P. 1
BAC-PPSD-6

BAC-PPSD-6

|Views: 678|Likes:

More info:

Published by: Muhammad Tajudin Nur on Jul 09, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/07/2012

pdf

text

original

Sebelum Anda merumuskan hipotesis tindakan, sebaiknya Anda mengkaji
kembali rumusan masalah yang telah Anda susun sebelumnya. Dari
permasalahan yang dirumuskan Anda dapat merumuskan hipotesis tindakan
sebagai kerangka acuan penelitian Anda. Perhatikan beberapa contoh berikut.
Bandingkan dengan rumusan-rumusan yang sudah Anda buat.

Contoh hipotesis Tindakan 1.

Dalam rumusan hipotesis tersebut, ada dua tindakan yang dilakukan guru, yaitu
melibatkan siswa di dalam mengungkapkan contoh-contoh nyata dan
menyimpulkan pelajaran secara bersamaan dalam satu tindakan. Jika guru ingin

33

Jika dalam menjelaskan materi pelajaran IPA guru lebih banyak melibatkan
siswa untuk mengungkapkan contoh-contoh nyata dan menyimpulkan
pelajaran, maka siswa akan lebih termotivasi dalam proses pembelajaran.

6.

memfokuskan pada satu tindakan saja, maka ia dapat merumuskan hipotesis
sebagai berikut:

Contoh hipotesi tindakan 2:

Jika guru memilih tindakan perbaikan dengan melibatkan siswa dalam
menyimpulkan pelajaran, maka rumusan hipotesisnya adalah.

Contoh hipotesi tindakan 3:

Dari contoh 1, berarti Anda menggabungkan dua tindakan di dalam perbaikan
pembelajaran, yaitu melibatkan siswa di dalam mengungkapkan contoh-contoh
nyata dan melibatkan siswa di dalam menyimpulkan pelajaran. Sedangkan pada
contoh 2 dan 3, Anda memisahkan masing-masing tindakan tersebut sehingga
hanya melakukan satu tindakan dalam perbaikan. Penentuan tersebut tentu
didasari alasan tertentu. Jika digabungkan mungkin Anda ingin melihat sekaligus
dampak kedua tindakan secara bersamaan. Namun jika dilakukan satu tindakan
secara terpisah mungkin Anda ingin memfokuskan untuk melihat dampak dari
salah satu tindakan tersebut. Sepenuhnya diserahkan kepada Anda untuk
menentukannya. Namun disarankan jika Anda baru tahap awal dalam mencoba
PTK mungkin akan lebih baik jika Anda memfokuskan pada satu tindakan
terlebih dahulu. Namun hal itu sepenuhnya tergantung keputusan Anda. Perlu
Anda ingat bahwa dalam merumuskan hipotesis, Anda harus memerhitungkan
kemampuan dan kesiapan Anda dalam melaksanakan tindakan yang dipilih.

34

Jika dalam menjelaskan materi pelajaran IPA guru lebih banyak melibatkan
siswa untuk mengungkapkan contoh-contoh nyata maka siswa akan lebih
termotivasi dalam proses pembelajaran.

Bilamana dalam pembahasan materi pelajaran IPA guru melibatkan siswa
dalam menyimpulkan pelajaran, diduga siswa akan lebih termotivasi dalam
proses pembelajaran.

6.

Selain itu tentu saja memperhatikan beberapa hal yang telah dipaparkan
sebelumnya, seperti kemampuan siswa, ketersediaan fasilitas, iklim kelas dan
dukungan sekolah.

Dari uraian dan contoh-contoh di atas, Anda telah memahami manfaat dan
cara merumuskan hipotesis tindakan. Cobalah melakukan latihan sendiri atau
berdiskusi dengan rekan-rekan Anda untuk merumuskan beberapa hipotesis
tindakan serta menilai kelayakannya.

Latihan

4.

Coba Anda temukan perbedaan mendasar antara hipotesis yang
umumnya digunakan dalam penelitian-penelitian formal dengan hipotesis
tindakan dalam PTK.
5.

Rumuskan beberapa contoh hipotesis tindakan sesuai dengan
masalah pembelajaran yang Anda alami.

Petunjuk mengerjakan latihan

1.Kaji secara seksama pengertian dan manfaat hipotesis dalam penelitian
baik penelitian PTK maupun bagi penelitian non PTK.
2.Perhatikan kembali beberapa cara menilai kelayakan hipotesis

RANGKUMAN

Hipotesis dapat diartikan sebagai dugaan tentang hubungan dua
variabel atau lebih atau sebagai jawaban yang bersifat sementara terhadap
permasalahan penelitian, sampai terbukti melalui data yang terkumpul. Di
dalam penelitian ilmiah, hipotesis merupakan alat yang penting. Pertama,
hipotesis dapat dikatakan sebagai piranti kerja teori. Kedua, hipotesis
digunakan di dalam telaah ilmiah. Ketiga, hipotesis adalah alat yang besar
dayanya untuk memajukan pengetahuan. Dalam kajian PTK hipotesis
tindakan dapat dipahami sebagai suatu dugaan yang akan terjadi jika suatu

35

6.

tindakan dilakukan, atau sebagai suatu tindakan yang diduga akan dapat
memecahkan masalah yang diteliti.
Menilai kelayakan hipotesis tindakan sama artinya mengkaji secara
cermat kelayakan tindakan yang dipilih untuk memecahkan masalah
pembelajaran yang dihadapi. Beberapa hal yang perlu dijadikan dasar untuk
mempertimbangkan kelayakan hipotesis tindakan adalah; (1) kemampuan untuk
melaksanakan tindakan, (2) ketersediaan sarana/fasilitas, (3) kecukupan waktu,
(4) iklim sekolah dan iklim belajar di kelas. Agar hipotesis tindakan dapat
dilaksanakan dan terbukti mampu membawa perubahan yang diharapkan, maka
sebelum Anda merumuskan hipotesis tindakan, sebaiknya Anda mengkaji
kembali rumusan masalah yang telah Anda susun sebelumnya.

TES FORMATIF 2

Berikut ini disediakan tes formatif yang bertujuan untuk mengukur
pemahaman anda mengenai uraian, contoh, dan rangkuman yang tercantum dalam
kegiatan belajar sebelumnya.
Pilihlah alternatif A, B, C atau D dengan cara memberikan tanda silang (X) pada
jawaban yang Anda anggap paling benar.
1.Secara umum hipotesis di dalam penelitian diartikan sebagai...

A.

jawaban sementara yang perlu diuji kebenarannya
B.

jawaban dari hasil penelitian yang bersifat sementara

C.

kajian-kajian ilmiah yang masih terbatas dan sementara

D.

struktur hasil penelitian yang bersifat sementara
2. Di antara ciri hipotesis penelitian yang baik adalah…
A. mencakup teori-teori yang luas dan mendasar
B. dirumuskan dalam beberapa bentuk yang berbeda
C.dapat diuji kebenaran dan ketidakbenarannya
D.dapat dilaksanakan dengan mudah oleh setiap orang

36

6.

3.Dalam perkembangan awalnya pengetahuan berbentuk hipotesis-hipotesis
yang selanjutnya menjadi dasar untuk berkembangnya ilmu pengetahuan. Hal
ini mengandung arti bahwa hipotesis…
A. merupakan pedoman bagi pengembangan ilmu pengetahuan
B. memiliki daya yang besar untuk memajukan pengetahuan
C.memiliki kemampuan mengontrol kemajuan ilmu pengetahuan
D.memiliki kekuatan menilai perkembangan ilmu pengetahuan
4.Hipotesis tindakan dalam PTK dapat dipahami sebagai…
A.tindakan yang perlu diuji kebenaran dan ketidakbenarannya
B.tindakan yang diduga dapat memecahkan masalah yang diteliti
C.tindakan yang memerlukan perbaikan melalui proses pembelajaran
D.tindakan yang diduga dapat memecahkan berbagai persoalan di kelas
5.Dilihat dari urutan langkah kegiatan dalam perencanaan PTK, perumusan
hipotesis dilakukan…
A. setelah melakukan identifikasi masalah
B.setelah melakukan analisis masalah
C.setelah melakukan pengumpulan data awal
D. setelah melakukan perumusan masalah
6.Kegiatan yang lebih penting dilakukan guru sebelum merumuskan
hipotesis tindakan adalah…
A. melakukan kajian teori
B.mengurus izin penelitian
C.mempersiapkan skenario pembelajaran
D.menata ruangaan kelas agar lebih kondusif
7.Mengkaji kelayakan hipotesis tindakan pada hakikatnya adalah…
A.mengkaji kelayakan sekolah dalam mendukung PTK
B.mengkaji kelayakan bahan belajar yang akan digunakan guru
C. mengkaji kelayakan tindakan sebagai cara pemecahan masalah
D.mengkaji kelayakan teori yang mendukung tindakan
8.Bu Arni merumuskan hipotesis tindakan yang berbunyi; “Bilamana
pembahasan materi pelajaran Biologi dilakukan dengan metode Role Playing

37

6.

maka pemahaman siswa terhadap materi pelajaran akan lebih baik”. Penilaian
kelayakan hipotesis tindakan harus dikaji dari beberapa aspek berikut,

kecuali…

A. pemahaman guru tentang metode Role Playing
B.pemahaman siswa tentang metode Role Playing
C.ketersediaan waktu untuk mengembangkan metode Role Playing
D.iklim kelas yang mendukung implementasi metode Role Playing
9.Penilaian terhadap kemampuan guru di dalam melaksanakan tindakan dalam
PTK dapat dilihat dari...
A. keterampilan melaksanakan tindakan yang akan dilakukan
B.kesesuaian latar pendidikan dengan bentuk tindakan yang akan dilakukan
C.pengalaman dalam melaksanakan PTK sebelumnya
D.Kemampuannya menjelaskan substansi tindakan kepada guru
10.Kemampuan siswa merupakan komponen sangat penting untuk
dipertimbangkan di dalam merencanakan tindakan PTK, karena…
A. data dalam PTK akan dianalis bersama sejumlah siswa
B.perencana dan pelaku utama dalam PTK adalah siswa
C. perbaikan pembelajaran bermuara pada kepentingan siswa
D. keberhasilan PTK sangat ditentukan oleh siswa

UMPAN BALIK DAN TINDAK LANJUT

Cocokkanlah jawaban Anda dengan kunci jawaban tes formatif yang
terdapat di bagian akhir unit ini. Hitunglah jawaban Anda yang benar, kemudian
pergunakanlah rumus di bawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda
tentang bahan ajar dalam sub unit ini.

Rumus Perhitungan:

Jumlah jawaban yang benar

Tingkat Penguasaan Anda =

X 100

10

Hasil perhitungan tersebut di atas dapat diberikan makna sebagai berikut:

38

6.

Skor 90 – 100, berarti sangat baik
Skor 80 – 89, berarti baik
Skor 70 – 79, berarti cukup baik
Skor 0 – 69, berarti kurang

Apabila skor Anda mendapat 80 ke atas, berarti bahwa penguasaan Anda tentang
bahan ajar dalam sub unit ini ”Baik” atau bahkan ”Sangat Baik”, maka Anda
dapat melanjutkan ke unit berikutnya. Namun, apabila tingkat penguasaan Anda
masih mendapatkan skor di bawah 80, maka Anda disarankan untuk mempelajari
kembali sub unit ini, khususnya pada bagian-bagian yang belum Anda kuasai
dengan baik. Perhatikan pada nomor soal yang mana Anda masih keliru
menjawabnya.

39

6.

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto S. (1998). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT
Rineka Cipta.

Borg Walter, R. (1981). Applying Educational Research: A Practical Guide for
Teachers.
USA: Longman Inc.

Borg Walter, R & Gall Joyce, P. (2003). Educational Research An Introducion.
Sevent Edition. USA: Library of Congress Cataloging-in-Publication Data.

Editorial Buletin Peningkatan Mutu Pendidikan SLTP. (2001). Pedoman Teknis
Pelaksanaan Classroon Action Research (CAR).
Pelangi Pendidikan, Vol 4
Nomor 2 tahun 2001.

Hopkins, D. (1993). A Teacher’s Guide to Classroom Research. Buckingham:
Open University Press.

Kerlinger Fred, N. (1993). Asas-asas Penelitian Behavioral. Yogyakarta: Gajah
Mada University Press.

McMillan James, H & Schumacher, S. (2001). Research in Education: A
Conceptual Introduction.
Fifth Edition. USA: Addision Wesley Longman,
Inc.

Sudarsono, FX. (1996/1997). Pedoman Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas
(PTK).
Bagian Kedua: Rencana, Desain dan Implementasi. Dirjen Dikti.

Wardani, IG.A.K. (2003). Hakikat Penelitian Tindakan Kelas. Buku Materi
Pokok Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas
Terbuka.

40

6.

KUNCI JAWABAN TES FORMATIF

Tes Formatif 1

1)

B

Identifikasi masalah merupakan kegiatan awal dalam PTK

2)

D

Identifikasi yang dilakukan akan menghasilkan daftar masalah

3)

B

Masalah pembelajaran dapat ditemukan melalui identifikasi
masalah

4)

C

Melakukan refleksi merupakan merupakan salah satu cara dalam
identifikasi masalah.

5)

D

Tujuan utama analisis masalah adalah mempertajam masalah.

6)

A

Pilihan lain kurang mendukung analisis masalah

7)

B

Permusan masalah dapat diartikan pernyataan masalah secara jelas.

8)

B

Minimnya alat pelajaran termasuk masalah strategis akan tetapi
tidak tepat dikaji atau dipecahkan melalui PTK

9)

D

Dengan melakukan refleksi akan dapat dikaji secara mendalam
masalah yang mendesak.

10)

A

Masalah yang sangat penting dan bermakna bagi pembelajaran
merupakan prioritas untuk dikaji melalui PTK

Tes Formatif 2

1)

A

Hipotesis merupakan jawaban atau dugaan sementara yang perlu
diuji melalui penelitian.

41

6.

2)

C

Hipotesis harus dapat uji kebenaran dan ketidakbenarannya.

3)

B

Dalam perkembangan ilmu pengetahuan, hipotesis memiliki daya
yang besar untuk memajukan pengetahuan.

4)

B

Dalam PTK hipotesis diartikan sebagai tindakan yang diduga
dapat memecahkan masalah yang diteliti

5)

D

Hipotesis yang dirumuskan harus beranjak dari perumusan
masalah.

6)

A

Hasil-hasil kajian teori menjadi landasan di dalam perumusan
hipotesis

7)

C

Mengkaji kelayakan hipotesis tindakan mempunyai arti yang
sama denagn mengkaji kelayakan tindakan perbaikan.

8)

B

Yang diharuskan memahami metode pembelajaran adalah guru

9)

A

Keterampilan melaksanakan tindakan merupakan salah satu
indikator kemampuan guru melaksanakan PTK.

10)

C

Pelaksanaan PTK hakikatnya adalah untuk kepentingan
pembelajaran siswa.

42

6.

GLOSARIUM

Identifikasi masalah adalah kegiatan yang dilakukan untuk menginventarisasi,
menyusun atau menemukan masalah nyata yang terjadi. Di dalam rangkaian
PTK, kegiatan identifikasi masalah yang dilakukan dengan benar akan
menghasilkan daftar masalah yang terjadi di kelas atau dalam proses
pembelajaran.

Dokumen kelas adalah segala bentuk data yang berhubungan dengan kegiatan
pembelajaran di kelas. Sebagian besar dokumen kelas berkaitan dengan data
tentang siswa di kelas tersebut.

Kuesioner adalah daftar pertanyaan yang diberikan kepada responden untuk
memperoleh data berkenaan dengan sesuatu hal yang diteliti.

Refleksi diri = bercermin diri, introspeksi diri, merenung aktivitas yang sudah
dilakukan diri untuk menemukan keadaan yang sebenarnya, terutama sekali
menemukan kelemahan atau kekurangan dari perilaku atau sesuatu yang
telah dilakukan.

43

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->