P. 1
Kelas XI KD III Keterbukaan Dan Keadilan Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara

Kelas XI KD III Keterbukaan Dan Keadilan Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara

|Views: 38,146|Likes:
Published by lini1969_n10tangsel

More info:

Published by: lini1969_n10tangsel on Jul 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/01/2014

pdf

text

original

Istilah pemerintah (government) dapat dibedakan dengan
pemerintahan (governing). Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia, kata
pemerintah berarti lembaga atau orang yang bertugas mengatur dan
memajukan negara dengan rakyatnya
. Sedangkan pemerintahan adalah
hal cara, hasil kerja memerintah, mengatur negara dengan rakyatnya.
Pemerintah dalam arti organ merupakan alat kelengkapan pemerintahan
yang melaksanakan fungsi negara. Dalam arti organ, pemerintah dapat
dibedakan baik dalam arti luas maupun dalam arti sempit.

Berikut ini adalah pengertian pemerintah menurut ahli :

a.

Kooiman

Pemerintahan (governing), merupakan proses interaksi antara
berbagai aktor dalam pemerintahan dengan kelompok sasaran atau
berbagai individu masyarakat
. Oleh sebab itu, pola penyelenggaraan
pemerintahan dalam masyarakat dewasa ini pada intinya merupakan
proses koordinasi (coordinating), pengendalian (steering),
pemengaruhan (influencing) dan penyeimbangan (balancing) setiap
hubungan interaksi tersebut.

b.

Offe

Bahwa

pemerintahan merupakan hasil dari tindakan
administratif
dalam berbagai bidang dan bukan merupakan hasil dari
pelaksanaan tugas pemerintah berdasarkan peraturan perundang-

13

Pemerinta
h

Dalam Arti Luas

Dalam

Arti

Sempit

Adalah

suatu

pemerintah

yang
berdaulat sebagai gabungan semua
badan atau lembaga kenegaraan yang
berkuasa dan memerintah di wilayah
suatu negara, meliputi badan eksekutif,
legislatif dan yudikatif.

Adalah

suatu

pemerintah

yang
berdaulat sebagai badan atau lembaga
yang

mempunyai

wewenang

melaksanakan

kebijakan

negara
(eksekutif) yang terdiri dari presiden,
wakil presiden, dan para menteri
(kabinet).

undangan yang ditetapkan sebelumnya; tetapi lebih merupakan hasil
dari kegiatan produksi bersama (coproduction) antara lembaga
pemerintahan dengan klien masing-masing.

Dewasa ini, sudah banyak negara yang meninggalkan pola
penyelenggaran pemerintahan tradisional yang lebih mendasarkan pada
persepektif hubungan yang bersifat “top-down”, atau pendekatan
“aturan-pusat-rasional” (Rule-Central-Rule Approach). Pemerintahan
sekarang, mulai menyadari pentingnya peran swasta dan masyarakat
untuk secara bersama-sama mewujudkan tujuan nasional secara
kolaboratif, sehingga terjadi perubahan paradigma dimana pola-pola
yang dikembangkan lebih banyak “bottom up” dan kemitraan. Untuk
lebih jelasnya perubahan paradigma dan pengaruhnya terhadap
hubungan antara pemerintah, swasta dan masyarakat dapat dilihat pada
gambar di bawah ini !

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->