P. 1
Doc

Doc

|Views: 3,329|Likes:
Published by Mairid Maneza Erid

More info:

Published by: Mairid Maneza Erid on Jul 12, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/14/2013

pdf

text

original

Jenis dan kelas

Kadar
karbon
(%)

Kekuatan
luluh
(kg/mm2
)

Kekuatan
tarik
(kg/mm2
)

Perpanjangan
(%)

Kekerasan
Brinel

Penggunaan

Baja
karbon
rendah

Baja
karbon
sedang

Baja
karbon
tinggi

Baja
lunak
khusus
Baja
sangat
lunak
Baja
lunak

Baja
setengah
lunak

Baja
setengah
keras

Baja
keras

Baja
sangat
keras

0,08

0,08-
0,12

0,12-
0,20

0,20-
0,30

0,30-
0,40

0,40-
0,50

0,50-
0,80

18-28

20-29

22-30

24-36

30-40

34-46

36-47

32-36

36-42

38-48

44-55

50-90

58-70

65-100

40-30

40-30

36-24

32-22

30-17

26-14

20-11

95-100

80-120

100-130

112-145

140-170

160-200

180-235

Pelat tipis

Batang
kawat

Konstruksi
umum

Alat-alat
mesin
perkakas

Rel, pegas
kawat piano

(Sumber : Harsono 2000 : 90)

Baja karbon rendah yang disebut juga baja lunak banyak sekali

digunakan untuk konstruksi umum. Baja karbon ini dibagi lagi dalam baja kil

dan baja rim, dimana persamaannya didasarkan atas persyaratan deoksidasi,

cara pembekuan dan distribusi rongga atau lubang halus didalam ingot.

Klasifikasi baja menurut tingkat deoksidasinya dapat dilihat pada tabel 2.

kekuatan tarik pada baja karbon rendah dapat dipertinggi dengan menurun jika

kadar karbon dan menaikkan kadar mangan Mn. Suhu transisi dan kekuatan

tarik menjadi turun dengan naiknya harga perbandingan Mn / C, didalam baja

21

rim terdapat pemisahan antara kulit dan bagian dalam yang menyebabkan

kekuatan tarik baja ini lebih rendah bila dibanding dengan baja kil dan baja

semi kil.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->