P. 1
Pemuda Sebagai Agent of Change

Pemuda Sebagai Agent of Change

|Views: 477|Likes:
Published by Dicky Tri Utama
..make it sure
..make it sure

More info:

Published by: Dicky Tri Utama on Jul 10, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/09/2012

pdf

text

original

Pemuda Sebagai Agent of Change

Dicky Tri Utama/D14090003 B13 Generasi Muda memiliki banyak pengertian, namun dari pengertianpengertian generasi muda mengarah pada satu maksud, yaitu kumpulan orangorang yang memiliki jiwa, semangat, dan ide yang masih segar dan dapat

menjadikan negara ini lebih baik, orang-orang yang memiliki energi positif untuk melakukan perubahan. Ketika mereka melihat suatu kejanggalan di negerinya, kekuatan pikiran dan daya analisisnya muncul dalam menghadapi masalah. Mereka merasa terpanggil untuk melakukan percepatan perbaikan tanah air menuju ke arah yang lebih baik. Orang-orang yang visioner dan berdedikasi tinggi. Bahkan revolusi suatu bangsa itu biasanya didobrak oleh generasi mudanya. Terlepas dari apakah pemuda itu perlu digolongkan berdasarkan umur atau tidak. Kita sebagai pemuda yang sekaligus berperan sebagai mahasiswa berada dalam sebuah jalur, yaitu sebagai agent of change. Gerakan mahasiswa selalu dinamis diringi masalah di negeri ini yang dinamis pula. Bahkan kehidupan sosial politik disekitar kita telah melaju dengan sangat dinamis dengan berbagai permasalahan yang kompleks. Pelopor yang melakukan langkah-langkah konkret bagi perubahan bangsa kearah yang lebih baik dan kepekaan terhadap realita sosial yang ada di masyarakat, memang menjadi ciri utama yang melekat pada pemuda. Di setiap bangsa, peran pemuda ternyata tidak sedikit. Pemuda menorehkan sejarah penting bagi negeri tersebut. Sebagai contoh gerakan-gerakan mahasiswa di Indonesia yang pernah terjadi sejak pra kemerdekaan, orde lama, orde baru, dan reformasi. Yang mampu menumbangkan rezim besar seperti Soekarno dan Soeharto, semua itu diawali dari ide-ide segar dan semangat juang dari kaum muda yaitu mahasiswa sebagai bagian dari pengontrol kehidupan berbangsa dan bernegara, yang turut serta berkontribusi tidak sekedar terjebak pada isu yang ada di publik tetapi diharapkan memberikan kontribusi yang memiiki arahan dan solusi yang jelas.

1

Di usia yang lebih dari 64 tahun merdeka, ternyata pendidikan kita masih memprihatinkan. Hal ini dapat dilihat dari antara lain belum terpenuhinya angggran pendidikan yang diamanatkan oleh konstitusi sebesar 20%, banyaknya sekolah-sekolah yang kondisinya sudah tidak layak, masih ada guru yang berkualitas rendah, kontroversi Ujian Nasional yang sampai sekarang masih belum selesai, dan yang masih hangat dibicarakan sekarang adalah beberapa universitas negeri terkemuka di Indonesia akan dicabut status badan hukumnya, sistem pendidikan Indonesia yang kapitalistik, materialistik, dan sebagainya. Pemuda sebagai agent of change harus memberikan kontribusi yang konkret terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam mendobrak setiap kebijakan pemerintah dalam hal pendidikan yang tidak berpihak pada rakyat kecil. Pemuda harus bisa menjadi pressure groups terhadap pemerintah. Mengadvokasikan kepada pemerintah gagasan-gagasan yang sekiranya dapat menjadikan pendidikan di negara ini lebih baik. Banyak cara yang dapat dilakukan dalam menyampaikan gagasan-gagasan tersebut, antara lain melalui perwakilan kita yang ada di DPR, mengikuti seminarseminar, diskusi-diskusi, dan masih banyak lagi. Ada langkah konkret yang dapat dilakukan antara lain, membangun sekolah alternatif untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat, tetapi berbeda dengan sekolah formal yang ada. Dan biasanya sekolah-sekolah alternatif ini didirikan latar belakangnya dari mahalnya biaya pendidikan di Indonesia. Ada juga pemuda yang arah gerakannya lebih kepada turun langsung ke jalanan. Aksi menuntut pemerintah lebih memperhatikan nasib pendidikan di negeri ini. Bagaimanapun metode aksinya yang penting aspirasi masyarakat dapat disampaikan kepada pemerintah dengan harapan keadaan pendidikan dapat berubah ke arah yang lebih baik. Selain itu, pemuda juga bisa bergerak melalui jalan advokasi kepada masyarakat secara langsung. Artinya pemuda turun langsung masuk ke sektor masyarakat dan memberikan penyadaran kepada masyarakat akan pentingnya pendidikan.

2

Biodata Peserta

Nama NIM Kelas Dep./Fakultas

: Dicky Tri Utama : D14090003 : B13 : IPTP/Fapet

Tempat, Tgl. Lahir : Tebing Tinggi, 1 Desember 1991 Kota Asal Alamat Asrama : Medan : C2/170

Alamat Kontrakan : Wisma Pandawa 06 01/10 Babakan Lio No. Handphone : 0857 600 13 960

3

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->