UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN JURUSAN PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA Mata Kuliah Kode

Mata Kuliah SKS Dosen Jurusan Prasarat Waktu Perkuliahan SILABUS : Sejarah Busana dan Busana Daerah : BUS 506 :2 : Dra Mally Maeliah Mila Karmila, S.Pd : PKK :: Senin 08.40-10.20 Kamis 08.40-10.20

Deskripsi Mata Kuliah Prinsip dasar busana di zaman pra sejarah, Perkembangan bentuk celemek panggul, Perkembangan bentuk kutang, Tunika, Perkembangan bentuk Kaftan, Perekembangan bentuk Ponco, Perekembangan bentuk dasar busana, Busana bungkus/Draferi, Perkembangan bentuk dasar celana, Perekembangan bentuk dasar busana di Indonesia, Perekemabangan bentuk dasar busana bangsa ASEAN Pengalaman Belajar Selama mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diwajibkan mengikuti kegiatan : Ceramah, Tanya jawab, dan diskusi Evaluasi Hasil Belajar Keberhasilan mahasiswa dalam perkuliahan ini ditentukan oleh prestasi yang bersangkutan dalam : Partisipasi kegiatan kelas Hasil Produk UTS dan UAS Uraian Pokok Bahasan Setiap Pertemuan I. Prinsip dasar busana di zaman pra sejarah Asal mulanya kebutuhan busana dan bentuk-bentuk dasar busana II. Perkembangan bentuk celemek panggul Pengertian celemek panggul, celemek panggul di Negara Barat dan celemek panggul di Indonesia III. Perkembangan bentuk Kutang/ Tunika Pengertian kutang dan tunika dan macam-macam busana yang di buat di awal zaman pra sejarah yang berdasarkan bentuk kutang

a. b. c.

Perkembangan bentuk Kaftan Pengertian Kaftan dan macam-macam busana yang dikenal di zaman pra sejarah yang berdasarkan bentuk Kaftan V. Madura dan Bali Busana Daerah Sumatera Daerah Aceh. Malaysia dan Jepang UAS XVII. VIII. Macam-macam busana yang dikenal di zaman pra sejarah yang berdasarkan bentuk busana bungkus Perkembangan bentuk dasar busana bungkus/ Draferi Macam-macam busana yang dikenal di zaman pra sejarah yang berdasarkan bentuk busana bungkus UTS VII. Busana Daerah Sumatera Daerah Jambi. Perkembangan Bentuk Dasar Celana Asal mulanaya bentuk celana dan perkembangan bentuk celana a. IX. XVI. X. Sumatera Barat dan Riau XII. Busana Daerah Kalimantan Daerah Kalimantan Barat dan Kalimanatan Selatan Busana daerah sumba. NTT dan NTB XV. Sulawesi Tenggara. Sumbawa. Flores. . Perkembangan bentuk dasar busana bangsa ASEAN Busana Negara Cina. Perkembangan bentuk dasar busana bungkus/ Draferi a. Sulawesi Tengah. Pengertian busana bungkus/ Draferi b. b. Thailand. Bengkulu. Sumatera Utara. Korea. Sulawesi Selatan. Maluku dan Sangir XIV. Perkembangan Bentuk Dasar Busana di Indonesia Busana daerah Jawa Barat dan DKI Jakarta Busana daerah Jawa Tengah. Sumatera Selatan dan Lampung Busana Daerah Sulawesi Daerah Sulawesi Utara. Perkembangan bentuk Ponco Pengertian ponco dan macam-macam ponco dan perkembangannya VI.IV. Jawa Timur.

Concise History of Costume. New York : Book Division Fairchild Publication Roosmy M. New York : Harry N Abrams Inc and Thames and Hudson Ltd Dosen Dapat Dihubungi Melalui : Dra. (1963). Sood. (1969). Proyek Peningkatan Pengembangan Perguruan Tinggi IKIP Jakarta James Layer.). Bater Company Francois Boucher. Historic Costume of The Stage Boston Walmer. A. Mally Maeliah Tlp Rumah : (022) 6228431 HP : 08156219164 Mila Karmila Tlp Rumah HP : (022) 2000243 : 08156246926 .000 Years of Fashion. Great Britain Burton Lucy. Hubungan Bentuk Dasar Busana Dengan Busana Tradisional Indonesia. 20.. Sixty Years of Fashion.Daftar Literatur : Alice et. (1987). (1979). (….

dapat kita pelajari hal-hal yang ada hubungannya dengan busana. Cara lain adalah dengan menoreh tubuh dan wajah dan diberi bahan pewarna yang lebih dikenal men “tattoo”. Manusia hidup dengan cara berburu. Pada saat itu manusia baru berfikir untuk melindungi badan dari pengaruh alam sekitar seperti gigitan serangga. taring dan tulang. Dilihat dari sejarah perkembangan kebudayaan manusia. A. Cara yang dilakukan manusia untuk melindungi tubuhnya pada saat itu berbeda-beda sesuai dengan alam sekitarnya. Pemakaian untaian gigi. Begitu juga dengan daerah yang panas. yaitu kutang. mereka mendapatkan dua hal yang sangat penting dalam hidupnya yaitu daging untuk dimakan dan kulit binatang untuk menutupi tubuh. mereka memanfaatkan kulit kayu yang direndam terlebih dahulu lalu dipukul-pukul dan dikeringkan. Ada juga yang menggunakan daun-daun kering dan rerumputan. dengan memakai benda-benda tersebut dapat menunjukkan kekuatan atau keberanian dalam melindungi diri dari roh-roh jahat dan agar selalu dihormati. khususnya binatang-binatang buruan yang berbulu tebal seperti domba. Selain itu ada yang memakai rantai dari kerang atau biji-bijian yang disusun sedemikian rupa dan untaian gigi dan taring binatang. pergelangan kaki dan pada panggul sebagai penutup bagian-bagian tertentu pada tubuh. Kulit binatang tersebut dibersihkan terlebih dahulu dari daging dan lemak yang menempel lalu dikeringkan. Seiring dengan perkembangan zaman. pengelompokan busana dan pemilihan busana. Menurut kepercayaan mereka. Hal ini biasanya dilakukan oleh kaum wanita. Pada zaman prasejarah manusia belum mengenal busana seperti yang ada sekarang. Di daerah yang berhawa dingin. Ketika mereka berburu binatang liar. bercocok tanam dan hidup berpindah-pindah dari suatu tempat ke tempat lain dengan memanfaatkan apa yang mereka peroleh di alam sekitarnya. Romawi dan Nasrani. M. busana mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan Ilmu. . kulit kayu atau bahan-bahan tenunan. Manusia hidup dengan cara berburu seperti yang ada sekarang. pergelangan tangan. Namun men tatto menurut Roosmy M Sood dalam Dra. cuaca atau iklim dan benda-benda lain yang berbahaya. manusia menutup tubuhnya dengan kulit binatang. Namun busana baratpun hadir atas sumbangan yang tumbuh dari tiga akar budaya yaitu Yunani Kuno. Arifah A Rianto. Asal Usul Busana Busana merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia disamping kebutuhan makanan dan tempat tinggal.Pd (2003:44) bahwa semua yang dilakukan oleh masyarakat primitif belum dapat dikatakan berbusana karena seni berbusana baru muncul setelah masyarakat mengenakan penutup tubuh dari kulit binatang.ngsi busana. pengetahuan. pengaruh udara. selain berfungsi untuk penampilan dan keindahan juga berhubungan dengan kepercayaan atau tahayul. teknologi dan seni (IPTEKS). Hal inipun sudah dirasakan manusia sejak zaman dahulu dan berkembang seiring dengan perkembangan kebudayaan dan peradaban manusia. Bersamaan dengan penemuan bahan busana baik dari kulit binatang maupun kulit kayu dan cara pemakaiannya maka lahirlah bentuk dasar busana. Untaian gigi dan taring binatang ini dipakai di bagian leher. Pada dasarnya busana yang berkembang dimasyarakat dewasa ini merupakan pengembangan dari bentuk dasar busana pada peradaban Barat. Bentuk dasar busana yang terdapat di Indonesia.

orang sudah mengenal bentuk pakaian ini. longgar dan lurus. kaftan dan celana. 6. 2.d abad ke 1 sesudah masehi di Roma b. Tunik yang sederhana dengan hiasan kancing pada leher dan pinggang dipakai oleh golongan menengah pada abad ke 6 s. utang. Di Asia dan Afrika bentuk pakaian ini menjadi bentuk utama pakaian walaupun berbeda ukuran panjang dan bentuknya. panjangnya sampai mata kaki. Bentuk pakaian ini sering dipakai oleh wanita dan pria Mesir zaman purbakala. 5. Pemakaiannya dari bawah buah dada sampai mata kaki yang diberi dua buah tali / ban ke bahu. bahkan sebelum orang mengenal adanya kain lembaran yang berupa tenunan. seperti 9. Kutang. Pakaian bungkus ini . Pada zaman dahulu penduduk asli Amerika yaitu suku Indian sudah mengenal pohon kutang yang kulitnya dipakai sebagai penutup tubuh. bentuk dasar busana akan diuraikan satu persatu. atau dari pinggang sampai panjang yang diinginkan seperti celemek panggul. Mesir dan Roma di Eropa. lalu dibawa ke Iran. 8. Kandys Kandys merupakan busana yang berasal dari bentuk kutang yang dipakai oleh pria Hebren di Asia Kecil pada zaman prasejarah. Kalasiris berbentuk dasar kutang. Abad ke 5 SM s. Tunik atau disebut juga tunika merupakan salah satu bentuk busana kutang yang dikenal pada zaman prasejarah. longgar dan memakai lengan panjang hanya boleh dipakai oleh orangorang istana. Tunik 7.d ke 5 SM di Bizentium. Kalasiris Kalasiris yaitu busana wanita Mesir zaman prasejarah. 3. Ada beberapa jenis pakaian kutang yang dikenal yaitu : 4.pakaian bungkus. Bentuk dasar kutang merupakan bentuk pakaian yang tertua. a. dipakai oleh para consul. Pakaian bungkus Bentuk pakaian bungkus merupakan pakaian yang berbentuk segi empat panjang yang dipakai dengan cara dililitkan atau dibungkus ke badan mulai dari dada. Busana ini longgar dengan lipit-lipit pada sisi sebelah kanan dan lengannya berbentuk sayap. 1. Pada perkembangannya bentuk tunik dan cara pemakaiannya disesuaikan dengan tingkat dan golongan pemakai. tunik dengan ukuran pendek(sebatas lutut). Negeri asal kutang yaitu Asia. Asia kecil. 2. tunik talaris 10. Untuk lebih jelasnya. Kalasiris kadang-kadang dipakai bersama mantel dan cape yang berbentuk syaal sebagai tambahan. poncho. Bentuk kutang menyerupai silinder atau pipa tabung yang berasal dari kulit kayu yang dipukul-pukul sedemikian rupa sehingga kulit tersebut terlepas dari batangnya dan dipakai untuk menutupi tubuh dari bawah ketiak sampai panjang yang diinginkan. c. adakalanya memakai ikat pinggang dan lengan setali.

Pada bagian pinggang dibuat lajur untuk memasukkan tali sebagai penahan celana pada pinggang. toga dan palla di Roma. Pemakaian pakaian bungkus ini dengan cara dililitkan ke tubuh seperti yang ada di India yang dinamakan sari. chiton dan peplos di zaman Yunani kuno. kulit pohon kayu dan daun-daunan yang diberi lubang pada bagian tengahnya agar kepala bisa masuk. Bentuk dasar celana dibuat dari bahan berbentuk segi empat yang dilipat dua mengikuti panjang kain dan bagian lipatan tersebut digunting dan dijahit pada kedua sisinya. pinggul dan kedua kaki. mulai dari pinggang. Poncho Poncho terbuat dari kulit binatang.tidak dijahit. walaupun pada saat pakaian bungkus ini muncul jarum jahit sudah ada. dibuatkan lubang untuk lubang leher. yang pada waktu sekarang sudah hampir hilang di negeri asalnya. Ciri khas bentuk dasar ini bahwa tengah muka tidak punya belahan Celana Celana merupakan bagian busana yang berfungsi untuk menutupi tubuh bagian bawah. 3. . kain panjang dan selendang di Indonesia. Celana seperti ini masih banyak ditemui dan dipakai oleh wanita di Aceh. yaitu bangsa Mexico dan Peru-Indian. Poncho yang dimaksud disini adalah suatu bentuk dasar pakaian yang berasal dari penduduk asli Amerika. Bentuk aslinya dipergunakan sebagai penutup badan bagian atas. sehingga ada lobang untuk kaki. sedangkan bagian sisi dibiarkan tidak dijahit. Untuk lobang kaki sampai paha dibuat guntingan pada bagian tengahnya yang kemudian dijahit. terdiri dari selembar kain yang dilipat melebar ditengah-tengahnya. Pada lipatan ini dicari tengah-tengahnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful