P. 1
Euphorbia

Euphorbia

|Views: 717|Likes:
Published by Iya Willya
tugas bahasa indonesia kelas XI SMA
tugas bahasa indonesia kelas XI SMA

More info:

Published by: Iya Willya on Aug 23, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/06/2013

pdf

text

original

MERINGKAS BUKU NON-FIKSI “EUPHORBIA : ARIE W.

PURWANTO”
Diajukan untuk Memenuhi Tugas Sastra dan Bahasa Indonesia Guru Pembimbing : Hj. Dian Anggraini, S.Pd

Oleh

Try Willyam Ningsih XI IPA 4

SMA NEGERI 1 PADANG 2009 / 2010

Buku ini terdiri dari enam bab yang menjelaskan tentang perawatan euphorbia agar tumbuh lebih baik. Mengenal Si Mahkota Duri Euphorbia merupakan salah satu famili Euphorbiaceae yang mempunyai lebih dari 2000 spesies. Tanaman ini tumbuh di daerah yang tropis dan menyukai sinar matahari, sehingga akan menampilkan bunga yang banyak apabila diletakkan di tempat yang terbuka dengan sinar matahari. Euphorbia memiliki akar tunggang. Akar yang sehat berwarna putih kecokelatan, sedangkan akar yang sudah tua berwarna cokelat. Tanaman ini memiliki bentuk batang yang bervariasi, ada yang menjulang ke atas dan ada yang melengkung. Semakin bertambahnya umur tanaman, batang akan mengeras. Bentuk daunnya pun bervariasi. Ada yang berbentuk bulat telur, lonjong dan jorong. Masing-masing mempunyai ketebalan yang berbedabeda. Bunga euphorbia memiliki empat bagian utama bunga, yaitu mahkota bunga semu, stamen(benang sari), putik, dan bakal buah. Buah euphorbia terletak di ujung tangkai bunga. Buah muda berwarna hijau dan buah yang tua akan berwarna cokelat. Biji euphorbia terdapat di dalam buah yang tua. Biji akan terbentuk setelah 3-6 hari sejak penyerbukan dan dapat segera disemaikan setelah dipetik. Memilih Media Tumbuh Euphorbia merupakan tanaman yang membutuhkan media kering. Media tumbuh yang dapat digunakan yaitu arang sekam karena mudah mengikat air, pasir yang bersifat mudah basah dan cepat mengering kembali, serbuk kelapa yang bersifat ringan dan mudah pemeliharaanya, pakis yang mudah dihancurkan menjadi potongan-potongan kecil dan mengandung unsur hara serta pupuk kandang juga dipakai sebagai campuran media tanam. Tanaman euphorbia yang berkualitas tinggi dapat dilihat dari batang yang terlihat gemuk berisi, padat, kuat, tegak dan tidak bengkok. Daun yang berwarna hijau muda sampai hijau tua dan tidak terserang hama atau penyakit. Bunga dengan helaian mahkota tebal menandakan tanaman berkualitas bagus. Memperbanyak Euphorbia Euphorbia termasuk tanaman yang sangat mudah diperbanyak. Perbanyakan tanaman dapat dilakukan secara generatif ataupun secara vegetatif. Perbanyakan secara generatif contohnya dengan teknik persilangan dan teknik pembibitan dengan biji. Perbanyakan secara vegetatif contohnya dengan setek dan sambung pucuk.

Merawat Euphorbia Untuk menambah keindahannya, euphorbia harus ditanam pada pot yang sesuai dengan sosok tanaman. Dan harus disiram dengan volume air siraman tergantung pada besar kecilnya ukuran tanaman. Jika kelebihan air, euphorbia akan membusuk pada bagian akarnya. Jika air terlalu sedikit, tanaman akan mengalami dehidrasi dan batangnya akan mengerut. Pupuk juga harus diberikan dalam dosis yang tepat. Pemberian pupuk yang berlebihan akan menyebabkan tanaman keracunan. Sebaliknya, apabila kekurangan pupuk, tanaman bisa mati. Pemangkasan bunga yang sudah tua perlu dilakukan untuk merangsang pembentukan bunga yang baru. Agar terlihat lebih menarik. Mengatasi Hama Dan Penyakit Hama pada euphorbia umumnya berupa serangga yang merusak tanaman. Contohnya, kutu putih yang menempel pada daun atau tangkai bunga sehingga daun menjadi keriput. Thrips yaitu serangga yang menempel pada daun-daun muda dan putik bunga. Ulat dapat menyerang semua bagian tanaman. Dan semut yang bersembunyi di pangkal batang tanaman sehingga merusak daerah perakaran dan tunas-tunas muda. Cara menghilangkan hama dan penyakit pada euphorbia dapat dilakukan secara mekanis, sanitasi, kultur teknis dan kimiawi. Secara mekanis dilakukan apabila serangan hama masih dalam jumlah terbatas. Sanitasi dilakukan dengan cara menjaga kebersihan lingkungan. Kultur teknis dilakukan dengan pemeliharaan tanaman secara baik dan teratur. Kimiawi dilakukan dengan cara memakai bahan kimia secara terkontrol. Contoh bahan kimianya, insektisida, fungisida dan bakterisida. Mempercantik Penampilan Euphorbia Hal yang dapat dilakukan untuk mempercantik euphorbia adalah memperbanyak bunga dengan cara memperhatikan lingkungan tumbuh ideal, pemupukan, penambahan hormon/zat perangsang tumbuh, dan penyinaran matahari penuh. Selanjutnya membentuk tajuk juga diperlukan untuk membuat euphorbia kelihatan lebih cantik, yaitu dengan cara pemangkasan dan pembentukan cabang baru. Membuat variasi warna bunga dengan teknik sambung pucuk bisa dilakukan untuk menambah daya tarik tanaman. Terakhir, menciptakan cabang tak berduri dengan teknik sambung pucuk menggunakan batang bawah Euphorbia neriifolia bisa meminimalkan duri-duri pada euphorbia.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->