1

BUKU AJAR

EKONOMI INTERNASIONAL

Oleh: MURWATININGSIH

JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

2008

2

BAB I PENDAHULUAN

A.

Deskripsi Dewasa ini kita berada dalam kegiatan ekonomi antarbangsa yang

bergerak menuju kesalingtergantungan ekonomi. Suatu ekonomi global jangan dianggap hanya sekedar perdagangan yang semakin besar diantara negara-negara di dunia, karena yang tengah terjadi adalah suatu ekonomi dunia yang bergerak ke arah ekonomi tunggal, suatu satu ekonomi dan satu pasar. Dengan demikian kini tidak ada lagi yang namanya ekonomi nasional murni. Bagian dunia yang lain terlalu besar untuk diabaikan, baik sebagai pasar maupun sebagai pesaing. Oleh karena itu kita wajib mengajarkan kepada siswa tentang cara berpikir internasional internasional. Dalam ekonomi internasional menunjukkan adanya hubungan antara aktivitas ekonomi suatu negara dengan aktivitas ekonomi negara lain. Hubungan aktivitas ekonomi suatu negara dengan negara lain ini akan membentuk sistem ekonomi yang lebih besar, yaitu sistem ekonomi internasional. internasional, topik tersebut. Dalam mempelajari ekonomi internasional terdapat dan beberapa topik yang perlu mendapat perhatian kita, yaitu perdagangan pembayaran internasional, neraca pembayaran, kerjasama ekonomi internasional. Berikut akan kita bahas masing-masing supaya dapat memahami perkembangan ekonomi

B.

Prasyarat Penguasaan terhadap materi ini, maka peserta sebaiknya sudah

pernah memperoleh materi pengantar ilmu ekonomi, ekonomi mikro, dan ekonomi makro, baik itu pada saat kuliah maupun pendidikan dan latihan.

Diskusikan kembali bagian materi yang belum jelas dengan pihak lain dengan mencari rujukan literatur seperti yang sudah tertulis di akhir materi ini. maka diharapkan belajar berdasarkan sistematika sebagai berikut : 1. 2. c. Memahami Perdagangan Internasional. Memahami perbandingan antara teori keunggulan mutlak dan komparatif c. Memahami manfaat perdagangan internasional. Kompetensi dan Indikator 1. Memahami Globalisasi Ekonomi dan Perdagangan Bebas. 4. d.3 C. Standart Kompetensi Memahami konsep dasar ekonomi internasional. . 3. e. lanjutkan membaca materi yang bersangkutan. Perhatikan setiap penjelasan dari dosen untuk memperoleh pemahaman yang lebih lengkap. Bacalah dengan cermat kompetensi dan indikator yang ada pada setiap kegiatan belajar. Petunjuk Belajar Peserta agar dapat mempelajari keseluruhan materi buku ajar ini dan mencapai kompetensi serta indikator yang ditetapkan. Indikator Kompetensi tersebut di atas dapat dikatakan berhasil dicapai apabila peserta pendidikan dan pelatihan ini mampu: a. Kompetensi Dasar a. 3. 2. Apabila peserta sudah memahaminya. Mengenal Neraca Pembayaran. Memahami faktor-faktor pendorong perdagangan internasional. b. b. Memahami Kerjasama Ekonomi Internasional. D. Mengenal Pembayaran Internasional.

Mengenal kebijakan perdagangan internasional. Mengenal komponen neraca pembayaran. p. h. Mengidentifikasi pasar valuta asing. g. . f. i. Mengenal Badan dan Lembaga kerjasama. l.4 d. Memahami integrasi ekonomi. m. e. n. Mengenal sistem kurs valuta asing. o. Memahami perdagangan bebas. k. Mengenal Cara dan alat pembayaran internasional. Memahami kerjasama regional. Memahami pengertian globalisasi. Memahami Pengertian neraca pembayaran. Memahami pengaruh globalisasi.

. Kompetensi Dan Indikator Setelah peserta mempelajari materi dalam buku ajar ini diharapkan mampu memahami perdagangan internasional. diantaranya . antara teori keunggulan mutlak dan komparatif. C. perdagangan perbandingan internasional. B. Faktor Pendorong Perdagangan Internasional Faktor-faktor yang mendorong terjadinya perdagangan antarnegara. hampir tidak ada negara yang mampu memenuhi semua kebutuhannya sendiri tanpa mengimpor barang/jasa dari negara lain. manfaat perdagangan internasional. yang meliputi pengertian globalisasi. perdagangan bebas. Dewasa ini. dan (c) perbedaan selera. sebagai negara yang ekonominya kuat dan maju. (a) Keanekaragaman Kondisi Produksi Keanekaragaman kondisi produksi merujuk kepada potensi faktorfaktor produksi yang dimiliki suatu negara. dan pengaruh globalisasi. Sedang Indonesia mengimpor barangbarang modal dari Amerika untuk keperluan pembangunan industri. masih mengimpor gas alam cair (liquid natural gas) dari Indonesia. Fluktuasi ekspor dan impor dalam perdagangan internasional tergantung pada faktor-faktor pendorongnya berikut ini. Pengertian Perdagangan Internasional Perdagangan internasional adalah pertukaran barang dan jasa antara dua atau lebih negara di pasar dunia. (b) penghematan biaya produksi/spesialisasi.5 BAB II KONSEP DASAR PERDAGANGAN INTERNASIONAL (Kegiatan Belajar I) A. mengenal memahami globalisasi ekonomi dan perdagangan bebas. yang meliputi faktor-faktor pendorong dan perdagangan kebijakan internasional. Contohnya Jepang. (a) Keanekaragaman kondisi produksi. Contohnya Indonesia.

Manfaat perdagangan internasional dapat dijelaskan dengan dua teori. Teori Keunggulan Mutlak (absolute advantage) Contoh dua negara. . (b) Penghematan Biaya Produksi/Spesialisasi Perdagangan internasional memungkinkan suatu negara memproduksi barang dalam jumlah besar. suatu negara dapat memperoleh barang yang tidak dapat dihasilkannya di dalam negeri.1. Indonesia dan Jepang. Norwegia mengekspor daging dan Swedia mengekspor ikan. D. Teori Keunggulan Mutlak dan Komparatif Suatu negara dikatakan memiliki keunggulan mutlak atas barang tertentu apabila negara tersebut mampu memproduksinya dengan biaya lebih murah dibandingkan negara lain. 1. Kombinasi jumlah kedua barang yang dihasilkan berdasarkan banyaknya sumber daya yang digunakan diperlihatkan dalam tabel 2. sama-sama memproduksi beras dan . Jadi. (c) Perbedaan Selera Sekalipun kondisi produksi di semua negara adalah sama. biaya produksi rata-ratanya akan turun. Contohnya.6 memiliki potensi besar dalam memproduksi barang-barang hasil pertanian. melalui perdagangan. sehingga menghasilkan increasing returns to scale atau biaya produksi rata-rata yang semakin menurun ketika jumlah barang yang diproduksi semakin besar. Kedua negara akan memperoleh keunggulan dari perdagangan ini dan jumlah orang yang berbahagia meningkat. namun setiap negara mungkin akan melakukan perdagangan jika selera mereka berbeda. apabila suatu negara berspesialisasi memproduksi barang tertentu dan mengekspornya. Dengan kata lain. yaitu keunggulan mutlak dan teori keunggulan komparatif.

1 Kemungkinan Produksi Indonesia dan Jepang a. mari kita perhatikan contoh pada tabel 2. maka kebutuhan beras dan televisi kedua negara bisa dipenuhi dengan lebih baik. 2. Untuk lebih jelas.mengatakan bahwa selama biaya relatif untuk memproduksi barang antara satu negara dengan negara lain berbeda.2. apabila Produksi Beras 100 80 60 40 . Tabel kemungkinan produksi Jepang Persentasi Sumber Daya Memproduksi Beras 100 80 60 40 20 . advantage) Teori keunggulan komparatif.7 Tabel 2.0 Dalam hal ini. Tabel kemungkinan produksi Indonesia Persentasi Sumber Daya Memproduksi Beras 100 80 60 40 20 0 b. selalu ada potensi keunggulan yang bisa diperoleh dari perdagangan internasional. meskipun salah satu negara memiliki keunggulan mutlak dalam semua barang. 20 0 Indonesia dan Produksi Televisi 0 200 • 400 600 800 1000 Jepang melakukan Produksi Beras 1000 800 600 400 200 0 Produksi Televisi 0 20 40 60 80 100 perdagangan. Teori Keunggulan Komparatif (comparative .

8 Tabel 2. tetapi cukup hanya memproduksi apa yang bisa diproduksinya dengan cara yang paling efisien dibandingkan dengan negara-negara lain. Tabel kemungkinan produksi Amerika Persentasi Sumber Daya Yang Digunakan Memproduksi Alat Komunikasi 100 80 60 40 20 0 b. Dengan . Persentasi Sumber Daya Yang Digunakan Memproduksi Alat Komunikasi 100 80 60 40 20 . Tabel kemungkinan produksi Indonesia. setiap negara tidak perlu memproduksi semua kebutuhannya. Manfaat Perdagangan Internasional 1.2 Kemungkinan produksi Indonesia dan Amerika b. asalkan biaya relatif untuk memproduksi barang di kedua negara tersebut berbeda.0 Produksi Alat Komunikasi 20 16 12 8 6 0 Produksi Makanan 0 1 2 3 4 5 Produksi Alat Komunikasi 1000 800 600 400 200 0 Produksi Makanan 0 20 40 60 80 100 Menurut teori keunggulan komparatif. E. dua negara masih bisa melakukan perdagangan meskipun salah satunya mempunyai keunggulan mutlak dalam memproduksi barang. Efisiensi Melalui perdagangan internasional.

Kebijakan Perdagangan Internasional Kebijakan perdagangan internasional setiap negara berbeda dengan negara lain. perbaikan mutu produk. Menurut aliran fisiokratis dan aliran liberal (klasik). akan tercipta efisiensi dalam pengalokasian sumber daya ekonomi dunia. liberalisasi perdagangan dapat memacu kinerja ekspor dan pertumbuhan ekonomi karena beberapa alasan berikut. Peningkatan produktifitas Negara-negara yang berspesialisasi dalam memproduksi barang tertentu akan berusaha meningkatkan produktivitasnya. Dengan demikian mereka akan tetap unggul dari negara lain dalam memproduksi barang tersebut. dan perbaikan kemajuan teknologi sehingga memacu produktivitas faktor produksi. 3. ada yang memilih menjalankan kebijakan perdagangan proteksionis. 5. dan ada pula yang memilih gabungan keduanya. (2) Perdagangan bebas mendorong peningkatan efisiensi.9 demikian. F. 2. Perluasan konsumsi dan produksi Perdagangan internasional juga memungkinkan konsumsi yang lebih luas bagi penduduk suatu negara. a) Perdagangan Bebas Perdagangan bebas adalah keadaan ketika pertukaran barang/jasa antarnegara berlangsung dengan sedikit ataupun tanpa rintangan. sehingga alokasi sumber daya. Bebas cenderung memacu menyempurnakan skala ekonomis dan . Sumber penerimaan negara Dalam perdagangan internasional juga bisa menjadi sumber pemasukan kas negara dari pajak-pajak ekspor dan impor. Ada negara yang memilih menjalankan kebijakan perdagangan bebas (free trade). (1) Perdagangan persaingan.

tabungan. kuota. subsidi. Beberapa diantaranya adalah tarif atau bea masuk. Perdagangan barang yang tersedia. 3) Subsidi Subsidi terhadap biaya produksi barang domestik akan menurunkan harga. 2) Kuota Kuota adalah batas maksimum jumlah barang tertentu yang bisa diimpor dalam periode tertentu. (4) (5) Perdagangan bebas akan lebih mudah menarik modal asing dan tenaga ahli. yaitu ekspor utama negara-negara maju. Perdagangan Proteksionis Salah satu tujuan kebijakan perdagangan proteksionis adalah untuk meningkatkan daya saing produk diluar negeri. b. dan investasi. 1) Tarif atau Bea Masuk Tarif atau bea masuk adalah pajak yang dikenakan terhadap barang yang diperdagangkan baik barang impor maupun ekspor. terdapat beberapa alat kebijakan perdagangan proteksionis yang digunakan oleh hampir semua negara. dan investasi. yaitu ekspor utama negara-negara berkembang. sering dinilai lebih tinggi dari nilai tukar barang primer. nilai tukar (terms of trade) barang manufaktur. laba. sehingga produksi domestik dapat bebas memungkinkan konsumen menghadapi ruang lingkup pilihan yang lebih luas atas barang- .1 (3) Perdagangan bebas merangsang pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan serta memupuk tingkat laba. dan larangan impor. Dalam kenyataannya. tabungan. Menurut pengatur kebijakan proteksionis. biasanya satu tahun. Itulah yang menjadi alasan utama timbulnya kebijakan perdagangan proteksionis.

. baik yang bersifat ekonomi maupun politik. suatu negara tidak menghendaki impor barang tertentu. 4) Larangan Impor Karena alasan-alasan tertentu.1 bersaing dengan barang impor dan akan mendorong konsumen membelinya.

3.1 BAB III PEMBAYARAN INTERNASIONAL (Kegiatan Belajar II) A. Cara dan Alat Pembayaran Internasional Pelaksanaan transaksi perdagangan luar negeri dapat diatur dengan cara pembayaran berikut. mengidentifikasi pasar valuta asing. 1. yang meliputi mengenal cara dan alat pembayaran internasional. Wesel Bank atas Unjuk (Bankers Sight Draft) yaitu surat perintah yang dibuat oleh bank domestik yang ditujukan kepada bank korespondennya di negara lain untuk membayar sejumlah uang tertentu kepada si pembawa surat wesel. Pengertian Pembayaran Internasional Pembayaran intemasional adalah pembayaran atas transaksi yang dilakukan oleh negara-negara yang terlibat yang dalam telah perdagangan dirundingkan pada internasional sebelumnya. C. B. berdasarkan Pembayaran kesepakatan dalam perdagangan internasional umumnya dilaksanakan melalui bank. . Kompetensi Dan Indikator Setelah peserta mempelajari materi dalam buku ajar ini diharapkan mampu mengenal pembayaran internasional. yaitu perintah pembayaran yang dikirimkan melalui telegram atau telex dari bank dalam negeri ke bank korespondennya di luar negeri. Telegraphic Transfer (T/T). Cara pembayaran tunai di antaranya dilaksanakan melalui : 2. dan mengenal sistem kurs valuta asing. Cash Payment Pembayaran secara tunai (cash) biasanya dilakukan oleh sksportir yang belum kenal dengan inportir atau kurang percaya akan bonafiditas importir.

yang menguasakan seseorang atau sebuah perusahaan penerima instrumen tersebut menarik wesel atas bank yang bersangkutan atau atas salah satu bank korespondennya. demikian pula importir. 5. . Eksportir terjamin akan pembayarannya bila ia memenuhi persyaratan yang diminta oleh importir. Karena adanya perbedaan nilai mata uang.1 4. maka dikenallah apa yang disebut dengan kurs (nilai -tukar). Letter of Credit L/C (Letter of Credit) adalah sebuah instrumen yang dikeluarkan oleh bank atas nama salah satu nasabahnya. Pembayaran dilakukan setelah beberapa waktu atau terserah kebijakan importir. Pasar Valuta Asing Valuta asing atau mata uang asing adalah jenis mata uang yang digunakan di negara lain. risiko sebagian besar ditanggung eksportir. Surat perintah semacam itu sering disebut wesel. Commercial Bills of Exchange Commercial bills of exchange yang sering disebut juga wesel (draft) atau trade bills. adalah surat yang ditulis oleh penjual yang berisi perintah kepada pembeli untuk membayar sejumlah uang pada waktu tertentu di masa datang. Dengan cara open account. Dengan cara itu. berdasarkan kondisi-kondisi yang tercantum pada instrumen itu. 6. Open Account Cara ini merupakan kebalikan dari pembayaran cash. Misalnya. eksportir harus mempunyai banyak modal dan apabila pembayaran akan dilakukan dengan mata uang asing maka risiko perubahan kurs menjadi tanggungannya. D. barang telah dikirim kepada importir tanpa disertai surat perintah membayar serta dokumen-dokumen. Valuta asing dapat diperoleh di pasar valuta asing.

yang menentukan besarnya kurs. pemerintah akan membelinya. Untuk memperjelas masalah ini. Walaupun nilai tukar ditetapkan oleh pemerintah. namun tidak berarti bahwa tidak ada perubahan permintaan dan penawaran atas suatu mata uang di pasar valuta asing. Mempermudah penukaran valuta asing serta pemindahan dana dari suatu negara ke negara lain (misal melalui clearing) b. Hedging adalah tindakan pihak tertentu untuk menghindari kerugian akibat kemungkinan terjadinya perubahan kurs valuta asing di masa yang akan datang. Memungkinkan dilakukan hedging. nilai tukar mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya ditetapkan oleh pemerintah. Secara umum. c.1 Pasar valuta asing adalah tempat membeli/menukar mata uang asing untuk keperluan internasional. dan sistem kurs mengambang terkendali. 1. Sistem Kurs Valuta Asing Meskipun kurs nilai tukar pada dasarnya ditentukan oleh kekuatan pasar. A. mari kita lihat Peraga 2-1. Perbedaan pokok ketiga sistem tersebut terdapat pada sejauh mana campur tangan pemerintah dalam penetapan nilai tukar. . Sebaliknya. Memperlancar terjadinya kegiatan ekspor/impor. yaitu sistem kurs valuta asing yang dianut oleh suatu negara. Fungsi pasar valuta/asing adalah : a. Dampak dari perubahan permintaan dan penawaran mata uang asing di pasar valuta asing tersebut akan diredam oleh pemerintah. pemerintah akan menjual persediaan mata uang yang dimilikinya. namun sesungguhnya ada faktor lain. terdapat tiga sistem penetapan kurs valuta asing. yaitu sistem kurs tetap. Sistem Kurs Tetap Menurut sistem kurs tetap (fixed exchange rate). sistem kurs bebas. jika terjadi kelebihan permintaan terhadap mata uang asing tertentu. Jika terjadi kelebihan penawaran.

sebab bekerjanya pasar selalu menyeimbangkan jumlah devisa yang masuk dengan devisa yang keluar. Jadi. Sistem Kurs Bebas Kurs bebas adalah nilai kurs uang ditentukan oleh kekuatan pasar. a. tidak ada masalah pasar gelap dan akibat negatifnya. . tidak ada masalah surplus atau defisit-neraca pembayaran. di antaranya pemerintah harus memiliki cadangan devisa yang besar untuk berjaga-jaga jika dibutuhkan untuk melakukan intervensi pasar. dipenuhi. yang biasa juga disebut dengan kurs mengambang. Sistem ini bisa dilaksanakan apabila syarat-syarat berikut dapat. Namun sistem ini pun banyak mengandung kelemahan. 2. Keuntungan dari sistem kurs bebas adalah bahwa tingkat kurs yang berlaku selalu sama dengan tingkat kurs keseimbangan. Kurs ditentukan sepenuhnya oleh kekuatan pasar.1 Kebaikan sistem kurs tetap adalah bahwa sistem ini mampu memberikan kepastian mengenai nilai tukar. Dalam sistem kurs devisa yang betul-betul mengambang.

misalnya 5 % di atas atau di bawah kurs keseimbangan. Mengambang Usaha-usaha untuk menstabilkan kurs konferensi Bretton Woods. Apabila pemerintah melakukan campur tangan secara langsung maka sistem kurs valuta asing yang dianut disebut dirty floating (mengambang kotor). Nilai kurs bebas bergerak untuk naik atau turun. Sedangkan jika pemerintah melakukan campur tangan secara tidak langsung. O 3. Campur tangan pemerintah dalam mempengaruhi nilai kurs ini dapat dilakukan secara langsung (membeli maupun menjual valuta asing di pasar) mau pun secara tidak langsung (misalnya melalui pengaturan tingkat bunga). untuk menghindari gejolak yang terlalu tajam. maka sistem kurs valuta asing yang dianut disebut sebagai clean floating (mengambang bersih). nilai tukar pada dasarnya ditentukan oleh kekuatan penawaran dan permintaan. Pada sistem kurs mengambang terkendali. pemerintah melakukan intervensi atau campur tangan sampai batas-batas yang telah ditentukan. Terkendali Q1 Q2 Peraga 2.1 b.2 Keseimbangan pada sistem kurs bebas Sistem Kurs Jumlah Rp. Namun. . Tidak ada pembatasan penggunaan valuta asing. Batas yang digunakan untuk mengatakan bahwa perubahan nilai tukar dianggap terlalu tajam ditentukan oleh bank sentral.

1 Dibandingkan dengan sistem kurs bebas. sistem kurs mengambang terkendali lebih memberikan kepastian yang lebih baik bagi para eksportir dari importir tentang besarnya nilai tukar yang akan berlaku untuk satu periode. BAB IV .

badan hukum. termasuk . Sementara sisi debet adalah transaksi yang menimbulkan kewajiban membayar kepada penduduk negara lain. Keduanya disebut neraca transaksi berjalan (current account) dan neraca modal. 1. komponen neraca pembayaran. B. Pos ini merupakan golongan terbesar dalam neraca pembayaran. Neraca Barang (Neraca Perdagangan) Neraca barang dan neraca jasa disebut juga neraca transaksi berjalan (current account). atau siapa saja yang tempat tinggal utamanya di negara tersebut. yang meliputi transaksi barang. kredit adalah transaksi yang menimbulkan hak menerima pembayaran dari penduduk negara lain. yang meliputi pengertian neraca pembayaran. yaitu neraca barang (neraca perdagangan) dan neraca jasa. Komponen Neraca Pembayaran Necara pembayaran terdiri dari beberapa komponen. Transaksi barang ini meliputi ekspor barang. badan pemerintah. Neraca pembayaran memiliki dua sisi. Semua transaksi kredit masuk dalam neraca pembayaran dengan tanda positif (+). Pengertian Neraca Pembayaran Neraca pembayaran adalah catatan sistematis mengenai semua transaksi ekonomi antar penduduk suatu negara dengan negsra-negara lain selama periode tertentu. Sedangkan transaksi debet masuk dengan tanda negatif (-).1 NERACA PEMBAYARAN (Kegiatan Belajar III) A. yaitu kredit dan debet. perusahaan. Transaksi ekonomi berarti pertukaran niliai barang atau jasa ekonomi atau pengalihan kekayaan penduduk suatu negara ke negara lain. Pengertian penduduk dalam hal ini meliputi perorangan (individu). Kompetensi Dan Indikator Setelah peserta mempelajari materi dalam buku ajar ini diharapkan mampu mengenal neraca pembayaran. B.

Neraca Jasa Sesuai dengan namanya. kayu. Impor barang meliputi barang-barang konsumsi. tanah. Impor jasa meliputi pembelian jasa dari penduduk negara lain. . Lalu Lintas Moneter Transaksi lalu lintas moneter adalah semua transaksi jual beli yang terjadi dari suatu negara ke luar negeri. 2. Ekspor jasa meliputi penjualan jasa angkutan. barang modal. turisme/pariwisata. 3. pendapatan investasi dan modal di luar negeri. dan sebagainya. Neraca modal Neraca modal adalah neraca yang mencatat transaksi berupa investasi modal dan emas.1 barang-barang yang bisa dilihat secara fisik. terdiri dari transaksi jangka pendek dan transaksi jangka panjang. dividen atau keuntungan modal yang ditanam di dalam negeri oleh penduduk negara lain. karena Impor barang-barang merupakan untuk menimbulkan kewajiban melakukan pembayaran kepada negara lain (menyebabkan aliran dana atau uang ke luar negeri). neraca jasa hanya mencatat transaksi-transaksi jasa saja. 4. karet. Transaksi ini sering disebut accomodating transaction sebab merupakan transaksi yang timbul sebagai akibat dari adanya transaksi lain. tembakau. misalnya minyak. Neraca jasa meliputi transaksi ekspor dan impor jasa. dan bahan mentah transaksi untuk debet industri. Neraca modal (capital account) termasuk transaksi modal. Ekspor jasa termasuk transaksi kredit. asuransi. Ekspor barang merupakan transaksi kredit karena transaksi itu menimbulkan hak untuk menerima pembayaran (menyebabkan terjadinya aliran uang atau dana masuk ke dalam negeri). termasuk pembayaran bunga.

2 Transaksi lain itu sering disebut dengan autonomous. Termasuk dalam transaksi autonomous adalah transaksitransaksi yang sedang berjalan dan transaksi kapital serta transaksi satu arah. Kebijakan tersebut ditujukan pula untuk menghemat devisa melalui substitusi impor dan memanfaatkan sumber-sumber dana dari luar negeri. baik berupa pinjaman maupun perluasan penanaman modal asing. Kebijakan neraca pembayaran ditujukan untuk lebih meningkatkan penerimaan devisa dari ekspor guna memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri. 5. serta menunjang kesempatan kerja dan pemerataan pembangunan. Surplus dan Defisit Neraca Pembayaran Neraca perdagangan dikatakan surplus bila nilai ekspor barang lebih besar dari pada impornya. tanpa dipengaruhi transaksi lain. karena timbul dengan sendirinya. BAB V .

B. yang meliputi integrasi ekonomi. AFTA dibentuk pada awal tahun 1993 oleh tujuh negara anggota ASEAN. dan kesatuan ekonomi (economic union). . Integrasi ekonomi terjadi apabila beberapa negara yang berada dalam satu wilayah memutuskan untuk menciptakan perdagangan bebas di antara sesama negara anggota dan menetapkan tarif yang sama terhadap impor barang-barang produksi negara-negara lain yang bukan merupakan anggota. Daerah Perdagangan Bebas Daerah atau kawasan perdagangan bebas terjadi jika sekelompok negara sepakat untuk menghapuskan berbagai hambatan perdagangan. Di wilayah Asia Tenggara. Kompetensi Dan Indikator Setelah peserta mempelajari materi dalam buku ajar ini diharapkan mampu memahami Kerjasama ekonomi internasional. dan kerjasama regional. seperti tarif dan kuota. perserikatan pabean (customs union). Berbagai jenis integrasi ekonomi tersebut akan dibahas di bawah ini. yaitu Indonesia. mengenal badan dan lembaga kerjasama. Beberapa jenis integrasi ekonomi yang terdapat saat ini di antaranya adalah daerah perdagangan bebas (free trade area). pasar bersama (common market). masing-masing negara tetap memiliki dan memberlakukan berbagai hambatan terhadap negara-negara bukan anggota kawasan tersebut. Integrasi Ekonomi Tidak satupun negara yang dapat berdiri sendiri tanpa kerja sama dengan negara lain. Kerja sama ekonomi meliputi empat jenis berikut ini: 1. Meskipun demikian. negara-negara ASEAN mencetuskan kawasan perdagangan bebas yang dikenal dengan nama ASEAN Free Trade Area (AFTA).2 KERJA SAMA EKONOMI INTERNASIONAL (Kegiatan Belajar IV) A. antar sesama negara anggota.

Contoh bentuk kerja sama ini adalah Masyarakat Eropa (ME) atau European Community (EC). Kamboja. Badan dan Lembaga Kerja Sama Internasional 1. Dewan itu bertugas mempelopori penelitian. 4. Brunei. dan rekomendasi mengenai persoalan-persoalan ekonomi. Keringanan yang diterapkan antara sesama anggota misalnya. Thailand. C. laporan. Perserikatan Pabean (Custom Unions) Pada perserikatan pabean. pendidikan. ini. Sampai saat ini hanya European Union yang kerja Contohnya.2 Singapura. dan Myanmar. sama pajak. . dan Vietnam. Kesatuan Ekonomi (Economic Union) Negara-negara yang membentuk kerja sama kesatuan ekonomi (economic union) memiliki kebijakan ekonomi tunggal atau serupa. antar sesama negara anggota memberlakukan ketentuan perdagangan bebas dan tarif bea masuk serta kuota yang seragam terhadap impor dari negaranegara bukan anggota. serta membentuk kawasan perdagangan bebas dan menyeragamkan peraturan tarif bea masuk. adalah penurunan tarif bea masuk dari negara-negara sesama anggota AFTA. sosial. Malaysia. mengarah termasuk pada kebijakan bentuk moneter. maupun perdagangan. kesehatan. Pasar Bersama (Common Market) Dalam integrasi ekonomi berbentuk pasar bersama. sesama negara anggota mempunyai kebebasan secara penuh untuk memindahkan faktor-faktor produksi. diberlakukannya mata uang tunggal untuk kawasan tersebut yang dinamakan European Currency Unit (ECU) atau Euro. Filipina. 2. Anggotanya kemudian bertambah dengan masuknya Laos. ECOSOC Dewan Ekonomi dan Sosial PBB [Economic and Social Council = ECOSOC). 3. khususnya modal dan tenaga kerja. dan kebudayaan dunia.

penelitian. IFC memberiksn pinjaman kepada pengusaha-pengusaha swasta. terutama untuk memberi jaminan atas kredit-kredit yang diberikan pihak lain.2 2. IFC adalah afiliasi Bank Dunia. ITO (International Trade Organization) Organisasi ini merupakan organisasi perdagangan internasional untuk kemajuan perdagangan internasional. 7. 4. 5. asalkan negara tersebut memenuhi persyaratan yang diajukan oleh IMF. UNESCO (United Nations Educational Scientific and Cultural Organization). Organisasi ini IBRD (International Bank for Reconstruction memberikan kredit kepada negara-negara and Development) anggota. program-program latihan. antara lain melalui bantuan teknis. Trade) Tata perdagangan internasional yang berlaku sekarang terutama berdasarkan Perjanjian Umum tentang Tarif dan Perdagangan (General Agree ment on Tariffs and trade/GATT). 6. Organization) Organisasi ini bertujuan memajukan perkembangan industri di negara-negara berkembang. dan penyediaan informasi. 8. IMF (International Monetary Fund) Membantu negara-negara yang membutuhkan pinjaman uang. IFC (International Finance Corporation) Lembaga keuangan internasional yang membantu pengusahapengusaha swasta adalah IFC. UNESCO adalah lembaga PBB yang mengatur masalah pendidikan dan komunikasi. Organisasi turut ambil bagian dalam pembentukan modal perusahaan swasta dan membantu mengalihkan UNIDO (United Nations Industrial Development GATT (General Agreement on Tariffs and . 3.

dan administrasi. luar negeri ke negara-negara yang sedang berkembang. Denmark. ME adalah organisasi yang menangani masalah-masalah ekonomi negara anggotanya. Swedia. Bentuk Kerja Sama Ekonomi Regional ASEAN (Association of South East Asia Nations) Tujuan ASEAN antara lain : a. berupa pinjaman yang diberikan dengan syarat yang ringan. IDB (Islamic Development Bank) Bank Pembangunan Islam tujuan utamanya membantu dan menggalakkan pembangunan ekonomi dan sosial di negaranegara Islam baik secara individu maupun kolektif. Community) Sesuai 3. dan Portugal. sosial. EFTA (European Free Trade Area) EFTA didirikan sebagai lembaga kerja sama ekonomi antar negara-negara Eropa yang tidak termasuk ME. Swiss. Menyelenggarakan usaha-usaha yang efektif untuk mempercepat hasil industri dan pertanian yang lebih baik. d. Mendirikan industri dan memperluas perdagangan termasuk perdagangan internasional. ekonomi. Mendorong perkembangan perdamaian dan kestabilan di Asia Tenggara c. kebudayaan. 4. ME (Masyarakat Eropa atau European . 2. 1. dan kebudayaan di Asia Tenggsra b. Mempercepat pertumbuhan ekonomi. D.2 investasi 9. COMECON (East European Council for Mutual Economic Assistance). teknologi. dengan namanya. e. Inggris. Menciptakan kerja sama yang aktif di bidang sosial. yaitu Austria.

serta meningkatkan kesempatan investasi antarnegara anggota dan merupakan OPEC (Organization of Petroleum Exporting . yaitu Rusia. NAFTA NAFTA bertujuan (North American hambatan Free Trade Agreement (NAFTA) menghapus perdagangan. AFTA. dengan cara memberikan bantuan pangan dan non pangan serta kredit dengan syarat lunak. Lembaga-lembaga Khusus Lembaga-lembaga yang akan dibahas di sini adalah OECD. E. dan NAFTA. Countries) OPEC bertugas mengatur pemasaran minyak tanah serta menetapkan harga yang seragam. Bulgaria.2 Organisasi ini terbentuk sebagai lembaga kerja sama ekonomi yang didirikan antara negara-negara komunis. 1. OECD tidak hanya memperhatikan kepentingan negara-negara anggotanya. Hungaria. Rumania. IGGI (Inter Governmental Oroup on Indonesia) Kelompok itu berkembang menjadi lembaga kerja sama yang membantu Indonesia melaksanakan pembangunan dan melakukan stabilisasi. Jerman Timur. OPEC. 5. 2. CGI (Consultative Group on Indonesia) CGI atau dulu dikenal dengai. AFTA (Asean Free Trade Area) AFTA adalah area perdagangan bebas di wilayah ASEAN sedangkan NAFTA adalah area perdagangan bebas bagi negara-negara barat. 4. tetapi juga mengenai masalah perkembangan ekonomi dunia. 3. OECD (Organization for Economic Cooperation and Development). CGI. dan Cekoslovakia. menciptakan persaingan yang wajar. Polandia.

2 dasar untuk kerja sama regional dan multilateral di masa mendatang. BAB VI GLOBALISASI EKONOMI DAN PERDAGANGAN BEBAS (Kegiatan Belajar V) A. dan pengaruh globalisasi. Sifat perubahan yang menyeluruh menjadi ciri khas dari globalisasi. D. Perdagangan Bebas Sistem perdagangan bebas. . yang meliputi pengertian globalisasi. Kompetensi Dan Indikator Setelah peserta mempelajari materi dalam buku ajar ini diharapkan mampu memahami globalisasi ekonomi dan perdagangan bebas. Pengertian Globalisasi Globalisasi berasal dari kata global yang berarti keseluruhan. Pengaruh Globalisasi Terhadap Perekonomian Nasional Telah terjadi kemajuan pesat di bidang teknologi. komunikasi. C. perdagangan bebas. B. Globalisasi berarti proses masuknya sesuatu ke lingkup dunia. informasi. Globalisasi merupakan kondisi objektif yang harus dihadapi sesuai dengan keragaman yang ada di masyarakat. berarli setiap negara harus siap bersaing dalam produk sendiri dengan produk luar yang akan masuk dengan mudahnya. dan transportasi dalam beberapa dasawarsa terakhir.

tetapi juga oleh bisnis berskala kecil. Perusahaan harus memiliki dan mengembangkan kegiatan lingkungan pasar agar dapat sistem informasi pemasaran yang kuat dan efektif untuk memantau mengelompokkan dan menargetkan pasar secara tepat atau dengan perkataan lain memiliki perspektif global. Oleh karena itu. kemasan. Dalam kondisi demikian dunia usaha nasional yang berorientasi global bisa ikut menikmati peluang pasar secara tepat bagi produk yang ditawarkannya. Peralihan atau perubahan skala ekonomi mengharuskan perubahan investasi dan teknologi agar dapat menciptakan gagasan-gagasan ekonomi. agar produk Indonesia tetap bisa bersaing dan tidak terpuruk oleh produk luar yang lebih baik. Fleksibilitas itu bisa dicapai melalui kemampuan tingkat teknologi perusahaan.2 Indonesia sedang mempersiapkan diri untuk memasuki era globalisasi dengan perdagangan bebas yang menjadi ciri utamanya. maupun kuantitas produk untuk dapat diterima secara global. Peluang pasar global kini tidak hanya bisa diraih oleh bisnis berskala besar. pasar Perusahaan harus fleksibel dalam mengantisipasi global. 2. ******* mwt ******* . penyesuaian secara cepat dan tepat baik kualitas. badan usaha melakukan dua terobosan baik dari sudut pemasaran maupun dari sudut kemampuan perusahaan. Adapun terobosannya meliputi: 1.

2000. Global Marketing Management. Modul Kebanksentralan. Badung: PT Eresco. Jakarta: Salemba Empat.2 DAFTAR PUSTAKA Afiff. Marketing Management. Philip. Donald A. 2004. International Business (Tantangan Persaingan Global). Ball. Keegan. New Jersey: Prentice Hall. Simamora Henry. Menuju Pemasaran Global. ******* mwt ******* . Jakarta: Salemba Empat. Bisnis Internasional. 1989. Bank Indonesia. Kotler. Jakarta: Salemba Empat. 1995. Donald A. 1994. 2004. Ball. Faisal. Semarang: Kantor Bank Indonesia Semarang. 2000. Jakarta: Salemba Empat. Warren J. Manajemen Pemasaran Internasional.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful