• Poppy K. Devi • Siti Kalsum • Masmiani • Hasmiati Syahrul

KIMIA 1
Kelas X SMA dan MA

PUSAT PERBUKUAN
Departemen Pendidikan Nasional
Hukum Dasar Kimia

1

Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional dilindungi Undang-undang

K I M IA 1
Kelas X SMA dan MA

Penulis

:

Penelaah Editor Desain Sampul Ilustrator Perwajahan Ukuran Buku

: : : : : :

Poppy K. Devi Hasmiati Syahrul Siti Kalsum Masmiani Liliasari Lilis Suryani Guyun Slamet Beni Beni 17,5 x 25 cm

540.7 POP k

POPPY K. Devi Kimia 1: Kelas X SMA dan MA / penulis, Poppy K. Devi…[et al] ; editor, Lilis Suryani ; ; illustrator, Beni. — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009 vii, 254 hlm. : ilus. ; 25 cm. Bibliografi : hlm. 252 Indeks ISBN 978-979-068-725-7 (nomor jilid lengkap) ISBN 978-979-068-727-1 1. Kimia-Studi dan Pengajaran I. Judul II.Lilis Suryani III. Beni

Hak Cipta Buku ini dibeli Departemen Pendidikan Nasional dari Penerbit PT. Remaja Rosdakarya Diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahu 2009 Diperbanyak oleh ....

iiKimia Kelas X SMA dan MA

KATA

SAMBUTAN

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia-Nya, Pemerintah, dalam hal ini, Departemen Pendidikan Nasional, pada tahun 2009, telah membeli hak cipta buku teks pelajaran ini dari penulis/penerbit untuk disebarluaskan kepada masyarakat melalui situs internet (website) Jaringan Pendidikan Nasional. Buku teks pelajaran ini telah dinilai oleh Badan Standar Nasional Pendidikan dan telah ditetapkan sebagai buku teks pelajaran yang memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2007. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para penulis/penerbit yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para siswa dan guru di seluruh Indonesia. Buku-buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh (down load), digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun, untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Diharapkan bahwa buku teks pelajaran ini akan lebih mudah diakses sehingga siswa dan guru di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri dapat memanfaatkan sumber belajar ini. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para siswa kami ucapkan selamat belajar dan manfaatkanlah buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan. Jakarta, Juni 2009 Kepala Pusat Perbukuan

Hukum Dasar Kimia

iii

KATA

PENGANTAR

Ilmu Kimia merupakan salah satu pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Melalui belajar kimia dapat dikembangkan keterampilan intelektual dan psikomotor yang dilandasi sikap ilmiah. Keterampilan intelektual yang menyangkut keterampilan berpikir rasional, kritis, dan kreatif dapat dikembangkan melalui belajar yang tidak lepas dari aktivitas membaca. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, penulis mencoba untuk membuat buku Kimia SMA ini. Materi kimia di dalam buku ini disajikan melalui cara yang mudah dipahami siswa dengan contoh-contoh yang berkaitan dengan masalah kimia dalam kehidupan sehari-hari. Untuk membantu siswa dalam pencapaian kompetensi dasar kimia, pada setiap bab disajikan bagan konsep yang menggambarkan konsep-konsep inti pada materi , deskripsi materi, kegiatan yang sederhana tetapi dapat meningkatkan keterampilan proses bagi siswa, info kimia, rangkuman, kata kunci, contoh soal, serta latihan soal bentuk pilihan ganda dan uraian. Selain itu dilengkapi dengan tugas yang dapat digunakan untuk penilaian portofolio. Penggunaan buku kimia ini dalam belajar adalah untuk melatih siswa berpikir rasional, kritis, dan kreatif dalam memecahkan masalah dalam IPA. Buku ini ditulis oleh beberapa penulis yang sudah berpengalaman mengajar dan menulis buku Kimia serta mengacu pada referensi yang bersifat internasional dan terkini. Harapan penulis, mudah-mudahan buku ini dapat membantu siswa belajar dan membantu guru dalam meningkatkan kinerjanya untuk memotivasi siswa belajar Ilmu Kimia dan untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu dalam memajukan bangsa dan negara. Akhirnya kami menyampaikan terima kasih kepada para guru dan pengguna buku ini. Untuk meningkatkan kualitas buku ini, kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun.

Bandung, Juli 2007

Penulis

ivKimia Kelas X SMA dan MA

Perkembangan Tabel Periodik Unsur B. Ikatan Logam Rangkuman Evaluasi Akhir Bab Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi A. Ikatan Ion dan Ikatan Kovalen C. Perkembangan Teori Atom D. Struktur Atom E. Persamaan Reaksi Rangkuman Evaluasi Akhir Bab Hukum Dasar Kimia A. Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust) C. Kepolaran Senyawa Kovalen E. Golongan. Rumus Kimia B. Nomor Atom.DAFTAR ISI iii iv iv KATA SAMBUTAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom A. Nomor Massa. Hipotesis Avogadro Rangkuman Evaluasi Akhir Bab Hukum Dasar Kimia 1 3 9 18 21 25 29 35 36 43 45 48 57 60 62 63 64 69 71 75 82 87 88 91 93 94 96 100 102 104 105 BAB II BAB III BAB IV v . Keperiodikan Sifat Unsur Rangkuman Evaluasi Akhir Bab Ikatan Kimia A. Hukum Kelipatan Perbandingan (Hukum Dalton) D. Tata Nama Senyawa Kimia C. Sifat Fisis Senyawa Ion dan Kovalen D. Periode. Kestabilan Unsur-Unsur B. Hukum Perbandingan Volum (Gay Lussac) E. Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier) B. Massa Atom Relatif dalam Tabel Periodik Unsur C. Sifat Unsur F.

Massa Atom Relatif dan Massa Molekul Relatif B. Penerapan Hukum Gay Lussac. Kekhasan Atom Karbon dalam Senyawa Karbon Rangkuman Evaluasi Akhir Bab BAB IX Alkana. dan Alkuna Alkana Alkena Alkuna Reaksi-Reaksi pada Alkana. dan Air Hidrat Berdasarkan Konsep Mol Rangkuman Evaluasi Akhir Bab 109 111 113 114 121 124 127 129 130 135 143 145 145 147 148 151 151 155 157 162 164 165 166 171 173 175 178 178 181 183 191 196 199 Soal Evaluasi Semester I BAB VI Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit A. Penerapan Konsep Reaksi Oksidasi-Reduksi Rangkuman Evaluasi Akhir Bab BAB VIII Kekhasan Atom Karbon A. D. dan Alkuna A. Unsur C. Mol D. Konsep Reaksi Oksidasi-Reduksi B. dan O dalam Senyawa Karbon B. C. viKimia Kelas X SMA dan MA . Perhitungan Kimia dengan Reaksi Pembatas F.BAB V Perhitungan Kimia A. Alkena. Penentuan Rumus Kimia Senyawa Berdasarkan Ar dan Mr C. Senyawa-Senyawa Pembentuk Larutan Elektrolit Rangkuman Evaluasi Akhir Bab BAB VII Reaksi Oksidasi-Reduksi A. B. Alkena. Kekuatan Larutan Elektrolit D. Tata Nama Senyawa Berdasarkan Bilangan Oksidasi C. Rumus Molekul. Komponen Larutan B. dan Konsep Mol pada Perhitungan Kimia E. Daya Hantar Listrik Berbagai Larutan C. Penentuan Kadar Zat. Rumus Empiris. Avogadro. H.

Rangkuman Evaluasi Akhir Bab 204 204 209 211 212 214 217 219 219 220 BAB X Minyak Bumi A. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Papan D. Pengolahan Minyak Bumi D. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Sandang C. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Seni dan Estetika Rangkuman Evaluasi Akhir Bab BAB XI 223 225 226 227 229 231 232 232 235 241 243 244 247 252 253 Soal Evaluasi Semester II LAMPIRAN 1: TABEL UNSUR LAMPIRAN 2: SIFAT FISIK UNSUR LAMPIRAN 3: KUNCI JAWABAN SOAL EVALUASI AKHIR BAB GLOSARIUM DAFTAR PUSTAKA INDEKS Hukum Dasar Kimia vii . Komponen Utama Minyak Bumi C. Proses Pembentukan Minyak Bumi B. Bensin Sebagai Bahan Bakar E. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Perdagangan E. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Pangan B. Daerah-Daerah Pengilangan Minyak Bumi dan Gas Bumi di Indonesia Rangkuman Evaluasi Akhir Bab Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari A.

Kimia Kelas X SMA dan MA .

menjelaskan pengertian golongan dan periode pada tabel periodik unsur. membedakan sifat unsur-unsur logam. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 1 . menentukan elektron valensi suatu atom. 9. menentukan konfigurasi elektron suatu atom pada kulitnya. Ukuran spiral kulit siput bertambah besar secara teratur. 4. 5. menjelaskan sifat-sifat periodik unsur berdasarkan konfigurasi elektronnya. 8. 3. 2. dan semi logam. nonlogam. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Pola keperiodikan alami. hal ini mirip dengan keteraturan pada tabel periodik. 7.Bab I Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom Sumber: Silberberg. membedakan nomor atom dan nomor massa. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat: 1. menjelaskan perkembangan tabel periodik unsur. menjelaskan perkembangan teori atom. 10. menjelaskan pengertian massa atom relatif suatu unsur. 6. membedakan partikel-partikel yang ada pada atom.

Meyer. Oktaf Newlands. Triade Dobereiner. Tabel Periodik Unsur L. Mendeleev sampai Tabel Periodik Unsur Modern terdapat mempunyai menjelaskan Lambang Atom-Atom Golongan menunjukkan Periode menunjukkan Keperiodikan Sifat Unsur yang memiliki Elektron Valensi Jumlah Kulit Nomor Atom sama dengan jumlah Nomor Massa menunjukkan jumlah menjelaskan berupa Elektron tersusun dalam Proton Neutron Massa Atom Relatif berkaitan dengan Konfigurasi Elektron diterangkan dengan Jari-Jari Atom Energi Ionisasi Afinitas Elektron Keelektronegatifan Teori Atom membahas Atom digambarkan dengan Model Atom 2 Kimia Kelas X SMA dan MA .PETA KONSEP Tabel Periodik Unsur berkembang mulai Tabel Periodik Unsur Lavoisier.

Perkembangan Tabel Periodik Unsur Pengelompokan unsur-unsur dimulai oleh Antoine Lavoisier yang mengelompokkan unsur menjadi logam dan bukan logam. 1. seorang ahli kimia Perancis membagi unsur-unsur menjadi empat kelompok. Tabel Periodik Unsur Lothar Meyer dan Mendeleev.1. serta Tabel Periodik Unsur Modern. dan konfigurasi elektronnya. Pada tabel periodik modern. Bagaimana agar kita mudah mempelajari unsur-unsur itu? Para ahli kimia telah mengelompokkan unsur-unsur berdasarkan sifat-sifat kimia dan fisika yang mirip atau sama. energi ionisasi.1 Pengelompokan unsur oleh Antoine Lavoisier Kelompok I Hidrogen Oksigen Nitrogen Cahaya Kalor Kelompok II – – Karbon Fluor Klor Fosfor Sulfur Kelompok III Arsen Argentus Bismut Kobalt Nikel Plumbum Timah Seng Kelompok IV – Alumina Barit Kapur Silika Magnesia Sumber: Maria James. neutron. nonlogam. Selanjutnya pengelompokan unsur berkembang dalam berbagai bentuk dan dikenal dengan Triade Dobereiner. perhatikan Tabel 1.ada saat ini telah ditemukan lebih dari seratus unsur dan begitu banyak senyawa kimia yang telah disintesis. Dalam tabel periodik unsur kita dapat mempelajari sifat unsur seperti logam. Untuk mempelajari pengelompokan unsur-unsur berdasarkan sifatnya dapat digunakan tabel periodik unsur. dan keelektronegatifan. elektron. Tabel 1. Pada tabel periodik unsur. unsur-unsur dikelompokkan dalam golongan dan periode. Tabel Periodik Unsur Antoine Lavoisier Antoine Lavoisier pada tahun 1789. metaloid. P A. lambang unsur dilengkapi dengan nomor atom dan massa atom. Chemical Connections Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 3 . Dari data tersebut kita dapat menentukan struktur atom suatu unsur seperti jumlah proton. dan sifat periodik yaitu jari-jari. Oktaf Newlands. Untuk mengenal pengelompokannya. afinitas elektron. Tabel periodik unsur berkembang mulai dari cara pengelompokan yang sederhana sampai yang lengkap. Tabel periodik yang digunakan sekarang adalah tabel periodik modern yang disusun berdasarkan kenaikan nomor atom dan kemiripan sifat unsur.

1 137 127 Sumber: Maria James. Pada kelompok IV dimasukkan senyawa yang belum dapat diuraikan menjadi unsur yang dikenal sekarang. 96 + 39. bandingkan hasilnya dengan massa Sr.Chemical Connections 1. 6. amati massa unsur masing-masing dalam kelompoknya. ternyata didapat keteraturan.96 Li 40 Ca Sr Ba 35.1 Interpretasi Data Hukum Triade Dobereiner Berikut ini ada tiga kelompok unsur dalam satu golongan.1 tertera cahaya dan kalor yang bukan unsur. Kesimpulan apa yang didapat dari pengelompokan ketiga unsur tersebut? Apa yang dimaksud dengan Hukum Triade Dobereiner? Dobereiner mencoba mengelompokkan unsur-unsur yang mempunyai sifat sama berdasarkan kenaikan massa atomnya.Pada Tabel 1. Na. dan K Massa atom Na = massa atom Li + massa atom K 2 = 6. Dobereiner pada tahun 1817 mengelompokkan unsur yang mempunyai sifat sama. Jumlahkan massa Li dengan massa K kemudian bagi dua. Bandingkan hasilnya dengan massa Na! Selanjutnya jumlahkan massa Ca dengan Ba dan bagi dua. Jika tiga unsur diurutkan berdasarkan kenaikan massa atomnya. 2.1 = 23. Contoh: Pada kelompok unsur Li. 2. Br. Untuk mempelajari hukum ini lakukan kegiatan berikut. Pernyataan ini dikenal dengan nama Hukum Triade Dobereiner. I. Lakukan hal yang sama untuk Cl. 3. KEGIATAN 1.W. tiap kelompok terdiri dari tiga unsur yang disebut triade.03 2 23 4 Kimia Kelas X SMA dan MA .5 Cl 23 Na K 80 80 Br I 39. Hukum Triade Dobereiner J. maka massa unsur yang kedua sama dengan massa rata-rata unsur pertama dan ketiga.

Newlands mengurutkan unsur berdasarkan kenaikan massa atomnya. begitu juga unsur yang kesembilan sifatnya mirip dengan unsur yang kedua. Chemical Connections Pada tabel tersebut unsur yang terdapat dalam satu kolom. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 5 . Contohnya. Kalau unsur diurutkan.3. serta unsur Be mirip dengan Mg. J. dan seterusnya. dari atas ke bawah memiliki sifat yang mirip. unsur H sifatnya mirip dengan unsur F dan Cl. Pengulangan ini oleh Newlands disebut Hukum Oktaf karena dia membandingkan pengulangan sifat unsur dengan tangga nada atau oktaf pada lagu.W. coba jelaskan! Dari pengelompokan ini ternyata unsur yang kedelapan memiliki sifat yang mirip dengan unsur yang pertama. Kelemahan hukum oktaf yaitu pengulangan setiap 8 unsur hanya cocok untuk unsur-unsur yang massa atomnya kecil. Pertanyaan: 1. pada urutan ke berapa unsur yang memiliki sifat yang mirip? 2. unsur Li mirip dengan Na dan K. Pengelompokan ini dinamakan Hukum Oktaf. Hukum Oktaf Newlands Pada tahun 1863. Bagaimana keteraturan yang ditemukannya? Coba diskusikan pengelompokannya melalui kegiatan berikut! KEGIATAN 1. Newlands memelopori penyusunan unsur-unsur yang sifatnya mirip pada kolom vertikal.2 Interpretasi Data Hukum Oktaf Newlands Perhatikan tabel unsur-unsur yang dikelompokkan oleh Newlands berikut: 1 2 3 4 5 6 7 H 8 9 Li Na 16 Be 10 11 B Al 18 C 12 13 N 14 O S 21 F 15 Mg 17 Si 19 20 P Mn 27 Cl 22 K 23 Ca 24 Cr 25 Ti 26 Fe 28 Co & Ni 29 Cu 30 Zn 31 32 Y In 33 As 34 Se 35 Br Rb Sr Ce & La Zn Nl & Mn Ro & Ru Sumber: Maria James. Selain itu masih ada unsurunsur yang berimpitan pada urutan yang sama.

dan Ba berada di titik kedua dari puncak. Be. Ca. Na. Unsur apa saja yang berada di puncak lengkung grafik Meyer? 2. dan Cs menempati kedudukan yang setara. Cs Rb K Volum atom cm3 Ba Sr Y Na Cl Li P Mg Al Be B C 20 40 S Si V Ga Zn Ca Se As Br Zr Sn Nb Cd Rh Ru Pd Ag In Te Sb I Fe Cr Cu Mn Ni Co 60 80 100 120 140 Sumber: Hiskia. Mg. Sr. Rb. Ternyata unsur-unsur yang letaknya setara memiliki sifat yang mirip. Grafik ini disebut lengkung Meyer. yaitu di puncak. Lothar Meyer mencoba membuat daftar unsur-unsur dengan memperhatikan sifat fisika yaitu volum atom. Dia membuat grafik volum atom unsur terhadap massa atomnya. K. 6 Kimia Kelas X SMA dan MA . ITB Massa atom relatif Pertanyaan: 1. Tabel Periodik Unsur Lothar Meyer Pada tahun 1870. Sistem Periodik.3 Interpretasi Data Lothar Meyer Amati grafik berikut ini. KEGIATAN 1.4. Unsur apa saja yang berada pada titik pertama dan kedua sebelum puncak grafik Meyer? Pada lengkung Meyer. Untuk mempelajarinya lakukan kegiatan berikut. unsur-unsur Li.

90 100 C Germanium (Winkler) 72.50 13. Tabel 1. Xe. Kr.dan Germanium (1886).89 86 C Sumber: Maria James. Chemical Connections b. Tabel Periodik Unsur Mendeleev Dimitri Ivanovich Mendeleev pada tahun 1869 di Rusia mengemukakan hubungan antara massa unsur dengan sifat unsur. Ne. Ar. Pada penelitiannya seperti Newlands. Dapat menempatkan unsur He.70 1. Ada tempat yang kosong bagi unsur-unsur yang diramalkan akan ditemukan dan diberi nama eka boron. Massa atom Massa jenis Volum atom Warna Massa jenis oksida Massa jenis klorida Titik didih klorida c. Merupakan sistem periodik pertama yang disusun dalam bentuk tabel yang terdiri dari delapan lajur vertikal atau golongan dan tujuh deret horisontal atau periode. Mendeleev selain menggunakan sifat fisika juga menggunakan sifat kimia. Galium (1875).1 Mendeleev a.70 1. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 7 . Dalam mempelajari keperiodikan unsur-unsur. eka aluminium.22 cc putih keabu-abuan 4.42 13.00 cc abu-abu tua 4.00 5. Kelebihan tabel periodik unsur Mendeleev adalah sebagai berikut. Ramalan tersebut terbukti dengan ditemukannya Scandium (1879).30 5. Mendeleev juga menyusun unsur menurut kenaikan massa atom relatifnya dan dia menemukan adanya perubahan sifat secara periodik. Sumber: Silberberg.5. dan eka silikon. Selanjutnya disebut tabel periodik unsur Mendeleev. Contoh ramalan Mendeleev untuk Germanium yang disebut eka silikon tertera pada Tabel 1.2. dan Rn dalam golongan tersendiri setelah golongan gas mulia ditemukan. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 1.2 Ramalan Mendeleev tentang sifat unsur germanium Sifat Eka Silikon (Mendeleev) 72.

Ada dua sistem yang digunakan pada penomoran golongan yaitu sistem Amerika dan sistem IUPAC. Ada beberapa urutan unsur yang terbalik jika ditinjau dari bertambahnya massa atom relatif. Pada tabel periodik unsur modern unsur disusun dalam golongan dan periode. Pt) dimasukkan ke dalam golongan VIII. Co.Ag 108 7 8 (Ag 108) Cs 133 Cd 112 Ba 137 In 113 ?Di 138 Sn 118 ?Ce 140 Sb 122 – Te 128 – I 127 – –– –– 9 – – – – ?Er 178 – ?La 180 – Ta 182 – W 184 – – Os 195. Tabel Periodik Unsur Modern Tabel periodik unsur yang digunakan sekarang yaitu Tabel Periodik Unsur Modern. Chemical Connections Selain keunggulan. Ir 197 Pt 198. triade platina ringan (Ru. dan triade platina (Os. Cu 63 5 6 (Cu 63) Rb 85 Zn 65 Sr 76 –68 ?Yt 88 –72 Zr 90 As 75 Nb 94 Se 78 Mo 96 Br 80 –100 Ru 104. Co 59 Ni 59. Setelah tabel periodik unsur Mendeleev. tabel periodik unsur Mendeleev mempunyai beberapa kelemahan yaitu sebagai berikut. 6.4 Mg 24 Ca 40 B 11 Al 27. Sistem IUPAC (International Union Pure and Applied Chemistry) menggunakan angka Arab 1 sampai dengan 18.3 Tabel periodik unsur Mendeleev Golongan I Golongan II Golongan III Golongan IV Golongan V Golongan VI Golongan VII 1 2 3 4 H1 Li 7 Na 23 K 39 Be 9. pada tahun 1915 Henry Moseley menemukan nomor atom dan menyusun unsur-unsur dalam tabel periodik berdasarkan kenaikan nomor atom. b. Ni). Rh. Au 199 11 (Au 199) 12 – Hg 200 – Tl 204 – Pb 207 Th 231 Bi 208 – – U 240 – – –– –– Golongan VIII 10 – Sumber: Maria James.Tabel periodik unsur Mendeleev digambarkan seperti berikut. misalnya Te (128) ditempatkan sebelum I (127). Rh 104 Pd 105.3 –44 C 12 Si 28 Ti 48 N 14 P 31 V 51 O 16 S 32 Cr 52 F 19 Cl 35. Di antara unsur-unsur golongan ini hanya Ru dan Os yang mempunyai valensi 8. a. 8 Kimia Kelas X SMA dan MA . Triade besi (Fe. Sistem Amerika menggunakan angka Romawi I sampai VIII. Ir. Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara nomor atom dengan sifat-sifat unsur.5 Mn 55 Fe 56. Tabel 1. masing-masing terdiri dari golongan A dan B. maka tabel periodik Mendeleev perlu penyempurnaan. Pd).

3.904 54 131. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 9 .6 Pd 2.938 26 55.3 2.948 74 183.870 48 112.3 VIII B 2.038 91 231 92 238.3 IB 58. Tabel periodik unsur modern digambarkan sebagai berikut.7 Xe 0 Rubidium Stronsium 55 132.03 93 237 94 242 95 243 96 247 97 247 98 249 99 254 100 253 101 256 102 254 103 257 Air Raksa Ac NAMA Aktinium Th Torium Pa Protaktinium U Uranium Np Pu Am Cm Kurium Bk Cf Neptunium Plutonium Amerisium Berkelium Kalifornium Einsteinium Fermium Mendelevium Nobelium Lawrensium Gambar 1.2 Tabel periodik unsur modern Latihan 1.4.24 61 147 62 150.967 80 200.4 1 B 2 C 3 4 N 3.19 83 208.57 P E R I O D E 1 2 3 47. TABEL PERIODIK UNSUR-UNSUR IA LOGAM VIIIA 1 1 1.3 IIB 2.905 40 91.5.4 O 2.35 63 151.9898 12 24.847 28 63.75 52 127.90 23 50. begitu juga di Indonesia.6 Pm 3.3.5.7 2. Berikan contoh kelebihan tabel periodik unsur Mendeleev! 4.6 Gd 3 Tb 3.942 24 51.6 Cl Br 1.6 Eu 3.939 4 3 SEMILOGAM 1 IIA 9.4.3 Cr 6. nomor massa atau massa atom relatif. Jelaskan hukum triade menurut Dobereiner! 2.4.4. Nomor Atom.12 59 140.5 VIB 2.80 0 Sc 2 3 Ti 4 V 5.6 F 1.3.09 79 196. Jelaskan hukum oktaf dari Newlands! 3.82 50 118.3 3 Nomor atom 138.6 Kr 0 Kalium Kalsium Skandium Titanium Vanadium Krom Mangan Besi Nikel Seng Galium Germanium Arsen Selenium Brom Kripton Kobal Tembaga 37 85.4.934 70 173.1 Al 2 0 Si 3 4 P 3.0122 2 IIIA 5 Helium 10.4 Sb 3.5.1 Selesaikan soal-soal berikut! 1.3 1.6.5.3.11 105 262.3.5 0 0 Be GOLONGAN IIIB IVB 3.85 75 186.5. Setiap lambang unsur dilengkapi dengan nomor atom.996 25 54.59 81 204.30 1 Sr 1 2 Y Itrium Zr 4 Nb 5 Mo 2.12 108 271 111 288 116 292 7 Fr Fransium Ra Radium Meitnerium Darmstadium Roentgenium Ununbium Ununtrium Uuq Uup Uuh Ununquadium Ununpentium 3 3 2.4.3 Sn 2.00797 2 4.98 84 210 85 210 86 222 Ba 1 2 57-71 89-103 57 Hf Rf Rutherfordium 3 Ta Db Dubnium 3.6.6.3.22 41 92.26 69 168. unsur-unsur dikelompokkan dalam golongan dan periode.3.37 31 69.2 3.Oleh karena sistem penomoran golongan IUPAC belum memasyarakat di kalangan ahli kimia.0026 1 H 2 Li 3 Na 4 K 5 Rb 6 Cs Hidrogen 6.905 56 137.62 39 88.4 Cu Ag Au Rg 1 Zn 2 Ga 3 Ge 2.5 Se -2.086 15 30.1 Massa atom Tingkat oksidasi LAMBANG La 3 Ce 4 Pr 4.4.9994 9 18.4.5 Te 2.2 76 190.4.312 NONLOGAM Oksigen Boron Karbon Nitrogen Fluor Neon 13 26.9738 16 32.0067 8 15.3 3 3.4 Ni 2.114 107 262.5.8 Co 2.40 49 114.9984 10 20.3 Pt Ds Hg Uub TI Uut Pb Bi Po Ununhexium At Astatin Rn Radon Sesium Barium 223 88 226 87 Renium Hafnium Tantalum Wolfram Osmium Iridium Platina Emas Air Raksa Talium Timbal Bismut Polonium 265 109 265 110 272 112 277 113 284 114 285 115 104 261.909 36 83.907 60 144.5. Periode.4.3.4 l 1.3.94 43 98 44 101.4.01115 7 14.2 -2 -1 IVA VA VIA VIIA He Ne Ar 1.97 2.8 Rh 2.2 Mn 7 Fe 2.4 Dy 3 Ho Es Er Fm Tm Md Yb No Lu Lr Lantanum Serium Praseodimium Neodimium Prometium Samarium Europium Gadolinium Terbium Disprosium Holmium Erbium Iterbium Lutesium Tulium 89 227 90 232.5.4 Cd 1.948 Mg Ca Natrium Magnesium 19 39.34 Telurium Zirkon Niobium Molibdenum Teknesium Rutenium Rodium Paladium Perak Indium Timah Antimon Iodium Xenon Kadmium 72 178.4 As 3.59 33 74.922 34 78.6 Tc -1.183 3 4.2 78 195. Golongan.96 64 157.102 20 40.4 47 107. Nomor Massa.924 66 162.2 77 192.59 Hg 2.064 17 35.7 Litium Berilium 11 22.5 Nd 3. Jelaskan perbedaan daftar unsur-unsur yang disusun Lothar Meyer dengan Mendeleev! B.5.4.47 38 87. dan Massa Atom Relatif dalam Tabel Periodik Unsur Pada tabel periodik unsur.69 51 121.5.3.4.6 Sm 3.7 Ru 2.96 35 79.453 18 39.4.4.5 S -2.4 Re Bh Bohrium 3 Os Hs Hassium 3 Ir Mt 2.9815 14 28.71 29 2.54 30 Argon Silikon Fosfor Belerang Klor Aluminium 65.811 6 12.6 VIIB 2.847 27 58.91 58 140.07 45 102.956 22 VB 2.3.49 73 180.08 21 44.25 65 158.905 46 106.50 67 164.2 ln 1.4 W Sg Seaborgium 3.72 32 72.37 82 207.04 71 174.2.4 3 80 200.930 68 167.4.6.114 106 263.60 53 126.906 42 95. maka penggolongan sistem Amerika lebih banyak digunakan.

lajur vertikal menunjukkan golongan unsur-unsur.312 Mg Ca 2 Magnesium Nama unsur Natrium Magnesium 19 39.62 39 88. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change 10 Kimia Kelas X SMA dan MA .3 Penulisan lambang unsur. Golongan dan Periode Pada tabel periodik unsur.08 21 44. Tabel 1.102 20 40. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 1. sedangkan lajur horisontal menunjukkan periode. Fosfor Oksigen.Perhatikan gambar berikut.956 1 2 Sc 2 Kalium Kalsium Skandium 37 85.939 4 3 1 Be 1 Mg IIIB 2 Bilangan oksidasi Lambang unsur Litium Berilium 11 22.47 38 87. nomor atom. Belerang Halogen Gas Mulia IA IIA IIIA IVA VA VIA VIIA VIIIA IUPAC 1 2 13 14 15 16 17 18 Transisi Transisi Transisi Transisi Transisi Transisi Transisi Transisi Transisi Transisi Nama Golongan Amerika IIIB IVB VB VIB VIIB VIIIB VIIIB VIIIB IB IIB IUPAC 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Lambang Golongan Sumber: Silberberg.312 IIA 9.9898 12 24.4.905 1 Sr Y Itrium Rubidium Stronsium Sumber: Silberberg.4 Penggolongan unsur-unsur Lambang Golongan Nama Golongan Amerika Alkali Alkali Tanah Boron. Perhatikan penggolongan unsur-unsur dalam tabel periodik unsur yang terdapat pada Tabel 1. Golongan Pada tabel periodik unsur dikelompokkan menjadi golongan utama atau golongan A dan golongan transisi atau golongan B.0122 2 Massa atom relatif Hidrogen 6. Aluminium Karbon Nitrogen. a. nama unsur. dan massa atom relatif dalam tabel periodik unsur 1. IA 1 1.00797 Nomor atom 1 1 H 2 Li 3 Na 4 K 5 Rb 12 24.

Be. 4) Periode keempat 18 unsur.4. Ni. Tiap periode terdiri dari beberapa unsur dengan jumlah yang berbeda-beda yaitu sebagai berikut. Proton bermuatan positif. sedangkan golongan lainnya masing-masing 1 lajur vertikal. Mn. C. 7) Unsur pada periode ketujuh juga terdiri dari unsur pada tabel utama ditambah unsur pada deret aktinida (no. 2. 1) Periode kesatu terdiri dari dua unsur yaitu H dan He. dan elektron. Apa makna dari nomor atom dan nomor massa pada lambang suatu unsur? Untuk memahami makna nomor atom dan nomor massa. Unsur transisi berada di antara golongan IIA dan IIIA. b. Ne. Nomor Atom dan Nomor Massa Lambang atom yang dilengkapi nomor atom dan nomor massa dapat dituliskan dengan notasi sebagai berikut. Periode Berapa jumlah periode pada tabel periodik dan berapa unsur yang terdapat pada masing-masing periode? Coba amati tabel periodik pada Gambar 1.2! Tabel periodik unsur terdiri dari 7 periode dan dua deret unsur terpisah di bawah yaitu deret lantanida dan aktinida. A Z X X = lambang atom Z = nomor atom A = nomor massa Atom memiliki partikel-partikel penyusun atom yaitu proton. 3) Periode ketiga terdiri dari 8 unsur. 6) Unsur pada periode keenam terdiri dari unsur yang ada pada tabel utama ditambah unsur-unsur pada deret lantanida (no. sampai saat ini jumlahnya 28 unsur. O. Zn. Dengan ditemukannya unsur baru maka jumlah unsur dalam periode ini akan bertambah terus. Cu. Cr. B. N. Semua unsur transisi bersifat logam dan banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari seperti Fe. sehingga jumlahnya menjadi 32 unsur. 89 . dan elektron bermuatan negatif. Au. F. neutron.103). Untuk golongan VIIIB terdiri dari 3 lajur vertikal. dan Ag. 5) Periode kelima 18 unsur. Golongan unsur transisi terdiri dari 8 golongan yaitu golongan IB sampai dengan VIIIB.Golongan utama terdiri dari 8 golongan yaitu golongan IA sampai dengan VIIIA. coba lakukan kegiatan 1. neutron bersifat netral. 2) Periode kedua terdiri dari 8 unsur yaitu: Li. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 11 .71). 57 .

He. Massa Elektron Proton Neutron 1 2 3 1 4 7 1 2 3 1 2 3 0 2 4 Jumlah partikel dasar pada atom berhubungan dengan nomor atom dan nomor massa unsur. dan Li pada unsur di atas? 2. Pertanyaan: 1. 4n.5.5 dapat disimpulkan hubungan antara nomor atom dengan partikel-partikel dasar atom dan hubungan nomor massa dengan partikelpartikel dalam atom yaitu sebagai berikut. Dari Tabel 1. 3e) + + – Catatan: p = proton. Bagaimana dengan nomor massa dari unsur di atas? Carilah hubungannya dengan jumlah partikel masing-masing unsur! Hubungan jumlah partikel dasar dengan nomor atom dan nomor massa unsur dapat dilihat pada Tabel 1. neutron. 2e) – + – 7 3 Li (3p. Nomor atom pada H. Tabel 1. dan Li sama dengan jumlah partikel apa? 3. – – + + + – 1 1H (1p. Berapa jumlah proton. 2 He . e = elektron.KEGIATAN 1. 1e) 4 2 He (2p. He. Nomor atom (Z) Nomor massa (A) = = = Jumlah proton atau jumlah elektron Jumlah proton + jumlah neutron Jumlah nukleon 12 Kimia Kelas X SMA dan MA . Atom No. 3 Li berikut ini. 0n. dan elektron pada masing-masing atom H.5 Hubungan partikel dasar dengan nomor atom dan nomor massa Nama Atom Hidrogen Helium Litium Lambang Atom 1 1H 4 2 He 7 3 Li No.4 Prediksi Nomor Atom dan Nomor Massa Perhatikan bagan partikel-partikel penyusun atom pada unsur: 1 4 7 1H . n = neutron. 2n.

79 Jumlah Neutron 12 . . Aston tahun 1919. .. .. Misalnya untuk klor ada yang memiliki massa 35 sma.... dan 37 sma.. 126 ... .. Isotop. Jumlah neutron = A – Z Contoh Soal Tentukan jumlah proton. ada pula unsur-unsur yang berbeda tetapi mempunyai jumlah partikel yang sama.. 36 sma. Ternyata kebanyakan unsur-unsur dalam senyawa mempunyai massa atom yang berbeda. Jumlah Elektron 12 15 .. jumlah proton = nomor atom = 19 jumlah elektron = 19 jumlah neutron = nomor massa – nomor atom = 39 – 19 = 20 Latihan 1.... dan neutron dari unsur 39 K ... .. 3..W. ... Pendapat ini tidak sepenuhnya benar setelah ditemukan spektrograf massa oleh F..... Jadi.. 35 63 208 197 . Nomor Massa Atom Atom 12 . . 24 . .. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 13 ...6. .... 19 Penyelesaian: 39 19 K mempunyai nomor massa = 39 dan nomor atom = 19. . Isoton.. Selain itu... Untuk mempelajarinya amati Tabel 1.. 29 . .. dan Isobar Salah satu teori atom menurut Dalton menyatakan bahwa atom-atom unsur akan mempunyai sifat yang sama. 17 ..2 Salin tabel berikut dan lengkapilah! Nama Unsur Magnesium Fosfor Klor Tembaga Timbal Emas Lambang Atom 24 12 Mg 31 15 P Jumlah Proton 12 . elektron..Jumlah neutron adalah selisih nomor massa dengan nomor atom...

Partikel apa yang menyebabkan adanya isotop dari suatu unsur? Perhatikan ilustrasi berikut.6.6 dapat dilihat bahwa setiap unsur mempunyai beberapa massa atom misalnya atom H ada yang mempunyai massa atom 1. Jadi.4 Isotop hidrogen Ketiga isotop hidrogen dapat dibedakan dari jumlah partikel neutronnya. dapat disimpulkan sebagai berikut. + = partikel proton – – – – = partikel elektron + + + = partikel neutron 1 1H 2 1H 3 1H Gambar 1. 2. Dari contoh-contoh isotop pada Tabel 1. dan 3. Isotop adalah unsur-unsur yang memiliki nomor atom sama tetapi massa atom yang berbeda. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Dari Tabel 1.Tabel 1. perbedaan massa atom dari suatu nuklida disebabkan oleh jumlah partikel neutronnya. Atom 1 Jumlah Neutron 0 1 2 C 6 6 8 O 8 8 9 10 Ne 10 10 11 12 Massa Atom 1 2 3 12 14 16 17 18 20 21 22 Lambang 1 1H 2 1H 3 1H 12 6C 14 6C 16 8O 17 8O 18 8O 20 10 Ne 21 10 Ne 22 10 Ne Sumber: Silberberg. Unsurunsur tersebut disebut isotop. 14 Kimia Kelas X SMA dan MA .6 Beberapa unsur dengan massa atom yang berlainan Unsur H No.

Mula. Latihan 1. Kedua unsur itu disebut isobar..6 dapat dilihat 14 6C dan 16 8O memiliki neutron yang sama yaitu 8. Massa Atom 14 14 16 30 ... maka ditetapkan atom C-12 sebagai standar. Unsur A B C D E F Nomor Atom 6 7 8 15 15 16 Proton 6 . Kemudian diganti oleh oksigen karena atom oksigen dapat bersenyawa dengan atom lain. Syarat atom yang massa atomnya dijadikan standar adalah harus atom yang stabil dan murni. Apakah kedua unsur itu mempunyai sifat yang sama? Isoton adalah unsur-unsur yang memiliki jumlah neutron yang sama... Kedua unsur itu disebut isoton. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 15 . 8 15 . 16 . 1 sma sama dengan 1 12 kali massa 1 atom C-12. tetapi nomor atomnya berbeda.. dan jawablah pertanyaannya.mula dipilih hidrogen sebagai atom standar karena merupakan atom teringan. lengkapi. dan isobar pada tabel di atas! 4.Dari Tabel 1.. 16 Neutron 8 7 . 32 Pertanyaan: Tentukan kelompok unsur yang termasuk isotop. Atom C-12 memiliki massa 12 satuan massa atom (sma).. Unsur 14 6C dan 14 7N memiliki nomor massa yang sama.3 Salin tabel berikut.. isoton. Massa Atom Relatif Massa atom relatif dalam kimia sangat penting untuk mengetahui sifat unsur atau senyawa. Bagaimana cara menentukan massa atom relatif? Massa atom relatif yaitu bilangan yang menyatakan perbandingan massa atom unsur tersebut dengan massa atom yang dijadikan standar.. ... Apakah kedua unsur ini mempunyai sifat yang sama? Isobar adalah unsur-unsur yang memiliki nomor massa sama.

7. C 12 Massa atom relatif dapat ditentukan berdasarkan massa isotop-isotop unsur di alam.37 107. Contoh Soal Hitung massa atom relatif Fe jika diketahui massa Fe = 55.5 Nama Unsur Besi Seng Perak Emas Uranium Lambang Fe Zn Ag Au U Ar 55. Tabel 1.4% isotop 16 Kimia Kelas X SMA dan MA .5 108 197 238 Sumber: Ebbing. Perhatikan Tabel 1.064 35.8 Kelimpahan isotop unsur klor dan brom Unsur Klor Brom 75% isotop Kelimpahan dalam % 35 17 Cl dan 25% isotop 37 17 Cl 11 5B 19.874 dibulatkan menjadi 56.874.183 32. Kelimpahan isotop unsur berbeda-beda. Ar unsur X = Massa 1 atom unsur X 1 12 massa atom 12 C Jadi massa atom relatif suatu unsur adalah perbandingan massa satu atom unsur tersebut dengan 1 12 kali massa satu atom C-12. Penyelesaian: Ar unsur Fe = Massa 1 atom unsur Fe 1 massa 12 atom 12 = 55.874 1 12 = 55.00797 12. General Chemistry Bagaimana cara menghitung massa atom relatif berdasarkan rumus di atas? Perhatikan contoh soal berikut.870 196.6% isotop 10 5B dan 80.453 Ar (pembulat) 1 12 20 32 35.. Massa atom relatif beberapa unsur dapat dilihat pada Tabel 1.7 Massa atom relatif beberapa unsur Nama Unsur Hidrogen Karbon Neon Belerang Klor Lambang H C Ne S Cl Ar 1.03 Ar (pembulat) 56 65.967 238.00 20.8.874 65.Massa atom relatif diberi lambang A r dan dapat ditentukan dengan menggunakan rumus sebagai berikut. Tabel 1.

2 tentukan persentase isotop neon yang ringan. Di alam terdapat klor dalam dua isotop yaitu 75% klor-35 (35Cl) dengan 25% klor-37 (37Cl).0093 sma. kita dapat menentukan massa relatif dari senyawa.928 sma. Contoh Soal Tentukan Mr dari karbon dioksida dan air! Penyelesaian: Rumus karbon dioksida = CO2 Molekul CO2 terdiri dari 1 atom C dan 2 atom O Ar C = 12 dan O = 16 Mr CO2 = (1 x 12) + (2 x 16) = 44 CO2 12 C + 16O + 16O Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 17 . karena senyawa merupakan gabungan unsur-unsur dengan perbandingan yang tetap.928 x 30.8% Cu yang memiliki massa 64.0129 sma dan 11B = 11.8%) = 65. perhatikan contoh berikut. Di alam terdapat isotop tembaga dengan kelimpahan masing-masing 69. Tentukan massa atom relatif Cl.545.930 sma dan 30.2% Cu yang memiliki massa 62. 5 5 a.930 x 69.4% 11B dengan 5 5 massa 10 B = 10.2%) + (64. Jika massa atom 10 relatif neon adalah 20. Untuk menghitung Mr.6% 10 B dan 80. Contoh Soal 1. Massa rumus relatif diberi lambang Mr. Tentukan Ar boron b. Kelimpahan isotop boron di alam adalah 19.4 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Neon di alam terdiri atas dua isotop yaitu 10 Ne dan 22 Ne .Bagaimana cara menentukan massa atom relatif berdasarkan kelimpahan unsur di alam? Perhatikan contoh soal berikut. Penyelesaian: Ar Cl = (75% x 35) + (25% x 37) = 35. Apakah Ar hasil perhitungan cocok dengan yang terdapat pada tabel periodik unsur? 20 2. Tentukan massa atom relatif dari tembaga! Penyelesaian: ArCu = (62. Bagaimana cara menentukan massa senyawa? Dengan mengetahui Ar unsur. 2.5 Latihan 1.

5 (2 x Ar H) + (1 x Ar S) + (4 x ArO) (2 x 1) + (1 x 32) + (4 x 16) = 98 (6 x Ar C) + (12 x Ar H) + (6 x Ar O) (6 x 12) + (12 x 1) + (6 x 16) = 180 Asam sulfat H2SO4 Glukosa C6H12O6 Latihan 1.Rumus air : H2O Molekul H2O terdiri dari 2 atom H dan 1 atom O. Gambaran posisi dan susunan partikel penyusun atom dalam suatu atom berkembang dari temuan-temuan yang paling sederhana sampai yang rumit tetapi dapat menggambarkan model atom yang sebenarnya.5. CH4 H2SO4 HNO3 f. Pada setiap partikel atom terdapat partikel penyusun atom yang terdiri dari elektron. Tabel 1. Perkembangan Teori Atom Atom merupakan partikel terkecil dari suatu unsur.5) = 58. d. g. 18 Kimia Kelas X SMA dan MA .5 Tentukan Mr dari senyawa-senyawa berikut. NH3 e. Berikut ini diberikan Mr dari beberapa senyawa. Perkembangan teori atom dari tahun ke tahun dapat digambarkan dengan model atom seperti pada Gambar 1.9 Mr beberapa senyawa Nama Senyawa Garam dapur Rumus NaCl Mr (1 x Ar Na) + (1 x Ar Cl) (1 x 23) + (1 x 35. Ar H = 1 dan O = 16 Mr H2O = (2 x 1) + (1 x 16) = 18 Mr sangat diperlukan untuk menentukan massa zat-zat yang direaksikan dan hasil-hasil reaksi dalam melakukan reaksi kimia yang akan dipelajari pada bab selanjutnya. a. Teori atom sudah diungkapkan para ahli mulai dari beberapa abad yang lalu. c. proton. NaCl CaCO3 CH3COOH Al2(SO4)3 C. b. h. Gambaran ini disebut juga teori atom. dan neutron.

Semua materi mempunyai bagian terkecil yang disebut atom. Rutherford Model atom Rutherford dan Neils Bohr Sumber: Maria James. c. Teori Atom Thomson Sir J. b. d.J. Thomson tahun 1897 memperlihatkan elektron dengan teorinya sebagai berikut.– – – – + – – Model atom J. pada tempat-tempat tertentu ada elektron yang bermuatan negatif. 3. Teori atom Rutherford menerangkan sebagai berikut. Chemical Connections Gambar 1. Atom-atom bergabung dengan perbandingan yang sederhana. a. a. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 19 . Jumlah muatan positif sama dengan muatan negatif. Atom merupakan bola yang bermuatan positif. Atom-atom suatu unsur sama dalam segala hal. 2. Pada pembentukan senyawa terjadi ikatan antara penyusun senyawa tersebut.5 Perkembangan model atom Perkembangan teori atom dapat dijelaskan sebagai berikut. 1. Teori atom Thomson ini dikenal dengan nama teori atom Roti Kismis. Pada model inti digambarkan atom sebagai ruangan kosong dengan inti yang padat mengandung muatan positif terletak di pusat dan elektron beredar mengelilingi inti. Teori Atom Rutherford Ernest Rutherford tahun 1911 mengungkapkan model inti untuk suatu atom. Atom tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil. e. Teori Atom Dalton John Dalton pada tahun 1808 mengungkapkan sebagai berikut. tetapi berbeda dengan atom-atom unsur lain. Dalton (1803) – – – – – + – – – – – – + – Model atom modern Model atom Model atom Thomson E. b.

2. Model atom Rutherford ada kekurangannya yaitu. Ukuran atom sekitar 10–8 cm dan inti atom 10–13 cm. 4. Latihan 1. 3. 4. Orbital menggambarkan daerah kebolehjadian ditemukannya elektron. Elektron dapat pindah dari tingkat energi yang satu ke yang lain dengan melepaskan atau menyerap energi. Jelaskan teori atom yang diungkapkan oleh Dalton! Jelaskan teori atom Thomson dan Rutherford! Jelaskan kelemahan teori atom Rutherford! Jelaskan teori atom Bohr! 20 Kimia Kelas X SMA dan MA . Teori atom modern menyatakan sebagai berikut. Elektron bergerak mengelilingi inti pada orbital. c. Elektron mengelilingi inti atom pada tingkat-tingkat energi tertentu yang disebut kulit elektron.a. Walaupun model atom Bohr menjelaskan bagaimana elektron tidak akan menumbuk inti. a. model Bohr tidak berlaku untuk atom berelektron banyak! 5. b. Teori Atom Modern Teori atom modern berdasarkan mekanika quantum (tahun 1927) merupakan kelanjutan hasil kerja Rutherford dan Bohr. jika elektron-elektron terus mengelilingi inti akhirnya akan kehilangan energi dan kemungkinan dapat menumbuk inti. Massa atom terpusat pada inti atom Elektron beredar mengelilingi inti pada orbitnya atau kulitnya. b. Teori Atom Bohr Niels Bohr tahun 1913 bekerja dengan Rutherford memodifikasi model atom dengan menambahkan bahwa elektron mengelilingi inti pada tingkat-tingkat energi yang berbeda. Bohr mengungkapkan sebagai berikut.6 Selesaikan soal-soal berikut! 1.

5 Analisis Data Konfigurasi Elektron Perhatikan gambar berikut.6 Susunan elektron menempati masing kulit berbeda-beda yaitu kulitnya sebagai berikut. 18 Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 21 . Ar. dan 19K. General Chemistry elektron maksimum pada masingGambar 1. N. Misalnya.5. sedangkan jumlah seluruh elektron sama dengan nomor atomnya. lakukan Kegiatan 1. argon. unsur dengan nomor atom 19 memiliki 19 elektron. L. Struktur Atom Menurut Bohr elektron mengelilingi inti atom pada tingkat-tingkat energi tertentu yang disebut kulit elektron. dan kalium dengan lambang 8O. M. simaklah uraian berikut ini! 1. Jumlah kulit elektron suatu atom pada tabel periodik unsur sesuai dengan nomor periode unsur atom tersebut.6! K Tentukan jumlah elektron maksiL M mum pada masing-masing kulit! N Berdasarkan gambar tersebut jumlah Sumber: Ebbing. Kulit elektron diberi lambang K.D. K untuk kulit pertama. Pada kulit K jumlah maksimum elektron = 2 elektron Pada kulit L jumlah maksimum elektron = 8 elektron Pada kulit M jumlah maksimum elektron = 18 elektron Pada kulit N jumlah maksimum elektron = 32 elektron Jumlah elektron yang dimiliki suatu atom sama dengan nomor atomnya. Susunan elektron pada masing-masing elektron disebut konfigurasi elektron. Perhatikan Gambar 1. perhatikan juga konfigurasi elektronnya.6. Untuk mempelajarinya. Untuk memahami konfigurasi elektron. Berapa jumlah elektron yang terdapat pada masing-masing kulit? Untuk mempelajari jumlah elektron + pada kulitnya perhatikan Gambar 1. Hitung jumlah elektron pada masing-masing kulit elektron untuk atom oksigen. Konfigurasi Elektron Elektron bergerak mengelilingi inti atom pada masing-masing orbitnya yang dikenal sebagai kulit elektron. Sesuai dengan posisinya dari inti. Bagaimana penyebaran elektron pada masing-masing kulit elektron tersebut? Elektron tersusun pada masing-masing kulit dalam suatu konfigurasi elektron. L kulit kedua. M kulit ketiga. KEGIATAN 1. dan N kulit keempat.

1 Pertanyaan: 1. maka oksigen terletak pada periode 2. kulit ketiga 8 elektron.8. Pada periode berapa letak oksigen.6.10. Berdasarkan jumlah elektron maksimum pada kulitnya. Pada kulit pertama berisi 2 elektron. Pada kulit pertama berisi 2 elektron. Bagaimana konfigurasi elektron unsur lainnya? Perhatikan konfigurasi elektron beberapa unsur pada Tabel 1.8 19 K = 2.8.9? Hal ini karena ada aturan yang menyatakan bahwa penyusunan konfigurasi elektron pada kulit terluar maksimal 8 elektron.8. bagaimana cara menyusun konfigurasi elektron? Oksigen memiliki 2 kulit elektron.6 18 Ar = 2.2 bukan 2. konfigurasi elektron 20Ca adalah 2.8.10 Konfigurasi elektron beberapa unsur Lambang Unsur H He Li Be B C N O Nomor Atom 1 2 3 4 5 6 7 8 Konfigurasi Elektron K 1 2 2 2 2 2 2 2 L M N Nama Unsur Hidrogen Helium Litium Berilium Boron Karbon Nitrogen Oksigen 1 2 3 4 5 6 22 Kimia Kelas X SMA dan MA . Tabel 1.8. Demikian juga pada kalsium. Konfigurasi elektronnya ditulis 2. Mengapa konfigurasi atom kalium 2. kulit kedua berisi 6 elektron.8.8.1 bukan 2.8. kulit kedua 8 elektron. argon. Konfigurasi elektron oksigen ditulis 2. Argon memiliki 3 kulit elektron.8 O = 2. dan kalium? 2.8.8.8. terletak pada periode 3.10.

General Chemistry Kesamaan pada unsur-unsur golongan 1A yaitu jumlah elektron yang menempati kulit terluarnya.11. Elektron Valensi Perhatikan konfigurasi elektron unsur-unsur golongan 1A pada Tabel 1.Lambang Unsur F Ne Na Mg Al Si P S Cl Ar K Ca Nama Unsur Nomor Atom K 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 Konfigurasi Elektron L 7 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 M N Fluor Neon Natrium Magnesium Aluminium Silikon Fosfor Belerang Klor Argon Kalium Kalsium 1 2 3 4 5 6 7 8 8 8 1 2 Sumber: Ebbing.1 2. General Chemistry 2. Elektron pada kulit terluar disebut elektron valensi. maka unsur tersebut memiliki sifat kimia yang sama. Atom Konfigurasi Elektron Golongan Elektron pada Kulit Terluar H Li Na K 1 3 11 19 1 2.1 IA IA IA IA 1 1 1 1 Sumber: Ebbing. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 23 .8. Elektron valensi menunjukkan jumlah elektron yang terdapat pada kulit terluar dari suatu atom. pada tabel periodik unsur terdapat pada golongan yang sama.8.8.11 Konfigurasi elektron unsur golongan 1A Lambang Unsur No.1 2. Unsur-unsur yang memiliki elektron valensi sama. Persamaan apa yang terdapat pada konfigurasi elektronnya? Tabel 1. Elektron valensi ini merupakan elektron yang terlibat pada pembentukan ikatan bila unsur-unsur bersenyawa (valen = ikatan).

Perhatikan contoh soal berikut. Berdasarkan hal di atas maka dapat disimpulkan: Pada tabel periodik.8. Nomor periode menunjukkan jumlah kulit elektron. Akibat pelepasan atau penerimaan elektron. jumlah elektron sama dengan jumlah proton. sedangkan proton bermuatan positif sehingga atom tidak bermuatan atau netral. 24 Kimia Kelas X SMA dan MA . Contoh Soal Tentukan konfigurasi elektron-elektron valensi. NaCl dalam air dapat menghantarkan arus listrik? Pada pelarutan NaCl dihasilkan ion Na+ dan ion Cl–.7 Elektron Valensi 3 5 7 2 5 7 Golongan 3A 5A 7A 2A 5A 7A B N F Mg P Cl 12 15 17 Sumber: Ebbing. Konfigurasi Elektron Ion Mengapa larutan garam dapur.2 2. Unsur mana yang mempunyai sifat sama? 7 Penyelesaian: Unsur 5 7 9 Konfigurasi Elektron 2. unsur yang sifatnya sama yaitu N dengan P serta F dengan Cl. ion dapat berupa ion positif dan ion negatif. 17Cl. Dilihat dari tabel di atas. 12Mg.Berdasarkan ini kita dapat menentukan unsur yang mempunyai sifat sama. 15P.13. perhatikan Tabel 1. jika diketahui nomor atomnya. General Chemistry Unsur mempunyai sifat sama jika elektron valensinya sama.3 2. Untuk mencapai kestabilannya atom-atom ada yang melepaskan elektronnya.12 dan 1. nomor golongan menunjukkan elektron valensi. N. Apakah ion itu? Pada atom. Elektron bermuatan negatif. dan golongan dari unsur-unsur: 5B.5 2. 9F.8. Bagaimana konfigurasi elektron ion positif dan negatif? Untuk memahaminya.8. 3. ada juga yang menerima elektron sehingga terbentuk partikel bermuatan yang disebut ion.7 2.5 2.

1 yang mempunyai a. 20Ca 5 2. periode yang sama.Tabel 1. Tuliskan konfigurasi elektron ion-ion berikut. K+. 10Ne.2 1 2 +1 +2 Na+ Ca 2+ 2.7 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Li+. Na+.8. Sifat Unsur Unsur-unsur yang ditemukan di alam ada yang bersifat logam. Konfigurasi elektron ionnya ditulis dengan menambah elektron yang diterimanya.8 2. 16S.8 35. Konfigurasi elektron ionnya ditulis dengan mengurangi elektron yang dilepaskannya. N3– E.6 2.8.1 2. b. jumlah protonnya akan lebih banyak daripada elektron maka muatan Na dan Ca jadi positif.5 17 O dan Cl menerima elektron. S2–. Latihan 1. Tabel 1. Cl–. elektron valensi sama. 9F.8. 3. 12Mg.8. dan nonlogam pada tabel periodik unsur berikut.8. Di mana letak unsur-unsur tersebut pada tabel periodik unsur? Perhatikan penempatan logam. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 25 . Tuliskan konfigurasi elektron dari unsur-unsur berikut: B. dan nonlogam. 14Si.8. 18Ar 19K. Mg2+.13 Konfigurasi elektron ion negatif Lambang Konfigurasi Jumlah Atom Elektron Elektron Diterima 16 8 Setelah Menerima Elektron Jumlah Jumlah Proton (+) Elektron (–) 8 17 10 18 Jumlah Lambang Konfigurasi Muatan Ion Elektron Ion O Cl 2. F–.8 2. semi logam. semi logam. Tuliskan dari unsur-unsur no. Al3+ b.7 2 1 –2 –1 O2– Cl– 2. jumlah elektron akan lebih banyak daripada proton maka muatan O dan Cl jadi negatif. a.12 Konfigurasi elektron ion positif Lambang Konfigurasi Jumlah Atom Elektron Elektron Lepas 23 11Ne 40 20 Ca Setelah Melepaskan Elektron Jumlah Jumlah Proton (+) Elektron (–) 11 20 10 18 Jumlah Lambang Konfigurasi Muatan Ion Elektron Ion 2.8 Na dan Ca melepaskan elektron.

98 3.4 W Sg Seaborgium 3.4 Re Bh Bohrium 3 Os Hs Hassium 3 Ir Mt 2.40 49 114.6 VIIB 2.847 27 58.3.4 47 107.9815 Na 1 Mg Ca 2 Natrium Magnesium 19 39.8 Co 2.22 41 92.4 Cd 1.4 Rubidium Stronsium 55 132.12 59 140. Pada tabel periodik unsur.996 25 54.85 75 186.69 2.4 Litium Berilium 11 22.8.4 Dy 3 Ho Es Er Fm Tm Md Yb No Lu Lr Lantanum Serium Praseodimium Neodimium Prometium Samarium Europium Gadolinium Terbium Disprosium Holmium Erbium Iterbium Lutesium Tulium 89 227 90 232.19 83 208.3.07 45 102.04 71 174.312 IIIA 13 26.3 1.4.5.905 56 137.4.924 66 162.71 29 2. sampai perbatasan unsur semi logam.4.5.59 81 204.948 74 183.930 68 167. Logam mempunyai beberapa sifat yaitu sebagai berikut.967 80 200.2 78 195. dan nonlogam? Perhatikan pembahasan berikut ini.4.3.939 4 1 IIA 9.3 IB 58. 1.3. semi logam.847 28 63.4 3 La 3 Ce 4 Pr 4. dan nonlogam dalam tabel periodik Bagaimana sifat unsur logam.6 Sm 3.102 20 40.4 Cu Ag Au Rg 1 Zn 2 Ga 3 Kobal Tembaga Kalium Kalsium Skandium Titanium Vanadium Krom Mangan Besi Nikel Seng Galium 37 85.09 79 196.5 VA Cs 1 Ba 2 57-71 89-103 57 Hf Hafnium Ta Db Dubnium 3 3.038 91 231 92 238.8 Unsur logam dalam tabel periodik Lebih dari tiga perempat jumlah unsur adalah unsur logam.3. Logam IA 3 6.4.62 39 88. Perhatikan Gambar 1.4.49 73 180.0122 2 Li 1 Be GOLONGAN IIIB IVB 3.08 21 44.2 Mn 7 Fe 2.7 Logam.4.91 58 140.6.90 23 50.6. 26 Kimia Kelas X SMA dan MA .870 48 112.114 106 263.3 3 3.5 Nd 3.6 Eu 3.906 42 95.2 ln 1.24 61 147 62 150.54 30 Aluminium 65.4.97 2.956 22 2 3 VB 2.26 69 168.6 Pd 2.3 Sn 2.3 IIB 2.37 82 207.3.72 3 K 1 Sc 2 3 Ti 4 V 5.6 Pm 3.8 Rh 2.5.5.2.35 63 151.6.4.Tembaga Kadmium Timbal Kromium Bismut Logam Silikon Arsen Boron Telurium Antimon Belerang Klor Karbon Iod Brom Semi logam (Metaloid) Nonlogam Sumber: Silberberg.94 43 98 44 101. unsur logam terletak di bagian kiri mulai dari golongan IA.96 64 157.2 77 192. semi logam.907 60 144.4.3.6 Tc -1.4.6.47 38 87.3.3 VIII B 2.6 Gd 3 Tb 3.905 46 106.34 Zirkon Niobium Molibdenum Teknesium Rutenium Rodium Paladium Perak Indium Timah Kadmium 72 178.4 IVA Rb 1 Sr 2 Y Itrium Zr 4 Nb 5 Mo 2.2 76 190.7 Ru 2.5 VIB 2.03 93 237 94 242 95 243 96 247 97 247 98 249 99 254 100 253 101 256 102 254 103 257 Ac Aktinium Th Torium Pa Protaktinium U Uranium Np Pu Am Cm Kurium Bk Cf Neptunium Plutonium Amerisium Berkelium Kalifornium Einsteinium Fermium Mendelevium Nobelium Lawrensium Gambar 1.905 40 91.37 31 69.938 26 55.3 Pt Ds Hg Uub TI Uut Pb Bi Sesium Barium 87 223 88 226 Tantalum Wolfram Osmium Iridium Platina Emas Air Raksa Talium Timbal Bismut Renium 265 109 265 110 272 112 277 113 284 114 285 115 104 261.4 Ni 2. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 1.7 2.3 2.1 Al 2 3 47.114 107 262.5.934 70 173.3 3 138.12 108 271 111 288 116 VIA 292 Fr Fransium Ra Radium Rf Rutherfordium Meitnerium Darmstadium Roentgenium Ununbium Ununtrium Uuq Uup Uuh Ununquadium Ununpentium Ununhexium 3 3 2.9898 12 24.82 50 118.5. golongan transisi.50 67 164.942 24 51.3 Cr 6.25 65 158.4.3.11 105 262.

9 Perpindahan elektron pada logam Jika arus listrik diberikan pada logam.80 –38. satu bagian logam akan positif dan bagian lain menjadi negatif.84 28. Ada beberapa logam yang mempunyai titik leleh rendah dan disebut logam lunak seperti litium. Titik leleh beberapa logam dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. Selain itu. Logam Mempunyai Titik Leleh Tinggi Umumnya logam berwujud padat dengan atom-atom yang tersusun rapat membentuk struktur besar yang disebut struktur raksasa. Dengan struktur ini maka umumnya titik leleh logam sangat tinggi.14 Titik leleh beberapa logam Logam Besi Perak Emas Titik Leleh ( C) 1535 961 1059 Logam Natrium Raksa Cesium Titik Leleh ( C) 97.a. – – – – – + – + – + – + – + – – + – + – + – + – + Sumber: Ebbing.14.9. General secara cepat. Perpindahan elektron-elektron ini menyebabkan logam dapat menghantarkan listrik. dan kalium (unsur golongan IA). General Chemistry Gambar 1. Semua elektron bergerak menuju bagian positif. natrium. Logam apa yang terdapat di dalam kabel? Kalau kamu membuka kabel atau kawat listrik akan terlihat logam berwarna coklat yaitu tembaga.45 Sumber: Book of Data Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 27 . Menghantarkan Panas Benda apa saja di rumahmu yang digunakan untuk menghantarkan panas? Terbuat dari apa benda tersebut? Bagaimana logam dapat menghantarkan panas? Pada logam – – – – – + – +– +–+ –+– elektron-elektron bebas bergerak – + – + –+– +–+ dengan cepat.10 Logam menghantarkan panas c. Chemistry panas Gambar 1. b. Menghantarkan Listrik e e Bagaimana logam dapat menghantarkan listrik? Perhatikan Gambar 1. ada logam cair seperti raksa yang sering digunakan dalam termometer. Hal ini mengakibatkan logam dapat menghantarkan panas Sumber: Ebbing.

5.064 17 35. 0 2 4.0026 Helium 6 12.75 52 127.4.9984 10 20.3.6 VIA Sb Antimon Te Telurium 210 84 2.4 2.904 54 131. Unsur yang banyak digunakan adalah silikon yaitu dalam industri elektronik sebagai chip dalam alat elektronik.5 Arsen 51 121. gas saja.183 4.01115 7 14. Te. cair. sehingga permukaannya kusam.4.2 3. Se Br Kr Sifat unsur nonlogam dalam satu golongan l Xe sangat bervariasi. Si.6 1.57 0 85 Iodium Xenon 210 86 222 1. yaitu B.5 0 Selenium Brom Kripton 53 126. dan gas. Nonlogam VIIIA Pada tabel periodik unsur.0067 8 15.d.59 33 74.4 Po Polonium Gambar 1.9994 9 18. Perhatikan Gambar 1.948 3.60 -2. Permukaannya Mengkilat Emas dan perak mempunyai permukaan mengkilat sehingga banyak digunakan untuk perhiasan.3.9738 16 32. Contohnya permukaannya mengkilat. dan bermacam-macam At Rn wujud.80 -2.909 36 83. Sb. VA. Metaloid (Semi Logam) IIIA 5 10. Sumber: New Stage Chemistry Gambar 1.2 -2 -1 0 IVA VA VIA VIIA He Karbon Oksigen Nitrogen Fluor Neon 15 30.7 0 Fosfor Argon Belerang Klor 34 78.12. Ge.6 1. Ada yang mengandung unsur berwujud padat saja.4.5.30 1. Golongan VIIIA terdiri Gambar 1. Titik didih dan titik leleh unsur nonlogam umumnya sangat rendah kecuali karbon. Unsur nonlogam ada yang bersifat penghantar listrik yang baik contohnya karbon. seperti golongan VIIA terdiri dari unsur berwujud padat. 28 Kimia Kelas X SMA dan MA . dan VIA hanya sebagian P S Cl Ar unsur nonlogam.453 18 39.5. C N O F Ne Pada golongan IVA.7 0 Astatin Radon 3. Pada golongan VIIA dan VIIIA semua unsur nonlogam.12 Unsur nonlogam dari unsur berwujud gas saja.5. Unsur-unsur metaloid. Logamlogam lain sering tertutup lapisan oksida akibat reaksinya dengan oksigen.11 Permukaan perhiasan perak terlihat mengkilat 2.13 Unsur semilogam Unsur-unsur yang berada pada perbatasan unsur logam dan nonlogam bersifat semi logam atau metaloid.086 4 Si 32 4 Silikon 72. unsur-unsur nonlogam terletak di bagian kanan mulai golongan IVA sampai golongan VIIIA.96 35 79.922 3. Sifat-sifat unsur metaloid ada yang masuk ke sifat unsur logam dan yang masuk ke sifat unsur nonogam.5 VA Ge Germanium As 3. Kalau kita gosok akan kelihatan mengkilat lagi. titik didih tinggi seperti logam tetapi ada yang massa jenis dan kerapuhannya seperti nonlogam. Unsur nonlogam ada yang reaktif seperti golongan VIIA (golongan halogen) dan yang tidak reaktif seperti golongan VIIIA (gas mulia).811 3 B Boron IVA 14 28. biasa digunakan dalam batu baterai. As.4. dan To.

Berikan contoh logam yang titik lelehnya tinggi dari logam yang cair! 3. Zn. Perhatikan Gambar 1. Campuran ini mudah ditempa sehingga dapat dicetak dengan gambar yang kompleks. Misalnya campuran Cu. sedangkan untuk unsur nonlogam didefinisikan sebagai setengah panjang ikatan kovalen tunggal antara dua inti atom yang sejenis. Untuk unsur logam. dengan mengukur jarak inti atom terhadap pasangan elektron bersama dalam ikatannya. energi ionisasi. Zn. jari-jari didefinisikan sebagai setengah jarak terpendek antara dua inti dalam bentuk padat. Kereaktifan suatu unsur bergantung pada harga jari-jari atom. afinitas elektronnya. Hal ini disebabkan unsur itu belum stabil sehingga mudah bereaksi dengan unsur lainnya.8 Selesaikan soal-soal berikut! 1. dan gas! 4. Keteraturan harga-harga tersebut dalam tabel periodik merupakan keperiodikan sifat unsur. Bahan utamanya tembaga yang dicampur dengan logam lain. Latihan 1. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 29 . Jelaskan bagaimana logam dapat menghantarkan listrik! 2. dan keelektronegatifan. Apa yang dimaksud dengan unsur metoloid. Ni atau campuran Cu. cair. Jari-Jari Atom Ukuran jari-jari atom dari suatu unsur ditentukan dengan sinar X. dan Ni. dan Sn. Berikan contoh unsur nonlogam yang berwujud padat. 286 pm 199 pm 143 pm 100 pm jari-jari logam Al jari-jari Cl Ikatan logam Al Gambar 1.INFO KIMIA Uang logam merupakan campuran logam yang disebut alloy.14. 1. campuran Cu.14 Penentuan jari-jari atom logam dan nonlogam Ikatan Cl–Cl Sumber: Silberberg. Keperiodikan Sifat Unsur Hampir semua unsur di alam ditemukan dalam bentuk senyawanya. berikan contohnya! F.

6. Bagaimana keperiodikan jari-jari atom unsur dalam satu periode? Dari grafik pada kegiatan tersebut dapat diperoleh gambaran sebagai berikut. Dalam tiap-tiap periode unsur golongan 1A mempunyai jari-jari paling besar dan ukuran jari-jari menurun sampai unsur golongan VIIIA. 30 Kimia Kelas X SMA dan MA . Bandingkan jari-jari atom unsur periode 2 dan 3! Pertanyaan: 1. Bandingkan jari-jari atom unsur golongan IA dan VIIA! 2. b.Bagaimana keperiodikan jari-jari atom dan hubungannya dengan nomor atom? Lakukan Kegiatan 1. Dalam satu golongan unsur periode ke-1 mempunyai jari-jari paling kecil dan ukuran jari-jari naik sampai unsur periode ke-7. jari-jari makin kecil. Dalam satu golongan dengan bertambahnya nomor atom. Dengan demikian dapat disimpulkan: makin kecil makin besar JARI-JARI ATOM Dalam satu periode dengan bertambahnya nomor atom.6 Interpretasi Data Jari-Jari Atom Perhatikan jari-jari atom unsur-unsur pada grafik berikut! Periode 2 Periode 1 Periode 4 Periode 5 Periode 6 250 Rb K 200 Jari-jari atom (Pm) Ca Na 150 Li Xe 100 Ar Ne Kr Rn 50 H He 10 15 36 Nomor atom 54 86 Sumber: Hiskia. KEGIATAN 1. jari-jari makin besar. a. Bagaimana keperiodikan jari-jari atom unsur dalam satu golongan? 2. Kimia Dasar ITB 1.

Energi Ionisasi Untuk mengetahui sukar mudahnya suatu atom melepaskan elektron dapat ditentukan dari harga energi ionisasinya. Sebaliknya jika energi ionisasi besar maka atom sukar melepaskan elektron.2.7 Interpretasi Data Keperiodikan Energi Ionisasi Perhatikan grafik energi ionisasi berikut. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 0 31 . Jika energi ionisasi kecil maka atom mudah melepaskan elektron. Li(g) + energi ionisasi Li+(g) + e– Energi ionisasi dinyatakan dalam kJ mol–1. Energi ionisasi adalah energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron terluar suatu atom dalam keadaan gas. Bagaimana keperiodikan energi ionisasi unsur-unsur dalam satu periode dan satu golongan pada tabel periodik unsur ? Lakukan kegiatan berikut! KEGIATAN 1. Energi ionisasi (kJ mol–1) 2500 2000 1500 1000 500 25 20 15 1 2 P e r i o d e 00 00 00 10 50 4 5 6 00 3 0 IIA IA VA IVA IIA I gan lon Go IIIA IIA V A V VI Sumber: Silberberg.

Dalam satu periode unsur golongan VIIIA mempunyai energi ionisasi paling besar. jari-jari atom makin besar sehingga gaya tarik inti terhadap elektron terluar semakin lemah. Afinitas Elektron Selain melepaskan elektron. dengan naiknya nomor atom. Jelaskan keperiodikan energi ionisasi unsur-unsur dalam satu golongan! Pada kegiatan tersebut dapat diperoleh gambaran sebagai berikut. Untuk melepaskan elektron dalam atomnya dibutuhkan energi yang kecil. dengan bertambahnya nomor atom harga energi ionisasi cenderung makin besar. Dengan menerima elektron atom menjadi bermuatan negatif. makin besar makin kecil ENERGI IONISASI Dalam satu periode. 3. sejumlah energi akan dilepaskan. F(g) + e– F–(g) + energi Cl(g) + e– Cl–(g) + energi 32 Kimia Kelas X SMA dan MA . Dalam satu golongan. pada saat atom menerima elektron. Energi yang dilepaskan pada saat suatu atom dalam keadaan gas menerima elektron disebut afinitas elektron.Salin tabel data berikut dan lengkapilah! Energi Ionisasi Periode 2 Periode 3 Golongan IA Golongan IIA Tertinggi _________________ _________________ _________________ _________________ Terendah __________ __________ __________ __________ Pertanyaan: 1. jari-jari atom makin kecil sehingga gaya tarik inti terhadap elektron terluar semakin kuat. atom dapat juga menerima elektron. Dalam satu golongan dengan bertambahnya nomor atom harga energi ionisasi cenderung makin kecil. Jelaskan keperiodikan energi ionisasi unsur-unsur dalam satu periode! 2. Apa sebabnya? Dalam satu periode. sehingga untuk melepaskan elektron dalam atomnya dibutuhkan energi yang cukup besar. unsur golongan IA paling kecil. dengan bertambahnya nomor atom. Dengan demikian dapat disimpulkan sebagai berikut.

Keelektronegatifan adalah kemampuan atau kecenderungan suatu atom untuk menangkap elektron dari atom lain dalam senyawanya. unsur apa yang memiliki harga keelektronegatifan tertinggi dan yang terendah? Perhatikan Gambar 1.9 Al –42.6 B –26.5 Si –134 P –72.9 Ge –119 Ga –78. karena jari-jarinya paling kecil. makin besar makin kecil AFINITAS ELEKTRON 4. harga afinitas elektron cenderung bertambah besar. Dalam satu golongan dengan bertambah nya nomor atom.9 In –28. sedangkan golongan VIIIA kulit terluarnya sudah penuh sehingga tidak dapat lagi menerima elektron. Dengan demikian dapat disimpulkan sebagai berikut.14 tidak terdapat harga afinitas elektron untuk golongan IIA dan VIIIA.3 Pb –35. sebab dibandingkan dengan unsur seperiodenya unsur F. Bagaimana keelektronegatifan unsur-unsur dalam tabel periodik? Dari seluruh unsur dalam tabel periodik unsur.1 Bi –91. Br. dan I paling mudah menangkap elektron. Dalam satu periode dengan bertambahnya nomor atom.3 Po –183 At –270 Sumber: Silberberg. berarti afinitas elektron semakin besar. Keelektronegatifan Pada tahun 1932.Harga afinitas elektron biasanya dinyatakan dengan tanda negatif karena pada proses tersebut dilepaskan energi. Cl.14 Afinitas elektron beberapa unsur IA 1 2 Golongan IIIA IVA VA VIA VIIA H –72. Linus Pauling ahli kimia dari Amerika membuat besaran lain yang dikenal dengan skala keelektronegatifan.14 dapat diperoleh gambaran bahwa unsur-unsur yang terdapat pada golongan VIIA mempunyai afinitas elektron yang paling besar.2 Se –195 Br –325 Rb –46. Hal ini disebabkan unsur golongan IIA subkulit terluarnya telah penuh terisi elektron. Jika harga afinitas elektron makin negatif. Tabel 1. harga afinitas elektron atom cenderung semakin kecil.9 Sn –107 Sb –103 Te –190 I –295 Cs –45.4 Ga –28. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 33 .5 Ti –19. Pada Tabel 1.15.0 S –200 Cl –349 K –48.7 C –122 N +7 O –141 F –328 P E 3 R I 4 O D E 5 6 Na –52. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Dari Tabel 1. Perhatikan tabel afinitas elektron berikut ini.8 Li –59.

15 dapat dilihat fluor memiliki harga keelektronegatifan terbesar yaitu 4. artinya fluor paling mudah menarik elektron dari atom lain. keelektronegatifan cenderung makin kecil. Dalam satu periode dengan bertambahnya nomor atom. Fransium dengan harga keelektronegatifan paling rendah yaitu 0. dan keelektronegatifan! 3.7 merupakan unsur yang sangat sukar menarik elektron atau lebih mudah melepaskan elektronnya. dan keelektronegatifan unsur dalam satu golongan dan satu periode! 34 Kimia Kelas X SMA dan MA . Dari Gambar 1.15 dapat disimpulkan sebagai berikut. afinitas elektron.Golongan Keelektronegatifan IA VB VIB VIIB IIA IIIB IVB VIIIB IVA VA VIA VIIA IB IIB IIIA P e r i o d e Harga keelektronegatifan: Sumber: Silberberg. Jelaskan jari-jari atom unsur dalam satu golongan dan satu periode! 2.9 Selesaikan soal-soal berikut. afinitas elektron. keelektronegatifan cenderung makin besar.15 Keelektronegatifan unsur-unsur dalam tabel periodik unsur Dari Gambar 1. Jelaskan keperiodikan energi ionisasi. Dalam satu golongan dengan bertambahnya nomor atom. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan energi ionisasi. 1. Latihan 1.

M. Pengelompokan unsur telah dilakukan oleh Antoine Lavoisier setelah itu pengelompokan berkembang lagi dan dikenal Triade Dobereiner. L. Meyer • Tabel Periodik L. unsur-unsur dikelompokkan berdasarkan sifat logam. Bohr. Sifat-sifat unsur dalam satu golongan atau periode berubah secara teratur. Oktaf Newlands. dan elektron telah diteliti oleh para ahli dikenal sebagai teori atom. Periode menggambarkan jumlah kulit elektron. yaitu teori atom Dalton. Elektron pada kulit terluar disebut elektron valensi. Kata Kunci • Tabel periodik unsur • Triade Dobereiner • Oktaf Newlands • Tabel Periodik Unsur L. Pada tabel periodik unsur.Rangkuman 1. dan N. Berdasarkan teori atom Bohr elektron bergerak mengelilingi atom pada tingkat energi tertentu atau kulit elektron yaitu kulit K. Partikel dasar atom adalah proton. dan keelektronegatifan. Thomson. Nomor atom menunjukkan jumlah proton atau jumlah elektron sedangkan nomor massa menunjukkan jumlah proton dan neutron. 2. Mendeleev. 5. nonlogam. dan semi logam atau metaloid. 6. Struktur atom yang menggambarkan keberadaan proton. dan teori atom mekanika kuantum. 4. yang dikenal sebagai keperiodikan sifat unsur yang terdiri dari jari-jari atom. Mendeleev • Struktur atom • Golongan • Periode • Lantanida • Aktinida • Proton • Logam • Neutron • Metaloid Elektron • • Nonlogam Nomor atom • • Logam transisi Nomor massa isotop • Teori atom • • Isobar • Keperiodikan Isoton sifat unsur • Massa atom relatif • Jari-jari atom • • Konfigurasi elektron • Energi ionisasi • Ion positif • Afinitas elektron Ion negatif • • Keelektronegatifan Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 35 . energi ionisasi. dan Tabel Periodik Unsur Modern. dan elektron. Pada tabel periodik unsur. Tabel Periodik Unsur Lothar Meyer. neutron. 7. 8. Setiap lambang unsur pada tabel periodik unsur dilengkapi nomor atom dan nomor massa yang menunjukkan jumlah partikel dasar pada atom. Rutherford. afinitas elektron. neutron. Susunan elektron pada kulit-kulit elektron disebut konfigurasi elektron. 3. sedangkan golongan menggambarkan jumlah elektron terluar. unsur-unsur dikelompokkan dalam periode dan golongan.

. A. Mendeleev C. Dobereiner D. Meyer. . Dobereiner D. Mendeleev E. elektron valensinya C. Oktaf Newlands. Triade Dobereiner. Pernyataan ini dikemukakan oleh . golongan VIIA B. gas mulia. Triade Dobereiner. A. Meyer. golongan IA E. nomor atomnya D. Triade Dobereiner. Lavoisier. . jumlah elektron E. L. Perkembangan tabel periodik unsur secara berurutan adalah . 3. jumlah elektronnya Di antara nama golongan dan nomor golongan berikut ini yang sesuai adalah . nomor kulit C.. A. . 4. . L. A. Moseley Unsur-unsur yang terletak dalam satu golongan mempunyai kesamaan pada . L. Lavoisier. ternyata massa atom unsur kedua adalah rata-rata massa atom unsur pertama dan ketiga. Lothar Meyer C. Oktaf Newlands. Pengelompokkan unsur ini dikemukakan oleh . 6. . A. L. 1. Lavoisier. golongan VIIA 2. massa atom Unsur Na. Oktaf Newlands. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. . Lavoisier. Meyer. 5.. Triade Dobereiner Jika unsur-unsur diurutkan berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya.. massa atomnya E. alkali. Newlands E. Oktaf Newlands. Mendeleev B. golongan VIIIA D. . halogen. golongan IIA C. A. nomor atom D. Triade Dobereiner.. . Meyer. alkali tanah. Mendeleev Apabila unsur-unsur dikelompokkan berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya. Moseley B. Sejak dulu ahli kimia dan fisika telah mencoba mengelompokkan unsur-unsur menjadi tabel periodik unsur. . Mendeleev. transisi.. Newlands E. L. Meyer. Oktaf Newlands. Mendeleev B. unsur kedelapan mempunyai kemiripan sifat dengan unsur kesatu. 36 Kimia Kelas X SMA dan MA .. elektron valensi B. Mendeleev D.Evaluasi Akhir Bab A. . Lavoisier. dan Cl pada tabel periodik unsur mempunyai kesamaan . . Lothar Meyer C. P. nomor kulitnya B.

10Ne B. . A. periode 7 E. 3Li dan 13Al 8. . Q dan R E. 3Li D. . A.. dalam tabel periodik unsur terletak pada . R dan S B. golongan IIA. periode 2 B. Unsur-unsur aktinida sebetulnya dalam tabel periodik unsur terdapat pada . Q dan T C. . 9. 11Na dan 19K E. periode 4 D. proton tetapi berbeda jumlah neutronnya E. elektron. . periode 3 C. . periode 4 11. periode 2 E. golongan IA. . . 18Ar C. 16S dan 14Si B. Perhatikan data jumlah partikel pada unsur-unsur berikut! Unsur P Q R S T Proton 8 10 10 11 11 Neutron 8 8 10 12 13 Elektron 8 10 10 11 11 Unsur-unsur yang merupakan isotop adalah . 8O Pasangan unsur-unsur di bawah ini yang mempunyai kemiripan sifat adalah . golongan IIA. periode 6 C. elektron tetapi berbeda jumlah protonnya C. 8O dan 6C D.. 10. A. P dan Q D. golongan IIIB. Isotop dari suatu unsur memiliki kesamaan pada jumlah . golongan IB. Suatu unsur mempunyai proton 20 dan neutron 20. A. . 7N E. A. . periode 6 D. golongan IA. . 12Mg dan 25Mn C. dan neutron B. proton. . . periode 7 B. . . neutron tetapi berbeda jumlah protonnya D. golongan IVB.. golongan IA. proton dan neutron tetapi berbeda jumlah elektronnya 12. S dan T Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 37 . A.7. golongan IVB. periode 7 Unsur di bawah ini dalam tabel periodik unsur yang terdapat pada periode ke-3 yaitu . golongan IIB.

elektron mengelilingi inti pada daerah kebolehjadian adanya elektron B. III V 17. – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – + – – – – + – – – – – I II III IV Gambar yang menyatakan model atom Bohr adalah . pada tempat-tempat tertentu ada elektron yang bermuatan positif. 46 B. Thomson B. 2. elektron mengelilingi inti yang bermuatan negatif C. . Konfigurasi elektron dari atom Ca dengan nomor atom 20 adalah . 50 C. Dalton E. A. . 34 E. .6 C. 2. . Bohr 16.13. 2.4 38 Kimia Kelas X SMA dan MA . I D. . . Atom merupakan bola yang bermuatan positif. 33 D. 2.8. . A. . 36. . Pendapat ini dikemukakan oleh . Ungkapan teori atom Bohr yang benar adalah . L. Ar dari Cl adalah . . .10. .5 E. IV B. .10 D. Di alam terdapat isotop 35Cl dan 37Cl dengan kelimpahan 35Cl = 75% sisanya 37 Cl. . 2.6. . A.8. Meyer C.6. atom merupakan bola yang bermuatan positif dan terdapat elektron pada tempat-tempat tertentu E. 36 14. A. A. Jika diketahui: Ar: H = 1 C = 12 O = 16 Maka Mr alkohol dengan rumus C2H5OH adalah . . 45 15. 35 D. 37 C. 35.8. A. atom tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang terkecil 18.6.2 B. II E. Gambar berikut ini menunjukkan perkembangan model atom. Rutherford D. . V C. elektron dapat pindah dari tingkat energi satu ke tingkat energi lain D. .5 B.8 E.8.

karbon.3 E. . oksigen B. . . .8 D. fluor 25. 12Mg dengan 10Ne C. B. A. A. dan T = 20. 2. silikon. 12Mg2+ dengan 10Ne A.8. sulfur. maka kelompok unsur yang bersifat logam adalah . . argon D.8. Jumlah No. 1 D. Unsur-unsur logam umumnya mempunyai sifat berikut ini kecuali . fosfor.6 20. D.19. menghantarkan listrik E. Diketahui nomor atom unsur-unsur bukan sebenarnya yaitu P = 11. menghantarkan panas D. dan nonlogam adalah . Ion Proton A. Q = 16. A. Susunan elektron dari ion Al3+ adalah . silikon.3 C. Urutan unsur-unsur yang bersifat logam. permukaan mengkilat Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 39 . boron. helium C. 40 2 20 Ca 19 – 9F 18 2 – 8O 23 11Na 24 2 12 Mg Neutron 20 10 8 12 11 Elektron 20 8 12 10 12 20 9 10 11 12 22. R = 17.. 6 B. Q dan R B. E. titik leleh rendah C. 2. R dan T 24. 2. 3 23. berilium.. R dan S C.8. Suatu unsur mempunyai nomor massa 39 dan jumlah neutronnya 20. neutron. D. S = 19.8. . karbon. . . Pada tabel tertera jumlah proton. neon E. 2. C. silikon. metaloid. P dan Q D. . P dan S E. 11Na+ dengan 17Cl– 2+ B. A. . . 11Na dengan 12Mg E. Tentukan data yang benar. 2. . 17Cl dengan 19K 21. sulfur. A.14 B. Elektron valensi unsur tersebut adalah . 2 E.14. . Pasangan berikut yang mempunyai susunan elektron terluar sama adalah . dapat ditempa B. .. dan elektron beberapa ion. 7 C. .

keelektronegatifan tinggi iv. . . Di antara sifat-sifat berikut i. . . N C. . . . i dan iii E.26. afinitas elektron rendah yang merupakan sifat dari unsur-unsur alkali adalah . 40 Kimia Kelas X SMA dan MA . ii dan iv B. . ii dan iii 27. . F 28. D. makin kecil JARI-JARI makin kecil ENERGI IONISASI makin besar ENERGI IONISASI makin besar B. Grafik di bawah ini yang menunjukkan energi ionisasi pertama dari unsurunsur periode ke-3 ialah . makin besar KEELEKTRONEGATIFAN makin besar C. nonlogam iii. . Diagram yang sesuai dengan keperiodikan sifat unsur dalam tabel periodik unsur adalah . . A. makin kecil JARI-JARI 29. A. . energi ionisasi rendah ii. Unsur yang mempunyai keelektronegatifan tinggi ialah . Cl B. Na D. C. makin kecil E. i dan ii D. E. O E. makin besar makin kecil A. D. iii dan iv C. B. A.

10%30Si. Mg2+..23% 28Si. 5.. No. b.30.. .. 13Al.. 1.. 2 Elekron Valensi 2. Pada tabel periodik unsur terdapat unsur logam... Atom K 3 . Apa kegunaan unsur tersebut atau senyawanya dalam kehidupan seharihari? Jelaskan di mana letak partikel proton.. bukan merupakan konduktor listrik yang baik C..... Berdasarkan hubungannya dengan partikel dasar atom. – 1 8 N . Selesaikan soal-soal berikut dengan benar dan singkat. 6.. 3.. 2 .. 11 . M . Susunan Elektron Unsur A B C D 8...... A. 7N.. dan metaloid. a. kurang satu elektron untuk menyerupai gas mulia E. nonlogam. . Pernyataan berikut merupakan sifat dari unsur-unsur golongan VIIA dalam tabel periodik unsur kecuali . mempunyai afinitas elektron yang tinggi D. 7.. Tuliskan unsur-unsur logam. ..... 7 . 15P. dan isotop? Di alam silikon ditemukan dalam tiga isotop dengan kelimpahan masingmasing 92.. merupakan unsur nonlogam B.. nonlogam. nomor massa...67%29Si.. . 4. Pada perkembangan tabel periodik unsur. apa yang dimaksud dengan nomor atom. dan metaloid periode ke-3. berwujud gas pada suhu kamar B. Jelaskan pengelompokkan menurut hukum Triade Dobereiner dan hukum Oktaf Newlands... Cl– Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 41 . dikenal beberapa pengelompokan unsur. . O2–. 20Ca b. – – 2 . Terletak pada golongan berapa masing-masing unsur tersebut? c.. .. dan 3. . neutron.. . Tentukan massa atom relatif dari Si! Jelaskan model atom menurut Rutherford dan apa kelemahan-kelamahan model atom tersebut! Salin tabel berikut dan lengkapilah.. 4. dan elektron di dalam struktur atom dan tulis masing-masing lambangnya. Na+. Tuliskan konfigurasi dari unsur dan ion-ion berikut: a. L ..

e. b. 2. f. dan metaloid. kulit terluarnya berisi penuh dengan elektron. INFO KIMIA Isotop yang bersifat radioaktif atau tidak stabil seperti kobal digunakan untuk pengobatan penyakit kanker. Tuliskan dalam tabel. Laporkan hasil kerjamu. V Q P Y T Z X W S U R Di antara unsur-unsur yang tertera pada tabel periodik unsur di atas. dapat membentuk ion positif. bersifat logam. Jelaskan apa yang dimaksud dengan jari-jari atom. jari-jarinya paling besar. afinitas elektron. nonlogam. letakkan unsur-unsur tersebut pada bagan. energi ionisasi. c. 1. tuliskan unsur-unsur yang a. Buatlah bagan tabel periodik unsur. keelektronegatifannya tertinggi. dapat membentuk ion negatif. T u g a s Cari nama unsur-unsur dan kegunaannya baik dalam bentuk unsur maupun senyawa dalam kehidupan sehari-hari.9. Jelaskan bagaimana keperiodikan sifat unsur masing-masing! 10. dan keelektronegatifan. beri nomor atom dan nomor massanya. 42 Kimia Kelas X SMA dan MA . Pada golongan dan periode berapa unsur-unsur tersebut? 3. d.

menjelaskan tentang kepolaran senyawa. menuliskan struktur Lewis dari suatu atom. membedakan ikatan kovalen tunggal dan ikatan kovalen rangkap. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. menjelaskan proses pembentukan ikatan ion dan kovalen. menjelaskan pembentukan ikatan kovalen koordinat. Ikatan Kimia Ikatan Kimia 43 43 . 9. 6. 2.Bab II Ikatan Kimia Sumber: Silberberg. 3. 4. menjelaskan pembentukan ikatan logam. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change Intan merupakan gabungan atom-atom karbon dengan ikatan ang sangat kuat. 5. 8. menjelaskan aturan oktet dan duplet dalam kestabilan unsur. membedakan sifat-sifat fisis senyawa ion dan kovalen. 7. menentukan jenis ikatan yang terjadi pada berbagai senyawa.

PETA KONSEP Ikatan Kimia terdiri dari Ikatan Ion Ikatan Kovalen Ikatan Logam melibatkan dapat berupa menyebabkan Ion Positif Ion Negatif membentuk Sifat Logam Senyawa Ion Ikatan Kovalen Tunggal dan Rangkap Ikatan Kovalen Nonpolar dan Polar Ikatan Kovalen Koordinasi 44 Kimia Kelas X SMA dan MA .

P ada umumnya unsur-unsur di alam ditemukan dalam bentuk persenyawaan seperti natrium dan klor ditemukan sebagai natrium klorida dalam air laut. silikon dan oksigen sebagai silika dalam pasir. Pada tabel periodik unsur terdapat satu golongan yang unsur-unsurnya stabil atau tidak reaktif yaitu golongan gas mulia. ada yang rendah. dapat melalui ikatan ion atau ikatan kovalen. A. dan tidak menghantarkan arus listrik.1. Sebelum mempelajari berbagai ikatan akan dijelaskan dulu tentang kestabilan unsur-unsur. Ikatan-ikatan tersebut dinamakan ikatan kimia.1 Konfigurasi elektron beberapa unsur gas mulia Nama Unsur Nomor Atom Konfigurasi Elektron Gambar Susunan Elektron Elektron Valensi Helium 2 2 +2 2 Neon 10 2. Rn. dan oksigen sebagai karbohidrat dalam tumbuhan. Gas mulia terletak pada golongan VIIIA. ada yang dapat menghantarkan arus listrik. mempunyai dua elektron pada kulit terluar untuk He dan delapan elektron untuk Ne. Kr. ada yang titik lelehnya tinggi. Pada bab ini akan dibahas proses pembentukan berbagai ikatan dalam senyawa serta hubungan ikatan dengan sifat fisis senyawa. dan gas mulia. Kestabilan Unsur-Unsur Unsur-unsur pada tabel periodik unsur umumnya tidak stabil.8. belerang. Ar. Xe. Senyawa-senyawa mempunyai sifat yang berbeda-beda. unsur-unsur tersebut harus berikatan. Hal ini disebabkan oleh perbedaan cara bergabung antara unsur-unsur pembentuknya. Untuk mencapai kestabilannya. serta karbon. Tabel 2.8 +18 8 Ikatan Kimia 45 . Perhatikan konfigurasi elektron beberapa unsur gas mulia pada Tabel 2.8 +10 8 Argon 18 2. hidrogen. Hanya beberapa unsur yang ditemukan tidak sebagai senyawa seperti emas.

Mereka mengemukakan bahwa jumlah elektron pada kulit terluar dari dua atom yang berikatan akan berubah sedemikian rupa sehingga konfigurasi elektron kedua atom tadi sama dengan konfigurasi elektron gas mulia yaitu mempunyai 8 elektron pada kulit terluarnya. Elektron valensi dapat digambarkan dengan struktur Lewis atau gambar titik elektron.7 2. Lewis secara terpisah menemukan adanya hubungan antara kestabilan gas mulia dengan cara atomatom saling berikatan.5. Struktur Lewisnya digambarkan: pasangan elektron N elektron ikatan (elektron yang digunakan untuk berikatan) Struktur Lewis. dan elektron ikatan beberapa atom Golongan Unsur Konfigurasi Elektron Elektron Valensi IV V VI VII VIII C N O F Ne 2.2. pasangan elektron. Tabel 2. dan elektron ikatan untuk beberapa atom dapat dilihat pada Tabel 2.6 2.5 2. General Chemistry 46 Kimia Kelas X SMA dan MA . Elektron valensi nitrogen adalah 5.Pada tahun 1916 Walter Kossel dan Gilbert N. Contohnya nitrogen memiliki konfigurasi elektron 2. Aturan oktet : konfigurasi elektron stabil dengan delapan elektron pada kulit terluar. Dengan demikian aturan duplet dan oktet dapat dituliskan sebagai berikut. Aturan duplet : konfigurasi elektron stabil dengan dua elektron pada kulit terluar.4 2.8 4 5 6 7 8 Struktur Lewis C N Pasangan Elektron Elektron Ikatan 0 1 2 3 4 4 3 2 1 0 O F Ne Sumber: Ebbing. pasangan elektron. Oleh karena itu pernyataan Kossel-Lewis ini disebut aturan oktet.2 Struktur Lewis. Aturan oktet ini tidak berlaku untuk hidrogen sebab atom H akan membentuk konfigurasi elektron seperti He yaitu mempunyai 2 elektron pada kulit terluarnya pada saat membentuk ikatan yang disebut aturan duplet. hanya elektron-elektron pada kulit terluar yang berperan yaitu elektron valensi. Pada saat atom-atom membentuk ikatan.

Struktur Lewis berguna untuk memahami penggunaan elektron bersama pada ikatan kovalen. Bagaimana menggambarkan struktur Lewis pada molekul? Perhatikan contoh berikut.

Contoh: 1. Struktur Lewis pada H2 H2 terbentuk dari 2 atom H. Atom H mempunyai elektron valensi = 1. Struktur Lewis atom H adalah Hx. Untuk mencapai kestabilan aturan duplet, atom H memerlukan 1 elektron lagi dari atom H yang lain. Struktur Lewis H2 ditulis: H + H H H 2. Struktur Lewis pada CH4
C mempunyai elektron valensi = 4 dengan struktur Lewis C . Untuk mencapai kestabilan sesuai aturan oktet, C memerlukan 4 elektron dari atom H. Struktur Lewis CH4 ditulis: H C + 4H H C H H Pada struktur Lewis CH4, H memenuhi aturan duplet dan C memenuhi aturan oktet. Struktur Lewis untuk beberapa molekul lainnya dapat dilihat pada Tabel 2.3. Tabel 2.3 Struktur Lewis beberapa molekul Molekul Elektron Valensi pada Tiap Atom H=1 O=6 H=1 Cl = 7 N=5 H=1 Struktur Lewis

H2O

H O H

HCl

H Cl
H N H H

NH3

SiF4

Si = 4 F=7

F F Si F F
Sumber: Ebbing, General Chemistry

Ikatan Kimia

47

Latihan 2.1
1. Salin tabel berikut dan lengkapilah.
Lambang Unsur
4 2 He 31 15 P 32 16 S 35,5 17 Cl

Konfigurasi Elektron .... .... .... ....

Elektron Valensi .... .... .... ....

Struktur Lewis

Pasangan Elektron .... .... .... ....

Elektron Ikatan .... .... .... ....

2.

Buat struktur Lewis molekul-molekul HF dan CCl4.

B. Ikatan Ion dan Ikatan Kovalen
Untuk mencapai kestabilan, unsur-unsur dapat membentuk senyawa dengan unsur yang sejenis, contohnya O2, N2, dan H2 atau bergabung dengan unsur yang berbeda, contohnya H2O, NaCl, dan CH4. Ikatan yang dibentuk pada penggabungan unsur-unsur bergantung pada bagaimana cara unsur-unsur tersebut mencapai konfigurasi elektron yang stabil yaitu dengan menarik atau melepaskan elektron dan dengan penggunaan bersama elektron valensi. Ikatan yang terjadi berupa ikatan ion dan ikatan kovalen. Senyawa yang mengandung ikatan ion disebut senyawa ion, sedangkan senyawa yang mengandung ikatan kovalen disebut senyawa kovalen.

1. Ikatan Ion
Garam dapur atau natrium klorida yang banyak dalam air laut merupakan contoh senyawa ion. Senyawa ion terbentuk dari kation dan anion, kation merupakan ion yang bermuatan positif sedangkan anion merupakan ion yang bermuatan negatif. Senyawa ion lainnya misalnya KCl, KI, NaBr, dan CaCl2. Pada senyawa ion terdapat ikatan ion. Apa yang dimaksud dengan ikatan ion dan bagaimana pembentukan senyawa ion? Perhatikan pembentukan beberapa senyawa berikut ini.

a. Pembentukan Senyawa NaCl
Pada tabel periodik unsur, Na terletak pada golongan IA dan Cl pada golongan VIIA. Perhatikan susunan elektron Na dan Cl pada Tabel 2.4.

48

Kimia Kelas X SMA dan MA

Tabel 2.4 Susunan elektron Na dan Cl Lambang Unsur No. Atom Konfigurasi Elektron Susunan Elektron

Na

11

2.8.1

+11

X X X X

Cl

17

2.8.7

X X X X X

+17

X

X X X

X X X X
Sumber: Ebbing, General Chemistry

Natrium mempunyai kecenderungan untuk melepaskan elektron terluar daripada klor karena energi ionisasinya lebih rendah dibandingkan dengan klor. Untuk mencapai konfigurasi elektron stabil natrium melepaskan satu elektron terluarnya sedangkan klor menerima elektron. Pada pembentukan NaCl, satu elektron dari Na akan diterima oleh Cl. Perhatikan diagram pembentukan NaCl berikut.

+11

+11

Cl–

Na+

Atom Na
X X X X X X X X X
+17

Ion Na+

+

e–
X X X X

X

X X X

+

X X X X X

+17

X

X X X

NaCl

X X X X

X X X X

Atom Cl

+

e–

Cl–
Sumber: Silberberg, Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change

elektron dari Na Gambar 2.1 Diagram pembentukan NaCl

Setelah terjadi perpindahan elektron, atom-atom tidak lagi bersifat netral tapi menjadi ion yang bermuatan. Atom Na melepaskan satu elektron menjadi ion Na+, sedangkan klor menerima satu elektron menjadi ion Cl–. Ion Na+ dan Cl– akan tarik-menarik dengan gaya elektrostatik sehingga berikatan. Ikatan antara ion-ion tersebut dinamakan ikatan ion dan terbentuklah senyawa NaCl.
Ikatan Kimia

49

b. Pembentukan Senyawa CaCl2
Pada tabel periodik unsur Ca terletak pada golongan IIA dan Cl golongan VIIA. Susunan elektron Ca dan Cl dapat dilihat pada Tabel 2.5. Tabel 2.5 Susunan elektron Ca dan Cl Lambang Unsur No. Atom Konfigurasi Elektron Susunan Elektron

Ca

20

2.8.8.2

+20

X X X X

Cl

17

2.8.7

X X X X X

+17

X

X X X

X X X X
Sumber: Ebbing, General Chemistry

Bagaimana terjadinya ikatan ion pada CaCl 2 ? Perhatikan diagram pembentukan CaCl2 berikut ini.
X X X X
+17

X X X X

X

X X ion Cl– X X

X X X X
+20

X X X X X X X X
+17

masing-masing atom Cl menerima 1 elektron

X

ion Ca

2+

X X – X X ion Cl
Sumber: Silberberg, Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change

X X X X
Gambar 2.2 Diagram pembentukan CaCl2

Kalsium melepaskan dua elektron membentuk ion Ca2+, sedangkan masingmasing atom Cl menerima satu elektron membentuk ion Cl–. Akibat gaya tarikmenarik elektrostatik antara ion Ca2+ dan ion Cl–, maka terbentuklah senyawa CaCl2. Berdasarkan contoh di atas maka dapat disimpulkan: Ikatan ion adalah ikatan yang terjadi akibat gaya elektrostatik antara ion positif dan ion negatif.

50

Kimia Kelas X SMA dan MA

Pada ikatan ion, untuk mencapai kestabilannya terjadi pelepasan dan penerimaan elektron. Ikatan ion pada umumnya mudah terjadi pada senyawa yang terbentuk dari unsur-unsur golongan logam alkali (IA) dan logam alkali tanah (IIA) dengan golongan halogen (VIIA) dan golongan VIA. Beberapa contoh senyawa ion berdasarkan unsur pembentuknya dapat dilihat pada Tabel 2.6. Tabel 2.6 Contoh senyawa ion berdasarkan unsur pembentuknya Unsur Pembentuk Golongan IA dengan VIA Golongan IA dengan VIIA Golongan IIA dengan VIA Golongan IIA dengan VIIA Contoh Senyawa K2O dan Na2O KCl dan NaF MgO dan SrO MgBr2 dan SrCl2

Coba kamu perhatikan contoh senyawa ion pada Tabel 2.6. Pada umumnya ikatan ion terbentuk dari unsur logam dan bukan logam.

Latihan 2.2
Selesaikan soal-soal berikut ini! 1. Jelaskan bagaimana terjadinya ikatan ion pada KF, MgF2, dan Na2O. 2. Prediksikan rumus senyawa yang dibentuk oleh: a. litium dengan klor, b. kalium dengan brom, c. kalium dengan oksigen, d. kalsium dengan fluor, e. barium dengan klor, dan f. natrium dengan oksigen.

2. Ikatan Kovalen
Pada ikatan ion terjadi pelepasan dan penerimaan elektron agar unsur mencapai kestabilan. Ikatan ini umumnya terjadi pada senyawa yang dibentuk oleh unsur logam dan nonlogam. Bagaimana senyawa yang dibentuk oleh unsurunsur nonlogam? Ikatan apa yang terjadi? Unsur nonlogam umumnya mempunyai keelektronegatifan tinggi artinya mudah menarik elektron. Masing-masing unsur nonlogam pada senyawanya tidak akan melepaskan elektron, sehingga untuk mencapai kestabilannya, unsur-unsur tersebut akan menggunakan bersama pasangan elektron membentuk ikatan kovalen.

Ikatan Kimia

51

Masing-masing hidrogen akan stabil dengan dua elektron pada kulit terluarnya sesuai dengan aturan duplet. Pembentukan Ikatan Kovalen Tunggal Ikatan kovalen tunggal dapat terjadi baik pada senyawa yang terdiri dari atom sejenis maupun dari atom yang berbeda. contoh senyawa ini adalah Cl2.8. Bagaimana terjadinya ikatan kovalen? Perhatikan contoh terjadinya ikatan kovalen tunggal dan ikatan kovalen rangkap berikut ini. Cl : Cl Ikatan kovalen atau Cl – Cl Ikatan kovalen 2) Pembentukan Molekul H2 Pembentukan molekul hidrogen tidak menggunakan aturan oktet karena masing-masing hanya mempunyai 1 elektron. 52 Kimia Kelas X SMA dan MA . ikatan dapat berupa ikatan kovalen tunggal dan ikatan kovalen rangkap. a. Untuk mempelajarinya perhatikan pembentukan ikatan kovalen pada molekul berikut. HCl. dan CH4. O2.Pada suatu senyawa. H2.7 Susunan elektron Cl : +17 +17 Pembentukan Cl2 : +17 +17 Pasangan elektron yang digunakan bersama Masing-masing atom Cl menyumbangkan satu elektron untuk dipakai bersama sehingga masing-masing atom mempunyai konfigurasi elektron seperti gas mulia. Jumlah ikatan bisa hanya satu atau lebih. Cl2 Konfigurasi Cl : 2. Cl + Cl menjadi Cl Cl Ikatan kovalen Cara lain untuk menuliskan ikatan kovalen Cl2 adalah sebagai berikut. 1) Pembentukan Molekul Klor. Struktur Lewis molekul Cl2 dituliskan sebagai berikut.

Ikatan yang terjadi pada HCl dapat dituliskan dengan struktur Lewis dan ikatan kovalen seperti berikut.8. CH4 Perhatikan pembentukan ikatan kovalen pada CH4 berikut ini.Susunan elektron H : + + Pembentukan H2 : + + Pasangan elektron yang digunakan bersama Struktur Lewis molekul H2 Penulisan ikatan kovalen : H H : H–H 3) Pembentukan Ikatan Kovalen pada Molekul Hidrogen Klorida. Atom H stabil dikelilingi 2 elektron dan Cl dikelilingi 8 elektron. Konfigurasi Elektron Susunan Elektron Pembentukan Ikatan Kovalen pada CH4 + X + X H:1 + X +6 X + + X C : 2.4 +6 Pasangan elektron yang digunakan bersama Ikatan Kimia 53 . HCl Perhatikan pembentukan ikatan kovalen pada HCl berikut ini. Susunan Elektron + X Konfigurasi Elektron H:1 Ikatan Kovalen pada HCl + X +17 Cl : 2.7 +17 Atom H dan Cl masing-masing menyumbangkan satu elektron dalam HCl dan membentuk satu ikatan kovalen. H + Cl H Cl atau H Cl atau H – Cl ikatan kovalen tunggal 4) Pembentukan Ikatan Kovalen pada Molekul Metana.

Konfigurasi elektron : 2. Ikatan yang terjadi pada O2 dapat dituliskan dengan struktur Lewis dan ikatan kovalen seperti berikut. Akibatnya molekul O2 mempunyai dua ikatan kovalen yang dihasilkan dari penggunaan bersama dua pasang elektron. Untuk mencapai konfigurasi elektron gas mulia dibutuhkan dua elektron lagi yang dapat diperoleh dari masing-masing atom oksigen. O2 Perhatikan pembentukan ikatan kovalen pada molekul oksigen berikut ini. Ikatan kovalen pada molekul O2 disebut ikatan kovalen rangkap dua.Atom C mempunyai 4 elektron yang tidak berpasangan. Ikatan Kovalen Rangkap Dua dan Tiga Ikatan kovalen rangkap dapat terjadi antara unsur-unsur yang sejenis atau berbeda.6 Susunan elektron O : +8 +8 Pembentukan O2 : +8 +8 2 pasang elektron yang digunakan bersama Masing-masing atom oksigen mempunyai 6 elektron valensi. Penulisan dengan struktur Lewis Penulisan dengan ikatan kovalen O + O O O O=O ikatan kovalen rangkap dua 54 Kimia Kelas X SMA dan MA . 1) Pembentukan Ikatan Kovalen pada Molekul Oksigen. H H H + C H C H atau H H–C–H H molekul metana dengan 4 ikatan kovalen b. Untuk mempelajarinya perhatikan pembentukan ikatan pada molekul berikut. Ikatan yang terjadi pada CH4 dapat dituliskan dengan struktur Lewis dan ikatan kovalen seperti berikut. berikatan dengan 4 atom H membentuk molekul CH4 dengan 4 ikatan kovalen.

5 Susunan elektron N : +7 +7 Pembentukan N2 : +7 +7 3 pasang elektron yang digunakan bersama Ikatan yang terjadi pada N2 dapat dituliskan dengan struktur Lewis dan ikatan kovalen seperti berikut. Konfigurasi Elektron Susunan Elektron Pembentukan Ikatan Kovalen pada CO2 C : 2. karbon membentuk 2 ikatan kovalen rangkap dua dengan oksigen. Struktur Lewis molekul N2 Penulisan dengan ikatan kovalen N + N N N atau N N ikatan kovalen rangkap tiga Ikatan Kimia 55 . N2 Perhatikan pembentukan ikatan kovalen pada molekul nitrogen berikut ini.4 +6 +8 +6 +8 O : 2.2) Pembentukan Ikatan Kovalen pada Molekul Karbon Dioksida. Pembentukan ikatan kovalen pada CO2 digambarkan sebagai berikut. CO2 Pada molekul CO2. Struktur Lewis molekul CO2 O + C + O O C O Penulisan dengan ikatan kovalen O=C=O 3) Pembentukan Ikatan Kovalen pada Molekul Nitrogen. Konfigurasi elektron : 2.6 +8 Ikatan yang terjadi pada CO2 dapat dituliskan dengan struktur Lewis dan ikatan kovalen seperti berikut.

Untuk membentuk ikatan digunakan salah satu pasangan elektron bebas dari oksigen sehingga terbentuk ikatan kovalen koordinat. H2O. Pembentukan Ion Hidronium Ion hidronium. H3O+ dibentuk dari molekul air yang mengikat ion hidrogen melalui reaksi: H2O + H+ H3O+. + Tanda panah ( ) menunjukkan pasangan elektron H ikatan kovalen koordinat berasal dari atom oksigen. etena.Molekul N2 mempunyai tiga ikatan kovalen yang dihasilkan dari penggunaan bersama tiga pasang elektron. H+ tidak mempunyai elektron. 56 Kimia Kelas X SMA dan MA . Ikatan kovalen pada molekul N2 disebut ikatan kovalen rangkap tiga. air. C3H8. NH4+. Pembentukan Ion Amonium. Ikatan Kovalen Koordinat Pada beberapa senyawa terdapat pasangan elektron yang berasal dari salah satu atom. + H H O + H+ H H O H ikatan kovalen koordinat Pada molekul H2O. NH3 d. b. Ikatan kovalen pada senyawa demikian disebut ikatan kovalen koordinat. NH4+ NH4+ dibentuk dari NH3 dan ion H+ melalui reaksi: NH3 + H+ Struktur Lewisnya ditulis sebagai berikut. Latihan 2. c. a. amoniak. propana. C2H4 dan . Ikatan ini bisa dituliskan sebagai berikut. H O H ikatan kovalen koordinat b.3 Gambarkan pembentukan ikatan kovalen dan struktur Lewisnya pada a. Bagaimana terjadinya ikatan kovalen koordinat? Perhatikan contoh-contoh pembentukan ikatan koordinat berikut ini. Struktur Lewisnya ditulis sebagai berikut. 3. atom oksigen mempunyai dua pasang elektron bebas.

Ikatan Kimia 57 . a. + H H N H ikatan kovalen koordinat H Tanda panah ( ) menunjukkan pasangan elektron ikatan kovalen koordinat berasal dari atom nitrogen. titik leleh senyawa ion jauh lebih tinggi dari titik leleh senyawa kovalen. Ikatan kovalen koordinat terbentuk jika pasangan elektron yang digunakan bersama berasal dari salah satu atom. b. Ikatan ini bisa digambarkan sebagai berikut. Hal ini disebabkan oleh cara pembentukan ikatan yang berbeda. Perhatikan Gambar 2. H – O – Cl – O . atom N mempunyai 1 pasang elektron bebas. Berdasarkan contoh di atas dapat disimpulkan.4 Gambarkan struktur Lewis dan tunjukkan ikatan kovalen serta ikatan kovalen koordinat pada senyawa berikut. Latihan 2. H – O – N = O O c. Misalnya titik leleh garam dapur NaCl jauh berbeda dengan titik leleh gula C12H22O11 karena garam dapur termasuk senyawa ion sedangkan gula termasuk senyawa kovalen. Sifat Fisis Senyawa Ion dan Kovalen Sifat fisis senyawa ion umumnya berbeda dengan senyawa kovalen. Pasangan elektron tersebut digunakan untuk mengikat ion H+ sehingga terbentuk ikatan kovalen koordinat.3.+ H H N H + H+ H H N H H ikatan kovalen koordinat Pada molekul NH3. O O O C.

6 Titik leleh dari beberapa senyawa ion Senyawa NaF NaCl NaBr NaI Titik Leleh ( C) 990 801 755 651 Senyawa MgCl2 CaCl2 SrCl2 BaCl2 Titik Leleh ( C) 714 774 870 955 Sumber: Ebbing. Tabel 2.6.4 Struktur ion NaCl 58 Kimia Kelas X SMA dan MA . Chemistry: The Molecular of Matter and Change 1.1000 800 Titik leleh ( C) Senyawa ion 600 400 200 0 –200 NaCl AlCl3 PCl3 Cl2 MgCl2 S2Cl2 SiCl4 Gambar 2. Sifat Fisis Senyawa Ion Senyawa ion umumnya mempunyai titik didih dan titik leleh relatif tinggi. Sifat penghantar listrik yang baik tersebut disebabkan adanya gerakan ion-ion dalam leburan senyawa atau larutannya.3 Grafik titik leleh senyawa ion dan senyawa kovalen Senyawa kovalen Sumber: Silberberg. General Chemistry Senyawa ion merupakan penghantar listrik yang baik dalam larutan maupun lelehan atau leburannya. Senyawa ion juga umumnya mudah larut dalam air.4. misalnya struktur NaCl yang berbentuk kubus seperti Gambar 2. Chemistry for You Gambar 2. Titik leleh beberapa senyawa ion dapat dilihat pada Tabel 2. Sumber: Lawrie Ryan. Senyawa ion membentuk struktur raksasa dengan struktur kristal yang teratur. karena energi yang diperlukan untuk memutuskan gaya Coulomb antara ion-ion relatif tinggi.

CH4 Air. Pada intan. C Silikon. Cl2 Titik Didih ( C) -161 100 -35 Struktur Kovalen Raksasa Zat Intan. H H H H H C H H Ikatan Kimia 59 .5 Struktur metana dan intan Struktur intan Sumber: Lawrie Ryan. Perhatikan Tabel 2.2. H2O Klor. Sifat Fisis Senyawa Kovalen Senyawa kovalen ada yang membentuk struktur molekul sederhana misalnya CH4 dan H2O. Di antara molekul-molekul CH4 terdapat gaya antarmolekul yang lemah. masing-masing molekul CH4 mudah berpisah. sehingga titik didih metana rendah. pada setiap molekulnya terdapat ikatan kovalen yang relatif kuat. SiO2 Titik Didih ( C) 4830 2355 2230 Sumber: Visual Encyclopedia Metana memiliki fase gas. ada juga yang membentuk struktur molekul raksasa seperti SiO2. Titik didih senyawa kovalen bervariasi. ada yang rendah dan sangat tinggi. ikatan kovalen yang kuat antar atom karbon H C H H C H H H H H H C ikatan kovalen yang kuat antar atom masingmasing molekul Struktur metana Gambar 2. Tabel 2.7.7 Titik didih beberapa senyawa kovalen Struktur Molekul Sederhana Zat Metana. Chemistry for You Senyawa dengan struktur molekul raksasa tidak larut dalam air dan tidak menghantarkan listrik kecuali grafit yaitu karbon pada batu baterai dan isi pensil. Si Silika. atom C dengan C lainnya berikatan kovalen sangat kuat membentuk struktur raksasa sehingga titik didihnya tinggi. Pada saat dipanaskan. Selain itu ada atom-atom yang membentuk struktur kovalen raksasa contohnya karbon dalam intan.

Perbedaan pensil antara H. biasa digunakan untuk membuat pensil. dan CCl4 masing-masing dialirkan dari buret. Kepolaran Senyawa Kovalen Sifat lain dari suatu senyawa kovalen yaitu kepolaran. Ikatan kovalen pada senyawa kovalen polar disebut ikatan kovalen polar dan ikatan kovalen pada senyawa nonpolar disebut ikatan kovalen nonpolar. Grafit dicampur dengan tanah liat untuk membuat pensil menjadi keras. Kepolaran dapat dijelaskan berdasarkan harga keelektronegatifan unsur-unsur pembentuknya dan bentuk molekul senyawa. Batang politena HCl A H2O Batang politena CCl4 B Batang politena C Larutan HCl. HB. Untuk memahami tentang kepolaran senyawa lakukan kegiatan berikut! KEGIATAN 2. air.INFO KIMIA Grafit mempunyai struktur raksasa. atau 2B ditentukan oleh perbandingan grafit dan tanah liatnya. Pada alirannya didekatkan batang politena atau penggaris plastik yang digosok dengan kain wool atau sutra sehingga memiliki muatan listrik. Amati apa yang terjadi pada aliran senyawa-senyawa tersebut? Pertanyaan: Jelaskan perbedaan hasil percobaan berdasarkan ikatan kovalen yang terdapat pada masing-masing senyawa! Berdasarkan percobaan tersebut HCl dan H2O dapat tertarik oleh muatan listrik karena pada keduanya terdapat muatan positif dan negatif (muatan listrik). Senyawa kovalen yang mengandung muatan positif dan negatif disebut senyawa kovalen polar dan yang tidak bermuatan disebut senyawa kovalen nonpolar. CCl4 tidak dapat tertarik oleh muatan listrik karena CCl4 tidak bermuatan listrik. Pada bab ini hanya dibahas kepolaran berdasarkan keelektronegatifan.1 Interpretasi Data Senyawa Kovalen Polar dan Nonpolar Perhatikan gambar percobaan tentang penentuan senyawa kovalen polar dan nonpolar berikut ini. D. 60 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Berdasarkan harga keelektronegatifannya. Muatan yang berbeda disebut dipol dan ditulis + untuk atom bermuatan positif dan – untuk atom bermuatan negatif. maka atomH + atom H akan cenderung bermuatan positif dan H atom O bermuatan negatif.5 dan H = 2. Arah kutub positif ke kutub negatif pada C molekul CCl4 saling berlawanan maka dipol yang Cl terjadi saling meniadakan akibatnya molekul CCl4 Cl Cl bersifat nonpolar. Ikatan Kimia 61 . Struktur HCl ditulis: + – H Cl Tanda panah ( ) menunjukkan arah elektron tertarik. 2. Contoh pada karbon tetraklorida. sehingga pasangan elektron ikatan akan tertarik oleh atom Cl dan atom Cl cenderung lebih negatif daripada atom H. Pada molekul HCl akan terjadi dua kutub muatan yaitu pada Cl relatif negatif. Pada molekul yang lebih banyak unsur pembentuknya walaupun ada perbedaan keelektronegatifan bisa saja menghasilkan senyawa nonpolar. Contoh lain molekul polar seperti ini adalah HF.0 dan H = 2. Ikatannya disebut ikatan kovalen polar. 1. Pada molekul CCl4 keelektronegatifan Cl lebih besar daripada C maka Cl cenderung Cl bermuatan negatif dan C bermuatan positif. Struktur Lewis H2O : Pada molekul air terdapat dua ikatan kovalen + dan dua pasang elektron bebas. kepolaran dapat dijelaskan sebagai berikut. HBr. posisi pasangan elektron ikatan akan lebih tertarik oleh atom yang keelektronegatifannya lebih besar.1. Kepolaran pada Molekul Poliatom Molekul air terdiri dari satu atom O dan dua atom H dengan keelektronegatifan O = 3. sedangkan H relatif positif. Kepolaran pada Molekul Dwiatom Jika dua macam atom yang berbeda keelektronegatifannya membentuk ikatan kovalen.1. Molekul HCl disebut molekul polar. keelektronegatifan Cl = 3. CCl4. dan HI. Akibatnya molekul air bersifat polar.Kepolaran dapat terjadi pada molekul dwiatom dan poliatom. Pada molekul HCl. Perbedaan – keelektronegatifan O dan H menyebabkan H O H O elektron lebih tertarik ke oksigen.

General Chemistry Gambar 2. – + – + – + – + – + Sumber: Ebbing. Jika atom logam – – – – – – – – melepaskan elektron maka terbentuk kation atau + + + + ion positif. Logam dapat ditempa. Dengan demikian logam banyak digunakan sebagai penghantar panas. Makin besar perbedaan keelektronegatifan makin bersifat polar. Atom logam mempunyai keelektronegatifan – – – rendah. sehingga logam banyak – – – – – + – + – + – + – + – digunakan sebagai penghantar listrik dalam kabel. membentuk lautan elektron. E. Ikatan Logam Kawat tembaga digunakan sebagai penghantar listrik dalam kabel. 62 Kimia Kelas X SMA dan MA . Tarik-menarik dari kation di dalam lautan elektron yang bertindak sebagai perekat dan menggabungkan kation-kation disebut ikatan logam.7 Logam dapat menghantakran listrik Atom logam dengan atom logam tersusun rapat membentuk struktur raksasa sehingga logam mempunyai titik leleh dan kekerasan yang tinggi. elektron Sumber: Ebbing. Apa penyebab logam memiliki sifat tersebut? Hal ini disebabkan atom-atom pada logam tersebut tidak berdiri sendiri-sendiri tetapi bergabung melalui ikatan logam. struktur logam jika ditempa dapat dilihat pada Gambar 2. General Chemistry Gaya elektrostatik antar muatan (+) logam dan Gambar 2. + + + – + – – – Elektron-elektron dari atom logam ditemukan di dalam kisi-kisi logam dan bebas bergerak di Lautan antara semua kation. besi digunakan untuk setrika sebagai penghantar panas. Perhatikan Gambar – – – – – – – 2.6.8. Berdasarkan sinar X. artinya mereka cenderung mudah + + + + melepaskan elektron terluarnya. dan emas atau perak digunakan untuk perhiasan dalam bentuk yang indah. e e Elektron yang bebas bergerak pada lautan elektron menyebabkan logam dapat menghantarkan listrik.Berdasarkan fakta-fakta tersebut dapat dikatakan bahwa kepolaran senyawa dapat terjadi akibat adanya perbedaan keelektronegatifan atom unsur-unsur pembentuknya. Struktur kisi logam + + + + tersusun dalam kation-kation.6 Struktur kisi logam muatan (–) dari elektron akan menggabungkan kisi-kisi logam tersebut. logam-logam – – – – – – – – membentuk kisi kristal. Kepolaran senyawa dipengaruhi juga oleh susunan ruang atau bentuk molekul dari senyawa tersebut.

Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 2. 4. Chemistry: The Molecullar Nature of Matter and Change Gambar 2. Ikatan ion Ikatan kovalen Ikatan logam atom atom atom ion larutan elektron Sumber: Silberberg. kovalen. 3.9 Perbedaan ikatan ion.+ + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + Lautan elektron + + + logam ditempa + + + + + + + + + + Sumber: Silberberg.8 Struktur logam jika ditempa Oleh karena logam mudah dibentuk dengan ditempa maka logam banyak digunakan untuk perhiasan atau pajangan dengan bentuk yang indah. kovalen. Ikatan ion terjadi akibat gaya elektrostatik antara ion positif dan ion negatif. dan logam dapat digambarkan sebagai berikut. kovalen. Ikatan Kimia 63 . 2. Ikatan terdiri dari ikatan ion dan ikatan kovalen. Untuk mencapai kestabilannya unsur-unsur akan berikatan. Pada suatu senyawa unsur akan stabil bila memenuhi aturan oktet atau duplet. dan logam Rangkuman 1. Apa perbedaan ikatan ion. dan logam? Perbedaan ikatan ion. ikatan ion terbentuk dari unsur logam dan bukan logam.

13. Ikatan kovalen dapat berupa ikatan kovalen tunggal. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. Struktur Lewis berikut adalah struktur Lewis 6C. Pada ikatan kovalen terjadi penggunaan pasangan elektron bersama. Ikatan kovalen koordinat terjadi jika pasangan elektron yang digunakan bersama berasal dari salah satu atom. 14. Kata Kunci • • • • • Ikatan kimia Aturan duplet Aturan oktet Elektron ikatan Struktur Lewis • • • • • Ikatan ion Ikatan kovalen Ikatan kovalen polar Kovalen koordinat Gaya elektrostatik • • • • Ikatan logam Lautan elektron Senyawa kovalen polar Senyawa kovalen nonpolar Evaluasi Akhir Bab A. E. C. 7. . Senyawa ion umumnya mempunyai titik didih dan titik leleh yang tinggi karena energi yang diperlukan untuk memutuskan gaya Coulomb antara ion-ion relatif tinggi. Senyawa ion dapat menghantarkan listrik. 10Ne. Sifat fisis senyawa ion umumnya berbeda dengan senyawa kovalen.5. C N O D. Ikatan logam adalah tarik-menarik dari kation di dalam lautan elektron yang bertindak sebagai perekat dan menggabungkan kation-kation. Senyawa kovalen yang berbentuk struktur molekul sederhana seperti CH4 mempunyai titik didih rendah. 11. Struktur yang salah adalah . Ne F 64 Kimia Kelas X SMA dan MA . Senyawa kovalen yang berbentuk struktur kovalen raksasa seperti intan mempunyai titik didih tinggi. . A. atau rangkap tiga. 8O. 6. 12. B. . 1. dan 9F. 7N. Senyawa kovalen polar dapat menghantarkan listrik. rangkap dua. 10. sedangkan senyawa kovalen nonpolar tidak dapat menghantarkan listrik. 8. 9.

Z Z E. CH4 dan H2O B. NH3 dan KI D. . Ikatan Kimia 65 . . . H N H H H N H H 3. senyawa kovalen dengan rumus XY2 C. . . H2O dan NaCl D. KCl dan CH4 B. . A. . H N H H H N H H H N H H D. Y C. Aturan duplet terdapat pada molekul . (x = elektron valensi N dan • = elektron valensi H) A. B. A. CCl4 Struktur Lewis pada NH3 yang tepat adalah . C. D. A. . . MgCl2 dan KF E. Cl2 D. A. 6. senyawa ion dengan rumus X2Y Pasangan senyawa yang mempunyai ikatan kovalen adalah . . KCl dan CCl4 E. . senyawa ion dengan rumus XY D. . Senyawa yang terbentuk akibat ikatan ion adalah .2. CaF2 dan HCl Jika unsur 19X bereaksi dengan 17Y akan terbentuk . CH4 dan NaCl C. . H2O dan NaCl Berikut ini adalah diagram elektron valensi Z adalah . . B. H2 E. senyawa ion dengan rumus XY2 E. . . CH4 B. . 4. pada molekul YZ2. CO2 C. NaBr dan SO2 C. . senyawa kovalen dengan rumus XY B. E. 7. A. Unsur Y dan argon dan kripton kalsium dan klor belerang dan klor oksigen dan hidrogen karbon dan oksigen 5.

4 1 4 2 E. A. baik baik tidak baik tidak baik tidak baik Lelehan baik baik baik baik tidak baik Larutan baik tidak baik baik tidak baik tidak baik 12.. Hantaran Listrik Padatan A.. . . A. mempunyai empat ikatan kovalen E. O2 D... . A.. Senyawa kovalen metana. . 10. CO2 11.8. D. CH4 C. CO2 B. CH4. Akibat adanya ikatan logam antar unsur-unsur logam sejenis maka logam . C2H2 E. H2O E. Ikatan rangkap dapat terjadi pada senyawa kovalen berikut kecuali pada . CH4 B. dapat dipecahkan C. .. titik lelehnya rendah E. Sifat-sifat senyawa ion dapat menghantarkan listrik yang benar adalah . ... titik didih sangat rendah C. BCl3 D. 5 9. . A. 1 B. mempunyai ciri-ciri berikut kecuali . berwujud gas B. 3 5 H O N O D. . tidak menghantarkan listrik D. . A. CCl4 C. N2 Ikatan kovalen koordinasi pada senyawa berikut ditunjukan oleh huruf . tidak menghasilkan listrik 66 Kimia Kelas X SMA dan MA . mengandung ikatan kovalen rangkap 13. titik didihnya rendah D.. Senyawa yang mengandung ikatan kovalen polar adalah . dapat ditempa B. B. 2 3 O C. E. C.

Sebutkan sifat HCl akibat ikatannya! Unsur-unsur simbol P. A. elektron. grafit C. Berikut ini yang paling polar adalah . a. Tentukan jumlah proton. a. Ikatan apa yang terdapat pada HCl? c. Prediksikan rumus kimia yang terjadi antara P dan Q. Sebutkan ikatan antara P dan Q. HCl. .14. pasir E. HF B. dan ikatan logam! Logam banyak digunakan untuk kabel. HBr D. c. Selesaikan soal-soal berikut dengan benar dan singkat. Q dan R.6 . 5. 4.8. P = 2. A. Q dan R. . batu bara B. HAt 15. Jelaskan mengapa H2O bersifat polar dan CCl4 bersifat nonpolar! a. serta P dan R. Q = 2. . arang B. . b. . . Ikatan Kimia 67 . Jelaskan apa yang dimaksud dengan ikatan ion. HI E. Pada tabel periodik unsur terdapat unsur dengan nomor atom 9 dan nomor massa 19. Q. HCl C. Hidrogen dapat membentuk senyawa kovalen polar dengan unsur golongan halogen. dan R = 2. dan neutron pada atom tersebut! b. dan ikatan logam! Tuliskan sifat-sifat fisis senyawa yang mempunyai ikatan ion. intan D.7. dan R mempunyai konfigurasi elektron sebagai berikut. a. 3. Tulis rumus senyawa yang terbentuk! Hidrogen bereaksi dengan klor membentuk hidrogen klorida. Karbon membentuk struktur kovalen raksasa dengan ikatan kovalen yang kuat dalam bentuk . Tulis struktur Lewis pada HCl! b.1. Jelaskan apa alasannya! 2. Uraikan pembentukan senyawa ionnya dengan natrium dalam bentuk diagram! c. serta P dan R! b.8. ikatan kovalen. ikatan kovalen. 1.

Laporkan pada guru dan hasilnya tempelkan pada dinding kamarmu untuk membantumu belajar kimia.T u g a s Buatlah poster yang menarik dari karton manila. berupa bagan konsep ikatan kimia. 68 Kimia Kelas X SMA dan MA . lengkap dengan contoh senyawanya.

TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. 5. menuliskan nama senyawa organik sederhana. menuliskan nama senyawa ion dan senyawa kovalen yang termasuk senyawa anorganik. 2. Kalsium karbonat dengan asam klorida menghasilkan gas karbon dioksida. membedakan rumus molekul dan rumus empiris. 3. Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 69 69 . 4. menuliskan rumus kimia senyawa ion. menyetarakan persamaan reaksi sederhana.Bab III Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi Sumber: Encarta 2005 Asam klorida sering digunakan untuk menguji material yang mengandung kalsium karbonat.

PETA KONSEP Tata Nama dan Persamaan Reaksi meliputi Rumus Kimia Reaksi Kimia Tata Nama Senyawa dikelompokkan menjadi dikelompokkan menjadi ditulis dalam Rumus Senyawa Anorganik Rumus Senyawa Organik Persamaan Reaksi Kimia Tata Nama Senyawa Anorganik meliputi Tata Nama Senyawa Organik dapat membentuk Rumus Molekul dan Rumus Empiris Tata Nama Senyawa Kovalen menyatakan Tata Nama Senyawa Ion Pereaksi Koefisien Reaksi Hasil Reaksi 70 Kimia Kelas X SMA dan MA .

gula. B A. alkohol. Tata nama senyawa yang terdiri dari senyawa anorganik dan senyawa organik. Rumus yang menyatakan komposisi atom-atom penyusun senyawa disebut rumus kimia. Rumus kimia untuk molekul diatomik dan poliatomik ditulis dengan menuliskan lambang unsurnya ditambah angka yang menunjukkan jumlah atomnya. ada juga yang membentuk senyawa dengan unsur lain seperti hidrogen dan oksigen membentuk air. Lambang unsur X2Y Angka yang menunjukkan jumlah unsur penyusun senyawa X dan Y menyatakan lambang unsur dan angka 2 menunjukkan jumlah unsur X. Bagaimana penulisan rumus kimia senyawa kovalen dan ion? Perhatikan pembahasan berikut ini. Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 71 .anyak senyawa yang sering kita temui misalnya air. Rumus Kimia Di alam unsur-unsur ada yang stabil berdiri sendiri seperti gas mulia. Dengan mengetahui rumus kimia kita dapat menuliskan zat-zat yang bereaksi dan hasil reaksinya dalam suatu persamaan reaksi. Setiap rumus kimia mempunyai nama dengan aturan-aturan yang telah ditentukan dan disebut tata nama senyawa. 1. Rumus Kimia Senyawa Kovalen Unsur-unsur ada yang berdiri sendiri atau monoatomik. Rumus kimia mengandung lambang-lambang unsur dan angka yang menunjukkan jumlah unsur-unsur penyusun senyawa. Rumus yang menyatakan komposisi atom yang menyusun senyawa disebut rumus kimia. Perhatikan penulisan rumus kimia berikut ini. asam cuka. Akan dibahas juga persamaan reaksi dan bagaimana menyetarakan persamaan reaksi. Apakah senyawa itu? Senyawa merupakan gabungan unsur-unsur dengan perbandingan tetap. dan urea. ada juga yang terdiri dari dua atom yang sama (diatomik) dan lebih dari dua atom yang sama (poliatomik). Berikut ini akan dibahas rumus kimia yang terdiri dari rumus kimia senyawa kovalen dan rumus kimia senyawa ion. Rumus kimia untuk unsur monoatomik ditulis sesuai dengan lambang unsurnya. Rumus kimia dapat berupa rumus empiris dan rumus molekul. garam dapur. Senyawa ada yang berbentuk senyawa kovalen dan ada juga yang berbentuk senyawa ion.

2 Contoh rumus molekul dan rumus empiris Nama Senyawa Air Amoniak Glukosa Benzena Rumus Molekul H2O NH3 C6H12O6 C6H6 Rumus Empiris H2O NH3 CH2O CH 72 Kimia Kelas X SMA dan MA . Jika perbandingan itu disederhanakan maka C : H menjadi 1 : 2. N2.1 Contoh rumus kimia unsur dan molekul Unsur Monoatomik Unsur Besi Tembaga Emas Helium Neon Rumus Kimia Fe Cu Au He Ne Molekul Diatomik Unsur Oksigen Hidrogen Nitrogen Klor Brom Rumus Kimia O2 H2 N2 Cl2 Br2 Sumber: Ebbing. Etena mempunyai rumus molekul C2H4.Rumus kimia untuk unsur monoatomik.2. molekul diatomik. Tabel 3. Rumus kimia untuk senyawa dengan unsur-unsur yang berbeda ada yang berupa rumus molekul dan rumus empiris. Perbandingan C dan H pada etena yaitu 2 : 4. Karbon dioksida mempunyai rumus molekul CO2. terdiri dari 2 atom C dan 4 atom H. Tabel 3. Rumus kimianya ditulis CH2. CH2 merupakan rumus empiris dari C2H4. disebut molekul unsur misalnya O2. Molekul-molekul ini merupakan senyawa kovalen. b. terdiri dari satu atom C dan dua atom O.1. Apa yang dimaksud dengan rumus molekul dan rumus empiris itu? Perhatikan contoh berikut! Contoh: a. dan P4. General Chemistry Molekul Poliatomik Unsur Rumus Kimia Ozon Belerang Fosfor O3 S8 P4 Unsur yang atom-atomnya berikatan dengan atom sejenis. dan molekul poliatomik dapat dilihat pada Tabel 3. Contoh lain penulisan rumus molekul dan rumus empiris dapat dilihat pada Tabel 3.

C2H4 c. Rumus empiris suatu senyawa adalah rumus yang menyatakan perbandingan terkecil dari jumlah atom-atom unsur penyusun senyawa. Misalnya CaCl2 dibentuk dari 1 ion Ca2+ dan 2 ion Cl–. dan NH3. CO(NH2)2 2. asam sulfat dengan rumus H2SO4 mempunyai perbandingan ion H+ dan SO42– = 2 : 1. C4H10 f. Rumus empiris lebih banyak digunakan untuk menyatakan rumus kimia senyawa-senyawa ion. Senyawa ion tidak bermuatan sebab jumlah muatan positifnya sama dengan jumlah muatan negatifnya. Kadang-kadang perbandingan jumlah atom-atom pada rumus molekul merupakan perbandingan paling sederhana maka rumus empiris senyawa akan sama dengan rumus molekulnya misalnya H2O. Al2O3 e.1 Tentukan mana yang merupakan rumus molekul dan rumus empiris.3. Rumus molekul suatu senyawa adalah rumus yang menunjukkan jumlah atom yang sebenarnya di dalam molekul senyawa itu. Rumus Kimia Senyawa Ion Senyawa ion dibentuk oleh ion positif dan ion negatif. Tabel 3. a.Berdasarkan contoh tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut. jumlah muatannya adalah +2 + (-2) = 0 Rumus kimia beberapa senyawa ion tertera pada Tabel 3. H2O2 i. Latihan 3. C4H8O2 b. BaSO4 g. H2SO4.3 Contoh rumus kimia senyawa ion Kation Na+ K+ Mg2+ Ba 2+ Anion Br– NaBr KBr MgBr2 BaBr2 AlBr3 SO42– Na2SO4 K2SO4 MgSO4 BaSO4 Al2(SO4)3 PO43– Na3PO4 K3PO4 Mg3(PO4)2 Ba3(PO4)2 AlPO4 Al3+ Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 73 . misalnya natrium klorida dengan rumus kimia NaCl mempunyai perbandingan ion Na+ dan Cl– = 1 : 1. CH3COOH h. Li2O d.

4 Jumlah atom pada beberapa rumus kimia Rumus Kimia MgBr2 K2SO4 Ca(OH)2 Fe(OH)3 Ba3(PO4)2 Al2(SO4)3 Mg K Ca Fe Ba Al Jumlah masing-masing atom =1 =2 =1 =1 =3 =2 Br = 2 S=1 O=2 O=3 P=2 S=3 O=4 H=2 H=3 O=8 O = 12 Latihan 3...... Tentukan rumus kimia dari bahan-bahan berikut dengan melihat komposisi atom penyusunnya... ..... P = 2.. misalnya senyawa Ca3(PO4)2...3 Selesaikan soal-soal berikut! 1.. (NH4)2SO4 e... CO32– ...... Pupuk ZA.. . Al2(SO4)3 2. Pada rumus tersebut angka di luar kurung menunjukkan jumlah gugus atom di dalam kurung... Contoh jumlah atom pada beberapa rumus kimia dapat dilihat pada Tabel 3.. . Tawas. . CO(NH2)2 b. . . Urea. C6H12O6 c..2 Salin tabel dan tuliskan rumus kimia senyawa yang terbentuk dari ion-ion berikut! Kation Anion Cl– KCl .. K+ Ca2+ Ba2+ Fe3+ Al3+ 3.. . Pada senyawa ion kadang-kadang ada tanda kurung. jumlah atom Mg = 1 dan Br = 2.. Hitunglah jumlah masing-masing atom yang menyusun molekul senyawasenyawa di bawah ini..... . .. ..Latihan 3. O = 4 x 2 = 8.. PO43– . C2H6O d. Jumlah Atom pada Rumus Kimia Rumus kimia ada yang sederhana ada pula yang kompleks.. misalnya MgBr2. a.. Aseton. maka jumlah masing-masing atom pada Ca3(PO4)2 yaitu Ca = 3. Tabel 3. Glukosa.. Kimia Kelas X SMA dan MA 74 . Jumlah atom pada rumus kimia dituliskan dengan angka di belakang lambang atom...4. .

a. Cuka tersusun dari 2 atom karbon. Rumus senyawa ini ada yang biner yaitu terdiri dari dua jenis atom dan poliatom yaitu terdiri lebih dari dua jenis atom. b.5 Nama-nama kation Kation +1 Nama Litium Natrium Kalium Sesium Perak Amonium Tembaga(I) Lambang Li+ Na+ K+ Cs+ Ag+ NH4+ Cu+ Nama Magnesium Kalsium Barium Seng Nikel Besi(II) Tembaga(II) +2 Lambang Mg2+ Ca2+ Ba2+ Zn2+ Ni2+ Fe2+ Cu2+ Nama Aluminium Kromium Besi(III) +3 Lambang Al3+ Cr3+ Fe3+ Nama Timah(IV) Timbal(IV) +4 Lambang Sn4+ Pb4+ Sumber: Ebbing. dan 11 atom oksigen. Bagaimana cara memberi nama senyawa-senyawa tersebut? a. c. Senyawa kimia dikelompokkan dalam senyawa anorganik dan organik. Tabel 3. Untuk memahami tata nama senyawa ion. Tata Nama Senyawa Ion Senyawa-senyawa anorganik pada umumnya merupakan senyawa ion. terbentuk dari kation dan anion. Salah satu aturan pemberian nama senyawa yaitu aturan IUPAC (International Union Pure and Applied Chemistry).5 dan 3. Pemberian nama dari rumus-rumus tersebut mengikuti aturan-aturan. Bagaimana cara pemberian nama senyawa kimia tersebut? 1. misalnya garam dapur yang memiliki rumus NaCl dengan nama natrium klorida dan gas hasil pembakaran bahan bakar yang memiliki rumus CO2 dengan nama karbon dioksida. Tata Nama Senyawa Kimia Dalam kehidupan sehari-hari. 4 atom hidrogen. Tata Nama Senyawa Anorganik Senyawa-senyawa anorganik dapat berupa senyawa ion atau senyawa kovalen. Gula tebu tersusun dari 12 atom karbon. d. Perhatikan Tabel 3. kamu harus mengenal dulu nama-nama kation dan anion. dan 1 atom oksigen. Alkohol tersusun dari 2 atom karbon. B.6. dan 2 atom oksigen. General Chemistry Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 75 . 22 atom hidrogen. banyak senyawa yang dikenal baik karena kegunaannya maupun karena dampaknya terhadap lingkungan. Pasir tersusun dari satu atom silikon dan dua atom oksigen. 6 atom hidrogen.

1) Tata Nama Senyawa Biner Pada senyawa ion yang termasuk biner. NaCl = natrium klorida CaS = kalsium sulfida NaBr = natrium bromida CaO = kalsium oksida KI = kalium iodida MgBr2 = magnesium bromida KF = kalium fluorida BaCl2 = barium klorida Beberapa logam seperti unsur transisi mempunyai lebih dari satu macam ion misalnya Fe2+ dan Fe3+. Pemberian nama senyawa ion yang biner dan poliatom berbeda. Pemberian nama senyawa biner dimulai dengan nama logam kemudian nama nonlogam dengan diberi akhiran –ida.6 Nama-nama anion Anion –1 Nama Lambang Nama –2 Lambang Nama –3 Lambang Nama –4 Lambang Fluorida Klorida Bromida Iodida Nitrit Nitrat Sianida F– Cl I – – Oksida Sulfida Sulfat Sulfit Karbonat Dikromat Kromat – 3 O2– S 2– Nitrida Fosfida Fosfat Fosfit 2– N3– P 3– Karbida C4– Br– NO2– NO CN– SO42– SO3 CO32– Cr2O72– CrO42– PO43– PO33– Sumber: Ebbing. senyawa asam. dan senyawa basa. Senyawanya dengan Cl– membentuk FeCl2 dan FeCl3. General Chemistry Pemberian nama senyawa yang berikatan ion diawali dengan menuliskan nama ion positif kemudian nama ion negatifnya. 76 Kimia Kelas X SMA dan MA . sedangkan yang muatannya lebih rendah diberi akhiran –o. senyawa dibentuk dari ion logam (kation) dan nonlogam (anion). Pemberian nama untuk senyawa tersebut mengikuti aturan sebagai berikut. misalnya KI memiliki nama kalium iodida karena berasal dari ion K+ dan ion I–. • Ion logam yang muatannya lebih tinggi diberi akhiran –i di belakang nama logam itu dalam bahasa latin. Berikut ini dijelaskan cara pemberian nama pada senyawa-senyawa tersebut. Contoh: CaBr2 brom + ida = bromida kalsium Nama senyawa CaBr2 menjadi kalsium bromida Berikut ini contoh pemberian nama beberapa senyawa biner. Begitu juga nama senyawa hidrat.Tabel 3.

.. ... .. seperti CO32– dan SO42–......• Di belakang nama logam (dalam bahasa Indonesia) dituliskan muatan ion dalam kurung dengan tulisan Romawi dilanjutkan dengan nama nonlogam diberi akhiran –ida.. Tata Nama Senyawa Poliatom Pada senyawa ion salah satu ion atau kedua ion dapat merupakan ion poliatom...... aturan tata namanya yaitu: • jika mengandung oksigen lebih banyak namanya diberi akhiran -at • jika mengandung oksigen lebih sedikit namanya diberi akhiran -it Contoh: NO3– = nitrat SO42– = sulfat PO42– = fosfat NO2– = nitrit SO32– = sulfit PO32– = fosfit 2) Pemberian nama senyawa poliatom diawali dengan menyebutkan nama kation kemudian nama anionnya..... ... . FeCl2 diberi nama Ferro klorida atau besi(II) klorida FeCl3 diberi nama Ferri klorida atau besi(III) klorida Latihan 3.... Nama Senyawa Natrium klorida .... .... Contoh: NaNO2 = NaNO3 = K2SO3 = K2SO4 = natrium nitrit natrium nitrat kalium sulfit kalium sulfat CaSO4 MgCO3 Ba(NO3)2 Al2(SO4)3 = = = = kalsium sulfat magnesium karbonat barium nitrat aluminium sulfat Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 77 .. .... Ion poliatom biasanya terdiri dari dua unsur yang bergabung dan mempunyai muatan.. . ..4 Salin tabel berikut dan lengkapi! Rumus Senyawa NaCl Na2O CaCl2 FeS MgO Kation Na+ = natrium . Anion Cl– = klorida . Untuk anion sejenis tetapi jumlah oksigennya berbeda. Contoh: FeCl2 dan FeCl3 diberi nama sebagai berikut.

7. . .... .7H2O..... Contoh: NaClO = NaClO2 = NaClO3 = NaClO4 = natrium hipoklorit natrium klorit natrium klorat natrium perklorat Latihan 3.Unsur halogen...... .... ......... Sistematika nomor Romawi untuk 1 = mono 6 = heksa 2 = di 7 = hepta 3 = tri 8 = okta 4 = tetra 9 = nona 5 = penta 10 = deka MgSO4.. . ... 3) 78 Kimia Kelas X SMA dan MA . ...... .. misalnya klor dapat membentuk ion yang mengandung oksigen dengan jumlah sampai 4.... misalnya MgSO4.. ..7H2O mengikat 7 hidrat maka namanya yaitu magnesium sulfat heptahidrat.. ..... . Nama Senyawa Kalium sulfat ..... Ion Negatif SO42– . .5 Salin tabel dan beri nama senyawa-senyawa berikut dengan melengkapi kolomkolom pada tabel! Rumus Senyawa K2SO4 Na2SO4 CaCO3 Sr(NO3)2 BaSO3 KClO4 Al2(SO3)3 Ion Positif K+ . . untuk ion yang mengikat oksigen paling sedikit diberi awalan hipo dan akhiran –it. Nama senyawa hidrat untuk senyawa yang lain dapat dilihat pada Tabel 3......... Cara pemberian namanya yaitu. . Tata Nama Senyawa Hidrat Senyawa-senyawa tertentu ada yang dapat mengikat molekul air (hidrat). Pemberian nama senyawa hidrat yaitu menyebutkan nama senyawa diikuti dengan jumlah hidrat yang ditulis dengan sistematika nomor Romawi lalu kata hidrat. sedangkan yang mengikat oksigen paling banyak diberi awalan per dan akhiran –at.

Asam terdiri dari asam biner dan asam poliatom atau asam oksi.10H2O CuSO4.5H2O BaCl2. Contoh: NaOH Ca(OH)2 Fe(OH)3 Cu(OH)2 = = = = natrium hidroksida kalsium hidroksida besi(III) hidroksida tembaga(II) hidroksida Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 79 .2H2O Ba(OH)2. 4) Contoh: H2SO4 = H3PO4 = HNO3 = HNO2 = asam sulfat asam fosfat asam nitrat asam nitrit Senyawa basa dibentuk oleh ion logam sebagai kation dan ion OH– atau ion hidroksida sebagai anion.8H2O CaSO4. Nama senyawa asam biasanya dengan memberi awalan asam dan diakhiri dengan nama anion. Asam merupakan senyawa yang mengandung kation H+ dan suatu anion. Pemberian namanya yaitu dengan menuliskan kata asam yang diikuti dengan nama anionnya. Penamaan senyawa basa yaitu dengan menuliskan nama logam di depan kata hidroksida. Contoh: HCl = asam klorida HF = asam fluorida HBr = asam bromida H2S = asam sulfida HI = asam iodida Asam oksi yaitu asam yang mengandung oksigen. Pemberian namanya yaitu dengan menuliskan kata asam diakhiri nama ionnya. Asam biner terdiri dari dua jenis atom.8H2O Nama Senyawa Natrium karbonat dekahidrat Tembaga(II) sulfat pentahidrat Barium klorida oktahidrat Kalsium sulfat dihidrat Barium hidroksida oktahidrat Tata Nama Senyawa Asam dan Basa Senyawa asam akan dibahas pada bab larutan elektrolit tetapi tata nama asam dapat dipelajari berikut ini.Tabel 3.7 Beberapa nama senyawa hidrat Rumus Senyawa Na2CO3.

Senyawa organik yang sederhana hanya terdiri dari atom C dengan H. metana CH4. Nama senyawa golongan alkana semuanya diberi akhiran –ana. contohnya amoniak NH3. Tata Nama Senyawa Kovalen Senyawa kovalen biner dibentuk dari dua unsur nonlogam.9. N dengan rantai yang bercabang atau melingkar. General Chemistry 2. Contoh: (4) oksi + ida = oksida N2O4 (2) (1) (3) tetra nitrogen di N2O4 diberi nama dinitrogen tetraoksida Pada senyawa kovalen yang jumlah unsur pertamanya satu. nama unsur. yang kompleks bisa mengandung C. Beberapa nama senyawa kovalen biner dapat dilihat pada Tabel 3. H. Nama senyawa tersebut adalah nama yang dikenal sehari-hari. Tata Nama Senyawa Organik Senyawa organik ada yang sederhana dan ada yang kompleks. Contoh penamaan senyawa alkana dan alkena dapat dilihat pada Tabel 3. dan air H2O. dan nama unsur kedua diikuti akhiran ida. jumlah unsur kedua. awalan mono tidak dicantumkan. O. Tabel 3. Contohnya PCl5 diberi nama fosfor pentaklorida bukan monofosfor pentaklorida.b.8 Beberapa nama senyawa kovalen biner Rumus Senyawa CO CO2 SO3 Cl2O7 S2Cl2 karbon monoksida karbon dioksida belerang trioksida dikloro heptaoksida disulfur diklorida P2O3 P2O5 N2O5 SF4 PCl3 Nama Senyawa difosfor trioksida difosfor pentaoksida dinitrogen pentaoksida sulfur tetrafluorida fosfor triklorida Sumber: Ebbing. Bagaimana tata nama senyawa kovalen secara sistematik? Tata nama senyawa kovalen yaitu dengan menuliskan jumlah unsur pertama. Golongan alkena diberi akhiran –ena. Berikut ini contoh tata nama senyawa hidrokarbon golongan alkana dan alkena.8. 80 Kimia Kelas X SMA dan MA .

. ..... Kation Anion Rumus Senyawa ... ...... Aluminium sulfat .. ... . .. . Ba3(PO4)2 (NH4)2SO4 .. Salin dan lengkapi tabel berikut! Nama Senyawa Ion Perak klorida .Tabel 3. General Chemistry Beberapa nama senyawa organik yang banyak digunakan sehari-hari dapat dilihat pada Tabel 3...6 1. . . K2S FeCl3 . Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 81 ........9 Nama alkana dan alkena Alkana Rumus CH4 C2H6 C3H8 C4H10 C5H12 C6H14 C7H16 C8H18 C9H20 C10H22 Nama Metana Etana Propana Butana Pentana Heksana Heptana Oktana Nonana Dekana Rumus C2H4 C3H6 C4H8 C5H10 C6H12 C7H14 C8H16 C9H18 C10H20 Alkena Nama Etena Propena Butena Pentena Heksena Heptena Oktena Nonena Dekena Sumber: Ebbing..10 Beberapa nama senyawa organik Rumus C6H12O6 C2H5OH CH3COOH C12H22O11 Nama Glukosa Etanol (alkohol) Asetat (cuka) Sukrosa Rumus C2H5OC2H5 CHCl3 C6H6 CH2O Nama Eter Kloroform Benzena Formalin Latihan 3... . .10...... . .... Tabel 3.

untuk memutuskannya diperlukan energi. c. gas hidrogen dan gas oksigen merupakan pereaksi. Perubahan fisika yaitu perubahan yang tidak menghasilkan zat baru sedangkan perubahan kimia menghasilkan zat baru. a. 1. Reaksi kimia dapat dituliskan dalam bentuk persamaan reaksi yang menyatakan rumus zat sebelum reaksi dan zat sesudah reaksi. dan penyetaraan reaksi. adanya gas. b. Tuliskan rumus kimia senyawa berikut. Reaksi Kimia Reaksi terjadi kalau ikatan-ikatan antara atom-atom pada suatu senyawa yang bereaksi putus dan berikatan lagi membentuk senyawa baru. Difosfor trioksida i. Asam fosfit k. f. suhu. Persamaan Reaksi Kalian tentu sudah mengenal perubahan fisika dan perubahan kimia. yaitu perubahan wujud. Contohnya pada pembentukan air dari gas H2 dan O2. d. 2 H2O(l) 2 H2(g) + O2(g) pereaksi hasil reaksi Catatan: Tanda panah menunjukkan menghasilkan Simbol fasa zat s = padat l = cair g = gas aq = larutan 82 Kimia Kelas X SMA dan MA . Kalium sianida l. e. Contoh perubahan kimia yang dapat diamati di lingkungan kita yaitu kayu dibakar menjadi arang dan besi berkarat. ada gejala lain yang menunjukkan terjadinya reaksi kimia. atau terbentuknya endapan. Dinitrogen tetraoksida h. Perubahan kimia disebut juga reaksi kimia atau reaksi saja. Pada reaksi kimia tidak terjadi perubahan massa maka pada penulisan persamaan reaksi harus mengikuti aturan-aturan tertentu. sedangkan air merupakan hasil reaksi. sedangkan zat yang terbentuk disebut produk atau hasil reaksi. Kedua reaksi tersebut dapat dilihat karena adanya perubahan dari warna zat mula-mula. Untuk mempelajari persamaan reaksi akan dibahas dulu tentang terjadinya reaksi kimia. macam-macam reaksi kimia.2. Karbon monoksida g. Asam sulfida j. Timbal(II) hidroksida Besi(II) sulfat Tembaga(II) sulfat pentahidrat Natrium karbonat dekahidrat Etanol Metana C. Zat -zat sebelum bereaksi disebut pereaksi atau reaktan. Ikatan-ikatan antar atom kadang-kadang kuat. Selain perubahan warna.

Peristiwa tersebut terjadi karena batu kapur yang mempunyai rumus CaO bereaksi dengan air menghasilkan Ca(OH)2. Dua mL larutan Pb(NO3)2 dengan 2 mL larutan K2CrO4. Terjadinya reaksi dapat diamati melalui gejala-gejala yang ditimbulkannya. Logam seng dengan 2 mL larutan asam klorida. Persamaan reaksinya: FeCl3(aq) + KSCN(aq) Kuning coklat Tak berwarna FeSCN2+(aq) + Merah KCl(aq) Tak berwarna Jika NaOH direaksikan dengan asam klorida akan mengakibatkan suhunya menjadi lebih panas. Lakukan secara berkelompok. Persamaan reaksinya: NaOH(s) + HCl(aq) t = 25 C NaCl(aq) + H2O(l) t > 25 C Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 83 . Reaksi ini merupakan reaksi yang menghasilkan endapan. Persamaan reaksinya: Zn(s) + 2 HCl(aq) H2(g) + ZnCl2(aq) Pb(NO3)2 direaksikan dengan K2CrO4 terbentuk endapan kuning. Dua mL larutan FeCl3 dengan 1 mL larutan KSCN. Gejala-gejala apa saja yang timbul akibat terjadinya suatu reaksi kimia? Untuk mengetahui gejala-gejala terjadinya reaksi kimia lakukan Kegiatan 3. Persamaan reaksinya: Pb(NO3)2(aq) + K2CrO4(aq) Larutan tak Larutan berwarna kuning PbCrO4(s) + Endapan kuning 2 KNO3(aq) Larutan tak berwarna FeCl3 yang berwarna kuning coklat direaksikan dengan KSCN yang tidak berwarna menghasilkan zat yang warnanya berbeda. reaksikan zat-zat berikut di dalam tabung reaksi. b. Amati perubahan yang terjadi pada keempat tabung reaksi tersebut. Reaksi ini merupakan reaksi yang mengakibatkan perubahan warna. c.1. Reaksi ini merupakan reaksi yang mengakibatkan perubahan suhu.1 Eksperimen Reaksi Kimia Untuk mengetahui gejala-gejala terjadinya reaksi kimia. Satu gram NaOH dengan larutan asam klorida 1M. Reaksi seng dengan asam klorida adalah reaksi yang menghasilkan gas. Gejalagejala apa yang terjadi? Diskusikan. d. Pada saat seng direaksikan dengan asam klorida akan terlihat ada gas. a.Pernahkah kamu melihat batu kapur yang dimasukkan ke dalam air? Campuran tersebut akan kelihatan seperti mendidih dan suhu menjadi panas. KEGIATAN 3.

Dari percobaan di atas dapat disimpulkan: Terjadinya reaksi kimia dapat dikenali dari gejala yang timbul yaitu terbentuknya gas, endapan, perubahan warna, dan perubahan suhu. Contoh lain reaksi-reaksi kimia yaitu sebagai berikut. Reaksi yang menghasilkan gas Contoh: 1) CaCO3(s) + 2 HCl(aq) CaCl2(aq) + H2O(l) + CO2(g) 2) Cu(s) + 4 HNO3(aq) Cu(NO3)2(aq) + 2 NO2(g) + 2 H2O(l) Reaksi pembentukan endapan Contoh: 1) BaCl2(aq) + Na2SO4(aq) Larutan tak Larutan tak berwarna berwarna 2) 2 Kl(aq) + Pb(NO3)2(aq) Larutan tak Larutan tak berwarna berwarna

a.

b.

BaSO4(s) + Endapan putih PbI2(s) + Endapan kuning

2NaCl(aq) Larutan tak berwarna 2 KNO3(aq) Larutan tak berwarna

c.

Reaksi yang mengakibatkan perubahan warna Contoh: 2 K2CrO4(aq) + 2 HCl(aq) K2Cr2O7(aq) + 2 KCl(aq) + H2O(l) Kuning Tak berwarna Jingga Tak berwarna Reaksi yang mengakibatkan perubahan suhu Contoh: 1) CaO(l) + H2O(l) Ca(OH)2(aq) 2) Mg(s) + 2HCl(aq) MgCl2(aq) + H2(g)

d.

Apakah di dalam tubuh kita terjadi reaksi? Dalam tubuh kita terjadi reaksi jika kita makan dan bernapas. Makanan dan oksigen akan bereaksi menghasilkan air dan CO2. Reaksi juga terjadi pada saat kita membuat kue. Pada saat membuat kue, mentega, gula, telur, air, dan soda kue dicampurkan. Soda kue bereaksi dengan bahan-bahan lain atau terurai karena pemanasan membentuk gas CO2, sehingga di dalam kue akan ada rongga-rongga kecil yang berisi gas CO2. Reaksi kimia juga sangat diperlukan pada pembentukan bahan-bahan sintetis seperti plastik, obat, dan kain. Terjadinya reaksi tidak saja akibat adanya zat yang mudah bereaksi, tetapi bisa juga diakibatkan adanya pengaruh cahaya, pemanasan, mikroorganisme, atau enzim. Untuk mencegah terjadinya reaksi-reaksi yang tidak diinginkan seperti pembusukan dan perkaratan maka diusahakan berbagai cara untuk menghambat pengaruh-pengaruh itu.

84

Kimia Kelas X SMA dan MA

Beberapa cara untuk mencegah terjadinya reaksi yang tidak diinginkan, yaitu sebagai berikut. a. Melindungi benda dari besi dengan dicat. b. Menyimpan obat-obatan di tempat sejuk. c. Menyimpan makanan di dalam kulkas. d. Menambahkan zat pengawet. e. Melakukan iradiasi pada buah-buahan.

2. Penyetaraan Persamaan Reaksi
Pada reaksi kimia terjadi perubahan dari pereaksi menjadi hasil reaksi. Atomatom yang terdapat pada pereaksi tidak berubah baik jenis maupun jumlahnya tetapi ikatan-ikatan antara atom-atomnya mengalami perubahan. Oleh karena itu pada reaksi kimia tidak terjadi perubahan massa, sesuai dengan hukum kekekalan massa. Penulisan reaksi dengan menyatakan lambang unsur atau rumus kimia senyawa yang terlibat dalam reaksi disebut persamaan reaksi, contohnya reaksi antara karbon dengan gas oksigen menghasilkan karbon dioksida. Penulisan persamaan reaksinya: C(s) + O2(g) CO2(g) karbon oksigen karbon dioksida Pada reaksi tersebut jumlah atom di sebelah kiri tanda panah sudah sama dengan jumlah atom di sebelah kanan, sehingga dikatakan reaksi sudah setara. Bagaimana kalau pada persamaan reaksi jumlah atom-atom di kiri dan di kanan belum sama? Misalnya reaksi C(s) + O2(g) CO(g). Agar jumlah atom di kiri dan kanan sama maka persamaan reaksi harus disetarakan dengan menambahkan koefisien reaksi. Persamaan reaksinya menjadi: 2 C(s) + O2(g) 2 CO(g) Koefisien reaksi Koefisien reaksi menunjukkan jumlah atom dalam rumus yang ada di belakangnya. Pada reaksi ini jumlah atom C dan O pada hasil reaksi masingmasing menjadi 2. Bagaimana langkah-langkah untuk menyetarakan persamaan reaksi? Perhatikan contoh berikut.

Contoh Soal
a. Setarakan persamaan reaksi : H2(g) + Cl2(g) HCl(g)! Dari reaksi tersebut, hitung dulu jumlah atom di ruas kiri atau pereaksi dan ruas kanan atau hasil reaksi. Atom H Cl Jumlah di ruas kiri 2 2 Jumlah di ruas kanan 1 1

Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi

85

Untuk menyamakan H dan Cl menjadi 2, tulis koefisien 2 di depan HCl. H2(g) + Cl2(g) 2 HCl(g) Hitung lagi jumlah H dan Cl di ruas kiri dan kanan. Di ruas kiri atom H ada 2 dan di kanan ada 2. Di ruas kiri atom Cl ada 2 dan di kanan ada 2. Sekarang persamaan reaksi sudah setara, yaitu jumlah atom H dan Cl di ruas kiri sama dengan di ruas kanan. b. Setarakan persamaan reaksi: H2(g) + O2(g) Hitung jumlah atom di ruas kiri dan kanan. Atom H O Jumlah di ruas kiri 2 2 H2O(l)

Jumlah di ruas kanan 2 1

Jumlah atom yang belum sama, yaitu O di ruas kanan. Kalikan ruas kanan dengan 2, tuliskan koefisien 2 di depan H2O, sehingga reaksinya menjadi: H2(g) + O2(g) 2 H2O(l) Selanjutnya hitung lagi jumlah atom di ruas kiri dan kanan, ternyata jumlah atom H belum sama. Untuk menyamakan atom H menjadi 4, tulis koefisien 2 di depan H2, sehingga reaksi menjadi: 2 H2(g) + O2(g) 2H2O(l) c. Setarakan persamaan reaksi : Al(s) + O2(g) Hitung jumlah atom di ruas kiri dan kanan. Atom Al O Jumlah di ruas kiri 1 2 Al2O3(s)

Jumlah di ruas kanan 2 3

Samakan dulu jumlah salah satu atomnya, misalnya Al dijadikan 2, sehingga reaksinya menjadi: 2 Al(s) + O2(g) Al2O3(s) Langkah selanjutnya hitung lagi jumlah atom di ruas kiri dan kanan, ternyata jumlah atom O belum sama. Untuk menyamakan atom O menjadi 3, tulis koefisien 1 2 Al(s) +
1 di depan 2 1 1 O2(g) 2

O2, sehingga reaksi menjadi: Al2O3(s)

Angka koefisien harus bulat dan sederhana, maka angka pecahan harus dibulatkan dengan mengalikan seluruh koefisien dengan angka dua sehingga reaksi menjadi: 4 Al(s) + 3 O2(g) 2 Al2O3(g)

86

Kimia Kelas X SMA dan MA

Setelah mengerti cara penyetaraan reaksi, menyetarakan reaksi tidak perlu lagi dalam beberapa langkah tetapi langsung disetarakan dalam satu reaksi.

Latihan 3.7
Setarakan persamaan reaksi berikut dan tuliskan nama zat-zat pereaksi serta hasil reaksinya! 1. 2. 3. 4. 5. 6. N2(g) + H2(g) Fe(s) + O2(g) KClO3(s) C4H10(g) + O2(g) Cu2S(s) + O2(g) C6H12O6(aq) + O2(g) NH3(g) Fe2O3(s) KCl(s) + O2(g) CO2(g) + H2O(l) Cu2O(s) + SO2(g) CO2(g) + H2O(l)

Rangkuman
1. Rumus kimia dapat berupa rumus kimia dan rumus empiris. Rumus kimia dibedakan menjadi rumus kimia senyawa ion dan senyawa kovalen. Tata nama senyawa ion diawali dengan menuliskan nama ion positif kemudian nama ion negatif. Pada senyawa biner dimulai dengan nama logam kemudian nama nonlogam dengan diberi akhiran-ida. Pada ion poliatom, ion yang memiliki oksigen lebih banyak nama ion diberi akhiran –it, yang lebih sedikit diberi akhiran-at. Tata nama senyawa kovalen diawali dengan menuliskan jumlah unsur pertama, nama unsur, jumlah unsur kedua, dan nama unsur kedua dengan akhiran –ida. Jumlah unsur ditulis dalam bahasa latin. Tata nama senyawa organik disesuaikan dengan nama golongannya. Gejala-gejala yang menyertai reaksi kimia adalah terjadinya endapan, gas, perubahan warna, dan suhu. Reaksi kimia dapat dituliskan dalam suatu persamaan reaksi yang menyatakan zat-zat pereaksi, hasil reaksi, koefisien reaksi dan fasa zat pada reaksi. Pada reaksi kimia tidak terjadi perubahan massa maka jumlah atomatom sebelum reaksi dengan hasil reaksi harus disamakan dulu dengan cara penyetaraan reaksi.

2.

3.

4. 5. 6.

7.

Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi

87

Kata Kunci

• • • • • • • •

Rumus kimia Rumus molekul Rumus empiris Tata nama senyawa Senyawa anorganik Senyawa organik Senyawa ion Senyawa kovalen

• • • • • • • •

Senyawa poliatom Senyawa biner Reaksi kimia Persamaan reaksi Senyawa hidrat Koefisien Pereaksi Hasil reaksi

Evaluasi Akhir Bab
A. Pilihlah salah satu jawaban yang benar.
1. Rumus kimia untuk seng dan besi berturut-turut adalah . . . . A. Sn dan Be D. Zn dan Be B. Sn dan Fe E. Se dan Be C. Zn dan Fe Berikut ini nama unsur dan rumus kimianya. (1) Natrium (Na) (4) Klorin (Cl2) (2) Oksigen (O2) (5) Timbal (Pb) (3) Emas (Au) (6) Fosfor (P4) Urutan penulisan rumus kimia yang benar adalah . . . . A. (1), (2), dan (4) D. (1), (2), dan (6) B. (1), (3), dan (4) E. (1), (4), dan (5) C. (1), (3), dan (5) Pasangan senyawa berikut yang keduanya rumus empiris adalah . . . . A. N2O dan C2H5OH D. C6H12O6 dan BaCl2 B. NH3 dan CH3COOH E. H2O2 dan C2H2 C. Al2O2 dan C4H10 Di antara rumus-rumus berikut yang merupakan rumus molekul dan rumus empiris dari asam asetat adalah . . . . Rumus molekul Rumus empiris A. C2H4O C2H4O CH2O B. C2H4O2 C. C2H4O2 C2H4O2 D. C2H6O C2H5O CH2O E. C2H5O Jumlah atom nitrogen terbanyak dalam senyawa . . . . A. KNO3 D. Fe(NO3)3 B. CO(NH2)2 E. Ca(NO2)2 C. N2O5
Kimia Kelas X SMA dan MA

2.

3.

4.

5.

88

5 H2O B. AgNO3 + HCl AgCl + HNO3 E. . besi(II) oksida E. iodium menyublin C. Berapa banyak jumlah atom dalam senyawa (NH4)2SO4? A. 2 H2(g) + 3 SO2(g) 2 H2O(l) + 2 SO2(g) Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 89 . 2. C2H6(g) + 3 O2(g) 2 CO2(g) + H2O(l) E. 2. 1 C. .H2O D. . besi oksida D. CuSO4. . Al3(SO4)2 C. A. Al3SO4 Rumus kimia kupri sulfat pentahidrat adalah .H2O C. A. . larutan perak nitrat 13. Fe2O3(s) + C(s) 2 Fe(s) + 3 CO(g) D. Ca + 2 HCl CaCl2 + H2 12. besi(III) oksida Aluminium sulfat mempunyai rumus kimia . makanan dicerna 11. gula dilarutkan E. . Asam klorida akan menghasilkan gas jika direaksikan dengan . A. kalsium karbonat E. . 2. natrium hidroksida D. . Di antara reaksi-reaksi berikut yang merupakan reaksi yang menghasilkan endapan adalah . Di antara proses berikut yang merupakan reaksi kimia adalah . 15 B. A. . . Koefisien reaksi yang tepat untuk reaksi: K(s) + H2O(l) KOH(aq) + H2(g) berturut-turut adalah . . CaO(s) + 2 HCl(aq) CaCl2(aq) + 2 H2O(l) C. 10 D. . . besi(II) besi(III) oksida C. KOH + HCl KCl + H2O D. 13 Fe2O3 adalah rumus kimia untuk senyawa . . CuSO4. 10. 2 14. 11 E. 5 CuSO4. . 1. 2. . . . . 20 C. Al2(SO4)3 B. kalium hidroksida B. 8. 2. belerang melebur D. 2. CuSO4. air menguap B. 9. . 2. . A. AlSO4 D. Reaksi yang sudah setara adalah . 1.6. dibesi trioksida B. 1. natrium klorida C. 1 D. . (CuSO4)5. CH4(g) + O2(g) CO2(g) + 2 H2O(l) B. Al2SO4 E.5 H2O 7. A. 1. 1 B. 2. CaO + H2O Ca(OH)2 B. A. A.(H2O)5 E. 1. . 1 E. MgO + HCl MgCl2 + H2 C. 2. . 1.

c. 2 B. b. y. gas hidrogen bereaksi dengan tembaga(II) oksida menghasilkan tembaga dan uap air. 4. H2SO4 Mg(NO3)2 2. 4 C. (NH4)2CO3(s) + KOH(aq) K2CO3(aq) + H2O(l) + NH3(g) f. Pada reaksi: x C2H6(g) + y O2(g) z CO2(g) + H2O(g) x. b. 7. 90 Kimia Kelas X SMA dan MA . 1. dinitrogen tetraoksida b. dan pembasmi serangga. SO2(g) + O2(g) SO3(g) b. a. COC(NH2)2 a. misalnya pembersih. 4. Ca3(PO4)2 b. 7. CH3COOH. (NH4)3PO4(aq) + Ba(OH)2(aq) Ba3(PO4)2(s) + NH3(g) + H2O(l) 4. Selesaikan persamaan reaksi berikut. 1. 3. Diketahui beberapa macam senyawa dengan rumus kimia sebagai berikut. pemutih. . Na2O(s) + H2O(l) NaOH(aq) c. Tulis persamaan reaksi jika. 7. Amati bahan aktif yang tertera pada label kemasannya. a. (NH4)2C2O4. 2 B. tulis nama dan rumus kimianya kalau ada. tembaga c. Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat. CCl4 c. kalsium bereaksi dengan air menghasilkan gas hidrogen dan larutan kalsium hidroksida. d. aluminium oksida bereaksi dengan asam sulfat menghasilkan aluminium sulfat dan air. . A. P4O6(s) + H2O(l) H3PO3(aq) e.15. 2 D. pengharum. d. 2. buat laporan singkat. Tuliskan rumus kimia dari unsur-unsur dan senyawa-senyawa berikut. pewangi. gas butana dibakar menghasilkan uap air dan gas karbon dioksida. a. Tentukan rumus empiris dari kelompok senyawa yang bukan merupakan rumus empiris. dan z berturut-turut yang benar adalah . C6H14(g) + O2(g) CO2(g) + H2O(g) d. C2H5OH. C2H6. 2. 5. fosfor d. . T u g a s Di rumah banyak digunakan bahan yang mengandung zat kimia. Tentukan kelompok senyawa yang merupakan rumus empiris. 7. kalium sulfat Tuliskan nama senyawa berikut. 4 E. 7. a. Al2Cl6.

Hukum Perbandingan Volum. Chemistry :The Molecular Nature of Matter and Change Kalsium karbonat ditemukan pada beberapa bentuk seperti pualam. batu koral. membuktikan berlakunya Hukum Kekekalan Massa melalui percobaan. Persen massa unsur-unsur pembentuknya tidak berubah walaupun sumbernya berbeda.Bab IV Hukum Dasar Kimia Sumber: Silberberg. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. Hal ini sesuai dengan Hukum Perbandingan Tetap. Hukum Dasar Kimia Hukum Dasar Kimia 91 91 . membuktikan berlakunya Hukum Perbandingan Tetap dari data-data percobaan. 2. 3. menjelaskan Hukum Kelipatan Perbandingan. dan Hipotesis Avogadro. dan kapur.

maka massa unsur BI : BII = 2 : 3 menyatakan 1 vol gas A + 1 vol gas B 2 vol gas C Volum A : Volum B : Volum C = 1 : 1 : 2 Pada P dan T sama A2 + B2 2 AB Jumlah molekul A2 : Jumlah molekul B2 : Jumlah molekul AB = 1 : 1 : 2 92 Kimia Kelas X SMA dan MA .PETA KONSEP Hukum Dasar Kimia terdiri dari Hukum Lavoisier Hukum Proust menyatakan Hukum Dalton Hukum Gay Lussac Hipotesis Avogadro menyatakan Zat A + A + B Zat C Massa A + B = Massa C menyatakan Unsur A + Unsur B Senyawa C Massa A : Massa B selalu tetap membentuk Senyawa C menyatakan Unsur A + Unsur B Senyawa I AB Senyawa II A2B3 Massa unsur A sama.

1. Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier) Suatu reaksi terjadi karena adanya pemutusan ikatan-ikatan pada zat-zat pereaksi dan selanjutnya terjadi pembentukan ikatan lagi pada zat hasil reaksi. A. Timbang kembali seluruh alat dan hasil reaksi tersebut.315 4. Hukum Kelipatan Perbandingan (Dalton). Masukkan tabung reaksi berisi larutan Pb(NO3)2 dengan hati-hati ke dalam labu seperti pada gambar (Hati-hati kedua larutan jangan tercampur).1 Data percobaan massa zat sebelum dan sesudah reaksi No. Mereka menemukan adanya keteraturan-keteraturan yang dinyatakan sebagai hukum-hukum dasar kimia.970 6.315 4. Sediakan larutan KI pada labu erlenmeyer besar dan Pb(NO 3) 2 pada tabung reaksi kecil yang diikat dengan benang. Sumbat labu kemudian timbang. larutanKI Dari kegiatan tersebut didapat data percobaan seperti pada Tabel 4. Bagaimana dengan massa zat-zat pada reaksi itu? Penelitian tentang massa zatzat pada reaksi telah dicoba sejak dulu. 5. Penelitian ini dapat dilakukan juga olehmu yaitu dengan cara melakukan kegiatan berikut. dan Hipotesis Avogadro.970 6. Hukum Kekekalan Massa benang 2. 2.P ada awal abad ke-18 para ilmuwan telah melakukan percobaan-percobaan yang mempelajari secara kuantitatif susunan zat dari beberapa reaksi kimia. Tabel 4.1 Observasi 1. Hukum dasar kimia yang akan dibahas di sini adalah Hukum Kekekalan Massa (Lavoisier).630 Massa sesudah reaksi PbI2 dan KNO3 (gram) 3. Hukum Perbandingan Tetap (Proust). 3. Percobaan Massa sebelum reaksi Pb(NO3)2 + KI (gram) 3. Miringkan tabung reaksi sampai kedua larutan bereaksi. KEGIATAN 4.630 1. Hukum Dasar Kimia 93 . Hukum Perbandingan Volum (Gay Lussac). 4. tabung reaksi berisi Pb(NO3)2 3.

. Percobaan-percobaan ini telah dilakukan ahli kimia sejak zaman dulu.60 .Berdasarkan percobaan tersebut dapat diketahui massa zat sebelum dan sesudah reaksi tidak ada perubahan. Teori flogiston itu hilang setelah Antoine Laurent Lavoisier (1743 – 1794) seorang ilmuwan Perancis menerbitkan bukunya berjudul Traite Elementaire de Chemie. 1.. 0. jumlah massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama. ternyata massa zat sebelum reaksi dan sesudah reaksi adalah tetap. 2.. seperti pembakaran kayu akan menghasilkan abu yang rapuh dan ringan dibandingkan dengan kayu yang dibakar sebelumnya. 3. 4. Salin tabel...15 0. Tembaga (gram) 0. Massa sebelum reaksi No.40 Massa sesudah reaksi Tembaga(II) sulfida (gram) 0.20 0.24 0.. Latihan 4... 0.. lengkapi. “Sesuatu” itu disebut “flogiston”. Hukum Kekekalan Massa.36 . Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust) Garam dapur atau natrium klorida merupakan suatu senyawa yang sangat berguna untuk kesehatan tubuh kita. juga membuat makanan menjadi enak rasanya. 94 Kimia Kelas X SMA dan MA . dan tulis persamaan reaksinya.. sehingga tidak ada hasil reaksi yang keluar dari tempat tersebut. Unsur-unsur pembentuk natrium klorida yaitu logam natrium dan gas klor yang masing-masing memiliki sifat yang berbeda.. Sampai pertengahan abad ke-18 para ahli kimia masih menduga bahwa sebagian massa zat ada yang hilang setelah terjadinya reaksi kimia.. Inilah yang disebut sebagai Hukum Kekekalan Massa. Mereka menduga bahwa sesuatu telah menghilang pada saat pembakaran.1 Berkut ini tabel reaksi antara tembaga dan belerang (sulfur) yang menghasilkan tembaga(II) sulfida berdasarkan Hukum Kekekalan Massa. berbunyi: Dalam setiap reaksi kimia. Lavoisier mengemukakan bahwa jika suatu reaksi kimia dilakukan dalam tempat tertutup. 0.60 Belerang (gram) . Dalam buku itu. B.30 .

5 1826) adalah ilmuwan yang pertama 0. ternyata perbandingan massa besi dan belerang pada senyawa besi belerang tetap yaitu 7 : 4.6 0. Grafik yang didapat berupa garis linier.7 dan S pada FeS adalah tetap.24 0.71 0. lakukan kegiatan berikut! KEGIATAN 4.32 0. Massa Fe Gambar 4.Logam natrium apabila direaksikan dengan air dapat meledak. Bagaimanakah perbandingan massa unsur-unsur pembentuk senyawa? Untuk mempelajarinya. 2. 3. Hukum Dasar Kimia 95 .3 0. berarti perbandingan massa Fe 0.42 0.66 0.5 0. 2.40 Tentukan perbandingan antara massa Fe dan S pada masing-masing percobaan! Bagaimana perbandingan Fe dan S pada senyawa FeS? Berdasarkan data di atas.56 0. suatu senyawa merupakan zat baru yang sifatnya berbeda dengan unsurunsur pembentuknya.49 0.3 bandingan massa dari unsur-unsur 0.1 0.4 menemukan fakta tentang per0. Gas klor dalam jumlah yang cukup apabila terisap pada saat bernapas dapat menimbulkan iritasi pada selaput lendir hidung. 0. Jadi. Kalau data tersebut dibuat grafik.28 0.2 Interpretasi Data Hukum Perbandingan Tetap Perhatikan data massa besi dan belerang pada senyawanya yaitu besi belerang atau besi sulfida berikut ini.4 0. 4.1 percobaan-percobaan yang kemudian dikenal sebagai Hukum Perbandingan 0.88 1. 0.1.2 0.6 Joseph Louis Proust (1754 – 0.1 Grafik antara massa Fe dengan massa S Massa S Hukum Perbandingan Tetap berbunyi: Perbandingan massa unsur-unsur penyusun suatu senyawa selalu tetap. 1.11 0. akan terlihat seperti Gambar 4.7 Tetap.77 0.2 dalam senyawa dengan melakukan 0. 1. Massa Senyawa FeS (gram) Massa Logam Fe (gram) Massa S (gram) No.

didapat data sebagai berikut.Latihan 4.548 1.149 1.357 A B C a.33 gram 2. Dalton mengemukakan suatu pernyataan yaitu sebagai berikut. Pada suatu penelitian.757 1. Tentukan perbandingan massa natrium dengan massa oksigen pembentuk senyawa pada setiap percobaan. Dari beberapa penelitian terhadap senyawasenyawa yang membentuk lebih dari satu rumus. Perbandingan ini merupakan perbandingan yang sederhana. Chemistry :The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 4.399 0.2 Data perbandingan massa oksigen pada senyawa CO dan CO2 Rumus Senyawa Massa Senyawa Massa Unsur pada Senyawa Oksigen CO CO2 2. Apakah data tersebut sesuai dengan hukum perbandingan tetap? Jelaskan! Tulis reaksi pada percobaan tersebut! C. Massa karbon sama Perbandingan massa oksigen 1 : 2 Sumber: Silberberg. b.2 Ilustrasi kelipatan perbandingan pada CO dan CO2 96 Kimia Kelas X SMA dan MA . Tabel 4.025 Massa oksigen (gram) 0. c.66 gram 1. Sampel Massa senyawa (gram) 1.382 Massa natrium (gram) 0. Data beberapa percobaannya adalah sebagai berikut.263 0. misalnya karbon dengan oksigen dapat membentuk karbon monoksida dan karbon dioksida dengan rumus CO dan CO2. Hukum Kelipatan Perbandingan (Hukum Dalton) Beberapa unsur dapat membentuk senyawa dengan berbagai perbandingan.020 1.2 Logam natrium jika direaksikan dengan gas oksigen akan dihasilkan natrium oksida.2. Perbandingan massa oksigen pada CO dan CO2 dapat diilustrasikan seperti Gambar 4.33 gram 3.66 gram Karbon 1 gram 1 gram karbon monoksida karbon dioksida Dari data ternyata perbandingan massa oksigen yang terikat oleh karbon dengan massa yang sama yaitu 1 : 2.

untuk massa H yang sama.Jika ada dua senyawa yang dibentuk dari dua unsur yang sama dan massa satu unsur pada kedua senyawa itu sama maka massa unsur yang lainnya mempunyai angka perbandingan yang sederhana dan bulat. Sekarang coba kamu perhatikan data pada Tabel 4. Tabel 4. perbandingan massa O yang diikat adalah 1 : 2. Bagaimana cara menentukan berlakunya Hukum Kelipatan Perbandingan pada beberapa senyawa. Perbandingan massa N dan O dalam senyawa NO dan NO2 adalah sebagai berikut. ini merupakan bilangan bulat dan sederhana. jika tidak ada massa unsurnya yang sama? Perhatikan contoh berikut.3. Massa Pembentuk (gram) Senyawa N NO NO2 21 28 O 24 64 Buktikan apakah kedua rumus senyawa tersebut memenuhi Hukum Kelipatan Perbandingan? Penyelesaian: Jika massa N pada senyawa NO disamakan dengan massa N pada NO2 yaitu 28. maka massa O pada NO dapat dihitung sebagai berikut: 28 x 24 gram = 32 gram 21 Hukum Dasar Kimia 97 . Pernyataan Dalton ini disebut juga Hukum Dalton atau Hukum Kelipatan Perbandingan. Contoh Soal 1.3 Perbandingan massa oksigen pada senyawa H2O dan H2O2 Massa Pembentuk Senyawa (gram) Senyawa I II Air Hidrogen peroksida Nama Rumus H H2O H2O2 10 10 O 80 160 OI : OII = 1 : 2 Perbandingan Massa Unsur Pada data tersebut dapat dilihat.

5 Apakah rumus senyawa sesuai dengan Hukum Kelipatan Perbandingan? Penyelesaian: Dimisalkan massa senyawa = 100 gram.5 Q 20 33. 5 x 100 gram = 66.5 gram 100 Data menjadi: Massa P = Massa Unsur (gram) Senyawa P I II 80 66. 2.5 Q 20 33.Perbandingan massa menjadi: Massa Pembentuk (gram) Senyawa N NO NO2 28 28 O 32 64 Dari perbandingan ini untuk perbandingan massa N yang sama ternyata perbandingan massa oksigennya 32 : 64 atau 1 : 2 yang merupakan bilangan bulat dan sederhana. % Massa Unsur Senyawa P I II 80 66.5 gram 100 33. kedua rumus ini memenuhi Hukum Kelipatan Perbandingan. Dua buah senyawa dibentuk oleh unsur NO dan NO2 dengan perbandingan massa sebagai berikut.5 98 Kimia Kelas X SMA dan MA . 5 Massa Q = x 100 gram = 33. maka Untuk senyawa I 80 Massa P = x 100 gram = 80 gram 100 20 Massa Q = x 100 gram = 20 gram 100 Untuk senyawa II 66. Jadi.

maka : massa P pada senyawa II = 20 x 66. : .3 Selesaikan soal-soal berikut! 1. 33.. Masukkan hasil analisis tersebut pada tabel seperti berikut dan tentukan perbandingan massanya. . • Senyawa kedua terdiri dari 24 gram karbon dan 4 gram hidrogen.. . Pada senyawa pertama yang massanya 79.Supaya salah satu unsur massanya sama. .. . CI : CII = . HI : HII = . Massa Senyawa C I II .. Latihan 4. Jadi. ... misalnya unsur Q disamakan menjadi 20 gram.. Pada senyawa kedua yang massanya 47.. Analisis dua buah senyawa yang terdiri dari karbon dan hidrogen memberikan hasil-hasil sebagai berikut.5 g Cu. . Apakah kedua senyawa tersebut memenuhi hukum Dalton? Hukum Dasar Kimia 99 . . .. . • Senyawa pertama terdiri dari 24 gram karbon dan 6 gram hidrogen.71 g mengandung 16 g S sisanya Cu. . sisanya S. H .5 gram = 40 gram.5 g mengandung 63. Perbandingan Massa Apakah kedua senyawa ini memenuhi Hukum Dalton? 2. rumus senyawa tersebut memenuhi Hukum Kelipatan Perbandingan. : . 5 Sehingga data tersebut menjadi: Massa Unsur (gram) Senyawa P I II 80 40 Q 20 20 Untuk massa Q yang sama perbandingan PI dan PII adalah 2 : 1... yang merupakan bilangan bulat dan sederhana. Cu dan S membentuk dua senyawa..

Ia mempelajari sendiri ilmu-ilmu Kimia dan Meteorologi.3 Dua volum hidrogen dan satu volum oksigen menghasilkan dua volum air Dari data percobaan tersebut Gay Lussac menyimpulkan: Pada temperatur dan tekanan yang sama. + hidrogen oksigen air Sumber: Ebbing. ia berhasil menyusun suatu teori tentang atom. Chemistry :The Molecular Nature of Matter and Change D. Ia menemukan bahwa pada suhu dan tekanan yang sama.INFO KIMIA John Dalton (1766 – 1843) John Dalton adalah seorang guru matematika di Menchester Inggris. satu volum gas oksigen bereaksi dengan dua volum gas hidrogen menghasilkan dua volum uap air . H2(g) + 1 vol 2 NH3(g) 2 vol Cl2(g) 1 vol N2(g) 1 vol 2 HCl(g) Perbandingan volum H2 : Cl2 : HCl = 1 : 1 : 2 2 vol + 3 H2(g) 3 vol Perbandingan volum NH3 : N2 : H2 = 2 : 1 : 3 100 Kimia Kelas X SMA dan MA . General Chemistry Gambar 4. Hukum Perbandingan Volum (Gay Lussac) Dalton berhasil menyelidiki hubungan massa antara zat-zat yang membentuk suatu senyawa. Pada tahun 1808 Josep Louis Gay Lussac dari Perancis menyelidiki hubungan antara volum gas-gas dalam suatu reaksi kimia. Sumber: Silberberg. 1. perbandingan volum gas-gas yang bereaksi dan gas hasil reaksi merupakan bilangan bulat dan sederhana. Perbandingan volum gas-gas pada reaksi sesuai dengan perbandingan koefisien reaksinya. Sebagai seorang pemikir.3. Berdasarkan data yang telah ada sampai pada waktu itu merumuskan Hukum Kelipatan Perbandingan. Berikut contoh perbandingan volum pada reaksi-reaksi gas pada kondisi (suhu dan tekanan) yang sama. Perhatikan Gambar 4. Pernyataan ini dikenal sebagai Hukum Perbandingan Volum. 2.

dan volum uap air yang dihasilkan = 8 liter. Hukum Dasar Kimia 101 . volum O2 yang diperlukan adalah 10 liter. Berdasarkan hukum ini. a. volum uap air yang dihasilkan. C3H8 bereaksi dengan gas oksigen menghasilkan karbon dioksida dan uap air. Perhatikan contoh soal berikut. Hukum perbandingan volum ini diperoleh semata-mata dari hasil percobaan. c. b. Menghitung volum uap air Untuk menghitung volum uap air buat perbandingan volum C3H8 : H2O(g) Volum C3H8 : volum uap air = 1 : 4 Maka: Volum uap air x 1 = 4 x volum C3H8 Volum uap air = 4 x 2 liter = 8 liter 1 Jadi.Hukum ini hanya berlaku untuk reaksi-reaksi gas yang susunan molekulnya sederhana. Menghitung volum gas O2 Untuk menghitung volum O2 buat perbandingan volum C3H8 : volum O2 Volum C3H8 : volum O2 = 1 : 5 Maka: Volum O2 x 1 = 5 x volum C3H8 Volum O2 = = b. volum gas CO2 yang dihasilkan = 6 liter. Penyelesaian: Persamaan reaksi setara: C3H8(g) + 5 O2(g) 3 CO2(g) + 4 H2O(g) Perbandingan volum C3H8 : O2 : CO2 : H2O = 1 : 5 : 3 : 4. Tentukan: a. 5 x volum C3H8 1 5 x 2 liter = 10 liter 1 Menghitung volum gas CO2 Untuk menghitung volum CO2 buat perbandingan volum C3H8 : volum CO2 Volum C3H8 : volum CO2 = 1 : 3 Maka: Volum CO2 x 1 = 3 x volum C3H8 Volum CO2 = 3 x 2 liter = 6 liter 1 c. volum gas O2 yang diperlukan. volum gas CO2 yang dihasilkan. kita dapat menghitung volum gas pada suatu reaksi. Contoh Soal Dua liter gas propana. jika volum salah satu gas diketahui.

jika volumnya diketahui.961 Volum (L) 1 1 1 Jumlah Molekul 2.4 Data percobaan pengukuran volum pada suhu dan tekanan standar Nama Oksigen Nitrogen Karbon dioksida Massa (gram) 1.688 x 1022 2.250 1. semua gas pada volum yang sama mengandung jumlah molekul yang sama pula. Berapa liter gas CO2 dapat diperoleh pada keadaan yang sama jika digunakan: a. 5 liter gas oksigen.4.688 x 1022 Dari data tersebut ternyata dalam volum yang sama dan keadaan yang sama terdapat jumlah molekul yang sama pula. yang tidak bergantung pada jenis gas. c. perhatikan data percobaan penentuan jumlah molekul beberapa gas pada volum 1 L serta suhu dan tekanan standar (0 C. 102 Kimia Kelas X SMA dan MA . Untuk lebih mamahaminya perhatikan contoh soal berikut. Berdasarkan hipotesis tersebut kamu dapat menentukan jumlah molekul gas lain.688 x 1022 2. Untuk memahaminya. Hipotesis Avogadro berbunyi: Pada temperatur dan tekanan yang sama. Berapa volum gas hasil reaksi pada suhu kamar? E. Tabel 4.460 1. yang dikenal sebagai Hukum Avogadro. Hipotesis ini dijadikan suatu hukum.5 liter gas oksigen direaksikan membentuk air. Hipotesis Avogadro Pada tahun 1811.Latihan 4.4 Selesaikan soal-soal berikut! 1. 10 liter gas hidrogen dan 7. 10 liter gas CO dan 8 liter gas oksigen. Gas CO dan oksigen dapat bereaksi membentuk gas CO2. seorang ahli fisika dari Italia bernama Amadeo Avogadro berpendapat bahwa ada hubungan antara jumlah partikel-partikel dalam gas dan volum gas. b. 76 cmHg) pada Tabel 4. 25 liter gas CO dan 10 liter gas oksigen? 2.

1 Bagaimana perbandingan jumlah molekul zat pada reaksi gas? Jika satu volum gas hidrogen direaksikan dengan satu volum gas klor akan dihasilkan dua volum gas hidrogen klorida dengan perbandingan 1 : 1 : 2. berapa molekul gas hidrogen yang diperlukan dan berapa molekul gas NH3 yang dihasilkan? Hukum Dasar Kimia 103 .4 Reaksi H2 dan Cl2 Perbandingan molekul H2: Cl2 : HCl adalah 5 : 5 : 10 = 1 : 1 : 2 atau 1 molekul gas hidrogen dengan 1 molekul gas klor akan menghasilkan 2 molekul gas hidrogen klorida. Contoh Soal Gas nitrogen dan gas hidrogen dapat bereaksi membentuk gas amoniak (NH3) pada keadaan tekanan dan suhu yang sama.Contoh Soal Pada suhu dan tekanan tertentu dalam 1 L gas O2 terdapat 3 x 1022 molekul. Jika 40 molekul gas nitrogen. maka perbandingan jumlah molekul pada reaksi ini sama dengan perbandingan koefisien reaksinya. Reaksinya dapat ditulis: H2(g) + Cl2(g) 2 HCl(g) Molekul H2 1 : Molekul Cl2 1 : Molekul HCl 2 Sumber: Ebbing.1022 molekul = 6.1022 molekul. + H2(g) Cl2(g) HCl(g) Sumber: Ebbing.5 Perbandingan molekul H2 : Cl2 : HCl Berdasarkan uraian tentang hipotesis ini. Amati jumlah molekul pada diagram berikut. Berapa jumlah molekul yang terdapat di dalam 2 liter gas CO2 pada suhu dan tekanan tersebut? Penyelesaian: Jumlah molekul CO2 = 2 x 3. General Chemistry Gambar 4. General Chemistry Gambar 4.

Zat A + Zat B Zat C Massa A + B = massa C Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust) berbunyi perbandingan massa unsur-unsur penyusun dalam tiap senyawa selalu tetap. Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier) berbunyi jumlah massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama. maka massa unsur BI : BII = 2 : 3 2. tentukan jumlah molekul gas CO2 dan gas H2O yang dihasilkan! Rangkuman 1. Jika dalam 1 liter gas metana terdapat 100. Latihan 4. Unsur A + Unsur B 3. 100 molekul gas nitrogen direaksikan dengan 300 molekul gas oksigen menghasilkan oksida nitrogen.5 Selesaikan soal-soal berikut! 1. 104 Kimia Kelas X SMA dan MA . Pada suhu dan tekanan yang sama.Penyelesaian: Reaksi Perbandingan koefisien Perbandingan volum Gas H2 yang diperlukan Gas NH3 yang terjadi : : : : : N2(g) 1 1 vol 3 1 2 1 + : : 3H2(g) 3 3 vol : : 2 NH3(g) 2 2 vol x 40 molekul = 120 molekul x 40 molekul = 80 molekul Jadi. Unsur A + Unsur B Senyawa I: AB Senyawa II: A2B3 Massa unsur A sama. gas H2 yang diperlukan adalah 120 molekul dan NH3 yang terjadi adalah 80 molekul.000 molekul. Tentukan rumus oksida nitrogen yang dihasilkan! 2. Senyawa C Massa A: massa B selalu tetap membentuk senyawa C Hukum Kelipatan Perbandingan (Hukum Dalton) berbunyi jika ada dua senyawa yang dibentuk dari dua unsur yang sama dan massa satu unsur pada kedua senyawa itu sama maka massa unsur yang lainnya mempunyai angka perbandingan yang sederhana dan bulat. Dua liter gas metana dibakar menurut reaksi CH4(g) + 2 O2(g) CO2(g) + 2 H2O(g).

Penemu A. lebih kecil dari 24 gram D. . Hukum Perbandingan Volum (Hukum Gay Lussac) berbunyi pada temperatur dan tekanan yang sama perbandingan volum gas-gas yang bereaksi dan gas hasil reaksi merupakan bilangan bulat dan mudah. tidak dapat diramalkan Hukum Dasar Kimia 105 . lebih besar dari 24 gram C. . P dan T sama: A2 + B2 2AB Jumlah molekul A2 : Jumlah molekul B2 : Jumlah molekul AB 1:1:2 5.4. A. Kata Kunci • • • • • • Hukum dasar kimia Hukum kekekalan massa (Hukum Lavoisier) Hukum perbandingan tetap (Hukum Proust) Hukum kelipatan perbandingan (Hukum Dalton) Hukum perbandingan volum (Hukum Gay Lussac) Hukum Avogadro Evaluasi Akhir Bab A. . maka hasil reaksinya . E. 2. C. . . Pilihlah salah satu jawaban yang benar. Lavoisier Gay Lussac Avogadro Proust Dalton Nama Hukum Kelipatan Perbandingan Kekekalan Massa Perbandingan Berganda Perbandingan Tetap Kekekalan Massa Jika 24 gram karbon dibakar dengan gas oksigen dalam wadah tertutup rapat. 1. sama dengan 24 gram B. 1 volum gas A + 1 volum gas B 2 volum gas C Volum A : Volum B : Volum C = 1 : 1 : 2 Hukum Avogadro berbunyi pada temperatur dan tekanan yang sama. Pernyataan yang tepat tentang penemu dan nama hukum dasar kimia yang ditemukannya adalah . semua gas pada volum yang sama mengandung jumlah molekul yang sama pula. B. . kurang lebih sama dengan 24 gram E. D.

8 n D. 10 D. Data percobaan pembentukan air dari gas hidrogen dan gas oksigen adalah sebagai berikut. 5 n C. 2 n B. 1 : 8 E. 1 : 6 D. 10 n E. A. Pada keadaan yang sama 10 liter gas oksigen mengandung jumlah molekul sebanyak . 100 D. 200 Pada P dan T tertentu 2 liter gas NO mengandung 4n molekul.. 6.3. . 106 Kimia Kelas X SMA dan MA . Massa Sisa Massa Hidrogen 4 gram 5 gram 6 gram Massa Oksigen 16 gram 32 gram 50 gram Massa H2O 18 gram 36 gram 54 gram Hidrogen 2 gram 1 gram – Oksigen – – 2 gram Dari data di atas.. . . A. 2 Suatu unsur A bersenyawa dengan unsur B menghasilkan senyawa yang rumus molekulnya A2B. 20 n 5. 13 E. 2 : 9 4. . 8 C. . maka jumlah molekul A2B dapat dihasilkan pada reaksi itu sebanyak-banyaknya adalah . .. A. A. O2 . 150 E. yang diperlukan untuk membakar dua mol C4H10(g) dengan sempurna? Reaksi C4H10(g) + O2(g) CO2(g) + H2O(l). 50 B. 2 : 4 C. Berapa mol oksigen. 1 : 4 B. 2 B. perbandingan massa hidrogen dan oksigen pada air adalah . 75 C. Jika 100 atom A dicampur dengan 200 atom B.

NxOy(g) NO(g) + O2(g). berapa gram MgO dapat dihasilkan apabila: a. NO B. . 6 gram Mg direaksikan dengan 6 gram O? Pada keadaan tertentu ternyata 100 mL gas NxOy terurai menjadi 100 mL gas NO dan 50 mL gas O2 dengan reaksi sebagai berikut. Untuk kedua senyawa itu berlaku Hukum Kelipatan Perbandingan maka perbandingan massa oksigen adalah . 2. . . A. Perbandingan massa magnesium dan oksigen dalam MgO adalah 3 : 2. 1 atm). Jumlah molekul di dalam 100 mL gas karbon dioksida pada kondisi yang sama adalah . A. c. 5 : 6 C. Gay Lussac B. . . E. 1 : 2 E. Proust D. 9. 8 gram Mg direaksikan dengan 4 gram O. B. Senyawa SO2 mengandung 50% belerang dan senyawa SO3 mengandung 40% belerang. Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat. NO3 Unsur belerang dan unsur oksigen dapat membentuk dua senyawa yaitu SO2 dan SO3. b. N2O3 C. A. N2O E. . 1 atm). . NO2 D. . 8 x 4 11 x 4 8 x 11 C. . Hukum Dasar Kimia 107 .7. . Diketahui 2 liter gas nitrogen (25 C. Massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama. 2 : 3 100 mL gas oksigen mengandung x molekul. 6 gram Mg direaksikan dengan 4 gram O. A. 1 atm) bereaksi dengan 3 liter gas oksigen (25 C. D. membentuk 2 liter gas NxOy (25 C. Avogadro E. . Pernyataan tersebut dikemukakan oleh . Tentukan rumus senyawa NxOy tersebut. 1 : 1 D. Rumus molekul NxOy adalah . x 10. . Lavoisier C. 1. 4 : 5 B. 4 x 11 8. Dalton B.

Apakah kedua senyawa itu memenuhi hukum kelipatan perbandingan? T u g a s Hukum dasar kimia sangat penting bagi pemecahan masalah pada ilmu kimia dan ilmu pengetahuan alam lainnya. majalah atau ensiklopedia. Ada beberapa ahli yang berjasa pada penemuan ini. Informasi bisa didapat dari buku-buku. Buat laporannya dengan singkat! 108 Kimia Kelas X SMA dan MA . Cobalah cari informasi tentang penemu hukum-hukum ini secara lengkap. bagaimana sejarahnya sampai mendapatkan penemuan-penemuan yang berharga untuk memotivasimu dalam belajar kimia. Karbon dan oksigen dapat membentuk dua buah senyawa dengan massa karbon dalam senyawa-senyawa tersebut masing-masing 3 bagian dan 4 7 6 bagian. internet.3.

dan volum. massa. Cara itu digunakan ahli kimia untuk menentukan sejumlah zat-zat atau jumlah partikel pada unsur atau senyawa. Perhitungan Kimia Perhitungan Kimia 109 109 .Bab V Perhitungan Kimia Sumber: Silberberg. menerapkan konsep mol dalam berbagai perhitungan kimia. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. 4. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change Jumlah permen dalam stoples dapat diketahui jika berat dari satu permen dan seluruh permen diketahui. 2. menentukan Ar suatu atom dan Mr suatu senyawa. 3. menjelaskan hubungan mol dengan jumlah partikel. menjelaskan pengertian mol.

PETA KONSEP Perhitungan Kimia berupa Perhitungan Massa berdasarkan Peritungan Volum berdasarkan untuk gas dapat menggunakan Penentuan Rumus Kimia berdasarkan Massa Molar Persamaan Reaksi Pereaksi Pembatas Volum Molar untuk gas bergantung Rumus Empiris Rumus Molekul menentukan menggambarkan bergantung perbandingan pada jumlah jumlah bergantung pada adalah massa tiap adalah volum tiap Mol Kondisi Gas Hukum Perbandingan Volum diterangkan dengan dalam Massa Atom Relatif Massa Molekul Relatif Massa Rumus Relatif tiap unitnya mengandung partikel zat sebanyak Keadaan Standar Hipotesis Avogadro mendasari perhitungan Tetapan Avogadro mendasari perhitungan 110 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Tabel 5. dan senyawa ion. General Chemistry Molekul atom relatif suatu unsur diperlukan untuk menentukan massa molekul relatif suatu senyawa baik yang berupa molekul unsur. dan obatobatan. juga dalam pembuatan produk kimia secara industri seperti pupuk. penerapan hukum Gay Lussac dan Avogadro. detergen. Massa molekul relatif dinyatakan dengan Mr. Perhitungan Kimia 111 . Pada bab ini akan dibahas tentang massa atom relatif (Ar) dan massa molekul relatif (Mr). juga hubungan mol dengan massa zat dan volum. konsep mol dengan berbagai cara penentuan massa dan volum. plastik. massa rumus relatif.8 63. Perhitungan kimia selalu menerapkan hukum-hukum dasar ilmu kimia sehingga diperlukan pemahaman persamaan reaksi.12 Pada bab I.erhitungan kimia sangat diperlukan dalam melakukan berbagai reaksi untuk percobaan-percobaan di laboratorium. konsep mol dalam perhitungan kimia. serta perhitungan kimia dengan pereaksi pembatas. massa atom relatif dari beberapa unsur dapat dilihat pada Tabel 5. massa atom relatif unsur telah dibahas dan berdasarkan perhitungan dengan rumus di atas. P A.5 80 127 197 226 238 Sumber: Ebbing. penelitian-penelitian kimia. massa atom relatif.1.1 Massa atom relatif beberapa unsur Unsur Nitrogen Natrium Magnesium Aluminium Silikon Kalium Kalsium Lambang N Na Mg Al Si K Ca Ar 14 23 24 27 28 39 40 Unsur Titanium Tembaga Brom Barium Emas Radium Uranium Lambang Ti Cu Br Ba Au Ra U Ar 47. Massa Atom Relatif dan Massa Molekul Relatif Massa atom relatif (Ar) menyatakan perbandingan massa atom unsur dengan massa atom C-12 atau secara matematik ditulis: Ar = Massa 1 atom unsur 1 12 massa 1 atom C . molekul senyawa.

5 (6 x 12) + (12 x 1) + (6 x 16) = 180 Asam klorida HCl (1 x 1) + (1 x 35. Perhatikan perhitungan massa atom relatif pada contoh soal berikut. cara untuk menentukan massa rumus relatif senyawanya sama dengan perhitungan massa molekul relatif. Massa rumus relatif beberapa senyawa ion dapat dilihat pada Tabel 5.5) = 36.Massa molekul relatif dapat dinyatakan dengan menjumlahkan massa atom relatif atom-atom unsur pembentuk senyawa. Contoh Soal Tentukan Mr dari urea dengan struktur: H N H C N H H O Penyelesaian: Massa molekul relatif urea.2 Massa molekul relatif beberapa senyawa Senyawa Air Glukosa Rumus Molekul H2O C6H12O6 Ar Mr H = 1.3.3 Massa rumus relatif beberapa senyawa ion Senyawa Natrium klorida Rumus Senyawa Ar Unsur NaCl Massa Rumus Relatif Na = 23 (1 x 23) + (1 x 35.5 Untuk senyawa yang terdiri dari ion-ion seperti natrium klorida (NaCl) dan kalium nitrat (KNO3).5 K = 39 N = 14 O = 16 (1 x 39) + (1 x 14) + (3 x 16) = 101 Kalium nitrat KNO3 112 Kimia Kelas X SMA dan MA . CO(NH2)2 = (1 x ArC) + (1 x ArO) + (2 x ArN) + (4 x ArH) Mr CO(NH2)2 = (1 x 12) + (1 x 16) + (2 x 14) + (4 x 1) = 60 Berdasarkan perhitungan seperti di atas.5) = 58.5 Cl = 35. Tabel 5. Tabel 5. berikut ini dapat dilihat massa molekul relatif beberapa senyawa. O = 16 (2 x 1) + 16 = 18 C = 12 H=1 O = 16 H=1 Cl = 35.

H. dan persentase unsur-unsur pembentuk senyawa. dan Cl = Perbandingan N : H : Cl = 1 : 4 : 1 Rumus empiris = NH4Cl Perhitungan Kimia 26. Mr. P4 g. Al(OH)3 o. 5 66.5% : 66. Penentuan Rumus Kimia Senyawa Berdasarkan Ar dan Mr Berdasarkan Ar. Agar lebih memahami.87 : 7.56 : 1. Tuliskan lambang unsur. Penyelesaian: Perbandingan % massa Na dan S = 59% : 41% Perbandingan jumlah unsur Na dan S = Perbandingan unsur Na dan S = 2 : 1 Rumus empiris = Na2S 2. Bagi % massa dengan Ar unsur tersebut.3% Perbandingan jumlah unsur N. Tentukan rumus empiris dari senyawa yang mengandung 66. H. C2H5OH i.5). O2 e. Na2S2O3. dan Cl = 26. Tentukan rumus empiris dari senyawa yang mengandung 59% natrium dan 41% belerang! (Ar Na = 23. Ca(OH)2 n. K2Cr2O7 c.2% : 7. Contoh Soal 1. Tuliskan perbandingan % massanya. C2H2 h.5% hidrogen! (Ar N = 14. 3. 5 14 1 = 1. NaOH m. 59 41 : 23 32 = 2.5 H2O B. 1. H = 1. HNO3 k. Al2(SO4)3 p. Cl2 f.2% nitrogen. perhatikan contoh soal berikut.87 113 . 26. 3 : : 35. sehingga didapat perbandingan jumlah unsur-unsur. 2 7.1 Tentukan massa molekul relatif dan massa rumus relatif dari senyawa berikut. S = 32). Cl = 35.5 : 1.Latihan 5.28 = 2:1 Penyelesaian: Perbandingan % massa N. H2SO4 j. CuSO4. Ca3(PO4)2 b. 4. 7.5 H2O d. HClO4 l.3% klor. a. kamu dapat menentukan rumus kimia senyawa dengan langkah-langkah sebagai berikut. Bagi dengan angka terkecil sehingga didapat perbandingan yang sederhana. 2.

33. 52.5% besi.02 x 1023 atom dan 1 mol senyawa mengandung 6.4 Hubungan mol dengan jumlah partikel beberapa zat Zat Nitrogen Besi Air Urea Amoniak Rumus N2 Fe H2O CO(NH2)2 NH3 Jumlah Mol 1 mol 1 mol 1 mol 2 mol 2 mol Jumlah Partikel 6. 47.02. 60% magnesium.8% karbon.3% nitrogen. maka jumlah partikel yang banyak itu diungkapkan dengan satuan jumlah. kodi. molekul. 46.8% oksigen c. 1 gros banyaknya 144. atau ion.4% oksigen C.9% oksigen d. Bagaimana menentukan mol suatu zat? 1. 34.1023 molekul 2 x 6.0% hidrogen.1% karbon. 35.02. dan 1 rim banyaknya 500.Latihan 5.1023 molekul 6. 1 lusin banyaknya 12.02.02 x 1023 partikel zat 114 Kimia Kelas X SMA dan MA . 13.2 Tentukan rumus empiris senyawa dengan perbandingan massa unsur-unsur pembentuknya sebagai berikut. dan rim. Bayangkanlah bahwa 1 gram besi mengandung lebih dari 1020 butir-butir atom besi dan 1 mL air mengandung lebih dari 1020 molekul air. Mol Untuk menyatakan banyaknya suatu benda.3% natrium. 62.2% hidrogen e. 57. a. Para ahli kimia menyatakan satuan jumlah zat dalam kimia adalah mol. sehari-hari dikenal satuan lusin. gros.02 x 1023 molekul atau ditulis: 1 mol zat mengandung 6.1023 atom 6. jadi sangat sulit menghitungnya. Hubungan Mol dengan Jumlah Partikel Berapa banyak jumlah partikel yang dikandung oleh satu mol zat? Perhatikan hubungan mol dengan jumlah partikel beberapa zat pada tabel berikut. 1 kodi banyaknya 20. 40% oksigen b.1023 molekul 2 x 6.6% oksigen. Agar tidak mengalami kesulitan.02.02.1023 molekul Dari data tersebut ternyata 1 mol unsur mengandung 6. Apa satuan zat dalam kimia? Zat-zat yang terlibat dalam reaksi kimia tersebut mengandung partikel-partikel seperti atom. Tabel 5. 20. 2.

Dari percobaan yang dilakukan diketahui bahwa dalam 12 gram atom C–12 terdapat 6.01 mol Perhitungan Kimia 115 .02 x 1023 dikemukakan oleh Johan Loschmidt.Berdasarkan perhitungan yang dilakukan Johan Loschmidt (1865) para ahli kimia menetapkan bahwa satu mol zat mengandung partikel zat sebanyak yang dikandung oleh 12 gram atom karbon–12. Untuk mengubah satuan mol ke jumlah partikel atau sebaliknya dapat digunakan cara seperti berikut ini. perhatikan contoh soal berikut ini. Penyelesaian: Jumlah atom besi = 0. 02.02 .02 x 1023 Jadi. Tetapan Avogadro (N) = 6.02.1021 6. Penyelesaian: mol CO = 6. mol xN :N Untuk memahami cara mengubah satuan mol ke jumlah partikel dan sebaliknya.5 mol x 6. dalam kenyataannya terkenal sebagai tetapan Avogadro dengan lambang N. Penyelesaian: H2O terdiri dari 2 atom H dan 1 atom O Jumlah atom hidrogen = 2 x 2 mol x 6. Tentukan jumlah atom besi yang terdapat dalam 0.5 mol besi.01.02. Berapa mol karbon monoksida yang mengandung 6. Hitung jumlah masing-masing atom yang terdapat di dalam 2 mol H2O.1023 atom mol–1 = 3.1023 atom 3.1023 atom mol–1 = 24.02 x 1023 atom karbon. 02.02.08.1023 atom mol–1 = 12.1021 molekul.1023 = 0. Walaupun angka 6. jumlah partikel Contoh Soal 1.04. Jumlah partikel = mol x N Mol ditentukan dengan membagi jumlah partikel dengan tetapan Avogadro.1023 atom 2.1023 atom Jumlah atom oksigen = 1 x 2 mol x 6. jumlah partikel dapat dihitung dengan mengalikan mol dan tetapan Avogadro.

Untuk memahami pengertian massa molar zat.5 Data penentuan massa molar Nama Besi Magnesium Belerang Air Etanol Rumus Fe Mg S H2O C2H5OH Ar atau Mr 56 24 32 18 46 Jumlah mol (mol) 1 1 1 1 1 Massa Molar (gram) 56 24 32 18 46 Pada data di atas terlihat bahwa massa molar zat menunjukkan massa satu mol zat yang dinyatakan dalam gram. 3. maka massa molar karbon sama dengan ArC yang dinyatakan dalam gram. ArC = 12. 5. berarti 1 mol karbon memiliki massa 12 gram. jumlah mol dari 24. perhatikan data di bawah ini! Tabel 5.08. Hubungan Mol dengan Massa Untuk melakukan reaksi dengan tepat. Dengan demikian dapat disimpulkan: Massa molar zat adalah massa 1 mol suatu zat yang sama dengan Ar atau Mr zat itu yang dinyatakan dalam gram.5 mol glukosa.51 x 1022 atom magnesium. jumlah atom N dan H yang terkandung di dalam 5 mol NH3. Atom karbon yang jumlahnya 6.02 x 1023 atom karbon. 4. 2.1025 molekul air. 2. jumlah mol dari 4. biasanya dilakukan pengukuran terhadap massa zat-zat yang akan direaksikan.3 Hitunglah: 1.02 x 1023 ini sama dengan 1 mol karbon.Latihan 5. Adakah hubungan massa zat dengan konsep mol? Berdasarkan hasil eksperimen dalam 12 gram karbon-12 terdapat 6. Massa 1 mol karbon disebut massa molar karbon. jumlah molekul glukosa dalam 0. jumlah atom dalam 2 mol logam emas. • Untuk mengubah massa menjadi mol atau sebaliknya dapat digunakan cara: Menghitung massa dari mol: • massa molar 1 mol Menghitung mol dari massa: Massa = jumlah mol x Jumlah mol = massa x 1 mol massa molar 116 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Ar = Perhitungan Kimia 117 . Hitung Ar dari X jika 0. massa dari 2 mol glukosa = 360 gram. Ar X = 40.2 mol x Ar X gram = 0.6 gram Fe = = 0. 2 Jadi.2 mol x Ar 8 = 40 0. Penyelesaian: Cara 1 5.02 x 1022 atom Fe Jadi. O = 16)? Penyelesaian: Mr C6H12O6 = 180 180 gram = 360 gram 1 mol Jadi.02 x 1022 atom 3. Hitunglah jumlah atom besi dengan massa 5.1 x 6.1 mol Fe = 0.1 mol x 1 mol = 0.02 x 1022 atom Fe 1 mol Cara 2 5. 2 Cara 2 Massa = mol x Ar 8 gram = 0.2 (Ar X) 1 mol Ar X = 8 = 40 0. jumlah atom besi = 6. Berapakah massa dari 2 mol glukosa C6H12O6 (Ar C = 12.Bisa juga menggunakan rumus: x Aratau Mr Mol Massa : Ar atau Mr Contoh Soal 1. H = 1.1 x 6.6 gram x 0. Penyelesaian: Cara 1 8 gram X = 0.02 x 1023 = 6.6 gram Fe = 5. Massa 2 mol glukosa = 2 mol x 2.1 mol Fe 56 gram 6.1 mol Fe = 0. 02 1023 = 0.02 x 1023 = 6.2 mol unsur X massanya 8 gram. 6 gram 5.6 gram (Ar Fe = 56).1 mol Fe 56 gram mol-1 0.

16 gram gas oksigen d.5 mol CaCO3 b.434 22.02 gram Ba3(PO4)2 3. Berapa gram massa dari a. Tabel 5. 0. 2. Volum itu disebut volum molar gas.76 gram K2CO3 b. Data percobaan di bawah ini menunjukkan volum dari beberapa gas pada 273 K (0 C) dan tekanan 76 cmHg (1 atm) untuk setiap 1 mol gas. CH4(g) + 2 O2(g) CaCO3(s) + 2 HCl(aq) CO2(g) + 2 H2O(g) CaCl2(g) + CO2(g) + H2O(l) Bagaimana menentukan volum gas yang terlibat dalam suatu reaksi.1 mol CH3COOH c. bila 1. Perhatikan reaksi berikut. cair. dan O pada 66 gram amonium sulfat.02 2. Tentukan jumlah atom N.6 gram besi c. H. Berapakah massa molekul relatif senyawa Q. 0. 2. 0. Hubungan Mol dengan Volum Reaksi kimia dapat berlangsung dalam fase padat.5 mol senyawa Q mempunyai massa 105 gram? 3. dan O pada 4 gram besi(III) sulfat. 5. Volum molar gas menunjukkan volum satu mol gas pada keadaan standar.Latihan 5. S. Hitunglah berapa mol zat yang mempunyai massa: a.260 Dari data ini dapat diambil rata-rata volum setiap 1 mol gas pada suhu 0 C dan tekanan 76 cmHg adalah 22.6 Volum beberapa gas untuk setiap 1 mol gas Nama Oksigen Nitrogen Hidrogen Helium Karbon dioksida Rumus Gas O2 N2 H2 He CO2 Massa Molar (gram) 32 28.402 22. Fe2(SO4)3.397 22. 4.5 mol H2SO4 2. 10.02 4.433 22.003 44 Volum Molar Gas (liter) 22. S. 118 Kimia Kelas X SMA dan MA . (NH4)2 SO4.4 Untuk menyelesaikan soal berikut lihat Ar unsur pada tabel periodik.4 liter. jika diketahui massanya?Untuk perhitungan ini harus diketahui dulu hubungan mol dengan volum pada suhu dan tekanan tertentu. atau gas. 5. Tentukan jumlah atom Fe. 1.

25 mol 22. Berapa volum 3 mol gas hidrogen pada STP? Penyelesaian: Volum H2 = 3 mol x 2. 4 L Contoh Soal 1.6 L 32 1 mol Berapa mol gas CO2 terdapat di dalam 5600 mL! Penyelesaian: 5600 mL = 5600 L = 5.6 L x = 1 mol 22. 6 L x 1 mol = 0. 4 L 1 mol x 22. Volum 1 mol gas pada STP = 22. 4 L mol-1 = 0. 4 L = 67.2 L 1 mol Berapa volum 8 gram gas oksigen pada STP? (Mr O2 = 32) Penyelesaian: Volum O2 = 3.6 L 1000 Cara 1 Mol CO2 = 5.Keadaan standar atau STP (Standar Temperature and Pressure) adalah keadaan pada temperatur 0 C dan tekanan 1 atmosfer. 4 L 5. 4 L Cara 2 Volum 22.4 L Volum 1 mol mol = volum x 22.25 mol Mol = Perhitungan Kimia 119 . 4 L mol x = 5.4 L atau Mol : 22. 4 L 5. 22. 8 22. Volum = mol x 22.4 L Untuk mengubah mol ke volum atau volum ke mol dapat digunakan faktor konversi sebagai berikut. 6 L Mol CO2 = 22.

demikian pula tekanannya. 2. semuanya dapat dihubungkan dengan bantuan Ar atau Mr.6 liter gas N2 d. Hubungan ini dapat digambarkan sebagai berikut. digunakan tanda bagi (:).02 x 1023 Jumlah partikel x 6. volum.5 Selesaikan soal-soal berikut! 1. kebanyakan reaksi dilakukan pada suhu kamar (25 C) atau pada suhu yang lebih tinggi. 5. dan jumlah partikel digunakan tanda kali (x).6 liter gas O2 c. Dalam mengubah massa. mol.4 L x Ar/Mr Massa Volum (STP) Dalam mengubah mol menjadi massa.Dalam prakteknya kita jarang mencoba pada keadaan standar tersebut. 33. volum. dan jumlah partikel menjadi mol. T = 27 + 273 = 300 K PV = nRT 0. Latihan 5. Mol merupakan terminal untuk mengubah suatu satuan menjadi satuan lain.4 L Mol : Ar/Mr : 22.082 L atm mol–1 K-–1 x 300 K V = 615 L Dari pembahasan tetapan Avogadro. : 6.8 liter gas CH4 120 Kimia Kelas X SMA dan MA . Hitunglah massa dari gas-gas di bawah ini pada keadaan standar (STP)! a. dan volum molar.02 x 1023 x 22. Untuk tujuan itu dapat digunakan persamaan umum gas sebagai berikut. 2. dengan P = tekanan gas (atm) V = volum (liter) PV = nRT n = jumlah mol R = tetapan gas (0.2 atm x V = 5 mol x 0. massa molar.1 liter gas SO3 b.08203 L atm mol–1 K–1) T = temperatur (Kelvin) Contoh Soal Hitung volum 5 mol gas pada tekanan 152 mm Hg dan temperatur 27 C! Penyelesaian: Diketahui: P = 152 mmHg = 0.2 atm.

Reaksi: CH4(g) + 2 O2(g) Perbandingan koefisien : 1 : 2 : Perbandingan mol zat : 1 mol CH4 : 2 mol O2 : 2. berapa massa 5 liter gas CH4. Dalam hal ini koefisien reaksi sangat penting. 11 gram gas CO2 c. Pada hukum Gay Lussac atau hukum perbandingan volum dinyatakan bahwa perbandingan volum gas-gas pada reaksi sesuai dengan koefisien reaksi. 4. 1. dan konsep mol sangat diperlukan. Penentuan banyaknya pereaksi dan hasil reaksi dalam suatu persamaan reaksi perlu memperhatikan hal-hal berikut. Perbandingan koefisien reaksi bukan menunjukkan perbandingan volum gas saja tetapi juga menunjukkan perbandingan mol zat dalam reaksi tersebut dalam berbagai fase. 2. Pada penyelesaian suatu perhitungan. Mengubah massa (gram). 4. atau gas. keadaan dimana 1 liter gas NO massanya 1 gram. hukum Avogadro. Tentukan perbandingan mol zat-zat yang terlibat dalam reaksi. keadaan standar. 5. b. bila 1 liter gas SO2 massanya 8 gram? Hitunglah volum 11 gram gas CO2. 4 gram gas CO b. Pereaksi maupun hasil reaksi dapat berwujud padat. volum (liter). Perhitungan Kimia 121 . c. Persamaan reaksi sudah setara. Reaksi: 2 KClO3(s) Perbandingan koefisien : 2 : Perbandigan mol zat : 2 mol KClO3 : CO2(g) + 2 H2O(g) 1 : 2 1 mol CO2 : 2 mol H2O 2 KCl(s) + 3 O2(g) 2 : 3 2 mol KCl : 3 mol O2 Reaksi kimia melibatkan banyaknya pereaksi dan hasil reaksi. Penerapan Hukum Gay Lussac. Mengubah mol zat ke satuan yang dikehendaki.2. 3. jika diukur pada: a. Avogadro. Contoh: 1. suhu 273 K dan tekanan 5 atm! 3. dan jumlah partikel menjadi mol. 100 gram gas SO3 d. 34 gram gas NH3 Berapakah jumlah molekul gas oksigen yang terkandung dalam 1 liter gas oksigen pada suhu 0 C dan tekanan 1 atm? Pada keadaan sama. D. hukum Gay Lussac. dan Konsep Mol pada Perhitungan Kimia Perhitungan kimia sangat diperlukan dalam menentukan zat-zat yang diperlukan untuk reaksi atau zat-zat yang dihasilkan suatu reaksi. cair. Hitunglah volum dari gas-gas di bawah ini pada keadaan STP! a. Mol hasil reaksi biasanya ditentukan oleh jumlah mol pereaksi yang habis.

1 x 0. massa H2O yang dihasilkan.8 L Volum gas H2 dapat ditentukan pula dengan cara: Volum H2 = 1 mol H2 22.1 4 1 x 0.1 mol 44 Setarakan reaksi : Perbandingan koefisien : Perbandingan mol zat : C3H8(g) + 5 O2(g) 1 : 5 0.Contoh Soal Diketahui persamaan reaksi: Mg(s) + 2 HCl(aq) Jika Mg yang bereaksi adalah 2 mol. b. Contoh Soal 1. langkah-langkah pada penyelesaian soal tidak diperlukan. 4 Mol C3H8 = = 0. MgCl2(aq) + H2(g) 1 mol 1 mol 2 mol HCl x 2 mol Mg = 4 mol 1 mol Mg 1 mol Mg sebanding dengan 1 mol H2 2 mol Mg sebanding dengan 2 mol H2 H2 yang dihasilkan = 2 mol Volum gas H2 pada STP = 2 x 22. volum O2 yang bereaksi. Jika C3H8 yang bereaksi adalah 4. Untuk mempersingkat waktu ada cara yang lebih praktis dalam mengerjakan soal tersebut.1 mol 0. b.4 L = 44. volum gas H2 yang dihasilkan pada STP. 1 mol Mg sebanding dengan 2 mol HCl 2 mol Mg sebanding dengan 4 mol HCl maka HCl yang bereaksi = 4 mol Mol HCl dapat ditentukan pula dengan cara: Mol HCl = b. Gas propana C3H8 direaksikan dengan gas oksigen menghasilkan gas karbon dioksida dan air.4 gram pada STP.5 mol : 0. 4 L x 2 mol Mg x = 44. hitunglah a. volum CO2 yang dihasilkan. Penyelesaian: 4.1 0. c. mol HCl yang bereaksi.8 L 1 mol Mg 1 mol Dalam kegiatan evaluasi pada soal-soal pilihan ganda.1 mol : 5 1 : 3 CO2(g) + 4 H2O(l) 3 : 4 3 1 x 0. hitung a.4 mol 122 Kimia Kelas X SMA dan MA . Perhatikan contoh soal berikut. MgCl2(aq) + H2(g) Penyelesaian: Reaksi setara : Mg(s) + 2 HCl(aq) Perbandingan mol : 1 mol 2 mol a.3 mol : 0.

gas H2 yang terbentuk = 1 gram dan jumlah molekul H2 yang terbentuk = 3. reaksi yang terjadi adalah: C4H10(g) + O2(g) CO2(g) + H2O(l) Jika pada reaksi itu dihasilkan 88 gram gas CO2.01 x 1023 molekul Jadi.3 x 22. Pada saat korek api gas dinyalakan. Jumlah molekul H2 yang terbentuk = 3. Volum O2 yang bereaksi = 0. c.a. Perhitungan Kimia 123 . 2.4 L = 11. b.5 mol x 58 gram mol–1 = 29 gram Jadi massa C4H10 yang bereaksi = 29 gram. Penyelesaian: Reaksi: Al(s) + HCl(aq) AlCl3(aq) + H2(g) 2 AlCl3(aq) + 3 H2(g) 2 : 3 Persamaan reaksi setara 2 Al(s) + 6 HCl(aq) Perbandingan mol 2 : 6 : Al yang bereaksi = 9 1 mol = mol 27 3 1 3 1 1 mol Al ~ x mol H2 = mol H2 3 2 3 2 Gas H2 yang terbentuk = 1 1 mol = mol x 2 = 1 gram 2 2 1 x 6. Berapa gram gas H2 yang terbentuk dan jumlah molekul hidrogen dari 9 gram aluminium? (Ar Al = 27.5 x 22.5 mol 8 8 CO2 + 10 H2O 8 : 10 Massa C4H10 = 0.2 L Volum CO2 hasil reaksi = 0.02 x 1023 2 = 3. H = 1). hitunglah massa C4H10 yang bereaksi! (Ar C = 12.01 x 1023.2 gram Logam aluminium dapat bereaksi dengan larutan HCl menghasilkan larutan AlCl3 dan gas H2.4 x 18 = 7. O = 16.4 L = 6. H = 1) Penyelesaian: 88 gram CO2 = 88 gram CO2 x 1 mol CO2 = 2 mol CO2 44 gram CO2 Reaksi setara : 2 C4H10 + 13 O2 Perbandingan koefisien : 2 : 13 : Mol C4H10 = 2 x 2 mol CO2 = 0.72 L Massa H2O hasil reaksi = 0.

064 L = 40.064 L 100 x 8. Gas metana CH4 dibakar sempurna menurut persamaan: CH4(g) + 2 O2(g) CO2(g) + 2 H2O(g) Bila udara mengandung 20% gas O2. Hitung berapa gram amoniak dan gas oksigen yang diperlukan untuk membuat 3 gram gas nitrogen oksida (Ar N = 14. Agar lebih memahaminya tentang pereaksi pembatas. 4 L mol–1 CH4(g) + 2 O2(g) 1 : 2 : = 0. Bagaimana cara perhitungan kimianya? Pada reaksi seperti ini. Reaksi: 2 CuO(s) + C(s) 3. udara yang dibutuhkan adalah 40. Udara yang dibutuhkan = Latihan 5. E. kamu harus menentukan dulu pereaksi yang habis bereaksi atau pereaksi pembatasnya.4.18 mol = 0.32 L 20 Jadi.36 mol 1 Volum oksigen yang dibutuhkan = 0. Hitung massa tembaga(II) oksida yang bereaksi dan massa tembaga yang dihasilkan. 2 Cu(s) + CO2(g) Hitung volum gas CO2 yang dihasilkan pada STP dari reaksi pembakaran 9 gram gas etana C2H6 dengan oksigen.1.6 Selesaikan soal-soal berikut! 1. 60 gram karbon habis bereaksi dengan tembaga(II) oksida.18 mol CH4 CO2(g) + 2 H2O(g) 1 : 2 Mol oksigen yang dibutuhkan = 2 x 0. Perhitungan Kimia dengan Pereaksi Pembatas Reaksi yang berlangsung sempurna artinya semua pereaksi habis bereaksi. O = 16. Hitung volum HCl yang diperlukan untuk bereaksi dengan 16.2 gram CaCO3.32 liter.4 L = 8. 4. berapa liter udara yang dibutuhkan untuk membakar 4 liter gas metana pada P dan T yang sama? Penyelesaian: Reaksi setara : Perbandingan koefisien : 4 liter CH4 = 4L 22.36 x 22. perhatikan ilustrasi pembuatan es krim coklat pada Gambar 5. H = 1)! Reaksi: 4 NH3(g) + 5 O2(g) 4 NO(g) + 6 H2O(g) 2. 124 Kimia Kelas X SMA dan MA . Kadang-kadang pada suatu reaksi ada pereaksi yang tidak habis bereaksi.

2 sendok es krim B. sedangkan C3H8 bersisa. O2 disebut pereaksi pembatas. Dalam reaksi kimia bahan yang habis disebut pereaksi pembatas. 1 chery susu coklat 1 gelas es krim coklat sisa { 8 sendok es krim 6 chery susu coklat 2 gelas es krim coklat Sumber: Silberberg. Apa zat pereaksi pembatas pada reaksi C3H8 dengan O2? Persamaan reaksi setara: C3H8(g) + 5 O2(g) 3 CO2(g) + 4 H2O(l) 2 molekul C3H8 + 5 molekul O2 3 molekul CO2 + 4 molekul H2O + + pereaksi pembatas sisa 1 molekul C3H8 Sumber: Silberberg. O2 habis bereaksi. susu coklat merupakan bahan yang habis. 1 mol C3H8 akan bereaksi dengan 5 mol O2.Komponen-komponen pembuatan satu gelas "es krim coklat". Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 5.1 Ilustrasi cara menentukan pereaksi yang habis bereaksi Pada pembuatan 1 gelas es krim coklat di atas. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change Menurut persamaan reaksi. Perhitungan Kimia 125 . A. Jika 2 mol C3H8 direaksikan dengan 5 mol O2 maka C3H8 yang bereaksi hanya 1 mol saja.

: 2 mol :– :– 3 x2 = 1.6 L gas O2 pada STP dengan reaksi: 4 NH3(g) + 3 O2(g) 2 N2(g) + 6 H2O(g). Hitung volum H2O yang dihasilkan. b.6 = 4 mol 22. c. Di dalam bejana tertutup.5 mol 2 x 2 = 1 mol 4 6 x 2 = 3 mol 4 Volum gas N2 hasil = 1 x 22. Berarti O2 yang tersedia tidak bereaksi semua.4 L = 22.8 = 2 mol 22.Contoh Soal 1. 108 gram aluminium dibakar dengan 160 gram gas oksigen untuk membentuk aluminium oksida. Berapa gram Al2O3 terbentuk dan massa unsur yang tersisa? (Ar Al = 27.4 L Volum gas H2O hasil = 3 x 22. O2 yang tersisa = 5 mol – 3 mol = 2 mol Massa O2 yang tersisa = 2 mol x 32 gram mol–1 = 64 gram Al2O3 yang terbentuk = 2 mol Massa Al2O3 yang terbentuk = 2 mol x Mr Al2O3 = 2 mol x 102 gram mol–1 = 204 gram Jadi. b. Penyelesaian: Reaksi setara : 4 NH3(g) 44. Hitung volum gas N2 yang dihasilkan. 4 + 3 O2(g) 89.5 x 22.4 L = 56 L 126 Kimia Kelas X SMA dan MA . c. 44.4 L = 67.5)= 2. Al2O3 yang terbentuk = 204 gram dan massa unsur O2 yang tersisa = 64 gram. 2. O = 16) Penyelesaian: 108 gram Al = 108 gram 27 gram mol–1 160 gram = 4 mol Al 160 gram O2 = = 5 mol O2 32 gram mol–1 Reaksi: 4 Al(s) + 3 O2(g) 2 Al2O3(s) 4 mol Al akan tepat bereaksi dengan 3 mol O2 dan menghasilkan 2 mol Al2O3. Hitung volum gas yang tersisa. a.5 mol 4 – (4 – 1. Al2O3.2 L Volum gas O2 sisa = 2.8 L gas NH3 direaksikan dengan 89. 4 2 N2(g) + 6 H2O(g) – – Mol zat mula-mula : Mol zat yang bereaksi Mol zat hasil Mol zat sisa a.

6 gram S = 3 x 0.05 mol = 0.4 gram besi dibakar dengan 16 gram gas oksigen untuk membentuk besi oksida. Perhatikan contoh soal berikut. Penentuan Kadar Zat. Fe2O3. 12 gram logam magnesium direaksikan dengan 0. b. sisanya H.5 mol asam sulfat menghasilkan magnesium sulfat dan gas hidrogen. volum gas H2 yang dihasilkan pada STP. Bagaimana rumus molekulnya? 20 gram Penyelesaian: Unsur Persentase Ar Jumlah mol : : : : C 90% 12 90 = 7.15 mol x 32 gram mol–1 = 4. O = 16 .Latihan 5. Berapa gram Fe2O3 yang terbentuk dan adakah unsur yang tersisa? 2. Ar Fe = 56. Tentukan rumus empiris hidrokarbon tersebut.6 gram 2.05 mol = 0. dan Air Hidrat Berdasarkan Konsep Mol Dengan menggunakan konversi pada konsep mol. c.05 mol = 0.7 Selesaikan soal-soal berikut! 1. S.05 mol 400 gram mol–1 Pada 0. rumus empiris. dapat ditentukan kadar zat.8 gram O = 12 x 0. rumus molekul. jika Mr hidrokarbon = 40. Contoh Soal 1.6 mol x 16 gram mol–1 = 9. Mr Fe2(SO4)3 = 400 Penyelesaian: 20 gram Fe2(SO4)3 = mol = 0. S = 32.15 mol = 0. juga jumlah air hidrat pada suatu senyawa. massa magnesium sulfat yang dihasilkan. F.6 mol = 0.1 mol x 56 gram mol–1 = 5.05 mol Fe2(SO4)3 mengandung Fe. dan O sebagai berikut. Hitung: a. Penentuan Rumus Empiris dan Rumus Molekul Senyawa hidrokarbon mengandung 90% C. jumlah mol zat yang tersisa. Rumus Empiris.1 mol = 0. Fe = 2 x 0. Penentuan Kadar Unsur Hitung massa masing-masing unsur dalam 20 gram Fe2(SO4)3. Rumus Molekul. 22.5 12 H 10% 1 10 = 10 1 Perhitungan Kimia 127 .

Berapa % massa Pb pada senyawa tersebut? 2. b.8 Selesaikanlah soal-soal berikut! 1.7H2O Latihan 5. Jika Mr senyawa = 325. (Mr MgSO4 = 120.4 7 Mr Jumlah mol Perbandingan mol 120 24 = 0. 1 gram hidrogen jumlahnya sekitar 600.000 atom. Hitung massa Pb dan massa I2 di dalam 1. Tentukan rumus senyawa hidrat tersebut. Menghitung atom tidak mungkin kita lakukan.47 gram PbI2.000.2 mol 120 0.000. Tentukan rumus gips tersebut! 3. Pada saat besi dipanaskan di dalam gas klor akan dihasilkan senyawa besi klorida yang mengandung 34. kita hanya bisa menimbang dan menggunakan mol. 128 Kimia Kelas X SMA dan MA .Perbandingan mol : Rumus empiris : Mr (C3H4)n = 40 (3 x 12)n + (4 x 1)n = 40 n = n = Rumus molekul : 3.000. Tentukan rumus empiris senyawa besi klorida.5 3 C3H4 : : 10 4 40 40 1 (C3H4)1 = C3H4 Penentuan Air Hidrat 24.000.000.4 mol 18 1. INFO KIMIA Dalam kenyataannya. H2O = 18) Penyelesaian: MgSO4 H2O 18 25.5% massa besi. 2 = 1. bagaimana rumus senyawanya? 344 gram gips mengandung 272 gram CaSO4 dan sisanya sebagai air hidrat. 7.2 gram air membentuk senyawa magnesium sulfat hidrat.000.2 1 Rumus senyawa hidrat: MgSO4. a.0 gram magnesium sulfat anhidrat bergabung dengan 25.

Volum 1 mol gas pada STP = 22.4 L Mol volum : 22. Massa atom relatif Ar = 2.Rangkuman 1.4 L Hubungan volum dengan mol pada STP ditulis: x 22.4 L massa molar 1 mol 1 mol massa molar 7. Massa molar zat adalah massa 1 mol suatu zat yang sama dengan Ar atau Mr zat itu yang dinyatakan dalam gram. Kata Kunci • • • • Massa atom relatif Massa rumus relatif Mol Tetapan Avogadro • • • Massa molar Volum molar Pereaksi pembatas Perhitungan Kimia 129 . 6. Hubungan mol dengan jumlah partikel ditulis: xN mol jumlah partikel :N % unsur X dalam senyawa = x 100 % M r senyawa Jumlah A r X Massa unsur X dalam senyawa = x massa senyawa M r senyawa Jumlah A r X 4.02 x 1023 partikel zat (sama dengan tetapan Avogadro). Satu mol zat mengandung 6. Hubungan massa dengan mol ditulis: Massa zat = jumlah mol x Mol zat = massa zat x x Ar/Mr Mol massa : Ar/Mr Volum molar gas menunjukkan volum satu mol gas pada keadaan standar. 5. massa 1 atom unsur 1 12 massa 1 atom C . 3.12 Massa molekul relatif (Mr) merupakan jumlah massa atom relatif unsurunsur pembentuk satu molekul suatu senyawa.

40% Suatu senyawa tersusun dari 52% karbon. C2H4O D. Massa C. C3H6O B. O = 16). 5. 3. SO2 E. .Evaluasi Akhir Bab A. 2. Rumus empiris senyawa itu adalah . 27 g B. C3H8O E. 108 g C. Volum E. . C3H8O2 C.5 liter B. . 51 g Persentase massa kalsium dalam batu kapur (CaCO3) adalah . 1. Al2O3? (Ar Al = 27. CaSO3 Aluminium banyak digunakan untuk alat-alat rumah tangga. (Ar Ca = 40. . 54 g E. 16% E. H = 1. Rumus empiris dari senyawa X adalah . O = 16) A. dan sisanya oksigen. 48% B. O =16) A. 3. 12% D. . Pilihlah salah satu jawaban yang benar. CaCO3 E. SO3 Volum 3 gram gas C2H6 pada STP adalah . 14 liter D. Si = 28. . 7. (Ar Mg = 24. H = 1) A. 6. Tekanan B. . . . . Berapa gram Al yang terdapat dalam 204 gram aluminium oksida. O = 16) A. NaNO3 C. (Ar C = 12. Wujud zat D. Suhu Di antara senyawa berikut yang mempunyai Mr sama dengan MgSiO3 adalah . S2O C. SO D. A. . 26 g D. SO4 B. 4.24 liter E. (Ar C = 12. Al2O3 D. 28 liter Kimia Kelas X SMA dan MA 2. O = 16) A. 130 . Manakah yang tidak mengalami perubahan pada suatu reaksi kimia? A. 7 liter C. 13% hidrogen. . . 60% C. (Ar S = 32. C = 12. . . C2H6O Senyawa X mengandung 50% massa belerang dan 50% massa oksigen. K2CO3 B.

2 E.335 persen berat besi (Ar = 56). 48 x 6.02. 4 12. 2 C. A. Persamaan reaksi: a Na(s) + b H2O(l) harga a. 2. 3. 48 x 2 x (6. b.48 L gas CO2 pada STP? A. O = 16. . 2. . 4 4. NO2 C. 2.02.02. A. Haemoglobin (Mr = 68000) dalam darah kita mengandung 0. N = 14) A. 6 B.1023) 22. SO2 11. volum yang sama E. 1 D.8. 4. CO2 B. .1023 4. 48 x 6. Massa D. CH4 E. S = 32 . 4 9.48 x 6. 1.(Ar H = 1. E. sama dengan X D. . 4 D. . A. Jumlah apa yang sama di antara satu mol etanol C2H5OH dengan satu mol etana C2H6 ? A. Jumlah atom besi yang terkandung dalam satu molekul haemoglobin adalah . Berapa jumlah atom oksigen yang terkandung dalam 4.1023 22. A. lebih kecil dari X Perhitungan Kimia 131 . satu mol gas hidrogen dan 1 mol gas oksigen mempunyai . B. 1. Pada suhu dan tekanan yang sama.1023 22. C. 8 C. 2 14. . NH3 D.4 liter 10. 48 x 2 x 6. . volum yang berbeda B. massa yang sama D. c adalah . 4 4. Satu liter gas nitrogen (N2) pada suhu dan tekanan tertentu mengandung X partikel. 3 B. . 2. . C = 12. Jumlah atom E. Volum pada STP B. . 2. Jumlah molekul 13. . Pada keadaan yang sama. . lebih besar dari X E. 1 c NaOH(aq) + H2(g) D. lebih besar atau lebih kecil dari X B.1023 22.02. massa jenis yang sama C. tidak dapat ditentukan C. volum 22. 1 E. . 1. Pada suhu dan tekanan yang sama. . satu liter gas NO mengandung partikel sebanyak . 2. 4. 1 L gas berikut yang memiliki massa paling besar adalah .02. Jumlah ikatan C. .

Pada suhu dan tekanan yang sama. . 0. . R 16. O = 16. sama dengan 24 gram B. Pembakaran sempurna 5. . Jika 100 atom A dicampur dengan 200 atom B. tidak dapat diramalkan 17. .4 gram senyawa CH4 (Ar C = 12. 100 18. lebih besar dari 24 gram C. maka hasil reaksi adalah . . lima buah bejana masing-masing berisi lima macam gas dengan data sebagai berikut. H = 1) A. lebih kecil dari 24 gram D. 75 E. 200 C. .3375 gram D. 7. Bejana P Q R S T Gas O2 N2 NH3 CO2 CH4 Volum (L) 1 2 2 1 3 Gas dengan massa terbesar terdapat pada bejana . Jika 24 gram karbon dibakar dengan gas oksigen dalam wadah tertutup rapat. 48 L 132 Kimia Kelas X SMA dan MA . 36 L E.425 gram 19. 29. lebih besar atau lebih kecil dari 24 gram E. (Ar C = 12. 150 B. P D. Natrium hidrogen karbonat jika dipanaskan terurai dengan reaksi: 2 NaHCO3(s) Na2CO3(s) + CO2(g) + H2O(g). A. .15. . A. Jika 5 mol sampel NaHCO3 dipanaskan. 50 D. . Q E. 72 L C.85 gram B. . H = 1) di udara CO2(g) + 2 H2O(l) akan dengan persamaan reaksi: CH4(g) + 2 O2(g) menghasilkan gas CO2 sebanyak . . 24 L D. N = 14. . S B. 14. A. . . maka jumlah molekul A2B dapat dihasilkan pada reaksi itu sebanyak-banyaknya adalah . . Suatu unsur A bersenyawa dengan unsur B menghasilkan senyawa yang rumus molekulnya A2B. 0. 60 L B. T C.4456 gram E. A.70 gram C. maka volum gas CO2 yang dihasilkan adalah (Volum molar gas = 24 L) .

H = 1) A. Volum oksigen yang bereaksi adalah . . 1 mol uap air B. NH4Cl (Mr = 53. Rumus senyawa hidrat yang dibentuk adalah . CaSO4. .2 H2O 24. 15 mL B. Rumus molekul NxOy adalah . N2O B. Ar dari X adalah .6 gram air membentuk senyawa hidrat. KNO3 (Mr = 101) E. O = 16. 27 E. NO2 23.5) B. 2 mol uap air C. . 20 mL gas NH3 bereaksi dengan 20 mL gas oksigen (O2) pada STP dengan reaksi: 4 NH3(g) + 3 O2(g) 2 N2(g) + 6 H2O(l). . 2 CaSO4. . . amonium klorida. 8 D. 30 25. 90 B. CaSO4. . CaSO4. (NH2)2CO (Mr = 60) Perhitungan Kimia 133 . Nitrogen yang lebih ekonomis bila harga per kg pupuk berikut sama. 1 atm) bereaksi dengan 3 liter gas oksigen (25 C. terdapat pada senyawa (Ar N = 14) . . 5 mL E. Seorang tukang kebun membutuhkan pupuk nitrogen untuk tanahnya. 17. setelah reaksi terdapat .5 mol gas oksigen D.H2O C. 10 mL C. NH4NO3 (Mr = 80) C. . N2O3 E. 1 mol uap air + 0. 1 atm) membentuk 2 liter gas NxOy (25 C. . . A. 1 atm). (Ar Ca = 40. . A. A. S = 32.H2O B.5 mol gas hidrogen 21. Dua liter gas nitrogen (25 C. . NO3 C.5 mL 22. . amonium sulfat. Reaksi pembakaran hidrogen dengan reaksi: 2 H2(g) + O2(g) 2 H2O(g) Jika 1 mol H2 dicampurkan dengan 1 mol O2. amonium nitrat. urea. A.2 gram CaSO4 bergabung dengan 3. 1 mol uap air + 0. Senyawa hidrida XH3 mengandung 90% unsur X. . . kalium nitrat. .2 H2O D. . 0 mL D. NO D. 2 mol uap air + 0. 118 C. 2 CaSO4. A. 7.5 mol gas hidrogen E.3 H2O E. (NH4)2SO4 (Mr = 132) D.20.

dengan persamaan reaksi.8 gram cupri sulfat anhidrat.. .. Selesaikan soal-soal berikut dengan singkat dan jelas. Tentukan rumus dari terusi tersebut! (Ar Cu = 63. Logam magnesium (Mg) sebanyak 18 gram direaksikan dengan 0. . .... Buat laporan perhitungannya dalam sebuat tabel seperti berikut. O = 16).... T u g a s Di bidang pertanian pupuk merupakan keperluan penting bagi keberhasilan panen..4 mol H3PO4.. d.. 5.B. Misalnya tanaman kentang memerlukan pupuk yang mengandung nitrogen yang bisa didapat dari Urea (CO(NH2)2) dan ZA (NH4)2SO4. . 3... Berapa volum gas H2 yang terbentuk pada STP? c... berapakah volum dari 11 gram gas CO2 bila diukur pada keadaan yang sama? Berapa gram unsur fosfor (P) harus direaksikan dengan 24 gram gas oksigen (O2) membentuk senyawa P4O10? (Ar P = 31. Carilah harga masing-masing pupuk di toko pupuk.2 mol CH4? b.01 x 1022 molekul H2O? Bila pada P dan T tertentu volum 8 L gas H2S massanya 17 gram. berdasarkan kadar nitrogen dan harga pupuk tersebut pilih pupuk mana menurutmu yang paling efektif dan efisien bagi para petani. 99.. 3 Mg(s) + 2 H3PO4(aq) Mg3(PO4)2(aq) + 3 H2(g) a. S = 32. .xH2O mengandung 63. Berapa gram H2O dalam 3. Pupuk Rumus Kimia CO(NH2)2 NH4Cl Harga %N Harga N per kg Pupuk per kg ..... Hitung kadar nitrogen pada masing-masing pupuk. 4. Hitunglah! a. Urea Amonium hidrogen fosfat (NH4)2HPO4 Amonium klorida Pilih mana yang menurutmu paling efektif dan efisien bagi para petani. Berapa jumlah atom oksigen dalam 100 gram Fe2(SO4)3? (Ar Fe = 56. H = 1).. . Tentukan pereaksi mana yang habis bereaksi? b. O = 16). S = 32. .. 134 Kimia Kelas X SMA dan MA . .. c.5. 1.8 gram terusi atau CuSO4..... Berapa massa Mg3(PO4)2 yang terbentuk? Berapa volum gas H2 yang terbentuk pada suhu 27 C dan tekanan 6 atm? 2. O = 16. CuSO4. Berapa liter gas CH4 (STP) dalam 0.

Pilihlah salah satu jawaban yang benar. . 4. 5. sifat kimia unsur B. Unsur P Q R S T Nomor atom 8 10 11 12 16 2. P dan G D.. banyaknya elektron dalam atom C. Q dan T C. Atom ini mungkin netral atau bermuatan. banyaknya kulit dalam atom B.Soal Evaluasi Semester I A. 3.. . A. Tabel periodik unsur modern yang kita pakai sekarang disusun berdasarkan . 2. Q dan S 3. konfigurasi elektron unsur D. P dan T B. banyaknya proton dalam atom D. sifat fisika unsur C. Soal Evaluasi Semester I 135 . Periode dalam tabel periodik unsur menunjukkan . Pasangan unsur yang termasuk dalam satu golongan adalah . A. 1. .. elektron. . . kenaikan massa atom No. A. P dan R E. dan neutron dari masingmasing atom yang ada. 1. kenaikan nomor atom E. banyaknya neutron dalam inti Tabel berikut menunjukkan jumlah proton. besarnya muatan inti E. . Atom I II III IV V Jumlah Elektron 6 7 8 8 8 Jumlah Proton 6 7 7 8 8 Jumlah Neutron 8 7 7 8 10 4.

I– + 2+ – C. O D. 8. . . . I– D. 1 C. 4 2. K . 2 Perbedaan sifat periodik yang tepat dari kedua unsur tersebut adalah . 10Q. 18T. 6. hanya dapat bereaksi dengan unsur nonlogam D. A. A.Atom-atom yang merupakan isotop adalah . 2. 3 2. 8 B. 10. 8. Q dan T Dari atom 3Li. F E. 10Ne. P dan S. 2. 8. A. 8. 2. Pernyataan yang tepat tentang unsur X adalah . Konfigurasi elektron yang dimiliki oleh tiga buah logam berturut-turut adalah . 9. . 8. Q dan S. Na E. 17Cl. He C. jari-jari atom X = Y 6. 8. memiliki 6 proton pada kulit terluar E.. dapat membentuk ion bermuatan +2 C. 11Na. 7 2. Pasangan yang memiliki elektron valensi sama adalah . 9F. . A. Li+. . . Cl–. 8. R dan T E. 8. I dan II D. P dan Q. dan 53I. . A. urutan ion-ion yang mempunyai jumlah elektron sama adalah . . I B. 2. 8.. H 136 Kimia Kelas X SMA dan MA . 8. . . Br Diketahui konfigurasi elektron unsur X 2. Ne. III dan IV E. III dan IV C. . 7 E. 16S. I dan IV B. 1 2. F . jari-jari atom X < Y E. 7 D. unsur logam B. . P dan T C. 8. 2 2. Ca . 20Ca. 8. 7. 5 Suatu atom dari unsur X memiliki konfigurasi elektron 2. energi ionisasi X < Y C. Q dan S. dapat membentuk senyawa ion dengan natrium Di antara unsur-unsur berikut: 8P. 1 2. 8. 1 2. Br–. K+ – + B. 8 2. 8.. 12R. A. P dan S. 7 2. 8. . 18. . K+. R dan T D. energi ionisasi X > Y B. . 8 2. IV dan V 5. energi ionisasi X = Y D. . . Na+. R dan T B. 19K. 35Br. A. 1 dan Y 2. Na+. Unsur yang memiliki keeletronegatifan paling tinggi adalah . 18.

CaO. molekul P2H4 dapat dinyatakan ikatannya dengan struktur Lewis yaitu . MgO. A. Di antara sifat-sifat berikut: i.11. A. A. iv. 8 C. ii dan iv B. . HCl. i dan iii E. P P H H H H P P H H C. . 6 B. i dan ii D. CO2. . dan MgO B. . dan CuSO4 E. Jumlah pasangan elektron yang digunakan bersama pada molekul etena dengan struktur: H H C = C H H adalah . CaO. . CaO. Senyawa yang memiliki ikatan ion adalah . H H P P H H Soal Evaluasi Semester I 137 . . . ii dan iii 12. D. 10 D. dan CuSO4 D. iii dan iv C. dan MgO 14. 12 E. . H H H H P H B. CO2. A. . jari-jari besar keelektronegatifan kecil yang dimiliki oleh unsur halogen dibandingkan dengan unsur lain seperiodenya adalah . . CO2. HCl. . 16 13. . H P H P H H P H E. CuSO4. dan NaCl C. nonlogam ii. Fosfor terdapat pada golongan V pada tabel periodik unsur. energi ionisasi tinggi iii.

A. Rumus Empiris A. N2O3. kovalen polar. . . . HCl D. H2O C. H2O. . 8. HF. Na2O. CO2. . C2H2. . . Urutan senyawa yang mengandung ikatan kovalen. HBr E. P2O3. NH3 B. CH4 C2H5OH HCl C2H5OH NaCl Rumus Molekul NaCl CH3COOH C2H22O11 C12H22O11 H2SO4 138 Kimia Kelas X SMA dan MA . fosfor dioksida B. Berikut ini yang pasangannya merupakan rumus empiris adalah . C5H12. A. XY D. B.15. Hidrogen dapat membentuk senyawa (dengan ikatan kovalen maupun ikatan ionik) dengan banyak unsur lain. P4O10. N2O4 B. 7 Dari unsur X dan Y dapat terbentuk suatu senyawa dengan rumus . SO2. CH4 D. 8. C3H6. HF B. XY3 17. . Titik leleh senyawa atau unsur bergantung pada ikatan-ikatan yang dibentuk atom-atomnya. SO2 19. C3H8O C. . es E. KH 18. grafit 20. pentafosfor dioksida 21. XY2 E. intan D. difosfor pentaoksida E. difosfor oksida D. . 5 Y 2. E. fosfor pentaoksida C. . CO2. HF. A. Al2O3 16. . Pasangan yang benar dari rumus empiris dan rumus molekul adalah . A. HF. dan kovalen koordinat adalah . C6H14 E. CaO. C. D. SO2 E. P2O5 mempunyai nama . SO2. H2SO4. C6H12 D. H2O. X3Y B. CO2. . Di antara unsur dan senyawa berikut yang mempunyai titik leleh tertinggi adalah . Diketahui konfigurasi elektron X dan Y: X 2. . besi B. HCl C. X2Y C. . . . . . Senyawa di bawah ini yang mempunyai ikatan ionik adalah . . A. A. ClO2. . garam dapur C.

. . kecuali . O = 16. . karena timbul salah satu gejala-gejala berikut. 286 C. 106 D. . . . . 124 E. perubahan warna E. . 18 E. . . Jika diketahui massa atom relatif H = 1. 10 C. 2 Na(s) + 2 H2O(l) 2 NaOH(aq) + H2(g) 25.22. . terjadi endapan C. Seorang siswa mencampurkan dua zat kimia. . . Avogadro D. . Jumlah yang sama antara 1 mol etanol dan 1 mol etana adalah . Gay Lussac E. Pada temperatur dan tekanan yang sama. 180 B. . Kalsium fosfat mempunyai rumus kimia . C2H4(aq) + O2(g) CO2(g) + 2 H2O(l) C. timbul gas B. perubahan suhu D. Pernyataan ini sesuai dengan . jumlah unsurnya 28. A. Ca3(PO4)2 B. . Ca2PO4 E. Ca3PO4 24. massanya B. Mg(s) + HCl(aq) MgCl2(aq) + H2(l) B. volum pada STP E. 134 Soal Evaluasi Semester I 139 . Dalton C. CaPO4 D. Na = 23. 15 26. A. jumlah molekulnya D. C = 12. 12 B. 1 mol setiap gas akan terdapat pada volum yang sama. . CH4(g) + 2 O2(g) CO2(g) + H2O(l) E. Reaksi yang sudah setara adalah . Siswa tersebut menyimpulkan terjadi reaksi antara dua zat itu. A. Ca2(PO4)3 C. maka massa molekul relatif (Mr) senyawa Na2CO3. . . 20 D. A. A. A. . A. Jumlah atom dalam senyawa (NH4)2SO4 adalah . . jumlah atomnya C. perubahan massa 23. Ca(s) + 2 HCl(aq) CaCl2(aq) + 2 H2O(l) D.10 H2O adalah . Proust B. Boyle 27.

Sample A. B. Jika volum molar gas = 24 L.0 x 6. 6.8 mL D. 4. . . 480 mL B. 0 A. Massa oksigen yang terdapat di dalam 72 gram air murni adalah . B.0 mol E.nH2O. A. Empat mol belerang dioksida direaksikan dengan gas oksigen menghasilkan belerang trioksida.8 L 32. 2. 4. 0 6.0 x 1023 gram 6. 2 E. 1. Massa satu molekul gas nitrogen (N = 6. D. . 5 C. C.2 mol Mg bereaksi dengan HCl berlebih dengan reaksi: Mg(s) + HCl(aq) MgCl2(aq) + H2(g). . . 0. A.5 120 160 239 31. Senyawa sulfida yang mengandung massa belerang (Ar S = 32) paling besar dari tiap 10 gram sampel adalah . . 2. 0. 2 x 6. . . 36 gram 34.1 mol XSO4 bergabung dengan 5. 64 gram B. E. 48 L C. Ar N = 14) adalah . maka gas H2 yang dihasilkan adalah .5 mol C. . 0. C.29. Gas oksigen yang diperlukan adalah . .0 mol B.5 mol 33. 1. 0 2 x 14. 32 gram E. (Mr H2O = 18). A. E.4 gram air membentuk senyawa hidrat XSO4. 14. . . Rumus Kimia NiS CuS FeS2 NaS2 PbS Mr 90 95. .0 x 10 23 2 x 14.0 gram D. 4 B. .0 x 1023 gram 14.5 mol D. .0 x 1023 30. 3 140 Kimia Kelas X SMA dan MA . 48 mL E. A. 70 gram C. Nilai n adalah . . 1 D.0 x 1023 1 2 gram gram x 14.0 x 1023. 16 gram D. . .

gambarlah struktur Lewis dari unsur C. Persentase air yang terdapat pada terusi adalah . H2O. A. Tembaga(II) sulfat mempunyai massa molekul relatif = 160. Proton 9 11 12 17 10 17 Neutron 10 12 12 18 10 20 Elektron 10 10 12 17 10 17 b. . dan F. dan CH4. Tulis juga jenis ikatan kimianya. B. . Gambarkan elektron-elektron yang membentuk ikatan kovalen dari molekul Cl2. HCl. ramalkan senyawa yang terbentuk antara C dan D serta D dan F. Dari data di atas. Unsur A B C D E F a. Jumlah proton. pilih unsur yang dinyatakan sebagai 1) atom logam yang netral 4) ion negatif 2) ion positif 5) pasangan isotop 3) gas mulia Berdasarkan data di atas. Selesaikan soal-soal berikut dengan singkat dan jelas.35. 1. 2. E.5H2O. 3. Terusi mempunyai rumus CuSO4. 18 x 100 % 160 5 x 18 x 100 % 160 18 x 100 % 160 + 18 D. C. Bandingkan sifat keperiodikan unsur antara unsur golongan IIA dan VIIA yang seperiode. Dari tabel di atas. dan elektron dari unsur A sampai dengan F adalah sebagai berikut. . b. c. 5 x 18 x 100 % 160 + (5 x 18) 18 x 100 % 160 + (5 x 18) B. neutron. a. 4. Dari senyawa di atas mana yang merupakan senyawa kovalen polar? Tulis rumus dari 1) amonium sulfat 2) kalsium karbonat 3) 4) natrium hidroksida aluminium oksida Soal Evaluasi Semester I 141 . D. a.

Tentukan jumlah molekul NO2. Tulis nama dari rumus: Ca(NO3)2. nitrogen oksida.b. FeS. dan H2SO4. c. Tentukan massa PbO yang dihasilkan. N = 14. Pb(NO3)2(s) PbO(s) + NO2(g) + O2(g) a. d. Setarakan persamaan reaksi tersebut! b. NO2 yang dihasilkan. Mg3(PO4)2.12 gram timbal(II) nitrat akan menghasilkan timbal oksida. c. 142 Kimia Kelas X SMA dan MA . 5. O = 16). gas O2. Tentukan volum O2 pada STP. Hitung mol PbO. dan gas oksigen dengan persamaan reaksi: (Ar Pb = 207. Hitung jumlah atom dalam masing-masing senyawa di atas! Hitung jumlah unsur pembentuk senyawa di atas! Pemanasan 33. d. e.

4. 3. Ca2+. 2. menjelaskan penyebab kemampuan larutan elektrolit menghantarkan arus listrik. dan CO32–. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1.Bab VI Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit Sumber: Dokumentasi Penerbit Air laut merupakan elektrolit karena di dalamnya terdapat ion-ion seperti Na+. mengidentifikasi sifat-sifat larutan elektrolit dan nonelektrolit melalui percobaan. K+. Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit 143 143 . Cl–. menjelaskan kekuatan larutan elektrolit. menentukan larutan elektrolit yang berasal dari senyawa ion dan senyawa kovalen. SO42–.

PETA KONSEP Larutan ada yang bersifat Penghantar Listrik Bukan Penghantar Listrik disebut disebut Larutan Elektrolit Larutan Nonelektrolit terdiri dari berupa Larutan Elektrolit Lemah contoh Larutan Elektrolit Kuat contoh Senyawa Ion contoh Senyawa Kovalen contoh NH3. CH3COOH HCl. NaCl NaCl HCl 144 Kimia Kelas X SMA dan MA .

NaCl. larutan kabel. Mengapa? Hal ini terjadi karena di dalam tubuh kita terdapat larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Contoh senyawa kovalen yaitu dalam bentuk larutan C6H12O6. Perhatikan Gambar 6. dan C2H5OH. Larutan dapat berwujud cair seperti larutan gula.1 Berbagai zat NaOH. elektrode karbon lampu Sumber: Lawrie Ryan. dan berwujud padat yang diberi nama alloy contohnya perunggu. Mineral dari tanah diserap tumbuh-tumbuhan dalam bentuk larutan. diubah dulu menjadi zat dalam bentuk larutan. Makanan yang disebarkan ke seluruh tubuh. sedangkan zat terlarut terdiri dari berbagai senyawa baik senyawa ion maupun Sumber: New Stage Chemistry senyawa kovalen. berwujud gas seperti udara. Larutan termasuk ke dalam campuran homogen yang komponennya terdiri atas zat HCl ALKOHOL 25% terlarut dan pelarut. Daya Hantar Listrik Berbagai Larutan Bila kita memegang kabel berarus listrik yang terkelupas isolatornya maka dapat tersengat aliran listrik.2 Alat penguji daya hantar listrik larutan Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit 145 . Komponen Larutan Berbagai zat di laboratorium sebelum direaksikan. Reaksi-reaksi kimia di laboratorium atau di pabrik-pabrik industri kimia juga umumnya dalam bentuk larutan. Gambar 6. biasanya sudah dibuat dalam bentuk larutannya. jumlah zat terlarut di dalam pelarutnya ditentukan dalam satuan tertentu. Bergantung pada jenis zat terlarutnya.arutan mempunyai peranan penting dalam kehidupan maupun di bidang industri. dan batu baterai. B. Pelarut yang biasa digunakan 1M adalah air. Apa yang dimaksud dengan larutan elektrolit dan nonelektrolit? Apa yang menyebabkan perbedaannya? L A. Chemistry For You Gambar 6. elektrode karbon. Untuk keperluan penelitian. misalnya dalam % volum dan molaritas (akan dibahas di kelas XI). HCl. Apakah semua larutan menghantarkan listrik? Untuk menguji daya hantar listrik larutan digunakan alat uji elektrolit yang baterai dapat dirangkai sendiri dari lampu. NH3. Contoh senyawa ion yaitu KCl.2. larutan ada yang bersifat elektrolit dan nonelektrolit.

Tabel 6. 2. Setiap akan digunakan. Sediakan berbagai larutan yang akan diuji yaitu larutan garam dapur. alkohol. Lakukan hal yang sama untuk larutan lainnya. Larutan mana yang dapat menghantarkan listrik dan yang tidak? 2. Celupkan alat penguji elektrolit pada larutan garam dapur seperti pada gambar di samping! 3. cuka. elektrode dicuci dulu. General Chemistry Air suling Alkohol 70% Larutan gula Larutan asam klorida Larutan natrium hidroksida Larutan asam asetat (cuka) Larutan amonia Larutan natrium klorida 146 Kimia Kelas X SMA dan MA . Amati lampu dan keadaan larutan di sekitar elektrode karbon.Untuk menguji daya hantar listrik larutan. Larutan yang tidak menyebabkan lampu menyala dan gelembung gas adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan listrik atau disebut larutan nonelektrolit. Sekarang coba kamu perhatikan hasil pengujian daya hantar listrik terhadap beberapa larutan pada tabel berikut. gula. Tulis rumus zat terlarut pada masing-masing larutan! Dari percobaan di atas kamu dapat mengamati ada larutan yang dapat menyebabkan lampu menyala dan gelembung gas di sekitar elektrode. Daya Hantar Listrik Larutan lampu + – baterai karton elektrode karbon larutan yang akan diuji Pertanyaan: 1. natrium hidroksida.1 Pengujian daya hantar listrik beberapa larutan Bahan Rumus Nyala Lampu Pengamatan pada Zat Terlarut Elektrode (Gelembung Gas) – C2H5OH C12H22O11 HCl NaOH CH3COOH NH3 NaCl – – – Terang Terang Redup Redup Terang – – – Ada Ada Ada Ada Ada Sumber: Ebbing.1 Klasifikasi 1. catat dalam tabel pengamatan. lakukan kegiatan berikut ini! KEGIATAN 6. dan asam klorida di dalam gelas kimia kecil dengan volum yang sama. 4. Larutan tersebut dapat menghantarkan listrik atau disebut larutan elektrolit.

1. ion-ion dalam larutan akan + – bergerak menuju elektrode dengan muatan yang berlawanan. hidrogen klorida. maka larutan-larutan tersebut tidak menghantarkan arus listrik atau nonelektrolit. dan alkohol jika dilarutkan dalam air tidak terurai menjadi ion-ion. natrium hidroksida. dan H2SO4. seperti larutan garam dapur. urea.3 bertindak sebagai penghantar.1 kamu dapat menggolongkan larutan berdasarkan daya hantar listriknya yaitu sebagai berikut. Larutan nonelektrolit yaitu larutan yang tidak menghantarkan arus listrik. Berdasarkan penjelasan ini maka penyebab larutan dapat menghantarkan listrik adalah karena adanya ion-ion positif dan ion negatif yang berasal dari senyawa elektrolit yang terurai dalam larutan. Penguraian senyawa elektrolit menjadi ion-ionnya disebut reaksi ionisasi. + – + Ion-ion bergerak menuju akibatnya larutan elektrolit dapat – elektrode + menghantarkan arus listrik. HCl. Melalui cara ini arus listrik akan mengalir dan ion – Gambar 6. larutan HCl dapat menyebabkan lampu menyala terang. Gula pasir. dan alkohol. zat-zat tersebut tetap berwujud molekul-molekul netral yang tidak bermuatan listrik. Berdasarkan hal ini larutan digolongkan menjadi dua kelompok yaitu larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah. 2. dan cuka. Larutan elektrolit yaitu larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Larutan elektrolit lemah yaitu larutan yang daya hantar listriknya lemah. Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit 147 . NaOH.1. contohnya larutan CH3COOH dan NH3. 2.Berdasarkan data pada Tabel 6. Mengapa larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik? Bila larutan elektrolit dialiri arus + – listrik. amonia. seperti air suling. Contohnya NaCl dalam air terurai menjadi Na+ dan Cl–. contohnya larutan NaCl. Mengapa nyala lampu berbeda? Pada data percobaan. Dalam larutan itu. larutan gula. Kekuatan Larutan Elektrolit Perhatikan data percobaan terhadap asam klorida dan asam cuka pada Tabel 6. Larutan elektrolit kuat yaitu larutan yang daya hantar listriknya kuat. 1. Cara penulisan reaksi ionisasinya adalah sebagai berikut: NaCl(s) H2O(l) Na+(aq) + Cl–(aq) kristal NaCl padat ion-ion dalam air C. sedangkan larutan asam cuka menyebabkan lampu menyala redup.

Apa perbedaan larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah? Sebagai contoh akan dibedakan bagaimana ionisasi HCl dan CH3COOH dalam air. Jika HCl dilarutkan dalam air, hampir seluruh molekul HCl akan terurai membentuk ion H+ dan ion Cl–. HCl terionisasi sempurna, artinya, jika 1 mol HCl dilarutkan akan dihasilkan 1 mol ion H+ dan 1 mol ion Cl–. HCl(aq) 1 mol H+(aq) 1 mol + Cl–(aq) 1 mol

Larutan CH3COOH tidak terionisasi sempurna tetapi hanya sebagian. Pada CH3COOH sekitar 0,4% molekul yang terionisasi, artinya jika 1 mol CH3COOH dilarutkan dalam air, jumlah ion H+ dan ion CH3COO– masing-masing hanya 0,004 mol. CH3COOH(aq) 1 mol H+(aq) + 0,004 mol CH3COO–(aq) 0,004 mol

Berdasarkan uraian ini maka kekuatan daya hantar listrik dari larutan elektrolit bergantung dari jumlah ion-ion yang ada dalam larutan. Secara garis besar, perbedaan larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah dapat dilihat pada Tabel 6.2. Tabel 6.2 Perbedaan elektrolit kuat dan lemah Elektrolit Kuat 1. 2. Dalam air akan terionisasi sem– purna. Zat terlarut berada dalam bentuk ion-ion dan tidak ada molekul zat terlarut yang netral. Jumlah ion dalam larutan relatif banyak. Daya hantar listrik kuat. Elektrolit Lemah 1. Dalam air hanya terionisasi se– bagian. 2. Zat terlarut sebagian besar ber– bentuk molekul netral dan hanya sedikit yang berbentuk ion. 3. Jumlah ion dalam larutan relatif sedikit. 4. Daya hantar listrik lemah.

3. 4.

D. Senyawa-Senyawa Pembentuk Larutan Elektrolit
Senyawa-senyawa elektrolit dapat merupakan senyawa ion dan senyawa kovalen. Bagaimana terjadinya ion-ion dari senyawa ion maupun kovalen? Sebagai contoh dapat dipelajari dari proses pelarutan NaCl dan pelarutan HCl.

148

Kimia Kelas X SMA dan MA

1. Senyawa Ion
NaCl merupakan senyawa ion. Jika kristal NaCl dilarutkan dalam air, maka ikatan antara ion positif Na+ dan ion negatif Cl– terputus dan ion-ion itu berinteraksi dengan molekul air. Ion-ion ini dikelilingi oleh molekul air. Peristiwa ini disebut hidrasi. Dalam keadaan terhidrasi, ion-ion bebas bergerak di seluruh bagian larutan. Perhatikan ilustrasi proses hidrasi senyawa ion pada Gambar 6.4!
+ + + +

Na+ + – + – + – + – + – + – + – + NaCl – + – + –

+ + +

+

+

+

+

+

– +

+ –

– +

+ –

– +

+ +

+

Sumber: Holtzclaw, General Chemistry With Qualitative Analysis

Gambar 6.4 Proses hidrasi senyawa ion

Pelarutan NaCl dalam air dinyatakan dengan persamaan berikut:
H2O(l)

NaCl(s)

Na+(aq) + Cl–(aq)

Semua senyawa ion merupakan zat elektrolit, sebab jika larut dalam air dapat menghasilkan ion-ion. Beberapa reaksi ionisasi dari larutan elektrolit dapat dilihat pada contoh berikut.

Contoh:
KCl(aq) Na2SO4(aq) NH4Cl(aq)
H2O(l) H2O(l) H2O(l)

K+(aq)

+ Cl–(aq)

2 Na+(aq) + SO42–(aq) NH4+(aq) + Cl–(aq)

NaCl padat (kristal) tidak menghantarkan listrik karena ion-ionnya terikat kuat. Apabila NaCl dilelehkan pada temperatur 800 C, ion Na+ dan Cl– akan dapat bergerak bebas sehingga lelehan NaCl akan merupakan penghantar listrik yang baik.

Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit

H 2O

+

+

+ +

+

+

+

+

+

+

+

+

+

+

+

+

+

+

+

– – + + –

+ – +

– + –

+

+

– +

+

+

+ +

+

+

149


+

Cl–

O2–

H+

+

+ +

+

+

+

+


+

+

+

+

+


+


+ +

Latihan 6.1
Tulis reaksi ionisasi dari senyawa-senyawa berikut. a. NaOH d. (NH4)2SO4 b. Na2CO3 e. HNO3 c. CaCl2 f. CH3COOH g. h. HCOOH KCl

2. Senyawa Kovalen
Senyawa kovalen adalah senyawa yang atom-atomnya bergabung melalui ikatan kovalen. Senyawa kovalen polar terbentuk karena dua atom yang bergabung mempunyai perbedaan keelektronegatifan. Contoh senyawa kovalen polar, di antaranya larutan asam klorida, larutan amonia, dan asam cuka murni. Senyawasenyawa ini dalam bentuk murni bukan penghantar listrik yang baik, tetapi bila senyawa-senyawa tersebut dilarutkan dalam air akan menghasilkan larutan yang dapat menghantarkan listrik. Apakah yang menyebabkan hal tersebut terjadi? HCl merupakan senyawa kovalen polar. Air juga merupakan molekul polar yang mempunyai kutub positif dan negatif. Ketika HCl dilarutkan ke dalam air, terjadilah pembentukan ion, yaitu ion H+ dan ion Cl–. Reaksi ionisasinya: HCl(g)
H2O(l)

H+(aq) + Cl–(aq)

Beberapa senyawa kovalen polar dapat terionisasi tapi tidak sempurna, hanya sedikit ion yang dihasilkan pada saat pelarutan maka larutan bersifat elektrolit lemah. Contoh HNO2 dan CH3COOH. Reaksi ionisasinya: HNO2(l) + air H+(aq) + NO2–(aq) CH3COOH(l) +
air

H+(aq) + CH3COO–(aq)

Selain proses pelarutan, larutan elektrolit ada yang dihasilkan akibat reaksi senyawa kovalen dengan air, sehingga membentuk ion-ion. Contoh NH3 dan SO2. Reaksi : NH3(g) + H2O(l) NH4+(aq) + OH–(aq) SO2(g) + H2O(l) 2 H+(aq) + SO32–(aq)

Latihan 6.2
Selesaikan soal-soal berikut! 1. Tuliskan gejala-gejala yang terjadi pada sebuah tabel, jika larutan urea, kalium iodida, amonium klorida, asam sulfat, cuka, dan magnesium sulfat (garam Inggris) diuji daya hantar listriknya dengan alat uji elektrolit. 2. Tuliskan reaksi ionnya dari soal no. 1 yang merupakan larutan elektrolit.

150

Kimia Kelas X SMA dan MA

INFO KIMIA
Larutan elektrolit dapat menghantarkan listrik karena mengandung ion-ion. Beberapa ion sangat diperlukan tubuh manusia. Penyakit anemia disebabkan kekurangan ion Fe2+ dalam darah.

Rangkuman
1. Larutan merupakan campuran homogen yang komponennya terdiri dari zat terlarut dan pelarut. Pelarut yang digunakan air, sedangkan zat terlarut terdiri dari senyawa ion atau senyawa kovalen polar. Larutan elektrolit • Larutan yang bersifat dapat menghantarkan arus listrik. • Larutan dengan zat terlarutnya dalam air akan terurai menjadi ion negatif dan ion positif. Larutan nonelektrolit • Larutan yang bersifat tidak dapat menghantarkan arus listrik. • Larutan dengan zat terlarutnya dalam air tidak terionisasi. Berdasarkan kekuatannya menghantarkan listrik, larutan elektrolit digolongkan menjadi larutan elektrolit lemah dan kuat.

2.

3.

4.

Kata Kunci

• • •

Campuran homogen Larutan Larutan elektrolit

• • •

Larutan nonelektrolit Senyawa ion Senyawa kovalen polar

Evaluasi Akhir Bab
A. Pilihlah salah satu jawaban yang benar.
1. Lampu alat penguji elektrolit tidak menyala ketika elektrodenya dicelupkan ke dalam larutan asam cuka, tetapi pada elektrode terbentuk gelembunggelembung gas. Penjelasan untuk keadaan ini adalah . . . . A. larutan asam cuka bukan larutan elektrolit B. gas yang terbentuk adalah cuka yang menguap C. asam cuka merupakan elektrolit kuat D. sedikit sekali asam cuka yang terionisasi E. alat penguji elektrolit rusak

Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit

151

2.

Larutan berikut dapat menghantarkan arus listrik, kecuali . . . . A. cuka D. minyak tanah B. soda E. kaporit C. kapur Berikut ini adalah data pengujian beberapa larutan dengan alat uji elektrolit. Larutan I II III IV V Lampu Menyala terang Tidak menyala Menyala redup Tidak menyala Tidak menyala Pengamatan lain pada elektrode Ada gelembung gas Tidak ada gelembung gas Ada gelembung gas Tidak ada gelembung gas Ada gelembung gas

3.

Dari data di atas yang termasuk larutan elektrolit adalah . . . . A. II, V, dan I D. II, V, dan II B. I, III, dan V E. I, II, dan IV C. I, III, dan II 4. Suatu larutan adalah penghantar listrik yang baik, jika larutan itu mengandung .... A. air yang terionisasi B. air yang merupakan penghantar listrik C. elektron yang bebas bergerak D. ion-ion yang bebas bergerak E. elektrode yang merupakan penghantar listrik Larutan natrium klorida dan larutan asam cuka, keduanya menghantarkan arus listrik. Hal ini menunjukkan bahwa kedua larutan 1. merupakan senyawa ion 2. bersifat netral 3. mengandung ion 4. merupakan senyawa kovalen yang benar adalah . . . . A. 1, 2, 3 B. 1, 2 C. 1, 3 6. D. 1, 4 E. 3 saja

5.

Dari 0,1 mol asam cuka yang terlarut dalam air telah terurai 0,005 mol. Berapa % asam cuka yang terionisasi menjadi ion-ionnya? A. 5% D. 1% B. 0,5% E. 0,1% C. 0,05%

152

Kimia Kelas X SMA dan MA

(NH4)2SO4(aq) E. 2. 1. NaNO3(aq) H2SO4(aq) Na2SO4(aq) Na+(aq) + N–(aq) + 3 O2–(aq) 2 H+(aq) + SO42–(aq) Na+(aq) + 2 SO4 Reaksi yang benar adalah . . 3. senyawa kovalen 3. . 2. . I. III. I. II D. 1. karena asam cuka 1. II. 2. senyawa ion 4. 3 saja Al(NO3)3 III Al2SO4 VI SO42– Rumus kimia pada kotak di atas yang salah adalah . 4 E. (NH4)2SO4(aq) NH4+(aq) + SO42–(aq) 2 NH4+(aq) + SO42–(aq) NH42+(aq) + SO42–(aq) 2 NH4+(aq) + 2SO42–(aq) C. . . (NH4)2SO4(aq) D. . 2. 3 C. A. 1. . . Amonium sulfat (NH4)2SO4 dilarutkan ke dalam air sesuai dengan persamaan reaksi . III E. elektrolit lemah 2. 3 E. 1. II. hanya sebagian kecil yang terurai menjadi ion-ion. K+ NO3– KNO3 I K2SO4 IV Ca2+ CaNO3 II CaSO4 V Al3+ D. 3 B.7. 1. . 2 C. VI C. senyawa kovalen polar yang benar adalah . Jika asam cuka dilarutkan ke dalam air. 4 D. (NH4)2SO4(aq) NH4+(aq) + SO4–(aq) B. . . 3 10. 2 B. IV Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit 153 . (NH4)2SO4(aq) 9. A. 3. A. A. CaCl2(aq) Ca+ + Cl2. Berikut ini beberapa reaksi ionisasi. . 4. 4 8. VI B. 1.

CH3COOH. Salin tabel berikut dan lengkapi dengan rumus kimia dari masing-masing kation dan anion. . NH3 dilarutkan dalam air. 1.. CCl4. d.... Gunakan batu batere dan kabel secukupnya. HNO3 Tuliskan nama dari setiap rumus. lampu dibuat sebagai lampu taman. larutan nonelektrolit.. Na+ Cl– OH– Br– NO3– b. styrofoam. Coba jelaskan mengapa air hujan jika diuji hantaran listriknya oleh alat uji elektrolit lampunya tidak menyala.. sehingga pada saat digunakan untuk menguji larutan akan lebih menarik dan menambah semangat pada saat praktikum.. kaki tidak boleh basah dan harus bersepatu karet? Jelaskan! Jika zat berikut ini: NaOH. Mengapa jika akan memperbaiki gangguan listrik. Hasil karyamu dapat dipamerkan... b. . .B. kertas warna.... tetapi air laut lampunya menyala. HCl. T u g a s Untuk percobaan pengujian daya hantar listrik larutan cobalah buat rangkaian ”Elektrolit Tester” dengan desain yang menarik. KOH... . 3. Contohnya. c.. . .. .. CO(NH2)2. H+ .. Mg2+ ... Buatlah taman dari bahan bekas seperti triplek. Tentukan yang termasuk senyawa ion dan senyawa kovalen... 2. Lampu dapat juga diganti dengan bel listrik atau lampu spot light yang berwarna. manakah yang tergolong a. c. H2O . H2SO4. C6H12O6. Tulis masing-masing reaksi ionnya.. Selesaikan soal-soal berikut dengan singkat dan jelas. 154 Kimia Kelas X SMA dan MA . larutan elektrolit lemah. larutan elektrolit kuat.. a... 4.. dan pohon kering... KCl..

3. menunjukkan zat yang bertindak sebagai oksidator atau reduktor pada suatu reaksi oksidasireduksi. Reaksi Oksidasi-Reduksi Reaksi Oksidasi-Reduksi 155 155 . 4.Bab VII Reaksi Oksidasi-Reduksi Sumber: Dokumentasi Penerbit Perkaratan besi merupakan proses reaksi oksidasi-reduksi. 5. menjelaskan konsep reaksi oksidasi-reduksi berdasarkan pengikatan dan pelepasan elektron. 2. menuliskan tata nama senyawa berdasarkan harga bilangan oksidasi logam pembentuknya. menjelaskan konsep reaksi oksidasi-reduksi berdasarkan kenaikan dan penurunan bilangan oksidasi. menjelaskan konsep reaksi oksidasi-reduksi berdasarkan penggabungan dan pelepasan oksigen. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1.

PETA KONSEP Reaksi Oksidasi-Reduksi melibatkan mengalami Oksidator Reduktor mengalami mengalami Perkembangan Konsep Reduksi Oksidasi melibatkan antara lain Bilangan Oksidasi mendasari Tata Nama Senyawa Konsep Redoks Berdasarkan Penggabungan dan Pelepasan Oksigen Konsep Redoks Berdasarkan Pengikatan dan Pelepasan Elektron Konsep Redoks Berdasarkan Kenaikan dan Penurunan Bilangan Oksidasi 156 Kimia Kelas X SMA dan MA .

konsep pengikatan dan pelepasan elektron. Seng disebut zat pereduksi atau reduktor. Pengertian oksidasi-reduksi berkembang sesuai dengan konsep-konsep yang menyertainya. zat itu mengalami reduksi. reaksinya disebut reaksi oksidasi. Magnesium terbakar dalam oksigen sesuai dengan persamaan reaksi: 2 Mg(s) + O2(g) 2 MgO(s) Magnesium mengikat oksigen berarti magnesium mengalami oksidasi. penggunaan baterai sebagai sumber listrik. sedangkan tembaga(II) oksida adalah zat pengoksidasi atau oksidator. tata nama berdasarkan bilangan oksidasi. jika suatu zat menerima oksigen. serta konsep bilangan oksidasi. Reaksi ini tidak dapat dibahas satu per satu. dan penerapan konsep redoks. kira-kira pada abad ke-19. Jika terjadi reaksi oksidasi selalu disertai reaksi reduksi. sebab keduanya tidak dapat dipisahkan. Pada reaksi redoks dikenal zat-zat oksidator dan reduktor. zat itu dikatakan mengalami oksidasi. Konsep ini sangat membantu dalam penjelasan proses oksidasi-reduksi. Reaksi Oksidasi-Reduksi 157 . Konsep Reaksi Oksidasi Reduksi Salah satu reaksi kimia yang terpenting adalah reaksi oksidasi-reduksi. 1. seng mengalami oksidasi. ahli kimia meninjau reaksi redoks hanya dari konsep reaksi dengan oksigen. Pada mulanya. Contohnya proses pembakaran bahan bakar. mulai dari konsep penggabungan dan pelepasan oksigen. Contoh: a. Konsep Reaksi Oksidasi Reduksi Berdasarkan Penggabungan dan Pelepasan Oksigen Sejak dulu para ahli mengamati bahwa dalam reaksi kimia. berarti tembaga(II) oksida mengalami reduksi. penyepuhan logam. D A. Jika zat melepaskan oksigen. bahan makanan menjadi basi karena teroksidasi oleh udara. reaksinya disebut reaksi reduksi. b. Pengertian oksidasi dan reduksi dapat dijelaskan dengan contohcontoh reaksi berikut. dan perkaratan. Reaksi antara logam seng dan tembaga(II) oksida dengan persamaan reaksi: Zn(s) + CuO(aq) ZnO(aq) + Cu(s) Tembaga(II) oksida melepaskan oksigen dan seng mengikat oksigen. Kini konsep reaksi redoks mengalami perkembangan yaitu ditinjau dari pengikatan dan pelepasan elektron serta perubahan bilangan oksidasi.i sekitar kita terdapat berbagai proses kimia yang dapat dijelaskan dengan konsep reaksi redoks. Pada bab ini akan dijelaskan perkembangan konsep reaksi redoks.

disebut reduktor.1 Tentukan zat yang mengalami oksidasi. 2 Al(s) + Fe2O3(s) Al2O3(l) + 2 Fe(s) 2. Reduksi adalah peristiwa pelepasan oksigen. Oksidator adalah zat yang mengalami reduksi atau zat yang mengoksidasi zat lain. CuO mengoksidasi H2 berarti mengalami reduksi. ZnO(s) + C(s) Zn(s) + CO(g) 4. Reaksi oksidasi dan reduksi terjadi bersamaan. disebut oksidator. Konsep ini kemudian berkembang terutama setelah konsep struktur atom dipahami. perhatikan uraian berikut! 158 Kimia Kelas X SMA dan MA . hidrogen mengalami oksidasi.c. Latihan 7. H2 mereduksi CuO berarti mengalami oksidasi. sebagai oksidator. Konsep Reaksi Oksidasi Reduksi Berdasarkan Pengikatan dan Pelepasan Elektron Dahulu pengertian reaksi oksidasi–reduksi hanya digunakan untuk reaksireaksi yang berlangsung dengan adanya perpindahan oksigen. Persamaan reaksinya ditulis: reduksi CuO(s) + H2(g) Cu(s) + H2O(l) oksidator reduktor oksidasi Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan sebagai berikut. Hidrogen mengikat oksigen dari tembaga(II) oksida. Misalnya pada reaksi CuO(s) dan H2(g). reduksi. dan sebagai reduktor dari reaksi-reaksi berikut: 1. PbO(s) + H2(g) Pb(s) + H2O(l) 2. Melalui konsep struktur atom maka konsep oksidasi–reduksi dapat juga dijelaskan berdasarkan pengikatan dan pelepasan elektron. Reaksi antara tembaga(II) oksida dan hidrogen dengan persamaan reaksi: CuO(s) + H2(g) Cu(s) + H2O(l) Tembaga(II) oksida melepaskan oksigen maka CuO mengalami reduksi. Reduktor adalah zat yang mengalami oksidasi atau zat yang mereduksi zat lain. Oksidasi adalah peristiwa pengikatan oksigen. 2 CuS(s) + 3 O2(g) 2 CuO(s) + 2 SO2(g) 3.

Perhatikan contoh reaksi antara logam seng dan larutan tembaga sulfat di bawah ini. 4. Oksidator adalah pengikat elektron. Mg(s) + 2 HCl(aq) MgCl2(aq) + H2(g) 2. Mg. Latihan 7. yaitu: setengah reaksi oksidasi : Zn(s) Zn2+(aq) + 2 e– setengah reaksi reduksi Reaksi keseluruhan : : Cu2+(aq) + 2 e– Zn(s) + Cu2+(aq) Cu(s) Zn2+(aq) + Cu(s) Reaksi keseluruhan adalah jumlah dari kedua setengah reaksi. H . maka dapat disimpulkan sebagai berikut. berubah menjadi H2. Reaksi di atas menunjukkan terjadinya pelepasan dan pengikatan elektron. berubah menjadi ion magnesium. Mg2+. sambil melepaskan elektron: Mg(s) Mg2+(s) + 2 e–. 1. H+ mengikat elektron yang dihasilkan Mg: 2 H+(aq) + 2 e– H2(g). berarti ion hidrogen. Oksidasi adalah peristiwa pelepasan elektron. yaitu setengah reaksi oksidasi dan setengah reaksi reduksi yang disebut reaksi redoks. + Ion hidrogen.Untuk mempelajari konsep ini perhatikan reaksi logam magnesium dengan asam menghasilkan ion Mg 2+ dengan persamaan reaksi: Mg(s) + H+(aq) Mg2+(aq) + H2(g) Atom magnesium. Cl2(g) + 2 Br–(aq) Mg(s) + Fe2+(aq) F2(g) + 2 KCl(aq) 2 Cl–(aq) + Br2(l) Fe(s) + Mg2+(aq) 2 KF(aq) + Cl2(g) Reaksi Oksidasi-Reduksi 159 . oksidator adalah zat yang mengikat elektron dan reduktor adalah zat yang melepaskan elektron. Jadi. Proses oksidasi dan reduksi berlangsung dalam satu reaksi. Zn(s) + CuSO4(aq) Zn(s) + Cu2+(aq) ZnSO4(aq) + Cu(s) atau Zn2+(aq) + Cu(s) Reaksi ini dapat ditulis dalam dua tahap yang disebut setengah reaksi.2 Tentukan setengah reaksi dari reaksi-reaksi berikut. Reduktor adalah pelepas elektron. Tunjukkan zat oksidator dan reduktornya. 3. Pada reaksi ini Mg bertindak sebagai reduktor dan hidrogen sebagai oksidator. Reduksi adalah peristiwa pengikatan elektron.

a. N2. Dalam hidrida logam. NH3. Na2O2. KMnO4. bilangan oksidasi unsur golongan alkali sama dengan +1. 160 Kimia Kelas X SMA dan MA . dan S2– = –2. Cl– = –1. dan H2SO4. Konsep Reaksi Oksidasi-Reduksi Berdasarkan Perubahan Bilangan Oksidasi Para ilmuwan telah menciptakan suatu metode untuk menentukan oksidator dan reduktor dalam suatu reaksi redoks yaitu menggunakan konsep bilangan oksidasi. misalnya dalam H2. BaO2 = –1. 3) 4) 5) Contoh: Bilangan oksidasi K dalam KCl. H2O2. CaCl2 sama dengan +2. Bilangan oksidasi oksigen dalam senyawanya sama dengan –2. Na. contohnya bilangan oksidasi Na+ = +1. 2) Bilangan oksidasi hidrogen dalam senyawa = +1. P4. 1) Bilangan oksidasi atom unsur bebas adalah nol. dan dalam OF2 sama dengan +2. 6) Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur dalam senyawa sama dengan nol. bilangan oksidasi hidrogen = –1. Dalam senyawa. kecuali dalam peroksida misalnya. Bilangan Oksidasi Bilangan oksidasi atau tingkat oksidasi diterangkan berdasarkan komposisi senyawa. KHSO4. Aturan ini berlaku untuk setiap unsur dalam satuan rumus. Mg. Bilangan oksidasi suatu ion monoatomik sama dengan muatannya. Bilangan oksidasi Ca dalam CaSO4. Fe. Al3+ = +3. Bilangan oksidasi suatu unsur menggambarkan kemampuan unsur tersebut berikatan dan menunjukkan bagaimana peranan elektron dalam suatu senyawa. Untuk memahaminya berikut akan diuraikan cara menentukan bilangan oksidasi dan penggunaan bilangan oksidasi pada reaksi redoks. S8. Contoh: Bilangan oksidasi SO2 Jumlah bilangan 2 O = 2 x (–2) = –4 Bilangan oksidasi S = +4 Jumlah bilangan oksidasi SO2 = (+4) + (–4) = 0 7) Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur dalam suatu ion yang terdiri atas beberapa unsur sama dengan muatannya. Aturan untuk menentukan bilangan oksidasi unsur adalah sebagai berikut. dan menurut beberapa aturan. dan Al. misalnya dalam NaH dan CaH2. misalnya dalam HCl. O2.3. keelektronegatifan relatif unsur. dan unsur golongan alkali tanah sama dengan +2. CaHCO3. Mg2+ = +2. KClO4 sama dengan +1.

perubahan bilangan oksidasi unsur-unsurnya menunjukkan terjadinya reaksi oksidasi dan reduksi. ion Cr2O72– b. Bilangan oksidasi H mengalami kenaikan dari 0 menjadi +1. Tentukan bilangan oksidasi mangan pada a. NaNO3 3. Pada reaksi ini CuO bertindak sebagai oksidator. oksidasi adalah peristiwa kenaikan bilangan oksidasi dan reduksi adalah peristiwa penurunan bilangan oksidasi. Cu(NO3)2 b. Penggunaan Bilangan Oksidasi pada Reaksi Redoks Pada suatu reaksi. [Cr(Cl)6]3– Tentukan bilangan oksidasi masing-masing unsur pada a. Untuk memahaminya perhatikan reaksi berikut.Contoh: Jumlah bilangan oksidasi pada SO42– = –2 –2 berasal dari 1 x bilangan oksidasi S + 4 x bilangan oksidasi O yaitu –2 = (1 x (+6)) + (4 x (–2)) Latihan 7. CrO3 c. CuO + H2 Cu + H2O (+2)(-2) (0) (0) (+1)(-2) ➤ reduksi oksidasi Oksidator Reduktor : CuO : H2 hasil oksidasi : hasil reduksi : H2O Cu Bilangan oksidasi Cu pada CuO = +2 dan pada Cu = 0. MnO2 2. H2 bertindak sebagai reduktor. Dengan demikian berdasarkan perubahan bilangan oksidasinya. Bilangan oksidasi H pada H2 = 0 dan pada H2O = +1. Pada reaksi tersebut dinyatakan CuO mengalami reduksi dan H2 mengalami oksidasi.3 Selesaikan soal-soal berikut! 1. HNO3 c. Tentukan bilangan oksidasi krom pada a. Bilangan oksidasi Cu mengalami penurunan dari +2 menjadi 0. ion MnO4– b. b. Reaksi Oksidasi-Reduksi ➤ 161 .

3. 4. peristiwa reduksi dan oksidasi. Ca(s) + 2 HCl(aq) 2.4 Jelaskan dengan menggunakan perubahan bilangan oksidasi. Latihan 7. Oksidasi adalah peristiwa kenaikan bilangan oksidasi suatu unsur. maka dapat disimpulkan sebagai berikut. 162 Kimia Kelas X SMA dan MA ➤ Cu(NO3)2 + 2 H2O + 2 NO2 +2 +4 . serta tunjukkan zat oksidator dan zat reduktor pada reaksi berikut. Contoh: 1. Oksidator mengalami penurunan bilangan oksidasi. 2 H2 + O2 0 0 oksidasi Oksidator Reduktor 2. CaCl2(aq) + H2(g) 1. Tata Nama Senyawa Berdasarkan Bilangan Oksidasi Pada bab III telah dibahas tentang rumus kimia dan tata nama senyawa. Rumus-rumus tersebut sebenarnya terjadi atas dasar harga-harga bilangan oksidasi unsur-unsur penyusunnya yang pada bab III dikenalkan dalam bentuk muatan dari ion-ion. Cl2(g) + 2 NaBr(aq) Zn(s) + H2SO4(aq) Fe(s) + Cu (aq) 2+ 2 NaCl(aq) + Br2(g) ZnSO4(aq) + H2(g) Fe2+(aq) + Cu(s) B. Reduktor mengalami kenaikan bilangan oksidasi. Reduksi adalah peristiwa penurunan bilangan oksidasi suatu unsur.Penggunaan bilangan oksidasi pada reaksi redoks lainnya dapat dilihat pada contoh berikut. : : O2 H2 reduksi hasil oksidasi hasil reduksi : H2O atau H+ : H2O atau O2– Cu + 4 HNO3 0 +5 oksidasi Oksidator : HNO3 Reduktor : Cu ➤ ➤ 2 H2O (+1)(–2) ➤ reduksi hasil oksidasi : Cu(NO3)2 atau Cu2+ hasil reduksi : NO2 Dari penjelasan di atas.

yaitu Cu+ dan Cu2+. Bilangan oksidasi Fe : + 2. Besi(II) sulfida. natrium sulfit. kalium nitrat. timah(IV) nitrat. 1. kemudian nama suku pertama nonlogam yang dirangkai dengan akhiran –ida. Rumus Senyawa Cu2O CuO Nama Senyawa Cupro oksida Cupri oksida Latihan 7. +3 Bilangan oksidasi Cu : + 1. Misalnya tembaga mempunyai dua macam bilangan oksidasi. 2. 1. Tuliskan rumus senyawa-senyawa berikut. CaO. Cl2O3. contoh tata nama senyawanya yaitu sebagai berikut. +3. Reaksi Oksidasi-Reduksi 163 . magnesium sulfat. diikuti dengan nama suku pertama nonlogam yang dirangkai dengan akhiran –ida. FeCl3. +4. Menyebutkan nama logam dalam bahasa Indonesia. FeSO4.Tata nama yang mengungkapkan atau menuliskan harga bilangan oksidasi unsurnya yaitu untuk senyawa-senyawa yang dibentuk oleh logam-logam yang mempunyai lebih dari satu harga bilangan oksidasi misalnya logam-logam transisi. diikuti dengan bilangan oksidasi logam dalam tanda kurung. AlPO4. +3. Rumus Senyawa Cu2O CuO CuS 2. SnCl4. Nama Senyawa Tembaga(I) oksida Tembaga(II) oksida Tembaga(II) sulfida Menyebutkan nama logam dalam bahasa Latin dengan akhiran –o untuk logam yang bilangan oksidasinya rendah dan akhiran –i untuk logam yang bilangan oksidasinya tinggi. besi(III) karbonat. CO. +7 Bilangan oksidasi Cr : +2. dan HgI2. +2 Bilangan oksidasi Mn : +2. +6 Tata nama untuk senyawa dari unsur-unsur tersebut ada dua cara yaitu sebagai berikut. Beri nama rumus senyawa berikut! KBr. Fe2O3. Berikut contoh tata nama senyawa tembaga dengan oksigen. dan natrium nitrit. CO2. +6.5 Selesaikan soal-soal berikut.

Lama-lama tembaga akan terlapisi emas. penyepuhan ini banyak dilakukan pada benda-benda kerajinan untuk suvenir dari logam. Pertanyaan: 1. reaksi akan terjadi karena adanya aliran listrik. 164 Kimia Kelas X SMA dan MA . misalnya sendok-sendok kecil dilapisi perak atau patung besi dilapisi emas. Jelaskan bagaimana proses penyepuhan pada masing-masing percobaan! 2. Untuk memahami proses ini lakukan kegiatan berikut! KEGIATAN 7. Ion ini akan tereduksi menjadi Au pada kutub negatif yaitu tembaga.C. tembaga pada kutub negatif. Benda-benda lain yang penggunaannya berdasarkan reaksi redoks antara lain aki dan batu baterai. + – + – tembaga besi e – 3+ Au 3+ Au e – e – + Ag + Au Ag Ag e – Au Ag Sumber: New Stage Chemistry Amati komponen apa yang berubah pada proses tersebut. Setelah beberapa saat logam emas akan larut membentuk ion Au3+. Kedua logam tersebut dicelupkan pada larutan AuCl3. contohnya pada penyepuhan emas. Pada penyepuhan tembaga oleh emas. Reaksi yang terjadi: Di kutub + : Au Au3+ + 3 e– Di kutub – : Au3+ + 3 e– Au Selain penyepuhan logam untuk perhiasan. logam emas dihubungkan dengan kutub positip. Emas termasuk logam yang harganya mahal. sehingga saat ini banyak perhiasan yang terbuat dari tembaga yang dilapisi emas melalui penyepuhan. Tentukan zat apa yang teroksidasi dan zat apa yang tereduksi pada masing-masing percobaan! 3. Tulis masing-masing reaksinya! Penyepuhan merupakan contoh dari proses elektrolisis.1 Penyepuhan Perhatikan gambar penyepuhan gelang tembaga oleh emas dan sendok besi oleh perak berikut ini. Pada penyepuhan logam terjadi reaksi oksidasi-reduksi. Penerapan Konsep Reaksi Oksidasi-Reduksi Konsep reaksi oksidasi-reduksi banyak kita manfaatkan.

6 Selesaikan soal-soal berikut. Jelaskan proses yang terjadi pada penyepuhan benda dari besi oleh tembaga! 2. Reaksi Oksidasi-Reduksi 165 . Pada tata nama yang menggunakan nama latin. pengikatan dan pelepasan elektron. oksidasi adalah peristiwa kenaikan bilangan oksidasi sedangkan reduksi adalah peristiwa penurunan bilangan oksidasi. Pada konsep kenaikan dan penurunan bilangan oksidasi. 5. Reaksi redoks berkembang mulai dari konsep penggabungan dan pelepasan oksigen. 3.Latihan 7. Untuk meluncurkan roket tersebut digunakan kerosin. akhiran –o pada nama logam menunjukkan bilangan oksidasi logam yang lebih rendah dan akhiran –i menunjukkan bilangan oksidasi logam yang tinggi. Sumber: New Stage Chemistry Rangkuman 1. oksidasi adalah peristiwa pelepasan elektron sedangkan reduksi adalah peristiwa pengikatan elektron. 4. Beberapa nama senyawa dapat ditentukan berdasarkan bilangan oksidasi logam-logamnya. Berikan contoh penerapan konsep redoks pada kehidupan sehari-hari! INFO KIMIA Peluncuran roket seperti gambar menggunakan prinsip reaksi redoks. Zat yang mengalami reduksi disebut oksidator. 6. Zat yang mengalami oksidasi disebut reduktor. Pada konsep penggabungan dan pelepasan oksigen. Pada konsep pengikatan dan pelepasan elektron. Semua ini adalah reaksi redoks. Di angkasa roket menggunakan hidrogen yang dibakar dengan oksigen. Contoh: Nama FeCl2 adalah besi(II) klorida atau fero klorida Nama FeCl3 adalah besi(III) klorida atau feri klorida Pada tata nama yang menggunakan bahasa Indonesia angka Romawi dan kurung menunjukkan bilangan oksidasi besi. 1. serta kenaikan dan penurunan bilangan oksidasi. Kerosin terbakar oleh oksigen memberikan energi untuk naik ke atas. 2. oksidasi adalah peristiwa pengikatan oksigen sedangkan reduksi adalah peristiwa pelepasan oksigen.

. manakah yang bukan reaksi redoks? A. 5. pelepasan elektron C. Mn2O3 Bilangan oksidasi nitrogen dalam HNO3 adalah . K2MnO4 B. Na + H2O NaOH + H2 E. +5 C. A. +3 B. . Na(s) Na2+(aq) + 2 e– Cu2+(aq) Al3+(aq) + 3 e– Ca3+(aq) + 3 e– C. MnO2 D. Ca(s) 2. Cu(s) + 2 e– D. . . A. 3. . 0 Reaksi reduksi dapat ditunjukkan oleh terjadinya . Mg(s) + 2 e– Mg2+(aq) B. . pengurangan bilangan oksidasi Kimia Kelas X SMA dan MA 4. CuO + H2 Cu + H2O C. Fe2O3 + CO Fe + CO2 Reaksi oksidasi yang benar adalah . penambahan muatan atom D. penambahan bilangan oksidasi E. NaOH + HCl NaCl + H2O B. 166 . . –5 D. A. Mg + HCl MgCl2 + H2 D. –3 E. Di antara reaksi berikut. . KMnO4 C. 1. MnO E.Kata Kunci • • • • Reduksi Oksidasi Reaksi redoks Oksidator • • • Reduktor Bilangan oksidasi Penyepuhan Evaluasi Akhir Bab I. Al(s) E. penambahan proton B. . Pilihlah salah satu jawaban yang benar. Dalam senyawa manakah mangan memiliki bilangan oksidasi tertinggi? A.

5 Pada reaksi 2 Fe2+(aq) + Cl2(g) 2 Fe3+(aq) + 2 Cl–(aq) 7. Pada reaksi: 3 Cu + 8 HNO3 3 Cu(NO3)2 + 4 H2O + 2 NO. A. BaCl2 + H2SO4 D. Manakah yang merupakan reaksi redoks? A. 4 E. 7 C. 8. A. Cl2 E. Dalam persamaan reaksi: Zn(s) + NiCl2(aq) ZnCl2(aq) + Ni(s). yang bertindak sebagai oksidator adalah . A. . ion Cl– berubah menjadi senyawa MgCl2 C. Mn Pada reaksi: 2 KClO3 2 KCl + 2 O2 Atom klor mengalami perubahan bilangan oksidasi sebesar . Mn E. –2 menjadi +2 C. . . 0 menjadi +2 E. ZnCO3 ZnO + CO2 BaSO4 + 2 HCl CuCl2 + H2O 2 HCl C. . MnO4– 3+ B. . .6. senyawa HCl berubah menjadi MgCl2 D. A. Reaksi berikut: Mg + 2 HCl MgCl2 + H2 disebut reaksi redoks. 9. . AgNO3 + NaCl AgCl + NaNO3 B. Pernyataan yang benar dari reaksi di atas adalah . yang bertindak sebagai pereduksi adalah . +2 menjadi 0 B. H2O B. Cl– B. Fe2+ D. . MnO42– 4+ C. A. 6 B. . NO C. . –2 menjadi 0 Mangan yang tidak dapat dioksidasi lagi terdapat pada ion . Cl C. . . Fe3+ 10. Cu(NO3)2 11. . . H2 + Cl2 12. logam Mg mengalami peningkatan bilangan oksidasi dan hidrogen penurunan bilangan oksidasi Reaksi Oksidasi-Reduksi 167 . . . . . 0 menjadi –2 D. logam Mg berubah menjadi senyawa MgCl2 B. CuO + 2 HCl E. A. 3 D. Cu D. logam Mg mengikat H dari senyawa HCl E. HNO3 E. Mn2+ D. bilangan oksidasi Zn berubah dari .

kalium klorida B. Rumus kimia feri oksida adalah . tembaga(II) sulfida C. logam dengan asam menghasilkan gas hidrogen 18. . Fe3O4 D. Semua reaksi berikut ini merupakan reaksi redoks.3 mol E. tembaga(I) sulfida B. A. . Suatu senyawa dengan rumus CuS disebut . CaSO4 3. . A. kecuali . kalsium diklorida 15. 1 mol B. 0.5 mol C. . . FeO B. Manakah perubahan di bawah ini yang memerlukan suatu reduktor? A. BrO3 BrO– C. Di bawah ini tertulis nama senyawa berikut rumus kimianya. AsO32– AsO43– E. Fe3(CO3)2 4. Cu(NO3)2 168 Kimia Kelas X SMA dan MA . A. . besi dengan oksigen menjadi karat besi B. . tembaga sulfida E. Cu2O 2. 1. 0. . Fe(OH)3 16. . Besi(III) karbonat. . Tembaga nitrat.13. kuprum sulfida D. . karbon dengan oksigen menjadi gas karbon dioksida C. kalium diklorida D. tembaga sulfat 17. H2O2 O2 D.66 mol 14. kayu dibakar menjadi arang E. Pada reaksi reduksi logam tembaga dan asam nitrat berikut: 3 Cu + 8 HNO3 3 Cu(NO3)2 + 4 H2O + 2 NO Bila 1 mol tembaga bereaksi maka berapa mol gas NO yang terbentuk? A. CrO42– Cr2O72– – B. Fe2O3 E. Tembaga(I) oksida. . A. 0. asam klorida dengan natrium hidroksida menjadi garam dapur D. Fe(OH)2 C. Kalsium sulfat. Suatu zat dengan rumus kimia CaCl2 disebut .2 mol D. kalsium klorida C. 1. karbon diklorida E. Al(OH)3 Al(OH)4– 19.

Tentukan nama dari senyawa-senyawa berikut. 1. SnO2 f. Tentukan bilangan oksidasi setiap unsur dalam senyawa ion berikut ini! a. 1.yang benar adalah . AuCl3 Jelaskan proses penyepuhan logam seng oleh emas. H2O NaH H2O2 f. KCl NO3– SO42– Pada reaksi elektrolisis timbal (II) bromida. 3. Ion Ag+ akan tereduksi menjadi Ag pada kutub negatif E. 3 E. A. 1. 1. a. H2 e. Cr2O3 e. 2. mana proses oksidasi dan proses reduksi? Jelaskan alasannya! 3. tulis reaksi redoks yang terjadi! 5. di kutub positif terjadi Ag Ag+ + e– B. dan 4 B. Sendok aluminium dapat dilapisi oleh perak melalui proses penyepuhan. MnCl2 b. MnO2 h. 2. dan 4 20. dan 3 C. Sendok aluminium dihubungkan dengan kutub positif dan logam perak dengan kutub negatif C. Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat. dan 4 D. c. d. Reaksi Oksidasi-Reduksi 169 . a. tentukanlah oksidator dan reduktor serta perubahan bilangan oksidasinya. NiCl3 c. 3. g. . Dari reaksi di bawah ini. Logam perak larut membentuk Ag+ D. terjadi reaksi: Pb2+ + 2 e– Pb 2 Br– Br2 + 2 e– Di antara dua proses tersebut. c. b. . Fe2O3(s) + 3 CO(g) 2 Na(s) + 2 H2O(l) 2 Al(s) + 3 Cl2(g) O2(g) + S(s) Cu(s) + S(s) SO2(g) CuS(s) 2 Fe(s) + 3 CO2(g) 2 NaOH(aq) + H2(g) 2 AlCl3(s) 4. d. Kedua logam tercelup dalam larutan perak nitrat (AgNO3(aq)) B. CuCI2 d. V2O5 g. Manakah dari pernyataan di bawah ini yang tidak benar? A. 2. 1. 1. . Na2O b. h. e. 2.

Buatlah laporan hasil percobaan dengan lengkap dan tunjukkan kunci yang sudah disepuh! 170 Kimia Kelas X SMA dan MA .T u g a s Lakukan percobaan penyepuhan logam dengan larutan tembaga(II) sulfat atau larutan terusi. Gunakan alat dan bahan sebagai berikut: Alat-alat: Kunci bekas Bahan : Larutan tembaga(II) sulfat Batu baterai 12 volt Logam tembaga (dari dalam kabel) Kabel listrik Wadah dari kaca Carilah informasi dari buku tentang percobaan penyepuhan.

mengindentifikasi unsur C. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. Chemistry For You Mengelas menggunakan campuran gas etuna dan oksigen murni. dan kuarterner. tersier. membedakan atom C primer.Bab VIII Kekhasan Atom Karbon Sumber: Lawrie Ryan. 3. 2. Kekhasan Atom Karbon Kekhasan Atom Karbon 171 171 . mendeskripsikan kekhasan atom karbon dalam senyawa karbon. sekunder. dan O dalam senyawa karbon melalui percobaan. H. Etuna merupakan senyawa karbon.

PETA KONSEP Kekhasan Atom Karbon mengakibatkan Ikatan Antar Atom Karbon membentuk ada yang berupa Rantai Karbon berupa Rantai Lurus Rantai Bercabang Ikatan Tunggal Ikatan Rangkap terdiri dari memiliki dapat memiliki Ikatan Rangkap Dua Ikatan Rangkap Tiga Atom C Primer Atom C Sekunder Atom C Tertier Atom C Kuarterner 172 Kimia Kelas X SMA dan MA .

A. NH4OCN CO(NH2)2 amonium sianat urea Senyawa organik lebih sering disebut senyawa karbon. gula. Sediakan tabung reaksi. nilon. Masukkan seujung sendok kecil gula pasir ke dalam tabung reaksi gula pasir kemudian sumbat dengan kapas. tetapi kebanyakan terdiri dari beberapa atom karbon yang saling berikatan satu sama lain. H. Salah satu sifat khas senyawa karbon yaitu mempunyai rumus dan struktur molekul yang beraneka ragam bergantung pada jumlah atom karbonnya. penjepit tabung. Panaskan gula sampai berwarna coklat dan uap yang dihasilkan membasahi kapas. H. Ambillah kapas dan totolkan pada Sumber: Lawrie Ryan. tetapi Friedrich Wohler tahun 1828 berhasil mensintesis urea (senyawa organik) dengan memanaskan amonium sianat melalui reaksi berikut. KEGIATAN 8. Senyawa karbon ada yang termasuk senyawa organik dan senyawa anorganik. Contoh senyawa yang mengandung karbon antara lain. Apa yang terjadi? Pertanyaan: 1. Mengapa kertas kobal klorida berubah warna? 2. Percobaan 1. dan O dalam Senyawa Karbon Pada waktu kita membakar kertas atau memanaskan gula dengan waktu yang lama maka akan didapat zat yang berwarna hitam dan uap. 4. Unsur C. Zat apakah yang berwarna hitam dan uap itu? Untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut lakukan pengujian senyawa karbon berikut.1 Eksperimen Menguji Unsur C. Senyawa karbon mengandung paling sedikit satu atom karbon. dan bahan bakar. kapas 2. Unsur apa yang terdapat dari hasil pemanasan gula tersebut? Kekhasan Atom Karbon 173 . wol. Apakah senyawa organik hanya didapat dari makhluk hidup? Awalnya senyawa organik diduga hanya dapat dihasilkan oleh makhluk hidup atau terdapat dalam makhluk hidup. tepung kanji. vitamin. dan O dalam senyawa karbon dan kekhasan atom karbon. lemak. Chemistry for You kertas kobal. 3. Pada bab ini akan dibahas keberadaan unsur C. H. plastik. protein.K arbon merupakan satu unsur yang banyak ditemukan jenis senyawanya. Menguji unsur H dan O 1. dan pembakar spirtus. dan O pada senyawa karbon Pada percobaan ini akan diuji adanya unsur H dan O serta unsur C pada gula pasir.

Dari mana gas CO2 tersebut? CO2 terbentuk dari reaksi antara C sebagai sisa pembakaran gula pasir dengan CuO. hidrogen. Sediakan tabung reaksi. Hal ini menunjukkan reaksi yang terjadi menghasilkan gas karbon dioksida. sumbat yang sudah campuran gula terpasang pipa bengkok. 4. dan oksigen. penjepit tabung. Bagaimana warna campuran setelah pemanasan dan zat apa yang terjadi? 3. Siapkan air kapur dalam tabung Sumber: Lawrie Ryan. 6. Kesimpulan apa yang kamu dapatkan dari percobaan ini? Pada pemanasan gula pasir akan menghasilkan karamel yang berwarna coklat dan uap yang dapat mengubah warna kertas kobal dari warna biru menjadi merah muda. Selain ketiga unsur tersebut ada unsur lain yang jumlahnya sangat sedikit seperti nitrogen dan belerang. Persamaan reaksinya: C(s) + CuO(s) Cu(s) + CO2(g) CO2 yang terbentuk bereaksi dengan air kapur (Ca(OH)2) dengan reaksi: CO2(g) + Ca(OH)2(s) CaCO3(s) + H2O(l) Senyawa organik atau senyawa karbon umumnya mengandung unsur-unsur karbon. 3.Percobaan 2. dan pasir dan CuO pembakar spirtus. Jika senyawa tersebut hanya mengandung C dan H saja disebut hidrokarbon. masukkan ujung pipa ke dalam tabung reaksi tersebut. Rangkaikan alat seperti pada air kapur gambar di samping. Tuliskan reaksi-reaksi yang terjadi pada percobaan tersebut! 4. Air terdiri dari unsur hidrogen dan oksigen. Masukkan gula pasir dan CuO ke dalam tabung reaksi. 5. Amati gejala yang terjadi pada air kapur dan sisa pemanasan tabung reaksi. Jika campuran gula pasir dan CuO dipanaskan maka pada dinding tabung terbentuk lapisan tembaga dan gas yang dapat mengeruhkan air kapur. Pertanyaan: 1. Panaskan campuran gula pasir dengan CuO dalam tabung reaksi. Chemistry for You reaksi lain. Mengapa terjadi perubahan pada air kapur? 2. maka dalam gula pasir terdapat unsur hidrogen dan oksigen. Hal ini membuktikan bahwa uap yang dihasilkan dari pemanasan gula pasir adalah uap air. 174 Kimia Kelas X SMA dan MA . Menguji adanya unsur C 1. 2.

ikatan C dan H dapat digambarkan sebagai berikut. H C +4 H H H H atau H C H Pada molekul metana ini atom karbon terletak di pusat dan dikelilingi oleh empat atom hidrogen dengan jarak yang sama. Perhatikan Gambar 8. Kekhasan atom karbon di antaranya kemampuan membentuk empat ikatan kovalen dengan atom lain atau atom karbon lain. Ikatan yang terjadi digambarkan dengan struktur Lewis sebagai berikut. sehingga membentuk molekul tetrahedral. Pada metana. karbon dapat pula berikatan kovalen dengan atom oksigen. serta membentuk rantai karbon lurus atau bercabang. Hal ini disebabkan kekhasan atom karbon itu sendiri. Ikatan Karbon dengan Oksigen Selain berikatan dengan atom hidrogen. Atom karbon mempunyai 4 elektron valensi. C . Bagaimana karbon berikatan dengan oksigen? Karbon mempunyai empat elektron valensi dan oksigen mempunyai enam elektron valensi. bila berikatan dengan atom lain kemungkinan struktur Lewisnya adalah sebagai berikut. Senyawa karbon dengan oksigen disebut karboksida. Hidrokarbon yang paling sederhana adalah metana dengan rumus CH4. O C O atau O=C=O atau O=C=O Kekhasan Atom Karbon 175 . rangkap dua. Kekhasan Atom Karbon dalam Senyawa Karbon Mengapa senyawa karbon jumlahnya banyak? Karbon mudah berikatan sehingga membentuk berbagai senyawa.1 H C H H C H H Sumber: Ebbing. C . General Chemistry H Gambar 8. C atau rangkap tiga. Ikatan Karbon dengan Hidrogen Senyawa karbon dengan hidrogen disebut hidrokarbon.B. 1.1 Metana dengan bentuk tetrahedral 2. C . Ikatan yang terjadi dapat berupa ikatan kovalen tunggal.

1 Contoh senyawa dengan berbagai ikatan Jenis Ikatan Kovalen Tunggal Contoh Rumus C2H6 Struktur Lewis Rumus Struktur H H H C C H H H H H C H H C H H–C H C H H H C H C–H Rangkap dua C2H4 H H H C C H H H Rangkap tiga C2H2 H C C H 176 Kimia Kelas X SMA dan MA . karbon dapat berikatan dengan karbon lain. Ikatan Karbon dengan Karbon Selain dengan hidrogen dan oksigen. INFO KIMIA CO2 – – – – – – Tidak berwarna. O C O O C O O C O Pada CO2 ini dua pasang elektron digunakan bersama antara karbon dan oksigen. Ikatan yang terbentuk dapat merupakan ikatan kovalen tunggal atau ikatan kovalen rangkap. Sedikit larut dalam air membentuk asam lemah. Contoh senyawa yang berikatan kovalen tunggal dan rangkap dapat dilihat pada Tabel 8.1.Pada struktur ini setiap atom akan stabil karena dikelilingi 8 elektron. 3. Oleh karena itu ikatannya berupa ikatan rangkap dua. seperti yang ditunjukkan oleh lingkaran berikut. Tabel 8. Dapat memadamkan api. Dalam bentuk padat disebut dry ice. Lebih berat dari udara. Menyegarkan minuman ringan.

Sekunder. C tersier. dapat disimpulkan: • • • • Atom C primer yaitu atom C yang mengikat 1 atom C lain. Rantai karbon lurus –C–C–C–C– C=C–C–C C–C C–C b. Contoh: a. Rantai karbon yang terbentuk dapat berupa rantai lurus atau rantai bercabang. tertier. Tersier. dan C kuarterner. sekunder. dan kuarterner? Jelaskan apa yang disebut atom C primer. Rantai Karbon pada Senyawa Karbon Karbon dengan karbon dapat berikatan.4. Rantai karbon bercabang C C–C–C–C C C–C– C–C C C= C–C–C C 5. C sekunder. Atom C Primer. dan kuarterner! Berdasarkan struktur karbon di atas. Makin banyak atom karbon dengan atom karbon yang berikatan maka akan terbentuk rantai karbon. dan Kuarterner Berdasarkan jumlah atom karbon yang terikat pada atom karbon lainnya. sekunder. Untuk memahaminya perhatikan struktur karbon berikut. atom karbon dibedakan menjadi atom C primer. Atom C kuarterner yaitu atom C yang mengikat 4 atom C lain. tersier. Atom C sekunder yaitu atom C yang mengikat 2 atom C lain. Atom C tersier yaitu atom C yang mengikat 3 atom C lain. Kekhasan Atom Karbon 177 . CP C P P T CP CT CS CP C CS C K CK C CP C P C P Keterangan: P = primer S = sekunder T = tersier K = kuarterner Dari struktur karbon di atas berapa masing-masing atom C yang terikat pada atom C primer.

1. Kekhasan atom karbon adalah dapat membentuk 4 ikatan kovalen dengan atom C atau atom lain dan dapat membentuk rantai karbon. Senyawa organik disebut juga senyawa karbon karena dihasilkan oleh makhluk hidup dan selalu mengandung atom karbon. dan C kuarterner pada rumus struktur berikut. tersier. . C C C –C –C –C –C –C –C C C –C –C C C C C – C – C – C – C –C – C C C C C C Rangkuman 1.1 Tentukan C primer. Ikatan antara atom karbon dengan atom karbon dibedakan menjadi ikatan tunggal (C – C). Pilihlah salah satu jawaban yang benar. Kimia Kelas X SMA dan MA 178 . ikatan rangkap dua (C = C). 4. C tersier. 5. 2. dan ikatan rangkap tiga (C C). C sekunder. a. . sekunder.Latihan 8. Setelah beberapa saat ternyata terjadi perubahan warna pada kertas kobal. . Berdasarkan data itu dapat disimpulkan bahwa unsur-unsur yang terkandung dalam senyawa itu adalah . C C b. Suatu padatan senyawa organik dipanaskan dalam tabung reaksi dan di atas tabung diletakkan kertas kobal. Rantai karbon dapat berupa rantai lurus atau rantai bercabang. Berdasarkan jumlah atom karbon lain yang terikat oleh suatu atom karbon. 3. Kata Kunci • • • • Senyawa organik Senyawa karbon Tetrahedral Karboksida • • • • Atom C primer Atom C sekunder Atom C tersier Atom C kuarterner Evaluasi Akhir Bab A. dan kuarterner. atom karbon ada yang berupa atom karbon primer.

D. karbon dan air Pernyataan berikut merupakan kekhasan atom karbon dalam senyawanya kecuali dapat membentuk . oksigen dan hidrogen 2. ikatan kovalen tunggal. air soda C. 3. A. H H H C H C C H H H H C C H H H H C C H H 3. 4. kecuali . H C H E. . . A. 3. 4.A. . A. hidrogen. A. air cuka B. detergen D. . 2. . dan 7 CH2 CH3 CH3 H H 8 CH3 Kekhasan Atom Karbon 179 . atom C tersier terdapat pada nomor . air kapur D. Untuk menguji adanya gas CO2 digunakan larutan . . oksigen. . 2. H C H 6. lemak E. dan 6 6 5 1 4 3 2 C. dan karbon E. Dalam senyawa hidrokarbon berikut ini. . hidrogen dan karbon C. rantai yang panjang antar atom karbon D. . . karbohidrat Struktur Lewis untuk C3H6 adalah . . 2. . . oksigen dan karbon B. H H H C C C H H H H H C C H H B. 5. empat ikatan kovalen B. A. semen B. 1. 5. dan 8 H CH3 CH3 H CH3 B. air gula Zat berikut merupakan kegunaan hidrokarbon. H C H C. 2. rantai karbon yang lurus maupun bercabang E. 4. air garam E. dan 6 H 3C C C C C C H D. solar C. D. . . rangkap dua atau tiga antar atom karbon maupun dengan atom unsur lain Senyawa hidrokarbon dibakar akan menghasilkan gas CO2 dan H2O. dan 7 7 E. ikatan kovalen rangkap dua atau tiga saja antara atom karbonnya C.

C sekunder. 4 atom C primer. dan C kuarterner? Jelaskan! Sebutkan hal-hal yang menunjukkan kekhasan atom karbon! T u g a s 1. 3. 4 dan 7 8. C3H6 . Dari rumus struktur zat ini: H3C – CH – CH – CH3 CH3 CH2 – CH3 dapat dikatakan bahwa zat ini mempunyai . 1 atom C sekunder. 2 atom C sekunder. Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat. 5 dan 8 C. 1 atom C sekunder. 5. 1 dan 9 B. Buat model senyawa karbon yang mengandung atom C primer. dan 1 atom C tersier B. C3H8. 4. 3 dan 6 E. 3 atom C primer. Beri warna yang berbeda untuk atom-atom C tersebut! Buatlah model senyawa yang mengandung ikatan tunggal saja dan mengandung ikatan rangkap. 1. dan 2 atom C tersier D.7. 2. 4 atom C primer. C sekunder. 3 atom C primer. C tersier. C4H6. C4H10. 2 dan 5 D. Dari rumus struktur suatu molekul hidrokarbon berikut. 2 atom C primer. 180 Kimia Kelas X SMA dan MA . 2. . . dan C kuarterner dari bahan-bahan yang ada di rumah seperti kawat dan kertas koran. A. 2 atom C sekunder. 1 atom C sekunder. CH3 1 2 3 4 CH3 5 CH3 6 7 H3C CH CH3 C CH3 CH2 CH C CH2 8 9 CH2 CH CH3 CH3 CH3 yang mempunyai kedudukan C kuarterner adalah nomor . . Peristiwa apakah yang menunjukkan bahwa dalam gula mengandung unsur hidrogen dan oksigen? Jelaskan! Bagaimana membuktikan bahwa hasil pembakaran senyawa karbon dikeluarkan gas karbon dioksida dan uap air? Tuliskan struktur Lewis dari senyawa C2H4. . dan 3 atom C tersier E. . A. . dan 4 atom C tersier B. dan 2 atom C tersier C. Apakah yang dimaksud dengan C primer. C2H6.

mengelompokkan senyawa hidrokarbon berdasarkan kejenuhan ikatan. menuliskan contoh reaksi sederhana pada senyawa alkana. Key Science Chemistry Mainan anak-anak ban ak ang terbuat dari plastik. dan alkuna. Alkena. 5. membuat isomer-isomer dari senyawa hidrokarbon. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat: 1. dan Alkuna 181 181 .Bab IX Alkana. alkena. alkena. 4. menyimpulkan hubungan titik didih senyawa hidrokarbon dengan massa molekul relatifnya dan strukturnya. 3. dan Alkuna Alkana. Alkana. dan alkuna. Alkena. dan Alkuna Sumber: Ramsden. Mainan plastik tersebut dibuat dari polimerisasi etena. 2. memberi nama senyawa alkana. Alkena.

PETA KONSEP Hidrokarbon terdiri dari Hidrokarbon Jenuh Hidrokarbon Tak Jenuh berupa dapat berupa Alkana rumus umum rumus umum Alkena Alkuna rumus umum CnH2n+2 membentuk CnH2n membentuk membentuk CnH2n-2 dapat mengalami Isomer Rantai Isomer Cis-Trans Isomer Posisi dapat mengalami Reaksi Oksidasi Reaksi Substitusi Reaksi Eliminasi Reaksi Adisi 182 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Rumus Molekul CH4 C2H6 C3H8 C4H10 C5H12 Nama Metana Etana Propana Butana Pentana No. 2. Rumus Molekul C6H14 C7H16 C8H18 C9H20 C10H22 Nama Heksana Heptana Oktana Nonana Dekana Sumber: Raph J. Alkana. 3. 9. Berdasarkan ikatan yang terjadi di antara atom C nya.enyawa hidrokarbon banyak terdapat di alam terutama pada minyak bumi dan gas alam. contohnya minyak tanah. Hidrokarbon siklik yang jenuh disebut sikloalkana dan hidrokarbon siklik yang tidak jenuh disebut hidrokarbon aromatik. hidrokarbon alifatik yang mengandung ikatan tunggal disebut hidrokarbon jenuh contohnya alkana dan yang mengandung ikatan rangkap disebut hidrokarbon tak jenuh contohnya alkena dan alkuna. Senyawa hidrokarbon dapat berupa hidrokarbon alifatik dan hidrokarbon siklik. ternyata ada perbedaan jumlah atom C dan H secara teratur yaitu CH2. Tabel 9. Alkena. 6. contohnya benzena. S A. Senyawa hidrokarbon adalah senyawa karbon yang hanya mengandung unsur karbon dan hidrogen. 1. Rumus Umum Alkana Untuk mempelajari rumus umum alkana. perhatikan tabel rumus molekul dan nama beberapa alkana berikut ini. 4. alkena. dan LPG.1 Rumus molekul dan nama beberapa alkana No. Senyawa siklik akan dibahas di kelas XII. dan alkuna. Organic Chemistry Bila senyawa alkana diurutkan berdasarkan jumlah atom C nya. 5. bensin. Fesenden. dan Alkuna 183 . 8. 10. 7. Bagaimana rumus kimia dari senyawa-senyawa hidrokarbon tersebut? Pada bab ini akan dibahas senyawa alifatik dan beberapa reaksi yang terjadi pada alkana. Alkana Bahan bakar yang kita gunakan dalam keperluan sehari-hari termasuk golongan alkana. Bagaimana rumus dan sifat-sifat alkana? 1. Deret senyawa ini merupakan deret homolog yaitu suatu deret senyawa sejenis yang perbedaan jumlah atom suatu senyawa dengan senyawa berikutnya sama.

Oleh karena semua C sudah mengikat 4 atom lain. 2. Senyawa-senyawa alkana diberi nama berakhiran –ana. Parafin artinya mempunyai daya gabung yang kecil atau sukar bereaksi dengan zat lain. maka alkana disebut hidrokarbon jenuh atau parafin. Contoh: CH3 – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 n-butana n-pentana n-heksana 184 Kimia Kelas X SMA dan MA . Contoh penulisan rumus molekul dan rumus struktur alkana dapat dilihat pada Tabel 9. Contoh: Metana. etana. dan propana. Tabel 9.Dari rumus-rumus molekul alkana di atas dapat disimpulkan bahwa rumus umum alkana adalah: CnH2n+2 n = jumlah atom karbon Pada penulisan rumus senyawa karbon dikenal rumus molekul dan rumus struktur. Tata Nama Alkana Tata nama alkana menurut IUPAC (International Union of Pure and Applied Chemistry) adalah sebagai berikut. Senyawa alkana yang mempunyai rantai karbon lurus namanya diberi awalan normal dan disingkat dengan n. b.2 Contoh rumus molekul dan rumus struktur pada alkana Nama Rumus Etana Rumus Molekul C2H6 Struktur Lewis H H C H H Propana C3H8 H C H H C H H H C H H C H H H H C H H C H H atau CH3 – CH3 Rumus Struktur H H H H C C C H atau CH3 – CH2 – CH3 H H H Berdasarkan strukturnya alkana merupakan suatu hidrokarbon yang mempunyai ikatan tunggal antara C dan C nya.2. a.

dan Alkuna 185 . Contoh: 1 2 3 4 5 6 6 5 4 3 2 1 CH3 – CH2 – CH – CH2 – CH2 – CH3 CH3 CH2 CH3 (salah) CH3 – CH2 – CH – CH – CH2 – CH3 CH3 CH2 CH3 (benar) Sebagai cabang adalah gugus alkil (alkana yang kehilangan satu atom hidrogennya). Contoh: 1) 4 3 2 1 CH3 – CH2 – CH – CH3 CH3 2) 3 2 rantai utama cabang 1 CH3 – CH – CH2 – CH3 4 rantai utama cabang CH2 5 CH3 Jika terdapat beberapa pilihan rantai utama maka pilihlah rantai utama yang paling banyak cabangnya. Rantai utama adalah rantai hidrokarbon yang terpanjang diberi nomor secara berurutan dimulai dari ujung yang terdekat dengan cabang. Contoh: CH3 CH3 – CH2 – CH – CH2 – CH2 – CH3 CH2 CH3 dua cabang (dipilih) CH3 CH3 – CH – CH – CH2 – CH2 – CH3 CH2 CH3 satu cabang (tidak dipilih) Jika ada dua cabang yang berbeda terikat pada atom C dengan jarak yang sama dari ujung maka penomoran dimulai dari atom C yang lebih dekat ke cabang yang lebih panjang. Senyawa alkana yang mempunyai rantai karbon bercabang terdiri dari rantai utama dan rantai cabang.c. Alkana. Beberapa gugus alkil dan namanya dapat dilihat pada Tabel 9.3. Alkena.

Contoh: 1) 4 CH3 3 2 1 CH2 CH3 CH3 CH3 Rantai induk Gugus alkil (cabang) Nomor cabang Namanya 2) 1 2 3 4 : : : : butana metil 2 2-metilbutana 5 6 CH3 CH2 CH CH2 CH2 CH3 CH CH3 CH3 Rantai induk Gugus alkil Nomor cabang Namanya : : : : heksana isopropil 3 3-isopropilheksana 186 Kimia Kelas X SMA dan MA .Tabel 9. Lalu nama cabang berikut nama rantai utamanya.3 Rumus gugus alkil dan namanya Gugus Alkil CH3 – CH3 – CH2 – CH3 – CH2 – CH2 – CH3 – CH – CH3 Nama Metil Etil Propil Isopropil Gugus Alkil C4H9 – Nama Butil CH3 – CH2 – CH – Sekunder butil CH3 CH3 – CH – CH2 – CH3 CH3 CH3 – C – CH3 Tersier butil Isobutil d. Penulisan nama untuk senyawa alkana bercabang dimulai dengan penulisan nomor cabang diikuti tanda (–).

kemudian nama rantai utamanya. dan seterusnya). Lalu diikuti nama alkil dengan diberi awalan Yunani sesuai jumlah gugus alkilnya (dua = di. Bila cabangnya terdiri atas lebih dari satu gugus alkil yang sama maka cara penulisan namanya yaitu tuliskan nomor-nomor cabang alkil.dimetilpentana f. maka penulisan nama cabang diurutkan berdasarkan abjad. dan Alkuna 187 . empat = tetra. Bila cabangnya terdiri atas gugus alkil yang berbeda.). Contoh: CH3 5 4 3 2 CH3 CH2 CH CH CH3 Rantai utama Gugus alkil CH3 Nomor cabang Namanya 1 : : : : pentana metil 2. tiap nomor dipisahkan dengan tanda (. Berikan nama pada rumus struktur berikut ini. CH3 – CH – CH – CH2 – CH – CH3 CH3 CH3 CH(CH3)2 d.5-dimetilheptana Latihan 9.e. a. 3 . Contoh: 1 2 3 4 5 6 7 CH3 – CH – CH2 – CH – CH – CH2 – CH3 CH3 C2H5 CH3 Rantai utama : heptana Gugus alkil : metil dan etil Nama : 4-etil-2.1 Selesaikan soal-soal berikut! 1. 3 2. tiga = tri. b. CH3 – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH – CH3 CH3 CH3 c. CH3 – C – C – CH2 – CH3 CH3 CH3 CH3 CH3 Alkana. Alkena.

apakah jumlah isomernya bertambah? 188 Kimia Kelas X SMA dan MA . 2.3. Ubahlah rangkaian tersebut menjadi rantai bercabang. 2. Lakukan kegiatan seperti no. Gambar senyawa dan beri nama.4-trimetiloktana d. 2. 4-propilnonana 3. 3-etil.2. Berapa senyawa yang didapat dari masing-masng percobaan? 5.2. Gambar senyawa yang kamu buat dan beri nama. Bagaimana jika jumlah atom C makin banyak. 4. KEGIATAN 9. Keisomeran pada Alkana Mengapa senyawa karbon ditemukan dalam jumlah yang banyak? Salah satu penyebabnya karena senyawa karbon mengalami keisomeran. Rangkaikan 4 atom C dan 10 atom H sehingga membentuk senyawa alkana rantai lurus.4-tetrametilheptana c. 1 dan 2 dengan menggunakan 5 atom C dan 12 atom H.3. Ini dapat ditunjukkan oleh titik didihnya. 2. 2. 2.3-trimetilpentana b.5-dimetiloktana e.2. 3. H H C H H C H H C H H C H H dengan H H C H H H C C H H C H H H n-butana (titik didih -1 C) 2-metilbutana (titik didih 8 C) Kedua struktur tersebut sifatnya berbeda. Dari C4H10 ternyata dapat dibuat dua buah rumus struktur atau dua isomer yaitu n-butana dan 2-metilpropana. Tuliskan rumus strukturnya! a. Apa yang dimaksud dengan keisomeran? Empat atom C dan 10 atom H akan membentuk rumus molekul C4H10. Apa yang dimaksud dengan keisomeran? Coba lakukan kegiatan berikut.5-dimetil.1 Menyimpulkan Keisomeran Gunakan molymood atau model atom 1. 4-isopropil. 3-etil.

Peristiwa semacam ini disebut keisomeran. Perhatikan data titik didih dan titik leleh senyawa alkana pada Tabel 9.4 Tabel 9. Heksana 2. Sifat-Sifat Alkana Pada temperatur kamar (25 C) dan tekanan satu atmosfer senyawa alkana memiliki wujud yang berbeda-beda.130 . Makin banyak rantai C pada alkana makin banyak struktur yang terbentuk.2-dimetil propana 2-metilbutana -17 9 Sumber: Book of Data Rumus molekul C5H12 dapat membentuk tiga buah isomer yang berbeda. Heptana 3. Alkana. Latihan 9. Oktana 4.4 Isomer pentana Rumus Molekul Rumus Struktur Nama Titik Titik Leleh ( C) Didih ( C) .2 Tuliskan rumus struktur dan nama isomer-isomer dari: 1. dan Alkuna 189 .5. Alkena.160 36 28 C5H12 CH3– CH2– CH2– CH2– CH3 n-pentana CH3– CH2– CH– CH3 CH3 CH3 CH3– C– CH3 CH3 2. Untuk mengetahui wujud alkana dapat dilihat dari titik didih dan titik lelehnya.Dari rumus molekul C5H12 didapat tiga buah isomer seperti pada Tabel 9. Berdasarkan penjelasan di atas maka: Isomer adalah senyawa-senyawa yang memiliki rumus molekulnya sama tetapi rumus strukturnya berbeda.

5. dan Mr alkana No. Fesenden. 1. 8.5 .138 . 3.5 126 151 174 317 .00 g mL–1 (massa jenis air pada suhu 4 C).5 Titik didih.51 . 7.30 28 Sumber: Raph J. Jelaskan hubungan Mr alkana dengan titik didihnya! 2. Contoh: CH3 – CH2 – CH2 – CH3 – CH3 CH3 – CH – CH2 – CH3 CH3 Titik didih 36 C Titik didih 27. C5 sampai dengan C17 berwujud cair.Tabel 9. dan mulai C18 berwujud padat. Latihan 9. Alkana tidak larut di dalam air sebab termasuk senyawa nonpolar. Alkana larut di dalam pelarut nonpolar seperti karbon tetraklorida. Mengapa senyawa alkana tidak larut dalam air? 190 Kimia Kelas X SMA dan MA . Buktinya minyak terapung di atas air.95 . dan benzena.90. Titik didih alkana bercabang lebih rendah dari titik didih rantai lurus.3 Selesaikan soal-soal berikut! 1.9 C Titik leleh alkana tidak seperti titik didihnya yaitu sesuai dengan Mr nya. 10.42 -4 36 69 98.183 . titik leleh. 2. kloroform. 4. 11.182 .190 . Titik didih n-alkana bertambah sesuai dengan kenaikan Mr senyawanya. 9. Nama Metana Etana Propana Butana Pentana Heksana Heptana Oktana Nonana Dekana Oktadekana Rumus CH4 C2H6 C3H8 C4H10 C5H12 C6H14 C7H16 C8H18 C9H20 C10H22 C18H38 Mr 16 30 44 58 72 86 100 114 128 142 254 Titik Didih ( C) Titik Leleh ( C) .88 .57 .164 . Organic Chemistry Dari data tersebut alkana rantai lurus (n-alkana) yang mengandung C1 sampai dengan C4 berwujud gas.130 . 6. Massa jenis alkana umumnya lebih rendah dari 1.

Organic Chemistry Dari Tabel 9. Alkena termasuk senyawa tak jenuh. LNG dari Indonesia banyak di ekspor ke luar negeri misalnya ke negara Jepang. Tabel 9. Hasil pembakarannya tidak membentuk jelaga dan panasnya cukup tinggi sehingga masakan lebih cepat matang. 9. 10. Fesenden. indah warnanya. Bagaimana rumus umum alkena dan sifat-sifatnya? Perhatikan pembahasan berikut ini.INFO KIMIA LPG (Liquified Petroleum Gas) merupakan campuran gas metana. dan Alkuna 191 . propana. Rumus Molekul C2H4 C3H6 C4H8 C5H10 C6H12 Nama Etena Propena Butena Pentena Heksena No. 8.6. Ini disebabkan plastik harganya murah. 6. 1.6 Rumus molekul alkena dan namanya No. 1. Alkena. 4. tidak mudah rusak. 2. 7. 5. 3. Rumus Molekul C7H14 C8H16 C9H18 C10H20 C11H22 Nama Heptena Oktena Nonena Dekena Undekena Sumber: Raph J. Bahan-bahan pembuat plastik merupakan senyawa kimia yang termasuk golongan alkena. dan butana yang dicairkan dengan tekanan tinggi hingga mencair agar memudahkan dalam pengangkutannya. serta banyak lagi yang lainnya. LNG (Liquified Natural Gas) banyak mengandung metana. Alkena Plastik merupakan barang yang sangat dibutuhkan untuk alat rumah tangga. dan ringan. perlengkapan sekolah. LNG jarang digunakan di Indonesia. B. etana. Rumus Umum Alkena Perhatikan rumus molekul beberapa alkena dan namanya pada Tabel 9.6 dapat disimpulkan bahwa rumus umum alkena adalah: CnH2n n = jumlah atom karbon Alkana. pembungkus barang atau makanan.

7 Contoh rumus molekul dan rumus struktur pada alkena Nama Rumus Molekul Struktur Lewis Rumus Struktur H Etena C2H4 H C H H C C H H H H C H H C H H C H H C C H H H atau CH2 = CH – CH3 atau CH2 = CH2 C H H Propena C3H6 C H Pada alkana. dan nama rantai utama. etena propena butena C5H10 C6H12 C7H14 pentena heksena heptena Letak ikatan rangkap ditunjukkan dengan nomor. Kimia Kelas X SMA dan MA 192 . ikatan C dengan C merupakan ikatan tunggal. artinya alkena masih mempunyai daya ikat terhadap molekul lain akibat adanya ikatan rangkap di antara atom C-nya. Akhiran –ana menjadi –ena. tanda (–). Contoh: C2H4 C3H6 C4H8 b. sehingga alkena termasuk senyawa hidrokarbon tidak jenuh.Bagaimana rumus struktur alkena? Perhatikan Tabel 9. Contoh: 4 3 2 1 CH3 – CH2 – CH = CH2 1 2 3 4 1-butena 2-butena CH3 – CH = CH – CH3 c. Alkena bercabang diberi nama dimulai dengan nomor cabang. Tata Nama Alkena Tata nama alkena menurut IUPAC pada umumnya sama dengan cara pemberian nama pada alkana dengan catatan sebagai berikut. Tabel 9. a. Pem– berian nomor dimulai dari atom karbon yang terdekat dengan ikatan rangkap. tanda (–). sedangkan pada alkena terdapat satu ikatan rangkap dua. namanya alkil.7. ditulis sebelum nama alkena rantai utama yaitu rantai terpanjang yang mengandung ikatan rangkap. nomor tempat ikatan rangkap. 2.

4-dimetil-2-heksena b. a. isomer posisi.3-dimetil-1-pentena c. dan isomer cis-trans.4-trimetil-2-heptena Beri nama pada rumus struktur berikut: a. 2. 3. 3. Alkena. Tulis rumus struktur dari senyawa berikut: a.4. CH3 – CH – CH – CH – C = CH CH3 CH3 CH3 3. CH – CH = CH – CH3 b. Isomer yang terjadi pada alkena dapat berupa isomer rantai. CH2 = CH – CH – CH – CH2 – CH3 CH3 CH3 c.4 1. Alkana. Isomer pada Alkena Seperti halnya pada alkana.Contoh: 5 4 3 2 1 CH3 – CH2 – CH = C – CH3 CH3 5 4 3 2 1 2-metil-2-pentena CH3 – CH2 – CH2 – C = CH2 CH3 5 4 3 2 1 2-metil-1-pentena CH3 – CH2 – CH – CH = CH2 CH3 3-metil-1-pentena Latihan 9. CH3 CH3 2. CH3 – C = C – C – CH3 CH3 CH3 d. dan Alkuna 193 . Isomer Rantai Isomer rantai pada alkena terjadi karena rantai karbon berubah misalnya dari lurus menjadi bercabang tetapi posisi ikatan rangkap tetap. pada alkena juga menunjukkan peristiwa keisomeran.

194 Kimia Kelas X SMA dan MA .2-butena Nama 1-butena 2-metil-1-propena b. Isomer Posisi Terjadinya isomer posisi pada alkena disebabkan posisi ikatan rangkap di antara atom-atom C nya dapat pindah tempat. Contoh: Rumus Molekul C4H8 Rumus Struktur CH2 = CH – CH2 – CH3 CH3 – CH = CH – CH3 C5H10 CH2 = CH – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH = CH – CH2 – CH3 CH2 = CH – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH2 – CH = CH – CH2 – CH3 Nama 1-butena 2-butena 1-pentena 2-pentena 1-heksena 3-heksena C6H12 c.Contoh: Rumus Molekul C4H8 Rumus Struktur CH3 – CH2 – CH = CH2 CH3 – C = CH2 CH3 C5H10 CH2 = CH – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – C = CH2 – CH3 CH3 C6H12 CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH = CH2 1-heksena CH3 CH3 CH3 – CH – C = CH2 2. Isomer Cis-Trans Isomer cis-trans terjadi karena adanya perbedaan kedudukan gugus-gugus yang sejenis di sekitar ikatan C = C.3-dimetil-1-butena 1-pentena 2-metil.

2) Jika pada isomer tersebut gugus sejenis yang terikat pada C = C letaknya dalam ruangan yang berbeda atau berseberangan. 1) Jika pada suatu isomer. dan Alkuna 195 . Alkena. Walaupun demikian sifat fisis kedua isomer ini berbeda. isomer cis-trans dapat terjadi pada: 1. nama isomer tersebut diberi awalan trans. Senyawa yang mempunyai atom C yang berikatan rangkap dua (alkena). Alkana. Berdasarkan uraian ini. gugus sejenis yang terikat pada C = C letaknya dalam ruangan yang sama.9 Sumber: Raph J. 2. Tata nama isomer ini adalah sebagai berikut. Fesenden. Organic Chemistry Terjadinya isomer cis dan trans disebabkan ikatan rangkap pada C = C tidak dapat diputar sehingga molekul alkena terbagi menjadi dua bagian atau ruangan.2-dikloroetena 48 C4H8 CH3 C=C H H C=C CH3 CH3 Cis 2-butena H CH3 3. perbedaannya hanya awalan cis dan trans.Contoh: Rumus Molekul C2H2Cl2 Cl C=C H H C=C Cl H H Cl Struktur Cl Nama Cis 1. Perbedaan posisi atom atau gugus atom yang terikat oleh ikatan rangkap menyebabkan sifat fisik misalnya titik didih berbeda. artinya kedua senyawa tersebut berbeda atau berisomeri. tetapi sifat kimianya pada umumnya sama. Nama isomer-isomer pada keisomeran cis-trans akan sama. nama isomer tersebut diberi awalan cis.7 Trans 2-butena H 0. Atom C yang berikatan rangkap masing-masing mengikat atom atau dua gugus atom yang berbeda.2-dikloroetena Titik Didih ( C) 60 Trans 1.

1.8 Titik didih dan massa jenis No. Bagaimana hubungan titik didih dengan Mr alkena? C. Latihan 9. dan titik didih bertambah tinggi dengan meningkatnya jumlah atom C. Persamaan reaksinya ditulis: CaC2(s) + 2 H2O(l) C2H2(g) + Ca(OH)2(aq) karbit etuna air kapur Jika etuna direaksikan dengan oksigen akan menghasilkan kalor yang sangat tinggi sehingga dapat melelehkan besi pada proses pengelasan. Tabel 9. 2. Alkuna Gas berbau khas yang biasa digunakan oleh tukang las adalah senyawa dari alkuna yang disebut etuna atau asetilena yang sehari-hari disebut gas karbit. Tulislah rumus struktur dan nama isomer-isomer dari senyawa berikut. 2.4 Sumber: Raph J. b. Gas ini dihasilkan dari reaksi antara karbit (CaC2) dengan air. Fesenden. c. Organic Chemistry Berdasarkan data titik didihnya. a. Persamaan reaksinya: 2 C2H2(g) + 5 O2(g) 4 CO2(g) + 2 H2O(l) + energi 196 Kimia Kelas X SMA dan MA .2-dibromoetena dan butena. Isomer posisi dari pentena dan oktena.5 Selesaikan soal-soal berikut! 1. 3. massa jenis lebih kecil dari satu. Sifat-Sifat Alkena Alkena mempunyai sifat-sifat tidak larut dalam air. tiga senyawa alkena dengan rantai terpendek berwujud gas. Isomer rantai dari pentena dan heptena.4. Nama Etena Propena 1-butena Heksana Rumus C2H4 C3H6 C4H8 C6H12 Mr 28 42 56 84 Titik Didih ( C) –102 –48 –4.5 63. Perhatikan tabel titik didih dan massa jenis alkana berikut ini. Isomer cis-trans dari 1. 5.

hanya akhiran –ena diganti menjadi –una. etena. 1. Alkena. dan Alkuna 197 . Rumus Molekul C2H2 C3H4 C4H6 C5H8 C6H10 Nama Etuna Propuna Butuna Pentuna Heksuna No. dengan daya ikatnya terhadap molekul lain lebih tinggi daripada alkena.8 Rumus molekul dan nama beberapa alkuna No. dan etuna ikatan rangkap tiga.Bagaimana rumus umum alkuna dan sifat-sifatnya? Perhatikan pembahasan berikut ini. H H H H H–C C–H H– C – C – H H H etana C = C H H etena etuna Ikatan kovalen antara C dengan C pada etana. Rumus Umum Alkuna Rumus molekul beberapa alkuna dan namanya dapat dilihat pada tabel berikut ini. 3. Pada etana membentuk ikatan tunggal. General Chemistry Dari data rumus molekul di atas. Oleh karena mempunyai ikatan rangkap tiga. 5. etena ikatan rangkap dua. dan etuna ada perbedaan. etena. 4. 2. Rumus Molekul C7H12 C8H14 C9H16 C10H18 C11H20 Nama Heptuna Oktuna Nonuna Dekuna Undekuna Sumber: Ebbing. 7. 6. dan etuna berikut ini. 9. Tata Nama Alkuna Tata nama alkuna pada umumnya sama dengan alkena. Ikatan Rangkap pada Alkuna Perhatikan rumus struktur etana. Alkana. 1. 8. 10. Tabel 9. 3. alkuna termasuk senyawa "hidrokarbon tidak jenuh". dapat disimpulkan bahwa rumus umum alkuna adalah: CnH2n–2 n = jumlah atom C 2.

CH3 – C C – CH3 c. Contoh: Isomer rantai: 1 2 3 4 5 6 CH 1 C – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 2 3 4 5 1-heksuna 4-metil-1-pentuna CH3 C – CH2 – CH – CH3 CH3 198 Kimia Kelas X SMA dan MA . Pada isomer posisi letak ikatan rangkap berubah. Isomer pada Alkuna Pada alkuna terjadi isomer posisi dan isomer rantai. e. CH C – CH3 b. 3. Pada isomer rantai letak ikatan rangkap tetap.Contoh: 4 4 1 3 3 2 3 2 2 4 1 CH3 – CH2 – C CH 1 1-butuna 2-butuna 3-metil-1-butuna CH3 – CH = CH – CH3 CH C – CH – CH3 CH3 Latihan 9. Tuliskan rumus struktur dari senyawa berikut ini! a. 3. CH C – CH2 – CH – CH2 – CH3 CH3 d.6 Selesaikan soal-soal berikut! 1.4-tetrametil-1-heptuna 2. CH3 – C C – CH2 – CH2 – CH3 CH CH3 – CH – CH – CH – C CH3 CH3 CH3 4. 3-metil-1-pentuna b.4. Tuliskan nama dari rumus struktur berikut ini! a.4-dimetil-1-heksuna c.3.

Alkena. dan Alkuna 199 . Sifat Fisik Alkuna Sifat fisik alkuna mirip dengan sifat-sifat alkana maupun alkena. dan Mr alkuna No. dan Alkuna Reaksi-reaksi pada senyawa karbon terjadi akibat adanya pemutusan dan pembentukan ikatan kovalen antar C dan H atau C dan C pada ikatan rangkap. heptuna b.7 Selesaikan soal-soal berikut! 1. 2. 1.8 –101. Perhatikan tabel berikut.6 –23. Reaksi terjadi melalui beberapa tahap reaksi atau mekanisme reaksi.Isomer posisi: CH C – CH2 – CH3 C – CH3 1-butuna 2-butuna CH3 – C 5. 3. Tabel 9. Fesenden.1 27 39. Latihan 9. tiga senyawa alkuna terpendek berwujud gas. pentuna d. Coba jelaskan! D. heksuna c. Nama Etuna Propuna Butuna Pentuna Heksuna Rumus C2H2 C3H4 C4H6 C5H8 C6H10 Mr 26 40 54 68 82 Titik Didih ( C) Titik Leleh ( C) –83. Organic Chemistry Alkuna sangat sukar larut dalam air tetapi larut di dalam pelarut organik seperti karbontetraklorida.51 –122.5 –32. Tulislah rumus struktur dan nama isomer-isomer dari a. Mekanisme reaksi tidak dibahas pada tingkat SMA. 4.2 8. oktuna 2. titik leleh.9 Titik didih. 5. Reaksi-Reaksi pada Alkana. Alkana. Massa jenis alkuna sama seperti alkana dan alkena lebih dari air. Apakah ada hubungan antara Mr alkuna dengan titik didihnya. Berdasarkan titik didihnya. Alkena.3 –81.3 –90 Sumber: Raph J.

dan alkuna menyebabkan reaksireaksi yang terjadi pun berbeda. H H H – C – A + XY H – C – X + AY H Contoh: H H H – C – C – H + Br2 H H H H H– H C – C – H + HBr H Br Reaksi substitusi adalah reaksi penggantian suatu atom atau gugus atom yang terikat pada atom C dalam suatu molekul oleh atom atau gugus atom lain. reaksi substitusi. 2. dan alkuna dapat berupa reaksi oksidasi. Hasil reaksinya adalah gas CO2. H H H – C – H + Cl – Cl H H – C – Cl + HCl H Pada reaksi tersebut satu atom H pada metana diganti oleh satu Cl dari Cl2. Bahan bakar pada kendaraan bermotor secara sempurna menghasilkan gas CO2. dan energi. jika tidak sempurna akan menghasilkan gas CO yang sangat berbahaya bagi manusia. Reaksi Oksidasi Reaksi oksidasi pada senyawa hidrokarbon misalnya reaksi pembakaran dengan gas oksigen di udara. air. 1.Perbedaan ikatan pada alkana. alkena. reaksi adisi. Pembakaran alkena C2H4(g) + 3 O2(g) 2 CO2(g) + 2 H2O(g) Reaksi oksidasi alkana paling banyak dimanfaatkan karena energi yang dihasilkan cukup besar. Reaksi-reaksi pada alkana. Pembakaran alkana CH4(g) + 2 O2(g) CO2(g) + 2 H2O(g) C3H8(g) + 5 O2(g) 3 CO2(g) + 4 H2O(g) b. Reaksi Substitusi Reaksi substitusi biasa terjadi pada alkana. Contoh: a. alkena. sehingga alkana digunakan sebagai bahan bakar baik bahan bakar minyak maupun bahan bakar gas. 200 Kimia Kelas X SMA dan MA . Alkana dapat bereaksi dengan Cl2 dengan bantuan sinar matahari terjadi reaksi substitusi sebagai berikut. Secara umum reaksi substitusi digambarkan sebagai berikut. dan reaksi eliminasi.

Adisi pada ikatan rangkap C = O akan dipelajari pada tingkat lebih lanjut. Adisi hidrohalogen H– C– C–C–H Br Br H 1. dan Alkuna 201 . Adisi hidrogen pada alkena atau alkuna Adisi hidrogen pada suatu senyawa disebut hidrogenasi Contoh: H H H katalis H H H H – C = C – C – H + H2 H propena H– C– C– C–H H H H propana H H H–C etuna b. Reaksi Adisi Senyawa etena C2H4 dapat diubah menjadi etana dengan menambah dua atom H. C – H + 2 H2 katalis H–C– C–H H H etana Adisi halogen Contoh: H H H katalis H H H H – C = C – C – H + Br2 H propena c.2-dibromopropana Contoh: H H H katalis H H H H – C = C – C – H + HBr H propena H–C– C– C–H H Br H 2-bromopropana Alkana. Alkena.3. Penambahan suatu gugus atom pada senyawa tak jenuh (ikatan rangkap dua atau rangkap tiga) sehingga terjadi senyawa jenuh disebut reaksi adisi. Reaksi adisi ada yang terjadi pada senyawa dengan ikatan rangkap antara C dan C atau ikatan rangkap pada C dan O. Secara umum reaksi adisi digambarkan sebagai berikut! –C–C– – C = C – + H2 Contoh reaksi adisi: a.

AsO3 CH2 – CH2 H H etana CH2 = CH2 + H2 etena b. a. 4. Dehidrasi (penarikan air) Contoh: CH2 – CH2 H OH etanol c. H2SO4(pekat) CH2 = CH2 + H2O etena Dehidrohalogenasi (penarikan HX) Contoh: CH2 – CH – CH3 + KOH H Br 2-bromopropana alkohol CH2 = CH – CH3 + KBr + H2O propena Berdasarkan contoh di atas reaksi eliminasi adalah reaksi pengeluaran gugus atom dari dua atom C yang berdekatan pada senyawa jenuh sehingga terbentuk senyawa tak jenuh atau senyawa yang mempunyai ikatan rangkap. Reaksi Eliminasi Senyawa alkena dapat dibuat dari senyawa alkana dengan reaksi eliminasi. –C–C– P Q – C = C – + PQ 202 Kimia Kelas X SMA dan MA . Reaksi adisi adalah reaksi penambahan atau pemasukan suatu gugus atom pada senyawa tak jenuh sehingga terjadi senyawa jenuh. Br. ada aturan “Markovnikov” yaitu atom H dari H2O atau HX (X = F.Dalam reaksi adisi. Cl. Secara umum reaksi eliminasi digambarkan sebagai berikut. Perhatikan beberapa reaksi eliminasi berikut ini. I) akan terikat pada atom C ikatan rangkap yang mengandung H lebih banyak. Dehidrogenasi (penarikan hidrogen) Contoh: Pemanasan butana dengan katalis Cr2O3.

8 Dari reaksi berikut. Contoh: 1. adisi. H H H H2SO4 H–C–C–C–C–H H – C – C = C – CH3 + H2O H H OH H 2-butanol H 2-butena H H H H Selain 2-butena. dan Alkuna 203 . e. H H H H H KOH panas 1-butena (sedikit) H H H H H H–C–C–C–C–C–H H Cl H H H H – C – C = C – C – CH + HCl H H H 2-pentena (banyak) H H H H H 2-kloropentana KOH panas H – C = C – C – C – C – H + HCl H H H 1-pentena (sedikit) Latihan 9. d. Alkena. CH3 – CH3 + Cl2 2 C2H6 + 7 O2 CH2 = CH2 + Br2 CH3 – CH2OH CH3 – CH2 – Cl + HCl 4 CO2 + 6 H2O CH2Br – CH2Br CH2 = CH2 + H2O Alkana. dan oksidasi! a.Reaksi eliminasi pada senyawa-senyawa yang tidak simetri. terbentuk juga 1-butena tapi dalam jumlah yang sedikit. tentukan yang mana reaksi substitusi. H H H H H H H H H–C–C–C–C–H H H OH H H – C – C – C = C – H + H2O H H 2-butanol 2. atom H lebih banyak terlepas dari atom C yang mengikat H dengan jumlah sedikit. CH CH + 2 H2 CH3 – CH3 b. c.

4. dapat dinyatakan dengan suatu rumus umum B. substitusi. 1. isomer posisi. dan isomer cis-trans. 9. A. 7. . 5. mempunyai rumus empiris yang sama E. kecuali .Rangkuman 1. . adisi. memiliki perbedaan gugus –CH2– di antara anggotanya Kimia Kelas X SMA dan MA 204 . Kata Kunci • • • • • • Hidrokarbon Hidrokarbon jenuh Hidrokarbon tak jenuh Alkana Alkena Alkuna • • • • • • Deret homolog Rumus molekul Rumus struktur Gugus alkil Keisomeran Isomer rantai • • • • • • Isomer posisi Isomer cis-trans Reaksi substitusi Reaksi adisi Reaksi eliminasi Reaksi oksidasi Evaluasi Akhir Bab A. dan eliminasi. Senyawa hidrokarbon merupakan senyawa karbon yang terdiri dari atom karbon dan hidrogen. Isomer adalah senyawa-senyawa yang memiliki rumus molekul sama tetapi rumus strukturnya berbeda. Isomer-isomer pada alkana dapat berupa isomer rantai. Reaksi pada senyawa karbon dapat berupa reaksi oksidasi. Alkuna termasuk hidrokarbon tak jenuh yang memiliki satu ikatan rangkap 3 di antara atom karbonnya. mempunyai sifat kimia yang serupa D. Alkana termasuk hidrokarbon jenuh. Alkena termasuk hidrokarbon tak jenuh yang memiliki satu ikatan rangkap 2 di antara atom karbonnya. 8. makin besar Mr alkana. titik didihnya makin tinggi. Sifat-sifat dari suatu deret homolog sebagai berikut. titik didihnya meningkat dengan panjangnya rantai C. 3. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. 2. Berdasarkan bentuk rantainya hidrokarbon dikelompokkan menjadi alifatik dan siklik. Berdasarkan jenis ikatannya hidrokarbon dikelompokkan menjadi hidrokarbon jenuh dan tak jenuh. . 6.

. CH4 B. C4H6 E. C3H8 E. pentana Alkana. 5. . C3H8 Gugus CH3 – CH2 – disebut . C4H8 Senyawa berikut yang merupakan hidrokarbon tidak jenuh adalah . dan Alkuna 205 . . 8. CH3 – CH – CH2 – CH3 CH3 C. III dan IV E. C5H12 A. C2H6 C. .2. CH3 – CH = CH – CH3 D. . Alkena. C4H10 E. . . A. II dan IV B. metil B. A. 2-metilpropana C. . 2-metilbutana E. . . . A. C3H6 Hidrokarbon yang termasuk dalam satu deret homolog adalah . C5H12 B. . C3H6 B. 6. . C2H6 IV. . I dan III D. propana B. . C4H8 Rumus molekul pentana adalah . C2H6 D. . A. A. C5H12 4. I dan IV C. CH3 – CH2 – CH2 – CH3 B. etil C. CH3 – CH – CH – CH3 CH3 CH3 D. I dan II 3.3-dimetilbutana adalah . C5H10 C. amil 7. D. . C6H14 C. butana D. . Rumus molekul yang menyatakan hidrokarbon jenuh adalah . D. C2H4 III. . propil Rumus 2. CH3 – CH2 – CH = CH2 E. C3H4 II. Nama senyawa dengan rumus (CH3)2CHCH3 adalah . A. Dari rumus-rumus hidrokarbon berikut: I. . butil E. .

7 C. CH3 CH3 – C – CH3 CH3 Zat yang merupakan isomer adalah . E. Perhatikan rumus struktur berikut: I. II dan III B. 4 E.9. CH2 – CH2 CH3 CH3 206 Kimia Kelas X SMA dan MA . C.5-dimetilheptana 6-etil-3.4-dimetilheptana 3. III dan IV C. . B. Nama senyawa berikut adalah .5. 2. I dan IV 11. Di antara rumus struktur di bawah ini yang berisomer dengan n-butana adalah . B. I dan II D. . D. CH3 – CH2 – CH2 – CH3 II. CH3 – CH – CH3 CH3 C. CH3 CH3 – CH – CH – CH2 – CH – CH3 C2H5 C2H5 A. A. CH3 – CH2 – CH2 – CH3 13. A. I dan III E. . 3 D. .4-dietil-5-heksana E. .5-dietil-3-metilheksana 2-etil-4. 5 12. . CH3 – CH – CH – CH3 CH3 CH3 III. CH3 – CH = CH – CH3 CH3 B.4. . . Nama senyawa berikut adalah .6-trimetiloktana 3.6-trimetiloktana 10. 6 B. . E. . Jumlah isomer alkana dengan rumus C6H14 adalah . . . CH3 – CH2 – CH2 D. A. . .5-dietil-1-heksena 2. CH3 – CH – CH2 – CH – CH = CH2 C2H5 C2H5 A. C. CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 IV. D. . 3-etil-5-metil-1-butena 5-etil-3-metil-6-heptena 3-etil-5-metil-2-heptena 3.

A. eliminasi Alkana. . . Senyawa yang tidak dapat membentuk isomer cis dan trans adalah . .5. etana D. Jumlah isomer dari C5H8 adalah . CH3CH2CH2CH3 15. . . Nama senyawa berikut adalah . . 2-butena dan 3-metil-2-butena C. B. alkadiena B. Di antara senyawa berikut yang termasuk alkena adalah . . A. C2F2Cl2 18. CH2CBr2 B.3-dimetil-4-heksuna CH3 – CH – CH3 21. 2 B. . hidrogenasi B. etena E. 3 C. 5 E. . 4 D. metana B. . . alkena E. . A. adisi E. C. . C2H2Cl2 D. . oksidasi D. Jumlah isomer C5H10 adalah . sikloalkana C. Gas asetilena untuk pengelasan termasuk deret homolog . Alkena.5-trimetil-2-pentuna 2-isopropil-3-pentuna 2. A. A.5-dimetil-2-heksuna 4. 6 17. A. 4-isopropil-2-pentuna 4. CH3C(CH3)2CH3 C. . . . A. dan Alkuna 207 . propena C. 1-pentena dan 3-metil-2-pentena E. Plastik untuk alat rumah tangga banyak dibuat dari polimerisasi senyawa hidrokarbon. 1-pentena dan 2-metil-1-butena D. 5 E. 2-butena dan 2-etil-1-propena B. C2H4Br2 E. alkana D. CH3CHCHCH3 C. 3-pentena dan 3-metil-2-propena 16. Reaksi pembentukan 1-butena dari butana termasuk reaksi . CH3CH(CH3)CH3 E. . . . A. alkuna 20. . . 6 22. Senyawa alkena dengan rumus H3C – CH = CH – CH2 – CH3 dapat berisomer posisi dan berisomer rantai berturut-turut dengan . Senyawa tersebut adalah . substitusi C. CH3CHCHCH3 B. D. . 2 B. 4 D. . . 3 C. CH3 – C C – CH2 – CH3 A.14. CH3CH2CH3 D. E. . . etuna 19.

23. . oksidasi C. 4. A. volum gas sesudah reaksi = 8 liter (t. C2H6 + Br2 C2H5Br + Br B. . titik leleh maupun titik didihnya sangat tinggi? Tuliskan semua isomer dari senyawa heksena. 3. . T u g a s Pada reaksi pembakaran senyawa karbon akan dihasilkan gas karbon dioksida dan air.p) menurut reaksi: 2 CO2(g) + 2 H2O(g) C2H4(g) + 3 O2(g) Pada pembakaran tersebut: 1. Jelaskan mengapa senyawa alkana dengan rantai karbon yang panjang.. terbentuk 4 liter gas CO2 (t. 3 dan 4 25. p) 3. Buat laporan singkat. 208 Kimia Kelas X SMA dan MA . termasuk reaksi oksidasi 2. . . 1 dan 4 D. eliminasi CH2Cl – CH2Cl adalah reaksi . C2H5OH C2H4 + H2O E. adisi E. Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat. . Tulis reaksinya. 1 dan 3 C. A. D. Reaksi CH2 = CH2 + Cl2 A. Di antara reaksi-reaksi berikut yang termasuk reaksi substitusi adalah . C2H5Cl C2H4 + HCl B. polimerisasi 24. substitusi B. C2H4 + Br2 C2H4Br2 C.2-dibromopropana. Jika pembakaran tidak sempurna akan dihasilkan gas karbon monoksida yang bersifat racun. Gambarkan isomer dari pentana berikut namanya.. C2H4 + 3 O2 2 CO2 + 2 H2O D. p) 4. 2. 1 dan 2 B. p) yang benar adalah . apa akibatnya dan beri saran pencegahannya. Tulis rumus struktur dari zat X yang direaksikan dengan gas Br2 akan menghasilkan 1. Dua liter C2H4(t. Jelaskan bagaimana terjadinya pencemaran oleh gas karbon monoksida. Etena dapat dibuat dari alkohol. 5. 1. Bahan baku untuk pembuatan polimer misalnya plastik di antaranya adalah etena. p) dibakar dengan 10 liter gas O2(t. terbentuk 2 liter gas CO2 (t.. 2 dan 3 E.

Tempat pengeboran minyak bumi pada umumnya berada di lepas pantai. 2. mendeskripsikan proses pembentukan minyak bumi dan gas alam. membedakan kualitas bensin berdasakan bilangan oktannya. Minyak Bumi Minyak Bumi 209 209 . menganalisis dampak pembakaran bahan bakar terhadap lingkungan. 3. Key Science Chemistry Minyak bumi didapatkan dengan pengeboran. menjelaskan komponen-komponen utama penyusun minyak bumi. 4. 5.Bab X Minyak Bumi Sumber: Ramsden. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. menafsirkan bagan penyulingan bertingkat untuk menjelaskan dasar dan teknik pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi.

PETA KONSEP Minyak Bumi terbentuk dari memiliki diolah dengan cara diperoleh di Jasad Renik Komponen Utama contohnya Distilasi Bertingkat Indonesia di daerah menghasilkan • Alkana • Sikloalkana • Hidrokarobn aromatik • • • • • • • • Gas Gasolin Kerosin Minyak diesel Minyak mineral Minyak bakar Parafin Bitumen • • • • • • Minas Wonokromo Plaju Cepu Sungai Gerong Tarakan 210 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Proses Pembentukan Minyak Bumi Pada umumnya tempat-tempat pengeboran minyak dan gas bumi berada di lepas pantai.1 Proses pembentukan minyak dan gas alam Minyak Bumi 211 . Minyak bumi merupakan sumber alam yang sangat potensial karena dari minyak bumi dapat dihasilkan berbagai bahan bakar.1. Proses pembentukan minyak dan gas alam dapat dilihat pada Gambar 10. gerakan bumi melengkungkan lapisan batu tersebut dan menciptakan perangkap minyak yang sangat besar. bahan peledak. A. kita akan pelajari bagaimana proses terjadinya minyak dan gas bumi. tempat-tempat pengilangan gas dan minyak bumi yang ada di Indonesia. Pada bab ini akan dipelajari proses pembentukan minyak bumi. produkproduk petrokimia. kita perlu mengetahui dan lebih mengenal tentang minyak bumi. pengolahan minyak bumi. Sebagian minyak dan gas alam mengalir ke atas permukaan. minyak tanah. tertutup lapisan lumpur dan pasir selama bertahun-tahun. Di Indonesia minyak bumi ditemukan di berbagai tempat. mereka tenggelam ke dasar laut. Selain itu senyawa yang berupa gas dan minyak bumi dipakai untuk produk industri seperti pupuk. Minyak bumi dan gas alam adalah sisa tumbuhan dan hewan kecil atau jasad renik yang hidup di laut berjuta-juta tahun yang lalu. serta dampak dari penggunaan bahan bakar minyak bumi. seperti LPG (Liquified Petroleum Gas). karet sintetis. Perangkap minyak Jasad renik Lapisan sedimen Alat pengebor minyak dan gas Sumber: Visual Encyclopedia Gambar 10. dan plastik. dan berat sedimen yang mengubur jasad renik tersebut pelan-pelan mengubahnya menjadi minyak dan gas alam. Di beberapa tempat. serat tekstil. dan bensin. Oleh karena itu. Kemudian lumpur dan pasir berubah menjadi batu sedimen. sebagian lagi terperangkap di dalam lubang-lubang batu berpori.I ndonesia merupakan salah satu negara penghasil minyak bumi dan gas alam yang cukup banyak. Pada waktu hewan dan tumbuhan mati. bakteri. obatobatan. Mengapa minyak dan gas bumi banyak terdapat di sekitar pantai? Untuk menjelaskan hal itu. Panas. Di tempat perangkap minyak inilah kita dapat memperoleh minyak dan gas alam.

Bagaimana cara menentukan adanya perangkap minyak? Perangkap minyak dapat dicari oleh ahli geofisika menggunakan gelombang elektromagnetik. Pencarian minyak dimulai dengan menentukan lapisan batuan yang paling mungkin mengandung minyak. Tanda-tanda ada perangkap minyak ditentukan dengan pengukuran perubahan sifat magnet atau perubahan gaya tarik bumi. Kemudian dipasang peledak untuk mengirimkan gelombang pengejut ke bawah dan menembus bebatuan tersebut. Gaung yang dipantulkan direkam dan dianalisis untuk memperkirakan lapisan batuan. Jika memungkinkan, maka dilakukan uji pengeboran untuk mengetahui apakah benar-benar ada minyak di dalamnya. Pengeboran dilakukan dengan pipa-pipa yang digerakkan oleh mesin. Ujung bor biasanya ada intannya untuk memecahkan batu yang amat keras. Apabila pengeboran berhasil, minyak akan mengalir dari sumur bor dan disebut minyak mentah. Minyak mentah dibawa ke kilang minyak melalui jaringan pipa, kapal tanker, kereta api, atau jalan raya. Di kilang minyak, minyak mentah diolah dengan cara distilasi bertingkat atau fraksionasi. Minyak dan gas bumi berguna untuk kesejahteraan manusia, tapi kita tahu bahwa proses pembentukannya memerlukan waktu yang sangat lama. Mencari dan mengambilnya melalui pengeboran sangat sukar, serta mengolahnya menjadi bahan bakar memerlukan biaya yang sangat mahal. Selain itu minyak dan gas bumi juga merupakan sumber energi yang tidak dapat diperbarui dalam waktu yang cepat. Oleh karena itu, mulai sekarang kita harus menghemat dalam menggunakan minyak dan gas bumi, baik sebagai bahan bakar maupun produkproduk industri lainnya.

Latihan 10.1
Selesaikan soal-soal berikut! 1. 2. 3. Jelaskan dengan singkat bagaimana proses terbentuknya minyak bumi! Bagaimana cara memperkirakan adanya minyak bumi dalam perut bumi? Jelaskan proses pengeboran minyak bumi!

B. Komponen Utama Minyak Bumi
Minyak bumi yang baru keluar dari pengeboran merupakan minyak mentah (crude oil) yang kental berwarna hitam. Minyak mentah merupakan campuran dari berbagai macam senyawa yang di dalamnya sebagian besar merupakan senyawa hidrokarbon seperti alkana, sikloalkana dan hidrokarbon aromatik, serta terdapat senyawa-senyawa lain.

212

Kimia Kelas X SMA dan MA

1. Alkana
Senyawa alkana yang terdapat dalam minyak bumi ada yang memiliki rantai karbon lurus seperti n-butana dan n-heptana ada juga yang memiliki rantai karbon bercabang seperti 2,2,4-trimetilpentana (isooktana). Rumus struktur senyawa alkana tersebut yaitu sebagai berikut. H3C – CH2 – CH2 – CH3 n-butana CH3 H3C – C – CH2 – CH2 – CH3 CH3 CH3 2,2,4-trimetilpentana (isooktana) Dalam minyak bumi senyawa yang paling banyak ditemukan adalah senyawa hidrokarbon dengan rantai lurus. H3C – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 n-heptana

2. Sikloalkana
Sikloalkana yang ditemukan dalam minyak bumi contohnya metilsiklopentana dan etilsikloheksana dengan rumus struktur sebagai berikut.
CH2 H 2C H2C CH – CH3 CH2 H 2C H2C CH2 CH – CH2 – CH3 CH2 CH2

metilsiklopentana

etilsikloheksana

3. Hidrokarbon Aromatik
Senyawa hidrokarbon aromatik paling sederhana yang terdapat pada minyak bumi adalah benzena (C6H6) dan metilbenzena dengan rumus struktur sebagai berikut.
H C HC HC C H CH CH HC HC C H H C C – CH3 CH

benzena

metil benzena
Minyak Bumi

213

4. Senyawa Lain
Komposisi senyawa-senyawa yang terkandung dalam minyak bumi berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Selain hidrokarbon jenuh terdapat pula senyawa hidrokarbon tak jenuh, senyawa belerang dan oksigen, serta organologam. Jumlah kandungan atau kadar senyawa-senyawa ini menentukan kualitas dari minyak bumi. Hasil pengilangan minyak dan gas bumi di Indonesia memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan yang diproduksi oleh negara-negara lain. Mengapa demikian?

Latihan 10.2
Selesaikan soal-soal berikut! 1. Sebutkan komponen utama yang terdapat dalam minyak bumi! 2. Tuliskan rumus isooktana yang terdapat dalam minyak bumi!

C. Pengolahan Minyak Bumi
Bahan bakar yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, merupakan hasil pengolahan minyak bumi. Minyak bumi yang dihasilkan dari pengeboran tidak dapat langsung digunakan, tapi harus melalui proses distilasi bertingkat terlebih dahulu. Pada distilasi bertingkat, pemisahan terjadi berdasarkan perbedaan titik didih berbagai hidrokarbon senyawa yang terdapat dalam minyak bumi. Perhatikan gambar diagram fraksionasi minyak bumi dengan distilasi bertingkat berikut.
uap gasolin

kondensor gas < 25 C bensin 20 – 200 C minyak tanah 174 – 275 C minyak diesel/solar 200 – 400 C minyak mineral/pelumas > 350 C

uap minyak mentah

sungkup gelembung udara

larutan

uap air super panas minyak mentah pembakaran residu

Gambar 10.2 Fraksionasi minyak bumi dengan distilasi bertingkat

Sumber: Holtzclaw, General Chemistry with Qualitative Analysis

214

Kimia Kelas X SMA dan MA

Proses distilasi bertingkat merupakan cara untuk memisahkan komponenkomponen penyusun minyak bumi melalui kolom-kolom berfraksi dengan pelatpelat dan sejumlah sungkup gelembung udara. Minyak bumi dipanaskan sehingga berubah menjadi gas dan bergerak melalui sungkup-sungkup. Senyawa karbon yang mempunyai rantai karbon panjang akan mencair pada kolom fraksi di bagian bawah, sedangkan senyawa karbon yang rantai karbonnya lebih pendek akan terus ke atas. Akibatnya komponen-komponen minyak bumi itu akan dapat dipisahkan melalui kolom-kolom berfraksi. Masing-masing fraksi minyak bumi yang telah dipisahkan satu sama lain segera mengalami proses desulfurisasi (penghilangan belerang). Senyawasenyawa belerang yang dikandung minyak bumi perlu dikurangi, sebab belerang menyebabkan bau tidak enak pada minyak bumi. Minyak bumi yang kadar belerangnya tinggi jika dibakar akan menghasilkan gas SO 2 , sehingga meningkatkan pencemaran udara. Hasil fraksionasi minyak bumi digunakan untuk berbagai keperluan. Hasil fraksionasi minyak bumi dan kegunaannya dapat dilihat pada Tabel 10.1. Tabel 10.1 Hasil fraksionasi minyak bumi dan kegunaannya Nama 1. Gas 2. Gasolin 4. Kerosin 5. Minyak disel 6. Minyak mineral 7. Minyak bakar 8. Parafin 9. Bitumen Rantai C C1 – C4 C4 – C12 C10 – C14 C14 – C19 C19 – C35 > 20 > 35 > 35 Jarak Titik Didih <25 C 20 – 200 C 174 – 275 C 200 – 400 C 350 C > 400 C padat padat Kegunaan Gas LPG Bahan bakar kendaraan bermotor Bahan bakar kompor Bahan bakar mesin disel, atau solar Minyak pelumas atau oli Bahan bakar untuk industri, kapal laut Lilin Aspal jalan, atap rumah
Sumber: Michael Lewis, Thinking Chemistry

Gasolin, Herosin atau bensin, dan minyak tanah lebih banyak diperlukan daripada hidrokarbon yang rantainya lebih panjang. Untuk memenuhi kebutuhan bensin dan minyak tanah itu maka dilakukan pemecahan molekul hidrokarbon yang besar menjadi molekul kecil. Proses ini disebut cracking. Cara melakukan cracking yaitu dengan pemanasan hidrokarbon rantai panjang pada suhu tinggi dan ditambah katalis Al2O3 atau SiO2

Minyak Bumi

215

Percobaan cracking minyak bumi dapat kita lakukan secara sederhana. Perhatikan kegiatan berikut ini.
KEGIATAN 10.1

Menyimpulkan

Cracking Minyak Bumi Perhatikan diagram percobaan cracking berikut ini.
parafin pada serat keramik gas etena

1. 2. 3. 4. 5.

katalis dipanaskan aluminium oksida

katup pengaman

Apa nama hidrokarbon yang akan di cracking? Tentukan perkiraan rantai C pada hidrokarbon tersebut! Katalis apa yang digunakan? Gas apa yang dihasilkan? Apa manfaat gas tersebut?

Hasil cracking minyak bumi di antaranya adalah nafta. Nafta banyak digunakan untuk industri-industri bahan sintetis seperti plastik, deterjen, dan obat-obatan, juga avtur yaitu bahan bakar pesawat terbang. Produk-produk yang dihasilkan dari hasil fraksionasi minyak bumi disebut juga produk petrokimia. Perhatikan Gambar 10.3
Plastik Serat kain

Nafta

Detergen Insektisida, herbisida Minyak tanah Kedokteran, kosmetik

Karet sintetik

Gas alam Cat Glikol
Sumber: Visual Encyclopedia

Gambar 10.3 Berbagai produk petrokimia

216

Kimia Kelas X SMA dan MA

2. Bensin yang komponen terbanyaknya hidrokarbon rantai bercabang. berarti bensin tersebut makin bagus atau makin efisien dalam menghasilkan energi.84 sedangkan petramax mempunyai bilangan oktan 92 . Jelaskan dasar dan teknik pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi.4-trimetilpentana atau isooktana dengan rumus: CH3 H3C – C – CH2 – CH – CH3 CH3 CH3 Isooktana Apa kegunaan bensin dalam kehidupan sehari-hari? Bensin merupakan fraksi minyak bumi yang paling komersial. Makin tinggi harga bilangan oktan suatu bensin. Persentase isooktana dalam suatu bensin disebut angka oktana (bilangan oktana). paling banyak diproduksi. Minyak Bumi 217 . Komponen bensin yang paling banyak cabangnya adalah 2. Misalnya campuran yang mengandung 20% n-heptana dan 80% isooktana. sebab berfungsi sebagai bahan bakar kendaraan bermotor yang menjadi alat transportasi manusia sehari-hari. Dengan demikian. Mengapa bensin tidak digunakan sebagai bahan bakar rumah tangga? D. sebaiknya menggunakan bensin yang komponennya senyawa hidrokarbon bercabang. di pasaran dikenal pula petramax plus yang memiliki bilangan oktan 98. Kurangnya efisiensi ini ditandai dengan suara ketukan (knocking) pada mesin kendaraan. seperti heptana dan oktana. 2. Mutu atau kualitas bensin ditentukan oleh besarnya bilangan oktan. Sebutkan contoh produk-produk industri yang dihasilkan dari minyak bumi! 4. mempunyai bilangan oktan 80.Latihan 10. dan paling banyak digunakan. Bensin yang dijual di pasaran merupakan campuran isooktana dengan alkanaalkana lainnya. Sebutkan fraksi minyak bumi berikut rantai C dan perkiraan titik didihnya! 3.3 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Selain itu. Bensin premium mutunya lebih rendah dibandingkan petramax. energi hasil pembakarannya lebih besar dibandingkan dengan bensin yang komponen terbanyaknya rantai lurus. Dengan demikian bensin dari hidrokarbon rantai lurus kurang efisien untuk menggerakkan mesin kendaraan.94. Bensin sebagai Bahan Bakar Bensin adalah campuran isomer-isomer heptana (C7H16) dan oktana (C8H18). Bensin premium memiliki bilangan oktan antara 80 .

Contoh bensin yang menggunakan MTBE adalah petramax dan petramax plus.Bila bilangan oktan bensin rendah. gas ini biasanya didapat dari penyulingan minyak bumi. TEL dikenal sebagai anti knocking. bensin banyak diperoleh dari hasil cracking minyak bumi. Dampak Pembakaran Tidak Sempurna pada Bensin Bensin yang dibakar dalam mesin kendaraan bermotor akan menghasilkan gas CO2 dan H2O. Bila pembakaran tidak sempurna maka akan dihasilkan jelaga dan gas CO. 1. air. Fraksi bensin dalam minyak bumi sebetulnya relatif sedikit jumlahnya. Sekarang penggunaan TEL sebagai zat aditif pada bensin tidak diperbolehkan lagi dan digantikan oleh senyawa lain yang lebih ramah lingkungan yaitu MTBE (Methyl Tertiary Buthyl Ether). Bila termakan oleh kita akan menyebabkan terganggunya pembentukan sel darah merah. maupun tanah. Dampak Penggunaan TEL pada Bensin Proses penambahan TEL pada bensin premium dapat menimbulkan pencemaran yang diakibatkan oleh Pb di udara. Biomass diperoleh dari sampah pertanian. Oleh karena itu. Hal ini dapat dilihat dengan timbulnya gejalagejala seperti sesak napas. Komponen biogas adalah metana. Penggunaan TEL ini ternyata menimbulkan masalah yaitu timbulnya pencemaran udara oleh partikulat Pb. dan bila melebihi kadar 5% dapat mengganggu jantung.2-dibromoetana. permukaan kulit tampak membiru. merusak otak. Gas CO ini tidak berwarna dan tidak berbau. serta menyebabkan kematian. maka ditambahkan lagi senyawa 1. Untuk meningkatkan bilangan oktan pada bensin ditambahkan TEL (Tetra Etyl Lead) dengan rumus kimia Pb(C2H5)4. INFO KIMIA Biogas merupakan bahan bakar alternatif yang dihasilkan dari pemecahan biomass (hewan dan tumbuhan) di dalam proses anaerob. yaitu pemutusan hidrokarbon yang rantainya panjang menjadi rantai yang lebih pendek. Untuk mengurangi terjadinya pencemaran lingkungan maka mutu bahan bakar perlu diperbaiki dengan memberikan zat aditif yang ramah lingkungan serta emisi gas buang dalam kendaraan perlu disempurnakan. dan menghalangi proses metabolisme. pada mesin kendaraan akan timbul suara ketukan (knocking) sehingga mesin mudah panas dan rusak. 2. sehingga yang keluar dari hasil pembakaran adalah PbBr2 yang mudah menguap. Agar PbO hasil pembakaran tidak mengendap dalam mesin dan keluar melalui knalpot. tetapi sangat berbahaya bagi manusia karena gas CO mempunyai daya ikat yang lebih kuat terhadap haemoglobin daripada oksigen. 218 Kimia Kelas X SMA dan MA . Akibat dari pembentukan COHb maka sistem pengangkutan oksigen dalam darah ke seluruh tubuh akan terganggu sehingga tubuh akan kekurangan oksigen.

5. Dumai. 7. dan Balongan. kilang minyak Dumai. Jelaskan dampak penggunaan TEL pada bensin! 3. dan cracking. Daerah-Daerah Pengilangan Minyak Bumi dan Gas Bumi di Indonesia Berdasarkan data yang didapat dari Museum Minyak dan Gas Bumi Graha Widya Patra di TMII Jakarta. dan karet sintetik. kosmetik. Contoh industri petrokimia adalah plastik. Pengolahan minyak bumi melalui beberapa tahap yaitu melalui distilasi bertingkat. dan LPG Rantau (Aceh). lapangan produksi minyak dan gas bumi di Indonesia berjumlah 51 tempat. Bilangan oktan menunjukkan persentase isooktana dalam bensin.4 Selesaikan soal-soal berikut. Kilang gas terdapat di LNG Arun. 3. Cepu. LNG Badak (Bontang). sikloalkana. LPG Mundu (Cirebon). Jelaskan perbedaan bensin premium dengan petramax! 4. antara lain di Minas (sumur Minas merupakan lapangan minyak yang terbesar di Asia Tenggara). Dampak pembakaran tidak sempurna pada bensin adalah timbulnya gas CO. Sebutkan tempat kilang minyak yang ada di Indonesia! Rangkuman 1. Latihan 10. 8. Proses pembentukan minyak bumi terjadi dari penguraian senyawasenyawa organik yang berasal dari jasad renik yang hidup di laut jutaan tahun lalu. Minyak mentah adalah minyak bumi yang baru keluar dari pengeboran yang berwarna hitam dan kental. Daerah pengilangan minyak bumi di Indonesia antara lain Minas. Sungai Gerong. kilang minyak Pangkalan Brandan. kilang minyak Plaju. desulfurisasi. 1. 2. 6. 9. Pangkalan Brandan. lapangan minyak Tarakan. dan kilang minyak Balongan. lapangan minyak Cepu. serat kain. detergen. Komponen utama minyak bumi adalah alkana. kilang minyak Sungai Gerong. Plaju. Wonokromo.E. Jelaskan apa yang dimaksud dengan bilangan oktan! 2. 4. Minyak bumi merupakan sumber utama senyawa hidrokarbon. kilang minyak Wonokromo (kilang minyak yang pertama di Indonesia). insektisida. Minyak Bumi 219 . Tarakan. dan hidrokarbon aromatik.

nafta B. . 0 D. solar Berdasarkan perjanjian. 85 – 98 2. 20 C – 70 C D. 98 – 100 D. berat jenis C. solar C. A. A. 4. 100 C. . . 140 C – 180 C Hasil sulingan minyak bumi yang paling tinggi titik didihnya adalah . . . 80 – 85 B. A. bilangan oktan isooktana diberi nilai . . Pilihlah salah satu jawaban yang benar. . titik didih D. . A. 25 E. . . massa rumus Berikut ini yang tidak termasuk minyak bumi adalah . . 50 Bensin premium mempunyai angka oktan . 174 C – 275 C B. 220 Kimia Kelas X SMA dan MA . . A. . 70 C – 140 C E. . Pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi dilakukan berdasarkan perbedaan . . kerosin E.Kata Kunci • • • Gelombang elektromagnetik Distilasi bertingkat Desulfurisasi • • • Cracking Nafta Bilangan oktan Evalusi Akhir Bab A. . 70 – 80 E. . 1. residu C. bensin D. minyak kelapa C. 60 – 75 C. nafta B. . 7. A. minyak tanah D. 80 B. 6. solar E. 200 C – 400 C C. ikatan kimia E. . residu E. reaksi adisi B. . 3. bensin Fraksi minyak bumi yang dihasilkan pada suhu yang paling rendah adalah . 5. kerosin D. A. . bensin Bensin yaitu fraksi minyak bumi yang mengalami penyulingan pada suhu . nafta B.

CO2 D.4-trimetilpentana C.. A. solar 9. C2H6 A. . SO3 C. kerosin C.3-dimetilheksana D. 2-metilheptana 11.3-dimetilbutana B. . solar. C2H4 12. Bensin tersusun dari isomer-isomer heptana dan oktana. . Uap hasil pembakaran bensin yang merupakan logam berat dan berbahaya bagi kesehatan manusia mengandung . (udara mengandung 20% volum oksigen) A. C3H3 C. Gas yang berbahaya itu adalah . etana B. Massa rumus senyawa itu = 26.. CH4 14. . solar. butana E.. A.p) diperlukan udara sebanyak . C2H2 E. pentana D. kerosin. kerosin. D. bensin. . 15 liter B. Senyawa hidrokarbon yang paling banyak terdapat pada LNG adalah . Untuk membakar 2 liter gas etana (t.. emas E. .8. solar. propana Fraksi minyak bumi yang tersusun menurut berkurangnya titik didih adalah .2. solar.. bensin D. Suatu hidrokarbon mempunyai rumus empiris CH. 2 liter D. 30 liter C. 2. raksa B. kerosin E. akan terbentuk suatu gas yang mudah diikat oleh haemoglobin. timah D. 2. . . . . timbal Minyak Bumi 221 . metana C. A. . Rumus senyawa tersebut adalah . kerosin. SO2 B. 2-metilheksana E. A. bensin.. natrium C. CO E. . 3 liter E. CH2 B. Bila bahan bakar pembakarannya tidak sempurna. Manakah di bawah ini yang bukan komponen bensin? A. 2. 10. bensin B. bensin. 10 liter 13.

Crade oil c. D dan E). C. B. Sebutkan kegunaan dari fraksi A dan minyak pelumas fraksi B. C 6) Bahan untuk dipecah menjadi bahan bakar rumah tangga. minyak bumi dipisahkan dengan distilasi bertingkat seperti gambar berikut: a. T u g a s Diskusikan dalam kelompok. Nepta 5) Cocok untuk bahan kendaraan. D b. Minyak bumi adalah campuran hidrokarbon. Mengapa bensin hanya digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor. 222 Kimia Kelas X SMA dan MA . tidak digunakan sebagai bahan bakar rumah tangga? Jelaskan. Tunjukan fraksi mana (A. A 1) Dibakar akan menghasilkan asap hitam kotor. apa saja yang dapat dilakukan untuk menghemat bahan bakar sehubungan dengan sumber daya alam untuk bahan bakar tidak dapat diperbarui. 2. 4) Tidak cocok untuk bahan bakar. Untuk memisahkan minyak bumi. Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat. Dengan alat penyulingan. Mengapa penggunaan TEL tidak diperbolehkan lagi dan diganti dengan MTBE? Jelaskan. 3. Presentasikan di kelas. 1. B 3) Titik didih paling rendah. E mengapa harus dengan distilasi bertingkat? Bahan bakar rumah tangga biasanya digunakan minyak tanah dan batu bara. 2) Digunakan untuk mengaspal jalan.B.

3. papan. menjelaskan senyawa hidrokarbon di bidang pangan. Kegunaan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari Kegunaan dan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam KehidupanSehari-Hari 223 223 . memberikan contoh produk-produk senyawa hidrokarbon di berbagai bidang. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. sandang. seni.Bab XI Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari Sumber: Pustaka Ilmu Molekul Raksasa Rumah plastik pertama dibangun tahun 1957. 2. perdagangan. menjelaskan kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam berbagai bidang. Salah satu bahan utama plastik adalah senyawa hidrokarbon. dan estetika.

PETA KONSEP Senyawa Hidrokarbon dalam kehidupan digunakan Di bidang Pangan Di bidang Sandang Di bidang Papan Di bidang Perdagangan Di bidang Seni & Estetika contoh contoh contoh contoh contoh Zat aditif Dakron Nilon Cat Pipa Plastik Obat Patung Lukisan bahan dasar bahan dasar bahan dasar bahan dasar bahan dasar Benzena Metana Etena Butena Metana Etena Propena Metana Etena Propena Benzena Metana Etena Propena Benzena 224 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Bahan dasar zat aditif ada yang berasal dari hidrokarbon yaitu benzena yang mempunyai rumus C6H6. misalnya glukosa dengan rumus C6H12O6. Senyawa-senyawa yang terkandung di dalam bahan makanan masing-masing mempunyai fungsi bagi tubuh manusia. Sekarang banyak makanan dan minuman yang dikemas dengan citarasa dan aroma yang beraneka ragam serta dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama. coba lakukan kegiatan berikut dan diskusikan.1 Analisis Zat Aditif Sintetis Perhatikan komposisi zat pada kemasan makanan dan minuman yang dijual di pasaran misalnya permen. coba berikan alasannya! Salah satu bahan utama plastik berupa senyawa hidrokarbon. zat aditif. perdagangan. Untuk mengenal berbagai zat aditif sintetis yang berasal dari hidrokarbon. dan bahan untuk hiasan. Pada makanan ini telah ditambahkan berbagai zat aditif makanan. misalnya karbohidrat untuk memenuhi kebutuhan energi dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Pangan Bahan makanan merupakan keperluan hidup manusia di bidang pangan. sirup. Senyawa ini merupakan bahan alami. tetapi hidrokarbon tersebut bereaksi dulu dengan zat lain sehingga membentuk senyawa-senyawa yang dapat langsung digunakan misalnya sebagai bahan pembuatan kain. obat-obatan. A. Tentukan bahan kimia sintetis yang termasuk pemanis. pewarna. Pada bab ini akan dibahas kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam bidang pangan. 1. Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari 225 . Senyawa karbon lainnya yang terdapat dalam makanan yaitu protein dan lemak. papan. Tentukan bahan kimia alami dan bahan kimia sintetis! 2. untuk memasak bahan makanan digunakan bahan dasar minyak tanah atau LPG. seni. etena. dan kue-kue kering. atau antioksidan pada makanan yang diteliti. KEGIATAN 11. Senyawa hidrokarbon dibidang pangan berperan dalam penyediaan makanan. dan etuna juga hidrokarbon aromatik seperti benzena. sandang. Karbohidrat bukan termasuk senyawa hidrokarbon karena selain mengandung unsur C dan H juga mengandung unsur oksigen. pupuk. pengembang. Hidrokarbon banyak digunakan sebagai bahan dasar untuk berbagai benda.C oba perhatikan benda-benda di sekitarmu! Adakah benda yang terbuat dari plastik? Sekarang plastik merupakan bahan yang banyak digunakan untuk berbagai keperluan. pengawet. dan estetika. dapat diambil langsung dari tanaman. Senyawa hidrokarbon yang digunakan sebagai bahan dasar umumnya berupa hasil distilasi dan cracking minyak bumi seperti gas metana.

sutra. keduanya mengandung bahan dasar benzena C6H6.1 Contoh label kemasan produk minuman dan makanan Zat aditif yang berasal dari senyawa hidrokarbon misalnya pemanis sakarin dan sodium siklamat.1 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Senyawa hidrokarbon apa yang digunakan sebagai bahan dasar untuk pembuatan bahan pakaian sintetis? 226 Kimia Kelas X SMA dan MA . Produk ini termasuk polimer yang dibuat dari berbagai senyawa hidrokarbon molekul kecil yang disebut monomer. dan wool. Senyawa ini merupakan senyawa hidrokarbon aromatik yang bentuknya siklik. Latihan 11. Gambar 11.Bahan-bahan kimia sintetis biasanya dicantumkan pada label kemasan makanan seperti contoh berikut. Bahan pengawet lainnya yang mengandung bahan dasar senyawa turunan benzena yaitu natrium benzoat yang biasa digunakan untuk pengawet manisan buah dan minuman. Tulis nama-nama zat aditif sintetis yang ada pada permen. dan sirup yang bahan dasarnya mengandung senyawa hidrokarbon! B. dan berbahaya. Bahan pakaian sintetis harganya lebih murah dan dapat diproduksi secara besar-besaran dalam waktu singkat. Mengapa penggunaan zat aditif sintetis harus dibatasi? 2. tak jenuh. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Sandang Untuk keperluan sandang senyawa hidrokarbon mulai digunakan untuk mengganti bahan alam seperti kapas.

Senyawa Hidrokarbon di Bidang Papan Coba perhatikan bahan-bahan untuk membangun rumahmu atau sekolah! Terbuat dari apa bahan bangunan tersebut? Apakah menurutmu ada yang berasal dari senyawa hidrokarbon? Umumnya bahan bangunan seperti semen. amati perbedaannya! Bahan sandang sintetis umumnya merupakan polimer dari beberapa senyawa kimia yang bahan dasarnya adalah senyawa hidrokarbon yaitu metana.Perhatikan bagan berikut. bata. butena. Mengapa harga sandang dari bahan sintetis lebih murah dari bahan alami seperti katun dan sutra? C.2 Bagan pembuatan beberapa bahan sandang dari hidrokarbon Termasuk golongan apa hidrokarbon bahan dasar sandang di atas? Carilah contoh kain dari bahan akrilik. Pakaian jenis apa yang bahannya terbuat dari nilon. CH4 Metana ➔ ➔ C2H4 Etilena ➔ ➔ C3H3N Akrilonitril ➔ (C3H3N)x Serat akrilik ➔ C2H4 Etena C2H4O Etilen oksida C3H3N Akrilonitril C2H6O2 Etilena glikol ➔ ➔ ➔ C6H16N2 Heksametilen diamin (C10H8N4)x Dakron C4H6 Butena ➔ C4H6 Butadiena ➔ (C12H22O2N2)x Nilon Sumber: New Stage Chemistry Gambar 11. dalam Latihan 11. dan nilon. etena. dan Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari 227 . Serat atau benang tersebut diolah menjadi kainkain yang digunakan sebagai bahan sandang. dakron. juga benzena.2 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Hidrokarbon tersebut direaksikan dengan zat lain untuk menghasilkan monomer-monomer yang mengandung oksigen dan mengandung nitrogen kemudian monomer-monomer dipolimerisasikan menjadi senyawa polimer yang berupa serat atau benang. serat akrilik dan dakron? 2.

Rumah plastik pertama yaitu bangunan Institut Teknik Massachusetts dan Monsanto tahun 1957 mempunyai enam kamar dan terdiri dari 16 bagian cetakan. etena. Sebutkan kelebihan cat dinding yang diproduksi sekarang ini! 2. atap plastik. pasir. bahan bangunan lain ada yang dibuat dari macam-macam polimer hidrokarbon.5 ton damar poliester. bak mandi. dan butena.Butadiena (C28H30)n Cat tembok Cat Damar Alkid (C11H10O5)n Cat kayu atau besi Sumber: Pustaka Ilmu: Molekul Raksasa Selain cat. dan pipa-pipa air. Cat ada yang bahan dasarnya metana. Tabel 11. dan senyawa lainnya. Contoh senyawa hidrokarbon untuk bahan-bahan bangunan ini tertera pada tabel berikut! Senyawa Hidrokarbon Kloro etena 2-metilpropanoat Jenis Plastik PVC Perspek Jenis Bahan Bangunan Pipa air Kaca plastik INFO KIMIA Dewasa ini sudah dirancang rumah dari bahan plastik baik bangunannya maupun segala isinya.kayu bukan dari senyawa hidrokarbon.3 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Semen dibuat dari campuran batu kapur. tanah liat. masing-masing mengandung 0. Latihan 11. Bahan bangunan yang dibuat dari senyawa hidrokarbon antara lain cat dan kaca plastik atau fiberglas. Beberapa contoh cat sesuai bahan dasar tertera pada tabel berikut. Cari bahan bangunan rumahmu yang terbuat dari bahan-bahan yang berasal dari senyawa hidrokarbon! 228 Kimia Kelas X SMA dan MA .1 Berbagai jenis cat sesuai bahan dasarnya Hidrokarbon Metana Etena Propena Jenis Cat Rumus Kegunaan Cat Vinil (C4H6O2)n Cat tembok Cat Lateks Stirena . misalnya daun pintu.

dan propena. Senyawa apa yang digunakan untuk membuat produk tersebut? Coba perhatikan bagan proses pembuatan berbagai jenis plastik berikut! CH4 Metana ➔ CH4O Metil alkohol ➔ CH2O Formaldehid ➔ (C4H8ON6)n Melamin ➔ C2H4 Etena (C4H8ON6)n Melamin ➔ (C2H2)n Politena/polietilena C3H6 Propena/propilen ➔ (C3H6)n Politena/polietilena Sumber: Pustaka Ilmu: Molekul Rasasa Gambar 11. dan obat-obatan. karet sintetis. Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari 229 . yaitu penggabungan monomermonomer etena yang berikatan rangkap dan berwujud gas sehingga terbentuk polimer yang ikatan antara C dan C nya tunggal dan berwujud padat. propena. Plastik yang paling banyak produknya adalah politena atau poletilena.D. etena.2 Bagan pembuatan berbagai jenis plastik Pada bagan tersebut dapat dilihat bahwa plastik ternyata ada yang bahan dasarnya gas metana. etena. pestisida. Contoh pembentukan polimernya: H H H C n H H C H H C H H C H H C H C =C H H Etena Politena Sebenarnya ada lagi jenis plastik lain yang bahan dasarnya metana. contohnya tertera pada Tabel 11. detergen. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Perdagangan Berbagai produk industri banyak diperdagangkan untuk berbagai keperluan sehari-hari misalnya barang-barang dari plastik. Pembuatannya melalui proses polimerisasi adisi. dan benzena. pupuk.2. Semua bahan ini dibuat dari zat-zat kimia yang diolah di pabrik secara besar-besaran.

3! Tabel 11. Kaca pesawat terbang Botol. rice coocker.alat rumah tangga Polistirena Sarung tangan.Tabel 11. pembungkus. mainan anak-anak Poliuretan Spon Sumber: Pustaka Ilmu: Molekul Rasasa Produk industri lain dalam perdagangan yang bahan dasarnya hidrokarbon contohnya tertera pada Tabel 11. kantong plastik.3 Berbagai produk industri dari hidrokarbon Hidrokarbon Jenis Produk Nama Produk Metana Aerosol Detergen Etena Propilena Obat Alat rumah tangga Ban Pertanian Obat Detergen Insektisida Obat Freon Detergen nonionik Aspirin Rayon asetat Stirena butadiena Karet butil Pupuk Analgesik Detergen nonionik Benzena heksaklorida Aspirin Kegunaan Gas pendorong pada bahan yang disemprotkan.2 Berbagai jenis plastik dan kegunaannya Hidrokarbon Metana Jenis Plastik Plastik urea Melamin Teflon Pleksiglas Politena Kegunaan Etena Propena Benzena Bahan kancing Alat rumah tangga Plastik anti lengket untuk wajan. misal hair spray Bahan pencuci pakaian Obat sakit kepala Sapu plastik Selang karet Ban mobil dan motor Bahan penyubur tanaman Obat penahan sakit Bahan pencuci pakaian Pembasmi serangga Obat sakit kepala Sumber: Pustaka Ilmu: Molekul Rasasa Benzena 230 Kimia Kelas X SMA dan MA . mainan anak-anak Polipropilena Kopor Selofan Plastik tipis untuk pembungkus Bakelit fenolat Alat-alat listrik Polistirena Sarung tangan.

Lukisan umumnya dibuat dari cat yang sebagian komponennya berasal dari senyawa hidrokarbon. Tahun 1950 diproduksi lagi obat penahan sakit yaitu paracetamol. perdagangan. O C OH O C CH3 Gambar 11. Contoh beberapa benda seni tertera pada tabel berikut.Sebetulnya obat sudah ditemukan sejak dulu. Dahulu obat dibuat dari bahan alami. E. perhiasan. Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari 231 . Benda seni lainnya banyak dibuat dari plastik seperti patung-patung. Latihan 11. atau buah-buahan. misalnya ahli kimia Perancis Charles Frederie Gerhard tahun 1853 membuat aspirin sebagai penahan sakit dengan struktur kimia seperti Gambar 11. Mengingat senyawa hidrokarbon ini merupakan hasil distilasi minyak bumi maka penggunaannya harus sangat bijaksana karena minyak bumi ini termasuk sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.3. Beberapa benda seni ditempatkan di suatu ruangan atau dipakai di badan untuk menambah estetika atau keindahan. bunga-bungaan.4 Beberapa benda seni dari hidrokarbon Benda Seni Kerajinan tangan patung Bunga dan buah plastik Hiasan dinding Hiasan aquarium Bahan Busa poliuretan Polietilena Pleksiglas Polietilena Hidrokarbon Benzena Etena Propilena Etena Sumber: Pustaka Ilmu: Molekul Raksasa Banyak lagi benda-benda seni yang indah dibuat dari bahan-bahan plastik. misalnya akar tanaman dan daun. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Seni dan Estetika Adakah benda-benda seni di rumahmu? Benda seni dapat berupa lukisan cat. Tabel 11. Sampai saat ini paracetamol banyak digunakan. coba cari contohnya! Pembuatan bahan-bahan dari senyawa hidrokarbon ini setelah melewati berbagai proses atau reaksi kimia di pabrik-pabrik. dan kerajinan tangan dari plastik. dan seni.4 Beri contoh bahan-bahan yang ada di sekelilingmu dengan bahan dasar senyawa hidrokarbon yang termasuk bidang sandang. aksesoris. Sekitar tahun 1800 obat-obatan dari senyawa kimia mulai diproduksi.3 Struktur aspirin Bahan dasar aspirin dapat berupa etena dan benzena.

asam benzoat E. Di bidang perdagangan senyawa hidrokarbon yang banyak dijual yaitu produk plastik. sorbitol D. A. Karya seni lainnya banyak dibuat dari polietilen dan akrilik. dan propena merupakan bahan dasar pembuatan cat. A. Obat yang bahan dasarnya etena dan benzena adalah aspirin. pestisida. etena E. Di bidang seni dan estetika senyawa yang banyak digunakan adalah cat. 232 . orlon. 4. 3. pipa paralon. . Senyawa hidrokarbon yang paling sederhana adalah . etana Pemanis buatan yang bahan dasarnya berasal dari senyawa hidrokarbon C6H6 adalah . dan nilon. 1. etuna D. . . Pilihlah salah satu jawaban yang benar. gula batu C.Rangkuman 1. 6. . dari propena dihasilkan polipropilen. etena. Di bidang sandang banyak bahan pakaian dibuat dari bahan dasar hidrokarbon metana. glukosa B. Plastik yang terkenal adalah polietilena yang merupakan polimer dari etena. Jenis kain yang dihasilkan contohnya serat akrilik. dan butena. Di bidang pangan senyawa hidrokarbon kurang berperan kecuali sebagai bahan bakar memasak makanan dan bahan dasar beberapa zat aditif makanan. 2. sodium siklamat Kimia Kelas X SMA dan MA 2. benzena C. Di bidang papan senyawa metana. etena. 5. dan seng plastik. . dan jenis plastik untuk kaca. Kata Kunci • • • • Hidrokarbon Polimer Plastik Metana • • • • Etilena Propilena Butilena Benzena Evaluasi Akhir Bab A. dakron. . metana B. detergen. Senyawa hidrokarbon dapat diolah menjadi senyawa karbon yang langsung dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari melalui berbagai reaksi dengan zat lain atau reaksi polimerisasi. dan pupuk. pipa air. Dari metana dihasilkan melamin. obat-obatan.

metana D. polietena C. 8.3. tetoron C. polistirena D. metana D. A. A. batu kapur B. serat akrilik 3. etena Butena merupakan senyawa hidrokarbon yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatan . . . A. ubin Berikut ini contoh-contoh benda dari melamin. Pakaian pada foto terbuat dari polimer sintetis. nillon Pakaian kamu ada yang berasal dari bahan berikut: 1. 2 dan 4 B. piring D. A. . . . . . 1 dan 4 Cat tembok yang berasal dari metana yaitu cat vinil. gelas E. . rumusnya adalah . propana B. . 4. 9. (C2H4)n C. 7. (C28H3O)n B. 6. . poliuretan B. butena B. orlon E. A. . polipropilena 5. (C4H6O2)n A. 1 dan 3 D. cat tembok C. A. rayon D. D. . 2 dan 3 E. . (C1H10O)n Cat kayu/besi yang termasuk jenis damar alkid mempunyai bahan dasar . . propena Di antara bahan bangunan berikut yang bahan dasarnya berasal dari senyawa hidrokarbon adalah . (C17H34O)n E. nilon Di antara pakaian tersebut yang bahan dasarnya dari etena adalah . . hidrokarbon pembentuk polimer tersebut adalah . . . bata E. Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari 233 . kecuali . . butena C. etana E. etena E. sendok C. dakron 2. 10. semen D. propana C. A. . dacron B. . 3 dan 4 C. mangkok Gambar di samping merupakan contoh benda dari jenis plastik . . . wajan B. orlon 4. . . polivinilklorida E.

etena 15. 4. . . A. . pestisida. A. sarung tangan 13. propilena C. Dijual sebagai pengganti lampu jika aliran listrik mati dan pada acara-acara tertentu seperti ulang tahun. patung plastik C. spon pencuci piring B. detergen. tembikar B. 5. huruf. . Carilah cetakan yang berbentuk bunga. aspirin 14. . Selesaikan soal-soal berikut dengan singkat dan jelas 1. magnesium hidroksida E. atau bentuk seni lainnya. . . A. gelas kristal B. dakron. Bahan dasar pembentuk kaca pesawat terbang adalah . binatang. botol minuman E. Cobalah buat lilin-lilin dengan bentuk yang cantik dan warna yang indah sehingga memiliki nilai jual. etuna 12. Benda-benda seni berikut yang bahan dasarnya hidrokarbon adalah . . 4. teko antik D. Cairkan lilin kemudian beri warna. Letakkan benang kasur untuk sumbu pada cetakan kemudian tuangkan cairan lilin dengan hati-hati. 2. Ban mobil merupakan produk sintetis dengan bahan dasar . . 3. dan spon! Bagaimana pendapatmu tentang dipoduksinya benda-benda keperluan kehidupan sehari-hari yang bahan dasarnya senyawa hidrokarbon? T u g a s Lilin termasuk senyawa hidrokarbon. Jelaskan kegunaan senyawa hidrokarbon dalam kehidupan sehari-hari! Berikan contoh proses pembuatan produk bahan pakaian yang bahan dasarnya senyawa hidrokarbon! Tuliskan reaksi polimerisasi dari etena menjadi polietilena! Senyawa hidrokarbon apa saja yang merupakan bahan dasar pembuatan produk aspirin. natrium klorida B. teflon. 2. A. Berikut ini yang merupakan obat dengan bahan dasar hidrokarbon adalah . etuna C. kalium hidroksida C. metana D. Jenis plastik teflon biasanya digunakan sebagai . . . benzena B. patung logam E. pelapis anti lengket C. . bahan kancing D. 234 Kimia Kelas X SMA dan MA .11. . Caranya: 1. propilena E. Lepaskan dari cetakan tersebut. A. 3. . metana B. karbon aktif D. . etena E. benzena D.

. . Data percobaan daya hantar listrik air dari berbagai sumber adalah sebagai berikut. urea D. air laut merupakan elektrolit kuat B. CH3COOH(aq) CH3COO+(aq) + H–(aq) CH3COO–(aq) + OH–(aq) CH3COO–(aq) + H+(aq) CH3+(aq) + COOH–(aq) C. Jenis Air Air laut Air ledeng Air danau Air sumur Air suling Nyala Lampu Redup Redup Terang Redup Redup Pengamatan Lain Ada gas Ada gas Ada gas Ada gas Ada gas Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa . . CH3COOH(aq) Senyawa yang jika dilarutkan dalam air membentuk larutan bersifat basa lemah adalah . CH3COOH(aq) E. A. No.Soal Evaluasi Semester II A. 4. 4. CH3COOH Soal Evaluasi Semester II 235 . KOH E. . . 2. air sumur termasuk elektrolit kuat 3. Diagram berikut menunjukkan alat uji elektrolit. HClO C. Zat berikut yang bila dilarutkan dalam air akan menyebabkan lampu menyala terang adalah .. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. Reaksi ionisasinya adalah . . A. asam cuka encer air elektrode karbon 2. CH3COOH(aq) D. . CH3CO+(aq) + OH–(aq) A. 1.. . alkohol + – B. NaOH D. CH3COOH(aq) B. . A. 5. 1. ada air yang bersifat elektrolit dan nonelektrolit E. Asam asetat dalam air merupakan elektrolit lemah. air suling bersifat nonelektrolit C. NH3 B. garam dapur E. 3. semua air dari berbagai sumber itu bersifat elektrolit D.. gula pasir C.

. belerang dioksida reduktor 10. Persamaan reaksinya sebagai berikut: 2 H2S(g) + SO2(g) 2 H2O(l) + 3 S(s) Pernyataan yang benar adalah . kedua pereaksi dioksidasi C. 7. Fe 236 Kimia Kelas X SMA dan MA . Pada reaksi gas hidrogen sulfida dan gas belerang dioksida terbentuk endapan belerang. . H2SO3(aq) 2 H+(aq) + 2 SO4–(aq) D. . . H2 + Cl2 2 HCl 2. . BaCl2 + H2SO4 BaSO4 + 2 HCl – – 4. 8. . A. MnO D. Fe 3+ C. K2MnO4 C. Fe2+ B. 1. 2 D. garam dapur B. Cl2 + 2 I 2 Cl + I2 Di antara reaksi-reaksi tersebut yang termasuk reaksi redoks adalah . Di antara larutan berikut yang tidak menghantarkan arus listrik adalah . F2 E. 3 E. Mg2+(aq) + 2 Cl–(aq) A. . cuka D. Na2CO3(aq) Na2+(aq) + CO32–(aq) C. F– A. . KOH(aq) KO+(aq) + H–(aq) E. kapur Reaksi ionisasi yang benar adalah . 4 C. . . . .5. KMnO4 B. D. 9. Pada reaksi: 2 Fe2+(aq) + F2(g) 2 Fe3+(aq) + 2 F–(aq) yang bertindak sebagai oksidator adalah . 2. . air aki C. MnO2 E. 4 6. 3. kedua pereaksi direduksi B. 1. . 1. CuO + 2 HCl CuCl2 + H2O 3. MnSO4 Perhatikan reaksi berikut. 1. . KNO3(aq) K2+(aq) + NO3–(aq) Unsur Mn yang mempunyai bilangan oksidasi sama dengan bilangan oksidasi Cr dalam K2Cr2O7 adalah . hidrogen sulfida dioksidasi dan belerang dioksida direduksi D. A. 3 B. hidrogen sulfida direduksi dan belerang dioksida dioksidasi E. MgCl2(aq) B. . . gula E. A. A. .

atom C kuarterner ditunjukkan oleh C no .11. NaOH B. . CH3CH2CH2(CH3)2CH2CH3 E. C2H4 15. . . . C5H12 17. 4 H3C C C C CH3 E. A. A. 5 B. Jumlah isomer dari C5H12 adalah . . Nama rumus kimia dari Fe2(SO4)3 adalah . . C2H6 B. Gas CO2 hasil pembakaran senyawa karbon dapat diidentifikasi dengan larutan . A. ferisulfat B. ion Na+ D. Ion logam yang menyebabkan pencemaran air dan berasal dari proses elektrolisis di industri adalah . A. 3 D. . C7H12 C. 2 D. . . . . . . CH3CH2CH2(C2H5)CH2CH3 D. C2H2 E. A. Ikatan rangkap dua terdapat pada hidrokarbon dengan rumus . Dari struktur senyawa hidrokarbon di bawah ini. CH4 D. ferosulfat E. CH3(C2H5)CH2CH2CH3 C. A. . C4H6 E. . . . . ion Hg2+ + C. 2 H CH3 CH3 C. ion Ca E. . . . . CaCO3 E. 5 CH3 H CH3 4 2 3 16. CH3COOH C. ferumsulfat 12. 6 C. ion Fe2+ 2+ B. Rumus senyawa hidrokarbon berikut yang merupakan alkana adalah . A. ion Ag 13. C3H6 C. CaO D. Rumus dari 3-etil-2-metilheksana adalah . 1 1 5 B. . . C3H6 D. 3 E. Ca(OH)2 14. CH3CH2(C2H5)2C2H5 B. 4 18. ferosulfida D. A. fersulfida C. C6H8 B. CH3CH(CH3)CH2CH(C2H5)2 Soal Evaluasi Semester II 237 .

5 C. substitusi 26. eliminasi C. C2H4 238 Kimia Kelas X SMA dan MA . . . 3-metilheksana B. . kondensasi B. . Reaksi berikut CH3CH = CH2 + HX CH3 – C – CH3 X dikenal sebagai reaksi .19. . 5 C. . A. . A. 2 E. . . Zat yang berisomer dengan n heksana adalah . 2. 2-dimetil-1-butena CH3 A. Isomer posisi dari senyawa heksena jumlahnya . C2H4Cl2 E. 3 23. 4 B. . etana E. . 3-etilpentana E. C2H4 + H2 C2H6 D. 2-dimetil-2-butena E. 4 B. A. . oksidasi D. . Di antara reaksi-reaksi berikut yang termasuk reaksi eliminasi adalah . 1 D. A. . . Senyawa yang dapat membentuk isomer cis dan trans adalah . mempunyai nama . 3-dimetil-1-butena C. . . 3.4-dimetilheksana C. . 3. A. Jumlah isomer dari C4H6 adalah . etena 24. 2-metilpentana 21. C2H2 + Cl2 C2H2Cl2 C. C2H6 C2H4 + H2 25. propena C. . . A. 2-dimetil-3-butena 20. . 3-dimetil-2-butena B. C2H2Br2 D.2-dimetilpentana D. adisi E. metana D. . 1 D. A. 3 22. 2. . C2H4 + Cl2 C2H4Cl2 E. 2 E. Gas karbit yang biasa digunakan untuk proses pengelasan adalah gas . CH3 H3C – C – CH = CH2 D. CH4 C. 3. Senyawa alkena dengan rumus struktur berikut. 2. . C2H2 B. 2. CH4 + Cl2 CH3Cl + HCl B. etuna B.

hidrasi C.27. 1 dan 2 D. eliminasi 28. . . 1 dan 3 E. 80% isooktana dan 20% normal heptana 30. C3H8 C5H12 C6H12 C7H8 C7H16 Karbon Dioksida (mol) 3 5 6 7 7 Air (mol) 4 6 6 4 8 Hidrokarbon mana yang memerlukan 11 mol gas oksigen untuk pembakaran itu? A. Fraksi 1. . Tabel berikut menunjukkan jumlah mol hasil pembakaran sempurna dari lima hidrokarbon. 4. 80% heptana dan 20% butana B. 5. Bensin premium mempunyai bilangan oktan 80. C6H12 C. 80% normal heptana dan 20% isooktana E. 2 dan 4 B. 2 dan 3 29. A. 80% isooktana dan 20% butana C. A. 3. 4. . Hidrokarbon 1. 3 dan 5 C. Pembentukan butana dari 1 butena termasuk reaksi . . Jumlah Atom C C1 – C4 C4 – C12 C10 – C14 C14 – C19 C19 – C35 Trayek Titik Didih ( C) <25 20 – 200 174 – 275 200 – 400 >350 Bensin dan solar terdapat pada fraksi nomor . . 80% butana dan 20% isooktana D. 2. 2. C5H12 E. C3H8 D. berarti bensin tersebut mengandung . A. 5. oksidasi D. substitusi B. . adisi E. . 3. Data hasil penyulingan bertingkat minyak bumi adalah sebagai berikut. C7H8 B. C7H16 Soal Evaluasi Semester II 239 . .

detergen E. Rumus TEL adalah . Selesaikan soal-soal berikut dengan singkat dan jelas. kaos kaki D. Bahan dari nilon tidak baik digunakan untuk . A. . cat B. lilin 32. “Hidrogen klorida adalah senyawa kovalen.31. plastik anti lengket D. pestisida C. A. 5. PbC2H5 C. . . b. jaket B. Jelaskan pernyataan itu! MnO2(s) + 4 HCl(aq) MnCl2(aq) + 2 H2O(l) + Cl2(g) a. . payung 34. Produk industri petrokimia yang dihasilkan dari nafta adalah sebagai berikut. plastik D. etuna B. Tentukan senyawa yang merupakan oksidator dan reduktor. butena C. Pb2(C2H5)4 B. Hitung volum gas klor yang dihasilkan pada STP dari reaksi yang memerlukan 2 mol HCl.” Umumnya senyawa kovalen dalam air tidak menghantarkan listrik. . . . Bagaimana cara memilih makanan kemasan yang dijual di toko-toko? 2. etena 35. b. . nilon B. 4. A. 1. Polietena merupakan polimer dari etena yang banyak digunakan untuk . Hidrogen klorida dalam air dapat menghantarkan listrik. . Senyawa hidrokarbon yang digunakan untuk bahan pembuatan dacron adalah . lap meja E. A. . TEL merupakan zat aditif pada bensin tetapi menimbulkan pencemaran udara. . Pb(C2H5)2 D. . A. Berikan contoh zat aditif sintetis pada makanan. Etena dengan gas hidrogen b. parasut C. etana E. kecuali . paralon E. a. . 3. . . Pb(C2H5)4 33. Butana dengan gas oksigen a. Pb(C2H5) E. 240 Kimia Kelas X SMA dan MA . kantong plastik B. metana D. Etana dengan gas klor c. Buat isomer kerangka dari rumus molekul C5H12 berikut namanya! Reaksikan senyawa-senyawa berikut. ban mobil C.

4 107.124. 44. 84.0 19. 67. 82.135. 60.3 138.4 69.2 92.8 58. 121. 80. 46. 118. 131. 123. 43.9 55. 126. 26 28. 128. 94. 100 96. 41 42. 18 20. 68.9 106.5 65. 113. 129.3 132.0 45. 100. 4 7. 72. 77.9 112. 108. 3 3.6 126. 139 Lampiran 241 . 68 64. 128. 34.6 74. 95. 130. 123. 112. 134. 58 Isotop 58.7 121. 111. 14 15.0 4. 11 13.138 138.0 39. 76. 117.51 50.0 54. 106.125. 114.9 137. 48 46.8 58. 122.0 28.0 47. 40.LAMPIRAN 1 TABEL UNSUR Nama Unsur Hidrogen Helium Litium Berilium Boron Karbon Nitrogen Oksigen Fluor Neon Natrium Magnesium Aluminium Silikon Fosfor Belerang Klor Argon Kalium Kalsium Skandium Titanium Vanadium Krom Mangan Besi Kobal Nikel Tembaga Seng Galium Germanium Arsen Selenium Brom Kripton Rubidium Stronsium Itrium Zirkom Niobium Molibdenum Teknesium Rutenium Rodium Paladium Perak Kadmium Indium Timah Antimon Telurium Iodium Xenon Sesium Barium Lantanum Lambang Unsur H He Li Be B C N O F Ne Na Mg Al Si P S Cl Ar K Ca Sc Ti V Cr Mn Fe Co Ni Cu Zn Ga Ge As Se Br Kr Rb Sr Y Zr Nb Mo Tc Ru Rh Pd Ag Cd In Sn Sb Te I Xe Ce Ba La Nomor Atom 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 Ar 1. 96 92. 92. 64 65. 104. 115 112.8 12. 62.0 9. 36 35. 17. 73.9 52. 37 36. 104 102. 115.9 79. 130 124. 136. 61.1 40.0 101. 33. 132. 47. 94. 78.5 40. 29. 66.0 24.0 31. 120.0 7. 136 130.0 10. 57.0 102.5 87. 63. 101.4 114. 80. 91. 122. 88 89 90. 74. 48. 38 39. 16 16. 98.116.0 16.9 98. 86. 30 32.3 27.2 23.7 72. 53. 6 10. 83. 99. 76 74.0 32.9 91. 110 107. 21.9 95.9 2.8 118. 87 84. 96. 110.8 127. 134. 56. 49 50.7 63. 71 70. 114.9 83. 54 54. 124 120.0 79. 70 69.9 50. 25. 126. 109 106. 87.9 131.0 20. 81 78. 102. 97.6 88.0 14. 98. 108. 22 24. 116 113. 86 85. 105. 119.1 35.8 85. 132. 82 79. 52.

5 164. 155. 186 185. 184. 226. 233. 140.0 254. 149. 190.148.9 167.0 227. 158. 192.0 222. 145. 167. 180 180. 193 190. 242 Sumber: Book of Data 242 Kimia Kelas X SMA dan MA . 239 238.1 262.0 247. 160.0 231. 234 234.0 232. 174.0 157. 181 180.2 190.0 210. 182. 171.0 265. 173.0 256.0 261. 143. 228 231.1 140.0 150. 199.0 178.1 265. 154 151. 222 221. 198. 238 237. 176 175.0 200.0 254. 161. 162. 198 196. 179.0 223.9 144.1 263. 150 144.0 257. 166. 228 226. 154. 152.9 173.2 192. 172. 200. 235.142 Isotop 142. 201. 205 202. 158.4 152. 138. 153 152. 192 191.0 136.0 242. 194. 176. 178.9 186. 239.0 249. 223 223. 208 217 220. 202.2 195. 206. 183. 147. 168.0 253.3 158.5 180.0 226. 204.0 210. 146.156. 224.0 247. 164.9 183.0 238.4 207. 163. 187 188. 157. 150. 176 174. 164 162.0 175. 196. 189.6 204. 148.1 262.0 237.0 243.3 168. 204 203. 177.Nama Unsur Serium Praseodimium Neodimium Prometium Samarium Europium Gadolinium Terbium Disprosium Holmium Erbium Tulium Iterbium Lantanium Hafnium Tantalum Wolfram Renium Osmium Iridium Platina Emas Air raksa Talium Timbal Bismut Polonium Astatin Radon Fransium Radium Aktinium Torium Protaknium Uranium Neptunium Plutonium Amerisium Kurium Berkelium Kalifornium Einsteinium Fermium Mendelevium Nobelium Lawrensium Rutherfordium Dubrium Seaborgium Bohrium Hassium Meitnerium Lambang Unsur Ce Pr Nd Pm Sm Eu Gd Tb Dy Ho Er Tm Yb La Hf Ta W Re Os Ir Pt Au Hg Tl Pb Bi Po At Rn Fr Ra Ac Th Pa U Np Pu Am Cm Bk Cf Es Fm Md No Lr Rf Db Sg Bh Hs Mt Nomor Atom 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 Ar 140. 160 156. 207.1 197. 170 168. 170.2 209.2 147. 195.9 162. 144.

LAMPIRAN 2 SIFAT FISIK UNSUR Nama Unsur Bentuk Tb Tf Nama Unsur Bentuk Tb Tf Hidrogen Helium Litium Berilium Boron Karbon Nitrogen Oksigen Fluor Neon Natrium Magnesium Aluminium Silikon Fosfor Belerang Klor Argon Kalium Kalsium Skandium Titanium Vanadium Krom Mangan Besi Kobal Nikel Tembaga Seng Galium Germanium Arsen Selenium Brom Kripton Rubidium Stronsium Itrium Zirkom Niobium Molibdenum Teknesium Rutenium Rodium Paladium Perak Kadmium Indium Timah Antimon Telurium Iodium Xenon Sesium gas gas padat padat padat padat gas gas gas gas padat padat padat padat padat padat gas gas padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat cair gas padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat gas padat 20 4 1615 3243 2823 5100 77 90 85 27 1156 1300 2740 2628 473 718 238 87 1033 1757 3104 3560 3653 2943 2235 3023 3143 3003 2840 1180 2676 3103 881 958 332 121 595 1657 3611 4650 5015 5833 4173 4000 3243 3243 2485 1038 2353 2533 2023 1263 457 166 942 14 26 459 155 2573 70 63 55 53 25 391 922 933 1683 863 386 172 84 336 1112 1814 1933 2163 2130 1517 1808 1768 1728 1356 693 303 1210 1090 490 266 116 312 1042 1793 2125 2740 2883 2445 2583 2239 1827 1235 594 429 505 904 723 387 161 302 Barium Lantanum Serium Praseodimium Neodimium Prometium Samarium Europium Gadolinium Terbium Disprosium Holmium Erbium Tulium Iterbium Lantanium Hafnium Tantalum Wolfram Renium Osmium Iridium Platina Emas Air raksa Talium Timbal Bismut Polonium Astatin Radon Fransium Radium Aktinium Torium Protaknium Uranium Neptunium Plutonium Amerisium Kurium Berkelium Kalifornium Einsteinium Fermium Mendelevium Nobelium Lawrensium Rutherfordium Dubrium Seaborgium Bohrium Hassium Meitnerium padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat cair padat padat padat padat padat gas padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat 1931 3730 – – – – – – – – – – – – – – 4875 5700 5433 5900 5570 4403 4100 3353 630 1730 2813 1833 1235 610 211 950 1410 3473 5060 4300 4091 – 3505 – – – – – – – – – –– – – – – – 998 1194 – – – – – – – – – – – – – – 2500 3269 3683 3453 2973 2683 2045 1337 234 577 601 544 527 575 207 300 973 1323 2023 1870 1405 – 914 – – – – – – – – – – – – – – – Sumber: Book of Data Lampiran 243 .

lihat teks 3. Pilihan Ganda 1. A 10. 8. 6. P. 3 Cl = 2. C 10. 10 g MgO jadi 2 g O N2O3 CO dan CO3 OI : OII = 1 : 3 2.1023) (12) atau O c. B 15. 1. P. 26. 4. karbon tetraklorida. P. Lihat teks 7. V. Uraian Lihat teks Lihat teks Lihat teks Uraian Cu. D 13. E 6. C 14. Pilihan Ganda 1. magnesium nitrat Lihat teks Lihat teks Lihat teks Bab IV A. C 6. D 9. 0. Pilihan Ganda 1. C 7. 20. 0. C 10. Y. 4L 244 Kimia Kelas X SMA dan MA . 5.02. B 11. a. Lihat teks 9.10 23 2. 10 g MgO b. V Bab II A. Q b. C 15. 5. E 13. E 14. R. B B B B C b. B 15. S e. C 7. 4. 22. 4. D 12. Lihat teks 4. 1. Si. 5. 20. D 6. lihat teks b. Cl. K2SO4 Kalsium fosfat. 21. 7 Si = 2. D 10. Mg. Uraian a. E E C C D B Lihat teks Lihat teks Uraian a. C D E A B 16. Lihat teks 6. C 12. 19. B 6. B 8. B. 10 g MgO jadi 2 g Mg c. N2O4. 1. 3. Na. C 4. A 8. 8. Y. 22. 1. T. D 11.02. Na golongan IA P golongan VA Mg golongan IIA S golongan VIA Al golongan IIIA Cl golongan VIIA Si golongan IVA Ar golongan VIIIA c. C E D A C Bab V A. W d. lihat teks a. 8. 3. D 10. 2. Z. B 9. 8. 28. Konfigurasi elektron Na = 2. E 2. 30. T. 2. D 8.01. E 16. 2. 4. B B. 4 Ar = 2. X. B 7. 8 d. 2. Lihat teks 5. 8. 23.LAMPIRAN 3 KUNCI JAWABAN SOAL EVALUASI AKHIR BAB Bab I A. S c. C 5. S. D 12. 3. D 17. B 7. 2. 25. 6 Al = 2.2 (22. 3. 29. E 8. 2. 24. P. 27. C 14. asam sulfat. B 14. 5. 24. 4. 3. B. A 8. 8. 3. C 13. X. A 11. 1. A A D A B B 25. 23. 4. 2 S = 2. 5 Mg = 2. Z f. C 12. B 9. Lihat teks 8. C 9. 5. B 7. 3. B. Al. 3. Pilihan Ganda 1. 1 P = 2. Pilihan Ganda 1. B D E D C D 19. Lihat teks 10. 18. Z.10 22 (18) gram H2O 6. 17. A 18. D B C B E Uraian a. B A D D C 21. B 3. 5. Ar logam metaloid nonlogam Bab III A. B. D 11. 8. B 9. 8. C 15.4)2 b.25 (6. 2. E 13.

8. 0. Lihat teks b. 1. Lihat teks b. 5. 31. 2. D 8. A Dan 7 Bab VII A. D C C D D C D 2. Lihat teks e. A 6. B 20. E 5. 2. Lihat teks b. 35. amonium sulfat (NH4)2SO4– kalsium karbonat CaCO3 natrium hidroksida NaOH– aluminium oksida Al2O3 lihat teks lihat teks lihat teks 4. Uraian a. C 3. Pilihan Ganda 1. B 3. B 12. E 10.4)2 c. C 4. Uraian Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lampiran 245 . E 2. 3. 32. 2.08205 L atm)(700) 6 atm Bab VI A. A B. Lihat teks a. C 5. 1. 18. 19. 1. a. 33. A 18. D 7. D 8. C 21. Pilihan Ganda 1. D 7.6 gram CuSO4 5H2O a. B B. D 12. 24.1 mol c.3. E 9. 26. H3PO4 b. D 9.6(22. 4. 52. A 10. B 14. B 16. C 4. Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Soal Evaluasi Semester I A. Lihat teks Lihat teks a. B 15. B 8. E 13. 2Pb(NO3)2(s) 2PbO(s) + 4NO2(g) + O2(g) b.3 gram d. B C C C B 3. Pilihan Ganda 1. 1.2 D: 2. 4.8. C 2. E b. C 3. C 11. 5. 12C : 2.7 17 F: 2. 1) 2) 3) 22. 1. 1) 2) 3) 4) b. 5. A 6. B 11. A 10. 5.2 x 1023 molekul Bab VIII A.4 gram d. 4. E 8. 28. 4. 30. 23. 1. Lihat teks d. D B. 4. Lihat teks Lihat teks Lihat teks E E C E D 16. 27. 22. 06(0. 18. C 14. 5. 5. Lihat teks c. 3. 17. 3. Uraian Lihat teks a. B 2. 1. 34. 4. A 2. Lihat teks a. C 3. A 19. Tabel b. A 15. D 7. 3.8. Pilihan Ganda 1. Lihat teks c. D 13. B. 5. 25. 0. D 6. E 9. B 4. B 5. E D E C C D E 29. A 7. 2. B 17. B 6.7 17 c. Uraian a.2 liter e. 20.

D 14. E 13. D 11. 35. 3.Bab IX A. 3. 26. B 6. E C C C B C D 246 Kimia Kelas X SMA dan MA . Pilihan Ganda 1. B 11. E 7. E 13. 3. C 12. 3. B C D A D Bab XI A. C 3. E 6. C 9. 5. C 21. Pilihan Ganda 1. B 17. 24. B E B C 2. D D B C B 21. 4. Lihat teks c. 5. 31. A 6. C 9. 24. 22. E 10. 1. E 15. B 12. C 15. B 13. 5. 1) D dan E 5) 2) A 6) 3) E b. D 8. 4. 28. 27. 1. Uraian Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks E E A B E Bab X A. 5. A 9. D 2. C 12. 2. C 20. 2. 25. 1. 32. C 16. 2. 30. 4. 4. 1. 25. E 7. 5. 4. E 14. 5. Uraian Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks C B A D A 16. D B. D 11. Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Soal Evaluasi Semester II A. D 6. D 15. Pilihan Ganda 1. 4. 18. 3. B 4. 33. Pilihan Ganda 1. 2. C 7. B. 4. E 9. 34. C 8. C 10. 23. C 7. 2. D 10. A 13. A 14. 5. 23. E 19. D 8. Uraian a. C 5. C D C D A C D 29. D 14. Uraian Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks 22. B. D 12. E 10. 3. C 8. 20. 2. 19. 17. 3. B 18. D 11. B B C B.

pada suhu dan tekanan yang sama.02 x 1023 buah. teori atom 19 materi terdiri dari partikel terkecil yang disebut atom. hipotesis 102 B Bilangan oksidasi 160 muatan satu atom dalam senyawa jika semua elektron yang terikat menjadi milik atom yang lebih elektronegatif. senyawa hidrokarbon yang jenuh dengan rumus CnH2n+2. Bohr.GLOSARIUM A Adisi 20 penambahan masing-masing satu gugus kepada atom karbon yang berikatan rangkap dua atau tiga. jumlah partikel (atom. Lampiran Glosarium 247 . senyawa hidrokarbon yang mengandung ikatan rangkap dua antara karbon-karbon dengan rumus umum CnH2n. energi yang dilepaskan atau yang diperlukan saat masuknya elektron ke dalam atom atau ion dalam keadaan gas. senyawa hidrokarbon yang mempunyai ikatan rangkap tiga antara karbon-karbon dengan rumus umum CnH2n-2. teori atom 20 C Cracking 215 pemecahan molekul hidrokarbon yang besar menjadi molekul yang kecil. suatu atom stabil dengan elektron valensi dua. semua elektron atom berada dalam tingkat energi tertentu. semua gas yang bervolum sama mempunyai jumlah molekul yang sama. ion) dalam satu mol. Satu mol = 6. molekul. Afinitas elektron 32 Alkana 183 Alkena 191 Alkuna 196 Aturan duplet 46 Aturan oktet 46 Avogadro. tetapan 115 Avogadro. D Dalton. suatu atom cenderung mempunyai elektron valensi delapan seperti gas mulia (kecuali helium = 2).

1 x 10–28 g (kira-kira 1/1800 massa proton). Elektron valensi 23 Eliminasi 202 Energi ionisasi 31 G Gay Lussac. 248 Kimia Kelas X SMA dan MA . atau molekul) dalam keadaan gas. tiga unsur yang massa atom relatif unsur kedua merupakan rata-rata unsur pertama dan ketiga. energi yang diperlukan untuk melepaskan satu elektron dari partikel (atom. suatu gugus alkana yang telah kehilangan satu atom hidrogennya. ion. E Elektron 12. unsur yang terletak antara golongan IIA dan IIIA atau blok d dalam tabel periodik. sehingga membentuk ikatan rangkap.6 x 10–16 C) dan bermassa 9.Deret homolog 183 Dobereiner. perbandingan massa unsur-unsur penyu– sun suatu senyawa selalu tetap. masing-masing dari dua atom karbon yang berdekatan. triade 4 suatu deret senyawa sejenis yang perbedaan jumlah atom suatu senyawa dengan berikutnya sama. tekanan gas dengan massa tertentu berbanding lurus dengan suhu mutlak. Golongan transisi 35 Gugus alkil 185 H Hidrokarbon 174 Hidrokarbon alifatik 183 Hukum kekekalan massa 93 Hukum perbandingan tetap 94 senyawa organik yang mengandung unsur karbon dan hidrogen. senyawa hidrokarbon yang tidak mengan– dung inti benzena. elektron yang berada pada kulit terluar suatu atom. massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama. 13 partikel pembentuk atom yang terdapat di luar inti bermuatan negatif satu satuan (–1. reaksi penarikan dua gugus. hukum 100 bila volum tetap.

suatu ion yang mengandung dua atom atau lebih. ikatan antara dua atom dengan pemakaian bersama sepasang elektron atau lebih. isomer senyawa yang terbentuk akibat perubahan letak posisi ikatan rangkap. isomer suatu senyawa antara posisi searah (cis) dan berlawanan arah. partikel yang terdapat di pusat atom. Lampiran Glosarium 249 . partikel (monoatom atau poliatom) yang bermuatan negatif. Ikatan kovalen 51 Inti atom 21 ion poliatomik 71 Ion negatif 25 Ion positif 25 Isobar 15 Isomer cis-trans 194 Isomer posisi 194 Isotop 13 Isoton 13 J Jari-jari atom 29 setengah jarak antara dua atom sejenis yang berikatan tunggal. gaya tarik listrik antara ion positif dengan elektron dalam kisi logam. dan mengandung proton dan neutron. unsur-unsur yang memiliki nomor massa sama tetapi nomor atomnya berbeda. partikel (monoatom atau poliatom) yang bermuatan positif. I Ikatan ion 48 Ikatan logam 62 Ikatan kovalen koordinat 64 gaya tarik elektrostatik antara ion positif dan negatif dalam kristal. tetapi pasangan elektron yang dipakai bersama berasal dari salah satu atom. ikatan kovalen antara dua tom. bermuatan positif. dua atom atau lebih yang bernomor atom sama tetapi nomor massanya berbeda.Hukum kelipatan perbandingan 96 jika ada dua senyawa yang dibentuk dari dua unsur yang sama dan massa satu unsur pada kedua senyawa itu sama maka massa unsur yang lainnya mempunyai angka perbandingan yang sederhana dan bulat. dua atom atau lebih yang berbeda tetapi jumlah neutronya sama.

K Keelektronegatifan 33 daya tarik relatif atom terhadap elektron yang dipakai bersama dalam ikatan kovalen. dst. sifat unsur yang kedelapan mirip dengan yang pertama. kuantitas zat yang mempunyai massa (dalam gram) sebanyak massa atom molekul relatifnya. sifat unsur merupakan fungsi periodik massa atom relatifnya. hukum oktaf 5 250 Kimia Kelas X SMA dan MA . jumlah massa relatif semua atom dalam rumus senyawa ion. tabel periodik 7 Mol 109 perbandingan massa atom dengan suatu unsur terhadap 1/12 massa atom C-12. M Massa atom relatif 15 Massa molekul relatif 17 Massa rumus 17 Metaloid 26 Mendeleev. larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. unsur yang sifatnya di antara logam dan bukan logam. unsur yang sedikit mengkilat dan bersifat pengantar listrik dan panas. Keperiodikan sifat unsur 29 Koefisien reaksi 85 Konfigurasi elektron 21 L Larutan elektrolit 147 Larutan nonelektrolit 146 Logam 26 larutan yang menghantarkan arus listrik. jumlah massa relatif semua atom dalam molekul. Newlands. angka yang terdapat di depan rumus kimia dalam suatu persamaan reaksi. tabel unsur yang disusun berdasarkan hukum periodik. N Neutron 12 partikel pembentuk atom yang terdapat dalam inti atom. unsur disusun berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya. bermassa (1. penyebaran elektron dalam orbital atom.67 x 10–24 g) sedikit lebih besar dari proton dan tidak bermuatan.

kurang sekali mempunyai sifat yang dimiliki logam. reaksi yang salah satu pereaksinya tersisa.169 Rumus empiris 72 Rumus molekul 72 reaksi serah terima elektron sehingga satu pereaksi teroksidasi dan yang lain tereduksi. tanda panah. P Pelarut 145 Pereaksi 82 Pereaksi pembatas 124 Periode 9 Persamaan reaksi 82 komponen larutan yang konsentrasinya paling besar.67 x 10–24 g). dan rumus hasil reaksi.Nonlogam 26 Nomor atom 11 unsur yang tidak menghantar listrik dan panas.67 x 10–19) dan bermassa satu amu (1. Glosarium Lampiran 251 Sikloalkana 183 Substitusi 200 . zat yang berubah selama reaksi dan ditulis di sebelah kiri persamaan reaksi. jumlah proton dalam inti atom. partikel pembentuk atom yang terdapat dalam semua inti atom bermuatan positif satu satuan (+1. Rutherford. teori atom 19 S Senyawa organik 75 senyawa yang strukturnya ditentukan oleh atom-atom karbon yang berikatan satu sama lain di dalamnya. menerima elektron atau penurunan bilangan oksidasi perbandingan jumlah atom yang paling rumus kimia yang menunjukkan jenis dan jumlah atom yang terdapat dalam satu molekul zat. unsur yang terletak pada baris yang sama dalam sistem periodik. Proton 11 R Redoks 155 Reduksi 155 . atom terdiri dari inti bermuatan positif dan elektron yang bergerak dalam ruang hampa mengelilingi inti. penyajian reaksi kimia dalam bentuk rumus pereaksi. hidrokarbon yang atom-atom karbonnya membentuk rantai tertutup. reaksi penggantian satu gugus dengan gugus yang lain.

New York: Mc Graw Hill Companies. Chemical Science. Bell & Hyman. Chemistry For You. McDuell. T. USA: Houghton Mifflin Co. New Stage Chemistry. 1986 GCSE Chemistry. Time Life Books Inc. 1995. Ltd. 1983. fifth edition. Richard. Ltd. Lewis. James. Robin . Petrucci. Tokyo. London: Great Britain Oxford University Press. 1992. Principles and Modern Application. Michael and Guy Waller. Quick Check Study Guides. 1982. Holtzclaw. Jane. 1988. 2001. New York: Macmillan Publishing. Key Science: Chemistry. 1997. 1999. –. Hart. 1990. Ramsden. Third edition. Organic Chemistry. Ebbing. Chemical Connections 2. Ryan. London: Nelson Thornes. Singapore: EPB Publishers Pte. Maria. 1996. 252 Kimia Kelas X SMA dan MA . Lawrie. Principles & Structure. Inc. Encyclopedia of Science: Industry. 1980. 1994. Science Chemistry. 1996.2005. London: Macmillan Publishing Co. Bell & Hyman. 2003 Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change. Molekul Raksasa. General Chemistry. Science Press .DAFTAR PUSTAKA Brady. New York: Oxford University Press. Thinking Chemistry. 2000. Boyd. Pertamina. New York: John Wiley & Son. Third edition. Beginning Science Chemistry. an enquiry-based approach. Bob. Morrison. Robinson. General Chemistry. GCSE Chemistry. James E. Morris. New York: Prentice Hall International.n. Chemistry. Hunter. James. General Chemistry With Qualitative Analysis. Kerrod. Graham and John Holman. 1990. 1997. and Odom. Mapple. Eileen. Lexington: D. Silberberg. 1991. Fong Lee Eet. Sydney: John Wiley & Sons Australia. Ralph H. 1989. Encarta Encyclopedia. London: Nelson Thornes Ltd. Pertamina Menyongsong Tantangan Masa Depan. Dinas Hupmas Pertamina. London: Jonh Murray Ltd.C Heath and Company. Hill. Inc. A Level Chemistry. Pustaka Ilmu Life. London: Letts Educational. 2001. General Chemistry.

160 . 50. 197.INDEKS A Afinitas Elektron 32. 103. 192. 15 Isomer cis-trans 194 posisi 194. 181-192.57 kovalen polar 60 kopalen nonpolar 60 kopalen koordinat 64 .51 kimia 43. 199 Alkuna 81. 160. 214 Hukum dasar kimia 91 . 34 Keisomeran 188. 14 B Bilangan oksidasi 157. 32 Etilena 227 F F. 122. 212 . 216 D Dalton 19. 62 Golongan 10. 214 tak jenuh 183. 25.66 logam 62 . 73. 104.219. 199 Alkena 81. 24.187 H Hidrokarbon 174. 198 Isoton 13.231 jenuh 183. 175. 197. 220 kovalen 51 . 124 Konfigurasi elektron 21. 176 Elektron ikatan 46 Elektron valensi 23.54 Kovalen koordinat 56. 195 Keperiodikan sifat unsur 29 – 34 Koefisien 85. 45. 50 .104 G Gay Lussac 100 Gaya elektrostatik 49. 33 Aktinida 11 Alkana 81. 57 E Elektron 12. 149 Ion positif 25. 15 Isotop 13.163 Bilangan oktan 217 . 183. 73. 223. 175. 192. 30 K Karboksida 175 Keelektronegatifan 33. 196-199 Atom C kuarterner 177 primer 177 sekunder 177 tersier 177 Antoiene Lavoisier 3 Aturan duplet 46. 192-196. 96 Deret homolog 183 Desulfurisasi 215 Distilasi bertingkat 214. 184.104 I Ikatan ion 48 . 158. 64. 215 Dobereiner 4 J Jari-jari atom 29. Aston 13 L Lantanida 11 Lampiran Indeks 253 . 24 Energi Ionisasi 31. 159. 149 Isobar 13. 123.63 Ion negatif 25. 199 Rantai 193. 13. 52 Aturan oktet 46 Avogadro tetapan 115 hipotesis 102 .220 Bohr 20 C Cracking 215. 50. 50. 227 Gugus Alkil 185 .W. 193.

193 S Senyawa anorganik 75 biner 76 hidrat 78. 174. 118 molekul relatif 111. 72. 148 nonelektrolit 146. 184 . 80. 53 . 183 . 128 ion 43. 128 kimia 71 . 112. 47. 219 poliatom 77 Struktur Atom 21 Struktur Lewis 46.57. 150. 112 Mendeleev 7 – 9 Metaloid 26. 192. 188. 194. 112 rumus relatif 17.169 substitusi 200 Reduksi 155 .122 Molekul monoatomik 71. 195.79 kovalen 80 organik 80. 197. 128. 215 kovalen 57 . 88. 178 Teori Atom 18 – 20 Thomson 19 Triade Dobereiner 4 P Penyepuhan 157.169 Reduktor 155 .169 Rutherford 19 Rumus empiris 71. 77. 127. 58. struktur 184. 173. 127. 71. 189.96 R Reaksi adisi 201 Kimia Kelas X SMA dan MA V Volum molar 118. 72 poliatomik 71. 28 Mol 109. 164 Pereaksi pembatas 124. 147 Lautan elektron 62 Lavoisier 93. kovalen nonpolar 60 kovalen polar 60 organik 80. 81 Tetrahedral 175. 111. 81. 72 eliminasi 202 oksidasi 155 . 183. 184. 73.Larutan elektrolit 147. 200 reduksi 155 .192. 120 254 . 12 Nonlogam 28. 163 O Oktaf Newlands 3. 51. 12 Proust 94 . 11 Plastik 191. 149 karbon 171 . 87. 199. 72 datomik 71. 57. 72. 12.169 Oksidator 155 . 94 Lewis 46 Logam 26 – 28 Logam transisi 163 Lothar Meyer 6 Reaksi M Massa atom relatif 15 – 18 molar 116.59. 114.177. 125 Periode 9. 150. 234 Propilena 230 Proton 11. 76. 15 massa 11. 5 Oksidasi 155 .169.192 N Nafta 216 Neutron 12 – 15 Newlands 5 Nomor atom 11.169 T Tabel Periodik Mendeleev 7 Modern 8 unsur 9 Tata nama senyawa ion 75 .74 molekul 71.

Lampiran 253 .