P. 1
Pengendalian Gulma (Laporan Tetap Praktikum Dasar - Dasar Agronomi) Kelompok 5 Teknik Pertanian Unsri

Pengendalian Gulma (Laporan Tetap Praktikum Dasar - Dasar Agronomi) Kelompok 5 Teknik Pertanian Unsri

|Views: 3,879|Likes:

More info:

Published by: Febri Irawan Putra Zenir on Jul 10, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/16/2013

pdf

text

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kemajuan dan perkembangan pertanian di Indonesia menunjukkan kemajuan yang semakin pesat.

Kemajuan ini dapat memberikan dampak yang positif, tetapi ada juga dampak negatifnya. Contohnya semaki banyaknya gulma di Indonesia. Gulma dapat didefinisikan sebagai tumbuhan yang tidak diinginkan manusia dan tumbuh pada temapat dan waktu yang tidak diinginkan manusia. Dalam pertanian, gulma tidak dikehendaki manusia karena : a. Menurunkan produksi akibat bersaing dalam pengambilan unsur hara, air, sinar matahai, dan ruang hidup b. Menurunkan mutu akibat hasil kantaminasi dengan bagian-bagian gulma c. Mengeluarkan senyawa allelopati yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman d. Menjadi inang bagi hama dan patogen yang menyerang tanaman e. Mengganggu tata-guna air f. Secara umum meningkatkan biaya usahatani karena peningkatan kegiatan pertanaman, dimana penyiangan gulma akan memerlukan tambahan input berupa tenaga kerja. Mengingat keberadaan gulma menimbulkan akibat-akibat yang merugikan maka harus dilakukan usaha-usaha pengendalian yang teratur dan terencana. 1.2. Tujuan Untuk mengenali macam-mcam gulma yang ada di areal pertanian.

1

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Definisi Gulma Gulma merupakan tanaman pengganggu yang kehadirannya tidak diinginkan. Kehadiran gulma ini dinilai merugikan karena secara estetika akan mengganggu keindahan taman dan secara fungsi akan mengurangi hara, pemanfaatan sinar matahari, air tanah, dan tempat tumbuh yang dapat dimanfaatkan oleh tanaman utama. ( Jumin Hasan Basri. 1987). Gulma juga merupakan tumbuhan pengganggu tanaman yang tidak dikehendaki tumbuhnya di areal persawahan dan juga tumbuhan pengganggu tanaman pokok yang dapat menurunkan hasil produksi tanaman. 2.2. Pembagian Jenis-Jenis Gulma a. Gulma darat (terrestrial) Gulma tumbuh di tanah kering, terdiri dari gulma semusim, dua tahunan, dan tahunan, rerumputan, berdaun lebar dan teki-tekian. b. Gulma air (aquatis weed atau hydrophyta) Gulma yang pertumbuhan atau persyaratan hidupnya harus berada di daerah perairan seperti sawah, kolam, danau, rawa, dsb. 2.2.2. Gulma berdasarkan morfologinya secara umum, gulma dibagi menjadi : a. Rerumputan (grasses) Anggota famili Poaceae, pertumbuhan tegak atau menjalar, berumur setahun ataupun tahunan, daun tumbuh berselang-selang pada setiap buku, daun terdiri dari pekepah daun dan helaian daun. b. Berdaun Lebar (broad leaf) Umumnya terdiri atas tumbuhan berkeping dua, ada juga berkeping satu dengan daun lebat. c. Teki-tekian

2.2.1. Gulma berdasarkan habitat (tempat tumbuh), gulma dibagi menjadi :

2

Anggota famili Cyperaceae, mirip dengan rerumputan namun batangnya segitiga. 2.2.3. Gulma berdasarkan siklus hidup, gulma dibagi menjadi : a. Gulma Semusim (annual) Gulma yang menyelesaikan satu siklus hidupnya (berkecambah, vegetatif, berbunga, berbuah, penyebaran biji, mati) dalam satu tahun atau kurang. b. Gulma Dua Tahunan (biannual) Gulma yang hidupnya lebih dari satu tahun dan kurang dari dua tahun, umumnya terdapat di daerah beiklim sedang. c. Gulma Tahunan (parennial) 2.2.4. Gulma berdasarkan struktur batang, gulma dibagi menjadi : a. Berkayu b. Tidak berkayu Gulma yang hidup lebih dari dua tahun, berkembang biak dengan biji. Hubungan gulma dengan tanaman lain dapat berupa kompetisi yang dapat diartikan sebagai persaingan dua organisme atau lebih dalam meraih makanan dan tempat hidup yang sama, seperti unsur hara, air, cahaya, bahan ruang tumbuh, dan CO2. Persaingan akan terjadi apabila unsur penunjang pertumbuhan tersebut terbatas. Persaingan antara gulma dengan tanaman adalah persaingan inter spesifik (Inter specific competition). Kemampuan tanaman bersaing dengan gulma tergantung pada spesies gulma, kepadatan gulma, saat dan lama persaingan, cara budidaya dan varietas yang ditanam, serta tingkat kesuburan tanah. Perbedaan spesies, akan menentukan kemampuan bersaing karena perbedaan system fotosintesis, kondisi perakaran dan keadaan morfologinya. Gulma yang muncul atau berkecambah lebih dulu atau bersamaan dengan tanaman yang dikelola, berakibat besar terhadap pertumbuhan dan hasil panen tanaman. Persaingan gulma pada awall pertumbuhan akan mengurangi kuantitas hasil, sedangkan persaingan dan gangguan gulma menjelang panen berpengaruh besar terhadap kualitas hasil. Persaingannya berupa :

3

a.

Persaingan dalam memperoleh air Air di serap dari dalam tanah kemudian sebagian besar diuapkan (transpirasi), hanya sekitar 1% saja yang dipakai untuk proses fotosintesis. Untuk setiap kilogram bahan organik, gulma membutuhkan 330-1900 liter air. Kebutuhan yang besar tersebut hampir dua kali kebutuhan tanaman.

b.

Persaingan dalam memperoleh unsur hara Gulma menyerap lebih banyak unsur hara dari pada tanaman. Pada bobot kering yang sama gulma mengandung kadar nitrogen dua kali lebih banyak dari jagung. c. Persaingan dalam memperoleh cahaya Dalam keaadaan air dan hara yang cukup untuk pertumbuhan tanaman, maka faktor pembatas berikutnya adalah cahaya matahari. Bila musim hujan, maka berbagai tanaman akan berebut untuk memperoleh cahaya matahari.

d.

Pengeluaran senyawa beracun. Tumbuhan juga dapat bersaing antara sesamanya dengan cara interaksi biokimia, yaitu salah satunya dengan mengeluarkan senyawa beracun, yang akan menyebabkan terganggunya pertumbuhan tanaman lain. Interaksi biokimia antara gulma dan tanaman ini dapat menyebabkan gangguan perkecambahan biji, kecambah jadi abnormal. Persaingan yang timbul akibat hal ini adalah dikeluarkannya zat racun dari suatu tumbuhan yang disebut allelopathy. Terdapat beberapa metode/cara pengendalian gulma yang dapat dipraktekkan di lapangan, yaitu : 1. Pengendalian dengan upaya preventif Tindakan paling dini dalam upaya menghindari kerugian akibat infestasi gulma adalah pencegahan (preventif). Pencegahan dimaksud untuk mengurangi pertumbuhan gulma agar usaha pengendalian sedapat mungkin dikurangi. Pencegahan sebenarnya merupakan langkah yang paling tepat karena kerugian yang sebenarnya pada tanaman belum terjadi, dan pencegahan biasanya lebih murah. Pengendalian dengan preventif dibagi menjadi : • Peniadaan Sumber Invasi dan Sanitasi • Perlunya Peraturan / Perundang-Undangan

4

• Karantina Tumbuhan 2. Pengendalian secara mekanis / fisik pengendalian mekanis merupakan usaha penekanan pertumbuhan gulma dengan cara merusak bagian-bagian sehingga gulma tersebut mati atau pertumbuhannya terhambat. Cara ini umumnya cukup baik dilakukan pada berbagai jenis gulma setahun, tetapi pada kondisi tertentu juga efektif bagi gulmagulma tahunan. Pengendalian ini dapat dilakukan dengan cara : • Pengolahan Tanah (land preparation) • Penyiangan (wedding) • Pencabutan (hand pulling) • Pembabatan (mowing) • Pembakaran (burning) • Penggenangan • Peralatan Pengendalian Mekanis 3. Pengendalian Kultur Teknis pengendalian kultur teknis merupakan cara pengendalian gulma dengan menggunakan praktek-praktek budidaya. Penanamn jenis yang cocok untuk suatu tanah, penenamn rapat agar tajuk tanaman segera menutup ruang kosong, pemupukan yangtepat, dan pengaturan waktu tanam adalah cara yang sangat membantu untuk mengtasi masalah gulma. Pengendalian ini disebut juga pengendalian secara ekologis karena menggunakan prinsip-prinsip ekologi untuk mengelola lingkungan. Pengendalian ini dilakukan dengan cara : • Rotasi Tanaman (crop rotation) • Sistem Bertanam (croping system) • Pengaturan Jarak Tanam (crop desinty) • Pemulsaan (mulching) • Tanaman Penutup Tanah (legum cover crop-lcc)

5

4. Pengendalian Hayati pengendalian hayati (Smith 1919) dengan arti sempit sebagi penggunaan musuh alami baik yang diintroduksikan maupun yang sudah ada di suatu daerah kemudian dikelola agar penekanan terhadap populasi organisme pengganggu yang menjadi sasaran meningkat. Pengendalian pada gulma adalah suatu cara pengendalian dengan menggunakan musuh-musuh alami baik hama (insekta), penyakit (patogen), ternak ikan, dsb guna menekan pertumbuhan gulma. Cara-cara pengendalian hayati : • Pengendalian Alami dan Hayati • Landasan Pengendalian Hayati • Musuh-Musuh Alami Gulma • Pengembangan pengendalian Hayati 5. Pengendalian Kimia Pengendalian gulma dengan menggunakan senyawa kimia sangat diminati, senyawa kimia yang diguankan dikenal denga nama Herbisida. Herbisida merupakan alat yang canggih dalam pengendalian gulma, serta memberikan keuntungan lebih dalam pemakaiannya.

6

BAB III PEMBAHASAN 3.1. Gulma Berdasarkan Habitat a. Gulma darat No. 1. 2. Nama Lokal Alang-alang Rumput teki Nama Ilmiah Imperata cylindrica Cyperus rotundus Keterangan daun panjang Batang rumput berbentuk segitiga dan tajam. Daunnya
berjumlah 4-10 helai yang terkumpul pada pangkal batang membentuk roset akar dengan pelepah daun tertutup tanah. Helaian daun berbentuk pita bersilang sejajar. Permukaan atas berwarna hijau mengkilat dengan panjang daun 10-30 cm dan lebar 3-6 cm.

Manfaat Obat Obat untuk
mengatasi gangguan sakit dada, sakit gigi, gangguan fungsi pencernaan seperti mual, muntah, nyeri lambung dan sakit perut, diare, bengkak akibat retensi cairan, haid tidak teratur, sakit waktu haid, keputihan, menyuburkan kandungan.

3.

Rumput pahit

Axonopus compressus

Batang rumput beerbentuk segitiga. Daun sensitive. Tanaman ini

Obat.

4.

Putri malu

Mimosa pudica

Obat mengatasi insomnia, batuk

7

memiliki bentuk daun kecil-kecil tersusun majemuk, bentuk lonjong dengan ujung lancip, warna hijau (ada yang warna kemerahmerahan). Bila daun disentuh akan menutup (sensitif plant). Bunga bulat seperti bola, warna merah muda, 5. Antanan leutik Hydrocotyle asiatica bertangkai. Merupakan tanaman berjenis rempah – rempah.

dengan dahak banyak, rematik, dan lainnya.

Untuk kesehatan dan kebugaran tubuh dan mengeluarkan racun.

b. Gulma air No. 1. Nama Lokal Eceng gondok Nama Ilmiah Eichhornia Keterangan Batang Manfaat Bahan

8

2.

Kayambang

crassipes Saluinia molesta

menggelembung Tanaman air

kerajinan Dapat dijadikan tanaman hias akuarium sayuran Makanan ternak. Sebagai makanan ikan di kolam

3. 4. 5.

Genjer Cacabean Hidrilla

Limnocharis plava Ludwigia octovalis Hydrilla verticillata

Daun lebar Daun lebar Tumbuh dalam air

3.2. Gulma Berdasarkan Morfologi a. Gulma berdaun lebar No. 1. Nama Lokal Ceplukan Nama Ilmiah Physalis angulata 2. Wedusan Ageratum conyzoides Keterangan Daun dibentuk pada meristem pucuk Sangat sensitif terhadap kemikalia. Rasanya sedikit pahit, pedas, dan sifatnya netral. Manfaat Untuk obat hipertensi, diabetes, bisul, borok, dan gusi berdarah. berkhasiat stimulan, tonik, pereda demam (antipiretik), antitoksik, menghilangkan pembengkakan, menghentikan perdarahan (hemostatis), peluruh haid (emenagog), peluruh kencing (diuretik), dan pelumuh 3. Sembung Rambut Mikania michranta Terdapat stomata pada daun kentut (kaiminatit). • Untuk meredakan diare

9

terutama pada permukaan bawah

Membantu mengurangi flu Mengobati radang sendi Melancarkan sirkulasi darah dan menghilangkan pembekuan darah

Dapat

mengurangi rasa sakit saat haid

Meredakan sakit kerongkongan ( sakit saat menelan )

4.

Putri Malu

Mimosa pudica

Terdapat tunastunas pada nodusa

Obat mengatasi insomnia, batuk dengan dahak banyak, rematik, dan lainnya. Sayuran dan bahan pangan.

5.

genjer

Limnocharis plava

Berwarna hijau

b. Gulma teki-tekian No. 1. Nama Lokal Alang-alang Nama Ilmiah Imperata cylindrica Keterangan Alang-alang dapat berbiak dengan cepat, dengan benih-benihnya Manfaat alang-alang digunakan untuk melindungi lahan-lahan

10

yang tersebar cepat bersama angin, atau melalui rimpangnya yang lekas menembus tanah yang gembur. Berlawanan dengan anggapan umum, alang-alang tidak suka tumbuh di tanah yang miskin, gersang atau berbatu-batu. Rumput ini senang dengan tanah-tanah yang cukup subur, banyak disinari matahari sampai agak teduh, dengan kondisi lembab atau 2. Teki ladang Cyperus rotundus 3. 4. Teki umbi Udelan Cyperus edulis Cyperus kyllinga kering. Penampang lintang batang berbentuk segi tiga membulat Tidak berongga Memiliki daun yang berurutan sepanjang batang 5. Rumput teki Cyperus rotundus .L dalam tiga baris penampang lintang batang berbentuk

terbuka yang mudah tererosi. Kecepatan tumbuh, jalinan rimpang alangalang di bawah tanah, serta tutupan daunnya yang rapat, memberikan manfaat perlindungan yang dibutuhkan itu.

Obat herbal tradisional. Dimakan atau di buat emping berperan dalam menangkap polutan logam berat. untuk mengatasi gangguan sakit

11

segi tiga membulat, dan tidak berongga, memiliki daun yang berurutan sepanjang batang dalam tiga baris, tidak memiliki lidah daun, dan titik tumbuh tersembunyi.

dada, sakit gigi, gangguan fungsi pencernaan seperti mual, muntah, nyeri lambung dan sakit perut, diare, bengkak akibat retensi cairan, haid tidak teratur, sakit waktu haid, keputihan, menyuburkan kandungan.

c. Gulma rumput-rumputan No. 1. Nama Lokal Alang-alang Nama Ilmiah Imperata cylindrica Keterangan Alang-alang dapat berbiak dengan cepat, dengan benihbenihnya yang tersebar cepat bersama angin, Manfaat alang-alang digunakan untuk melindungi lahan-lahan terbuka yang mudah

12

atau melalui rimpangnya yang lekas menembus tanah yang gembur. Berlawanan dengan anggapan umum, alangalang tidak suka tumbuh di tanah yang miskin, gersang atau berbatu-batu. Rumput ini senang dengan tanah-tanah yang cukup subur, banyak disinari matahari sampai agak teduh, dengan kondisi lembab 2. Rumput teki Cyperus rotundus atau kering. penampang lintang batang berbentuk segi tiga membulat,

tererosi. Kecepatan tumbuh, jalinan rimpang alangalang di bawah tanah, serta tutupan daunnya yang rapat, memberikan manfaat perlindungan yang dibutuhkan itu.

untuk mengatasi gangguan sakit dada, sakit

13

dan tidak berongga, memiliki daun yang berurutan sepanjang batang dalam tiga baris, tidak memiliki lidah daun, dan titik tumbuh tersembunyi.

gigi, gangguan fungsi pencernaan seperti mual, muntah, nyeri lambung dan sakit perut, diare, bengkak akibat retensi cairan, haid tidak teratur, sakit waktu haid, keputihan, menyuburkan kandungan Rebusan dari daun juga digunakan untuk obat sakit dada, sementara ekstrak daunnya untuk obat mata yang panas. Akar yang ditumbuk dioleskan ke badan untuk obat demam;

3.

Babadotan/wedusan

Ageratum conyzoides

berbau keras, berbatang tegak atau berbaring, berakar pada bagian yang menyentuh tanah, batang gilig dan berambut jarang, sering bercabangcabang, dengan satu atau banyak kuntum

14

bunga majemuk yang terletak di ujung, tinggi hingga 120 cm. Daun-daun bertangkai, 0,5-5 cm, terletak berseling atau berhadapan, terutama yang letaknya di bagian bawah. Helaian daun bundar telur hingga menyerupai belah ketupat, 2-10 × 0,5-5 cm; dengan pangkal agakagak seperti jantung, membulat atau meruncing; dan ujung tumpul atau meruncing; bertepi beringgit atau

ekstraknya dapat diminum

15

bergerigi; kedua permukaannya berambut panjang, dengan kelenjar di sisi 4. 5. Lempuyangan Paparean Panicum repens Phalaris arundinaceae bawah. Seperti jahejahean. Mengandung alkaloidalkaloid. Obat radang tenggorokan. Mencegah pembusukan, mencegah kehancuran makanan yang digarami, dan sebagai obat jerawat.

3.3. Gulma Berdasarkan Siklus Hidup a. Annual No. 1. Nama Lokal Bayam Duri Nama Ilmiah Amaranthus spinosus Keterangan termasuk jenis tanaman amaranth.Tumbuhan ini mempunyai batang lunak atau basah, tingginya dapat mencapai 1 meter. Sebagai tanda khas dari Manfaat Untuk obat kencing nanah, kencing tidak lancar, gangguan pernapasan, dan memproduksi ASI.

16

tumbuhan bayam duri yaitu pada pohon batang, tepatnya di pangkal tangkai daun terdapat duri, sehingga orang mengenal sebagai bayam duri.Bentuk daunnya menyerupai belahan ketupat dan berwarna hijau. Bunganya berbentuk bunga bongkol, berwarna hijau muda atau kuning. Bayam duri banyak tumbuh secara liar di pekarangan rumah, ladang atau di jalan-jalan kampung. Bayam duri tumbuh baik di tempat-tempat yang cukup sinar matahari dengan suhu udara antara 25 2. Ekor Tikus Heliotripium indicum - 35 Celcius. daun biasanya berbentuk bulat mengandung zat yang dapat

17

sedikit lonjong. Daun daun berikutnya mulai meruncing seperti daun talas. yang sudah tua daunnya hijau halus berujung runcing menyerupai anak panah. Bunga berwarna putih kekuningan dan kelopaknya menyerupai ekor tikus.

mengaktifkan fungsi sel darah dengan memproduksi mediator, sehingga merangsang dan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh. sebagai obat penyembuh penyakit kanker yang penggunaannya disarankan dilakukan berdampingan dengan pengobatan medis seperti kemoterapi (chemotherapy) atau radioterapi (radiotherapy). Obat.

3.

Jekeng atau Teki Rendul

Cyperus iria

Merupakan tanaman yang biassa tumbuh diareal perkebunan kelapa sawit dan

18

biasanya banyak mengandung unsure 4. Babadotan Ageratum conyzoides hara. berbau keras, berbatang tegak atau berbaring, berakar pada bagian yang menyentuh tanah, batang gilig dan berambut jarang, sering bercabangcabang, dengan satu atau banyak kuntum bunga majemuk yang terletak di ujung, tinggi hingga 120 cm. Daun-daun bertangkai, 0,5-5 cm, terletak berseling atau berhadapan, terutama yang letaknya di bagian bawah. Helaian daun bundar telur hingga menyerupai belah ketupat, 2-10 × 0,5-5 cm; dengan pangkal agak-agak seperti jantung, membulat atau Rebusan dari daun juga digunakan untuk obat sakit dada, sementara ekstrak daunnya untuk obat mata yang panas. Akar yang ditumbuk dioleskan ke badan untuk obat demam; ekstraknya dapat diminum

19

meruncing; dan ujung tumpul atau meruncing; bertepi beringgit atau bergerigi; kedua permukaannya berambut panjang, dengan kelenjar di 5. Jajagoan Leutik Echinochloa colonum sisi bawah. Daunnya menyerupai daun eceng gondok. Sebagai obat untuk mengatasi ejakulasi dini.

b. Biannual No. 1. Nama Lokal Daun Sendok Nama Ilmiah Plantago sp. Keterangan Daun sendok merupakan gulma di perkebunan teh dan karet, atau tumbuh liar di hutan, ladang, dan halaman berumput yang agak lembap,kadang ditanam dalam pot sebagai tumbuhan obat. Manfaat Mengobati infeksi saluran kencing dan kencing berdarah.

20

Tumbuhan ini berasal dari daratan Asia dan Eropa, dapat ditemukan dari dataran rendah sampai ketinggian 3.300 m dpl. Tumbuhan obat ini tersebar luas di dunia dan telah dikenal sejak dahulu kala serta merupakan salah satu dari 9 turnbuhan obat yang dianggap sakral di Anglo Saxon. Terna menahun, tumbuh tegak, tinggi 15 - 20 cm. Daun tunggal, bertangkai panjang, tersusun dalam

21

roset akar. Bentuk daun bundar telur sampai lanset melebar, tepi rata atau bergerigi kasar tidak teratur, permukaan licin atau sedikit berambut, pertulangan melengkung, panjang 5 - 10 cm, lebar 4 - 9 cm, warnanya hijau. Perbungaan majemuk tersusun dalam bulir yang panjangnya sekitar 30 cm, kecil-kecil, warna putih. Buah lonjong atau bulat telur, berisi 2 - 4 biji berwarna hitam dan keriput.

22

Daun muda bisa dimasak sebagai sayuran Perbanyakan 2. Putri Malu Mimosa pudica dengan biji. Terdapat tunastunas nodusa. Obat mengatasi insomnia, batuk dengan dahak banyak, rematik, dan 3. Sunduk welut Cyperus difformis Gulma pada tanaman 4. Common mullein Verbascum thapsus manggis. Merupakan ramuan obat tradisional berupa herbal. Membantu meredakan alergi dengan cepat dan membantu meninkatkan system kekebalan 5. Burdock Arctium sp. Burdock has historically been used to treat a wide variety of ailments, including arthritis, diabetes, and tubuh. Mencegah sakit kepala dan gatal-gatal lainnya. Obat.

23

hair loss. It is a principal herbal ingredient in the popular cancer remedies Essiac® (rhubarb, sorrel, slippery elm) and Hoxsey formula (red clover, poke, prickly ash, bloodroot, barberry). Burdock fruit has been found to lower blood sugar in animals, and early human studies have examined burdock root in diabetes. Laboratory and animal studies have explored the use of burdock for

24

bacterial infections, cancer, HIV, and kidney stones. However, there is currently insufficient human evidence regarding the efficacy of burdock for any indication. c. Parennial No. 1. Nama Lokal Kremek Nama Ilmiah Alternanthera sessilis Keterangan Merupakan tanaman berbatang basah, berumur panjang, dan berbatang banyak. Akar kuat. Batang berbaring, berakar, dan bercabang dengan panjang 2. Tembelekan Lantana camara hamper 1 m. Tembelekan Akar bersifat Manfaat Herbanya untuk mengobati sakit perut dan disentri.

25

kadang tumbuh liar atau ditanam sebagai tanaman hias dan tanaman pagar. Tumbuhan yang berasal dari Amerika tropis ini bisa ditemukan dari dataran rendah sampai ketinggian 1.700 m dpl., pada tempattempat terbuka yang terkena sinar matahari atau agak ternaung.

tawar dan sejuk. Berkhasiat sebagai pereda demam (antiperik), penawar racun (antitoksik), penghilang nyeri (analgesik) dan penghenti perdarahan (hemostatis). Daun bersifat pahit, sejuk, berbau da sedikit beracun (toksik) , yang berkhasiat menghilangkan gatal (antipruritus) , antitoksik, menghilamngkan bengkak dan perangsang muntah. Sedangkan bunga tembelekan manis rasannya dan sejuk,

26

berkhasiat sebagai penghenti 3. Papahitan Axonopus compressus 4. Kakawatan Cyndon dactylon tanaman obat yang berumur tahunan Terna bertahunan yang berstolon, merumput dengan rimpang bawah tanah menembus tanah sampai kedalaman 1 m atau lebih. Lamina melancipmemita, berlapis lilin putih keabuabuan tipis di permukaan bawah, gundul atau berambut pada permukaan atas. Pelepah daun panjang, Rumput ini paling disukai hewan ternak, dan dipakai juga untuk mengendalikan erosi dan sebagai rumput tanah. Di Amerika Serikat hibrid yang dikembangkan juga sebagai jerami. Merupakan gulma yang serius pada jagung, kapas, tebu, anggur dan tanaman perkebunan. Mempunyai prospek untuk dikembangkan dalam perdarahan. Obat.

27

halus, berambut atau gundul; ligula tampak jelas berupa cincin rambut-rambut putih. Bunga tegak, seperti tandan. Bijinya membulat telur, kuning sampai kemerahan.

memperbaiki sifat genetik pada produksinya dan kualitas serta ketahanan hama. Pemupukan, pengelolaan dan penggunaan kultivar yang benar berpengaruh besar terhadap peningkatan nutrisi hewan dan konservasi tanah. alang-alang digunakan untuk melindungi lahan-lahan terbuka yang mudah tererosi. Kecepatan tumbuh, jalinan rimpang alangalang di bawah tanah, serta tutupan daunnya yang rapat, memberikan

5.

Alang-alang

Imperata cylindrical

Alang-alang dapat berbiak dengan cepat, dengan benihbenihnya yang tersebar cepat bersama angin, atau melalui rimpangnya yang lekas menembus tanah yang gembur. Berlawanan

28

dengan anggapan umum, alangalang tidak suka tumbuh di tanah yang miskin, gersang atau berbatu-batu. Rumput ini senang dengan tanah-tanah yang cukup subur, banyak disinari matahari sampai agak teduh, dengan kondisi lembab atau kering. 3.4. Gulma Berdasarkan Struktur Batang a. Berkayu No. 1. Nama Lokal Putri Malu Nama Ilmiah Mimosa pudica Keterangan Terdapat tunnasstunas nodusa.

manfaat perlindungan yang dibutuhkan itu.

Manfaat Obat mengatasi insomnia, batuk dengan dahak banyak, rematik, dan lainnya. Untuk obat kencing nanah,

2.

Bayam Duri

Amaranthus spinosus

termasuk jenis tanaman

29

amaranth.Tumbuhan ini mempunyai batang lunak atau basah, tingginya dapat mencapai 1 meter. Sebagai tanda khas dari tumbuhan bayam duri yaitu pada pohon batang, tepatnya di pangkal tangkai daun terdapat duri, sehingga orang mengenal sebagai bayam duri.Bentuk daunnya menyerupai belahan ketupat dan berwarna hijau. Bunganya berbentuk bunga bongkol, berwarna hijau muda atau kuning. Bayam duri banyak tumbuh secara liar di pekarangan rumah, ladang atau di jalan-jalan kampung. Bayam duri tumbuh baik di

kencing tidak lancar, gangguan pernapasan, dan memproduksi ASI.

30

tempat-tempat yang cukup sinar matahari dengan suhu udara antara 25 3. Alang-alang Imperata cylindica - 35 Celcius. Alang-alang dapat berbiak dengan cepat, dengan benihbenihnya yang tersebar cepat bersama angin, atau melalui rimpangnya yang lekas menembus tanah yang gembur. Berlawanan dengan anggapan umum, alang-alang tidak suka tumbuh di tanah yang miskin, gersang atau berbatu-batu. Rumput ini senang dengan tanah-tanah yang cukup subur, banyak disinari matahari sampai agak teduh, dengan kondisi lembab atau 4. Pisang Hutan Musa sp. kering. Tumbuh liar di Dapat alang-alang digunakan untuk melindungi lahan-lahan terbuka yang mudah tererosi. Kecepatan tumbuh, jalinan rimpang alangalang di bawah tanah, serta tutupan daunnya yang rapat, memberikan manfaat perlindungan yang dibutuhkan itu.

31

hutan hujan 5. Keladi Liar Caladium pegunungan. Keladi yang tumbuh secara liar tetapi memiliki nilai ekonomis untuk dibudidayakan.

dikonsumsi. Sabagai tanaman hias.

b. Tidak berkayu No. 1. Nama Lokal Genjer Nama Ilmiah Limnocharis flava Keterangan Tumbuhan ini tumbuh di permukaan perairan atau akarnya masuk ke dalam lumpur, tumbuhan tahunan; rimpang tebal dan tegak, tinggi tumbuhan dapat mencapai setengah meter; daun tegak atau miring, tidak mengapung, tangkainya panjang dan berlubang, Manfaat Sayuran dan bahan pangan.

32

helainya bervariasi bentuknya; mahkota bunga berwarna kuning dengan diameter 1.5cm, kelopak 2. Rumput teki Cyperus rotundus bunga hijau penampang lintang batang berbentuk segi tiga membulat, dan tidak berongga, memiliki daun yang berurutan sepanjang batang dalam tiga baris, tidak memiliki lidah daun, dan titik tumbuh tersembuny 3. Eceng gondok Eichhornia crassipes Eceng gondok hidup mengapung di air dan kadangkadang berakar dalam tanah. Tingginya sekitar 0,4 - 0,8 untuk mengatasi gangguan sakit dada, sakit gigi, gangguan fungsi pencernaan seperti mual, muntah, nyeri lambung dan sakit perut, diare, bengkak akibat retensi cairan, haid tidak teratur, sakit waktu haid, keputihan, menyuburkan kandungan dapat mempercepat kehilangan air melalui evapotranspirasi. Pengurangan air yang disebabkan eceng gondok

33

meter. Tidak mempunyai batang. Daunnya tunggal dan berbentuk oval. Ujung dan pangkalnya meruncing, pangkal tangkai daun menggelembung. Permukaan daunnya licin dan berwarna hijau. Bunganya termasuk bunga majemuk, berbentuk bulir, kelopaknya berbentuk tabung. Bijinya berbentuk bulat dan berwarna hitam. Buahnya kotak beruang tiga dan berwarna hijau. Akarnya merupakan akar 4. Kiambang Salvinia sp serabut. bersifat

kurang lebih empat kali lebih besar dari permukaan air terbuka.

memiliki nilai

34

heterospor, memiliki dua tipe spora: makrospora yang akan tumbuh menjadi protalus betina dan mikrospora yang akan tumbuh menjadi protalus jantan.

ekonomi tinggi, kecuali sebagai sumber humus (karena tumbuhnya pesat dan orang mengumpulkannya untuk dijadikan pupuk), kadangkadang dipakai sebagai bagian dari dekorasi dalam ruang, atau sebagai tanaman hias di kolam atau akuarium Dapat digunakan sebagai tanaman hias akuarium.

5.

Hidrilla

Hydrilla verticillata

Merupakan tanaman air.

Untuk menghindari pertumbuhan gulma di atas maka perlu dilakukan tindakan pencegahan (preventive) dengan cara tidak terlalu banyak menggunakan pupuk kandang atau jangan menggunakan pupuk kandang pada saat penanaman. Hal ini disebabkan pupuk kandang yang dijual di pasaran acapkali belum disterilisasi dan banya mengandung benih rerumputan yang masih dapat tumbuh. Penyiangan gulma pada suatu tanaman hendaknya dilakukan secara teratur, minimal sebulan sekali atau sesuai dengan tingkat sebaran jumlah gulma yang ada. Penyiangan ini dilakukan sebelum pemupukan tanaman. Pengendalian gulma harus memperhatikan teknik pelaksanaannya di lapangan (faktor teknis), biaya yang diperlukan (faktor ekonomis), dan kemungkinan dampak negatif yang ditimbulkan.

35

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN 4.1. Kesimpulan a. Gulma dapat didefinisikan sebagai tumbuhan yang tidak diinginkan manusia dan tumbuh pada temapat dan waktu yang tidak diinginkan manusia. b. Untuk menghindari pertumbuhan gulma maka perlu dilakukan tindakan pencegahan (preventive) dengan cara tidak terlalu banyak menggunakan pupuk kandang atau jangan menggunakan pupuk kandang pada saat penanaman. c. Pengendalian gulma harus memperhatikan teknik pelaksanaannya di lapangan (faktor teknis), biaya yang diperlukan (faktor ekonomis), dan kemungkinan dampak negatif yang ditimbulkan. d. Hubungan gulma dengan tanaman lain dapat berupa kompetisi yang dapat diartikan sebagai persaingan dua organisme atau lebih dalam meraih makanan dan tempat hidup yang sama, seperti unsur hara, air, cahaya, bahan ruang tumbuh, dan CO2. e. Cara perkembangan gulma ada cara yaitu dengan cara perbanyakan generatif dan vegetatif. 4.2. Saran a. Penyiangan gulma sebaiknya dilakukan secara teratur sehingga tidak mengganggu pertumbuhan tanaman yang memang diinginkan. b. Kendalikan gulma dengan metode-metode yang ada sesuai dengan keadaan atau sifat dari gulma itu.

36

DAFTAR PUSTAKA Astuti Siti, 2006. Petunjuk Praktikum Dasar-Dasar Perlindungan Tanaman. STPP Jurusan Penyuluhan Pertanian, Yogyakarta. Moenandir, J. 1986. Konsep Pengendalian Gulma.Balitus: Intercreated Pest Management. Moenandar, Jody. 1993. Pengantar Ilmu dan Pengendalian Gulma. Jakarta: Rajawali Pers. Sukman, Yernelis. 2002. Gulma dan teknik pengendaliannya. Jakarta: Rajawali Pers. Triharso. 1994. Dasar-dasar perlindungan tanaman. Yogyakarta: UGM www.google.com www.wikipedia.com

37

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->