P. 1
Bahan Isolasi Gas

Bahan Isolasi Gas

5.0

|Views: 4,061|Likes:
Published by rusdi ariawan
Bahan Isolasi Gas
Bahan Isolasi Gas

More info:

Published by: rusdi ariawan on Jul 18, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/27/2013

pdf

text

original

Ket:
1. Laci tegangan rendah
2. Mekanisme pengoperasi CB
3. Bushing tipe pipa hembus
4. Kinematik diujung kutub
5. Mekanisme dibantu per
6. Mekanisme toggle
7. Saklar 3 posisi
8. Terminal kabel unit utama
(insulator kerucut udara)

PUTU RUSDI ARIAWAN

15

9. Rumah RMU di las kedap udara
10. bus-bar 630A (konduktor diisolasi + adapter/penyesuaian silikon)
11. Ventilasi jalan asap.

Gambar 2.4 Konstruksi panel transformator

Ket
1. Perangkat sikring
2. Saklar 3 posisi
3. Sambungan transformer
4. Rumah RMU di las kedap udara
5. Bus-bar sumbat CU 630A

Hanya perubahan density gas dalam kejadian kehilangan gas yang banyak,
untuk kapasitasnya sebagai isolasi yangakan ditunjukkan. Perubahan tekanan gas
sehubungan dengan temperatur tidak ditunjukkan.

Rangka Penyangga inti terbuat dari lembar baja di-elektrogalvanis dan
mendukung rumah RMU, menyangga perangkat sikring (untuk panel transformer)
atau perangkat trafo ukur arus Ritz, trafo ukur tegangan isolasi udara (untuk panel
CB), panel operasi dengan diagram mimik. Rangka penyangga dapat menahan

PUTU RUSDI ARIAWAN

16

percikan di dalam s/d 20 KA untuk 1 detik min. (sesuai ukuran tegangan).
Gambar D. menunjukkan panel berislasi gas denganbus-bar tersambung.

Rangka penyangga menahan juga terminal kabel dan tutupnya. Di belakang
ruang terminal kabel ada ruang untuk sambungan bus-bar sumbat CU (plug-in
connection). Ketinggian rangka unit panel 1400mm atau 2000mm termasuk
ruangan untuk tegangan rendah dan sistem kontrol dan meter jarak jauh. Tinggi
titik sambung (terminal) kabel power adalah pada 575mm. Sambungan Kabel.
Kabel berisolasi thermoplastic atau berisolasi masa jenuh dengan penampang s/d
300 mm2 dapat disambungkan ke terminal panel,melalui suatu sistem adapter.
Cara pengetesan kabel dan pengerjaannya mudah dilakukan di titik ini. Fasilitas
ujung seal terminal adalah simetris dan dapat dipertukarkan antar phasa-phasanya.
Selubung metal yang ditanahkan dan ruang terminal kabel di-interlokkan dengan
saklar feeder ke luar yang sesuai. Lubang pada ujung seal terminal hanya
mungkin setelah kabel feeder yang bersesuaian telah terisolasi dan ditanahkan.
Bilamana feeder kabel atau feeder transformer tidak disambungkan atau diputus
sesaat, feeder harus di isolasi, ditanahkan dan diamankan terhadap pembebanan
ulang dengan alat yang memadai, misalnya menggunakan gembok kunci saklar.

Kemungkinan sambungan kabel pada panel kabel adalah dengan :

Sumbat T dan bushing dengan terminal ulir ;

Dengan sistem adapter untuk kabel isolasi mada jenuh (masa
impregnated). Kemungkinan sambungan kabel panel transformer adalah
dengan sambungan sumbat kabel dengan bushing.

Petunjuk kesalahan hubung singkat pada feeder circuit utama unit panel;
Dipasang dengan 3 pole (3 phasa), masing-masing mempunyai elemen petunjuk
merah yang menunjukkan bilamana terjadi kesalahan dan dapat direset secara
manual atau otomatis. Pengetesan kabel pada unit panel; Dengan menggunakan
tegangan DC dilakukan dengan sumbat -T kabel tetapdibuat pada unitnya. Tutup
isolasi dilepas dan batang tembaga pengetes DC disodokkan sesuai dengan
tegangan dan standard yang dipakai pada tabel 2.3

PUTU RUSDI ARIAWAN

17

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->