BAB I PENDAHULUAN

I.I Latar Belakang Berdasarkan perspektif ilmu hukum administrasi, ada dua jenis hukum administrasi, yaitu pertama,hukum administrasi umum (allgemeem deel) , Yakni berkenaan dengan teori-teori dan prinsip-prinsip yang berlaku untuk semua bidang hukum administrasi,tidak terikat pada bidang-bidang tertentu , kedua hukum administrasi khusus (bijzonder deel) , yakni hukum-hukum yang terkait dengan bidang-bidang pemerintahan tertentu seperti hukum lingkungan, hukum tata ruang , hukum kesehatan dan sebagainya. Sekilas Tentang Negara Hukum. Pemikiran atau konsepsi manusia tentang Negara hukum juga lahir dan berkembang dalam situasi kesejarahan. Oleh karena itu , meskipun konsep Negara hukum dianggap sebagai konsep universal. Secara embrionik, gagasan Negara hukum telah dikemukakan oleh plato.Ada tiga unsur dari pemerintah yang berkonstitusi yaitu peratama, pemerintah dilaksanakan untuk kepentingan umum; kedua pemerintah dilaksanakan menurut hukum yang berdasarkan pada ketentuan-ketentuan umum,bukan yang dibuat secara sewenang-wenang yang menyampingkan konvensi dan konstitusi; ketiga, pemerintah berkonstitusi berarti pemerintah yang dilaksanakan atas kehendak rakyat,bukan berupa paksaan – tekanan yang dilaksanakan pemerintah despotik.Dalam kaitannya dengan konstitusi bahwa konstitusi meupakan penyusunan jabatan dalam suatu Negara dan menentukan apa yang dimaksudkan dengan badan pemerintahan dan apa akhir dari setiap masyarakat. I.2 Tujuan Penulisan Karya ilmiah ini dibuat untuk meamenuhi salah satu tugas pada mata kuliah Hukum Administrasi Negara pada fakultas hukum di universitas sultan ageng tirtayasa dan ingin lebih mengetahui dan mengkaji ilmu Hukum Administrasi Negara tentang Negara Hukum Dan Hukum Administrasi Negara

I.3 Rumusan Masalah 1.Apa yang dimaksud dengan Negara hukum ? 2.Apakah Dasar Teoritis Negara Hukum ? 3.Bagaimanakah ruang Lingkup Negara Hukum ?

yang diilhami oleh Immanuel Kant.1. Peradilan administrasi dalam perselisihan Munculnya “unsur peradilan administrasi dalam perselisihan “ pada konsep rechtsstaat menunjukan adanya hubungan histories antara Negara Hukum Eropa Kontinental dengan Hukum Romawi.4 Sistematika Penulisan Didalam makalah ini. Perlindungan hak-hak Asasi Manusia b. dan mempunyai sanksi yang tegas. Pemerintahan berdasarkan peraturan perundang-undangan d.Tujuan penulisan . Pemisahan atau pembagian kekuasaan untuk menjamin hak-hak itu. unsur-unsur Negara hukum adalah: a.Sistematika penulisa BAB II : Pembahasan BAB III: Kesimpulan DAFTAR PUSTAKA BAB II PEMBAHASAN 2. kemudian muncul kembali secara lebih ekplisit pada abad ke-19.1 Mengenai Negara Hukum Negara Hukum Adalah Negara yang didalamnya terdapat berbagai aspek peraturan-peraturan yang memang bersifat abstrak yaitu memaksa. “Konsep .Latar belakang masalah .Rumusan masalah .yaitu dengan munculnya konsep rechtsstaat dari Freidrich Julius Stahl.Gagasan Negara hukum masih bersifat samar-samar dan tenggelam dalam waktu yang sangat panjang. terdapat sistematika penulisan makalah yang dirinci sebagai berikut : BAB I : Pendahuluan . c.

3. adanya pembagian kekuasaan dalam Negara 5. sistem pemerintahan Negara yang didasarkan atas kedaulatan rakyat 2.arti lembaga peradilan tersebut benar-benar tidak memihak dan tidak berada dibawah pengaruh eksekutif. but absolute power corruptabsolutely “ (Manusia yang mempunyai kekuasaan cenderung untuk menyalahgunakan kekuasaan itu. 6. Dengan kata lain . Telah disebutkan bahwa pada dataran implementasi Negara hukum itu memiliki karakteristik dan model yang beragam. Semangat membatasi kekuasaan Negara ini semakin kental segera setelah lahirnya adagiyum yang begitu popular dan Lord Acton. bila Negara hukum diidentikan dengan keberadaan konstitusi dalam suatu Negara dalam abad ke-20 ini hampir tidak suatu Negara pun yang menganggap suatu Negara modern tanpa menyebutkan dirinnya “ Negara berdasar atas hukum “ Negara hukum identik dengan Negara yang berkonstitusi atau Negara yang menjadikan konstitusi sebagai aturan main kehidupan kenegaraan. pemerintahan. adanya peran yang nyata dari anggota-anggota masyarakat atau warga Negara untuk turut serta mengawasi perbuatan dan pelaksanaan yang dilakukan oleh pemerintah 7. bahwa pemerintah dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya harus berdasar atas hukum atau peraturan perundang-undangan. tetapi kekuasaan yang tidak terbatas (absolut) pasti akan disalah gunakan ). dengan cirri pemerintah yang demokrtis adalah pemerintah yang terbatas kekuasaannya dan tidak dibenarkan bertindak sewenang-wenang terhadap warga negaranya. adanya pengawasan dari badan-badan peradilan yang bebas dan mandiri. Terlepas dari berbagai model Negara hukum tersebut . dan kemasyarakatan..unsur pembatasan kekuasaan Negara untuk melindungi hak-hak individu menempati posisi yang signifikan.Atas dasar itu keberadaan konstitusi dalam suatu Negara merupakancondition sine quanon Negara dan konstitusi merupakan dua lembaga yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. Model Negara hukum seperti ini berdasarkan catatan sejarah disebut dengan demokrasi konstitusional.Perumusan unsur-unsur Negara hukum ini tidak terlepas dari falsafah dan sosio politik yang melatar belakanginya.rechtsstaat bertumpu pada sistem hukum continental yang disebut “civil law” atau “modern roman law” Dalam perkembangannya konsepsi Negara hukum tersebut kemudian mengalami penyempurnaan diantaranya : 1. Budiono mencatat bahwa sejarah pemikiran manusia mengenai politik dan hukum secara bertahap menuju kearah . yang menempatkan individu atau warga Negara sebagai primus interpares dalam kehidupan bernegara. esensi dari Negara berkonstitusi adalah perlindungan terhadap hak-hak asasi manusia. terutama pengaruh falsafah Individualisme. Oleh karena itu. adanya system perekonomian yang dapat menjamin pembagian yang merata sumber daya yang diperlukan bagi kemakmuran warga Negara. adanya jaminan terhadap hak-hak asasi manusia (Warga Negara) 4. yaitu “power tends to corrupt.

eksistensi .Undang-undang secara umum harus memberikan jaminan (terhadap warga Negara) dari tindakan (pemerintah) yang sewenang-wenang . termasuk juga perselisihan politik dalam rangka mencapai kesepakatan politik tadi. Negara hukum menentukan bahwa pemerintah harus tunduk pada hukum. Hubungan antara Negara hukum dan demokrasi tidak dapat dipisahkan.dengan kedaulatan rakyat. Dalam Negara hukum.Demokrasi merupakan cara paling aman untuk mempertahankan kontrol atas Negara hukum. Hukum juga menjadi aturan permainan untuk menyelesaikan segala macamperselisihan. Dalam Negara hukum.pemerintah harus menjamin bahwa ditengah masyarakat terdapat instrument yuridis penegakan hukum. dan sejahtera jika Negara itu bdiselenggarakan berdasarkan hukum sebagai aturan main Dalam Negara hukum. Dengan demikian. Pemerintah terikat pada hukum Hukum harus dapat ditegakan ketika hukum itu dilanggar. d. Negara hukum bertumpu pada konstitusi dan peraturan perundangundangan.kesimpulan. dan kemasyarakatan. Asas legalitas Pembatasan warga Negara (oleh pemerintah) harus ditemukan dasarnya dalam undang-undang yang merupakan peraturan umum. Pengawasan oleh hakim yang merdeka Negara hukum secara sederhana adalah Negara yang menempatkan hukum sebagai dasar kekuasaan Negara dan penyelenggaraan kekuasaan tersebut dalam segala bentuknya dilakukan dibawah kekuasaan hukum. Dengan demikian Negara hukum yang bertopeng pada sistem demokrasi dapat disebut sebagai Negara hukum demokratis Prinsip-prinsip Negara hukum 1. Demokrasi tanpa pengaturan hukum akan kehilangan bentuk dan arah. melainkan kepada cita-cita politik dalam kerangka kenegaraan Negara Hukum Demokratis. adil. yaitu Negara merupakan Negara yang akan mewujudkan harapan pada warga Negara akan kehidupan yang tertib. memaksakan hukum publik secara prinsip merupakan tugas pemerintah. hukum tidak mengabdi kepada kepentingan politik sectarian dan primordial. pemerintah. hukum ditempatkan sebagai aturan main sebagai dalam penyelenggaraan kenegaraan. kolusi dan berbagai jenis tindakan yang tidak benar b. Perlindungan hak-hak asasi c.pemerintah dapat memaksa seseorang yang melanggar hukum melalui sistem peradilan Negara. yang dijalankan melalui system demokrasi.adil dan bermakna) Artinya sasaran dari Negara hukum adalah terciptanya kegiatan kenegaraan pemerintahan dan kemasyarakatan yang bertumpu pada keadilan. sedangkan hukum tanpa demokrasi akan kehilangan makna. bukannya hukum yang harus tunduk pada pemerintah.kedamaian dan kemanfaatan atau kebermaknaan. hukum menjadi aturan permainan untuk mencapai citacita bersama sebagai kesepakatan politik. sementara tujuan hukum itu sendiri antara lain : (diletakan untuk menata masyarakat yang damai .

disamping menjaga ketertiban dan keamanan . demikian pula Negara juga tidak akan terkontrol dalam mengatur segala bentuk-bentuk pemerintahannya dalam kondisi seperti sekarang ini yang belum kondusif serta aman.Bahwa dalam suatu negara ada tiga organ dan fungsi pemeritah yaitu legislatif. Dengan membaginya menjadi kekuasaan legislatif (membuat undang-undang). yaitu belum dibuat oleh badan kenegaraan yang diserahi fungsi legislatif. Ciri utama Negara ini adalah munculnya kewajiban pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan umum bagi warganya . kewajiban dan kekuasaan berkaitan erat .Suatu kebebasan yang diberikan kepada alat administrasi.Yang membuat negara mengalami kerugian yang mungkian bukan kerugian materil saja tetapi juga kerugian formil seluruhnya yang dapat menyengsarakan suluruh rakyatnya . sebagai langkah untuk mewujudkan kesejahteraan umum. Kegagalan implementasi tersebut kemudian muncul gagasan yang menempatkan pemerintah sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kesejahteraan rakyatnya .sedangkan kekuasaan yang luas itu menyiratkan adanya kebebasan memilih melakukan atau tidak melakukan tindakan. penyelenggaraan pengajaran bagi semua warga Negara.Dengan kata lain. damai dan sejahtera Kegagalan inilah yang membuat suatu negara terimplementasi yang menempatkan pemerintah yang harus bertanggung jawab atas kesejahteraan rakyatnya dan dapat mensejahterakan masyarakatnya kembali seperti sediakala lagi. maka administrasi Negara memerlukan kemerdekaan untuk dapat bertindak atas inisiatif sendiri. Admimistrasi Negara diserahi kewajiban untuk menyelenggarakan kesejahteraan umum.hukum dijadikan sebagai instrumen dalam menata kehidupan kenegaraan. Seiring dengan perkembangan kenegaran dan pemerintahan ajaran Negara hukum yang kini dianut oleh Negara-negara didunia khususnya setelah perang dunia kedua adalah Negara kesejahteraan (welfar state) dalam bidang ekonomi yang melarang Negara dan pemerintah mencampuri kehidupan ekonomi masyarakat . Pentingnya pemencaran dan pemisahan kekuasaan inilah yang kemudian melahirkan teori pemencaran kekuasaan atau pemisahan kekuasaan . lapangan pekerjaan pemerintah semakin lama makin luas. kekuasaan eksekutif (melaksanakan undang-undang) dan kekuasaan federatif (keamanan dan hubungan luar negri) . dan sebaginya secara baik. yaitun . sehingga sering disebut Negara penjaga malam . Akibat pembatasan ini pemerintah atau administrasi negara menjadi pasif. Pemberian kewenangan pada Negara kepada administrasi Negara untuk bertindak sebagai inisiatif itu lazim yaitu. Masing-masing organ ini harus dipisahkan karena memusatkan lebih dari satu fungsi dari satu orang atau organ pemerintahan merupakan ancaman kebebasan individu.eksekutif. Dalam praktik. terutama dalam penyelesaian soal-soal genting yang timbul dengan sekonyong-konyong dan yang peraturan penyelenggaraan belum ada. suatu yang didalamnya mengandung kewajiban dan kekuasaan yang luas. ajaran merupakan bentuk konkret yang membatasi peran Negara dan pemerintah untuk mencampuri kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat yang menghendaki pemerintah dan Negara terlibat aktif dalam kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat. dan yudisial . diberinya tugas itu yang khusus bagi administrasi Negara agar dapat menjalankan tugas menyelenggarakan kesejahteraan rakyatnya. pemerintahan dan kemasyarakatan. Kewajiban adalah tindakan yang harus dilakukan. sejak Negara turut serta secara aktif dalam pergaulan kemasyarakatan. Karena timbul adanya kerusuhan-kerusuhan maka konsepsi Negara penjaga malam telah gagal dalam implementasinya .

sumber hukum materil adalah faktor-faktor masyarakat yang mempengaruhi pembentukan hukum. b. Ini berkaitan dengan bentuk atau cara yang menyebabkan peraturan hukum itu formal berlaku. Tugas-tugas Pemerintah dalam Negara Hukum Modern Pentingnya pemencaran dan pemisahan kekuasaan inilah yang kemudian melahirkan teori pemencaran kekuasaan atau pemisahan kekuasaan. “Pada babak sejarah sekarang. Setiap Negara yang tidak mau dikucilkan dari pergaulan masyarakat internasional menjelang abad XXI paling sedikit secara formal akan memaklumkan dirinya. sumber hukum formil adalah berbagai bentuk aturan hukum yang ada . yakni hukum yang mengatur tindakan pemerintah dan mengatur hubungan antara pemerintah dan mengatur hubungan antara pemerintah dengan warga .2 Dasar Teoritis Negara Hukum Pemikiran atau konsepsi manusia merupakan anak jaman yang lahir dan berkembang dalam situasi kesejarahan dengan berbagai pengaruhnya. Mengawali pengantar hukum administrasi Negara secara umum berupaya untuk memahami konsep tertentu. sumber hukum formal diartikan juga sebagai tempat atau sumber dari mana suatu peraturan memperoleh kekuatan hukum.(Untuk menemukan definisi yang baik mengenai istilah ‘hukum adminisrasi negara’. 2. pertama-tama harus ditetapkan bahwa hukum administrasi Negara merupakan bagian dari hukum publik. sumber-sumber hukum a. Negara Hukum Demokratis Sebagaimana disebutkan di atas dalam sistem demokrasi penyelenggaraan Negara itu harus bertumpu pada partisipasi dan kepentingan rakyat Implementasi Negara hukum itu harus ditopang dengan sistem demokrasi. sedangkan hukum tanpa demokrasi akan akan kehilangan makna. Atau faktor-faktor yang ikut mempengaruhi materi (isi) dari aturan-aturan hukum. 1. Pemikiran atau konsepsi manusia tentang Negara hukum juga lahir dan berkembang dalam situai kesejarahan. Demokrasi tanpa pengaturan hukum akan kehilangan bentuk dan arah. pertama-tama kita batasi pada term ‘hukum administrasi negara’ (Apa isi bagian hukum itu?) Kita dapat menempatkan bahwa hukum administrasi Negara merupakan bagian dari hukum publik… Hukum administrasi Negara dapat dijelaskan sebagai peraturan-peraturan (dari hukum publik) yang berkenaan dengan pemerintahan umum.kebebasan yang pada asasnya memperkenankan alat administrasi Negara mengutamakan keefektifan tercapainya suatu tujuan dari pada berpegang teguh kepada ketentuan hukum. sukar untuk membayangkan Negara tidak sebagai Negara hukum. Atau tempat dari mana matri hukum itun diambil. Hubungan antara Negara hukum dan demokrasi dapat dipisahkan.

dan melindungi administrasi Negara itu sendiri. Jadi HAN memuat peraturan mengenai aktivitas pemerintahan). dan pemerintah. Hukum administrasi Negara atau hukum tata pemerintahan _pada dasarnya dapat dibedakan berdasarkan tujuanya dari hukum tata Negara –memuat peraturan-peraturan hukum yang menentukan {tugas-tugas yang dipercayakan} kepada organ-organ pemerintahan itu. Oleh karena itu. kewenangan pemerintah (dalam melakukan perbuatan dibidang public tersebut). (Hukum administrasi meliputi peraturan-peraturan yang berkenaan dengan administrasi. Perkataan pemerintahan dapat disamakan dengan kekuasaan eksekutif. perbuatan pemerintah (pusat dan daerah) dalam bidang publik. (Hukum administrasi Negara.peraturan yang berkenaan dengan pemerintahan umum termasuk dalam cakupan HAN sebab ada peraturan yang menyangkut pemerintahan umum. b. Hukum administrasi Negara atau hukum tata pemerintahan berisi peraturan-peraturan yang berkenaan dengan pemerintahan umum. dengan cara apa. melainkan masuk pada lingkup HTN. dan bagaimana pemerintah menggunakan kewenangannya. Secara garis besar mengatur hal-hal antara lain : a.Berdasarkan beberapa definisi tersebut dalam hukum administrasi Negara terkandung dua aspek. yang bukan organ dan fungsi pembuat undang-undang dan peradilan). Secara global dikatakan. aturan-aturan hukum yang mengatur hubungan hukum antara alat perlengkapan administrasi Negara atau Pemerintah dengan para warga negaranya. Jadi hukum administrasi Negara berisi aturan main yang berkenaan dengan fungsi organ-organ pemerintahan). Akan tetapi. artinya pemerintahan merupakan bagian dari organ dan fungsi dari pemerintahan. tidak semua peraturan . Dapatlah disebutkan bahwa hukum administrasi adalah hukum yang berkenaan dengan pemerintahan dalam arti sempit. didalamnya diatur mengenai dari mana.penggunaan kewenangan ini dituangkan dalam bentuk instrument hukum sehingga diatur pula tentang pembuatan dan penggunaan instrument hukum. Administrasi berarti sama dengan pemerintahan. menentukan tempatnya pada Negara. HAN disebut juga hukum tata pemerintahan.Negara atau hubungan antar organ pemerintahan…Hukum administrasi Negara memuat keseluruhan peraturan yang berkenaan dengan cara bagaimana organ pemerintahan melaksanakan tugasnya. HAN sebagai menguji hubungan hukum istimewa yang diadakan akan memungkinkan para pejabat administrasi Negara melakukan tugas mereka yang khusus. hukum tata pemerintahan adalah keseluruhan hukum yang berkaitan dengan {mengatur} administrasi. c. Hukum Administrasi Negara adalah seperangkat peraturan yang memungkinkan administrasi Negara menjalankan fungsinya. Akibat-akibat hukum yang lahir dari perbuatan atas penggunaan kewenangan pemerintah itu. yang sekaligus juga melindungi warga terhadap sikap tindak administrasi . menentukan kedudukan terhadap warga Negara. pemerintah. kedua. .hukum administrasi Negara merupakan instrument yuridis yang digunakan oleh pemrintah untuk secara aktif terlibat dalam kehidupan kemasyarakatan.. dan disisi lain HAN merupakan hukum yang dapat digunakan oleh anggota masyarakat untuk mempengaruhi dan memperolah perlindungan dari pemerintah. dan peraturan-peraturan hukum yang mengatur tindakan-tindakan organ pemerintahan itu). tetapi tidak termasuk dalam HAN . yaitu pertama aturan-aturan hukum yang mengatur dengan cara bagaimana alat-alat perlengkapan Negara itu melakukan tugasnya.

dengan mengutip Burkens.R. Bothlingk adalah “De staat.dan hukum administrasi tidak tertulis. Negara Hukum Dan Hukum Administrasi Negara Negara hukum menurut F. Dalam Negara yang berbentuk kesatuan. Penyelenggaraan pemerintahan secara berarti seluruh bidangbidang pemerintahan diselenggarakan oleh pemerintah pusat. Dengan bersandar pada freies Ermessen. Negara hukum menentukan bahwa pemerintah harus tunduk pada hukum. pertama kewenangan untuk membuat peraturan atas inisiatif sendiri. bersamaan dengan pemberian kewenangan yang luas untuk bertindak diberikan pula kewenangan untuk membuat instrumen hukumnya.yang lazim disebut asas-asas umum pemerintahan yang layak keberadaan dan sasaran dari hukum administrasi adalah sekumpulan peraturan hukum yang mengatur tentang tugas dan kewenangan pemerintahan dalam berbagai dimensinya sehingga tercipta penyelenggaraan pemerintahan dan kemasyarakatan yang baik dalam suatu Negara hukum. kekuasaan administrasi Negara untuk membuat peraturan atas dasar delegasi. Adminisrtasi Negara mempunyai konsekuensi tertentu dalam bidang legislasi. keberadaan hukum administrasi Negara dalam suatu Negara hukum merupakan conditio sine cuanon. Hamid S.d. ada dua kemungkinan penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan. Dalam Negara hukum. Karena pembuat undang-undang hanya dapat menyelesaikan soal-soal yang bersangkutan dalam garis besarnya saja dan tidak dapat menyelesaikan tiap detail pergaulan sehari-hari. Penyelenggaraan tugas-tugas pemerintah berkaitan pula dengan bentuk Negara tertentu. Dengan demikian. sedangkan dengan desentralisasi berarti penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan tidak hanya dijalankan oleh pemerintah pusat. Attamimi. ketiga. Kedua. segala sesuatu harus dilakukan menurut hukum. Lebih lanjut disebutkan bahwa dalam rangka merealisasi pembatasan pemegang kekuasaan tersebut.waarin de wilsvrijheid van gezagsdragers is bepert door grenzen van recht” (Negara. tetapi juga oleh satuan pemerntahan daerah.Utrecht. maka diwujudkan dengan cara (Di satu sisi keterikatan hakim dan pemerintah terhadap undang-undang. terutama dalam menghadapi soal-soal genting yang belum ada peraturannya. yaitu “vrijhaid en zelfstandigheid “ kebebasan dan kemandirian daerah otonom untuk mengatur dan mengurus urusan rumah tangga daerah (huishouding). dan untuk melakukan itu diperlukan instrumen hukum. bukunnya hukum yang harus tunduk pada pemerintah. Artinya. dimana kebebasan kehendak pemegang kekuasaan dibatasi oleh kekuatan hukum). yang tertuang dalam berbagai peraturan perundang-undangan. Menurut E. A. tanpa bergantung pada pembuat undang-undang pusat. kekuasaan administrasi Negara dalam bidang legislasi ini meliputi . penegakan hukun dan penerapan sanki-sanki dalam bidang pemerintahan. administrasi Negara memiliki kewenangan yang luas untuk melakukan berbagai hukum dalam rangka melayani kepentingan masyarakat atau mewujudkan kesejahteraan umum. dan disisi lain pembatasan kewenangan oleh pembuat undangundang).terhadap tugas-tugas pemerintahan dan kenegaraan dalam suatu Negara hukum itu . yang umumnya bertumpu pada prinsip otonomi. Sehubungan dengan adanya hukum administrasi tertulis. yang berarti administrasi Negara berwenang mengoreksi (corigeren) hasil pekerjaan pembuat undang-undang. yaitu kekuasaan administrasi Negara untuk menafsirkan sendiri berbagai peraturan.droit function. mengatakan bahwa Negara hukum secara sederhana adalah Negara yang menempatkan hukum sebagai dasar kekuasaan Negara dan penyelenggaraan kekuasaan tersebut dalam segala bentuknya dilakukan dibawah hukum. pemerintah diberi tugas dengan keadaan yang sungguh-sungguh terjadi dimasyarakat. yaitu sentralisasi atau desentralisasi.

M.yang menuntut dan menghendaki penyelenggaraan tugas-tugas kenegaraan. mengingat Negara itu organisasi kekuasaan. hukum tata Negara membutuhkan hukum lain yang lebih bersifat teknis. 2. berkaitan erat dengan persoalan kekuasaan. maka pada umumnya organisasi akan muncul sebagai instrumen untuk mengawasi sebagai penggunaan kekuasaan pemerintah. ten Berge. Dan sudah jelas bahwa Negara pada jaman modern sekarang ini adakah Negara Hukum dan pemerintahkah yang harus tunduk pada hukum. Administrase ini ada yang menerjemahkan dengan tata usah. yakni yang menempatkan hukum sebagai aturan main penyelenggaraan kekuasaan Negara dan pemerintahan. Lebih lanjut J. Hukumlah yang menjadikan suatu Negara maju dan berkembang menjadi modern dan bukan pula penguasa yang menjadikan suatu Negara berkembang menjadi modern.agak berbeda dengan yang berkembang di Prancis sebagai bidang tersendiri disamping hukum tata Negara. Dengan kata lain. Atas dasar ini tampak bahwa keberadaan hukum administrasi Negara seiring dengan keberadaan Negara hukum dan hukum tata Negara. perbedaan hukum tata Negara yang menjadi sandaran hukum administrasi . lahirlah hukum administrasi Negara). sebenarnya semua Negara modern mengenal hukum administrsi Negara.M ten Berge. Karena kekuasaan dan kegiatan penguasa itu dilaksanakan. adalah salah paham menganggap hukum administrasi Negara sebagai fenomena yang relative baru. perbedaan sistem politik.B.khususnya diwilayah hukum kontinental.B. menurut J. Dengan kata lain. dan sebagainya. sebagai instrument untuk mengatur dan menyelenggarakan tugas-tugas pemerintahan Negara. pada awalnya. hukum adminisrtrasi Negara adalah sebagai (perpanjangan dari hukum tata Negara) atau (sebagai hukum sekunder yang berkenaan dengan keanekaragaman lebih mendalam dari tatanan hukum publik sebagai akibat pelaksanaan tugas oleh penguasa).B ten Berge (hukum administrasi Negara berkaitan erat dengan kekuasaan dan kegiatan penguasa. dan kemasyarakatan yang berdasarkan atas hukum. organorgan.keberadaan hukum administrasi Negara itu muncul karena adanya penyelenggaraan kekuasaan Negara dan pemerintahan suatu Negara hukum. khususnya di negri belanda. baru muncul belakangan. Persatuan Dan Kesatuan tentunya yang pertama menjadi dasar Hukum administrasi Negara. Hampir semua Negara didunia ini menganut Negara hukum. dan hukum administrasi Negara sebagai salah satu cabang ilmu. Oleh karena itu. sudah barang tentu “memiliki” hukum administrasi Negara. Hukum tersebut adalah hukum administrasi Negara . Dengan demikian. yang disebabkan oleh perbedaan persoalan kemasyarakatan dan pemerintahan yang dihadapi penguasa.J. sebagaimana hukum tata Negara. Hanya saja hukum administrasi Negara itu berbeda-beda antara satu Negara dengan yang lainnya. tata usaha Negara. Oleh karena itu Dasar Teoritis Negara Hukum sebagaimana telah disampaikan diatas yang menghimbau tentang kewenangan. . dengan kata dasar ‘administratie’ dan ‘bastuur’. aturan-aturan per-undang-undangan yang tidak hanya ada pada pemerintah pusat saja tetapi pemerintah daerah juga turut andil dalam kesejahteraan masyarakatnya. tata pemerintahan. dan ada yang menerjemahkan dengan administrasi saja.J.3 Ruang Lingkup Negara Hukum (HAN) Di negri Belanda ada dua istilah mengenai hukum ini yaitu bestuurrecht dan administratief recht. perbedaan bentuk Negara dan bentuk pemerintahan. Menurut J. tata usaha pemerintahan.M. perebuatan. Sebagai Negara hukum. sedangkan bastuur diterjemahkan secara seragam dengan pemerintahan.terhadap dua istilah ini para sarjana Indonesia berbeda pendapat dalam menerjemahkannya. hukum administrasi Negara. pemerintahan. Oleh karena itu.J.terdapat aturan-aturan hukum yang tertulis dalam konstitusi atau peraturan-peraturan yang terhimpun dalam hukum tata Negara. bukan hukum yang tunduk pada pemerintah karena hukum itu ada.

yakni kegiatan yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan Prajudi Atmosudirdjo mengemukakan bahwa administrasi Negara mempunyai tiga arti. Meski demikian ada akan dikemukakan secara terpisah mengenai istilah administrasi Negara dan istilah pemerintah/pemerintahan berdasarkan kamus dan yang berkembang dikalangan para sarjana. Siagian mengartikan administrasi Negara sebagai “keseluruhan kegiatan yang dilakukan oleh seluruh aparatur pemerintah dari satu Negara dalam usaha mencapai tujuan Negara”. dan yudisial atau alat-alat kelengkapan Negara lain yang bertindak untuk dan atas nama Negara. Administrasi merujuk pada pengertian yang ketiga. a. Hukum Tata usaha Pemerintahan. Hukum Tata Usaha Negara Indonesia. Sebagai proses pemerintah yang memerlukan kerja sama tertentu. HAN Indonesia. 3. Menurut Dimock & Dimock.Perbedaan penerjemahan tersebut mengakibatkan perbedaan penamaan terhadap hukum ini. Dalam kepustakaan disebutkan bahwa istilah pemerintahan disebutkan memiliki dua pengertian. yaitu seabagai fungsi dan sebagai organisasi. sedangkan dalam pengertian sempit pemerintah adalah cabang kekuasaan eksekutif. administrasi Negara adalah aktivitas-aktivitas Negara dalam melaksanakan kekuasaankekuasaan politiknya. 1. dengan alasan bahwa pada kata administrasi itu sudah mengandung konotasi Negara/ pemerintahan. Hukum Tata Usaha Negara. Sudah jelas dari beberapa pendapat tersebut dapatlah diketahui bahwa adminisrtasi Negara adalah “Keseluruhan aparatur pemerintah yang melakukan berbagai aktivitas atau tugas-tugas Negara selain tugas pembuatan undang-undang dan pengadilan” b. Sebagai aparatur dan aparat dari pada pemerintah. dan Hukum administrasi.”Sondang P. Sebagai salah satu fungsi pemerintah.legislatif. Menurut Bintoro Tjokroamidjojo administrasi Negara adalah manajemen dan organisasi dari manusiamanusia dan peralatannya guna mencapai tujuan-tujuan pemerintah. EUtrecht menyebutkan bahwa administrasi Negara adalah gabungan jabatan-jabatan. “Bahsan Mustafa mengartikan administrasi Negara sebagai gabungan jabatan-jabatan yang dibentuk dan disusun secara bertingkat dan diserahi tugas melakukan sebagian dari pekerjaan pemerintah dalam arti luas. sedangkan dalam arti luas mencangkup semua badan yang menyelenggarakan semua kekuasaan didalam Negara baik eksekutuf maupun legislatif dan yudikatif. 2. Hukum Tata Pemerintahan. Pemerintah dalam arti sempit adalah organ/alat perlengkapan Negara yang diserahi tugas pemerintahan atau melaksanakan undang-undang. yang pada pokoknya terdiri dari cabang-cabang kekuasaan eksekutif. dalam arti sempit. yakni seperti HAN. Pemerintah/Pemerintahan Pemerintah sebagai alat kelengkapan Negara dapat diartikan secara luas dan dalam arti sempit. yang tidak diserahkan kepada badan-badan pembuat undang-undang dan badan-badan kehakiman. sebagaimana yang dianut Hadjon. Sebenarnya kedua kata ini dalam penggungaanya memiliki makna sama. . Pemerintah dalam arti luas itu mencangkup semua alat kelengkapan Negara. karena pemerintah itu sendiri merupakan terjemahan dari kata administrasi. aparat (alat) administrasi yang dibawah pimpinan pemerintah melakukan sebagian dari pekerjaan pemerintah. yaitu. tanpa atribut Negara. aktivitas-aktivitas badan-badan eksekutif dan kehakiman atau khususnya aktivitas-aktivitas badan eksekutif saja dalam melaksanakan pemerintahan.

pemerintah sebagai organ adalah kumpulan organ-organ dan organisasi pemerintahan yang dibebani dengan pelaksanaan tugas pemerintahan. Sebagai fungsi kita meneliti ketentuan-ketentuan yang mengatur apa dan cara tindakan aparatur pemerintahan sesuai dengan kewenangan masing-masing. keputusan-keputusan dan instrument yuridis bidang administrasi lainnya tidak hanya terletak pada satu tangan atau lembaga. yaitu HAN heteronom dan HAN otonom. b. Ketiga. (HAN tidak dapat dikodefikasi. dan UU adalah hukum yang mengatur seluk beluk organisasi dan fungsi administrasi Negara . HAN otonom adalah hukum oprasional yang diciptakan pemerintah dan administrasi Negara. pembuatan peraturan-peraturan. Di samping itu kesukaran menentukan ruang lingkup hukum administrasi Negara ini disebabkan pula oleh beberapa faktor. misalnya dalam pembuatan undang-undang organik dan pembuatan berbagai peraturan pelaksanaan lainnya. penugasan. peraturan tentang kepegawaian. pengertian eksekutif ini tidak sama dengan apa dengan apa yang dimaksudkan dengan konsep trias politika (yang menempatkan kekuasaan eksekutif hanya melaksanakan undang-undang). pada kenyataannya pemerintah juga melakukan tindakan hukum dalam bidang legislasi. hukum administrasi Negara berkembang sejalan dengan perkembangan tugas-tugas pemerintahan dan kemasyarakatan. HAN berkaitan dengan tindakan pemerintahan yang tidak semuanya dapat ditentukan secara tertulis dalam peraturan perundang-undangan seiring dengan perkembangan kemasyarakatan yang memerlukan pelayanan pemerintah dan masing-masing masyarakat disuatu daerah atau Negara berbeda tuntutan dan kebutuhan. Dan juga ada yang menyebutkan bahwa HAN itu ada HAN umum dan ada HAN khusus. badan-badan.Pemerintah dapat dirumuskan secara negatif sebagai segala macam kegiatan perundangundangn dan peradilan. Meskipun secara umum dianut definisi negatif tentang pemerintahan. . termasuk didalamnya fungsi. Sementara itu. yang menyebabkan pertumbuhan bidang hukum administrasi Negara tertentu berjalan secara sektoral. Oleh karena itu tidak mudah untuk menentukan ruang lingkup hukum administrasi Negara.a Pemerintah sebagai fungsi adalah: melaksanakan tugas-tugas pemerintahan. misalnya dalam penyelesaian hukum melalui upaya administrasi dan dalam hal penegakan hukum administrasi atau pada penerapan sanki-sanki administrasi yang semuanya itu menjadi objek kajian hukum administrasi Negara. kewajiban masing-masing departemen pemerintahan. fungsi pemerintah itu dapat ditentukan dengan menempatkannya dalam hubungan dengan fungsi perundang-undangan dan peradilan. dan juga bertindak dalam bidang penyelesaian perselisihan. yaitu sebagai suatu aktivitas diluar perundangan dan peradilan. Kedua. Prajudi Atmosudirdjo membagi HAN dalam dua bagian. peraturan tentang pertanahan.TAP MPR.Pertama. HAN heteronom yang bersumber pada UUD. seperti dalam hukum perdata dan hukum pidana yang dapat dikumpulkan menjadi satu kitab undang-undang). kewenangan. dalam arti tidak terikat pada bidang-bidang tertentu. instansi serta dinas-dinas pemerintahan. Kalaupun hukum administrasi Negara berkenaan dengan kekuasaan eksekutif. Karena faktorfaktor inilah. HAN khusus adalah peraturan-peraturan yang berkaitan dengan bidang-bidang tertentu seperti peraturan tata ruang. HAN umum berkenaan dengan peraturan-peraturan umum mengenai tindakan hukum dan hubungan hukum administrasi atau peraturan-peraturan dan prinsip-prinsip yang berlaku untuk semua bidang hukum administrasi. Pemerintah sebagai organisasi adalah: bila kita mempelajari ketentuan-ketentuan susunan organisasi.

Keberadaan dan sasaran dari hukum administrasi Negara adalah sekumpulan peraturan hukum yang mengatur tentang tugas dan kewenangan pemerintahan dalam berbagai dimensinya sehingga tercipta penyelenggaraan pemerintahan dan kemasyarakatan yang baik dalam suatu Negara hukum.Prins. mendefinisikan hukum administrasi Negara sebagai (keseluruhan norma yang berasal dari hukum tata negrara yang mengatur hubungan hukum di antara aparat Negara. Dengan deamikian. Berdasarkan keterangan tersebut. peraturan tentang perpajakan. terdapat pula hukum administrasi daerah. peraturan bidang pendidikan. dan memuat ketentuan mengenai hubungan hukum dengan subjek hukum lain). Artinya. yang mengatakan bahwa secara keilmuan hukum yang mengatur tingkah laku Negara (alat perlengkapan Negara) dimasukan kedalam kelompok hukum tata Negara. mengatur prosedur pembentukan keputusan yang mengikat pemerintahan. sistem pemerintahan. kebijakan pemerintah. keberadaan hukum administrasi Negara dalam suatu Negara hukum merupakan condition sine quanon. yaitu peraturan-peraturan yang berkenaan dengan administrasi daearah atau pemerintah daerah. sedangkan hukum yang mengatur pemerintahan (dalam arti administrasi Negara) masuk kedalam kelompok hukum administrasi Negara. Menurut WF. yang harus diatur melalui hukum administrasi. Sehubungan dengan adanya hukum administrasi tertulis. satupun tidak ada yang sama. yang lazim disebut asas-asas pemerintahan yang layak. dan sebagainya. di dalam membuat batas tersebut. Disamping itu khusus bagi Negara kesatuan dengan sistem desentralisasi. Adanya perbedaan bidang hukum Administrasi khusus merupakan suatu hal yang logis dan wajar mengingat masing-masing Negara dihadapkan pada perbedaan sosio kultural. peraturan pertambangan.peraturan tentang kesehatan. yang telah diambil sebagai dasar pikiran ialah bahwa tata Negara mengenai hal pokok. batas antara hukum administrasi Negara debgan hukum tata Negara sebagaimana telah dijelaskan beberapa pengarang. BAB III PENUTUP . dan sebagainya. yang tertuang dalam berbagai peraturan perundang-undangan. Guna mengakhiri perbedaan pendapat mengenai perbedaan antara hukum tata Negara dan denagan hukum administrasi Negara cukuplah disebutkan pendapat dari Bagir Manan. politik. Setelah menyebutkan bahwa hukum tata Negara dan hukum administrasi Negara merupakan satu kesatuan dan hukum administrasi Negara dianggap sebagai bagian atau tambahan dari hukum tata Negara. yang kemudian pendapat ditinggalkan karena perkembangan sejarah menempatkan hukum daministrasi Negara sebagai bidang kajian hukum sendiri. Dalam konteks ini tampak bahwa hukum administrasi itu tumbuh dan berkembang secara Dinamis. bila diteliti. sadar maupun tidak. Munculnya hukum administrasi ini semakin penting artinya seiring dengan lahirnya berbagai bidang tugas-tugas pemerintahan yang baru dan sejalan dengan perkembangan dan penemuan-penemuan baru berbagai bidang kehidupan ditengah masyarakat. munculnya pembedaan antara hukum administrasi umum dan hukum administrasi khusus merupakan suatu yang tidak dapat dihindari dan suatu yang alamiah. tampak bahwa bidang hukum administrasi itu sangat luas sehingga tidak dapat ditentukan secara tegas ruang lingkupnya. dan hukum administrasi tidak tertulis. Akan tetapi.

(Hukum administrasi Negara merupakan bagian-bagian dari hukum publik. yaitu peraturan-peraturan yang berkenaan dengan administrasi daerah atau pemerintah daerah. oleh karena itu sudah seharusnya pemerintah juga turut turun langsung meninjau apakah seluruh masyarakat sudah mendapatkan hak-nya dilindungi oleh hukum tanpa pandang bulu apa dia masyarakat yang mampu ataukah tidak mampu. dan dilaksanakan secara menyeluruh oleh masyarakat.Oleh karena itu. Berdasarkan keterangan tersebut. yang dapat memberikan ketentraman bagi setiap warga Negaranya. tampak bahwa bidang hukum administrasi Negara itu sangat luas sehingga tidak dapt ditentukan secara tegas ruang lingkupnya. disamping itu khusus bagi Negara kesatuan dengan sistem desentralisasi. Hukum tata usaha Negara. sedangkan dalam pengertian pemerintah dalam arti sempit adalah cabang kekuasaan eksekutif. legislative. dipatuhi. SARAN Sebagai Negara hukum sudah sepatutnya hukum itu harus dipatuhi dan ditaati agar terciptalah Negara yang sejahtera. agar dapat terlaksananya hukum harus mengatur tindakan pemerintah dan mengatur hubungan antara pemerintah dengan warga Negara atau hubungan antar organ pemerintah. Pemerintah dapat diartikan secara luas dan dalam arti sempit. sebenarnya semua Negara modern mengenal Hukum Administrasi Negara hanya saja Hukum Administrasi Negara itu berbeda-beda antara satu Negara dengan yang lainnya. dan lain sebagainya. agar demikian masyarakat yang ada didalam dapat terlendungi hukum dari hal-hal yang meresahkan dan tidak mengenakan.1 Simpulan Bahwa sebenarnya Indonesia adalah Negara hukum Negara yang memprioritaskan berbagai hukum yang berlaku dijaman modern guna terciptanya suatu hukum yang dapat ditaati. DAFTAR PUSTAKA RIDWAN HR. Hukum tata pemerintah.dan diantara hukum-hukum yang ada dalam hukum administrasi Negara meliputi: Hukum Tata Negara. Tujuan dari Negara hukum adalah agar terciptanya keamanan. yang berkenaan dengan pemerintahan umum untuk menemukan definisi yang baik mengenai istilah hukum administrasi Negara. perbedaan bentuk Negara dan bentuk pemerintahan. Hukum tata usaha pemerintah. hukum administrasi Negara dapat dijelaskan sebagai peraturan-peraturan dari hukum publik). terdapat pula hukum administrasi daerah. yang disebabkan oleh perbedaan persoalan kemasyarakatan dan pemerintahan yang dihadapi penguasa.2004 . sebagai Negara hukum Indonesia adalah salah satu Negara yang menjunjung hukum agar ketentraman dinegara Indonesia senantiasa terjaga dan terpelihara agar terciptalah kesejahteraan dan ketentraman dalam bermasyarakat. HUKUM ADMINISTRASI NEGARA Jakarta . Hukum tata usaha pemerintah Indonesia. yudisial atau alat-alat kelengkapan Negara lain yang bertindak untuk dan atas nama Negara. perbedaan sistem politik. Karena hukum itu adalah bagian dari masyarakat juga dan masyarakatlah yang berhak dijamin atas hukum. pemerintah dalam arti luas adalah mencangkup semua alat kelengkapan Negara yang pada pokoknya terdiri dari cabang kekuasaan eksekutif.3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful