P. 1
Kunci Tadabbur Al-Quran

Kunci Tadabbur Al-Quran

|Views: 270|Likes:
Published by Topan Setiadipura
Presentasi mengenai kunci tadabbur alqur'an yang disarikan dari buku 'Mafaatih Tadabbur Al Qur'an".
Presentasi mengenai kunci tadabbur alqur'an yang disarikan dari buku 'Mafaatih Tadabbur Al Qur'an".

More info:

Published by: Topan Setiadipura on Aug 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/19/2013

pdf

text

original

³Kunci Tadabbur Al Qurd anf

Melahirkan Generarsi Qur¶ani

1

Rujukan utama dari pemaparan ini adalah buku ´Mafaatih Tadabburil Qur¶an wa an Najaah fiil Hayaat´ tulisan Dr. Khalid bin Abdul Karim Al Laahim.
(Buku ini diterjemahkan dengan judul ´Kunci-kunci Tadabbur Al Qur¶an´ diterbitkan oleh Pustaka An Naba¶).
2

Urgensi Tadabbur Al Qur¶an
Materi ini akan memaparkan pentingnya tadabbur Al Qur¶an bagi seorang muslim. Masalah ini akan dipaparkan dalam lima sudut pandang berikut : 1. Janji Allah dan rasul-Nya 2. Penyesalan ahli neraka 3. Makar musuh-musuh Islam 4. Tadabbur Al Qur¶an sbg sumber kekuatan. 5. Solusi keterpurukan ummat
3

Urgensi Tadabbur Al Qur¶an
1. Janji Allah dan Rasul-Nya QS Al Isra ayat 9 : : "

Dari Umar ra, ia berkata : Nabi kalian telah berkata Sesungguhnya dengan Al Qur¶an ini Allah mengangkat suatu kaum dan merendah yang lainnya.[Shohih Muslim]

:

Dari Utsman ra, ia berkata : Rasulullah bersabda : ´Yang terbaik diantara kalian adalah yang belajar dan mengajarkan Al Qur¶an´ [Shohih Bukhari] 4

":"

Urgensi Tadabbur Al Qur¶an
2. Penyesalan Ahli neraka QS Al Furqaan ayat 27-29. Ayat-ayat ini memberikan informasi penting tentang hal-hal yang disesalkan oleh ahli neraka (merupakan sebab terjatuhnya mereka ke dalam neraka) yaitu : tidak mengikuti rasulullah, dan tersesat dari Al Qur¶an.
5

Urgensi Tadabbur Al Qur¶an
3. Makar musuh-musuh Islam QS Al An¶am ayat 26 QS Fushilat ayat 46
Diantara strategi musuh islam untuk mengalahkan ummat islam adalah dengan mencegahnya dari mentadabburi ayat Al Qur¶an, dan mereka sendiri berpaling dari mendengarkan Al Qur¶an.
6

Urgensi Tadabbur Al Qur¶an
4. Al Qur¶an sebagai sumber kekuatan para nabi dan para pembela risalah kenabian.
- bekal Rasulullah di awal dakwah [QS Al Muzammil ayat 1- 5 ]

- sumber kekuatan harian Rasulullah dan para pembela panji-panji Islam

":' "

:
[Hadits Shohih Muslim]

": "
[At-Tibyan An Nawawi]
7

Urgensi Tadabbur Al Qur¶an
5. Solusi Keterpurukan Ummat.

´
[Hadits Shohih,Abu Dawud]

"

‡ Solusinya adalah dengan kembali kepada Agama Islam, yaitu kembali mempelajari sumber Agama Islam, memahami, dan mengamalkan. ‡ Diantara bentuk jihad yang Allah perintahkan kepada kaum muslimin adalah berjihad dengan Al Qur¶an sebagaimana Allah sebutkan dalam Surat Al Furqan ayat 52.
8

Makna dan Ciri Tadabbur Al Qur¶an

9

Makna Tadabbur Al Qur¶an
Tadabbur Al Qur¶an adalah perenungan dan percermatan ayat-ayat Al Qur¶an untuk dapat memahami makna, hikmah, ataupun maksudnya

: .
10

Ciri Tadabbur Al Qur¶an
‡ Ayat ± ayat fenomena tadabbur al qur¶an :
QS Al Maa-idah ayat 83 ; QS Al Anfaal ayat 2 QS At Taubah ayat 124 ; QS Al Israa ayat 107-109 QS Maryam ayat 58 ; QS Al Furqaan ayat 73 QS Al Qashash ayat 53 ; QS Az Zumar ayat 23

‡ Atsar sikap para shahabat : ' (6) "

:

_

Dari µAsma binti Abu Bakr : Dahulu para shahabat apabila dibacakan kepada mereka Al Qur¶an, maka air mata mereka meleleh dan kulit mereka bergetar, sebagaimana Allah telah menjelaskan sifat mereka. [Tafsiir Al Qurthubi]

11

Ciri Tadabbur Al Qur¶an
Dari ayat-ayat diatas dapat disimpulkan tanda tadabbur Al Qur¶an : 1. Menyatunya hati dan fikiran ketika membaca Al Qur¶an, dibuktikan dengan berhenti karena takjub dan mengagumi makna yang terkandung. 2. Menangis karena takut kepada Allah 3. Bertambahnya kekhusyuan 4. Bertambahnya iman, diantaranya diketahui dengan pengulangan ayat secara spontan. 5. Merasa bahagia dan gembira 6. Gemetar karena rasa takut yang kemudian diikuti oleh rasa harap dan ketenangan. 7. Sujud sebagai bentuk pengagungan kepada Allah.
12

Pemahaman salah tentang tadabbur Al Qur¶an
³Bahwa tadabbur alqur¶an adalah susah dan hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu.´ Pemahaman ini salah dengan perhatikan nash dan atsar sbb: QS Al Qamar ayat 17 ³Dan sungguh telah kami mudahkan Al Qur¶an untuk dipelajari, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? ³ Berkata Ibnu Hubairah : ³ Diantara makar syaithon adalah menjauhkan hamba Allah dari tadabbur Al Qur¶an. Sebab ia tahu bahwa tadabbur akan menghasilkan hidayah. Syaithon berkata : ³Ini sangat berbahaya.´ Sehingga dengan makarnya manusia akan berkata : ³ Saya tidak mau berbicara tentang Al Qur¶an´. [dziil
thobaqaat al hanaabilah karya Ibnu Rajab]

13

Kunci Tadabbur Al Qur¶an :
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Hubbul qur¶an /Mencintai Al Qur¶an Ahdaaf qiraatil qur¶an Al qiyaamu bil qur¶an An takuunal qiraah fiillail An takuunal qiraah hifzhan At tikraar al usbuu¶i lilqur¶an Tikraarul ayaat Rabthul aayat bil ma¶ani At tartiil Al Jahru bil qira¶ah
14

Cinta Al Qur¶an
A. Hati sebagai sarana untuk memahami dan berfikir.
[menunjukkan urgensi pentingnya kecintaan terhadap Al Qur¶an untuk dapat mentadabburinya.] Nash ± nash yang menunjukkan hati sebagai sarana untuk berfikir dan memahami : QS Al Kahfi ayat 57 ; QS Al Hajj ayat 46 ; QS Al Ahzaab ayat 4

B. Hati manusia berada di tangan Allah
[menunjukkan pentingnya memohon kepada Allah untuk diberikan kecintaan pada Al qur¶an] Nash-nash yang menunjukkan hal ini : QS Al Anfaal ayat 24 ; QS Al Kahfi ayat 57 ; QS Al A¶raaf ayat 146
15

Cinta Al Qur¶an
C. Tanda kecintaan pada Al qur¶an
1. 2. 3. 4. 5. Senang bermuamalah dengan Al qur¶an Mampu untuk duduk bersama al qur¶an tanpa merasa jenuh/bosan. Rindu terhadap al qur¶an ketika terhalang untuk dapat bermu¶amalah dengannya. Banyak membicarakan al qur¶an dan yakin terhadap pelajaran dari Al qur¶an dan merujuk kepada Al qur¶an ketika ada permasalahan hidup baik kecil ataupun besar. Menta¶ati Al qur¶an baik perintah maupun larangan.

´

":

Abu µUbaid berkata : ³ Tidak seseorang bertanya kepada dirinya kecuali terhadap Al Qur¶an. Bila ia mencintai Al Qur¶an maka ia mencintai Allah dan Rasul-Nya´
[Mushonnaf ibnu abi syaibah]
16

Cinta Al Qur¶an
D. Sarana memperoleh Cinta Al Qur¶an

1. Tawakkal dan meminta pada Allah ta¶ala. 2. Banyak membaca tulisan terkait keagungan Al qur¶an dalam Al qur¶an, As Sunnah maupun perkataan Salaf Ash Sholih. 3. Bergaul dengan lingkungan yang cinta atau perhatian terhadap Al Qur¶an.[QS Al Furqaan a28-29]
17

Menyempurnakan Tujuan
A. Pendahuluan
Dalam sebuah amal terdapat dua jenis niyat yang perlu dihadirkan : 1. Niyat secara umum. Untuk jenis ini maka semua amal kita haruslah hanya ditujukan sebagai ibadah atau persembahan kepada Allah ta¶ala. 2. Niyat yang khusus terkait amal tertentu. Untuk jenis ini maka tujuan/niyat dapat muncul dalam beberapa bentuk. Contoh :
- Berdakwah Niyat ikhlas secara umum adalah untuk beribadah kepada Allah. Sedangkan niyat khususnya diantara ³mengeluarkan orang lain dari gelapnya kekufuran dan maksiyat kepada terangnya tauhid dan keimanan´ - Menuntut ilmu Niyat ikhlas secara umum adalah untuk beribadah kepada Allah. Sedangkan niyat khususnya diantaranya untuk ³mengangkat kebodohan dari diri kita dan juga dari orang lain´

Yang dimaksud µtujuan¶ dalam langkah kedua ini adalah tujuan/niyat khusus dari amalan membaca atau bermu¶amalah dengan Al Qur¶an.
18

Menyempurnakan Tujuan
B. Urgensi menghadirkan tujuan/niyat dalam membaca Al Qur¶an.
Balasan dari amal kita bergantung dari tujuan/niyat kita dengan amal tersebut.

":' '

³ ":

[Muttafaq µalaihi]

³
[Al Aqiidah Al Waasitiyah]

": ³
[Tafsiir Al Qurthubi]

Dalam semua amal kita, semakin banyak tujuan/niyat yang diinginkan maka semakin besar nilai amal tersebut. Contohnya : lebih mulianya
sedekah kepada kerabat karena selain sedekah ada unsur menjaga shilaturahim.

19

Menyempurnakan Tujuan
C. Tujuan dalam membaca Al Qur¶an Dalam membaca Al Qur¶an sebaiknya dihadirkan lima tujuan berikut : 1. Menambah ilmu 2. Untuk beramal 3. bermunajat kepada Allah 4. Mencari pahala 5. Berobat dengan Al Qur¶an
20

Membaca Qur¶an untuk Ilmu
‡ Tujuan ini termasuk tujuan yang paling penting dan agung dari diturunkannya Al Qur¶an, dan perintah untuk membacanya.
‡ Nash Al Qur¶an tentang hal ini :
± ± ± ± QS Shad ayat 29 QS An Nisaa (4): 82 QS Al Mu-minuun (23): 68 QS Qaf (50): 37.

‡ Atsar tentang hal ini :

":_ ³
[Mushonnaf Ibnu Abi Syaibah]

21

Membaca Al Qur¶an untuk Amal
‡ Yaitu membaca Al Qur¶an dengan niyat mengamalkannya. ‡ Dengan memperhatikan kandungannya. Apabila ada perintah maka ia berusaha melaksanakan dan menghiasi dirinya dengan hal itu, apabila ada larangan maka ia berjuang menjauhinya

"

":

Al Hasan bin Ali berkata : ³Bacalah Al Qur¶an sehingga bisa mencegahmu (melakukan dosa), bila belum demikian maka (pada hakikatnya) Anda belum membaca´. (Kanzul µUmmal: 1/2776)
22

Membaca Al Qur¶an untuk Munajat
‡ Dengan merasakan bahwa dengan membaca Al Qur¶an ia sedang berdialog dengan Allah ta¶ala.

‡ Selama membaca Al Qur¶an ia menyadari lima hal yaitu : Allah mencintainya dengan bacaan tersebut, Allah melihat dan mendengarnya, Allah memujinya, dan Allah akan memberikan pahala serta apa yang ia minta dalam bacaannya.
: : :

"

Abdullah bin Mubarak berkata : ³Saya pernah bertanya kepada Sufyan Ats Tsauri :´Apabila seseorang sholat apa yang ia niyatkan dengan bacaan dan sholatnya ? ³ maka ia menjawab ³Hendaklah ia berniyat untuk bermunajat kepada Rabbnya.´(Ta¶zhiimu Qadri Ash Sholah : I/92)
23

Membaca Al Qur¶an untuk Pahala
‡ Yaitu membaca Al Qur¶an dengan tujuan untuk mendapatkan pahala atau keutuamaan yang dijanjikan oleh Allah ta¶ala. ":

" ³Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al Qur¶an maka ia akan mendapatkan satu kebaikan, dan satu kebaikan dibalas dengan sepuluh kali lipat. Saya tidak mengatakan Alif laam miim satu huruf, namun alif satu huruf, laam satu huruf dan miim satu huruf. (H.R Tirmidzi, Hasan Shohih)
24

Membaca Al Qur¶an sebagai Penyembuh
‡ Yaitu membaca Al Qur¶an dengan tujuan memperolah penyembuhan rohani dan jasmani. ‡ Al Qur¶an adalah obat bagi hati dari berbagai penyakit syahwat dan syubhat. Al Qur¶an dapat pula digunakan dalam bentuk ruqyah untuk mengobati penyakit-penyakit jasmani.

Hai manusia, sesungguhnya telah datang pelajaran dari Rabbmu, dan penyembuh bagi penyakit-penyakit dalam dada, serta petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman´(QS Yunus:57)

" :

:

Dari Ali, berkata Rasulullah : ³Sebaik-baik obat adalah Al Qur;an´ (Silsilah Al-Ahadits Ash-Shohihah)
25

Membaca Al Qur¶an dalam Sholat Malam
‡ Malam hari, terutama akhir malam, merupakan waktu yang paling utama untuk berdzikir dan mentadabburi ayat Al Qur¶an.

³dan pada sebagian malam, bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan. Mudah-mudahab Rabb-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.´(QS Al Israa:79)

" " :´Tidak boleh hasad kecuali dalam dua hal; seseorang yang telah Allah beri (pemahaman) Al Qur¶an, lalu ia membacanya dalam sholat di malam dan siang hari. Dan seseorang yang Allah beri harta dan ia menginfakannya malam dan siang hari.
26

Mengulang Bacaan Al Qur¶an
‡ Semakin sering kita membaca Al Qur¶an dan mentadabburinya maka akan semakin kuta tertanam makna-makna Al Qur¶an dalam hati. ‡ Untuk itu para salafus shalih membiasakan membaca Al Qur¶an dan bersemangat memperbanyak bacaannya dan terus menerus mengulangnya.

Ibnul Qayyim berkata : ³ Inilah kebiasaan salaf, yaitu mengulang-ulang ayat hingga shubuh´(Miftaah Daarus Sa¶adah) Imam Nawawi : ³Sebagian kaum salaf bermalam dengan membaca satu ayat semalaman atau sebagian besar dari waktu malam, mereka bertadabbur ketika membacanya.´(Al Adzkar:50)
27

Menghafal Al Qur¶an
‡ Menghafal lafadz-lafadz Al Qur¶an adalah sarana untuk menghafal makna-makna Al Qur¶an dan memanfaatkannya dalam kehidupan. ‡ Perumpamaan penghafal al qur¶an dengan yang tidak menghafal ibarat dua orang dalam perjalanan. Yang pertama berbekal roti sedangkan yang kedua berbekal tepung. Yang pertama dapat memakan bekalnya kapan saja, sedangkan yang kedua harus melakukan berbagai persiapan terlebih dahulu.

³Al qur¶an adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada
orang-orang yang diberi ilmu.(QS Al Ankabut : 49)
28

Tartil dan Menjaharkan Bacaan
‡ Membaca ayat Al Qur¶an secara perlahan dan tidak tergesa-gesa. Dengan memperhatikan potongan ayat, permulaan, dan kesempurnaan makna. ‡ Memperbaiki dan mengeraskan bacaan.
³Dan bacalah Al Qur¶an secara perlahanlahan´(QS.Muzammil : 4)

29

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->