P. 1
02 Bab 1 kls 10

02 Bab 1 kls 10

|Views: 142|Likes:
Published by Maya Ithuu DemaNiya

More info:

Published by: Maya Ithuu DemaNiya on Aug 06, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/03/2015

pdf

text

original

BAB 1 MENYIMAK UNTUK MEMAHAMI LAFAL, TEKANAN, INTONASI, DAN JEDA YANG LAZIM/ BAKU DAN YANG TIDAK

Standar Kompetensi -Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat semenjana Kompetensi Dasar -Menyimak untuk memahami lafal, tekanan, intonasi, dan jeda yang lazim/baku dan yang tidak. Indikator -Reaksi kinetik (menunjukkan sikap memerhatikan, mencatat) terhadap lafal, tekanan, intonasi, dan jeda yang lazim/baku dan yang tidak -Komentar atau ungkapan lisan terhadap lafal, tekanan, intonasi, dan jeda yang lazim/baku dan yang tidak Pada Bab ini, kita akan mempelajari unsur-unsur bunyi dan hal-hal yang berkaitan dengan penggunaannya seperti, lafal, tekanan, intonasi, dan jeda yang lazim atau baku serta yang tidak. Tujuannya agar kita dapat menunjukan reaksi kinetik, seperti memerhatikan, mencatat, serta mengomentari lafal, tekanan, intonasi, dan penggunaan jeda yang lazim/baku dan yang tidak terhadap wacana yang dibacakan. Di samping itu, dalam bab ini kita juga akan mempelajari ciri bahasa Indonesia baku. Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X

Wacana Apakah Kamu Perokok Pasif? Ayu, teman Sinta, menyalakan rokok setiap ia mendapatkan kesempatan. Ayu melakukannya ketika ia sedang berkumpul bersama teman-temannya pada Jumat malam di sebuah restoran pizza sebelum menonton bareng acara sepak bola mania. Padahal Ayu juga mengajak serta adik laki-laki Sinta. Melihat kelakuan Ayu, Sinta merasa khawatir terhadap kebiasaan temannya itu. Kebiasaan merokok yang dilakukan Ayu akan memberi dampak kesehatan bagi teman-temannya dan juga dirinya sendiri. Sinta tak yakin Ayu menyadari bahwa kebiasaannya itu bisa sangat berpengaruh serius pada kesehatan orang di sekitarnya. Setiap orang memahami bahwa merokok adalah suatu hal yang merugikan. Begitu pula dirimu mungkin sudah mendengar bahwa menghirup asap yang dikeluarkan oleh orang yang merokok sangat berbahaya bagi kesehatanmu. Asap yang dihasilkan oleh rokok atau asap sekunder, terdiri atas dua jenis. Pertama, asap yang dikeluarkan oleh para perokok disebut asap mainstream. Kedua, asap yang mengalir dari batang rokok atau pipa rokok disebut asap sidestream. Kedua asap itu mengandung ribuan senyawa kimia, mulai dari amonia, arsenik, sampai hidrogen sianid. Kebanyakan dari senyawa yang terkandung dalam asap rokok telah terbukti sebagai racun atau sebagai penyebab kanker yang disebut karsinogen. Beberapa senyawa kimia yang ditemukan dalam asap sekunder berbentuk konsentrasi tinggi. Asap ini ternyata secara signifikan meningkatkan risiko individu terjangkit : 1. Infeksi pernapasan (seperti bronkritis dan pneuminia). 2. Asma (asap sekunder adalah faktor yang membawa risiko asma dan dapat memicu serangan pada individu yang telah menderita asma sebelumnya). 3. Batuk, radang tenggorokan, bersin, dan napas tersendat-sendat. 4. Kanker. 5. Sakit jantung. Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X

Berhenti merokok bukanlah hal yang mudah karena merokok sifatnya sangat candu. Karena asap dapat melekat pada orang dan juga pakaian. Ajaklah keluar semua perokok jauh dari orang lain. deraan asap itu berdampak langsung tanpa hambatan bagi tubuh kamu. Yang jelas. Jangan pernah membiarkan orang yang bersamamu di dalam mobil Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X . dan beraroma tubuh lebih baik. merasa. yang sehat! Mungkin saja dengan mengetahui bahwa kamu melindungi orang-orang di sekitarmu yang kamu cintai dengan berhenti merokok. bisa membantumu memiliki keinginan yang lebih kuat untuk menendang jauh kebiasaan burukmu itu. dirimu merokok atau dirimu sering berada di sekitar orang yang merokok. Jika kamu merokok. terutama anak-anak dan wanita yang sedang hamil. 1. 2. ia diharuskan mencuci tangan dan mengganti pakaiannya. Memahami kemungkinan-kemungkinan menghirup asap sekunder tersebut. Asap rokok akan terus berputar di udara meski beberapa jam setelah rokok dimatikan. apa yang dapat kamu lakukan? Apalagi kamu mengetahui siapa saja yang biasa merokok. orang lain yang ada dalam ruangan tersebut juga ikut menghirupnya. Jika kamu tidak merokok. tentu saja tanpa keraguan kamu akan mempunyai uang lebih banyak untuk ditabung atau untuk sekadar jalan-jalan sambil menunjukkan kepada lingkungan bahwa kamu adalah orang yang baru. Hal ini berarti bila seorang perokok mengisap rokoknya dalam ruangan. Di samping itu. Meskipun hanya dalam waktu singkat atau sesaat saja. seperti kamu akan terlihat. saat perokok kembali ke dalam ruangan. asap sekunder tidak hanya memberi dampak terhadap individu di masa datang. cobalah untuk berhenti. Pertimbangankanlah keuntungan-keuntungan yang akan kamu peroleh. cobalah dua tindakan berikut. kamu harus memahami bahwa menghirup asap tembakau rokok tidak baik untuk kesehatan. sekarang ini sudah banyak program dan orang yang bisa membantu kamu untuk memulai sesuatu yang berani. Mungkin saja yang melakukan adalah kakekmu atau laki-laki yang biasa kamu ajak jalan atau teman kerja.Jadi. tapi juga dapat menjadi masalah di saat ini. yaitu menjadi orang yang bebas dari rokok. terutama sebelum memegang atau memeluk anak-anak. seperti memberi dampak pada performa orang dalam berolahraga atau dapat memengaruhi kekuatan fisik individu yang aktif berolahraga. Tapi.

28 Oktober 2007. klausa. Menyimak menggunakan indra pendengaran. yaitu bisa menjauh dari orang yang merokok di sekitarnya baik di rumah. atau untuk memahami aspekaspek sebuah bahasa. orang yang tak merokok pun harus memiliki pilihan. Jadi. kalimat. Proses menyimak merupakan kegiatan mendengarkan yang disengaja dalam rangka mencapai maksud-maksud tertentu. (Dikutip dari sebuah tulisan di Republika. Pembagian kosakata dan hal yang menyangkut makna. a. yaitu mendengar dengan memusatkan perhatian kepada objek yang disimak. Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X . Selain itu. Maksud-maksud tersebut misalnya. mengapresiasi sebuah karya. untuk tujuan belajar. Proses pembentukan kata. tetap berpengaruh kecil. dan restoran. Kegiatan menyimak yang bertujuan untuk mempelajari aspek-aspek bahasa meliputi hal-hal berikut. namun bukan berarti saat mendengar seseorang sudah dikatakan sedang menyimak. b. Sudah terbukti bahwa perokok pasif sangat membahayakan diri. unsur-unsur c. Tujuan Menyimak Salah satu keterampilan bahasa ialah menyimak. memecahkan masalah. mendapatkan informasi khusus. dan kalimat. Peraturan baru tentang aktivitas merokok di tempat umum harus segera diterapkan sehingga orang yang tidak merokok lebih mudah untuk menikmati udara bebas rokok selama hidup. sekolah. Meskipun membiarkan rokok diarahkan keluar jendela dan mengeluarkan asapnya ke luar. frasa. Sesungguhnya proses menyimak tidak sekadar mendengar. yaitu memilih tempat khusus untuk menyalakan rokoknya. tetapi lebih dari itu. diharapkan para perokok bisa berniat untuk mengambil langkah sederhana. dengan beberapa perubahan) A.merokok. Pengenalan dan pemahaman tentang unsur-unsur bunyi dan hal yang membentuknya seperti alat ucap yang disebut dengan ilmu fonetik dan fonemik.

lafal [ e ] pada kata < sate > lafal [. Makna budaya yang tercakup dan tersirat dalam suatu pesan. Makna kata berdasarkan situasi dan konteks pemakaiannya. Pemahaman terhadap Lafal. u. B. Intonasi. Contoh pemakaian katanya. Cara mengucapkan lambang-lambang bunyi ini disebut dengan lafal. [ . Fonem vokal di dalam bahasa Indonesia secara umum dilafalkan menjadi delapan bunyi ujaran walaupun penulisannya hanya lima ( a. Misalnya. saat mengucapkannya bibir lebih maju dan bundar. fonem / a / dilafalkan [ a ] fonem / i / dilafalkan [ i ] fonem / u / dilafalkan [u ] fonem / e / dilafalkan tiga bunyi yaitu: [ e ] .d. i . o ). Fonem dihasilkan oleh alat ucap manusia yang dikenal dengan artikulasi. dan sebagainya. e. yaitu vokal dan konsonan. e. Dalam bentuk tertulisnya disebut huruf. dan Jeda Unsur bahasa yang terkecil berupa lambang bunyi ujaran disebut fonem. dan [e] atau e lebar. Lambang-lambang ujaran ini di dalam bahasa Indonesia terbagi dua. ] atau e lemah. Ilmu yang mempelajari fonem disebut fonologi atau fonemik. Contoh pemakaian katanya: lafal [ o ] pada kata [ orang ] lafal [ ] pada kata [ p h n ].san > lafal [e ] pada kata < n e n e k > fonem / o / terdiri atas lafal [ o ] biasa dan lafal [ ] atau o bundar. Variasi lafal fonerm / e / dan / o / ini memang tak begitu dirasakan. ] pada kata < p. Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X . Tekanan. Jadi lafal adalah cara seseorang atau sekelompok penutur bahasa dalam mengucapkan lambanglambang bunyi yang dihasilkan oleh alat ucapnya.

Lafal sering dipengaruhi oleh bahasa daerah mengingat pemakai bahasa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa yang memiliki bahasa daerahnya masing-masing. seperti kata <benar> menjadi <benar>. <besok> menjadi {mbesok] dan sebagainya. telur --------telor kursi --------korsi lubang --------lobang kantung --------kant ng senin --------s. atau pada bahasa daerah Bali dan Aceh pengucapan huruf t dan d terasa kental sekali. Contoh: kata <apa> diucapkan oleh orang Betawi menjadi <ape>. misalnya ucapan kata teman seperti terdengar deman. Tidak ada pedoman khusus yang mengatur ucapan atau lafal ini seperti bagaimana diaturnya sistem tata tulis atau ejaan dalam Pedoman Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) yang harus dipatuhi setiap pemakai bahasa tulis bahasa Indonesia sebagai ukuran bakunya. Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X . dan lain sebagainya. Menurut EYD. Pada bahasa Tapanuli (Batak).nen rabu --------reb kamis --------kemis kerbau --------kebo. <Bali> menjadi [mBali]. Bahasa daerah ini merupakan bahasa Ibu yang sulit untuk dihilangkan sehingga saat menggunakan bahasa Indonesia sering dalam pengucapan diwarnai oleh unsur bahasa daerahnya.cenderung tersamar karena pengucapannya tidak mengubah arti kecuali pada kata-kata tertentu yang termasuk jenis homonim. dari a sampai z dengan lafal atau pengucapannya. di Jawa khusunya daerah Jawa Tengah pengucapan huruf b sering diiringi dengan bunyi /m / misalnya. <p h n> diucapkan <pu un>. namun ada pelafalan beberapa huruf yang perlu mendapatkan perhatian khusus karena sering dipengaruhi oleh lafal bahasa asing atau bahasa Inggris. Perhatikan contoh di bawah ini. Selain itu pelafalan kata juga dipengaruhi oleh bahasa sehari-hari yang tidak baku. pengucapan e umumnya menjadi e. Secara umum setiap pelajar dapat melafalkan abjad dengan benar. huruf vokal dan konsonan didaftarkan dalam urutan abjad.

huruf -.huruf -. Gabungan vokal /au/ menimbulkan bunyi konsonan luncuran [aw] pada kata: harimau menjadi harimaw limau menjadi limaw kalau menjadi kalaw 3. Gabungan vokal /ai/ menimbulkan bunyi konsonan luncuran [ay] pada kata: sungai menjadi sungay gulai menjadi gulay pantai menjadi pantay 2. ge bukan ji ki bukan kyu fe bukan fi eks bukan ek ye bukan ey Jadi : Pengucapan MTQ adalah [em te ki] bukan [em te kyu] Pengucapan TV adalah [te fe] bukan [ti fi] Pengucapan exit adalah [eksit] bukan [ekit] Dalam bahasa Indonesia ada gabungan vokal yang diikuti oleh bunyi konsonan w atau y yang disebut dengan diftong. Gabungan vokal / oi / menimbulkan bunyi konsonan luncuran [oy] pada kata: koboi menjadi koboy amboi menjadi amboy Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X . Contoh: 1.huruf c g q v x y dilafalkan dilafalkan dilafalkan dilafalkan dilafalkan dilafalkan ce bukan se.huruf -.huruf -.Contoh: -.huruf -.

bukan orang lain) 2. Tekanan adalah bentuk tinggi rendahnya. Tekanan adalah gejala yang ditimbulkan akibat adanya pengkhususan dalam pelafalan sebuah suku kata atau kata. yaitu tekanan. (yang membeli novel Adi. syarat. Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X . (Adi membeli novel. tetapi dilafalkan satu bunyi.sepoi menjadi sepoy Tetapi. Biasanya tekanan didukung oleh ekspresi atau mimik wajah sebagai bagian dari ciri bahasa lisan. Adi membeli novel di toko buku. /ng/ dan /nk/. Adi membeli novel di toko buku. / sy/. Biasanya kata yang mengalami tekanan tertentu adalah kata yang dipentingkan. intonasi. atau keras lembutnya suara atau pengucapan. Selain unsur ini. contoh: khusus . ny/. bukan membaca) 3. nyanyi. dan jeda. ada kata-kata yang menggunakan unsur gabungan tersebut di atas tetap dibaca sesuai lafal kedua vokalnya. hangus. Tekanan hanya menunjukkan sesuatu kata atau frasa yang ditonjolkan atau dipentingkan agar mendapat pemahaman secara khusus bagi pendengar. Tekanan dalam bahasa Indonesia tidak mengubah makna seperti pada bahasa Batak Toba /bóntar/ artinya putih. Meskipun ditulis dengan dua huruf. Contoh: -dinamai tetap dibaca [dinamai] -bermain tetap dibaca [bermain] -mau tetap dibaca [mau] -daun tetap dibaca [daun] -koin tetap dibaca [koin] -heroin tetap dibaca [heroin] Ada juga dalam tata bahasa Indonesia. bank. panjang pendeknya. Contoh penggunaan pola tekanan: 1. gabungan konsonan yang dilafalkan dengan satu bunyi. Tekanan tertentu pada sebuah kata atau frasa menguatkan maksud pembicara. dan /bentár/ artinya darah. Lafal dan fonem merupakan unsur segmental di dalam bahasa Indonesia. seperti fonem /kh/. Adi membeli novel di toko buku. ada pula unsur lain yang fungsinya berkaitan dengan unsur suprasegmental.

Jeda juga berhubungan dengan intonasi. atau tanda pisah [--]. Untuk kalimat panjang penempatan jeda dalam pengucapan menentukan ketersampaian pesan. Penggunaan jeda yang tidak baik membuat kalimat terasa janggal dan tidak dapat dipahami. sedangkan suasana sedih cenderung berintonasi menurun. tanda titik dua [:]. Mereka sudah pergi? Kapan? Berbicara tentang intonasi berarti berbicara juga tentang jeda. sedangkan angka 4 melambangkan titinada paling tinggi.(yang dibeli Adi novel bukan alat tulis) 4. tanda koma [.2.3.]. Misalnya. Intonasi juga dapat menandakan ciri-ciri sebuah kalimat. Jeda juga dapat memengaruhi pengertian atau makna kalimat. tan da hubung [-]. Jedaadalah penghentian atau kesenyapan. Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X . tanda titik koma [. (Adi membeli novel di toko buku bukan di pasar) Ciri suprasegmental lainnya adalah intonasi.]. Kalimat yang diucapkan dengan intonasi akhir menurun biasanya bersifat pernyataan. Menurut pemeriksaan dokter Joko Susanto memang sakit Kalimat ini dapat mengandung pengertian yang berbeda jika jedanya berubah. penggunaan intonasi yang baik dapat ditentukan pula oleh penjedaan kalimat yang tepat. Dalam bahasa lisan. jeda ditandai dengan kesenyapan. Menurut pemeriksaan / dokter Joko Susanto / memang sakit. Dengan jeda yang tepat pendengar dapat memahami pokok-pokok isi kalimat yang diungkapkan. Intonasi ialah tinggi rendahnya nada dalam pelafalan kalimat. sedangkan yang diakhiri dengan intonasi menaik umumnya berupa kalimat tanya. Penggunaan intonasi menandakan suasana hati penuturnya. a. Dalam keadaan marah seseorang sering menyatakan sesuatu dengan intonasi menaik dan meninggi. Pada bahasa tulis jeda ditandai dengan spasi atau dilambangkan dengan garis miring [/]. Adi membeli novel di toko buku. Contoh: Mereka sudah pergi.4). Perhatikan contoh di bawah ini. Angka 1 melambangkan titinada paling rendah. Intonasi lazim dinyatakan dengan angka (1.

dan satuan bahasa yang lain mengungkapkan penalaran yang teratur. 5. 2.(yang sakit dokter Joko Susanto) b. Dari segi pelafalan. 3. 4. pembawa kewibawaan. (yang memeriksa dokter dan yang sakit ialah Joko Susanto) c. dan kerangka acuan. yang sakit Susanto) C. Ciri-ciri ragam bahasa baku. Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Ciri Bahasa Indonesia Baku Bahasa baku adalah bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang berlaku. Pedoman yang digunakan adalah Kamus Besar Bahasa Indonesia. wacana teknis. Bahasa yang tidak mengikuti kaidahkaidah bahasa Indonesia disebut bahasa tidak baku. melainkan kesamaan kaidah. Pedoman Pembentukan Istilah. artinya wujud dalam kalimat. dan Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. 0 Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X . pemberi kekhasan. artinya kebakuan bahasa bukan penyamaan ragam bahasa. Menurut pemeriksaan dokter Joko/ Susanto/ memang sakit. Menurut pemeriksaan dokter / Joko Susanto / memang sakit. 1. paragraf. Digunakan dalam situasi formal. tidak memperlihatkan unsur kedaerahan atau asing. dan forum-forum resmi seperti seminar atau rapat. sebagai berikut. Fungsi bahasa baku ialah sebagai pemersatu. yaitu. (yang memeriksa bernama dokter Joko. Memiliki kemantapan dinamis artinya kaidah dan aturannya tetap dan tidak dapat berubah. Bersifat kecendekiaan. Memiliki keseragaman kaidah.

ia disambut istri saudaranya itu dengan kasar dan tidak sopan. Intonasi.). Intonasi ialah tinggi rendahnya nada dalam pelafalan kalimat. tanda hubung (-). tanda titik koma (..). dan pelafalan yang tidak mencerminkan kedaerahan atau asing. e. Imam adz Dzahabi meriwayatkan kisah orang shalih yang memiliki saudara. orang yang ditunggu tunggu datang sambil menuntun seekor singa yang di atas punggungnya terdapat seikat kayu bakar. Tekanan. B. tanda koma (. cendekia. Ciri Bahasa Indonesia Baku Ciri bahasa Indonesia baku adalah formal. garis miring (/). u. tanda titik dua(:). o. tinggi-rendah. Tujuan Menyimak Menyimak adalah keterampilan mendengarkan sesuatu dengan sengaja untuk tujuan tertentu. i. . Pemahaman terhadap Lafal. Delapan bunyi ujaran itu adalah (a. Suatu saat ketika ia berkunjung. walaupun penulisannya hanya lima. Jeda adalah penghentian atau kesenyapan yang secara tertulis ditandai oleh spasi. Bacalah cerpen di bawah ini! Kesabaran Berbuah Singa Dalam kitab al Kabair. dan Jeda Lafal adalah cara seseorang atau sekelompok penutur bahasa mengucapkan bunyi-bunyi bahasa. atau keras lembutnya pengucapan.RANGKUMAN A. e. C. memiliki kesamaan kaidah. Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X . secara umum fonem vokal dalam bahasa Indonesia dilafalkan menjadi delapan bunyi ujaran. tanda pisah ( ). dinamis. ) Tekananadalah panjang-pendek. Tak lama kemudian.

namun aku melihatmu membawa kayu bakar sendirian. Ketika mengetuk rumah saudaranya. ia mempersilakan tamunya masuk sedangkan istrinya masih terus mengomel. Wanita itu berkata lagi. harap menunggu sebentar. Setelah menikah dengan istri keduaku yang salihah. Insya Allah ia akan datang dengan selamat. September 2005) Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X . Wahai saudaraku. Setelah mengucapkan salam. Setelah makan. Saya saudara suamimu. Saudaranya menjawab. istri saudaranya itu menghidangkan makanan dengan sopan. Tak lama kemudian. tamunya itu pamit pulang dengan penuh heran atas kesabaran saudaranya pada perlakuan istrinya. ia berkata pada saudaranya. Siapa di luar? Ia menjawab. Sedang kini kulihat tutur kata istrimu yang sopan.Kemudian. aku hidup bahagia dan singa itu meninggalkanku. Lalu aku melihatmu datang dengan seekor singa yang selalu menuruti perintahmu membawakan kayu bakar. (Dikutip dari Majalah Sabili. Selamat datang. saudaranya datang sambil memikul kayu bakar. Karena itulah Allah menjinakkan seekor singa agar membantuku membawa kayu bakar. Dulu ketika kami hidup bersama. jawab dengan jujur. Setahun lalu ketika aku mengunjungimu. aku selalu bersabar dan memaafkan segala perilakunya yang buruk padaku. Ketika akan pulang. kudengar kata kata istrimu yang kasar. Bertambah heranlah ia melihat kejadian itu. pemilik rumah mempersilakan tamunya. Orang itu kagum pada tutur kata istri saudaranya yang lembut dan sopan itu. Wahai saudaraku. dari dalam terdengar suara istri saudaranya. Tahun berikutnya ia berkunjung lagi. istriku yang cerewet itu telah wafat. Tak lama kemudian.

melatih pendengaran e. Satu orang membacakan cerpen berjudul Kesabaran Berbuah Singa di atas dengan lafal. mendengarkan dengan aktif dan penuh perhatian supaya dapat memahami isi dari semua informasi e. mengevaluasi pekerjaan 2. lalu catatlah lafal. intonasi Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X . memahami unsur bahasa c. tekanan. mendengarkan informasi atau pesan secara tertulis maupun lisan b. memecahkan masalah d. intonasi. mengapresiasikan informasi yang disampaikan 3. dan jeda yang tepat. tujuan menyimak adalah berikut ini. menginterpretasi informasi c. tekanan. intonasi. Kemudian. dan jeda yang tidak baku. Ilmu bahasa yang membahas mengenai unsur-unsur bahasa yang berhubungan dengan bunyi dan pengucapan disebut a. tekanan. lafal b unsur segmental dan suprasegmental c. kecuali a. Bahaslah bagaimana bentuk yang bakunya. Pengertian menyimak adalah a. UJI KOMPETENSI I.TUGAS KELOMPOK: Bentuklah kelompok dengan anggota 5 orang. Bahaslah bagaimana bentuk yang bakunya. Menurut para ahli. bacalah juga bacaan berjudul Apakah Kamu Perokok Pasif? di halaman depan. memahami informasi b. intonasi. dan jeda yang tidak baku. memahami perubahan bunyi dan pola tekanan d. Pilihlah jawaban yang paling tepat dari pernyataan di bawah ini! 1. empat orang lainnya mencatat lafal. Setelah selesai.

prosa b. fonem e. lafal c.d. Cara dan kebiasan seseorang atau kelompok masyarakat dalam mengucapkan bunyi atau lambang bahasa disebut a. konsep 6. morfologi b. lafal e. fonem 8. Ilmu yang mempelajari tata bunyi dan alat ucapnya disebut a. huruf 5. morfofonemik 7. kecuali a. tekanan b. intonasi d. fonologi c. jeda c. fonemik d. artikulasi c. tekanan d. intonasi e. kata b. tekanan Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X . fonetik e. konteks e. Di bawah ini yang bukan unsur-unsur suprasegmental adalah a. Unsur segmental yang terkecil berhubungan dengan bunyi ujaran adalah a. lambang bahasa 4. morfem d. Yang merupakan unsur segmental di bawah ini.

.

diftong b.b. alomorf c. jeda e. Penonjolan suku kata yang dilakukan dengan cara memperpanjang pengucapannya. c. irama Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X . jeda 10. dan c 9. intonasi 11. irama b. atau memperbesar tenaga dalam ucapan dinamakan a. b. fonem d. tekanan c. meninggikan nada. jeda c. alofon b. d. Gabungan vokal yang diikuti oleh bunyi konsonan luncuran / w / atau / y / disebut a. nada d. Variasi lafal fonem yang tidak membedakan arti disebut a. intonasi e. tekanan b. irama e. prosa c. Menandai batasan ujaran juga membantu memahami ketepatan pesan atau informasi serta membantu pengambilan napas bagi pembicara ialah fungsi dari a. rima d. lafal 12. intonasi lafal a dan b a. e.

Huruf e yang diucapkan terbuka terdapat pada kata a. walau e. perang d. peta 16. harimau b. karpet c. nenek e. terang c. pantai e. pedas b. jeda e. risau c. kata yang tidak mengandung diftong / au / ialah a. seminar Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X . memuai 14. berkotek 15. Huruf e yang diucapkan lemah terdapat pada kata a. formal b. menghimbau c. Kata-kata yang menggunakan diftong di bawah ini. tekanan 13. Menggunakan bahasa baku dalam keadaan atau situasi di bawah ini. namai d. kalau d. teliti d. kecuali a.d. bebek b. mau b. mau 17. Di bawah ini. teman e. yaitu kata a.

Paman jalan-jalan ke Ragunan. Hadirin dipersilakan berdiri! e.c. Apa yang dimaksud dengan menyimak? 2. kecuali a. d. Silahken tunggu sebentar. d. Kami haturkan terima kasih banyak atas bantuannya. Di bawah ini adalah kalimat yang tidak sesuai dengan lafal baku. Awas. makin--mangkin e. c. kemaren. hati-hati ada lobang! II. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia akan menghakpatenkan semua hasil penelitian ini. b. Kalimat yang tidak menggunakan kosakata baku di bawah ini. Pemerintah akan menggalakkan kebersihan lingkungan. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat dan benar! 1. c. Sebutkan 4 hal yang menjadi tujuan mengenal unsur-unsur bahasa dalam menyimak! 3. yaitu a. tema tamu 20. Siswa-siswi SMK PELITA akan mengadakan wisata ke Anyer. Buatlah kalimat dengan gabungan vokal yang bukan diftong! Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X . pergaulan e. 19. mantel mental b. Dian setiap pagi sarapan dengan nasi goreng. Apa yang dimaksud dengan diftong? Contohnya? 5. e. pertemuan ilmiah d. perang--parang c. Contoh fonem vokal yang berbeda arti. Dia sudah dikasih uang oleh orang tuanya. Apa yang dimaksud dengan lafal? 4. resmi 18. b. adalah a. ari sari d.

.

Buatlah jeda yang tepat pada kalimat di bawah ini sehingga terdapat perbedaan pengertian. Buatlah kalimat yang menggunakan kata dengan lafal tidak baku sebanyak 2 buah! 8. Menurut Ibu Tanjung Sari memang anak yang rajin. Apa yang dimaksud dengan tekanan? 7. Sebutkan ciri-ciri bahasa baku! 10.6. ` Bahasa Indonesia SMK/MAK Setara Tingkat Semenjana Kelas X . Buatlah kalimat dengan menggunakan diftong /ai/ 3 kalimat? 9.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->