PT BAKRIE SUMATERA PLANTATIONS TBK.

DAN ANAK PERUSAHAAN Laporan Keuangan Konsolidasi Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 Tidak Diaudit

.

Daftar Isi Halaman

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Neraca Konsolidasi Laporan Laba Rugi Konsolidasi Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasi Laporan Arus Kas Konsolidasi Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi 1-2 3 4 5-6 7-56

**************************

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. dan Anak Perusahaan Neraca Konsolidasi Per 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah, Kecuali Nominal Saham)
(Disajikan kembali lihat catatan 2i dan 4) 2004*)

Catatan Aktiva Aktiva Lancar Kas dan setara kas Piutang usaha Pihak ketiga - setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu sebesar Rp 4.180.540 pada tahun 2005 dan 2004 Pihak hubungan istimewa - setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu sebesar Rp 22.000.000 pada tahun 2005 dan 2004 Piutang lain-lain Pihak ketiga - setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu sebesar Rp 64.710 pada tahun 2005 dan 2004 Pihak hubungan istimewa Persediaan Pajak dibayar di muka Biaya dibayar di muka Uang muka Jumlah aktiva lancar Aktiva Tidak Lancar Piutang hubungan istimewa - setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu sebesar Rp 2.991.629 pada tahun 2005 dan 2004 Piutang plasma Aktiva pajak tangguhan - bersih Penyertaan saham - setelah dikurangi penyisihan atas penyertaan saham yang tidak dapat dipulihkan sebesar Rp 511.353 pada tahun 2005 dan 2004 Tanaman perkebunan Tanaman menghasilkan - setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar Rp 161.783.355 pada tahun 2005 dan Rp 123.222.609 pada tahun 2004 Tanaman belum menghasilkan Aktiva tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar Rp178.871.045 pada tahun 2005 dan Rp 137.799.918 pada tahun 2004 Goodwill - setelah dikurangi akumulasi amortisasi sebesar Rp 2.223.718 pada tahun 2005 dan Rp 1.587.623 pada tahun 2004 Aktiva lain-lain Dana dalam pembatasan Proyek dalam pengembangan Biaya ditangguhkan - bersih Beban tangguhan hak atas tanah - setelah dikurangi akumulasi amortisasi sebesar Rp 388.787 pada tahun 2005 dan Rp144.276 . pada tahun 2004 Lain-lain Jumlah aktiva lain-lain Jumlah aktiva tidak lancar Jumlah Aktiva 2c,5 2d,6 28 2e, 28,42 2d,7

2005

21.056.478

14.173.072

27.603.759 24.937.301

18.717.688 22.016.211

2e,42 2f,8,28 9,39 2g,10, 28a 11

57.211.129 5.037.229 31.232.696 5.127.707 3.742.008 14.345.485 190.293.792

1.222.437 3.607.629 22.305.025 361.530 2.617.662 19.863.775 104.885.029

2d,2e,13,42 2l,14,44 2u,2w,39

1.782.914 35.765.186 41.968.636

1.339.090 27.179.161 48.258.110

2b, 2w,12 2h,15,28

1.184.850

1.170.209

348.276.561 82.427.166

348.180.572 67.820.083

2i,2j,2k,16,28 2n, 17 18 2q,19 2o,20

325.531.011 91.484.532 13.141.889 3.905.255 1.024.837

226.504.142 2.612.378 17.462.939 -

2i,4,21 2m

10.028.025 832.024 28.932.030 957.352.886 1.147.646.679

3.377.620 836.762 21.677.321 744.741.066 849.626.095

1

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. dan Anak Perusahaan Neraca Konsolidasi (Lanjutan) Per 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah, Kecuali Nominal Saham)
(Disajikan kembali lihat catatan 2i dan 4) 2004*)

Catatan Kewajiban dan Ekuitas Kewajiban Lancar Hutang usaha - pihak ketiga Pihak hubungan istimewa Hutang lain-lain Pihak ketiga Pihak hubungan istimewa Biaya masih harus dibayar Hutang pajak Hutang dividen Uang muka penjualan Hutang jangka pendek Hutang jangka panjang jatuh tempo dalam satu tahun: Pinjaman jangka panjang Hutang sewa guna usaha Jumlah kewajiban lancar Kewajiban Tidak Lancar Hutang hubungan istimewa Kewajiban pajak tangguhan - bersih Hutang jangka panjang - setelah dikurangi bagian jatuh tempo dalam satu tahun: Pinjaman jangka panjang Hutang sewa guna usaha Jumlah kewajiban tidak lancar Ekuitas Modal saham - nilai nominal Rp 100 pada tahun 2005 dan Rp 500 pada tahun 2004 Modal dasar - 2.331.000.000 saham pada tahun 2005 dan 248.540.000 saham pada tahun 2004 Modal ditempatkan dan disetor penuh - 2.331.000.000 saham pada tahun 2005 dan 248.640.000 saham pada tahun 2004 Tambahan modal disetor - agio saham - bersih Saldo laba (defisit) Jumlah ekuitas Jumlah Kewajiban dan Ekuitas 2e,30,42 2u,39 28 2k,16,29 22 23 2e,42 24 2u,25,39 33 26 27 28 2k,16,29

2005

19.732.812 8.430.425 4.723.695 10.066.638 18.786.515 421.328 10.283.846 33.000.000 67.373.432 1.189.590 174.008.281 37.030.379 30.378.157 482.148.818 1.019.811 550.577.165

17.176.861 730.857 16.114.797 10.797.063 6.025.407 20.132.864 421.328 27.146.510 42.935.000 41.240.250 203.384 182.924.321 56.032.018 6.137.273 491.836.847 547.774 554.553.912

31 2p,32

233.100.000 147.256.406 42.704.827 423.061.233 1.147.646.679

(

124.320.000 44.548.000 56.720.138) 112.147.862 849.626.095

2

680 13.041 ) 14.981.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.929.171 32.514 524.35.846 97.312.43 383.36.004.069) 15.39 ( ( ( 2.299 11.453 82.730.095) 1.862.632.843) 1.067 ) 20.2w.DASAR 2v.320 ( ( ( 5.237 6 2s.bersih Penghasilan bunga Laba penjualan/penghapusan aktiva tetap Beban bunga dan keuangan Lain-lain . dan Anak Perusahaan Laporan Laba Rugi Konsolidasi Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah.020 52.584 ) 1.406 ) 3.095.42 2t.27.278 2t.5 16 28.439.801.860.207.613 6.42 149.705 ) 7.34.749. Kecuali Laba Per Saham) (Disajikan kembali lihat catatan 2i dan 4) 2004*) 127.424 43 2005 PENJUALAN BERSIH BEBAN POKOK PENJUALAN LABA KOTOR BEBAN USAHA: Beban penjualan Beban umum dan administrasi Jumlah Beban Usaha LABA USAHA PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN Laba (rugi) selisih kurs .16.bersih Jumlah Penghasilan (Beban) Lain-lain LABA SEBELUM TAKSIRAN BEBAN PAJAK TAKSIRAN BEBAN PAJAK Tahun berjalan Tangguhan Jumlah Taksiran Beban Pajak LABA BERSIH LABA PER SAHAM .234.432.872) 274.343 ( ( ( ( 7.41 2u.28 2c.609.108.491 12.627.2w.2w.024.375.957.345 9.024) 6.935 ) 20.828.488.023) 16.680.635 ) 6.751.6.896 ) 10.479.37 38 ( ( ( ( ( 2t.826 3 .472) 132.376.16.182 11.719.481 41.40.914.485.939 45.

939.320.061.000 - ( 67.728 211.548.939.233 4 .138) 112.000 - 102.575.548.000 233.720.627.862 108.627.406 28.728 233.520.424 101.438 10.406 147.256.256.000 44.000 147.424 124.406 84. 31 Maret 2005 2i dan 4 Modal Saham Tambahan Modal Disetor Agio Saham Bersih Saldo Laba (Defisit) Jumlah Ekuitas 124. dan Anak Perusahaan Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasi Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) Catatan Saldo.347.406 - 84.147.488.485.996 14.100.780.704.485.219.setelah disajikan kembali *) Laba bersih periode berjalan setelah disajikan kembali Saldo 31 Maret 2004 setelah disajikan kembali *) Peningkatan modal saham disetor melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) 31 dan 32 Laba bersih periode 1 April s/d 31 Desember 2004 Saldo 31 Desember 2004 setelah disajikan kembali *) Laba bersih periode berjalan Saldo.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.237 42.000 - 44.590 14.100.708.237 423.827 408. 1 Januari 2004 .562) 10.320.000 ( 56.

417 ) ( 869.713 21.478 ( ( 5.676 6.726.775.040.056.716.350.542.072 Kas Bersih yang Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan ( KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS DAMPAK PERUBAHAN SELISIH KURS TERHADAP ARUS KAS KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE ( ( ( 5 .245 ) ( 8.031.401 ) ( 45.390 21.872 6.407.658.763 ) ( ( 700.597) 11.939) 1.529) 481.833.256.095) 16.556) 8.702.612.716.983) 180.173.269.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.357 14.434.601 ) 6.912) 32.601) 2005 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Penerimaan kas dari pelanggan Pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan Kas yang dihasilkan dari operasi Penerimaan bunga Pembayaran bunga (Catatan 24 dan 37) Pembayaran pajak Kas Bersih yang Diperoleh dari Aktivitas Operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Pembelian aktiva tetap (Catatan 16) Penambahan proyek dalam pengembangan Kas Bersih yang Digunakan untuk Aktivitas Investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN Penerimaan pinjaman jangka pendek Lain-lain Pembayaran hutang jangka panjang Bank (Catatan 28) Sewa guna usaha Penambahan piutang plasma (Catatan 14) Penerimaan hutang sewa guna usaha Penambahan (penurunan) hutang hubungan istimewa (Catatan 30) ( ( ( ( ( 153.697 9.740) 22.834) 1.924 107.262 ) ( 27.447.465.182.990) 4.000 ( ( ( ( 10.936.205.676.285) 22. dan Anak Perusahaan Laporan Arus Kas Konsolidasi Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) (Disajikan kembali lihat catatan 2i dan 4) 2004*) 125.528.638.473.433.346 ) 22.862) 11.523 102.579 7.880.523 118.783 140.617) 6.

Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan. terakhir dengan nama PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.10/1990 untuk melakukan penawaran umum kepada masyarakat atas 11. Sebelumnya pada tahun 2004.01. Perusahaan melakukan penawaran umum terbatas I dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu yang seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh telah dicatatkan di Bursa Efek Jakarta dan Surabaya (lihat Catatan 31 dan 32). (“Perusahaan”) berdiri di Republik Indonesia pada tahun 1911 dengan nama “NV Hollandsch Amerikanse Plantage Maatschappij”.32 miliar.04. Pada tanggal 18 Oktober 2004.800. 101. Sumatera Utara. C-26035 HT. dan pada tanggal 10 Nopember 2004.000 (Rupiah penuh) per saham melalui bursa saham di Indonesia dengan harga penawaran Rp 10. Perubahan tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dalam Surat Keputusan No. SI/075/SHM/MK.TH. Pada tahun 1997 Perusahaan melakukan pemecahan saham (stock split) 2-untuk-1 sehingga mengubah nilai nominal saham biasa dari Rp 1. Perusahaan mengumumkan satu dividen saham untuk lima saham lama dari saldo laba (lihat Catatan 31.H.32 dan 33). pengolahan dan perdagangan hasil tanaman dan produk industri.2004 tanggal 19 Oktober 2004.000 saham atau senilai Rp 124.700 (Rupiah penuh) per saham.000 (Rupiah penuh) menjadi Rp 500 (Rupiah penuh) serta mengumumkan sembilan saham bonus untuk lima saham lama dari tambahan modal disetor. UMUM a. Nama Perusahaan telah beberapa kali mengalami perubahan.01.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. 6 . Anggaran Dasar Perusahaan pertama kali diumumkan dalam Lembaran Berita Negara Republik Indonesia No. Perusahaan bergerak dalam bidang perkebunan.2004 tanggal 17 Desember 2004. No. terakhir dengan Akta Notaris Sutjipto.087. sehingga modal dasar Perusahaan menjadi sebesar 4. Sehubungan dengan perubahan tersebut modal saham ditempatkan dan disetor penuh menjadi sebesar Rp 233. C-30533 HT. Perubahan tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Surat Keputusan No.04. Perusahaan telah mencatatkan semua saham yang ditempatkan dan disetor penuh di Bursa Efek Jakarta dan Surabaya.. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 1. Perusahaan melakukan pemecahan saham (stock split) 5-untuk-1 sehingga mengubah nilai nominal saham biasa dari Rp 500 (Rupiah penuh) menjadi Rp 100 (Rupiah penuh). Perusahaan telah melakukan pemecahan saham (stock split) 5-untuk-1.TH. b. Perusahaan memperoleh ijin dari Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan Surat No. Pendirian dan Informasi Umum PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.144 miliar saham (lihat Catatan 1 butir b). Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan. Penawaran Umum Efek Perusahaan Pada tanggal 6 Januari 1990. Tempat kedudukan Perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha di Kisaran. 14 tanggal 18 Pebruari 1941 Tambahan No. 45 tanggal 10 Nopember 2004 mengenai penambahan modal saham Perusahaan melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebesar 1. Pada bulan Juni 1999. S. Usaha perkebunan telah beroperasi komersil sejak tahun 1911.1 miliar. Pada tanggal 31 Desember 1999.1 juta saham dengan nilai nominal Rp 1.

dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 1.591.847. Kegiatan usaha Anak perusahaan adalah sebagai berikut: Anak perusahaan PT Bakrie Pasaman Plantations Kegiatan Perkebunan kelapa sawit di Air Balam dan Sungai Aur. PT Kilang Vecolina PT Agrowiyana PT Patriot Andalas 7 .301 89.619.823. Jambi seluas 4. Pemurnian minyak sawit dan perdagangan. Kalimantan Barat seluas 5. kepemilikan Perusahaan baik secara langsung dan tidak langsung menjadi nihil. UMUM (Lanjutan) c.215 63.463.25 99. Pada tanggal 9 Desember 2004.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.673 hektar dengan masa umur HGU sampai dengan tahun 2037 (lihat Catatan 3 butir c).850.686 hektar dengan masa umur HGU sampai dengan tahun 2039. Sehubungan dengan pengalihan tersebut.070 140.302.93 99.172 30.370 hektar dengan masa umur HGU masing-masing sampai dengan tahun 2038 dan tahun 2029.. Sumatera Barat masing-masing seluas 5.25 99.430 103. Perusahaan dan PT Agrowiyana (Agro) telah mengalihkan seluruh kepemilikan sahamnya di PT Patriot Andalas (PA) kepada Marihad Simbolon dan Charles Antonius Simbolon sesuai dengan Akta Jual Beli Saham No. pada tanggal 6 Desember 2004. S.563.00% 96.00% 96. 12 oleh Notaris Agus Madjid.350 hektar dan 4.00 Operasi Komersil 1998 2000 1998 2004 1992 Rp Jumlah aktiva 323.93 99. Perkebunan kelapa sawit di Sanggau.881 2004 Anak perusahaan PT Bakrie Pasaman Plantations PT Kilang Vecolina PT Agrowiyana PT Patriot Andalasa) a) Lokasi Sumatera Barat Jawa Barat Jambi Kalimantan Barat Persentase Kepemilikan 99.771 80. Struktur Perusahaan dan Anak perusahaan Pada tanggal 31 Maret 2005 dan 2004. Pasaman. Perkebunan kelapa sawit di Tungkal Ulu.99 100.356 Per 31 Desember 2004 telah didekonsolidasi.827 151. Perusahaan mempunyai Anak perusahaan sebagai berikut: 2005 Anak perusahaan PT Bakrie Pasaman Plantations PT Kilang Vecolina PT Agrowiyana PT Agro Mitra Madani (lihat Catatan 3a) PT Huma Indah Mekar (lihat Catatan 3b) Lokasi Sumatera Barat Jawa Barat Jambi Jambi Lampung Persentase Kepemilikan 99.954.H.01 Operasi Komersil 1998 Rp 2000 1998 Tahap pengembangan Jumlah aktiva 315. dan pengolahan minyak sawit. sehingga PA tidak lagi dikonsolidasi pada laporan keuangan konsolidasi Perusahaan pada tahun 2004 (lihat Catatan 3 butir c).

4. Gafur sulistyo Umar . Gaji dan kompensasi lainnya yang dibayarkan kepada komisaris dan direksi Perusahaan dan Anak Perusahaan adalah sebesar Rp 953 juta dan Rp 841 juta. Lampung seluas 4. Nadir 3. Direksi Ambono Janurianto Harry M. Direksi dan Dewan Komisaris Berdasarkan Akta Notaris No.Direktur .Komisaris Utama .. d. dan Akta Notaris No.Komisaris Direksi 1. 8 . UMUM (Lanjutan) c.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM) dan Pedoman Penyajian Laporan Keuangan yang ditetapkan oleh Bursa Efek Jakarta (BEJ) bagi perusahaan perkebunan yang menawarkan sahamnya kepada masyarakat. Dasar Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasi Laporan keuangan konsolidasi disajikan sesuai dengan Prinsip Akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. Tulang Bawang Tengah. Nukman Halim Nasution 3.052 orang pegawai tetap. Karyawan.Direktur Pada tanggal 31 Maret 2005 dan 2004. 2. Harry M. 2.Direktur Berdasarkan Akta Notaris No. Gafur Sulistyo Umar .H. S.Direktur . Nukman Halim Nasution 3.407 hektar dengan masa umur HGU sampai dengan tahun 2010 dan 2019. Struktur Perusahaan dan Anak perusahaan (Lanjutan) Anak perusahaan PT Agro Mitra Madani PT Huma Indah Mekar Kegiatan Pengolahan minyak sawit Perkebunan karet dan pengolahannya di Panumangan Baru. 3.Direktur . A.Komisaris .Direktur Utama . yaitu Standar Akuntansi Keuangan.339 dan 7. masing-masing untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2005 dan 2004. Perusahaan dan Anak perusahaan memiliki masingmasing lebih kurang 8. 40 tanggal 22 September 2004 oleh notaris Agus Madjid. Nadir Bambang Aria Wisena Howard James Sargeant .Komisaris Utama . dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 1. susunan dewan komisaris dan direksi Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2004 adalah sebagai berikut: 2004 Komisaris 1..Direktur Utama .Komisaris 1. Soedjai Kartasasmita 2.82 tanggal 19 Juni 2003 oleh notaris yang sama susunan dewan komisaris dan direksi Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2005 adalah sebagai berikut: 2005 Komisaris 1. Ambono Janurianto 2. 82 tanggal 19 Juni 2003 oleh notaris Agus Madjid. Soedjai Kartasasmita 2. S. Bambang Aria Wisena .H. A.Komisaris . KEBIJAKAN AKUNTANSI a.

KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan) a. investasi dan pendanaan. b. termasuk keuntungan/kerugian yang belum direalisasi. baik langsung maupun tidak langsung. Setara kas adalah semua deposito berjangka dengan jangka waktu tiga bulan atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak dijadikan sebagai jaminan atas pinjaman. c. Dasar Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi adalah konsep biaya perolehan (historical cost) kecuali aktiva tetap tertentu yang telah dinilai kembali (revaluasi) pada tahun 1987 dan persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dengan nilai realisasi bersih (the lower of cost or net realizable value). Laporan keuangan konsolidasi disajikan sesuai klasifikasi (classified) untuk neraca dan multiple step untuk laporan laba rugi setelah mempertimbangkan jenis usaha Perusahaan dan Anak perusahaan secara terkonsolidasi.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 2. Prinsip-Prinsip Konsolidasi Laporan keuangan konsolidasi 2004 termasuk didalamnya PT Agro Mitra Madani dan PT Huma Indah Mekar yang diperoleh pada tanggal 22 Desember 2004 dan tidak termasuk akun PT Patriot Andalas yang telah didekonsolidasi pada tanggal 9 Desember 2004. Penyertaan saham Perusahaan dan Anak perusahaan dengan pemilikan kurang dari 20% dicatat dengan metode biaya perolehan (cost method). Hak minoritas atas laba (rugi) bersih dan ekuitas Anak perusahaan dinyatakan sebesar proporsi pemegang saham minoritas atas laba (rugi) bersih dan ekuitas Anak perusahaan tersebut. Laporan keuangan konsolidasi tahun 2003 tidak termasuk di dalamnya akun pada PT Agro Mitra Madani dan PT Huma Indah Mekar (lihat Catatan 3). Laporan keuangan konsolidasi meliputi laporan keuangan Perusahaan dan Anak perusahaan dengan pemilikan lebih dari 50%. Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi adalah mata uang Rupiah. laporan keuangan Anak perusahaan disesuaikan agar sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan dan Anak perusahaan. atas transaksi antar perusahaan terkonsolidasi dieliminasi untuk mencerminkan posisi keuangan dan hasil usaha Perusahaan dan Anak perusahaan sebagai satu kesatuan usaha. Kas dan Setara Kas Kas terdiri dari kas dan kas di bank yang tidak dibatasi penggunaannya. Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung (direct method) dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi. 9 . Saldo dan transaksi. Apabila diperlukan.

subsidiaries dan fellow subsidiaries). mengendalikan. Hal ini mencakup perusahaan-perusahaan yang dimiliki anggota dewan komisaris. direksi dan manajer dari perusahaan serta anggota keluarga dekat orang-orang tersebut. dengan perusahaan pelapor (termasuk holding companies. 10 . baik ataupun tidak dengan harga dan persyaratan normal yang dilakukan terhadap pihak ketiga. Sesuai dengan PSAK No. f.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. (2) perusahaan asosiasi (associated companies). KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan) d. memimpin dan mengendalikan kegiatan perusahaan pelapor yang meliputi anggota dewan komisaris. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 2. yaitu orang-orang yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan. Persediaan Persediaan dinyatakan dengan nilai terendah antara biaya perolehan dengan nilai realisasi bersih. Penyisihan Piutang Ragu-ragu Perusahaan menetapkan penyisihan piutang ragu-ragu berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan masing-masing piutang pada akhir tahun. (3) perorangan yang memiliki. (4) manajemen kunci. first-out” (FIFO). Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang. Penyisihan persediaan usang ditentukan berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan pada akhir tahun. yang dimaksud pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa adalah: (1) perusahaan yang melalui satu atau lebih perantara (intermediaries). dan (5) perusahaan bilamana suatu kepentingan substansial dalam hak suara dimiliki baik secara langsung maupun tidak langsung oleh setiap orang yang diuraikan dalam poin (3) atau (4) atau setiap orang tersebut mempunyai pengaruh signifikan atas perusahaan tersebut. 7. baik secara langsung maupun tidak langsung. Semua transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa. “Pengungkapan Pihakpihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa”. atau berada di bawah pengendalian bersama. suatu kepentingan hak suara di perusahaan pelapor yang mempengaruhi perusahaan secara signifikan dan anggota keluarga dekat dari perorangan tersebut (yang dimaksudkan dengan anggota keluarga dekat adalah mereka yang dapat diharapkan mempengaruhi atau dipengaruhi perorangan tersebut dalam transaksinya dengan perusahaan pelapor). direksi atau pemegang saham utama dari perusahaan pelapor dan perusahaan-perusahaan yang mempunyai anggota manajemen kunci yang sama dengan perusahaan pelapor. diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasi. Transaksi dengan Pihak-pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa Perusahaan dan Anak perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-pihak tertentu yang dianggap mempunyai hubungan istimewa. kecuali untuk akun persediaan pada PT Kilang Vecolina dimana harga perolehan ditentukan dengan metode “first-in. e. atau dikendalikan oleh.

dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 2. jembatan dan saluran air Bangunan dan prasarana Mesin dan peralatan Alat pengangkutan: Kendaraan di atas rel Mobil dan truk Peralatan dan perabot kantor 30 . Tanaman belum menghasilkan akan direklasifikasi ke dalam tanaman menghasilkan dan mulai disusutkan apabila sudah memenuhi kriteria sebagai berikut: 1). Aktiva tetap kecuali aktiva tetap tertentu yang dinilai kembali sesuai dengan Peraturan Pemerintah. penanaman. pemupukan dan pemeliharaan. Biaya perolehan mencakup pengeluaran untuk perbaikan. 2).PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan) g. Biaya Dibayar di Muka Biaya dibayar di muka dibebankan selama masa manfaatnya. alokasi biaya tidak langsung. Aktiva Tetap 1). 2). penggantian. dinyatakan sebesar biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan amortisasi. Tanaman karet dinyatakan sebagai tanaman menghasilkan apabila 70% dari jumlah seluruh pohon per blok sudah dapat dideres dan mempunyai ukuran lilit batang 45 cm atau lebih pada ketinggian 160 cm dari permukaan tanah. h. Tanaman kelapa sawit dinyatakan sebagai tanaman menghasilkan apabila 60% dari jumlah seluruh pohon per blok telah menghasilkan tandan buah dan dua lingkaran tandan telah matang atau berat rata-rata buah per tandan telah mencapai 3 kilogram atau lebih. Penyusutan dan amortisasi dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aktiva tetap sebagai berikut: Tahun Hak atas tanah Jalan.34 10 8 .20 10 20 5 5 11 . persiapan lahan. Aktiva tetap tertentu yang digunakan dalam kegiatan usaha Perusahaan dan Anak perusahaan telah dinilai kembali berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan pada tahun 1987 sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku. 3). Tanaman menghasilkan disusutkan dengan metode garis lurus dengan perkiraan masa manfaat 22 tahun sampai 25 tahun. pemugaran dan peningkatan daya guna aktiva tetap yang jumlahnya signifikan serta selisih kurs dan beban bunga tertentu atas kewajiban yang timbul untuk memperoleh aktiva tetap. Tanaman Perkebunan Tanaman produksi dibedakan menjadi tanaman menghasilkan dan tanaman belum menghasilkan. i. Tanaman belum menghasilkan dinyatakan sebesar harga perolehan yang terdiri dari biaya pembibitan.

47 (lihat Catatan 4). k. beban perolehan atau pengurusan legal Hak Atas Tanah disajikan pada akun “Aktiva Tetap . pemugaran dan penambahan dalam jumlah signifikan dikapitalisasi. Jika salah satu kriteria tidak dipenuhi. Nilai pakai adalah nilai sekarang dari taksiran aliran kas masa depan yang diharapkan akan diterima atas penggunaan aktiva dan dari penghentian penggunaan aktiva pada akhir masa manfaatnya. 30. Harga jual neto adalah jumlah yang dapat diperoleh dari penjualan aktiva dalam transaksi antar pihak-pihak yang bebas. Nilai yang dapat diperoleh kembali adalah nilai tertinggi antara harga jual neto dengan nilai pakai aktiva. laporan keuangan konsolidasi Perusahaan untuk tahun 2004. Sesuai dengan PSAK No. 47 “Akuntansi Tanah”. jika tidak memungkinkan. setelah dikurangi biaya yang terkait. nilai tercatat serta akumulasi penyusutan dikeluarkan dari kelompok aktiva tetap yang bersangkutan dan laba atau rugi yang terjadi dibukukan dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun yang bersangkutan. untuk unit penghasil kas. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 2. Perusahaan dan Anak perusahaan menelaah aktiva untuk menentukan kemungkinan penurunan nilai aktiva apabila terdapat kejadian atau perubahan kondisi yang mengindikasikan nilai tercatat aktiva tersebut mungkin tidak dapat diperoleh kembali. Penurunan Nilai Aktiva Sesuai dengan PSAK No. kerugian penurunan nilai diakui pada laporan laba rugi tahun berjalan. 48. 12 . telah disajikan kembali. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan) i. untuk menyesuaikan dengan PSAK No. Oleh karena itu. j. perolehan tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dan tidak diamortisasi. Biaya-biaya sehubungan dengan perolehan atau pengurusan legal Hak Atas Tanah yang terjadi setelah tanggal 1 Januari 1999 ditangguhkan dan diamortisasi selama masa manfaat tanah dan disajikan pada akun “Beban Tangguhan Hak Atas Tanah” dalam neraca yang terpisah dari beban tangguhan lain. “Akuntansi Sewa Guna Usaha”. Biaya-biaya yang timbul sehubungan dengan peningkatan kemampuan sistem komputer Perusahaan dan aplikasi perangkat lunak diamortisasi selama 4 tahun sejak tanggal penerapannya. Sewa Guna Usaha Transaksi sewa guna usaha digolongkan sebagai sewa guna usaha dengan hak opsi (capital lease) apabila memenuhi semua kriteria yang disyaratkan pada PSAK No. “Penurunan Nilai Aktiva”. maka transaksi sewa guna usaha dikelompokkan sebagai transaksi sewa menyewa biasa (operating lease). Aktiva sewa guna usaha disajikan sebagai bagian dalam aktiva tetap pada neraca konsolidasi dan dinyatakan sebesar nilai tunai dari seluruh pembayaran sewa guna usaha pada awal masa sewa guna usaha ditambah nilai sisa (harga opsi) yang harus dibayar pada akhir masa sewa guna usaha. Aktiva tetap yang sudah tidak dipergunakan atau yang dijual. Nilai yang dapat diperoleh kembali ditentukan untuk aktiva secara individual atau. Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi konsolidasi pada saat terjadinya. mulai tanggal 1 Januari 2000. Aktiva Tetap (Lanjutan) Aktiva dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aktiva tetap. Sebelum tahun 2004.Hak Atas Tanah” dalam neraca dan diamortisasi bersamaan dengan perolehan tanah sebelum dan sesudah tahun 1999. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke aktiva tetap yang bersangkutan pada saat aktiva tersebut selesai dan siap digunakan.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. Jika nilai tercatat aktiva melebihi nilai yang dapat diperoleh kembali.

o. Biaya Ditangguhkan Biaya-biaya yang memberikan manfaat pada masa yang akan datang ditangguhkan dan diamortisasi sesuai masa manfaatnya dengan menggunakan metode garis lurus. q.6% dari gaji pokok untuk iuran tambahan. 13 . p. Dana Pensiun Perusahaan dan Anak perusahaan mengikuti program pensiun manfaat pasti untuk semua karyawan tetap yang memenuhi syarat. Goodwill Selisih lebih antara harga perolehan dan nilai wajar aktiva bersih Anak perusahaan yang diakuisisi dibukukan sebagai “Goodwill” dan diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus selama 15 sampai dengan 20 tahun. Kontribusi karyawan untuk dana pensiun adalah sebesar 5% dari gaji pokok untuk iuran normal dan 3. Sebagai pihak inti.Bersih” yang merupakan komponen ekuitas. Beban Emisi Saham Seluruh beban yang terjadi sehubungan dengan penawaran saham Perusahaan kepada masyarakat dicatat sebagai pengurang “Tambahan Modal Disetor . dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 2. Plasma merupakan kebijakan pemerintah Indonesia berkaitan dengan kerjasama pengembangan perkebunan.Agio Saham .9% sampai 4. Pendanaan program ini terdiri dari iuran yang dihitung secara aktuarial termasuk biaya jasa lalu (past service cost) yang diamortisasi selama sisa taksiran masa kerja rata-rata karyawan. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan) k. Hutang sewa guna usaha disajikan sebesar nilai tunai dari pembayaran sewa guna usaha. Perkebunan Inti Plasma (Plasma) Anak perusahaan tertentu membangun Plasma. n. Proyek Pengembangan Usaha Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan rencana pengembangan proyek Perusahaan dan Anak perusahaan dikelompokkan sebagai proyek pengembangan usaha. r. Aktiva Tetap yang Tidak Digunakan dalam Usaha Aktiva tetap yang tidak digunakan dalam kegiatan usaha normal Perusahaan dinyatakan sebesar harga perolehan dan tidak disusutkan. Biaya-biaya ini akan dikapitalisasi ke proyek bersangkutan berdasarkan realisasinya atau dihapuskan bila proyek tersebut gagal. Anak perusahaan tertentu berkewajiban untuk melatih dan mengawasi Plasma dan membeli hasil perkebunan milik Plasma.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. Sewa Guna Usaha (Lanjutan) Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis yang sama dengan yang diterapkan untuk aktiva tetap yang diperoleh dengan pemilikan langsung. yaitu selama 5 sampai 27 tahun. l. m.

v.686 t. Penggunaan Estimasi Penyusunan laporan keuangan konsolidasi sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum. “Akuntansi Pajak Penghasilan”. setelah memperhitungkan pengaruh atas perubahan jumlah saham beredar. Pada tanggal 31 Maret 2005 dan 2004. w. aktiva dan kewajiban moneter dalam mata uang asing disesuaikan ke mata uang Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut sesuai dengan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia pada hari terakhir transaksi di tahun yang bersangkutan. 14 .290 5. Pendapatan dari transaksi penjualan lokal diakui berdasarkan bukti serah terima barang yang telah sesuai dengan kontrak penjualan. Pada tanggal neraca. Taksiran Pajak Penghasilan Perusahaan dan Anak perusahaan menerapkan metode penangguhan pajak untuk menentukan taksiran pajak penghasilan sesuai dengan PSAK No. 56. Segmen usaha adalah komponen yang dapat dibedakan dan menghasilkan produk yang berbeda menurut pembagian industri dan geografis.480 2004 9. Penangguhan pajak penghasilan dilakukan untuk mencerminkan pengaruh pajak atas beda waktu antara pelaporan komersil dan fiskal dan akumulasi rugi fiskal. Laba Per Saham Berdasarkan PSAK No. 46. mengharuskan manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aktiva dan kewajiban dan pengungkapan aktiva dan kewajiban kontijen pada tanggal laporan keuangan konsolidasi serta jumlah pendapatan dan beban selama periode pelaporan.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. u. nilai tukar yang digunakan masing-masing adalah: 2005 1 US$ 1 SGD 9. Beban diakui pada saat terjadinya (dasar akrual). Informasi Segmen Informasi segmen Perusahaan dan Anak perusahaan disajikan menurut pengelompokan usaha. Hasil yang sebenarnya dapat berbeda dari jumlah yang diestimasi. laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) bersih tahun berjalan dengan rata-rata tertimbang saham yang beredar. Pengakuan Pendapatan dan Beban Pendapatan dari transaksi penjualan ekspor diakui berdasarkan kontrak penjualan dan tersedianya produk yang siap dikapalkan. x. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan) s. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Laba atau rugi kurs yang terjadi dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun berjalan.

Harga akuisisi seluruh saham adalah sebesar Rp 50 miliar. penyertaan secara tidak langsung berasal dari PT Agrowiyana. Penyertaan seluruh saham Perusahaan dan PT Agrowiyana (Agro) di PT Patriot Andalas (PA) telah dialihkan kepemilikannya kepada Tuan Marihad Simbolon dan Tuan Charles Antonius Simbolon seharga Rp 10. Pada tanggal 22 Desember 2004.99%. Harga akuisisi seluruh saham adalah sebesar Rp 90 miliar. 4. pada tanggal yang sama.6 miliar sampai dengan Rp 92.375 lembar saham) pada PT Agro Mitra Madani (AMM) yang dibeli Perusahaan dari PT Agro Mitra Sawit sesuai dengan Akta Jual Beli Saham AMM No. c.8 miliar sampai dengan Rp 53. 47 mengenai “Akuntansi Tanah”. Akuisisi dan divestasi Anak perusahaan tersebut di atas mengakibatkan perubahan pada susunan Anak perusahaan yang dikonsolidasi pada laporan keuangan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2005. jumlah kepemilikan saham Perusahaan baik secara langsung dan tidak langsung menjadi sebesar 99. S.36 miliar. Oleh sebab itu. 132 dan 133 oleh notaris Sutjipto.189 lembar saham yang dihitung dengan metode arus kas terdiskonto (Discounted Cash Flow).375 lembar saham yang dihitung dengan metode arus kas terdiskonto (Discounted Cash Flow). efektif tahun 2004. b.189 lembar saham) pada PT Huma Indah Mekar (HIM) yang dibeli Perusahaan dari PT Asia Makmur Lestari sebesar 11. Oleh karena itu. Perusahaan mengakuisisi 85% kepemilikan (6.60 miliar masingmasing untuk AMM dan HIM diamortisasi dengan metode garis lurus selama 20 tahun. Pada tanggal 22 Desember 2004. laporan keuangan konsolidasi periode 2005 telah mencakup akunakun kedua Anak perusahaan tersebut.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.56 miliar untuk 11.H. Akuisisi AMM dan HIM tersebut diatas dicatat dengan metode pembelian (purchase method).. AKUISISI DAN PELEPASAN (DIVESTASI) ANAK PERUSAHAAN a. nilai saham AMM berkisar antara Rp 50. dalam laporannya tertanggal 5 Oktober 2004.H. laporan keuangan untuk periode sampai dengan pada tanggal 31 Maret 2004 telah disajikan kembali dengan pengaruh sebagai berikut: 15 .86 miliar dan Rp 67.3 miliar untuk 6. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 3.125. dalam laporannya tertanggal 5 Oktober 2004. Sebelum akuisisi. Berdasarkan laporan PT AAJ Batavia. Posisi Laporan Keuangan periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2004 tidak mengkonsolidasikan akun HIM dan AMM tetapi masih mengkonsolidasi PA. Harga akuisisi tersebut termasuk piutang PT Agro Mitra Sawit (AMS) kepada AMM sebesar Rp 20.. sejak tanggal akuisisi. Pengalihan tersebut telah disetujui oleh Komisaris Perusahaan pada tanggal 1 Desember 2004. Anak perusahaan. Perusahaan mengakuisisi 100% kepemilikan (11. Perusahaan mengubah kebijakan akuntansi untuk tanah sesuai dengan PSAK No. PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN PENYAJIAN KEMBALI LAPORAN KEUANGAN Sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2i. Selisih nilai akuisisi atas nilai buku (goodwill) sebesar Rp 23. pada tanggal yang sama. S. Digunakannya nilai buku tersebut karena Perusahaan tidak dapat mengalokasikan selisih tersebut kepada masingmasing aktiva dan kewajiban yang bersangkutan sehingga nilai wajar masing-masing aktiva dan kewajiban tersebut tidak dapat ditentukan. nilai saham HIM berkisar antara Rp 89. Berdasarkan laporan PT AAJ Batavia. Sejak tanggal tersebut. penilai independen. 131 oleh notaris Sutjipto. penilai independen.55 miliar.188 lembar saham dan Nyonya Raden Roro Susbaningwati sebesar 1 lembar saham sesuai dengan Akta Jual Beli Saham HIM No.000 melalui penyerahan tanah seluas 22 hektar. yang melakukan penyertaan saham kepada AMM senilai Rp 1.

528 69. PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia PT Bank Internasional Indonesia Tbk.864 6.783 83.142 3.687.pihak ketiga: Rekening Rupiah: PT Bank Niaga Tbk. Jumlah 483.098 19. The Hongkong and Shanghai Banking Corporation PT Bank Central Asia Tbk.340 2.845.359 2.553 17.627.815.108.622 194.019 2.559 1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.113 269.368.408 3.928.658 555.036 2.620 20.104 174.309 865 335.056.773.375 3.506.190 ) ( 108.976 19. PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI DAN PENYAJIAN KEMBALI LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan) Laporan Terdahulu Jumlah aktiva Aktiva tetap .626.862 82. PT Bank Bukopin Rekening Dolar Amerika Serikat: The Hongkong and Shanghai Banking Corporation PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.147. PT Bank Danamon Tbk.072 846.347 19.385.680 226.087.662 151.439. PT Bank Danamon Tbk.070.562) 112.809 246.166.020 102.049 428 1.822 99.938 69.633 18.886. PT Bank Niaga Tbk.699 6.182 703.414 697.467 85 4. PT Bank Mega Tbk.723 5.561 9.424 ( 16 .478 2004 299.896 10.004.504.326. PT Bank Pembangunan Daerah Sumbar PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 4.173. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.095 226.904 308.975 Disajikan Kembali 849.938 6.756.978 209.132. PT Bank Muamalat Indonesia PT Bank Permata Tbk PT Bank Internasional Indonesia Tbk. KAS DAN SETARA KAS Kas dan setara kas terdiri dari: 2005 Kas: Rupiah Bank .065 21.864 67.909.bersih Beban tangguhan hak atas tanah Hutang pajak Saldo laba (defisit) awal tahun Jumlah ekuitas Beban pokok penjualan Taksiran beban pajak Laba bersih 5.137 14.347.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.377.

373.666.468 pada tahun 2005 dan US$ 92.063 1.388 134.778.099 1. Teheran ( US$ 25. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 6.592 pada tahun 2004 ) PT Mandiri Inti Buana Medan (US$ 141.173 - 1.275 2. Singapura (US$ 25..078.925 pada Tahun 2004 ) PT Intan Hevea Indonesia (US$ 326.900.447 5.317 241.244 pada tahun 2004) Eatland Produce.543 459.096.668 1.040 2.987 pada tahun 2005 dan US$ 221.975. Singapura (US$ 115.844 1.709 12.451 pada tahun 2005) Astlett Rubber Inc.668 888.035 81. PIUTANG USAHA Rincian piutang usaha adalah sebagai berikut: a.Perdagangan UKS Syahrial Sirait PT Bintang Ibete Perkasa PT Kencana Amal Tani PT Swasti Tunggal Mandiri 2004 7.225.640 pada tahun 2005 ) Safic Alcan France (US $ 48.995...445 934.Kepok Raja PT Goodyear Sumatra Plantations PT Nuansa Karya Cipta PT.679.369 pada tahun 2004) Iran Tire.273 2.437 3.105 182.344.479.656 pada tahun 2005) Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 100 juta) Jumlah Dolar Amerika Serikat Rupiah: PT Multimas Nabati Asahan PT Musim Mas PT Sanggala Nuansa Dharma PT.833 134.368 17 .615 1.138.575 934.990.275 208.311 pada tahun 2004) Tong Teik Pte.942 1.091.397 793.633 1. Jepang (US$ 106. Kanada (US$ 127.141.849 pada tahun 2005 dan US$ 172. Singapura (US$ 672.728 1.176 222.173 pada tahun 2005 dan US$ 125.591 pada tahun 2004) Sri Trang International.960 pada tahun 2004) Latex Co. Ltd.011.314 1.095.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.Arim Rubber – Tangerang CV Pribumi Jaya .035 1.348. Pihak ketiga: 2005 Dolar Amerika Serikat: PT WRP Buana Multicopora (US$ 752.047 2.660 16.027.

535.228 4.299 Dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu Jumlah ( 4.180.331.351 1.369.603.540) ( 11.918.717. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 6.061 8.717.784.118.540) 18.135 22.127.373.648 18.535 1.076 15.228 4.759 2004 861.410.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.784.540) 18.603.675 6. Pihak ketiga (Lanjutan): 2005 PT Raberindo Pratama Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 100 juta) Jumlah Dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu ( 763. PIUTANG USAHA (Lanjutan) a.942 31.759 2004 13.299 4.357 4.550.540 ) 6.410.229.540 ) ( 27.817 Jumlah piutang usaha pihak ketiga .685 31.688 Rincian umur piutang usaha kepada pihak ketiga adalah sebagai berikut: 2005 Sampai dengan 30 hari 31 hari sampai 60 hari 61 hari sampai 90 hari Lebih dari 90 hari Dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu Jumlah ( 23.759 2004 15.558 6.180.180.451.180.bersih 27.167 22.980.188 4.115.898.180.631 10.204.357 16.540 ) ( 27.494 6.603. Rincian piutang usaha kepada pihak ketiga menurut mata uang adalah sebagai berikut: 2005 Rupiah Dolar Amerika Serikat 15.688 Manajemen Perusahaan dan Anak perusahaan berpendapat bahwa penyisihan piutang ragu-ragu tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha tersebut.180.717.688 18 .769 925.898.

016. 19 .937.301 46.301 22.937. Pihak hubungan istimewa (lihat catatan 42): 2005 PT Bakrie Rubber Industry (US$ 4. PIUTANG USAHA (Lanjutan) b.599 1.000.937.301 2004 2. yang mengalami kesulitan keuangan akibat menurunnya kegiatan perekonomian dan manajemen Perusahaan berpendapat bahwa penyisihan piutang ragu-ragu tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha tersebut. seluruh piutang usaha digunakan sebagai jaminan atas fasilitas kredit jangka panjang yang diperoleh Perusahaan dan Anak perusahaan (lihat Catatan 28).000 ) ( 24.447 14.764 44.301 22.000) 22.310.016.951.677 443.016.190.016.080 46.000.000 ) ( 24.211 22.000) 22.105.211 Rincian umur piutang kepada pihak hubungan istimewa adalah sebagai berikut: 2005 Sampai dengan 30 hari 31 hari sampai 60 hari 61 hari sampai 90 hari Lebih dari 90 hari Dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu Jumlah ( 128.000.937.211 Transaksi penjualan Perusahaan kepada pihak hubungan istimewa dilaksanakan dengan syaratsyarat dan kondisi yang sama dengan transaksi penjualan kepada pihak ketiga.301 42.066 41.910.627 44.903.906 176.937.937.365.612 44.612 618. Pada tahun 2005 dan 2004.937.301 22. Rincian piutang usaha kepada pihak hubungan istimewa menurut mata uang adalah sebagai berikut: 2005 2004 Rupiah Dolar Amerika Serikat Dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu Jumlah ( 46.000.211 22.211 22.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.016.211 Perusahaan membentuk penyisihan piutang ragu-ragu sebesar Rp 22 miliar atas piutang usaha PT Bakrie Rubber Industry.937.000.544 46.412 pada tahun 2004) PT Agro Mitra Madani Jumlah Dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu Jumlah piutang usaha pihak hubungan istimewa ( 2004 46.030.000.192 pada tahun 2005 dan dan US$ 4.000 ) ( 24.000) 22.301 29.301 46.016. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 6.705.

222.287.839 64. Piutang PT Asia Makmur Lestari sebesar Rp 14.152 250. Piutang tersebut merupakan tagihan Perusahaan kepada para pelanggan Rumah Sakit Ibu Kartini.013 540.000 5. Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa penyisihan piutang ragu-ragu adalah cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang lain-lain tersebut. Piutang Pasien Rumah Sakit Ibu Kartini adalah piutang Perusahaan yang timbul berkaitan dengan rumah sakit yang dimiliki oleh Perusahaan. Pihak hubungan istimewa (lihat catatan 42): 2005 Pinjaman staf dan karyawan Koperasi Karyawan Yayasan BPP PT Bakrie Comunication Jumlah 4.668 233.437 Piutang Unidex Pacific Limited sebesar Rp 34. berdasarkan “Assignment Agreement” tanggal 2 Desember 2004 antara Perusahaan dengan Unidex Pacific Limited.889 938.200 431. piutang tersebut akan dibayar paling lambat 9 (sembilan) bulan sejak tanggal perjanjian.258 1.143.877 52.323.147 64. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 7. Rumah Sakit Ibu Kartini adalah rumah sakit Perusahaan yang memberikan jasa pelayanan medik kepada masyarakat sekitar dan perusahaanperusahaan di sekitar Perusahaan.275.710) 1.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. Anak perusahaan sebelum diakuisisi oleh Perusahaan.273.864 14. perusahaan yang berada di British Virgin Islands.318.000 3.540 8.710 ) ( 57.303.229 2004 3. PIUTANG LAIN-LAIN Akun ini terdiri dari: a.27 miliar merupakan piutang PT Huma Indah Mekar.607.961 50.14 miliar merupakan piutang Perusahaan kepada PT Patriot Andalas (PA) yang telah dialihkan kepada Unidex Pacific Limited.037. 20 . Berdasarkan perjanjian tersebut.629 Pinjaman kepada karyawan tidak dibebani bunga dan diangsur secara bulanan melalui pemotongan gaji bulanan. b.211. Pihak ketiga: 2005 Unidex Pacific Limited PT Asia Makmur Lestari Pasien Rumah Sakit Ibu Kartini Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 100 juta) Dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu Jumlah ( 34.129 2004 348.422 57.

(lihat Catatan 28). Pada tahun 2005 dan 2004.696 2004 1.971.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.885 4.833 1.677 5.747 3. seluruh persediaan digunakan sebagai jaminan atas pinjaman jangka panjang yang diperoleh PT Agro Mitra Madani.057 4.198 4.65 juta pada tahun 2005 dan dan Rp 8.462 22.272 13.017.128 352.653.216. (lihat Catatan 28) Persediaan tertentu diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan kerugian lainnya berdasarkan suatu paket polis tertentu dengan nilai pertanggungan sebesar dan Rp 8. dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.227.65 juta untuk tahun 2004 yang menurut pendapat manajemen Perusahaan dan Anak perusahaan cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian akibat risiko-risiko tersebut. Perusahaan dan Anak perusahaan tertentu masih mengalami rugi fiskal (lihat Catatan 39).151 12.305.694 198.861.414.044.832. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 8.39 miliar dan US$ 3. 9. seluruh persediaan Perusahaan dan Anak perusahaan tertentu digunakan sebagai jaminan atas pinjaman jangka panjang yang diperoleh dari Credit Suisse dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.873 426.788 11.486 Bibit tanaman Kelapa sawit Bahan pembantu Pupuk dan bahan kimia Suku cadang dan perlengkapan 2.874 152.119. Anak perusahaan.028.109.527 Barang dalam proses Karet Barang jadi Karet Minyak kelapa sawit Kernel 2. PERSEDIAAN Persediaan terdiri dari: 2005 Bahan baku Karet Tandan buah segar 1.906.025 Pada tahun 2005 dan 2004.139 6.067 6.531.136.790 1.392.39 miliar dan US$ 4. 21 .341 1.249.276. pasal 25 dan fiskal luar negeri yang dapat dikompensasikan terhadap pajak penghasilan badan Perusahaan dan Anak perusahaan. PAJAK DIBAYAR DI MUKA Pajak dibayar di muka merupakan pembayaran pajak penghasilan pasal 22.544.210 2. Pada tahun 2005.664 1.264 8.855 Jumlah 31.232.720.

488.121 3.921 14.000 1.444.29 0.377 35.662 12.042.302.485 2004 15.562 ( 511.209 22 .337 4. bahan pembantu dan perjalanan dinas serta kontraktor dengan rincian sebagai berikut: 2005 Pemasok Kontraktor Jumlah 5. PENYERTAAN SAHAM Akun ini merupakan penyertaan saham pada perusahaan-perusahaan yang dinyatakan dengan metode biaya perolehan yang terdiri dari: Persentase Kepemilikan PT United Sumatra Rubber Products PT Sarana Jambi Ventura PT Sarana Sumatera Barat Ventura Uang muka penyertaan saham: PT Prasetia Utama Dikurangi penyisihan atas penyertaan saham yang tidak dapat dipulihkan Bersih 10. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 10.000 1. tunjangan dan bonus Sewa Agency fee (lihat Catatan 28 butir a) Lain-lain Jumlah 11.617.473 696.465 533.696.203 1.170.564 9.46 2005 511.203 2004 511.000.419.00 % 2. UANG MUKA Akun ini merupakan uang muka kepada pemasok atas pembelian pupuk.353 ) 1.503 748.863.353 149.438 19.995 507.000.329 455.681.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.742.103 29.184.008 2004 966. bahan kimia.345.775 997.562 1.224 645.664 2.353 ) ( 1.106 681.980 16. BIAYA DIBAYAR DI MUKA Biaya dibayar di muka terdiri dari: 2005 Asuransi Gaji.850 511.389 1.353 141.

Plasma c.78 miliar dan Rp 1. melakukan penyertaan saham pada PT Prasetia Utama sebanyak 1.235 35.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.995. Koperasi Unit Desa Suka Makmur serta Danamon dalam mengembangkan areal proyek kebun plasma. Pembangunan Proyek Kebun Plasma yang dibiayai oleh Danamon sehubungan dengan perjanjian kerjasama antara PT Bakrie Pasaman Plantations (Anak perusahaan). jumlah piutang hubungan istimewa bersih tersebut masing-masing adalah sebesar Rp 1. Pinjaman ini tidak dikenakan bunga dan tidak ada jadwal pembayaran yang tetap. Koperasi Unit Desa Swakarsa. Perusahaan membentuk penyisihan piutang ragu-ragu sebesar Rp 2.765.383. 23 . PENYERTAAN SAHAM (Lanjutan) Pada tahun 2002. penyertaan saham tersebut dicatat sebagai uang muka menyertaan saham menunggu kelengkapan persyaratan administrasi dan persetujuan dari Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Selama tahun 2005 dan 2004.179. Danamon dan beberapa koperasi tertentu (lihat Catatan 44 butir a). proyek ini tidak lagi didanai oleh Danamon tetapi oleh Perusahaan sendiri.161 a. Perkebunan Inti Rakyat (PIR) .937 3. 13.34 miliar. Plasma ex Gurita Bersih 34.140 1. tidak terdapat mutasi penyisihan piutang raguragu dan manajemen Perusahaan berpendapat bahwa penyisihan piutang ragu-ragu tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang hubungan istimewa tersebut.811 124. PIUTANG HUBUNGAN ISTIMEWA Akun ini merupakan talangan dana yang diberikan Perusahaan kepada PT Bakrie Rubber Industry (BRI). PT Bakrie Pasaman Plantations (BPP).000 saham dengan nilai nominal sebesar Rp 1 miliar. Penyertaan ini merupakan hasil konversi biaya pengembangan proyek menjadi penyertaan saham. Pada tanggal 31 Maret 2005 dan 2004. 14. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 12. Kredit Koperasi Primer untuk para Anggotanya (KKPA) b.99 miliar sehubungan dengan kesulitan keuangan yang dialami BRI akibat menurunnya permintaan pasar terhadap produk BRI. (Danamon) (dahulu PT Bank Nusa Nasional (BNN)) sehubungan dengan perjanjian kerjasama antara PT Agrowiyana (Anak perusahaan). Pada tanggal 31 Maret 2005 dan 2004.989 124. Sejak tanggal 13 September 2000. menunggu pengucuran dana dari bank sebagai penyandang dana untuk proyek-proyek: i. Anak perusahaan. pembangunan proyek kebun plasma dibiayai oleh PT Bank Muamalat Indonesia sebagai bank pelaksana yang baru (Lihat Catatan 44 butir b).186 2004 23. Bunga dibebankan pada proyek kebun plasma. PIUTANG PLASMA Akun ini terdiri dari: 2005 a.257. ii. Akun ini merupakan penggunaan sementara (talangan) dana Anak perusahaan.235 27. Pembangunan Proyek Kebun Plasma yang dibiayai oleh PT Bank Danamon Indonesia Tbk.058. Namun mulai tanggal 6 Maret 1998. Sejak tahun 1999.

Jambi sehubungan dengan perjanjian antara Anak perusahaan dengan Proyek PIR Plasma (lihat Catatan 44 butir c).587.133.916 52.436 Saldo Akhir 118.541.302.355 348.645.828.195.783.629 23. 15. Tanaman Menghasilkan 31 Maret 2005 Saldo Awal Biaya Perolehan Karet Kelapa sawit 154.624.916 Akumulasi Penyusutan Karet Kelapa sawit Nilai Buku Penambahan Pengurangan Saldo Akhir 154.727 4. TANAMAN PERKEBUNAN Tanaman perkebunan terdiri dari: a.870 27.536. Akun ini merupakan penggunaan sementara (talangan) dana PT Agrowiyana.482 471.915) 31 Maret 2004 - 53.276.403.549 156.476 ( 1.186 2003 1.436 604.374 510.891 104.077 26.079 543.482 472.583 1.188 5.649.851.875 35.765.440 353.536.181 24 .005.198 4.542 355.107. Rincian umur piutang plasma adalah sebagai berikut: 2004 Sampai dengan 30 hari 31 hari sampai 60 hari 61 hari sampai 90 hari Lebih dari 90 hari Jumlah 2.374 510.618 108. Anak perusahaan tidak mencadangkan piutang plasma yang tidak tertagih sehubungan dengan manajemen Anak perusahaan berpendapat bahwa seluruh piutang plasma tersebut masih dapat tertagih. PIUTANG PLASMA (Lanjutan) b.036 1.Plasma yang dibiayai oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.007.100.161 PT Agrowiyana dan PT Bakrie Pasaman Plantations.907.100.045.179. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 14.059.523.472.984.088.617 Penambahan - Pengurangan 604.699 353.542 355.135 353.059.195.461.737 161.523. Anak perusahaan menunggu pengucuran dana dari bank sebagai penyandang dana untuk pembangunan Perkebunan Inti Rakyat (PIR) .915 5.561 Saldo Awal Biaya Perolehan Karet Kelapa sawit 118.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.

Lampung Jumlah b.855 3.321.110.560 61.503 2.178.956 26. Tanaman Menghasilkan (Lanjutan) 31 Maret 2004 Saldo Awal Akumulasi Penyusutan Karet Kelapa sawit Nilai Buku 31.820. sebagai berikut: 2005 2004 (Dalam Ha) (Dalam Ha) Kisaran .215 118.694 32.750.721.572 Tanaman menghasilkan tersebar di berbagai lokasi Perusahaan dan Anak perusahaan. TANAMAN PERKEBUNAN (Lanjutan) a.457.705.279.771) Pengurangan 378.085 77.991 Reklasifikasi ke TM Reklasifikasi ke TM - 16.313 16.210 82.728.427.092 Saldo Akhir 36.771 5.Sumatera Utara Pasaman .586.972.656 31 Maret 2004 Penambahan Biaya 4.621 225.663 3.Sumatera Barat Tungkal Ulu .101 8.761 123.359.595.166 Saldo Awal Biaya Perolehan Karet Kelapa sawit Jumlah 32.125 4.848 91.510 Saldo Akhir 55.180.955.222.115.742 Saldo Awal Biaya Perolehan Karet Kelapa sawit Jumlah 55. Tanaman Belum Menghasilkan 31 Maret 2005 Penambahan Biaya 129.244 86.609 348.663 3.840.488 6.158 ( Penambahan 1.531 4.621 378.083 25 .048 67.815 Saldo Akhir 32.225 4.425 22.321.143.224 8.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 15.264.855 28.865.106.709.576.307.532 28.035 30.546 5.459 353.Jambi Tulang Bawang Tengah .114.

662. seluruh tanaman perkebunan HIM digunakan sebagai jaminan atas fasilitas kredit jangka panjang yang diterima dari PT Bank Niaga Tbk.278 9. Pada tahun 2005 dan 2004 tidak ada beban bunga yang dikapitalisasi. pemeliharaan bibit dan beban keuangan. (lihat Catatan 28 butir d).091.372.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.229.769 214.066 935.864 24.309.773 946.168.864 23.667 26 .163.637 9.055 5.663.650 Akun tanaman belum menghasilkan merupakan pembebanan biaya untuk pengembangan tanaman karet dan kelapa sawit yang mencakup biaya persiapan lahan.337 425. AKTIVA TETAP Aktiva tetap terdiri dari: 31 Maret 2005 Saldo Awal Nilai Tercatat Pemilikan Langsung Tanah Jalan.480.005 434.282 313 2.654 1.517 3.741 7. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 15.949.567.844 251. sebagai berikut: 2005 2004 (Dalam Ha) (Dalam Ha) Kisaran .829.895.Kalimantan Barat Jumlah 3.Sumatera Utara Tungkal Ulu . TANAMAN PERKEBUNAN (Lanjutan) b. (lihat Catatan 28 butir a).053 28. seluruh tanaman perkebunan Perusahaan dan PT Agrowiyana.404 91.635 10. penanaman.Jambi Sanggau . Tanaman menghasilkan (TM) dan tanaman belum menghasilkan (TBM) tidak diasuransikan terhadap risiko kerugian akibat kebakaran karena belum ada perusahaan asuransi yang dapat memberikan nilai pertanggungan yang wajar.412 72.133 1. Pada tanggal 31 Maret 2005 dan 2004.953 263.933.813.912. Anak perusahaan.163 17. Tanaman Belum Menghasilkan (Lanjutan) Tanaman belum menghasilkan tersebar di berbagai lokasi operasi Perusahaan dan Anak perusahaan.609. digunakan sebagai jaminan atas fasilitas kredit jangka panjang yang diterima dari Credit Suisse dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.242 11.930 6. pemupukan.137.215 93. 16.759 16.593.957 557 4. jembatan dan saluran air Bangunan dan prasarana Mesin dan peralatan Alat pengangkutan Peralatan dan perabot kantor Jumlah Penambahan Pengurangan Saldo Akhir 28. Pada tanggal 31 Maret 2005.305 19.177 1.020.

437 40.831 177.477 112.287 1.405 6.446 2.041 1.936.646 68.856.000 57.085.358 572.370 11.279.837.189. jembatan dan saluran air Bangunan dan prasarana Mesin dan peralatan Alat pengangkutan Peralatan dan perabot kantor Jumlah Aktiva Sewa Guna Usaha Alat Pengangkutan Aktiva dalam Penyelesaian Jalan.910 120.039. jembatan dan saluran air Bangunan dan prasarana Mesin dan peralatan Alat pengangkutan Peralatan dan perabot kantor Jumlah Aktiva Sewa Guna Usaha Alat Pengangkutan Jumlah Akumulasi Penyusutan dan Amortisasi Nilai Buku Bersih 4.317 69.346 138.387.648.937 55.873.423 14.572.485 21.052 69.317 5.896 15.856.193.460.948.377 26.914 8.700 32.401.809.200.882 28.296 291.531.793 6.966 1.521.099. jembatan dan saluran air Bangunan dan prasarana Mesin dan peralatan Alat pengangkutan Aplikasi perangkat lunak ORACLE Jumlah Jumlah Nilai Tercatat Akumulasi Penyusutan dan Amortisasi Pemilikan Langsung Jalan.640.533 159.262.537.429 211.706.666 11.856 325.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.622 172.905 487.431 3.321 182.510.903 4. AKTIVA TETAP (Lanjutan) 31 Maret 2005 Saldo Awal Aktiva Sewa Guna Usaha Alat Pengangkutan Aktiva dalam Penyelesaian Jalan.876 37.239.255.184.777.056 9.231 1. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 16.287 14.697 32.420.445.405 1.484.045 325.058.766 207.519. jembatan dan saluran air Bangunan dan prasarana Mesin dan peralatan Alat pengangkutan Jumlah Penambahan Pengurangan Saldo Akhir 34.750.589 21.553.130.783.779 14.871 9.041 55.542 27 .706.870 Penambahan 1.917 35.317 63.018 3.924.696 207.640 178.231 1.935.484.183.959 331.331.626.113 261.274.939 301.595.136 825.399 3.744.739.509.453 3.807.174.769 173.080.737 313.113.936 504.646 330.011 31 Maret 2004 Saldo Awal Nilai Tercatat Pemilikan Langsung Tanah Jalan.346 9.141.225 9.452.457 206.801 3.692 97.094 33.436.565 28.591.561 2.871.927 158.335.877.640 9.315 264.923.264 1.154 15.700 1.346 11.260 8.930 31.177.777 181.402.026 11.109.225 3.687 2.946.583 Pengurangan Saldo Akhir 6.205 30.589.151 1.120.695.803 2.544 695.528.267.265 415.968 1.236.890 7.662 89.521 653.000 242.176 364.410 3.

020 25.065 52.818.592.632 4. risiko gempa bumi dan risiko lainnya berdasarkan suatu paket polis tertentu dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp 730.139.600.941 134.842 137.473 290.806 3.918 226. Aktiva dalam penyelesaian berupa bangunan dan prasarana pada tahun 2004. dan Japan Asia Investment Co.406 608.691 10.426.950 6. terdiri dari mesin-mesin.132.801. tanah dan bangunan digunakan sebagai jaminan atas fasilitas kredit jangka panjang yang diterima dari Credit Suisse.835.708.015 3.373. AKTIVA TETAP (Lanjutan) 31 Maret 2004 Saldo Awal Jumlah Nilai Tercatat Akumulasi Penyusutan dan Amortisasi Pemilikan Langsung Tanah Jalan.260.184. termasuk didalamnya pembangunan proyek pabrik kelapa sawit Perusahaan dan Anak perusahaan tertentu (lihat Catatan 44 butir k dan l).289 26.955 Pengurangan 3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.662 2004 6.799. Aktiva tetap dengan pemilikan langsung diasuransikan terhadap risiko kebakaran.726 84.570. Anak perusahaan. seluruh aktiva tetap Perusahaan.142.142 Pembebanan penyusutan adalah sebagai berikut: 2005 Harga Pokok Produksi Beban Umum dan Administrasi Jumlah 8.116 3.654.045. PT Agrowiyana dan PT Kilang Vecolina.900 9.901 6.100 137.798 88.257 10.251 283. Ltd. jembatan dan saluran air Bangunan dan prasarana Mesin dan peralatan Alat pengangkutan Peralatan dan perabot kantor Jumlah Aktiva Sewa Guna Usaha Alat Pengangkutan Jumlah Akumulasi Penyusutan dan Amortisasi Nilai Buku Bersih 363.065 Manajemen Perusahaan dan Anak perusahaan berkeyakinan bahwa tidak terdapat penurunan nilai aktiva pada tahun 2005 dan 2004.269 742.608. Pada tahun 2005 dan 2004.574.851.381 4.546 811.116 9.592 6. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 16.060 3.748.072 4.659 6.504.150 134.709.850.748.560 138.709. (lihat Catatan 27 dan 28).099 558.818 191.710 229.699.133 273.938.304. 28 .560.806 7.738 Saldo Akhir 364.125.843 Penambahan 4.81 miliar pada tahun 2005 dan 2004 yang menurut pendapat manajemen Perusahaan dan Anak perusahaan cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian akibat kebakaran dan risiko lainnya.

338 3. DANA DALAM PEMBATASAN Rincian dana dalam pembatasan terdiri dari: 2005 a.31 hektar kebun kelapa sawit yang dimiliki oleh anggota Koperasi binaan di Jambi.407.551 13.Lain-lain Bersih” dalam laporan laba rugi konsolidasi (lihat catatan 38) ( Saldo akhir tahun 92. Saldo kas di bank. yang disajikan dalam “Penghasilan (Beban) Lain-lain .914 ) ( 91.787. PT Bank Danamon Indonesia Tbk: Deposito berjangka Rekening giro Rekening lain-lain tanpa bunga b. Kas ini digunakan untuk keperluan operasional kebun petani plasma dan pembayaran angsuran pinjaman kepada bank (lihat Catatan 44 butir a1 dan a2).117 3. Kas ini timbul sehubungan dengan pembelian bahan baku tandan buah segar oleh Perusahaan dari para petani plasma. dari BMI untuk mengembangkan sampai dengan 4.883 63.203. (Danamon) sebagai akibat penggabungan BNN dengan Danamon. rekening ini telah dipindahkan ke PT Bank Danamon Indonesia Tbk. Pada tanggal 19 April 2004.000 734.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.628.532 2004 2. Akun kas ini dikelola penggunaannya oleh BPP namun terbatas hanya untuk keperluan para petani plasma tersebut. deposito berjangka serta rekening deposito tanpa bunga merupakan saldo kas PT Agrowiyana (Agrowiyana) dan PT Bakrie Pasaman Plantations (BPP) yang merupakan Anak perusahaan. c.664 8.505) 2.141. b.111 17.688. hubungan istimewa.675.378 18. dana dalam pembatasan BPP telah dicairkan atas persetujuan PT Bank Danamon Indonesia Tbk. yang ditempatkan pada PT Bank Nusa Nasional (BNN). Sejak tahun 2000.484.459.446 1. Deposito berjangka Agrowiyana pada PT Bank Muamalat Indonesia (BMI) dijadikan sebagai agunan atas fasilitas pembiayaan yang diperoleh KUD Suka Makmur dan KUD Swakarsa binaan Agrowiyana.915. PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat Jumlah 8.000 1. Agrowiyana bertindak sebagai pengembang perkebunan dan penjamin fasilitas pembiayaan tersebut (lihat Catatan 44 butir b).620.620. Akun kas pada PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat merupakan kas milik para petani plasma yang tergabung dalam beberapa Koperasi Unit Desa yang menjadi binaan BPP. (lihat Catatan 44 butir a). dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 17.939 a. PT Bank Muamalat Indonesia c. GOODWILL Selisih lebih harga perolehan dari aktiva bersih Anak perusahaan (goodwill) adalah sebagai berikut: 2005 Saldo awal tahun Dikurangi amortisasi.348.612.047 1. 29 .889 2004 2.462.

pihak ketiga merupakan pembelian bahan baku.H (lihat Catatan 3).416.742 2. suku cadang dan peralatan lainnya yang terdiri dari: 2005 2004 Pihak ketiga: Dolar Amerika Serikat: PT Riau Alamindo Sejahtera (US$ 98.025 2004 3.521. 20.812 388.499 388.028. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 18. PROYEK PENGEMBANGAN USAHA Pada tahun 2004.787 2004 121. BIAYA DITANGGUHKAN Akun ini merupakan biaya yang dikeluarkan oleh PT Agro Mitra Madani (AMM). Merupakan sisa pembayaran penjualan saham pada PT Patriot Andalas (PA) menunggu terpenuhinya prasyarat yang tertuang dalam Perjanjian Pengikatan Untuk Jual Beli Saham PA No. Anak perusahaan pada saat AMM belum beroperasi. Beban ditangguhkan tersebut terdiri dari beban perijinan dan legalitas. 26 tanggal 11 Nopember 2004 oleh Notaris Agus Madjid.357 144. pupuk. bahan kimia. 19.496 pada tahun 2005 dan US$ 334. akun ini merupakan biaya yang dikeluarkan PT Agrowiyana.276 22. dan Kabupaten Sarolangun Jambi dengan luas areal 10. HUTANG USAHA . 21.000 Ha. Anak perusahaan sehubungan dengan rencana proyek pengembangan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Muara Tebo Jambi dengan luas areal 10. S.919 22.000 Ha.381 30 .377.PIHAK KETIGA Hutang usaha .896 144. BEBAN TANGGUHAN HAK ATAS TANAH Akun ini terdiri dari: 2005 Beban tangguhan hak atas tanah (lihat Catatan 4) Akumulasi amortisasi Jumlah ( 10. DANA DALAM PEMBATASAN (Lanjutan) d.787 ) ( 10.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.276) 3.870.620 Mutasi akumulasi amortisasi beban tangguhan hak atas tanah adalah sebagai berikut: 2005 Saldo awal Beban amortisasi tahun berjalan Jumlah 245.288 143.271 pada tahun 2004) 933.

347 1.093 2.812 2004 8.718 31 .907.514.480 12.445.028 2.184 961.061 7.215 633.071.321 2.934 610.100.514 _________________________ 19.812 17.732.857 ________________ 17.907.533.100.722.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.330 1.202.559.703.121.042 19.907.664 1.732.182.861 ________________ 19. HUTANG USAHA .055.718 11.718 Rincian umur hutang usaha dihitung sejak tanggal faktur sebagai berikut: 2005 Sampai dengan 30 hari 31 hari sampai 60 hari 61 hari sampai 90 hari Lebih dari 90 hari Jumlah Rincian hutang usaha menurut jenis mata uang: 2005 Dolar Amerika Serikat Rupiah Jumlah 2. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 22.687 2.765 17.712 796.798 525.632.713 3.283.005.658 4.812 2004 15.796 4.167.829 5.770 Rupiah: PT Kwalaintan Sawit Selatan PD Kencana Agung UD Laxindo PT Gresik Cipta Sejahtera PT Pertani PT Alam Tirtasari PT Sumber Agrindo Sejahtera TBS Plasma Pra Konversi PT Multimas Chemindo PT Torpika Abadi Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 500 juta) 2.106 577.523 685.632.583.198.554 2.658 812.235.732.732.411.365 19.374.591 6.441.137 809.604.176.PIHAK KETIGA (Lanjutan) 2005 PT Sari Persada Raya PT Pangkatan Indonesia (Tolan) Lain-lain masing-masing dibawah 500 juta 1.042 Jumlah Pihak hubungan istimewa (lihat Catatan 38) : PT Bakrie & Brothers Tbk Jumlah _________________________ 2004 1.770 17.683 17.749 2.812 730.164 17.

920 200.389 6.221.379.430.063 26.154.853. 24.219 383.106 543.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.695 Jumlah 13.860 Pada tahun 2004.114.392 275.025.171 16.258. Hutang PT Dana Pensiun Bakrie merupakan hutang sehubungan dengan iuran dana pensiun karyawan Perusahaan dan Anak perusahaan.211.899 200.185 6.933.954 4.897 10.088.546 10.443 381. upah dan tunjangan Listrik.732 1.914 605.797 4. HUTANG LAIN-LAIN Hutang ini merupakan hutang pembayaran kontraktor pemeliharaan kebun dan tanaman.066.407 32 .444 685.912 1. hutang koperasi karyawan merupakan hutang yang berkaitan dengan dana talangan untuk kegiatan operasional Perusahaan.775 4.387 488. (lihat catatan 44 butir d) De Smith Engineering UD Jaya PT Bintang Ibete Perkasa PT Bintika Kesuma Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 500 juta) 2.068 4.522.665 235. telepon dan air Jasa profesional Bunga Jamsostek Lain-lain Jumlah 7.775 10.513 29.627.911.819. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 23.079 1.766 248.337.638 2004 5.797.425 Pihak hubungan istimewa (lihat Catatan 42): PT Dana Pensiun Bakrie Koperasi Karyawan PT Asuransi Ikrar Lloyd 4.723.120 2004 7.874 8. BIAYA MASIH HARUS DIBAYAR Akun ini terdiri dari: 2005 Gaji.614. pembelian beras karyawan yang terdiri dari: 2005 Pihak ketiga: Rye Investment Ltd.

000 kepada Ficus Corporate Ltd.864 26.109 20.173 1.146. JAIC telah mengalihkan piutang (cessie) sebesar US$ 5. minyak sawit.063 27. (JAIC).364 8.510 27.742.928 3.076. inti sawit.824 1. Pada tanggal 18 Nopember 2003.232. dimana 5% akan dibayar secara kuartalan dan 2.994. HUTANG PAJAK Hutang pajak terdiri dari: 2005 Pajak penghasilan: Pasal 21 Pasal 23 Pasal 26 Pasal 29 tahun 2004 dan 2003 Pajak Bumi dan Bangunan Pajak Pertambahan Nilai Retribusi Pajak Daerah Jumlah 891.636.187.737 4. perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum negara British Virgin Islands.139.515 2004 713. PT Kilang Vecolina (KV).5% per tahun.486. Ficus Corporate Ltd telah mengalihkan piutang tersebut kepada PT Mega Marga Raya (MMR).014. menandatangani perjanjian pembelian Wesel Konversi (Convertible Notes) yang diterbitkan oleh Japan Asia Investment Co. HUTANG JANGKA PENDEK Pada tanggal 8 Desember 1997.690.268 5.520 566.846 2004 8. Anak perusahaan.029. Pada tanggal 1 Januari 2001.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.677.908 18.000.147 3.434 9. Ltd.237. 33 .426 10.251 692.679 3. Jawa Barat (lihat catatan 16).837 8.986 81. UANG MUKA PENJUALAN Akun ini merupakan uang muka penjualan atas produk karet. JAIC telah menyetujui proposal restrukturisasi yang diajukan KV.155 6. bangunan dan mesin-mesin pabrik di kawasan Industri Karawang. Wesel konversi ini dijamin dengan seluruh tanah.305.754 1. Pada tanggal 30 Desember 2003.172 6.316.786.000 637. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 25. Tanggal jatuh tempo wesel diperpanjang hingga 31 Desember 2004 dengan tingkat bunga 7.283.5% sisanya akan diakumulasi dan harus dibayar paling lambat pada tanggal 31 Desember 2004 atau pada saat wesel dikonversi menjadi saham.132. tandan buah segar dan kayu karet terdiri dari: 2005 PT Musim Mas PT Kepok Raja Medan PT Multimas Nabati PT Usaha Inti Lain-lain (masing masing dibawah Rp 500 juta) Jumlah 1.

000 4.853 533.136.549 7.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.240.996 pada tahun 2005 dan US$ 60.602 sesuai dengan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal dibuatnya perjanjian. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 27.209 549.095. PT Bank Mandiri (KI Efektif dalam US$) (US$ 441.000 3.000 pada tahun 2005 dan US$ 4.125 1.432 37.850 13.800 4.000 360.410 41. PT Bank Niaga Tbk.339.006 9. Saldo hutang jangka pendek pada tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 masing-masing adalah sebesar Rp 33 miliar dan Rp 42. HUTANG JANGKA PENDEK (Lanjutan) Pada tanggal 20 April 2004.516 pada tahun 2005) PT Bank Mandiri (KI Efektif dalam Rp) PT Bank Mandiri (KMK dalam Rp) PT Bank Mandiri (KI IDC dalam Rp) e. saldo pokok pinjaman setelah konversi adalah sebesar Rp 43.000.185.800.806.01 miliar dengan kurs konversi sebesar Rp 8.088 5.088 14.(Persero).996 pada tahun 2004 b.000 1. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.000 876.241.000 394.000. telah disetujui penghapusan pokok pinjaman sebesar Rp 10.511.673. Pengadaan kendaraan operasional Jumlah bagian jatuh tempo dalam satu tahun 2004 491.800. Singapura (US$ 4. Singapura (US$ 51. Credit Suisse. PT Bank Mandiri Tbk.073 pada tahun 2005) PT Bank Mandiri (KMK dalam Rp) PT Bank Mandiri (KI Efektif dalam Rp) PT Bank Mandiri (KI IDC dalam Rp) e.566.175. Pada Desember 2004.250 34 .294 67.097 41.250 7.750. Jambi . d. HUTANG JANGKA PANJANG Hutang jangka panjang terdiri dari: 2005 Pihak ketiga: a.762 4. Credit Suisse.Pinjaman Proyek Perkebunan Inti Rakyat c.120. 28..522. berdasarkan hasil negosiasi antara PT Kilang Vecolina (KV) dengan MMR.01 miliar.000 pada tahun 2004 b. Berdasarkan perjanjian tersebut.854.809.94 miliar.933 pada tahun 2005) PT Bank Mandiri (KI IDC dalam US$) (US $102.136. KV mengadakan perjanjian pinjaman mengenai konversi hutang dari mata uang Dolar Amerika Serikat ke mata uang Rupiah dengan MMR. Jambi .158. Pengadaan kendaraan operasional Jumlah Bagian jatuh tempo dalam satu tahun: a.456 pada tahun 2005) PT Bank Mandiri (KI IDC dalam US$) (US$ 22.373.077.238 617.320.919. PT Bank Mandiri (KI Efektif dalam US$) (US $ 1.527 971.Pinjaman Proyek Perkebunan Inti Rakyat c.140 14.410.250 523.840 3.000 209. PT Bank Niaga Tbk. d.

Cabang Singapura (sebagai agen perantara).000 4.800.000 5.600. Perusahaan memperoleh pinjaman sindikasi dari 15 bank dalam dan luar negeri dengan plafon US$ 75 juta dimana Credit Suisse First Boston.148.000 5. bertindak sebagai agen perantara.60 juta setelah Perusahaan melunasi sebesar US$ 1 juta sebagai pembayaran pertama.60 juta. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 28.847 a. The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited. 1.000 4. Berdasarkan amandemen dan peninjauan kembali perjanjian. Perusahaan diharuskan membayar agency fee setiap tahun kepada agen perantara.000 73. Pada tanggal efektif.700.setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam 1 tahun pihak ketiga 2004 482. Cabang Singapura.818 491. Saldo pinjaman yang direstrukturisasi menjadi sebesar US$ 72. Pelunasan dengan amortisasi tetap Perusahaan akan melunasi pokok pinjaman setiap akhir kuartal selama 21 (dua puluh satu) kuartal terhitung sejak tanggal 28 Desember 2001 sampai dengan tanggal 31 Desember 2006.900. Perusahaan akan melunasi pinjaman kepada para kreditor dengan cara amortisasi tetap (fixed amortization) dan amortisasi berfluktuasi (variable amortization) sebagaimana ditentukan oleh akuntan pemantau (monitoring accountants). Cabang Medan (sebagai agen penjamin) dan The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited. Pada tanggal 11 Oktober 1996. sebagai berikut: Jumlah Tahun (Angka Penuh) 2001 2002 2003 2004 2005 2006 Jumlah US$ 1.836. Perusahaan menandatangani perjanjian amandemen dan peninjauan kembali (amendment and restatement agreement) dengan 15 bank dalam dan luar negeri tersebut dimana Credit Suisse First Boston.600. Cabang Singapura (sebagai bank pelaksana/account bank) berdasarkan syarat-syarat dan kondisi tertentu.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. saldo agency fee yang belum diamortisasi disajikan sebagai bagian dari akun “Biaya Dibayar Di muka” (lihat Catatan 10) dalam neraca konsolidasi.600.000 51. Pada tanggal 28 Nopember 2001. Pada tanggal 31 Maret 2005 dan 2004. Amandemen dan Peninjauan kembali perjanjian pinjaman tersebut di atas efektif sejak tanggal 28 Nopember 2001.000 US$ 35 .000. HUTANG JANGKA PANJANG (Lanjutan) 2005 Jumlah hutang jangka panjang . agen penjamin dan bank pelaksana. saldo pinjaman ini sebesar US$ 73.

900.400.5% di atas SIBOR dan denda keterlambatan sebesar 2% dari jumlah tunggakan.900. Debt Service Ratio : Tidak boleh kurang dari 2.25:1 untuk setiap tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember.000 30.7:1 36 .PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. HUTANG JANGKA PANJANG (Lanjutan) 2.000 29.000 Kondisi keuangan tersebut di bawah ini berlaku sejak tanggal 31 Desember 2002. kecuali ketentuan-ketentuan untuk rasio jaminan di mana akan berlaku sejak tanggal efektif. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 28.000 30. Perhitungan berfluktuasi sebanding dengan fluktuasi harga komoditas dan Dolar Amerika Serikat terhadap Rupiah. Perusahaan diwajibkan untuk membayar bunga pinjaman sebesar 3.900. Dalam perjanjian diatur ketentuan-ketentuan yang tidak diperkenankan seperti penjualan aktiva.000 30. Pelunasan dengan amortisasi variabel Perusahaan akan membayar jumlah amortisasi tambahan pada setiap tanggal pelunasan pokok pinjaman selama masa pinjaman dengan menggunakan perhitungan tertentu yang tercantum dalam perjanjian sebagaimana ditentukan oleh Deloitte Touche Tohmatsu yang bertindak sebagai akuntan pemantau yang ditunjuk oleh Perusahaan dan disetujui oleh agen perantara. de-merger. Dalam usaha yang normal. Jumlah agregat pengeluaran setiap tahun tidak melebihi jumlah di bawah ini: Jumlah Tahun Pengeluaran 2001 2002 2003 2004 2005 2006 Rp 36.900.500. setiap tahun Perusahaan diperkenankan mengadakan pengeluaran untuk barang modal tanpa persetujuan tertulis dari agen perantara sebagaimana disebutkan di atas asalkan dalam jumlah yang rasional sesuai kebutuhan. penjaminan pinjaman atau bantuan pendanaan dan penerbitan saham baru atau surat berharga lainnya kepada siapapun yang mengikat. akuisisi atau pembentukan Anak perusahaan atau saham atau surat berharga lainnya dari perusahaan manapun. Disamping hal-hal yang sudah disebutkan di atas. merger atau rekonstruksi (untuk Induk perusahaan). segala bentuk penggabungan usaha. Beberapa dari pembatasan ini dapat diabaikan setelah terlebih dahulu memperoleh persetujuan tertulis dari mayoritas kreditor peserta melalui agen perantara. melakukan perjanjian sewa guna usaha yang tidak ada kaitannya dengan kegiatan operasi utama Perusahaan serta pembatasan pengeluaran untuk barang modal (capital expenditure). Pembayaran dividen dan jasa manajemen dapat dilakukan dengan jumlah maksimum Rp 14 miliar selama satu tahun jika kewajiban kepada kreditur sudah dipenuhi. pengumuman dan pembayaran dividen dan jasa manajemen. Bunga dan tunggakan pembayaran harus dibayar kepada para kreditur melalui agen perantara setiap kuartal. : Harus sama atau lebih dari 1.000 30. transaksi dengan pihak hubungan istimewa kecuali transaksi usaha normal (arm’s length basis transactions). Ekuitas Rasio Jaminan : Harus sama atau lebih besar dari Rp 165 miliar.

termasuk 5 tahun masa tenggang waktu. Pinjaman ini dijamin dengan piutang.6:1 3. Jambi. dengan plafon termasuk bunga selama masa pengembangan sebesar Rp 23.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. Perusahaan telah membayar cicilan pokok pinjaman sebesar US$ 480 ribu (Rp 4.1:1 Selama tahun 2005. dari PT Bank Mandiri Tbk. Perusahaan telah membayar cicilan pokok pinjaman sebesar US$ 790 ribu (Rp 7. beserta sarana pendukungnya.3:1 3. (Persero).35 miliar. perubahan pengurus dan pemegang saham. kepada PT Huma Indah Mekar.125. Sepanjang pinjaman di atas belum lunas. dengan jumlah keseluruhan sebesar Rp 15 miliar dan fasilitas kredit sewaktu-waktu yang dapat diubah sesuai kesepakatan. Pinjaman ini dijamin dengan 2 bidang tanah yang memiliki Hak Guna Usaha berlokasi di Lampung kecamatan Gunung Ujung Ilir dan Gunung Ujung Udik dengan luas masing-masing 2. c. persediaan.8:1 3.400 hektar kebun kelapa sawit. 15 dan 16). b Fasilitas kredit ini merupakan pinjaman dalam mata uang Rupiah yang diterima PT Agrowiyana (Agro). dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 28.75% per tahun dan digunakan antara lain untuk modal kerja dan pengembangan fasilitas pabrik karet di Lampung. Agro diwajibkan untuk memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Anak perusahaan. Sampai dengan tanggal 31 Maret 2005. 8. menjadi penjamin dari pihak lain dan memindahkan aktiva tetap. HUTANG JANGKA PANJANG (Lanjutan) Debt Earning Ratio : Tahun 2002 2003 2004 2005 2006 Tidak Melebihi 4.5 miliar) dan beban bunga pinjaman sebesar US$ 806 ribu (Rp 7. 35% akan dibayar secara kuartalan. Pinjaman tersebut dikenai bunga sebesar 12. Fasilitas kredit ini dipergunakan untuk pengembangan 2. 65% akan ditangguhkan ke fasilitas kredit 2.36 hektar dan 2. Angsuran pokok pinjaman dan bunga selama masa pengembangan diselesaikan sebanyak dua puluh kali angsuran kuartal yang akan dimulai pada tahun 2000 sampai dengan kuartal keempat tahun 2005. Merupakan fasilitas kredit investasi (KI) dalam Rupiah dan US$ untuk jangka waktu 6 tahun sejak penarikan pertama termasuk grace period selama 1 tahun 6 bulan dan fasilitas kredit Interest 37 . Merupakan fasilitas kredit transaksi khusus yang diberikan PT Bank Niaga Tbk.282 hektar (lihat Catatan 16). aktiva tetap yang dibiayai dengan pinjaman ini dan saham Agro (lihat Catatan 6.3:1 3. Jangka waktu penarikan fasilitas tersebut adalah tanggal 22 Oktober 2007.1 miliar) dan beban bunga pinjaman sebesar US$ 735 ribu (Rp 6. menerima pinjaman baru. Anak perusahaan. d. Penyelesaian bunga selama masa pengembangan adalah sebagai berikut: 1. memberikan pinjaman kepada pihak ketiga.6 miliar). bila akan mengadakan investasi baru. (Bank Mandiri) pada tanggal 10 Mei 1996.3 miliar). Tingkat bunga 16% per tahun dan jatuh tempo dalam 10 tahun.

beban bunga 15% per tahun. HUTANG SEWA GUNA USAHA Rincian sewa guna usaha adalah sebagai berikut: Perusahaan Sewa Guna Usaha PT Astra International Auto 2000 PT Orix Indonesia Finance PT Primus Automotif Finance Kopkar Tungkal Ulu PT Dipo Star Finance PT Federal Int. 37.25% per tahun dan KI US$ adalah sebesar 11% per tahun.327. 38 .608 751.019.018 Hutang kepada PT Bakrie & Brothers Tbk.732 1. 29.590 ) ( 1.030.384 ) 547.6 miliar dan bangunan pabrik dan mesin dengan nilai Rp 61 miliar (lihat Catatan 6 dan 8).983 108.774 30. Atas pengadaan kendaraan operasional karyawan yang dibayarkan terlebih dahulu oleh Perusahaan akan dilunasi melalui pemotongan gaji setiap bulan dan pelunasan hutang tersebut akan dilakukan secara cicilan selama 36 bulan sejak tanggal persetujuan kredit.209.584 8.832 57.158 203.189.624 2. Merupakan hutang yang dimiliki Perusahaan atas pengadaan kendaraan operasional Perusahaan dan karyawan secara kredit. (BB) merupakan penggantian biaya yang dikeluarkan BB untuk kepentingan Perusahaan (lihat Catatan 42). Fasilitas kredit modal kerja (KMK) jangka waktu pinjaman adalah 1 tahun terhitung tanggal 9 Agustus 2004 sampai dengan tanggal 8 Agustus 2005. Beban bunga KI Rupiah adalah sebesar 15. HUTANG HUBUNGAN ISTIMEWA 2005 PT Bakrie & Brothers Tbk.401 ( 1.178 10.735 425. Jadwal pelunasan kredit bervariasi antara tahun 2004 dan 2006. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 28.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. pinjaman tersebut dijamin dengan persediaan dan piutang dengan nilai Rp 11. Finance (FIF) Jumlah Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun Bagian jangka panjang Jenis Aktiva Kendaraan Alat-alat pengangkutan Kendaraan Kendaraan Alat berat (grader) Kendaraan 2005 851.283 11.032.379 2004 56. HUTANG JANGKA PANJANG (Lanjutan) During Construction (IDC) selama 6 tahun sejak penarikan KI. e. Pinjaman ini dijamin dengan surat-surat pemilikan yang kepemilikannya dibiayai oleh masing-masing pinjaman ini.811 2004 158. Pinjaman tersebut diangsur dalam 24 kali secara kwartal dimulai dalam kwartal ketiga tahun 2003.

689 652. ditempatkan dan disetor penuh tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dalam Surat Keputusan No. Sehubungan dengan hal tersebut di atas.353.000 124. jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh Perusahaan menjadi 1. IV.969 65.499 2.H.680. No.H. S. Lampiran Keputusan Ketua Bapepam No. Kep.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.000 118.000 Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perusahaan tanggal 18 Oktober 2004 yang telah diaktakan dalam Akta Notaris Aulia Taufani. para pemegang saham menyetujui: 1.000 17.812 843..000.100.260. notaris pengganti Sutjipto.268.000 248.41% 28.217. MODAL SAHAM Rincian pemilikan saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2004 dan 2003 adalah sebagai berikut: 31 Maret 2005 Pemegang Saham PT Bakrie & Brothers Tbk.243. Perubahan ketentuan Pasal 21 Anggaran Dasar Perusahaan khususnya mengenai ketentuan pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham untuk disesuaikan dengan Peraturan Bapepam No.00 7.320.607.331. Perubahan nilai nominal saham Perusahaan sehubungan dengan pemecahan saham (stock split) dari Rp 500 per lembar saham menjadi Rp 100 per lembar saham dan perubahan Pasal 4 ayat 1 dan 2 Anggaran Dasar Perusahaan berkaitan dengan pemecahan saham dan perubahan nilai nominal saham Perusahaan tersebut.13/PM/1997 tanggal 30 April 1997.50% 47.000 31 Maret 2004 Pemegang Saham Bakrie (BSP) Limited Masyarakat Jumlah Jumlah Saham 130. 97 pada tanggal yang sama.2004 tanggal 19 Oktober 2004.000 Persentase Kepemilikan 52.000 Persentase Kepemilikan 28.I tentang pokok-pokok Anggaran Dasar Perusahaan yang melakukan penawaran umum efek bersifat ekuitas dan Perusahaan Publik. Bakrie (BSP) Limited HSBC Fund Services Masyarakat Jumlah Jumlah Saham 662.052.000 lembar saham.01.00% Jumlah 65. 39 .19 100.640.104.200.000 59. Perubahan modal saham dasar. S.179.TH. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 31. 2.781 84.250 233.000 172.268.536.532.40 36.04.00% Jumlah 66..50 100.J. C-26035 HT.

. yang telah diaktakan dalam Akta Notaris Agus Madjid. seperti yang dinyatakan dalam Anggaran Dasar Perusahaan.200.Sekitar 23% atau senilai Rp 50 miliar akan digunakan untuk pengembangan pabrik kelapa sawit milik Perusahaan di Kisaran dengan kapasitas 40 .50 ton/jam di atas lahan seluas 3 hektar.331.1 miliar yang terdiri dari 2.33 juta.800. yang masing-masing dibayar mulai pada tanggal 19 Agustus 1999 dan 27 Agustus 1998. kepemilikan saham Bakrie (BSP) Limited terdilusi dari sebelumnya adalah sebesar 52. TAMBAHAN MODAL DISETOR .000. 45 pada tanggal yang sama.540 miliar atau Rp 75 per saham kepada para pemegang saham yang tercatat pada tanggal 21 Juli 1999 dan 28 Juli 1998. . Sehubungan dengan hal tersebut di atas. No. tanggal 3 Nopember 2004.Sekitar 12.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. dengan harga jual yang ditawarkan kepada masyarakat setelah dikurangi dengan seluruh beban yang berhubungan dengan penawaran umum saham Perusahaan.450 sejumlah Rp 60.BERSIH Akun ini berasal dari selisih antara nilai nominal.TH. Sehingga modal ditempatkan dan disetor penuh Perusahaan bertambah dari Rp 124. Berdasarkan Surat Pernyataan Bakrie (BSP) Limited.088 miliar dan dividen tunai sejumlah Rp 15.. Singapura. No. S. pada tanggal 31 Desember 2004. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 31. Hutang dividen pada tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 adalah masing-masing sebesar Rp 421.243.. 40 .087.Sekitar 23% atau senilai Rp 50 miliar untuk akuisisi penyertaan saham 85% pada PT Agro Mitra Madani. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perusahaan tanggal 9 Maret 2005.000 lembar saham menjadi Rp 233.AGIO SAHAM .2004 tanggal 17 Desember 2004.5% menjadi 28% kepemilikan saham.5% atau senilai Rp 90 miliar untuk akuisisi penyertaan saham 100% pada PT Huma Indah Mekar. .Sekitar 41. DIVIDEN Berdasarkan rapat umum tahunan para pemegang saham yang diselenggarakan pada tanggal 24 Juni 1999 dan 29 Juni 1998. yang telah diaktakan dalam Akta Notaris Sutjipto. pemegang saham Perusahaan.32 miliar yang terdiri dari 1. Para pemegang saham juga setuju mengenai pengalokasian dana hasil penawaran umum terbatas I tersebut diatas setelah dikurangi dengan biaya emisi saham adalah sebagai berikut: . para pemegang saham menyetujui untuk menambah modal saham Perusahaan melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dengan cara mengeluarkan 1. MODAL SAHAM (Lanjutan) Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perusahaan tanggal 10 Nopember 2004. 23 pada tanggal yang sama. S. para pemegang saham menyetujui penggantian susunan komisaris Perusahaan.5% atau senilai Rp 27 miliar akan digunakan untuk pelunasan sebagian hutang Perusahaan kepada Credit Suisse First Boston. Bakrie (BSP) Limited menyatakan tidak akan mengambil haknya selaku pemegang saham dalam penawaran umum terbatas I.01. termasuk juga dari saham bonus dan dividen saham yang diumumkan oleh Perusahaan (lihat Catatan 1 butir b dan 31).H.000 lembar saham. C-30533 HT.H. 33.04. Peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh tersebut telah dilaporkan dan telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Surat Keputusan No.000 lembar saham dari portepel Perusahaan dengan harga penawaran Rp 200 per lembar saham. pemegang saham Perusahaan menyetujui pembagian satu dividen saham atas lima saham pada harga pasar Rp 1. 32.

737.233. BEBAN POKOK PENJUALAN Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai berikut: 2005 Beban pokok penjualan Beban produksi Persediaan bahan baku Awal Akhir Persediaan produk dalam proses Awal Akhir 128.937 77.885 2.437. Anak *) Perusahaan PT WRP Buana Multicorpora Lain-lain (di bawah 10%) Jumlah *) Pada tahun 2004.499 61.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.589.453 25.038 6.701 127.981.353 149.00% 55.151 ) ( 2004 75.837.00% 14.896 20.68% 13.799 17.4 miliar dan Rp 17.179.5 miliar atau (14.830.846 48.675.846 19.453 127.155.981.520.597 90. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 34.621) 190.678.00% 100.860.00% 16.241 9.00% 15.233.801.453 Pada tanggal 31 Maret 2005 dan 2004. Rincian pembeli dengan nilai penjualan bersih melebihi 10% dari penjualan Perusahaan dan Anak perusahaan adalah sebagai berikut: Jumlah Pembeli PT Musim Mas 2005 2004 Persentase Terhadap Jumlah Penjualan Bersih 2005 2004 38.609 26.630.013 152.00% PT Agro Mitra Madani.109 20.253 17.76% 60.885) 41 .528.422 20. dieliminasi 35.533.860.307 127.99 % dan 14.455. jumlah penjualan kepada pihak hubungan istimewa masingmasing adalah sebesar Rp 26.227.527 ) ( 152.545.763 ) 149.063.621 1.00 % dari jumlah penjualan). PENJUALAN BERSIH Rincian penjualan bersih Perusahaan dan Anak perusahaan berdasarkan kelompok produk utama adalah sebagai berikut: 2005 2004 Produk turunan kelapa sawit Karet Tandan buah segar Jumlah sebelum eliminasi Eliminasi Jumlah setelah eliminasi ( 78.56% 100.695.860.414.925 69.384 ( ( 6.563 176.

057 ) 82.276.439. BEBAN POKOK PENJUALAN (Lanjutan) 2005 Persediaan produk jadi Awal Akhir Jumlah sebelum eliminasi Eliminasi Jumlah setelah eliminasi 6.481 2004 50.584.755.542 524. BEBAN USAHA Rincian beban usaha adalah sebagai berikut: 2005 Beban Penjualan: Bongkar muat dan pelabuhan Komisi penjualan dan beban bank Lain-lain Beban penjualan Beban Umum dan Administrasi: Gaji dan tunjangan lainnya Dana pensiun (lihat Catatan 40) Penyusutan (lihat Catatan 16) Jasa profesional Perjalanan dinas Pesangon Penggantian beban-beban (lihat Catatan 43) Beban administrasi lainnya (masing-masing di bawah Rp 1 miliar) 383. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 35.768 64.169.273 3.182 4.255.732 ) ( 11.339.941 295.384.939 ( ( 36.521 555.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.bersih Jumlah Beban Usaha ( 1.276.914.763 ) 97.455.511 1.085 108.171 42 .659 379.142.384 732.507 3.479.020 2004 9.400 3.720.008 178.660 608.434 811.386 13.862.116 1.057 13.970 1.235.486 ) ( 123.108.395 1.540.898.076.491 4.197 14.108.939 82.777.210 6.290) 12.024.705 430.031 Beban umum yang dikapitalisasi ke tanaman belum menghasilkan Beban umum dan administrasi .182 383.680 13.479.299 11.783 26.869.

033 7.459 231.203.320 2.125 6.406 747.505) 225.BERSIH Rincian penghasilan (beban) lain-lain .095 38.069 39.021 ) 1.868) 854.Bersih ( ( 1. seperti dinyatakan pada laporan laba rugi konsolidasi dengan taksiran rugi fiskal Perusahaan adalah sebagai berikut: 2005 Laba sebelum taksiran pajak penghasilan menurut laporan laba rugi konsolidasi 20.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.041 2004 5.195) 1.bersih: 2005 Rugi penghapusan aktiva tetap Amortisasi goodwill Denda keterlambatan pembayaran pinjaman Lain-lain .685.843 2004 6.719.828.241 459.234. Pengadaan kendaraan Lain-Lain Jumlah .bersih Lain-lain .277 2004 16.510 2.Bersih 7.929.914 ) 546.004. PAJAK PENGHASILAN Beban pajak Perusahaan dan Anak perusahaan terdiri dari: 2005 Pajak kini Perusahaan Anak perusahaan Pajak tangguhan Perusahaan Anak perusahaan Jumlah a. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 37.049 274. BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN Rincian beban bunga dan keuangan adalah sebagai berikut: 2005 Pinjaman sindikasi Credit Suisse PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Pajak Kini Rekonsiliasi antara laba sebelum taksiran pajak penghasilan.375.935 ( ( ( ( 2004 231.501) 63.024 6.248.680 54.685.823 701.029.632.024 6.801.896 43 .150 66. LAIN-LAIN .749.351 13.

865.232.197 296.506) 63.951 1.506 12.520 117.290) 396.730.429 44 .931.748.338.195 ) ( 12.746 573.801.872 169.063 1.887. PAJAK PENGHASILAN (Lanjutan) 2005 Ditambah (dikurangi): Rugi (laba) Anak perusahaan sebelum taksiran pajak penghasilan Bagian Perusahaan atas laba (rugi) Anak perusahaan Amortisasi goodwill Laba sebelum taksiran pajak penghasilan Koreksi fiskal: Beda waktu: Biaya umum dikapitalisasi Penyusutan dan amortisasi aktiva tetap Amortisasi biaya ditangguhkan Jumlah beda waktu Beda tetap: Biaya yang tidak dapat dibebankan Kesejahteraan karyawan Bagian laba Anak perusahaan Pendapatan bunga yang telah dikenakan PPh 23 final Jumlah beda tetap Taksiran laba fiskal Perusahaan 2004 ( 19. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 39.350) 1.045 ) 373.717 2004 5.197 349.049 5.035 ( 1.766.755.480 ) 12.219 16.914 15.941 55.029.203.801.406 2.577.741.064) 913.543) 422.823 701.505 15.512 ) .109.338.035 ) 26.185 12.413) ( ( ( ( 172.076 Perhitungan beban pajak kini dan hutang (tagihan) pajak penghasilan adalah sebagai berikut: 2005 Taksiran beban pajak kini Perusahaan Anak perusahaan Jumlah Pajak penghasilan dibayar dimuka: Perusahaan Pasal 22 Pasal 25 Pasal 23 Fiskal luar negeri 2.887.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.244 ) ( 1.( 2.406 179.270 ( ( ( 1.732 ) ( 1.255.232 180.

519) 274.635 ) ( 376.952.543 1.496.510 ) ( 398.082 16. Pajak tangguhan Perhitungan taksiran pajak penghasilan tangguhan adalah sebagai berikut: 2005 Taksiran pajak penghasilan tangguhan atas pengaruh beda waktu dengan memakai tarif pajak maksimum (30%) Perusahaan: Rugi fiskal Biaya umum dikapitalisasi Penyusutan dan amortisasi aktiva tetap Amortisasi biaya ditangguhkan Pajak penghasilan tangguhan .530 4.680.063 526.717 ) 1. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 39.293 ) 566. PAJAK PENGHASILAN (Lanjutan) 2005 Anak perusahaan: Pasal 22 Pasal 23 Pasal 25 20.826 2004 12.432.024) 274.199.Perusahaan Pajak penghasilan tangguhan .673 166.Anak perusahaan: PT Kilang Vecolina PT Agro Mitra Madani PT Agrowiyana PT Huma Indah Mekar PT Bakrie Pasaman Plantations Jumlah pajak penghasilan tangguhan Anak perusahaan Taksiran pajak penghasilan tangguhan 2004 ( ( ( ( ( ( 112.304.394 688.581 ) 1.948 5.685.601.013.101 12.863 Jumlah pajak penghasilan dibayar dimuka Taksiran hutang (tagihan) pajak penghasilan: Perusahaan Anak perusahaan Jumlah ( 1.125 ) 3.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.820 2.853 ) -) ( 747.101 361.369.124 579.055 14.132 1.587) 119.058 1.720 ) ( 332.024) ( ( 45 .580 296.342 b.

811.737 ) ( 4.856.378.873.081. PAJAK PENGHASILAN (Lanjutan) b.384.292 14.635 ) ( 30.578 ) 11.578) 9.000 24.308 41.968.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. Pajak tangguhan (Lanjutan) Rincian aktiva dan kewajiban pajak penghasilan tangguhan adalah sebagai berikut: 2005 Aktiva Pajak Tangguhan Perusahaan: Rugi fiskal Penyisihan atas penyertaan saham yang tidak dapat dipulihkan dan piutang ragu-ragu .273) 42.516.636 ( ( ( ( 14.680 ) 1.bersih Penyisihan piutang ragu-ragu Transaksi sewa guna usaha Nilai buku bersih aktiva tetap Koreksi penjualan Selisih kurs ditangguhkan 41.bersih Penyisihan piutang ragu-ragu Transaksi sewa guna usaha Nilai buku bersih aktiva tetap Selisih kurs ditangguhkan 2004 112.157 ) ( 11.708.110 Anak perusahaan: PT Kilang Vecolina PT Patriot Andalas PT Huma Indah Mekar PT Agro Mitra Madani 39.137.bersih ( ( ( 46 . dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 39.063 15.537.217 1.064) 4.479 1.819.888) 4.573 776.837 Anak perusahaan: PT Bakrie Pasaman Plantations PT Agrowiyana Jumlah kewajiban pajak tangguhan pada laporan keuangan konsolidasi Aktiva pajak tangguhan .931.( .258.918.205.692 1.012.190 38.( 112.385) 6.028.120.785 ) 14.063 .590.170.217 15.800.107 955.297 48.909.328 22.516.050.867 37.072 ) 4.573 Jumlah aktiva pajak tangguhan pada laporan keuangan konsolidasi Kewajiban Pajak Tangguhan Perusahaan: Penyisihan atas penyertaan saham yang tidak dapat dipulihkan dan piutang ragu-ragu .012.

777.584.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. aktuaris independen. Program ini efektif sejak tanggal 1 Januari 1996 untuk Perusahaan dan 9 Juni 1999 untuk Anak perusahaan.778 1. Dana pensiun yang dibebankan dalam beban usaha (biaya jasa kini dan amortisasi biaya jasa lalu) berdasarkan penilaian aktuaria.263. aktuaris independen.616 25. surat-surat berharga dan investasi jangka panjang dalam bentuk saham.921 1.145. dalam laporannya tanggal 21 Maret 2005 dan PT Dian Artha Tama. masing-masing untuk tahun 2004 dan 2003 adalah sebagai berikut: 2005 Program pensiun manfaat pasti: Biaya jasa kini Amortisasi biaya jasa lalu Program pensiun yang tidak dibentuk dananya Jumlah 485. Rincian dana pensiun yang dibebankan dalam usaha oleh Perusahaan dan Anak perusahaan adalah berdasarkan perhitungan aktuaris PT Sienco Aktuarindo Utama dan PT Dian Artha Tama.266 1.308 28. dalam laporannya tanggal 20 Pebruari 2004 dengan metode “Projected Unit Credit” dengan asumsi-asumsi sebagai berikut: Perusahaan dan Anak perusahaan Tingkat diskonto Tingkat kenaikan gaji tahunan Tingkat kematian Usia pensiun normal Tingkat pengunduran diri peserta Tingkat cacat Tingkat pengunduran dipercepat 11% 8% Tabel Mortalitas CSO 1980 55 thn 10% (usia 25 thn) dan menurun Proporsional s/d 0% (usia 45 thn) 10% dari CSO 1980 2% (usia 45 -54thn) Aktiva Dana Pensiun terutama terdiri dari deposito berjangka.660 Aktiva program pensiun Perusahaan dan Anak perusahaan dikelola oleh Dana Pensiun Bakrie yang didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia. Penilaian aktuaria terakhir atas dana pensiun Perusahaan dan Anak perusahaan per tanggal 31 Desember 2004 dan 2003 masing-masing dilakukan oleh PT Sienco Aktuarindo Utama.205 1.434 2004 413. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 40. aktuaris independen. Status pendanaan Dana Pensiun per tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 masing-masing sesuai dengan laporan aktuaris PT Sienco Aktuarindo Utama tanggal 21 Maret 2005 dan PT Dian Artha Tama tanggal 20 Pebruari 2004 adalah sebagai berikut: 47 . DANA PENSIUN PERUSAHAAN Perusahaan dan Anak perusahaan menyelenggarakan program pensiun sebagai berikut: Program pensiun manfaat pasti Perusahaan dan Anak perusahaan menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti untuk seluruh karyawan tetap yang memenuhi syarat.

hubungan dengan Perusahaan dan sifat saldo akun/transaksi.604. 1.236 Saham 2.485.824) 21.331.599. TRANSAKSI-TRANSAKSI DENGAN PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA Rincian pihak yang mempunyai hubungan istimewa. adalah sebagai berikut: 48 . 11. adalah sebagai berikut: No.404 44.217 2004 17.353.621 ) ( 19.749.475 Karyawan Perusahaan dan Anak perusahaan juga dijamin dengan jaminan sosial wajib yang diselenggarakan oleh pemerintah yang disebut dengan JAMSOSTEK.000 43 42.000 6 2004 9. DANA PENSIUN PERUSAHAAN (Lanjutan) 2005 Nilai wajar aktiva Dana Pensiun Kewajiban aktuaria Selisih lebih kewajiban aktuaria ( 25. 9. 6.892. LABA PER SAHAM DASAR Berikut adalah perhitungan laba per saham dasar yang digunakan pada tanggal 31 Maret 2005 dan 2004: Laba Laba bersih Jumlah Saham Jumlah rata-rata tertimbang saham untuk perhitungan laba per saham dasar Laba per saham dasar (Rupiah penuh) 2005 14. 10.000.293. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 40. 7.349 39.640. 3. 8. 4. 5. Dana Pensiun Bakrie PT Asuransi Ikrar Lloyd PT United Sumatra Rubber Products PT Prasetia Utama PT Sarana Jambi Ventura PT Sarana Sumatera Barat Ventura Koperasi karyawan Yayasan BPP Karyawan Hubungan Afiliasi Afiliasi Afiliasi Afiliasi Perusahaan Asosiasi Perusahaan Asosiasi Perusahaan Asosiasi Perusahaan Asosiasi Afiliasi Afiliasi Afiliasi Sifat Saldo Akun/Transaksi Piutang usaha dan pendapatan bunga Hutang usaha dan penggantian biayabiaya Hutang iuran dana pensiun Hutang premi asuransi Penyertaan saham Uang muka penyertaan saham Penyertaan saham Penyertaan saham Piutang lain-lain dan hutang lain-lain Piutang lain-lain Piutang karyawan Saldo-saldo akun dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan persentase terhadap jumlah aktiva/kewajiban.886.975 Saham 248.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa PT Bakrie Rubber Industry PT Bakrie & Brothers Tbk. 2. 41.

612 44.937.152 250.045 0.775 6.261 0.899 10.017 0.000 5.038 0.379 4.061 0.052 0.629 ) ( 4.913 37.090 1.226 5.473 696.105.000 ) 24.173 0.991.910.330.437 49 .203 511.060 0.749 1.303.227 0.127.022 0. TRANSAKSI-TRANSAKSI (Lanjutan) DENGAN PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA Jumlah 2005 Rp Piutang usaha (lihat Catatan 6): PT Bakrie Rubber Industry PT Agro Mitra Madani Penyisihan piutang ragu-ragu Jumlah Hubungan Istimewa .082 0.991.158 ) 1.Bersih Hutang hubungan istimewa (lihat Catatan 30): PT Bakrie & Brothers Tbk.032.000.629 ) 1.797.775 4.000 1.353 149.353 ) ( 1.719 2.098 6.301 4.917 2.045 0.375 0.389 200.000 3.393 0.602 0.623 0.629 511.000 1.542 2.512 0.148 0.301 46.Bersih Piutang hubungan istimewa (lihat Catatan 13): PT Bakrie Rubber Industry Dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu Jumlah Hubungan Istimewa .667.503 0.018 4.018 0.004 0.046 0.723.184.920 200.016.668 233.695 56.211 3.063 - 3.961 50.522.416 0.353 ) 1.060 0.184.016.229 511.024 0.377 35.037.937.473 696.000 ) 22. Hutang lain-lain (lihat Catatan 23): Dana Pensiun Bakrie PT Asuransi Ikrar Lloyd Koperasi karyawan ( 46.202 2.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.013 0.276 - Penjualan bersih (lihat Catatan 34): PT Bakrie Rubber Industry PT Agrowiyana 527.090 ( 0.339.337.000 1.211 22.000.437 600.003 0.155 ) ( 0.140 ) ) ( 4.850 ( 2004 Rp 42.090 4.696.439 0.006 0.394 0.877 52.774.301 22.Bersih Piutang lain-lain (lihat Catatan 7): Pinjaman karyawan Koperasi karyawan Yayasan BPP PT.937.Bersih Penyertaan Saham (lihat Catatan 12): PT United Sumatera Rubber Product PT Sarana Jambi Ventura PT Sarana Sumatera Barat Ventura Uang muka penyertaan saham (lihat Catatan 12): PT Prasetia Utama Penyisihan atas penyertaan saham yang tidak terpulihkan ( Jumlah Hubungan Istimewa .000.412 0.030.000.850 ( ( Persentase Terhadap Jumlah Aktiva/Kewajiban Pendapatan/Beban 2005 % 4.353 149.977 0.258. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 42.203 1.203 1.203 511.323.600 2.200 431.377 35.087 0.028 0.103 ) ( ) ( 2004 % 4.782.Bakrie Comunication Jumlah Hubungan Istimewa .200 0.599 1.005 0.118 0.696.354 0.426 0.

Pada tahun 2000. (Danamon) sehingga sejak saat itu segala urusan antara BPP dengan BNN dilakukan dengan Danamon.78 juta per hektar.46 juta dan Rp 6. PENGGANTIAN BIAYA Sesuai dengan Adendum Perjanjian yang ditandatangani bersama pada tanggal 1 Desember 1999.07 hektar (76. sejak tahun 1999. seluas 1. Sejak tahun 1999 piutang usaha yang sudah jatuh tempo tidak lagi dikenakan bunga. Anak perusahaan.250 hektar tanaman kelapa sawit (Proyek Kebun Plasma) di atas lahan milik para anggota koperasi yang berlokasi di Pasaman.342.320 hektar tanaman kelapa sawit (Proyek Kebun Plasma) di atas lahan milik para anggota koperasi yang berlokasi di Pasaman. 43. Piutang dari PT Bakrie Rubber Industry merupakan bunga/denda atas keterlambatan pelunasan dari piutang usaha yang telah jatuh tempo. Sampai dengan 31 Maret 2005. TRANSAKSI-TRANSAKSI (Lanjutan) DENGAN PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA Transaksi penjualan dan pembelian dengan pihak hubungan istimewa menggunakan kebijakan harga dan syarat yang sama dengan pihak ketiga. 50 . Medan.25%) areal KUD Sungai Aur I telah ditanami. mengadakan perjanjian kerja sama masing-masing dengan: 1) Koperasi Unit Desa (KUD) Parit dan KUD Sungai Aur I (Koperasi) dan PT Bank Nusa Nasional (BNN). seluas 1.371. dalam rangka pengembangan masing-masing 1. Jumlah fasilitas kredit termasuk bunga selama masa pengembangan adalah Rp 6.17%) areal KUD Parit dan 1. PT Bakrie Pasaman Plantations (BPP). antara Perusahaan dengan PT Bakrie & Brothers Tbk. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 42. Pada tanggal 19 April 2004. 44. pada tanggal 2 Agustus 1994. Perusahaan telah melakukan penyisihan kerugian akibat kemungkinan tidak tertagih atas akun ini. pada tanggal 22 Pebruari 1995.197. disepakati penggantian biaya Perusahaan yang dikeluarkan oleh BB dengan jumlah maksimum 10% dari laba usaha Perusahaan. BNN digabung (merger) dengan PT Bank Danamon Indonesia Tbk. Perusahaan telah berhasil melakukan negosiasi dengan Danamon untuk mencairkan dana sehubungan dengan perjanjian pinjaman tersebut di atas (lihat catatan 18). 2) KUD Sungai Aur I dan PT Bank Nusa Nasional.2 hektar (53.800 hektar dan 2. Sampai dengan 31 Maret 2005.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. (BB). Berdasarkan penelaahan manajemen. dalam rangka pengembangan 2. pengeluaran dana untuk membiayai operasinya dan penggantian biaya. PERJANJIAN DAN KONTIJENSI a. Padang (BNN).66 hektar (58%) areal KUD Sungai Aur I telah ditanami. Koperasi-koperasi di atas memperoleh pinjaman jangka panjang dari BNN yang seterusnya diserahkan kepada BPP yang bertindak sebagai pelaksana proyek dan juga sebagai penjamin pinjaman.

dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 44.39 miliar. Laporan keuangan dan administrasi proyek dilaksanakan secara terpisah oleh BPP. Membayar angsuran pinjaman kepada BNN dari hasil pemotongan pembayaran kepada para anggota koperasi.14 hektar tanaman kelapa sawit (proyek kebun plasma) di atas lahan milik para anggota koperasi. Atas nama proyek.. BPP setuju untuk: i) ii) iii) iv) v) vi) Mengembangkan tanaman kelapa sawit termasuk pemeliharaan tanaman sampai dengan saat penyerahan kepada koperasi pada tahun ke tiga dan ke empat yang dibiayai oleh BNN. Sehubungan dengan perjanjian ini. 51 . Dana ini akan diteruskan ke proyek PIR Plasma sesuai dengan permintaan dari proyek yang bersangkutan. PERJANJIAN DAN KONTIJENSI (Lanjutan) Sehubungan dengan perjanjian kerjasama tersebut. Membangun pabrik kelapa sawit di areal proyek.205. Membangun fasilitas kebun. KUD Swakarsa dan KUD Suka Makmur untuk pengembangan 1. Pada tanggal 13 September 2000.07 miliar masing-masing untuk KUD Swakarsa dan KUD Sukamakmur yang seterusnya diserahkan kepada Agro yang bertindak sebagai pelaksana proyek dan penjamin fasilitas pembiayaan. c. Agro berkewajiban menyelesaikan pembangunan kebun kelapa sawit PIR Plasma dan melaksanakan konversi sesuai dengan jadwal yang ditetapkan atau paling lambat pada tahun 2005.710. dalam rangka penyelesaian kewajiban pinjaman. PT Agrowiyana (Agro) ditunjuk sebagai pelaksana dan pengembang proyek atas perjanjian tanggal 10 Mei 1996 antara PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Koperasi memperoleh pinjaman jangka panjang dari BMI dengan pagu maksimum sebesar Rp 28. Selisih antara nilai pada saat konversi dan biaya pengembangan kebun plasma akan menjadi beban atau keuntungan Agro. Laporan keuangan dan administrasi proyek dilaksanakan secara terpisah oleh Agro. anggota Koperasi Unit Desa dan BMI. Dalam perjanjian kredit antara Agro. dan Menjual sebagian saham BPP kepada koperasi secara bertahap untuk mendukung kerjasama jangka panjang kedua belah pihak. Agro mendapat pinjaman dari Bank Mandiri dengan pagu maksimum Rp 24. PT Agrowiyana (Agro) telah menandatangani kesepakatan dengan PT Bank Muamalat Indonesia (BMI). Membeli seluruh produksi tandan buah segar dari koperasi.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. Jambi (Bank Mandiri) dengan Plasma PIR dalam rangka pengembangan 3. Agro harus mengambil alih kebun plasma. Agro bertindak sebagai penjamin atas fasilitas pembiayaan (Corporate Guarantee) dan berkewajiban untuk membeli kebun plasma (Buy Back Guarantee) apabila terjadi suatu kondisi yang menurut penilaian BMI. b. Laporan keuangan dan administrasi proyek dilaksanakan secara terpisah oleh Agro.600 hektar kebun kelapa sawit di areal kebun Agro.92 miliar dan Rp 43.17 dan 3.

dan kewajiban lainnya telah diselesaikan oleh Perusahaan.51 miliar belum termasuk PPN. Jangka waktu pelaksanaan adalah 12 bulan sejak ditandatanganinya perjanjian (lihat Catatan 16). dimana pelaksanaan pekerjaan meliputi pembuatan bangunan pabrik kelapa sawit dan bangunan prasarana pendukung lainnya dengan nilai kontrak sebesar Rp 12. Jangka waktu pelaksanaan adalah 18 bulan sejak ditandatanganinya perjanjian (lihat Catatan 16). Perusahaan menandatangani surat perjanjian kerja dengan PT Triroyal Timurraya untuk pekerjaan pembuatan dan pemasangan mesin-mesin pabrik minyak kelapa sawit Perusahaan di Kisaran dengan kapasitas 45 ton TBS/jam dengan nilai kontrak sebesar Rp 25. Anak perusahaan.137/HD-DIR/VIII/04 tanggal 10 Agustus 2004 dari PT Hortus Danavest Tbk. Negosiasi yang dilakukan oleh Perusahaan dan PT Tiga Pilar Group. PT Bakrie Pasaman Plantations. Perusahaan memberikan jaminannya kepada investor untuk menjalankan operasional perusahaan dalam waktu 14 hari. j) Pada tanggal 9 Desember 2004. Pada tanggal 30 Desember 2003. uang muka. pengawasan masa konstruksi dan commissioning. perubahan nilai kontrak dari Rp 16.65 miliar belum termasuk PPN.98 miliar serta perubahan jangka waktu penyelesaian dari sebelas (11) bulan menjadi empat belas (14) bulan dari sejak ditandatanganinya surat perjanjian kontrak kerja. hutang usaha. PERJANJIAN DAN KONTIJENSI (Lanjutan) e. l) Pada tanggal 22 Desember 2004.5 per aktual hektar (lihat Catatan 16).010/BPP TRI/SPK/PKS/XII/2003 pada tanggal yang sama. k) Pada tanggal 14 Oktober 2004. kondisi-kondisi berikut harus dipenuhi antara lain: Semua kewajiban termasuk pinjaman. pihak hubungan istimewa untuk pengembangan piranti lunak E-Plantations. PT Tiga Pilar Group sebagai investor bermaksud mengambil alih saham PT Kilang Vecolina. penyewaan piranti lunak dan Annual Technical Support. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 44.000 (lihat Catatan 16).500 untuk implementasi piranti lunak E-Plantations. Nilai kontrak adalah US$ 362. Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Bakrie Corrugated Metal Industry. Berdasarkan surat konfirmasi No. dari Perusahaan dan PT Bakrie Pasaman Plantations (BPP). sehubungan dengan proyek pekerjaan pembangunan pabrik minyak kelapa sawit Perusahaan di Kisaran. Anak perusahaan mengadakan perjanjian kerjasama dengan PT Triroyal Timurraya untuk meningkatan kapasitas olah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di desa Air Balam dari 30 ton per jam menjadi 60 ton per jam sesuai dengan kontrak kerja No. h. pihak hubungan istimewa. 52 . Biaya sewa piranti lunak adalah sebesar US$ 2 per aktual hektar dan biaya Annual Technical Support sebesar US$ 0. Pada tanggal 15 Oktober 2004 perjanjian tersebut telah di addendum dengan surat No.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. jual beli saham antara Perusahaan dan BPP dengan PT Tiga Pilar Group belum dilaksanakan. m) Pada tanggal 15 Desember 2004.81 miliar menjadi Rp 17. Add 07/BPPTRI/P&S/X/2004 yang menyepakati penambahan pekerjaan. Perusahaan telah menandatangani Consultancy Agreement dengan PT Cahayamas Agroservindo dalam rangka pembangunan pabrik kelapa sawit di Kisaran yang meliputi perancangan desain. telah ditandatangani perjanjian antara Perusahaan dan Anak perusahaan tertentu dengan PT Multi Kontrol Nusantara. (HD) sebagai arranger. Nilai kontrak adalah sebesar US$ 216. Sampai dengan tanggal laporan ini.

455.024.095. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 45.621.358. Divisi ini digunakan sebagai dasar pelaporan informasi segmen usaha.325.199 77.584 46.584 ) 2.862.455.679 53 .336.250) 430.237 163.695.199 21.100 853.719.706 267.095.485.278 6.011 1.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.763 26.640 ) 20.675 284.234.929.109 46. INFORMASI SEGMEN Segmen Usaha Perusahaan dan Anak perusahaan dikelola dan dikelompokkan dalam divisi usaha yang terdiri dari karet dan kelapa sawit serta produk turunannya.197.826 11.850 390.703.455.280.654 90.184.132 ( ( 390.121.488.992.000 294.020 52.358.bersih LABA SEBELUM PAJAK BEBAN PAJAK LABA BERSIH Aktiva segmen Kebun Mesin dan peralatan Investasi pada perusahaan Asosiasi Aktiva tidak dapat dialokasi Jumlah Aktiva 77.041 ) 14.147.250 ) 390. Informasi segmen usaha Perusahaan dan Anak perusahaan adalah sebagai berikut: 2005 Karet PENDAPATAN Pihak eksternal Antar segmen HARGA POKOK Pihak eksternal Antar segmen Jumlah harga pokok HASIL Hasil segmen BEBAN USAHA TIDAK DAPAT DIALOKASI LABA USAHA Beban bunga dan keuangan Laba (rugi) selisih kurs .378.301 Eliminasi 26.843 ) 9.052 40.531.091 1.957.763 26.bersih Lain-lain .227.763 - Konsolidasi 149.981.525 Sawit dan Turunannya 98.646.024.000.742.957.500 77.357 301.481 ( ( ( ( 7.846 97.584 31.538.121.727 325.317.020 97.

514 13.374.626.095 ( 54 .138 849.883.939.200 46.143.015.453 82.588 19.253 35.627.150.233 1.902 Sawit dan Turunannya 66.096 849.939 45.343 6.741 423.320 6.769 230.095 ) 7.893 112.301 ( ( ( 32.626.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.420 39.147.655 249.237 ) 416.147.351 35.511.bersih LABA SEBELUM PAJAK BEBAN PAJAK LABA SETELAH PAJAK Aktiva segmen Kebun Mesin dan peralatan Investasi pada perusahaan Asosiasi Aktiva tidak dapat dialokasi Jumlah Aktiva Kewajiban segmen Kewajiban tidak dapat dialokasi Ekuitas Jumlah Kewajiban dan Ekuitas 123.724.641.123.225.609.810 361.061.632.859 34.060.439.641.426.095 132.420.004.209 182.150.860.737.456 ) 16.162 61.135 1.bersih Lain-lain .896 ) 10. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 45. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan) 2005 Karet Kewajiban segmen Kewajiban tidak dapat dialokasi Ekuitas Jumlah Kewajiban dan Ekuitas 39.751.870.569.724.225.351 26.108.285 367.472 ) 1.239.679 2004 Karet PENDAPATAN Penjualan pihak eksternal Penjualan antar segmen HARGA POKOK Pihak eksternal Antar segmen Jumlah harga pokok HASIL Hasil segmen BEBAN USAHA TIDAK DAPAT DIALOKASI LABA USAHA Beban bunga dan keuangan Laba (rugi) selisih kurs .439.171 ( ( ( ( 32.082.064 605.973 ) 228.973 ) 32.933.646.285 Eliminasi - Konsolidasi 407.170.301 361.237 ) 228.420 Sawit dan Turunannya 367.886 19.276 142.052.108.242.883.424 292.000.612 Eliminasi - Konsolidasi 127.705 317.182 557.041.939 - 82.588 46.522.870.374.828.312.

919.121.000 ) 37.301 2.000 ) ( 4.355.935.528 ) ( 5.046.006 ) 580.320.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.151 ) ( 4.248.951.201.120.setelah dikurangi bagian jatuh tempo dalam satu tahun Kewajiban moneter dalam mata uang asing .840 ) Setara Rupiah (US$ 60.192 221.727.000.770 ) 2.177 ) 2004 Mata Uang Asing Aktiva: Kas dan setara kas Piutang usaha Uang muka pembelian Kewajiban: Jangka pendek: Hutang usaha Hutang lain-lain Hutang jangka pendek Hutang jangka panjang jatuh tempo dalam satu tahun Jangka panjang: Hutang jangka panjang .bersih Setara Rupiah US$ US$ US$ (US$ (US$ (US$ 532.912 ) 42.795 ) ( 5.784.040 8.876 16.089 ) 443.600 ) ( 277.614. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 46.347 ) 7.627.setelah dikurangi bagian jatuh tempo dalam satu tahun Kewajiban moneter dalam mata uang asing .666.764 5.562 596.000 ) ( 12.917 ) ( ( 460. AKTIVA DAN KEWAJIBAN DALAM MATA UANG ASING 2005 Mata Uang Asing Aktiva: Lancar: Kas dan setara kas Piutang usaha Uang muka pembelian Kewajiban: Jangka pendek: Hutang usaha Hutang lain-lain Hutang jangka panjang jatuh tempo dalam satu tahun Jangka panjang: Hutang jangka panjang .310.bersih US$ US$ US$ (US$ (US$ (US$ (US$ 1.050 ) (US$ 48.209 4.373.937.942 46.095.980.437.100.996 ) ( ( 523.371 1.387 ) 46.786 1.134 ) 55 .873.167 14.348.407 ) ( 886.045.992 1.605.

perdagangan.Perkebunan karet: 873 hektar yang berlokasi di Tanah Raja dan Serbangan dengan potensi kerugian produksi dan pemberian pesangon karyawan masing-masing kurang lebih adalah sebesar 4. perumahan non-urban.98 miliar atas 182 karyawan. pasar. pada huruf e ditetapkan bahwa pemegang HGU diwajibkan untuk melepaskan areal tanah perkebunan seluas kurang lebih 1. KEWAJIBAN BERSYARAT a.3 juta. 56 . Sampai dengan tahun 2003. atas tanah di kabupaten Asahan. 620/4157 tanggal 21 September 1999. b.364 hektar terdiri dari: .408 hektar secara bertahap yang akan digunakan untuk arahan peribadatan. dan lain-lain sesuai dengan Surat Bupati Kepala Daerah Tingkat II Asahan No. 620/6671 tanggal 29 Agustus 1996 dan No. Proyeksi potensi kerugian atas pelepasan tanah seluas 1. pendidikan. Sifat jaminan yang diberikan Perusahaan adalah jaminan tingkat kedua (sub-ordinate guarantee). tanah yang telah dialokasikan adalah seluas kurang lebih 44 hektar. Berdasarkan Surat Bupati Kepala Daerah Tingkat II Asahan No.768 ton dan Rp 2. Perkebunan kelapa sawit: 491 hektar yang berlokasi di Tanah Raja dengan potensi kerugian produksi dan pemberian pesangon karyawan masing-masing adalah sebesar 228.777 ton dan Rp 868 juta atas 58 karyawan.PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. perusahaan asosiasi. 593/1146 tanggal 5 Pebuari 1997 mengenai “Pembebasan Tanah dalam Rangka Penataan Kotif Kisaran” dan berdasarkan Keputusan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional No. dengan plafon kredit sebesar US$ 4. kepada The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited. Selanjutnya Perusahaan diminta melepas tanah areal HGU Perusahaan seluas 1. 66/HGU/DA/85/B/51 mengenai perubahan nama pemegang hak dan pemberian perpanjangan hak guna usaha (HGU) kepada PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. dan Anak Perusahaan Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi (Lanjutan) Untuk Periode yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Maret 2005 dan 2004 (Dalam Ribuan Rupiah) 47.408 hektar. Perusahaan bertindak sebagai penjamin atas hutang PT Bakrie Rubber Industry. cabang Medan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful