P. 1
Ekonomi Kerakyatan Dan Ebisnis

Ekonomi Kerakyatan Dan Ebisnis

|Views: 5,013|Likes:
Published by Rajim Laymond.S
Ekonomi Kerakyatan Dan Ebisnis
Ekonomi Kerakyatan Dan Ebisnis

More info:

Published by: Rajim Laymond.S on Aug 07, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/22/2013

pdf

text

original

Landasan konstitusional sistem ekonomi kerakyatan terdapat pada

Pasal 33 UUD 1945. "Dalam pasal 33 tercantum dasar demokrasi ekonomi,

produksi dikerjakan oleh semua untuk semua di bawahi pimpinan atau

pemilikan anggota-anggota masyarakat. Kemakmuran masyarakatlah yang

diutamakan, bukan kemakmuran orang seorang. Sebab itu, perekonomian

disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan. Bangun

perusahaan yang sesuai dengan itu ialah koperasi."

Berdasarkan bunyi kalimat pertama penjelasan Pasal 33 UUD 1945 itu,

dapat disaksikan bahwa substansi ekonomi kerakyatan dalam garis besarnya

mencakup dua hal sebagai berikut.

a. Pertama, partisipasi seluruh anggota masyarakat dalam proses produksi

nasional. Partisipasi seluruh anggota masyarakat dalam proses produksi

nasional ini menempati kedudukan yang sangat penting dalam sistem

ekonomi kerakyatan. Hal itu tidak hanya penting untuk menjamin

pendayagunaan seluruh potensi sumberdaya nasional, tetapi juga

sebagai dasar untuk memastikan keikutsertaan seluruh anggota

masyarakat dalam menikmati hasil produksi nasional. Hal ini sejalan

dengan bunyi Pasal 27 ayat 2 UUD 1945 yang menyatakan, "Tiap-tiap

warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi

kemanusian."

b. Kedua, partisipasi seluruh anggota masyarakat dalam turut menikmati

hasil produksi nasional. Artinya, dalam rangka ekonomi kerakyatan,

harus ada jaminan bahwa setiap anggota masyarakat turut menikmati

hasil produksi nasional, termasuk para fakir miskin dan anak-anak

terlantar. Hal itu antara lain dipertegas oleh Pasal 34 UUD 1945 yang

menyatakan, "Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh

negara." Dengan kata lain, dalam rangka ekonomi kerakyatan atau

demokrasi ekonomi, negara wajib. Pengertian menurut Ahli:

Page2

1. Ekonomi Kerakyatan adalah suatu sistem ekonomi yang memihak

kepada kepentingan ekonomi sebagian besar rakyat secara adil,

manusiawi, dan demokratis (Rafick 2008, 252) (HS.Dillon).

2. Ekonomi Kerakyatan adalah tatanan ekonomi di mana aset ekonomi

dalam perekonomian nasional didistribusian kepada sebanyak-

banyaknya warga negara (Hutomo).

Melalui dua definisi diatas kita dapat membuat suatu sintesa tentang

definisi ekonomi kerakyatan sebagai sebuah sistem ekonomi yang

memberdayakan sebagaian besar struktur dunia usaha melalui redistribusi

sumberdaya ekonomi kepada rakyat. Munculnya gagasan ekonomi

kerakyatan ini tidak lain merupakan reaksi dari kegagalan sistem ekonomi

pasar dalam memberikan kesejahteraan dan keadilan kepada segenap

rakyatnya. Artinya, ekonomi kerakyatan hanyalah salah satu upaya untuk

menambal sulam kelemahan yang ada dalam sistem ekonomi pasar.

Ditinjau dari segi seberapa besar dosis campur tangan pemerintah

terhadap perekonomian, ekonomi kerakyatan lebih memberi ruang yang

luas bagi pemerintah untuk mengatur dan mengelola tata perekonomian

nasional. Dengan kata lain pemerintah merupakan pihak yang harus

berperan agar mekanisme pasar dapat berjalan secara lebih sempurna.

Adapun cara-cara yang dilakukan untuk mewujudkan cita-cita dan

tujuan sistem ekonomi kerakyatan adalah dengan jalan menggunakan

instrumen kebijakan moneter, kebijakan fiskal, dan kebijakan di sektor riil.

Dalam bidang moneter pemerintah harus menjamin kemudahan akses

modal bagi kelompok usaha kecil dan menengah melalui perolehan dana

pinjaman dari Bank. Kebijakan ini diwujudkan bukan dengan cara mensubsidi

tingkat suku bunga kredit, melainkan dengan cara memberikan jaminan atau

garansi kepada bank yang diberikan oleh pemerintah.

Dalam bidang fiskal, upaya pemerintah untuk mendorong

produktivitas kelompok usaha kecil dan menengah dilakukan dengan cara

mengalokasikan anggaran belanja negara untuk penjaminan kredit unit

Page3

produksi rakyat. Selain itu, pemerintah juga memberikan keringanan pajak

bagi kelompok usaha kecil dan menengah yang ingin bergabung dalam unit

produksi rakyat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->