• Poppy K. Devi • Siti Kalsum • Masmiani • Hasmiati Syahrul

KIMIA 1
Kelas X SMA dan MA

PUSAT PERBUKUAN
Departemen Pendidikan Nasional
Hukum Dasar Kimia

1

Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional dilindungi Undang-undang

K I M IA 1
Kelas X SMA dan MA

Penulis

:

Penelaah Editor Desain Sampul Ilustrator Perwajahan Ukuran Buku

: : : : : :

Poppy K. Devi Hasmiati Syahrul Siti Kalsum Masmiani Liliasari Lilis Suryani Guyun Slamet Beni Beni 17,5 x 25 cm

540.7 POP k

POPPY K. Devi Kimia 1: Kelas X SMA dan MA / penulis, Poppy K. Devi…[et al] ; editor, Lilis Suryani ; ; illustrator, Beni. — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009 vii, 254 hlm. : ilus. ; 25 cm. Bibliografi : hlm. 252 Indeks ISBN 978-979-068-725-7 (nomor jilid lengkap) ISBN 978-979-068-727-1 1. Kimia-Studi dan Pengajaran I. Judul II.Lilis Suryani III. Beni

Hak Cipta Buku ini dibeli Departemen Pendidikan Nasional dari Penerbit PT. Remaja Rosdakarya Diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahu 2009 Diperbanyak oleh ....

iiKimia Kelas X SMA dan MA

KATA

SAMBUTAN

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia-Nya, Pemerintah, dalam hal ini, Departemen Pendidikan Nasional, pada tahun 2009, telah membeli hak cipta buku teks pelajaran ini dari penulis/penerbit untuk disebarluaskan kepada masyarakat melalui situs internet (website) Jaringan Pendidikan Nasional. Buku teks pelajaran ini telah dinilai oleh Badan Standar Nasional Pendidikan dan telah ditetapkan sebagai buku teks pelajaran yang memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2007. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para penulis/penerbit yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para siswa dan guru di seluruh Indonesia. Buku-buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh (down load), digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun, untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Diharapkan bahwa buku teks pelajaran ini akan lebih mudah diakses sehingga siswa dan guru di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri dapat memanfaatkan sumber belajar ini. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para siswa kami ucapkan selamat belajar dan manfaatkanlah buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan. Jakarta, Juni 2009 Kepala Pusat Perbukuan

Hukum Dasar Kimia

iii

KATA

PENGANTAR

Ilmu Kimia merupakan salah satu pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Melalui belajar kimia dapat dikembangkan keterampilan intelektual dan psikomotor yang dilandasi sikap ilmiah. Keterampilan intelektual yang menyangkut keterampilan berpikir rasional, kritis, dan kreatif dapat dikembangkan melalui belajar yang tidak lepas dari aktivitas membaca. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, penulis mencoba untuk membuat buku Kimia SMA ini. Materi kimia di dalam buku ini disajikan melalui cara yang mudah dipahami siswa dengan contoh-contoh yang berkaitan dengan masalah kimia dalam kehidupan sehari-hari. Untuk membantu siswa dalam pencapaian kompetensi dasar kimia, pada setiap bab disajikan bagan konsep yang menggambarkan konsep-konsep inti pada materi , deskripsi materi, kegiatan yang sederhana tetapi dapat meningkatkan keterampilan proses bagi siswa, info kimia, rangkuman, kata kunci, contoh soal, serta latihan soal bentuk pilihan ganda dan uraian. Selain itu dilengkapi dengan tugas yang dapat digunakan untuk penilaian portofolio. Penggunaan buku kimia ini dalam belajar adalah untuk melatih siswa berpikir rasional, kritis, dan kreatif dalam memecahkan masalah dalam IPA. Buku ini ditulis oleh beberapa penulis yang sudah berpengalaman mengajar dan menulis buku Kimia serta mengacu pada referensi yang bersifat internasional dan terkini. Harapan penulis, mudah-mudahan buku ini dapat membantu siswa belajar dan membantu guru dalam meningkatkan kinerjanya untuk memotivasi siswa belajar Ilmu Kimia dan untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu dalam memajukan bangsa dan negara. Akhirnya kami menyampaikan terima kasih kepada para guru dan pengguna buku ini. Untuk meningkatkan kualitas buku ini, kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun.

Bandung, Juli 2007

Penulis

ivKimia Kelas X SMA dan MA

Kepolaran Senyawa Kovalen E. Rumus Kimia B. Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier) B. Golongan. Struktur Atom E. Nomor Massa. Perkembangan Tabel Periodik Unsur B. Sifat Fisis Senyawa Ion dan Kovalen D. Hipotesis Avogadro Rangkuman Evaluasi Akhir Bab Hukum Dasar Kimia 1 3 9 18 21 25 29 35 36 43 45 48 57 60 62 63 64 69 71 75 82 87 88 91 93 94 96 100 102 104 105 BAB II BAB III BAB IV v . Tata Nama Senyawa Kimia C. Hukum Kelipatan Perbandingan (Hukum Dalton) D. Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust) C. Sifat Unsur F. Kestabilan Unsur-Unsur B. Nomor Atom. Ikatan Ion dan Ikatan Kovalen C. Persamaan Reaksi Rangkuman Evaluasi Akhir Bab Hukum Dasar Kimia A. Massa Atom Relatif dalam Tabel Periodik Unsur C. Perkembangan Teori Atom D.DAFTAR ISI iii iv iv KATA SAMBUTAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom A. Periode. Ikatan Logam Rangkuman Evaluasi Akhir Bab Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi A. Keperiodikan Sifat Unsur Rangkuman Evaluasi Akhir Bab Ikatan Kimia A. Hukum Perbandingan Volum (Gay Lussac) E.

Unsur C. C. Rumus Empiris.BAB V Perhitungan Kimia A. D. Alkena. Senyawa-Senyawa Pembentuk Larutan Elektrolit Rangkuman Evaluasi Akhir Bab BAB VII Reaksi Oksidasi-Reduksi A. dan Konsep Mol pada Perhitungan Kimia E. Kekhasan Atom Karbon dalam Senyawa Karbon Rangkuman Evaluasi Akhir Bab BAB IX Alkana. dan O dalam Senyawa Karbon B. Avogadro. viKimia Kelas X SMA dan MA . Penentuan Rumus Kimia Senyawa Berdasarkan Ar dan Mr C. Massa Atom Relatif dan Massa Molekul Relatif B. Alkena. dan Alkuna Alkana Alkena Alkuna Reaksi-Reaksi pada Alkana. Komponen Larutan B. Perhitungan Kimia dengan Reaksi Pembatas F. Kekuatan Larutan Elektrolit D. H. Penentuan Kadar Zat. dan Alkuna A. B. Penerapan Konsep Reaksi Oksidasi-Reduksi Rangkuman Evaluasi Akhir Bab BAB VIII Kekhasan Atom Karbon A. Tata Nama Senyawa Berdasarkan Bilangan Oksidasi C. Penerapan Hukum Gay Lussac. Daya Hantar Listrik Berbagai Larutan C. Mol D. Rumus Molekul. dan Air Hidrat Berdasarkan Konsep Mol Rangkuman Evaluasi Akhir Bab 109 111 113 114 121 124 127 129 130 135 143 145 145 147 148 151 151 155 157 162 164 165 166 171 173 175 178 178 181 183 191 196 199 Soal Evaluasi Semester I BAB VI Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit A. Konsep Reaksi Oksidasi-Reduksi B.

Senyawa Hidrokarbon di Bidang Pangan B. Proses Pembentukan Minyak Bumi B. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Seni dan Estetika Rangkuman Evaluasi Akhir Bab BAB XI 223 225 226 227 229 231 232 232 235 241 243 244 247 252 253 Soal Evaluasi Semester II LAMPIRAN 1: TABEL UNSUR LAMPIRAN 2: SIFAT FISIK UNSUR LAMPIRAN 3: KUNCI JAWABAN SOAL EVALUASI AKHIR BAB GLOSARIUM DAFTAR PUSTAKA INDEKS Hukum Dasar Kimia vii . Senyawa Hidrokarbon di Bidang Perdagangan E. Komponen Utama Minyak Bumi C. Daerah-Daerah Pengilangan Minyak Bumi dan Gas Bumi di Indonesia Rangkuman Evaluasi Akhir Bab Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari A.Rangkuman Evaluasi Akhir Bab 204 204 209 211 212 214 217 219 219 220 BAB X Minyak Bumi A. Bensin Sebagai Bahan Bakar E. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Papan D. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Sandang C. Pengolahan Minyak Bumi D.

Kimia Kelas X SMA dan MA .

4. menjelaskan pengertian massa atom relatif suatu unsur. Ukuran spiral kulit siput bertambah besar secara teratur. menjelaskan perkembangan tabel periodik unsur. nonlogam. menentukan konfigurasi elektron suatu atom pada kulitnya. membedakan sifat unsur-unsur logam. 5. 3. dan semi logam. 6. menjelaskan pengertian golongan dan periode pada tabel periodik unsur. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 1 . 2. menjelaskan perkembangan teori atom. membedakan partikel-partikel yang ada pada atom. 7. menentukan elektron valensi suatu atom. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Pola keperiodikan alami. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat: 1. hal ini mirip dengan keteraturan pada tabel periodik. 10.Bab I Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom Sumber: Silberberg. menjelaskan sifat-sifat periodik unsur berdasarkan konfigurasi elektronnya. 8. membedakan nomor atom dan nomor massa. 9.

PETA KONSEP Tabel Periodik Unsur berkembang mulai Tabel Periodik Unsur Lavoisier. Oktaf Newlands. Tabel Periodik Unsur L. Mendeleev sampai Tabel Periodik Unsur Modern terdapat mempunyai menjelaskan Lambang Atom-Atom Golongan menunjukkan Periode menunjukkan Keperiodikan Sifat Unsur yang memiliki Elektron Valensi Jumlah Kulit Nomor Atom sama dengan jumlah Nomor Massa menunjukkan jumlah menjelaskan berupa Elektron tersusun dalam Proton Neutron Massa Atom Relatif berkaitan dengan Konfigurasi Elektron diterangkan dengan Jari-Jari Atom Energi Ionisasi Afinitas Elektron Keelektronegatifan Teori Atom membahas Atom digambarkan dengan Model Atom 2 Kimia Kelas X SMA dan MA . Meyer. Triade Dobereiner.

seorang ahli kimia Perancis membagi unsur-unsur menjadi empat kelompok. energi ionisasi.1 Pengelompokan unsur oleh Antoine Lavoisier Kelompok I Hidrogen Oksigen Nitrogen Cahaya Kalor Kelompok II – – Karbon Fluor Klor Fosfor Sulfur Kelompok III Arsen Argentus Bismut Kobalt Nikel Plumbum Timah Seng Kelompok IV – Alumina Barit Kapur Silika Magnesia Sumber: Maria James. Untuk mengenal pengelompokannya. Bagaimana agar kita mudah mempelajari unsur-unsur itu? Para ahli kimia telah mengelompokkan unsur-unsur berdasarkan sifat-sifat kimia dan fisika yang mirip atau sama. metaloid. Tabel periodik yang digunakan sekarang adalah tabel periodik modern yang disusun berdasarkan kenaikan nomor atom dan kemiripan sifat unsur. elektron. Chemical Connections Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 3 . Tabel periodik unsur berkembang mulai dari cara pengelompokan yang sederhana sampai yang lengkap. Perkembangan Tabel Periodik Unsur Pengelompokan unsur-unsur dimulai oleh Antoine Lavoisier yang mengelompokkan unsur menjadi logam dan bukan logam.1. nonlogam. Untuk mempelajari pengelompokan unsur-unsur berdasarkan sifatnya dapat digunakan tabel periodik unsur. Tabel Periodik Unsur Antoine Lavoisier Antoine Lavoisier pada tahun 1789. serta Tabel Periodik Unsur Modern. lambang unsur dilengkapi dengan nomor atom dan massa atom. Dalam tabel periodik unsur kita dapat mempelajari sifat unsur seperti logam. 1. Tabel 1. perhatikan Tabel 1. Selanjutnya pengelompokan unsur berkembang dalam berbagai bentuk dan dikenal dengan Triade Dobereiner. afinitas elektron. Oktaf Newlands. neutron. Pada tabel periodik unsur. dan konfigurasi elektronnya.ada saat ini telah ditemukan lebih dari seratus unsur dan begitu banyak senyawa kimia yang telah disintesis. Dari data tersebut kita dapat menentukan struktur atom suatu unsur seperti jumlah proton. P A. Pada tabel periodik modern. unsur-unsur dikelompokkan dalam golongan dan periode. dan keelektronegatifan. dan sifat periodik yaitu jari-jari. Tabel Periodik Unsur Lothar Meyer dan Mendeleev.

Br. 6.1 = 23. Contoh: Pada kelompok unsur Li. 2.5 Cl 23 Na K 80 80 Br I 39.W. KEGIATAN 1. Dobereiner pada tahun 1817 mengelompokkan unsur yang mempunyai sifat sama. 3. bandingkan hasilnya dengan massa Sr. ternyata didapat keteraturan.1 tertera cahaya dan kalor yang bukan unsur. Untuk mempelajari hukum ini lakukan kegiatan berikut. Jumlahkan massa Li dengan massa K kemudian bagi dua.03 2 23 4 Kimia Kelas X SMA dan MA . tiap kelompok terdiri dari tiga unsur yang disebut triade. I.Pada Tabel 1. Pernyataan ini dikenal dengan nama Hukum Triade Dobereiner. 2. 96 + 39. Kesimpulan apa yang didapat dari pengelompokan ketiga unsur tersebut? Apa yang dimaksud dengan Hukum Triade Dobereiner? Dobereiner mencoba mengelompokkan unsur-unsur yang mempunyai sifat sama berdasarkan kenaikan massa atomnya.Chemical Connections 1.1 Interpretasi Data Hukum Triade Dobereiner Berikut ini ada tiga kelompok unsur dalam satu golongan. Lakukan hal yang sama untuk Cl. Jika tiga unsur diurutkan berdasarkan kenaikan massa atomnya.1 137 127 Sumber: Maria James. amati massa unsur masing-masing dalam kelompoknya.96 Li 40 Ca Sr Ba 35. maka massa unsur yang kedua sama dengan massa rata-rata unsur pertama dan ketiga. Hukum Triade Dobereiner J. Pada kelompok IV dimasukkan senyawa yang belum dapat diuraikan menjadi unsur yang dikenal sekarang. dan K Massa atom Na = massa atom Li + massa atom K 2 = 6. Na. Bandingkan hasilnya dengan massa Na! Selanjutnya jumlahkan massa Ca dengan Ba dan bagi dua.

pada urutan ke berapa unsur yang memiliki sifat yang mirip? 2. Kelemahan hukum oktaf yaitu pengulangan setiap 8 unsur hanya cocok untuk unsur-unsur yang massa atomnya kecil. begitu juga unsur yang kesembilan sifatnya mirip dengan unsur yang kedua. Kalau unsur diurutkan. unsur Li mirip dengan Na dan K. Bagaimana keteraturan yang ditemukannya? Coba diskusikan pengelompokannya melalui kegiatan berikut! KEGIATAN 1.W. Selain itu masih ada unsurunsur yang berimpitan pada urutan yang sama. Newlands memelopori penyusunan unsur-unsur yang sifatnya mirip pada kolom vertikal. serta unsur Be mirip dengan Mg. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 5 . Newlands mengurutkan unsur berdasarkan kenaikan massa atomnya. Hukum Oktaf Newlands Pada tahun 1863. Pertanyaan: 1. Chemical Connections Pada tabel tersebut unsur yang terdapat dalam satu kolom. J.2 Interpretasi Data Hukum Oktaf Newlands Perhatikan tabel unsur-unsur yang dikelompokkan oleh Newlands berikut: 1 2 3 4 5 6 7 H 8 9 Li Na 16 Be 10 11 B Al 18 C 12 13 N 14 O S 21 F 15 Mg 17 Si 19 20 P Mn 27 Cl 22 K 23 Ca 24 Cr 25 Ti 26 Fe 28 Co & Ni 29 Cu 30 Zn 31 32 Y In 33 As 34 Se 35 Br Rb Sr Ce & La Zn Nl & Mn Ro & Ru Sumber: Maria James. unsur H sifatnya mirip dengan unsur F dan Cl. Pengulangan ini oleh Newlands disebut Hukum Oktaf karena dia membandingkan pengulangan sifat unsur dengan tangga nada atau oktaf pada lagu. dan seterusnya. coba jelaskan! Dari pengelompokan ini ternyata unsur yang kedelapan memiliki sifat yang mirip dengan unsur yang pertama. dari atas ke bawah memiliki sifat yang mirip. Contohnya.3. Pengelompokan ini dinamakan Hukum Oktaf.

Be. Rb. Grafik ini disebut lengkung Meyer. dan Ba berada di titik kedua dari puncak. dan Cs menempati kedudukan yang setara. KEGIATAN 1.4. Cs Rb K Volum atom cm3 Ba Sr Y Na Cl Li P Mg Al Be B C 20 40 S Si V Ga Zn Ca Se As Br Zr Sn Nb Cd Rh Ru Pd Ag In Te Sb I Fe Cr Cu Mn Ni Co 60 80 100 120 140 Sumber: Hiskia. Ca. ITB Massa atom relatif Pertanyaan: 1. Lothar Meyer mencoba membuat daftar unsur-unsur dengan memperhatikan sifat fisika yaitu volum atom. Sr. Untuk mempelajarinya lakukan kegiatan berikut. yaitu di puncak. K. Tabel Periodik Unsur Lothar Meyer Pada tahun 1870. Mg. Ternyata unsur-unsur yang letaknya setara memiliki sifat yang mirip. 6 Kimia Kelas X SMA dan MA .3 Interpretasi Data Lothar Meyer Amati grafik berikut ini. Dia membuat grafik volum atom unsur terhadap massa atomnya. Na. Unsur apa saja yang berada di puncak lengkung grafik Meyer? 2. Sistem Periodik. unsur-unsur Li. Unsur apa saja yang berada pada titik pertama dan kedua sebelum puncak grafik Meyer? Pada lengkung Meyer.

5.89 86 C Sumber: Maria James.70 1.2. Dapat menempatkan unsur He. Contoh ramalan Mendeleev untuk Germanium yang disebut eka silikon tertera pada Tabel 1.00 cc abu-abu tua 4. Tabel Periodik Unsur Mendeleev Dimitri Ivanovich Mendeleev pada tahun 1869 di Rusia mengemukakan hubungan antara massa unsur dengan sifat unsur. Sumber: Silberberg. Kr. Tabel 1. Pada penelitiannya seperti Newlands. Mendeleev juga menyusun unsur menurut kenaikan massa atom relatifnya dan dia menemukan adanya perubahan sifat secara periodik.70 1.42 13. Kelebihan tabel periodik unsur Mendeleev adalah sebagai berikut.00 5. dan eka silikon. Merupakan sistem periodik pertama yang disusun dalam bentuk tabel yang terdiri dari delapan lajur vertikal atau golongan dan tujuh deret horisontal atau periode. Dalam mempelajari keperiodikan unsur-unsur.30 5. Ar.22 cc putih keabu-abuan 4. Massa atom Massa jenis Volum atom Warna Massa jenis oksida Massa jenis klorida Titik didih klorida c. eka aluminium. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 7 . Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 1.50 13. Ramalan tersebut terbukti dengan ditemukannya Scandium (1879). Mendeleev selain menggunakan sifat fisika juga menggunakan sifat kimia. Chemical Connections b. dan Rn dalam golongan tersendiri setelah golongan gas mulia ditemukan. Selanjutnya disebut tabel periodik unsur Mendeleev.2 Ramalan Mendeleev tentang sifat unsur germanium Sifat Eka Silikon (Mendeleev) 72.90 100 C Germanium (Winkler) 72. Ada tempat yang kosong bagi unsur-unsur yang diramalkan akan ditemukan dan diberi nama eka boron.dan Germanium (1886). Galium (1875). Xe.1 Mendeleev a. Ne.

5 Mn 55 Fe 56. Setelah tabel periodik unsur Mendeleev. a. tabel periodik unsur Mendeleev mempunyai beberapa kelemahan yaitu sebagai berikut. Ada dua sistem yang digunakan pada penomoran golongan yaitu sistem Amerika dan sistem IUPAC. Rh 104 Pd 105. Sistem IUPAC (International Union Pure and Applied Chemistry) menggunakan angka Arab 1 sampai dengan 18. Ni). Ir.3 Tabel periodik unsur Mendeleev Golongan I Golongan II Golongan III Golongan IV Golongan V Golongan VI Golongan VII 1 2 3 4 H1 Li 7 Na 23 K 39 Be 9.3 –44 C 12 Si 28 Ti 48 N 14 P 31 V 51 O 16 S 32 Cr 52 F 19 Cl 35. Chemical Connections Selain keunggulan.Ag 108 7 8 (Ag 108) Cs 133 Cd 112 Ba 137 In 113 ?Di 138 Sn 118 ?Ce 140 Sb 122 – Te 128 – I 127 – –– –– 9 – – – – ?Er 178 – ?La 180 – Ta 182 – W 184 – – Os 195. Sistem Amerika menggunakan angka Romawi I sampai VIII. Pada tabel periodik unsur modern unsur disusun dalam golongan dan periode. 6. b. Co. Di antara unsur-unsur golongan ini hanya Ru dan Os yang mempunyai valensi 8. Cu 63 5 6 (Cu 63) Rb 85 Zn 65 Sr 76 –68 ?Yt 88 –72 Zr 90 As 75 Nb 94 Se 78 Mo 96 Br 80 –100 Ru 104. dan triade platina (Os. masing-masing terdiri dari golongan A dan B. Co 59 Ni 59. Pt) dimasukkan ke dalam golongan VIII. misalnya Te (128) ditempatkan sebelum I (127). triade platina ringan (Ru. Tabel Periodik Unsur Modern Tabel periodik unsur yang digunakan sekarang yaitu Tabel Periodik Unsur Modern. Triade besi (Fe. maka tabel periodik Mendeleev perlu penyempurnaan.Tabel periodik unsur Mendeleev digambarkan seperti berikut. Rh. Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara nomor atom dengan sifat-sifat unsur.4 Mg 24 Ca 40 B 11 Al 27. pada tahun 1915 Henry Moseley menemukan nomor atom dan menyusun unsur-unsur dalam tabel periodik berdasarkan kenaikan nomor atom. Ir 197 Pt 198. Pd). Au 199 11 (Au 199) 12 – Hg 200 – Tl 204 – Pb 207 Th 231 Bi 208 – – U 240 – – –– –– Golongan VIII 10 – Sumber: Maria James. Ada beberapa urutan unsur yang terbalik jika ditinjau dari bertambahnya massa atom relatif. Tabel 1. 8 Kimia Kelas X SMA dan MA .

3 1.98 84 210 85 210 86 222 Ba 1 2 57-71 89-103 57 Hf Rf Rutherfordium 3 Ta Db Dubnium 3.847 28 63.35 63 151.4.4. Nomor Atom.60 53 126.3.34 Telurium Zirkon Niobium Molibdenum Teknesium Rutenium Rodium Paladium Perak Indium Timah Antimon Iodium Xenon Kadmium 72 178.3. Setiap lambang unsur dilengkapi dengan nomor atom. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 9 .4 3 80 200.2 78 195.2.948 74 183.905 46 106.6 Cl Br 1.4 Cd 1.4 O 2.6 F 1. Jelaskan hukum triade menurut Dobereiner! 2.3 IIB 2.9898 12 24.8 Rh 2. Berikan contoh kelebihan tabel periodik unsur Mendeleev! 4.11 105 262.038 91 231 92 238.907 60 144.72 32 72.12 59 140.97 2.4 Cu Ag Au Rg 1 Zn 2 Ga 3 Ge 2.5.064 17 35.2 77 192. nomor massa atau massa atom relatif.4.3.114 107 262.4 W Sg Seaborgium 3.4 Re Bh Bohrium 3 Os Hs Hassium 3 Ir Mt 2.312 NONLOGAM Oksigen Boron Karbon Nitrogen Fluor Neon 13 26.5 S -2.5.1 Selesaikan soal-soal berikut! 1.3.7 2.54 30 Argon Silikon Fosfor Belerang Klor Aluminium 65.Oleh karena sistem penomoran golongan IUPAC belum memasyarakat di kalangan ahli kimia.37 82 207.4 Sb 3.453 18 39.4.2 3.6.905 56 137.956 22 VB 2.5.9815 14 28. begitu juga di Indonesia.3.9994 9 18.50 67 164.4.3.7 Ru 2.114 106 263.922 34 78. Periode.5.4 47 107.04 71 174.5. Golongan.5.948 Mg Ca Natrium Magnesium 19 39.82 50 118.49 73 180.5 Se -2.9738 16 32.4.4 Ni 2.96 64 157.57 P E R I O D E 1 2 3 47.6 Pd 2.6.3. unsur-unsur dikelompokkan dalam golongan dan periode.4.4.59 81 204.6 Eu 3.4.6 Sm 3.25 65 158.934 70 173.0067 8 15.5 Te 2.086 15 30.2 -2 -1 IVA VA VIA VIIA He Ne Ar 1.7 Litium Berilium 11 22.939 4 3 SEMILOGAM 1 IIA 9.3 3 Nomor atom 138.3.71 29 2.5 VIB 2.75 52 127.5 0 0 Be GOLONGAN IIIB IVB 3.909 36 83.6 VIIB 2.6. Jelaskan perbedaan daftar unsur-unsur yang disusun Lothar Meyer dengan Mendeleev! B.00797 2 4.3 3 3.904 54 131.47 38 87.4.62 39 88.26 69 168.4.0122 2 IIIA 5 Helium 10.6 Tc -1.3.0026 1 H 2 Li 3 Na 4 K 5 Rb 6 Cs Hidrogen 6.5.4 Dy 3 Ho Es Er Fm Tm Md Yb No Lu Lr Lantanum Serium Praseodimium Neodimium Prometium Samarium Europium Gadolinium Terbium Disprosium Holmium Erbium Iterbium Lutesium Tulium 89 227 90 232.12 108 271 111 288 116 292 7 Fr Fransium Ra Radium Meitnerium Darmstadium Roentgenium Ununbium Ununtrium Uuq Uup Uuh Ununquadium Ununpentium 3 3 2.3 Pt Ds Hg Uub TI Uut Pb Bi Po Ununhexium At Astatin Rn Radon Sesium Barium 223 88 226 87 Renium Hafnium Tantalum Wolfram Osmium Iridium Platina Emas Air Raksa Talium Timbal Bismut Polonium 265 109 265 110 272 112 277 113 284 114 285 115 104 261.4.1 Massa atom Tingkat oksidasi LAMBANG La 3 Ce 4 Pr 4. TABEL PERIODIK UNSUR-UNSUR IA LOGAM VIIIA 1 1 1.4 l 1.8 Co 2.3 IB 58.08 21 44.924 66 162. dan Massa Atom Relatif dalam Tabel Periodik Unsur Pada tabel periodik unsur.2 Mn 7 Fe 2.2 ln 1. Jelaskan hukum oktaf dari Newlands! 3.3 Sn 2.85 75 186.3.4 1 B 2 C 3 4 N 3. Nomor Massa.5.3 Cr 6.2 76 190.69 51 121.2 Tabel periodik unsur modern Latihan 1.07 45 102.59 33 74.906 42 95.102 20 40.37 31 69.6 Pm 3.94 43 98 44 101.91 58 140.183 3 4.6 Kr 0 Kalium Kalsium Skandium Titanium Vanadium Krom Mangan Besi Nikel Seng Galium Germanium Arsen Selenium Brom Kripton Kobal Tembaga 37 85.59 Hg 2.30 1 Sr 1 2 Y Itrium Zr 4 Nb 5 Mo 2.19 83 208.6.03 93 237 94 242 95 243 96 247 97 247 98 249 99 254 100 253 101 256 102 254 103 257 Air Raksa Ac NAMA Aktinium Th Torium Pa Protaktinium U Uranium Np Pu Am Cm Kurium Bk Cf Neptunium Plutonium Amerisium Berkelium Kalifornium Einsteinium Fermium Mendelevium Nobelium Lawrensium Gambar 1.4.5.24 61 147 62 150.847 27 58.80 0 Sc 2 3 Ti 4 V 5.09 79 196.22 41 92.3 VIII B 2.942 24 51.4.1 Al 2 0 Si 3 4 P 3.4.7 Xe 0 Rubidium Stronsium 55 132.967 80 200.938 26 55.01115 7 14.90 23 50.996 25 54.811 6 12.40 49 114. Tabel periodik unsur modern digambarkan sebagai berikut.3.905 40 91.9984 10 20.4.3 2.5.5 Nd 3.96 35 79.6 Gd 3 Tb 3.930 68 167. maka penggolongan sistem Amerika lebih banyak digunakan.4 As 3.870 48 112.

905 1 Sr Y Itrium Rubidium Stronsium Sumber: Silberberg.Perhatikan gambar berikut. IA 1 1.939 4 3 1 Be 1 Mg IIIB 2 Bilangan oksidasi Lambang unsur Litium Berilium 11 22. Golongan dan Periode Pada tabel periodik unsur. nomor atom.4 Penggolongan unsur-unsur Lambang Golongan Nama Golongan Amerika Alkali Alkali Tanah Boron. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change 10 Kimia Kelas X SMA dan MA . dan massa atom relatif dalam tabel periodik unsur 1.102 20 40.4.62 39 88. Tabel 1. sedangkan lajur horisontal menunjukkan periode.956 1 2 Sc 2 Kalium Kalsium Skandium 37 85. lajur vertikal menunjukkan golongan unsur-unsur. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 1.3 Penulisan lambang unsur.0122 2 Massa atom relatif Hidrogen 6.00797 Nomor atom 1 1 H 2 Li 3 Na 4 K 5 Rb 12 24. Belerang Halogen Gas Mulia IA IIA IIIA IVA VA VIA VIIA VIIIA IUPAC 1 2 13 14 15 16 17 18 Transisi Transisi Transisi Transisi Transisi Transisi Transisi Transisi Transisi Transisi Nama Golongan Amerika IIIB IVB VB VIB VIIB VIIIB VIIIB VIIIB IB IIB IUPAC 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Lambang Golongan Sumber: Silberberg.312 Mg Ca 2 Magnesium Nama unsur Natrium Magnesium 19 39. Fosfor Oksigen. Golongan Pada tabel periodik unsur dikelompokkan menjadi golongan utama atau golongan A dan golongan transisi atau golongan B. nama unsur.08 21 44. Aluminium Karbon Nitrogen. Perhatikan penggolongan unsur-unsur dalam tabel periodik unsur yang terdapat pada Tabel 1.47 38 87.9898 12 24. a.312 IIA 9.

Golongan unsur transisi terdiri dari 8 golongan yaitu golongan IB sampai dengan VIIIB. 7) Unsur pada periode ketujuh juga terdiri dari unsur pada tabel utama ditambah unsur pada deret aktinida (no. Unsur transisi berada di antara golongan IIA dan IIIA. Zn. Periode Berapa jumlah periode pada tabel periodik dan berapa unsur yang terdapat pada masing-masing periode? Coba amati tabel periodik pada Gambar 1. 6) Unsur pada periode keenam terdiri dari unsur yang ada pada tabel utama ditambah unsur-unsur pada deret lantanida (no. sehingga jumlahnya menjadi 32 unsur. 3) Periode ketiga terdiri dari 8 unsur. Ni. 57 . dan Ag. 2. Apa makna dari nomor atom dan nomor massa pada lambang suatu unsur? Untuk memahami makna nomor atom dan nomor massa. Cr. B. N. A Z X X = lambang atom Z = nomor atom A = nomor massa Atom memiliki partikel-partikel penyusun atom yaitu proton. Be. F. neutron bersifat netral. Tiap periode terdiri dari beberapa unsur dengan jumlah yang berbeda-beda yaitu sebagai berikut. 5) Periode kelima 18 unsur. Au. 1) Periode kesatu terdiri dari dua unsur yaitu H dan He. C.103). dan elektron bermuatan negatif. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 11 .2! Tabel periodik unsur terdiri dari 7 periode dan dua deret unsur terpisah di bawah yaitu deret lantanida dan aktinida. Mn. 2) Periode kedua terdiri dari 8 unsur yaitu: Li. coba lakukan kegiatan 1. O. Nomor Atom dan Nomor Massa Lambang atom yang dilengkapi nomor atom dan nomor massa dapat dituliskan dengan notasi sebagai berikut.4. 4) Periode keempat 18 unsur. Proton bermuatan positif.Golongan utama terdiri dari 8 golongan yaitu golongan IA sampai dengan VIIIA. dan elektron. Semua unsur transisi bersifat logam dan banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari seperti Fe. b. Untuk golongan VIIIB terdiri dari 3 lajur vertikal. Cu. sampai saat ini jumlahnya 28 unsur. Ne. sedangkan golongan lainnya masing-masing 1 lajur vertikal. neutron.71). 89 . Dengan ditemukannya unsur baru maka jumlah unsur dalam periode ini akan bertambah terus.

n = neutron. Atom No. dan elektron pada masing-masing atom H. 2 He . 3 Li berikut ini. Tabel 1. Pertanyaan: 1. 2e) – + – 7 3 Li (3p.5 Hubungan partikel dasar dengan nomor atom dan nomor massa Nama Atom Hidrogen Helium Litium Lambang Atom 1 1H 4 2 He 7 3 Li No. Nomor atom pada H. dan Li sama dengan jumlah partikel apa? 3.KEGIATAN 1. Massa Elektron Proton Neutron 1 2 3 1 4 7 1 2 3 1 2 3 0 2 4 Jumlah partikel dasar pada atom berhubungan dengan nomor atom dan nomor massa unsur. Nomor atom (Z) Nomor massa (A) = = = Jumlah proton atau jumlah elektron Jumlah proton + jumlah neutron Jumlah nukleon 12 Kimia Kelas X SMA dan MA . 2n. He. 3e) + + – Catatan: p = proton. Dari Tabel 1. Bagaimana dengan nomor massa dari unsur di atas? Carilah hubungannya dengan jumlah partikel masing-masing unsur! Hubungan jumlah partikel dasar dengan nomor atom dan nomor massa unsur dapat dilihat pada Tabel 1. He. 4n. dan Li pada unsur di atas? 2.5. e = elektron. neutron. Berapa jumlah proton.4 Prediksi Nomor Atom dan Nomor Massa Perhatikan bagan partikel-partikel penyusun atom pada unsur: 1 4 7 1H . – – + + + – 1 1H (1p. 0n.5 dapat disimpulkan hubungan antara nomor atom dengan partikel-partikel dasar atom dan hubungan nomor massa dengan partikelpartikel dalam atom yaitu sebagai berikut. 1e) 4 2 He (2p.

Nomor Massa Atom Atom 12 . dan 37 sma. ... . 79 Jumlah Neutron 12 ... jumlah proton = nomor atom = 19 jumlah elektron = 19 jumlah neutron = nomor massa – nomor atom = 39 – 19 = 20 Latihan 1.....2 Salin tabel berikut dan lengkapilah! Nama Unsur Magnesium Fosfor Klor Tembaga Timbal Emas Lambang Atom 24 12 Mg 31 15 P Jumlah Proton 12 ... dan neutron dari unsur 39 K . Jumlah neutron = A – Z Contoh Soal Tentukan jumlah proton... .. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 13 ... .. 24 . Isotop. .... 36 sma.. . .... .. dan Isobar Salah satu teori atom menurut Dalton menyatakan bahwa atom-atom unsur akan mempunyai sifat yang sama.. Untuk mempelajarinya amati Tabel 1.. Jumlah Elektron 12 15 . 35 63 208 197 . Isoton..Jumlah neutron adalah selisih nomor massa dengan nomor atom.. 19 Penyelesaian: 39 19 K mempunyai nomor massa = 39 dan nomor atom = 19. 3.. . Aston tahun 1919. ..W. Ternyata kebanyakan unsur-unsur dalam senyawa mempunyai massa atom yang berbeda... . Misalnya untuk klor ada yang memiliki massa 35 sma... Selain itu... ada pula unsur-unsur yang berbeda tetapi mempunyai jumlah partikel yang sama.... Pendapat ini tidak sepenuhnya benar setelah ditemukan spektrograf massa oleh F. 126 . 29 . elektron..6. Jadi. 17 .

perbedaan massa atom dari suatu nuklida disebabkan oleh jumlah partikel neutronnya. 14 Kimia Kelas X SMA dan MA . dapat disimpulkan sebagai berikut. Unsurunsur tersebut disebut isotop.6. Dari contoh-contoh isotop pada Tabel 1. Isotop adalah unsur-unsur yang memiliki nomor atom sama tetapi massa atom yang berbeda.6 dapat dilihat bahwa setiap unsur mempunyai beberapa massa atom misalnya atom H ada yang mempunyai massa atom 1. 2. Partikel apa yang menyebabkan adanya isotop dari suatu unsur? Perhatikan ilustrasi berikut.4 Isotop hidrogen Ketiga isotop hidrogen dapat dibedakan dari jumlah partikel neutronnya.6 Beberapa unsur dengan massa atom yang berlainan Unsur H No. dan 3. + = partikel proton – – – – = partikel elektron + + + = partikel neutron 1 1H 2 1H 3 1H Gambar 1. Atom 1 Jumlah Neutron 0 1 2 C 6 6 8 O 8 8 9 10 Ne 10 10 11 12 Massa Atom 1 2 3 12 14 16 17 18 20 21 22 Lambang 1 1H 2 1H 3 1H 12 6C 14 6C 16 8O 17 8O 18 8O 20 10 Ne 21 10 Ne 22 10 Ne Sumber: Silberberg.Tabel 1. Jadi. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Dari Tabel 1.

6 dapat dilihat 14 6C dan 16 8O memiliki neutron yang sama yaitu 8. Kemudian diganti oleh oksigen karena atom oksigen dapat bersenyawa dengan atom lain. tetapi nomor atomnya berbeda. dan isobar pada tabel di atas! 4. isoton. 16 .. Apakah kedua unsur itu mempunyai sifat yang sama? Isoton adalah unsur-unsur yang memiliki jumlah neutron yang sama..3 Salin tabel berikut. maka ditetapkan atom C-12 sebagai standar. Syarat atom yang massa atomnya dijadikan standar adalah harus atom yang stabil dan murni. Massa Atom Relatif Massa atom relatif dalam kimia sangat penting untuk mengetahui sifat unsur atau senyawa....mula dipilih hidrogen sebagai atom standar karena merupakan atom teringan. lengkapi.. Kedua unsur itu disebut isobar. Apakah kedua unsur ini mempunyai sifat yang sama? Isobar adalah unsur-unsur yang memiliki nomor massa sama.... 16 Neutron 8 7 . 1 sma sama dengan 1 12 kali massa 1 atom C-12. Atom C-12 memiliki massa 12 satuan massa atom (sma). Kedua unsur itu disebut isoton. Bagaimana cara menentukan massa atom relatif? Massa atom relatif yaitu bilangan yang menyatakan perbandingan massa atom unsur tersebut dengan massa atom yang dijadikan standar. Latihan 1.. 32 Pertanyaan: Tentukan kelompok unsur yang termasuk isotop.. Unsur 14 6C dan 14 7N memiliki nomor massa yang sama.Dari Tabel 1. 8 15 . Unsur A B C D E F Nomor Atom 6 7 8 15 15 16 Proton 6 . Mula. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 15 .. dan jawablah pertanyaannya. Massa Atom 14 14 16 30 . .

967 238.874 65. Kelimpahan isotop unsur berbeda-beda. C 12 Massa atom relatif dapat ditentukan berdasarkan massa isotop-isotop unsur di alam. Contoh Soal Hitung massa atom relatif Fe jika diketahui massa Fe = 55.8 Kelimpahan isotop unsur klor dan brom Unsur Klor Brom 75% isotop Kelimpahan dalam % 35 17 Cl dan 25% isotop 37 17 Cl 11 5B 19..Massa atom relatif diberi lambang A r dan dapat ditentukan dengan menggunakan rumus sebagai berikut.453 Ar (pembulat) 1 12 20 32 35.7 Massa atom relatif beberapa unsur Nama Unsur Hidrogen Karbon Neon Belerang Klor Lambang H C Ne S Cl Ar 1. Tabel 1.874 1 12 = 55. General Chemistry Bagaimana cara menghitung massa atom relatif berdasarkan rumus di atas? Perhatikan contoh soal berikut.064 35.870 196.00 20.00797 12.37 107.8.5 108 197 238 Sumber: Ebbing.7.03 Ar (pembulat) 56 65. Perhatikan Tabel 1.5 Nama Unsur Besi Seng Perak Emas Uranium Lambang Fe Zn Ag Au U Ar 55. Massa atom relatif beberapa unsur dapat dilihat pada Tabel 1.6% isotop 10 5B dan 80.4% isotop 16 Kimia Kelas X SMA dan MA . Ar unsur X = Massa 1 atom unsur X 1 12 massa atom 12 C Jadi massa atom relatif suatu unsur adalah perbandingan massa satu atom unsur tersebut dengan 1 12 kali massa satu atom C-12.874 dibulatkan menjadi 56. Penyelesaian: Ar unsur Fe = Massa 1 atom unsur Fe 1 massa 12 atom 12 = 55.874.183 32. Tabel 1.

Jika massa atom 10 relatif neon adalah 20. Kelimpahan isotop boron di alam adalah 19.6% 10 B dan 80. Apakah Ar hasil perhitungan cocok dengan yang terdapat pada tabel periodik unsur? 20 2.Bagaimana cara menentukan massa atom relatif berdasarkan kelimpahan unsur di alam? Perhatikan contoh soal berikut.930 sma dan 30.8% Cu yang memiliki massa 64.8%) = 65.930 x 69. 2. Neon di alam terdiri atas dua isotop yaitu 10 Ne dan 22 Ne . Penyelesaian: Ar Cl = (75% x 35) + (25% x 37) = 35. Di alam terdapat isotop tembaga dengan kelimpahan masing-masing 69. Di alam terdapat klor dalam dua isotop yaitu 75% klor-35 (35Cl) dengan 25% klor-37 (37Cl).5 Latihan 1. Tentukan massa atom relatif Cl. Untuk menghitung Mr.0129 sma dan 11B = 11. perhatikan contoh berikut. Contoh Soal Tentukan Mr dari karbon dioksida dan air! Penyelesaian: Rumus karbon dioksida = CO2 Molekul CO2 terdiri dari 1 atom C dan 2 atom O Ar C = 12 dan O = 16 Mr CO2 = (1 x 12) + (2 x 16) = 44 CO2 12 C + 16O + 16O Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 17 . karena senyawa merupakan gabungan unsur-unsur dengan perbandingan yang tetap.4% 11B dengan 5 5 massa 10 B = 10.2%) + (64. kita dapat menentukan massa relatif dari senyawa. Tentukan Ar boron b. Massa rumus relatif diberi lambang Mr.2 tentukan persentase isotop neon yang ringan.928 sma.4 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Bagaimana cara menentukan massa senyawa? Dengan mengetahui Ar unsur. Tentukan massa atom relatif dari tembaga! Penyelesaian: ArCu = (62.545.0093 sma. 5 5 a.928 x 30. Contoh Soal 1.2% Cu yang memiliki massa 62.

NH3 e. NaCl CaCO3 CH3COOH Al2(SO4)3 C.5 (2 x Ar H) + (1 x Ar S) + (4 x ArO) (2 x 1) + (1 x 32) + (4 x 16) = 98 (6 x Ar C) + (12 x Ar H) + (6 x Ar O) (6 x 12) + (12 x 1) + (6 x 16) = 180 Asam sulfat H2SO4 Glukosa C6H12O6 Latihan 1. c.5. CH4 H2SO4 HNO3 f. Perkembangan Teori Atom Atom merupakan partikel terkecil dari suatu unsur. Perkembangan teori atom dari tahun ke tahun dapat digambarkan dengan model atom seperti pada Gambar 1. Pada setiap partikel atom terdapat partikel penyusun atom yang terdiri dari elektron. proton. Tabel 1.Rumus air : H2O Molekul H2O terdiri dari 2 atom H dan 1 atom O. Gambaran ini disebut juga teori atom. Berikut ini diberikan Mr dari beberapa senyawa. a. g. Ar H = 1 dan O = 16 Mr H2O = (2 x 1) + (1 x 16) = 18 Mr sangat diperlukan untuk menentukan massa zat-zat yang direaksikan dan hasil-hasil reaksi dalam melakukan reaksi kimia yang akan dipelajari pada bab selanjutnya.5) = 58. d. Teori atom sudah diungkapkan para ahli mulai dari beberapa abad yang lalu. dan neutron.5 Tentukan Mr dari senyawa-senyawa berikut. 18 Kimia Kelas X SMA dan MA . b.9 Mr beberapa senyawa Nama Senyawa Garam dapur Rumus NaCl Mr (1 x Ar Na) + (1 x Ar Cl) (1 x 23) + (1 x 35. Gambaran posisi dan susunan partikel penyusun atom dalam suatu atom berkembang dari temuan-temuan yang paling sederhana sampai yang rumit tetapi dapat menggambarkan model atom yang sebenarnya. h.

Dalton (1803) – – – – – + – – – – – – + – Model atom modern Model atom Model atom Thomson E. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 19 . Teori Atom Dalton John Dalton pada tahun 1808 mengungkapkan sebagai berikut.5 Perkembangan model atom Perkembangan teori atom dapat dijelaskan sebagai berikut. Atom-atom bergabung dengan perbandingan yang sederhana. Semua materi mempunyai bagian terkecil yang disebut atom. c. pada tempat-tempat tertentu ada elektron yang bermuatan negatif. Atom-atom suatu unsur sama dalam segala hal. Teori atom Thomson ini dikenal dengan nama teori atom Roti Kismis.J. Atom tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil. b. Atom merupakan bola yang bermuatan positif. Chemical Connections Gambar 1. Teori Atom Thomson Sir J. 1. Pada model inti digambarkan atom sebagai ruangan kosong dengan inti yang padat mengandung muatan positif terletak di pusat dan elektron beredar mengelilingi inti. a. Jumlah muatan positif sama dengan muatan negatif. e. 3. tetapi berbeda dengan atom-atom unsur lain. b. Rutherford Model atom Rutherford dan Neils Bohr Sumber: Maria James. d. Thomson tahun 1897 memperlihatkan elektron dengan teorinya sebagai berikut. a. Teori atom Rutherford menerangkan sebagai berikut. 2. Pada pembentukan senyawa terjadi ikatan antara penyusun senyawa tersebut. Teori Atom Rutherford Ernest Rutherford tahun 1911 mengungkapkan model inti untuk suatu atom.– – – – + – – Model atom J.

Jelaskan teori atom yang diungkapkan oleh Dalton! Jelaskan teori atom Thomson dan Rutherford! Jelaskan kelemahan teori atom Rutherford! Jelaskan teori atom Bohr! 20 Kimia Kelas X SMA dan MA . Teori Atom Modern Teori atom modern berdasarkan mekanika quantum (tahun 1927) merupakan kelanjutan hasil kerja Rutherford dan Bohr. Bohr mengungkapkan sebagai berikut. 4. Teori Atom Bohr Niels Bohr tahun 1913 bekerja dengan Rutherford memodifikasi model atom dengan menambahkan bahwa elektron mengelilingi inti pada tingkat-tingkat energi yang berbeda. Orbital menggambarkan daerah kebolehjadian ditemukannya elektron. Elektron bergerak mengelilingi inti pada orbital. Walaupun model atom Bohr menjelaskan bagaimana elektron tidak akan menumbuk inti. Massa atom terpusat pada inti atom Elektron beredar mengelilingi inti pada orbitnya atau kulitnya.a. c. b. a. jika elektron-elektron terus mengelilingi inti akhirnya akan kehilangan energi dan kemungkinan dapat menumbuk inti. 3. 2. Teori atom modern menyatakan sebagai berikut. Model atom Rutherford ada kekurangannya yaitu. Ukuran atom sekitar 10–8 cm dan inti atom 10–13 cm. model Bohr tidak berlaku untuk atom berelektron banyak! 5. Elektron mengelilingi inti atom pada tingkat-tingkat energi tertentu yang disebut kulit elektron. b. 4.6 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Latihan 1. Elektron dapat pindah dari tingkat energi yang satu ke yang lain dengan melepaskan atau menyerap energi.

Hitung jumlah elektron pada masing-masing kulit elektron untuk atom oksigen. Misalnya. 18 Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 21 . Untuk mempelajarinya. Jumlah kulit elektron suatu atom pada tabel periodik unsur sesuai dengan nomor periode unsur atom tersebut. Berapa jumlah elektron yang terdapat pada masing-masing kulit? Untuk mempelajari jumlah elektron + pada kulitnya perhatikan Gambar 1.6 Susunan elektron menempati masing kulit berbeda-beda yaitu kulitnya sebagai berikut. Susunan elektron pada masing-masing elektron disebut konfigurasi elektron. dan kalium dengan lambang 8O. lakukan Kegiatan 1. perhatikan juga konfigurasi elektronnya. Konfigurasi Elektron Elektron bergerak mengelilingi inti atom pada masing-masing orbitnya yang dikenal sebagai kulit elektron. General Chemistry elektron maksimum pada masingGambar 1. argon. Perhatikan Gambar 1.D. Struktur Atom Menurut Bohr elektron mengelilingi inti atom pada tingkat-tingkat energi tertentu yang disebut kulit elektron. unsur dengan nomor atom 19 memiliki 19 elektron. L.6! K Tentukan jumlah elektron maksiL M mum pada masing-masing kulit! N Berdasarkan gambar tersebut jumlah Sumber: Ebbing. K untuk kulit pertama. Sesuai dengan posisinya dari inti.5. Untuk memahami konfigurasi elektron. sedangkan jumlah seluruh elektron sama dengan nomor atomnya.6. L kulit kedua. Pada kulit K jumlah maksimum elektron = 2 elektron Pada kulit L jumlah maksimum elektron = 8 elektron Pada kulit M jumlah maksimum elektron = 18 elektron Pada kulit N jumlah maksimum elektron = 32 elektron Jumlah elektron yang dimiliki suatu atom sama dengan nomor atomnya. M. Bagaimana penyebaran elektron pada masing-masing kulit elektron tersebut? Elektron tersusun pada masing-masing kulit dalam suatu konfigurasi elektron. Ar. dan N kulit keempat. N. KEGIATAN 1. M kulit ketiga. simaklah uraian berikut ini! 1.5 Analisis Data Konfigurasi Elektron Perhatikan gambar berikut. Kulit elektron diberi lambang K. dan 19K.

8 O = 2. argon. Pada periode berapa letak oksigen. Bagaimana konfigurasi elektron unsur lainnya? Perhatikan konfigurasi elektron beberapa unsur pada Tabel 1.6.8.8. Demikian juga pada kalsium. Tabel 1. konfigurasi elektron 20Ca adalah 2.8 19 K = 2.8. bagaimana cara menyusun konfigurasi elektron? Oksigen memiliki 2 kulit elektron.8.10 Konfigurasi elektron beberapa unsur Lambang Unsur H He Li Be B C N O Nomor Atom 1 2 3 4 5 6 7 8 Konfigurasi Elektron K 1 2 2 2 2 2 2 2 L M N Nama Unsur Hidrogen Helium Litium Berilium Boron Karbon Nitrogen Oksigen 1 2 3 4 5 6 22 Kimia Kelas X SMA dan MA . Konfigurasi elektronnya ditulis 2.8.8. kulit kedua 8 elektron. Berdasarkan jumlah elektron maksimum pada kulitnya.10.8. Pada kulit pertama berisi 2 elektron. terletak pada periode 3. maka oksigen terletak pada periode 2.8.8. Konfigurasi elektron oksigen ditulis 2.9? Hal ini karena ada aturan yang menyatakan bahwa penyusunan konfigurasi elektron pada kulit terluar maksimal 8 elektron. kulit ketiga 8 elektron.10. Argon memiliki 3 kulit elektron.8. Pada kulit pertama berisi 2 elektron. Mengapa konfigurasi atom kalium 2.1 bukan 2. kulit kedua berisi 6 elektron.1 Pertanyaan: 1.8. dan kalium? 2.2 bukan 2.6 18 Ar = 2.

pada tabel periodik unsur terdapat pada golongan yang sama.8.1 2. Persamaan apa yang terdapat pada konfigurasi elektronnya? Tabel 1.11. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 23 .11 Konfigurasi elektron unsur golongan 1A Lambang Unsur No. Atom Konfigurasi Elektron Golongan Elektron pada Kulit Terluar H Li Na K 1 3 11 19 1 2.8. Unsur-unsur yang memiliki elektron valensi sama. Elektron valensi menunjukkan jumlah elektron yang terdapat pada kulit terluar dari suatu atom. Elektron valensi ini merupakan elektron yang terlibat pada pembentukan ikatan bila unsur-unsur bersenyawa (valen = ikatan).Lambang Unsur F Ne Na Mg Al Si P S Cl Ar K Ca Nama Unsur Nomor Atom K 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 Konfigurasi Elektron L 7 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 M N Fluor Neon Natrium Magnesium Aluminium Silikon Fosfor Belerang Klor Argon Kalium Kalsium 1 2 3 4 5 6 7 8 8 8 1 2 Sumber: Ebbing. General Chemistry Kesamaan pada unsur-unsur golongan 1A yaitu jumlah elektron yang menempati kulit terluarnya. maka unsur tersebut memiliki sifat kimia yang sama.1 IA IA IA IA 1 1 1 1 Sumber: Ebbing. Elektron pada kulit terluar disebut elektron valensi. General Chemistry 2.8. Elektron Valensi Perhatikan konfigurasi elektron unsur-unsur golongan 1A pada Tabel 1.1 2.

General Chemistry Unsur mempunyai sifat sama jika elektron valensinya sama. unsur yang sifatnya sama yaitu N dengan P serta F dengan Cl. 9F. Contoh Soal Tentukan konfigurasi elektron-elektron valensi.13.8. Elektron bermuatan negatif. Konfigurasi Elektron Ion Mengapa larutan garam dapur. Bagaimana konfigurasi elektron ion positif dan negatif? Untuk memahaminya. 15P. N. Nomor periode menunjukkan jumlah kulit elektron. Dilihat dari tabel di atas.7 Elektron Valensi 3 5 7 2 5 7 Golongan 3A 5A 7A 2A 5A 7A B N F Mg P Cl 12 15 17 Sumber: Ebbing. 24 Kimia Kelas X SMA dan MA .8. nomor golongan menunjukkan elektron valensi. ada juga yang menerima elektron sehingga terbentuk partikel bermuatan yang disebut ion.Berdasarkan ini kita dapat menentukan unsur yang mempunyai sifat sama. 12Mg.3 2. Berdasarkan hal di atas maka dapat disimpulkan: Pada tabel periodik.5 2. perhatikan Tabel 1. Perhatikan contoh soal berikut. NaCl dalam air dapat menghantarkan arus listrik? Pada pelarutan NaCl dihasilkan ion Na+ dan ion Cl–. dan golongan dari unsur-unsur: 5B. Unsur mana yang mempunyai sifat sama? 7 Penyelesaian: Unsur 5 7 9 Konfigurasi Elektron 2. 17Cl. 3.7 2. Akibat pelepasan atau penerimaan elektron. sedangkan proton bermuatan positif sehingga atom tidak bermuatan atau netral. Apakah ion itu? Pada atom. Untuk mencapai kestabilannya atom-atom ada yang melepaskan elektronnya. jika diketahui nomor atomnya.5 2. jumlah elektron sama dengan jumlah proton.2 2.12 dan 1. ion dapat berupa ion positif dan ion negatif.8.

Mg2+. 18Ar 19K.8.8.8. 1 yang mempunyai a.8.7 2 1 –2 –1 O2– Cl– 2. Cl–. K+. dan nonlogam pada tabel periodik unsur berikut. F–. b. 3.8. Konfigurasi elektron ionnya ditulis dengan menambah elektron yang diterimanya.8 Na dan Ca melepaskan elektron. Li+.8 2. jumlah elektron akan lebih banyak daripada proton maka muatan O dan Cl jadi negatif. Sifat Unsur Unsur-unsur yang ditemukan di alam ada yang bersifat logam. 10Ne.Tabel 1.7 Selesaikan soal-soal berikut! 1. semi logam. 16S. Tuliskan konfigurasi elektron ion-ion berikut. N3– E.8 35. S2–.13 Konfigurasi elektron ion negatif Lambang Konfigurasi Jumlah Atom Elektron Elektron Diterima 16 8 Setelah Menerima Elektron Jumlah Jumlah Proton (+) Elektron (–) 8 17 10 18 Jumlah Lambang Konfigurasi Muatan Ion Elektron Ion O Cl 2.2 1 2 +1 +2 Na+ Ca 2+ 2. 12Mg. dan nonlogam. semi logam.8 2. periode yang sama. elektron valensi sama. Tabel 1. Na+. jumlah protonnya akan lebih banyak daripada elektron maka muatan Na dan Ca jadi positif. 14Si.6 2. Tuliskan konfigurasi elektron dari unsur-unsur berikut: B. 9F. Konfigurasi elektron ionnya ditulis dengan mengurangi elektron yang dilepaskannya. Al3+ b. Di mana letak unsur-unsur tersebut pada tabel periodik unsur? Perhatikan penempatan logam. Latihan 1.5 17 O dan Cl menerima elektron.1 2. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 25 . Tuliskan dari unsur-unsur no.8.12 Konfigurasi elektron ion positif Lambang Konfigurasi Jumlah Atom Elektron Elektron Lepas 23 11Ne 40 20 Ca Setelah Melepaskan Elektron Jumlah Jumlah Proton (+) Elektron (–) 11 20 10 18 Jumlah Lambang Konfigurasi Muatan Ion Elektron Ion 2. 20Ca 5 2. a.

91 58 140.4 Litium Berilium 11 22.04 71 174.4.2.4 Cu Ag Au Rg 1 Zn 2 Ga 3 Kobal Tembaga Kalium Kalsium Skandium Titanium Vanadium Krom Mangan Besi Nikel Seng Galium 37 85. 1.934 70 173.4.35 63 151.3.8 Rh 2.6 Gd 3 Tb 3.5 Nd 3.4.5 VA Cs 1 Ba 2 57-71 89-103 57 Hf Hafnium Ta Db Dubnium 3 3.9815 Na 1 Mg Ca 2 Natrium Magnesium 19 39.905 46 106.6 Tc -1.24 61 147 62 150.62 39 88.4 W Sg Seaborgium 3.2 Mn 7 Fe 2.4 47 107.6.6 Pd 2.2 ln 1.4.3. Perhatikan Gambar 1.3.9898 12 24. golongan transisi.907 60 144.5.96 64 157.5.3 1.3 3 138.3 Sn 2.11 105 262.98 3. Pada tabel periodik unsur.03 93 237 94 242 95 243 96 247 97 247 98 249 99 254 100 253 101 256 102 254 103 257 Ac Aktinium Th Torium Pa Protaktinium U Uranium Np Pu Am Cm Kurium Bk Cf Neptunium Plutonium Amerisium Berkelium Kalifornium Einsteinium Fermium Mendelevium Nobelium Lawrensium Gambar 1.4 3 La 3 Ce 4 Pr 4.7 2.847 28 63.8 Unsur logam dalam tabel periodik Lebih dari tiga perempat jumlah unsur adalah unsur logam.5 VIB 2.4.2 77 192.07 45 102.3. semi logam.4.114 107 262.5.4.6. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 1.4 Ni 2. dan nonlogam? Perhatikan pembahasan berikut ini.3. dan nonlogam dalam tabel periodik Bagaimana sifat unsur logam.3.7 Ru 2.2 76 190.4 Re Bh Bohrium 3 Os Hs Hassium 3 Ir Mt 2.3.19 83 208.3 VIII B 2.3 3 3.4.905 40 91.924 66 162.6 VIIB 2.22 41 92.996 25 54.4 Rubidium Stronsium 55 132.47 38 87.6.Tembaga Kadmium Timbal Kromium Bismut Logam Silikon Arsen Boron Telurium Antimon Belerang Klor Karbon Iod Brom Semi logam (Metaloid) Nonlogam Sumber: Silberberg.3 Cr 6.59 81 204.6.6 Sm 3.40 49 114.25 65 158.2 78 195.82 50 118.54 30 Aluminium 65.102 20 40.12 108 271 111 288 116 VIA 292 Fr Fransium Ra Radium Rf Rutherfordium Meitnerium Darmstadium Roentgenium Ununbium Ununtrium Uuq Uup Uuh Ununquadium Ununpentium Ununhexium 3 3 2. unsur logam terletak di bagian kiri mulai dari golongan IA.038 91 231 92 238.3 IIB 2.34 Zirkon Niobium Molibdenum Teknesium Rutenium Rodium Paladium Perak Indium Timah Kadmium 72 178.37 31 69.8 Co 2.50 67 164.37 82 207.8. 26 Kimia Kelas X SMA dan MA .69 2.3 IB 58.49 73 180.942 24 51.1 Al 2 3 47. sampai perbatasan unsur semi logam.5.3 2. semi logam. Logam IA 3 6.3.12 59 140.956 22 2 3 VB 2.114 106 263.4 Dy 3 Ho Es Er Fm Tm Md Yb No Lu Lr Lantanum Serium Praseodimium Neodimium Prometium Samarium Europium Gadolinium Terbium Disprosium Holmium Erbium Iterbium Lutesium Tulium 89 227 90 232.4.4 IVA Rb 1 Sr 2 Y Itrium Zr 4 Nb 5 Mo 2.906 42 95.7 Logam.938 26 55.312 IIIA 13 26.4.6 Pm 3.71 29 2.3.5.26 69 168.3 Pt Ds Hg Uub TI Uut Pb Bi Sesium Barium 87 223 88 226 Tantalum Wolfram Osmium Iridium Platina Emas Air Raksa Talium Timbal Bismut Renium 265 109 265 110 272 112 277 113 284 114 285 115 104 261.5.948 74 183.930 68 167.0122 2 Li 1 Be GOLONGAN IIIB IVB 3.939 4 1 IIA 9.870 48 112.4.6 Eu 3.4.847 27 58.90 23 50.905 56 137.08 21 44.72 3 K 1 Sc 2 3 Ti 4 V 5.4 Cd 1.85 75 186. Logam mempunyai beberapa sifat yaitu sebagai berikut.97 2.94 43 98 44 101.09 79 196.967 80 200.

80 –38. – – – – – + – + – + – + – + – – + – + – + – + – + Sumber: Ebbing. Chemistry panas Gambar 1. Hal ini mengakibatkan logam dapat menghantarkan panas Sumber: Ebbing. Logam Mempunyai Titik Leleh Tinggi Umumnya logam berwujud padat dengan atom-atom yang tersusun rapat membentuk struktur besar yang disebut struktur raksasa.14 Titik leleh beberapa logam Logam Besi Perak Emas Titik Leleh ( C) 1535 961 1059 Logam Natrium Raksa Cesium Titik Leleh ( C) 97.10 Logam menghantarkan panas c. Dengan struktur ini maka umumnya titik leleh logam sangat tinggi. b.84 28.14. Titik leleh beberapa logam dapat dilihat pada Tabel 1.45 Sumber: Book of Data Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 27 . Tabel 1.9 Perpindahan elektron pada logam Jika arus listrik diberikan pada logam. General Chemistry Gambar 1. ada logam cair seperti raksa yang sering digunakan dalam termometer. Menghantarkan Panas Benda apa saja di rumahmu yang digunakan untuk menghantarkan panas? Terbuat dari apa benda tersebut? Bagaimana logam dapat menghantarkan panas? Pada logam – – – – – + – +– +–+ –+– elektron-elektron bebas bergerak – + – + –+– +–+ dengan cepat. Menghantarkan Listrik e e Bagaimana logam dapat menghantarkan listrik? Perhatikan Gambar 1.a.9. dan kalium (unsur golongan IA). Semua elektron bergerak menuju bagian positif. Ada beberapa logam yang mempunyai titik leleh rendah dan disebut logam lunak seperti litium. Logam apa yang terdapat di dalam kabel? Kalau kamu membuka kabel atau kawat listrik akan terlihat logam berwarna coklat yaitu tembaga. Selain itu. Perpindahan elektron-elektron ini menyebabkan logam dapat menghantarkan listrik. General secara cepat. satu bagian logam akan positif dan bagian lain menjadi negatif. natrium.

5. Permukaannya Mengkilat Emas dan perak mempunyai permukaan mengkilat sehingga banyak digunakan untuk perhiasan.4.922 3.0067 8 15.9738 16 32.12 Unsur nonlogam dari unsur berwujud gas saja.13 Unsur semilogam Unsur-unsur yang berada pada perbatasan unsur logam dan nonlogam bersifat semi logam atau metaloid.96 35 79.904 54 131.11 Permukaan perhiasan perak terlihat mengkilat 2.2 3.4 2. Sb.59 33 74. Unsur yang banyak digunakan adalah silikon yaitu dalam industri elektronik sebagai chip dalam alat elektronik.3.4. 28 Kimia Kelas X SMA dan MA .7 0 Astatin Radon 3.811 3 B Boron IVA 14 28.064 17 35.30 1. sehingga permukaannya kusam. unsur-unsur nonlogam terletak di bagian kanan mulai golongan IVA sampai golongan VIIIA.d. dan To.183 4.6 1. dan gas.12. seperti golongan VIIA terdiri dari unsur berwujud padat. Logamlogam lain sering tertutup lapisan oksida akibat reaksinya dengan oksigen. Ge. C N O F Ne Pada golongan IVA.5. As. Metaloid (Semi Logam) IIIA 5 10.3. Sumber: New Stage Chemistry Gambar 1. Se Br Kr Sifat unsur nonlogam dalam satu golongan l Xe sangat bervariasi. Pada golongan VIIA dan VIIIA semua unsur nonlogam.5.5 VA Ge Germanium As 3.5 Arsen 51 121. 0 2 4.4.5 0 Selenium Brom Kripton 53 126.6 VIA Sb Antimon Te Telurium 210 84 2. Ada yang mengandung unsur berwujud padat saja.453 18 39. Golongan VIIIA terdiri Gambar 1. Unsur nonlogam ada yang reaktif seperti golongan VIIA (golongan halogen) dan yang tidak reaktif seperti golongan VIIIA (gas mulia).80 -2. cair.2 -2 -1 0 IVA VA VIA VIIA He Karbon Oksigen Nitrogen Fluor Neon 15 30. Te. Perhatikan Gambar 1.086 4 Si 32 4 Silikon 72. Sifat-sifat unsur metaloid ada yang masuk ke sifat unsur logam dan yang masuk ke sifat unsur nonogam. biasa digunakan dalam batu baterai. dan VIA hanya sebagian P S Cl Ar unsur nonlogam.4. Titik didih dan titik leleh unsur nonlogam umumnya sangat rendah kecuali karbon. VA. Nonlogam VIIIA Pada tabel periodik unsur.01115 7 14. Kalau kita gosok akan kelihatan mengkilat lagi.5.9984 10 20. Contohnya permukaannya mengkilat.4 Po Polonium Gambar 1.948 3. gas saja.9994 9 18.7 0 Fosfor Argon Belerang Klor 34 78. titik didih tinggi seperti logam tetapi ada yang massa jenis dan kerapuhannya seperti nonlogam.60 -2.57 0 85 Iodium Xenon 210 86 222 1. dan bermacam-macam At Rn wujud.909 36 83.75 52 127. Unsur-unsur metaloid. Si.0026 Helium 6 12. Unsur nonlogam ada yang bersifat penghantar listrik yang baik contohnya karbon. yaitu B.6 1.

Latihan 1. Misalnya campuran Cu. dengan mengukur jarak inti atom terhadap pasangan elektron bersama dalam ikatannya. Berikan contoh logam yang titik lelehnya tinggi dari logam yang cair! 3. sedangkan untuk unsur nonlogam didefinisikan sebagai setengah panjang ikatan kovalen tunggal antara dua inti atom yang sejenis. dan keelektronegatifan. Untuk unsur logam. Berikan contoh unsur nonlogam yang berwujud padat. Campuran ini mudah ditempa sehingga dapat dicetak dengan gambar yang kompleks. Kereaktifan suatu unsur bergantung pada harga jari-jari atom. dan gas! 4.14 Penentuan jari-jari atom logam dan nonlogam Ikatan Cl–Cl Sumber: Silberberg. dan Sn. Zn. cair. Ni atau campuran Cu. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 29 . Zn.8 Selesaikan soal-soal berikut! 1. afinitas elektronnya. Jari-Jari Atom Ukuran jari-jari atom dari suatu unsur ditentukan dengan sinar X. Perhatikan Gambar 1. Bahan utamanya tembaga yang dicampur dengan logam lain. Apa yang dimaksud dengan unsur metoloid. Keteraturan harga-harga tersebut dalam tabel periodik merupakan keperiodikan sifat unsur. campuran Cu. dan Ni. energi ionisasi. 286 pm 199 pm 143 pm 100 pm jari-jari logam Al jari-jari Cl Ikatan logam Al Gambar 1.INFO KIMIA Uang logam merupakan campuran logam yang disebut alloy. Jelaskan bagaimana logam dapat menghantarkan listrik! 2. Keperiodikan Sifat Unsur Hampir semua unsur di alam ditemukan dalam bentuk senyawanya. berikan contohnya! F.14. 1. Hal ini disebabkan unsur itu belum stabil sehingga mudah bereaksi dengan unsur lainnya. jari-jari didefinisikan sebagai setengah jarak terpendek antara dua inti dalam bentuk padat.

jari-jari makin besar.6. Dalam satu golongan dengan bertambahnya nomor atom.6 Interpretasi Data Jari-Jari Atom Perhatikan jari-jari atom unsur-unsur pada grafik berikut! Periode 2 Periode 1 Periode 4 Periode 5 Periode 6 250 Rb K 200 Jari-jari atom (Pm) Ca Na 150 Li Xe 100 Ar Ne Kr Rn 50 H He 10 15 36 Nomor atom 54 86 Sumber: Hiskia. Dengan demikian dapat disimpulkan: makin kecil makin besar JARI-JARI ATOM Dalam satu periode dengan bertambahnya nomor atom. Kimia Dasar ITB 1. jari-jari makin kecil. Bandingkan jari-jari atom unsur periode 2 dan 3! Pertanyaan: 1. Bagaimana keperiodikan jari-jari atom unsur dalam satu periode? Dari grafik pada kegiatan tersebut dapat diperoleh gambaran sebagai berikut. Dalam satu golongan unsur periode ke-1 mempunyai jari-jari paling kecil dan ukuran jari-jari naik sampai unsur periode ke-7. Bagaimana keperiodikan jari-jari atom unsur dalam satu golongan? 2. Dalam tiap-tiap periode unsur golongan 1A mempunyai jari-jari paling besar dan ukuran jari-jari menurun sampai unsur golongan VIIIA. 30 Kimia Kelas X SMA dan MA . b. KEGIATAN 1.Bagaimana keperiodikan jari-jari atom dan hubungannya dengan nomor atom? Lakukan Kegiatan 1. a. Bandingkan jari-jari atom unsur golongan IA dan VIIA! 2.

Jika energi ionisasi kecil maka atom mudah melepaskan elektron. Sebaliknya jika energi ionisasi besar maka atom sukar melepaskan elektron. Energi Ionisasi Untuk mengetahui sukar mudahnya suatu atom melepaskan elektron dapat ditentukan dari harga energi ionisasinya. Energi ionisasi adalah energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron terluar suatu atom dalam keadaan gas.2.7 Interpretasi Data Keperiodikan Energi Ionisasi Perhatikan grafik energi ionisasi berikut. Li(g) + energi ionisasi Li+(g) + e– Energi ionisasi dinyatakan dalam kJ mol–1. Energi ionisasi (kJ mol–1) 2500 2000 1500 1000 500 25 20 15 1 2 P e r i o d e 00 00 00 10 50 4 5 6 00 3 0 IIA IA VA IVA IIA I gan lon Go IIIA IIA V A V VI Sumber: Silberberg. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 0 31 . Bagaimana keperiodikan energi ionisasi unsur-unsur dalam satu periode dan satu golongan pada tabel periodik unsur ? Lakukan kegiatan berikut! KEGIATAN 1.

pada saat atom menerima elektron. Apa sebabnya? Dalam satu periode. Untuk melepaskan elektron dalam atomnya dibutuhkan energi yang kecil. sehingga untuk melepaskan elektron dalam atomnya dibutuhkan energi yang cukup besar. 3. jari-jari atom makin besar sehingga gaya tarik inti terhadap elektron terluar semakin lemah. dengan bertambahnya nomor atom harga energi ionisasi cenderung makin besar. Dengan menerima elektron atom menjadi bermuatan negatif. jari-jari atom makin kecil sehingga gaya tarik inti terhadap elektron terluar semakin kuat. Jelaskan keperiodikan energi ionisasi unsur-unsur dalam satu golongan! Pada kegiatan tersebut dapat diperoleh gambaran sebagai berikut. atom dapat juga menerima elektron. dengan naiknya nomor atom.Salin tabel data berikut dan lengkapilah! Energi Ionisasi Periode 2 Periode 3 Golongan IA Golongan IIA Tertinggi _________________ _________________ _________________ _________________ Terendah __________ __________ __________ __________ Pertanyaan: 1. Dengan demikian dapat disimpulkan sebagai berikut. sejumlah energi akan dilepaskan. Dalam satu golongan dengan bertambahnya nomor atom harga energi ionisasi cenderung makin kecil. Dalam satu periode unsur golongan VIIIA mempunyai energi ionisasi paling besar. F(g) + e– F–(g) + energi Cl(g) + e– Cl–(g) + energi 32 Kimia Kelas X SMA dan MA . Energi yang dilepaskan pada saat suatu atom dalam keadaan gas menerima elektron disebut afinitas elektron. Afinitas Elektron Selain melepaskan elektron. Dalam satu golongan. Jelaskan keperiodikan energi ionisasi unsur-unsur dalam satu periode! 2. dengan bertambahnya nomor atom. unsur golongan IA paling kecil. makin besar makin kecil ENERGI IONISASI Dalam satu periode.

harga afinitas elektron atom cenderung semakin kecil.8 Li –59.7 C –122 N +7 O –141 F –328 P E 3 R I 4 O D E 5 6 Na –52. Br. Dalam satu periode dengan bertambahnya nomor atom. makin besar makin kecil AFINITAS ELEKTRON 4.14 Afinitas elektron beberapa unsur IA 1 2 Golongan IIIA IVA VA VIA VIIA H –72. harga afinitas elektron cenderung bertambah besar.0 S –200 Cl –349 K –48. Dengan demikian dapat disimpulkan sebagai berikut. karena jari-jarinya paling kecil.5 Si –134 P –72. Keelektronegatifan adalah kemampuan atau kecenderungan suatu atom untuk menangkap elektron dari atom lain dalam senyawanya.3 Po –183 At –270 Sumber: Silberberg. Dalam satu golongan dengan bertambah nya nomor atom. Hal ini disebabkan unsur golongan IIA subkulit terluarnya telah penuh terisi elektron.15. berarti afinitas elektron semakin besar. Perhatikan tabel afinitas elektron berikut ini.5 Ti –19.14 dapat diperoleh gambaran bahwa unsur-unsur yang terdapat pada golongan VIIA mempunyai afinitas elektron yang paling besar.4 Ga –28. Tabel 1. Keelektronegatifan Pada tahun 1932. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Dari Tabel 1.9 Ge –119 Ga –78.9 Al –42.3 Pb –35. dan I paling mudah menangkap elektron.6 B –26. unsur apa yang memiliki harga keelektronegatifan tertinggi dan yang terendah? Perhatikan Gambar 1. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 33 .9 Sn –107 Sb –103 Te –190 I –295 Cs –45.14 tidak terdapat harga afinitas elektron untuk golongan IIA dan VIIIA.2 Se –195 Br –325 Rb –46.1 Bi –91. Cl. Jika harga afinitas elektron makin negatif. Bagaimana keelektronegatifan unsur-unsur dalam tabel periodik? Dari seluruh unsur dalam tabel periodik unsur. Linus Pauling ahli kimia dari Amerika membuat besaran lain yang dikenal dengan skala keelektronegatifan.Harga afinitas elektron biasanya dinyatakan dengan tanda negatif karena pada proses tersebut dilepaskan energi. Pada Tabel 1. sedangkan golongan VIIIA kulit terluarnya sudah penuh sehingga tidak dapat lagi menerima elektron.9 In –28. sebab dibandingkan dengan unsur seperiodenya unsur F.

afinitas elektron. dan keelektronegatifan! 3. Dalam satu periode dengan bertambahnya nomor atom. Jelaskan jari-jari atom unsur dalam satu golongan dan satu periode! 2. 1. Latihan 1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan energi ionisasi.Golongan Keelektronegatifan IA VB VIB VIIB IIA IIIB IVB VIIIB IVA VA VIA VIIA IB IIB IIIA P e r i o d e Harga keelektronegatifan: Sumber: Silberberg. Dari Gambar 1.15 dapat disimpulkan sebagai berikut. Jelaskan keperiodikan energi ionisasi. Fransium dengan harga keelektronegatifan paling rendah yaitu 0. Dalam satu golongan dengan bertambahnya nomor atom.9 Selesaikan soal-soal berikut.7 merupakan unsur yang sangat sukar menarik elektron atau lebih mudah melepaskan elektronnya. artinya fluor paling mudah menarik elektron dari atom lain. keelektronegatifan cenderung makin kecil. afinitas elektron. dan keelektronegatifan unsur dalam satu golongan dan satu periode! 34 Kimia Kelas X SMA dan MA . keelektronegatifan cenderung makin besar.15 dapat dilihat fluor memiliki harga keelektronegatifan terbesar yaitu 4. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 1.15 Keelektronegatifan unsur-unsur dalam tabel periodik unsur Dari Gambar 1.

neutron. Meyer • Tabel Periodik L.Rangkuman 1. afinitas elektron. Tabel Periodik Unsur Lothar Meyer. 5. dan N. dan Tabel Periodik Unsur Modern. dan semi logam atau metaloid. L. Berdasarkan teori atom Bohr elektron bergerak mengelilingi atom pada tingkat energi tertentu atau kulit elektron yaitu kulit K. Thomson. Pengelompokan unsur telah dilakukan oleh Antoine Lavoisier setelah itu pengelompokan berkembang lagi dan dikenal Triade Dobereiner. nonlogam. Bohr. neutron. Sifat-sifat unsur dalam satu golongan atau periode berubah secara teratur. Oktaf Newlands. 7. yang dikenal sebagai keperiodikan sifat unsur yang terdiri dari jari-jari atom. dan elektron telah diteliti oleh para ahli dikenal sebagai teori atom. M. Elektron pada kulit terluar disebut elektron valensi. Partikel dasar atom adalah proton. Periode menggambarkan jumlah kulit elektron. Kata Kunci • Tabel periodik unsur • Triade Dobereiner • Oktaf Newlands • Tabel Periodik Unsur L. sedangkan golongan menggambarkan jumlah elektron terluar. Pada tabel periodik unsur. dan elektron. dan keelektronegatifan. Mendeleev • Struktur atom • Golongan • Periode • Lantanida • Aktinida • Proton • Logam • Neutron • Metaloid Elektron • • Nonlogam Nomor atom • • Logam transisi Nomor massa isotop • Teori atom • • Isobar • Keperiodikan Isoton sifat unsur • Massa atom relatif • Jari-jari atom • • Konfigurasi elektron • Energi ionisasi • Ion positif • Afinitas elektron Ion negatif • • Keelektronegatifan Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 35 . Rutherford. 3. unsur-unsur dikelompokkan dalam periode dan golongan. Struktur atom yang menggambarkan keberadaan proton. Nomor atom menunjukkan jumlah proton atau jumlah elektron sedangkan nomor massa menunjukkan jumlah proton dan neutron. Susunan elektron pada kulit-kulit elektron disebut konfigurasi elektron. yaitu teori atom Dalton. 2. 6. Setiap lambang unsur pada tabel periodik unsur dilengkapi nomor atom dan nomor massa yang menunjukkan jumlah partikel dasar pada atom. energi ionisasi. 8. 4. Mendeleev. Pada tabel periodik unsur. unsur-unsur dikelompokkan berdasarkan sifat logam. dan teori atom mekanika kuantum.

Lothar Meyer C. 36 Kimia Kelas X SMA dan MA . 1. unsur kedelapan mempunyai kemiripan sifat dengan unsur kesatu. . Oktaf Newlands. Dobereiner D. golongan VIIIA D. Oktaf Newlands. . Lothar Meyer C. Meyer. Meyer. golongan VIIA 2. Mendeleev E. A. Mendeleev B.. Triade Dobereiner. jumlah elektron E. Newlands E. P. massa atom Unsur Na. Mendeleev D. L. 6. L. . Oktaf Newlands. . . Sejak dulu ahli kimia dan fisika telah mencoba mengelompokkan unsur-unsur menjadi tabel periodik unsur.Evaluasi Akhir Bab A. transisi. L. gas mulia. . Mendeleev. nomor kulit C. Mendeleev C. elektron valensinya C.. Moseley B. Meyer. Dobereiner D. nomor kulitnya B. Triade Dobereiner. A. L. golongan VIIA B. golongan IA E. A. jumlah elektronnya Di antara nama golongan dan nomor golongan berikut ini yang sesuai adalah . Lavoisier. Lavoisier. Pengelompokkan unsur ini dikemukakan oleh . Lavoisier. 3. Triade Dobereiner. Meyer.. . massa atomnya E. Triade Dobereiner Jika unsur-unsur diurutkan berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya. dan Cl pada tabel periodik unsur mempunyai kesamaan . 4. Mendeleev Apabila unsur-unsur dikelompokkan berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya. nomor atom D. . L. . Triade Dobereiner.. nomor atomnya D. elektron valensi B. golongan IIA C. Lavoisier. . Perkembangan tabel periodik unsur secara berurutan adalah . Newlands E. Lavoisier. Oktaf Newlands. Oktaf Newlands. 5. A. alkali. halogen. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. alkali tanah. Pernyataan ini dikemukakan oleh .. Moseley Unsur-unsur yang terletak dalam satu golongan mempunyai kesamaan pada . . A. A. ternyata massa atom unsur kedua adalah rata-rata massa atom unsur pertama dan ketiga. Mendeleev B. Meyer.. .

periode 4 D. golongan IA. golongan IIB. dalam tabel periodik unsur terletak pada . 11Na dan 19K E. dan neutron B. periode 3 C. . 7N E. 16S dan 14Si B. . Perhatikan data jumlah partikel pada unsur-unsur berikut! Unsur P Q R S T Proton 8 10 10 11 11 Neutron 8 8 10 12 13 Elektron 8 10 10 11 11 Unsur-unsur yang merupakan isotop adalah . . neutron tetapi berbeda jumlah protonnya D. golongan IVB. proton dan neutron tetapi berbeda jumlah elektronnya 12. periode 4 11. periode 7 E.7. 3Li D.. elektron tetapi berbeda jumlah protonnya C. golongan IIIB. 9. 10Ne B. Q dan R E. A. elektron. . periode 7 Unsur di bawah ini dalam tabel periodik unsur yang terdapat pada periode ke-3 yaitu . Q dan T C. . . . 12Mg dan 25Mn C. A. 8O dan 6C D. golongan IIA. .. . Suatu unsur mempunyai proton 20 dan neutron 20. golongan IA. 10. . S dan T Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 37 . Isotop dari suatu unsur memiliki kesamaan pada jumlah . Unsur-unsur aktinida sebetulnya dalam tabel periodik unsur terdapat pada . periode 7 B. 8O Pasangan unsur-unsur di bawah ini yang mempunyai kemiripan sifat adalah .. golongan IVB. P dan Q D. golongan IB. . golongan IA. R dan S B. A. periode 6 C. proton. A. A. . . golongan IIA. proton tetapi berbeda jumlah neutronnya E. periode 2 B. 18Ar C. 3Li dan 13Al 8. periode 6 D. A. . periode 2 E. .

10. . . Ungkapan teori atom Bohr yang benar adalah . Bohr 16. 36. Di alam terdapat isotop 35Cl dan 37Cl dengan kelimpahan 35Cl = 75% sisanya 37 Cl. atom merupakan bola yang bermuatan positif dan terdapat elektron pada tempat-tempat tertentu E. elektron mengelilingi inti pada daerah kebolehjadian adanya elektron B. 2.13. . IV B. A.5 B. elektron mengelilingi inti yang bermuatan negatif C. 2. . I D. .4 38 Kimia Kelas X SMA dan MA . Pendapat ini dikemukakan oleh .8. 50 C. III V 17. II E. Dalton E. 35. Gambar berikut ini menunjukkan perkembangan model atom. . . Thomson B. 34 E.6 C. . . Ar dari Cl adalah . . 46 B.6. elektron dapat pindah dari tingkat energi satu ke tingkat energi lain D. A. Meyer C. atom tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang terkecil 18. Atom merupakan bola yang bermuatan positif. .2 B. . 2. 37 C. A. Konfigurasi elektron dari atom Ca dengan nomor atom 20 adalah . 35 D. 2.5 E. . A. Rutherford D. Jika diketahui: Ar: H = 1 C = 12 O = 16 Maka Mr alkohol dengan rumus C2H5OH adalah . . 36 14. pada tempat-tempat tertentu ada elektron yang bermuatan positif. 2.8.8 E. . 45 15. L. – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – + – – – – + – – – – – I II III IV Gambar yang menyatakan model atom Bohr adalah . V C. A.6. .6. 33 D. A. . .8.8.10 D.

neutron. 12Mg dengan 10Ne C. fosfor. .14. . Unsur-unsur logam umumnya mempunyai sifat berikut ini kecuali . metaloid. neon E. R = 17. dapat ditempa B. D. karbon. . karbon. sulfur. . Elektron valensi unsur tersebut adalah . A. . . menghantarkan panas D. . 17Cl dengan 19K 21. menghantarkan listrik E.8. silikon. Ion Proton A. 3 23. argon D. permukaan mengkilat Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 39 .6 20. 1 D. silikon. silikon.8 D.8. P dan S E. A. P dan Q D.. 2. dan elektron beberapa ion. ..3 E. 2 E. dan nonlogam adalah . Jumlah No. 2. Q dan R B.8. 2. B. 2. Pasangan berikut yang mempunyai susunan elektron terluar sama adalah . sulfur.19. maka kelompok unsur yang bersifat logam adalah . . C. . R dan T 24.3 C.8. A. 6 B. 40 2 20 Ca 19 – 9F 18 2 – 8O 23 11Na 24 2 12 Mg Neutron 20 10 8 12 11 Elektron 20 8 12 10 12 20 9 10 11 12 22. Tentukan data yang benar. . Q = 16. 2. Pada tabel tertera jumlah proton. 12Mg2+ dengan 10Ne A. . Urutan unsur-unsur yang bersifat logam. . boron. Suatu unsur mempunyai nomor massa 39 dan jumlah neutronnya 20. berilium. . A. E. dan T = 20.. oksigen B. Susunan elektron dari ion Al3+ adalah . titik leleh rendah C. A. 7 C. D. R dan S C. helium C. 11Na dengan 12Mg E. . fluor 25. S = 19.14 B. Diketahui nomor atom unsur-unsur bukan sebenarnya yaitu P = 11. 11Na+ dengan 17Cl– 2+ B.

. i dan iii E. D.26. nonlogam iii. O E. D. 40 Kimia Kelas X SMA dan MA . . A. makin kecil E. . Na D. N C. A. makin kecil JARI-JARI 29. ii dan iv B. . . Grafik di bawah ini yang menunjukkan energi ionisasi pertama dari unsurunsur periode ke-3 ialah . . i dan ii D. keelektronegatifan tinggi iv. E. afinitas elektron rendah yang merupakan sifat dari unsur-unsur alkali adalah . C. Diagram yang sesuai dengan keperiodikan sifat unsur dalam tabel periodik unsur adalah . F 28. . B. makin besar KEELEKTRONEGATIFAN makin besar C. . Cl B. makin besar makin kecil A. energi ionisasi rendah ii. A. . makin kecil JARI-JARI makin kecil ENERGI IONISASI makin besar ENERGI IONISASI makin besar B. iii dan iv C. . ii dan iii 27. Di antara sifat-sifat berikut i. Unsur yang mempunyai keelektronegatifan tinggi ialah . . .

.. berwujud gas pada suhu kamar B.. .. 6... Pada perkembangan tabel periodik unsur..10%30Si. . Selesaikan soal-soal berikut dengan benar dan singkat.. apa yang dimaksud dengan nomor atom.. neutron. Tuliskan konfigurasi dari unsur dan ion-ion berikut: a. dan 3. mempunyai afinitas elektron yang tinggi D. 3.. M . nomor massa.67%29Si. a. nonlogam. O2–. Apa kegunaan unsur tersebut atau senyawanya dalam kehidupan seharihari? Jelaskan di mana letak partikel proton. Mg2+.30.. Terletak pada golongan berapa masing-masing unsur tersebut? c. 4. dan metaloid. . Cl– Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 41 . 5. dan elektron di dalam struktur atom dan tulis masing-masing lambangnya... Pada tabel periodik unsur terdapat unsur logam..23% 28Si.. 20Ca b. 13Al.. 15P..... bukan merupakan konduktor listrik yang baik C. . 4. 11 . Tentukan massa atom relatif dari Si! Jelaskan model atom menurut Rutherford dan apa kelemahan-kelamahan model atom tersebut! Salin tabel berikut dan lengkapilah. 2 . . . dikenal beberapa pengelompokan unsur. L .. Na+... 7... A.. Jelaskan pengelompokkan menurut hukum Triade Dobereiner dan hukum Oktaf Newlands.. – – 2 . merupakan unsur nonlogam B. 7 . 7N. nonlogam.. 1..... kurang satu elektron untuk menyerupai gas mulia E. dan isotop? Di alam silikon ditemukan dalam tiga isotop dengan kelimpahan masingmasing 92.. .... b. No.. . Tuliskan unsur-unsur logam... Atom K 3 . 2 Elekron Valensi 2. Berdasarkan hubungannya dengan partikel dasar atom. Susunan Elektron Unsur A B C D 8. – 1 8 N . Pernyataan berikut merupakan sifat dari unsur-unsur golongan VIIA dalam tabel periodik unsur kecuali . dan metaloid periode ke-3.

energi ionisasi. V Q P Y T Z X W S U R Di antara unsur-unsur yang tertera pada tabel periodik unsur di atas. Buatlah bagan tabel periodik unsur. 1. Laporkan hasil kerjamu. dan metaloid. 2. keelektronegatifannya tertinggi. bersifat logam. dapat membentuk ion negatif. d. dapat membentuk ion positif. f. e. Pada golongan dan periode berapa unsur-unsur tersebut? 3. nonlogam. Jelaskan bagaimana keperiodikan sifat unsur masing-masing! 10. T u g a s Cari nama unsur-unsur dan kegunaannya baik dalam bentuk unsur maupun senyawa dalam kehidupan sehari-hari. jari-jarinya paling besar.9. letakkan unsur-unsur tersebut pada bagan. beri nomor atom dan nomor massanya. Jelaskan apa yang dimaksud dengan jari-jari atom. afinitas elektron. dan keelektronegatifan. kulit terluarnya berisi penuh dengan elektron. 42 Kimia Kelas X SMA dan MA . c. INFO KIMIA Isotop yang bersifat radioaktif atau tidak stabil seperti kobal digunakan untuk pengobatan penyakit kanker. b. tuliskan unsur-unsur yang a. Tuliskan dalam tabel.

Bab II Ikatan Kimia Sumber: Silberberg. 9. menuliskan struktur Lewis dari suatu atom. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change Intan merupakan gabungan atom-atom karbon dengan ikatan ang sangat kuat. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. menjelaskan aturan oktet dan duplet dalam kestabilan unsur. menjelaskan pembentukan ikatan kovalen koordinat. menjelaskan pembentukan ikatan logam. 3. membedakan ikatan kovalen tunggal dan ikatan kovalen rangkap. 6. menjelaskan tentang kepolaran senyawa. menentukan jenis ikatan yang terjadi pada berbagai senyawa. 8. 7. Ikatan Kimia Ikatan Kimia 43 43 . 4. membedakan sifat-sifat fisis senyawa ion dan kovalen. 2. 5. menjelaskan proses pembentukan ikatan ion dan kovalen.

PETA KONSEP Ikatan Kimia terdiri dari Ikatan Ion Ikatan Kovalen Ikatan Logam melibatkan dapat berupa menyebabkan Ion Positif Ion Negatif membentuk Sifat Logam Senyawa Ion Ikatan Kovalen Tunggal dan Rangkap Ikatan Kovalen Nonpolar dan Polar Ikatan Kovalen Koordinasi 44 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Senyawa-senyawa mempunyai sifat yang berbeda-beda. Hanya beberapa unsur yang ditemukan tidak sebagai senyawa seperti emas. Perhatikan konfigurasi elektron beberapa unsur gas mulia pada Tabel 2. Xe. ada yang titik lelehnya tinggi.1 Konfigurasi elektron beberapa unsur gas mulia Nama Unsur Nomor Atom Konfigurasi Elektron Gambar Susunan Elektron Elektron Valensi Helium 2 2 +2 2 Neon 10 2.8 +10 8 Argon 18 2. Ar. Kr. dapat melalui ikatan ion atau ikatan kovalen. Ikatan-ikatan tersebut dinamakan ikatan kimia. Gas mulia terletak pada golongan VIIIA. mempunyai dua elektron pada kulit terluar untuk He dan delapan elektron untuk Ne.1. unsur-unsur tersebut harus berikatan. belerang. ada yang rendah. Rn. serta karbon. dan gas mulia.8. dan tidak menghantarkan arus listrik. A. silikon dan oksigen sebagai silika dalam pasir. Hal ini disebabkan oleh perbedaan cara bergabung antara unsur-unsur pembentuknya.8 +18 8 Ikatan Kimia 45 . Pada tabel periodik unsur terdapat satu golongan yang unsur-unsurnya stabil atau tidak reaktif yaitu golongan gas mulia. dan oksigen sebagai karbohidrat dalam tumbuhan. Tabel 2. Pada bab ini akan dibahas proses pembentukan berbagai ikatan dalam senyawa serta hubungan ikatan dengan sifat fisis senyawa. hidrogen. ada yang dapat menghantarkan arus listrik. Untuk mencapai kestabilannya. Kestabilan Unsur-Unsur Unsur-unsur pada tabel periodik unsur umumnya tidak stabil. Sebelum mempelajari berbagai ikatan akan dijelaskan dulu tentang kestabilan unsur-unsur.P ada umumnya unsur-unsur di alam ditemukan dalam bentuk persenyawaan seperti natrium dan klor ditemukan sebagai natrium klorida dalam air laut.

Lewis secara terpisah menemukan adanya hubungan antara kestabilan gas mulia dengan cara atomatom saling berikatan. hanya elektron-elektron pada kulit terluar yang berperan yaitu elektron valensi. Elektron valensi dapat digambarkan dengan struktur Lewis atau gambar titik elektron. General Chemistry 46 Kimia Kelas X SMA dan MA . Elektron valensi nitrogen adalah 5. Tabel 2.8 4 5 6 7 8 Struktur Lewis C N Pasangan Elektron Elektron Ikatan 0 1 2 3 4 4 3 2 1 0 O F Ne Sumber: Ebbing. Pada saat atom-atom membentuk ikatan. Aturan oktet ini tidak berlaku untuk hidrogen sebab atom H akan membentuk konfigurasi elektron seperti He yaitu mempunyai 2 elektron pada kulit terluarnya pada saat membentuk ikatan yang disebut aturan duplet.4 2.7 2. Aturan oktet : konfigurasi elektron stabil dengan delapan elektron pada kulit terluar. Aturan duplet : konfigurasi elektron stabil dengan dua elektron pada kulit terluar. Oleh karena itu pernyataan Kossel-Lewis ini disebut aturan oktet.2. Mereka mengemukakan bahwa jumlah elektron pada kulit terluar dari dua atom yang berikatan akan berubah sedemikian rupa sehingga konfigurasi elektron kedua atom tadi sama dengan konfigurasi elektron gas mulia yaitu mempunyai 8 elektron pada kulit terluarnya. dan elektron ikatan beberapa atom Golongan Unsur Konfigurasi Elektron Elektron Valensi IV V VI VII VIII C N O F Ne 2.5 2.6 2. dan elektron ikatan untuk beberapa atom dapat dilihat pada Tabel 2. Dengan demikian aturan duplet dan oktet dapat dituliskan sebagai berikut. pasangan elektron.2 Struktur Lewis.5. pasangan elektron. Struktur Lewisnya digambarkan: pasangan elektron N elektron ikatan (elektron yang digunakan untuk berikatan) Struktur Lewis.Pada tahun 1916 Walter Kossel dan Gilbert N. Contohnya nitrogen memiliki konfigurasi elektron 2.

Struktur Lewis berguna untuk memahami penggunaan elektron bersama pada ikatan kovalen. Bagaimana menggambarkan struktur Lewis pada molekul? Perhatikan contoh berikut.

Contoh: 1. Struktur Lewis pada H2 H2 terbentuk dari 2 atom H. Atom H mempunyai elektron valensi = 1. Struktur Lewis atom H adalah Hx. Untuk mencapai kestabilan aturan duplet, atom H memerlukan 1 elektron lagi dari atom H yang lain. Struktur Lewis H2 ditulis: H + H H H 2. Struktur Lewis pada CH4
C mempunyai elektron valensi = 4 dengan struktur Lewis C . Untuk mencapai kestabilan sesuai aturan oktet, C memerlukan 4 elektron dari atom H. Struktur Lewis CH4 ditulis: H C + 4H H C H H Pada struktur Lewis CH4, H memenuhi aturan duplet dan C memenuhi aturan oktet. Struktur Lewis untuk beberapa molekul lainnya dapat dilihat pada Tabel 2.3. Tabel 2.3 Struktur Lewis beberapa molekul Molekul Elektron Valensi pada Tiap Atom H=1 O=6 H=1 Cl = 7 N=5 H=1 Struktur Lewis

H2O

H O H

HCl

H Cl
H N H H

NH3

SiF4

Si = 4 F=7

F F Si F F
Sumber: Ebbing, General Chemistry

Ikatan Kimia

47

Latihan 2.1
1. Salin tabel berikut dan lengkapilah.
Lambang Unsur
4 2 He 31 15 P 32 16 S 35,5 17 Cl

Konfigurasi Elektron .... .... .... ....

Elektron Valensi .... .... .... ....

Struktur Lewis

Pasangan Elektron .... .... .... ....

Elektron Ikatan .... .... .... ....

2.

Buat struktur Lewis molekul-molekul HF dan CCl4.

B. Ikatan Ion dan Ikatan Kovalen
Untuk mencapai kestabilan, unsur-unsur dapat membentuk senyawa dengan unsur yang sejenis, contohnya O2, N2, dan H2 atau bergabung dengan unsur yang berbeda, contohnya H2O, NaCl, dan CH4. Ikatan yang dibentuk pada penggabungan unsur-unsur bergantung pada bagaimana cara unsur-unsur tersebut mencapai konfigurasi elektron yang stabil yaitu dengan menarik atau melepaskan elektron dan dengan penggunaan bersama elektron valensi. Ikatan yang terjadi berupa ikatan ion dan ikatan kovalen. Senyawa yang mengandung ikatan ion disebut senyawa ion, sedangkan senyawa yang mengandung ikatan kovalen disebut senyawa kovalen.

1. Ikatan Ion
Garam dapur atau natrium klorida yang banyak dalam air laut merupakan contoh senyawa ion. Senyawa ion terbentuk dari kation dan anion, kation merupakan ion yang bermuatan positif sedangkan anion merupakan ion yang bermuatan negatif. Senyawa ion lainnya misalnya KCl, KI, NaBr, dan CaCl2. Pada senyawa ion terdapat ikatan ion. Apa yang dimaksud dengan ikatan ion dan bagaimana pembentukan senyawa ion? Perhatikan pembentukan beberapa senyawa berikut ini.

a. Pembentukan Senyawa NaCl
Pada tabel periodik unsur, Na terletak pada golongan IA dan Cl pada golongan VIIA. Perhatikan susunan elektron Na dan Cl pada Tabel 2.4.

48

Kimia Kelas X SMA dan MA

Tabel 2.4 Susunan elektron Na dan Cl Lambang Unsur No. Atom Konfigurasi Elektron Susunan Elektron

Na

11

2.8.1

+11

X X X X

Cl

17

2.8.7

X X X X X

+17

X

X X X

X X X X
Sumber: Ebbing, General Chemistry

Natrium mempunyai kecenderungan untuk melepaskan elektron terluar daripada klor karena energi ionisasinya lebih rendah dibandingkan dengan klor. Untuk mencapai konfigurasi elektron stabil natrium melepaskan satu elektron terluarnya sedangkan klor menerima elektron. Pada pembentukan NaCl, satu elektron dari Na akan diterima oleh Cl. Perhatikan diagram pembentukan NaCl berikut.

+11

+11

Cl–

Na+

Atom Na
X X X X X X X X X
+17

Ion Na+

+

e–
X X X X

X

X X X

+

X X X X X

+17

X

X X X

NaCl

X X X X

X X X X

Atom Cl

+

e–

Cl–
Sumber: Silberberg, Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change

elektron dari Na Gambar 2.1 Diagram pembentukan NaCl

Setelah terjadi perpindahan elektron, atom-atom tidak lagi bersifat netral tapi menjadi ion yang bermuatan. Atom Na melepaskan satu elektron menjadi ion Na+, sedangkan klor menerima satu elektron menjadi ion Cl–. Ion Na+ dan Cl– akan tarik-menarik dengan gaya elektrostatik sehingga berikatan. Ikatan antara ion-ion tersebut dinamakan ikatan ion dan terbentuklah senyawa NaCl.
Ikatan Kimia

49

b. Pembentukan Senyawa CaCl2
Pada tabel periodik unsur Ca terletak pada golongan IIA dan Cl golongan VIIA. Susunan elektron Ca dan Cl dapat dilihat pada Tabel 2.5. Tabel 2.5 Susunan elektron Ca dan Cl Lambang Unsur No. Atom Konfigurasi Elektron Susunan Elektron

Ca

20

2.8.8.2

+20

X X X X

Cl

17

2.8.7

X X X X X

+17

X

X X X

X X X X
Sumber: Ebbing, General Chemistry

Bagaimana terjadinya ikatan ion pada CaCl 2 ? Perhatikan diagram pembentukan CaCl2 berikut ini.
X X X X
+17

X X X X

X

X X ion Cl– X X

X X X X
+20

X X X X X X X X
+17

masing-masing atom Cl menerima 1 elektron

X

ion Ca

2+

X X – X X ion Cl
Sumber: Silberberg, Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change

X X X X
Gambar 2.2 Diagram pembentukan CaCl2

Kalsium melepaskan dua elektron membentuk ion Ca2+, sedangkan masingmasing atom Cl menerima satu elektron membentuk ion Cl–. Akibat gaya tarikmenarik elektrostatik antara ion Ca2+ dan ion Cl–, maka terbentuklah senyawa CaCl2. Berdasarkan contoh di atas maka dapat disimpulkan: Ikatan ion adalah ikatan yang terjadi akibat gaya elektrostatik antara ion positif dan ion negatif.

50

Kimia Kelas X SMA dan MA

Pada ikatan ion, untuk mencapai kestabilannya terjadi pelepasan dan penerimaan elektron. Ikatan ion pada umumnya mudah terjadi pada senyawa yang terbentuk dari unsur-unsur golongan logam alkali (IA) dan logam alkali tanah (IIA) dengan golongan halogen (VIIA) dan golongan VIA. Beberapa contoh senyawa ion berdasarkan unsur pembentuknya dapat dilihat pada Tabel 2.6. Tabel 2.6 Contoh senyawa ion berdasarkan unsur pembentuknya Unsur Pembentuk Golongan IA dengan VIA Golongan IA dengan VIIA Golongan IIA dengan VIA Golongan IIA dengan VIIA Contoh Senyawa K2O dan Na2O KCl dan NaF MgO dan SrO MgBr2 dan SrCl2

Coba kamu perhatikan contoh senyawa ion pada Tabel 2.6. Pada umumnya ikatan ion terbentuk dari unsur logam dan bukan logam.

Latihan 2.2
Selesaikan soal-soal berikut ini! 1. Jelaskan bagaimana terjadinya ikatan ion pada KF, MgF2, dan Na2O. 2. Prediksikan rumus senyawa yang dibentuk oleh: a. litium dengan klor, b. kalium dengan brom, c. kalium dengan oksigen, d. kalsium dengan fluor, e. barium dengan klor, dan f. natrium dengan oksigen.

2. Ikatan Kovalen
Pada ikatan ion terjadi pelepasan dan penerimaan elektron agar unsur mencapai kestabilan. Ikatan ini umumnya terjadi pada senyawa yang dibentuk oleh unsur logam dan nonlogam. Bagaimana senyawa yang dibentuk oleh unsurunsur nonlogam? Ikatan apa yang terjadi? Unsur nonlogam umumnya mempunyai keelektronegatifan tinggi artinya mudah menarik elektron. Masing-masing unsur nonlogam pada senyawanya tidak akan melepaskan elektron, sehingga untuk mencapai kestabilannya, unsur-unsur tersebut akan menggunakan bersama pasangan elektron membentuk ikatan kovalen.

Ikatan Kimia

51

8. O2. HCl. contoh senyawa ini adalah Cl2. Jumlah ikatan bisa hanya satu atau lebih. Cl : Cl Ikatan kovalen atau Cl – Cl Ikatan kovalen 2) Pembentukan Molekul H2 Pembentukan molekul hidrogen tidak menggunakan aturan oktet karena masing-masing hanya mempunyai 1 elektron. Struktur Lewis molekul Cl2 dituliskan sebagai berikut. Cl + Cl menjadi Cl Cl Ikatan kovalen Cara lain untuk menuliskan ikatan kovalen Cl2 adalah sebagai berikut. 52 Kimia Kelas X SMA dan MA . Masing-masing hidrogen akan stabil dengan dua elektron pada kulit terluarnya sesuai dengan aturan duplet. Bagaimana terjadinya ikatan kovalen? Perhatikan contoh terjadinya ikatan kovalen tunggal dan ikatan kovalen rangkap berikut ini. a. Pembentukan Ikatan Kovalen Tunggal Ikatan kovalen tunggal dapat terjadi baik pada senyawa yang terdiri dari atom sejenis maupun dari atom yang berbeda. H2.Pada suatu senyawa. 1) Pembentukan Molekul Klor. dan CH4. Cl2 Konfigurasi Cl : 2. ikatan dapat berupa ikatan kovalen tunggal dan ikatan kovalen rangkap. Untuk mempelajarinya perhatikan pembentukan ikatan kovalen pada molekul berikut.7 Susunan elektron Cl : +17 +17 Pembentukan Cl2 : +17 +17 Pasangan elektron yang digunakan bersama Masing-masing atom Cl menyumbangkan satu elektron untuk dipakai bersama sehingga masing-masing atom mempunyai konfigurasi elektron seperti gas mulia.

Susunan elektron H : + + Pembentukan H2 : + + Pasangan elektron yang digunakan bersama Struktur Lewis molekul H2 Penulisan ikatan kovalen : H H : H–H 3) Pembentukan Ikatan Kovalen pada Molekul Hidrogen Klorida. Konfigurasi Elektron Susunan Elektron Pembentukan Ikatan Kovalen pada CH4 + X + X H:1 + X +6 X + + X C : 2. H + Cl H Cl atau H Cl atau H – Cl ikatan kovalen tunggal 4) Pembentukan Ikatan Kovalen pada Molekul Metana. CH4 Perhatikan pembentukan ikatan kovalen pada CH4 berikut ini.7 +17 Atom H dan Cl masing-masing menyumbangkan satu elektron dalam HCl dan membentuk satu ikatan kovalen.8. Atom H stabil dikelilingi 2 elektron dan Cl dikelilingi 8 elektron. Susunan Elektron + X Konfigurasi Elektron H:1 Ikatan Kovalen pada HCl + X +17 Cl : 2. Ikatan yang terjadi pada HCl dapat dituliskan dengan struktur Lewis dan ikatan kovalen seperti berikut. HCl Perhatikan pembentukan ikatan kovalen pada HCl berikut ini.4 +6 Pasangan elektron yang digunakan bersama Ikatan Kimia 53 .

Ikatan yang terjadi pada O2 dapat dituliskan dengan struktur Lewis dan ikatan kovalen seperti berikut. Untuk mempelajarinya perhatikan pembentukan ikatan pada molekul berikut. Penulisan dengan struktur Lewis Penulisan dengan ikatan kovalen O + O O O O=O ikatan kovalen rangkap dua 54 Kimia Kelas X SMA dan MA . Akibatnya molekul O2 mempunyai dua ikatan kovalen yang dihasilkan dari penggunaan bersama dua pasang elektron. 1) Pembentukan Ikatan Kovalen pada Molekul Oksigen. Ikatan kovalen pada molekul O2 disebut ikatan kovalen rangkap dua. Konfigurasi elektron : 2.6 Susunan elektron O : +8 +8 Pembentukan O2 : +8 +8 2 pasang elektron yang digunakan bersama Masing-masing atom oksigen mempunyai 6 elektron valensi. O2 Perhatikan pembentukan ikatan kovalen pada molekul oksigen berikut ini. Ikatan yang terjadi pada CH4 dapat dituliskan dengan struktur Lewis dan ikatan kovalen seperti berikut.Atom C mempunyai 4 elektron yang tidak berpasangan. Ikatan Kovalen Rangkap Dua dan Tiga Ikatan kovalen rangkap dapat terjadi antara unsur-unsur yang sejenis atau berbeda. H H H + C H C H atau H H–C–H H molekul metana dengan 4 ikatan kovalen b. Untuk mencapai konfigurasi elektron gas mulia dibutuhkan dua elektron lagi yang dapat diperoleh dari masing-masing atom oksigen. berikatan dengan 4 atom H membentuk molekul CH4 dengan 4 ikatan kovalen.

Konfigurasi elektron : 2.6 +8 Ikatan yang terjadi pada CO2 dapat dituliskan dengan struktur Lewis dan ikatan kovalen seperti berikut. Struktur Lewis molekul N2 Penulisan dengan ikatan kovalen N + N N N atau N N ikatan kovalen rangkap tiga Ikatan Kimia 55 .5 Susunan elektron N : +7 +7 Pembentukan N2 : +7 +7 3 pasang elektron yang digunakan bersama Ikatan yang terjadi pada N2 dapat dituliskan dengan struktur Lewis dan ikatan kovalen seperti berikut. N2 Perhatikan pembentukan ikatan kovalen pada molekul nitrogen berikut ini.2) Pembentukan Ikatan Kovalen pada Molekul Karbon Dioksida.4 +6 +8 +6 +8 O : 2. CO2 Pada molekul CO2. Konfigurasi Elektron Susunan Elektron Pembentukan Ikatan Kovalen pada CO2 C : 2. karbon membentuk 2 ikatan kovalen rangkap dua dengan oksigen. Pembentukan ikatan kovalen pada CO2 digambarkan sebagai berikut. Struktur Lewis molekul CO2 O + C + O O C O Penulisan dengan ikatan kovalen O=C=O 3) Pembentukan Ikatan Kovalen pada Molekul Nitrogen.

Ikatan kovalen pada molekul N2 disebut ikatan kovalen rangkap tiga. C2H4 dan . NH4+ NH4+ dibentuk dari NH3 dan ion H+ melalui reaksi: NH3 + H+ Struktur Lewisnya ditulis sebagai berikut. Ikatan kovalen pada senyawa demikian disebut ikatan kovalen koordinat. + H H O + H+ H H O H ikatan kovalen koordinat Pada molekul H2O. amoniak. etena. H2O. Bagaimana terjadinya ikatan kovalen koordinat? Perhatikan contoh-contoh pembentukan ikatan koordinat berikut ini. Ikatan Kovalen Koordinat Pada beberapa senyawa terdapat pasangan elektron yang berasal dari salah satu atom. NH3 d. Untuk membentuk ikatan digunakan salah satu pasangan elektron bebas dari oksigen sehingga terbentuk ikatan kovalen koordinat. c. NH4+. H O H ikatan kovalen koordinat b. + Tanda panah ( ) menunjukkan pasangan elektron H ikatan kovalen koordinat berasal dari atom oksigen. a. Struktur Lewisnya ditulis sebagai berikut.Molekul N2 mempunyai tiga ikatan kovalen yang dihasilkan dari penggunaan bersama tiga pasang elektron. atom oksigen mempunyai dua pasang elektron bebas. air. b.3 Gambarkan pembentukan ikatan kovalen dan struktur Lewisnya pada a. Pembentukan Ion Amonium. propana. Ikatan ini bisa dituliskan sebagai berikut. 56 Kimia Kelas X SMA dan MA . 3. Pembentukan Ion Hidronium Ion hidronium. Latihan 2. H+ tidak mempunyai elektron. H3O+ dibentuk dari molekul air yang mengikat ion hidrogen melalui reaksi: H2O + H+ H3O+. C3H8.

4 Gambarkan struktur Lewis dan tunjukkan ikatan kovalen serta ikatan kovalen koordinat pada senyawa berikut. Sifat Fisis Senyawa Ion dan Kovalen Sifat fisis senyawa ion umumnya berbeda dengan senyawa kovalen. b.+ H H N H + H+ H H N H H ikatan kovalen koordinat Pada molekul NH3. + H H N H ikatan kovalen koordinat H Tanda panah ( ) menunjukkan pasangan elektron ikatan kovalen koordinat berasal dari atom nitrogen. Ikatan Kimia 57 . titik leleh senyawa ion jauh lebih tinggi dari titik leleh senyawa kovalen. Perhatikan Gambar 2. Latihan 2. O O O C. atom N mempunyai 1 pasang elektron bebas. H – O – N = O O c. H – O – Cl – O . Ikatan kovalen koordinat terbentuk jika pasangan elektron yang digunakan bersama berasal dari salah satu atom. Pasangan elektron tersebut digunakan untuk mengikat ion H+ sehingga terbentuk ikatan kovalen koordinat. a. Misalnya titik leleh garam dapur NaCl jauh berbeda dengan titik leleh gula C12H22O11 karena garam dapur termasuk senyawa ion sedangkan gula termasuk senyawa kovalen.3. Berdasarkan contoh di atas dapat disimpulkan. Ikatan ini bisa digambarkan sebagai berikut. Hal ini disebabkan oleh cara pembentukan ikatan yang berbeda.

Sumber: Lawrie Ryan. Chemistry for You Gambar 2. Titik leleh beberapa senyawa ion dapat dilihat pada Tabel 2. misalnya struktur NaCl yang berbentuk kubus seperti Gambar 2. General Chemistry Senyawa ion merupakan penghantar listrik yang baik dalam larutan maupun lelehan atau leburannya. Chemistry: The Molecular of Matter and Change 1. Tabel 2. Senyawa ion juga umumnya mudah larut dalam air. Sifat Fisis Senyawa Ion Senyawa ion umumnya mempunyai titik didih dan titik leleh relatif tinggi.4 Struktur ion NaCl 58 Kimia Kelas X SMA dan MA .3 Grafik titik leleh senyawa ion dan senyawa kovalen Senyawa kovalen Sumber: Silberberg.6.6 Titik leleh dari beberapa senyawa ion Senyawa NaF NaCl NaBr NaI Titik Leleh ( C) 990 801 755 651 Senyawa MgCl2 CaCl2 SrCl2 BaCl2 Titik Leleh ( C) 714 774 870 955 Sumber: Ebbing.1000 800 Titik leleh ( C) Senyawa ion 600 400 200 0 –200 NaCl AlCl3 PCl3 Cl2 MgCl2 S2Cl2 SiCl4 Gambar 2. Senyawa ion membentuk struktur raksasa dengan struktur kristal yang teratur.4. karena energi yang diperlukan untuk memutuskan gaya Coulomb antara ion-ion relatif tinggi. Sifat penghantar listrik yang baik tersebut disebabkan adanya gerakan ion-ion dalam leburan senyawa atau larutannya.

5 Struktur metana dan intan Struktur intan Sumber: Lawrie Ryan. Di antara molekul-molekul CH4 terdapat gaya antarmolekul yang lemah. H H H H H C H H Ikatan Kimia 59 . CH4 Air. Cl2 Titik Didih ( C) -161 100 -35 Struktur Kovalen Raksasa Zat Intan. Titik didih senyawa kovalen bervariasi. pada setiap molekulnya terdapat ikatan kovalen yang relatif kuat. C Silikon. Pada saat dipanaskan. Perhatikan Tabel 2. ikatan kovalen yang kuat antar atom karbon H C H H C H H H H H H C ikatan kovalen yang kuat antar atom masingmasing molekul Struktur metana Gambar 2.2. SiO2 Titik Didih ( C) 4830 2355 2230 Sumber: Visual Encyclopedia Metana memiliki fase gas. atom C dengan C lainnya berikatan kovalen sangat kuat membentuk struktur raksasa sehingga titik didihnya tinggi. Si Silika. ada yang rendah dan sangat tinggi. sehingga titik didih metana rendah. masing-masing molekul CH4 mudah berpisah. H2O Klor. Tabel 2. Sifat Fisis Senyawa Kovalen Senyawa kovalen ada yang membentuk struktur molekul sederhana misalnya CH4 dan H2O. Chemistry for You Senyawa dengan struktur molekul raksasa tidak larut dalam air dan tidak menghantarkan listrik kecuali grafit yaitu karbon pada batu baterai dan isi pensil. Selain itu ada atom-atom yang membentuk struktur kovalen raksasa contohnya karbon dalam intan.7 Titik didih beberapa senyawa kovalen Struktur Molekul Sederhana Zat Metana.7. Pada intan. ada juga yang membentuk struktur molekul raksasa seperti SiO2.

Ikatan kovalen pada senyawa kovalen polar disebut ikatan kovalen polar dan ikatan kovalen pada senyawa nonpolar disebut ikatan kovalen nonpolar. Batang politena HCl A H2O Batang politena CCl4 B Batang politena C Larutan HCl. dan CCl4 masing-masing dialirkan dari buret. HB. Untuk memahami tentang kepolaran senyawa lakukan kegiatan berikut! KEGIATAN 2. Amati apa yang terjadi pada aliran senyawa-senyawa tersebut? Pertanyaan: Jelaskan perbedaan hasil percobaan berdasarkan ikatan kovalen yang terdapat pada masing-masing senyawa! Berdasarkan percobaan tersebut HCl dan H2O dapat tertarik oleh muatan listrik karena pada keduanya terdapat muatan positif dan negatif (muatan listrik). air. Pada bab ini hanya dibahas kepolaran berdasarkan keelektronegatifan. Kepolaran Senyawa Kovalen Sifat lain dari suatu senyawa kovalen yaitu kepolaran. Kepolaran dapat dijelaskan berdasarkan harga keelektronegatifan unsur-unsur pembentuknya dan bentuk molekul senyawa. 60 Kimia Kelas X SMA dan MA . biasa digunakan untuk membuat pensil. Senyawa kovalen yang mengandung muatan positif dan negatif disebut senyawa kovalen polar dan yang tidak bermuatan disebut senyawa kovalen nonpolar. Grafit dicampur dengan tanah liat untuk membuat pensil menjadi keras. D.1 Interpretasi Data Senyawa Kovalen Polar dan Nonpolar Perhatikan gambar percobaan tentang penentuan senyawa kovalen polar dan nonpolar berikut ini. Perbedaan pensil antara H. CCl4 tidak dapat tertarik oleh muatan listrik karena CCl4 tidak bermuatan listrik. atau 2B ditentukan oleh perbandingan grafit dan tanah liatnya.INFO KIMIA Grafit mempunyai struktur raksasa. Pada alirannya didekatkan batang politena atau penggaris plastik yang digosok dengan kain wool atau sutra sehingga memiliki muatan listrik.

Ikatan Kimia 61 .Kepolaran dapat terjadi pada molekul dwiatom dan poliatom. posisi pasangan elektron ikatan akan lebih tertarik oleh atom yang keelektronegatifannya lebih besar. Pada molekul yang lebih banyak unsur pembentuknya walaupun ada perbedaan keelektronegatifan bisa saja menghasilkan senyawa nonpolar. 1.0 dan H = 2.1. Contoh pada karbon tetraklorida.1. Kepolaran pada Molekul Poliatom Molekul air terdiri dari satu atom O dan dua atom H dengan keelektronegatifan O = 3. 2. Ikatannya disebut ikatan kovalen polar. Kepolaran pada Molekul Dwiatom Jika dua macam atom yang berbeda keelektronegatifannya membentuk ikatan kovalen. Muatan yang berbeda disebut dipol dan ditulis + untuk atom bermuatan positif dan – untuk atom bermuatan negatif. Perbedaan – keelektronegatifan O dan H menyebabkan H O H O elektron lebih tertarik ke oksigen. kepolaran dapat dijelaskan sebagai berikut. Arah kutub positif ke kutub negatif pada C molekul CCl4 saling berlawanan maka dipol yang Cl terjadi saling meniadakan akibatnya molekul CCl4 Cl Cl bersifat nonpolar. maka atomH + atom H akan cenderung bermuatan positif dan H atom O bermuatan negatif. Pada molekul HCl. dan HI. CCl4. Pada molekul CCl4 keelektronegatifan Cl lebih besar daripada C maka Cl cenderung Cl bermuatan negatif dan C bermuatan positif. Molekul HCl disebut molekul polar. Pada molekul HCl akan terjadi dua kutub muatan yaitu pada Cl relatif negatif. keelektronegatifan Cl = 3. sehingga pasangan elektron ikatan akan tertarik oleh atom Cl dan atom Cl cenderung lebih negatif daripada atom H. Struktur Lewis H2O : Pada molekul air terdapat dua ikatan kovalen + dan dua pasang elektron bebas. Akibatnya molekul air bersifat polar.5 dan H = 2. sedangkan H relatif positif. Contoh lain molekul polar seperti ini adalah HF. Berdasarkan harga keelektronegatifannya. Struktur HCl ditulis: + – H Cl Tanda panah ( ) menunjukkan arah elektron tertarik. HBr.

membentuk lautan elektron. logam-logam – – – – – – – – membentuk kisi kristal. elektron Sumber: Ebbing. besi digunakan untuk setrika sebagai penghantar panas.6 Struktur kisi logam muatan (–) dari elektron akan menggabungkan kisi-kisi logam tersebut. e e Elektron yang bebas bergerak pada lautan elektron menyebabkan logam dapat menghantarkan listrik. struktur logam jika ditempa dapat dilihat pada Gambar 2. Logam dapat ditempa. E. General Chemistry Gambar 2. + + + – + – – – Elektron-elektron dari atom logam ditemukan di dalam kisi-kisi logam dan bebas bergerak di Lautan antara semua kation. Makin besar perbedaan keelektronegatifan makin bersifat polar. Struktur kisi logam + + + + tersusun dalam kation-kation. Apa penyebab logam memiliki sifat tersebut? Hal ini disebabkan atom-atom pada logam tersebut tidak berdiri sendiri-sendiri tetapi bergabung melalui ikatan logam. Perhatikan Gambar – – – – – – – 2. dan emas atau perak digunakan untuk perhiasan dalam bentuk yang indah. Ikatan Logam Kawat tembaga digunakan sebagai penghantar listrik dalam kabel. General Chemistry Gaya elektrostatik antar muatan (+) logam dan Gambar 2. Kepolaran senyawa dipengaruhi juga oleh susunan ruang atau bentuk molekul dari senyawa tersebut. – + – + – + – + – + Sumber: Ebbing. artinya mereka cenderung mudah + + + + melepaskan elektron terluarnya. Jika atom logam – – – – – – – – melepaskan elektron maka terbentuk kation atau + + + + ion positif. Berdasarkan sinar X. Atom logam mempunyai keelektronegatifan – – – rendah.6. 62 Kimia Kelas X SMA dan MA .Berdasarkan fakta-fakta tersebut dapat dikatakan bahwa kepolaran senyawa dapat terjadi akibat adanya perbedaan keelektronegatifan atom unsur-unsur pembentuknya.8. Tarik-menarik dari kation di dalam lautan elektron yang bertindak sebagai perekat dan menggabungkan kation-kation disebut ikatan logam.7 Logam dapat menghantakran listrik Atom logam dengan atom logam tersusun rapat membentuk struktur raksasa sehingga logam mempunyai titik leleh dan kekerasan yang tinggi. Dengan demikian logam banyak digunakan sebagai penghantar panas. sehingga logam banyak – – – – – + – + – + – + – + – digunakan sebagai penghantar listrik dalam kabel.

kovalen. Chemistry: The Molecullar Nature of Matter and Change Gambar 2. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 2. Ikatan ion Ikatan kovalen Ikatan logam atom atom atom ion larutan elektron Sumber: Silberberg. dan logam? Perbedaan ikatan ion. Ikatan Kimia 63 . Ikatan terdiri dari ikatan ion dan ikatan kovalen. Untuk mencapai kestabilannya unsur-unsur akan berikatan. 4. ikatan ion terbentuk dari unsur logam dan bukan logam. 3. Pada suatu senyawa unsur akan stabil bila memenuhi aturan oktet atau duplet. 2. dan logam dapat digambarkan sebagai berikut.8 Struktur logam jika ditempa Oleh karena logam mudah dibentuk dengan ditempa maka logam banyak digunakan untuk perhiasan atau pajangan dengan bentuk yang indah.9 Perbedaan ikatan ion. Apa perbedaan ikatan ion. Ikatan ion terjadi akibat gaya elektrostatik antara ion positif dan ion negatif.+ + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + Lautan elektron + + + logam ditempa + + + + + + + + + + Sumber: Silberberg. kovalen. dan logam Rangkuman 1. kovalen.

Ikatan kovalen koordinat terjadi jika pasangan elektron yang digunakan bersama berasal dari salah satu atom. 7. Ne F 64 Kimia Kelas X SMA dan MA . .5. Senyawa kovalen yang berbentuk struktur kovalen raksasa seperti intan mempunyai titik didih tinggi. atau rangkap tiga. Senyawa kovalen polar dapat menghantarkan listrik. 7N. Pada ikatan kovalen terjadi penggunaan pasangan elektron bersama. Struktur Lewis berikut adalah struktur Lewis 6C. 12. . C. Kata Kunci • • • • • Ikatan kimia Aturan duplet Aturan oktet Elektron ikatan Struktur Lewis • • • • • Ikatan ion Ikatan kovalen Ikatan kovalen polar Kovalen koordinat Gaya elektrostatik • • • • Ikatan logam Lautan elektron Senyawa kovalen polar Senyawa kovalen nonpolar Evaluasi Akhir Bab A. Ikatan logam adalah tarik-menarik dari kation di dalam lautan elektron yang bertindak sebagai perekat dan menggabungkan kation-kation. C N O D. 10Ne. 14. sedangkan senyawa kovalen nonpolar tidak dapat menghantarkan listrik. 8. Senyawa ion dapat menghantarkan listrik. 1. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. dan 9F. B. . A. Senyawa ion umumnya mempunyai titik didih dan titik leleh yang tinggi karena energi yang diperlukan untuk memutuskan gaya Coulomb antara ion-ion relatif tinggi. 13. 9. 8O. E. rangkap dua. 11. Senyawa kovalen yang berbentuk struktur molekul sederhana seperti CH4 mempunyai titik didih rendah. 6. 10. Ikatan kovalen dapat berupa ikatan kovalen tunggal. Sifat fisis senyawa ion umumnya berbeda dengan senyawa kovalen. Struktur yang salah adalah .

A. CaF2 dan HCl Jika unsur 19X bereaksi dengan 17Y akan terbentuk . A. 7. . A. H N H H H N H H H N H H D. pada molekul YZ2. Ikatan Kimia 65 . . (x = elektron valensi N dan • = elektron valensi H) A. H N H H H N H H 3. . Y C. . KCl dan CCl4 E. . . Unsur Y dan argon dan kripton kalsium dan klor belerang dan klor oksigen dan hidrogen karbon dan oksigen 5. Z Z E. H2O dan NaCl D. NH3 dan KI D. . . CH4 dan NaCl C. C. senyawa kovalen dengan rumus XY B. senyawa ion dengan rumus XY2 E.2. 4. KCl dan CH4 B. . CH4 B. E. CH4 dan H2O B. NaBr dan SO2 C. H2O dan NaCl Berikut ini adalah diagram elektron valensi Z adalah . . D. senyawa ion dengan rumus XY D. CCl4 Struktur Lewis pada NH3 yang tepat adalah . Senyawa yang terbentuk akibat ikatan ion adalah . . . Aturan duplet terdapat pada molekul . . B. A. B. . MgCl2 dan KF E. . . A. . Cl2 D. 6. senyawa kovalen dengan rumus XY2 C. H2 E. CO2 C. . senyawa ion dengan rumus X2Y Pasangan senyawa yang mempunyai ikatan kovalen adalah .

H2O E. . titik lelehnya rendah E. E. 5 9. Ikatan rangkap dapat terjadi pada senyawa kovalen berikut kecuali pada . CCl4 C.8. C2H2 E. Senyawa kovalen metana. CO2 B. 10. Senyawa yang mengandung ikatan kovalen polar adalah . B. A. . CH4 C. . titik didihnya rendah D. CO2 11.. baik baik tidak baik tidak baik tidak baik Lelehan baik baik baik baik tidak baik Larutan baik tidak baik baik tidak baik tidak baik 12. BCl3 D. . Akibat adanya ikatan logam antar unsur-unsur logam sejenis maka logam . . 2 3 O C. tidak menghasilkan listrik 66 Kimia Kelas X SMA dan MA . titik didih sangat rendah C. 4 1 4 2 E.. N2 Ikatan kovalen koordinasi pada senyawa berikut ditunjukan oleh huruf .. mengandung ikatan kovalen rangkap 13. tidak menghantarkan listrik D.. Sifat-sifat senyawa ion dapat menghantarkan listrik yang benar adalah . dapat dipecahkan C. CH4 B. C.. A. . .. A. . berwujud gas B.. A. 1 B. . Hantaran Listrik Padatan A. 3 5 H O N O D. mempunyai empat ikatan kovalen E. D. O2 D.. CH4. dapat ditempa B. A.. mempunyai ciri-ciri berikut kecuali .

b. c. HF B. dan neutron pada atom tersebut! b. A. Q dan R.6 . 4. HCl. HI E. . A. serta P dan R! b. elektron. Selesaikan soal-soal berikut dengan benar dan singkat. HBr D. batu bara B. Karbon membentuk struktur kovalen raksasa dengan ikatan kovalen yang kuat dalam bentuk . Jelaskan mengapa H2O bersifat polar dan CCl4 bersifat nonpolar! a. dan ikatan logam! Logam banyak digunakan untuk kabel. 1. Berikut ini yang paling polar adalah . a. . P = 2. a. Jelaskan apa yang dimaksud dengan ikatan ion. Sebutkan sifat HCl akibat ikatannya! Unsur-unsur simbol P. arang B. 5. Tulis rumus senyawa yang terbentuk! Hidrogen bereaksi dengan klor membentuk hidrogen klorida.8. a. Pada tabel periodik unsur terdapat unsur dengan nomor atom 9 dan nomor massa 19.14. Ikatan apa yang terdapat pada HCl? c. HCl C.7. ikatan kovalen.8. dan R mempunyai konfigurasi elektron sebagai berikut. Ikatan Kimia 67 . 3.1. Tulis struktur Lewis pada HCl! b. Uraikan pembentukan senyawa ionnya dengan natrium dalam bentuk diagram! c. ikatan kovalen. Hidrogen dapat membentuk senyawa kovalen polar dengan unsur golongan halogen. Prediksikan rumus kimia yang terjadi antara P dan Q. Jelaskan apa alasannya! 2. HAt 15. dan ikatan logam! Tuliskan sifat-sifat fisis senyawa yang mempunyai ikatan ion. . Q. Sebutkan ikatan antara P dan Q. serta P dan R. Tentukan jumlah proton. intan D. . pasir E. dan R = 2. . grafit C. Q dan R. . Q = 2.

68 Kimia Kelas X SMA dan MA . lengkap dengan contoh senyawanya.T u g a s Buatlah poster yang menarik dari karton manila. berupa bagan konsep ikatan kimia. Laporkan pada guru dan hasilnya tempelkan pada dinding kamarmu untuk membantumu belajar kimia.

menyetarakan persamaan reaksi sederhana. membedakan rumus molekul dan rumus empiris. 3. 2.Bab III Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi Sumber: Encarta 2005 Asam klorida sering digunakan untuk menguji material yang mengandung kalsium karbonat. Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 69 69 . 5. menuliskan nama senyawa organik sederhana. menuliskan nama senyawa ion dan senyawa kovalen yang termasuk senyawa anorganik. Kalsium karbonat dengan asam klorida menghasilkan gas karbon dioksida. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. 4. menuliskan rumus kimia senyawa ion.

PETA KONSEP Tata Nama dan Persamaan Reaksi meliputi Rumus Kimia Reaksi Kimia Tata Nama Senyawa dikelompokkan menjadi dikelompokkan menjadi ditulis dalam Rumus Senyawa Anorganik Rumus Senyawa Organik Persamaan Reaksi Kimia Tata Nama Senyawa Anorganik meliputi Tata Nama Senyawa Organik dapat membentuk Rumus Molekul dan Rumus Empiris Tata Nama Senyawa Kovalen menyatakan Tata Nama Senyawa Ion Pereaksi Koefisien Reaksi Hasil Reaksi 70 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Setiap rumus kimia mempunyai nama dengan aturan-aturan yang telah ditentukan dan disebut tata nama senyawa. Perhatikan penulisan rumus kimia berikut ini. Senyawa ada yang berbentuk senyawa kovalen dan ada juga yang berbentuk senyawa ion. Rumus Kimia Senyawa Kovalen Unsur-unsur ada yang berdiri sendiri atau monoatomik. Apakah senyawa itu? Senyawa merupakan gabungan unsur-unsur dengan perbandingan tetap. garam dapur. Tata nama senyawa yang terdiri dari senyawa anorganik dan senyawa organik. 1. alkohol. Lambang unsur X2Y Angka yang menunjukkan jumlah unsur penyusun senyawa X dan Y menyatakan lambang unsur dan angka 2 menunjukkan jumlah unsur X. Rumus kimia untuk unsur monoatomik ditulis sesuai dengan lambang unsurnya. Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 71 . ada juga yang membentuk senyawa dengan unsur lain seperti hidrogen dan oksigen membentuk air. Rumus kimia untuk molekul diatomik dan poliatomik ditulis dengan menuliskan lambang unsurnya ditambah angka yang menunjukkan jumlah atomnya. asam cuka. gula. Berikut ini akan dibahas rumus kimia yang terdiri dari rumus kimia senyawa kovalen dan rumus kimia senyawa ion. ada juga yang terdiri dari dua atom yang sama (diatomik) dan lebih dari dua atom yang sama (poliatomik). Dengan mengetahui rumus kimia kita dapat menuliskan zat-zat yang bereaksi dan hasil reaksinya dalam suatu persamaan reaksi. dan urea.anyak senyawa yang sering kita temui misalnya air. B A. Rumus Kimia Di alam unsur-unsur ada yang stabil berdiri sendiri seperti gas mulia. Rumus kimia mengandung lambang-lambang unsur dan angka yang menunjukkan jumlah unsur-unsur penyusun senyawa. Rumus yang menyatakan komposisi atom-atom penyusun senyawa disebut rumus kimia. Bagaimana penulisan rumus kimia senyawa kovalen dan ion? Perhatikan pembahasan berikut ini. Akan dibahas juga persamaan reaksi dan bagaimana menyetarakan persamaan reaksi. Rumus yang menyatakan komposisi atom yang menyusun senyawa disebut rumus kimia. Rumus kimia dapat berupa rumus empiris dan rumus molekul.

Jika perbandingan itu disederhanakan maka C : H menjadi 1 : 2. Molekul-molekul ini merupakan senyawa kovalen.Rumus kimia untuk unsur monoatomik.2 Contoh rumus molekul dan rumus empiris Nama Senyawa Air Amoniak Glukosa Benzena Rumus Molekul H2O NH3 C6H12O6 C6H6 Rumus Empiris H2O NH3 CH2O CH 72 Kimia Kelas X SMA dan MA . Apa yang dimaksud dengan rumus molekul dan rumus empiris itu? Perhatikan contoh berikut! Contoh: a. Rumus kimianya ditulis CH2. dan molekul poliatomik dapat dilihat pada Tabel 3. disebut molekul unsur misalnya O2.1. molekul diatomik. General Chemistry Molekul Poliatomik Unsur Rumus Kimia Ozon Belerang Fosfor O3 S8 P4 Unsur yang atom-atomnya berikatan dengan atom sejenis. b.1 Contoh rumus kimia unsur dan molekul Unsur Monoatomik Unsur Besi Tembaga Emas Helium Neon Rumus Kimia Fe Cu Au He Ne Molekul Diatomik Unsur Oksigen Hidrogen Nitrogen Klor Brom Rumus Kimia O2 H2 N2 Cl2 Br2 Sumber: Ebbing. Tabel 3. N2. Contoh lain penulisan rumus molekul dan rumus empiris dapat dilihat pada Tabel 3.2. Karbon dioksida mempunyai rumus molekul CO2. Perbandingan C dan H pada etena yaitu 2 : 4. CH2 merupakan rumus empiris dari C2H4. Etena mempunyai rumus molekul C2H4. Tabel 3. dan P4. terdiri dari satu atom C dan dua atom O. Rumus kimia untuk senyawa dengan unsur-unsur yang berbeda ada yang berupa rumus molekul dan rumus empiris. terdiri dari 2 atom C dan 4 atom H.

Latihan 3. C4H8O2 b. C4H10 f. Misalnya CaCl2 dibentuk dari 1 ion Ca2+ dan 2 ion Cl–. H2SO4. CO(NH2)2 2. dan NH3. Kadang-kadang perbandingan jumlah atom-atom pada rumus molekul merupakan perbandingan paling sederhana maka rumus empiris senyawa akan sama dengan rumus molekulnya misalnya H2O. jumlah muatannya adalah +2 + (-2) = 0 Rumus kimia beberapa senyawa ion tertera pada Tabel 3.1 Tentukan mana yang merupakan rumus molekul dan rumus empiris. asam sulfat dengan rumus H2SO4 mempunyai perbandingan ion H+ dan SO42– = 2 : 1. CH3COOH h. H2O2 i. Rumus Kimia Senyawa Ion Senyawa ion dibentuk oleh ion positif dan ion negatif. Rumus empiris lebih banyak digunakan untuk menyatakan rumus kimia senyawa-senyawa ion. Rumus molekul suatu senyawa adalah rumus yang menunjukkan jumlah atom yang sebenarnya di dalam molekul senyawa itu. C2H4 c. Li2O d.3. Rumus empiris suatu senyawa adalah rumus yang menyatakan perbandingan terkecil dari jumlah atom-atom unsur penyusun senyawa. a. Tabel 3. Al2O3 e. misalnya natrium klorida dengan rumus kimia NaCl mempunyai perbandingan ion Na+ dan Cl– = 1 : 1. BaSO4 g.3 Contoh rumus kimia senyawa ion Kation Na+ K+ Mg2+ Ba 2+ Anion Br– NaBr KBr MgBr2 BaBr2 AlBr3 SO42– Na2SO4 K2SO4 MgSO4 BaSO4 Al2(SO4)3 PO43– Na3PO4 K3PO4 Mg3(PO4)2 Ba3(PO4)2 AlPO4 Al3+ Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 73 . Senyawa ion tidak bermuatan sebab jumlah muatan positifnya sama dengan jumlah muatan negatifnya.Berdasarkan contoh tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut.

..4 Jumlah atom pada beberapa rumus kimia Rumus Kimia MgBr2 K2SO4 Ca(OH)2 Fe(OH)3 Ba3(PO4)2 Al2(SO4)3 Mg K Ca Fe Ba Al Jumlah masing-masing atom =1 =2 =1 =1 =3 =2 Br = 2 S=1 O=2 O=3 P=2 S=3 O=4 H=2 H=3 O=8 O = 12 Latihan 3....3 Selesaikan soal-soal berikut! 1. . . (NH4)2SO4 e. . .. misalnya MgBr2. Pada senyawa ion kadang-kadang ada tanda kurung. Aseton..2 Salin tabel dan tuliskan rumus kimia senyawa yang terbentuk dari ion-ion berikut! Kation Anion Cl– KCl .. Al2(SO4)3 2. Hitunglah jumlah masing-masing atom yang menyusun molekul senyawasenyawa di bawah ini...4. . Kimia Kelas X SMA dan MA 74 . Jumlah Atom pada Rumus Kimia Rumus kimia ada yang sederhana ada pula yang kompleks. maka jumlah masing-masing atom pada Ca3(PO4)2 yaitu Ca = 3. O = 4 x 2 = 8.. C2H6O d.... .. misalnya senyawa Ca3(PO4)2. .. C6H12O6 c.. jumlah atom Mg = 1 dan Br = 2.. CO32– ...... Urea. Pada rumus tersebut angka di luar kurung menunjukkan jumlah gugus atom di dalam kurung.. .. CO(NH2)2 b. ... Tentukan rumus kimia dari bahan-bahan berikut dengan melihat komposisi atom penyusunnya. Tabel 3. Glukosa.. Jumlah atom pada rumus kimia dituliskan dengan angka di belakang lambang atom. Contoh jumlah atom pada beberapa rumus kimia dapat dilihat pada Tabel 3...... ... .. K+ Ca2+ Ba2+ Fe3+ Al3+ 3... a... Pupuk ZA. Tawas. P = 2...Latihan 3. PO43– .

Rumus senyawa ini ada yang biner yaitu terdiri dari dua jenis atom dan poliatom yaitu terdiri lebih dari dua jenis atom. Salah satu aturan pemberian nama senyawa yaitu aturan IUPAC (International Union Pure and Applied Chemistry). dan 1 atom oksigen. banyak senyawa yang dikenal baik karena kegunaannya maupun karena dampaknya terhadap lingkungan. dan 2 atom oksigen. misalnya garam dapur yang memiliki rumus NaCl dengan nama natrium klorida dan gas hasil pembakaran bahan bakar yang memiliki rumus CO2 dengan nama karbon dioksida. Perhatikan Tabel 3. B. 6 atom hidrogen. Tabel 3. c. terbentuk dari kation dan anion.5 dan 3. Bagaimana cara memberi nama senyawa-senyawa tersebut? a. kamu harus mengenal dulu nama-nama kation dan anion.6. Untuk memahami tata nama senyawa ion. Alkohol tersusun dari 2 atom karbon. Cuka tersusun dari 2 atom karbon. General Chemistry Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 75 . dan 11 atom oksigen. 4 atom hidrogen. Tata Nama Senyawa Anorganik Senyawa-senyawa anorganik dapat berupa senyawa ion atau senyawa kovalen. Gula tebu tersusun dari 12 atom karbon.a. Tata Nama Senyawa Kimia Dalam kehidupan sehari-hari. 22 atom hidrogen. Senyawa kimia dikelompokkan dalam senyawa anorganik dan organik.5 Nama-nama kation Kation +1 Nama Litium Natrium Kalium Sesium Perak Amonium Tembaga(I) Lambang Li+ Na+ K+ Cs+ Ag+ NH4+ Cu+ Nama Magnesium Kalsium Barium Seng Nikel Besi(II) Tembaga(II) +2 Lambang Mg2+ Ca2+ Ba2+ Zn2+ Ni2+ Fe2+ Cu2+ Nama Aluminium Kromium Besi(III) +3 Lambang Al3+ Cr3+ Fe3+ Nama Timah(IV) Timbal(IV) +4 Lambang Sn4+ Pb4+ Sumber: Ebbing. Pemberian nama dari rumus-rumus tersebut mengikuti aturan-aturan. b. Bagaimana cara pemberian nama senyawa kimia tersebut? 1. Pasir tersusun dari satu atom silikon dan dua atom oksigen. d. Tata Nama Senyawa Ion Senyawa-senyawa anorganik pada umumnya merupakan senyawa ion.

Begitu juga nama senyawa hidrat. Pemberian nama senyawa biner dimulai dengan nama logam kemudian nama nonlogam dengan diberi akhiran –ida. Pemberian nama senyawa ion yang biner dan poliatom berbeda. Berikut ini dijelaskan cara pemberian nama pada senyawa-senyawa tersebut.Tabel 3. NaCl = natrium klorida CaS = kalsium sulfida NaBr = natrium bromida CaO = kalsium oksida KI = kalium iodida MgBr2 = magnesium bromida KF = kalium fluorida BaCl2 = barium klorida Beberapa logam seperti unsur transisi mempunyai lebih dari satu macam ion misalnya Fe2+ dan Fe3+. misalnya KI memiliki nama kalium iodida karena berasal dari ion K+ dan ion I–. senyawa dibentuk dari ion logam (kation) dan nonlogam (anion). 1) Tata Nama Senyawa Biner Pada senyawa ion yang termasuk biner.6 Nama-nama anion Anion –1 Nama Lambang Nama –2 Lambang Nama –3 Lambang Nama –4 Lambang Fluorida Klorida Bromida Iodida Nitrit Nitrat Sianida F– Cl I – – Oksida Sulfida Sulfat Sulfit Karbonat Dikromat Kromat – 3 O2– S 2– Nitrida Fosfida Fosfat Fosfit 2– N3– P 3– Karbida C4– Br– NO2– NO CN– SO42– SO3 CO32– Cr2O72– CrO42– PO43– PO33– Sumber: Ebbing. senyawa asam. Pemberian nama untuk senyawa tersebut mengikuti aturan sebagai berikut. • Ion logam yang muatannya lebih tinggi diberi akhiran –i di belakang nama logam itu dalam bahasa latin. dan senyawa basa. Senyawanya dengan Cl– membentuk FeCl2 dan FeCl3. General Chemistry Pemberian nama senyawa yang berikatan ion diawali dengan menuliskan nama ion positif kemudian nama ion negatifnya. sedangkan yang muatannya lebih rendah diberi akhiran –o. Contoh: CaBr2 brom + ida = bromida kalsium Nama senyawa CaBr2 menjadi kalsium bromida Berikut ini contoh pemberian nama beberapa senyawa biner. 76 Kimia Kelas X SMA dan MA .

.. seperti CO32– dan SO42–. ..... Tata Nama Senyawa Poliatom Pada senyawa ion salah satu ion atau kedua ion dapat merupakan ion poliatom.... FeCl2 diberi nama Ferro klorida atau besi(II) klorida FeCl3 diberi nama Ferri klorida atau besi(III) klorida Latihan 3.. ...... Contoh: FeCl2 dan FeCl3 diberi nama sebagai berikut.... Ion poliatom biasanya terdiri dari dua unsur yang bergabung dan mempunyai muatan...• Di belakang nama logam (dalam bahasa Indonesia) dituliskan muatan ion dalam kurung dengan tulisan Romawi dilanjutkan dengan nama nonlogam diberi akhiran –ida. .. .. .. Contoh: NaNO2 = NaNO3 = K2SO3 = K2SO4 = natrium nitrit natrium nitrat kalium sulfit kalium sulfat CaSO4 MgCO3 Ba(NO3)2 Al2(SO4)3 = = = = kalsium sulfat magnesium karbonat barium nitrat aluminium sulfat Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 77 . ...... Nama Senyawa Natrium klorida . . Anion Cl– = klorida . . .... Untuk anion sejenis tetapi jumlah oksigennya berbeda.. aturan tata namanya yaitu: • jika mengandung oksigen lebih banyak namanya diberi akhiran -at • jika mengandung oksigen lebih sedikit namanya diberi akhiran -it Contoh: NO3– = nitrat SO42– = sulfat PO42– = fosfat NO2– = nitrit SO32– = sulfit PO32– = fosfit 2) Pemberian nama senyawa poliatom diawali dengan menyebutkan nama kation kemudian nama anionnya.....4 Salin tabel berikut dan lengkapi! Rumus Senyawa NaCl Na2O CaCl2 FeS MgO Kation Na+ = natrium .

.. . . Nama Senyawa Kalium sulfat . misalnya MgSO4.5 Salin tabel dan beri nama senyawa-senyawa berikut dengan melengkapi kolomkolom pada tabel! Rumus Senyawa K2SO4 Na2SO4 CaCO3 Sr(NO3)2 BaSO3 KClO4 Al2(SO3)3 Ion Positif K+ .. Pemberian nama senyawa hidrat yaitu menyebutkan nama senyawa diikuti dengan jumlah hidrat yang ditulis dengan sistematika nomor Romawi lalu kata hidrat.. ...... Contoh: NaClO = NaClO2 = NaClO3 = NaClO4 = natrium hipoklorit natrium klorit natrium klorat natrium perklorat Latihan 3..7H2O...7H2O mengikat 7 hidrat maka namanya yaitu magnesium sulfat heptahidrat. Ion Negatif SO42– ...7.... 3) 78 Kimia Kelas X SMA dan MA .... . . sedangkan yang mengikat oksigen paling banyak diberi awalan per dan akhiran –at. Nama senyawa hidrat untuk senyawa yang lain dapat dilihat pada Tabel 3.. . ... . Tata Nama Senyawa Hidrat Senyawa-senyawa tertentu ada yang dapat mengikat molekul air (hidrat). ... misalnya klor dapat membentuk ion yang mengandung oksigen dengan jumlah sampai 4..Unsur halogen. ..... .... untuk ion yang mengikat oksigen paling sedikit diberi awalan hipo dan akhiran –it......... .......... Sistematika nomor Romawi untuk 1 = mono 6 = heksa 2 = di 7 = hepta 3 = tri 8 = okta 4 = tetra 9 = nona 5 = penta 10 = deka MgSO4.. Cara pemberian namanya yaitu... .. . .

Contoh: NaOH Ca(OH)2 Fe(OH)3 Cu(OH)2 = = = = natrium hidroksida kalsium hidroksida besi(III) hidroksida tembaga(II) hidroksida Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 79 . Asam merupakan senyawa yang mengandung kation H+ dan suatu anion. Nama senyawa asam biasanya dengan memberi awalan asam dan diakhiri dengan nama anion.5H2O BaCl2.8H2O Nama Senyawa Natrium karbonat dekahidrat Tembaga(II) sulfat pentahidrat Barium klorida oktahidrat Kalsium sulfat dihidrat Barium hidroksida oktahidrat Tata Nama Senyawa Asam dan Basa Senyawa asam akan dibahas pada bab larutan elektrolit tetapi tata nama asam dapat dipelajari berikut ini.Tabel 3. 4) Contoh: H2SO4 = H3PO4 = HNO3 = HNO2 = asam sulfat asam fosfat asam nitrat asam nitrit Senyawa basa dibentuk oleh ion logam sebagai kation dan ion OH– atau ion hidroksida sebagai anion. Asam terdiri dari asam biner dan asam poliatom atau asam oksi. Asam biner terdiri dari dua jenis atom. Pemberian namanya yaitu dengan menuliskan kata asam diakhiri nama ionnya.10H2O CuSO4.2H2O Ba(OH)2. Contoh: HCl = asam klorida HF = asam fluorida HBr = asam bromida H2S = asam sulfida HI = asam iodida Asam oksi yaitu asam yang mengandung oksigen.8H2O CaSO4. Penamaan senyawa basa yaitu dengan menuliskan nama logam di depan kata hidroksida.7 Beberapa nama senyawa hidrat Rumus Senyawa Na2CO3. Pemberian namanya yaitu dengan menuliskan kata asam yang diikuti dengan nama anionnya.

Tata Nama Senyawa Organik Senyawa organik ada yang sederhana dan ada yang kompleks.8 Beberapa nama senyawa kovalen biner Rumus Senyawa CO CO2 SO3 Cl2O7 S2Cl2 karbon monoksida karbon dioksida belerang trioksida dikloro heptaoksida disulfur diklorida P2O3 P2O5 N2O5 SF4 PCl3 Nama Senyawa difosfor trioksida difosfor pentaoksida dinitrogen pentaoksida sulfur tetrafluorida fosfor triklorida Sumber: Ebbing. metana CH4. Golongan alkena diberi akhiran –ena.9. Nama senyawa tersebut adalah nama yang dikenal sehari-hari.8. dan air H2O. N dengan rantai yang bercabang atau melingkar.b. Nama senyawa golongan alkana semuanya diberi akhiran –ana. General Chemistry 2. H. Senyawa organik yang sederhana hanya terdiri dari atom C dengan H. 80 Kimia Kelas X SMA dan MA . O. jumlah unsur kedua. Contohnya PCl5 diberi nama fosfor pentaklorida bukan monofosfor pentaklorida. Bagaimana tata nama senyawa kovalen secara sistematik? Tata nama senyawa kovalen yaitu dengan menuliskan jumlah unsur pertama. yang kompleks bisa mengandung C. Tabel 3. nama unsur. contohnya amoniak NH3. Beberapa nama senyawa kovalen biner dapat dilihat pada Tabel 3. Tata Nama Senyawa Kovalen Senyawa kovalen biner dibentuk dari dua unsur nonlogam. dan nama unsur kedua diikuti akhiran ida. Contoh: (4) oksi + ida = oksida N2O4 (2) (1) (3) tetra nitrogen di N2O4 diberi nama dinitrogen tetraoksida Pada senyawa kovalen yang jumlah unsur pertamanya satu. Contoh penamaan senyawa alkana dan alkena dapat dilihat pada Tabel 3. awalan mono tidak dicantumkan. Berikut ini contoh tata nama senyawa hidrokarbon golongan alkana dan alkena.

. Salin dan lengkapi tabel berikut! Nama Senyawa Ion Perak klorida ..... ...10 Beberapa nama senyawa organik Rumus C6H12O6 C2H5OH CH3COOH C12H22O11 Nama Glukosa Etanol (alkohol) Asetat (cuka) Sukrosa Rumus C2H5OC2H5 CHCl3 C6H6 CH2O Nama Eter Kloroform Benzena Formalin Latihan 3. Tabel 3..... ... . .. General Chemistry Beberapa nama senyawa organik yang banyak digunakan sehari-hari dapat dilihat pada Tabel 3... Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 81 ..... . ...6 1. .. .9 Nama alkana dan alkena Alkana Rumus CH4 C2H6 C3H8 C4H10 C5H12 C6H14 C7H16 C8H18 C9H20 C10H22 Nama Metana Etana Propana Butana Pentana Heksana Heptana Oktana Nonana Dekana Rumus C2H4 C3H6 C4H8 C5H10 C6H12 C7H14 C8H16 C9H18 C10H20 Alkena Nama Etena Propena Butena Pentena Heksena Heptena Oktena Nonena Dekena Sumber: Ebbing... .Tabel 3. .. Aluminium sulfat . Ba3(PO4)2 (NH4)2SO4 ..... K2S FeCl3 .. ... Kation Anion Rumus Senyawa . .10.....

untuk memutuskannya diperlukan energi. adanya gas. yaitu perubahan wujud. f. Dinitrogen tetraoksida h. Tuliskan rumus kimia senyawa berikut. Perubahan fisika yaitu perubahan yang tidak menghasilkan zat baru sedangkan perubahan kimia menghasilkan zat baru. Reaksi Kimia Reaksi terjadi kalau ikatan-ikatan antara atom-atom pada suatu senyawa yang bereaksi putus dan berikatan lagi membentuk senyawa baru. ada gejala lain yang menunjukkan terjadinya reaksi kimia. b. Pada reaksi kimia tidak terjadi perubahan massa maka pada penulisan persamaan reaksi harus mengikuti aturan-aturan tertentu. Zat -zat sebelum bereaksi disebut pereaksi atau reaktan. sedangkan air merupakan hasil reaksi. 2 H2O(l) 2 H2(g) + O2(g) pereaksi hasil reaksi Catatan: Tanda panah menunjukkan menghasilkan Simbol fasa zat s = padat l = cair g = gas aq = larutan 82 Kimia Kelas X SMA dan MA . gas hidrogen dan gas oksigen merupakan pereaksi. Kedua reaksi tersebut dapat dilihat karena adanya perubahan dari warna zat mula-mula. a. macam-macam reaksi kimia. sedangkan zat yang terbentuk disebut produk atau hasil reaksi. Untuk mempelajari persamaan reaksi akan dibahas dulu tentang terjadinya reaksi kimia. Karbon monoksida g. suhu. dan penyetaraan reaksi. Kalium sianida l. Asam sulfida j. atau terbentuknya endapan. Selain perubahan warna. Persamaan Reaksi Kalian tentu sudah mengenal perubahan fisika dan perubahan kimia. Contohnya pada pembentukan air dari gas H2 dan O2. c. Contoh perubahan kimia yang dapat diamati di lingkungan kita yaitu kayu dibakar menjadi arang dan besi berkarat.2. Difosfor trioksida i. Asam fosfit k. 1. Perubahan kimia disebut juga reaksi kimia atau reaksi saja. Timbal(II) hidroksida Besi(II) sulfat Tembaga(II) sulfat pentahidrat Natrium karbonat dekahidrat Etanol Metana C. d. e. Ikatan-ikatan antar atom kadang-kadang kuat. Reaksi kimia dapat dituliskan dalam bentuk persamaan reaksi yang menyatakan rumus zat sebelum reaksi dan zat sesudah reaksi.

Reaksi ini merupakan reaksi yang mengakibatkan perubahan suhu. Logam seng dengan 2 mL larutan asam klorida. Gejalagejala apa yang terjadi? Diskusikan. Satu gram NaOH dengan larutan asam klorida 1M. KEGIATAN 3. b. Reaksi ini merupakan reaksi yang menghasilkan endapan. Gejala-gejala apa saja yang timbul akibat terjadinya suatu reaksi kimia? Untuk mengetahui gejala-gejala terjadinya reaksi kimia lakukan Kegiatan 3. Persamaan reaksinya: NaOH(s) + HCl(aq) t = 25 C NaCl(aq) + H2O(l) t > 25 C Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 83 . Reaksi ini merupakan reaksi yang mengakibatkan perubahan warna.1 Eksperimen Reaksi Kimia Untuk mengetahui gejala-gejala terjadinya reaksi kimia. Persamaan reaksinya: FeCl3(aq) + KSCN(aq) Kuning coklat Tak berwarna FeSCN2+(aq) + Merah KCl(aq) Tak berwarna Jika NaOH direaksikan dengan asam klorida akan mengakibatkan suhunya menjadi lebih panas. a.1. c. Reaksi seng dengan asam klorida adalah reaksi yang menghasilkan gas. Persamaan reaksinya: Zn(s) + 2 HCl(aq) H2(g) + ZnCl2(aq) Pb(NO3)2 direaksikan dengan K2CrO4 terbentuk endapan kuning. Dua mL larutan FeCl3 dengan 1 mL larutan KSCN. Amati perubahan yang terjadi pada keempat tabung reaksi tersebut. Pada saat seng direaksikan dengan asam klorida akan terlihat ada gas.Pernahkah kamu melihat batu kapur yang dimasukkan ke dalam air? Campuran tersebut akan kelihatan seperti mendidih dan suhu menjadi panas. Terjadinya reaksi dapat diamati melalui gejala-gejala yang ditimbulkannya. Dua mL larutan Pb(NO3)2 dengan 2 mL larutan K2CrO4. Persamaan reaksinya: Pb(NO3)2(aq) + K2CrO4(aq) Larutan tak Larutan berwarna kuning PbCrO4(s) + Endapan kuning 2 KNO3(aq) Larutan tak berwarna FeCl3 yang berwarna kuning coklat direaksikan dengan KSCN yang tidak berwarna menghasilkan zat yang warnanya berbeda. Peristiwa tersebut terjadi karena batu kapur yang mempunyai rumus CaO bereaksi dengan air menghasilkan Ca(OH)2. d. Lakukan secara berkelompok. reaksikan zat-zat berikut di dalam tabung reaksi.

Dari percobaan di atas dapat disimpulkan: Terjadinya reaksi kimia dapat dikenali dari gejala yang timbul yaitu terbentuknya gas, endapan, perubahan warna, dan perubahan suhu. Contoh lain reaksi-reaksi kimia yaitu sebagai berikut. Reaksi yang menghasilkan gas Contoh: 1) CaCO3(s) + 2 HCl(aq) CaCl2(aq) + H2O(l) + CO2(g) 2) Cu(s) + 4 HNO3(aq) Cu(NO3)2(aq) + 2 NO2(g) + 2 H2O(l) Reaksi pembentukan endapan Contoh: 1) BaCl2(aq) + Na2SO4(aq) Larutan tak Larutan tak berwarna berwarna 2) 2 Kl(aq) + Pb(NO3)2(aq) Larutan tak Larutan tak berwarna berwarna

a.

b.

BaSO4(s) + Endapan putih PbI2(s) + Endapan kuning

2NaCl(aq) Larutan tak berwarna 2 KNO3(aq) Larutan tak berwarna

c.

Reaksi yang mengakibatkan perubahan warna Contoh: 2 K2CrO4(aq) + 2 HCl(aq) K2Cr2O7(aq) + 2 KCl(aq) + H2O(l) Kuning Tak berwarna Jingga Tak berwarna Reaksi yang mengakibatkan perubahan suhu Contoh: 1) CaO(l) + H2O(l) Ca(OH)2(aq) 2) Mg(s) + 2HCl(aq) MgCl2(aq) + H2(g)

d.

Apakah di dalam tubuh kita terjadi reaksi? Dalam tubuh kita terjadi reaksi jika kita makan dan bernapas. Makanan dan oksigen akan bereaksi menghasilkan air dan CO2. Reaksi juga terjadi pada saat kita membuat kue. Pada saat membuat kue, mentega, gula, telur, air, dan soda kue dicampurkan. Soda kue bereaksi dengan bahan-bahan lain atau terurai karena pemanasan membentuk gas CO2, sehingga di dalam kue akan ada rongga-rongga kecil yang berisi gas CO2. Reaksi kimia juga sangat diperlukan pada pembentukan bahan-bahan sintetis seperti plastik, obat, dan kain. Terjadinya reaksi tidak saja akibat adanya zat yang mudah bereaksi, tetapi bisa juga diakibatkan adanya pengaruh cahaya, pemanasan, mikroorganisme, atau enzim. Untuk mencegah terjadinya reaksi-reaksi yang tidak diinginkan seperti pembusukan dan perkaratan maka diusahakan berbagai cara untuk menghambat pengaruh-pengaruh itu.

84

Kimia Kelas X SMA dan MA

Beberapa cara untuk mencegah terjadinya reaksi yang tidak diinginkan, yaitu sebagai berikut. a. Melindungi benda dari besi dengan dicat. b. Menyimpan obat-obatan di tempat sejuk. c. Menyimpan makanan di dalam kulkas. d. Menambahkan zat pengawet. e. Melakukan iradiasi pada buah-buahan.

2. Penyetaraan Persamaan Reaksi
Pada reaksi kimia terjadi perubahan dari pereaksi menjadi hasil reaksi. Atomatom yang terdapat pada pereaksi tidak berubah baik jenis maupun jumlahnya tetapi ikatan-ikatan antara atom-atomnya mengalami perubahan. Oleh karena itu pada reaksi kimia tidak terjadi perubahan massa, sesuai dengan hukum kekekalan massa. Penulisan reaksi dengan menyatakan lambang unsur atau rumus kimia senyawa yang terlibat dalam reaksi disebut persamaan reaksi, contohnya reaksi antara karbon dengan gas oksigen menghasilkan karbon dioksida. Penulisan persamaan reaksinya: C(s) + O2(g) CO2(g) karbon oksigen karbon dioksida Pada reaksi tersebut jumlah atom di sebelah kiri tanda panah sudah sama dengan jumlah atom di sebelah kanan, sehingga dikatakan reaksi sudah setara. Bagaimana kalau pada persamaan reaksi jumlah atom-atom di kiri dan di kanan belum sama? Misalnya reaksi C(s) + O2(g) CO(g). Agar jumlah atom di kiri dan kanan sama maka persamaan reaksi harus disetarakan dengan menambahkan koefisien reaksi. Persamaan reaksinya menjadi: 2 C(s) + O2(g) 2 CO(g) Koefisien reaksi Koefisien reaksi menunjukkan jumlah atom dalam rumus yang ada di belakangnya. Pada reaksi ini jumlah atom C dan O pada hasil reaksi masingmasing menjadi 2. Bagaimana langkah-langkah untuk menyetarakan persamaan reaksi? Perhatikan contoh berikut.

Contoh Soal
a. Setarakan persamaan reaksi : H2(g) + Cl2(g) HCl(g)! Dari reaksi tersebut, hitung dulu jumlah atom di ruas kiri atau pereaksi dan ruas kanan atau hasil reaksi. Atom H Cl Jumlah di ruas kiri 2 2 Jumlah di ruas kanan 1 1

Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi

85

Untuk menyamakan H dan Cl menjadi 2, tulis koefisien 2 di depan HCl. H2(g) + Cl2(g) 2 HCl(g) Hitung lagi jumlah H dan Cl di ruas kiri dan kanan. Di ruas kiri atom H ada 2 dan di kanan ada 2. Di ruas kiri atom Cl ada 2 dan di kanan ada 2. Sekarang persamaan reaksi sudah setara, yaitu jumlah atom H dan Cl di ruas kiri sama dengan di ruas kanan. b. Setarakan persamaan reaksi: H2(g) + O2(g) Hitung jumlah atom di ruas kiri dan kanan. Atom H O Jumlah di ruas kiri 2 2 H2O(l)

Jumlah di ruas kanan 2 1

Jumlah atom yang belum sama, yaitu O di ruas kanan. Kalikan ruas kanan dengan 2, tuliskan koefisien 2 di depan H2O, sehingga reaksinya menjadi: H2(g) + O2(g) 2 H2O(l) Selanjutnya hitung lagi jumlah atom di ruas kiri dan kanan, ternyata jumlah atom H belum sama. Untuk menyamakan atom H menjadi 4, tulis koefisien 2 di depan H2, sehingga reaksi menjadi: 2 H2(g) + O2(g) 2H2O(l) c. Setarakan persamaan reaksi : Al(s) + O2(g) Hitung jumlah atom di ruas kiri dan kanan. Atom Al O Jumlah di ruas kiri 1 2 Al2O3(s)

Jumlah di ruas kanan 2 3

Samakan dulu jumlah salah satu atomnya, misalnya Al dijadikan 2, sehingga reaksinya menjadi: 2 Al(s) + O2(g) Al2O3(s) Langkah selanjutnya hitung lagi jumlah atom di ruas kiri dan kanan, ternyata jumlah atom O belum sama. Untuk menyamakan atom O menjadi 3, tulis koefisien 1 2 Al(s) +
1 di depan 2 1 1 O2(g) 2

O2, sehingga reaksi menjadi: Al2O3(s)

Angka koefisien harus bulat dan sederhana, maka angka pecahan harus dibulatkan dengan mengalikan seluruh koefisien dengan angka dua sehingga reaksi menjadi: 4 Al(s) + 3 O2(g) 2 Al2O3(g)

86

Kimia Kelas X SMA dan MA

Setelah mengerti cara penyetaraan reaksi, menyetarakan reaksi tidak perlu lagi dalam beberapa langkah tetapi langsung disetarakan dalam satu reaksi.

Latihan 3.7
Setarakan persamaan reaksi berikut dan tuliskan nama zat-zat pereaksi serta hasil reaksinya! 1. 2. 3. 4. 5. 6. N2(g) + H2(g) Fe(s) + O2(g) KClO3(s) C4H10(g) + O2(g) Cu2S(s) + O2(g) C6H12O6(aq) + O2(g) NH3(g) Fe2O3(s) KCl(s) + O2(g) CO2(g) + H2O(l) Cu2O(s) + SO2(g) CO2(g) + H2O(l)

Rangkuman
1. Rumus kimia dapat berupa rumus kimia dan rumus empiris. Rumus kimia dibedakan menjadi rumus kimia senyawa ion dan senyawa kovalen. Tata nama senyawa ion diawali dengan menuliskan nama ion positif kemudian nama ion negatif. Pada senyawa biner dimulai dengan nama logam kemudian nama nonlogam dengan diberi akhiran-ida. Pada ion poliatom, ion yang memiliki oksigen lebih banyak nama ion diberi akhiran –it, yang lebih sedikit diberi akhiran-at. Tata nama senyawa kovalen diawali dengan menuliskan jumlah unsur pertama, nama unsur, jumlah unsur kedua, dan nama unsur kedua dengan akhiran –ida. Jumlah unsur ditulis dalam bahasa latin. Tata nama senyawa organik disesuaikan dengan nama golongannya. Gejala-gejala yang menyertai reaksi kimia adalah terjadinya endapan, gas, perubahan warna, dan suhu. Reaksi kimia dapat dituliskan dalam suatu persamaan reaksi yang menyatakan zat-zat pereaksi, hasil reaksi, koefisien reaksi dan fasa zat pada reaksi. Pada reaksi kimia tidak terjadi perubahan massa maka jumlah atomatom sebelum reaksi dengan hasil reaksi harus disamakan dulu dengan cara penyetaraan reaksi.

2.

3.

4. 5. 6.

7.

Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi

87

Kata Kunci

• • • • • • • •

Rumus kimia Rumus molekul Rumus empiris Tata nama senyawa Senyawa anorganik Senyawa organik Senyawa ion Senyawa kovalen

• • • • • • • •

Senyawa poliatom Senyawa biner Reaksi kimia Persamaan reaksi Senyawa hidrat Koefisien Pereaksi Hasil reaksi

Evaluasi Akhir Bab
A. Pilihlah salah satu jawaban yang benar.
1. Rumus kimia untuk seng dan besi berturut-turut adalah . . . . A. Sn dan Be D. Zn dan Be B. Sn dan Fe E. Se dan Be C. Zn dan Fe Berikut ini nama unsur dan rumus kimianya. (1) Natrium (Na) (4) Klorin (Cl2) (2) Oksigen (O2) (5) Timbal (Pb) (3) Emas (Au) (6) Fosfor (P4) Urutan penulisan rumus kimia yang benar adalah . . . . A. (1), (2), dan (4) D. (1), (2), dan (6) B. (1), (3), dan (4) E. (1), (4), dan (5) C. (1), (3), dan (5) Pasangan senyawa berikut yang keduanya rumus empiris adalah . . . . A. N2O dan C2H5OH D. C6H12O6 dan BaCl2 B. NH3 dan CH3COOH E. H2O2 dan C2H2 C. Al2O2 dan C4H10 Di antara rumus-rumus berikut yang merupakan rumus molekul dan rumus empiris dari asam asetat adalah . . . . Rumus molekul Rumus empiris A. C2H4O C2H4O CH2O B. C2H4O2 C. C2H4O2 C2H4O2 D. C2H6O C2H5O CH2O E. C2H5O Jumlah atom nitrogen terbanyak dalam senyawa . . . . A. KNO3 D. Fe(NO3)3 B. CO(NH2)2 E. Ca(NO2)2 C. N2O5
Kimia Kelas X SMA dan MA

2.

3.

4.

5.

88

. 5 CuSO4.5 H2O B. (CuSO4)5. gula dilarutkan E. . A. 2. Al2SO4 E. Di antara reaksi-reaksi berikut yang merupakan reaksi yang menghasilkan endapan adalah . . 13 Fe2O3 adalah rumus kimia untuk senyawa . CuSO4. air menguap B. KOH + HCl KCl + H2O D. 1. . 2. besi oksida D. CuSO4. 15 B.(H2O)5 E. besi(III) oksida Aluminium sulfat mempunyai rumus kimia . kalsium karbonat E. 2 H2(g) + 3 SO2(g) 2 H2O(l) + 2 SO2(g) Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 89 . . Al3SO4 Rumus kimia kupri sulfat pentahidrat adalah . 1.H2O C. . 20 C. 2. . natrium klorida C. . Al2(SO4)3 B. Ca + 2 HCl CaCl2 + H2 12. natrium hidroksida D. 1 B. dibesi trioksida B. 1. besi(II) besi(III) oksida C. 10. Fe2O3(s) + C(s) 2 Fe(s) + 3 CO(g) D. 2. . . A. . 2. Berapa banyak jumlah atom dalam senyawa (NH4)2SO4? A. 2 14. Al3(SO4)2 C. . CaO(s) + 2 HCl(aq) CaCl2(aq) + 2 H2O(l) C. Asam klorida akan menghasilkan gas jika direaksikan dengan . belerang melebur D. 8. kalium hidroksida B. 2. . . CaO + H2O Ca(OH)2 B. besi(II) oksida E. 10 D.H2O D. 2. makanan dicerna 11. 9. 2. CuSO4. . AlSO4 D. larutan perak nitrat 13. iodium menyublin C. 1 D.6. . . AgNO3 + HCl AgCl + HNO3 E. Koefisien reaksi yang tepat untuk reaksi: K(s) + H2O(l) KOH(aq) + H2(g) berturut-turut adalah . 1 C. 1. A. CH4(g) + O2(g) CO2(g) + 2 H2O(l) B. Reaksi yang sudah setara adalah .5 H2O 7. Di antara proses berikut yang merupakan reaksi kimia adalah . A. . 1. A. A. A. A. 11 E. 1. C2H6(g) + 3 O2(g) 2 CO2(g) + H2O(l) E. 2. . . 1 E. . . MgO + HCl MgCl2 + H2 C. . .

fosfor d. H2SO4 Mg(NO3)2 2. tembaga c. gas hidrogen bereaksi dengan tembaga(II) oksida menghasilkan tembaga dan uap air. CH3COOH. pewangi. Tentukan rumus empiris dari kelompok senyawa yang bukan merupakan rumus empiris. dan z berturut-turut yang benar adalah . 4 E.15. Al2Cl6. Ca3(PO4)2 b. (NH4)3PO4(aq) + Ba(OH)2(aq) Ba3(PO4)2(s) + NH3(g) + H2O(l) 4. 7. buat laporan singkat. (NH4)2C2O4. 5. COC(NH2)2 a. SO2(g) + O2(g) SO3(g) b. kalium sulfat Tuliskan nama senyawa berikut. d. Tulis persamaan reaksi jika. Na2O(s) + H2O(l) NaOH(aq) c. dan pembasmi serangga. 4 C. P4O6(s) + H2O(l) H3PO3(aq) e. 2 D. Tuliskan rumus kimia dari unsur-unsur dan senyawa-senyawa berikut. . 1. T u g a s Di rumah banyak digunakan bahan yang mengandung zat kimia. d. b. 2. kalsium bereaksi dengan air menghasilkan gas hidrogen dan larutan kalsium hidroksida. Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat. A. 4. 7. 3. 90 Kimia Kelas X SMA dan MA . 2 B. Pada reaksi: x C2H6(g) + y O2(g) z CO2(g) + H2O(g) x. CCl4 c. tulis nama dan rumus kimianya kalau ada. 4. 7. pemutih. 7. a. Selesaikan persamaan reaksi berikut. 1. c. a. . aluminium oksida bereaksi dengan asam sulfat menghasilkan aluminium sulfat dan air. b. pengharum. a. 2 B. 2. Tentukan kelompok senyawa yang merupakan rumus empiris. gas butana dibakar menghasilkan uap air dan gas karbon dioksida. C6H14(g) + O2(g) CO2(g) + H2O(g) d. (NH4)2CO3(s) + KOH(aq) K2CO3(aq) + H2O(l) + NH3(g) f. C2H6. y. C2H5OH. a. dinitrogen tetraoksida b. . Diketahui beberapa macam senyawa dengan rumus kimia sebagai berikut. 7. misalnya pembersih. Amati bahan aktif yang tertera pada label kemasannya.

Bab IV Hukum Dasar Kimia Sumber: Silberberg. Hal ini sesuai dengan Hukum Perbandingan Tetap. Chemistry :The Molecular Nature of Matter and Change Kalsium karbonat ditemukan pada beberapa bentuk seperti pualam. menjelaskan Hukum Kelipatan Perbandingan. Hukum Dasar Kimia Hukum Dasar Kimia 91 91 . Persen massa unsur-unsur pembentuknya tidak berubah walaupun sumbernya berbeda. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. 2. 3. batu koral. membuktikan berlakunya Hukum Kekekalan Massa melalui percobaan. membuktikan berlakunya Hukum Perbandingan Tetap dari data-data percobaan. dan kapur. Hukum Perbandingan Volum. dan Hipotesis Avogadro.

maka massa unsur BI : BII = 2 : 3 menyatakan 1 vol gas A + 1 vol gas B 2 vol gas C Volum A : Volum B : Volum C = 1 : 1 : 2 Pada P dan T sama A2 + B2 2 AB Jumlah molekul A2 : Jumlah molekul B2 : Jumlah molekul AB = 1 : 1 : 2 92 Kimia Kelas X SMA dan MA .PETA KONSEP Hukum Dasar Kimia terdiri dari Hukum Lavoisier Hukum Proust menyatakan Hukum Dalton Hukum Gay Lussac Hipotesis Avogadro menyatakan Zat A + A + B Zat C Massa A + B = Massa C menyatakan Unsur A + Unsur B Senyawa C Massa A : Massa B selalu tetap membentuk Senyawa C menyatakan Unsur A + Unsur B Senyawa I AB Senyawa II A2B3 Massa unsur A sama.

Masukkan tabung reaksi berisi larutan Pb(NO3)2 dengan hati-hati ke dalam labu seperti pada gambar (Hati-hati kedua larutan jangan tercampur). Hukum Dasar Kimia 93 . Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier) Suatu reaksi terjadi karena adanya pemutusan ikatan-ikatan pada zat-zat pereaksi dan selanjutnya terjadi pembentukan ikatan lagi pada zat hasil reaksi. Sediakan larutan KI pada labu erlenmeyer besar dan Pb(NO 3) 2 pada tabung reaksi kecil yang diikat dengan benang.1 Data percobaan massa zat sebelum dan sesudah reaksi No. Penelitian ini dapat dilakukan juga olehmu yaitu dengan cara melakukan kegiatan berikut. Hukum Kelipatan Perbandingan (Dalton).315 4. 2. Miringkan tabung reaksi sampai kedua larutan bereaksi.1 Observasi 1. A. Hukum Perbandingan Volum (Gay Lussac). Timbang kembali seluruh alat dan hasil reaksi tersebut. Bagaimana dengan massa zat-zat pada reaksi itu? Penelitian tentang massa zatzat pada reaksi telah dicoba sejak dulu. KEGIATAN 4. dan Hipotesis Avogadro. larutanKI Dari kegiatan tersebut didapat data percobaan seperti pada Tabel 4.1. Tabel 4. Sumbat labu kemudian timbang.P ada awal abad ke-18 para ilmuwan telah melakukan percobaan-percobaan yang mempelajari secara kuantitatif susunan zat dari beberapa reaksi kimia. Hukum Perbandingan Tetap (Proust). Mereka menemukan adanya keteraturan-keteraturan yang dinyatakan sebagai hukum-hukum dasar kimia.630 Massa sesudah reaksi PbI2 dan KNO3 (gram) 3.970 6.970 6.315 4.630 1. tabung reaksi berisi Pb(NO3)2 3. 4. Percobaan Massa sebelum reaksi Pb(NO3)2 + KI (gram) 3. 3. Hukum Kekekalan Massa benang 2. 5. Hukum dasar kimia yang akan dibahas di sini adalah Hukum Kekekalan Massa (Lavoisier).

Percobaan-percobaan ini telah dilakukan ahli kimia sejak zaman dulu. Teori flogiston itu hilang setelah Antoine Laurent Lavoisier (1743 – 1794) seorang ilmuwan Perancis menerbitkan bukunya berjudul Traite Elementaire de Chemie. dan tulis persamaan reaksinya. jumlah massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama. Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust) Garam dapur atau natrium klorida merupakan suatu senyawa yang sangat berguna untuk kesehatan tubuh kita.60 Belerang (gram) .15 0.....24 0.30 . “Sesuatu” itu disebut “flogiston”.Berdasarkan percobaan tersebut dapat diketahui massa zat sebelum dan sesudah reaksi tidak ada perubahan. sehingga tidak ada hasil reaksi yang keluar dari tempat tersebut.. 4.40 Massa sesudah reaksi Tembaga(II) sulfida (gram) 0. Latihan 4... lengkapi. Massa sebelum reaksi No.. juga membuat makanan menjadi enak rasanya.60 . Lavoisier mengemukakan bahwa jika suatu reaksi kimia dilakukan dalam tempat tertutup. ternyata massa zat sebelum reaksi dan sesudah reaksi adalah tetap.36 . 94 Kimia Kelas X SMA dan MA . 0. Sampai pertengahan abad ke-18 para ahli kimia masih menduga bahwa sebagian massa zat ada yang hilang setelah terjadinya reaksi kimia. Hukum Kekekalan Massa. seperti pembakaran kayu akan menghasilkan abu yang rapuh dan ringan dibandingkan dengan kayu yang dibakar sebelumnya. 2.20 0.. Dalam buku itu.. 3. Tembaga (gram) 0. Inilah yang disebut sebagai Hukum Kekekalan Massa... 1. B. 0. 0. Mereka menduga bahwa sesuatu telah menghilang pada saat pembakaran.1 Berkut ini tabel reaksi antara tembaga dan belerang (sulfur) yang menghasilkan tembaga(II) sulfida berdasarkan Hukum Kekekalan Massa. Salin tabel. Unsur-unsur pembentuk natrium klorida yaitu logam natrium dan gas klor yang masing-masing memiliki sifat yang berbeda. berbunyi: Dalam setiap reaksi kimia.

Grafik yang didapat berupa garis linier.1 Grafik antara massa Fe dengan massa S Massa S Hukum Perbandingan Tetap berbunyi: Perbandingan massa unsur-unsur penyusun suatu senyawa selalu tetap.32 0. 1. Bagaimanakah perbandingan massa unsur-unsur pembentuk senyawa? Untuk mempelajarinya.4 0. 3. berarti perbandingan massa Fe 0.7 dan S pada FeS adalah tetap.3 bandingan massa dari unsur-unsur 0.Logam natrium apabila direaksikan dengan air dapat meledak.42 0.28 0.40 Tentukan perbandingan antara massa Fe dan S pada masing-masing percobaan! Bagaimana perbandingan Fe dan S pada senyawa FeS? Berdasarkan data di atas. 4.49 0.2 0.77 0.6 Joseph Louis Proust (1754 – 0. Massa Senyawa FeS (gram) Massa Logam Fe (gram) Massa S (gram) No. Gas klor dalam jumlah yang cukup apabila terisap pada saat bernapas dapat menimbulkan iritasi pada selaput lendir hidung. Massa Fe Gambar 4. lakukan kegiatan berikut! KEGIATAN 4. Kalau data tersebut dibuat grafik.1 percobaan-percobaan yang kemudian dikenal sebagai Hukum Perbandingan 0. 1.5 1826) adalah ilmuwan yang pertama 0. 0. Jadi.11 0.2 Interpretasi Data Hukum Perbandingan Tetap Perhatikan data massa besi dan belerang pada senyawanya yaitu besi belerang atau besi sulfida berikut ini. akan terlihat seperti Gambar 4.1 0.88 1.3 0.66 0. Hukum Dasar Kimia 95 .1.71 0.24 0. 0.5 0. ternyata perbandingan massa besi dan belerang pada senyawa besi belerang tetap yaitu 7 : 4. suatu senyawa merupakan zat baru yang sifatnya berbeda dengan unsurunsur pembentuknya.4 menemukan fakta tentang per0.6 0. 2.56 0.7 Tetap.2 dalam senyawa dengan melakukan 0. 2.

757 1.399 0.66 gram Karbon 1 gram 1 gram karbon monoksida karbon dioksida Dari data ternyata perbandingan massa oksigen yang terikat oleh karbon dengan massa yang sama yaitu 1 : 2. Hukum Kelipatan Perbandingan (Hukum Dalton) Beberapa unsur dapat membentuk senyawa dengan berbagai perbandingan. Tabel 4.2 Data perbandingan massa oksigen pada senyawa CO dan CO2 Rumus Senyawa Massa Senyawa Massa Unsur pada Senyawa Oksigen CO CO2 2.66 gram 1. c. Dalton mengemukakan suatu pernyataan yaitu sebagai berikut.33 gram 3.149 1. Perbandingan massa oksigen pada CO dan CO2 dapat diilustrasikan seperti Gambar 4.2.357 A B C a. Perbandingan ini merupakan perbandingan yang sederhana.263 0.020 1. Apakah data tersebut sesuai dengan hukum perbandingan tetap? Jelaskan! Tulis reaksi pada percobaan tersebut! C.2 Ilustrasi kelipatan perbandingan pada CO dan CO2 96 Kimia Kelas X SMA dan MA .382 Massa natrium (gram) 0. Pada suatu penelitian. Data beberapa percobaannya adalah sebagai berikut.Latihan 4. Tentukan perbandingan massa natrium dengan massa oksigen pembentuk senyawa pada setiap percobaan. Sampel Massa senyawa (gram) 1.025 Massa oksigen (gram) 0.548 1. didapat data sebagai berikut. misalnya karbon dengan oksigen dapat membentuk karbon monoksida dan karbon dioksida dengan rumus CO dan CO2.33 gram 2. Dari beberapa penelitian terhadap senyawasenyawa yang membentuk lebih dari satu rumus. b. Massa karbon sama Perbandingan massa oksigen 1 : 2 Sumber: Silberberg. Chemistry :The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 4.2 Logam natrium jika direaksikan dengan gas oksigen akan dihasilkan natrium oksida.

perbandingan massa O yang diikat adalah 1 : 2.Jika ada dua senyawa yang dibentuk dari dua unsur yang sama dan massa satu unsur pada kedua senyawa itu sama maka massa unsur yang lainnya mempunyai angka perbandingan yang sederhana dan bulat. Sekarang coba kamu perhatikan data pada Tabel 4. ini merupakan bilangan bulat dan sederhana. Massa Pembentuk (gram) Senyawa N NO NO2 21 28 O 24 64 Buktikan apakah kedua rumus senyawa tersebut memenuhi Hukum Kelipatan Perbandingan? Penyelesaian: Jika massa N pada senyawa NO disamakan dengan massa N pada NO2 yaitu 28. Bagaimana cara menentukan berlakunya Hukum Kelipatan Perbandingan pada beberapa senyawa.3. Tabel 4. Perbandingan massa N dan O dalam senyawa NO dan NO2 adalah sebagai berikut. jika tidak ada massa unsurnya yang sama? Perhatikan contoh berikut. maka massa O pada NO dapat dihitung sebagai berikut: 28 x 24 gram = 32 gram 21 Hukum Dasar Kimia 97 . Pernyataan Dalton ini disebut juga Hukum Dalton atau Hukum Kelipatan Perbandingan.3 Perbandingan massa oksigen pada senyawa H2O dan H2O2 Massa Pembentuk Senyawa (gram) Senyawa I II Air Hidrogen peroksida Nama Rumus H H2O H2O2 10 10 O 80 160 OI : OII = 1 : 2 Perbandingan Massa Unsur Pada data tersebut dapat dilihat. untuk massa H yang sama. Contoh Soal 1.

% Massa Unsur Senyawa P I II 80 66.5 98 Kimia Kelas X SMA dan MA . 5 Massa Q = x 100 gram = 33. 2. 5 x 100 gram = 66.5 Apakah rumus senyawa sesuai dengan Hukum Kelipatan Perbandingan? Penyelesaian: Dimisalkan massa senyawa = 100 gram.5 gram 100 Data menjadi: Massa P = Massa Unsur (gram) Senyawa P I II 80 66.5 gram 100 33.5 Q 20 33.Perbandingan massa menjadi: Massa Pembentuk (gram) Senyawa N NO NO2 28 28 O 32 64 Dari perbandingan ini untuk perbandingan massa N yang sama ternyata perbandingan massa oksigennya 32 : 64 atau 1 : 2 yang merupakan bilangan bulat dan sederhana. Jadi. Dua buah senyawa dibentuk oleh unsur NO dan NO2 dengan perbandingan massa sebagai berikut. maka Untuk senyawa I 80 Massa P = x 100 gram = 80 gram 100 20 Massa Q = x 100 gram = 20 gram 100 Untuk senyawa II 66. kedua rumus ini memenuhi Hukum Kelipatan Perbandingan.5 Q 20 33.

Pada senyawa pertama yang massanya 79. 33.5 g Cu. .. ... HI : HII = ... : . . . . sisanya S.. Masukkan hasil analisis tersebut pada tabel seperti berikut dan tentukan perbandingan massanya. Pada senyawa kedua yang massanya 47.5 g mengandung 63.Supaya salah satu unsur massanya sama. . Perbandingan Massa Apakah kedua senyawa ini memenuhi Hukum Dalton? 2. Massa Senyawa C I II . Analisis dua buah senyawa yang terdiri dari karbon dan hidrogen memberikan hasil-hasil sebagai berikut. misalnya unsur Q disamakan menjadi 20 gram. 5 Sehingga data tersebut menjadi: Massa Unsur (gram) Senyawa P I II 80 40 Q 20 20 Untuk massa Q yang sama perbandingan PI dan PII adalah 2 : 1.5 gram = 40 gram.. Jadi.3 Selesaikan soal-soal berikut! 1. yang merupakan bilangan bulat dan sederhana.. • Senyawa pertama terdiri dari 24 gram karbon dan 6 gram hidrogen. : . Latihan 4. maka : massa P pada senyawa II = 20 x 66.71 g mengandung 16 g S sisanya Cu. . rumus senyawa tersebut memenuhi Hukum Kelipatan Perbandingan... .. H . Cu dan S membentuk dua senyawa. • Senyawa kedua terdiri dari 24 gram karbon dan 4 gram hidrogen. CI : CII = . Apakah kedua senyawa tersebut memenuhi hukum Dalton? Hukum Dasar Kimia 99 .. . .

Chemistry :The Molecular Nature of Matter and Change D. Ia menemukan bahwa pada suhu dan tekanan yang sama. Perhatikan Gambar 4. Perbandingan volum gas-gas pada reaksi sesuai dengan perbandingan koefisien reaksinya. H2(g) + 1 vol 2 NH3(g) 2 vol Cl2(g) 1 vol N2(g) 1 vol 2 HCl(g) Perbandingan volum H2 : Cl2 : HCl = 1 : 1 : 2 2 vol + 3 H2(g) 3 vol Perbandingan volum NH3 : N2 : H2 = 2 : 1 : 3 100 Kimia Kelas X SMA dan MA .3.INFO KIMIA John Dalton (1766 – 1843) John Dalton adalah seorang guru matematika di Menchester Inggris. General Chemistry Gambar 4. Pada tahun 1808 Josep Louis Gay Lussac dari Perancis menyelidiki hubungan antara volum gas-gas dalam suatu reaksi kimia. perbandingan volum gas-gas yang bereaksi dan gas hasil reaksi merupakan bilangan bulat dan sederhana. 1. ia berhasil menyusun suatu teori tentang atom.3 Dua volum hidrogen dan satu volum oksigen menghasilkan dua volum air Dari data percobaan tersebut Gay Lussac menyimpulkan: Pada temperatur dan tekanan yang sama. Ia mempelajari sendiri ilmu-ilmu Kimia dan Meteorologi. + hidrogen oksigen air Sumber: Ebbing. Sebagai seorang pemikir. Pernyataan ini dikenal sebagai Hukum Perbandingan Volum. Berdasarkan data yang telah ada sampai pada waktu itu merumuskan Hukum Kelipatan Perbandingan. Berikut contoh perbandingan volum pada reaksi-reaksi gas pada kondisi (suhu dan tekanan) yang sama. Sumber: Silberberg. Hukum Perbandingan Volum (Gay Lussac) Dalton berhasil menyelidiki hubungan massa antara zat-zat yang membentuk suatu senyawa. satu volum gas oksigen bereaksi dengan dua volum gas hidrogen menghasilkan dua volum uap air . 2.

volum gas O2 yang diperlukan. kita dapat menghitung volum gas pada suatu reaksi. C3H8 bereaksi dengan gas oksigen menghasilkan karbon dioksida dan uap air.Hukum ini hanya berlaku untuk reaksi-reaksi gas yang susunan molekulnya sederhana. dan volum uap air yang dihasilkan = 8 liter. Berdasarkan hukum ini. jika volum salah satu gas diketahui. 5 x volum C3H8 1 5 x 2 liter = 10 liter 1 Menghitung volum gas CO2 Untuk menghitung volum CO2 buat perbandingan volum C3H8 : volum CO2 Volum C3H8 : volum CO2 = 1 : 3 Maka: Volum CO2 x 1 = 3 x volum C3H8 Volum CO2 = 3 x 2 liter = 6 liter 1 c. b. Penyelesaian: Persamaan reaksi setara: C3H8(g) + 5 O2(g) 3 CO2(g) + 4 H2O(g) Perbandingan volum C3H8 : O2 : CO2 : H2O = 1 : 5 : 3 : 4. c. Menghitung volum uap air Untuk menghitung volum uap air buat perbandingan volum C3H8 : H2O(g) Volum C3H8 : volum uap air = 1 : 4 Maka: Volum uap air x 1 = 4 x volum C3H8 Volum uap air = 4 x 2 liter = 8 liter 1 Jadi. Hukum Dasar Kimia 101 . Hukum perbandingan volum ini diperoleh semata-mata dari hasil percobaan. a. Tentukan: a. volum gas CO2 yang dihasilkan. Contoh Soal Dua liter gas propana. Perhatikan contoh soal berikut. volum gas CO2 yang dihasilkan = 6 liter. volum uap air yang dihasilkan. Menghitung volum gas O2 Untuk menghitung volum O2 buat perbandingan volum C3H8 : volum O2 Volum C3H8 : volum O2 = 1 : 5 Maka: Volum O2 x 1 = 5 x volum C3H8 Volum O2 = = b. volum O2 yang diperlukan adalah 10 liter.

688 x 1022 2. Berapa volum gas hasil reaksi pada suhu kamar? E. perhatikan data percobaan penentuan jumlah molekul beberapa gas pada volum 1 L serta suhu dan tekanan standar (0 C. Gas CO dan oksigen dapat bereaksi membentuk gas CO2. Hipotesis Avogadro Pada tahun 1811. seorang ahli fisika dari Italia bernama Amadeo Avogadro berpendapat bahwa ada hubungan antara jumlah partikel-partikel dalam gas dan volum gas.4 Data percobaan pengukuran volum pada suhu dan tekanan standar Nama Oksigen Nitrogen Karbon dioksida Massa (gram) 1. 102 Kimia Kelas X SMA dan MA . Hipotesis Avogadro berbunyi: Pada temperatur dan tekanan yang sama.688 x 1022 Dari data tersebut ternyata dalam volum yang sama dan keadaan yang sama terdapat jumlah molekul yang sama pula. Berdasarkan hipotesis tersebut kamu dapat menentukan jumlah molekul gas lain. 10 liter gas CO dan 8 liter gas oksigen.4 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Untuk memahaminya.460 1. 25 liter gas CO dan 10 liter gas oksigen? 2. 5 liter gas oksigen. Berapa liter gas CO2 dapat diperoleh pada keadaan yang sama jika digunakan: a. jika volumnya diketahui. Tabel 4. c. yang dikenal sebagai Hukum Avogadro. Hipotesis ini dijadikan suatu hukum. 76 cmHg) pada Tabel 4.4. semua gas pada volum yang sama mengandung jumlah molekul yang sama pula.688 x 1022 2.5 liter gas oksigen direaksikan membentuk air. b.961 Volum (L) 1 1 1 Jumlah Molekul 2. yang tidak bergantung pada jenis gas.250 1. 10 liter gas hidrogen dan 7.Latihan 4. Untuk lebih mamahaminya perhatikan contoh soal berikut.

Amati jumlah molekul pada diagram berikut.1022 molekul = 6.1022 molekul. + H2(g) Cl2(g) HCl(g) Sumber: Ebbing. Reaksinya dapat ditulis: H2(g) + Cl2(g) 2 HCl(g) Molekul H2 1 : Molekul Cl2 1 : Molekul HCl 2 Sumber: Ebbing. berapa molekul gas hidrogen yang diperlukan dan berapa molekul gas NH3 yang dihasilkan? Hukum Dasar Kimia 103 . 1 Bagaimana perbandingan jumlah molekul zat pada reaksi gas? Jika satu volum gas hidrogen direaksikan dengan satu volum gas klor akan dihasilkan dua volum gas hidrogen klorida dengan perbandingan 1 : 1 : 2. Contoh Soal Gas nitrogen dan gas hidrogen dapat bereaksi membentuk gas amoniak (NH3) pada keadaan tekanan dan suhu yang sama. maka perbandingan jumlah molekul pada reaksi ini sama dengan perbandingan koefisien reaksinya. General Chemistry Gambar 4.Contoh Soal Pada suhu dan tekanan tertentu dalam 1 L gas O2 terdapat 3 x 1022 molekul. General Chemistry Gambar 4.4 Reaksi H2 dan Cl2 Perbandingan molekul H2: Cl2 : HCl adalah 5 : 5 : 10 = 1 : 1 : 2 atau 1 molekul gas hidrogen dengan 1 molekul gas klor akan menghasilkan 2 molekul gas hidrogen klorida.5 Perbandingan molekul H2 : Cl2 : HCl Berdasarkan uraian tentang hipotesis ini. Jika 40 molekul gas nitrogen. Berapa jumlah molekul yang terdapat di dalam 2 liter gas CO2 pada suhu dan tekanan tersebut? Penyelesaian: Jumlah molekul CO2 = 2 x 3.

Unsur A + Unsur B Senyawa I: AB Senyawa II: A2B3 Massa unsur A sama. Dua liter gas metana dibakar menurut reaksi CH4(g) + 2 O2(g) CO2(g) + 2 H2O(g). Pada suhu dan tekanan yang sama. 100 molekul gas nitrogen direaksikan dengan 300 molekul gas oksigen menghasilkan oksida nitrogen. Tentukan rumus oksida nitrogen yang dihasilkan! 2. Unsur A + Unsur B 3. Latihan 4.000 molekul. maka massa unsur BI : BII = 2 : 3 2. gas H2 yang diperlukan adalah 120 molekul dan NH3 yang terjadi adalah 80 molekul. tentukan jumlah molekul gas CO2 dan gas H2O yang dihasilkan! Rangkuman 1. Senyawa C Massa A: massa B selalu tetap membentuk senyawa C Hukum Kelipatan Perbandingan (Hukum Dalton) berbunyi jika ada dua senyawa yang dibentuk dari dua unsur yang sama dan massa satu unsur pada kedua senyawa itu sama maka massa unsur yang lainnya mempunyai angka perbandingan yang sederhana dan bulat. Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier) berbunyi jumlah massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama.Penyelesaian: Reaksi Perbandingan koefisien Perbandingan volum Gas H2 yang diperlukan Gas NH3 yang terjadi : : : : : N2(g) 1 1 vol 3 1 2 1 + : : 3H2(g) 3 3 vol : : 2 NH3(g) 2 2 vol x 40 molekul = 120 molekul x 40 molekul = 80 molekul Jadi. Jika dalam 1 liter gas metana terdapat 100. Zat A + Zat B Zat C Massa A + B = massa C Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust) berbunyi perbandingan massa unsur-unsur penyusun dalam tiap senyawa selalu tetap. 104 Kimia Kelas X SMA dan MA .5 Selesaikan soal-soal berikut! 1.

Penemu A. Lavoisier Gay Lussac Avogadro Proust Dalton Nama Hukum Kelipatan Perbandingan Kekekalan Massa Perbandingan Berganda Perbandingan Tetap Kekekalan Massa Jika 24 gram karbon dibakar dengan gas oksigen dalam wadah tertutup rapat. P dan T sama: A2 + B2 2AB Jumlah molekul A2 : Jumlah molekul B2 : Jumlah molekul AB 1:1:2 5. semua gas pada volum yang sama mengandung jumlah molekul yang sama pula. lebih besar dari 24 gram C. 1 volum gas A + 1 volum gas B 2 volum gas C Volum A : Volum B : Volum C = 1 : 1 : 2 Hukum Avogadro berbunyi pada temperatur dan tekanan yang sama. Kata Kunci • • • • • • Hukum dasar kimia Hukum kekekalan massa (Hukum Lavoisier) Hukum perbandingan tetap (Hukum Proust) Hukum kelipatan perbandingan (Hukum Dalton) Hukum perbandingan volum (Hukum Gay Lussac) Hukum Avogadro Evaluasi Akhir Bab A. Pernyataan yang tepat tentang penemu dan nama hukum dasar kimia yang ditemukannya adalah . Pilihlah salah satu jawaban yang benar. 1. . .4. D. E. tidak dapat diramalkan Hukum Dasar Kimia 105 . 2. . lebih kecil dari 24 gram D. . C. kurang lebih sama dengan 24 gram E. sama dengan 24 gram B. . B. maka hasil reaksinya . Hukum Perbandingan Volum (Hukum Gay Lussac) berbunyi pada temperatur dan tekanan yang sama perbandingan volum gas-gas yang bereaksi dan gas hasil reaksi merupakan bilangan bulat dan mudah. A. .

2 : 9 4. 2 B. 150 E. Berapa mol oksigen.. 2 Suatu unsur A bersenyawa dengan unsur B menghasilkan senyawa yang rumus molekulnya A2B. . O2 . . A. 10 D. 75 C. 1 : 8 E. .3. 1 : 4 B.. 6. Jika 100 atom A dicampur dengan 200 atom B. A. 5 n C. A. 100 D. 200 Pada P dan T tertentu 2 liter gas NO mengandung 4n molekul. . 1 : 6 D. Data percobaan pembentukan air dari gas hidrogen dan gas oksigen adalah sebagai berikut. 2 n B. yang diperlukan untuk membakar dua mol C4H10(g) dengan sempurna? Reaksi C4H10(g) + O2(g) CO2(g) + H2O(l). 2 : 4 C. maka jumlah molekul A2B dapat dihasilkan pada reaksi itu sebanyak-banyaknya adalah . 8 n D. 106 Kimia Kelas X SMA dan MA . Massa Sisa Massa Hidrogen 4 gram 5 gram 6 gram Massa Oksigen 16 gram 32 gram 50 gram Massa H2O 18 gram 36 gram 54 gram Hidrogen 2 gram 1 gram – Oksigen – – 2 gram Dari data di atas. . 8 C. 20 n 5. 50 B. Pada keadaan yang sama 10 liter gas oksigen mengandung jumlah molekul sebanyak . 13 E. 10 n E.. perbandingan massa hidrogen dan oksigen pada air adalah . A. .

Dalton B. N2O3 C. E. NO3 Unsur belerang dan unsur oksigen dapat membentuk dua senyawa yaitu SO2 dan SO3. 2. A. Perbandingan massa magnesium dan oksigen dalam MgO adalah 3 : 2. berapa gram MgO dapat dihasilkan apabila: a. NxOy(g) NO(g) + O2(g). . 1. x 10. 1 : 2 E. . Proust D. . Avogadro E. 2 : 3 100 mL gas oksigen mengandung x molekul. . Pernyataan tersebut dikemukakan oleh . Tentukan rumus senyawa NxOy tersebut. Diketahui 2 liter gas nitrogen (25 C. Senyawa SO2 mengandung 50% belerang dan senyawa SO3 mengandung 40% belerang. 1 atm) bereaksi dengan 3 liter gas oksigen (25 C. 5 : 6 C. 8 gram Mg direaksikan dengan 4 gram O. N2O E. NO2 D. . . Lavoisier C. . 1 atm). . membentuk 2 liter gas NxOy (25 C. B. . . Gay Lussac B. . 6 gram Mg direaksikan dengan 6 gram O? Pada keadaan tertentu ternyata 100 mL gas NxOy terurai menjadi 100 mL gas NO dan 50 mL gas O2 dengan reaksi sebagai berikut. . Massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama. b. Jumlah molekul di dalam 100 mL gas karbon dioksida pada kondisi yang sama adalah .7. Untuk kedua senyawa itu berlaku Hukum Kelipatan Perbandingan maka perbandingan massa oksigen adalah . 6 gram Mg direaksikan dengan 4 gram O. Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat. A. 8 x 4 11 x 4 8 x 11 C. 4 : 5 B. A. NO B. 4 x 11 8. D. c. 1 : 1 D. Hukum Dasar Kimia 107 . 9. A. 1 atm). Rumus molekul NxOy adalah .

Ada beberapa ahli yang berjasa pada penemuan ini. majalah atau ensiklopedia. Karbon dan oksigen dapat membentuk dua buah senyawa dengan massa karbon dalam senyawa-senyawa tersebut masing-masing 3 bagian dan 4 7 6 bagian. Cobalah cari informasi tentang penemu hukum-hukum ini secara lengkap. Informasi bisa didapat dari buku-buku. Apakah kedua senyawa itu memenuhi hukum kelipatan perbandingan? T u g a s Hukum dasar kimia sangat penting bagi pemecahan masalah pada ilmu kimia dan ilmu pengetahuan alam lainnya.3. bagaimana sejarahnya sampai mendapatkan penemuan-penemuan yang berharga untuk memotivasimu dalam belajar kimia. internet. Buat laporannya dengan singkat! 108 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change Jumlah permen dalam stoples dapat diketahui jika berat dari satu permen dan seluruh permen diketahui. 4. 2. massa.Bab V Perhitungan Kimia Sumber: Silberberg. menentukan Ar suatu atom dan Mr suatu senyawa. Perhitungan Kimia Perhitungan Kimia 109 109 . Cara itu digunakan ahli kimia untuk menentukan sejumlah zat-zat atau jumlah partikel pada unsur atau senyawa. 3. dan volum. menerapkan konsep mol dalam berbagai perhitungan kimia. menjelaskan hubungan mol dengan jumlah partikel. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. menjelaskan pengertian mol.

PETA KONSEP Perhitungan Kimia berupa Perhitungan Massa berdasarkan Peritungan Volum berdasarkan untuk gas dapat menggunakan Penentuan Rumus Kimia berdasarkan Massa Molar Persamaan Reaksi Pereaksi Pembatas Volum Molar untuk gas bergantung Rumus Empiris Rumus Molekul menentukan menggambarkan bergantung perbandingan pada jumlah jumlah bergantung pada adalah massa tiap adalah volum tiap Mol Kondisi Gas Hukum Perbandingan Volum diterangkan dengan dalam Massa Atom Relatif Massa Molekul Relatif Massa Rumus Relatif tiap unitnya mengandung partikel zat sebanyak Keadaan Standar Hipotesis Avogadro mendasari perhitungan Tetapan Avogadro mendasari perhitungan 110 Kimia Kelas X SMA dan MA .

plastik. dan obatobatan. Pada bab ini akan dibahas tentang massa atom relatif (Ar) dan massa molekul relatif (Mr). penelitian-penelitian kimia. massa rumus relatif. serta perhitungan kimia dengan pereaksi pembatas. juga dalam pembuatan produk kimia secara industri seperti pupuk. Perhitungan kimia selalu menerapkan hukum-hukum dasar ilmu kimia sehingga diperlukan pemahaman persamaan reaksi. Massa Atom Relatif dan Massa Molekul Relatif Massa atom relatif (Ar) menyatakan perbandingan massa atom unsur dengan massa atom C-12 atau secara matematik ditulis: Ar = Massa 1 atom unsur 1 12 massa 1 atom C . massa atom relatif dari beberapa unsur dapat dilihat pada Tabel 5. molekul senyawa.8 63. P A. penerapan hukum Gay Lussac dan Avogadro. detergen.1.5 80 127 197 226 238 Sumber: Ebbing. Perhitungan Kimia 111 .12 Pada bab I. juga hubungan mol dengan massa zat dan volum. General Chemistry Molekul atom relatif suatu unsur diperlukan untuk menentukan massa molekul relatif suatu senyawa baik yang berupa molekul unsur. massa atom relatif unsur telah dibahas dan berdasarkan perhitungan dengan rumus di atas. konsep mol dengan berbagai cara penentuan massa dan volum.erhitungan kimia sangat diperlukan dalam melakukan berbagai reaksi untuk percobaan-percobaan di laboratorium.1 Massa atom relatif beberapa unsur Unsur Nitrogen Natrium Magnesium Aluminium Silikon Kalium Kalsium Lambang N Na Mg Al Si K Ca Ar 14 23 24 27 28 39 40 Unsur Titanium Tembaga Brom Barium Emas Radium Uranium Lambang Ti Cu Br Ba Au Ra U Ar 47. Massa molekul relatif dinyatakan dengan Mr. konsep mol dalam perhitungan kimia. Tabel 5. massa atom relatif. dan senyawa ion.

2 Massa molekul relatif beberapa senyawa Senyawa Air Glukosa Rumus Molekul H2O C6H12O6 Ar Mr H = 1.5) = 58. Massa rumus relatif beberapa senyawa ion dapat dilihat pada Tabel 5.5 Untuk senyawa yang terdiri dari ion-ion seperti natrium klorida (NaCl) dan kalium nitrat (KNO3).3.5) = 36. Tabel 5. Tabel 5. cara untuk menentukan massa rumus relatif senyawanya sama dengan perhitungan massa molekul relatif.5 Cl = 35. berikut ini dapat dilihat massa molekul relatif beberapa senyawa. CO(NH2)2 = (1 x ArC) + (1 x ArO) + (2 x ArN) + (4 x ArH) Mr CO(NH2)2 = (1 x 12) + (1 x 16) + (2 x 14) + (4 x 1) = 60 Berdasarkan perhitungan seperti di atas.Massa molekul relatif dapat dinyatakan dengan menjumlahkan massa atom relatif atom-atom unsur pembentuk senyawa. Contoh Soal Tentukan Mr dari urea dengan struktur: H N H C N H H O Penyelesaian: Massa molekul relatif urea.5 (6 x 12) + (12 x 1) + (6 x 16) = 180 Asam klorida HCl (1 x 1) + (1 x 35.3 Massa rumus relatif beberapa senyawa ion Senyawa Natrium klorida Rumus Senyawa Ar Unsur NaCl Massa Rumus Relatif Na = 23 (1 x 23) + (1 x 35.5 K = 39 N = 14 O = 16 (1 x 39) + (1 x 14) + (3 x 16) = 101 Kalium nitrat KNO3 112 Kimia Kelas X SMA dan MA . Perhatikan perhitungan massa atom relatif pada contoh soal berikut. O = 16 (2 x 1) + 16 = 18 C = 12 H=1 O = 16 H=1 Cl = 35.

C2H5OH i. H. dan Cl = Perbandingan N : H : Cl = 1 : 4 : 1 Rumus empiris = NH4Cl Perhitungan Kimia 26.87 113 . Penentuan Rumus Kimia Senyawa Berdasarkan Ar dan Mr Berdasarkan Ar. Na2S2O3.2% nitrogen. H. Cl = 35. a. kamu dapat menentukan rumus kimia senyawa dengan langkah-langkah sebagai berikut. dan persentase unsur-unsur pembentuk senyawa. Bagi % massa dengan Ar unsur tersebut. Cl2 f. HNO3 k.28 = 2:1 Penyelesaian: Perbandingan % massa N. 1. NaOH m.87 : 7.56 : 1. Tuliskan perbandingan % massanya. Mr. 3 : : 35. S = 32). Tentukan rumus empiris dari senyawa yang mengandung 59% natrium dan 41% belerang! (Ar Na = 23. Agar lebih memahami.3% Perbandingan jumlah unsur N. Penyelesaian: Perbandingan % massa Na dan S = 59% : 41% Perbandingan jumlah unsur Na dan S = Perbandingan unsur Na dan S = 2 : 1 Rumus empiris = Na2S 2. C2H2 h. HClO4 l.5). O2 e. K2Cr2O7 c.3% klor.Latihan 5. 7. Al(OH)3 o. Ca3(PO4)2 b. 2 7.2% : 7. 5 66.5 H2O B.5 : 1. Bagi dengan angka terkecil sehingga didapat perbandingan yang sederhana.5% : 66.1 Tentukan massa molekul relatif dan massa rumus relatif dari senyawa berikut. 26. CuSO4. 2. H2SO4 j. H = 1. P4 g. 5 14 1 = 1. 3. 59 41 : 23 32 = 2. dan Cl = 26. 4. Contoh Soal 1. Al2(SO4)3 p. Tuliskan lambang unsur. perhatikan contoh soal berikut.5% hidrogen! (Ar N = 14. Tentukan rumus empiris dari senyawa yang mengandung 66. sehingga didapat perbandingan jumlah unsur-unsur. Ca(OH)2 n.5 H2O d.

Mol Untuk menyatakan banyaknya suatu benda. jadi sangat sulit menghitungnya. Hubungan Mol dengan Jumlah Partikel Berapa banyak jumlah partikel yang dikandung oleh satu mol zat? Perhatikan hubungan mol dengan jumlah partikel beberapa zat pada tabel berikut.8% oksigen c. 60% magnesium. 40% oksigen b. 47. gros.1023 atom 6. kodi. Bagaimana menentukan mol suatu zat? 1. Apa satuan zat dalam kimia? Zat-zat yang terlibat dalam reaksi kimia tersebut mengandung partikel-partikel seperti atom.Latihan 5. Para ahli kimia menyatakan satuan jumlah zat dalam kimia adalah mol. atau ion. 1 gros banyaknya 144. Tabel 5.2% hidrogen e.4% oksigen C.02 x 1023 atom dan 1 mol senyawa mengandung 6.8% karbon. 62.1023 molekul 2 x 6.9% oksigen d.4 Hubungan mol dengan jumlah partikel beberapa zat Zat Nitrogen Besi Air Urea Amoniak Rumus N2 Fe H2O CO(NH2)2 NH3 Jumlah Mol 1 mol 1 mol 1 mol 2 mol 2 mol Jumlah Partikel 6. 52. 20. dan rim.3% nitrogen. 1 lusin banyaknya 12. 13.0% hidrogen. maka jumlah partikel yang banyak itu diungkapkan dengan satuan jumlah.02. 34. 33.6% oksigen.1023 molekul 6.02.3% natrium.02. 2. 46.02.02 x 1023 partikel zat 114 Kimia Kelas X SMA dan MA . molekul. 35.02 x 1023 molekul atau ditulis: 1 mol zat mengandung 6. sehari-hari dikenal satuan lusin.02. 57.1023 molekul 2 x 6.1023 molekul Dari data tersebut ternyata 1 mol unsur mengandung 6.2 Tentukan rumus empiris senyawa dengan perbandingan massa unsur-unsur pembentuknya sebagai berikut.5% besi. a.1% karbon. dan 1 rim banyaknya 500. Agar tidak mengalami kesulitan. 1 kodi banyaknya 20. Bayangkanlah bahwa 1 gram besi mengandung lebih dari 1020 butir-butir atom besi dan 1 mL air mengandung lebih dari 1020 molekul air.

Jumlah partikel = mol x N Mol ditentukan dengan membagi jumlah partikel dengan tetapan Avogadro.1023 atom mol–1 = 12.1021 6.1021 molekul.1023 atom 2. mol xN :N Untuk memahami cara mengubah satuan mol ke jumlah partikel dan sebaliknya. Penyelesaian: H2O terdiri dari 2 atom H dan 1 atom O Jumlah atom hidrogen = 2 x 2 mol x 6. Berapa mol karbon monoksida yang mengandung 6. Tentukan jumlah atom besi yang terdapat dalam 0.04.02 x 1023 atom karbon.Berdasarkan perhitungan yang dilakukan Johan Loschmidt (1865) para ahli kimia menetapkan bahwa satu mol zat mengandung partikel zat sebanyak yang dikandung oleh 12 gram atom karbon–12. jumlah partikel Contoh Soal 1.02.02 .08. jumlah partikel dapat dihitung dengan mengalikan mol dan tetapan Avogadro. Penyelesaian: mol CO = 6. dalam kenyataannya terkenal sebagai tetapan Avogadro dengan lambang N.02. Dari percobaan yang dilakukan diketahui bahwa dalam 12 gram atom C–12 terdapat 6.1023 atom mol–1 = 24.1023 atom 3.1023 = 0. Tetapan Avogadro (N) = 6. Untuk mengubah satuan mol ke jumlah partikel atau sebaliknya dapat digunakan cara seperti berikut ini. Penyelesaian: Jumlah atom besi = 0.02 x 1023 dikemukakan oleh Johan Loschmidt.02 x 1023 Jadi.1023 atom mol–1 = 3. Walaupun angka 6.5 mol x 6.1023 atom Jumlah atom oksigen = 1 x 2 mol x 6. 02.5 mol besi.01. 02.02. perhatikan contoh soal berikut ini. Hitung jumlah masing-masing atom yang terdapat di dalam 2 mol H2O.01 mol Perhitungan Kimia 115 .

2.5 mol glukosa. 5. ArC = 12.51 x 1022 atom magnesium.08. 3. • Untuk mengubah massa menjadi mol atau sebaliknya dapat digunakan cara: Menghitung massa dari mol: • massa molar 1 mol Menghitung mol dari massa: Massa = jumlah mol x Jumlah mol = massa x 1 mol massa molar 116 Kimia Kelas X SMA dan MA . jumlah mol dari 24. Hubungan Mol dengan Massa Untuk melakukan reaksi dengan tepat. perhatikan data di bawah ini! Tabel 5. Adakah hubungan massa zat dengan konsep mol? Berdasarkan hasil eksperimen dalam 12 gram karbon-12 terdapat 6. biasanya dilakukan pengukuran terhadap massa zat-zat yang akan direaksikan. berarti 1 mol karbon memiliki massa 12 gram. jumlah atom dalam 2 mol logam emas. maka massa molar karbon sama dengan ArC yang dinyatakan dalam gram. Massa 1 mol karbon disebut massa molar karbon.3 Hitunglah: 1. jumlah mol dari 4. 4.1025 molekul air. jumlah molekul glukosa dalam 0. Atom karbon yang jumlahnya 6.02 x 1023 ini sama dengan 1 mol karbon.5 Data penentuan massa molar Nama Besi Magnesium Belerang Air Etanol Rumus Fe Mg S H2O C2H5OH Ar atau Mr 56 24 32 18 46 Jumlah mol (mol) 1 1 1 1 1 Massa Molar (gram) 56 24 32 18 46 Pada data di atas terlihat bahwa massa molar zat menunjukkan massa satu mol zat yang dinyatakan dalam gram.Latihan 5. Dengan demikian dapat disimpulkan: Massa molar zat adalah massa 1 mol suatu zat yang sama dengan Ar atau Mr zat itu yang dinyatakan dalam gram.02 x 1023 atom karbon. Untuk memahami pengertian massa molar zat. 2. jumlah atom N dan H yang terkandung di dalam 5 mol NH3.

jumlah atom besi = 6.1 mol Fe 56 gram mol-1 0.02 x 1023 = 6.02 x 1022 atom Fe 1 mol Cara 2 5. Hitung Ar dari X jika 0. 6 gram 5.1 mol Fe = 0. O = 16)? Penyelesaian: Mr C6H12O6 = 180 180 gram = 360 gram 1 mol Jadi.2 mol unsur X massanya 8 gram. Penyelesaian: Cara 1 5. 02 1023 = 0. Massa 2 mol glukosa = 2 mol x 2. Penyelesaian: Cara 1 8 gram X = 0. Ar X = 40.1 mol x 1 mol = 0.1 mol Fe 56 gram 6.1 x 6.6 gram (Ar Fe = 56).02 x 1022 atom 3.2 mol x Ar X gram = 0. H = 1. Ar = Perhitungan Kimia 117 .1 x 6. massa dari 2 mol glukosa = 360 gram. Hitunglah jumlah atom besi dengan massa 5. 2 Jadi.02 x 1022 atom Fe Jadi.6 gram Fe = = 0.2 mol x Ar 8 = 40 0. 2 Cara 2 Massa = mol x Ar 8 gram = 0.02 x 1023 = 6.2 (Ar X) 1 mol Ar X = 8 = 40 0.1 mol Fe = 0. Berapakah massa dari 2 mol glukosa C6H12O6 (Ar C = 12.Bisa juga menggunakan rumus: x Aratau Mr Mol Massa : Ar atau Mr Contoh Soal 1.6 gram x 0.6 gram Fe = 5.

Tentukan jumlah atom N. Tentukan jumlah atom Fe. CH4(g) + 2 O2(g) CaCO3(s) + 2 HCl(aq) CO2(g) + 2 H2O(g) CaCl2(g) + CO2(g) + H2O(l) Bagaimana menentukan volum gas yang terlibat dalam suatu reaksi. Fe2(SO4)3.02 gram Ba3(PO4)2 3. 5. 5. 118 Kimia Kelas X SMA dan MA . dan O pada 66 gram amonium sulfat. bila 1. Data percobaan di bawah ini menunjukkan volum dari beberapa gas pada 273 K (0 C) dan tekanan 76 cmHg (1 atm) untuk setiap 1 mol gas. 1.6 Volum beberapa gas untuk setiap 1 mol gas Nama Oksigen Nitrogen Hidrogen Helium Karbon dioksida Rumus Gas O2 N2 H2 He CO2 Massa Molar (gram) 32 28.4 Untuk menyelesaikan soal berikut lihat Ar unsur pada tabel periodik. Hubungan Mol dengan Volum Reaksi kimia dapat berlangsung dalam fase padat.1 mol CH3COOH c.5 mol senyawa Q mempunyai massa 105 gram? 3. Tabel 5.02 2.02 4. S.434 22. jika diketahui massanya?Untuk perhitungan ini harus diketahui dulu hubungan mol dengan volum pada suhu dan tekanan tertentu.6 gram besi c. S. 10.260 Dari data ini dapat diambil rata-rata volum setiap 1 mol gas pada suhu 0 C dan tekanan 76 cmHg adalah 22.397 22.16 gram gas oksigen d. Perhatikan reaksi berikut. 0. 0. Volum itu disebut volum molar gas.003 44 Volum Molar Gas (liter) 22.5 mol H2SO4 2. Volum molar gas menunjukkan volum satu mol gas pada keadaan standar. atau gas. 4.402 22. Hitunglah berapa mol zat yang mempunyai massa: a. Berapa gram massa dari a.4 liter.5 mol CaCO3 b. H. 2. Berapakah massa molekul relatif senyawa Q.433 22. cair. 2.Latihan 5. dan O pada 4 gram besi(III) sulfat. (NH4)2 SO4. 0.76 gram K2CO3 b.

4 L 5.6 L x = 1 mol 22.25 mol Mol = Perhitungan Kimia 119 . 4 L mol x = 5. 4 L Cara 2 Volum 22. Berapa volum 3 mol gas hidrogen pada STP? Penyelesaian: Volum H2 = 3 mol x 2.6 L 1000 Cara 1 Mol CO2 = 5. 6 L x 1 mol = 0. 4 L = 67. 22.4 L Untuk mengubah mol ke volum atau volum ke mol dapat digunakan faktor konversi sebagai berikut. Volum = mol x 22. 4 L mol-1 = 0. 6 L Mol CO2 = 22.25 mol 22.6 L 32 1 mol Berapa mol gas CO2 terdapat di dalam 5600 mL! Penyelesaian: 5600 mL = 5600 L = 5. 4 L 1 mol x 22.4 L atau Mol : 22.Keadaan standar atau STP (Standar Temperature and Pressure) adalah keadaan pada temperatur 0 C dan tekanan 1 atmosfer. Volum 1 mol gas pada STP = 22.4 L Volum 1 mol mol = volum x 22. 4 L Contoh Soal 1.2 L 1 mol Berapa volum 8 gram gas oksigen pada STP? (Mr O2 = 32) Penyelesaian: Volum O2 = 3. 4 L 5. 8 22.

dengan P = tekanan gas (atm) V = volum (liter) PV = nRT n = jumlah mol R = tetapan gas (0. 2.02 x 1023 Jumlah partikel x 6.6 liter gas O2 c. Latihan 5. volum.8 liter gas CH4 120 Kimia Kelas X SMA dan MA . Hitunglah massa dari gas-gas di bawah ini pada keadaan standar (STP)! a.2 atm. 2. Hubungan ini dapat digambarkan sebagai berikut. demikian pula tekanannya. digunakan tanda bagi (:). dan volum molar. Dalam mengubah massa. massa molar. Untuk tujuan itu dapat digunakan persamaan umum gas sebagai berikut.02 x 1023 x 22.4 L Mol : Ar/Mr : 22. : 6. volum. dan jumlah partikel menjadi mol. 33. T = 27 + 273 = 300 K PV = nRT 0. semuanya dapat dihubungkan dengan bantuan Ar atau Mr.4 L x Ar/Mr Massa Volum (STP) Dalam mengubah mol menjadi massa.2 atm x V = 5 mol x 0. Mol merupakan terminal untuk mengubah suatu satuan menjadi satuan lain. mol.08203 L atm mol–1 K–1) T = temperatur (Kelvin) Contoh Soal Hitung volum 5 mol gas pada tekanan 152 mm Hg dan temperatur 27 C! Penyelesaian: Diketahui: P = 152 mmHg = 0. dan jumlah partikel digunakan tanda kali (x).5 Selesaikan soal-soal berikut! 1. 5. kebanyakan reaksi dilakukan pada suhu kamar (25 C) atau pada suhu yang lebih tinggi.Dalam prakteknya kita jarang mencoba pada keadaan standar tersebut.1 liter gas SO3 b.082 L atm mol–1 K-–1 x 300 K V = 615 L Dari pembahasan tetapan Avogadro.6 liter gas N2 d.

dan konsep mol sangat diperlukan. 4. atau gas. Contoh: 1. Avogadro. Penerapan Hukum Gay Lussac. 5. hukum Gay Lussac. Reaksi: CH4(g) + 2 O2(g) Perbandingan koefisien : 1 : 2 : Perbandingan mol zat : 1 mol CH4 : 2 mol O2 : 2. suhu 273 K dan tekanan 5 atm! 3. D. Reaksi: 2 KClO3(s) Perbandingan koefisien : 2 : Perbandigan mol zat : 2 mol KClO3 : CO2(g) + 2 H2O(g) 1 : 2 1 mol CO2 : 2 mol H2O 2 KCl(s) + 3 O2(g) 2 : 3 2 mol KCl : 3 mol O2 Reaksi kimia melibatkan banyaknya pereaksi dan hasil reaksi. Persamaan reaksi sudah setara. volum (liter). Mengubah massa (gram). Tentukan perbandingan mol zat-zat yang terlibat dalam reaksi. keadaan dimana 1 liter gas NO massanya 1 gram. Perbandingan koefisien reaksi bukan menunjukkan perbandingan volum gas saja tetapi juga menunjukkan perbandingan mol zat dalam reaksi tersebut dalam berbagai fase. 34 gram gas NH3 Berapakah jumlah molekul gas oksigen yang terkandung dalam 1 liter gas oksigen pada suhu 0 C dan tekanan 1 atm? Pada keadaan sama. 11 gram gas CO2 c. b. Hitunglah volum dari gas-gas di bawah ini pada keadaan STP! a. dan Konsep Mol pada Perhitungan Kimia Perhitungan kimia sangat diperlukan dalam menentukan zat-zat yang diperlukan untuk reaksi atau zat-zat yang dihasilkan suatu reaksi. c. 3. Penentuan banyaknya pereaksi dan hasil reaksi dalam suatu persamaan reaksi perlu memperhatikan hal-hal berikut.2. Pereaksi maupun hasil reaksi dapat berwujud padat. Pada hukum Gay Lussac atau hukum perbandingan volum dinyatakan bahwa perbandingan volum gas-gas pada reaksi sesuai dengan koefisien reaksi. keadaan standar. 4 gram gas CO b. berapa massa 5 liter gas CH4. hukum Avogadro. Mol hasil reaksi biasanya ditentukan oleh jumlah mol pereaksi yang habis. dan jumlah partikel menjadi mol. Pada penyelesaian suatu perhitungan. bila 1 liter gas SO2 massanya 8 gram? Hitunglah volum 11 gram gas CO2. cair. 4. Mengubah mol zat ke satuan yang dikehendaki. Perhitungan Kimia 121 . jika diukur pada: a. 2. 1. 100 gram gas SO3 d. Dalam hal ini koefisien reaksi sangat penting.

1 mol 44 Setarakan reaksi : Perbandingan koefisien : Perbandingan mol zat : C3H8(g) + 5 O2(g) 1 : 5 0. b. volum O2 yang bereaksi. hitunglah a. Penyelesaian: 4. hitung a. Contoh Soal 1. Untuk mempersingkat waktu ada cara yang lebih praktis dalam mengerjakan soal tersebut.4 gram pada STP. c. 1 mol Mg sebanding dengan 2 mol HCl 2 mol Mg sebanding dengan 4 mol HCl maka HCl yang bereaksi = 4 mol Mol HCl dapat ditentukan pula dengan cara: Mol HCl = b.1 mol 0.1 x 0. Gas propana C3H8 direaksikan dengan gas oksigen menghasilkan gas karbon dioksida dan air.1 mol : 5 1 : 3 CO2(g) + 4 H2O(l) 3 : 4 3 1 x 0.4 mol 122 Kimia Kelas X SMA dan MA . 4 L x 2 mol Mg x = 44.1 4 1 x 0. volum CO2 yang dihasilkan. massa H2O yang dihasilkan. MgCl2(aq) + H2(g) 1 mol 1 mol 2 mol HCl x 2 mol Mg = 4 mol 1 mol Mg 1 mol Mg sebanding dengan 1 mol H2 2 mol Mg sebanding dengan 2 mol H2 H2 yang dihasilkan = 2 mol Volum gas H2 pada STP = 2 x 22. Perhatikan contoh soal berikut.5 mol : 0. volum gas H2 yang dihasilkan pada STP. mol HCl yang bereaksi.4 L = 44.Contoh Soal Diketahui persamaan reaksi: Mg(s) + 2 HCl(aq) Jika Mg yang bereaksi adalah 2 mol. 4 Mol C3H8 = = 0. b.8 L Volum gas H2 dapat ditentukan pula dengan cara: Volum H2 = 1 mol H2 22.1 0. langkah-langkah pada penyelesaian soal tidak diperlukan.8 L 1 mol Mg 1 mol Dalam kegiatan evaluasi pada soal-soal pilihan ganda. MgCl2(aq) + H2(g) Penyelesaian: Reaksi setara : Mg(s) + 2 HCl(aq) Perbandingan mol : 1 mol 2 mol a. Jika C3H8 yang bereaksi adalah 4.3 mol : 0.

02 x 1023 2 = 3. gas H2 yang terbentuk = 1 gram dan jumlah molekul H2 yang terbentuk = 3. reaksi yang terjadi adalah: C4H10(g) + O2(g) CO2(g) + H2O(l) Jika pada reaksi itu dihasilkan 88 gram gas CO2.a.4 L = 11.4 L = 6. Pada saat korek api gas dinyalakan. Penyelesaian: Reaksi: Al(s) + HCl(aq) AlCl3(aq) + H2(g) 2 AlCl3(aq) + 3 H2(g) 2 : 3 Persamaan reaksi setara 2 Al(s) + 6 HCl(aq) Perbandingan mol 2 : 6 : Al yang bereaksi = 9 1 mol = mol 27 3 1 3 1 1 mol Al ~ x mol H2 = mol H2 3 2 3 2 Gas H2 yang terbentuk = 1 1 mol = mol x 2 = 1 gram 2 2 1 x 6. Berapa gram gas H2 yang terbentuk dan jumlah molekul hidrogen dari 9 gram aluminium? (Ar Al = 27.5 mol x 58 gram mol–1 = 29 gram Jadi massa C4H10 yang bereaksi = 29 gram. O = 16. H = 1) Penyelesaian: 88 gram CO2 = 88 gram CO2 x 1 mol CO2 = 2 mol CO2 44 gram CO2 Reaksi setara : 2 C4H10 + 13 O2 Perbandingan koefisien : 2 : 13 : Mol C4H10 = 2 x 2 mol CO2 = 0. hitunglah massa C4H10 yang bereaksi! (Ar C = 12.5 x 22. c.3 x 22.4 x 18 = 7. Jumlah molekul H2 yang terbentuk = 3.72 L Massa H2O hasil reaksi = 0.01 x 1023 molekul Jadi. Volum O2 yang bereaksi = 0. Perhitungan Kimia 123 . H = 1). 2.01 x 1023.5 mol 8 8 CO2 + 10 H2O 8 : 10 Massa C4H10 = 0.2 L Volum CO2 hasil reaksi = 0. b.2 gram Logam aluminium dapat bereaksi dengan larutan HCl menghasilkan larutan AlCl3 dan gas H2.

H = 1)! Reaksi: 4 NH3(g) + 5 O2(g) 4 NO(g) + 6 H2O(g) 2.4 L = 8. 4.1.4. 2 Cu(s) + CO2(g) Hitung volum gas CO2 yang dihasilkan pada STP dari reaksi pembakaran 9 gram gas etana C2H6 dengan oksigen.32 L 20 Jadi. Bagaimana cara perhitungan kimianya? Pada reaksi seperti ini. Udara yang dibutuhkan = Latihan 5. O = 16.36 x 22. Gas metana CH4 dibakar sempurna menurut persamaan: CH4(g) + 2 O2(g) CO2(g) + 2 H2O(g) Bila udara mengandung 20% gas O2. udara yang dibutuhkan adalah 40.36 mol 1 Volum oksigen yang dibutuhkan = 0.064 L = 40.064 L 100 x 8. perhatikan ilustrasi pembuatan es krim coklat pada Gambar 5. Hitung volum HCl yang diperlukan untuk bereaksi dengan 16. Hitung berapa gram amoniak dan gas oksigen yang diperlukan untuk membuat 3 gram gas nitrogen oksida (Ar N = 14.18 mol CH4 CO2(g) + 2 H2O(g) 1 : 2 Mol oksigen yang dibutuhkan = 2 x 0. Reaksi: 2 CuO(s) + C(s) 3. Perhitungan Kimia dengan Pereaksi Pembatas Reaksi yang berlangsung sempurna artinya semua pereaksi habis bereaksi.18 mol = 0. kamu harus menentukan dulu pereaksi yang habis bereaksi atau pereaksi pembatasnya.6 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Kadang-kadang pada suatu reaksi ada pereaksi yang tidak habis bereaksi. E. Hitung massa tembaga(II) oksida yang bereaksi dan massa tembaga yang dihasilkan. 4 L mol–1 CH4(g) + 2 O2(g) 1 : 2 : = 0.2 gram CaCO3. Agar lebih memahaminya tentang pereaksi pembatas.32 liter. 60 gram karbon habis bereaksi dengan tembaga(II) oksida. berapa liter udara yang dibutuhkan untuk membakar 4 liter gas metana pada P dan T yang sama? Penyelesaian: Reaksi setara : Perbandingan koefisien : 4 liter CH4 = 4L 22. 124 Kimia Kelas X SMA dan MA .

sedangkan C3H8 bersisa. 2 sendok es krim B. Apa zat pereaksi pembatas pada reaksi C3H8 dengan O2? Persamaan reaksi setara: C3H8(g) + 5 O2(g) 3 CO2(g) + 4 H2O(l) 2 molekul C3H8 + 5 molekul O2 3 molekul CO2 + 4 molekul H2O + + pereaksi pembatas sisa 1 molekul C3H8 Sumber: Silberberg. O2 disebut pereaksi pembatas. Jika 2 mol C3H8 direaksikan dengan 5 mol O2 maka C3H8 yang bereaksi hanya 1 mol saja. O2 habis bereaksi. 1 chery susu coklat 1 gelas es krim coklat sisa { 8 sendok es krim 6 chery susu coklat 2 gelas es krim coklat Sumber: Silberberg. susu coklat merupakan bahan yang habis. A. Perhitungan Kimia 125 .1 Ilustrasi cara menentukan pereaksi yang habis bereaksi Pada pembuatan 1 gelas es krim coklat di atas. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 5.Komponen-komponen pembuatan satu gelas "es krim coklat". 1 mol C3H8 akan bereaksi dengan 5 mol O2. Dalam reaksi kimia bahan yang habis disebut pereaksi pembatas. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change Menurut persamaan reaksi.

4 L = 22.6 L gas O2 pada STP dengan reaksi: 4 NH3(g) + 3 O2(g) 2 N2(g) + 6 H2O(g).8 L gas NH3 direaksikan dengan 89. 108 gram aluminium dibakar dengan 160 gram gas oksigen untuk membentuk aluminium oksida. Di dalam bejana tertutup. Hitung volum H2O yang dihasilkan. Al2O3 yang terbentuk = 204 gram dan massa unsur O2 yang tersisa = 64 gram. 2. Berarti O2 yang tersedia tidak bereaksi semua.5 mol 4 – (4 – 1. 4 + 3 O2(g) 89. Al2O3.5 x 22. a. 4 2 N2(g) + 6 H2O(g) – – Mol zat mula-mula : Mol zat yang bereaksi Mol zat hasil Mol zat sisa a. : 2 mol :– :– 3 x2 = 1.4 L = 67.2 L Volum gas O2 sisa = 2. c.6 = 4 mol 22. 44. c. Penyelesaian: Reaksi setara : 4 NH3(g) 44. Hitung volum gas N2 yang dihasilkan.4 L = 56 L 126 Kimia Kelas X SMA dan MA .5)= 2. Hitung volum gas yang tersisa.Contoh Soal 1. O = 16) Penyelesaian: 108 gram Al = 108 gram 27 gram mol–1 160 gram = 4 mol Al 160 gram O2 = = 5 mol O2 32 gram mol–1 Reaksi: 4 Al(s) + 3 O2(g) 2 Al2O3(s) 4 mol Al akan tepat bereaksi dengan 3 mol O2 dan menghasilkan 2 mol Al2O3. O2 yang tersisa = 5 mol – 3 mol = 2 mol Massa O2 yang tersisa = 2 mol x 32 gram mol–1 = 64 gram Al2O3 yang terbentuk = 2 mol Massa Al2O3 yang terbentuk = 2 mol x Mr Al2O3 = 2 mol x 102 gram mol–1 = 204 gram Jadi. b. b. Berapa gram Al2O3 terbentuk dan massa unsur yang tersisa? (Ar Al = 27.5 mol 2 x 2 = 1 mol 4 6 x 2 = 3 mol 4 Volum gas N2 hasil = 1 x 22.8 = 2 mol 22.4 L Volum gas H2O hasil = 3 x 22.

5 mol asam sulfat menghasilkan magnesium sulfat dan gas hidrogen. Rumus Empiris. Ar Fe = 56. Contoh Soal 1.Latihan 5. sisanya H. Fe = 2 x 0.4 gram besi dibakar dengan 16 gram gas oksigen untuk membentuk besi oksida. jumlah mol zat yang tersisa.6 gram 2.6 gram S = 3 x 0.15 mol = 0. F. Penentuan Kadar Zat. Penentuan Rumus Empiris dan Rumus Molekul Senyawa hidrokarbon mengandung 90% C. Rumus Molekul. 12 gram logam magnesium direaksikan dengan 0.05 mol = 0. juga jumlah air hidrat pada suatu senyawa.1 mol x 56 gram mol–1 = 5.05 mol Fe2(SO4)3 mengandung Fe. S.8 gram O = 12 x 0. rumus empiris. jika Mr hidrokarbon = 40. c. dan O sebagai berikut. Fe2O3.05 mol 400 gram mol–1 Pada 0. massa magnesium sulfat yang dihasilkan. Penentuan Kadar Unsur Hitung massa masing-masing unsur dalam 20 gram Fe2(SO4)3. S = 32. dapat ditentukan kadar zat. Perhatikan contoh soal berikut. 22. dan Air Hidrat Berdasarkan Konsep Mol Dengan menggunakan konversi pada konsep mol.7 Selesaikan soal-soal berikut! 1.6 mol = 0.05 mol = 0.6 mol x 16 gram mol–1 = 9.05 mol = 0. Tentukan rumus empiris hidrokarbon tersebut. Berapa gram Fe2O3 yang terbentuk dan adakah unsur yang tersisa? 2. rumus molekul.1 mol = 0. O = 16 . Hitung: a. Bagaimana rumus molekulnya? 20 gram Penyelesaian: Unsur Persentase Ar Jumlah mol : : : : C 90% 12 90 = 7.15 mol x 32 gram mol–1 = 4. Mr Fe2(SO4)3 = 400 Penyelesaian: 20 gram Fe2(SO4)3 = mol = 0. b.5 12 H 10% 1 10 = 10 1 Perhitungan Kimia 127 . volum gas H2 yang dihasilkan pada STP.

INFO KIMIA Dalam kenyataannya. Berapa % massa Pb pada senyawa tersebut? 2.2 mol 120 0. Hitung massa Pb dan massa I2 di dalam 1. Jika Mr senyawa = 325. 128 Kimia Kelas X SMA dan MA .0 gram magnesium sulfat anhidrat bergabung dengan 25. Tentukan rumus empiris senyawa besi klorida. bagaimana rumus senyawanya? 344 gram gips mengandung 272 gram CaSO4 dan sisanya sebagai air hidrat. Tentukan rumus gips tersebut! 3.2 1 Rumus senyawa hidrat: MgSO4.2 gram air membentuk senyawa magnesium sulfat hidrat. H2O = 18) Penyelesaian: MgSO4 H2O 18 25. b.4 7 Mr Jumlah mol Perbandingan mol 120 24 = 0.4 mol 18 1.000.000.000.47 gram PbI2. 7.000.000 atom.Perbandingan mol : Rumus empiris : Mr (C3H4)n = 40 (3 x 12)n + (4 x 1)n = 40 n = n = Rumus molekul : 3.5% massa besi. 2 = 1. Tentukan rumus senyawa hidrat tersebut. Menghitung atom tidak mungkin kita lakukan.8 Selesaikanlah soal-soal berikut! 1. (Mr MgSO4 = 120. kita hanya bisa menimbang dan menggunakan mol. 1 gram hidrogen jumlahnya sekitar 600.000.7H2O Latihan 5. Pada saat besi dipanaskan di dalam gas klor akan dihasilkan senyawa besi klorida yang mengandung 34.000.5 3 C3H4 : : 10 4 40 40 1 (C3H4)1 = C3H4 Penentuan Air Hidrat 24. a.

Kata Kunci • • • • Massa atom relatif Massa rumus relatif Mol Tetapan Avogadro • • • Massa molar Volum molar Pereaksi pembatas Perhitungan Kimia 129 . Massa atom relatif Ar = 2. 6.02 x 1023 partikel zat (sama dengan tetapan Avogadro). Massa molar zat adalah massa 1 mol suatu zat yang sama dengan Ar atau Mr zat itu yang dinyatakan dalam gram.12 Massa molekul relatif (Mr) merupakan jumlah massa atom relatif unsurunsur pembentuk satu molekul suatu senyawa.4 L Mol volum : 22.Rangkuman 1. Satu mol zat mengandung 6. 5. Volum 1 mol gas pada STP = 22.4 L massa molar 1 mol 1 mol massa molar 7. Hubungan mol dengan jumlah partikel ditulis: xN mol jumlah partikel :N % unsur X dalam senyawa = x 100 % M r senyawa Jumlah A r X Massa unsur X dalam senyawa = x massa senyawa M r senyawa Jumlah A r X 4. massa 1 atom unsur 1 12 massa 1 atom C . Hubungan massa dengan mol ditulis: Massa zat = jumlah mol x Mol zat = massa zat x x Ar/Mr Mol massa : Ar/Mr Volum molar gas menunjukkan volum satu mol gas pada keadaan standar.4 L Hubungan volum dengan mol pada STP ditulis: x 22. 3.

. 60% C. 51 g Persentase massa kalsium dalam batu kapur (CaCO3) adalah . 40% Suatu senyawa tersusun dari 52% karbon. CaSO3 Aluminium banyak digunakan untuk alat-alat rumah tangga. (Ar Ca = 40. Massa C. 16% E. . . 3. SO D. . . (Ar S = 32. CaCO3 E. S2O C. O = 16). 4. . C3H8O2 C. 5. Volum E. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. (Ar C = 12. SO2 E. 54 g E. . SO3 Volum 3 gram gas C2H6 pada STP adalah . O = 16) A. K2CO3 B. NaNO3 C. Al2O3? (Ar Al = 27. Manakah yang tidak mengalami perubahan pada suatu reaksi kimia? A. 27 g B. SO4 B. . C3H8O E. 3. O =16) A. C3H6O B. 28 liter Kimia Kelas X SMA dan MA 2. A. 1. Rumus empiris dari senyawa X adalah . 14 liter D. H = 1) A. 12% D. 26 g D. . 130 . C = 12. 6. O = 16) A. 13% hidrogen. Tekanan B. . C2H6O Senyawa X mengandung 50% massa belerang dan 50% massa oksigen. Wujud zat D. C2H4O D.Evaluasi Akhir Bab A. Rumus empiris senyawa itu adalah . O = 16) A. . Al2O3 D.5 liter B. Suhu Di antara senyawa berikut yang mempunyai Mr sama dengan MgSiO3 adalah . Si = 28. . 7. Berapa gram Al yang terdapat dalam 204 gram aluminium oksida. 7 liter C. . 108 g C. H = 1. dan sisanya oksigen. 2.24 liter E. 48% B. (Ar C = 12. . . (Ar Mg = 24.

. 1. 48 x 6. .02. tidak dapat ditentukan C. . A. 4. B.02. . CO2 B. Berapa jumlah atom oksigen yang terkandung dalam 4. 8 C. c adalah . O = 16.48 L gas CO2 pada STP? A. N = 14) A. Persamaan reaksi: a Na(s) + b H2O(l) harga a. 2. 48 x 2 x 6. b. 1 L gas berikut yang memiliki massa paling besar adalah .4 liter 10. C. . .1023 22. volum yang sama E. Jumlah ikatan C. Pada suhu dan tekanan yang sama. volum 22. . lebih kecil dari X Perhitungan Kimia 131 . Haemoglobin (Mr = 68000) dalam darah kita mengandung 0.1023) 22. 48 x 6. Jumlah atom E. CH4 E. 4. 1 c NaOH(aq) + H2(g) D. Pada keadaan yang sama. 3. Satu liter gas nitrogen (N2) pada suhu dan tekanan tertentu mengandung X partikel. 1 D. 1. S = 32 . Jumlah molekul 13. Pada suhu dan tekanan yang sama. Jumlah atom besi yang terkandung dalam satu molekul haemoglobin adalah . 2 C. 4 9. volum yang berbeda B. 2 E. NO2 C. 48 x 2 x (6. massa jenis yang sama C. lebih besar atau lebih kecil dari X B. 4 D. 2. lebih besar dari X E. A. 2. 6 B. 2.02. .02. 2. Massa D. 2 14. Volum pada STP B. A. 4 4. . satu liter gas NO mengandung partikel sebanyak . . 1 E. E. 4 12. A. .8.1023 22.1023 22. 2.335 persen berat besi (Ar = 56). . satu mol gas hidrogen dan 1 mol gas oksigen mempunyai .02. . C = 12. massa yang sama D.48 x 6. . NH3 D. . 1. 4 4. SO2 11. 3 B. sama dengan X D.(Ar H = 1. Jumlah apa yang sama di antara satu mol etanol C2H5OH dengan satu mol etana C2H6 ? A.1023 4.

. 36 L E.4456 gram E. . lebih kecil dari 24 gram D. 75 E. Jika 5 mol sampel NaHCO3 dipanaskan.15. Bejana P Q R S T Gas O2 N2 NH3 CO2 CH4 Volum (L) 1 2 2 1 3 Gas dengan massa terbesar terdapat pada bejana . . 200 C. A. . 29. . 24 L D. sama dengan 24 gram B. A. tidak dapat diramalkan 17. . A. S B. lebih besar dari 24 gram C. Q E. Jika 100 atom A dicampur dengan 200 atom B. R 16. 0.85 gram B. lima buah bejana masing-masing berisi lima macam gas dengan data sebagai berikut. N = 14. .3375 gram D. 150 B. A. lebih besar atau lebih kecil dari 24 gram E. 100 18. maka volum gas CO2 yang dihasilkan adalah (Volum molar gas = 24 L) . P D. Pada suhu dan tekanan yang sama. . . . T C. maka jumlah molekul A2B dapat dihasilkan pada reaksi itu sebanyak-banyaknya adalah . . H = 1) di udara CO2(g) + 2 H2O(l) akan dengan persamaan reaksi: CH4(g) + 2 O2(g) menghasilkan gas CO2 sebanyak . O = 16. 48 L 132 Kimia Kelas X SMA dan MA .4 gram senyawa CH4 (Ar C = 12.425 gram 19. Jika 24 gram karbon dibakar dengan gas oksigen dalam wadah tertutup rapat. H = 1) A. maka hasil reaksi adalah . Natrium hidrogen karbonat jika dipanaskan terurai dengan reaksi: 2 NaHCO3(s) Na2CO3(s) + CO2(g) + H2O(g). . (Ar C = 12. Suatu unsur A bersenyawa dengan unsur B menghasilkan senyawa yang rumus molekulnya A2B. 14.70 gram C. . Pembakaran sempurna 5. . 72 L C. 50 D. . 7. 0. 60 L B.

3 H2O E. N2O3 E. . NO D. CaSO4. 0 mL D. H = 1) A. urea. 17.5 mol gas hidrogen 21.5 mol gas oksigen D. . 1 atm) membentuk 2 liter gas NxOy (25 C. CaSO4. 2 mol uap air + 0. . 90 B. . amonium nitrat. A. 30 25. A. . 1 mol uap air + 0. 5 mL E. . . 8 D. 2 mol uap air C. 10 mL C. S = 32. (Ar Ca = 40. . . CaSO4. . .2 H2O 24. Rumus molekul NxOy adalah . NH4Cl (Mr = 53. Reaksi pembakaran hidrogen dengan reaksi: 2 H2(g) + O2(g) 2 H2O(g) Jika 1 mol H2 dicampurkan dengan 1 mol O2. kalium nitrat.6 gram air membentuk senyawa hidrat. amonium klorida. N2O B.H2O C.5 mol gas hidrogen E. 2 CaSO4. O = 16. . 15 mL B. . Seorang tukang kebun membutuhkan pupuk nitrogen untuk tanahnya. .2 H2O D. (NH4)2SO4 (Mr = 132) D. KNO3 (Mr = 101) E. 27 E. 1 atm). A. setelah reaksi terdapat . . 1 mol uap air + 0. 1 atm) bereaksi dengan 3 liter gas oksigen (25 C. terdapat pada senyawa (Ar N = 14) .H2O B. 20 mL gas NH3 bereaksi dengan 20 mL gas oksigen (O2) pada STP dengan reaksi: 4 NH3(g) + 3 O2(g) 2 N2(g) + 6 H2O(l). Dua liter gas nitrogen (25 C.2 gram CaSO4 bergabung dengan 3. 2 CaSO4. Ar dari X adalah . A. Senyawa hidrida XH3 mengandung 90% unsur X.20. 1 mol uap air B. (NH2)2CO (Mr = 60) Perhitungan Kimia 133 . NO2 23. amonium sulfat. 7. Rumus senyawa hidrat yang dibentuk adalah . NO3 C. . .5) B. Volum oksigen yang bereaksi adalah . 118 C.5 mL 22. . NH4NO3 (Mr = 80) C. Nitrogen yang lebih ekonomis bila harga per kg pupuk berikut sama. A.

. Hitung kadar nitrogen pada masing-masing pupuk. Logam magnesium (Mg) sebanyak 18 gram direaksikan dengan 0. d. Misalnya tanaman kentang memerlukan pupuk yang mengandung nitrogen yang bisa didapat dari Urea (CO(NH2)2) dan ZA (NH4)2SO4.5. 4. . S = 32. Selesaikan soal-soal berikut dengan singkat dan jelas. Tentukan rumus dari terusi tersebut! (Ar Cu = 63... dengan persamaan reaksi.. 5. 134 Kimia Kelas X SMA dan MA . . ... . O = 16).. 3.8 gram terusi atau CuSO4. . Berapa liter gas CH4 (STP) dalam 0.B.. c. Hitunglah! a. . 99.. berdasarkan kadar nitrogen dan harga pupuk tersebut pilih pupuk mana menurutmu yang paling efektif dan efisien bagi para petani. S = 32..8 gram cupri sulfat anhidrat.. O = 16). Berapa jumlah atom oksigen dalam 100 gram Fe2(SO4)3? (Ar Fe = 56. Carilah harga masing-masing pupuk di toko pupuk.4 mol H3PO4.. Tentukan pereaksi mana yang habis bereaksi? b. berapakah volum dari 11 gram gas CO2 bila diukur pada keadaan yang sama? Berapa gram unsur fosfor (P) harus direaksikan dengan 24 gram gas oksigen (O2) membentuk senyawa P4O10? (Ar P = 31. 1... Berapa gram H2O dalam 3. T u g a s Di bidang pertanian pupuk merupakan keperluan penting bagi keberhasilan panen.. Buat laporan perhitungannya dalam sebuat tabel seperti berikut.. Urea Amonium hidrogen fosfat (NH4)2HPO4 Amonium klorida Pilih mana yang menurutmu paling efektif dan efisien bagi para petani.. Berapa massa Mg3(PO4)2 yang terbentuk? Berapa volum gas H2 yang terbentuk pada suhu 27 C dan tekanan 6 atm? 2. H = 1). CuSO4. 3 Mg(s) + 2 H3PO4(aq) Mg3(PO4)2(aq) + 3 H2(g) a... O = 16.01 x 1022 molekul H2O? Bila pada P dan T tertentu volum 8 L gas H2S massanya 17 gram...xH2O mengandung 63....2 mol CH4? b. . .... Berapa volum gas H2 yang terbentuk pada STP? c. Pupuk Rumus Kimia CO(NH2)2 NH4Cl Harga %N Harga N per kg Pupuk per kg .

. kenaikan nomor atom E. banyaknya neutron dalam inti Tabel berikut menunjukkan jumlah proton.. Q dan T C. Atom ini mungkin netral atau bermuatan. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. Tabel periodik unsur modern yang kita pakai sekarang disusun berdasarkan .. konfigurasi elektron unsur D. dan neutron dari masingmasing atom yang ada. P dan T B. . . 3. 2. kenaikan massa atom No. A. 1. 1.Soal Evaluasi Semester I A. A. . P dan G D. Q dan S 3. elektron. banyaknya proton dalam atom D. 5. sifat fisika unsur C. A. Atom I II III IV V Jumlah Elektron 6 7 8 8 8 Jumlah Proton 6 7 7 8 8 Jumlah Neutron 8 7 7 8 10 4. Periode dalam tabel periodik unsur menunjukkan . Unsur P Q R S T Nomor atom 8 10 11 12 16 2. besarnya muatan inti E. banyaknya elektron dalam atom C. Pasangan unsur yang termasuk dalam satu golongan adalah . Soal Evaluasi Semester I 135 .. P dan R E. 4. . . banyaknya kulit dalam atom B. sifat kimia unsur B.

memiliki 6 proton pada kulit terluar E. . hanya dapat bereaksi dengan unsur nonlogam D. 1 2. He C. 7 E.. dapat membentuk ion bermuatan +2 C. dan 53I. . III dan IV C. I– D. R dan T B. R dan T E. A. . Cl–. 8. A. 7 2. IV dan V 5. 2. energi ionisasi X < Y C. P dan Q. 8. dapat membentuk senyawa ion dengan natrium Di antara unsur-unsur berikut: 8P. A. P dan S. 4 2. Na+. O D. 10. Br–. Li+. Na E. 18T.Atom-atom yang merupakan isotop adalah . Q dan S. K . 8. III dan IV E. I dan II D. 2. Pernyataan yang tepat tentang unsur X adalah . 8. . I– + 2+ – C. 16S. Q dan T Dari atom 3Li. 8. 2. 10Q. 18. . 5 Suatu atom dari unsur X memiliki konfigurasi elektron 2. Q dan S. K+. 19K. 8. 8. 17Cl. R dan T D. 18. . A. 2 Perbedaan sifat periodik yang tepat dari kedua unsur tersebut adalah . 2 2. K+ – + B. 8 B. 8. . 6. . 1 C. I B. 1 2. jari-jari atom X = Y 6. 9F. 1 dan Y 2. 8. F E. energi ionisasi X > Y B. Ca . P dan T C. 9. 12R. 8 2. . 7. P dan S. F . 3 2. 8. 8. Ne. Unsur yang memiliki keeletronegatifan paling tinggi adalah . H 136 Kimia Kelas X SMA dan MA . 8 2. 8. energi ionisasi X = Y D.. 8. 11Na. .. 35Br. Konfigurasi elektron yang dimiliki oleh tiga buah logam berturut-turut adalah . 8. A. . . . I dan IV B. . . 2. urutan ion-ion yang mempunyai jumlah elektron sama adalah . 20Ca. Br Diketahui konfigurasi elektron unsur X 2. . . . 1 2. Na+. A. 8. A. jari-jari atom X < Y E. 7 D. Pasangan yang memiliki elektron valensi sama adalah . unsur logam B. 7 2. 10Ne.

molekul P2H4 dapat dinyatakan ikatannya dengan struktur Lewis yaitu . CO2. ii dan iv B. . dan CuSO4 E. . A. dan MgO B. H H P P H H Soal Evaluasi Semester I 137 . CaO. energi ionisasi tinggi iii. Di antara sifat-sifat berikut: i. . . Senyawa yang memiliki ikatan ion adalah . ii dan iii 12. . A. 8 C. CaO. 6 B. . HCl. iv.11. D. jari-jari besar keelektronegatifan kecil yang dimiliki oleh unsur halogen dibandingkan dengan unsur lain seperiodenya adalah . Jumlah pasangan elektron yang digunakan bersama pada molekul etena dengan struktur: H H C = C H H adalah . . MgO. P P H H H H P P H H C. nonlogam ii. dan NaCl C. . . CuSO4. CO2. 10 D. iii dan iv C. i dan ii D. i dan iii E. H P H P H H P H E. . 12 E. 16 13. dan CuSO4 D. dan MgO 14. Fosfor terdapat pada golongan V pada tabel periodik unsur. H H H H P H B. HCl. CO2. CaO. . . A. A.

HF. es E. HF. . HF B. . CO2. SO2 E. XY3 17. Berikut ini yang pasangannya merupakan rumus empiris adalah . P4O10. CO2. C3H8O C. D. N2O4 B. C5H12. . difosfor pentaoksida E. A.15. besi B. H2SO4. 7 Dari unsur X dan Y dapat terbentuk suatu senyawa dengan rumus . Hidrogen dapat membentuk senyawa (dengan ikatan kovalen maupun ikatan ionik) dengan banyak unsur lain. HBr E. ClO2. pentafosfor dioksida 21. . Na2O. C3H6. Al2O3 16. P2O5 mempunyai nama . . SO2 19. fosfor pentaoksida C. Senyawa di bawah ini yang mempunyai ikatan ionik adalah . dan kovalen koordinat adalah . NH3 B. C2H2. intan D. HCl C. . C6H12 D. Diketahui konfigurasi elektron X dan Y: X 2. CH4 D. . SO2. N2O3. Pasangan yang benar dari rumus empiris dan rumus molekul adalah . difosfor oksida D. A. SO2. . CH4 C2H5OH HCl C2H5OH NaCl Rumus Molekul NaCl CH3COOH C2H22O11 C12H22O11 H2SO4 138 Kimia Kelas X SMA dan MA . . grafit 20. CO2. Rumus Empiris A. . Urutan senyawa yang mengandung ikatan kovalen. XY2 E. B. . A. . X3Y B. E. P2O3. 8. . . . 8. A. fosfor dioksida B. A. . H2O. . HF. . A. 5 Y 2. CaO. X2Y C. Di antara unsur dan senyawa berikut yang mempunyai titik leleh tertinggi adalah . XY D. kovalen polar. garam dapur C. C6H14 E. . . H2O. . H2O C. Titik leleh senyawa atau unsur bergantung pada ikatan-ikatan yang dibentuk atom-atomnya. HCl D. KH 18. C.

jumlah unsurnya 28. karena timbul salah satu gejala-gejala berikut. A. 134 Soal Evaluasi Semester I 139 . C = 12. Proust B. Ca3PO4 24. Ca2(PO4)3 C. C2H4(aq) + O2(g) CO2(g) + 2 H2O(l) C. . . . . maka massa molekul relatif (Mr) senyawa Na2CO3. Pernyataan ini sesuai dengan . . perubahan massa 23. . A. 286 C. CH4(g) + 2 O2(g) CO2(g) + H2O(l) E. Jika diketahui massa atom relatif H = 1. A. jumlah molekulnya D. . . Na = 23. Ca2PO4 E.10 H2O adalah . perubahan suhu D. Pada temperatur dan tekanan yang sama. 180 B. perubahan warna E. A. massanya B. Seorang siswa mencampurkan dua zat kimia. . 2 Na(s) + 2 H2O(l) 2 NaOH(aq) + H2(g) 25. kecuali . 20 D. 15 26. . 124 E. . . 106 D. 18 E. jumlah atomnya C. . Avogadro D. . . . Kalsium fosfat mempunyai rumus kimia . Mg(s) + HCl(aq) MgCl2(aq) + H2(l) B. A. 10 C. Gay Lussac E. . A. Jumlah yang sama antara 1 mol etanol dan 1 mol etana adalah . O = 16. Jumlah atom dalam senyawa (NH4)2SO4 adalah . . . A. Dalton C. Reaksi yang sudah setara adalah . CaPO4 D. . 1 mol setiap gas akan terdapat pada volum yang sama. Siswa tersebut menyimpulkan terjadi reaksi antara dua zat itu. terjadi endapan C. Ca3(PO4)2 B.22. Boyle 27. Ca(s) + 2 HCl(aq) CaCl2(aq) + 2 H2O(l) D. . timbul gas B. 12 B. volum pada STP E.

nH2O. D.5 120 160 239 31.0 x 6.0 x 1023 1 2 gram gram x 14. . Massa satu molekul gas nitrogen (N = 6. . .2 mol Mg bereaksi dengan HCl berlebih dengan reaksi: Mg(s) + HCl(aq) MgCl2(aq) + H2(g). 0. Sample A. 2 x 6. E. Senyawa sulfida yang mengandung massa belerang (Ar S = 32) paling besar dari tiap 10 gram sampel adalah . 4.5 mol C. E. . A.29. . .0 mol B. 48 L C. . . 32 gram E. A. .0 x 1023 gram 14. 16 gram D.5 mol D. 36 gram 34. 0.0 mol E. 48 mL E. A.0 x 1023 30. B.5 mol 33. maka gas H2 yang dihasilkan adalah . 0 2 x 14.0 x 1023 gram 6. 2 E. Gas oksigen yang diperlukan adalah . . A. Nilai n adalah . 2. .8 mL D.0 gram D. 0 6. 2. . C. 6. 70 gram C. Jika volum molar gas = 24 L. 480 mL B. Rumus Kimia NiS CuS FeS2 NaS2 PbS Mr 90 95. . 4 B. . . . 0.0 x 1023.0 x 10 23 2 x 14.4 gram air membentuk senyawa hidrat XSO4. 64 gram B.1 mol XSO4 bergabung dengan 5. (Mr H2O = 18). 3 140 Kimia Kelas X SMA dan MA . Ar N = 14) adalah . C. 1. 1. 0 A. 14. .8 L 32. B. 4. Empat mol belerang dioksida direaksikan dengan gas oksigen menghasilkan belerang trioksida. 1 D. 5 C. Massa oksigen yang terdapat di dalam 72 gram air murni adalah . .

Dari data di atas. . a. Tembaga(II) sulfat mempunyai massa molekul relatif = 160. c. H2O.5H2O.35. neutron. b. Terusi mempunyai rumus CuSO4. Selesaikan soal-soal berikut dengan singkat dan jelas. Gambarkan elektron-elektron yang membentuk ikatan kovalen dari molekul Cl2. Dari senyawa di atas mana yang merupakan senyawa kovalen polar? Tulis rumus dari 1) amonium sulfat 2) kalsium karbonat 3) 4) natrium hidroksida aluminium oksida Soal Evaluasi Semester I 141 . dan CH4. pilih unsur yang dinyatakan sebagai 1) atom logam yang netral 4) ion negatif 2) ion positif 5) pasangan isotop 3) gas mulia Berdasarkan data di atas. Tulis juga jenis ikatan kimianya. 3. 4. Proton 9 11 12 17 10 17 Neutron 10 12 12 18 10 20 Elektron 10 10 12 17 10 17 b. E. HCl. Bandingkan sifat keperiodikan unsur antara unsur golongan IIA dan VIIA yang seperiode. Dari tabel di atas. a. D. dan elektron dari unsur A sampai dengan F adalah sebagai berikut. ramalkan senyawa yang terbentuk antara C dan D serta D dan F. 2. B. . Persentase air yang terdapat pada terusi adalah . 5 x 18 x 100 % 160 + (5 x 18) 18 x 100 % 160 + (5 x 18) B. gambarlah struktur Lewis dari unsur C. A. dan F. 18 x 100 % 160 5 x 18 x 100 % 160 18 x 100 % 160 + 18 D. Jumlah proton. 1. Unsur A B C D E F a. . C.

Pb(NO3)2(s) PbO(s) + NO2(g) + O2(g) a. Tentukan jumlah molekul NO2. Tulis nama dari rumus: Ca(NO3)2. dan H2SO4.b. dan gas oksigen dengan persamaan reaksi: (Ar Pb = 207. 142 Kimia Kelas X SMA dan MA . FeS. NO2 yang dihasilkan. Mg3(PO4)2. 5. nitrogen oksida. gas O2. O = 16). e. Tentukan volum O2 pada STP. N = 14. Setarakan persamaan reaksi tersebut! b. c.12 gram timbal(II) nitrat akan menghasilkan timbal oksida. Tentukan massa PbO yang dihasilkan. Hitung mol PbO. d. Hitung jumlah atom dalam masing-masing senyawa di atas! Hitung jumlah unsur pembentuk senyawa di atas! Pemanasan 33. d. c.

menentukan larutan elektrolit yang berasal dari senyawa ion dan senyawa kovalen. menjelaskan penyebab kemampuan larutan elektrolit menghantarkan arus listrik. SO42–. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. 3. 2. menjelaskan kekuatan larutan elektrolit. Ca2+. Cl–. K+. Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit 143 143 .Bab VI Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit Sumber: Dokumentasi Penerbit Air laut merupakan elektrolit karena di dalamnya terdapat ion-ion seperti Na+. dan CO32–. 4. mengidentifikasi sifat-sifat larutan elektrolit dan nonelektrolit melalui percobaan.

NaCl NaCl HCl 144 Kimia Kelas X SMA dan MA . CH3COOH HCl.PETA KONSEP Larutan ada yang bersifat Penghantar Listrik Bukan Penghantar Listrik disebut disebut Larutan Elektrolit Larutan Nonelektrolit terdiri dari berupa Larutan Elektrolit Lemah contoh Larutan Elektrolit Kuat contoh Senyawa Ion contoh Senyawa Kovalen contoh NH3.

Gambar 6. elektrode karbon lampu Sumber: Lawrie Ryan. Apa yang dimaksud dengan larutan elektrolit dan nonelektrolit? Apa yang menyebabkan perbedaannya? L A. Untuk keperluan penelitian. jumlah zat terlarut di dalam pelarutnya ditentukan dalam satuan tertentu. berwujud gas seperti udara. diubah dulu menjadi zat dalam bentuk larutan. Contoh senyawa kovalen yaitu dalam bentuk larutan C6H12O6. larutan ada yang bersifat elektrolit dan nonelektrolit. Daya Hantar Listrik Berbagai Larutan Bila kita memegang kabel berarus listrik yang terkelupas isolatornya maka dapat tersengat aliran listrik. Chemistry For You Gambar 6. B. Komponen Larutan Berbagai zat di laboratorium sebelum direaksikan.2 Alat penguji daya hantar listrik larutan Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit 145 .1 Berbagai zat NaOH. Mengapa? Hal ini terjadi karena di dalam tubuh kita terdapat larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Larutan dapat berwujud cair seperti larutan gula. Contoh senyawa ion yaitu KCl. Bergantung pada jenis zat terlarutnya. elektrode karbon. sedangkan zat terlarut terdiri dari berbagai senyawa baik senyawa ion maupun Sumber: New Stage Chemistry senyawa kovalen. dan C2H5OH.arutan mempunyai peranan penting dalam kehidupan maupun di bidang industri. Mineral dari tanah diserap tumbuh-tumbuhan dalam bentuk larutan. misalnya dalam % volum dan molaritas (akan dibahas di kelas XI). Apakah semua larutan menghantarkan listrik? Untuk menguji daya hantar listrik larutan digunakan alat uji elektrolit yang baterai dapat dirangkai sendiri dari lampu. Perhatikan Gambar 6. Larutan termasuk ke dalam campuran homogen yang komponennya terdiri atas zat HCl ALKOHOL 25% terlarut dan pelarut. Pelarut yang biasa digunakan 1M adalah air. Makanan yang disebarkan ke seluruh tubuh. NaCl. Reaksi-reaksi kimia di laboratorium atau di pabrik-pabrik industri kimia juga umumnya dalam bentuk larutan. NH3. biasanya sudah dibuat dalam bentuk larutannya.2. dan batu baterai. larutan kabel. HCl. dan berwujud padat yang diberi nama alloy contohnya perunggu.

Sediakan berbagai larutan yang akan diuji yaitu larutan garam dapur. 2. General Chemistry Air suling Alkohol 70% Larutan gula Larutan asam klorida Larutan natrium hidroksida Larutan asam asetat (cuka) Larutan amonia Larutan natrium klorida 146 Kimia Kelas X SMA dan MA . Larutan tersebut dapat menghantarkan listrik atau disebut larutan elektrolit. 4. Larutan yang tidak menyebabkan lampu menyala dan gelembung gas adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan listrik atau disebut larutan nonelektrolit. Tabel 6. natrium hidroksida. Daya Hantar Listrik Larutan lampu + – baterai karton elektrode karbon larutan yang akan diuji Pertanyaan: 1. dan asam klorida di dalam gelas kimia kecil dengan volum yang sama. gula. lakukan kegiatan berikut ini! KEGIATAN 6. Sekarang coba kamu perhatikan hasil pengujian daya hantar listrik terhadap beberapa larutan pada tabel berikut. elektrode dicuci dulu. Celupkan alat penguji elektrolit pada larutan garam dapur seperti pada gambar di samping! 3.1 Pengujian daya hantar listrik beberapa larutan Bahan Rumus Nyala Lampu Pengamatan pada Zat Terlarut Elektrode (Gelembung Gas) – C2H5OH C12H22O11 HCl NaOH CH3COOH NH3 NaCl – – – Terang Terang Redup Redup Terang – – – Ada Ada Ada Ada Ada Sumber: Ebbing.1 Klasifikasi 1. Amati lampu dan keadaan larutan di sekitar elektrode karbon.Untuk menguji daya hantar listrik larutan. Larutan mana yang dapat menghantarkan listrik dan yang tidak? 2. Tulis rumus zat terlarut pada masing-masing larutan! Dari percobaan di atas kamu dapat mengamati ada larutan yang dapat menyebabkan lampu menyala dan gelembung gas di sekitar elektrode. Setiap akan digunakan. Lakukan hal yang sama untuk larutan lainnya. catat dalam tabel pengamatan. cuka. alkohol.

dan alkohol jika dilarutkan dalam air tidak terurai menjadi ion-ion. dan H2SO4. Mengapa larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik? Bila larutan elektrolit dialiri arus + – listrik. hidrogen klorida. Gula pasir. dan cuka. Larutan elektrolit lemah yaitu larutan yang daya hantar listriknya lemah. Larutan nonelektrolit yaitu larutan yang tidak menghantarkan arus listrik. sedangkan larutan asam cuka menyebabkan lampu menyala redup. amonia.Berdasarkan data pada Tabel 6.1 kamu dapat menggolongkan larutan berdasarkan daya hantar listriknya yaitu sebagai berikut. Contohnya NaCl dalam air terurai menjadi Na+ dan Cl–. Penguraian senyawa elektrolit menjadi ion-ionnya disebut reaksi ionisasi. 1. 2. Melalui cara ini arus listrik akan mengalir dan ion – Gambar 6. Dalam larutan itu. Larutan elektrolit yaitu larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. zat-zat tersebut tetap berwujud molekul-molekul netral yang tidak bermuatan listrik. HCl. dan alkohol. contohnya larutan CH3COOH dan NH3. Mengapa nyala lampu berbeda? Pada data percobaan. + – + Ion-ion bergerak menuju akibatnya larutan elektrolit dapat – elektrode + menghantarkan arus listrik. Cara penulisan reaksi ionisasinya adalah sebagai berikut: NaCl(s) H2O(l) Na+(aq) + Cl–(aq) kristal NaCl padat ion-ion dalam air C. seperti larutan garam dapur. NaOH. larutan gula.3 bertindak sebagai penghantar. 1. seperti air suling. urea. larutan HCl dapat menyebabkan lampu menyala terang. contohnya larutan NaCl.1. natrium hidroksida. 2. Berdasarkan hal ini larutan digolongkan menjadi dua kelompok yaitu larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah. Berdasarkan penjelasan ini maka penyebab larutan dapat menghantarkan listrik adalah karena adanya ion-ion positif dan ion negatif yang berasal dari senyawa elektrolit yang terurai dalam larutan. Larutan elektrolit kuat yaitu larutan yang daya hantar listriknya kuat. maka larutan-larutan tersebut tidak menghantarkan arus listrik atau nonelektrolit. ion-ion dalam larutan akan + – bergerak menuju elektrode dengan muatan yang berlawanan. Kekuatan Larutan Elektrolit Perhatikan data percobaan terhadap asam klorida dan asam cuka pada Tabel 6. Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit 147 .

Apa perbedaan larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah? Sebagai contoh akan dibedakan bagaimana ionisasi HCl dan CH3COOH dalam air. Jika HCl dilarutkan dalam air, hampir seluruh molekul HCl akan terurai membentuk ion H+ dan ion Cl–. HCl terionisasi sempurna, artinya, jika 1 mol HCl dilarutkan akan dihasilkan 1 mol ion H+ dan 1 mol ion Cl–. HCl(aq) 1 mol H+(aq) 1 mol + Cl–(aq) 1 mol

Larutan CH3COOH tidak terionisasi sempurna tetapi hanya sebagian. Pada CH3COOH sekitar 0,4% molekul yang terionisasi, artinya jika 1 mol CH3COOH dilarutkan dalam air, jumlah ion H+ dan ion CH3COO– masing-masing hanya 0,004 mol. CH3COOH(aq) 1 mol H+(aq) + 0,004 mol CH3COO–(aq) 0,004 mol

Berdasarkan uraian ini maka kekuatan daya hantar listrik dari larutan elektrolit bergantung dari jumlah ion-ion yang ada dalam larutan. Secara garis besar, perbedaan larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah dapat dilihat pada Tabel 6.2. Tabel 6.2 Perbedaan elektrolit kuat dan lemah Elektrolit Kuat 1. 2. Dalam air akan terionisasi sem– purna. Zat terlarut berada dalam bentuk ion-ion dan tidak ada molekul zat terlarut yang netral. Jumlah ion dalam larutan relatif banyak. Daya hantar listrik kuat. Elektrolit Lemah 1. Dalam air hanya terionisasi se– bagian. 2. Zat terlarut sebagian besar ber– bentuk molekul netral dan hanya sedikit yang berbentuk ion. 3. Jumlah ion dalam larutan relatif sedikit. 4. Daya hantar listrik lemah.

3. 4.

D. Senyawa-Senyawa Pembentuk Larutan Elektrolit
Senyawa-senyawa elektrolit dapat merupakan senyawa ion dan senyawa kovalen. Bagaimana terjadinya ion-ion dari senyawa ion maupun kovalen? Sebagai contoh dapat dipelajari dari proses pelarutan NaCl dan pelarutan HCl.

148

Kimia Kelas X SMA dan MA

1. Senyawa Ion
NaCl merupakan senyawa ion. Jika kristal NaCl dilarutkan dalam air, maka ikatan antara ion positif Na+ dan ion negatif Cl– terputus dan ion-ion itu berinteraksi dengan molekul air. Ion-ion ini dikelilingi oleh molekul air. Peristiwa ini disebut hidrasi. Dalam keadaan terhidrasi, ion-ion bebas bergerak di seluruh bagian larutan. Perhatikan ilustrasi proses hidrasi senyawa ion pada Gambar 6.4!
+ + + +

Na+ + – + – + – + – + – + – + – + NaCl – + – + –

+ + +

+

+

+

+

+

– +

+ –

– +

+ –

– +

+ +

+

Sumber: Holtzclaw, General Chemistry With Qualitative Analysis

Gambar 6.4 Proses hidrasi senyawa ion

Pelarutan NaCl dalam air dinyatakan dengan persamaan berikut:
H2O(l)

NaCl(s)

Na+(aq) + Cl–(aq)

Semua senyawa ion merupakan zat elektrolit, sebab jika larut dalam air dapat menghasilkan ion-ion. Beberapa reaksi ionisasi dari larutan elektrolit dapat dilihat pada contoh berikut.

Contoh:
KCl(aq) Na2SO4(aq) NH4Cl(aq)
H2O(l) H2O(l) H2O(l)

K+(aq)

+ Cl–(aq)

2 Na+(aq) + SO42–(aq) NH4+(aq) + Cl–(aq)

NaCl padat (kristal) tidak menghantarkan listrik karena ion-ionnya terikat kuat. Apabila NaCl dilelehkan pada temperatur 800 C, ion Na+ dan Cl– akan dapat bergerak bebas sehingga lelehan NaCl akan merupakan penghantar listrik yang baik.

Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit

H 2O

+

+

+ +

+

+

+

+

+

+

+

+

+

+

+

+

+

+

+

– – + + –

+ – +

– + –

+

+

– +

+

+

+ +

+

+

149


+

Cl–

O2–

H+

+

+ +

+

+

+

+


+

+

+

+

+


+


+ +

Latihan 6.1
Tulis reaksi ionisasi dari senyawa-senyawa berikut. a. NaOH d. (NH4)2SO4 b. Na2CO3 e. HNO3 c. CaCl2 f. CH3COOH g. h. HCOOH KCl

2. Senyawa Kovalen
Senyawa kovalen adalah senyawa yang atom-atomnya bergabung melalui ikatan kovalen. Senyawa kovalen polar terbentuk karena dua atom yang bergabung mempunyai perbedaan keelektronegatifan. Contoh senyawa kovalen polar, di antaranya larutan asam klorida, larutan amonia, dan asam cuka murni. Senyawasenyawa ini dalam bentuk murni bukan penghantar listrik yang baik, tetapi bila senyawa-senyawa tersebut dilarutkan dalam air akan menghasilkan larutan yang dapat menghantarkan listrik. Apakah yang menyebabkan hal tersebut terjadi? HCl merupakan senyawa kovalen polar. Air juga merupakan molekul polar yang mempunyai kutub positif dan negatif. Ketika HCl dilarutkan ke dalam air, terjadilah pembentukan ion, yaitu ion H+ dan ion Cl–. Reaksi ionisasinya: HCl(g)
H2O(l)

H+(aq) + Cl–(aq)

Beberapa senyawa kovalen polar dapat terionisasi tapi tidak sempurna, hanya sedikit ion yang dihasilkan pada saat pelarutan maka larutan bersifat elektrolit lemah. Contoh HNO2 dan CH3COOH. Reaksi ionisasinya: HNO2(l) + air H+(aq) + NO2–(aq) CH3COOH(l) +
air

H+(aq) + CH3COO–(aq)

Selain proses pelarutan, larutan elektrolit ada yang dihasilkan akibat reaksi senyawa kovalen dengan air, sehingga membentuk ion-ion. Contoh NH3 dan SO2. Reaksi : NH3(g) + H2O(l) NH4+(aq) + OH–(aq) SO2(g) + H2O(l) 2 H+(aq) + SO32–(aq)

Latihan 6.2
Selesaikan soal-soal berikut! 1. Tuliskan gejala-gejala yang terjadi pada sebuah tabel, jika larutan urea, kalium iodida, amonium klorida, asam sulfat, cuka, dan magnesium sulfat (garam Inggris) diuji daya hantar listriknya dengan alat uji elektrolit. 2. Tuliskan reaksi ionnya dari soal no. 1 yang merupakan larutan elektrolit.

150

Kimia Kelas X SMA dan MA

INFO KIMIA
Larutan elektrolit dapat menghantarkan listrik karena mengandung ion-ion. Beberapa ion sangat diperlukan tubuh manusia. Penyakit anemia disebabkan kekurangan ion Fe2+ dalam darah.

Rangkuman
1. Larutan merupakan campuran homogen yang komponennya terdiri dari zat terlarut dan pelarut. Pelarut yang digunakan air, sedangkan zat terlarut terdiri dari senyawa ion atau senyawa kovalen polar. Larutan elektrolit • Larutan yang bersifat dapat menghantarkan arus listrik. • Larutan dengan zat terlarutnya dalam air akan terurai menjadi ion negatif dan ion positif. Larutan nonelektrolit • Larutan yang bersifat tidak dapat menghantarkan arus listrik. • Larutan dengan zat terlarutnya dalam air tidak terionisasi. Berdasarkan kekuatannya menghantarkan listrik, larutan elektrolit digolongkan menjadi larutan elektrolit lemah dan kuat.

2.

3.

4.

Kata Kunci

• • •

Campuran homogen Larutan Larutan elektrolit

• • •

Larutan nonelektrolit Senyawa ion Senyawa kovalen polar

Evaluasi Akhir Bab
A. Pilihlah salah satu jawaban yang benar.
1. Lampu alat penguji elektrolit tidak menyala ketika elektrodenya dicelupkan ke dalam larutan asam cuka, tetapi pada elektrode terbentuk gelembunggelembung gas. Penjelasan untuk keadaan ini adalah . . . . A. larutan asam cuka bukan larutan elektrolit B. gas yang terbentuk adalah cuka yang menguap C. asam cuka merupakan elektrolit kuat D. sedikit sekali asam cuka yang terionisasi E. alat penguji elektrolit rusak

Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit

151

2.

Larutan berikut dapat menghantarkan arus listrik, kecuali . . . . A. cuka D. minyak tanah B. soda E. kaporit C. kapur Berikut ini adalah data pengujian beberapa larutan dengan alat uji elektrolit. Larutan I II III IV V Lampu Menyala terang Tidak menyala Menyala redup Tidak menyala Tidak menyala Pengamatan lain pada elektrode Ada gelembung gas Tidak ada gelembung gas Ada gelembung gas Tidak ada gelembung gas Ada gelembung gas

3.

Dari data di atas yang termasuk larutan elektrolit adalah . . . . A. II, V, dan I D. II, V, dan II B. I, III, dan V E. I, II, dan IV C. I, III, dan II 4. Suatu larutan adalah penghantar listrik yang baik, jika larutan itu mengandung .... A. air yang terionisasi B. air yang merupakan penghantar listrik C. elektron yang bebas bergerak D. ion-ion yang bebas bergerak E. elektrode yang merupakan penghantar listrik Larutan natrium klorida dan larutan asam cuka, keduanya menghantarkan arus listrik. Hal ini menunjukkan bahwa kedua larutan 1. merupakan senyawa ion 2. bersifat netral 3. mengandung ion 4. merupakan senyawa kovalen yang benar adalah . . . . A. 1, 2, 3 B. 1, 2 C. 1, 3 6. D. 1, 4 E. 3 saja

5.

Dari 0,1 mol asam cuka yang terlarut dalam air telah terurai 0,005 mol. Berapa % asam cuka yang terionisasi menjadi ion-ionnya? A. 5% D. 1% B. 0,5% E. 0,1% C. 0,05%

152

Kimia Kelas X SMA dan MA

. 1. A. 2 C. (NH4)2SO4(aq) NH4+(aq) + SO4–(aq) B. 2. CaCl2(aq) Ca+ + Cl2. . (NH4)2SO4(aq) 9. 1. . . . 2. NaNO3(aq) H2SO4(aq) Na2SO4(aq) Na+(aq) + N–(aq) + 3 O2–(aq) 2 H+(aq) + SO42–(aq) Na+(aq) + 2 SO4 Reaksi yang benar adalah . VI C. 3 C. 1. II. . . 3.7. . 3 10. I. elektrolit lemah 2. 2. I. 4. 4 8. 1. senyawa kovalen polar yang benar adalah . III E. . II. A. A. hanya sebagian kecil yang terurai menjadi ion-ion. 1. VI B. II D. Amonium sulfat (NH4)2SO4 dilarutkan ke dalam air sesuai dengan persamaan reaksi . A. . 3. 1. Berikut ini beberapa reaksi ionisasi. (NH4)2SO4(aq) NH4+(aq) + SO42–(aq) 2 NH4+(aq) + SO42–(aq) NH42+(aq) + SO42–(aq) 2 NH4+(aq) + 2SO42–(aq) C. 2 B. 4 E. . . 3 E. III. (NH4)2SO4(aq) E. 4 D. K+ NO3– KNO3 I K2SO4 IV Ca2+ CaNO3 II CaSO4 V Al3+ D. 3 saja Al(NO3)3 III Al2SO4 VI SO42– Rumus kimia pada kotak di atas yang salah adalah . senyawa kovalen 3. 3 B. senyawa ion 4. IV Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit 153 . Jika asam cuka dilarutkan ke dalam air. (NH4)2SO4(aq) D. karena asam cuka 1. 2.

CCl4. H2SO4.. .B.. styrofoam. lampu dibuat sebagai lampu taman.. tetapi air laut lampunya menyala. dan pohon kering. sehingga pada saat digunakan untuk menguji larutan akan lebih menarik dan menambah semangat pada saat praktikum. d..... 1.. 154 Kimia Kelas X SMA dan MA .. Gunakan batu batere dan kabel secukupnya. c. Mg2+ .. larutan elektrolit kuat. kertas warna.. 4.. Salin tabel berikut dan lengkapi dengan rumus kimia dari masing-masing kation dan anion. 2. kaki tidak boleh basah dan harus bersepatu karet? Jelaskan! Jika zat berikut ini: NaOH. . Tentukan yang termasuk senyawa ion dan senyawa kovalen. Contohnya... NH3 dilarutkan dalam air. 3. CO(NH2)2.. Buatlah taman dari bahan bekas seperti triplek. CH3COOH.. larutan nonelektrolit.. Coba jelaskan mengapa air hujan jika diuji hantaran listriknya oleh alat uji elektrolit lampunya tidak menyala. manakah yang tergolong a.... T u g a s Untuk percobaan pengujian daya hantar listrik larutan cobalah buat rangkaian ”Elektrolit Tester” dengan desain yang menarik.... HCl. . HNO3 Tuliskan nama dari setiap rumus. Tulis masing-masing reaksi ionnya.. Selesaikan soal-soal berikut dengan singkat dan jelas.. H2O .. Mengapa jika akan memperbaiki gangguan listrik. larutan elektrolit lemah.. KOH. C6H12O6. a. Na+ Cl– OH– Br– NO3– b. c. Hasil karyamu dapat dipamerkan. H+ . KCl. Lampu dapat juga diganti dengan bel listrik atau lampu spot light yang berwarna. b. .. . .. ..

menjelaskan konsep reaksi oksidasi-reduksi berdasarkan pengikatan dan pelepasan elektron. menunjukkan zat yang bertindak sebagai oksidator atau reduktor pada suatu reaksi oksidasireduksi. menuliskan tata nama senyawa berdasarkan harga bilangan oksidasi logam pembentuknya. 4. menjelaskan konsep reaksi oksidasi-reduksi berdasarkan penggabungan dan pelepasan oksigen. 2. 5.Bab VII Reaksi Oksidasi-Reduksi Sumber: Dokumentasi Penerbit Perkaratan besi merupakan proses reaksi oksidasi-reduksi. 3. menjelaskan konsep reaksi oksidasi-reduksi berdasarkan kenaikan dan penurunan bilangan oksidasi. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. Reaksi Oksidasi-Reduksi Reaksi Oksidasi-Reduksi 155 155 .

PETA KONSEP Reaksi Oksidasi-Reduksi melibatkan mengalami Oksidator Reduktor mengalami mengalami Perkembangan Konsep Reduksi Oksidasi melibatkan antara lain Bilangan Oksidasi mendasari Tata Nama Senyawa Konsep Redoks Berdasarkan Penggabungan dan Pelepasan Oksigen Konsep Redoks Berdasarkan Pengikatan dan Pelepasan Elektron Konsep Redoks Berdasarkan Kenaikan dan Penurunan Bilangan Oksidasi 156 Kimia Kelas X SMA dan MA .

b. sedangkan tembaga(II) oksida adalah zat pengoksidasi atau oksidator. bahan makanan menjadi basi karena teroksidasi oleh udara. Reaksi Oksidasi-Reduksi 157 . Konsep ini sangat membantu dalam penjelasan proses oksidasi-reduksi. mulai dari konsep penggabungan dan pelepasan oksigen.i sekitar kita terdapat berbagai proses kimia yang dapat dijelaskan dengan konsep reaksi redoks. D A. Konsep Reaksi Oksidasi Reduksi Berdasarkan Penggabungan dan Pelepasan Oksigen Sejak dulu para ahli mengamati bahwa dalam reaksi kimia. penyepuhan logam. Kini konsep reaksi redoks mengalami perkembangan yaitu ditinjau dari pengikatan dan pelepasan elektron serta perubahan bilangan oksidasi. zat itu dikatakan mengalami oksidasi. reaksinya disebut reaksi reduksi. Konsep Reaksi Oksidasi Reduksi Salah satu reaksi kimia yang terpenting adalah reaksi oksidasi-reduksi. Magnesium terbakar dalam oksigen sesuai dengan persamaan reaksi: 2 Mg(s) + O2(g) 2 MgO(s) Magnesium mengikat oksigen berarti magnesium mengalami oksidasi. Pada reaksi redoks dikenal zat-zat oksidator dan reduktor. Contoh: a. Pengertian oksidasi dan reduksi dapat dijelaskan dengan contohcontoh reaksi berikut. jika suatu zat menerima oksigen. Pengertian oksidasi-reduksi berkembang sesuai dengan konsep-konsep yang menyertainya. 1. Jika zat melepaskan oksigen. zat itu mengalami reduksi. Jika terjadi reaksi oksidasi selalu disertai reaksi reduksi. Pada bab ini akan dijelaskan perkembangan konsep reaksi redoks. dan perkaratan. tata nama berdasarkan bilangan oksidasi. penggunaan baterai sebagai sumber listrik. seng mengalami oksidasi. sebab keduanya tidak dapat dipisahkan. Pada mulanya. kira-kira pada abad ke-19. serta konsep bilangan oksidasi. Seng disebut zat pereduksi atau reduktor. konsep pengikatan dan pelepasan elektron. ahli kimia meninjau reaksi redoks hanya dari konsep reaksi dengan oksigen. Reaksi ini tidak dapat dibahas satu per satu. dan penerapan konsep redoks. Contohnya proses pembakaran bahan bakar. Reaksi antara logam seng dan tembaga(II) oksida dengan persamaan reaksi: Zn(s) + CuO(aq) ZnO(aq) + Cu(s) Tembaga(II) oksida melepaskan oksigen dan seng mengikat oksigen. reaksinya disebut reaksi oksidasi. berarti tembaga(II) oksida mengalami reduksi.

PbO(s) + H2(g) Pb(s) + H2O(l) 2. disebut reduktor. reduksi. Reaksi antara tembaga(II) oksida dan hidrogen dengan persamaan reaksi: CuO(s) + H2(g) Cu(s) + H2O(l) Tembaga(II) oksida melepaskan oksigen maka CuO mengalami reduksi.c. Reduktor adalah zat yang mengalami oksidasi atau zat yang mereduksi zat lain. H2 mereduksi CuO berarti mengalami oksidasi. Oksidator adalah zat yang mengalami reduksi atau zat yang mengoksidasi zat lain. sebagai oksidator. Reaksi oksidasi dan reduksi terjadi bersamaan. dan sebagai reduktor dari reaksi-reaksi berikut: 1. Oksidasi adalah peristiwa pengikatan oksigen. Konsep Reaksi Oksidasi Reduksi Berdasarkan Pengikatan dan Pelepasan Elektron Dahulu pengertian reaksi oksidasi–reduksi hanya digunakan untuk reaksireaksi yang berlangsung dengan adanya perpindahan oksigen. 2 Al(s) + Fe2O3(s) Al2O3(l) + 2 Fe(s) 2. Persamaan reaksinya ditulis: reduksi CuO(s) + H2(g) Cu(s) + H2O(l) oksidator reduktor oksidasi Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan sebagai berikut. ZnO(s) + C(s) Zn(s) + CO(g) 4. disebut oksidator. Reduksi adalah peristiwa pelepasan oksigen. Konsep ini kemudian berkembang terutama setelah konsep struktur atom dipahami. perhatikan uraian berikut! 158 Kimia Kelas X SMA dan MA .1 Tentukan zat yang mengalami oksidasi. Latihan 7. hidrogen mengalami oksidasi. 2 CuS(s) + 3 O2(g) 2 CuO(s) + 2 SO2(g) 3. CuO mengoksidasi H2 berarti mengalami reduksi. Misalnya pada reaksi CuO(s) dan H2(g). Hidrogen mengikat oksigen dari tembaga(II) oksida. Melalui konsep struktur atom maka konsep oksidasi–reduksi dapat juga dijelaskan berdasarkan pengikatan dan pelepasan elektron.

Jadi. 3. yaitu: setengah reaksi oksidasi : Zn(s) Zn2+(aq) + 2 e– setengah reaksi reduksi Reaksi keseluruhan : : Cu2+(aq) + 2 e– Zn(s) + Cu2+(aq) Cu(s) Zn2+(aq) + Cu(s) Reaksi keseluruhan adalah jumlah dari kedua setengah reaksi. berubah menjadi ion magnesium. maka dapat disimpulkan sebagai berikut. yaitu setengah reaksi oksidasi dan setengah reaksi reduksi yang disebut reaksi redoks. sambil melepaskan elektron: Mg(s) Mg2+(s) + 2 e–. Reduksi adalah peristiwa pengikatan elektron. berarti ion hidrogen. Mg(s) + 2 HCl(aq) MgCl2(aq) + H2(g) 2.2 Tentukan setengah reaksi dari reaksi-reaksi berikut. Pada reaksi ini Mg bertindak sebagai reduktor dan hidrogen sebagai oksidator. Proses oksidasi dan reduksi berlangsung dalam satu reaksi. Zn(s) + CuSO4(aq) Zn(s) + Cu2+(aq) ZnSO4(aq) + Cu(s) atau Zn2+(aq) + Cu(s) Reaksi ini dapat ditulis dalam dua tahap yang disebut setengah reaksi. Tunjukkan zat oksidator dan reduktornya. Latihan 7.Untuk mempelajari konsep ini perhatikan reaksi logam magnesium dengan asam menghasilkan ion Mg 2+ dengan persamaan reaksi: Mg(s) + H+(aq) Mg2+(aq) + H2(g) Atom magnesium. berubah menjadi H2. Reaksi di atas menunjukkan terjadinya pelepasan dan pengikatan elektron. + Ion hidrogen. H+ mengikat elektron yang dihasilkan Mg: 2 H+(aq) + 2 e– H2(g). Mg2+. Mg. 1. H . Perhatikan contoh reaksi antara logam seng dan larutan tembaga sulfat di bawah ini. Reduktor adalah pelepas elektron. Oksidator adalah pengikat elektron. Oksidasi adalah peristiwa pelepasan elektron. 4. oksidator adalah zat yang mengikat elektron dan reduktor adalah zat yang melepaskan elektron. Cl2(g) + 2 Br–(aq) Mg(s) + Fe2+(aq) F2(g) + 2 KCl(aq) 2 Cl–(aq) + Br2(l) Fe(s) + Mg2+(aq) 2 KF(aq) + Cl2(g) Reaksi Oksidasi-Reduksi 159 .

dan S2– = –2. Cl– = –1. P4. N2. Bilangan oksidasi oksigen dalam senyawanya sama dengan –2. misalnya dalam NaH dan CaH2. kecuali dalam peroksida misalnya. bilangan oksidasi unsur golongan alkali sama dengan +1. Konsep Reaksi Oksidasi-Reduksi Berdasarkan Perubahan Bilangan Oksidasi Para ilmuwan telah menciptakan suatu metode untuk menentukan oksidator dan reduktor dalam suatu reaksi redoks yaitu menggunakan konsep bilangan oksidasi. Al3+ = +3. Fe. Mg. misalnya dalam HCl. misalnya dalam H2. Bilangan oksidasi suatu ion monoatomik sama dengan muatannya. Untuk memahaminya berikut akan diuraikan cara menentukan bilangan oksidasi dan penggunaan bilangan oksidasi pada reaksi redoks. NH3. H2O2. O2. Bilangan oksidasi suatu unsur menggambarkan kemampuan unsur tersebut berikatan dan menunjukkan bagaimana peranan elektron dalam suatu senyawa. Bilangan oksidasi Ca dalam CaSO4. Bilangan Oksidasi Bilangan oksidasi atau tingkat oksidasi diterangkan berdasarkan komposisi senyawa. 2) Bilangan oksidasi hidrogen dalam senyawa = +1. 1) Bilangan oksidasi atom unsur bebas adalah nol. keelektronegatifan relatif unsur. Na. Mg2+ = +2. 3) 4) 5) Contoh: Bilangan oksidasi K dalam KCl. Na2O2. BaO2 = –1. KClO4 sama dengan +1. Aturan untuk menentukan bilangan oksidasi unsur adalah sebagai berikut. bilangan oksidasi hidrogen = –1. dan Al. 160 Kimia Kelas X SMA dan MA . CaCl2 sama dengan +2. dan unsur golongan alkali tanah sama dengan +2. Dalam hidrida logam. CaHCO3. Aturan ini berlaku untuk setiap unsur dalam satuan rumus. Contoh: Bilangan oksidasi SO2 Jumlah bilangan 2 O = 2 x (–2) = –4 Bilangan oksidasi S = +4 Jumlah bilangan oksidasi SO2 = (+4) + (–4) = 0 7) Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur dalam suatu ion yang terdiri atas beberapa unsur sama dengan muatannya. a. dan menurut beberapa aturan. S8.3. dan dalam OF2 sama dengan +2. KMnO4. 6) Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur dalam senyawa sama dengan nol. dan H2SO4. contohnya bilangan oksidasi Na+ = +1. KHSO4. Dalam senyawa.

oksidasi adalah peristiwa kenaikan bilangan oksidasi dan reduksi adalah peristiwa penurunan bilangan oksidasi.3 Selesaikan soal-soal berikut! 1. ion Cr2O72– b. Bilangan oksidasi H pada H2 = 0 dan pada H2O = +1. b. NaNO3 3. Reaksi Oksidasi-Reduksi ➤ 161 . MnO2 2. Bilangan oksidasi H mengalami kenaikan dari 0 menjadi +1. Bilangan oksidasi Cu mengalami penurunan dari +2 menjadi 0. Dengan demikian berdasarkan perubahan bilangan oksidasinya. HNO3 c. Untuk memahaminya perhatikan reaksi berikut. [Cr(Cl)6]3– Tentukan bilangan oksidasi masing-masing unsur pada a. CuO + H2 Cu + H2O (+2)(-2) (0) (0) (+1)(-2) ➤ reduksi oksidasi Oksidator Reduktor : CuO : H2 hasil oksidasi : hasil reduksi : H2O Cu Bilangan oksidasi Cu pada CuO = +2 dan pada Cu = 0. CrO3 c. Cu(NO3)2 b.Contoh: Jumlah bilangan oksidasi pada SO42– = –2 –2 berasal dari 1 x bilangan oksidasi S + 4 x bilangan oksidasi O yaitu –2 = (1 x (+6)) + (4 x (–2)) Latihan 7. Tentukan bilangan oksidasi krom pada a. Pada reaksi tersebut dinyatakan CuO mengalami reduksi dan H2 mengalami oksidasi. ion MnO4– b. H2 bertindak sebagai reduktor. Tentukan bilangan oksidasi mangan pada a. Penggunaan Bilangan Oksidasi pada Reaksi Redoks Pada suatu reaksi. Pada reaksi ini CuO bertindak sebagai oksidator. perubahan bilangan oksidasi unsur-unsurnya menunjukkan terjadinya reaksi oksidasi dan reduksi.

Cl2(g) + 2 NaBr(aq) Zn(s) + H2SO4(aq) Fe(s) + Cu (aq) 2+ 2 NaCl(aq) + Br2(g) ZnSO4(aq) + H2(g) Fe2+(aq) + Cu(s) B. Reduksi adalah peristiwa penurunan bilangan oksidasi suatu unsur. Oksidasi adalah peristiwa kenaikan bilangan oksidasi suatu unsur.Penggunaan bilangan oksidasi pada reaksi redoks lainnya dapat dilihat pada contoh berikut. 4. CaCl2(aq) + H2(g) 1. Oksidator mengalami penurunan bilangan oksidasi. Rumus-rumus tersebut sebenarnya terjadi atas dasar harga-harga bilangan oksidasi unsur-unsur penyusunnya yang pada bab III dikenalkan dalam bentuk muatan dari ion-ion. serta tunjukkan zat oksidator dan zat reduktor pada reaksi berikut. 2 H2 + O2 0 0 oksidasi Oksidator Reduktor 2. Tata Nama Senyawa Berdasarkan Bilangan Oksidasi Pada bab III telah dibahas tentang rumus kimia dan tata nama senyawa. Reduktor mengalami kenaikan bilangan oksidasi. peristiwa reduksi dan oksidasi. 3. : : O2 H2 reduksi hasil oksidasi hasil reduksi : H2O atau H+ : H2O atau O2– Cu + 4 HNO3 0 +5 oksidasi Oksidator : HNO3 Reduktor : Cu ➤ ➤ 2 H2O (+1)(–2) ➤ reduksi hasil oksidasi : Cu(NO3)2 atau Cu2+ hasil reduksi : NO2 Dari penjelasan di atas. Latihan 7. Contoh: 1. 162 Kimia Kelas X SMA dan MA ➤ Cu(NO3)2 + 2 H2O + 2 NO2 +2 +4 . maka dapat disimpulkan sebagai berikut.4 Jelaskan dengan menggunakan perubahan bilangan oksidasi. Ca(s) + 2 HCl(aq) 2.

+3. FeCl3. Cl2O3. Reaksi Oksidasi-Reduksi 163 . +6 Tata nama untuk senyawa dari unsur-unsur tersebut ada dua cara yaitu sebagai berikut. Misalnya tembaga mempunyai dua macam bilangan oksidasi. Besi(II) sulfida. CO2. 1. Beri nama rumus senyawa berikut! KBr. yaitu Cu+ dan Cu2+. Berikut contoh tata nama senyawa tembaga dengan oksigen.5 Selesaikan soal-soal berikut. CO. dan HgI2. +3. magnesium sulfat. Nama Senyawa Tembaga(I) oksida Tembaga(II) oksida Tembaga(II) sulfida Menyebutkan nama logam dalam bahasa Latin dengan akhiran –o untuk logam yang bilangan oksidasinya rendah dan akhiran –i untuk logam yang bilangan oksidasinya tinggi. Rumus Senyawa Cu2O CuO Nama Senyawa Cupro oksida Cupri oksida Latihan 7. Rumus Senyawa Cu2O CuO CuS 2. Fe2O3. FeSO4. besi(III) karbonat. Bilangan oksidasi Fe : + 2. +2 Bilangan oksidasi Mn : +2. kemudian nama suku pertama nonlogam yang dirangkai dengan akhiran –ida. contoh tata nama senyawanya yaitu sebagai berikut. 2. timah(IV) nitrat. Menyebutkan nama logam dalam bahasa Indonesia. Tuliskan rumus senyawa-senyawa berikut. AlPO4.Tata nama yang mengungkapkan atau menuliskan harga bilangan oksidasi unsurnya yaitu untuk senyawa-senyawa yang dibentuk oleh logam-logam yang mempunyai lebih dari satu harga bilangan oksidasi misalnya logam-logam transisi. +4. diikuti dengan nama suku pertama nonlogam yang dirangkai dengan akhiran –ida. kalium nitrat. natrium sulfit. dan natrium nitrit. SnCl4. 1. +3 Bilangan oksidasi Cu : + 1. +6. CaO. diikuti dengan bilangan oksidasi logam dalam tanda kurung. +7 Bilangan oksidasi Cr : +2.

Emas termasuk logam yang harganya mahal. Benda-benda lain yang penggunaannya berdasarkan reaksi redoks antara lain aki dan batu baterai. contohnya pada penyepuhan emas. Pertanyaan: 1.C. reaksi akan terjadi karena adanya aliran listrik. Pada penyepuhan logam terjadi reaksi oksidasi-reduksi. Ion ini akan tereduksi menjadi Au pada kutub negatif yaitu tembaga. + – + – tembaga besi e – 3+ Au 3+ Au e – e – + Ag + Au Ag Ag e – Au Ag Sumber: New Stage Chemistry Amati komponen apa yang berubah pada proses tersebut. Lama-lama tembaga akan terlapisi emas. Reaksi yang terjadi: Di kutub + : Au Au3+ + 3 e– Di kutub – : Au3+ + 3 e– Au Selain penyepuhan logam untuk perhiasan. Kedua logam tersebut dicelupkan pada larutan AuCl3. misalnya sendok-sendok kecil dilapisi perak atau patung besi dilapisi emas. Untuk memahami proses ini lakukan kegiatan berikut! KEGIATAN 7. logam emas dihubungkan dengan kutub positip. 164 Kimia Kelas X SMA dan MA . Pada penyepuhan tembaga oleh emas.1 Penyepuhan Perhatikan gambar penyepuhan gelang tembaga oleh emas dan sendok besi oleh perak berikut ini. tembaga pada kutub negatif. penyepuhan ini banyak dilakukan pada benda-benda kerajinan untuk suvenir dari logam. Tulis masing-masing reaksinya! Penyepuhan merupakan contoh dari proses elektrolisis. sehingga saat ini banyak perhiasan yang terbuat dari tembaga yang dilapisi emas melalui penyepuhan. Penerapan Konsep Reaksi Oksidasi-Reduksi Konsep reaksi oksidasi-reduksi banyak kita manfaatkan. Setelah beberapa saat logam emas akan larut membentuk ion Au3+. Jelaskan bagaimana proses penyepuhan pada masing-masing percobaan! 2. Tentukan zat apa yang teroksidasi dan zat apa yang tereduksi pada masing-masing percobaan! 3.

Contoh: Nama FeCl2 adalah besi(II) klorida atau fero klorida Nama FeCl3 adalah besi(III) klorida atau feri klorida Pada tata nama yang menggunakan bahasa Indonesia angka Romawi dan kurung menunjukkan bilangan oksidasi besi. serta kenaikan dan penurunan bilangan oksidasi. oksidasi adalah peristiwa kenaikan bilangan oksidasi sedangkan reduksi adalah peristiwa penurunan bilangan oksidasi. oksidasi adalah peristiwa pengikatan oksigen sedangkan reduksi adalah peristiwa pelepasan oksigen. Zat yang mengalami oksidasi disebut reduktor.Latihan 7. Sumber: New Stage Chemistry Rangkuman 1. Jelaskan proses yang terjadi pada penyepuhan benda dari besi oleh tembaga! 2. 6. pengikatan dan pelepasan elektron. Di angkasa roket menggunakan hidrogen yang dibakar dengan oksigen. 4. Reaksi Oksidasi-Reduksi 165 . Beberapa nama senyawa dapat ditentukan berdasarkan bilangan oksidasi logam-logamnya. 1. oksidasi adalah peristiwa pelepasan elektron sedangkan reduksi adalah peristiwa pengikatan elektron. Berikan contoh penerapan konsep redoks pada kehidupan sehari-hari! INFO KIMIA Peluncuran roket seperti gambar menggunakan prinsip reaksi redoks. Pada konsep penggabungan dan pelepasan oksigen. Untuk meluncurkan roket tersebut digunakan kerosin. 5. Zat yang mengalami reduksi disebut oksidator. Pada tata nama yang menggunakan nama latin. Reaksi redoks berkembang mulai dari konsep penggabungan dan pelepasan oksigen. Kerosin terbakar oleh oksigen memberikan energi untuk naik ke atas. akhiran –o pada nama logam menunjukkan bilangan oksidasi logam yang lebih rendah dan akhiran –i menunjukkan bilangan oksidasi logam yang tinggi. Semua ini adalah reaksi redoks.6 Selesaikan soal-soal berikut. Pada konsep kenaikan dan penurunan bilangan oksidasi. 2. 3. Pada konsep pengikatan dan pelepasan elektron.

A. MnO2 D. +3 B. Fe2O3 + CO Fe + CO2 Reaksi oksidasi yang benar adalah . . Di antara reaksi berikut. A. pengurangan bilangan oksidasi Kimia Kelas X SMA dan MA 4. Dalam senyawa manakah mangan memiliki bilangan oksidasi tertinggi? A. penambahan bilangan oksidasi E. pelepasan elektron C. penambahan muatan atom D. KMnO4 C. –5 D. K2MnO4 B. 1. 3. 166 . manakah yang bukan reaksi redoks? A. CuO + H2 Cu + H2O C. penambahan proton B. Cu(s) + 2 e– D. Na + H2O NaOH + H2 E. 5. . A. Mg + HCl MgCl2 + H2 D. Al(s) E. +5 C. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. Mn2O3 Bilangan oksidasi nitrogen dalam HNO3 adalah . Ca(s) 2.Kata Kunci • • • • Reduksi Oksidasi Reaksi redoks Oksidator • • • Reduktor Bilangan oksidasi Penyepuhan Evaluasi Akhir Bab I. . . . . 0 Reaksi reduksi dapat ditunjukkan oleh terjadinya . MnO E. NaOH + HCl NaCl + H2O B. –3 E. Mg(s) + 2 e– Mg2+(aq) B. . Na(s) Na2+(aq) + 2 e– Cu2+(aq) Al3+(aq) + 3 e– Ca3+(aq) + 3 e– C. . .

. A. Cu(NO3)2 11. Pernyataan yang benar dari reaksi di atas adalah . logam Mg berubah menjadi senyawa MgCl2 B. –2 menjadi 0 Mangan yang tidak dapat dioksidasi lagi terdapat pada ion . MnO4– 3+ B. . . . Mn2+ D. 6 B. A. logam Mg mengikat H dari senyawa HCl E. A. A. Mn E. A. –2 menjadi +2 C. . 0 menjadi –2 D. 8. bilangan oksidasi Zn berubah dari . +2 menjadi 0 B. . 9. . HNO3 E. . . Cl C. CuO + 2 HCl E. Pada reaksi: 3 Cu + 8 HNO3 3 Cu(NO3)2 + 4 H2O + 2 NO. H2 + Cl2 12. 3 D. MnO42– 4+ C. yang bertindak sebagai oksidator adalah . . Cu D. H2O B. Cl– B. . ZnCO3 ZnO + CO2 BaSO4 + 2 HCl CuCl2 + H2O 2 HCl C. 0 menjadi +2 E. Mn Pada reaksi: 2 KClO3 2 KCl + 2 O2 Atom klor mengalami perubahan bilangan oksidasi sebesar . Fe2+ D. yang bertindak sebagai pereduksi adalah . 7 C. . . AgNO3 + NaCl AgCl + NaNO3 B. Reaksi berikut: Mg + 2 HCl MgCl2 + H2 disebut reaksi redoks. BaCl2 + H2SO4 D. .6. Dalam persamaan reaksi: Zn(s) + NiCl2(aq) ZnCl2(aq) + Ni(s). 4 E. logam Mg mengalami peningkatan bilangan oksidasi dan hidrogen penurunan bilangan oksidasi Reaksi Oksidasi-Reduksi 167 . senyawa HCl berubah menjadi MgCl2 D. . A. Fe3+ 10. . 5 Pada reaksi 2 Fe2+(aq) + Cl2(g) 2 Fe3+(aq) + 2 Cl–(aq) 7. Manakah yang merupakan reaksi redoks? A. ion Cl– berubah menjadi senyawa MgCl2 C. Cl2 E. NO C. . .

Fe3(CO3)2 4. kayu dibakar menjadi arang E. 1 mol B.3 mol E. AsO32– AsO43– E. . Semua reaksi berikut ini merupakan reaksi redoks. Fe3O4 D. . Suatu zat dengan rumus kimia CaCl2 disebut . Al(OH)3 Al(OH)4– 19.2 mol D. kecuali . 1. Manakah perubahan di bawah ini yang memerlukan suatu reduktor? A. . Fe2O3 E. Cu(NO3)2 168 Kimia Kelas X SMA dan MA . BrO3 BrO– C. A. FeO B. karbon diklorida E. Di bawah ini tertulis nama senyawa berikut rumus kimianya. . 0. A. . asam klorida dengan natrium hidroksida menjadi garam dapur D. Rumus kimia feri oksida adalah . . CaSO4 3. kalium klorida B. kuprum sulfida D. A.13.5 mol C. Cu2O 2. A. Besi(III) karbonat. besi dengan oksigen menjadi karat besi B. . Tembaga(I) oksida. Fe(OH)3 16. Suatu senyawa dengan rumus CuS disebut . tembaga(II) sulfida C. 0. tembaga(I) sulfida B. 0. . logam dengan asam menghasilkan gas hidrogen 18. 1. . Tembaga nitrat. H2O2 O2 D. .66 mol 14. kalsium diklorida 15. . Fe(OH)2 C. Kalsium sulfat. kalium diklorida D. tembaga sulfida E. CrO42– Cr2O72– – B. karbon dengan oksigen menjadi gas karbon dioksida C. tembaga sulfat 17. Pada reaksi reduksi logam tembaga dan asam nitrat berikut: 3 Cu + 8 HNO3 3 Cu(NO3)2 + 4 H2O + 2 NO Bila 1 mol tembaga bereaksi maka berapa mol gas NO yang terbentuk? A. . kalsium klorida C.

dan 4 B. e. mana proses oksidasi dan proses reduksi? Jelaskan alasannya! 3. tentukanlah oksidator dan reduktor serta perubahan bilangan oksidasinya. AuCl3 Jelaskan proses penyepuhan logam seng oleh emas. 2. 2. 3 E. MnCl2 b. 3. Sendok aluminium dihubungkan dengan kutub positif dan logam perak dengan kutub negatif C. A. CuCI2 d. h. 1. . d. H2O NaH H2O2 f. 2. Cr2O3 e. 1. V2O5 g. Na2O b. g. a. Logam perak larut membentuk Ag+ D. a. Kedua logam tercelup dalam larutan perak nitrat (AgNO3(aq)) B. Fe2O3(s) + 3 CO(g) 2 Na(s) + 2 H2O(l) 2 Al(s) + 3 Cl2(g) O2(g) + S(s) Cu(s) + S(s) SO2(g) CuS(s) 2 Fe(s) + 3 CO2(g) 2 NaOH(aq) + H2(g) 2 AlCl3(s) 4. tulis reaksi redoks yang terjadi! 5. NiCl3 c.yang benar adalah . Tentukan nama dari senyawa-senyawa berikut. c. b. SnO2 f. Sendok aluminium dapat dilapisi oleh perak melalui proses penyepuhan. di kutub positif terjadi Ag Ag+ + e– B. 1. dan 3 C. 1. dan 4 D. d. dan 4 20. 2. terjadi reaksi: Pb2+ + 2 e– Pb 2 Br– Br2 + 2 e– Di antara dua proses tersebut. Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat. c. Tentukan bilangan oksidasi setiap unsur dalam senyawa ion berikut ini! a. KCl NO3– SO42– Pada reaksi elektrolisis timbal (II) bromida. Reaksi Oksidasi-Reduksi 169 . Ion Ag+ akan tereduksi menjadi Ag pada kutub negatif E. H2 e. 1. MnO2 h. Manakah dari pernyataan di bawah ini yang tidak benar? A. 1. Dari reaksi di bawah ini. . 3. .

Gunakan alat dan bahan sebagai berikut: Alat-alat: Kunci bekas Bahan : Larutan tembaga(II) sulfat Batu baterai 12 volt Logam tembaga (dari dalam kabel) Kabel listrik Wadah dari kaca Carilah informasi dari buku tentang percobaan penyepuhan.T u g a s Lakukan percobaan penyepuhan logam dengan larutan tembaga(II) sulfat atau larutan terusi. Buatlah laporan hasil percobaan dengan lengkap dan tunjukkan kunci yang sudah disepuh! 170 Kimia Kelas X SMA dan MA .

TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. H. sekunder. dan O dalam senyawa karbon melalui percobaan.Bab VIII Kekhasan Atom Karbon Sumber: Lawrie Ryan. Etuna merupakan senyawa karbon. Chemistry For You Mengelas menggunakan campuran gas etuna dan oksigen murni. 2. dan kuarterner. Kekhasan Atom Karbon Kekhasan Atom Karbon 171 171 . membedakan atom C primer. tersier. mengindentifikasi unsur C. mendeskripsikan kekhasan atom karbon dalam senyawa karbon. 3.

PETA KONSEP Kekhasan Atom Karbon mengakibatkan Ikatan Antar Atom Karbon membentuk ada yang berupa Rantai Karbon berupa Rantai Lurus Rantai Bercabang Ikatan Tunggal Ikatan Rangkap terdiri dari memiliki dapat memiliki Ikatan Rangkap Dua Ikatan Rangkap Tiga Atom C Primer Atom C Sekunder Atom C Tertier Atom C Kuarterner 172 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Unsur C. H. Ambillah kapas dan totolkan pada Sumber: Lawrie Ryan. dan O dalam senyawa karbon dan kekhasan atom karbon. 3. Apa yang terjadi? Pertanyaan: 1. dan bahan bakar. A. Zat apakah yang berwarna hitam dan uap itu? Untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut lakukan pengujian senyawa karbon berikut. Salah satu sifat khas senyawa karbon yaitu mempunyai rumus dan struktur molekul yang beraneka ragam bergantung pada jumlah atom karbonnya. Sediakan tabung reaksi. dan O pada senyawa karbon Pada percobaan ini akan diuji adanya unsur H dan O serta unsur C pada gula pasir. kapas 2. Percobaan 1.1 Eksperimen Menguji Unsur C. Contoh senyawa yang mengandung karbon antara lain. Chemistry for You kertas kobal. tetapi kebanyakan terdiri dari beberapa atom karbon yang saling berikatan satu sama lain. Menguji unsur H dan O 1. vitamin. protein. Senyawa karbon mengandung paling sedikit satu atom karbon. penjepit tabung.K arbon merupakan satu unsur yang banyak ditemukan jenis senyawanya. tepung kanji. Panaskan gula sampai berwarna coklat dan uap yang dihasilkan membasahi kapas. dan pembakar spirtus. dan O dalam Senyawa Karbon Pada waktu kita membakar kertas atau memanaskan gula dengan waktu yang lama maka akan didapat zat yang berwarna hitam dan uap. NH4OCN CO(NH2)2 amonium sianat urea Senyawa organik lebih sering disebut senyawa karbon. lemak. KEGIATAN 8. Unsur apa yang terdapat dari hasil pemanasan gula tersebut? Kekhasan Atom Karbon 173 . 4. Apakah senyawa organik hanya didapat dari makhluk hidup? Awalnya senyawa organik diduga hanya dapat dihasilkan oleh makhluk hidup atau terdapat dalam makhluk hidup. Mengapa kertas kobal klorida berubah warna? 2. gula. Masukkan seujung sendok kecil gula pasir ke dalam tabung reaksi gula pasir kemudian sumbat dengan kapas. Senyawa karbon ada yang termasuk senyawa organik dan senyawa anorganik. wol. H. Pada bab ini akan dibahas keberadaan unsur C. tetapi Friedrich Wohler tahun 1828 berhasil mensintesis urea (senyawa organik) dengan memanaskan amonium sianat melalui reaksi berikut. plastik. nilon. H.

Air terdiri dari unsur hidrogen dan oksigen.Percobaan 2. Jika senyawa tersebut hanya mengandung C dan H saja disebut hidrokarbon. Hal ini membuktikan bahwa uap yang dihasilkan dari pemanasan gula pasir adalah uap air. dan oksigen. masukkan ujung pipa ke dalam tabung reaksi tersebut. 6. Dari mana gas CO2 tersebut? CO2 terbentuk dari reaksi antara C sebagai sisa pembakaran gula pasir dengan CuO. 3. Jika campuran gula pasir dan CuO dipanaskan maka pada dinding tabung terbentuk lapisan tembaga dan gas yang dapat mengeruhkan air kapur. Amati gejala yang terjadi pada air kapur dan sisa pemanasan tabung reaksi. 2. 174 Kimia Kelas X SMA dan MA . Mengapa terjadi perubahan pada air kapur? 2. Chemistry for You reaksi lain. dan pasir dan CuO pembakar spirtus. Siapkan air kapur dalam tabung Sumber: Lawrie Ryan. Rangkaikan alat seperti pada air kapur gambar di samping. Pertanyaan: 1. Masukkan gula pasir dan CuO ke dalam tabung reaksi. Kesimpulan apa yang kamu dapatkan dari percobaan ini? Pada pemanasan gula pasir akan menghasilkan karamel yang berwarna coklat dan uap yang dapat mengubah warna kertas kobal dari warna biru menjadi merah muda. penjepit tabung. hidrogen. 4. Panaskan campuran gula pasir dengan CuO dalam tabung reaksi. Bagaimana warna campuran setelah pemanasan dan zat apa yang terjadi? 3. sumbat yang sudah campuran gula terpasang pipa bengkok. Selain ketiga unsur tersebut ada unsur lain yang jumlahnya sangat sedikit seperti nitrogen dan belerang. 5. Hal ini menunjukkan reaksi yang terjadi menghasilkan gas karbon dioksida. Persamaan reaksinya: C(s) + CuO(s) Cu(s) + CO2(g) CO2 yang terbentuk bereaksi dengan air kapur (Ca(OH)2) dengan reaksi: CO2(g) + Ca(OH)2(s) CaCO3(s) + H2O(l) Senyawa organik atau senyawa karbon umumnya mengandung unsur-unsur karbon. Sediakan tabung reaksi. Tuliskan reaksi-reaksi yang terjadi pada percobaan tersebut! 4. maka dalam gula pasir terdapat unsur hidrogen dan oksigen. Menguji adanya unsur C 1.

sehingga membentuk molekul tetrahedral. C . Hal ini disebabkan kekhasan atom karbon itu sendiri. Ikatan yang terjadi digambarkan dengan struktur Lewis sebagai berikut. ikatan C dan H dapat digambarkan sebagai berikut. karbon dapat pula berikatan kovalen dengan atom oksigen. rangkap dua. C .B.1 Metana dengan bentuk tetrahedral 2. General Chemistry H Gambar 8. bila berikatan dengan atom lain kemungkinan struktur Lewisnya adalah sebagai berikut. Bagaimana karbon berikatan dengan oksigen? Karbon mempunyai empat elektron valensi dan oksigen mempunyai enam elektron valensi. Senyawa karbon dengan oksigen disebut karboksida. H C +4 H H H H atau H C H Pada molekul metana ini atom karbon terletak di pusat dan dikelilingi oleh empat atom hidrogen dengan jarak yang sama. Atom karbon mempunyai 4 elektron valensi. C atau rangkap tiga.1 H C H H C H H Sumber: Ebbing. Pada metana. Ikatan yang terjadi dapat berupa ikatan kovalen tunggal. Ikatan Karbon dengan Hidrogen Senyawa karbon dengan hidrogen disebut hidrokarbon. Hidrokarbon yang paling sederhana adalah metana dengan rumus CH4. Kekhasan Atom Karbon dalam Senyawa Karbon Mengapa senyawa karbon jumlahnya banyak? Karbon mudah berikatan sehingga membentuk berbagai senyawa. 1. Kekhasan atom karbon di antaranya kemampuan membentuk empat ikatan kovalen dengan atom lain atau atom karbon lain. C . O C O atau O=C=O atau O=C=O Kekhasan Atom Karbon 175 . serta membentuk rantai karbon lurus atau bercabang. Ikatan Karbon dengan Oksigen Selain berikatan dengan atom hidrogen. Perhatikan Gambar 8.

Tabel 8. Oleh karena itu ikatannya berupa ikatan rangkap dua.Pada struktur ini setiap atom akan stabil karena dikelilingi 8 elektron. Ikatan yang terbentuk dapat merupakan ikatan kovalen tunggal atau ikatan kovalen rangkap. Dalam bentuk padat disebut dry ice.1 Contoh senyawa dengan berbagai ikatan Jenis Ikatan Kovalen Tunggal Contoh Rumus C2H6 Struktur Lewis Rumus Struktur H H H C C H H H H H C H H C H H–C H C H H H C H C–H Rangkap dua C2H4 H H H C C H H H Rangkap tiga C2H2 H C C H 176 Kimia Kelas X SMA dan MA . O C O O C O O C O Pada CO2 ini dua pasang elektron digunakan bersama antara karbon dan oksigen. 3. INFO KIMIA CO2 – – – – – – Tidak berwarna. seperti yang ditunjukkan oleh lingkaran berikut. Contoh senyawa yang berikatan kovalen tunggal dan rangkap dapat dilihat pada Tabel 8. Sedikit larut dalam air membentuk asam lemah. karbon dapat berikatan dengan karbon lain. Lebih berat dari udara.1. Dapat memadamkan api. Ikatan Karbon dengan Karbon Selain dengan hidrogen dan oksigen. Menyegarkan minuman ringan.

C tersier. dan kuarterner? Jelaskan apa yang disebut atom C primer. sekunder. Untuk memahaminya perhatikan struktur karbon berikut. dan C kuarterner. tersier. Atom C tersier yaitu atom C yang mengikat 3 atom C lain. sekunder. CP C P P T CP CT CS CP C CS C K CK C CP C P C P Keterangan: P = primer S = sekunder T = tersier K = kuarterner Dari struktur karbon di atas berapa masing-masing atom C yang terikat pada atom C primer. C sekunder. Contoh: a.4. Sekunder. Atom C kuarterner yaitu atom C yang mengikat 4 atom C lain. Atom C Primer. Rantai karbon lurus –C–C–C–C– C=C–C–C C–C C–C b. atom karbon dibedakan menjadi atom C primer. Atom C sekunder yaitu atom C yang mengikat 2 atom C lain. Rantai karbon yang terbentuk dapat berupa rantai lurus atau rantai bercabang. dan Kuarterner Berdasarkan jumlah atom karbon yang terikat pada atom karbon lainnya. tertier. Kekhasan Atom Karbon 177 . Tersier. dapat disimpulkan: • • • • Atom C primer yaitu atom C yang mengikat 1 atom C lain. Rantai karbon bercabang C C–C–C–C C C–C– C–C C C= C–C–C C 5. Makin banyak atom karbon dengan atom karbon yang berikatan maka akan terbentuk rantai karbon. Rantai Karbon pada Senyawa Karbon Karbon dengan karbon dapat berikatan. dan kuarterner! Berdasarkan struktur karbon di atas.

Latihan 8. dan kuarterner. Suatu padatan senyawa organik dipanaskan dalam tabung reaksi dan di atas tabung diletakkan kertas kobal. a. sekunder. 4. Kata Kunci • • • • Senyawa organik Senyawa karbon Tetrahedral Karboksida • • • • Atom C primer Atom C sekunder Atom C tersier Atom C kuarterner Evaluasi Akhir Bab A.1 Tentukan C primer. ikatan rangkap dua (C = C). . 5. dan ikatan rangkap tiga (C C). 2. tersier. C C C –C –C –C –C –C –C C C –C –C C C C C – C – C – C – C –C – C C C C C C Rangkuman 1. dan C kuarterner pada rumus struktur berikut. atom karbon ada yang berupa atom karbon primer. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. 1. Rantai karbon dapat berupa rantai lurus atau rantai bercabang. C sekunder. Ikatan antara atom karbon dengan atom karbon dibedakan menjadi ikatan tunggal (C – C). . Kimia Kelas X SMA dan MA 178 . C tersier. Kekhasan atom karbon adalah dapat membentuk 4 ikatan kovalen dengan atom C atau atom lain dan dapat membentuk rantai karbon. Senyawa organik disebut juga senyawa karbon karena dihasilkan oleh makhluk hidup dan selalu mengandung atom karbon. . 3. Berdasarkan jumlah atom karbon lain yang terikat oleh suatu atom karbon. C C b. Berdasarkan data itu dapat disimpulkan bahwa unsur-unsur yang terkandung dalam senyawa itu adalah . Setelah beberapa saat ternyata terjadi perubahan warna pada kertas kobal.

5. H C H E. air kapur D. air gula Zat berikut merupakan kegunaan hidrokarbon. hidrogen. air cuka B. oksigen dan hidrogen 2. dan 8 H CH3 CH3 H CH3 B. A. atom C tersier terdapat pada nomor . 1. semen B. oksigen dan karbon B. . rangkap dua atau tiga antar atom karbon maupun dengan atom unsur lain Senyawa hidrokarbon dibakar akan menghasilkan gas CO2 dan H2O. . D. empat ikatan kovalen B. A. dan 6 H 3C C C C C C H D. detergen D. Untuk menguji adanya gas CO2 digunakan larutan . . oksigen. . 5. 2. rantai yang panjang antar atom karbon D. 2. . . solar C. H C H 6. H C H C. 3. . A. 4. . rantai karbon yang lurus maupun bercabang E. . dan 6 6 5 1 4 3 2 C. kecuali . . 4. dan 7 7 E. . 4. A. 2. karbohidrat Struktur Lewis untuk C3H6 adalah . Dalam senyawa hidrokarbon berikut ini. ikatan kovalen tunggal. air garam E. 2. dan 7 CH2 CH3 CH3 H H 8 CH3 Kekhasan Atom Karbon 179 . dan karbon E. karbon dan air Pernyataan berikut merupakan kekhasan atom karbon dalam senyawanya kecuali dapat membentuk . D. . A. air soda C. ikatan kovalen rangkap dua atau tiga saja antara atom karbonnya C. 3. lemak E. . .A. hidrogen dan karbon C. H H H C C C H H H H H C C H H B. H H H C H C C H H H H C C H H H H C C H H 3. .

C4H6. C4H10. dan 3 atom C tersier E. . dan 2 atom C tersier D. Beri warna yang berbeda untuk atom-atom C tersebut! Buatlah model senyawa yang mengandung ikatan tunggal saja dan mengandung ikatan rangkap. A. . Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat. 4 dan 7 8. Buat model senyawa karbon yang mengandung atom C primer. C sekunder. 2. 2 dan 5 D. 1 atom C sekunder. 1 atom C sekunder. dan 4 atom C tersier B. 5. 1. . Dari rumus struktur suatu molekul hidrokarbon berikut. 4. . 2 atom C sekunder. 3 dan 6 E. 3. Peristiwa apakah yang menunjukkan bahwa dalam gula mengandung unsur hidrogen dan oksigen? Jelaskan! Bagaimana membuktikan bahwa hasil pembakaran senyawa karbon dikeluarkan gas karbon dioksida dan uap air? Tuliskan struktur Lewis dari senyawa C2H4. 1 dan 9 B.7. dan C kuarterner dari bahan-bahan yang ada di rumah seperti kawat dan kertas koran. 1 atom C sekunder. dan 2 atom C tersier C. dan 1 atom C tersier B. 4 atom C primer. C sekunder. A. C3H8. 2 atom C sekunder. Apakah yang dimaksud dengan C primer. 180 Kimia Kelas X SMA dan MA . 3 atom C primer. CH3 1 2 3 4 CH3 5 CH3 6 7 H3C CH CH3 C CH3 CH2 CH C CH2 8 9 CH2 CH CH3 CH3 CH3 yang mempunyai kedudukan C kuarterner adalah nomor . 4 atom C primer. 3 atom C primer. 2. . C tersier. . C3H6 . 2 atom C primer. C2H6. dan C kuarterner? Jelaskan! Sebutkan hal-hal yang menunjukkan kekhasan atom karbon! T u g a s 1. 5 dan 8 C. Dari rumus struktur zat ini: H3C – CH – CH – CH3 CH3 CH2 – CH3 dapat dikatakan bahwa zat ini mempunyai .

4. Mainan plastik tersebut dibuat dari polimerisasi etena. memberi nama senyawa alkana. 2. Alkana. dan Alkuna Alkana. menuliskan contoh reaksi sederhana pada senyawa alkana. membuat isomer-isomer dari senyawa hidrokarbon. Alkena. dan alkuna. dan Alkuna 181 181 . Alkena. alkena. Alkena. 5. mengelompokkan senyawa hidrokarbon berdasarkan kejenuhan ikatan.Bab IX Alkana. alkena. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat: 1. 3. dan alkuna. menyimpulkan hubungan titik didih senyawa hidrokarbon dengan massa molekul relatifnya dan strukturnya. dan Alkuna Sumber: Ramsden. Key Science Chemistry Mainan anak-anak ban ak ang terbuat dari plastik.

PETA KONSEP Hidrokarbon terdiri dari Hidrokarbon Jenuh Hidrokarbon Tak Jenuh berupa dapat berupa Alkana rumus umum rumus umum Alkena Alkuna rumus umum CnH2n+2 membentuk CnH2n membentuk membentuk CnH2n-2 dapat mengalami Isomer Rantai Isomer Cis-Trans Isomer Posisi dapat mengalami Reaksi Oksidasi Reaksi Substitusi Reaksi Eliminasi Reaksi Adisi 182 Kimia Kelas X SMA dan MA .

dan Alkuna 183 . 9. Organic Chemistry Bila senyawa alkana diurutkan berdasarkan jumlah atom C nya. Alkana. dan LPG.1 Rumus molekul dan nama beberapa alkana No. 2. S A. Bagaimana rumus dan sifat-sifat alkana? 1. 1. 5. hidrokarbon alifatik yang mengandung ikatan tunggal disebut hidrokarbon jenuh contohnya alkana dan yang mengandung ikatan rangkap disebut hidrokarbon tak jenuh contohnya alkena dan alkuna. Fesenden. Hidrokarbon siklik yang jenuh disebut sikloalkana dan hidrokarbon siklik yang tidak jenuh disebut hidrokarbon aromatik. 3. contohnya minyak tanah. Senyawa hidrokarbon dapat berupa hidrokarbon alifatik dan hidrokarbon siklik. Rumus Umum Alkana Untuk mempelajari rumus umum alkana. contohnya benzena. Alkana Bahan bakar yang kita gunakan dalam keperluan sehari-hari termasuk golongan alkana. Rumus Molekul C6H14 C7H16 C8H18 C9H20 C10H22 Nama Heksana Heptana Oktana Nonana Dekana Sumber: Raph J. Senyawa siklik akan dibahas di kelas XII. perhatikan tabel rumus molekul dan nama beberapa alkana berikut ini. ternyata ada perbedaan jumlah atom C dan H secara teratur yaitu CH2. 6. bensin. Deret senyawa ini merupakan deret homolog yaitu suatu deret senyawa sejenis yang perbedaan jumlah atom suatu senyawa dengan senyawa berikutnya sama. 7. 8. Rumus Molekul CH4 C2H6 C3H8 C4H10 C5H12 Nama Metana Etana Propana Butana Pentana No. Alkena. 10. dan alkuna. Berdasarkan ikatan yang terjadi di antara atom C nya.enyawa hidrokarbon banyak terdapat di alam terutama pada minyak bumi dan gas alam. Tabel 9. Bagaimana rumus kimia dari senyawa-senyawa hidrokarbon tersebut? Pada bab ini akan dibahas senyawa alifatik dan beberapa reaksi yang terjadi pada alkana. alkena. 4. Senyawa hidrokarbon adalah senyawa karbon yang hanya mengandung unsur karbon dan hidrogen.

Tata Nama Alkana Tata nama alkana menurut IUPAC (International Union of Pure and Applied Chemistry) adalah sebagai berikut. Senyawa alkana yang mempunyai rantai karbon lurus namanya diberi awalan normal dan disingkat dengan n. Contoh: CH3 – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 n-butana n-pentana n-heksana 184 Kimia Kelas X SMA dan MA . Tabel 9.2 Contoh rumus molekul dan rumus struktur pada alkana Nama Rumus Etana Rumus Molekul C2H6 Struktur Lewis H H C H H Propana C3H8 H C H H C H H H C H H C H H H H C H H C H H atau CH3 – CH3 Rumus Struktur H H H H C C C H atau CH3 – CH2 – CH3 H H H Berdasarkan strukturnya alkana merupakan suatu hidrokarbon yang mempunyai ikatan tunggal antara C dan C nya. dan propana. Contoh: Metana. maka alkana disebut hidrokarbon jenuh atau parafin. Parafin artinya mempunyai daya gabung yang kecil atau sukar bereaksi dengan zat lain.Dari rumus-rumus molekul alkana di atas dapat disimpulkan bahwa rumus umum alkana adalah: CnH2n+2 n = jumlah atom karbon Pada penulisan rumus senyawa karbon dikenal rumus molekul dan rumus struktur. 2. a. Oleh karena semua C sudah mengikat 4 atom lain. Contoh penulisan rumus molekul dan rumus struktur alkana dapat dilihat pada Tabel 9. etana. b.2. Senyawa-senyawa alkana diberi nama berakhiran –ana.

Contoh: CH3 CH3 – CH2 – CH – CH2 – CH2 – CH3 CH2 CH3 dua cabang (dipilih) CH3 CH3 – CH – CH – CH2 – CH2 – CH3 CH2 CH3 satu cabang (tidak dipilih) Jika ada dua cabang yang berbeda terikat pada atom C dengan jarak yang sama dari ujung maka penomoran dimulai dari atom C yang lebih dekat ke cabang yang lebih panjang.c. Alkena. Rantai utama adalah rantai hidrokarbon yang terpanjang diberi nomor secara berurutan dimulai dari ujung yang terdekat dengan cabang. Beberapa gugus alkil dan namanya dapat dilihat pada Tabel 9.3. Alkana. Senyawa alkana yang mempunyai rantai karbon bercabang terdiri dari rantai utama dan rantai cabang. dan Alkuna 185 . Contoh: 1 2 3 4 5 6 6 5 4 3 2 1 CH3 – CH2 – CH – CH2 – CH2 – CH3 CH3 CH2 CH3 (salah) CH3 – CH2 – CH – CH – CH2 – CH3 CH3 CH2 CH3 (benar) Sebagai cabang adalah gugus alkil (alkana yang kehilangan satu atom hidrogennya). Contoh: 1) 4 3 2 1 CH3 – CH2 – CH – CH3 CH3 2) 3 2 rantai utama cabang 1 CH3 – CH – CH2 – CH3 4 rantai utama cabang CH2 5 CH3 Jika terdapat beberapa pilihan rantai utama maka pilihlah rantai utama yang paling banyak cabangnya.

Tabel 9. Contoh: 1) 4 CH3 3 2 1 CH2 CH3 CH3 CH3 Rantai induk Gugus alkil (cabang) Nomor cabang Namanya 2) 1 2 3 4 : : : : butana metil 2 2-metilbutana 5 6 CH3 CH2 CH CH2 CH2 CH3 CH CH3 CH3 Rantai induk Gugus alkil Nomor cabang Namanya : : : : heksana isopropil 3 3-isopropilheksana 186 Kimia Kelas X SMA dan MA . Penulisan nama untuk senyawa alkana bercabang dimulai dengan penulisan nomor cabang diikuti tanda (–).3 Rumus gugus alkil dan namanya Gugus Alkil CH3 – CH3 – CH2 – CH3 – CH2 – CH2 – CH3 – CH – CH3 Nama Metil Etil Propil Isopropil Gugus Alkil C4H9 – Nama Butil CH3 – CH2 – CH – Sekunder butil CH3 CH3 – CH – CH2 – CH3 CH3 CH3 – C – CH3 Tersier butil Isobutil d. Lalu nama cabang berikut nama rantai utamanya.

empat = tetra. maka penulisan nama cabang diurutkan berdasarkan abjad. kemudian nama rantai utamanya. a. Lalu diikuti nama alkil dengan diberi awalan Yunani sesuai jumlah gugus alkilnya (dua = di. Berikan nama pada rumus struktur berikut ini. 3 2. dan Alkuna 187 . Alkena. b.). Contoh: CH3 5 4 3 2 CH3 CH2 CH CH CH3 Rantai utama Gugus alkil CH3 Nomor cabang Namanya 1 : : : : pentana metil 2. Contoh: 1 2 3 4 5 6 7 CH3 – CH – CH2 – CH – CH – CH2 – CH3 CH3 C2H5 CH3 Rantai utama : heptana Gugus alkil : metil dan etil Nama : 4-etil-2.dimetilpentana f.1 Selesaikan soal-soal berikut! 1. CH3 – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH – CH3 CH3 CH3 c. Bila cabangnya terdiri atas lebih dari satu gugus alkil yang sama maka cara penulisan namanya yaitu tuliskan nomor-nomor cabang alkil. CH3 – CH – CH – CH2 – CH – CH3 CH3 CH3 CH(CH3)2 d. CH3 – C – C – CH2 – CH3 CH3 CH3 CH3 CH3 Alkana. Bila cabangnya terdiri atas gugus alkil yang berbeda. tiga = tri.e.5-dimetilheptana Latihan 9. dan seterusnya). tiap nomor dipisahkan dengan tanda (. 3 .

3-etil. Gambar senyawa dan beri nama. 2. 2. 4. Ubahlah rangkaian tersebut menjadi rantai bercabang.2. Gambar senyawa yang kamu buat dan beri nama.3. Ini dapat ditunjukkan oleh titik didihnya. Rangkaikan 4 atom C dan 10 atom H sehingga membentuk senyawa alkana rantai lurus. 3. Berapa senyawa yang didapat dari masing-masng percobaan? 5. H H C H H C H H C H H C H H dengan H H C H H H C C H H C H H H n-butana (titik didih -1 C) 2-metilbutana (titik didih 8 C) Kedua struktur tersebut sifatnya berbeda. 4-propilnonana 3. apakah jumlah isomernya bertambah? 188 Kimia Kelas X SMA dan MA .3-trimetilpentana b.2. Tuliskan rumus strukturnya! a.4-trimetiloktana d. 4-isopropil.3. 2. Bagaimana jika jumlah atom C makin banyak. Lakukan kegiatan seperti no.5-dimetil. Dari C4H10 ternyata dapat dibuat dua buah rumus struktur atau dua isomer yaitu n-butana dan 2-metilpropana.4-tetrametilheptana c.5-dimetiloktana e. Keisomeran pada Alkana Mengapa senyawa karbon ditemukan dalam jumlah yang banyak? Salah satu penyebabnya karena senyawa karbon mengalami keisomeran.2. 2. Apa yang dimaksud dengan keisomeran? Coba lakukan kegiatan berikut. 2. 2. Apa yang dimaksud dengan keisomeran? Empat atom C dan 10 atom H akan membentuk rumus molekul C4H10. 3-etil.1 Menyimpulkan Keisomeran Gunakan molymood atau model atom 1. 1 dan 2 dengan menggunakan 5 atom C dan 12 atom H. KEGIATAN 9.

4 Isomer pentana Rumus Molekul Rumus Struktur Nama Titik Titik Leleh ( C) Didih ( C) . Berdasarkan penjelasan di atas maka: Isomer adalah senyawa-senyawa yang memiliki rumus molekulnya sama tetapi rumus strukturnya berbeda. Sifat-Sifat Alkana Pada temperatur kamar (25 C) dan tekanan satu atmosfer senyawa alkana memiliki wujud yang berbeda-beda.2-dimetil propana 2-metilbutana -17 9 Sumber: Book of Data Rumus molekul C5H12 dapat membentuk tiga buah isomer yang berbeda. Alkana. dan Alkuna 189 .5. Perhatikan data titik didih dan titik leleh senyawa alkana pada Tabel 9. Heptana 3. Makin banyak rantai C pada alkana makin banyak struktur yang terbentuk.130 . Untuk mengetahui wujud alkana dapat dilihat dari titik didih dan titik lelehnya.4 Tabel 9. Alkena.160 36 28 C5H12 CH3– CH2– CH2– CH2– CH3 n-pentana CH3– CH2– CH– CH3 CH3 CH3 CH3– C– CH3 CH3 2.2 Tuliskan rumus struktur dan nama isomer-isomer dari: 1. Oktana 4. Heksana 2. Peristiwa semacam ini disebut keisomeran. Latihan 9.Dari rumus molekul C5H12 didapat tiga buah isomer seperti pada Tabel 9.

Contoh: CH3 – CH2 – CH2 – CH3 – CH3 CH3 – CH – CH2 – CH3 CH3 Titik didih 36 C Titik didih 27. 10. Titik didih alkana bercabang lebih rendah dari titik didih rantai lurus. kloroform. 8.42 -4 36 69 98. Latihan 9. C5 sampai dengan C17 berwujud cair.3 Selesaikan soal-soal berikut! 1.9 C Titik leleh alkana tidak seperti titik didihnya yaitu sesuai dengan Mr nya. 5.95 .5 126 151 174 317 . Buktinya minyak terapung di atas air.183 .164 . Jelaskan hubungan Mr alkana dengan titik didihnya! 2. Organic Chemistry Dari data tersebut alkana rantai lurus (n-alkana) yang mengandung C1 sampai dengan C4 berwujud gas.190 .5 . dan benzena.5 Titik didih. Alkana larut di dalam pelarut nonpolar seperti karbon tetraklorida.30 28 Sumber: Raph J. 9. Fesenden. Mengapa senyawa alkana tidak larut dalam air? 190 Kimia Kelas X SMA dan MA .51 . Titik didih n-alkana bertambah sesuai dengan kenaikan Mr senyawanya.182 . 2.138 .88 .00 g mL–1 (massa jenis air pada suhu 4 C).Tabel 9. Alkana tidak larut di dalam air sebab termasuk senyawa nonpolar. 1. dan mulai C18 berwujud padat.90. 11. Nama Metana Etana Propana Butana Pentana Heksana Heptana Oktana Nonana Dekana Oktadekana Rumus CH4 C2H6 C3H8 C4H10 C5H12 C6H14 C7H16 C8H18 C9H20 C10H22 C18H38 Mr 16 30 44 58 72 86 100 114 128 142 254 Titik Didih ( C) Titik Leleh ( C) .130 . 3. titik leleh. dan Mr alkana No.57 . 4. 7. Massa jenis alkana umumnya lebih rendah dari 1. 6.

serta banyak lagi yang lainnya. Rumus Molekul C2H4 C3H6 C4H8 C5H10 C6H12 Nama Etena Propena Butena Pentena Heksena No. 5.INFO KIMIA LPG (Liquified Petroleum Gas) merupakan campuran gas metana. Rumus Umum Alkena Perhatikan rumus molekul beberapa alkena dan namanya pada Tabel 9. pembungkus barang atau makanan. Fesenden. Alkena. Hasil pembakarannya tidak membentuk jelaga dan panasnya cukup tinggi sehingga masakan lebih cepat matang. Alkena Plastik merupakan barang yang sangat dibutuhkan untuk alat rumah tangga.6 Rumus molekul alkena dan namanya No. Rumus Molekul C7H14 C8H16 C9H18 C10H20 C11H22 Nama Heptena Oktena Nonena Dekena Undekena Sumber: Raph J. 10. dan butana yang dicairkan dengan tekanan tinggi hingga mencair agar memudahkan dalam pengangkutannya. Organic Chemistry Dari Tabel 9. tidak mudah rusak. B. 6. dan Alkuna 191 . 1. etana. dan ringan. perlengkapan sekolah. Bagaimana rumus umum alkena dan sifat-sifatnya? Perhatikan pembahasan berikut ini. LNG dari Indonesia banyak di ekspor ke luar negeri misalnya ke negara Jepang. 7. Bahan-bahan pembuat plastik merupakan senyawa kimia yang termasuk golongan alkena. 2. Tabel 9. propana. 4. indah warnanya. 9. 1. 3.6 dapat disimpulkan bahwa rumus umum alkena adalah: CnH2n n = jumlah atom karbon Alkana. LNG jarang digunakan di Indonesia.6. 8. Ini disebabkan plastik harganya murah. LNG (Liquified Natural Gas) banyak mengandung metana. Alkena termasuk senyawa tak jenuh.

Pem– berian nomor dimulai dari atom karbon yang terdekat dengan ikatan rangkap. Tata Nama Alkena Tata nama alkena menurut IUPAC pada umumnya sama dengan cara pemberian nama pada alkana dengan catatan sebagai berikut. Alkena bercabang diberi nama dimulai dengan nomor cabang. Kimia Kelas X SMA dan MA 192 . 2. Contoh: 4 3 2 1 CH3 – CH2 – CH = CH2 1 2 3 4 1-butena 2-butena CH3 – CH = CH – CH3 c. Contoh: C2H4 C3H6 C4H8 b. sehingga alkena termasuk senyawa hidrokarbon tidak jenuh. nomor tempat ikatan rangkap.7 Contoh rumus molekul dan rumus struktur pada alkena Nama Rumus Molekul Struktur Lewis Rumus Struktur H Etena C2H4 H C H H C C H H H H C H H C H H C H H C C H H H atau CH2 = CH – CH3 atau CH2 = CH2 C H H Propena C3H6 C H Pada alkana. a.Bagaimana rumus struktur alkena? Perhatikan Tabel 9. sedangkan pada alkena terdapat satu ikatan rangkap dua. dan nama rantai utama. etena propena butena C5H10 C6H12 C7H14 pentena heksena heptena Letak ikatan rangkap ditunjukkan dengan nomor.7. ikatan C dengan C merupakan ikatan tunggal. tanda (–). namanya alkil. tanda (–). Akhiran –ana menjadi –ena. artinya alkena masih mempunyai daya ikat terhadap molekul lain akibat adanya ikatan rangkap di antara atom C-nya. ditulis sebelum nama alkena rantai utama yaitu rantai terpanjang yang mengandung ikatan rangkap. Tabel 9.

4 1. Alkana. a. 2. Isomer pada Alkena Seperti halnya pada alkana.4-dimetil-2-heksena b. 3. Isomer yang terjadi pada alkena dapat berupa isomer rantai.4-trimetil-2-heptena Beri nama pada rumus struktur berikut: a.4. pada alkena juga menunjukkan peristiwa keisomeran. Tulis rumus struktur dari senyawa berikut: a.Contoh: 5 4 3 2 1 CH3 – CH2 – CH = C – CH3 CH3 5 4 3 2 1 2-metil-2-pentena CH3 – CH2 – CH2 – C = CH2 CH3 5 4 3 2 1 2-metil-1-pentena CH3 – CH2 – CH – CH = CH2 CH3 3-metil-1-pentena Latihan 9. Isomer Rantai Isomer rantai pada alkena terjadi karena rantai karbon berubah misalnya dari lurus menjadi bercabang tetapi posisi ikatan rangkap tetap. isomer posisi. CH3 – C = C – C – CH3 CH3 CH3 d. CH – CH = CH – CH3 b. CH2 = CH – CH – CH – CH2 – CH3 CH3 CH3 c.3-dimetil-1-pentena c. 3. CH3 – CH – CH – CH – C = CH CH3 CH3 CH3 3. Alkena. dan isomer cis-trans. CH3 CH3 2. dan Alkuna 193 .

Contoh: Rumus Molekul C4H8 Rumus Struktur CH2 = CH – CH2 – CH3 CH3 – CH = CH – CH3 C5H10 CH2 = CH – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH = CH – CH2 – CH3 CH2 = CH – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH2 – CH = CH – CH2 – CH3 Nama 1-butena 2-butena 1-pentena 2-pentena 1-heksena 3-heksena C6H12 c.Contoh: Rumus Molekul C4H8 Rumus Struktur CH3 – CH2 – CH = CH2 CH3 – C = CH2 CH3 C5H10 CH2 = CH – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – C = CH2 – CH3 CH3 C6H12 CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH = CH2 1-heksena CH3 CH3 CH3 – CH – C = CH2 2. Isomer Cis-Trans Isomer cis-trans terjadi karena adanya perbedaan kedudukan gugus-gugus yang sejenis di sekitar ikatan C = C. 194 Kimia Kelas X SMA dan MA .3-dimetil-1-butena 1-pentena 2-metil.2-butena Nama 1-butena 2-metil-1-propena b. Isomer Posisi Terjadinya isomer posisi pada alkena disebabkan posisi ikatan rangkap di antara atom-atom C nya dapat pindah tempat.

2. isomer cis-trans dapat terjadi pada: 1. gugus sejenis yang terikat pada C = C letaknya dalam ruangan yang sama. tetapi sifat kimianya pada umumnya sama. Fesenden. 2) Jika pada isomer tersebut gugus sejenis yang terikat pada C = C letaknya dalam ruangan yang berbeda atau berseberangan. Berdasarkan uraian ini. Nama isomer-isomer pada keisomeran cis-trans akan sama. nama isomer tersebut diberi awalan cis. Alkana.2-dikloroetena 48 C4H8 CH3 C=C H H C=C CH3 CH3 Cis 2-butena H CH3 3. 1) Jika pada suatu isomer. perbedaannya hanya awalan cis dan trans.2-dikloroetena Titik Didih ( C) 60 Trans 1. nama isomer tersebut diberi awalan trans. Senyawa yang mempunyai atom C yang berikatan rangkap dua (alkena). Tata nama isomer ini adalah sebagai berikut. Walaupun demikian sifat fisis kedua isomer ini berbeda.9 Sumber: Raph J. dan Alkuna 195 .7 Trans 2-butena H 0. Alkena. artinya kedua senyawa tersebut berbeda atau berisomeri. Organic Chemistry Terjadinya isomer cis dan trans disebabkan ikatan rangkap pada C = C tidak dapat diputar sehingga molekul alkena terbagi menjadi dua bagian atau ruangan. Perbedaan posisi atom atau gugus atom yang terikat oleh ikatan rangkap menyebabkan sifat fisik misalnya titik didih berbeda.Contoh: Rumus Molekul C2H2Cl2 Cl C=C H H C=C Cl H H Cl Struktur Cl Nama Cis 1. Atom C yang berikatan rangkap masing-masing mengikat atom atau dua gugus atom yang berbeda.

5. Sifat-Sifat Alkena Alkena mempunyai sifat-sifat tidak larut dalam air. Isomer rantai dari pentena dan heptena. Nama Etena Propena 1-butena Heksana Rumus C2H4 C3H6 C4H8 C6H12 Mr 28 42 56 84 Titik Didih ( C) –102 –48 –4.5 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Tulislah rumus struktur dan nama isomer-isomer dari senyawa berikut. Persamaan reaksinya ditulis: CaC2(s) + 2 H2O(l) C2H2(g) + Ca(OH)2(aq) karbit etuna air kapur Jika etuna direaksikan dengan oksigen akan menghasilkan kalor yang sangat tinggi sehingga dapat melelehkan besi pada proses pengelasan. Gas ini dihasilkan dari reaksi antara karbit (CaC2) dengan air. dan titik didih bertambah tinggi dengan meningkatnya jumlah atom C. Persamaan reaksinya: 2 C2H2(g) + 5 O2(g) 4 CO2(g) + 2 H2O(l) + energi 196 Kimia Kelas X SMA dan MA . Alkuna Gas berbau khas yang biasa digunakan oleh tukang las adalah senyawa dari alkuna yang disebut etuna atau asetilena yang sehari-hari disebut gas karbit. b. c. a. Fesenden. Perhatikan tabel titik didih dan massa jenis alkana berikut ini.2-dibromoetena dan butena. Isomer cis-trans dari 1. Bagaimana hubungan titik didih dengan Mr alkena? C.8 Titik didih dan massa jenis No.4. tiga senyawa alkena dengan rantai terpendek berwujud gas.5 63. Tabel 9. massa jenis lebih kecil dari satu.4 Sumber: Raph J. 2. 3. Isomer posisi dari pentena dan oktena. 1. Latihan 9. Organic Chemistry Berdasarkan data titik didihnya. 2.

etena ikatan rangkap dua. Alkena. Ikatan Rangkap pada Alkuna Perhatikan rumus struktur etana. etena. Tabel 9.8 Rumus molekul dan nama beberapa alkuna No. Rumus Molekul C2H2 C3H4 C4H6 C5H8 C6H10 Nama Etuna Propuna Butuna Pentuna Heksuna No. 4. 3. General Chemistry Dari data rumus molekul di atas. alkuna termasuk senyawa "hidrokarbon tidak jenuh". hanya akhiran –ena diganti menjadi –una. dan etuna berikut ini. dan Alkuna 197 . 1. 7. 8. dan etuna ada perbedaan. 9. Oleh karena mempunyai ikatan rangkap tiga. H H H H H–C C–H H– C – C – H H H etana C = C H H etena etuna Ikatan kovalen antara C dengan C pada etana. dengan daya ikatnya terhadap molekul lain lebih tinggi daripada alkena. Tata Nama Alkuna Tata nama alkuna pada umumnya sama dengan alkena. 1. etena. Rumus Umum Alkuna Rumus molekul beberapa alkuna dan namanya dapat dilihat pada tabel berikut ini. 2. 10.Bagaimana rumus umum alkuna dan sifat-sifatnya? Perhatikan pembahasan berikut ini. 3. 6. Alkana. dan etuna ikatan rangkap tiga. dapat disimpulkan bahwa rumus umum alkuna adalah: CnH2n–2 n = jumlah atom C 2. Pada etana membentuk ikatan tunggal. Rumus Molekul C7H12 C8H14 C9H16 C10H18 C11H20 Nama Heptuna Oktuna Nonuna Dekuna Undekuna Sumber: Ebbing. 5.

Tuliskan rumus struktur dari senyawa berikut ini! a.Contoh: 4 4 1 3 3 2 3 2 2 4 1 CH3 – CH2 – C CH 1 1-butuna 2-butuna 3-metil-1-butuna CH3 – CH = CH – CH3 CH C – CH – CH3 CH3 Latihan 9.4-tetrametil-1-heptuna 2. Pada isomer posisi letak ikatan rangkap berubah. Isomer pada Alkuna Pada alkuna terjadi isomer posisi dan isomer rantai. 3-metil-1-pentuna b. e. Pada isomer rantai letak ikatan rangkap tetap. 3.4. CH3 – C C – CH3 c. Tuliskan nama dari rumus struktur berikut ini! a.6 Selesaikan soal-soal berikut! 1. CH C – CH3 b. CH3 – C C – CH2 – CH2 – CH3 CH CH3 – CH – CH – CH – C CH3 CH3 CH3 4.3.4-dimetil-1-heksuna c. Contoh: Isomer rantai: 1 2 3 4 5 6 CH 1 C – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 2 3 4 5 1-heksuna 4-metil-1-pentuna CH3 C – CH2 – CH – CH3 CH3 198 Kimia Kelas X SMA dan MA . 3. CH C – CH2 – CH – CH2 – CH3 CH3 d.

Latihan 9. Alkena. titik leleh. dan Alkuna 199 . dan Mr alkuna No. Massa jenis alkuna sama seperti alkana dan alkena lebih dari air. 3.Isomer posisi: CH C – CH2 – CH3 C – CH3 1-butuna 2-butuna CH3 – C 5.5 –32. Tulislah rumus struktur dan nama isomer-isomer dari a. pentuna d.2 8. tiga senyawa alkuna terpendek berwujud gas. 1.6 –23. Reaksi-Reaksi pada Alkana. Alkena. 5. Coba jelaskan! D. 4.1 27 39.9 Titik didih. Nama Etuna Propuna Butuna Pentuna Heksuna Rumus C2H2 C3H4 C4H6 C5H8 C6H10 Mr 26 40 54 68 82 Titik Didih ( C) Titik Leleh ( C) –83. heptuna b. 2. Alkana. dan Alkuna Reaksi-reaksi pada senyawa karbon terjadi akibat adanya pemutusan dan pembentukan ikatan kovalen antar C dan H atau C dan C pada ikatan rangkap. Organic Chemistry Alkuna sangat sukar larut dalam air tetapi larut di dalam pelarut organik seperti karbontetraklorida. Perhatikan tabel berikut. Mekanisme reaksi tidak dibahas pada tingkat SMA.51 –122.3 –81. Sifat Fisik Alkuna Sifat fisik alkuna mirip dengan sifat-sifat alkana maupun alkena.8 –101.7 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Tabel 9. oktuna 2.3 –90 Sumber: Raph J. Apakah ada hubungan antara Mr alkuna dengan titik didihnya. Berdasarkan titik didihnya. Reaksi terjadi melalui beberapa tahap reaksi atau mekanisme reaksi. Fesenden. heksuna c.

dan energi. reaksi substitusi. air. Reaksi-reaksi pada alkana. Hasil reaksinya adalah gas CO2. H H H – C – H + Cl – Cl H H – C – Cl + HCl H Pada reaksi tersebut satu atom H pada metana diganti oleh satu Cl dari Cl2. dan reaksi eliminasi. 200 Kimia Kelas X SMA dan MA .Perbedaan ikatan pada alkana. H H H – C – A + XY H – C – X + AY H Contoh: H H H – C – C – H + Br2 H H H H H– H C – C – H + HBr H Br Reaksi substitusi adalah reaksi penggantian suatu atom atau gugus atom yang terikat pada atom C dalam suatu molekul oleh atom atau gugus atom lain. 1. reaksi adisi. sehingga alkana digunakan sebagai bahan bakar baik bahan bakar minyak maupun bahan bakar gas. dan alkuna dapat berupa reaksi oksidasi. alkena. Contoh: a. Reaksi Substitusi Reaksi substitusi biasa terjadi pada alkana. Reaksi Oksidasi Reaksi oksidasi pada senyawa hidrokarbon misalnya reaksi pembakaran dengan gas oksigen di udara. dan alkuna menyebabkan reaksireaksi yang terjadi pun berbeda. Pembakaran alkana CH4(g) + 2 O2(g) CO2(g) + 2 H2O(g) C3H8(g) + 5 O2(g) 3 CO2(g) + 4 H2O(g) b. 2. Secara umum reaksi substitusi digambarkan sebagai berikut. Alkana dapat bereaksi dengan Cl2 dengan bantuan sinar matahari terjadi reaksi substitusi sebagai berikut. Pembakaran alkena C2H4(g) + 3 O2(g) 2 CO2(g) + 2 H2O(g) Reaksi oksidasi alkana paling banyak dimanfaatkan karena energi yang dihasilkan cukup besar. alkena. jika tidak sempurna akan menghasilkan gas CO yang sangat berbahaya bagi manusia. Bahan bakar pada kendaraan bermotor secara sempurna menghasilkan gas CO2.

Secara umum reaksi adisi digambarkan sebagai berikut! –C–C– – C = C – + H2 Contoh reaksi adisi: a. Alkena. Adisi pada ikatan rangkap C = O akan dipelajari pada tingkat lebih lanjut. Reaksi Adisi Senyawa etena C2H4 dapat diubah menjadi etana dengan menambah dua atom H. Adisi hidrogen pada alkena atau alkuna Adisi hidrogen pada suatu senyawa disebut hidrogenasi Contoh: H H H katalis H H H H – C = C – C – H + H2 H propena H– C– C– C–H H H H propana H H H–C etuna b. dan Alkuna 201 .2-dibromopropana Contoh: H H H katalis H H H H – C = C – C – H + HBr H propena H–C– C– C–H H Br H 2-bromopropana Alkana.3. Reaksi adisi ada yang terjadi pada senyawa dengan ikatan rangkap antara C dan C atau ikatan rangkap pada C dan O. Penambahan suatu gugus atom pada senyawa tak jenuh (ikatan rangkap dua atau rangkap tiga) sehingga terjadi senyawa jenuh disebut reaksi adisi. Adisi hidrohalogen H– C– C–C–H Br Br H 1. C – H + 2 H2 katalis H–C– C–H H H etana Adisi halogen Contoh: H H H katalis H H H H – C = C – C – H + Br2 H propena c.

Dehidrasi (penarikan air) Contoh: CH2 – CH2 H OH etanol c. Reaksi Eliminasi Senyawa alkena dapat dibuat dari senyawa alkana dengan reaksi eliminasi. Reaksi adisi adalah reaksi penambahan atau pemasukan suatu gugus atom pada senyawa tak jenuh sehingga terjadi senyawa jenuh. ada aturan “Markovnikov” yaitu atom H dari H2O atau HX (X = F. I) akan terikat pada atom C ikatan rangkap yang mengandung H lebih banyak. a.Dalam reaksi adisi. Perhatikan beberapa reaksi eliminasi berikut ini. Secara umum reaksi eliminasi digambarkan sebagai berikut.AsO3 CH2 – CH2 H H etana CH2 = CH2 + H2 etena b. Br. H2SO4(pekat) CH2 = CH2 + H2O etena Dehidrohalogenasi (penarikan HX) Contoh: CH2 – CH – CH3 + KOH H Br 2-bromopropana alkohol CH2 = CH – CH3 + KBr + H2O propena Berdasarkan contoh di atas reaksi eliminasi adalah reaksi pengeluaran gugus atom dari dua atom C yang berdekatan pada senyawa jenuh sehingga terbentuk senyawa tak jenuh atau senyawa yang mempunyai ikatan rangkap. 4. Dehidrogenasi (penarikan hidrogen) Contoh: Pemanasan butana dengan katalis Cr2O3. –C–C– P Q – C = C – + PQ 202 Kimia Kelas X SMA dan MA . Cl.

Contoh: 1. e. H H H H2SO4 H–C–C–C–C–H H – C – C = C – CH3 + H2O H H OH H 2-butanol H 2-butena H H H H Selain 2-butena. terbentuk juga 1-butena tapi dalam jumlah yang sedikit. H H H H H H H H H–C–C–C–C–H H H OH H H – C – C – C = C – H + H2O H H 2-butanol 2. c. d. tentukan yang mana reaksi substitusi. dan Alkuna 203 . H H H H H KOH panas 1-butena (sedikit) H H H H H H–C–C–C–C–C–H H Cl H H H H – C – C = C – C – CH + HCl H H H 2-pentena (banyak) H H H H H 2-kloropentana KOH panas H – C = C – C – C – C – H + HCl H H H 1-pentena (sedikit) Latihan 9. CH CH + 2 H2 CH3 – CH3 b.8 Dari reaksi berikut. Alkena. dan oksidasi! a. CH3 – CH3 + Cl2 2 C2H6 + 7 O2 CH2 = CH2 + Br2 CH3 – CH2OH CH3 – CH2 – Cl + HCl 4 CO2 + 6 H2O CH2Br – CH2Br CH2 = CH2 + H2O Alkana.Reaksi eliminasi pada senyawa-senyawa yang tidak simetri. atom H lebih banyak terlepas dari atom C yang mengikat H dengan jumlah sedikit. adisi.

Isomer-isomer pada alkana dapat berupa isomer rantai. 1. Kata Kunci • • • • • • Hidrokarbon Hidrokarbon jenuh Hidrokarbon tak jenuh Alkana Alkena Alkuna • • • • • • Deret homolog Rumus molekul Rumus struktur Gugus alkil Keisomeran Isomer rantai • • • • • • Isomer posisi Isomer cis-trans Reaksi substitusi Reaksi adisi Reaksi eliminasi Reaksi oksidasi Evaluasi Akhir Bab A. 4. dan eliminasi. 6. mempunyai rumus empiris yang sama E. . adisi. Berdasarkan bentuk rantainya hidrokarbon dikelompokkan menjadi alifatik dan siklik. 9. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. titik didihnya meningkat dengan panjangnya rantai C. A. titik didihnya makin tinggi. mempunyai sifat kimia yang serupa D. 2. . Berdasarkan jenis ikatannya hidrokarbon dikelompokkan menjadi hidrokarbon jenuh dan tak jenuh. Alkuna termasuk hidrokarbon tak jenuh yang memiliki satu ikatan rangkap 3 di antara atom karbonnya. kecuali . Sifat-sifat dari suatu deret homolog sebagai berikut. Reaksi pada senyawa karbon dapat berupa reaksi oksidasi. 5.Rangkuman 1. Senyawa hidrokarbon merupakan senyawa karbon yang terdiri dari atom karbon dan hidrogen. isomer posisi. dan isomer cis-trans. memiliki perbedaan gugus –CH2– di antara anggotanya Kimia Kelas X SMA dan MA 204 . 3. 8. dapat dinyatakan dengan suatu rumus umum B. 7. Isomer adalah senyawa-senyawa yang memiliki rumus molekul sama tetapi rumus strukturnya berbeda. makin besar Mr alkana. Alkana termasuk hidrokarbon jenuh. substitusi. . Alkena termasuk hidrokarbon tak jenuh yang memiliki satu ikatan rangkap 2 di antara atom karbonnya.

etil C. C2H4 III. III dan IV E. A. 6. C5H12 A. 2-metilbutana E. . C2H6 IV. . CH4 B. A. Dari rumus-rumus hidrokarbon berikut: I. I dan III D. C3H6 B. A. D. A. CH3 – CH = CH – CH3 D. . propana B. C4H10 E. A. C3H8 Gugus CH3 – CH2 – disebut . . . . CH3 – CH2 – CH2 – CH3 B. II dan IV B. C4H6 E. metil B. CH3 – CH – CH – CH3 CH3 CH3 D. dan Alkuna 205 . . Nama senyawa dengan rumus (CH3)2CHCH3 adalah . C6H14 C. . . C5H12 4. I dan II 3. . I dan IV C. . . . 5. propil Rumus 2. C3H4 II. D. . . C4H8 Senyawa berikut yang merupakan hidrokarbon tidak jenuh adalah . . . C3H8 E. A. .2. C3H6 Hidrokarbon yang termasuk dalam satu deret homolog adalah . pentana Alkana. 2-metilpropana C. C2H6 C. . C4H8 Rumus molekul pentana adalah .3-dimetilbutana adalah . C5H12 B. . amil 7. C2H6 D. . CH3 – CH – CH2 – CH3 CH3 C. butana D. Alkena. Rumus molekul yang menyatakan hidrokarbon jenuh adalah . 8. C5H10 C. CH3 – CH2 – CH = CH2 E. butil E.

CH3 – CH – CH – CH3 CH3 CH3 III. . A. CH3 – CH2 – CH2 – CH3 II.6-trimetiloktana 10. E. .4-dimetilheptana 3. . CH3 – CH2 – CH2 – CH3 13. CH3 – CH – CH2 – CH – CH = CH2 C2H5 C2H5 A.4-dietil-5-heksana E. D. C. C. CH3 CH3 – C – CH3 CH3 Zat yang merupakan isomer adalah . A. CH3 CH3 – CH – CH – CH2 – CH – CH3 C2H5 C2H5 A. Di antara rumus struktur di bawah ini yang berisomer dengan n-butana adalah . CH3 – CH = CH – CH3 CH3 B. E. . . Perhatikan rumus struktur berikut: I. . D.5-dietil-1-heksena 2.9. CH2 – CH2 CH3 CH3 206 Kimia Kelas X SMA dan MA . . CH3 – CH2 – CH2 D.5.4.5-dimetilheptana 6-etil-3. Nama senyawa berikut adalah . Jumlah isomer alkana dengan rumus C6H14 adalah . . CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 IV. CH3 – CH – CH3 CH3 C. 4 E. Nama senyawa berikut adalah . 3 D. II dan III B. 2. III dan IV C. . 3-etil-5-metil-1-butena 5-etil-3-metil-6-heptena 3-etil-5-metil-2-heptena 3. I dan IV 11. . 5 12. 7 C. I dan II D. B. . 6 B.5-dietil-3-metilheksana 2-etil-4.6-trimetiloktana 3. B. A. . . I dan III E. . .

5 E. 5 E. A. CH3CH(CH3)CH3 E. . . 2 B. CH3 – C C – CH2 – CH3 A. etana D. 4 D. Plastik untuk alat rumah tangga banyak dibuat dari polimerisasi senyawa hidrokarbon. CH3CHCHCH3 B. hidrogenasi B. 3-pentena dan 3-metil-2-propena 16. . . CH3CHCHCH3 C. etena E. A. C2H2Cl2 D. . Senyawa yang tidak dapat membentuk isomer cis dan trans adalah . . . alkena E. B. CH2CBr2 B. Senyawa tersebut adalah . . . 3 C.14. C2F2Cl2 18. . . . . . A. Di antara senyawa berikut yang termasuk alkena adalah . CH3C(CH3)2CH3 C. A. oksidasi D.3-dimetil-4-heksuna CH3 – CH – CH3 21. alkuna 20. 2-butena dan 2-etil-1-propena B. Alkena. . 6 22. 3 C. E. alkana D. Gas asetilena untuk pengelasan termasuk deret homolog . C. 1-pentena dan 2-metil-1-butena D. A. eliminasi Alkana. A. A. substitusi C. adisi E. alkadiena B. Jumlah isomer C5H10 adalah . . dan Alkuna 207 . metana B. . Jumlah isomer dari C5H8 adalah . Senyawa alkena dengan rumus H3C – CH = CH – CH2 – CH3 dapat berisomer posisi dan berisomer rantai berturut-turut dengan . Reaksi pembentukan 1-butena dari butana termasuk reaksi . . .5-trimetil-2-pentuna 2-isopropil-3-pentuna 2. sikloalkana C. CH3CH2CH3 D. 6 17. . . 2 B. 4-isopropil-2-pentuna 4. . . . . Nama senyawa berikut adalah . 1-pentena dan 3-metil-2-pentena E. 4 D. 2-butena dan 3-metil-2-butena C. . propena C.5. C2H4Br2 E. D. .5-dimetil-2-heksuna 4. A. etuna 19. CH3CH2CH2CH3 15.

A. p) 4.. Jelaskan bagaimana terjadinya pencemaran oleh gas karbon monoksida. . Gambarkan isomer dari pentana berikut namanya. oksidasi C. 1.23. A. Jika pembakaran tidak sempurna akan dihasilkan gas karbon monoksida yang bersifat racun. adisi E. Tulis rumus struktur dari zat X yang direaksikan dengan gas Br2 akan menghasilkan 1. 2. . Reaksi CH2 = CH2 + Cl2 A. terbentuk 4 liter gas CO2 (t. 5. C2H4 + 3 O2 2 CO2 + 2 H2O D. 1 dan 2 B.. 3 dan 4 25. eliminasi CH2Cl – CH2Cl adalah reaksi . Etena dapat dibuat dari alkohol. Jelaskan mengapa senyawa alkana dengan rantai karbon yang panjang. C2H5OH C2H4 + H2O E. terbentuk 2 liter gas CO2 (t. apa akibatnya dan beri saran pencegahannya. 1 dan 4 D. 208 Kimia Kelas X SMA dan MA . p) 3. C2H4 + Br2 C2H4Br2 C. Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat. 3. titik leleh maupun titik didihnya sangat tinggi? Tuliskan semua isomer dari senyawa heksena.p) menurut reaksi: 2 CO2(g) + 2 H2O(g) C2H4(g) + 3 O2(g) Pada pembakaran tersebut: 1. . volum gas sesudah reaksi = 8 liter (t. 4. . Di antara reaksi-reaksi berikut yang termasuk reaksi substitusi adalah .. Bahan baku untuk pembuatan polimer misalnya plastik di antaranya adalah etena. Dua liter C2H4(t. p) dibakar dengan 10 liter gas O2(t. . D.2-dibromopropana. 2 dan 3 E. . C2H6 + Br2 C2H5Br + Br B. C2H5Cl C2H4 + HCl B. Tulis reaksinya. substitusi B. Buat laporan singkat. T u g a s Pada reaksi pembakaran senyawa karbon akan dihasilkan gas karbon dioksida dan air. 1 dan 3 C. polimerisasi 24. termasuk reaksi oksidasi 2. p) yang benar adalah .

menganalisis dampak pembakaran bahan bakar terhadap lingkungan. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1.Bab X Minyak Bumi Sumber: Ramsden. 3. Tempat pengeboran minyak bumi pada umumnya berada di lepas pantai. membedakan kualitas bensin berdasakan bilangan oktannya. menafsirkan bagan penyulingan bertingkat untuk menjelaskan dasar dan teknik pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi. menjelaskan komponen-komponen utama penyusun minyak bumi. Key Science Chemistry Minyak bumi didapatkan dengan pengeboran. Minyak Bumi Minyak Bumi 209 209 . mendeskripsikan proses pembentukan minyak bumi dan gas alam. 4. 2. 5.

PETA KONSEP Minyak Bumi terbentuk dari memiliki diolah dengan cara diperoleh di Jasad Renik Komponen Utama contohnya Distilasi Bertingkat Indonesia di daerah menghasilkan • Alkana • Sikloalkana • Hidrokarobn aromatik • • • • • • • • Gas Gasolin Kerosin Minyak diesel Minyak mineral Minyak bakar Parafin Bitumen • • • • • • Minas Wonokromo Plaju Cepu Sungai Gerong Tarakan 210 Kimia Kelas X SMA dan MA .

seperti LPG (Liquified Petroleum Gas). Proses Pembentukan Minyak Bumi Pada umumnya tempat-tempat pengeboran minyak dan gas bumi berada di lepas pantai. serta dampak dari penggunaan bahan bakar minyak bumi. dan bensin. gerakan bumi melengkungkan lapisan batu tersebut dan menciptakan perangkap minyak yang sangat besar. pengolahan minyak bumi. Oleh karena itu. tertutup lapisan lumpur dan pasir selama bertahun-tahun. Di tempat perangkap minyak inilah kita dapat memperoleh minyak dan gas alam. serat tekstil. Di Indonesia minyak bumi ditemukan di berbagai tempat. Di beberapa tempat. bahan peledak. Minyak bumi merupakan sumber alam yang sangat potensial karena dari minyak bumi dapat dihasilkan berbagai bahan bakar. kita perlu mengetahui dan lebih mengenal tentang minyak bumi. Kemudian lumpur dan pasir berubah menjadi batu sedimen. sebagian lagi terperangkap di dalam lubang-lubang batu berpori. Minyak bumi dan gas alam adalah sisa tumbuhan dan hewan kecil atau jasad renik yang hidup di laut berjuta-juta tahun yang lalu. karet sintetis. Selain itu senyawa yang berupa gas dan minyak bumi dipakai untuk produk industri seperti pupuk. produkproduk petrokimia. Pada waktu hewan dan tumbuhan mati. Pada bab ini akan dipelajari proses pembentukan minyak bumi. Proses pembentukan minyak dan gas alam dapat dilihat pada Gambar 10. kita akan pelajari bagaimana proses terjadinya minyak dan gas bumi. Mengapa minyak dan gas bumi banyak terdapat di sekitar pantai? Untuk menjelaskan hal itu. bakteri. tempat-tempat pengilangan gas dan minyak bumi yang ada di Indonesia. Sebagian minyak dan gas alam mengalir ke atas permukaan. minyak tanah.1. A. Panas. dan plastik. Perangkap minyak Jasad renik Lapisan sedimen Alat pengebor minyak dan gas Sumber: Visual Encyclopedia Gambar 10.I ndonesia merupakan salah satu negara penghasil minyak bumi dan gas alam yang cukup banyak. mereka tenggelam ke dasar laut. obatobatan.1 Proses pembentukan minyak dan gas alam Minyak Bumi 211 . dan berat sedimen yang mengubur jasad renik tersebut pelan-pelan mengubahnya menjadi minyak dan gas alam.

Bagaimana cara menentukan adanya perangkap minyak? Perangkap minyak dapat dicari oleh ahli geofisika menggunakan gelombang elektromagnetik. Pencarian minyak dimulai dengan menentukan lapisan batuan yang paling mungkin mengandung minyak. Tanda-tanda ada perangkap minyak ditentukan dengan pengukuran perubahan sifat magnet atau perubahan gaya tarik bumi. Kemudian dipasang peledak untuk mengirimkan gelombang pengejut ke bawah dan menembus bebatuan tersebut. Gaung yang dipantulkan direkam dan dianalisis untuk memperkirakan lapisan batuan. Jika memungkinkan, maka dilakukan uji pengeboran untuk mengetahui apakah benar-benar ada minyak di dalamnya. Pengeboran dilakukan dengan pipa-pipa yang digerakkan oleh mesin. Ujung bor biasanya ada intannya untuk memecahkan batu yang amat keras. Apabila pengeboran berhasil, minyak akan mengalir dari sumur bor dan disebut minyak mentah. Minyak mentah dibawa ke kilang minyak melalui jaringan pipa, kapal tanker, kereta api, atau jalan raya. Di kilang minyak, minyak mentah diolah dengan cara distilasi bertingkat atau fraksionasi. Minyak dan gas bumi berguna untuk kesejahteraan manusia, tapi kita tahu bahwa proses pembentukannya memerlukan waktu yang sangat lama. Mencari dan mengambilnya melalui pengeboran sangat sukar, serta mengolahnya menjadi bahan bakar memerlukan biaya yang sangat mahal. Selain itu minyak dan gas bumi juga merupakan sumber energi yang tidak dapat diperbarui dalam waktu yang cepat. Oleh karena itu, mulai sekarang kita harus menghemat dalam menggunakan minyak dan gas bumi, baik sebagai bahan bakar maupun produkproduk industri lainnya.

Latihan 10.1
Selesaikan soal-soal berikut! 1. 2. 3. Jelaskan dengan singkat bagaimana proses terbentuknya minyak bumi! Bagaimana cara memperkirakan adanya minyak bumi dalam perut bumi? Jelaskan proses pengeboran minyak bumi!

B. Komponen Utama Minyak Bumi
Minyak bumi yang baru keluar dari pengeboran merupakan minyak mentah (crude oil) yang kental berwarna hitam. Minyak mentah merupakan campuran dari berbagai macam senyawa yang di dalamnya sebagian besar merupakan senyawa hidrokarbon seperti alkana, sikloalkana dan hidrokarbon aromatik, serta terdapat senyawa-senyawa lain.

212

Kimia Kelas X SMA dan MA

1. Alkana
Senyawa alkana yang terdapat dalam minyak bumi ada yang memiliki rantai karbon lurus seperti n-butana dan n-heptana ada juga yang memiliki rantai karbon bercabang seperti 2,2,4-trimetilpentana (isooktana). Rumus struktur senyawa alkana tersebut yaitu sebagai berikut. H3C – CH2 – CH2 – CH3 n-butana CH3 H3C – C – CH2 – CH2 – CH3 CH3 CH3 2,2,4-trimetilpentana (isooktana) Dalam minyak bumi senyawa yang paling banyak ditemukan adalah senyawa hidrokarbon dengan rantai lurus. H3C – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 n-heptana

2. Sikloalkana
Sikloalkana yang ditemukan dalam minyak bumi contohnya metilsiklopentana dan etilsikloheksana dengan rumus struktur sebagai berikut.
CH2 H 2C H2C CH – CH3 CH2 H 2C H2C CH2 CH – CH2 – CH3 CH2 CH2

metilsiklopentana

etilsikloheksana

3. Hidrokarbon Aromatik
Senyawa hidrokarbon aromatik paling sederhana yang terdapat pada minyak bumi adalah benzena (C6H6) dan metilbenzena dengan rumus struktur sebagai berikut.
H C HC HC C H CH CH HC HC C H H C C – CH3 CH

benzena

metil benzena
Minyak Bumi

213

4. Senyawa Lain
Komposisi senyawa-senyawa yang terkandung dalam minyak bumi berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Selain hidrokarbon jenuh terdapat pula senyawa hidrokarbon tak jenuh, senyawa belerang dan oksigen, serta organologam. Jumlah kandungan atau kadar senyawa-senyawa ini menentukan kualitas dari minyak bumi. Hasil pengilangan minyak dan gas bumi di Indonesia memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan yang diproduksi oleh negara-negara lain. Mengapa demikian?

Latihan 10.2
Selesaikan soal-soal berikut! 1. Sebutkan komponen utama yang terdapat dalam minyak bumi! 2. Tuliskan rumus isooktana yang terdapat dalam minyak bumi!

C. Pengolahan Minyak Bumi
Bahan bakar yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, merupakan hasil pengolahan minyak bumi. Minyak bumi yang dihasilkan dari pengeboran tidak dapat langsung digunakan, tapi harus melalui proses distilasi bertingkat terlebih dahulu. Pada distilasi bertingkat, pemisahan terjadi berdasarkan perbedaan titik didih berbagai hidrokarbon senyawa yang terdapat dalam minyak bumi. Perhatikan gambar diagram fraksionasi minyak bumi dengan distilasi bertingkat berikut.
uap gasolin

kondensor gas < 25 C bensin 20 – 200 C minyak tanah 174 – 275 C minyak diesel/solar 200 – 400 C minyak mineral/pelumas > 350 C

uap minyak mentah

sungkup gelembung udara

larutan

uap air super panas minyak mentah pembakaran residu

Gambar 10.2 Fraksionasi minyak bumi dengan distilasi bertingkat

Sumber: Holtzclaw, General Chemistry with Qualitative Analysis

214

Kimia Kelas X SMA dan MA

Proses distilasi bertingkat merupakan cara untuk memisahkan komponenkomponen penyusun minyak bumi melalui kolom-kolom berfraksi dengan pelatpelat dan sejumlah sungkup gelembung udara. Minyak bumi dipanaskan sehingga berubah menjadi gas dan bergerak melalui sungkup-sungkup. Senyawa karbon yang mempunyai rantai karbon panjang akan mencair pada kolom fraksi di bagian bawah, sedangkan senyawa karbon yang rantai karbonnya lebih pendek akan terus ke atas. Akibatnya komponen-komponen minyak bumi itu akan dapat dipisahkan melalui kolom-kolom berfraksi. Masing-masing fraksi minyak bumi yang telah dipisahkan satu sama lain segera mengalami proses desulfurisasi (penghilangan belerang). Senyawasenyawa belerang yang dikandung minyak bumi perlu dikurangi, sebab belerang menyebabkan bau tidak enak pada minyak bumi. Minyak bumi yang kadar belerangnya tinggi jika dibakar akan menghasilkan gas SO 2 , sehingga meningkatkan pencemaran udara. Hasil fraksionasi minyak bumi digunakan untuk berbagai keperluan. Hasil fraksionasi minyak bumi dan kegunaannya dapat dilihat pada Tabel 10.1. Tabel 10.1 Hasil fraksionasi minyak bumi dan kegunaannya Nama 1. Gas 2. Gasolin 4. Kerosin 5. Minyak disel 6. Minyak mineral 7. Minyak bakar 8. Parafin 9. Bitumen Rantai C C1 – C4 C4 – C12 C10 – C14 C14 – C19 C19 – C35 > 20 > 35 > 35 Jarak Titik Didih <25 C 20 – 200 C 174 – 275 C 200 – 400 C 350 C > 400 C padat padat Kegunaan Gas LPG Bahan bakar kendaraan bermotor Bahan bakar kompor Bahan bakar mesin disel, atau solar Minyak pelumas atau oli Bahan bakar untuk industri, kapal laut Lilin Aspal jalan, atap rumah
Sumber: Michael Lewis, Thinking Chemistry

Gasolin, Herosin atau bensin, dan minyak tanah lebih banyak diperlukan daripada hidrokarbon yang rantainya lebih panjang. Untuk memenuhi kebutuhan bensin dan minyak tanah itu maka dilakukan pemecahan molekul hidrokarbon yang besar menjadi molekul kecil. Proses ini disebut cracking. Cara melakukan cracking yaitu dengan pemanasan hidrokarbon rantai panjang pada suhu tinggi dan ditambah katalis Al2O3 atau SiO2

Minyak Bumi

215

Percobaan cracking minyak bumi dapat kita lakukan secara sederhana. Perhatikan kegiatan berikut ini.
KEGIATAN 10.1

Menyimpulkan

Cracking Minyak Bumi Perhatikan diagram percobaan cracking berikut ini.
parafin pada serat keramik gas etena

1. 2. 3. 4. 5.

katalis dipanaskan aluminium oksida

katup pengaman

Apa nama hidrokarbon yang akan di cracking? Tentukan perkiraan rantai C pada hidrokarbon tersebut! Katalis apa yang digunakan? Gas apa yang dihasilkan? Apa manfaat gas tersebut?

Hasil cracking minyak bumi di antaranya adalah nafta. Nafta banyak digunakan untuk industri-industri bahan sintetis seperti plastik, deterjen, dan obat-obatan, juga avtur yaitu bahan bakar pesawat terbang. Produk-produk yang dihasilkan dari hasil fraksionasi minyak bumi disebut juga produk petrokimia. Perhatikan Gambar 10.3
Plastik Serat kain

Nafta

Detergen Insektisida, herbisida Minyak tanah Kedokteran, kosmetik

Karet sintetik

Gas alam Cat Glikol
Sumber: Visual Encyclopedia

Gambar 10.3 Berbagai produk petrokimia

216

Kimia Kelas X SMA dan MA

Dengan demikian. Bensin yang dijual di pasaran merupakan campuran isooktana dengan alkanaalkana lainnya. Persentase isooktana dalam suatu bensin disebut angka oktana (bilangan oktana). Sebutkan contoh produk-produk industri yang dihasilkan dari minyak bumi! 4.4-trimetilpentana atau isooktana dengan rumus: CH3 H3C – C – CH2 – CH – CH3 CH3 CH3 Isooktana Apa kegunaan bensin dalam kehidupan sehari-hari? Bensin merupakan fraksi minyak bumi yang paling komersial. di pasaran dikenal pula petramax plus yang memiliki bilangan oktan 98. sebab berfungsi sebagai bahan bakar kendaraan bermotor yang menjadi alat transportasi manusia sehari-hari. berarti bensin tersebut makin bagus atau makin efisien dalam menghasilkan energi. paling banyak diproduksi. Mutu atau kualitas bensin ditentukan oleh besarnya bilangan oktan. Bensin yang komponen terbanyaknya hidrokarbon rantai bercabang. Mengapa bensin tidak digunakan sebagai bahan bakar rumah tangga? D. 2. sebaiknya menggunakan bensin yang komponennya senyawa hidrokarbon bercabang. Selain itu. Dengan demikian bensin dari hidrokarbon rantai lurus kurang efisien untuk menggerakkan mesin kendaraan.84 sedangkan petramax mempunyai bilangan oktan 92 .2. Kurangnya efisiensi ini ditandai dengan suara ketukan (knocking) pada mesin kendaraan. dan paling banyak digunakan. Komponen bensin yang paling banyak cabangnya adalah 2. Makin tinggi harga bilangan oktan suatu bensin. Minyak Bumi 217 . seperti heptana dan oktana.Latihan 10. Bensin premium memiliki bilangan oktan antara 80 . energi hasil pembakarannya lebih besar dibandingkan dengan bensin yang komponen terbanyaknya rantai lurus. Bensin premium mutunya lebih rendah dibandingkan petramax. Sebutkan fraksi minyak bumi berikut rantai C dan perkiraan titik didihnya! 3.94. Jelaskan dasar dan teknik pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi. Misalnya campuran yang mengandung 20% n-heptana dan 80% isooktana.3 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Bensin sebagai Bahan Bakar Bensin adalah campuran isomer-isomer heptana (C7H16) dan oktana (C8H18). mempunyai bilangan oktan 80.

Fraksi bensin dalam minyak bumi sebetulnya relatif sedikit jumlahnya. Bila termakan oleh kita akan menyebabkan terganggunya pembentukan sel darah merah. bensin banyak diperoleh dari hasil cracking minyak bumi. Sekarang penggunaan TEL sebagai zat aditif pada bensin tidak diperbolehkan lagi dan digantikan oleh senyawa lain yang lebih ramah lingkungan yaitu MTBE (Methyl Tertiary Buthyl Ether). dan bila melebihi kadar 5% dapat mengganggu jantung. Untuk mengurangi terjadinya pencemaran lingkungan maka mutu bahan bakar perlu diperbaiki dengan memberikan zat aditif yang ramah lingkungan serta emisi gas buang dalam kendaraan perlu disempurnakan. Penggunaan TEL ini ternyata menimbulkan masalah yaitu timbulnya pencemaran udara oleh partikulat Pb. 2. Gas CO ini tidak berwarna dan tidak berbau.Bila bilangan oktan bensin rendah. Bila pembakaran tidak sempurna maka akan dihasilkan jelaga dan gas CO. maka ditambahkan lagi senyawa 1. Komponen biogas adalah metana. Oleh karena itu. tetapi sangat berbahaya bagi manusia karena gas CO mempunyai daya ikat yang lebih kuat terhadap haemoglobin daripada oksigen. Akibat dari pembentukan COHb maka sistem pengangkutan oksigen dalam darah ke seluruh tubuh akan terganggu sehingga tubuh akan kekurangan oksigen. Agar PbO hasil pembakaran tidak mengendap dalam mesin dan keluar melalui knalpot. merusak otak. yaitu pemutusan hidrokarbon yang rantainya panjang menjadi rantai yang lebih pendek. Contoh bensin yang menggunakan MTBE adalah petramax dan petramax plus. air. pada mesin kendaraan akan timbul suara ketukan (knocking) sehingga mesin mudah panas dan rusak. Dampak Pembakaran Tidak Sempurna pada Bensin Bensin yang dibakar dalam mesin kendaraan bermotor akan menghasilkan gas CO2 dan H2O. Dampak Penggunaan TEL pada Bensin Proses penambahan TEL pada bensin premium dapat menimbulkan pencemaran yang diakibatkan oleh Pb di udara. 1. Hal ini dapat dilihat dengan timbulnya gejalagejala seperti sesak napas. sehingga yang keluar dari hasil pembakaran adalah PbBr2 yang mudah menguap. 218 Kimia Kelas X SMA dan MA . dan menghalangi proses metabolisme.2-dibromoetana. INFO KIMIA Biogas merupakan bahan bakar alternatif yang dihasilkan dari pemecahan biomass (hewan dan tumbuhan) di dalam proses anaerob. maupun tanah. TEL dikenal sebagai anti knocking. Untuk meningkatkan bilangan oktan pada bensin ditambahkan TEL (Tetra Etyl Lead) dengan rumus kimia Pb(C2H5)4. gas ini biasanya didapat dari penyulingan minyak bumi. permukaan kulit tampak membiru. Biomass diperoleh dari sampah pertanian. serta menyebabkan kematian.

Dampak pembakaran tidak sempurna pada bensin adalah timbulnya gas CO. Cepu. Sungai Gerong. Pangkalan Brandan. Kilang gas terdapat di LNG Arun. 2. serat kain. dan cracking. antara lain di Minas (sumur Minas merupakan lapangan minyak yang terbesar di Asia Tenggara). Proses pembentukan minyak bumi terjadi dari penguraian senyawasenyawa organik yang berasal dari jasad renik yang hidup di laut jutaan tahun lalu. dan LPG Rantau (Aceh). kilang minyak Plaju. Latihan 10. Dumai. 4. Wonokromo. Sebutkan tempat kilang minyak yang ada di Indonesia! Rangkuman 1. lapangan minyak Tarakan. 6. Daerah-Daerah Pengilangan Minyak Bumi dan Gas Bumi di Indonesia Berdasarkan data yang didapat dari Museum Minyak dan Gas Bumi Graha Widya Patra di TMII Jakarta.E. detergen. Minyak mentah adalah minyak bumi yang baru keluar dari pengeboran yang berwarna hitam dan kental. Pengolahan minyak bumi melalui beberapa tahap yaitu melalui distilasi bertingkat. 8. dan Balongan. dan karet sintetik. kilang minyak Wonokromo (kilang minyak yang pertama di Indonesia). Minyak Bumi 219 . kilang minyak Pangkalan Brandan. 9. Daerah pengilangan minyak bumi di Indonesia antara lain Minas. lapangan minyak Cepu. kilang minyak Dumai. sikloalkana. Plaju. Jelaskan apa yang dimaksud dengan bilangan oktan! 2. LNG Badak (Bontang). Jelaskan perbedaan bensin premium dengan petramax! 4. 5.4 Selesaikan soal-soal berikut. lapangan produksi minyak dan gas bumi di Indonesia berjumlah 51 tempat. Bilangan oktan menunjukkan persentase isooktana dalam bensin. dan hidrokarbon aromatik. LPG Mundu (Cirebon). 1. kilang minyak Sungai Gerong. Contoh industri petrokimia adalah plastik. desulfurisasi. kosmetik. Minyak bumi merupakan sumber utama senyawa hidrokarbon. 3. 7. Tarakan. Jelaskan dampak penggunaan TEL pada bensin! 3. insektisida. dan kilang minyak Balongan. Komponen utama minyak bumi adalah alkana.

. . A. bensin Fraksi minyak bumi yang dihasilkan pada suhu yang paling rendah adalah . 220 Kimia Kelas X SMA dan MA . A. . A.Kata Kunci • • • Gelombang elektromagnetik Distilasi bertingkat Desulfurisasi • • • Cracking Nafta Bilangan oktan Evalusi Akhir Bab A. . 100 C. A. . . . 85 – 98 2. 80 – 85 B. ikatan kimia E. 60 – 75 C. kerosin E. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. . . nafta B. 0 D. Pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi dilakukan berdasarkan perbedaan . berat jenis C. solar E. . bensin Bensin yaitu fraksi minyak bumi yang mengalami penyulingan pada suhu . 200 C – 400 C C. 6. 1. solar Berdasarkan perjanjian. . . residu E. A. 70 C – 140 C E. kerosin D. . 70 – 80 E. bensin D. 98 – 100 D. 7. . . A. massa rumus Berikut ini yang tidak termasuk minyak bumi adalah . 3. 174 C – 275 C B. 5. minyak kelapa C. 50 Bensin premium mempunyai angka oktan . 20 C – 70 C D. minyak tanah D. bilangan oktan isooktana diberi nilai . 4. . residu C. nafta B. solar C. . . . . titik didih D. 140 C – 180 C Hasil sulingan minyak bumi yang paling tinggi titik didihnya adalah . 80 B. A. 25 E. nafta B. . reaksi adisi B.

4-trimetilpentana C. solar. emas E. . CO2 D. kerosin.. bensin B. 2. akan terbentuk suatu gas yang mudah diikat oleh haemoglobin. . SO2 B. solar. 2 liter D.p) diperlukan udara sebanyak . C3H3 C. Senyawa hidrokarbon yang paling banyak terdapat pada LNG adalah . 15 liter B. C2H4 12. CO E. bensin. bensin. D.8. solar 9. Uap hasil pembakaran bensin yang merupakan logam berat dan berbahaya bagi kesehatan manusia mengandung . Suatu hidrokarbon mempunyai rumus empiris CH. 3 liter E. etana B. 10 liter 13. 2. . solar. timbal Minyak Bumi 221 . pentana D. timah D. Bila bahan bakar pembakarannya tidak sempurna.3-dimetilheksana D. Untuk membakar 2 liter gas etana (t.. solar. C2H2 E.3-dimetilbutana B. A. . . raksa B. metana C. kerosin E. CH4 14. 2-metilheptana 11. C2H6 A. . .. 2-metilheksana E. CH2 B. kerosin. natrium C. kerosin C. Manakah di bawah ini yang bukan komponen bensin? A. 2. . A. A. . A.2. Massa rumus senyawa itu = 26.. Bensin tersusun dari isomer-isomer heptana dan oktana. . (udara mengandung 20% volum oksigen) A. kerosin.. bensin. Gas yang berbahaya itu adalah . bensin D. . SO3 C. butana E. propana Fraksi minyak bumi yang tersusun menurut berkurangnya titik didih adalah . . 30 liter C. Rumus senyawa tersebut adalah .. 10.

Dengan alat penyulingan. Mengapa bensin hanya digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor. Sebutkan kegunaan dari fraksi A dan minyak pelumas fraksi B. tidak digunakan sebagai bahan bakar rumah tangga? Jelaskan. Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat. minyak bumi dipisahkan dengan distilasi bertingkat seperti gambar berikut: a. Minyak bumi adalah campuran hidrokarbon. Presentasikan di kelas. Mengapa penggunaan TEL tidak diperbolehkan lagi dan diganti dengan MTBE? Jelaskan. T u g a s Diskusikan dalam kelompok. 3. A 1) Dibakar akan menghasilkan asap hitam kotor. 222 Kimia Kelas X SMA dan MA . E mengapa harus dengan distilasi bertingkat? Bahan bakar rumah tangga biasanya digunakan minyak tanah dan batu bara. Tunjukan fraksi mana (A. D dan E). Crade oil c. C. B. Untuk memisahkan minyak bumi.B. B 3) Titik didih paling rendah. 2. D b. 4) Tidak cocok untuk bahan bakar. Nepta 5) Cocok untuk bahan kendaraan. C 6) Bahan untuk dipecah menjadi bahan bakar rumah tangga. 1. 2) Digunakan untuk mengaspal jalan. apa saja yang dapat dilakukan untuk menghemat bahan bakar sehubungan dengan sumber daya alam untuk bahan bakar tidak dapat diperbarui.

perdagangan. menjelaskan senyawa hidrokarbon di bidang pangan.Bab XI Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari Sumber: Pustaka Ilmu Molekul Raksasa Rumah plastik pertama dibangun tahun 1957. Kegunaan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari Kegunaan dan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam KehidupanSehari-Hari 223 223 . 2. menjelaskan kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam berbagai bidang. dan estetika. Salah satu bahan utama plastik adalah senyawa hidrokarbon. 3. seni. papan. sandang. memberikan contoh produk-produk senyawa hidrokarbon di berbagai bidang. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1.

PETA KONSEP Senyawa Hidrokarbon dalam kehidupan digunakan Di bidang Pangan Di bidang Sandang Di bidang Papan Di bidang Perdagangan Di bidang Seni & Estetika contoh contoh contoh contoh contoh Zat aditif Dakron Nilon Cat Pipa Plastik Obat Patung Lukisan bahan dasar bahan dasar bahan dasar bahan dasar bahan dasar Benzena Metana Etena Butena Metana Etena Propena Metana Etena Propena Benzena Metana Etena Propena Benzena 224 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Tentukan bahan kimia alami dan bahan kimia sintetis! 2. dan bahan untuk hiasan. Untuk mengenal berbagai zat aditif sintetis yang berasal dari hidrokarbon. dapat diambil langsung dari tanaman. 1. Senyawa hidrokarbon yang digunakan sebagai bahan dasar umumnya berupa hasil distilasi dan cracking minyak bumi seperti gas metana. perdagangan. papan. atau antioksidan pada makanan yang diteliti. dan kue-kue kering. dan etuna juga hidrokarbon aromatik seperti benzena. pupuk. Senyawa-senyawa yang terkandung di dalam bahan makanan masing-masing mempunyai fungsi bagi tubuh manusia. untuk memasak bahan makanan digunakan bahan dasar minyak tanah atau LPG. misalnya glukosa dengan rumus C6H12O6. Sekarang banyak makanan dan minuman yang dikemas dengan citarasa dan aroma yang beraneka ragam serta dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama. Senyawa hidrokarbon dibidang pangan berperan dalam penyediaan makanan. zat aditif. dan estetika. seni. Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari 225 . Hidrokarbon banyak digunakan sebagai bahan dasar untuk berbagai benda. A. sandang. pengembang.1 Analisis Zat Aditif Sintetis Perhatikan komposisi zat pada kemasan makanan dan minuman yang dijual di pasaran misalnya permen. coba lakukan kegiatan berikut dan diskusikan. pengawet.C oba perhatikan benda-benda di sekitarmu! Adakah benda yang terbuat dari plastik? Sekarang plastik merupakan bahan yang banyak digunakan untuk berbagai keperluan. Karbohidrat bukan termasuk senyawa hidrokarbon karena selain mengandung unsur C dan H juga mengandung unsur oksigen. misalnya karbohidrat untuk memenuhi kebutuhan energi dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Bahan dasar zat aditif ada yang berasal dari hidrokarbon yaitu benzena yang mempunyai rumus C6H6. coba berikan alasannya! Salah satu bahan utama plastik berupa senyawa hidrokarbon. tetapi hidrokarbon tersebut bereaksi dulu dengan zat lain sehingga membentuk senyawa-senyawa yang dapat langsung digunakan misalnya sebagai bahan pembuatan kain. etena. Senyawa ini merupakan bahan alami. Pada bab ini akan dibahas kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam bidang pangan. KEGIATAN 11. Senyawa karbon lainnya yang terdapat dalam makanan yaitu protein dan lemak. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Pangan Bahan makanan merupakan keperluan hidup manusia di bidang pangan. pewarna. Tentukan bahan kimia sintetis yang termasuk pemanis. obat-obatan. sirup. Pada makanan ini telah ditambahkan berbagai zat aditif makanan.

Bahan-bahan kimia sintetis biasanya dicantumkan pada label kemasan makanan seperti contoh berikut. tak jenuh. Produk ini termasuk polimer yang dibuat dari berbagai senyawa hidrokarbon molekul kecil yang disebut monomer. Bahan pengawet lainnya yang mengandung bahan dasar senyawa turunan benzena yaitu natrium benzoat yang biasa digunakan untuk pengawet manisan buah dan minuman. dan sirup yang bahan dasarnya mengandung senyawa hidrokarbon! B. Mengapa penggunaan zat aditif sintetis harus dibatasi? 2.1 Contoh label kemasan produk minuman dan makanan Zat aditif yang berasal dari senyawa hidrokarbon misalnya pemanis sakarin dan sodium siklamat. Senyawa ini merupakan senyawa hidrokarbon aromatik yang bentuknya siklik.1 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Tulis nama-nama zat aditif sintetis yang ada pada permen. sutra. keduanya mengandung bahan dasar benzena C6H6. Bahan pakaian sintetis harganya lebih murah dan dapat diproduksi secara besar-besaran dalam waktu singkat. Latihan 11. dan berbahaya. dan wool. Gambar 11. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Sandang Untuk keperluan sandang senyawa hidrokarbon mulai digunakan untuk mengganti bahan alam seperti kapas. Senyawa hidrokarbon apa yang digunakan sebagai bahan dasar untuk pembuatan bahan pakaian sintetis? 226 Kimia Kelas X SMA dan MA .

dakron.2 Selesaikan soal-soal berikut! 1. bata. CH4 Metana ➔ ➔ C2H4 Etilena ➔ ➔ C3H3N Akrilonitril ➔ (C3H3N)x Serat akrilik ➔ C2H4 Etena C2H4O Etilen oksida C3H3N Akrilonitril C2H6O2 Etilena glikol ➔ ➔ ➔ C6H16N2 Heksametilen diamin (C10H8N4)x Dakron C4H6 Butena ➔ C4H6 Butadiena ➔ (C12H22O2N2)x Nilon Sumber: New Stage Chemistry Gambar 11. Pakaian jenis apa yang bahannya terbuat dari nilon. Hidrokarbon tersebut direaksikan dengan zat lain untuk menghasilkan monomer-monomer yang mengandung oksigen dan mengandung nitrogen kemudian monomer-monomer dipolimerisasikan menjadi senyawa polimer yang berupa serat atau benang. butena. dalam Latihan 11. amati perbedaannya! Bahan sandang sintetis umumnya merupakan polimer dari beberapa senyawa kimia yang bahan dasarnya adalah senyawa hidrokarbon yaitu metana. etena.2 Bagan pembuatan beberapa bahan sandang dari hidrokarbon Termasuk golongan apa hidrokarbon bahan dasar sandang di atas? Carilah contoh kain dari bahan akrilik. juga benzena. dan nilon. dan Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari 227 . Mengapa harga sandang dari bahan sintetis lebih murah dari bahan alami seperti katun dan sutra? C.Perhatikan bagan berikut. serat akrilik dan dakron? 2. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Papan Coba perhatikan bahan-bahan untuk membangun rumahmu atau sekolah! Terbuat dari apa bahan bangunan tersebut? Apakah menurutmu ada yang berasal dari senyawa hidrokarbon? Umumnya bahan bangunan seperti semen. Serat atau benang tersebut diolah menjadi kainkain yang digunakan sebagai bahan sandang.

1 Berbagai jenis cat sesuai bahan dasarnya Hidrokarbon Metana Etena Propena Jenis Cat Rumus Kegunaan Cat Vinil (C4H6O2)n Cat tembok Cat Lateks Stirena . masing-masing mengandung 0.5 ton damar poliester. Beberapa contoh cat sesuai bahan dasar tertera pada tabel berikut. Contoh senyawa hidrokarbon untuk bahan-bahan bangunan ini tertera pada tabel berikut! Senyawa Hidrokarbon Kloro etena 2-metilpropanoat Jenis Plastik PVC Perspek Jenis Bahan Bangunan Pipa air Kaca plastik INFO KIMIA Dewasa ini sudah dirancang rumah dari bahan plastik baik bangunannya maupun segala isinya. pasir.3 Selesaikan soal-soal berikut! 1. dan pipa-pipa air.Butadiena (C28H30)n Cat tembok Cat Damar Alkid (C11H10O5)n Cat kayu atau besi Sumber: Pustaka Ilmu: Molekul Raksasa Selain cat. Cat ada yang bahan dasarnya metana.kayu bukan dari senyawa hidrokarbon. dan butena. atap plastik. Latihan 11. tanah liat. dan senyawa lainnya. Rumah plastik pertama yaitu bangunan Institut Teknik Massachusetts dan Monsanto tahun 1957 mempunyai enam kamar dan terdiri dari 16 bagian cetakan. Bahan bangunan yang dibuat dari senyawa hidrokarbon antara lain cat dan kaca plastik atau fiberglas. etena. Cari bahan bangunan rumahmu yang terbuat dari bahan-bahan yang berasal dari senyawa hidrokarbon! 228 Kimia Kelas X SMA dan MA . bahan bangunan lain ada yang dibuat dari macam-macam polimer hidrokarbon. Semen dibuat dari campuran batu kapur. Sebutkan kelebihan cat dinding yang diproduksi sekarang ini! 2. Tabel 11. misalnya daun pintu. bak mandi.

pestisida. dan propena. dan obat-obatan. Contoh pembentukan polimernya: H H H C n H H C H H C H H C H H C H C =C H H Etena Politena Sebenarnya ada lagi jenis plastik lain yang bahan dasarnya metana. etena.2. pupuk. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Perdagangan Berbagai produk industri banyak diperdagangkan untuk berbagai keperluan sehari-hari misalnya barang-barang dari plastik. Pembuatannya melalui proses polimerisasi adisi. Semua bahan ini dibuat dari zat-zat kimia yang diolah di pabrik secara besar-besaran. detergen. propena. karet sintetis. yaitu penggabungan monomermonomer etena yang berikatan rangkap dan berwujud gas sehingga terbentuk polimer yang ikatan antara C dan C nya tunggal dan berwujud padat. Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari 229 . Plastik yang paling banyak produknya adalah politena atau poletilena. etena.2 Bagan pembuatan berbagai jenis plastik Pada bagan tersebut dapat dilihat bahwa plastik ternyata ada yang bahan dasarnya gas metana. dan benzena. contohnya tertera pada Tabel 11. Senyawa apa yang digunakan untuk membuat produk tersebut? Coba perhatikan bagan proses pembuatan berbagai jenis plastik berikut! CH4 Metana ➔ CH4O Metil alkohol ➔ CH2O Formaldehid ➔ (C4H8ON6)n Melamin ➔ C2H4 Etena (C4H8ON6)n Melamin ➔ (C2H2)n Politena/polietilena C3H6 Propena/propilen ➔ (C3H6)n Politena/polietilena Sumber: Pustaka Ilmu: Molekul Rasasa Gambar 11.D.

Kaca pesawat terbang Botol.3! Tabel 11.2 Berbagai jenis plastik dan kegunaannya Hidrokarbon Metana Jenis Plastik Plastik urea Melamin Teflon Pleksiglas Politena Kegunaan Etena Propena Benzena Bahan kancing Alat rumah tangga Plastik anti lengket untuk wajan.alat rumah tangga Polistirena Sarung tangan. rice coocker. mainan anak-anak Polipropilena Kopor Selofan Plastik tipis untuk pembungkus Bakelit fenolat Alat-alat listrik Polistirena Sarung tangan.Tabel 11. kantong plastik.3 Berbagai produk industri dari hidrokarbon Hidrokarbon Jenis Produk Nama Produk Metana Aerosol Detergen Etena Propilena Obat Alat rumah tangga Ban Pertanian Obat Detergen Insektisida Obat Freon Detergen nonionik Aspirin Rayon asetat Stirena butadiena Karet butil Pupuk Analgesik Detergen nonionik Benzena heksaklorida Aspirin Kegunaan Gas pendorong pada bahan yang disemprotkan. pembungkus. misal hair spray Bahan pencuci pakaian Obat sakit kepala Sapu plastik Selang karet Ban mobil dan motor Bahan penyubur tanaman Obat penahan sakit Bahan pencuci pakaian Pembasmi serangga Obat sakit kepala Sumber: Pustaka Ilmu: Molekul Rasasa Benzena 230 Kimia Kelas X SMA dan MA . mainan anak-anak Poliuretan Spon Sumber: Pustaka Ilmu: Molekul Rasasa Produk industri lain dalam perdagangan yang bahan dasarnya hidrokarbon contohnya tertera pada Tabel 11.

misalnya ahli kimia Perancis Charles Frederie Gerhard tahun 1853 membuat aspirin sebagai penahan sakit dengan struktur kimia seperti Gambar 11. dan kerajinan tangan dari plastik. O C OH O C CH3 Gambar 11. Latihan 11. E. Beberapa benda seni ditempatkan di suatu ruangan atau dipakai di badan untuk menambah estetika atau keindahan. Sekitar tahun 1800 obat-obatan dari senyawa kimia mulai diproduksi. Dahulu obat dibuat dari bahan alami. Contoh beberapa benda seni tertera pada tabel berikut. Tabel 11. Mengingat senyawa hidrokarbon ini merupakan hasil distilasi minyak bumi maka penggunaannya harus sangat bijaksana karena minyak bumi ini termasuk sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. dan seni. Lukisan umumnya dibuat dari cat yang sebagian komponennya berasal dari senyawa hidrokarbon.4 Beri contoh bahan-bahan yang ada di sekelilingmu dengan bahan dasar senyawa hidrokarbon yang termasuk bidang sandang.3. coba cari contohnya! Pembuatan bahan-bahan dari senyawa hidrokarbon ini setelah melewati berbagai proses atau reaksi kimia di pabrik-pabrik. perhiasan. bunga-bungaan. misalnya akar tanaman dan daun. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Seni dan Estetika Adakah benda-benda seni di rumahmu? Benda seni dapat berupa lukisan cat. Tahun 1950 diproduksi lagi obat penahan sakit yaitu paracetamol. aksesoris. Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari 231 . Sampai saat ini paracetamol banyak digunakan. atau buah-buahan. Benda seni lainnya banyak dibuat dari plastik seperti patung-patung. perdagangan.Sebetulnya obat sudah ditemukan sejak dulu.4 Beberapa benda seni dari hidrokarbon Benda Seni Kerajinan tangan patung Bunga dan buah plastik Hiasan dinding Hiasan aquarium Bahan Busa poliuretan Polietilena Pleksiglas Polietilena Hidrokarbon Benzena Etena Propilena Etena Sumber: Pustaka Ilmu: Molekul Raksasa Banyak lagi benda-benda seni yang indah dibuat dari bahan-bahan plastik.3 Struktur aspirin Bahan dasar aspirin dapat berupa etena dan benzena.

. . sodium siklamat Kimia Kelas X SMA dan MA 2. etana Pemanis buatan yang bahan dasarnya berasal dari senyawa hidrokarbon C6H6 adalah . Di bidang papan senyawa metana. Senyawa hidrokarbon dapat diolah menjadi senyawa karbon yang langsung dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari melalui berbagai reaksi dengan zat lain atau reaksi polimerisasi. orlon. 6. dan butena. gula batu C. Di bidang pangan senyawa hidrokarbon kurang berperan kecuali sebagai bahan bakar memasak makanan dan bahan dasar beberapa zat aditif makanan. dan nilon. 4. A. Dari metana dihasilkan melamin. . asam benzoat E. Di bidang perdagangan senyawa hidrokarbon yang banyak dijual yaitu produk plastik. Obat yang bahan dasarnya etena dan benzena adalah aspirin. 232 . dan jenis plastik untuk kaca. dan pupuk. sorbitol D. pipa air. Di bidang seni dan estetika senyawa yang banyak digunakan adalah cat. Di bidang sandang banyak bahan pakaian dibuat dari bahan dasar hidrokarbon metana. dari propena dihasilkan polipropilen. 1. 3. etena E. obat-obatan. detergen. Karya seni lainnya banyak dibuat dari polietilen dan akrilik. . 2. Plastik yang terkenal adalah polietilena yang merupakan polimer dari etena. . etena. dan propena merupakan bahan dasar pembuatan cat. benzena C. dakron. Jenis kain yang dihasilkan contohnya serat akrilik. . Pilihlah salah satu jawaban yang benar. etena. glukosa B.Rangkuman 1. pestisida. etuna D. 5. Kata Kunci • • • • Hidrokarbon Polimer Plastik Metana • • • • Etilena Propilena Butilena Benzena Evaluasi Akhir Bab A. Senyawa hidrokarbon yang paling sederhana adalah . dan seng plastik. metana B. A. pipa paralon.

polivinilklorida E. dacron B. . 1 dan 4 Cat tembok yang berasal dari metana yaitu cat vinil. 1 dan 3 D. . . serat akrilik 3. semen D. . . piring D. A. rayon D. . hidrokarbon pembentuk polimer tersebut adalah . . nillon Pakaian kamu ada yang berasal dari bahan berikut: 1. 7. .3. mangkok Gambar di samping merupakan contoh benda dari jenis plastik . etena E. (C2H4)n C. . polipropilena 5. polietena C. . 8. A. Pakaian pada foto terbuat dari polimer sintetis. . wajan B. Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari 233 . gelas E. . nilon Di antara pakaian tersebut yang bahan dasarnya dari etena adalah . orlon E. A. batu kapur B. butena C. (C1H10O)n Cat kayu/besi yang termasuk jenis damar alkid mempunyai bahan dasar . . etana E. 10. 6. . . 4. bata E. . D. metana D. 2 dan 3 E. A. A. . A. dakron 2. sendok C. ubin Berikut ini contoh-contoh benda dari melamin. . cat tembok C. (C4H6O2)n A. propana C. 9. . . butena B. (C28H3O)n B. propena Di antara bahan bangunan berikut yang bahan dasarnya berasal dari senyawa hidrokarbon adalah . polistirena D. rumusnya adalah . etena Butena merupakan senyawa hidrokarbon yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatan . . kecuali . 2 dan 4 B. orlon 4. A. propana B. metana D. . tetoron C. poliuretan B. . 3 dan 4 C. (C17H34O)n E. .

. metana B. dakron. . 3. 4. teflon. . . 3. etena 15. . atau bentuk seni lainnya. sarung tangan 13. A. Selesaikan soal-soal berikut dengan singkat dan jelas 1. Jelaskan kegunaan senyawa hidrokarbon dalam kehidupan sehari-hari! Berikan contoh proses pembuatan produk bahan pakaian yang bahan dasarnya senyawa hidrokarbon! Tuliskan reaksi polimerisasi dari etena menjadi polietilena! Senyawa hidrokarbon apa saja yang merupakan bahan dasar pembuatan produk aspirin. magnesium hidroksida E. Bahan dasar pembentuk kaca pesawat terbang adalah . pelapis anti lengket C. tembikar B. Benda-benda seni berikut yang bahan dasarnya hidrokarbon adalah . Jenis plastik teflon biasanya digunakan sebagai . . Cairkan lilin kemudian beri warna. A. propilena C. etuna C. Ban mobil merupakan produk sintetis dengan bahan dasar . Berikut ini yang merupakan obat dengan bahan dasar hidrokarbon adalah . Dijual sebagai pengganti lampu jika aliran listrik mati dan pada acara-acara tertentu seperti ulang tahun. pestisida. 2. benzena B. . . A. A. metana D. bahan kancing D. kalium hidroksida C. . benzena D. detergen. aspirin 14. etena E.11. A. teko antik D. Cobalah buat lilin-lilin dengan bentuk yang cantik dan warna yang indah sehingga memiliki nilai jual. dan spon! Bagaimana pendapatmu tentang dipoduksinya benda-benda keperluan kehidupan sehari-hari yang bahan dasarnya senyawa hidrokarbon? T u g a s Lilin termasuk senyawa hidrokarbon. Lepaskan dari cetakan tersebut. 234 Kimia Kelas X SMA dan MA . patung logam E. 2. . Carilah cetakan yang berbentuk bunga. . natrium klorida B. . Caranya: 1. etuna 12. karbon aktif D. Letakkan benang kasur untuk sumbu pada cetakan kemudian tuangkan cairan lilin dengan hati-hati. 5. . . binatang. huruf. spon pencuci piring B. . 4. gelas kristal B. botol minuman E. patung plastik C. propilena E.

Asam asetat dalam air merupakan elektrolit lemah. A. 4. air laut merupakan elektrolit kuat B.Soal Evaluasi Semester II A.. CH3COOH Soal Evaluasi Semester II 235 . No. 1. 2.. . KOH E. A. NaOH D. Reaksi ionisasinya adalah . air sumur termasuk elektrolit kuat 3. CH3COOH(aq) E. ada air yang bersifat elektrolit dan nonelektrolit E. . . Zat berikut yang bila dilarutkan dalam air akan menyebabkan lampu menyala terang adalah . 3. NH3 B. 5. Diagram berikut menunjukkan alat uji elektrolit. . CH3COOH(aq) D. semua air dari berbagai sumber itu bersifat elektrolit D. HClO C. alkohol + – B. urea D. CH3COOH(aq) B. CH3CO+(aq) + OH–(aq) A. . . Pilihlah salah satu jawaban yang benar.. Jenis Air Air laut Air ledeng Air danau Air sumur Air suling Nyala Lampu Redup Redup Terang Redup Redup Pengamatan Lain Ada gas Ada gas Ada gas Ada gas Ada gas Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa . 1. asam cuka encer air elektrode karbon 2. air suling bersifat nonelektrolit C. . A. gula pasir C. CH3COOH(aq) Senyawa yang jika dilarutkan dalam air membentuk larutan bersifat basa lemah adalah . . garam dapur E. 4. CH3COOH(aq) CH3COO+(aq) + H–(aq) CH3COO–(aq) + OH–(aq) CH3COO–(aq) + H+(aq) CH3+(aq) + COOH–(aq) C. Data percobaan daya hantar listrik air dari berbagai sumber adalah sebagai berikut. .

. MnO2 E. . 7. Fe 236 Kimia Kelas X SMA dan MA . Di antara larutan berikut yang tidak menghantarkan arus listrik adalah . . air aki C. garam dapur B. . 9. . BaCl2 + H2SO4 BaSO4 + 2 HCl – – 4. A. 4 C. MgCl2(aq) B. hidrogen sulfida direduksi dan belerang dioksida dioksidasi E. . CuO + 2 HCl CuCl2 + H2O 3. . Cl2 + 2 I 2 Cl + I2 Di antara reaksi-reaksi tersebut yang termasuk reaksi redoks adalah . H2 + Cl2 2 HCl 2. KNO3(aq) K2+(aq) + NO3–(aq) Unsur Mn yang mempunyai bilangan oksidasi sama dengan bilangan oksidasi Cr dalam K2Cr2O7 adalah . Fe2+ B. 2 D. MnO D. 3 B. Fe 3+ C. 2. . . 3. 1. KOH(aq) KO+(aq) + H–(aq) E. kapur Reaksi ionisasi yang benar adalah . Mg2+(aq) + 2 Cl–(aq) A. belerang dioksida reduktor 10. . A. K2MnO4 C. . 1. . H2SO3(aq) 2 H+(aq) + 2 SO4–(aq) D. Persamaan reaksinya sebagai berikut: 2 H2S(g) + SO2(g) 2 H2O(l) + 3 S(s) Pernyataan yang benar adalah . KMnO4 B. D. cuka D. . 1. Pada reaksi gas hidrogen sulfida dan gas belerang dioksida terbentuk endapan belerang. 4 6. A. 8. . 1. kedua pereaksi direduksi B. F– A. MnSO4 Perhatikan reaksi berikut. Na2CO3(aq) Na2+(aq) + CO32–(aq) C. . A.5. kedua pereaksi dioksidasi C. . hidrogen sulfida dioksidasi dan belerang dioksida direduksi D. Pada reaksi: 2 Fe2+(aq) + F2(g) 2 Fe3+(aq) + 2 F–(aq) yang bertindak sebagai oksidator adalah . . 3 E. gula E. . F2 E.

11. CH3CH2CH2(C2H5)CH2CH3 D. atom C kuarterner ditunjukkan oleh C no . ferisulfat B. . ion Na+ D. ferumsulfat 12. CaCO3 E. . ferosulfat E. . . . . 5 CH3 H CH3 4 2 3 16. 2 H CH3 CH3 C. ion Ag 13. CH3CH2(C2H5)2C2H5 B. 4 H3C C C C CH3 E. ion Hg2+ + C. . . . . . 3 D. Ion logam yang menyebabkan pencemaran air dan berasal dari proses elektrolisis di industri adalah . 3 E. . . . A. . Nama rumus kimia dari Fe2(SO4)3 adalah . . ion Ca E. CaO D. 6 C. C5H12 17. C3H6 D. Ikatan rangkap dua terdapat pada hidrokarbon dengan rumus . Rumus dari 3-etil-2-metilheksana adalah . A. fersulfida C. 2 D. . A. A. A. . C2H6 B. . ferosulfida D. CH3(C2H5)CH2CH2CH3 C. ion Fe2+ 2+ B. C7H12 C. CH3CH2CH2(CH3)2CH2CH3 E. C4H6 E. 5 B. Dari struktur senyawa hidrokarbon di bawah ini. CH3CH(CH3)CH2CH(C2H5)2 Soal Evaluasi Semester II 237 . . . Ca(OH)2 14. . 4 18. C2H2 E. NaOH B. C2H4 15. A. Rumus senyawa hidrokarbon berikut yang merupakan alkana adalah . . C3H6 C. C6H8 B. A. Gas CO2 hasil pembakaran senyawa karbon dapat diidentifikasi dengan larutan . Jumlah isomer dari C5H12 adalah . . CH4 D. CH3COOH C. 1 1 5 B. A.

. A. 5 C. CH3 H3C – C – CH = CH2 D. 2 E. C2H2 + Cl2 C2H2Cl2 C. . CH4 + Cl2 CH3Cl + HCl B. 2-dimetil-3-butena 20. 2. 3. . Di antara reaksi-reaksi berikut yang termasuk reaksi eliminasi adalah . etana E. 3. A. etuna B. eliminasi C. . .4-dimetilheksana C. propena C. substitusi 26. . . 2 E. . . kondensasi B. etena 24. 5 C. A. . Reaksi berikut CH3CH = CH2 + HX CH3 – C – CH3 X dikenal sebagai reaksi . C2H6 C2H4 + H2 25. Isomer posisi dari senyawa heksena jumlahnya . . mempunyai nama . 2-dimetil-1-butena CH3 A. 2. . Senyawa alkena dengan rumus struktur berikut. CH4 C. . 1 D.2-dimetilpentana D. C2H4 + H2 C2H6 D. 3-etilpentana E. Zat yang berisomer dengan n heksana adalah . A. 2-metilpentana 21. 1 D. . 3 23.19. 2-dimetil-2-butena E. 3-dimetil-1-butena C. C2H4Cl2 E. . C2H4 238 Kimia Kelas X SMA dan MA . . . . A. 3-metilheksana B. A. . C2H2Br2 D. . 4 B. A. 3-dimetil-2-butena B. . . Jumlah isomer dari C4H6 adalah . oksidasi D. Gas karbit yang biasa digunakan untuk proses pengelasan adalah gas . . 2. Senyawa yang dapat membentuk isomer cis dan trans adalah . adisi E. 2. . 3 22. 4 B. C2H4 + Cl2 C2H4Cl2 E. metana D. 3. C2H2 B.

adisi E. 4. substitusi B. C7H16 Soal Evaluasi Semester II 239 . C3H8 D. Fraksi 1. berarti bensin tersebut mengandung . . 1 dan 3 E. 5. Hidrokarbon 1. . Bensin premium mempunyai bilangan oktan 80. . 80% isooktana dan 20% normal heptana 30. . Pembentukan butana dari 1 butena termasuk reaksi . C3H8 C5H12 C6H12 C7H8 C7H16 Karbon Dioksida (mol) 3 5 6 7 7 Air (mol) 4 6 6 4 8 Hidrokarbon mana yang memerlukan 11 mol gas oksigen untuk pembakaran itu? A. eliminasi 28.27. 80% normal heptana dan 20% isooktana E. . oksidasi D. C7H8 B. 80% heptana dan 20% butana B. 2 dan 3 29. 3. 80% butana dan 20% isooktana D. 2. . 80% isooktana dan 20% butana C. . Tabel berikut menunjukkan jumlah mol hasil pembakaran sempurna dari lima hidrokarbon. 3 dan 5 C. C6H12 C. C5H12 E. Jumlah Atom C C1 – C4 C4 – C12 C10 – C14 C14 – C19 C19 – C35 Trayek Titik Didih ( C) <25 20 – 200 174 – 275 200 – 400 >350 Bensin dan solar terdapat pada fraksi nomor . 1 dan 2 D. A. . 2 dan 4 B. 4. 5. A. . 2. 3. A. hidrasi C. Data hasil penyulingan bertingkat minyak bumi adalah sebagai berikut.

lilin 32. a. 1. Buat isomer kerangka dari rumus molekul C5H12 berikut namanya! Reaksikan senyawa-senyawa berikut. etuna B. . Jelaskan pernyataan itu! MnO2(s) + 4 HCl(aq) MnCl2(aq) + 2 H2O(l) + Cl2(g) a. nilon B.” Umumnya senyawa kovalen dalam air tidak menghantarkan listrik. Pb(C2H5)2 D. 240 Kimia Kelas X SMA dan MA . . . kecuali . Polietena merupakan polimer dari etena yang banyak digunakan untuk . . Berikan contoh zat aditif sintetis pada makanan. 3. Senyawa hidrokarbon yang digunakan untuk bahan pembuatan dacron adalah . . Rumus TEL adalah . A. Pb(C2H5)4 33. Hidrogen klorida dalam air dapat menghantarkan listrik. . A. Hitung volum gas klor yang dihasilkan pada STP dari reaksi yang memerlukan 2 mol HCl. . Bagaimana cara memilih makanan kemasan yang dijual di toko-toko? 2. Pb2(C2H5)4 B. . Bahan dari nilon tidak baik digunakan untuk . A. plastik anti lengket D.31. parasut C. cat B. . Produk industri petrokimia yang dihasilkan dari nafta adalah sebagai berikut. etana E. pestisida C. . . A. Butana dengan gas oksigen a. jaket B. . payung 34. b. metana D. 5. kaos kaki D. “Hidrogen klorida adalah senyawa kovalen. butena C. TEL merupakan zat aditif pada bensin tetapi menimbulkan pencemaran udara. . Etana dengan gas klor c. . ban mobil C. . kantong plastik B. Selesaikan soal-soal berikut dengan singkat dan jelas. A. b. etena 35. plastik D. Etena dengan gas hidrogen b. paralon E. PbC2H5 C. Pb(C2H5) E. 4. Tentukan senyawa yang merupakan oksidator dan reduktor. lap meja E. detergen E.

52. 91. 57. 112. 86. 128.0 24. 58 Isotop 58. 98. 43. 68 64. 87.9 2.0 20. 49 50. 130 124. 104 102. 25.0 45.3 138.6 74.8 118. 124 120.6 88.0 14. 83.7 121. 108. 111. 29. 100.9 106. 4 7. 131.125. 21. 97.8 12. 110 107.5 87. 66. 17. 123. 60. 94. 3 3.1 40. 76.4 107. 76 74.4 69. 119. 16 16.0 4. 95. 92.LAMPIRAN 1 TABEL UNSUR Nama Unsur Hidrogen Helium Litium Berilium Boron Karbon Nitrogen Oksigen Fluor Neon Natrium Magnesium Aluminium Silikon Fosfor Belerang Klor Argon Kalium Kalsium Skandium Titanium Vanadium Krom Mangan Besi Kobal Nikel Tembaga Seng Galium Germanium Arsen Selenium Brom Kripton Rubidium Stronsium Itrium Zirkom Niobium Molibdenum Teknesium Rutenium Rodium Paladium Perak Kadmium Indium Timah Antimon Telurium Iodium Xenon Sesium Barium Lantanum Lambang Unsur H He Li Be B C N O F Ne Na Mg Al Si P S Cl Ar K Ca Sc Ti V Cr Mn Fe Co Ni Cu Zn Ga Ge As Se Br Kr Rb Sr Y Zr Nb Mo Tc Ru Rh Pd Ag Cd In Sn Sb Te I Xe Ce Ba La Nomor Atom 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 Ar 1. 81 78. 62. 114.9 83. 37 36. 82 79. 53. 115 112.51 50. 6 10. 136 130. 80.0 32.9 137. 18 20. 46.0 39. 36 35. 34.0 102.0 79.4 114.9 79. 44. 70 69.2 23. 114. 14 15. 99. 82. 47. 98.7 63. 56.8 58.9 52. 11 13. 26 28.9 55.8 85. 136.9 91. 118. 72.9 50. 108.9 95.5 65.8 127.0 9.3 27.0 31. 104. 120.2 92. 71 70. 106. 48 46. 54 54.0 47. 94.116.8 58. 38 39.135. 30 32. 121. 117. 22 24. 78.0 54.124.3 132. 87 84.0 19. 48. 80. 64 65. 86 85. 40.9 112. 96 92. 74. 109 106.0 16.9 98. 132. 110. 116 113. 73.5 40. 100 96. 129. 88 89 90. 41 42.7 72. 84. 77.138 138. 134. 105. 63. 68. 130. 96. 122. 113. 134. 115.0 10.0 7.9 131. 101. 122.0 28. 126.0 101.1 35. 61.6 126. 67. 33. 139 Lampiran 241 . 128. 126. 123. 132. 102.

204. 193 190. 154. 162. 153 152. 147. 149.0 254.0 247.9 144. 140. 238 237. 174. 207. 192. 160.9 186. 158.0 150. 168.0 265.2 147. 234 234. 143.0 210. 189.148. 163. 184. 180 180.3 158. 144. 194.3 168. 235.2 192. 200. 170.1 265.5 180. 222 221.5 164. 145. 186 185. 206. 148.0 257.9 173.0 136. 150 144. 146. 178.0 157. 172. 154 151.9 162.0 227. 158.0 232. 155. 239. 198 196. 164 162. 196.4 152. 199. 164.142 Isotop 142.156.0 254. 233.0 210. 204 203.0 237. 181 180.Nama Unsur Serium Praseodimium Neodimium Prometium Samarium Europium Gadolinium Terbium Disprosium Holmium Erbium Tulium Iterbium Lantanium Hafnium Tantalum Wolfram Renium Osmium Iridium Platina Emas Air raksa Talium Timbal Bismut Polonium Astatin Radon Fransium Radium Aktinium Torium Protaknium Uranium Neptunium Plutonium Amerisium Kurium Berkelium Kalifornium Einsteinium Fermium Mendelevium Nobelium Lawrensium Rutherfordium Dubrium Seaborgium Bohrium Hassium Meitnerium Lambang Unsur Ce Pr Nd Pm Sm Eu Gd Tb Dy Ho Er Tm Yb La Hf Ta W Re Os Ir Pt Au Hg Tl Pb Bi Po At Rn Fr Ra Ac Th Pa U Np Pu Am Cm Bk Cf Es Fm Md No Lr Rf Db Sg Bh Hs Mt Nomor Atom 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 Ar 140.0 243.6 204. 195.0 226.0 175.0 247.2 209. 242 Sumber: Book of Data 242 Kimia Kelas X SMA dan MA .0 223.0 178. 167. 183.0 242. 138.1 262. 176 174. 190. 202.2 195.1 263.1 140.0 256.1 197.9 183. 157. 152. 150. 182. 161. 177.0 249. 170 168. 201.2 190.0 238. 192 191. 228 226. 226. 160 156. 223 223. 171.9 167. 187 188. 224.0 200.1 262.0 261. 228 231. 208 217 220. 176.0 253. 239 238. 173.0 231. 198.0 222. 166.4 207. 205 202. 176 175. 179.

LAMPIRAN 2 SIFAT FISIK UNSUR Nama Unsur Bentuk Tb Tf Nama Unsur Bentuk Tb Tf Hidrogen Helium Litium Berilium Boron Karbon Nitrogen Oksigen Fluor Neon Natrium Magnesium Aluminium Silikon Fosfor Belerang Klor Argon Kalium Kalsium Skandium Titanium Vanadium Krom Mangan Besi Kobal Nikel Tembaga Seng Galium Germanium Arsen Selenium Brom Kripton Rubidium Stronsium Itrium Zirkom Niobium Molibdenum Teknesium Rutenium Rodium Paladium Perak Kadmium Indium Timah Antimon Telurium Iodium Xenon Sesium gas gas padat padat padat padat gas gas gas gas padat padat padat padat padat padat gas gas padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat cair gas padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat gas padat 20 4 1615 3243 2823 5100 77 90 85 27 1156 1300 2740 2628 473 718 238 87 1033 1757 3104 3560 3653 2943 2235 3023 3143 3003 2840 1180 2676 3103 881 958 332 121 595 1657 3611 4650 5015 5833 4173 4000 3243 3243 2485 1038 2353 2533 2023 1263 457 166 942 14 26 459 155 2573 70 63 55 53 25 391 922 933 1683 863 386 172 84 336 1112 1814 1933 2163 2130 1517 1808 1768 1728 1356 693 303 1210 1090 490 266 116 312 1042 1793 2125 2740 2883 2445 2583 2239 1827 1235 594 429 505 904 723 387 161 302 Barium Lantanum Serium Praseodimium Neodimium Prometium Samarium Europium Gadolinium Terbium Disprosium Holmium Erbium Tulium Iterbium Lantanium Hafnium Tantalum Wolfram Renium Osmium Iridium Platina Emas Air raksa Talium Timbal Bismut Polonium Astatin Radon Fransium Radium Aktinium Torium Protaknium Uranium Neptunium Plutonium Amerisium Kurium Berkelium Kalifornium Einsteinium Fermium Mendelevium Nobelium Lawrensium Rutherfordium Dubrium Seaborgium Bohrium Hassium Meitnerium padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat cair padat padat padat padat padat gas padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat 1931 3730 – – – – – – – – – – – – – – 4875 5700 5433 5900 5570 4403 4100 3353 630 1730 2813 1833 1235 610 211 950 1410 3473 5060 4300 4091 – 3505 – – – – – – – – – –– – – – – – 998 1194 – – – – – – – – – – – – – – 2500 3269 3683 3453 2973 2683 2045 1337 234 577 601 544 527 575 207 300 973 1323 2023 1870 1405 – 914 – – – – – – – – – – – – – – – Sumber: Book of Data Lampiran 243 .

B B B B C b. karbon tetraklorida. 2. A 10. 6 Al = 2. 4. B 7. Pilihan Ganda 1. Konfigurasi elektron Na = 2. Z. Al. 20. B 9. Y. C 10. 1. C 7. 10 g MgO jadi 2 g Mg c. W d. 2. 20. T. 28. Lihat teks 9. B 7. 30. 2. Lihat teks 5. 1. Lihat teks 10. 8. K2SO4 Kalsium fosfat. Pilihan Ganda 1. Q b. Cl. P. C 13. 8 d. E 13. 29. Pilihan Ganda 1. D 17. 21. 26. T. Na. 8. 8. lihat teks b. 2. 23. 5 Mg = 2. X.1023) (12) atau O c. D 12. asam sulfat. 2 S = 2. 1 P = 2. 24. 3. 3. Z. B 3. 4. P. 5. a. Y. S. Pilihan Ganda 1.02. A 8. magnesium nitrat Lihat teks Lihat teks Lihat teks Bab IV A. B. 10 g MgO b. B 9. D 11. D 6.4)2 b. A 8. D 10. C 7. B. V Bab II A. 2. C D E A B 16. Lihat teks 8. Lihat teks 7. C 5. 10 g MgO jadi 2 g O N2O3 CO dan CO3 OI : OII = 1 : 3 2. 8. B D E D C D 19. N2O4.10 23 2. Lihat teks 6. 4 Ar = 2. 5. 8. S e.10 22 (18) gram H2O 6. 22. B 15. Lihat teks 4. 4. C 14. D 10. D 8. Si. X. 8. Z f. 0.LAMPIRAN 3 KUNCI JAWABAN SOAL EVALUASI AKHIR BAB Bab I A.01. 3. C 14. 8. 4L 244 Kimia Kelas X SMA dan MA . lihat teks 3. B 8. B 6. 23. 3. C 6. 27. Mg. B B. 5. B A D D C 21. 6. C 9. R. 22. C 15. 1. Pilihan Ganda 1. B. C E D A C Bab V A. C 15. Ar logam metaloid nonlogam Bab III A. 8. C 10. 4. B 7. Uraian Lihat teks Lihat teks Lihat teks Uraian Cu. S c. B 14. E E C C D B Lihat teks Lihat teks Uraian a. C 12. 0. B 9. E 14. B. 17. A A D A B B 25. Na golongan IA P golongan VA Mg golongan IIA S golongan VIA Al golongan IIIA Cl golongan VIIA Si golongan IVA Ar golongan VIIIA c. 25. 3. 7 Si = 2. B 11.2 (22. D B C B E Uraian a.02. 3. 3. V. 3 Cl = 2. 5. 2. P. 1. E 16. E 2. D 13. B 15. Uraian a. A 18. P. E 13. 3. C 12. 1. 5. 4. D 12. E 6. 5. D 11. 18. lihat teks a. 2. C 4. A 11. 24. E 8. 4. D 9.25 (6. 19.

6 gram CuSO4 5H2O a. 4. E b. 1. Uraian a. B 2. 5. 27. Lihat teks b. Lihat teks a. H3PO4 b. A 2. Lihat teks d. 5. C 3.6(22. 26. 2Pb(NO3)2(s) 2PbO(s) + 4NO2(g) + O2(g) b. D 7.4)2 c. Uraian Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lampiran 245 . 52. 3. D 8.08205 L atm)(700) 6 atm Bab VI A. Lihat teks e.1 mol c. 1. B 16. Lihat teks Lihat teks Lihat teks E E C E D 16. C 4. 4. 2. E 9. 1) 2) 3) 4) b. Pilihan Ganda 1. Lihat teks c. 34.8. Lihat teks c. 5. C 5. 5. 20.3. 5. 3. A 6. E 8. A 10. C 3. Lihat teks b. 4. Pilihan Ganda 1. E 10.2 x 1023 molekul Bab VIII A. 1.8. 33. A Dan 7 Bab VII A. D 13. B. Lihat teks Lihat teks a. A 7. B 11. 31. 2. Uraian Lihat teks a. 1. B 5. 28. B C C C B 3.2 liter e. 1) 2) 3) 22. 4. 1. 5. D 8. 1. 23.2 D: 2. 3. 0. A B. 32. C 3. Lihat teks b. E 2. C 11. B 4. D 12. 2. E D E C C D E 29. 30. 4. E 5. A 18. D B. A 15. C 4.7 17 c. D 7. B 8. 24. E 9.4 gram d. D 6. Tabel b. D 9. amonium sulfat (NH4)2SO4– kalsium karbonat CaCO3 natrium hidroksida NaOH– aluminium oksida Al2O3 lihat teks lihat teks lihat teks 4. Uraian a. 0. 12C : 2. B 20. Lihat teks a. D 7. B 15. D C C D D C D 2. B 3. B B. 18. 17. B 14. 35. 06(0. Pilihan Ganda 1. A 19. B 6. 1. 22. Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Soal Evaluasi Semester I A. 5. B 12. C 21. E 13. C 2. A 6. 19. C 14. B 17. 4. 18. 3. 25. Pilihan Ganda 1.3 gram d. A 10.7 17 F: 2. a. 2.8.

C 15. 4. Pilihan Ganda 1. E 13. D 8. D B. 3. E 9.Bab IX A. B E B C 2. 23. A 6. C 10. 1. C D C D A C D 29. Uraian a. A 14. 4. 1. 4. B. 22. 5. C 9. 4. 34. Pilihan Ganda 1. 1. 3. 2. 5. 2. B 17. 5. 5. C 20. D 14. B 13. Pilihan Ganda 1. D 11. B 6. C 8. 3. Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Soal Evaluasi Semester II A. E 7. D 6. 32. D 12. Uraian Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks 22. 2. E 10. 4. 4. D 15. Lihat teks c. E 19. C 7. 1) D dan E 5) 2) A 6) 3) E b. B B C B. 17. 19. Pilihan Ganda 1. E 10. 18. 24. 23. 2. 28. D 8. B 11. 30. 33. E 6. B 4. B. 1. Uraian Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks C B A D A 16. C 21. E 14. C 8. 5. C 3. 35. 3. C 5. D 14. D 10. 3. C 16. B C D A D Bab XI A. 27. 2. 3. 5. E 13. 26. C 7. 4. C 12. E 15. D 2. 2. 25. A 9. D 11. D D B C B 21. 20. 3. B 18. 24. C 12. C 9. B 12. A 13. 31. D 11. E 7. E C C C B C D 246 Kimia Kelas X SMA dan MA . 5. Uraian Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks E E A B E Bab X A. 25.

jumlah partikel (atom. Afinitas elektron 32 Alkana 183 Alkena 191 Alkuna 196 Aturan duplet 46 Aturan oktet 46 Avogadro. teori atom 20 C Cracking 215 pemecahan molekul hidrokarbon yang besar menjadi molekul yang kecil. senyawa hidrokarbon yang mengandung ikatan rangkap dua antara karbon-karbon dengan rumus umum CnH2n. pada suhu dan tekanan yang sama.02 x 1023 buah. Satu mol = 6. semua elektron atom berada dalam tingkat energi tertentu. suatu atom cenderung mempunyai elektron valensi delapan seperti gas mulia (kecuali helium = 2). hipotesis 102 B Bilangan oksidasi 160 muatan satu atom dalam senyawa jika semua elektron yang terikat menjadi milik atom yang lebih elektronegatif. Bohr. senyawa hidrokarbon yang jenuh dengan rumus CnH2n+2. suatu atom stabil dengan elektron valensi dua. molekul. D Dalton. tetapan 115 Avogadro.GLOSARIUM A Adisi 20 penambahan masing-masing satu gugus kepada atom karbon yang berikatan rangkap dua atau tiga. semua gas yang bervolum sama mempunyai jumlah molekul yang sama. senyawa hidrokarbon yang mempunyai ikatan rangkap tiga antara karbon-karbon dengan rumus umum CnH2n-2. ion) dalam satu mol. teori atom 19 materi terdiri dari partikel terkecil yang disebut atom. energi yang dilepaskan atau yang diperlukan saat masuknya elektron ke dalam atom atau ion dalam keadaan gas. Lampiran Glosarium 247 .

masing-masing dari dua atom karbon yang berdekatan.1 x 10–28 g (kira-kira 1/1800 massa proton). ion. energi yang diperlukan untuk melepaskan satu elektron dari partikel (atom. E Elektron 12. 248 Kimia Kelas X SMA dan MA . tekanan gas dengan massa tertentu berbanding lurus dengan suhu mutlak. suatu gugus alkana yang telah kehilangan satu atom hidrogennya. hukum 100 bila volum tetap. Elektron valensi 23 Eliminasi 202 Energi ionisasi 31 G Gay Lussac.Deret homolog 183 Dobereiner. tiga unsur yang massa atom relatif unsur kedua merupakan rata-rata unsur pertama dan ketiga. unsur yang terletak antara golongan IIA dan IIIA atau blok d dalam tabel periodik. 13 partikel pembentuk atom yang terdapat di luar inti bermuatan negatif satu satuan (–1. Golongan transisi 35 Gugus alkil 185 H Hidrokarbon 174 Hidrokarbon alifatik 183 Hukum kekekalan massa 93 Hukum perbandingan tetap 94 senyawa organik yang mengandung unsur karbon dan hidrogen. massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama. atau molekul) dalam keadaan gas. sehingga membentuk ikatan rangkap. triade 4 suatu deret senyawa sejenis yang perbedaan jumlah atom suatu senyawa dengan berikutnya sama. senyawa hidrokarbon yang tidak mengan– dung inti benzena. perbandingan massa unsur-unsur penyu– sun suatu senyawa selalu tetap.6 x 10–16 C) dan bermassa 9. reaksi penarikan dua gugus. elektron yang berada pada kulit terluar suatu atom.

dua atom atau lebih yang bernomor atom sama tetapi nomor massanya berbeda. I Ikatan ion 48 Ikatan logam 62 Ikatan kovalen koordinat 64 gaya tarik elektrostatik antara ion positif dan negatif dalam kristal. dua atom atau lebih yang berbeda tetapi jumlah neutronya sama.Hukum kelipatan perbandingan 96 jika ada dua senyawa yang dibentuk dari dua unsur yang sama dan massa satu unsur pada kedua senyawa itu sama maka massa unsur yang lainnya mempunyai angka perbandingan yang sederhana dan bulat. unsur-unsur yang memiliki nomor massa sama tetapi nomor atomnya berbeda. suatu ion yang mengandung dua atom atau lebih. isomer suatu senyawa antara posisi searah (cis) dan berlawanan arah. tetapi pasangan elektron yang dipakai bersama berasal dari salah satu atom. Ikatan kovalen 51 Inti atom 21 ion poliatomik 71 Ion negatif 25 Ion positif 25 Isobar 15 Isomer cis-trans 194 Isomer posisi 194 Isotop 13 Isoton 13 J Jari-jari atom 29 setengah jarak antara dua atom sejenis yang berikatan tunggal. isomer senyawa yang terbentuk akibat perubahan letak posisi ikatan rangkap. bermuatan positif. partikel yang terdapat di pusat atom. Lampiran Glosarium 249 . dan mengandung proton dan neutron. gaya tarik listrik antara ion positif dengan elektron dalam kisi logam. ikatan antara dua atom dengan pemakaian bersama sepasang elektron atau lebih. ikatan kovalen antara dua tom. partikel (monoatom atau poliatom) yang bermuatan negatif. partikel (monoatom atau poliatom) yang bermuatan positif.

unsur yang sifatnya di antara logam dan bukan logam. unsur disusun berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya. penyebaran elektron dalam orbital atom. kuantitas zat yang mempunyai massa (dalam gram) sebanyak massa atom molekul relatifnya. dst. sifat unsur merupakan fungsi periodik massa atom relatifnya. jumlah massa relatif semua atom dalam molekul.K Keelektronegatifan 33 daya tarik relatif atom terhadap elektron yang dipakai bersama dalam ikatan kovalen. N Neutron 12 partikel pembentuk atom yang terdapat dalam inti atom. bermassa (1. jumlah massa relatif semua atom dalam rumus senyawa ion. larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. sifat unsur yang kedelapan mirip dengan yang pertama. angka yang terdapat di depan rumus kimia dalam suatu persamaan reaksi.67 x 10–24 g) sedikit lebih besar dari proton dan tidak bermuatan. tabel unsur yang disusun berdasarkan hukum periodik. tabel periodik 7 Mol 109 perbandingan massa atom dengan suatu unsur terhadap 1/12 massa atom C-12. M Massa atom relatif 15 Massa molekul relatif 17 Massa rumus 17 Metaloid 26 Mendeleev. unsur yang sedikit mengkilat dan bersifat pengantar listrik dan panas. Newlands. hukum oktaf 5 250 Kimia Kelas X SMA dan MA . Keperiodikan sifat unsur 29 Koefisien reaksi 85 Konfigurasi elektron 21 L Larutan elektrolit 147 Larutan nonelektrolit 146 Logam 26 larutan yang menghantarkan arus listrik.

hidrokarbon yang atom-atom karbonnya membentuk rantai tertutup. P Pelarut 145 Pereaksi 82 Pereaksi pembatas 124 Periode 9 Persamaan reaksi 82 komponen larutan yang konsentrasinya paling besar. reaksi yang salah satu pereaksinya tersisa. tanda panah. kurang sekali mempunyai sifat yang dimiliki logam. Proton 11 R Redoks 155 Reduksi 155 . teori atom 19 S Senyawa organik 75 senyawa yang strukturnya ditentukan oleh atom-atom karbon yang berikatan satu sama lain di dalamnya. menerima elektron atau penurunan bilangan oksidasi perbandingan jumlah atom yang paling rumus kimia yang menunjukkan jenis dan jumlah atom yang terdapat dalam satu molekul zat.67 x 10–24 g).67 x 10–19) dan bermassa satu amu (1. jumlah proton dalam inti atom. zat yang berubah selama reaksi dan ditulis di sebelah kiri persamaan reaksi. penyajian reaksi kimia dalam bentuk rumus pereaksi. Glosarium Lampiran 251 Sikloalkana 183 Substitusi 200 . dan rumus hasil reaksi.169 Rumus empiris 72 Rumus molekul 72 reaksi serah terima elektron sehingga satu pereaksi teroksidasi dan yang lain tereduksi. unsur yang terletak pada baris yang sama dalam sistem periodik.Nonlogam 26 Nomor atom 11 unsur yang tidak menghantar listrik dan panas. atom terdiri dari inti bermuatan positif dan elektron yang bergerak dalam ruang hampa mengelilingi inti. Rutherford. reaksi penggantian satu gugus dengan gugus yang lain. partikel pembentuk atom yang terdapat dalam semua inti atom bermuatan positif satu satuan (+1.

Graham and John Holman. 1996. James. Ralph H. GCSE Chemistry. Chemical Science. Encyclopedia of Science: Industry. Michael and Guy Waller. New York: Mc Graw Hill Companies. Boyd. Ltd. James. Sydney: John Wiley & Sons Australia. New York: John Wiley & Son.C Heath and Company. Science Press . 1991.DAFTAR PUSTAKA Brady. 2000. Hart. Lewis. James E. Singapore: EPB Publishers Pte. 1997. Richard. Inc. McDuell. 1988. London: Letts Educational. Chemistry. Fong Lee Eet. Ltd. 1994. Inc. Bell & Hyman. A Level Chemistry. Third edition. Robin . New York: Macmillan Publishing. Lexington: D. Chemistry For You.2005. Chemical Connections 2. 1986 GCSE Chemistry. fifth edition. General Chemistry With Qualitative Analysis. Jane. Bob. 1992. Science Chemistry. Pustaka Ilmu Life. London: Macmillan Publishing Co. Quick Check Study Guides. Time Life Books Inc. Thinking Chemistry. Mapple. 2001. Third edition. Ebbing. Morris. Pertamina. and Odom. Robinson. New York: Oxford University Press. Molekul Raksasa. Dinas Hupmas Pertamina. Tokyo. General Chemistry. Organic Chemistry. 252 Kimia Kelas X SMA dan MA . Hunter. an enquiry-based approach. London: Nelson Thornes. T. 1982. Morrison. Ramsden. Principles & Structure. Encarta Encyclopedia. 1997. Pertamina Menyongsong Tantangan Masa Depan. Holtzclaw. Beginning Science Chemistry. 1999. Ryan. 2001. 1980. General Chemistry. 1983. 1990. Key Science: Chemistry. 1990. Silberberg.n. General Chemistry. London: Nelson Thornes Ltd. New Stage Chemistry. –. Hill. New York: Prentice Hall International. Eileen. 1996. 1989. Petrucci. Lawrie. London: Jonh Murray Ltd. Bell & Hyman. USA: Houghton Mifflin Co. Principles and Modern Application. 1995. Kerrod. 2003 Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change. Maria. London: Great Britain Oxford University Press.

214 tak jenuh 183. 227 Gugus Alkil 185 .220 Bohr 20 C Cracking 215. 32 Etilena 227 F F.51 kimia 43. 15 Isomer cis-trans 194 posisi 194.66 logam 62 . 175.57 kovalen polar 60 kopalen nonpolar 60 kopalen koordinat 64 . 175.163 Bilangan oktan 217 . 15 Isotop 13.INDEKS A Afinitas Elektron 32. 216 D Dalton 19. 214 Hukum dasar kimia 91 . 199 Rantai 193. 192. 57 E Elektron 12. 103. 14 B Bilangan oksidasi 157. 73. 220 kovalen 51 . 30 K Karboksida 175 Keelektronegatifan 33. 192.231 jenuh 183. 181-192. 159. 24 Energi Ionisasi 31. Aston 13 L Lantanida 11 Lampiran Indeks 253 . 34 Keisomeran 188. 193. 96 Deret homolog 183 Desulfurisasi 215 Distilasi bertingkat 214. 122. 52 Aturan oktet 46 Avogadro tetapan 115 hipotesis 102 . 183.54 Kovalen koordinat 56. 197.63 Ion negatif 25. 50 .219. 192-196. 160. 45.104 I Ikatan ion 48 . 73. 199 Alkena 81. 196-199 Atom C kuarterner 177 primer 177 sekunder 177 tersier 177 Antoiene Lavoisier 3 Aturan duplet 46. 13. 223. 158. 149 Ion positif 25. 197.187 H Hidrokarbon 174. 184. 24.104 G Gay Lussac 100 Gaya elektrostatik 49. 124 Konfigurasi elektron 21. 50. 176 Elektron ikatan 46 Elektron valensi 23. 62 Golongan 10. 212 . 149 Isobar 13. 33 Aktinida 11 Alkana 81. 160 . 64. 104. 25. 50. 199 Alkuna 81. 195 Keperiodikan sifat unsur 29 – 34 Koefisien 85. 198 Isoton 13. 215 Dobereiner 4 J Jari-jari atom 29.W. 123. 50.

57. 112 rumus relatif 17. 112 Mendeleev 7 – 9 Metaloid 26.169 Rutherford 19 Rumus empiris 71. 72. 12. 127. 114. 88. 87. 195. 118 molekul relatif 111. 183. 15 massa 11.169 T Tabel Periodik Mendeleev 7 Modern 8 unsur 9 Tata nama senyawa ion 75 . 184. struktur 184. 194. 147 Lautan elektron 62 Lavoisier 93.59. 81.177. 111. 199. 28 Mol 109. 94 Lewis 46 Logam 26 – 28 Logam transisi 163 Lothar Meyer 6 Reaksi M Massa atom relatif 15 – 18 molar 116. 128 ion 43. 72 poliatomik 71.192 N Nafta 216 Neutron 12 – 15 Newlands 5 Nomor atom 11. 72 datomik 71.192. 234 Propilena 230 Proton 11. 164 Pereaksi pembatas 124. 219 poliatom 77 Struktur Atom 21 Struktur Lewis 46. 72 eliminasi 202 oksidasi 155 .169 Oksidator 155 . 53 . 149 karbon 171 . 58. 125 Periode 9.96 R Reaksi adisi 201 Kimia Kelas X SMA dan MA V Volum molar 118. 5 Oksidasi 155 . 184 . 174. 188. 197. 112.57.169 Reduktor 155 .79 kovalen 80 organik 80. 150.74 molekul 71. 80. 73. 183 . 12 Nonlogam 28. 72. 193 S Senyawa anorganik 75 biner 76 hidrat 78. 178 Teori Atom 18 – 20 Thomson 19 Triade Dobereiner 4 P Penyepuhan 157. 71. 47. 189. 11 Plastik 191. 148 nonelektrolit 146.169. 128 kimia 71 . 150.122 Molekul monoatomik 71. 173. 51. 163 O Oktaf Newlands 3. 128.Larutan elektrolit 147. 81 Tetrahedral 175. 76. 215 kovalen 57 . 127. 200 reduksi 155 . kovalen nonpolar 60 kovalen polar 60 organik 80. 192.169 substitusi 200 Reduksi 155 . 12 Proust 94 . 120 254 . 77.

Lampiran 253 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful