530
3.521
1.010
1.061
22.520
21.765
2.315
2.530
277
387

18
6
19
6
8
13
11
17
16
3
5
14
14
20
20

No.

Kelompok Negara

Perkapita (US$)

1.

2.

3.

4.

Berpendapatan rendah

(low income)

Berpendapatan menengah ke bawah

(low middle income)

Berpendapatan menengah tinggi

(upper middle income)

Berpendapatan tinggi
(high income)

Kurang dari 765

766 - 3.035

3.036 - 9.385

lebih dari 9.386

168

E k o n o m i SMA - Kelas X

setiap saat tergantung dari dinamika kehidupan ekonomi negara yang
bersangkutan. Jika kita mampu bangkit dan giat untuk melakukan perubahan
dan perbaikan di segala sektor kehidupan maka niscaya segala apa yang kita
inginkan akan tercapai.

Dengan demikian maka dapat disimpulkan manfaat dari perhitungan
pendapatan perkapita
adalah :
a.Untuk mengetahui perbandingan kesejahteraan masyarakat suatu negara
dari tahun ke tahun.
b.Untuk mengetahui data-data perbandingan tingkat kesejahteraan penduduk
antar negara
c.Sebgai pedoman pengambilan kebijakan dalam bidang ekonomi
d.Sebagai bahan perencanaan pembangunan di masa yang akan datang
e.Untuk membandingkan standar hidup suatu negara

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->