P. 1
model kooperatif

model kooperatif

|Views: 3,502|Likes:
Published by satrial

More info:

Published by: satrial on Aug 22, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/03/2013

pdf

text

original

Sections

Berapa banyak kelompok yang bisa:

a.

Bertanya

b.

Merespon

c.

Menyimpulkan pembelajaran

d.

Mengerjakan tugas
Dari berbagai pendapat para ahli di atas tentang pengertian partisipasi,
jenis-jenis partisipasi dan sarat terjadinya partisipasi, maka yang menjadi
indikator dalam penelitian ini yaitu kemampuan memberikan pendapat, saran,
tenaga, dan tanggung jawab terhadap tugas serta komunikasi timbal balik.
Maka ciri-ciri dalam kegiatan pembelajaran partisipatif adalah:

a.

Pendidik menempatkan diri pada kedudukan tidak serba
mengetahui terhadap semua bahan ajar.
b.

Pendidik memainkan peran untuk membantu peserta didik dalam
melakukan kegiatan pembelajaran.
c.

Pendidik melakukan motivasi terhadap peserta didik untuk
berpartisipasi dalam pembelajaran.
d.

Pendidik menempatkan dirinya sebagai peserta didik.

e.

Pendidik bersama peserta didik saling belajar.

f.

Pendidik membantu peserta didik untuk menciptakan situasi

belajar yang kondusif.

32

g.

Pendidik mengembangkan kegiatan pembelajaran kelompok.

h.

Pendidik mendorong peserta didik untuk meningkatkan semangat

berprestasi.
i.

Pendidik mendorong peserta didik untuk berupaya memecahkan
permasalahan yang dihadapi dalam kehidupannya.

33

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
A.Jenis Penelitian, Tempat dan Waktu Penelitian
1.

Jenis Penelitian

Penelitian ini digolongkan kedalam penelitian Eksprimen. Bertujuan
mengumpulkan data yang berkaitan dengan status atau kondisi objek yang
diteliti pada saat dilakukan penelitian. Kemudian data tersebut akan
ditampilkan dalam bentuk narasi dan tabel. Diinterpresentasikan sesuai
dengan tujuan dari penelitian ini.

2.

Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilakukan di SMA semen Padang dengan subyek
penelitian Guru dan siswa sebagai pelaku proses belajar mengajar (PBM)
dikelas XI (IPS1 dan IPS4) jumlah siswa 57 orang siswa, dengan perincian
kelas XI IPS1 sebanyak 31 orang dan kelas XI IPS4 sebanyak 26 orang siswa.
Waktu penelitian dimulai dari tanggal 25 mei sampai dengan 20 juli 2010.

B.

Variabel dan Indikator Variabel

1.Variabel

Penelitian ini menggunakan dua (2) variabel, yaitu variabel Independen
dan variabel Dependen. Adapun variabel independennya yaitu model
pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions)
dan variabel dependennya yaitu Partisipasi Siswa.

2.Indikator Variabel

Adapun indikator dari variabel independen:

a.

Siswa

1)

Komunikasi (bertanya dan merespon/mengeluarkan ide)

2)

Komitmen

3)

Tanggung jawab

b.

Guru

1)

Peran

2)

Analisis

3)

RancanganPelaksanaa Pembelajaran (RPP)

4)

Pengembangan

5)

Implementasi

6)

Evaluasi
Adapun indikator dari variabel dependen:
Berapa banyak kelompok yang bisa:
a.Bertanya
b.Merespon
c.Menyimpulkan pembelajaran
d.Mengerjakan tugas

C.

Populasi dan Sampel

1.

Populasi

Dalam penelitian ini populasinya adalah seluruh siswa kelas XI SMA
Semen Padang. Dengan rincian sebagai berikut :

Tabel 2. Rincian Populasi Kelas

NoKelas XI

Jumlah Siswa

1

IPA.1

38 orang

2

IPA.2

38 orang

3

IPA.3

39 orang

4

IPS.1

38 orang

5

IPS.2

32 orang

6

IPS.3

33 orang

7

IPS.4

33 orang

Sumber : Tata Usaha (TU)

2.

Sampel

Sebagai sampel dari keseluruhan yang ada, yaitu kelas XI IPS1 dan IPS4
di SMA Semen Padang tahun ajaran 2010/2011.

D.Jenis dan Sumber Data
1.Jenis Data

Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data:
a.Data primer, data yang langsung diperoleh dari guru dan siswa, berupa
informasi yang diberikan dalam menjawab pertayaan yang akan dimuat
dalam angket penelitian.

35

b.Data sekunder, data yang diperoleh dari dokumen-dokumen yang
diperlukan untuk kepentingan penelitian. Seperti: absensi siswa, dan RPP.

2.Sumber Data

Sumber data adalah sesuatu yang didalamnya data dapat diperoleh.
Apabila peneliti menggunakan kuisioner atau wawancara dalam pengumpulan
data, maka sumber data disebut responden, yaitu orang yang merespon atau
menjawab pertanyaan-pertanyaan peneliti baik pertanyaan tertulis maupun
pertanyaan lisan (Arikunto, 2006: 129). Yang dijadikan sumber data dalam
penelitian ini adalah siswa, guru kewarganegaraan dan tata usaha (TU).

E.

Instrument Penelitian

Yang di maksud istrumen adalah sarana untuk memperoleh data, maka
istrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
1.Panduan Wawancara

Bertujuan untuk mendapatkan masukan dari siswa mengenai
pembelajaran kooperatif yang telah dilakukan dengan menggunakan lembar
pedoman wawancara yang dilakukan terhadap siswa.

2.Observasi

Digunakan untuk mengetahui data tentang aktifitas yang menunjukkan
adanya data yang mempengaruhi aktifitas kooperatif siswa dan guru. Yang
menjadi observer peneliti dan yang diobservasi pelaksanaan proses belajar
mengajar yang dilakukan guru dan siswa.

3.Daftar angket

Angket merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan
cara memberi seperangkat pertanyaan atau peryataan tertulis kepada
responden untuk dijawabnya.
Dalam mengumpulkan data alat yang digunakan dalam penelitian ini
adalah wawancara, angket dan observasi, dengan langkah-langkah:

.1

Tentukan indikator dan sub indikator yang dijadikan

pedoman dalam penentuan butir-butir instrument.
.2

Membuat kisi-kisi observasi dan kisi-kisi angket.

.3

Membuat draf pertayaan

36

Pengumpulan atau penyusunan data unutk angket ini dilakukan dengan
menggunakan skala likert, dengan lima kategori yaitu: Selalu (SL), Sering
(SR), Kadang-kadang (KK), Tidak Pernah (TP), Sangat Tidak Pernah (STP).
Dan pengumpulan data observasi untuk melihat partisipasi siswa
dipergunakan skala guttman dengan kategori Ada atau Tidak, setiap
munculnya deskriptor Ada mendapat skor 2 dan tidak muncalnya deskriptor
mendapat skor 0.

F.

Tekhnik Analisa Data

Setelah semua data terkumpul dengan lengkap, maka data-data tersebut
dipriksa serta di teliti kebenarannya dan disajikan melalui teknik deskriptif
kualitatif
dengan proses sebaagi berikut:
1.Mengumpulakan data-data yang sudah diproleh dari hasil penelitian.
2.Mencek keabsahan data yang sudah di tentukan.
3.Mengklafikasi data yang diperlukan sesuai dengan pertanyaan penelitian.
4.Mendeskripsikan data-data sudah diklafikasikan yang sesuai indikator.
5.Memaparkan dalam bab hasil dan pembahasan.
6.Membahas dan menganalisis termasuk menginterpretasi dari data-data
yang telah diolah.
7.menghitung frekuensi dengan menggunakan rumus
f Sudjana (1989:129)
P = x 100 ket: P= jumlah persentase
N f= frekuensi

N= jumlah sampel
Setelah data diolah dengan menggunakan rumus persentase, kemudian
ditetapkan kriteria penilaian masing-masing data yang diperoleh dengan
mengacu pada batasan Sudjana (1989:57) sebagai berikut :
0% - 20%

=kurang baik

21% - 40%

= kurang

41% - 60%

= cukup

61% - 80%

= baik
81% - 100%= sangat baik

37

8.Mengeneralisasi.

Tabel 3. Teknik Pengumpulan Data

No

Data

Sumber

Instrumen

1

Data hasil observasi pada saat proses
pembelajaran berlangsung.

Siswa dan
guru

Observassi

2

Tingkat pemahaman dan tanggapan siswa
tentang model kooperatif tipe STAD .

Siswa

Wawancara

3

Hasil angket untuk mengetahui tingkat
keberhasilan proses pembelajaran STAD

Siswa

Angket

Sumber: (data diolah)

BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A.Hasil Penelitian
1.

Tingkat Partisipasi Siswa Dalam Mengemukakan Pendapat

Partisipasi adalah turut sertanya seseorang baik secara mental maupun
emosianal untuk memberikan sumbangan berupa pikiran, tenaga, keahlian,

38

dan materi dalam proses pembuatan suatu keputusan. Adapun yang dimaksud
dengan partisipasi siswa merupakan wujud tingkah laku siswa secara nyata
dalam kegiatan pembelajaran yang merupakan totalitas dari suatu keterlibatan
mental dan emosional siswa sehingga mendorang mereka untuk memberikan
konstribusi dan bertanggung jawab terhadap pencapaian tujuan dari
pembelajaran itu sendiri. Partisipasi dalam mengemukakan pendapat bisa
dilihat dari dua aspek yaitu bertanya dan merespon.
a)Kelas sampel XI IPS1
Berikut hasil partisipasi siswa dalam mengemukakan pendapat di kelas
XI IPS1, pada tanggal 03 juni 2010 jam pertama (07:15 wib).
Adapun langkah-langkah pelaksanaan diskusi kelas :

1)

Siswa dibagi menjadi tujuh kelompok.

2)

Membahas tentang topik yang sama yaitu latar belakang terjadinya
konflik Israel-Palestina, sikap kita seharusnya dan solusinya.

3)

Kemudian satu kelompok mempresentasikannya di depan kelas.

4)

Diskusi kelas.

Kelompok I (satu) yang mempersentasikan di depan kelas. Hasil diskusi
kelompok I yang disampaikan oleh Amalia tizzany M.: “Yang melatar
belakangi konflik Israel-Palestina adalah tindakan saparatis Israel yang ingin
memperluas wilayah negaranya dengan menguasai wilayah Palestina.
Tindakan yang harus dilakukan dewan keamanan PBB mesti lebih tegas
dalam menyelesaikan masalah tersebut, mengusahakan penegakkan HAM
yang tertindah oleh Israel, ikut serta dalam perdamaian dunia. Solusinya
menurut pendapat kelompok kami yaitu melakukan embargo baik senjata dan
ekonomi terhadap negara Israel karena negara itulah yang memicu konflik
pertama”.

Kelompok yang bertanya :
1)Kelompok lima (V), Yokie rahmatugafur “Dalam konflik internasional
banyak berdampak pada negara-negara lain, seperti demo yang dilakukan
oleh bebrapa pihak. Bagaimana pengaruh dan apakah itu berupa solusi dari
konflik?”

39

2)Kelompok dua (II), Yulia fransiska “Bagaimana menurut kelompok I,
tentang peran PBB dalam hal perdamaian dunia?”
3)Kelompok enam (VI), Budi zikril hakim “Apa sikap negara Indonesia saat
ini, sudah sesuai dengan ketentuannya yang dalam cita-citanya ikut serta
dalam perdamaian dunia?”
4)Kelompok empat (IV), Widia nurindah fitri “Menurut kelompok anda
penyebab utama konflik Israel-Palestina itu apa?”
Kelompok yang merespon :
1)Kelompok satu (I), Egi jordian “Orang-orang demo itu tidak hanya
sekedar demo-demo saja, tetapi itu merupakan bentuk solidaritas sesama
manusia. Dengan aksi itu pemerintah akan mempercepat tindakannya,
dalam hal aparat negara untuk mewujudkan perdamaian dunia”.
2)Kelompok tujuh (VII), Audra tanthy ohana “Demo merupakan hak,
asalkan masih sesuai dengan kode etik demo. Menurut saya sah-sah saja,
setidaknya berdampak dalam bentuk kemanusiaan”.
3)Kelompok lima (V), Yokie rahmatugafur “Kalau begitu bagus berarti aksi
demo, dengan catatan demo yang tidak anarkis. Saran saya jangan demo
kecil-kecilan buat aksi yang lebih besar lagi, agar bisa didengar oleh PBB
selaku penanggung jawab keamanan dunia”.
4)Kelompok satu (I), Rahmi febrianty putri “Menurut kelompok kami peran
PBB, belum optimal dalam memecahkan solusi agar tidak terjadi konflik,
karena PBB masih diperankan oleh Amerika yang secara tidak langsung
mendukung salah satu pihak yang berkonflik”.
Uraian di atas memperlihatkan tingkat partisipasi siswa dalam hal
mengemukakan pendapat dikategorikan sangat baik pada saat diskusi kelas
karena dari tujuh kelompok (I, II, III, IV, V, VI, VII) ada enam kelompok (I,
II, IV, V, VI, VII) ikut berpartisipasi dalam diskusi kelas tersebut.

b)

Kelas sampel XI IPS4

Berikut hasil partisipasi siswa dalam mengemukakan pendapat di kelas
XI IPS1, pada tanggal 03 juni 2010 jam kedua (09:15 wib).
Adapun langkah-langkah pelaksanaan diskusi kelas :

40

1)Siswa dibagi menjadi lima kelompok.
2)Membahas tentang topik yang sama yaitu latar belakang terjadinya
konflik Israel-Palestina, sikap kita seharusnya dan solusinya.
3)Kemudian satu kelompok mempresentasikannya di depan kelas.
4)Diskusi kelas.

Kelompok satu (I) yang mempersentasikan hasil diskusi kelompoknya
di depan kelas, yang disampaikan oleh Niki kurniawan : “Yang melatar
belakangi perang Israel-Palestina bisa dilihat dari dua sudut pandang yakni
politik dan sosial budaya. Politik : Israel menyerang Palestina karena ingin
memperluaskan wilayah negaranya. Sosial budaya : Israel yang beragama
yahudi sangat membenci agama islam, oleh karena itu Israel ingin
menghapuskan agama islam di Palestina untuk dijadikan negara yahudi.
Tindakan kita seharusnya mmperjunagkan HAM, karena setiap negara
memiliki hak setiap bangsa, dan sampai saat ini tindakan Israel semakin
menjadi. Solusinya : Sebaiknya PBB harus turun tangan dalam masalah ini,
karena masalah ini adalah tugas PBB, sampai saat ini PBB belum optimal
dalam bertindak.
Kelompok yang bertanya :
1)Kelompok tiga (III), Chintia yuliantari “Apa pendapat anda tentang
penyerangan tentara Israel terhadap kapal relawan?”
2)Kelompok empat (IV), Chintia wulandari “Konflik tersebut, nampaknya
merupakan kanflik budayacoba kita perhatikan dari dulu sampai sekarang
masih saja berlanjut. Pendekatan apa sebaiknya kita gunakan untuk
meredam konflik tersebut?”
3)Kelompok dua (II), Ayogi sugama “Menurut kelompok anda, apa faktor
utama penyebab konflik internasional?”
Kelompok yang merespon
1)Kelompok satu (I), Ikmanda noveman “Kalau menurut saya, bagusnya
kedua pemimpin negara tersebut diajak duduk berunding dengan
didampingi oleh mediasi”.

41

100

maksimal
Skor perolehan

Skor

×

2)Kelompok lima (V), Roni “Melakukan embargo kepada negara yang
melakukan aksi kekerasan yang pertama”.
3)Kelompok satu (I), Rizo nakamiko “Menurut kami faktor utama penyebab
konflik internasional adalah masalah ekonomi, seperti perebutan wilayah”.
Uraian di atas memperlihatkan tingkat partisipasi siswa dalam hal
mengemukakan pendapat dikategorikan sangat baik pada saat diskusi kelas
karena setiap kelompok ikut berpartisipasi.

2.Tingkat Kemampuan Siswa Dalam Berfikir Kritis

gggggggggggggggggggggggggggggggggggg

3.Tingkat Kerja Sama Siswa

aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

4.

Tingkat Kemampuan Siswa Dalam Menilai kemampuan Sendiri

5.

Hasil Observasi

Analisis data hasil observasi menggunakan analisis persentase, adapun
setiap munculnya deskriptor (penilaian “Ada”) mendapat skor 2, sedangkan
untuk penilaian “Tidak” (tidak munculnya deskriptor) mendapat skor 0, skor
yang terdapat dari masing-masing indikator dijumlahkan dan hasilnya disebut
jumlah skor, kemudian dihitung nilai rata-rata dengan rumus sebagai berikut:
Persentase Nilai Rata-rata =
Hasil observasi aktivitas guru dan siswa menurut pengamatan peneliti,
guru dan siswa terlihat dalam skala di bawah ini. Hasil observasi terhadap
guru dan siswa dianalisis menggunakan analisis persentase dan kriteria
keberhasilan tindakan. Lembar observasi terhadap aktivitas guru dan siswa
dapat dilihat dalam tabel-tabel di bawah ini.
Observasi terhadap aktivitas guru dan siswa dapat dilihat :

Tabel 4. Lembar Observasi terhadap Guru dengan Model Kooperatif tipe
STAD pada kelas XI IPS1
No

Tahap

Indikator

Obsserver

42

Ada

Tidak

1

Awal

1)Melakukan aktifitas rutin di awal tatap
muka
2)Menjelaskan tujuan pembelajaran
3)Melakukan apersepsi untuk menyegarkan
ingatan siswa
4)Memberikan motivasi kepada siswa
5)Melakukan pre-test
6) Mengembangkan pengetahuan awal



2

Inti

1)Menjelaskan metode pembelajaran tipe
STAD
2)Membagi siswa menjadi beberapa
kelompok
3)Membagikan tugas belajar kepada masing
masing kelompok
4)Mengawasi jalannya proses belajar
masing-masing kelompok
5)Memberikan penilaian dan penghargaan
terhadap kelompok yang mempunyai skor
tinggi

3

Akhir

1)Memberikan post test
2)Melakukan refleksi dan menyimpulkan
materi
3)Melakukan aktifitas rutin pada akhir tatap
muka

Sumber: Data Diolah
Keterangan item table :
1.Tahap awal :

1)Guru mengucapkan salam, berdo’a, melakukan absensi terhadap

siswa.

2)Memberikan gambaran tentang tujuan yang ingin dicapai dari materi
pelajaran. Seperti : “setelah kita melakukan proses belajar mengajar
ini kalian harus sudah mengetahui tentang penyebab timbulnya
sengketa internasional, tahap-tahap penyelesaian sengketa tersebut”.

43

3)Pada tahap ini guru mencoba mengasah serta menekankan kembali
ingatan siswa terhadap materi , dengan memberikan pertanyaan-
pertayaan kepada siswa. “Sindy. Coba anda sebutkan Negara-negara
yang sedang mengalami konflik internasional sekarang?”
4)Menanamkan di dalam diri siswa tentang kesadaran berbangsa dan
bernegara. “Siswa-Siswi sekalian kalianlah besok yang menjadi
pemimpin negeri ini, kalianlah yang meneruskan estapet perjuangan
pemimpin-pemimpin yang dulu-dulu, jadi kalian harus mempunyai
jiwa Nasionalisme, cinta terhadap bangsa dan karya bangsa sendiri.”
5)Tidak dilakukan oleh guru.
6)Guru menjelaskan sedikit tentang materi “ Sengketa internasional dan
cara penyelesaiannya”.

2.Tahap Inti :

1)Kalian nanti dibagi menjadi beberapa kelompok. Metode ini
ditegaskan kepada kalian untuk saling memiliki tanggung jawab
terhadap kelompok dan anggota kelompok.
2)Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok :

Kelompok I :

1. Amalia tizzany M.
2. Egi jordian
3. Rahmi febrianty putrid
4.Regina novira
Kelompok II :1. Divia areska H.
2. Tari nofiarman
3. Yulia fransiska
4. Mutitia suci ramadhani

Kelompok III :1. Sindy abelia
2. Gita yulinda putrid
3. Vebby selviandini
4. Khairani chalid

Kelompok IV

1. Widia nurindah fitri
2. Fyerda azhani putrid

44

3. Febria reza
4. Muthia nabila
5. Sonia alviolita
Kelompok V : 1. Abdo ariyanto
2. Rudi saputra
3. Yokie rahmatugafur
4. Dhani afrian yusuf
5. Sundari eka putri

Kelompok VI

1. Budi zikril Hakim
2. Sefky hervira
3. Wanda Fernando
4. Yona melida
Kelompok VII1. Audra thanty ohana
2. Afri dona
3. Mimi siska
4. Restu sari
3)Setiap kelompok diberikan tugas, tentang : Apa latar belakang perang
Israel dengan Palestina, tindakan kita seharusnya dan langkah
penyelesaiannya.
4)Pada saat siswa mengerjakan tugas kelompoknya, guru memandu
dengan seksama. Apa yang dikerjakan siswa? Dengan cara berjalan ke
masing-masing kelompok dan memandu siswa pada saat menampilkan
atau mempersentasikan tugas kelompoknya.

5)

Tidak dilakukan oleh guru.
3.Tahap akhir :
1)Tidak dilakukan oleh guru.
2)Setelah terjadi diskusi kelas guru menarik kesimpulan dari topik yang
diperdebatkan tentang konflik Israel-Palestina. “ada 3 faktor yang
melatar belakangi konflik tersebut 1. Politik, bahwa Israel ingin diakui
dikancah dunia internasional, sebab berdasarkan sejarahnya bangsa
yahudi dahulu hanya menumpang tempat tingal diwilah tersebut dan

45

100

maksimal
Skor perolehan

Skor

×

dengan dukungan negara Amerika yahudi membentuk negara Israel. 2.
Sosial budaya, disebabkan oleh keyakinan dan akidah yang berbeda
dalam mentafsirkan Al-kitab. 3. Ekonomi, Israel ingin menguasai
wilayah Palestina.
3)Menanyakan kepada siswa, apakah sudah memahami tentang konsep
yang telah kita bahas pada pertemuan ini, dan apakah masih ada yang
mau bertanya? Jika tidak ada, guru menutup pelajaran dengan salam.

Penyelesaian :
Diketahui: item ADA = 10 x 2 = 20
: item TIDAK = 4 x 0 = 0
: skor maksimum = 14 x 2 = 28

Persentase Nilai Rata-rata =

20
= x 100
28
= 71,43%
Kesimpulan 71,43% hal ini dapat diartikan berdasarkan hasil observasi
pengamat taraf keberhasilan kegiatan guru termasuk dalam kategori ”Baik”.

Tabel 5. Lembar Observasi terhadap Siswa dengan Model Kooperatif tipe
STAD pada kelas XI IPS1
No

Tahap

Indikator

Obsserver

Ada

Tidak

1

Awal

1)Menjawab aktifitas rutin diawal tatap
muka
2)Memperhatikan tujuan pembelajaran yang
disampaikan guru
3)Menyimak apersepsi dari guru
4)Memperhatikan motivasi yang
disampaikan guru
5)Mengerjakan pre-test

46

6)Memperhatikan pengembangan
pengetahuan awal

2

Inti

1)Memperhatikan penjelasan metode
pembelajaran tipe STAD oleh guru
2)Membentuk beberapa kelompok
3)Mengerjakan tugas belajar kepada masing-
masing kelompok
4)Melakukan aktifitas kerjasama kelompok
5)Adakah kelompok yang bertanya ?
6)Adakah kelompok yang merespon ?
7)Kesiapan kelompok dalam menyimpulkan
pembelajaran
8)Mengumpulkan tugas yang telah
diselesaikan bersama




3

Akhir

Mengerjakan post test
Mendengarkan refleksi dan penyimpulan
materi
Menjawab aktifitas rutin pada akhir tatap
muka

Sumber: Data Diolah
Keterangan item :
1.Tahap awal :

1)Menjawab salam guru, kemudian berdo’a (asmaul huzna) dan
menjawab absensi guru.
2)Ada beberapa siswa (dari 31 orang, 21 orang siswa) masih sibuk
dengan aktivitasnya masing-masing seperti mengeluarkan buku dari
dalam tas.
3)Memperhatikan apa yang dipertanyakan oleh guru.
4)Memperhatikan apa yang dipertanyakan oleh guru.
5)Tidak dilakukan oleh siswa.
6)Memperhatikan penjelesan yang disampaikan guru.

2.Tahap Inti :

47

1)Ada beberapa siswa (dari 31 orang 14 orang) yang memperhatikan
dengan seksama yang disampaikan oleh guru tentang metode
kooperatif tipe STAD (student teams achievement divisions).
2)Siswa membentuk kelompok sesuai dengan intruksi guru.
3)Siswa mengerjakan tugas kelompoknya, dengan berdiskusi dalam
kelompok masing-masing.
4)Setiap kelompok berdiskusi dengan anggota kelompok masing-
masing. Setelah mendapat kata sepakat tentang tiga topik yang dibahas
kemudian satu kelompok (kelompok I) mempersentasikan tugas
kelompoknya.
5)Ada, kelopok V (Yokie rahmatugafur) “ dalam konflik internasional,
banyak berdampak pada Negara-negara lain. Seperti demo yang
dilakukan oleh beberapa pihak. Bagaiman pengaruh dan apakah itu
berupa solusi dari konflik?”

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->