P. 1
SKRIPSI - Peningkatan Hasil Belajar Melalui Metode Kerja Kelompok

SKRIPSI - Peningkatan Hasil Belajar Melalui Metode Kerja Kelompok

1.0

|Views: 15,073|Likes:
Published by Eka L. Koncara
"Read Online Only". Lebih lanjut hubungi ka_koncara@yahoo.co.id
"Read Online Only". Lebih lanjut hubungi ka_koncara@yahoo.co.id

More info:

Published by: Eka L. Koncara on Jul 05, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

06/23/2014

Menurut Depdiknas (2003:3), hasil belajar (prestasi belajar) siswa yang

diharapkan adalah kemampuan yang utuh yang mencakup kemampuan kognitif,

kemampuan psikomotor, dan kemampuan afektif atau perilaku.

Tu’u (2004:75) menyatakan bahwa prestasi belajar adalah hasil belajar yang

dicapai peserta didik ketika mengikuti dan mengerjakan tugas dan kegiatan

pembelajaran di sekolah.

Sedangkan Surya (2004:64) menyatakan bahwa prestasi belajar ialah

sesuatu yang dicapai oleh peserta didik sebagai perilaku belajar yang berupa hasil

belajar yang berbentuk perubahan pada pengetahuan, sikap, dan keterampilan.

Prestasi belajar peserta didik ini biasanya dinyatakan dalam bentuk nilai atau

angka.

William Burton dalam skripsi karya Supartini (2008:11) menyatakan

bahwa hasil belajar adalah pola-pola perbuatan, nilai-nilai, pengertian-pengertian,

sikap-sikap, apresiasi, abilitas, dan kemampuan yang dicapai oleh

pembelajar/peserta didik.

15

Menurut Dimyati dan Mudjiono (1999:250-251), hasil belajar merupakan

hal yang dapat dipandang dari dua sisi yaitu sisi siswa dan dari sisi guru. Dari sisi

siswa, hasil belajar merupakan tingkat perkembangan mental yang lebih baik bila

dibandingkan pada saat sebelum belajar. Tingkat perkembangan mental tersebut

terwujud pada jenis-jenis ranah kognitif, afektif, dan psikomotor. Sedangkan dari

sisi guru, hasil belajar merupakan saat terselesikannya bahan pelajaran.

Hasil belajar bukan sekedar penguasaan suatu hasil latihan melainkan

adanya perubahan perilaku tahap-demi tahap, baik dalam ranah kognitif, afektif,

ataupun psikomotor, yang lambat laun terintegrasi menjadi suatu kepribadian.

Seseorang yang telah melakukan proses belajar akan terlihat perubahan dalam

salah satu atau beberapa ranah tingkah laku tersebut.

Oemar Hamalik, sebagaimana dikutip oleh Marliani (2009:23) menyatakan

bahwa tingkah laku manusia terdiri dari sejumlah aspek. Hasil belajar akan

tampak pada setiap perubahan pada aspek-aspek tersebut, yaitu: pengetahuan,

kebiasaan, keterampilan, apresiasi, emosional, hubungan sosial, jasmani, etis atau

budi pekerti, dan sikap.

Berdasarkan pengertian di atas, maka dapat disintesiskan bahwa hasil

belajar adalah suatu penilaian akhir dari proses dan pengenalan yang telah

dilakukan berulang-ulang. Serta akan tersimpan dalam jangka waktu lama atau

bahkan tidak akan hilang selama-lamanya karena hasil belajar turut serta dalam

membentuk pribadi individu yang selalu ingin mencapai hasil yang lebih baik lagi

sehingga akan merubah cara berpikir serta menghasilkan perilaku kerja yang lebih

baik.

16

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->