P. 1
Kebudayaan Jawa

Kebudayaan Jawa

3.0

|Views: 49,055|Likes:
Published by nauvalhafiluddin
jawa, budaya jawa, suku jawa, kebudayaan jawa
jawa, budaya jawa, suku jawa, kebudayaan jawa

More info:

Published by: nauvalhafiluddin on Jul 29, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/30/2015

pdf

text

original

Jika Carakan / aksara Jawa lebih bersifat silabis (kesuku-kataan),
bagaimana Carakan bisa menuliskan huruf mati. Hal ini bisa diJawab
dengan adanya pasangan. Pasangan memiliki fungsi untuk
menghubungkan suku kata yang tertutup (diakhiri) konsonan dengan suku
kata berikutnya.

Sebagai contoh kata "banda" yang bila dipisahkan menurut
silabiknya adalah "ban" dan "da". Suku kata yang pertama suku kata ban.
Untuk menuliskan ban ini pertama-tama adalah dengan menuliskan
aksara Ba terlebih dahulu. Kemudian menuliskan aksara Na karena aksara
Na mewakili dua buah huruf latin yakni N dan A sehingga kita tidak bisa
langsung menuliskan aksara da. Untuk mematikan huruf Na, maka kita
harus menuliskan bentuk pasangan da.
Bentuk pasangan disebutkan memiliki fungsi untuk menghubungkan
suku kata yang tertutup konsonan dengan suku kata berikutnya. Artinya

Page | 37

bahwa huruf yang diikuti pasangan akan dimatikan sehingga menjadi
konsonan. Pada kasus di atas aksara Na diikuti pasangan Da yang berarti
Na akan dibaca sebagai N.
Semua aksara pokok yang ada di Carakan memiliki pasangannya
masing-masing. Bentuk pasangan ini ada yang dituliskan di bawah dan
ada juga yang di atas sejajar dengan aksara.

Bentuk-bentuk pasangan itu adalah:

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->