P. 1
Kelas11 Sosiologi Puji Raharjo

Kelas11 Sosiologi Puji Raharjo

|Views: 29,779|Likes:

More info:

Published by: Home Schooling Logos on Jul 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/03/2013

pdf

text

original

Ciri sik menunjukkan adanya perbedaan tubuh manusia seperti warna
kulit, warna rambut, bentuk rambut, bentuk hidung, dan lain-lain. Pada
masyarakat yang memiliki ciri-ciri sik yang sama dapat dikelompokkan
dalam satu kelompok. Ciri-ciri sik dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu:

a. Keturunan

Berdasarkan faktor keturunan, maka manusia di dunia dapat digolongkan
menjadi 4 ras. Ras adalah penggolongan masyarakat berdasarkan ciri siknya.
Seorang ahli sosiologi yang bernama Banton (Dalam Kamanto Sunarto, 148 ;
1993) mengemukakan bahwa ras merupakan suatu tanda peranan ( role sign).
Walaupun ras mengarah pada ciri sik namun selalu mengalami pengaburan
untuk menguatkan posisi sosial. Oleh karena itu, Banton berpendapat bahwa
perbedaan ciri sik adalah dasar yang digunakan untuk membedakan peranan
yang berbeda. Demikian pula dengan Berghe (Dalam Kamanto Sunarto, 149 ;
1993) mengemukakan bahwa ras berarti kelompok yang dide nisikan secara
sosial atas dasar kriteria sik.

FFokus
okus

Perbedaan sik merupa-
kan suatu tanda peran
yang dijadikan dasar
untuk menetapkan peran
yang berbeda (konsep
ras menurut Baton)

Sumber: www.geocities.com

Gambar 5.2 Pemahaman yang salah bahwa warna kulit menentukan
status sosial menyebabkan timbulnya kasus apartheid atau pembedaan
warna kulit. Orang kulit putih menganggap bahwa kulit berwarna atau
hitam lebih rendah dari mereka. Kejadian itu memunculkan praktik
perbudakan pada zaman dahulu.

133

Bab 5

Perkembangan Kelompok Sosial dalam Masyarakat Multikultural

Adapun pembagian ras yang ada di dunia
adalah sebagai berikut:

1) Kaukasoid atau ras kaukasus

Kaukasoid diduga berasal dari pegunungan
Kaukasus di Eropa. Kaukasoid menurunkan
bangsa-bangsa di Eropa. Ras ini mempunyai ciri-
ciri, kulit berwarna putih, rambut warna pirang,
hidung mancung, mata berwarna biru, dagu
panjang, dan tinggi tubuhnya antara 180 – 210
cm. Kemudian ras ini melakukan persebaran ke
berbagai wilayah di muka bumi, sehingga sampai
ke benua Asia dan Afrika terutama Asia Barat, Asia
Selatan, Asia Tengah, dan Afrika Utara.
Kaukasoid atau ras kaukasus terbagi menjadi:
a) Nordic Caucasoid, menurunkan bangsa Eropa
Utara sperti Jerman, Swedia, Norwegia, Rusia,
dan sebagainya.
b) Alpine Caucasoid, menurunkan bangsa Eropa
Barat seperti Inggris, Belanda, Perancis, dan
sebagainya
c) Mediteran Caucasoid, menurunkan bangsa
Eropa Selatan seperti Italia, Spanyol, Yunani,
dan sebagainya
d) Arabic Caucasoid, menurunkan bangsa Arab
seperti Arab Saudi, Irak, Iran, Mesir, Aljazair
dan sebagainya.
e) Hindic Caucasoid, menurunkan bangsa India,
Pakistan, Bangladesh, dan sebagainya.

2) Mongoloid atau ras mongol

Mongoloid berasal dari daerah Mongol.
Mongoloid menurunkan bangsa-bangsa Asia
dengan ciri-ciri; kulit kuning, mata sipit dengan
warna mata coklat, rambut hitam lurus, hidung
mancung, dan perawakan sedang dengan tinggi
tubuh antara 140 – 180 cm.
Mongoloid atau ras mongol terdiri dari:
a) Asiatic Mongoloid, menurunkan bangsa
Asia Timur seperti Cina, Korea, Jepang, dan
sebagainya.
b) Malayan Mongoloid, menurunkan bangsa
Melayu seperti Indonesia, Malaysia, Myanmar,
Philipina, dan sebagainya.

SSosio Info
osio Info

Negro Amerika salah
satu kelompok suku
bangsa yang bertempat
tinggal di Amerika
Serikat dan merupakan
kelompok minoritas
terbesar. Mereka
merupakan keturunan
budak-budak Afrika yang
dibawa oleh orang Eropa
ke Amerika pada awal
tahun 1500-an. Mereka
diperlakukan secara
sewenang-wenang,
dan dianggap sebagai
manusia kelas bawah.
Perlawanan terhadap
perbudakan mulai
menghangat pada tahun
1830-an. Setelah melalui
perdebatan seru dan
bahkan perang saudara
(1861-1865), atas usaha
Presiden Abraham
Lincoln pada bulan
Desember 1865 secara
resmi perbudakan
dihapuskan di seluruh
negeri.
Di antara tokoh kulit
hitam yang dengan
gigih memperjuangkan
persamaan hak, salah
satunya adalah Martin
Luther King, Jr. Setelah
memperoleh hak suara
dan hak sipilnya, kini
orang Negro bebas
melakukan apa saja
sebagaimana warga
negara lainnya. Banyak
di antaranya yang
berprestasi dan menjadi
terkenal di seluruh
dunia. Beberapa di
antaranya adalah petinju
Muhammad Ali dan Mike
Tyson, penyanyi Stevie
Wonder dan Michael
Jackson.

Sumber: Ensiklopedi Nasional Indonesia.
2004

Sosiologi SMA/MA Kelas XI

134

c) Indian Mongoloid, menurunkan bangsa Indian yang dianggap sebagai
bangsa asli di benua Amerika.
d) Polynesian Mongoloid, menurunkan bangsa Pasifik Selatan seperti
Hawaii, Fiji, Vanuatu, dan sebagainya.

3) Negroid atau ras negro

Negroid diduga berasal dari benua Afrika. Ras ini menurunkan bangsa-
bangsa Afrika yang berkulit hitam. Ciri-cirinya adalah kulit berwarna hitam,
rambut keriting berwarna hitam, hidung besar, dan perawakan pendek
dengan tinggi tubuh kurang dari 160 cm.
Negroid atau ras negro terdiri dari:
a) African Negroid, menurunkan bangsa Afrika
b) Australian Negroid, menurunkan bangsa Australia
Orang negroid sekarang sudah banyak terdapat di benua lain seperti
Amerika dan Eropa karena dahulu didatangkan oleh penjajah sebagai
budak.

Mengapa orang-orang
kulit putih cenderung
mendiskriminasi dan
mengeksploitasi
orang-orang kulit hitam
(negro)?

SSosio Kuis
osio Kuis

Sumber: Microsoft Encarta. 2005

Gambar 5.3 Persebaran ras Negro ke wilayah-wilayah di Amerika dan
Eropa telah terjadi sejak zaman penjajahan. Mereka didatangkan sebagai
budak bagi orang-orang kulit putih.

4) Ras khusus

Ras khusus merupakan ras yang ditemukan pada daerah tertentu yang
secara ciri sik berbeda dengan penduduk lainnya. Ras ini dahulu pernah
berimigrasi dari daerah lain. Contohnya:
a) Suku Vedoid di Sulawesi
b) Suku Dravida di India
c) Suku Ainu di Jepang

135

Bab 5

Perkembangan Kelompok Sosial dalam Masyarakat Multikultural

PPerluas Khasanah Sosial
erluas Khasanah Sosial

Apartheid secara har ah berarti “keterpisahan”, suatu politik pemisahan rasial antara
golongan kulit putih dan golongan kulit berwarna yang dijalankan oleh pemerintah Afrika
Selatan. Sebelum apartheid diberlakukan secara resmi, pada tahun 1948, sesungguhnya
praktik pemisahan rasial telah berlangsung di negara tersebut. Tetapi dengan berkuasa
Partai Nasionalis di negara itu, Politik Apartheid semakin berkembang menjadi pembatasan
yang menyangkut hampir seluruh lapangan kehidupan. Pelaksanaan politik ini mendapatkan
kecaman dari negara-negara lain, sehingga pada tahun 1961 Afrika Selatan terpaksa
mengundurkan diri dari keanggotaannya di Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Pada dasarnya Politik Apartheid dimaksudkan untuk memisahkan perkembangan dan
pembangunan orang kulit berwarna dari orang kulit putih, terutama dalam bidang politik
dan ekonomi. Pada pencatatan penduduk tahun 1950, misalnya, pemerintah membeda-
bedakan antara penduduk berkulit hitam, penduduk keturunan campuran, penduduk
berkulit putih, dan sebagainya. Pemisahan yang sangat tegas diberlakukan untuk bidang
pendidikan, tempat tinggal, lapangan pekerjaan, dan hak politik lain.
Selain ditentang oleh negara-negara lain, pelaksanaan Politik Apartheid di Afrika Selatan
ini juga mendapatkan perlawanan dari kelompok kulit hitam Afrika. Kelompok-kelompok
orang kulit hitam menuntut persamaan hak atas setiap ras yang ada di Afrika Selatan dan
usaha ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari kalangan kulit putih yang
memihak mereka. Tokoh kulit hitam yang memelopori dihapuskannya Politik Apartheid
adalah Marthin Luther King Jr.

Sumber: Ensiklopedi Nasional Indonesia.2004

PPorto Sosio
orto Sosio

Stereotipe yang Membudaya

Dalam konteks hubungan antara masyarakat Tionghoa dengan pribumi, salah satu
masalah yang sering kali muncul dan bahkan fenomena ini sudah membudaya di
tengah masyarakat adalah adanya stereotipe dari masing-masing komunitas yang
berbeda tersebut, sehingga hal ini dapat menjadi faktor penghambat terjadinya
proses pembauran. Yang lebih ironis lagi, sebab ternyata stereotipe (kesan
terhadap suatu etnis, ras atau budaya masyarakat lain) ini sering kali ditemui,
baik dalam lingkungan keluarga maupun kelompok sepermainan dan diikuti oleh
adanya prasangka (perasaan negatif), sehingga terbuka ruang yang lebih luas
bagi tumbuhnya bibit disintegrasi antaretnis ataupun ras.
Berdasarkan paragraf di atas analisalah hal-hal berikut;
1. Sejarah kedatangan orang Tionghoa ke Indonesia.
2. Sulitnya proses pembauran antara masyarakat pribumi dengan masyarakat
Tionghoa.
3. Upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk menghilangkan stereotipe orang-
orang pribumi terhadap orang-orang Tionghoa.

Sosiologi SMA/MA Kelas XI

136

b. Makanan

Jenis makanan tertentu akan mengandung
protein dan kalori tertentu. Banyaknya kalori dan
protein yang dimakan dan diserap tubuh manusia
menyebabkan perubahan pigmen kulit dan rambut
serta ukuran tubuh manusia. Sebagai contoh bangsa
Indian, di samping karena iklim yang dingin,
mereka juga mengkonsumsi lemak hewan dalam
jumlah yang banyak. Akibatnya, terjadi perubahan
ciri sik dari berkulit kuning menjadi kemerah-
merahan dengan rambut hitam yang agak berbeda
dengan bangsa Mongol.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->