P. 1
PERATURAN AKADEMIK 2010_2011 SMAN 1 KANDANGAN

PERATURAN AKADEMIK 2010_2011 SMAN 1 KANDANGAN

5.0

|Views: 1,448|Likes:
Published by Tresno Sadewa

More info:

Published by: Tresno Sadewa on Aug 13, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/12/2014

pdf

text

original

PERATURAN AKADEMIK

SMA NEGERI 1 KANDANGAN TAHUN PELAJARAN 2010 /2011
Digunakan untuk kalangan sendiri

SMA NEGERI 1 KANDANGAN
Jl. Hayam Wuruk No.96 Kandangan Kediri,Telp. (0354)326759

KAB. KEDIRI PROVINSI JAWA TIMUR

KATA PENGANTAR

Kami panjatkan syukur Alhamdulillah atas tersusunnya dokumen ³Peraturan Akademik´ untuk Tahun pelajaran 2010/2011 di SMA Negeri 1 Kandangan yang tercinta ini. Berdasarkan Undang-Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa setiap satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah wajib memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang meliputi standar isi, standar kompetensi lulusan, standar proses, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan. Standar pengelolaan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, atau nasional agar tercapai efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan. Standar pengelolaan pendidikan mencakup perencanaan program, pelaksanaan rencana kerja, pengawasan evaluasi, kepemimpinan sekolah, dan sistem informasi manajemen. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 19 Tahun 2007 untuk melaksanakan rencana kerja sekolah diperlukan berbagai pedoman pengelolaan sebagai petunjuk pelaksanaan operasional. Bagian utama dari pedoman pengelolaan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan rencana kerja sekolah bidang kurikulum dan kegiatan pembelajaran adalah peraturan akademik SMA. Peraturan akademik adalah seperangkat aturan yang harus dipatuhi dan dilaksanakan oleh semua komponen sekolah yang terkait dalam pelaksanaan rencana kerja sekolah bidang kurikulum dan kegiatan pembelajaran yang disusun untuk satu tahun pelajaran. Maka dalam upaya memenuhi kebutuhan satuan pendidikan guna mempercepat pemenuhan standar pengelolaan pendidikan, SMA Negeri 1 Kandangan menyusun Peraturan Akademik Tahun pelajaran 2010/2011. Kami banyak mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga Peraturan Akademik SMA negeri 1 Kandangan tahun 2010/2011 ini terselesaikan. Semoga amal baik semuanya dibalas berlipat ganda. Amin. Kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat kami harapkan demi tersusunnya peraturan akademik yang lebih baik lagi. Semoga dengan adanya dokumen peraturan akademik ini dapat

bermanfaat bagi semuanya khususnya bagi civitas akademika di SMA negeri 1 Kandangan.

Kandangan, Juli 2010 Kepala Sekolah

Drs.MUDJALI, MM NIP 19560321 198303 1 009

LEMBAR PENGESAHAN Peraturan Akademik SMA Negeri 1 Kandangan ini telah disahkan dan dinyatakan berlaku penggunaannya di UPTD SMA Negeri 1 Kandangan pada Tahun Pelajaran 2010-2011.

Disahkan di Pada Tanggal

: Kandangan : 15 Agustus 2010

Komite Sekolah

Kepala Sekolah

M. YASIN,S.Kom,M.Kom Ketua

Drs. MUDJALI,MM NIP.19560321 198303 1 009

KEPUTUSAN KEPALA SMA NEGERI 1 KANDANGAN NOMOR : 800 /
/418.47.0309 / 2010

TENTANG PERATURAN AKADEMIK SMA NEGERI 1 KANDANGAN DENGAN MENYEBUT NAMA ALLAH YANG MAHA PENGASIH MAHA PENYAYANG KEPALA SMA NEGERI 1 KANDANGAN

I. Menimbang : 1. Bahwa dalam mendukung kelancaran proses belajar mengajar yang kondusif diperlukan peraturan akademik bagi peserta didik. 2. Bahwa peraturan akademik merupakan peraturan yang mengatur persyaratan kehadiran, ketentuan ulangan, remidial, kenaikkan kelas, kelulusan, dan hak-hak peserta didik SMA Negeri 1 Kandangan. 3. Bahwa peraturan akademik diberlakukan bagi semua peserta didik SMA Negeri 1 Kandangan agar dapat dihayati dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku II. Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional 2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan Oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. 4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian 5. Surat Keputusan Direktur Djendral Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 576 Tahun 2006 tentang Laporan Hasil Belajar

III. Memperhatikan : Persetujuan Rapat Dewan Pendidik SMA Negeri 1 Kandangan tanggal 24 Juni 2010

MEMUTUSKAN Menetapkan : PERATURAN AKADEMIK SMA NEGERI 1 KANDANGAN TAHUN PELAJARAN 2010-2011 PERTAMA : Peraturan Akademik SMA Negeri 1 Kandangan adalah sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan Ini. : Peraturan Akademik SMA Negeri 1 Kandangan sebagaiamana yang dimaksud dalam diktum pertama diberlakukan bagi semua siswa dan siswi SMA Negeri 1 Kandangan : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan

KEDUA

KETIGA

Ditetapkan : di Kandangan Pada tanggal : 24 Juni 2010 Kepala SMA Negeri 1 Kandangan Ttd Drs. Mudjali, MM NIP.19560321 198303v 1 009

Lampiran Keputusan Kepala SMA Negeri 1 Kandangan Nomor
Tentang

: 800 / /418.47.0309 / 2010 : PERATURAN AKADEMIK SMA NEGERI 1 KANDANGAN

PERATURAN AKADEMIK SMA NEGERI 1 KANDANGAN BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 1. Peraturan akademik merupakan peraturan yang mengatur persyaratan kehadiran, ketentuan ulangan, remidial, kenaikkan kelas, kelulusan, dan hak-hak siswa SMA Negeri 1 Kandangan. 2. Peraturan akademik merupakan peraturan yang mengatur hak siswa menggunakan fasilitas sekolah untuk kegiatan belajar. 3. Peraturan akademik merupakan peraturan yang mengatur layanan konsultasi kepada guru mata pelajaran, wali kelas, konselor. 4. Siswa SMA Negeri 1 Kandangan adalah anggota masyarakat yang sedang mengikuti proses pendidikan di SMA Negeri 1 Kandangan. 5. Ulangan harian adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan satu kompetensi dasar atau lebih. 6. Ulangan tengah semester adalah kegiatan yang dilakukan pendidika untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah melaksanakan 8 9 kegiatan pembelajaran. 7. Ulangan akhir semester adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester. 8. Ulangan akhir semester adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester 1 . 9. Ulangan Kenaikan kelas adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester 2.

BAB II KETENTUAN KEHADIRAN Pasal 2 1. Kehadiran siswa dalam mengikuti setiap pelajaran dan tugas dari guru minimal 80% dari total jumlah tatap muka dan tugas dari guru. 2. Setiap siswa harus hadir pada seluruh kegiatan pelajaran di kelas atau di luar kelas maupun teori atau praktik. 3. Ketidak hadiran karena sakit ( surat orang tua/ surat dokter ) tidak diperhitungkan dalam penentuan ketentuan point satu.

BAB III KETENTUAN PENILAIAN Pasal 3 Ulangan Harian 1. Ulangan harian disusun oleh guru mata pelajaran pada saat penyusunan silabus yang penjabarannya merupakan bagian dari rencana pelaksanaan pembelajaran. 2. Ulangan harian dilaksanakan oleh guru mata pelajaran setelah menyelesaikan satu KD atau lebih. 3. Ulangan harian berupa tes berbentuk soal uraian dan atau tes lisan. 4. Hasil ulangan harian diinformasikan kepada peserta didik sebelum diadakan ulangan harian berikutnya. 5. Peserta didik yang belum mencapai KKM harus mengikuti kegiatan remidial. 6. Kegiatan remidial dilakukan paling banyak dua kali.

Pasal 4 Ulangan Tengah Semester 1. Ulangan tengah semester disusun oleh guru mata pelajaran pada saat penyusunan silabus yang penjabarannya merupakan bagian dari rencana pelaksanaan pembelajaran.

2. Ulangan tengah semester dilaksanakan oleh sekolah secara bersama-sama untuk seluruh mata pelajaran setelah 8 9 minggu kegiatan pembelajaran. 3. Cakupan ulangan tengah semester meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh kompetensi dasar ( KD ) pada periode tersebut. 4. Ulangan tengah semester berupa tes tertulis berbentuk soal uraian . 5. Hasil ulangan tengah semester diinformasikan kepada peserta didik selambatlambatnya satu minggu setelah pelaksanaan. 6. Peserta didik yang belum mencapai KKM harus mengikuti kegiatan remidial. 7. Peserta didik harus dan hanya mengikuti remidial pada indikator yang belum mencapai KKM 8. Kegiatan remidial dilaksanakan sebelum pelaksanaan ulangan akhir semester dan dilakukan paling banyak dua kali.

Pasal 5 Ulangan Akhir Semester 1. Ulangan akhir semester disusun oleh guru mata pelajaran pada saat penyusunan silabus yang penjabarannya merupakan bagian dari rencana pelaksanaan pembelajaran. 2. Ulangan akhir semester dilaksanakan oleh sekolah secara bersama-sama untuk seluruh mata pelajaran di akhir semester. 3. Cakupan ulangan akhir semester meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh kompetensi dasar ( KD ) pada semester tersebut. 4. Ulangan akhir semester berupa tes tertulis berbentuk soal pilihan berganda dengan jumlah 40 - 50 soal ditambah 3 5 soal uraian. 5. Hasil ulangan akhir semester diinformasikan kepada peserta didik selambatlambatnya 3 ( tiga ) setelah pelaksanaan. 6. Peserta didik yang belum mencapai KKM harus mengikuti kegiatan remidial. 7. Peserta didik harus dan hanya mengikuti remidial pada indikator yang belum mencapai KKM 8. Kegiatan remidial dilaksanakan satu kali .

Pasal 6 Ulangan Kenaikan Kelas 1. Ulangan Kenaikan Kelas disusun oleh guru mata pelajaran pada saat penyusunan silabus yang penjabarannya merupakan bagian dari rencana pelaksanaan pembelajaran. 2. Ulangan Kenaikan Kelas dilaksanakan oleh sekolah secara bersama-sama untuk seluruh mata pelajaran di akhir semester 2 3. Cakupan Kenaikan Kelas meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh kompetensi dasar ( KD ) pada semester 2 tersebut. 4. Ulangan Kenaikan Kelas berupa tes tertulis berbentuk soal pilihan berganda dengan jumlah 40 - 50 soal. 5. Hasil ulangan Kenaikan Kelas diinformasikan kepada peserta didik selambatlambatnya 3 ( tiga ) setelah pelaksanaan. 6. Peserta didik yang belum mencapai KKM harus mengikuti kegiatan remidial. 7. Peserta didik harus dan hanya mengikuti remidial pada indikator yang belum mencapai KKM 8. Kegiatan remidial dilaksanakan satu kali . Pasal 7 Penilaian Praktik 1. Penilaian praktik hanya dilakukan pada mata pelajaran tertentu. 2. Penilaian praktik hanya dilakukan pada indikator yang bersifat praktik. 3. Pelaksanaan penilaian praktik disesuaikan dengan kegiatan belajar-mengajar yang yang disusun dalam penjabaran RPP. 4. Instrumen dan prosedur penilaian disusun dan dikembangkan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Pasal 8 Penilaian Sikap 1. Penilaian sikap harus dilakukan pada semua mata pelajaran . 2. Penilaian sikap dilakukan pada indikator yang bersifat sikap. 3. Pelaksanaan penilaian sikap disesuaikan dengan kegiatan belajar-mengajar yang yang disusun dalam penjabaran RPP.

4. Instrumen dan prosedur penilaian disusun dan dikembangkan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Pasal 9 Penilaian Kepribadian 1. Penilaian kepribadian dilakukan oleh Bimbingan Konseling. 2. Pelaksanaan penilaian kepribadian direncanakan dan dilaksanakan oleh Bimbingan Konseling. 3. Instrumen dan prosedur penilaian disusun dan dikembangkan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Pasal 10 Ujian Sekolah 1. Ujian sekolah dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik pada mata pelajaran tertentu . 2. Ujian sekolah meliputi ujian tulis dan ujian praktik dan penilaian sikap pada kelompok mata pelajaran tertentu. 3. Prosedur dan pelaksanaan ujian sekolah tulis maupun praktik mengikuti ketentuan yang berlaku.

Pasal 11 Ujian Nasional 1. Ujian nasional adalah penilaian yang dilaksanakan oleh pemerintah pada beberapa mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran pengetahuan dan teknologi. 2. Prosedur dan pelaksanaan ujian Nasional mengikuti ketentuan yang berlaku.

BAB IV KETENTUAN KENAIKKAN DAN KELULUSAN Pasal 12 Ketentuan Kenaikkan Kelas X 1. Mempunyai nilai seluruh aspek penilaian pada semua mata pelajaran yang diujikan di kelas X semester ganjil dan genap.

2. Nilai kurang dari Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM ) tidak lebih dari tiga mata pelajaran. 3. Kehadiran siswa minimal 90 % dari total hari efektif yang berlaku. 4. Tidak hadir tanpa keterangan ( alpha ) maksimal 10 hari dalam satu tahun pelajaran 5. Mempunyai nilai ekstra kurikuler sesuai pilihan peserta didik/ sekolah

Pasal 13 Ketentuan Penjurusan 1. Memenuhi seluruh kriteria sesuai pasal 12 tersebut diatas. 2. Untuk Program Studi Ilmu Pengatahuan Alam ( IPA ) nilai Matematika, Fisika, Biologi dan Kimia tidak kurang dari KKM dan mempunyai rata-rata yang disyaratkan. 3. Untuk Program Studi Ilmu Pengatahuan Sosial ( IPS ) nilai Ekonomi, Sosiologi dan Geografi tidak kurang dari KKM.

Pasal 14 Ketentuan Kenaikkan Kelas XI 1. Mempunyai nilai seluruh aspek penilaian pada semua mata pelajaran yang diujikan di kelas XI IPA / IPS semester ganjil dan genap. 2. Nilai kurang dari Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM ) tidak lebih dari tiga mata pelajaran. 3. Kehadiran siswa minimal 90 % dari total hari efektif yang berlaku. 4. Tidak hadir tanpa keterangan ( alpha ) maksimal 10 hari dalam satu tahun pelajaran 5. Mempunyai nilai ekstra kurikuler sesuai pilihan peserta didik. 6. Mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi tidak boleh kurang dari KKM 7. Untuk program IPA yaitu Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi 8. Untuk program IPS yaitu Ekonomi, Sosiologi, dan Geografi

Pasal 15 Ketentuan Kelulusan 1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran semester 1- 6 di SMA. 2. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran 3. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarga negaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, serta kelompok mata pelajaran jasmani olah raga dan kesehatan.

4. Lulus Ujian sekolah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. 5. Kriteria kelulusan Ujian sekolah ditetapkan oleh sekolah. 6. Lulus Ujian Nasional. Kriteria kelulusan ujian nasional ditentukan oleh pemerintah

BAB V HAK PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN FASILITAS Pasal 16 Laboratorium IPA 1. Setiap Peserta didik berhak melakukan praktikum di laboratorium minimal 2 kali setiap pelajaran fisika, kimia dan biologi dalam satu semester. 2. Peserta didik melakukan praktikum dilaboratorium di bawah pengawasan guru mata pelajaran. 3. Dalam melakukan praktikum peserta didik harus mengikuti tata tertib yang berlaku. 4. Setiap peserta didik menyusun laporan setelah melakukan praktikum.

Pasal 17 Laboratorium Komputer 1. Setiap siswa berhak melakukan praktik komputer di laboratorium komputer pada saat jam pelajaran TIK. 2. Siswa melakukan praktik dilaboratorium di bawah pengawasan guru mata pelajaran. 3. Dalam melakukan praktikum siswa harus mengikuti tata tertib yang berlaku.

Pasal 18 Laboratorium Multimedia 1. Setiap siswa berhak menggunakan laboratorium multimedia minimal 2 kali untuk semua pelajaran dalam satu semester. 2. Siswa yang menggunakan laboratorium multimedia di bawah pengawasan guru mata pelajaran.

3. Dalam menggunakan laboratorium multimedia siswa harus mengikuti tata tertib yang berlaku.

Pasal 19 Perpustakaan 1. Setiap siswa secara otomatis menjadi anggota perpustakaan SMAN 1 Kandangan. 2. Setiap siswa berhak meminjam buku perpustakaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 3. Setiap siswa berhak memanfaatkan buku perpustakaan sebagai sumber belajar. 4. Proses belajar mengajar dapat dilaksanakan di perpustakaan dengan bimbingan guru mata pelajaran / piket. 5. Setiap siswa berhak mengakses internet di Ruang Perpustakaan untuk keperluan tugas mata pelajaran di luar waktu kegiatan belajar (sesuai jadwal yang ditentukan).

BAB VI HAK SISWA MENDAPAT LAYANAN KONSELING

Pasal 20 Konsultasi dengan Guru Mata Pelajaran 1. Setiap siswa berhak mendapat layanan konsultasi dengan guru mata pelajaran. 2. Layanan konsultasi dengan guru mata pelajaran dilakukan pada waktu yang ditentukan secara bersama antara siswa dan guru. 3. Layanan konsultasi dengan guru mata pelajaran hanya terkait dengan mata pelajaran dalam hal kesulitan mengikuti, kesulitan melaksanakan tugas atau lainnya.

Pasal 21 Konsultasi dengan Wali Kelas 1. Setiap siswa berhak mendapat layanan konsultasi dengan wali kelas. 2. Layanan konsultasi dengan wali kelas dilakukan pada waktu yang ditentukan secara bersama antara siswa dan wali kelas. 3. Layanan konsultasi dengan wali kelas terkait dengan berbagai masalah siswa di kelas siswa yang bersangkutan.

Pasal 22 Konsultasi dengan konselor

1. Setiap siswa berhak mendapat layanan konsultasi dengan konselor/guru BK. 2. Layanan konsultasi dengan konselor dapat dilakukan setiap saat selama konselor masih dapat melayani. 3. Layanan konsultasi dengan konselor terkait dengan berbagai masalah siswa di kelas, di sekolah, maupun masalah pergaulan siswa yang bersangkutan. 4. Setiap siswa berhak mendapat layanan pembinaan prestasi dari konselor

BAB VII HAK SISWA BERPRESTASI Pasal 23 1. Setiap siswa yang berprestasi di bidang akademik maupun non akademik berhak mendapat penghargaan. 2. Penghargaan siswa berprestasi berdasarkan ketentuan yang berlaku. BAB VIII

PENUTUP Pasal 24 Keputusan ini disampaikan kepada pihak-pihak yang terkait untuk dipedomani dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.

Pasal 25 Hal-hal yang belum diatur dalam keputusan ini akan ditentukan kemudian

Pasal 26 Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan

Ditetapkan Pada tanggal

:di Kandangan :24 Juni 2010.

Kepala SMAN 1 Kandangan ttd Drs. Mudjali, MM NIP.19560321 198303 1 009

KEPUTUSAN KEPALA SMA NEGERI 1 KANDANGAN NOMOR : 800 / /418.47.0309 / 2010. TENTANG KODE ETIK GURU DAN KARYAWAN SMA NEGERI 1 KANDANGAN

KEPALA SMA NEGERI 1 KANDANGAN

I.

Menimbang : 1. Bahwa kode etik guru dan karyawan merupakan peraturan yang mengatur, sikap,perkataan dan perbuatan siswa SMA Negeri 1 Kandangan. 2. Bahwa kode etik guru dan karyawan diberlakukan bagi semua guru dan karyawan SMA Negeri 1 Kandangan,agar dapat dihayati dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku Mengingat: 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional 2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan Oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Memperhatikan: Persetujuan Rapat Peserta didik dan Guru SMA Negeri 1 Kandangan.

II.

III.

MEMUTUSKAN

Menetapkan : KODE ETIK GURU DAN KARYAWAN SMA NEGERI 1 KANDAGAN. PERTAMA : Kode etik guru dan Karyawan SMA Negeri 1 Kandangan adalah sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan Ini.

KEDUA

: Kode etik guru dan Karyawan SMA Negeri 1 Kandangan

sebagaiamana yang dimaksud dalam diktum pertama Diberlakukan bagi semua guru dan karyawan SMA Negeri 1 Kandangan. KETIGA : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan :di Kandangan Pada tanggal :24 Juni 2010 Kepala SMAN 1 Kandangan ttd Drs. Mudjali, MM NIP. 19560321 198303 1 009

Lampiran Keputusan Kepala SMAN 1 Kandangan Nompor : 800 / /418.47.0309 / 2010

Tentang

: KODE ETIK GURU SMA NEGERI 1 KANDANGAN

KODE ETIK GURU SMA NEGERI 1 KANDANGAN BAB I KODE ETIK GURU

Guru merupakan figure keteladanan bagi peserta didik dan karyawan di SMA Negeri 1 Kandangan, jadiguru mempunyai kewajiban untuk mentaati tata tertib yang sudah ditetapkan di SMA Negeri 1 Kandangan. Pasal 1 Etika guru dalam berpakaian 1. Pakaian guru harus disesuaikan dengan peran yang disandang oleh guru. 2. Pakaian guru di kantor dan diruang kelas pada saat berperan sebagai guru adalah pakaian formal yang mencerminkan citra professional 3. Pakaian guru di luar kantor pada saat berperan sebagai utusan sekolah SMAN 1 Kandangan adalah pakaian formal dan disesuaikan dengan kebutuhan pengundang agar mencerminkan citra professional. 4. Pakaian Dinas Harian(PDH) hari senin-kamis bagi guru adalah sesuai dengan peraturan yang berlaku, 5. Pakaian formal bagi guru pria pada hari Jum at dan Sabtu adalah celana panjang dan baju yang telah disepakati dengan sepatu formal 6. Pakaian formal bagi guru wanita pada hari Jum at dan Sabtu adalah celana panjang/rok dan baju yang telah disepakati bersama ,sepatu formal dan dandanan serta perhiasan/asesoris yang disesuaikan dengan pakaian. 7. Guru harus senantiasa berpenampilan bersih, rapih dan segar agar tidak menimbulkan masalah sosial yang dapat mengganggu di ruang kantor atau di ruang kelas

Pasal 2 Etika guru terhadap komitmen waktu

1. GuruSMA Negeri 1 Kandangan harus memiliki komitmen yang tinggi terhadap waktu. 2. Guru memulai dan mengakhiri pembelajaran tepat waktu 3. Guru harus memenuhi komitmen waktu yang telah dijanjikan kepada siswa baik untuk bimbingan akademik maupun non akademik. 4. Guru harus menginformasikan ke kepala sekolah atau wakil apabila tidak hadir pada jam dimana guru yang bersangkutan seharusnya berada di kantor atau di ruang kelas untuk mendapatkan kepastian dalam kontak komunikasi

Pasal 3 Etika guru dalam melaksanakan tugas 1. Guru pada awal proses pembelajaran berkewajiban untuk menjelaskan tujuan pembelajaran dan materi yang akan disampaikan. 2. Guru berkewajiban menyampaikan buku acuan mareti yang digunakan. 3. Guru wajib membuat rencana program pembelajaran (RPP) 4. Guru wajib mengembangkan RPP atau metode belajar mengajar sebagai bentuk inovasi pembelajaran. 5. Dalam membuat RPP guru harus mengacu pada kurikulum yang sudah ditetapkan dan tujuan pengajaran dalam rangka mencapai tujuan akhir yakni lulusan yang terbaik. 6. Guru harus terbuka untuk menerima pertanyaan mengenai mata pelajaran baik di ruang kelas maupun di luar kelas dan terbuka menerima perbedaan pendapat 7. Guru wajib terbuka, jujur dan adil memberikan penilaian kepada siswa. 8. Guru dilarang menerima hadiah atau pemberian dalam bentuk apapun yang berpengaruh terhadap nilai. 9. Guru menggunakan kata ganti sapaan kepada siswa baik di dalam maupun di luar kelas dengan kata anak 10. Guru menggunakan kata ganti sapaan kepada pegawai baik di dalam maupun di luar kelas dengan kata bapak, ibu. 11. Guru menggunakan kata ganti dirinya dalam berkomunikasi dengan sesama guru,pegawai dan siswa baik di dalam maupun di luar kelas dengan kata saya. 12. Guru tidak merokok ketika mengajar didalam kelas dan berada di dalam lingkungan sekolah.

BAB II KODE ETIK KARYAWAN/PEGAWAI Pegawai SMA Negeri 1 Kandangan adalah figur keteladanan bagi peserta didik dibidang pelayanan administrasi akademik dan umum karena itu pegawai SMA Negeri 1 Kandangan berkewajiban untuk mentaati tata tertib yang ada di SMA Negeri 1 Kandangan. Pasal 4 Etika pegawai dalam berpakaian 1. Pakaian pegawai SMA Negeri 1 Kandangan harus disesuaikan dengan peranan yang disandang oleh pegawai waktu berpakaian tersebut dikenakan. 2. Pakaian pegawai SMA Negeri 1 Kandangan di kantor dan di luar kantor untuk peranan sebagai pegawai adalah pakaian formal untuk mencerminkan citra professional. Pasal 5 Etika pegawai dalam komitmen waktu 1. Pegawai SMA Negeri 1 Kandangan harus memiliki komitmen yang tinggi terhadap waktu. 2. Pegawai memulai dan mengakhiri jam bertugas tepat waktu. 3. Pegawai harus menginformasikan ke kepala kepegawaian apabila tidak hadir untuk mendapatkan kepastian dalam kontak komunikasi.

Pasal 6 Etika pegawai dalam melaksanakan tugas

1. Pegawai berkewajiban menyampaikan laporan pekerjaannya. 2. Pegawai wajib terbuka dan jujur 3. Pegawai menggunakan kata ganti sapaan kepada siswa baik di dalam maupun di luar kelas dengan kata anak 4. Pegawai menggunakan kata ganti sapaan kepada rekan kerja dan guruguru baik didalam maupun di luar kelas dengan kata bapak, ibu. 5. Pegawai menggunakan kata ganti dirinya dalam berkomunikasi dengan guru-guru,sesame pegawai dan siswa baik di dalam maupun di luar kelas dengan kata saya.

6. Pegawai tidak merokok ketika berada di dalam lingkungan sekolah yang dapat mengganggu peserta didik.

BAB V REHABILITASI

Pasal 7 Setelah menjalani sanksi dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan ketentuan pasal 10 butir a dan b, siswa yang bersangkutan dapat direhabilitasi, dengan membuat perjanjian tertulis

BAB VI PENUTUP Pasal 8 Dengan berlakunya keputusan Kepala SMA Negeri 1 Kandangan ini, maka semua ketentuan yang berkaitan dengan sikap, perilaku dan perbuatan guru SMA Negeri 1 Kandangan yang bertentangan dengan keputusan ini dinyatakan tidak berlaku

Pasal 9 Keputusan ini disampaikan kepada pihak-pihak yang terkait untuk dipedomani dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.

Pasal 10 Hal-hal yang belum diatur dalam keputusan ini akan ditentukan kemudian. Pasal 11 Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan : di Kandangan Pada tanggal : 24 Juni 2010 Kepala SMA Negeri 1 Kandangan Ttd Drs. Mudjali, MM NIP. 19560321 198303 1 009

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->