P. 1
Matematika Diskrit IPB

Matematika Diskrit IPB

|Views: 7,696|Likes:
Published by Bintang Pamungkas
Matematika Diskrit, Sumber : IPB
Matematika Diskrit, Sumber : IPB

More info:

Published by: Bintang Pamungkas on Aug 18, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/26/2015

pdf

text

original

De…nisi 1.6 Kombinasi dengan pengulangan berukuran r dari n obyek
adalah seleksi (pengambilan) berukuran r dari kumpulan beranggota n obyek
dengan
urutan tidak diperhatikan dan pengulangan (pengembalian) di-
bolehkan.

Teorema 1.5 Banyaknya kombinasi dengan pengulangan berukuran r
dari n obyek adalah

(n +r 1)!
r!(n 1)! = n +r 1
r

= n +r 1
n 1

(1.2)

Untuk memperoleh dari mana bilangan dalam teorema tersebut diper-
oleh, berikut ini diberikan contoh sebagai ilustrasi untuk menuju ke suatu
generalisasi.

Contoh 1.17 Untuk memenuhi syarat kelulusan, 7 orang mahasiwa De-
partemen Matematika IPB yang terancam DO (drop out) diwajibkan mengam-
bil
1 mata kuliah pilihan yang dipilih dari 4 mata kuliah pilihan yang ditawar-
kan: Kriptologi, Teori Pengkodean, Matematika Finansial, dan Optimisasi
Kombinatorial. Ada berapa cara pemilihan
4 mata kuliah oleh ketujuh maha-
siswa yang bersangkutan?

Jawab. Misalkan K, T, M, dan O menyatakan Kriptologi, Teori Pengko-
dean, Matematika Finansial, dan Optimisasi Kombinatorial. Sebagai gam-
baran, suatu contoh cara pemilihan yang mungkin adalah K dipilih oleh 2
mahasiswa, T oleh 2 mahasiswa, M oleh 2 mahasiswa, dan O oleh 1 ma-
hasiswa
, kemudian dinotasikan dengan K,K,T,T,M,M,O dan ditulis sebagai
xxjxxjxxjx. Agar lebih jelas beberapa cara pemilihan yang mungkin lainnya
diberikan dalam tabel berikut ini.

Cara pemilihan yang mungkin Ditulis sebagai

K,K,K,K,T,M,O

xxxxjxjxjx

K,K,K,K,O,O,O

xxxxjjjxxx

T,T,M,M,M,M,O

jxxjxxxxjx

K,T,T,T,T,T,T

xjxxxxxxjj

O,O,O,O,O,O,O

jjjxxxxxxx

K,K,K,T,M,O,O

xxxjxjxjxx

M,M,M,M,M,M,M

jjxxxxxxxj

Beberapa contoh dalam tabel di atas mengarahkan kita pada suatu kesimpu-
lan bahwa masalah menentukan jumlah semua cara pemilihan yang mungkin

1.4 Kombinasi dengan pengulangan

18

dapat dibawa ke masalah mencari banyaknya permutasi berukuran 10 den-
gan 2 jenis, yaitu 7 obyek berjenis ” x ” dan tiga obyek berjenis ”j”. Dengan
demikian ada

10!
3!7! = 10
7

cara ketujuh mahasiswa tersebut memilih 4 mata kuliah yang ditawarkan. z
Bentuk umum dari Contoh 1.17 adalah banyaknya kombinasi dengan pen-
gulangan berukuran r dari n obyek yaitu Persamaan 1.2.

Contoh 1.18 Ada berapa cara apabila 13 kelereng yang identik didistribusikan
ke dalam
5 lubang yang berbeda?

Jawab. Dengan argumen yang sama dengan jawaban Contoh 1.17 diper-

oleh jawaban

17!
4!13! = 17

13

:

z

Contoh 1.19 Tentukan banyaknya semua penyelesaian intejer dari persa-
maan

x1 +x2 +x3 +x4 +x5 +x6 = 20;

dimana xi 0 untuk setiap 1 i 6:

Jawab. Dengan argumen yang sama dengan jawaban Contoh 1.17 diper-

oleh jawaban

25!
5!20! = 25
20

:

z

Catatan 1.1 Dari ketiga contoh terakhir di atas, kita sampai pada kesim-
pulan bahwa ketiga pernyataan berikut adalah ekuivalen:

1. Banyaknya pemilihan berukuran r dari koleksi beranggota n obyek den-
gan urutan tidak diperhatikan dan pengulang dibolehkan.

2. Banyaknya solusi intejer dari persamaan

x1 +x2 +:::+xn = r;

dimana xi 0 untuk setiap 1 i n:

1.4 Kombinasi dengan pengulangan

19

3. Banyaknya cara pendistribusian apabila r obyek yang identik didis-
tribusikan ke dalam n wadah yang berbeda.

Contoh 1.20 Ada berapa cara apabila kita ingin memberikan 7 apel dan 6
jeruk kepada 4 orang anak apabila masing-masing anak sedikitnya menerima
1 apel?

Jawab. Tetapkan dulu bahwa masing-masing anak telah menerima 1
apel, sehingga ada 4+3 1

3

cara pendistribusian 3 apel sisanya. Setiap cara
ini kemudian diikuti dengan pendistribusian 6 jeruk yaitu 4+6 1

6

. Dengan

aturan kali diperoleh jawab

1 6
3

9
6

:

z

Contoh 1.21 Tentukan banyaknya solusi intejer dari persamaan

x1 +x2 +x3 +x4 +x5 +x6 < 200;

(1.3)

dimana xi 0 dengan 1 i 6: Jelaskan problem komputasinya!

Jawab. 3

Misalkan

x1 +x2 +x3 +x4 +x5 +x6 = k;

(1.4)

maka banyaknya solusi yang dimaksud adalah semua solusi Persamaan 1.4,
untuk 0 k 199: Dengan aturan jumlah diperoleh jawaban

199
Xk=0

6 +k 1
k

:

Jawaban ini kalau dicari nilainya cukup melelahkan; apalagi kalau ruas kanan
Pertidaksamaan 1.3 jauh lebih besar dari 200; katakanlah 2000: Berikut ini
diberikan penyelesaian dengan pendekatan identitas kombinatorial. Men-
cari banyaknya solusi intejer dari Pertidaksamaan 1.3 setara dengan mencari
banyaknya semua solusi persamaan

x1 +x2 +x3 +x4 +x5 +x6 +x7 = 200;

3

Ini merupakan suatu contoh solusi yang berhubungan dengan analisis komputasi.

1.4 Kombinasi dengan pengulangan

20

dimana xi 0 untuk setiap 1 i 6 dan x7 > 0: Problem ini juga setara
dengan problem mencari jumlah solusi intejer untuk

y1 +y2 +y3 +y4 +y5 +y6 +y7 = 199;
dimana xi = yi untuk setiap 1 i 6 dan y7 = x7 1 (sekarang yi 0
untuk setiap 1 i 7): Dengan demikian solusinya adalah
199 + 7 1
199

= 205
199

= 205
6

= 205 204 203 202 201 200
1 2 3 4 5 6

= 68:937:810:984:000:

z

Contoh 1.22 Setiap intejer positif m dapat dinyatakan sebagai jumlahan
intejer-intejer positif lainnya yang tidak lebih dari m dengan urutan diper-
hatikan. Jumlahan yang demikian disebut komposisi dari m: Misalnya, se-
mua komposisi dari
4 ada 8; yaitu: 4; 3+1; 1+3; 2+2; 2+1+1; 1+2+1;
1+1+2; dan 1+1+1+1: Secara umum, berapa banyaknya komposisi dari
m
?

Jawab. Problem menentukan banyaknya semua komposisi dari m setara
dengan problem menentukan banyaknya solusi intejer dari persamaan:

x1 +x2 +:::+xk = m;
dimana xi 1 untuk setiap 1 i k; dan k adalah intejer dengan 1
k m:
Dengan mengambil yi = xi 1 untuk setiap 1 i k; kemudian
persamaan itu ditransformasikan menjadi

y1 +y2 +:::+yk = m k;
dimana yi 0 untuk setiap 1 i k dan 1 k m: Banyaknya solusi
intejer dari persamaan terakhir ini adalah

m
Xk
=1

k + (m k) 1
m k

= m

Xk=1

k + (m k) 1
k 1

= m

Xk=1

m 1
k 1

= m 1

Xi=0

m 1
i

= 2m 1

1.4 Kombinasi dengan pengulangan

21

z

Contoh 1.23 Perhatikan segmen program berikut, dimana i; j; dan k adalah
peubah-peubah intejer.

for i := 1 to 20 do
for
j := 1 to i do
for
k
:= 1 to j do
print
(i j +k)
Berapa kali perintah print dieksekusi?

Jawab. Sebagai gambaran, beberapa contoh pilihan i; j; dan k (dalam
urutan: i pertama, j kedua, dan k ketiga) adalah: (1;1;1); (2;1;1);
(2;2;1); (3;2;1); (17;12;5); (16;16;2); dan (13;6;6): Catatan bahwa (1;2;1)
dan (1;1;2) tidak mungkin; demikian juga (17;5;12); (12;17;5); (12;5;17);
(5;12;17); dan (5;17;12): Gambaran ini membawa kita pada suatu kesimpu-
lan bahwa banyaknya kali perintah print dieksekusi setara dengan pemili-
han berukuran 3 dari kumpulan obyekf1;2;:::;20gdengan pengurutan tidak
diperhatikan dan pengulangan dibolehkan, yaitu

20 + 3 1
3

:

Jawaban ini juga dapat diperoleh dengan cara lain, misalnya menggunakan
diagram pohon.

z

Contoh 1.24 Perhatikan segmen program berikut, dimana i; j; n dan CO
UNTER adalah peubah-peubah intejer dengan COUNTER di berikan nilai
awal
0:

COUNTER := 0
for i := 1 to n do
for
j
:= 1 to i do
COUNTER
:= COUNTER + 1
Pertanyaannya, berapa nilai COUNTER setelah segmen tersebut diek-

sekusi?

Jawab. Nilai COUNTER tersebut setara dengan banyaknya pemilihan
nilai-nilai i dan j yang mungkin, yaitu
n + 2 1
2

= n(n + 1)
2 :

Nilai yang sama juga diperoleh apabila kita pakai diagram pohon.

z

1.4 Kombinasi dengan pengulangan

22

Ringkasan

Ringkasan bahasan dalam bab ini adalah membandingkan pengertian pemil-
ihan berukuran r dari kumpulan beranggota n obyek, yang diberikan dalam
tabel berikut.

Urutan (YA) Urutan (TIDAK)

Ulangan (YA)

nr

(n+r 1)!
r!(n 1)!

Ulangan (TIDAK) P(n;r) = n!

(n r)! C(n;r) = n!

r!(n r)!

Soal 1.4.1 Tentukan ada berapa cara pendistribusian 10 koin kepada 5 orang
anak jika:

1. tidak ada batasan apapun,

2. setiap anak sedikitnya mendapatkan 1 koin, dan

3. anak yang tertua sedikitnya mendapatkan 2 koin.

Soal 1.4.2 Tentukan banyaknya semua solusi intejer dari persamaan

x1 +x2 +x3 +x4 = 32;

apabila:

1. xi 0; 1 i 4;

2. xi > 0; 1 i 4;

3. x1;x2 5; x3;x4 7;

4. xi 8; 1 i 4;

5. xi 2; 1 i 4; dan

6. x1;x2;x3 > 0; 0 < x4 25:

Soal 1.4.3 Dua intejer berdijit-n (awalan 0 dibolehkan) disebut ekuivalen
jika yang satu merupakan permutasi dari yang lain. Ilustrasi:
12033; 20331;
dan
01332 adalah contoh tiga intejer berdijit-5 yang saling ekuivalen.

1. Tentukan banyaknya semua intejer berdijit-5 yang saling tidak ekuiv-

alen.

1.4 Kombinasi dengan pengulangan

23

2. Jika dijit 1; 3; dan 7 harus muncul paling banyak satu kali, tentukan
banyaknya semua intejer berdijit-
5 yang saling tidak ekuivalen.

Soal 1.4.4 Tentukan jumlah solusi intejer dari persamaan

x1 +x2 +x3 +x4 +x5 < 500;

jika:

1. xi 0; 1 i 5:

2. xi 2; 1 i 5:

Soal 1.4.5 Perhatikan segmen program berikut, dimana i; j; k dan m adalah
peubah-peubah intejer.

for i := 1 to 20 do
for
j := 1 to i do
for
k
:= 1 to j do
for
m
:= 1 to k do
print
(i j) + (k m)
Berapa kali perintah print dieksekusi?

Soal 1.4.6 Perhatikan segmen program berikut, dimana i; j; k dan CO
UNTER adalah peubah-peubah intejer dengan COUNTER di berikan nilai
awal
10:

COUNTER := 10
for i := 1 to 15 do
for
j := 1 to 15 do
for
k := 1 to 15 do
COUNTER := COUNTER + 1
Pertanyaannya, berapa nilai COUNTER setelah segmen tersebut diek-

sekusi?

Soal 1.4.7 Perhatikan segmen program berikut, dimana i; j; k; INCREA-
MENT dan SUM adalah peubah-peubah intejer.
INCREAMENT
:= 0
SUM := 0
for i := 1 to 10 do
for
j := 1 to i do
for
k
:= 1 to j do
INCREAMENT
:= INCREAMENT + 1
SUM := SUM +INCREAMENT
Pertanyaannya, berapa nilai SUM setelah segmen tersebut dieksekusi?

1.4 Kombinasi dengan pengulangan

24

Soal 1.4.8 Tulislah program komputer (atau, bangunlah suatu algoritme)
yang outputnya semua solusi intejer dari:

1. x1 +x2 +x3 = 10; 0 xi; 1 i 3:

2. x1 +x2 +x3 +x4 = 4; 2 xi; 1 i 4:

Chapter 2

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->