KUMPULAN ARTIKEL BUDIDAYA IKAN DALAM TERPAL

I. PENDAHULUAN Ikan mas termasuk kelompok ikan pemakan segala jenis makanan (omnivore), pada masa mudanya memakan zooplankton dan setelah tumbuh lebih besar ikan mas mulai berkelakuan sebagai ikan pemakan. Jasad-jasad air yang hidup didasar perairan (bentos) seperti larva chironomus, cacing oligochaeta, tubifex, dan berbagai jenis moluska. Larva ikan mas ini mulai kehabisan kuning telor setelah berumur 2-4 hari. Ikan mas juga sangat responsive dengan pakan buatan dengan kadar protein 25-30% Mencari alternatif pakan murah, tanpa mengesampingkan kualitas dan kuantitas akan semakin jauh dari para petani, sejalan dengan melambungnya harga dasar semua bahan baku pakan, sementara para pembudidaya ikan harus berhadapan dengan biaya operasional pakan yang sangat besar yaitu sekitar 60-70% (Yanuartin, C. 2004), oleh karena itu upaya yang harus dilakukan adalah bagaimana mencarikan jalan keluarnya. II. PAKAN Pakan memiliki peranan penting sebagai sumber energi untuk pemeliharaan tubuh, pertumbuhan dan perkembangbiakan. Oleh sebab itu nutrisi yang terkandung dalam pakan harus benar-benar terkontrol dan memenuhi kebutuhan dari ikan tersebut. Pemberian pakan yang sesuai akan menghindarkan ikan dari berbagai serangan penyakit, kususnya penyakit nutrisi. Penyakit nutrisi ini biasanya menyerang ikan yang hanya diberi pakan sembarangan tanpa memperhitungkan nutrisi yang dibutuhkan oleh ikan pemberian pakan dengan kadar lemak tinggi juga menyebabkan difisiensi thiamin (Vitamin B1). Penyakit nutrisi dapat dihindari dengan pemberian kombinasi pakan alami dan pakan buatan dengan komposisi yang lengkap. Hal lain yang harus diperhatikan adalah kualitas pakan yang diberikan. Pakan yang sudah busuk atau pakan buatan yang kadaluarsa (tengik/berjamur) dapat menyebabkan ikan menjadi sakit. Mengapa nutrisi harus lengkap???? Penyakit nutrisi 1) Kekurangan vitamin Kekurangan vitamin dapat mengakibatkan kelainan pada bentuk tubuh dan fungsi organ pada ikan. Lebih lanjut hal ini mengakibatkan lambatnya pertumbuhan dan rendahnya sintasan sehingga sangat merugikan pembudidaya. Kekurangan vitamin ini juga menyebabkan ikan rentan terhadap serangan penyakit bakterial dan jamur yang dapat mengakibatkan kerugian yang lebih besar lagi. 2) Kekurangan protein Kekurangan protein berarti kekurangan asam amino yang merupakan zat yang diperlukan untuk ketahanan tubuh, sehingga kekurangan protein menyebabkan ikan menjadi mudah terserang penyakit infeksi. 3) Kekurangan asam lemak essensial

remah dan pellet. dan ikan yang berukuran lebih besar memerlukan protein antara 30 ± 35%. Emulsi emulsi merupakan bentuk pakan tambahan untuk benih umur 5 ± 21 hari.Kekurangan asam lemak essensial menyebabkan perubahan warna dan erosi pada sirip serta masuknya lemak kedalam hati. Sebaiknya emulsi ini di simpan dalam lemari es atau dengan membuatnya setiap akan memberi pakan. misalnya untuk daerah tropis. karbohidrat. ukuran jari (gelondongan) memerlukan protein 40%. Penyakit ini disebabkan oleh pemberian pakan yang lemaknya sudah rusak. tepung. lemak. Pakan Buatan Dalam pembenihan secara intensif biasanya diutamakan pakanpemberian pakan buatan. vitamin dan mineral. benih ukuran kebul dan putihan memerlukan protein sekitar 50%.pakan buatan yang . Bahan dari pakan ini terbuat dari kuning telur ayam dan tepung kedelai dengan perbandingan 1 : 1 serta ditambah vitamin 1% (vitamin bisa dibeli di apotek) cara pembuatan larutkan kuning telur ayam rebus dalam 200 ml air matang yang ditambah dengan 40 g tepung kedelai halus. Menyebabkan pembengkakan pada hati dan kekurangan darah. Karbohidrat dalam pakan kira-kira 30%. b. Adapun bentuk dan ukuran pakan setiap ikan memiliki ukuran yang berbeda-beda sesuai dengan bukaan mulut dari ikan tersebut. dan 1 g vitamin. III. Masing-masing ikan mempunyai kebutuhan optimal protein yang berbeda-beda. Pakan buatan itu cukup untuk benih seberat kira-kira 1 kg yang diberikan 6-8 kali sehari selama kira-kira 5 hari. JENIS-JENIS DAN CARA PEMBUATAN PAKAN IKAN MAS 1. Pakan berbentuk emulsi tidak boleh disimpan di udara terbuka lebih dari 10 jam. Penyakit nutrisi dapat dihindari dengan pemberian kombinasi pakan alami dan pakan buatan dengan komposisi yang lengkap. Adapun beberapa bentuk pakan yang dikenal antara lain emulsi. Tepung Dan Remah tepung merupakan pakan tambahan benih ikan yang berumur antara 21-80 hari. a.pakan ini di berikan dengan cara disemprotkan merata di atas permukaan air. 5 g tepung sagu (sebagai perekat ). Hal ini menebabkan lemahnya pertahanan tubuh ikan dan lambatnya pertumbuhan.campuran bahanbahan tersebut di atas diaduk rata sambil di panaskan sampai terbentuk emulsi. Pertumbuhan ikan menjadi lambat dan sintasannya rendah. 4) Lipoid liver degeneration Penyakit ini disebut juga lipodosis. Pakan yang berkualitas baik mengadung zat-zat makanan yang cukup yaitu: protein yang mengandung sam amino esensial.jenis pakan buatan ini terdiri dari tepung halus untulk benih yang berumur 40-80 hari.

Beberapa jenis plankton (zooplankton) yang umumdibutuhkan benih ikan antara lain sebagai berikut. Kemudian bak atau kolamdiisi air dengan kedalaman 0. Pengapuran ini bertujuan untuk memberantas ikan.predator.permukaan air di semprot dengan Sumithion sebanyak 6-8 ppm untuk memberantas Cladocera agar tidak mengganggu pertumbuhan Rotifera.13% Kuning telur««««««. Pellet pellet adalah pakan tambahan yang di cetak dalam bentuk butiran sebesar pil dan diberikan untuk ikan dalam tahap pembesaran formulasi pellet ada bermacam-macam tergantung dari bahan dasarnya berikut ini adalah salah satu contoh formulasi pellet.. ROTIFERA Kultur Rotifera dapat dilakuakn di bak beton atau bak tanah yang sumber airnya mengandung Rotifera. sebagai sumber air dapat menggunakan air sungai.atau air yang diinokulasi denagan Rotifera. 1.. Setelah itu dilakuakn pemupukan kotoran ayam kering sebanyak 1 kg/m2. c. Bak atau kolam di keringkan terlebih dahulu selama 2-3 hari kemudian diisi air dan di lakukan pengapuran sebanyak 100 g/m2.25 Dengan cara tersebut dapat dilakukan panen Rotifera pada hari ke 5-12 dari saat setelah pemupukan berlangsung.terutama benih ikan ukuran lepas hapa (kebul).5% Premix««««««««.pemah merupakan pecahan pellet kering.akan tetapi dengan cara ini akan tumbuh penyakit yang dapat menyerang benih ikan tersebut. Panen Rotifera dapat di lakukan setelah 5-6 hari pemeliharaan dengan pengambilan contoh air dan di saring dengan plankton Net Muller No.benih yang berumur antar 80-120 hari tidak di beri pakan berupa tepung lagi tetapi berupa remah. Kultur pakan alami dapat dilakukan dengan pemupukan. Tepung ikan«««««.2% B. .atau hama yang hidup di dalam bak atau kolam dan untuk menaikkan pH. Kultur pakan alami ikan sangat penting untuk menumbuhkan plankton sebagai pakan benih ikan.50% Tepung kedelai«««««30% Tepung terigu«««««..terutama untuk menghindari adanya ikan atau serangga air yang dapat masuk ke dalam kolam atau bak. Kultur Masal Pakan Alami Kultur masal pakan alami adalah upaya membudidayakan plankton sebagai pakan alami ikan dalam jumlah dan tempat yang banyak.cara lain adalah dengan menanami benih planktontertentu agar hanya satu macam atau jenis plankton saja yang dapat tumbuh.air kolam.5 m. Air yang masuk ke dalam bak atau kolam harus di saring terlebih dahulu.berupa tepung ini terbuat dari pellet yang di giling halus dan di ayak.jadi perlu pemupukan denganjenis dan dosis pupuk yang tepat.

selain itu .25 dosis atau 250 g kotoran ayam kering dan 50 g bungkil kedelai. Bahan organik yang baik untuk digunakan oleh cacing sutra adalah campuran antara kotoran ayam. dedak (bekatul) dan lumpur. Untuk mendapatkan Moina setiap hari dapat di pakai 6 wadah dengan pelaksanaan kultur secara bergilir. Bak atau konteiner diisi dengan air sumur lalu dipupuk dengan kotoran ayam kering tanpa sekam sebanyak 1. Untuk wadah kultur dapat digunakan bak atau konteiner. Daphnia Daphinia cepat di kultur di tempat trbuka. MOINA Kultur moina sebaiknya dilakukan di wadah yang di letakkan di bawah atap yang transparan.misalnya atap plastik. 4. bibit daphnia ditebar sebanyak 5 g/m3.2. Persiapan Bibit Bibit bisa dibeli dari toko ikan hias atau diambil dari alam Note : Sebaiknya bibit cacing di karantina dahulu karena ditakutkan membawa bakteri patogen.kedalam media kultur tersebut di gantungkan kantong terilin atau karung yang berisi bungkil kedelai sebanyak 200g/m3. Sehari setelah pemupukan awal.bibit moina dipilih yang berwarna merah dan berukuran besar.5 kg/m3.dengan cara tersebut dapat menghasilkan Moina 150-400 g/m3/hari.untuk menghindari sinar matahari langsung dan curah hujan. Bibit Moina di tanam sehari setelah pemupukan awal sebanyak 2 g/m3 Bibit Moina ditanam sehari setelah pemupukan awal sebanyak 2 g/m3. Pemanenan dapat di lakukan antara 7-9 hari setelah pemupukan awal dwngan serokan dari kain terilin. Pemupukan dilakukan 21hari setelh pemupukan awal dan dilakukan setiap hari selama sebulan. Dengan cara ini dapat dihasilkan kira-kira 30 kg dalam kurun waktu sebulan. Cacing sutra merupakan hewan hermaprodit yang berkembang biak lewat telur secara eksternal. 3. Wadah atau tempat yang telah diisi air sumur dengan kedalaman 40-60 cm. 1. Telur yang dibuahi oleh jantan akan membelah menjadi dua sebelum menetas. Persiapan Media . yaitu 2 hari sekali. Cacing Tubifek Bentuk tubuh cacing ini menyerupai rambut dengan panjang badan antara 1-3cm dengan tubuh berwarna merah kecoklatan dengan ruas ruas. pamupukan ulang dilakukan antara 7-14 harisetelah pemupukan awalsebanyak 0. Cacing ini hidup dengan membentuk koloni di perairan jernih yang kaya bahan organik. Pemupukan ulang dilakukan 4 hari setelah pemupukan awal sebanyak 0. Kotoran ayam tersebut dimasukkan kedalam kantong terilin atau karung dan digantung dalm media kultur.di pu[pukdengan kotoran ayam kering (tanpa sekam) Sebnyak 1 kg/m2. Cacing ini meiliki 57% protein dan 13% lemak dalam tubuhnya. Dalam sehari pemenenan dapat dihasilkan Daphnia sebanak 25 g/m3.5 dosis (750 g/m3). 2.

Nilai protein maggot bervariasi tergantung ukuran maggot dan media pemeliharaannya. . Komposisi: II. 4. dedak. antar bedengan diberi lubang dengan diameter 1 cm 20 cm x 20 cm 20 cm x 20 cm 20 cm x 20 cm 20 cm x 20 cm 20 cm x 20 cm 20 cm x 20 cm 20 cm x 20 cm 20 cm x 20 cm 1 M x 2M 3. Posfor. 1. Kandungan protein cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan protein pakan untuk ikan. Penebaran Bibit Selama Proses Budidaya lahan dialiri air dengan debit 2 ± 5 Liter / detik 6. mixer. dryer dan peralatan packaging pakan. vitamin E dan C. vitamin mix. tepung jagung. peletting. dicampur dengan mengguanakan mesin mixer dan dicetak menggunakan mesin pencetak pelet. Tiap tiap kubangan dibuat petakan petakan kecil ukuran 20 x 20 cm dengan tinggi bedengan atau tanggul 10 cm. Formula Pakan .Semua bahan dibuat tepung halus dan diayak agar yang kasarnya tidak ikut masuk . Maggot kecil bisa mencapai lebih dari 50%.Media perkembangan dibuat sebagai kubangan lumpur dengan ukuran 1 x 2 meter yang dilengkapi saluran pemasukan dan pengeluaran air. minyak jagung. 5. Pemanenan Cacing Bisa dipanen setelah 8 ± 10 hari. minyak ikan. IV. namun secara umum kandungan protein maggot sebesar 40%. PEMBUATAN PELET BARBASIS BAHAN BAKU LOKAL Maggot dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan sumber protein.Bahan pakan ditimbang sesuai dengan formula. mineral mix. BAHAN DAN METODA Bahan Bahan yang diperlukan adalah sebagai berikut : bahan pakan terdiri dari tepung ikan. Pemupukan Lahan di pupuk dengan dekak halus atau ampas tahu sebanyak 200 ± 250 gr/M2 atau dengan pupuk kandang sebanyak 300 gr/M2. Alat Peralatan berupa mesin pakan : disc mill. Fermentasi Lahan direndam dengan air setinggi 5 cm selama 3-4 hari. mineral Zn dan Mn. tepung kedelai. tapioka.

Untuk melihat kandungan proksimat pelet diambil sampel pakan dari setiap proses pencetakan. Vitamin C 50 gram 8. Vitamin+Mineral 5 % 7. Vitamin B1 15 gram 10. Maggot Mill 55 % 2. Minyak Sayur 2 % . Maggot 20 % x 40% = 8% 3.4% 31. Vitamin E 50 gram 9.Vitamin B6 15 gram 11. Tepung Ikan 20 % x 52% = 10. Minyak Ikan 2 % 6. Dicalsium Phospat 2 % 12. Tepung Ikan Import 13 % 3. Tapioka 10 % 5.Pakan yang sudah berbentuk pelet ditiriskan dan dikemas dalam wadah yang kedap air . Ikan Rucah 20 % x 40% = 8% 2. Asam sitrat 2 % 13.8% 5. Dedak 20 % x 12% = 2. Tapioka 20 % x 14% = 2.. FORMULASI PAKAN PELET BASAH FORMULA 1 (FORMULASI ALTERNATIF) BAHAN Komposisi yang diberikan Kandungan Protein dalam bahan baku Kandungan Protein dalam formulasi 1.4% 4.6% Komposisi Pakan Berbasis Maggot 1. Tepung kedelai 13 % 4.

1 Kg vitamin/mineral 1/100 X 10 = 0. Mineral mix 2 % 6. Minyak Sawit 5 % Komposisi Pakan Tanpa Maggot Rumus Perhitungan Bahan Pakan Untuk 10 Kg Pakan Dengan Kandungan Protein 30. Vitamin mix 1 % 5.7 Kg Tepung kedelai 27/100 X 10 = 2. Tapioka 15 % 4. Tepung Ikan 30 % 2.1 Kg mineral mix 1/100 X 10 = 0.62 % diperlukan Tepung ikan 27/100 X 10 = 2.1 Kg KETERANGAN Protein = (Amount/100)X Kadar protein bahan Fat = (Amount/100)X Kadar Fat bahan Fiber = (Amount/100)X Kadar Fiber bahan Ash = (Amount/100)X Kadar Ash bahan Carbohydrate = (Amount/100)X Kadar Carbohydrate bahan Cost = (Amount/100)X Kadar Cost bahan .7 Kg Tepung tapioka 10/100 X 10 = 1.1 Kg Minyak jagung 1/100 X 10 = 0.1.2 Kg Minyak ikan 1/100 X 10 = 0.0 Kg Dedak halus 32/100 X 10 = 3. Tepung kedelai 30 % 3.

000 ekor/box 5.000 ekor/box 5 kg/box Nila Merah 3-5 cm Konsumsi (3-7ons) .000 ekor/box 3.600/ekor 2.5 Inch 2 Inch 2.000 ekor/box 500 ekor/box 150 ekor/box 50 ekor/box 5 kg/box Jenis Ikan Ukuran Telur/Larva 2-3 cm 3-4 cm 4-5 cm 5-7 cm 7-10 cm Konsumsi (3-7ons) Harga (Rp.500/ekor 3.000/kg Gurame Larva ¾ Inch 1 Inch 1.000 ekor/box 5.) 60/ekor 650/ekor 1.000/kg 15.750/ekor 30.5 Inch Konsumsi (3-7ons) 20/ekor 120/ekor 300/ekor 400/ekor 500/ekor 700/ekor 16.DAFTAR HARGA Daftar Harga Ikan Air Tawar Kapasitas Pengiriman via Pesawat (luar daerah/pulau) 25.000 ekor/box 1.500 ekor/box 500 ekor/box 100 ekor/box 5 kg/box Bawal Larva 2-3 cm 25/ekor 500/ekor 700/ekor 18.500 ekor/box 1.000/kg 50.000 ekor/box 3.000/ekor 1.000 ekor/box 2.

000 ekor/box 5.000/kg 15.000 ekor/box 3.5 Inch 2 Inch Konsumsi (3-7ons) .000/kg 15.000 ekor/box 5.000 ekor/box 5.000 ekor/box 3.000 ekor/box 1.000/kg 15.000 ekor/box 5 kg/box Mas Majalaya 3-5 cm Konsumsi (3-7ons) Larva ¾ Inch 1 Inch 15/ekor 125/ekor 150/ekor 200/ekor 250/ekor 17.500 ekor/box 500 ekor/box 5 kg/bo Patin 1.000 ekor/box 5 kg/box Nila Gift 3-5 cm Konsumsi (3-7ons) Larva 2-3 cm 25/ekor 500/ekor 700/ekor 17.000/kg 50.000 ekor/box 5 kg/box Nila Gesit (monosex) 3-5 cm Konsumsi (3-7ons) Larva 2-3 cm 25/ekor 500/ekor 700/ekor 19.000 ekor/box 3.Larva 2-3 cm 15/ekor 200/ekor 500/ekor 15.000 ekor/box 3.000 ekor/box 5.

Triharjo. Sekam berfungsi melindungi ikan dari goncangan suhu.Gurami Kolam Terpal Pantas Untuk Dijajal Memelihara gurami di kolam tanah atau beton. Kab. terutama saat musim pancaroba. Wagiran. Kec. Pada kolam terpal. kumpulan racun dan amonia dapat diminimalkan dengan penyiponan yang teratur. Padat tebar pembesaran gurami di kolam tanah hanya 6 ekor per m3 dengan benih berukuran 250 gram per kg. petani ikan di Desa Toyan. dan dipanen. mungkin sudah banyak yang mencoba. minimal 30 hari sekali. Sedangkan pada kolam terpal. cara yang paling murah dengan menggali lubang. Yogyakarta. Bagaimana kalau di kolam terpal? Bagi Anda yang mempunyai lahan yang kurang dapat menahan air alias porous. garam. telah membuktikannya. penetasan. pada kolam tanah terjadi penumpukan amonia dan racun sisa pakan di dasar kolam sehingga ikan tidak berani menyelam lebih dalam. Kunci keberhasilan budidaya gurami dengan kolam terpal adalah kedisiplinan dalam membersihkan dasar kolam (menyipon) dan pemberian sekam padi sebagai alas terpal. Wates. Pembersihan dasar kolam mencukupi bila tinggi air menyusut sekitar 20²30 cm. kolam terpal dapat dimanfaatkan untuk memelihara gurami. ruang gerak menjadi lebih sempit. . ³Jika telat menyipon. Menurut teori. Ketebalan terpal yang bisa digunakan adalah A5 atau A6 yang mampu bertahan hingga lima tahun. Biaya pembuatannya hanya sekitar Rp500 ribu per kolam. ya harus dikerjakan. meskipun waktu panen tinggal menghitung hari. Meskipun airnya tidak mengalir. kolam terpal bisa jadi sebuah solusi tepat untuk memelihara ikan. gurami yang dihasilkan pun tidak berbau lumpur. kotoran tidak mungkin bisa terurai sehingga harus dikeluarkan. menurut pengalaman dia. ikan juga mengeluarkan lebih banyak energi guna melawan hawa dingin.´ tegas ayah satu anak ini. dan ketersediaan tetes (molase) dalam pendederan juga tidak boleh ditinggalkan. Kel. mulai dari pemijahan. Menurutnya. Pentingnya Sekam Penggunaan sekam padi sebagai alas terpal merupakan hasil temuan Wagiran. Pentingnya Penyiponan Penggunaan kolam terpal dalam budidaya ikan memberikan beberapa keuntungan. Selain itu. Ini yang menyebabkan gurami dari kolam terpal lebih disukai pedagang maupun konsumen. hingga pembesaran. atau kayu. kalau waktunya disipon. probiotik. Wagiran berani menebar hingga 10 ekor per m3. Akibatnya. batu bata. Selain stres. Menurut Wagiran. sebanyak dua meter digunakan untuk membuat dinding yang tersusun dari batako. gurami berbobot tujuh ons saja bisa habis. Penyiponan adalah suatu keharusan karena tanpa tanah dasar. selanjutnya ditambah air baru sampai ke ketinggian semula. Selain itu. Kulon Progo. yaitu gampang dikeringkan. Namun. Sisa terpal. Wagiran selalu membuat kolam dengan kedalaman air 90²100 cm dan luas 4 m x 8 m karena terpal yang ada di pasaran berukuran 6 m x 10 m. pendederan. Kedisiplinan penyiponan dapat meningkatkan kepadatan dengan waktu panen dan berat yang sama. dibersihkan.

Wagiran tidak memberikan dedaunan bergetah putih. tingkat kematian ikan hanya sekitar 5%. Sementara harga benih ukuran silet mencapai Rp650 per ekor sehingga keuntungan mencapai Rp1. Dosisnya 200 cc per petak. dalam keadaan segar pada induk guraminya. Untuk pendederan benih gurami ukuran biji oyong. Kolam lalu didiamkan selama satu minggu sehingga plankton tumbuh sempurna. kepadatannya 1.5 bulan untuk mendapatkan bobot sama dengan gurami yang dipelihara pada cuaca normal. Penggunaan molase sangat dibutuhkan dalam pendederan karena mineral yang dikandungnya dapat dimanfaatkan benih untuk bertahan dari goncangan suhu dan pH air. Asalkan. kemudian dikucuri air seperlunya. telur gurami berwarna kuning keemasan dengan daya tetas lebih dari 90%. seperti pepaya.400 ekor benih ukuran tiga jari. ³Sekam berfungsi sebagai stabilisator. Proses dekomposisi sekam akan menghasilkan panas yang dapat merambat ke air kolam hingga ketinggian satu meter. Ongkos produksi yang meliputi pakan dan benih per petak hanya sekitar Rp1 juta. pembudidaya berdisiplin menyipon. Kepadatan untuk pemijahan sebanyak satu set per 4 m x 4 m yang terdiri seekor jantan dan lima ekor betina.´ tegas Wagiran. Jika benih yang ditebar seukuran silet. suhu air kolam lebih stabil. induk diberi daging sapi secukupnya setiap 30 hari yang bermanfaat untuk menambah ketercukupan protein induk. Kalau yang ditebar gurami ukuran tiga jari. Alhasil.500 ekor per petak dan dalam waktu 2. menggunakan probiotik dan molase pada saat pendederan.000 ekor per petak. Hasilnya. dipanen sekitar 4. Setelah itu benih gurami bisa ditebar. Sekam tersebut dihamparkan setebal 10²15 cm di bawah terpal. Proses penyiapan kolam terpal sangat sederhana. waktu panen bisa mundur 1²1. Dengan model pemeliharaan ini. Kolam baru atau lama dibersihkan kemudian diisi air setinggi 90 cm. Dengan demikian. Sekam bisa bertahan selama lima tahun sehingga penggantiannya bisa berbarengan dengan penggantian terpal. kolam disipon diganti airnya secara keseluruhan. Sebaliknya. Faiz Faza (Yogyakarta) . Tigapuluh hari setelah induk gurami bertelur.5²3 bulan rata-rata diperoleh 1. kepadatannya 5. Dari jumlah itu. melakukan penggaraman.5 juta per siklus. Kolam kemudian ditaburi garam sebagai antimikroorganisme 200 gram per m3 air dan diberi pupuk katalis plankton berupa urea 100 gram per m3 air.000 ekor benih ukuran silet sebulan kemudian. kepadatannya sekitar 750²800 ekor per petak. Berdasarkan pengalamannya. getah putih dapat menyebabkan penurunan daya tetas telur.enam persen cadangan energi dibongkar untuk keperluan tersebut. Pendederan gurami menghasilkan keuntungan paling besar.

Anda tak perlu lagi membuang banyak waktu.Cara Singkat dan Praktis Membuat Lubang Saluran Pembilas Pada Kolam Terpal Seperti janji kami beberapa waktu lalu pada para pengunjung blog ini khususnya para pemerhati dan pembudidaya ikan pada media kolam terpal serta adanya permintaan dari beberapa rekan lainnya. murah. pilihlah type yang sedikit kasar (No 1 atau 1 1/2) .5".5" sepanjang lk 1 m atau lebih (sesuaikan dengan kebutuhan) . Pilihlah sok penyambung yang berkualitas baik . bagilah ujung pipa paralon menjadi dua bagian yang sama.1 pipa paralon (PVC) type D berdiameter 1. Sebagai contoh kami gunakan pipa paralon (PVC) berdiameter 1.1 sok penutup. dalam waktu sangat singkat (tak lebih dari 20 menit !). tanpa lem (perekat).. . dengan menggunakan gergaji besi. sesuai dengan kebutuhan. SMS maupun kolom komentar di blog ini maka berikut kami tampilkan contoh praktis membuat lubang pembilasan pada kolam terpal yang dapat dilakukan dengan mudah.5" . sesuai ukuran pipa PVC 1.1/2 lembar kertas gosok (amplas/ amril). baik yang disampaikan langsung via telpon.1 sok penyambung untuk pipa PVC 1. Tentu saja Anda dapat menggunakan diameter dan ukuran panjang pipa paralon (PVC) serta sok penyambung yang berbeda.. tanpa pemanasan dan tentu saja yang paling penting : tanpa terjadi kebocoran (rembesan).1 mata gergaji besi . Bagaimana hal ini dapat dilakukan? Anda tentu penasaran bukan? Silakan simak uraian singkat kami berikut ini. searah panjang pipa sepanjang kira-kira 8-10 cm (gambar 2) dan (gambar 3) gambar 2 . siapkan beberapa alat dan bahan sebagai berikut (gambar 1).5" (inch) sepanjang 1 meter dengan sok penyambung yang sesuai untuk pipa paralon tersebut. tanpa memerlukan peralatan dan keahlian khusus. Langkah pertama. saluran pembilas ini dapat langsung difungsikan. begitu selesai dibuat.1 mata pisau/ cutter (ukuran sedang) dan juga lembaran terpal yang akan Anda gunakan sebagai media (kolam) pemeliharaan ikan Kedua.

sisipkan bagian ujung lembaran amplas pada lubang yang dibuat sebelumnya (gambar 4) dan putarlah lembaran amplas tersebut mengelilingi ujung pipa paralon sehingga terbalut sempurna (gambar 5) gambar 4 gambar 5 Keempat.gambar 3 Ketiga. gambar 6 Kelima. cabutlah pipa paralon berikut ampas dari lubang sok penyambung tersebut dengan sedikit tarikan sambil tetap mempertahankan arah putaran (gambar 7). Lakukan beberapa putaran hingga diperoleh tingkat kekasaran yang merata pada sisi dalam lubang sok. pastikan putaran pipa adalah searah dengan proses pembalutan amplas. ujung pipa paralon yang telah terbalut amplas kemudian dimasukkan ke lubang sok penyambung. Jika sudah. . putarlah ujung pipa berikut amplas pembalutnya di dalam lubang sok penyambung. Lakukan secara perlahan dan hati-hati sehingga tidak terjadi sobekan atau lipatan pada kertas amplas tersebut (gambar 6).

proses penekanan dapat dibantu dengan memukulkan sebatang kayu pada permukaan sok secara perlahan agar bagian terpal yang berada dalam jepitan sok dan pipa PVC tidak sampai cacat/ sobek (gambar 9). gambar 9 Lakukan beberapa kali pukulan hingga diperoleh tingkat kekencangan dan kerapatan yang cukup. lepaskan amplas dari ujung pipa paralon (PVC) kemudian letakkan lembaran terpal secara tegak lurus pada ujung pipa paralon (PVC) pada lokasi dimana lubang pembilas pada terpal akan dibuat kemudian pada sisi terpal yang berlawanan dipasang sok penyambung (yang sisi/ bagian dalamnya telah dikasarkan) lalu tekanlah sok secara perlahan hingga pipa paralon dan lembaran terpal masuk ke dalam lubang sok (gambar 8). rata dan tidak terjadi lipatan (gambar 10). Pastikan permukaan bagian terpal dalam lubang sok penyambung terlihat kencang. gambar 10 . gambar 8 Agar diperoleh sambungan yang benar-benar rapat.gambar 7 Keenam.

baik pada bagian terpal yang akan menjadi sisi luar kolam (gambar 14) maupun terpal bagian dalam kolam (gambar 15). buatlah sayatan pada berbentuk 'cross' atau 'X' pada permukaan terpal dengan menggunakan ujung pisau tajam (cutter) secara hati-hati (gambar 11). gunakanlah amplas dengan cara mengosokkannya secara perlahan pada arah melingkar di bagian tepian lubang tersebut. pastikan lubang pembilasan telah dibuat dengan benar dan tidak terdapat celah atau cacat pada titik pertemuan antara terpal.Ketujuh. gambar 11 gambar 12 gambar 13 Kedelapan. Jika ternyata Anda agak kesulitan merapikan tepian lubang ini. Usahakan setiap ujung sayatan tidak sampai menyentuh bagian tepi sisi dalam sok penyambung (gambar 12). pipa PVC dan sok penyambung. Potonglah bagian terpal di sekeliling sisi dalam sok penyambung dengan menggunakan pisau (cutter) hingga diperoleh lubang yang rapi (gambar 13). gambar 14 .

gambar 16 gambar 17 gambar 18 .gambar 15 Sampai tahap ini proses pembuatan lubang pembilasan telah selesai namun masih diperlukan satu langkah lagi yakni memasang sok penutup pada bagian ujung sok penyambung di sisi terpal bagian dalam kolam maupun di sisi luar kolam (jika memang di perlukan). ditancapkan) sebatang pipa PVC pada lubang pembilas tersebut (gambar 17 & 18). Mudah dan praktis bukan?? Sebagai saluran pembilas. Kini terpal siap dihamparkan. lubang dapat dibuat pada bagian dasar kolam (gambar 16) sedangkan sebagai pengatur level muka air kolam dapat pula dipasang (lebih tepatnya.

Selamat mencoba. Anda pun dapat membuat lubang sejenis pada dinding dasar kolam yang dapat berfungsi ganda yakni sebagai saluran pembilas sekaligus juga sebagai lubang tempat memasang pipa siphon (penyedot lumpur dasar kolam). semoga berhasil !! .Dengan sedikit kreatifitas.

Ciri-ciri Induk Lele Dumbo Yang Siap Memijah 1. Oleh karena itu masih layak dan perlu dibudidayakan. mudah dicerna dan bergizi. Selain itu lele dumbo dapat tumbuh dengan cepat dan mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi. tahun 1985 sd 1988. yaitu : 1. Pemijahan Pemijahan ikan lele dumbo dapat dilakukan melalui 2 cara. harganya mulai menurun dan pada akhirnya mencapai kondisi harga normal yang tidak jauh berbeda dengan harga jenis ikan air tawar lainnya. sehingga mempercepat proses jalannya pemijahan ikan tersebut. Induk Betina y y y Perut tampak besar dan bila diraba terasa lembek Alat kelamin berwarna kemerahan dan lubangnya agak membesar Bila diurut kearah anus keluar telur berwarna kekuningan 3. tidak memerlukan lahan yang luas serta tidak memerlukan air yang melimpah. Induk Jantan y y y y Umur telah mencapai 1 tahun Warna tubuh agak kemerah-merahan Alat kelamin tampak jelas meruncing Tubuh tetap ramping dan gerakannya lebih lincah 2. mudah dipelihara dalam kolam dan genangan air biasa. Namun setelah penyebarannya meluas. Ciri-ciri Induk Yang Baik y y y y y Umur telah mencapai 1 tahun Ukuran berkisar 300-1000 gram/ekor Nampak sudah jinak Badan mengkilat dan gemuk Tubuh sehat dan tidak cacat . baik untuk tahap usaha pembenihan maupun pembesaran. Secara Alami 2. terutama yang berukuran benih. lele dumbo merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang sangat mahal harganya. Pemijahan secara alami adalah pemijahan yang dilakukan di alam terbuka sesuai dengan sifat hidupnya tanpa perlakuan dan bantuan manusia. Hal ini disebabkan karena pada waktu itu penyebarannya masih langka. Ikan lele dumbo juga merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki daging yang lezat.Ikan lele dumbo (Clariasgariep nus) telah banyak dikenal orang sebagai ikan peliharaan yang baik. Kali ini disajikan petunjuk praktis mengenai teknik pemijahan lele dumbo melalui penyuntikan. Secara Disuntik Dengan Kelenjar Hipofisa Penyuntikan dengan kelenjar hipofisa adalah pemijahan yang dilakukan dengan bantuan atau penanganan manusia melalui pemberian kelenjar hormon hipofisa pada recipient (penerima) yang berguna untuk melancarkan proses kematangan gonad. Pada awal perkembangannya. Dengan kondisi harga normal seperti sekarang ternyata usaha budidaya ikan lele dumbo ini masih menguntungkan. Terlebih-lebih dengan adanya kemudahan dalam pembudidayaannya seperti teknologi yang tidak terlalu sulit.

bagian atas kepala diambil Ambil kelenjar dengan menggunakan pinset. lalu digerus/dihancurkan dengan menggunakan alat penggerus sambil ditambah pelarut akuabides 1-2 cc Ambil dengan menggunakan spuit dan kelenjar siap disuntikkan 2. Ikan sebagai ikan donor untuk ikan lele dumbo dapat diberikan ikan sejenis dan dari ikan mas tanpa mempertimbangkan jantan atau betina.) atau cacing sutera Selama pemeliharaan usahakan air tetap bersih dan jernih Selanjutnya benih didederkan di tempat lain . 8-12 jam setelah penyuntikan Penetasan Telur dan Perawatan Larva y y y y y Telur ditetaskan pada bak tembok atau pada bak yang terbuat dari plastik terpal Telur menetas antara 20-24 jam dari pemijahan Larva (benih) diberi makanan tambahan pada hari ke-3 setelah menetas berupa kutu air (Daphnia sp. kepala lele dibelah. Cara Menyiapkan Kelenjar Hipofisa Dari Ikan Lele y y y y y Timbang ikan donor seberat induk yang akan disuntik Potong bagian batas kepalanya Dari arah bukaan mulut. 1. setengah disuntikkan pada induk jantan dan setengahnya lagi pada induk betina Penyuntikan dilakukan pada bagian punggung dengan memasukkan jarum suntik secara mirin 45° sedalam ± 2 cm Induk yang telah disuntik. Cara Menyiapkan Kelenjar Hipofisa Dari Ikan Mas y y Timbang ikan donor seberat induk yang akan disuntik Potong bagian batas kepalanya Cara Penyuntikan dan Pelepasan Induk y y y y y y Induk disuntik pada siang atau sore hari Kelenjar hipofisa yang telah disiapkan .Menyiapkan Donor Donor adalah ikan yang dikorbankan untuk diambil kelenjar hipofisanya untuk diberikan kepada ikan sebaga recipient (penerima donor). dilepas kedalam bak pemijahan Kemudian bak pemijahan ditutup rapat Pemijahan akan terjadi pada malam hari.

.

Ikan Gurame merupakan salah satu. disamping pengadaan dan pasokannya yang terbatas. ini belum banyak dibudidayakan secara intensif. dengan demikian untuk mendapatkan Gurame ukuran berat 1 kg/ekor membutuhkan waktu pemeliharaan cukup lama. karena dari masing-masing jenis usaha ini juga dapat mendatangkan keuntungannya masing-masing. Ikan Gurame dikenal sangat gurih dan lezat. di usaha pembenihan. Untuk pertumbuhan yang ideal pH-nya berkisar antara 7 . khusus.8.400 m di atas permukaan laut. komoditas unggulan dalam usaha budidaya ikan air tawar.28°C. haruslah pasangan Ikan Gurame itu dijodohkan. ikan Gurame ini dapat dibudidayakan secara intensif. LINGKUNGAN HIDUP IKAN GURAME Ikan Gurame merupakan ikan air tawar sampai sedikit payau. kedalaman air sekurangkurangnya 75 cm. Ikan ini sangat baik dipelihara. hanya. ditetapkan komoditas prioritas yang mempunyai keunggulan komparatif wilayah dan kompetitif komoditas. Permintaan pasar relatif konstan. . Dibeberapa daerah penghasil Gurame seperti Jawa Barat pada umumnya hanya dipelihara secara tradisional. ternyata. Lokasi pemeliharaan yang cocok ialah pada ketinggian 50.). pendederan dan pembesaran atau secara. Dari pengalaman dan percobaan -percobaan yang ada. Tanda-tanda Ikan Gurame Jantan dan Ikan Gurame Betina diantaranya : Ikan Gurame Jantan 1. Ada tonjolan di atas kepala. berair jernih dan dasar kolam yang kurang lumpurnya. Pada garis besarnya usaha budidaya. walaupun pertumbuhannya lambat.) 1. usaha pembenihan atau pendederan ataupun pernbesarannya saja. maka Ikan Gurame tahan terhadap zat beracun dan air yang rendah kadar oksigennya dibandingkan dengan ikan air tawar lainnya. 2. Karena Ikan Gurame merupakan ikan golongan labyrinth (mempunyai alat pernapasan tambahan). SELEKSI INDUK Untuk memperoleh benih dengan lebih. Salah satu komoditas perikanan yang cukup prospektif adalah lkan Gurame (Osphronemus gouramy Lac. oleh karena itu. dengan subu 24 . terjamin. Keunggulan harga Ikan Gurame adalah disebabkan tekstur dagingnya yang lebih kompak sehingga disukai konsumen. bahkan cenderung meningkat dengan harga diatas harga Ikan Mas.PEMBENIHAN IKAN GURAME (Osphronemus gouramy Lac. harus diketahui mana Ikan Gurarne Jantan dan mana Ikan Gurame Betina. PENDAHULUAN Dalam mengembangkan usaha tani yang berorientasi agribisnis.. Ikan Gurame meliputi 3 hal. 3. yakni . Membudidayakan Ikan Gurame secara intensif dapat dilakukan dalam skala besar ataupun Skala kecil. perlu dipilih dan.

Buat kolam dengan ukuran 10 x 7 m atau kurang lebih 40 m2. 4.7 kg. Membuat Kolam Perkawinan a. Umur Umur mencapai 5 tahun lebih. berisi dan mulus. Tidak cacat atau luka.5 tahun) dengan berat 6 . Dasar sirip dada agak hitam. b. Sirip tidak rusak. PEMBENIHAN 1. Tidak ada tonjolan di atas kepala 2.2. Buat pematang dengan ukuran : bagian atas lebar 1/2 meter. 4. 3. Ujung sirip ekor membulat. 2. bagian bawah/dasar 1 meter. Tutup insang putih kecoklatan. Tutup insang agak kuning. d. Mengawinkan Induk Seekor induk jantan yang cukup umur(4 . Biasanya seekor jantan yang baru mulai birahi bisa. Cangkul tanah dasar kolam agar gembur lalu diratakan lagi dan dasar kolam dibuat miring kearah . 4. Umur lebih dari lO tahun tak baik lagi menjadi induk. c. 3. tinggi 1 meter. Ujung sirip ekor rata. 3. INDUK YANG BAIK 1. 2. 5. karena telurnya mulai berkurang dan kurang bagus benihnya. dapat mengawini 4 ekor betina. Induk yang sudah dewasa dan timbul birahinya akan tampak saling berkejaran. Warna Kuning bersemu putih. mengawin 2 ekor i betina. yang jantan akan mengejar induk betina. Ikan Gurame Betina 1. Pasang pipa/ bambu/ paralon untuk pemasukkan dan pengeluaran air. Bersih tidak belang. Dasar sirip dada agak putih. Bentuk Tubuh Panjang.

Mula-mula ikan jantan akan kawin dengan betina pertama. Setelah sarang selesai. Induk betina akan menjaga diseki tar sarang. b. garis tengah 30 cm. f. e. .20 cm. Dalamnya dari permukaan air kolam kurang lebih 15. sedangkan induk jantannya berwarna gelap. c. Letakkan bahan pembuat sarang yang terdiri dari rumput kering/ijuk/sabut kelapa yang telah diural. e. PEMIJAHAN a. Selanjutnya si jantan mulai membuat sarang telur dengan menyusun rumput kering/sabut kelapa/ijuk di dalam sarang yang telah disediakan. induk jantan akan kawin lagi dengan induk betina yang kedua. induk betina yang matang telurnya akan tampak mengembung perutnya. Pasang kerangka sarang dipinggir kolam dengan jarak agak berjauhan. Pemasangan kerangka sarang bisa ditancapkan pada tebing tanah kolam. i. tujuannya agar pupuk hancur dan meresap ke tanah dan membentuk lumut yang menjadi makanan ikan. Siapkan kerangka sarang (sosog) yang dibuat dari bambu. g. Pada minggu kedua. Bahan sarang dipisah agar ikan Gurame mudah mengambilnya dan membawanya ketempat sarang. tapi setelah induk jantan selesai membuat sarang yang lain. pada minggu pertama pula mulut sarang akan tertutup. Keringkan kolam selama 1 minggu agar hama yang dapat menimbulkanpenyakit mati. h. j. berbentuk kerucut. panjang 80 cm. atau bisa juga di antara 3 potong. karena betina yang akan kita isi ada 3 ekor. tiap sarang diisi seekor induk. tiang bam bu yang ditancapkan di dasar kolam. maka dibuat 3 buah kerangka (sarang).pintu air. warna badannya lebih terang. ikan akan kawin. Pupuk dengan pupuk kandang sebanyak kurang lebih 1 karung. 15 cm. Induk-induk ikan Gurame dimasukkan ke dalam kolam pemijahan. baru kemudian masukkan air biarkan selama kurang lebih 1 minggu. d. disebarkan merata. Buat saluran ditengah-tengah kolam memanjang dari pintu pemasukkan air ke pintu pengeluaran dengan lebar saluran 1/2 meter dan dalamnya. ini berarti telur sudah dimasukkan ke dalam sangkar.

maka coba ditusuk dengan lidi ditengah tengah sarang telur. . G. C. bila keluar butiran minyak berarti memang. Diusahakan kena sinar matahari pagi. Kalau dibiarkan di kolam pemijahan maka induk jantan akan kawin lagi dengan induk pertama. Menetaskan di baskom plastik/ gentong. MERAWAT TELUR Cara tradisional. baskom/gentong 2 buah diisi air jernih sebanyak setengah Lebih. E. Selanjutnya jantan akan kawin lagi dengan induk betina yang ketiga setelah sarang selesai dibuat oleh si jantan. Keuntungannya : Lebih aman dari hama penyakit. gunakan selang plastik.Lebih banyak telur yang menetas. Biasanya pada hari ke-11 atau ke-12. g. kedua dan ketiga. F. Untuk membuktikan bahwa ada telur dalam. diatasnya dibuat atap agar tidak kehujanan. sarang. agar air yang keluar dan masuk tidak terguncang.f. lalu lepas ijuk sampai telur jatuh ke dalam baskom. Masa istirahat ini dimaksudkan agar ikan yang dihasilkan nanti lebih baik. Cara menetaskan: A. Letakkan daun-daun sebagai pelindung di atas permukaan air. Sebagai tempat berlindung. B. Sehat dan kaya oksigen. Mudah pengawasannya. Siapkan. Pindahkan sangkar berisi telur ke dalam baskom. ada telur di dalam sarang tersebut. telur akan menetes sendiri. Air dalam gentong diganti 2 kali sehari pagi dan sore. Untuk 1 sarang diperlukan 2 buah tempat gentong 1 baskom besar. tujuannya agar anak Ikan Gurame akan berlindung dibawahnya.: Telur dibiarkan saja di kolam pemijahan bersama induk-nya. Letakkan daun kelapa kering di dekat sarang telur. setelah itu diistirahatkan selama 6 bulan bagi induk betina dan 3 bulan bagi induk jantan. Letakkan baskom di atas air kolam pemijahan (terapung). h.. Sebaiknya dibatasi hingga 3 kali. 7. D.

Pencegahan: Menjaga kebersihan kolam dan kwalitas air. anak Gurame tidak diberi makan. HAMA DAN PENYAKIT. Untuk pemeliharaan di sawah benih berukuran 3 . Penyakit yang banyak menyerang Ikan Gurame diantaranya adalah disebabkan karena : Saprolegniasis sp. Telur ikan diliputi benang-benang halus seperti kapas. 8. Pengobatan: Pengobatan terhadap telur yang diserang dengan cara mencelupkan telur ke dalam larutan Malachite Green Oxalate dengan dosis 60 gr/m3 air. baru setelah 10 hari anak ikan diberi makanan berupa dedak halus atau cairan kuning telur.2008 . 1. Anak Ikan Gurame (benih. kepala sirip. Menyerang tutup insang.H. yang luka.5 cm (3 bulan).benang halus seperti kapas. sumber : Dinas Perikanan Propinsi Jawa Barat. sawah atau di dalam hapa. Penyebab : Cendawan Penyerangan : Luka-luka pada kulit. Gejala klinis : Tubuh ikan ditumbuhi benang . PENDEDERAN. berwarna putih. Jangan sampai memelihara ikan. selama 15 menit. Setelah menetas. 9. Tempat pendederan anak Ikan Gurame bisa di kolam. Kalau ada minyak sebaiknya dibuang. Telur akan menetas setelah 2 minggu. temperatur dingin.) yang ditaburkan di kolam urnur 2 minggu sebanyak 200 ekor/ m2.

BUDIDAYA IKAN NILA GIFT (Oreochromis niloticus bleeker) 1. Untuk pemasarannya sangat luas baik dalam negeri maupun luar negeri (ekspor) seperti masyarakat Jepang dan Singapura. yaitu : A. PENDAHULUAN Ikan Nila GIFT (Oreochromis niloticus bleeker) merupakan jenis ikan air tawar yang mudah dikembangbi akan dan toleransinya yang tinggi terhadap perubahan lingkungan maupun kemudahan pemeliharaannya. Rasanya cukup gurih dan d i gemari masvarakat Indonesia. Bagi konsumsi dalam negeri akan banyak menunjang usaha perbaikan gizi keluarga. kolam. 3 (tiga) macam. Apung (KJA). Kolam Air Deras (KAD) dan Keramba Jaring. lokal dan Nila GIFT yang masuk ke Indonesia pada tahun 1984 dan 1996 dari ICLARAM Philipina melalui Balai Penelitian Perikanan Air Tawar (Balitkanwar). skala rumah tangga atau skala besar (perusahaan). baik dalam maupun luar negeri sangat menjanjikan. terutama ukuran yang berat badannya di atas 500 gram. Dilihat dari prospeknya. tralada. Dapat berupa kolam tanah. jenis Ikan Nila diantaranya Citralada. Tempatnya pun dapat dilaksanakan pada kolam tanah.5 It/ detik untuk luas selahan 100 m2. berdinding tembok. kolam tembok dan Keramba jaring Apung (KJA). sehingga perlu langkah yang pasti untuk meningkatkan produksi agar kebutuhan dalam negeri maupun luar negeri dapat terpenuhi. Luas lahan kolam pembesaran bervariasi. Teknik pembesaran Ikan Nila terapannya sangat mudah dilakukan sekali. tergantung lahan yang tersedia. Monoculture (Pemeliharaan Tunggal). Debit air 1. PEMBESARAN IKAN NILA GIFT Teknik pembesaran Ikan Nila GIFT terapannya ada. baik dilakukan. . pertanian maupun Limbah rumah tinggal. Air yang digunakan untuk pemeliharaan harus bebas polusi baik yang berasal dari limbah industri.

Berdasarkan dari pengalaman yang sudah banyak dilakukan. h. maka dapat dipasang saringan pada pintu masuk air. untuk padat penebaran benih Ikan Nila dapat dilihat di . saluran pemasukkan dan pengeluaran. Perbaikan pematang. Polyculture (Pemeliharaan Campuran dengan Ikan lain). PENEBARAN BENIN IKAN NILA Ukuran benih Ikan Nila yang disebarkan berukuran 8 .150 cm. i. Dapat dilakukan penyemprotan dengan pestisida. Atau juga. Pemupukan dengan pupuk kandang 500 gram/ M2. urea 15 gram/ m2 dan TSP gram/ m2. c.7 hari pengisian air kolam. PERSIAPAN KOLAM Persiapan Kolam pemeliharaan Ikan Nila meliputi : a. Penebaran Ikan Nila dilakukan setelah 5 . Untuk meningkatkan produksi.10 ekor/ m2 serta lama pemeliharaan. 4. syaratnya ikan yang dimasukkan tidak merupakan pesaing (kompetitor) atau pemangsa (predator) bagi ikan Nila. kemudian tutup pintu pemasukkan dan pengeluarannya. Masukkan air sampai kedalaman 80 . e. jenis serta prosentase masing-masing ikan dapat dilihat pada tabel di bawah ini : C. d. Pengapuran dengan ukuran 25-1000 gram/m2. Pengisian air kolam. 6 bulan hingga ukuran berat Ikan Nila mencapai 400 . Pemeliharaan Ikan Nila dapat juga dilakukan secara polyculture (campuran) dengan jenis ikan lain.600 gram/ekor.. pemeliharaan Ikan Nila yang menguntungkan bila dipadukan dengan ayam petelur.B. Untuk mencegah h. f. biarkan air tergenang. Pengeringan kolam. g. 3. b.ewan/ ikan lain masuk. pemeliharaan Ikan Nila dapat dilakukan bersama dengan pemeliharaan unggas. Terpadu Longyam(BalongAyam) dan Unggas lainnya.12 cm atau ukuran berat 30 gram/ ekor dengan padat tebar 5 .

Pakanyaberupa hijau-hijauan diantaranya adalah : Kaliandra.bawah ini : 5. Penyembuhan dengan memberikan antibiotic atau fungisida ke seluruh kolam memerlukan biaya yang cukup mahal.73%. kekurangan makanan. paling serius adalah yang disebabkan oleh lingkungan dan keadaan yang tidak menyenangkan. pellet atau sisa -sisa makanan dapur. Kihujan. Kalikina atau kecubung. seperti terlalu padat. Penanggulangan yang paling baik dan efektif dengan cara memberikan kondisi yang lebih baik pada kolam ikan tersebut. yaitu berupa dedak. PEMBERIAN MAKANAN Komposisi makanan yang diberikan untuk Ikan Nila selain makanan alami dapat diberikan makanan tambahan.). Kipat. Pada dasarnya pemberian pakan terdiri dari: Protein 20-30%. Sekali kolam ikan terlanda penyakit yang. 6. serius biasanya terlambat untuk melakukan tindak an apapun. Karbohidrat 63 . Oleh karma itu melakukan pencegahan akan lebih murah dibandingkan dengan melakukan pengobatan. Lemak 70% (maksimal. PENYAKIT Penyakit Ikan Nila yang. yang diusahakan secara intensif. yaitu dengan jalan lain melakukan pengeringan pada kolam dan melakukan penyiapan . ampas kelapa. penanganan yang kurang baik dsb.

Setelah panen selesai. PEMANENAN Setelah masa pemeliharaan 4 . 2008 . Ikan akan berkumpul di bak-bak (kubangan) penangkapan atau dalam saluran. dimana hanya dipilih ukuran konsumsi (pasar). Teknik memanen yang paling mudah dan murah dengan cara mengeringkan kolam secara total atau sebagian. 7. Pada tahap pertama dengan menggunakan jaring dan setiap bulan berikutnya secara bertahap.dari permulaan. sumber : Dinas Perikanan Provinsi Jabar. kemudian diserok/ditangkap. Ikan Nila dapat dipanen. kolam pemeliharaan dikeringkan dan dilakukan persiapan kembali untuk pemeliharaan berikutnya.6 bulan. Selama panen air segar perlu dialirkan ke dalam kolam untuk mencegah agar ikan tidak banyak yang mati. Sistem pemanenan dapat juga dilakukan secara bertahap. maka kolam dikeringkan sama sekali. Pada saat panen total ukuran ikan bervariasi di atas 50 gram/ ekor. Bila ikan dipanen secara keseluruhan. Akan tetapi apabila akan memanen sekaligus maka hanya sebagian air yang dibuang.

TANYA JAWAB : Untuk infusoria. campurin saja ke air beberapa tetes (tergantung volume air) Kalau mau murah. bisa beli Liquidfry No. bisa dengan cara seperti ini. 1. lalu di taruh di dalam air bekas cucian atau air aquarium yang di taruh di dalam tempat plastik yang kedap. Biarkan 2 minggu. daun kol di rebus. . setelah air berwarna butek baru berikan ke anak ikan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful