P. 1
Sepak Bola

Sepak Bola

|Views: 3,189|Likes:
Published by isa'

More info:

Published by: isa' on Jul 15, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/08/2012

pdf

text

original

MAKALAH OLAHRAGA

Disusun Oleh : AHMAD RIDWAN

SMP NEGERI 7 TANGERANG

A. Sepak Bola
Sekilas tentang Sepak bola Permainan sepak bola berasal dari Inggris. Pada tanggal 26 Oktober 1863 berdiri The football Association. Pada tanggal 8 Desember 1863 lahirlah peraturan sepak bola modern. Pada tanggal 21 Mei 1904 berdiri FIFA ( Federation Internatioal Football Amateur ) atas prakarsa Guirin (bangsawan Perancis). Pada tahun 1921 sampai 1951 Jules Rimet menjadi ketua FIFA dan menetapkan kejuaraan diselenggarakan setiap 4 taun sekali. Sepakbola masuk ke Indonesia dibawa oleh Belanda, sedangkan tokohnya Ir.Soeranti Sosrosugondo. Pada tanggal 19 April 1930 berdiri PSSI. Pada tahun 1966 diadakan kejuaraan sepakbola memperebutkan Piala Soeratin.

1. Latihan dasar menyepak Dalam olah raga Permainan sebelum melekukan aktivitas permainan di dahului dengan berbaris, berdoa dan di lanjutkan dengan melakukan gerakan pemanasan untuk mempersiapkan sendi-sendi dan otot-otot tubuh. Menyepak (tendangan) berfungsi untuk: a. Memberikan bola (Passing)
b. Menembak bola ke gawang (Shooting)

Macam-macam teknik menyepak: a. Menyepak bola ke arah teman / gawang menggunaka bagian dalam kaki Beberapa factor yang perlu di perhatikan:
1. Posisi langsung di belakang bola

2. Kaki mampu di belakang bola 3. Kaki di ayun membuka ke luar

4. Badan tegak atau agak condong sedikit 5. Pandangan selalu ke arah bola 6. Ayunkan kaki belakang ke depan hingga lurus di imbangi dengan gerakan tangan dan pinggang b. Menyepak bola kea rah teman / gawang mengunakan bagian luar kaki Beberapa faktor yang perlu di perhatikan: 1. Posisi langsun di belakang bola 2. Persentuhan antara bola dan kaki harus tepat

3. Bada agak condiong ke depan sedilit 4. Pandangan harus selalu ke arah bola c. Menyepak bola ke arah teman / gawang Menggunakan punggung kaki Beberapa fektor yang perlu di perhatikan: 1. Angkatlah kaki dengan salah satu kaki menekuk. Kaki yang diangkat adalah kaki yang akan digunakan untuk menendang bola. 2. Untuk menendang bola dengan punggung kaki, bola harus diangkat ke atas sedikit. 3. Bola yang ditendang dengan punggung kaki harus berada sedikit di atas lantai.

2. Latihan Dasar Menahan Bola Menahan atau menghetikan bola dalam permainan sepak bola tidak berarti bola langsung dihentikan, tetapi terus dimainkan dibawa bergerak atau dioper kepada kawan. Agar dapat menerima atau menahan bola dengan baik perlu memperhatikan datangnya bola diantaranya: a. Bola datar atau menaggulir di tanah

b. Bola udara atau bola lambung Dalam menghentikan bola ada beberapa teknik: a. Menghentikan bola dengan kaki bagian dalam dari operan teman Menghentikan bola menggunakan kaki bagian dalam kita lakukan bila keadaan bolabergulir di tanah dengan cara: 1. Kaki tumpu menghadap kearah datangnya bola dan di tekuk bagian lutut
2. Kaki yang digunakan untuk mengontrol diputar keluar sehingga kaki

bagian dalam menghadap kearah bola datang 3. Kaki pengontrol digerakkan ke depan bila telah menyentuh bola ditarik kembali ke belakang b. Menghentikan bola dengan kaki bagian luar dari operan teman Teknik ini digunakan bila seorang pemain ingin menghentikan bola dan bergerak kearah yang berbeda atau berlawanan. 1. Pergelangan kaki yang digunakan mengontrol bola ditegangkan keluar 2. Bersamaan dengan itu putar keluar pangkal paha c. teman Teknik ini dilakukan apabila bola jatuh tegak lurus dengan teknik:
1. Kaki yang digunakan untuk mengontrol boladiangkat di bawah bola

Menghentikan bola dengan kaki bagian punggung kaki dari operan

yang jatuh 2. Pada saat bola yang menyentuh kaki, kaki diturunkan 3. Lemaskan pergelangan kaki, ketika menghentikan bola agar bola tidak menmantul d. Menghentikan bola dengan dada dari operan teman

Menghentikan bola dengan dada apabila arah datangnya bola setinggi dada tekniknya sebagai berikut:
1. Kedua kaki tumpu dalam posisi di buka dan ditekuk pada kedua lutut

2. Badan bagian atas dicondongkan ke belakang dengan dada ditarik kedepan 3. Dagu diletakkan di dada agar dapat melihat bola
e.

Menghentikan bola dengan paha dari operan teman Menghentikan bola dengan paha apabilaarah datangnya bola

melambung di bawah pusar tekniknya sebagai berikut: 1. Kaki tumpu menghadap kearah datagnya bola 2. Kaki yang digunakan untuk mengontrol bola diangkat dengan jalan menekuk lutut, sehingga paha menghadap kea rah datangnya bola 3. Pada saat bola akan menyentuh pahamaka paha diturunkan agar kecepata bola berkurang 4. Usahakan bola jatuh kurang lebih selebar satu tangan di atas lutut

3. Latihan Dasar Menggiring Bola

Menggiring bola yaitu suatu seni menggunakan beberapa bagian kaki atu menggulirkan bola secara terus menerus sambil berlari a.Menggiring bola mengguakan kaki bagian dalam arah lurus Supaya dapat menggiring dengan baik perlu memperhatikan beberapa faktor:

1. Ujung telapak kaki yang dipakai untuk menggiring di putar membuka keluar 2. Bola di dorong dengan punggung kaki sebelah dalam 3. Lutut diputar membuka ke samping 4. Badan agak condong ke depan diputar kearah kaki yang lain 5. Gerakan tangan bebas 6. Sewaktu menyentuh bola tidak mengubah langkah kaki b. Menggiring bola menggunakan kaki bagian luar arah lurus Cara ini dipakai untuk menggiring bola dengan langkah-langkah yang cepat. Supaya dapat menggiring dengan baik perlu memperhatikan beberapa faktor: 1. Ujung telapak kaki diputar ke dalam
2. Bola di dorong menggunakan kaki bagian luar

3. Badan agak condong sedikit 4. Gerakan tangan bebas 5. Pandangan selalu kearah bola 6. Sewaktu menyentuh bola tidak mengubah langkah kaki c.Menggiring bola menggunakan kaki bagian dalam dengan rintangan Menggiring bola dengan peggunakan pancang-pancang bendera dalam sebuah lingkaran. Dalam menggunakan kaki kanan dan kiri bergantian dan dalam menggiring menggunakan kaki bagian dalam untuk menggiring dan ujung kaki agak keluar dan lutut kearah samping. Pada pelatihan ini sebagai dasar mengolah bola ketika menerobos daerah pertahanan lawan. d. Menggiringbola menggunakan kaki bagian luar dengan rintangan

Menggiring kaki dengan bagian luar digunakan untuk menghindari lawan yang menjaga dari depan, yaitu dengan teknik mengalihkan arah, berlawanan dengan datangnya lawan.

4. Pemain dan Kedudukan Posisis Pemain Banyaknya Dalam permaina sepakbola setiap regu jumlah pemainnya 11 oarang. Setiap pemain menempati kedudukan sesuai dengan tugas masing-masing yang fungsinya: untuk menghemat tenaga, pertahanan, dan penyerangan, selain itu membubuhkan rasa tanggung jawab dan disiplin Agar dapat berjalan dengan baik diperlukan kefahaman setiap pemain akan kedudukan dan fungsi atau tugasnya masing-masing. Perhatikan kedudukan pemain pada gambar berikut!

11

10

9

8

6

4

3

7

5

2

1

Keterangan Gambar: 1. Gambar1 2. Gambar2 = Kiper = Back kanan

3. Gambar3 4. Gambar4 5. Gambar5 6. Gambar6 7. Gambar7
8. Gambar8

= Poros halang = Poros halang = Back kiri =Gelandang kiri = Gelandang kanan = Kanan luar = kanan Dalam = Kiri dalam = Kiri luar

9. Gambar9 10. Gambar10 11. Gambar11

5. Melakukan Variasi, Menggiring, menendang, dan menahan bola Dalam pelatihan diprlukan kerjasama dan sportifitas, karena ketrampilan individu tidak akan menghasilkan hasil yang optimal. Untuk melatih teknik ini diperlukan dua kelompok regu yang terdiri dari 3 atau 5 pemain setiap regu. Regu penyerang maupun bertahan melatih menggunakan umpan menghentikan bola, usahakan dalam pelaksanaannya kerjasama dalam satu regu dijaga. Lawan bukan merupakan musuh, tetapi sebagian teman bermain sehingga akan tumbuh sportivitas dan saling menghormati.

6. Bermain Sepakbola dengan peraturan permainan yang sederhana Jika siswa sudah menguasai teknik dasar menyepak, menggiring, dan menghaentikan bola dilanjutkan dengan bermain tanpa penjaga gawang, Jika kemasukan gol dimulai dari titik tengah. Regu yang paling banyak memasukkan bola yang menjadi pemenangnya.

B. Renang Gaya Bebas
Gerakan dalam renang merupakan suatu rangkaian, dimana ketika kita menguasai teknik dasar gerakan tidak akan sempurna jika gerakan tersebut tidak dipadukan, berikut teknik menyatukan gerakan-gerakan dasar yang telah dikuasai.

1. Teknik Koordinasi Gerakan

Latihan koordinasi gerakan gaya bebas adalah latihan yang terpadu dari semua unsur gerakan yang ada pada gaya bebas, yaitu mulai dari gerakan meluncur yang dilanjutkan dengan gerakan kaki, lengan dan pernapasan sehingga terwujudlah suatu gaya bebas yang baik. Yang terpenting pada latihan koordinasi antara gerakan teknik dasar harus seimbang dengan tenaga penggerak atau pendorong. Pada gaya bebas ada beberapa macam gerakan koordinasi yang dihitung dari berapa kali gerakan kaki (pukulan)dalam suatu gerakan lengan lengkap kiri dan kanan. Ada perenang mempergunakan 2 kali pukulan, 4 kali pukulan, 6 kali pukulan dan 8 kali pukulan. Tetapipada saat ini umum digunakan 6 kali pukulan, artinya pada setiap 3 kali gerakan kaki keatas dalam setiap satu kali gerakan lengan.
2. Bentuk Latihan Bentuk Koordinasi Gerakan

Dari posisi berdiri diair, pada kedalaman setinggi dada, lakukan luncuran telengkup kedepan dan gerak dasar menarik tangan. Perhatian diarahkan pada ketepatan pengambilan napas sambil melakukan gerakan lengan. Lakukan pengambilan napas dari sisi lengan yang melakukan gerakan. Buang napas selama muka di dalam air. Usahakan jangan menahan napas terus-menerus.

3. Rangkaian renang gaya bebas Rangkaian renang gaya bebas terdiri dari: a. b. c. d. e. Posisi badan, Gerakan kaki, Gerakan lengan, Gerakan pengambilan napas, dan Pengeluaran udara.

4. Lomba Renang Gaya Bebas dengan Peraturan yang Dimodifikasi

Start dimulai dari bawah kolam dengan menempuh jarak 10 m, kemudian dapat ditingkatkan. Fungsi perlombaan disini untuk menambah semangat berlatih, pembiasaan menggunakan teknik dengan benar, dan pelatihan pernapasan.

C. Lari Jarak Pendek
Lari jarak pendek disebut juga lari cepat. Pelari jarak pendek disebut sprinter. Start yang digunakan dalam lari jarak pendek adalah start jongkok (crossed start). Lari jarak pendek teknik dasarnya sebagai berikut. 1. Start Jongkok (Crossed Start) a. Aba-aba start jongkok 1. Bersedia 2. Siaap 3. Yak/bunyi pistol b. Cara melakukan start jongkok: 1. Pada waktu mendengar aba-aba “bersedia” pelari segera menepatkan diri dibelakang garis start, kemudian berjongkok dengan kedua ibu jari dan keempat jari membentuk huruf “V” dibelakang garis.

2. Pada waktu mendengar aba-aba “siaap” angkat pinggang ke atas

sedikit kedepan, kedua lutut juga di angkat ke atas, kaki belekang jangan sampai lurus. 3. Pada waktu mendengar aba-aba ‘yak/bunyi pistol’ segera menolak dan meluncur kedepan siperti anakpanah lepas dari busurnya.

2. Gerakan lari cepat (sprinter action) Start yang baik belum mebghasilkan prestasi yang baik, tetapi diperlukan pelatihan gerak dengan kecepatan yang maksimal, diantaranya adalah: a. Setelah lepas dari belok start kurang lebih 20 m, langkah atau gerak

kaki lebar dan secepat mungkin. b. Pendaratan kaki harus selalu diujung telapak kaki dengan lutut agak

membengkok.
c.

Gerak kedua lemgan terayun secara wajar, dengan siku ditekuk kurang

lebih 90 derajat dari batas ayunan kedepan sebatas dagu. d. Sikap badan condong kedepan secara wajar kurang lebih 60 derajat

dengan otot leher dan rahang rileks, serta kepala segaris dengan punggung dan pandangan kedepan. Bentuk-bentuk latihan yang dapat menunjang dalam latihan lari: a. Melatih kecepatan reaksi pelari dengan lari dari start telungkup, senam yang bersifat eksplosif.
b. Melatih kecepatan sprint dengan latihan,

lari dengan percepatan

menaik dan ditambah dengan lari hop. c. Melatih kecepatan sprint dengan latihan lari dengan tempo bergantian 100 m, 200 m atau lebih.

3. Gerakan Finish (tindakan akhir).

Ada empat cara untuk menyelesaikan tindakan akhir (finish): a. b.
c.

Lari terus tanpa mengubah arah. Memurar salah satu bahu ke depan. Merendahkan badan ke depan. Kombinasi dari b dan c.

d.

4. Nilai-nilai yang terkandung dalam lari jarak pendek. a. Dengan pelatihan yang dilakukan dengan kesungguhan akan memupuk

rasa percaya diri. b. Untuk dapat memenangkan suatu lomba diperlukan keberanian

mengambil sikap dalam menentukan langkah sehingga akan menumbuhkan kapribadian yang berani. c. Perhitungan melakukan tindakan dalam setiap pertandingan akan

menjaga keselamatan setiap atlet, sehimgga menumbuhkan sikap menjaga keselamatan dalam tindakan sehari-hari.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->