P. 1
Studi Kasus Bahasa Inggris SMP

Studi Kasus Bahasa Inggris SMP

|Views: 1,502|Likes:
Published by Barkah Hasanah
Studi Kasus pada pengujian TO (try out) bahasa inggris kelas 9 SMP
Studi Kasus pada pengujian TO (try out) bahasa inggris kelas 9 SMP

More info:

Published by: Barkah Hasanah on Aug 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/09/2013

pdf

text

original

STRATEGI MENGAJAR

DALAM GURU

BELAJAR
PROFESIONALISME

MENINGKATKAN

Merumuskan langkah alternative pemecahan masalah.87 POIN .SISWA MENDAPAT TREATMENT PENGETESAN VOCABULARY (KOSAKATA) SEHINGGA TERJADI PENINGKATAN PADA TES TO-2.4 AI-SETIAWAN-SANDI PENINGKATAN = 0. 24 FEBRUARI 2009 1.04 NILAI TERKECIL 4.91 8. ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------To-1 RATA-RATA NILAI TERBESAR 4. Siswa yang dijadikan studi kasus adalah siswa kelas IX F tahun ajaran 2008-2009 SETELAH MENDAPAT TES TO-1. SPd SMPN BANDUNG JALAN BANDUNG I MARGAASIH KABUPATEN MARGAASIH CIGUGUR NO: 11 STUDI KASUS HARI / TANGGAL : SELASA .PENYUSUN : BARKAH HASANAH.PADAHAL SOAL UJIAN TO-2 LEBIH SULIT.2 AJIZAH To-2 NILAI 3.4 ANGGITA 2 DINI HADIANTI 8. Mengidentifikasi masalah-masalah yang dihadapi siswa dalam proses pembelajaran 2.

4 TO-1 3. Terjadi peningkatan nilai minimal.KARENA SOALNYA SAMA.SOAL UJIAN TO-1 LEBIH MUDAH.2 3.2 8. SISWA YANG TIDAK MELAKUKAN TO-2 = 8 SISWA PERHITUNGAN: 45 JUMLAH SISWA – 8 SISWA YANG TIDAK IKUT TO-2 = 38 JUMLAH POPULASI SISWA.4 3.8 5. SISWA YANG MENURUN JUMLAH SCORE-NYA PADA TO-2 HANYA 6 ORANG. SISWA YANG MENURUN JUMLAH HASIL EVALUASI SETELAH MENDAPAT TREATMENT VOCABULARY – LEARNING ADALAH : 6 X 100% = 15.yaitu pada TO-1 nilai terendah adalah 2 (DINI HADIANTI) .87 poin. tetapi ada peningkatan nilai dari SCORE TO-1 yaitu sebesar 0. Meskipun soal ujian TO-2 lebih sukar karena soal PAKET A DAN PAKET B berbeda sehingga menyulitkan siswa untuk menyontek.KARENA PAKET A DAN B.91 b.4 5 3.DENGAN RINCIAN SEBAGAI BERIKUT: NAMA SISWA AI AISYAH AYU AMELIA SAEPULOH ADAM GOZALI JUWITASARI SANDI AGISTIA 4 6.4 7.BERBEDA SOAL.4 TO-2 JUMLAH SISWA= 45. Dari rata-rata 4.TETAPI DIJADIKAN 2 PAKET A& B SEMENTARA KESULITAN SOAL UJIAN TO-2 LEBIH SUKAR.8 5. Jumlah siswa yang menurun nilainya hanya 6 orang siswa c.4 5. 38 KESIMPULAN: a.04 menjadi 4.78 % DIBULATKAN MENJADI = 16% YAITU BERJUMLAH 6 ORANG SISWA.

bila mentor menurun nilainya/mengalami her/remedial.4 (AISETIAWAN-SANDI) CARA PEMBERIAN TREATMENT Yaitu dengan cara membagi populasi sisa sekelas kedalam 8 kelompok . Mentor tidak bersifat mutlak.4 DAN JUMLAH SISWA YANG NILAINYA MENURUN HANYAA 6 ORANG SAJA . Ketika TO-2 berlangsung.22April 2009 (kelas khusus) 1. Mengidentifikasi masalah-masalah yang dihadapi siswa dalam proses pembelajaran khususnya dalam menghadapi UAN tanggal 27 April 2009 mendatang 2.Sedangkan pada tes TO-2 nilai terendah meningkat menjadi 3. siswa kelas 7F baru mendapat 2 kali tes vocabulary.13 April.59 = jumlah yang benar maksimal 142 kata IDEALNYA.co.maka posisi mentor digantikan temannya yang prestasinya lebih baik.PADAHAL SOAL TO-2 LEBIH SULIT DAN SISWA TIDAK DAPAT MENYONTEK KARENA PAKET A DAN PAKET B BERBEDA SOAL.yaitu siswa yang memiliki score nilai diatas enam dan tidak pernah mengalami remedial. tiap kelompok memiliki 1 orang memntor . DENGAN ADA BEBERAPA KATA YANG BERULANG. DENGAN CARA MENGETES 8 MENTOR. yaitu untuk soal pemantapan nomer 50-53 = jumlah yang benar maksimal 106 kata nomer 54. Merumuskan langkah alternative pemecahan masalah. KEMUDIAN PARA MENTOR MENGETES ANAK BUAHNYA TERNYATTA ADA JUGA HASILNYA JIKA DILIHAT DARI PENINGKATAN SCORE MINIMAL DARI 2 MENJADI 3. barkahhasanah@yahoo.id STUDI KASUS HARI / TANGGAL : senin . Kemudian pada seluruh siswa diberikan tugas menghapal VOCABULARY (KOSAKATA) pada soal-soal pemantapan nomer 50-100 yang dibagi menjadi beberapa sesi tes. siapapun bias menjadi mentor asalkan dia mempunyai nilai diatas enam dan tidak pernah diremedial. Jadi penilaiannya bersifat OBJEKTIF. JADI TES-TES VOCABULARY (KOSAKATA) YANG DILAKUKAN GURU. . JIKA SISWA HAPAL SELURUH KOSAKATA PADA SOAL PEMANTAPAN NOMER 50-100 MAKA SISWA AKAN MAMPU HAPAL 1600 KATA.

dan diujikan kembali.kemudian dibahas.5 6 5.5 NILAI 3 6. dan diujikan kembali dengan menambah beban soal.5 POIN Tes-2 19 orang 19 orang PENINGKATAN = KESIMPULAN : Bila soal diberikan secara bertahap.Siswa yang dijadikan studi kasus adalah siswa kelas IX di ruang I. SETELAH MENDAPAT pre-TES 20 soal. dimana di ruang tersebut. tedapat siswa yang akan mengalami UAN di ruang 38 & 39 tahun ajaran 2008-2009. kemudian pada uji coba ketiga dengan diberikan soal yang sama dan di tambah 10 soal menjadi 50 soal. mulai dari jumlah soal sedikit.5 5 4. maka akan memperbaiki kinerja keberhasilan . dan kemudian dibahas kembali oleh guru. (kemudian diterangkan oleh guru pembahasan soal tersebut)SISWA MENDAPAT TREATMENT pengujian kembali dengan jumlah soal ditambah menjadi 40 soal. maka ditemukan peningkatan perbaikan kinerja siswa dengan hasil sebagai berikut: ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------Tes-1 NILAI 8 NILAI 7 NILAI NiLAI NILAI NILAI NILAI NILAI 4 NILAI 3.5 4 orang 13 orang 6 orang 8 siswa 3 siswa 2 siswa 1 siswa 1 siswa 1.

dan lebih senang dalam belajar. Dalam hal ini. (dengan syarat soal tersebut juga dibahas dan diterangkan oleh guru) Yang dibutuhkan adalah kesabaran dan waktu pertemuan yang lebih panjang karena tes diujicobakan berkali-kali. bahkan sampai 3 kali tes sampai semua siswa dapat menjawab soal dengan baik. Para siswa biasanya menganggap bahasa inggris adalah pelajaran yang susah untuk dipelajari. Siswa yang dijadikan studi kasus adalah siswa kelas 7 dan 8 yang meenjadi anggota ekskul English club.co. barkahhasanah@yahoo.id STUDI KASUS 1. barkahhasanah@yahoo.co. Dan mereka enggan untuk mengkaji lebih dalam lagi.Maka dari itu alat dan media sangat menunjang pembelajaran.akan membuat siswa belajar lebih relax. Mengidentifikasi masalah-masalah yang dihadapi siswa dalam proses pembelajaran khususnya anak-anak yang mengikuti ekstra-kurikuler English Club 2. Merumuskan langkah alternative pemecahan masalah. Dalam tiap pertemuan diajarkan sebuah lagu baru untuk diapresiasi.siswa dalam mengerjakan soal-soal. Dengan bantuan VCD/DVD lagu berbahasaa inggris dengan audiovisual.karena pembendaharaan kosakata yang harus diingat terlalu banyak.ekskul English Club menyiasati ketidakmampuan siswa untuk menyukai pelajaran bahasa inggris dengan cara Belajar Sambil Bermain.id .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->