P. 1
SKRIPSI BAB I - BAB V

SKRIPSI BAB I - BAB V

|Views: 7,196|Likes:
Published by Hartotok Prayoga
PENGARUH PENERAPAN GOOD CORPORATE
GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR PADA CORPORATE GOVERNANCE PERCEPTION INDEX
PENGARUH PENERAPAN GOOD CORPORATE
GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR PADA CORPORATE GOVERNANCE PERCEPTION INDEX

More info:

Published by: Hartotok Prayoga on Aug 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/03/2016

pdf

text

original

Uji normalitas dilakukan dengan menggunakan uji normal Kolmogorov-

Smirnov. Menurut metode ini jika suatu variabel memiliki nilai statistik KS

signifikan lebih besar dari 0,05 maka variabel tersebut memiliki distribusi normal.

Berdasarkan hasil uji normalitas dengan program SPSS 13.00 diperoleh besarnya

nilai statistik Kolmogorov-Smirnov yang dapat dilihat pada tabel 4.7 sebagai

berikut:

TABEL 4.7

NILAI STATISTIK KOLMOGOROV-SMIRNOV

Sumber: Hasil Olah Data SPSS

Berdasarkan tabel 4.7 dapat diketahui besarnya Asymp. Sig untuk variabel

GCG sebesar 0,053, untuk variabel ROA sebesar 0,105, dan untuk variabel NPM

sebesar 0,639. Nilai Asymp. Sig tersebut lebih besar dari 0,05, maka variabel

memiliki distribusi normal.

56

Coefficients

a

-10.578 16.248

-.651

.520

.232

.203

.211 1.144

.262

.211

.211

.211

(Constant)
GCG

Model
1

B

Std. Error

Unstandardized
Coefficients

Beta

Standardized
Coefficients

t

Sig. Zero-order Partial Part

Correlations

Dependent Variable: ROA

a.

4.3.2. Uji Hipotesa

4.3.2.1. Pengujian Hipotesa Pertama

Pengujian terhadap hipotesa pertama, penelitian menggunakan analisis

regresi linier sederhana dengan bentuk sebagai berikut:

Return on Assets = a + b1GCG + e

Keterangan:

ROA = kinerja keuangan yang diukur dengan ROA (perusahaan sampel)

GCG = skor penerapan GCG (perusahaan sampel)

a = konstanta regresi atau intersep

b1 = koefisien regresi skor penerapan GCG

e = error ( tingkat kesalahan )

Berdasarkan hasil analisis regresi linear sederhana yang dilakukan dengan

program SPSS 13.00, maka hasil dapat dilihat pada tabel 4.8 di bawah ini:

TABEL 4.8
HASIL ANALISIS REGRESI LINIER SEDERHANA
PENGARUH PENERAPAN GCG TERHADAP ROA

Sumber: Olah data SPSS

57

Berdasarkan hasil analisis regresi yang disajikan dalam tabel 4.8 maka

dapat dituliskan persamaan regresi sebagai berikut:

ROA = -10,578 + 0,232 GCG + e

Nilai intersep atau konstanta regresi di atas sebesar -10,578% hal ini

menunjukkan bahwa besarnya nilai ROA perusahaan sampel jika nilai skor

penerapan GCG=0 adalah sebesar -10,578%. Koefisien regresi skor penerapan

GCG sebesar 0,232%, hal ini berarti jika skor penerapan GCG meningkat 1 maka

ROA perusahaan sampel akan meningkat sebesar 0,232%.

Pengujian hipotesa pertama penelitian ini dilakukan dengan menggunakan

formulasi hipotesa sebagai berikut:

H1 = Ha1 : Penerapan good corporate governance berpengaruh terhadap return

on assets (ROA).

H1 ≠ Ho1 : Penerapan good corporate governance tidak berpengaruh terhadap

return on assets (ROA).

Kriteria pengujian yang digunakan adalah:

Jika probabilitas < 0,05 maka Ha1 diterima dan Ho1 ditolak. Dengan demikian

penerapan good corporate governance berpengaruh terhadap return on assets

(ROA).

Jika probabilitas > 0,05 maka Ha1 ditolak dan Ho1 diterima. Dengan demikian

penerapan good corporate governance tidak berpengaruh terhadap return on

assets (ROA).

58

Model Summaryb

.211a

.045

.011

9.41172

.842

Model
1

R

R Square Adjusted

R Square Std. Error of

the Estimate Durbin-
Watson

Predictors: (Constant), GCG

a.

Dependent Variable: ROA

b.

Berdasarkan hasil analisis regresi yang telah dilakukan, besarnya probabilitas

adalah 0,262 yang lebih besar dari 0,05, dengan demikian Ha1 ditolak dan Ho1

diterima sehingga dapat diketahui bahwa penerapan Good Corporate Governance

tidak berpengaruh signifikan terhadap return on assets (ROA).

Sedangkan besarnya kontribusi pengaruh penerapan GCG terhadap ROA

dapat dilihat pada tabel 4.9 berikut :

TABEL 4.9

NILAI R2

PENERAPAN GCG TERHADAP ROA

Sumber: Hasil Olah Data SPSS

Nilai R² =0,045 atau 4,5%, hal ini menunjukkan bahwa perubahan yang

terjadi pada ROA perusahaan sampel dipengaruhi oleh penerapan GCG sebesar

4,5%, sedangkan sisanya sebesar 95,5% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang

tidak tercakup dalam model analisis, misalnya: kondisi persaingan yang dihadapi

perusahaan, kondisi ekonomi makro (nilai tukar rupiah, nilai suku bunga).

4.3.2.2. Pengujian Hipotesa Kedua

Pengujian terhadap hipotesa kedua, penelitian menggunakan analisis

regresi linear sederhana dengan bentuk sebagai berikut:

59

Coefficientsa

-.120

.154

-.776

.444

.003

.002

.275

1.514

.141

.275

.275

.275

(Constant)
GCG

Model
1

B

Std. Error

Unstandardized
Coefficients

Beta

Standardized
Coefficients

t

Sig. Zero-order Partial Part

Correlations

Dependent Variable: NPM

a.

Net Profit Margin = a + b2GCG + e

Keterangan:

NPM = kinerja keuangan yang diukur dengan NPM (perusahaan sampel)

GCG = skor penerapan GCG (perusahaan sampel)

a = konstanta regresi atau intersep

b1 = koefisien regresi skor penerapan GCG

e = error ( tingkat kesalahan )

Berdasarkan hasil analisis regresi linear sederhana yang dilakukan dengan

program SPSS 13.00, maka hasil dapat dilihat pada tabel 4.10 berikut:

TABEL 4.10
HASIL ANALISIS REGRESI LINIER SEDERHANA
PENGARUH PENERAPAN GCG TERHADAP NPM

Sumber: Olah Data SPSS

Berdasarkan hasil analisis regresi yang disajikan dalam tabel 4.10 maka

dapat dituliskan model regresi sebagai berikut:

NPM = -0,120 + 0,003 GCG + e

Nilai intersep atau konstanta regresi di atas sebesar -0,120% hal ini

60

menunjukkan bahwa besarnya nilai NPM perusahaan sampel jika nilai skor

penerapan GCG=0 adalah sebesar -0,120%. Koefisien regresi skor penerapan

GCG sebesar 0,003%, hal ini berarti jika skor penerapan GCG meningkat 1 maka

NPM perusahaan sampel akan meningkat sebesar 0,003%.

Pengujian hipotesa kedua penelitian ini dilakukan dengan menggunakan

formulasi hipotesa sebagai berikut:

H2 = Ha2 : Penerapan good corporate governance berpengaruh terhadap net profit

margin (NPM).

H2 ≠ Ho2 : Penerapan good corporate governance tidak berpengaruh terhadap net

profit margin (NPM).

Kriteria pengujian yang digunakan adalah:

Jika probabilitas < 0,05 maka Ha2 diterima dan Ho2 ditolak. Dengan demikian

penerapan good corporate governance berpengaruh terhadap net profit margin

(NPM).

Jika probabilitas > 0,05 maka Ha2 ditolak dan Ho2 diterima. Dengan demikian

penerapan good corporate governance tidak berpengaruh terhadap net profit

margin (NPM).

Berdasarkan hasil analisis regresi yang telah dilakukan, besarnya

probabilitas adalah 0,141 yang lebih besar dari 0,05, dengan demikian Ha2 ditolak

dan Ho2 diterima sehingga dapat diketahui bahwa penerapan Good Corporate

Governance tidak berpengaruh signifikan terhadap net profit margin (NPM).

Sedangkan besarnya kontribusi pengaruh penerapan GCG terhadap NPM

dapat dilihat pada tabel 4.11 berikut:

61

62

Model Summaryb

.275a

.076

.043

.08945

1.121

Model
1

R

R Square Adjusted

R Square Std. Error of

the Estimate Durbin-
Watson

Predictors: (Constant), GCG

a.

Dependent Variable: NPM

b.

TABEL 4.11

NILAI R2

PENERAPAN GCG TERHADAP NPM

Sumber: Hasil Olah Data SPSS

Nilai R² =0,076 atau 7,6%, hal ini menunjukkan bahwa perubahan yang

terjadi pada NPM perusahaan sampel dipengaruhi oleh penerapan GCG sebesar

7,6% sedangkan sisanya sebesar 92,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang

tidak termasuk dalam model analisis, misalnya: kondisi persaingan yang dihadapi

perusahaan, kondisi ekonomi makro (nilai tukar rupiah, nilai suku bunga).

4.4. Pembahasan

Secara teoritis praktik good corporate governance dapat meningkatkan

kinerja perusahaan, mengurangi resiko yang mungkin dilakukan oleh dewan

dengan keputusan yang menguntungkan sendiri dan umumnya good corporate

governance dapat meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan

modalnya yang berdampak terhadap kinerjanya dalam jangka panjang.

Berdasarkan penelitian diatas dihasilkan penerapan good corporate

governance (GCG) tidak berpengaruh terhadap return on assets (ROA) maupun

net profit margin (NPM). Hal tersebut dapat diketahui dari besarnya nilai

63

probabilitas dari masing-masing persamaan regresi linier sederhana. Untuk

persamaan pertama yaitu pengaruh penerapan good corporate governance

terhadap return on assets (ROA) mempunyai probabilitas sebesar 0,262 yang

lebih besar dari 0,05. Dari hasil analisis penelitian diatas juga diketahui besarnya

kontribusi pengaruh penerapan GCG terhadap ROA adalah R2

= 0,045 atau 4,5%

hal ini menunjukan bahwa perubahan terjadi pada ROA perusahaan sampel

dipengaruhi oleh penerapan GCG sebesar 4,5%, sedangkan sisanya sebesar 95,5%

dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak tercakup dalam model analisis,

misalnya: kondisi persaingan yang dihadapi perusahaan, kondisi ekonomi makro

(nilai tukar rupiah, nilai suku bunga). Untuk persamaan kedua yaitu pengaruh

penerapan good corporate governance terhadap net profit margin (NPM)

mempunyai probabilitas sebesar 0,141 yang lebih besar dari 0,05. Dari hasil

analisis penelitian di atas juga diketahui besarnya kontribusi pengaruh penerapan

GCG terhadap NPM adalah R² = 0,076 atau 7,6%, hal ini menunjukkan bahwa

perubahan yang terjadi pada NPM perusahaan sampel dipengaruhi oleh penerapan

GCG sebesar 7,6% sedangkan sisanya sebesar 92,4% dipengaruhi oleh faktor-

faktor lain yang tidak termasuk dalam model analisis, misalnya: kondisi

persaingan yang dihadapi perusahaan, kondisi ekonomi makro (nilai tukar rupiah,

nilai suku bunga).

Hal ini kemungkinan terjadi karena dilihat dari jangka waktu manfaat

good corporate governance bersifat jangka panjang yang tidak dapat diukur

kesuksesannya dan kinerja keuangan profitabilitas bersifat jangka pendek, dimana

64

hasil yang dicapai pada periode tersebut merupakan hasil tambah perusahaan.

Manfaat dari penerapan good corporate governance bersifat jangka panjang dan

berkesinambungan. Dengan pertimbangan finansial yang tidak terpengaruh secara

tiba-tiba. Hal ini berkaitan dengan prinsip konservatisme (kehati-hatian), yaitu

jika penerapan good corporate governance berpengaruh secara signifikan dengan

adanya kenaikkan laba atau penurunan laba, maka manajemen akan bersikap hati-

hati dalam menyusun laporan laba rugi. Hal ini dapat berpengaruh terhadap minat

investor dalam menanamkan modal.

Hasil penelitian ini tidak mendukung penelitian yang telah dilakukan oleh

Yudha Pranata (2007) dimana hasil penelitiannya menyatakan bahwa penerapan

good corporate governance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja

keuangan (yang diproxi dengan ROE, NPM dan Tobins), juga tidak mendukung

dengan penelitian yang telah dilakukan Connet et,. al (2005) dimana hasil

penelitiannya menyatakan bahwa good corporate governance berpengaruh positif

terhadap kinerja keuangan perusahaan (yang diproxi dengan ROA).

65

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

Sebagai bagian akhir dari penulisan skripsi ini maka dalam bab ini penulis

sajikan simpulan dan saran. Simpulan dan saran yang disampaikan dalam bab ini

seluruhnya didasarkan pada hasil analisis data dan pengujian hipotesis. Adapun

simpulan dan saran tersebut adalah sebagai berikut:

5.1. Simpulan

1.

Berdasarkan hasil uji t dapat disebutkan bahwa besarnya probabilitas

0,262 lebih besar dari 0,05, dengan demikian dapat diketahui bahwa penerapan

good corporate governance (GCG) tidak berpengaruh signifikan terhadap return

on assets (ROA), sehingga hipotesa pertama yang menyatakan bahwa “Penerapan

good corporate governance berpengaruh terhadap return on assets (ROA)” tidak

dapat didukung kebenarannya.

2.

Berdasarkan hasil uji t dapat disebutkan bahwa besarnya probabilitas

0,141 lebih besar dari 0,05, dengan demikian dapat diketahui bahwa penerapan

good corporate governance (GCG) tidak berpengaruh signifikan terhadap net

profit margin (NPM), sehingga hipotesa kedua yang menyatakan bahwa

“Penerapan good corporate governance berpengaruh terhadap net profit margin

(NPM)” tidak dapat didukung kebenarannya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->