P. 1
Gerakan Papua Merdeka

Gerakan Papua Merdeka

1.0

|Views: 1,972|Likes:

More info:

Published by: Marselinus Denny Hioediyanto on Aug 20, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/16/2013

pdf

text

original

Gerakan Papua Merdeka

Latar Belakang

1 . Tindakan yang dilakukan Gerakan Papua Merdeka ini meresahkan Indonesia. Dimana semuanya ini. karena hal ini mengganggu stabilitas dan keamanan nasional Indonesia. Terlebih lagi kekayaan alam yang ada di papua lebih banyak digunakan untuk membangun pulau jawa daripada untuk mengembangkan papua sendiri. yaitu kasus penembakan terhadap seorang WNA itu masih merupakan suatu kemungkinan dilakukan oleh Gerakan Papua Merdeka. penyerangan terhadap kantor polisi. khususnya di pulau jawa. sebab sudah beberapa kali OPM melalukan aksi teror dan penyerangan terhadap fasilitas-fasilitas pemerintah. sehingga masalah ini dapat segera teratasi. Berdasarkan berbagai sumber yang kami dapat. yaitu kasus pengibaran bendera Bintang Kejora. oleh karena itu kita harus turut serta mencari pemecahan. dapat dipastikan merupakan tindakan dari Gerakan Papua Merdeka. lengkap dengan aksi-aksi pembersihan oleh BIN. penguasaan sebuah bandara di propinsi Wamena. kami menyimpulkan bahwa Gerakan Papua Merdeka melakukan tindakan-tindakan ini untuk menuntut kemerdekaan Papua. Semenjak era pemerintahan Soeharto tercatat beberpa kali terjadi serangan besar yang dilakukan oleh OPM seperti serangan terhadap kota Jayapura yang dengan mudah dibasmi oleh TNI. hanya saja pada kasus terakhir. karena mereka merasa terdiskriminasi dalam hal pembangunan dibanding dengan daerah daerah lain. tetapi masalah ini belum bisa dianggap sekesai.Gerakan Papua Merdeka Latar Belakang Dalam beberapa hari terakhir ini kita mendengar mengenai kejadian-kejadian yang mengejutkan terjadi di Papua. Tentu saja pemerintah Indonesia tidak tinggal diam begitu saja. Gerakan Papua Merdeka | 8/2/2009 Pembahasan Selama ini sikap Pemerintah Indonesia terhadap Gerakan Papua Merdeka atau OPM selalu bersifat keras dan represif. Freeport Indonesia di Tembagapura tanggal 12 Juli lalu. dan yang terakhir adalah penembakan terhadap seorang WNA asal Australia dan 2 orang warga Indonesia yang bekerja di PT. Berbagai cara telah dilakukan pemerintah Indonesia.

setelah seluruh pasukan Jepang dan Amerika yang bertempur di Papua ditarik. operasi-operasi yang dilakukan oleh OPM semakin berani. Hal ini tentu menarik keprihatinan kita mengingat bukan polisi atau tentara yang terbunuh. Maka untuk mengetahui mengapa dan bagaimana OPM ini muncul. melainkan warga sipil yang tidak bersalah dan seorang warga asing. terutama setelah mereka mendapatkan dukungan rakyat papua pada tahun 1990-an. Pada tahun 1949. kita harus mundur ke era tahun 1960-an di mana Indonesia masih mencoba memasukkan Papua Barat dalam wilayahnya. Nikolas Jouwe sedang berdiri menggunakan topi urutan kedua dari kiri Gerakan Papua Merdeka mulai muncul semenjak diberlakukan otonomi khusus pada Papua dan pemekaran wilayah Papua menjadi 2 propinsi: Papua dan Papua Barat aksi-aksi kekerasan oleh OPM tidak juga surut. kondisi OPM makin kuat karena muncul kebencian terhadap pemerintah Jakarta. Dalam perjanjian Pengakuan Kemerdekaan Indonesia pada tahun yang sama. yang tentu akan menyebabkan nama Indonesia makin jelek di mata dunia. Belanda mulai masuk dan mengembalikan lagi kekuasaan kolonialnya di Papua.Setelah pembentukan OPMRC (OPM Revolutionary Council) pada tahun 1982 oleh Mosses Werror yang merupakan badan komando militer OPM yang sangat radikal dan tidak akan berkompromi dengan pemerintah RI. Semenjak pemerintah mempromosikan Papua sebagai tempat investasi dan masuknya perusahaan-perusahaan asing berskala internasional (Freeport-McMoRan). Dan pada masa-masa sesudahnya Belanda mencoba membuat Negara 2 Gerakan Papua Merdeka | 8/2/2009 . Papua tidak termasuk dalam perjanjian tersebut. Kebencian ini muncul akibat pengurasan sumber daya alam oleh perusahaan asing dan terutama akibat dukungan perusahaan-perusahaan tersebut pada tindakan represif Indonesia.

Indonesia. Akhirnya pada tahun 1969 diadakan PEPERA (Penentuan Pendapat Rakyat) yang memutuskan Papua masuk ke wilayah Indonesia. karena takut bahwa nantinya Indonesia bisa bersekutu dengan Uni Soviet dan RRC maka pemerintah AS mencoba melobi dan memaksa agar Belanda menyerahkan Papua kepada Indonesia agar hubungan AS-Indonesia bisa membaik. Mereka juga umumnya tidak peduli dengan politik. Perjanjian tersebut oleh sebagian masyarakat Papua tidak diakui dan dianggap sebagai penyerahan dari tangan satu penjajah kepada yang lain.Sebagian besar dari mereka tinggal di daerah terpencil yang sulit dijangkau di hutan-hutan. Satu. Tentu adanya Gerakan Papua Merdeka di Papua ini mendapat tanggapan dari rakyat Papua sendiri. Tetapi mereka menaruh simpati pada OPM yang dianggap sebangsa. Ada beberapa pembagian terhadap orang Papua. juga pelatihan agar orang-orang Papua dapat mandiri. rakyat Papua merupakan kumpulan dari ras Negroid Melanesia. buta pendidikan. perselisihan antara Roenkorem dan Hendrik Prai menyebabkan OPM terpecah sebagai sebuah kekuatan militer dan menyebabkan kegagalan pendirian negara Papua. Terutama semenjak perusahaan pertambangan asing mulai melakukan perusakan lingkungan di Papua. Mereka mencari dukungan antara lain melalui PBB. Akibat hal ini. Tetapi. Mereka juga berusaha melakukan aksi-aksi teror terhadap para pendatang dari Indonesia serta para pekerja asing. Forum Pasifik Selatan dan ASEAN. Jacob Hendrik Prai merencanakan proklamasi kemerdekaan Papua pada tanggal 1 Juli 1971. Penduduk asli Papua merasa bahwa mereka tidak memiliki hubungan sejarah dengan bagian Indonesia yang lain (dan memang pada kenyataanya juga tidak) maupun negaranegara Asia lainnya. yangmerupakan kelompok tradisional. Mereka juga umumnya buta huruf. Oom Nicolas Jouwe. dan hidup sederhana dengan berburu dan bertani. Sementara.Papua. Diawali dengan terbentuknya Dewan Papua pada April 1961 dan pembentukan institusiinstitusi seperti layaknya negara. Penyatuan wilayah ini ke dalam NKRI sejak tahun 1969 merupakan buah perjanjian antara Belanda dengan Indonesia dimana pihak Belanda menyerahkan wilayah tersebut yang selama ini dikuasainya kepada bekas jajahannya yang merdeka. Tetapi. GNB. golongan terbesar. Seth Jafeth Roemkorem. Dimana. Mereka biasanya anti terhadap orang-orang diluar suku mereka. Gerakan Papua Merdeka | 8/2/2009 3 . pembasmian oleh militer Indonesia di bawah pimpinan Soehato semakin melemahkan OPM Tahun 1982 Dewan Revolusioner OPM didirikan dimana tujuan dewan tersebut adalah untuk menggalang dukungan masyarakat internasional untuk mendukung kemerdekaan wilayah tersebut.

baik untuk pemerintah Indonesia maupun bagi Papua. pada Juli 1998. Papua menjadi propinsi yang paling terbelakang di Indonesia padahal Papua adalah propinsi dengan sumber daya alam terbesar di Indonesia. dan para pengusaha. Di bawah ini adalah beberapa contoh tindakan represif oleh pemerintah RI Pada Januari dan Agustus 1996. tapi meningkatkan kualitas pembangunan di sana. Ketiga. Akibatnya. Berdasarkan sumber sumber yang ada hanya tersisa 2 pilihan bagi Indonesia. tidak mau ambil pusing. Sikap mereka netral. adalah orang-orang yang duduk di pemerintahan. OPM mengibarkan bendera Bintang Kejora di sebuah menara air di kota Biak dan bertahan di sana selama beberpa hari sebelum TNI membasmi mereka. Kesimpulan Selama ini pemerintah Indonesia masih belum dapat memecahkan masalah ini dengan baik. Bagi kelompok kami pilihan yang mungkin terbaik jatuh pada peningkatan usaha pembangunan di Papua karena: 4 Gerakan Papua Merdeka | 8/2/2009 Tindakan pemerintah yang diambil oleh pemerintah untuk menghadapi Gerakan Papua Merdeka selama ini selalu represif. yaitu: melepaskan Papua agar berdiri sendiri atau mempertahankannya. pertama dari kelompok peneliti dan kedua dari tempat pemotongan kayu. Keempat. Tetapi berdasarkan laporan dari penduduk lokal terjadi pembantaian dalam tindakan tersebut. aparat-aparat pemerintah. Mereka ini adalah kaum terpelajar dan telah menyaksikan ketimpangan sosial antara Papua dan daerah lain di Indonesia. Masih banyak kasus-kasus yang lebih kecil lagi yang biasanya ditumpas pemerintah dengan militer. . OPM menyandera beberapa warga negara asing dan warga Indonesia. dan terutama menghindari masalah baik dengan OPM maupun Pemerintah RI. pemerintah juga kurang memperhatikan kondisi pembangunan ekonomi dan pendidikan di Papua. Selain itu. dalam aksi ni seorang sandera terbunuh dan sisanya berhasil dibebaskan oleh TNI. Kebijakan-kebijakan pemerintah pusat seakan-akan ditujukan bagi kelanggengan investor asing untuk menanamkan modalnya di Papua.Kedua. Jawa misalnya. adalah golongan orang-orang biasa kelas menengah ke bawah yang tinggal di kota-kota dan daerah urban. Juga. Mereka menganggap OPM adalah organisasi teroris dan harus dibasmi dengan kekuatan militer. Mereka adalah orang-orang yang mendukung pemerintah Jakarta karena merasa mendapatkan keuntungan darinya. Mereka biasanya bersikap mendukung gerakan OPM. adalah mereka yang berpendidikan tinggi serta berwawasan luas.

Indonesia pernah melepaskan Timor Timur secara damai melalui referendum tahun 1998. 2. tidak ada yang mau menjamin bahwa warga Papua mampu mengelola kekayaan alam mereka dengan keahlian mereka sendiri terutama dalam waktu singkat karena kekurangan infrastuktur. Bosnia. Hal ini umum sekali terjadi. kekacauan politik menyelimuti negara-negara Balkan yang baru merdeka dan menyebabkan jutaan pengungsi di Kosovo.1. modal. dan Serbia serta korban jiwa yang tidak sedikit. Seperti pada saat Yugoslavia bubar pada awal dekade 1990an. tetapi kenyataannya kelompok-kelompok yang membela dan secara tidak langsung dibela oleh Indonesia melakukan pembunuhan dan pengerusakan di Timor Timur akibat kekecewaan mereka. Gerakan Papua Merdeka | 8/2/2009 5 . kebanyakan akibat perebutan kekuasaan internal atau ancaman serangan negara lain. Kroasia. saat kemerdekaan diwarnai dengan kekacauan akibat munculnya banyak pemberontakan dan agresi negara lain. Kemerdekaan selalu membawa kelabilan politik di suatu wilayah. Hal-hal tersebut merupakan sesuatu yang melanggar hukum dan tidak beradab. 3. Sekalipun Papua merdeka dan Freeport serta perusahaan asing lainnya berhasil diusir dari Papua. Tidak ada kepastian bahwa kemerdekaan bisa membawa suatu wilayah pada kemakmuran.. Contoh lain diberikan oleh Amerika Serikat yang sempat terpecah pada masamasa pasca proklamasi menjadi Konfederasi Amerika dan Amerika Serikat. Kedua negara tersebut kemudian berperang dalam perang sipil yang berlangsung selama 1861-1865 hanya akibat perbedaan pendapat tentang perbudakan. dan terutama sumber daya manusia yang cakap. Tidak ada jaminan bahwa disintegrasi bisa berlangsung damai. Indonesia.

6 Gerakan Papua Merdeka | 8/2/2009 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->