• Poppy K. Devi • Siti Kalsum • Masmiani • Hasmiati Syahrul

KIMIA 1
Kelas X SMA dan MA

PUSAT PERBUKUAN
Departemen Pendidikan Nasional
Hukum Dasar Kimia

1

Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional dilindungi Undang-undang

K I M IA 1
Kelas X SMA dan MA

Penulis

:

Penelaah Editor Desain Sampul Ilustrator Perwajahan Ukuran Buku

: : : : : :

Poppy K. Devi Hasmiati Syahrul Siti Kalsum Masmiani Liliasari Lilis Suryani Guyun Slamet Beni Beni 17,5 x 25 cm

540.7 POP k

POPPY K. Devi Kimia 1: Kelas X SMA dan MA / penulis, Poppy K. Devi…[et al] ; editor, Lilis Suryani ; ; illustrator, Beni. — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009 vii, 254 hlm. : ilus. ; 25 cm. Bibliografi : hlm. 252 Indeks ISBN 978-979-068-725-7 (nomor jilid lengkap) ISBN 978-979-068-727-1 1. Kimia-Studi dan Pengajaran I. Judul II.Lilis Suryani III. Beni

Hak Cipta Buku ini dibeli Departemen Pendidikan Nasional dari Penerbit PT. Remaja Rosdakarya Diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahu 2009 Diperbanyak oleh ....

iiKimia Kelas X SMA dan MA

KATA

SAMBUTAN

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia-Nya, Pemerintah, dalam hal ini, Departemen Pendidikan Nasional, pada tahun 2009, telah membeli hak cipta buku teks pelajaran ini dari penulis/penerbit untuk disebarluaskan kepada masyarakat melalui situs internet (website) Jaringan Pendidikan Nasional. Buku teks pelajaran ini telah dinilai oleh Badan Standar Nasional Pendidikan dan telah ditetapkan sebagai buku teks pelajaran yang memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2007. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para penulis/penerbit yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para siswa dan guru di seluruh Indonesia. Buku-buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh (down load), digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun, untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Diharapkan bahwa buku teks pelajaran ini akan lebih mudah diakses sehingga siswa dan guru di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri dapat memanfaatkan sumber belajar ini. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para siswa kami ucapkan selamat belajar dan manfaatkanlah buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan. Jakarta, Juni 2009 Kepala Pusat Perbukuan

Hukum Dasar Kimia

iii

KATA

PENGANTAR

Ilmu Kimia merupakan salah satu pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Melalui belajar kimia dapat dikembangkan keterampilan intelektual dan psikomotor yang dilandasi sikap ilmiah. Keterampilan intelektual yang menyangkut keterampilan berpikir rasional, kritis, dan kreatif dapat dikembangkan melalui belajar yang tidak lepas dari aktivitas membaca. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, penulis mencoba untuk membuat buku Kimia SMA ini. Materi kimia di dalam buku ini disajikan melalui cara yang mudah dipahami siswa dengan contoh-contoh yang berkaitan dengan masalah kimia dalam kehidupan sehari-hari. Untuk membantu siswa dalam pencapaian kompetensi dasar kimia, pada setiap bab disajikan bagan konsep yang menggambarkan konsep-konsep inti pada materi , deskripsi materi, kegiatan yang sederhana tetapi dapat meningkatkan keterampilan proses bagi siswa, info kimia, rangkuman, kata kunci, contoh soal, serta latihan soal bentuk pilihan ganda dan uraian. Selain itu dilengkapi dengan tugas yang dapat digunakan untuk penilaian portofolio. Penggunaan buku kimia ini dalam belajar adalah untuk melatih siswa berpikir rasional, kritis, dan kreatif dalam memecahkan masalah dalam IPA. Buku ini ditulis oleh beberapa penulis yang sudah berpengalaman mengajar dan menulis buku Kimia serta mengacu pada referensi yang bersifat internasional dan terkini. Harapan penulis, mudah-mudahan buku ini dapat membantu siswa belajar dan membantu guru dalam meningkatkan kinerjanya untuk memotivasi siswa belajar Ilmu Kimia dan untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu dalam memajukan bangsa dan negara. Akhirnya kami menyampaikan terima kasih kepada para guru dan pengguna buku ini. Untuk meningkatkan kualitas buku ini, kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun.

Bandung, Juli 2007

Penulis

ivKimia Kelas X SMA dan MA

Sifat Unsur F. Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust) C. Rumus Kimia B. Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier) B. Kepolaran Senyawa Kovalen E. Hukum Kelipatan Perbandingan (Hukum Dalton) D. Perkembangan Tabel Periodik Unsur B. Ikatan Ion dan Ikatan Kovalen C. Tata Nama Senyawa Kimia C. Hukum Perbandingan Volum (Gay Lussac) E. Struktur Atom E. Massa Atom Relatif dalam Tabel Periodik Unsur C. Ikatan Logam Rangkuman Evaluasi Akhir Bab Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi A. Kestabilan Unsur-Unsur B. Periode. Nomor Massa. Golongan. Nomor Atom. Persamaan Reaksi Rangkuman Evaluasi Akhir Bab Hukum Dasar Kimia A. Hipotesis Avogadro Rangkuman Evaluasi Akhir Bab Hukum Dasar Kimia 1 3 9 18 21 25 29 35 36 43 45 48 57 60 62 63 64 69 71 75 82 87 88 91 93 94 96 100 102 104 105 BAB II BAB III BAB IV v . Perkembangan Teori Atom D. Sifat Fisis Senyawa Ion dan Kovalen D. Keperiodikan Sifat Unsur Rangkuman Evaluasi Akhir Bab Ikatan Kimia A.DAFTAR ISI iii iv iv KATA SAMBUTAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom A.

Alkena. D. Massa Atom Relatif dan Massa Molekul Relatif B. Penerapan Konsep Reaksi Oksidasi-Reduksi Rangkuman Evaluasi Akhir Bab BAB VIII Kekhasan Atom Karbon A. Konsep Reaksi Oksidasi-Reduksi B. Unsur C. Komponen Larutan B. Alkena. dan Konsep Mol pada Perhitungan Kimia E. Avogadro. B. dan Air Hidrat Berdasarkan Konsep Mol Rangkuman Evaluasi Akhir Bab 109 111 113 114 121 124 127 129 130 135 143 145 145 147 148 151 151 155 157 162 164 165 166 171 173 175 178 178 181 183 191 196 199 Soal Evaluasi Semester I BAB VI Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit A. Kekhasan Atom Karbon dalam Senyawa Karbon Rangkuman Evaluasi Akhir Bab BAB IX Alkana. Perhitungan Kimia dengan Reaksi Pembatas F. Penentuan Kadar Zat. Mol D. Penerapan Hukum Gay Lussac. dan Alkuna A.BAB V Perhitungan Kimia A. Kekuatan Larutan Elektrolit D. Tata Nama Senyawa Berdasarkan Bilangan Oksidasi C. H. Senyawa-Senyawa Pembentuk Larutan Elektrolit Rangkuman Evaluasi Akhir Bab BAB VII Reaksi Oksidasi-Reduksi A. Rumus Empiris. Rumus Molekul. Penentuan Rumus Kimia Senyawa Berdasarkan Ar dan Mr C. C. dan Alkuna Alkana Alkena Alkuna Reaksi-Reaksi pada Alkana. dan O dalam Senyawa Karbon B. viKimia Kelas X SMA dan MA . Daya Hantar Listrik Berbagai Larutan C.

Senyawa Hidrokarbon di Bidang Pangan B. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Papan D. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Sandang C. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Seni dan Estetika Rangkuman Evaluasi Akhir Bab BAB XI 223 225 226 227 229 231 232 232 235 241 243 244 247 252 253 Soal Evaluasi Semester II LAMPIRAN 1: TABEL UNSUR LAMPIRAN 2: SIFAT FISIK UNSUR LAMPIRAN 3: KUNCI JAWABAN SOAL EVALUASI AKHIR BAB GLOSARIUM DAFTAR PUSTAKA INDEKS Hukum Dasar Kimia vii . Proses Pembentukan Minyak Bumi B. Pengolahan Minyak Bumi D. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Perdagangan E.Rangkuman Evaluasi Akhir Bab 204 204 209 211 212 214 217 219 219 220 BAB X Minyak Bumi A. Daerah-Daerah Pengilangan Minyak Bumi dan Gas Bumi di Indonesia Rangkuman Evaluasi Akhir Bab Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari A. Bensin Sebagai Bahan Bakar E. Komponen Utama Minyak Bumi C.

Kimia Kelas X SMA dan MA .

menjelaskan perkembangan teori atom.Bab I Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom Sumber: Silberberg. 9. menjelaskan pengertian massa atom relatif suatu unsur. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 1 . membedakan nomor atom dan nomor massa. 4. 8. menjelaskan perkembangan tabel periodik unsur. Ukuran spiral kulit siput bertambah besar secara teratur. menjelaskan pengertian golongan dan periode pada tabel periodik unsur. 2. menjelaskan sifat-sifat periodik unsur berdasarkan konfigurasi elektronnya. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat: 1. 7. hal ini mirip dengan keteraturan pada tabel periodik. dan semi logam. menentukan elektron valensi suatu atom. 5. menentukan konfigurasi elektron suatu atom pada kulitnya. nonlogam. 6. 10. membedakan sifat unsur-unsur logam. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Pola keperiodikan alami. membedakan partikel-partikel yang ada pada atom. 3.

Triade Dobereiner. Meyer. Mendeleev sampai Tabel Periodik Unsur Modern terdapat mempunyai menjelaskan Lambang Atom-Atom Golongan menunjukkan Periode menunjukkan Keperiodikan Sifat Unsur yang memiliki Elektron Valensi Jumlah Kulit Nomor Atom sama dengan jumlah Nomor Massa menunjukkan jumlah menjelaskan berupa Elektron tersusun dalam Proton Neutron Massa Atom Relatif berkaitan dengan Konfigurasi Elektron diterangkan dengan Jari-Jari Atom Energi Ionisasi Afinitas Elektron Keelektronegatifan Teori Atom membahas Atom digambarkan dengan Model Atom 2 Kimia Kelas X SMA dan MA . Tabel Periodik Unsur L. Oktaf Newlands.PETA KONSEP Tabel Periodik Unsur berkembang mulai Tabel Periodik Unsur Lavoisier.

dan keelektronegatifan. Perkembangan Tabel Periodik Unsur Pengelompokan unsur-unsur dimulai oleh Antoine Lavoisier yang mengelompokkan unsur menjadi logam dan bukan logam. unsur-unsur dikelompokkan dalam golongan dan periode. energi ionisasi.1. 1. Tabel periodik yang digunakan sekarang adalah tabel periodik modern yang disusun berdasarkan kenaikan nomor atom dan kemiripan sifat unsur. dan sifat periodik yaitu jari-jari. lambang unsur dilengkapi dengan nomor atom dan massa atom. Untuk mempelajari pengelompokan unsur-unsur berdasarkan sifatnya dapat digunakan tabel periodik unsur. Pada tabel periodik modern. Tabel 1. perhatikan Tabel 1. nonlogam. Selanjutnya pengelompokan unsur berkembang dalam berbagai bentuk dan dikenal dengan Triade Dobereiner. neutron. dan konfigurasi elektronnya.ada saat ini telah ditemukan lebih dari seratus unsur dan begitu banyak senyawa kimia yang telah disintesis.1 Pengelompokan unsur oleh Antoine Lavoisier Kelompok I Hidrogen Oksigen Nitrogen Cahaya Kalor Kelompok II – – Karbon Fluor Klor Fosfor Sulfur Kelompok III Arsen Argentus Bismut Kobalt Nikel Plumbum Timah Seng Kelompok IV – Alumina Barit Kapur Silika Magnesia Sumber: Maria James. Bagaimana agar kita mudah mempelajari unsur-unsur itu? Para ahli kimia telah mengelompokkan unsur-unsur berdasarkan sifat-sifat kimia dan fisika yang mirip atau sama. Chemical Connections Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 3 . Tabel Periodik Unsur Antoine Lavoisier Antoine Lavoisier pada tahun 1789. elektron. afinitas elektron. serta Tabel Periodik Unsur Modern. Dalam tabel periodik unsur kita dapat mempelajari sifat unsur seperti logam. Dari data tersebut kita dapat menentukan struktur atom suatu unsur seperti jumlah proton. Pada tabel periodik unsur. metaloid. seorang ahli kimia Perancis membagi unsur-unsur menjadi empat kelompok. Tabel periodik unsur berkembang mulai dari cara pengelompokan yang sederhana sampai yang lengkap. Oktaf Newlands. Tabel Periodik Unsur Lothar Meyer dan Mendeleev. P A. Untuk mengenal pengelompokannya.

Jika tiga unsur diurutkan berdasarkan kenaikan massa atomnya.Pada Tabel 1. bandingkan hasilnya dengan massa Sr. Bandingkan hasilnya dengan massa Na! Selanjutnya jumlahkan massa Ca dengan Ba dan bagi dua.5 Cl 23 Na K 80 80 Br I 39.03 2 23 4 Kimia Kelas X SMA dan MA .1 137 127 Sumber: Maria James. Na.1 = 23.Chemical Connections 1. 2. Br. Untuk mempelajari hukum ini lakukan kegiatan berikut. KEGIATAN 1. 96 + 39. Pernyataan ini dikenal dengan nama Hukum Triade Dobereiner. I.W. Contoh: Pada kelompok unsur Li. Kesimpulan apa yang didapat dari pengelompokan ketiga unsur tersebut? Apa yang dimaksud dengan Hukum Triade Dobereiner? Dobereiner mencoba mengelompokkan unsur-unsur yang mempunyai sifat sama berdasarkan kenaikan massa atomnya. Lakukan hal yang sama untuk Cl. tiap kelompok terdiri dari tiga unsur yang disebut triade. 3. 2. Hukum Triade Dobereiner J. Pada kelompok IV dimasukkan senyawa yang belum dapat diuraikan menjadi unsur yang dikenal sekarang. amati massa unsur masing-masing dalam kelompoknya. 6. maka massa unsur yang kedua sama dengan massa rata-rata unsur pertama dan ketiga. ternyata didapat keteraturan. dan K Massa atom Na = massa atom Li + massa atom K 2 = 6.1 tertera cahaya dan kalor yang bukan unsur.1 Interpretasi Data Hukum Triade Dobereiner Berikut ini ada tiga kelompok unsur dalam satu golongan. Jumlahkan massa Li dengan massa K kemudian bagi dua.96 Li 40 Ca Sr Ba 35. Dobereiner pada tahun 1817 mengelompokkan unsur yang mempunyai sifat sama.

W.2 Interpretasi Data Hukum Oktaf Newlands Perhatikan tabel unsur-unsur yang dikelompokkan oleh Newlands berikut: 1 2 3 4 5 6 7 H 8 9 Li Na 16 Be 10 11 B Al 18 C 12 13 N 14 O S 21 F 15 Mg 17 Si 19 20 P Mn 27 Cl 22 K 23 Ca 24 Cr 25 Ti 26 Fe 28 Co & Ni 29 Cu 30 Zn 31 32 Y In 33 As 34 Se 35 Br Rb Sr Ce & La Zn Nl & Mn Ro & Ru Sumber: Maria James. Newlands mengurutkan unsur berdasarkan kenaikan massa atomnya. unsur H sifatnya mirip dengan unsur F dan Cl. Pertanyaan: 1. Newlands memelopori penyusunan unsur-unsur yang sifatnya mirip pada kolom vertikal. begitu juga unsur yang kesembilan sifatnya mirip dengan unsur yang kedua. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 5 . Bagaimana keteraturan yang ditemukannya? Coba diskusikan pengelompokannya melalui kegiatan berikut! KEGIATAN 1. coba jelaskan! Dari pengelompokan ini ternyata unsur yang kedelapan memiliki sifat yang mirip dengan unsur yang pertama. serta unsur Be mirip dengan Mg. Pengulangan ini oleh Newlands disebut Hukum Oktaf karena dia membandingkan pengulangan sifat unsur dengan tangga nada atau oktaf pada lagu. Selain itu masih ada unsurunsur yang berimpitan pada urutan yang sama. dari atas ke bawah memiliki sifat yang mirip. Hukum Oktaf Newlands Pada tahun 1863. Kelemahan hukum oktaf yaitu pengulangan setiap 8 unsur hanya cocok untuk unsur-unsur yang massa atomnya kecil. J. Chemical Connections Pada tabel tersebut unsur yang terdapat dalam satu kolom.3. Pengelompokan ini dinamakan Hukum Oktaf. Kalau unsur diurutkan. unsur Li mirip dengan Na dan K. pada urutan ke berapa unsur yang memiliki sifat yang mirip? 2. Contohnya. dan seterusnya.

KEGIATAN 1. Sr. K. Tabel Periodik Unsur Lothar Meyer Pada tahun 1870. dan Ba berada di titik kedua dari puncak. 6 Kimia Kelas X SMA dan MA . Mg.3 Interpretasi Data Lothar Meyer Amati grafik berikut ini. Cs Rb K Volum atom cm3 Ba Sr Y Na Cl Li P Mg Al Be B C 20 40 S Si V Ga Zn Ca Se As Br Zr Sn Nb Cd Rh Ru Pd Ag In Te Sb I Fe Cr Cu Mn Ni Co 60 80 100 120 140 Sumber: Hiskia. Dia membuat grafik volum atom unsur terhadap massa atomnya. Na. dan Cs menempati kedudukan yang setara.4. Ternyata unsur-unsur yang letaknya setara memiliki sifat yang mirip. Untuk mempelajarinya lakukan kegiatan berikut. Be. unsur-unsur Li. Unsur apa saja yang berada di puncak lengkung grafik Meyer? 2. ITB Massa atom relatif Pertanyaan: 1. Grafik ini disebut lengkung Meyer. Ca. yaitu di puncak. Lothar Meyer mencoba membuat daftar unsur-unsur dengan memperhatikan sifat fisika yaitu volum atom. Sistem Periodik. Unsur apa saja yang berada pada titik pertama dan kedua sebelum puncak grafik Meyer? Pada lengkung Meyer. Rb.

00 cc abu-abu tua 4.70 1.90 100 C Germanium (Winkler) 72.70 1. Mendeleev juga menyusun unsur menurut kenaikan massa atom relatifnya dan dia menemukan adanya perubahan sifat secara periodik. Ada tempat yang kosong bagi unsur-unsur yang diramalkan akan ditemukan dan diberi nama eka boron.00 5. Contoh ramalan Mendeleev untuk Germanium yang disebut eka silikon tertera pada Tabel 1.2 Ramalan Mendeleev tentang sifat unsur germanium Sifat Eka Silikon (Mendeleev) 72. Ramalan tersebut terbukti dengan ditemukannya Scandium (1879).42 13. Sumber: Silberberg. dan eka silikon. Merupakan sistem periodik pertama yang disusun dalam bentuk tabel yang terdiri dari delapan lajur vertikal atau golongan dan tujuh deret horisontal atau periode.dan Germanium (1886). Kelebihan tabel periodik unsur Mendeleev adalah sebagai berikut. dan Rn dalam golongan tersendiri setelah golongan gas mulia ditemukan. Kr.22 cc putih keabu-abuan 4. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 7 . Xe. Ne.30 5. Chemical Connections b. eka aluminium. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 1.50 13. Pada penelitiannya seperti Newlands. Ar. Massa atom Massa jenis Volum atom Warna Massa jenis oksida Massa jenis klorida Titik didih klorida c.2. Tabel 1.5. Tabel Periodik Unsur Mendeleev Dimitri Ivanovich Mendeleev pada tahun 1869 di Rusia mengemukakan hubungan antara massa unsur dengan sifat unsur. Selanjutnya disebut tabel periodik unsur Mendeleev. Galium (1875).89 86 C Sumber: Maria James. Dalam mempelajari keperiodikan unsur-unsur. Mendeleev selain menggunakan sifat fisika juga menggunakan sifat kimia.1 Mendeleev a. Dapat menempatkan unsur He.

Au 199 11 (Au 199) 12 – Hg 200 – Tl 204 – Pb 207 Th 231 Bi 208 – – U 240 – – –– –– Golongan VIII 10 – Sumber: Maria James.Tabel periodik unsur Mendeleev digambarkan seperti berikut. dan triade platina (Os. Pt) dimasukkan ke dalam golongan VIII.Ag 108 7 8 (Ag 108) Cs 133 Cd 112 Ba 137 In 113 ?Di 138 Sn 118 ?Ce 140 Sb 122 – Te 128 – I 127 – –– –– 9 – – – – ?Er 178 – ?La 180 – Ta 182 – W 184 – – Os 195. Di antara unsur-unsur golongan ini hanya Ru dan Os yang mempunyai valensi 8. masing-masing terdiri dari golongan A dan B. Setelah tabel periodik unsur Mendeleev. Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara nomor atom dengan sifat-sifat unsur. Rh 104 Pd 105. Tabel 1. Co. b. Co 59 Ni 59. Ni). Tabel Periodik Unsur Modern Tabel periodik unsur yang digunakan sekarang yaitu Tabel Periodik Unsur Modern. Cu 63 5 6 (Cu 63) Rb 85 Zn 65 Sr 76 –68 ?Yt 88 –72 Zr 90 As 75 Nb 94 Se 78 Mo 96 Br 80 –100 Ru 104. 8 Kimia Kelas X SMA dan MA .3 Tabel periodik unsur Mendeleev Golongan I Golongan II Golongan III Golongan IV Golongan V Golongan VI Golongan VII 1 2 3 4 H1 Li 7 Na 23 K 39 Be 9. triade platina ringan (Ru. Pd). Rh.4 Mg 24 Ca 40 B 11 Al 27.3 –44 C 12 Si 28 Ti 48 N 14 P 31 V 51 O 16 S 32 Cr 52 F 19 Cl 35. Ir. maka tabel periodik Mendeleev perlu penyempurnaan. misalnya Te (128) ditempatkan sebelum I (127). Sistem Amerika menggunakan angka Romawi I sampai VIII. 6. Ada dua sistem yang digunakan pada penomoran golongan yaitu sistem Amerika dan sistem IUPAC. Triade besi (Fe. Sistem IUPAC (International Union Pure and Applied Chemistry) menggunakan angka Arab 1 sampai dengan 18.5 Mn 55 Fe 56. pada tahun 1915 Henry Moseley menemukan nomor atom dan menyusun unsur-unsur dalam tabel periodik berdasarkan kenaikan nomor atom. a. Ada beberapa urutan unsur yang terbalik jika ditinjau dari bertambahnya massa atom relatif. Pada tabel periodik unsur modern unsur disusun dalam golongan dan periode. Ir 197 Pt 198. Chemical Connections Selain keunggulan. tabel periodik unsur Mendeleev mempunyai beberapa kelemahan yaitu sebagai berikut.

4.3 Pt Ds Hg Uub TI Uut Pb Bi Po Ununhexium At Astatin Rn Radon Sesium Barium 223 88 226 87 Renium Hafnium Tantalum Wolfram Osmium Iridium Platina Emas Air Raksa Talium Timbal Bismut Polonium 265 109 265 110 272 112 277 113 284 114 285 115 104 261.4 1 B 2 C 3 4 N 3. TABEL PERIODIK UNSUR-UNSUR IA LOGAM VIIIA 1 1 1.26 69 168.5.5.183 3 4.34 Telurium Zirkon Niobium Molibdenum Teknesium Rutenium Rodium Paladium Perak Indium Timah Antimon Iodium Xenon Kadmium 72 178.59 Hg 2.5 Se -2.6 Eu 3. Periode.934 70 173.00797 2 4.4.5 S -2.59 81 204.2 ln 1.71 29 2. Nomor Atom.3 IB 58.6 VIIB 2.905 40 91.0122 2 IIIA 5 Helium 10.5.94 43 98 44 101.3 1.086 15 30.1 Selesaikan soal-soal berikut! 1.948 Mg Ca Natrium Magnesium 19 39.4.96 64 157. Jelaskan perbedaan daftar unsur-unsur yang disusun Lothar Meyer dengan Mendeleev! B.3.90 23 50.9815 14 28.8 Co 2.37 82 207.811 6 12.0067 8 15.038 91 231 92 238.75 52 127.114 107 262.064 17 35.4.7 Ru 2.6 Cl Br 1.3.12 108 271 111 288 116 292 7 Fr Fransium Ra Radium Meitnerium Darmstadium Roentgenium Ununbium Ununtrium Uuq Uup Uuh Ununquadium Ununpentium 3 3 2.30 1 Sr 1 2 Y Itrium Zr 4 Nb 5 Mo 2.98 84 210 85 210 86 222 Ba 1 2 57-71 89-103 57 Hf Rf Rutherfordium 3 Ta Db Dubnium 3.905 56 137.3 Sn 2.03 93 237 94 242 95 243 96 247 97 247 98 249 99 254 100 253 101 256 102 254 103 257 Air Raksa Ac NAMA Aktinium Th Torium Pa Protaktinium U Uranium Np Pu Am Cm Kurium Bk Cf Neptunium Plutonium Amerisium Berkelium Kalifornium Einsteinium Fermium Mendelevium Nobelium Lawrensium Gambar 1.5.7 2.453 18 39. Jelaskan hukum triade menurut Dobereiner! 2.930 68 167.3. begitu juga di Indonesia.906 42 95.01115 7 14.4 As 3.24 61 147 62 150.3.2 -2 -1 IVA VA VIA VIIA He Ne Ar 1.9898 12 24.2 3.82 50 118.96 35 79.3.5.3.49 73 180.4 O 2.4.5 Nd 3.1 Massa atom Tingkat oksidasi LAMBANG La 3 Ce 4 Pr 4. Nomor Massa.5.4 3 80 200.2.54 30 Argon Silikon Fosfor Belerang Klor Aluminium 65.5 Te 2.3 Cr 6.6 Pd 2.3.6.4.967 80 200.62 39 88.870 48 112.5.2 78 195.5.60 53 126.904 54 131.59 33 74.47 38 87.9984 10 20.4.6 Tc -1.09 79 196.8 Rh 2.847 27 58. Tabel periodik unsur modern digambarkan sebagai berikut.08 21 44.4 Cu Ag Au Rg 1 Zn 2 Ga 3 Ge 2.1 Al 2 0 Si 3 4 P 3.04 71 174.4.4 Dy 3 Ho Es Er Fm Tm Md Yb No Lu Lr Lantanum Serium Praseodimium Neodimium Prometium Samarium Europium Gadolinium Terbium Disprosium Holmium Erbium Iterbium Lutesium Tulium 89 227 90 232.4.6 Sm 3.22 41 92.3.4 Ni 2.7 Xe 0 Rubidium Stronsium 55 132.35 63 151.312 NONLOGAM Oksigen Boron Karbon Nitrogen Fluor Neon 13 26.5. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 9 .4 Cd 1.4 Re Bh Bohrium 3 Os Hs Hassium 3 Ir Mt 2.Oleh karena sistem penomoran golongan IUPAC belum memasyarakat di kalangan ahli kimia.85 75 186.102 20 40.6.3 3 Nomor atom 138.25 65 158.4. maka penggolongan sistem Amerika lebih banyak digunakan.3. dan Massa Atom Relatif dalam Tabel Periodik Unsur Pada tabel periodik unsur.4 l 1.9738 16 32.3.4.6 Gd 3 Tb 3.4.07 45 102.91 58 140.905 46 106.2 Tabel periodik unsur modern Latihan 1.907 60 144.4.2 77 192.6 Pm 3.3 VIII B 2.847 28 63. Jelaskan hukum oktaf dari Newlands! 3.0026 1 H 2 Li 3 Na 4 K 5 Rb 6 Cs Hidrogen 6.4 47 107.3.5 0 0 Be GOLONGAN IIIB IVB 3.50 67 164. Berikan contoh kelebihan tabel periodik unsur Mendeleev! 4.939 4 3 SEMILOGAM 1 IIA 9. Setiap lambang unsur dilengkapi dengan nomor atom.69 51 121. nomor massa atau massa atom relatif. unsur-unsur dikelompokkan dalam golongan dan periode.909 36 83.5 VIB 2.11 105 262.80 0 Sc 2 3 Ti 4 V 5.3 3 3.3 2.996 25 54. Golongan.37 31 69.4 W Sg Seaborgium 3.6 Kr 0 Kalium Kalsium Skandium Titanium Vanadium Krom Mangan Besi Nikel Seng Galium Germanium Arsen Selenium Brom Kripton Kobal Tembaga 37 85.956 22 VB 2.922 34 78.4.948 74 183.97 2.19 83 208.6 F 1.4 Sb 3.924 66 162.9994 9 18.72 32 72.5.6.57 P E R I O D E 1 2 3 47.12 59 140.7 Litium Berilium 11 22.4.942 24 51.114 106 263.4.2 Mn 7 Fe 2.2 76 190.3 IIB 2.6.40 49 114.938 26 55.

Golongan Pada tabel periodik unsur dikelompokkan menjadi golongan utama atau golongan A dan golongan transisi atau golongan B. Aluminium Karbon Nitrogen.905 1 Sr Y Itrium Rubidium Stronsium Sumber: Silberberg. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 1.3 Penulisan lambang unsur. Golongan dan Periode Pada tabel periodik unsur.4 Penggolongan unsur-unsur Lambang Golongan Nama Golongan Amerika Alkali Alkali Tanah Boron.0122 2 Massa atom relatif Hidrogen 6.4. Fosfor Oksigen.939 4 3 1 Be 1 Mg IIIB 2 Bilangan oksidasi Lambang unsur Litium Berilium 11 22.08 21 44.102 20 40. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change 10 Kimia Kelas X SMA dan MA .62 39 88. lajur vertikal menunjukkan golongan unsur-unsur.312 IIA 9. nama unsur.47 38 87. Belerang Halogen Gas Mulia IA IIA IIIA IVA VA VIA VIIA VIIIA IUPAC 1 2 13 14 15 16 17 18 Transisi Transisi Transisi Transisi Transisi Transisi Transisi Transisi Transisi Transisi Nama Golongan Amerika IIIB IVB VB VIB VIIB VIIIB VIIIB VIIIB IB IIB IUPAC 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Lambang Golongan Sumber: Silberberg. IA 1 1. nomor atom. dan massa atom relatif dalam tabel periodik unsur 1. Tabel 1. Perhatikan penggolongan unsur-unsur dalam tabel periodik unsur yang terdapat pada Tabel 1.Perhatikan gambar berikut.956 1 2 Sc 2 Kalium Kalsium Skandium 37 85. sedangkan lajur horisontal menunjukkan periode. a.312 Mg Ca 2 Magnesium Nama unsur Natrium Magnesium 19 39.00797 Nomor atom 1 1 H 2 Li 3 Na 4 K 5 Rb 12 24.9898 12 24.

Golongan unsur transisi terdiri dari 8 golongan yaitu golongan IB sampai dengan VIIIB.4. coba lakukan kegiatan 1. 7) Unsur pada periode ketujuh juga terdiri dari unsur pada tabel utama ditambah unsur pada deret aktinida (no. Untuk golongan VIIIB terdiri dari 3 lajur vertikal. dan elektron. C. dan Ag. sedangkan golongan lainnya masing-masing 1 lajur vertikal. neutron. N. sehingga jumlahnya menjadi 32 unsur. Unsur transisi berada di antara golongan IIA dan IIIA. O. 5) Periode kelima 18 unsur. b. neutron bersifat netral. Nomor Atom dan Nomor Massa Lambang atom yang dilengkapi nomor atom dan nomor massa dapat dituliskan dengan notasi sebagai berikut. Mn. F.Golongan utama terdiri dari 8 golongan yaitu golongan IA sampai dengan VIIIA. Periode Berapa jumlah periode pada tabel periodik dan berapa unsur yang terdapat pada masing-masing periode? Coba amati tabel periodik pada Gambar 1. A Z X X = lambang atom Z = nomor atom A = nomor massa Atom memiliki partikel-partikel penyusun atom yaitu proton. Ne. 57 . sampai saat ini jumlahnya 28 unsur. 1) Periode kesatu terdiri dari dua unsur yaitu H dan He. Dengan ditemukannya unsur baru maka jumlah unsur dalam periode ini akan bertambah terus. 2) Periode kedua terdiri dari 8 unsur yaitu: Li. Semua unsur transisi bersifat logam dan banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari seperti Fe. Tiap periode terdiri dari beberapa unsur dengan jumlah yang berbeda-beda yaitu sebagai berikut. dan elektron bermuatan negatif. B. 3) Periode ketiga terdiri dari 8 unsur. Cr. 4) Periode keempat 18 unsur. 6) Unsur pada periode keenam terdiri dari unsur yang ada pada tabel utama ditambah unsur-unsur pada deret lantanida (no. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 11 . Apa makna dari nomor atom dan nomor massa pada lambang suatu unsur? Untuk memahami makna nomor atom dan nomor massa. Cu. Proton bermuatan positif. Be. Au.2! Tabel periodik unsur terdiri dari 7 periode dan dua deret unsur terpisah di bawah yaitu deret lantanida dan aktinida. 89 . 2. Ni. Zn.71).103).

KEGIATAN 1. – – + + + – 1 1H (1p. Tabel 1. Nomor atom (Z) Nomor massa (A) = = = Jumlah proton atau jumlah elektron Jumlah proton + jumlah neutron Jumlah nukleon 12 Kimia Kelas X SMA dan MA . 2n. e = elektron. n = neutron. dan elektron pada masing-masing atom H. Atom No. 2 He . He. Bagaimana dengan nomor massa dari unsur di atas? Carilah hubungannya dengan jumlah partikel masing-masing unsur! Hubungan jumlah partikel dasar dengan nomor atom dan nomor massa unsur dapat dilihat pada Tabel 1.5 Hubungan partikel dasar dengan nomor atom dan nomor massa Nama Atom Hidrogen Helium Litium Lambang Atom 1 1H 4 2 He 7 3 Li No. 0n. Nomor atom pada H. 1e) 4 2 He (2p. dan Li sama dengan jumlah partikel apa? 3. He. 2e) – + – 7 3 Li (3p.4 Prediksi Nomor Atom dan Nomor Massa Perhatikan bagan partikel-partikel penyusun atom pada unsur: 1 4 7 1H . neutron.5 dapat disimpulkan hubungan antara nomor atom dengan partikel-partikel dasar atom dan hubungan nomor massa dengan partikelpartikel dalam atom yaitu sebagai berikut. 4n.5. Massa Elektron Proton Neutron 1 2 3 1 4 7 1 2 3 1 2 3 0 2 4 Jumlah partikel dasar pada atom berhubungan dengan nomor atom dan nomor massa unsur. Dari Tabel 1. Berapa jumlah proton. 3e) + + – Catatan: p = proton. dan Li pada unsur di atas? 2. 3 Li berikut ini. Pertanyaan: 1.

Isotop... dan Isobar Salah satu teori atom menurut Dalton menyatakan bahwa atom-atom unsur akan mempunyai sifat yang sama. Pendapat ini tidak sepenuhnya benar setelah ditemukan spektrograf massa oleh F. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 13 .... ... 35 63 208 197 .W.... Nomor Massa Atom Atom 12 . 36 sma.. elektron.. Selain itu. .. ada pula unsur-unsur yang berbeda tetapi mempunyai jumlah partikel yang sama... ... 19 Penyelesaian: 39 19 K mempunyai nomor massa = 39 dan nomor atom = 19.. ....... . jumlah proton = nomor atom = 19 jumlah elektron = 19 jumlah neutron = nomor massa – nomor atom = 39 – 19 = 20 Latihan 1.. Ternyata kebanyakan unsur-unsur dalam senyawa mempunyai massa atom yang berbeda.6. . 17 . 79 Jumlah Neutron 12 . 24 .. ..... . 29 ....... dan neutron dari unsur 39 K .Jumlah neutron adalah selisih nomor massa dengan nomor atom. 126 . . . Jadi. Isoton. 3. dan 37 sma.. .. Aston tahun 1919. Untuk mempelajarinya amati Tabel 1. Misalnya untuk klor ada yang memiliki massa 35 sma..2 Salin tabel berikut dan lengkapilah! Nama Unsur Magnesium Fosfor Klor Tembaga Timbal Emas Lambang Atom 24 12 Mg 31 15 P Jumlah Proton 12 . Jumlah neutron = A – Z Contoh Soal Tentukan jumlah proton. Jumlah Elektron 12 15 ..

6 dapat dilihat bahwa setiap unsur mempunyai beberapa massa atom misalnya atom H ada yang mempunyai massa atom 1. perbedaan massa atom dari suatu nuklida disebabkan oleh jumlah partikel neutronnya.6. dapat disimpulkan sebagai berikut. Atom 1 Jumlah Neutron 0 1 2 C 6 6 8 O 8 8 9 10 Ne 10 10 11 12 Massa Atom 1 2 3 12 14 16 17 18 20 21 22 Lambang 1 1H 2 1H 3 1H 12 6C 14 6C 16 8O 17 8O 18 8O 20 10 Ne 21 10 Ne 22 10 Ne Sumber: Silberberg. + = partikel proton – – – – = partikel elektron + + + = partikel neutron 1 1H 2 1H 3 1H Gambar 1. Jadi. 2.4 Isotop hidrogen Ketiga isotop hidrogen dapat dibedakan dari jumlah partikel neutronnya. Isotop adalah unsur-unsur yang memiliki nomor atom sama tetapi massa atom yang berbeda.Tabel 1. Partikel apa yang menyebabkan adanya isotop dari suatu unsur? Perhatikan ilustrasi berikut.6 Beberapa unsur dengan massa atom yang berlainan Unsur H No. dan 3. Unsurunsur tersebut disebut isotop. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Dari Tabel 1. 14 Kimia Kelas X SMA dan MA . Dari contoh-contoh isotop pada Tabel 1.

.. Apakah kedua unsur ini mempunyai sifat yang sama? Isobar adalah unsur-unsur yang memiliki nomor massa sama. 16 . Apakah kedua unsur itu mempunyai sifat yang sama? Isoton adalah unsur-unsur yang memiliki jumlah neutron yang sama. Bagaimana cara menentukan massa atom relatif? Massa atom relatif yaitu bilangan yang menyatakan perbandingan massa atom unsur tersebut dengan massa atom yang dijadikan standar. . Kedua unsur itu disebut isobar.... 8 15 . 32 Pertanyaan: Tentukan kelompok unsur yang termasuk isotop.. 16 Neutron 8 7 .6 dapat dilihat 14 6C dan 16 8O memiliki neutron yang sama yaitu 8. Unsur A B C D E F Nomor Atom 6 7 8 15 15 16 Proton 6 .. lengkapi. Atom C-12 memiliki massa 12 satuan massa atom (sma).. Massa Atom 14 14 16 30 . tetapi nomor atomnya berbeda.Dari Tabel 1. Massa Atom Relatif Massa atom relatif dalam kimia sangat penting untuk mengetahui sifat unsur atau senyawa. Unsur 14 6C dan 14 7N memiliki nomor massa yang sama. Mula. Kedua unsur itu disebut isoton.. dan isobar pada tabel di atas! 4. maka ditetapkan atom C-12 sebagai standar. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 15 . isoton. Kemudian diganti oleh oksigen karena atom oksigen dapat bersenyawa dengan atom lain.. dan jawablah pertanyaannya.mula dipilih hidrogen sebagai atom standar karena merupakan atom teringan.3 Salin tabel berikut. Latihan 1. Syarat atom yang massa atomnya dijadikan standar adalah harus atom yang stabil dan murni.. 1 sma sama dengan 1 12 kali massa 1 atom C-12..

874 1 12 = 55.37 107.874 dibulatkan menjadi 56. Ar unsur X = Massa 1 atom unsur X 1 12 massa atom 12 C Jadi massa atom relatif suatu unsur adalah perbandingan massa satu atom unsur tersebut dengan 1 12 kali massa satu atom C-12.874.5 Nama Unsur Besi Seng Perak Emas Uranium Lambang Fe Zn Ag Au U Ar 55.7. Massa atom relatif beberapa unsur dapat dilihat pada Tabel 1. General Chemistry Bagaimana cara menghitung massa atom relatif berdasarkan rumus di atas? Perhatikan contoh soal berikut.8. Tabel 1.00797 12.6% isotop 10 5B dan 80.00 20.870 196. Tabel 1. Kelimpahan isotop unsur berbeda-beda.064 35.8 Kelimpahan isotop unsur klor dan brom Unsur Klor Brom 75% isotop Kelimpahan dalam % 35 17 Cl dan 25% isotop 37 17 Cl 11 5B 19..183 32. C 12 Massa atom relatif dapat ditentukan berdasarkan massa isotop-isotop unsur di alam. Contoh Soal Hitung massa atom relatif Fe jika diketahui massa Fe = 55.7 Massa atom relatif beberapa unsur Nama Unsur Hidrogen Karbon Neon Belerang Klor Lambang H C Ne S Cl Ar 1.4% isotop 16 Kimia Kelas X SMA dan MA . Perhatikan Tabel 1.967 238.Massa atom relatif diberi lambang A r dan dapat ditentukan dengan menggunakan rumus sebagai berikut.874 65.03 Ar (pembulat) 56 65.5 108 197 238 Sumber: Ebbing. Penyelesaian: Ar unsur Fe = Massa 1 atom unsur Fe 1 massa 12 atom 12 = 55.453 Ar (pembulat) 1 12 20 32 35.

5 5 a. Di alam terdapat klor dalam dua isotop yaitu 75% klor-35 (35Cl) dengan 25% klor-37 (37Cl). 2. Neon di alam terdiri atas dua isotop yaitu 10 Ne dan 22 Ne .8% Cu yang memiliki massa 64.0093 sma. Tentukan Ar boron b. Penyelesaian: Ar Cl = (75% x 35) + (25% x 37) = 35.930 sma dan 30.2%) + (64. perhatikan contoh berikut. Tentukan massa atom relatif dari tembaga! Penyelesaian: ArCu = (62.2 tentukan persentase isotop neon yang ringan. Di alam terdapat isotop tembaga dengan kelimpahan masing-masing 69. Massa rumus relatif diberi lambang Mr. Bagaimana cara menentukan massa senyawa? Dengan mengetahui Ar unsur. karena senyawa merupakan gabungan unsur-unsur dengan perbandingan yang tetap.Bagaimana cara menentukan massa atom relatif berdasarkan kelimpahan unsur di alam? Perhatikan contoh soal berikut.928 sma.4 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Jika massa atom 10 relatif neon adalah 20. Tentukan massa atom relatif Cl.545.8%) = 65. Contoh Soal Tentukan Mr dari karbon dioksida dan air! Penyelesaian: Rumus karbon dioksida = CO2 Molekul CO2 terdiri dari 1 atom C dan 2 atom O Ar C = 12 dan O = 16 Mr CO2 = (1 x 12) + (2 x 16) = 44 CO2 12 C + 16O + 16O Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 17 . Untuk menghitung Mr. Contoh Soal 1.0129 sma dan 11B = 11.4% 11B dengan 5 5 massa 10 B = 10.5 Latihan 1. Apakah Ar hasil perhitungan cocok dengan yang terdapat pada tabel periodik unsur? 20 2. Kelimpahan isotop boron di alam adalah 19.2% Cu yang memiliki massa 62.6% 10 B dan 80. kita dapat menentukan massa relatif dari senyawa.928 x 30.930 x 69.

d. Gambaran ini disebut juga teori atom.5. 18 Kimia Kelas X SMA dan MA .9 Mr beberapa senyawa Nama Senyawa Garam dapur Rumus NaCl Mr (1 x Ar Na) + (1 x Ar Cl) (1 x 23) + (1 x 35. NH3 e. CH4 H2SO4 HNO3 f. Pada setiap partikel atom terdapat partikel penyusun atom yang terdiri dari elektron. Gambaran posisi dan susunan partikel penyusun atom dalam suatu atom berkembang dari temuan-temuan yang paling sederhana sampai yang rumit tetapi dapat menggambarkan model atom yang sebenarnya. dan neutron. Ar H = 1 dan O = 16 Mr H2O = (2 x 1) + (1 x 16) = 18 Mr sangat diperlukan untuk menentukan massa zat-zat yang direaksikan dan hasil-hasil reaksi dalam melakukan reaksi kimia yang akan dipelajari pada bab selanjutnya. Perkembangan Teori Atom Atom merupakan partikel terkecil dari suatu unsur.Rumus air : H2O Molekul H2O terdiri dari 2 atom H dan 1 atom O. Berikut ini diberikan Mr dari beberapa senyawa. g. h. Tabel 1. b. Perkembangan teori atom dari tahun ke tahun dapat digambarkan dengan model atom seperti pada Gambar 1.5 Tentukan Mr dari senyawa-senyawa berikut. a. proton.5 (2 x Ar H) + (1 x Ar S) + (4 x ArO) (2 x 1) + (1 x 32) + (4 x 16) = 98 (6 x Ar C) + (12 x Ar H) + (6 x Ar O) (6 x 12) + (12 x 1) + (6 x 16) = 180 Asam sulfat H2SO4 Glukosa C6H12O6 Latihan 1.5) = 58. c. Teori atom sudah diungkapkan para ahli mulai dari beberapa abad yang lalu. NaCl CaCO3 CH3COOH Al2(SO4)3 C.

Chemical Connections Gambar 1. Pada pembentukan senyawa terjadi ikatan antara penyusun senyawa tersebut. Rutherford Model atom Rutherford dan Neils Bohr Sumber: Maria James. Atom merupakan bola yang bermuatan positif. Teori Atom Dalton John Dalton pada tahun 1808 mengungkapkan sebagai berikut.J. Teori Atom Rutherford Ernest Rutherford tahun 1911 mengungkapkan model inti untuk suatu atom. tetapi berbeda dengan atom-atom unsur lain. a. 1. Teori atom Rutherford menerangkan sebagai berikut. b. a. Semua materi mempunyai bagian terkecil yang disebut atom. pada tempat-tempat tertentu ada elektron yang bermuatan negatif.5 Perkembangan model atom Perkembangan teori atom dapat dijelaskan sebagai berikut. e. Atom tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil.– – – – + – – Model atom J. 3. Teori Atom Thomson Sir J. Teori atom Thomson ini dikenal dengan nama teori atom Roti Kismis. b. Jumlah muatan positif sama dengan muatan negatif. Atom-atom suatu unsur sama dalam segala hal. Thomson tahun 1897 memperlihatkan elektron dengan teorinya sebagai berikut. d. Pada model inti digambarkan atom sebagai ruangan kosong dengan inti yang padat mengandung muatan positif terletak di pusat dan elektron beredar mengelilingi inti. Atom-atom bergabung dengan perbandingan yang sederhana. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 19 . 2. Dalton (1803) – – – – – + – – – – – – + – Model atom modern Model atom Model atom Thomson E. c.

3. Teori atom modern menyatakan sebagai berikut. Elektron mengelilingi inti atom pada tingkat-tingkat energi tertentu yang disebut kulit elektron. Teori Atom Bohr Niels Bohr tahun 1913 bekerja dengan Rutherford memodifikasi model atom dengan menambahkan bahwa elektron mengelilingi inti pada tingkat-tingkat energi yang berbeda. Model atom Rutherford ada kekurangannya yaitu. 4. Orbital menggambarkan daerah kebolehjadian ditemukannya elektron. Walaupun model atom Bohr menjelaskan bagaimana elektron tidak akan menumbuk inti. jika elektron-elektron terus mengelilingi inti akhirnya akan kehilangan energi dan kemungkinan dapat menumbuk inti. 4. Elektron bergerak mengelilingi inti pada orbital. model Bohr tidak berlaku untuk atom berelektron banyak! 5. c. b. Massa atom terpusat pada inti atom Elektron beredar mengelilingi inti pada orbitnya atau kulitnya. Latihan 1. Bohr mengungkapkan sebagai berikut. a.a. Teori Atom Modern Teori atom modern berdasarkan mekanika quantum (tahun 1927) merupakan kelanjutan hasil kerja Rutherford dan Bohr. Ukuran atom sekitar 10–8 cm dan inti atom 10–13 cm. Elektron dapat pindah dari tingkat energi yang satu ke yang lain dengan melepaskan atau menyerap energi. Jelaskan teori atom yang diungkapkan oleh Dalton! Jelaskan teori atom Thomson dan Rutherford! Jelaskan kelemahan teori atom Rutherford! Jelaskan teori atom Bohr! 20 Kimia Kelas X SMA dan MA . b. 2.6 Selesaikan soal-soal berikut! 1.

Bagaimana penyebaran elektron pada masing-masing kulit elektron tersebut? Elektron tersusun pada masing-masing kulit dalam suatu konfigurasi elektron. dan N kulit keempat. Konfigurasi Elektron Elektron bergerak mengelilingi inti atom pada masing-masing orbitnya yang dikenal sebagai kulit elektron. Kulit elektron diberi lambang K. Ar. Hitung jumlah elektron pada masing-masing kulit elektron untuk atom oksigen. dan 19K. 18 Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 21 . L. perhatikan juga konfigurasi elektronnya.6 Susunan elektron menempati masing kulit berbeda-beda yaitu kulitnya sebagai berikut.6! K Tentukan jumlah elektron maksiL M mum pada masing-masing kulit! N Berdasarkan gambar tersebut jumlah Sumber: Ebbing. Susunan elektron pada masing-masing elektron disebut konfigurasi elektron. Perhatikan Gambar 1. Struktur Atom Menurut Bohr elektron mengelilingi inti atom pada tingkat-tingkat energi tertentu yang disebut kulit elektron. Pada kulit K jumlah maksimum elektron = 2 elektron Pada kulit L jumlah maksimum elektron = 8 elektron Pada kulit M jumlah maksimum elektron = 18 elektron Pada kulit N jumlah maksimum elektron = 32 elektron Jumlah elektron yang dimiliki suatu atom sama dengan nomor atomnya. Jumlah kulit elektron suatu atom pada tabel periodik unsur sesuai dengan nomor periode unsur atom tersebut. General Chemistry elektron maksimum pada masingGambar 1. KEGIATAN 1. Untuk memahami konfigurasi elektron. Berapa jumlah elektron yang terdapat pada masing-masing kulit? Untuk mempelajari jumlah elektron + pada kulitnya perhatikan Gambar 1.D. Sesuai dengan posisinya dari inti. Misalnya. M kulit ketiga. Untuk mempelajarinya. sedangkan jumlah seluruh elektron sama dengan nomor atomnya. dan kalium dengan lambang 8O. M. L kulit kedua. K untuk kulit pertama.5 Analisis Data Konfigurasi Elektron Perhatikan gambar berikut.5.6. lakukan Kegiatan 1. N. argon. unsur dengan nomor atom 19 memiliki 19 elektron. simaklah uraian berikut ini! 1.

Mengapa konfigurasi atom kalium 2.6.8. maka oksigen terletak pada periode 2.8.9? Hal ini karena ada aturan yang menyatakan bahwa penyusunan konfigurasi elektron pada kulit terluar maksimal 8 elektron.8. Tabel 1. Konfigurasi elektronnya ditulis 2.8.8 O = 2.8. bagaimana cara menyusun konfigurasi elektron? Oksigen memiliki 2 kulit elektron. Pada kulit pertama berisi 2 elektron.1 Pertanyaan: 1.8. Berdasarkan jumlah elektron maksimum pada kulitnya.8.6 18 Ar = 2.10.1 bukan 2. kulit ketiga 8 elektron. Demikian juga pada kalsium. kulit kedua berisi 6 elektron. Argon memiliki 3 kulit elektron. dan kalium? 2.8. terletak pada periode 3. argon.8.8 19 K = 2.8. Bagaimana konfigurasi elektron unsur lainnya? Perhatikan konfigurasi elektron beberapa unsur pada Tabel 1. kulit kedua 8 elektron. Konfigurasi elektron oksigen ditulis 2.8.10. konfigurasi elektron 20Ca adalah 2. Pada kulit pertama berisi 2 elektron.10 Konfigurasi elektron beberapa unsur Lambang Unsur H He Li Be B C N O Nomor Atom 1 2 3 4 5 6 7 8 Konfigurasi Elektron K 1 2 2 2 2 2 2 2 L M N Nama Unsur Hidrogen Helium Litium Berilium Boron Karbon Nitrogen Oksigen 1 2 3 4 5 6 22 Kimia Kelas X SMA dan MA . Pada periode berapa letak oksigen.2 bukan 2.

1 2. Atom Konfigurasi Elektron Golongan Elektron pada Kulit Terluar H Li Na K 1 3 11 19 1 2. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 23 .1 IA IA IA IA 1 1 1 1 Sumber: Ebbing. maka unsur tersebut memiliki sifat kimia yang sama. Elektron Valensi Perhatikan konfigurasi elektron unsur-unsur golongan 1A pada Tabel 1.Lambang Unsur F Ne Na Mg Al Si P S Cl Ar K Ca Nama Unsur Nomor Atom K 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 Konfigurasi Elektron L 7 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 M N Fluor Neon Natrium Magnesium Aluminium Silikon Fosfor Belerang Klor Argon Kalium Kalsium 1 2 3 4 5 6 7 8 8 8 1 2 Sumber: Ebbing.8. Persamaan apa yang terdapat pada konfigurasi elektronnya? Tabel 1. General Chemistry 2. General Chemistry Kesamaan pada unsur-unsur golongan 1A yaitu jumlah elektron yang menempati kulit terluarnya. Elektron pada kulit terluar disebut elektron valensi.11 Konfigurasi elektron unsur golongan 1A Lambang Unsur No.1 2. Elektron valensi ini merupakan elektron yang terlibat pada pembentukan ikatan bila unsur-unsur bersenyawa (valen = ikatan). pada tabel periodik unsur terdapat pada golongan yang sama. Elektron valensi menunjukkan jumlah elektron yang terdapat pada kulit terluar dari suatu atom.11. Unsur-unsur yang memiliki elektron valensi sama.8.8.

jika diketahui nomor atomnya. Nomor periode menunjukkan jumlah kulit elektron. 3. 9F. 12Mg.7 Elektron Valensi 3 5 7 2 5 7 Golongan 3A 5A 7A 2A 5A 7A B N F Mg P Cl 12 15 17 Sumber: Ebbing. jumlah elektron sama dengan jumlah proton. 15P. ada juga yang menerima elektron sehingga terbentuk partikel bermuatan yang disebut ion. Unsur mana yang mempunyai sifat sama? 7 Penyelesaian: Unsur 5 7 9 Konfigurasi Elektron 2.8.12 dan 1.7 2. perhatikan Tabel 1. Bagaimana konfigurasi elektron ion positif dan negatif? Untuk memahaminya. NaCl dalam air dapat menghantarkan arus listrik? Pada pelarutan NaCl dihasilkan ion Na+ dan ion Cl–.5 2.5 2.3 2. 24 Kimia Kelas X SMA dan MA . ion dapat berupa ion positif dan ion negatif. General Chemistry Unsur mempunyai sifat sama jika elektron valensinya sama. sedangkan proton bermuatan positif sehingga atom tidak bermuatan atau netral. Apakah ion itu? Pada atom. Akibat pelepasan atau penerimaan elektron. N. unsur yang sifatnya sama yaitu N dengan P serta F dengan Cl.8.Berdasarkan ini kita dapat menentukan unsur yang mempunyai sifat sama.2 2. Untuk mencapai kestabilannya atom-atom ada yang melepaskan elektronnya. Konfigurasi Elektron Ion Mengapa larutan garam dapur. Berdasarkan hal di atas maka dapat disimpulkan: Pada tabel periodik. nomor golongan menunjukkan elektron valensi.8. Dilihat dari tabel di atas. Contoh Soal Tentukan konfigurasi elektron-elektron valensi. Elektron bermuatan negatif. dan golongan dari unsur-unsur: 5B.13. Perhatikan contoh soal berikut. 17Cl.

Tuliskan konfigurasi elektron ion-ion berikut. a. S2–. jumlah elektron akan lebih banyak daripada proton maka muatan O dan Cl jadi negatif. Tuliskan dari unsur-unsur no.8.8 35. semi logam.7 Selesaikan soal-soal berikut! 1.1 2. K+. Li+.2 1 2 +1 +2 Na+ Ca 2+ 2.8 2.8. semi logam. Konfigurasi elektron ionnya ditulis dengan mengurangi elektron yang dilepaskannya. 1 yang mempunyai a. Tabel 1.8.Tabel 1.8 2.12 Konfigurasi elektron ion positif Lambang Konfigurasi Jumlah Atom Elektron Elektron Lepas 23 11Ne 40 20 Ca Setelah Melepaskan Elektron Jumlah Jumlah Proton (+) Elektron (–) 11 20 10 18 Jumlah Lambang Konfigurasi Muatan Ion Elektron Ion 2. Mg2+. 18Ar 19K. dan nonlogam. Latihan 1.13 Konfigurasi elektron ion negatif Lambang Konfigurasi Jumlah Atom Elektron Elektron Diterima 16 8 Setelah Menerima Elektron Jumlah Jumlah Proton (+) Elektron (–) 8 17 10 18 Jumlah Lambang Konfigurasi Muatan Ion Elektron Ion O Cl 2. Al3+ b. 16S. 10Ne. 20Ca 5 2. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 25 .5 17 O dan Cl menerima elektron.8.8. dan nonlogam pada tabel periodik unsur berikut. Tuliskan konfigurasi elektron dari unsur-unsur berikut: B. Na+.6 2. 3. Konfigurasi elektron ionnya ditulis dengan menambah elektron yang diterimanya. Di mana letak unsur-unsur tersebut pada tabel periodik unsur? Perhatikan penempatan logam. periode yang sama. b. 12Mg. jumlah protonnya akan lebih banyak daripada elektron maka muatan Na dan Ca jadi positif. N3– E.8 Na dan Ca melepaskan elektron.7 2 1 –2 –1 O2– Cl– 2. 9F. 14Si.8. elektron valensi sama. Cl–. Sifat Unsur Unsur-unsur yang ditemukan di alam ada yang bersifat logam. F–.

4 3 La 3 Ce 4 Pr 4.3 Cr 6.4.5.3.4.6 Pd 2.967 80 200.47 38 87.04 71 174. Logam mempunyai beberapa sifat yaitu sebagai berikut.5 VA Cs 1 Ba 2 57-71 89-103 57 Hf Hafnium Ta Db Dubnium 3 3.2 Mn 7 Fe 2.2 76 190.4 Dy 3 Ho Es Er Fm Tm Md Yb No Lu Lr Lantanum Serium Praseodimium Neodimium Prometium Samarium Europium Gadolinium Terbium Disprosium Holmium Erbium Iterbium Lutesium Tulium 89 227 90 232.19 83 208.82 50 118.2.934 70 173.3.5.114 107 262.939 4 1 IIA 9.4.34 Zirkon Niobium Molibdenum Teknesium Rutenium Rodium Paladium Perak Indium Timah Kadmium 72 178.59 81 204.3 2.4 Ni 2.8 Rh 2.3 1.8 Unsur logam dalam tabel periodik Lebih dari tiga perempat jumlah unsur adalah unsur logam.4 Litium Berilium 11 22.6 Pm 3.11 105 262.98 3.6 Gd 3 Tb 3.91 58 140.3 Sn 2.4.3.5 Nd 3.7 Ru 2.03 93 237 94 242 95 243 96 247 97 247 98 249 99 254 100 253 101 256 102 254 103 257 Ac Aktinium Th Torium Pa Protaktinium U Uranium Np Pu Am Cm Kurium Bk Cf Neptunium Plutonium Amerisium Berkelium Kalifornium Einsteinium Fermium Mendelevium Nobelium Lawrensium Gambar 1.3. 1.102 20 40.905 56 137.930 68 167. Perhatikan Gambar 1. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 1.3.0122 2 Li 1 Be GOLONGAN IIIB IVB 3.847 27 58.07 45 102.4 47 107.3 Pt Ds Hg Uub TI Uut Pb Bi Sesium Barium 87 223 88 226 Tantalum Wolfram Osmium Iridium Platina Emas Air Raksa Talium Timbal Bismut Renium 265 109 265 110 272 112 277 113 284 114 285 115 104 261.4.4.6.4 Re Bh Bohrium 3 Os Hs Hassium 3 Ir Mt 2.7 Logam.09 79 196.3.71 29 2.038 91 231 92 238.312 IIIA 13 26.924 66 162.4 IVA Rb 1 Sr 2 Y Itrium Zr 4 Nb 5 Mo 2.4.25 65 158.4 Cd 1. semi logam.6 Tc -1.49 73 180.3 3 138.6 Sm 3.1 Al 2 3 47. dan nonlogam dalam tabel periodik Bagaimana sifat unsur logam.3 VIII B 2.26 69 168.54 30 Aluminium 65.97 2.4 Cu Ag Au Rg 1 Zn 2 Ga 3 Kobal Tembaga Kalium Kalsium Skandium Titanium Vanadium Krom Mangan Besi Nikel Seng Galium 37 85.938 26 55.90 23 50.956 22 2 3 VB 2.96 64 157.62 39 88.6.35 63 151.870 48 112.9898 12 24.50 67 164.942 24 51.3 IB 58.5.9815 Na 1 Mg Ca 2 Natrium Magnesium 19 39.2 ln 1.3 3 3.905 46 106.8 Co 2. 26 Kimia Kelas X SMA dan MA .5 VIB 2.948 74 183. Pada tabel periodik unsur.4.4.94 43 98 44 101.08 21 44.4 W Sg Seaborgium 3.6 VIIB 2.12 59 140.3.905 40 91.6.5.2 77 192.8. sampai perbatasan unsur semi logam.4.72 3 K 1 Sc 2 3 Ti 4 V 5.7 2.22 41 92. dan nonlogam? Perhatikan pembahasan berikut ini. golongan transisi.37 31 69.4. unsur logam terletak di bagian kiri mulai dari golongan IA.37 82 207.906 42 95.5.4 Rubidium Stronsium 55 132.69 2.6.5.3.40 49 114.6 Eu 3.Tembaga Kadmium Timbal Kromium Bismut Logam Silikon Arsen Boron Telurium Antimon Belerang Klor Karbon Iod Brom Semi logam (Metaloid) Nonlogam Sumber: Silberberg.847 28 63.3.4.85 75 186.996 25 54.114 106 263.907 60 144. Logam IA 3 6.3 IIB 2.2 78 195.12 108 271 111 288 116 VIA 292 Fr Fransium Ra Radium Rf Rutherfordium Meitnerium Darmstadium Roentgenium Ununbium Ununtrium Uuq Uup Uuh Ununquadium Ununpentium Ununhexium 3 3 2.24 61 147 62 150. semi logam.

Ada beberapa logam yang mempunyai titik leleh rendah dan disebut logam lunak seperti litium.45 Sumber: Book of Data Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 27 . dan kalium (unsur golongan IA). Hal ini mengakibatkan logam dapat menghantarkan panas Sumber: Ebbing. Semua elektron bergerak menuju bagian positif. Dengan struktur ini maka umumnya titik leleh logam sangat tinggi. Perpindahan elektron-elektron ini menyebabkan logam dapat menghantarkan listrik. natrium. Menghantarkan Listrik e e Bagaimana logam dapat menghantarkan listrik? Perhatikan Gambar 1. General Chemistry Gambar 1. General secara cepat. Titik leleh beberapa logam dapat dilihat pada Tabel 1. Logam apa yang terdapat di dalam kabel? Kalau kamu membuka kabel atau kawat listrik akan terlihat logam berwarna coklat yaitu tembaga.84 28. Selain itu.a. ada logam cair seperti raksa yang sering digunakan dalam termometer. satu bagian logam akan positif dan bagian lain menjadi negatif.14 Titik leleh beberapa logam Logam Besi Perak Emas Titik Leleh ( C) 1535 961 1059 Logam Natrium Raksa Cesium Titik Leleh ( C) 97.14. Menghantarkan Panas Benda apa saja di rumahmu yang digunakan untuk menghantarkan panas? Terbuat dari apa benda tersebut? Bagaimana logam dapat menghantarkan panas? Pada logam – – – – – + – +– +–+ –+– elektron-elektron bebas bergerak – + – + –+– +–+ dengan cepat.9 Perpindahan elektron pada logam Jika arus listrik diberikan pada logam. Tabel 1. – – – – – + – + – + – + – + – – + – + – + – + – + Sumber: Ebbing.9.80 –38. b. Chemistry panas Gambar 1. Logam Mempunyai Titik Leleh Tinggi Umumnya logam berwujud padat dengan atom-atom yang tersusun rapat membentuk struktur besar yang disebut struktur raksasa.10 Logam menghantarkan panas c.

d. dan VIA hanya sebagian P S Cl Ar unsur nonlogam.4. unsur-unsur nonlogam terletak di bagian kanan mulai golongan IVA sampai golongan VIIIA.811 3 B Boron IVA 14 28. VA.183 4. Golongan VIIIA terdiri Gambar 1.4 2.6 VIA Sb Antimon Te Telurium 210 84 2.57 0 85 Iodium Xenon 210 86 222 1. Pada golongan VIIA dan VIIIA semua unsur nonlogam.01115 7 14. Unsur yang banyak digunakan adalah silikon yaitu dalam industri elektronik sebagai chip dalam alat elektronik.7 0 Astatin Radon 3.0067 8 15.30 1. Unsur-unsur metaloid.2 -2 -1 0 IVA VA VIA VIIA He Karbon Oksigen Nitrogen Fluor Neon 15 30. Unsur nonlogam ada yang bersifat penghantar listrik yang baik contohnya karbon.6 1.12 Unsur nonlogam dari unsur berwujud gas saja. C N O F Ne Pada golongan IVA.948 3. Permukaannya Mengkilat Emas dan perak mempunyai permukaan mengkilat sehingga banyak digunakan untuk perhiasan. As. Te.086 4 Si 32 4 Silikon 72. seperti golongan VIIA terdiri dari unsur berwujud padat. Metaloid (Semi Logam) IIIA 5 10. Se Br Kr Sifat unsur nonlogam dalam satu golongan l Xe sangat bervariasi.5. yaitu B.5 VA Ge Germanium As 3.9738 16 32.75 52 127. Sumber: New Stage Chemistry Gambar 1.064 17 35.4.9994 9 18.2 3.3. Nonlogam VIIIA Pada tabel periodik unsur. biasa digunakan dalam batu baterai.909 36 83.13 Unsur semilogam Unsur-unsur yang berada pada perbatasan unsur logam dan nonlogam bersifat semi logam atau metaloid. Sb.7 0 Fosfor Argon Belerang Klor 34 78.11 Permukaan perhiasan perak terlihat mengkilat 2.6 1.5.5. Kalau kita gosok akan kelihatan mengkilat lagi.4 Po Polonium Gambar 1. Unsur nonlogam ada yang reaktif seperti golongan VIIA (golongan halogen) dan yang tidak reaktif seperti golongan VIIIA (gas mulia). Titik didih dan titik leleh unsur nonlogam umumnya sangat rendah kecuali karbon.453 18 39.59 33 74.922 3.4. cair.9984 10 20.3. dan bermacam-macam At Rn wujud.60 -2.5 Arsen 51 121.5.80 -2. 0 2 4. dan gas. sehingga permukaannya kusam.96 35 79.5 0 Selenium Brom Kripton 53 126. Sifat-sifat unsur metaloid ada yang masuk ke sifat unsur logam dan yang masuk ke sifat unsur nonogam. Ada yang mengandung unsur berwujud padat saja. Ge. dan To. Si. titik didih tinggi seperti logam tetapi ada yang massa jenis dan kerapuhannya seperti nonlogam. Logamlogam lain sering tertutup lapisan oksida akibat reaksinya dengan oksigen.0026 Helium 6 12. 28 Kimia Kelas X SMA dan MA .12. Perhatikan Gambar 1.4. Contohnya permukaannya mengkilat. gas saja.904 54 131.

Latihan 1. sedangkan untuk unsur nonlogam didefinisikan sebagai setengah panjang ikatan kovalen tunggal antara dua inti atom yang sejenis. Keperiodikan Sifat Unsur Hampir semua unsur di alam ditemukan dalam bentuk senyawanya. jari-jari didefinisikan sebagai setengah jarak terpendek antara dua inti dalam bentuk padat. cair. 1.14. energi ionisasi. Keteraturan harga-harga tersebut dalam tabel periodik merupakan keperiodikan sifat unsur. Hal ini disebabkan unsur itu belum stabil sehingga mudah bereaksi dengan unsur lainnya. Ni atau campuran Cu.8 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Misalnya campuran Cu. dan Ni. berikan contohnya! F. campuran Cu. Berikan contoh unsur nonlogam yang berwujud padat. dan keelektronegatifan.INFO KIMIA Uang logam merupakan campuran logam yang disebut alloy. Berikan contoh logam yang titik lelehnya tinggi dari logam yang cair! 3. Campuran ini mudah ditempa sehingga dapat dicetak dengan gambar yang kompleks. afinitas elektronnya. Kereaktifan suatu unsur bergantung pada harga jari-jari atom. Perhatikan Gambar 1. Bahan utamanya tembaga yang dicampur dengan logam lain. dan Sn. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 29 . Untuk unsur logam. 286 pm 199 pm 143 pm 100 pm jari-jari logam Al jari-jari Cl Ikatan logam Al Gambar 1. Jelaskan bagaimana logam dapat menghantarkan listrik! 2. Zn.14 Penentuan jari-jari atom logam dan nonlogam Ikatan Cl–Cl Sumber: Silberberg. Zn. Apa yang dimaksud dengan unsur metoloid. dengan mengukur jarak inti atom terhadap pasangan elektron bersama dalam ikatannya. Jari-Jari Atom Ukuran jari-jari atom dari suatu unsur ditentukan dengan sinar X. dan gas! 4.

jari-jari makin besar. KEGIATAN 1. 30 Kimia Kelas X SMA dan MA . Dalam satu golongan unsur periode ke-1 mempunyai jari-jari paling kecil dan ukuran jari-jari naik sampai unsur periode ke-7. Bagaimana keperiodikan jari-jari atom unsur dalam satu golongan? 2. Bandingkan jari-jari atom unsur periode 2 dan 3! Pertanyaan: 1. Dalam satu golongan dengan bertambahnya nomor atom. jari-jari makin kecil. b.6. a. Bagaimana keperiodikan jari-jari atom unsur dalam satu periode? Dari grafik pada kegiatan tersebut dapat diperoleh gambaran sebagai berikut. Dengan demikian dapat disimpulkan: makin kecil makin besar JARI-JARI ATOM Dalam satu periode dengan bertambahnya nomor atom.6 Interpretasi Data Jari-Jari Atom Perhatikan jari-jari atom unsur-unsur pada grafik berikut! Periode 2 Periode 1 Periode 4 Periode 5 Periode 6 250 Rb K 200 Jari-jari atom (Pm) Ca Na 150 Li Xe 100 Ar Ne Kr Rn 50 H He 10 15 36 Nomor atom 54 86 Sumber: Hiskia.Bagaimana keperiodikan jari-jari atom dan hubungannya dengan nomor atom? Lakukan Kegiatan 1. Dalam tiap-tiap periode unsur golongan 1A mempunyai jari-jari paling besar dan ukuran jari-jari menurun sampai unsur golongan VIIIA. Bandingkan jari-jari atom unsur golongan IA dan VIIA! 2. Kimia Dasar ITB 1.

Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 0 31 .2. Li(g) + energi ionisasi Li+(g) + e– Energi ionisasi dinyatakan dalam kJ mol–1.7 Interpretasi Data Keperiodikan Energi Ionisasi Perhatikan grafik energi ionisasi berikut. Bagaimana keperiodikan energi ionisasi unsur-unsur dalam satu periode dan satu golongan pada tabel periodik unsur ? Lakukan kegiatan berikut! KEGIATAN 1. Sebaliknya jika energi ionisasi besar maka atom sukar melepaskan elektron. Energi Ionisasi Untuk mengetahui sukar mudahnya suatu atom melepaskan elektron dapat ditentukan dari harga energi ionisasinya. Jika energi ionisasi kecil maka atom mudah melepaskan elektron. Energi ionisasi (kJ mol–1) 2500 2000 1500 1000 500 25 20 15 1 2 P e r i o d e 00 00 00 10 50 4 5 6 00 3 0 IIA IA VA IVA IIA I gan lon Go IIIA IIA V A V VI Sumber: Silberberg. Energi ionisasi adalah energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron terluar suatu atom dalam keadaan gas.

pada saat atom menerima elektron. 3. Untuk melepaskan elektron dalam atomnya dibutuhkan energi yang kecil. dengan bertambahnya nomor atom. Dalam satu periode unsur golongan VIIIA mempunyai energi ionisasi paling besar. Dalam satu golongan dengan bertambahnya nomor atom harga energi ionisasi cenderung makin kecil. jari-jari atom makin besar sehingga gaya tarik inti terhadap elektron terluar semakin lemah. unsur golongan IA paling kecil. Afinitas Elektron Selain melepaskan elektron. Jelaskan keperiodikan energi ionisasi unsur-unsur dalam satu golongan! Pada kegiatan tersebut dapat diperoleh gambaran sebagai berikut. Dalam satu golongan. Apa sebabnya? Dalam satu periode. sejumlah energi akan dilepaskan. jari-jari atom makin kecil sehingga gaya tarik inti terhadap elektron terluar semakin kuat.Salin tabel data berikut dan lengkapilah! Energi Ionisasi Periode 2 Periode 3 Golongan IA Golongan IIA Tertinggi _________________ _________________ _________________ _________________ Terendah __________ __________ __________ __________ Pertanyaan: 1. dengan naiknya nomor atom. Dengan demikian dapat disimpulkan sebagai berikut. F(g) + e– F–(g) + energi Cl(g) + e– Cl–(g) + energi 32 Kimia Kelas X SMA dan MA . makin besar makin kecil ENERGI IONISASI Dalam satu periode. dengan bertambahnya nomor atom harga energi ionisasi cenderung makin besar. Jelaskan keperiodikan energi ionisasi unsur-unsur dalam satu periode! 2. Energi yang dilepaskan pada saat suatu atom dalam keadaan gas menerima elektron disebut afinitas elektron. Dengan menerima elektron atom menjadi bermuatan negatif. atom dapat juga menerima elektron. sehingga untuk melepaskan elektron dalam atomnya dibutuhkan energi yang cukup besar.

berarti afinitas elektron semakin besar.14 dapat diperoleh gambaran bahwa unsur-unsur yang terdapat pada golongan VIIA mempunyai afinitas elektron yang paling besar.9 Ge –119 Ga –78.5 Ti –19.9 Sn –107 Sb –103 Te –190 I –295 Cs –45. dan I paling mudah menangkap elektron.3 Pb –35. Dalam satu periode dengan bertambahnya nomor atom. Linus Pauling ahli kimia dari Amerika membuat besaran lain yang dikenal dengan skala keelektronegatifan. Bagaimana keelektronegatifan unsur-unsur dalam tabel periodik? Dari seluruh unsur dalam tabel periodik unsur.7 C –122 N +7 O –141 F –328 P E 3 R I 4 O D E 5 6 Na –52. Hal ini disebabkan unsur golongan IIA subkulit terluarnya telah penuh terisi elektron.2 Se –195 Br –325 Rb –46. makin besar makin kecil AFINITAS ELEKTRON 4. Perhatikan tabel afinitas elektron berikut ini.3 Po –183 At –270 Sumber: Silberberg. sedangkan golongan VIIIA kulit terluarnya sudah penuh sehingga tidak dapat lagi menerima elektron. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 33 . unsur apa yang memiliki harga keelektronegatifan tertinggi dan yang terendah? Perhatikan Gambar 1.8 Li –59.9 In –28. Jika harga afinitas elektron makin negatif.4 Ga –28. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Dari Tabel 1.6 B –26.9 Al –42.15.0 S –200 Cl –349 K –48. harga afinitas elektron cenderung bertambah besar. Keelektronegatifan Pada tahun 1932.5 Si –134 P –72.1 Bi –91. Pada Tabel 1.14 tidak terdapat harga afinitas elektron untuk golongan IIA dan VIIIA. Cl. Tabel 1.14 Afinitas elektron beberapa unsur IA 1 2 Golongan IIIA IVA VA VIA VIIA H –72. harga afinitas elektron atom cenderung semakin kecil. Keelektronegatifan adalah kemampuan atau kecenderungan suatu atom untuk menangkap elektron dari atom lain dalam senyawanya. sebab dibandingkan dengan unsur seperiodenya unsur F. Br.Harga afinitas elektron biasanya dinyatakan dengan tanda negatif karena pada proses tersebut dilepaskan energi. Dalam satu golongan dengan bertambah nya nomor atom. karena jari-jarinya paling kecil. Dengan demikian dapat disimpulkan sebagai berikut.

Dari Gambar 1. dan keelektronegatifan! 3.15 dapat disimpulkan sebagai berikut.9 Selesaikan soal-soal berikut. Jelaskan keperiodikan energi ionisasi. 1.15 Keelektronegatifan unsur-unsur dalam tabel periodik unsur Dari Gambar 1. Fransium dengan harga keelektronegatifan paling rendah yaitu 0.15 dapat dilihat fluor memiliki harga keelektronegatifan terbesar yaitu 4. afinitas elektron. keelektronegatifan cenderung makin kecil. afinitas elektron. artinya fluor paling mudah menarik elektron dari atom lain. Dalam satu golongan dengan bertambahnya nomor atom. Dalam satu periode dengan bertambahnya nomor atom. dan keelektronegatifan unsur dalam satu golongan dan satu periode! 34 Kimia Kelas X SMA dan MA . Latihan 1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan energi ionisasi. keelektronegatifan cenderung makin besar.Golongan Keelektronegatifan IA VB VIB VIIB IIA IIIB IVB VIIIB IVA VA VIA VIIA IB IIB IIIA P e r i o d e Harga keelektronegatifan: Sumber: Silberberg. Jelaskan jari-jari atom unsur dalam satu golongan dan satu periode! 2. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 1.7 merupakan unsur yang sangat sukar menarik elektron atau lebih mudah melepaskan elektronnya.

dan elektron telah diteliti oleh para ahli dikenal sebagai teori atom. dan Tabel Periodik Unsur Modern. 8. nonlogam. Periode menggambarkan jumlah kulit elektron. unsur-unsur dikelompokkan dalam periode dan golongan. Mendeleev • Struktur atom • Golongan • Periode • Lantanida • Aktinida • Proton • Logam • Neutron • Metaloid Elektron • • Nonlogam Nomor atom • • Logam transisi Nomor massa isotop • Teori atom • • Isobar • Keperiodikan Isoton sifat unsur • Massa atom relatif • Jari-jari atom • • Konfigurasi elektron • Energi ionisasi • Ion positif • Afinitas elektron Ion negatif • • Keelektronegatifan Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 35 . 3.Rangkuman 1. Meyer • Tabel Periodik L. neutron. 5. Tabel Periodik Unsur Lothar Meyer. Kata Kunci • Tabel periodik unsur • Triade Dobereiner • Oktaf Newlands • Tabel Periodik Unsur L. Pengelompokan unsur telah dilakukan oleh Antoine Lavoisier setelah itu pengelompokan berkembang lagi dan dikenal Triade Dobereiner. dan teori atom mekanika kuantum. Mendeleev. Nomor atom menunjukkan jumlah proton atau jumlah elektron sedangkan nomor massa menunjukkan jumlah proton dan neutron. sedangkan golongan menggambarkan jumlah elektron terluar. dan keelektronegatifan. Berdasarkan teori atom Bohr elektron bergerak mengelilingi atom pada tingkat energi tertentu atau kulit elektron yaitu kulit K. unsur-unsur dikelompokkan berdasarkan sifat logam. yang dikenal sebagai keperiodikan sifat unsur yang terdiri dari jari-jari atom. dan elektron. Susunan elektron pada kulit-kulit elektron disebut konfigurasi elektron. dan N. Sifat-sifat unsur dalam satu golongan atau periode berubah secara teratur. Pada tabel periodik unsur. 6. Rutherford. Elektron pada kulit terluar disebut elektron valensi. dan semi logam atau metaloid. Bohr. 2. energi ionisasi. Partikel dasar atom adalah proton. Oktaf Newlands. yaitu teori atom Dalton. Setiap lambang unsur pada tabel periodik unsur dilengkapi nomor atom dan nomor massa yang menunjukkan jumlah partikel dasar pada atom. afinitas elektron. 4. Struktur atom yang menggambarkan keberadaan proton. neutron. L. Thomson. 7. M. Pada tabel periodik unsur.

massa atom Unsur Na. Lothar Meyer C. Lavoisier. jumlah elektronnya Di antara nama golongan dan nomor golongan berikut ini yang sesuai adalah . Newlands E. L. Dobereiner D. transisi. . golongan IA E. P. 3. 6.. Lavoisier. Lavoisier. A. Triade Dobereiner. A.. A. A.. Moseley B. golongan VIIIA D. Mendeleev C. Dobereiner D. . Meyer. . L. Pernyataan ini dikemukakan oleh . Newlands E. . gas mulia. alkali. Meyer. Mendeleev Apabila unsur-unsur dikelompokkan berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya. halogen.. L.Evaluasi Akhir Bab A. Triade Dobereiner. alkali tanah. Mendeleev E. Triade Dobereiner Jika unsur-unsur diurutkan berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya. . golongan VIIA B. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. L. golongan VIIA 2.. Mendeleev B. Moseley Unsur-unsur yang terletak dalam satu golongan mempunyai kesamaan pada . . . L. 4. jumlah elektron E. . . Lavoisier. Oktaf Newlands. A. Meyer. Meyer. 5. dan Cl pada tabel periodik unsur mempunyai kesamaan . Triade Dobereiner. Mendeleev. unsur kedelapan mempunyai kemiripan sifat dengan unsur kesatu. nomor kulitnya B. 36 Kimia Kelas X SMA dan MA . Mendeleev B. . 1. elektron valensi B. golongan IIA C. Lothar Meyer C. Perkembangan tabel periodik unsur secara berurutan adalah . Oktaf Newlands. Sejak dulu ahli kimia dan fisika telah mencoba mengelompokkan unsur-unsur menjadi tabel periodik unsur. Mendeleev D. Pengelompokkan unsur ini dikemukakan oleh . nomor kulit C. massa atomnya E. nomor atom D. Triade Dobereiner. nomor atomnya D. Oktaf Newlands. Meyer. Lavoisier. Oktaf Newlands. A.. Oktaf Newlands. elektron valensinya C. . . ternyata massa atom unsur kedua adalah rata-rata massa atom unsur pertama dan ketiga.

. golongan IIB. elektron tetapi berbeda jumlah protonnya C. 3Li D. . 10. periode 7 Unsur di bawah ini dalam tabel periodik unsur yang terdapat pada periode ke-3 yaitu .. golongan IVB. Perhatikan data jumlah partikel pada unsur-unsur berikut! Unsur P Q R S T Proton 8 10 10 11 11 Neutron 8 8 10 12 13 Elektron 8 10 10 11 11 Unsur-unsur yang merupakan isotop adalah . 3Li dan 13Al 8. Q dan T C. . Isotop dari suatu unsur memiliki kesamaan pada jumlah . 12Mg dan 25Mn C. periode 7 B. 8O dan 6C D. Suatu unsur mempunyai proton 20 dan neutron 20. . . 7N E. A. . . periode 7 E. P dan Q D. periode 2 B. S dan T Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 37 . A. golongan IA. A. dan neutron B. periode 4 11. golongan IIA. . Unsur-unsur aktinida sebetulnya dalam tabel periodik unsur terdapat pada . proton dan neutron tetapi berbeda jumlah elektronnya 12. 8O Pasangan unsur-unsur di bawah ini yang mempunyai kemiripan sifat adalah . 11Na dan 19K E. periode 2 E. periode 3 C. 16S dan 14Si B. 9. A. Q dan R E.. golongan IVB. dalam tabel periodik unsur terletak pada . 18Ar C. periode 6 C.. periode 4 D. proton. A. golongan IA. golongan IB.7. . periode 6 D. proton tetapi berbeda jumlah neutronnya E. elektron. . . neutron tetapi berbeda jumlah protonnya D. 10Ne B. . . . A. R dan S B. golongan IIIB. golongan IIA. . golongan IA.

Thomson B. 33 D. Atom merupakan bola yang bermuatan positif. 35. IV B.5 E. atom tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang terkecil 18. . Ungkapan teori atom Bohr yang benar adalah . Ar dari Cl adalah . Konfigurasi elektron dari atom Ca dengan nomor atom 20 adalah . . Meyer C. Di alam terdapat isotop 35Cl dan 37Cl dengan kelimpahan 35Cl = 75% sisanya 37 Cl.2 B. 2. A. A. .8. . 37 C. Jika diketahui: Ar: H = 1 C = 12 O = 16 Maka Mr alkohol dengan rumus C2H5OH adalah . elektron mengelilingi inti yang bermuatan negatif C. L. V C. elektron mengelilingi inti pada daerah kebolehjadian adanya elektron B. elektron dapat pindah dari tingkat energi satu ke tingkat energi lain D. I D. . .6. . Pendapat ini dikemukakan oleh . . 45 15. 46 B. 34 E. 50 C. Bohr 16.13. .5 B. A.8. Gambar berikut ini menunjukkan perkembangan model atom. – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – + – – – – + – – – – – I II III IV Gambar yang menyatakan model atom Bohr adalah . Rutherford D. A.10. 2.8 E. III V 17.4 38 Kimia Kelas X SMA dan MA . . A. A. Dalton E. . atom merupakan bola yang bermuatan positif dan terdapat elektron pada tempat-tempat tertentu E. 35 D.8. . 36. .6. . 2. . 36 14.6. . .10 D. 2. pada tempat-tempat tertentu ada elektron yang bermuatan positif. .8.6 C. II E. 2.

helium C. 6 B. R dan S C.3 C. titik leleh rendah C. A. . A. . Elektron valensi unsur tersebut adalah . 11Na+ dengan 17Cl– 2+ B. Ion Proton A. 1 D. 2. . Q = 16.. boron. neon E.8 D. . dapat ditempa B. 2. . oksigen B. metaloid.. D. fosfor.6 20.3 E. .. 12Mg dengan 10Ne C. menghantarkan panas D. A. P dan S E. Susunan elektron dari ion Al3+ adalah . . E. silikon. S = 19. Urutan unsur-unsur yang bersifat logam. fluor 25.14 B. karbon. silikon. . P dan Q D. menghantarkan listrik E. dan elektron beberapa ion. 2. Q dan R B. Tentukan data yang benar. . permukaan mengkilat Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 39 .19. 17Cl dengan 19K 21. Diketahui nomor atom unsur-unsur bukan sebenarnya yaitu P = 11.14. karbon. A. . sulfur. 11Na dengan 12Mg E. . berilium. .8. B. 40 2 20 Ca 19 – 9F 18 2 – 8O 23 11Na 24 2 12 Mg Neutron 20 10 8 12 11 Elektron 20 8 12 10 12 20 9 10 11 12 22.8. R = 17. Pasangan berikut yang mempunyai susunan elektron terluar sama adalah . maka kelompok unsur yang bersifat logam adalah . 3 23. R dan T 24. . Suatu unsur mempunyai nomor massa 39 dan jumlah neutronnya 20. silikon. . A. 2 E. sulfur. . C. 2. dan nonlogam adalah . D. Unsur-unsur logam umumnya mempunyai sifat berikut ini kecuali . dan T = 20.8.8. neutron. Jumlah No. 12Mg2+ dengan 10Ne A. 7 C. argon D. 2. Pada tabel tertera jumlah proton.

ii dan iii 27. makin kecil E. ii dan iv B. A. O E. A. Diagram yang sesuai dengan keperiodikan sifat unsur dalam tabel periodik unsur adalah . Unsur yang mempunyai keelektronegatifan tinggi ialah . . . afinitas elektron rendah yang merupakan sifat dari unsur-unsur alkali adalah . iii dan iv C. nonlogam iii. i dan iii E. makin besar makin kecil A. C. . D. . A. . Di antara sifat-sifat berikut i. B. . . 40 Kimia Kelas X SMA dan MA .26. . . . keelektronegatifan tinggi iv. E. i dan ii D. . Grafik di bawah ini yang menunjukkan energi ionisasi pertama dari unsurunsur periode ke-3 ialah . Na D. makin kecil JARI-JARI 29. energi ionisasi rendah ii. . D. makin kecil JARI-JARI makin kecil ENERGI IONISASI makin besar ENERGI IONISASI makin besar B. F 28. N C. Cl B. makin besar KEELEKTRONEGATIFAN makin besar C.

nonlogam. 7... 13Al. . dikenal beberapa pengelompokan unsur.. Apa kegunaan unsur tersebut atau senyawanya dalam kehidupan seharihari? Jelaskan di mana letak partikel proton.. 2 Elekron Valensi 2.. Pernyataan berikut merupakan sifat dari unsur-unsur golongan VIIA dalam tabel periodik unsur kecuali .30.. Pada perkembangan tabel periodik unsur. neutron.... dan isotop? Di alam silikon ditemukan dalam tiga isotop dengan kelimpahan masingmasing 92. – 1 8 N .. . 3. b. O2–. 4. Mg2+. bukan merupakan konduktor listrik yang baik C. 11 . .. . dan 3. nonlogam. ..... Susunan Elektron Unsur A B C D 8. 7 . Tuliskan unsur-unsur logam... 2 ... M .. Jelaskan pengelompokkan menurut hukum Triade Dobereiner dan hukum Oktaf Newlands. . kurang satu elektron untuk menyerupai gas mulia E. L .23% 28Si.. Pada tabel periodik unsur terdapat unsur logam. Tentukan massa atom relatif dari Si! Jelaskan model atom menurut Rutherford dan apa kelemahan-kelamahan model atom tersebut! Salin tabel berikut dan lengkapilah... a. ... Na+.... 4. merupakan unsur nonlogam B. 6.. berwujud gas pada suhu kamar B. No. apa yang dimaksud dengan nomor atom... Atom K 3 . nomor massa. 5. dan metaloid. 7N. – – 2 .. 1. Selesaikan soal-soal berikut dengan benar dan singkat...10%30Si.. . dan metaloid periode ke-3. mempunyai afinitas elektron yang tinggi D. Cl– Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 41 .. dan elektron di dalam struktur atom dan tulis masing-masing lambangnya.. 20Ca b. 15P.67%29Si.. Berdasarkan hubungannya dengan partikel dasar atom. A. Terletak pada golongan berapa masing-masing unsur tersebut? c. Tuliskan konfigurasi dari unsur dan ion-ion berikut: a..

dan metaloid. 1. dapat membentuk ion positif. Buatlah bagan tabel periodik unsur. INFO KIMIA Isotop yang bersifat radioaktif atau tidak stabil seperti kobal digunakan untuk pengobatan penyakit kanker. kulit terluarnya berisi penuh dengan elektron. energi ionisasi. c. keelektronegatifannya tertinggi. beri nomor atom dan nomor massanya. tuliskan unsur-unsur yang a. 2. d. Jelaskan bagaimana keperiodikan sifat unsur masing-masing! 10. 42 Kimia Kelas X SMA dan MA . Laporkan hasil kerjamu. V Q P Y T Z X W S U R Di antara unsur-unsur yang tertera pada tabel periodik unsur di atas. T u g a s Cari nama unsur-unsur dan kegunaannya baik dalam bentuk unsur maupun senyawa dalam kehidupan sehari-hari. Pada golongan dan periode berapa unsur-unsur tersebut? 3. b. Jelaskan apa yang dimaksud dengan jari-jari atom. jari-jarinya paling besar. afinitas elektron. Tuliskan dalam tabel. e. dan keelektronegatifan. nonlogam.9. bersifat logam. dapat membentuk ion negatif. f. letakkan unsur-unsur tersebut pada bagan.

menjelaskan tentang kepolaran senyawa.Bab II Ikatan Kimia Sumber: Silberberg. 9. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. menjelaskan aturan oktet dan duplet dalam kestabilan unsur. 6. membedakan ikatan kovalen tunggal dan ikatan kovalen rangkap. 2. Ikatan Kimia Ikatan Kimia 43 43 . Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change Intan merupakan gabungan atom-atom karbon dengan ikatan ang sangat kuat. 5. menjelaskan pembentukan ikatan logam. membedakan sifat-sifat fisis senyawa ion dan kovalen. menjelaskan proses pembentukan ikatan ion dan kovalen. menentukan jenis ikatan yang terjadi pada berbagai senyawa. 7. 3. menjelaskan pembentukan ikatan kovalen koordinat. 4. 8. menuliskan struktur Lewis dari suatu atom.

PETA KONSEP Ikatan Kimia terdiri dari Ikatan Ion Ikatan Kovalen Ikatan Logam melibatkan dapat berupa menyebabkan Ion Positif Ion Negatif membentuk Sifat Logam Senyawa Ion Ikatan Kovalen Tunggal dan Rangkap Ikatan Kovalen Nonpolar dan Polar Ikatan Kovalen Koordinasi 44 Kimia Kelas X SMA dan MA .

ada yang titik lelehnya tinggi.P ada umumnya unsur-unsur di alam ditemukan dalam bentuk persenyawaan seperti natrium dan klor ditemukan sebagai natrium klorida dalam air laut. ada yang dapat menghantarkan arus listrik. unsur-unsur tersebut harus berikatan.8. Gas mulia terletak pada golongan VIIIA. ada yang rendah. A.8 +10 8 Argon 18 2. hidrogen. Pada bab ini akan dibahas proses pembentukan berbagai ikatan dalam senyawa serta hubungan ikatan dengan sifat fisis senyawa. dan oksigen sebagai karbohidrat dalam tumbuhan. Xe. dan tidak menghantarkan arus listrik. Pada tabel periodik unsur terdapat satu golongan yang unsur-unsurnya stabil atau tidak reaktif yaitu golongan gas mulia. Senyawa-senyawa mempunyai sifat yang berbeda-beda. Rn. mempunyai dua elektron pada kulit terluar untuk He dan delapan elektron untuk Ne. Sebelum mempelajari berbagai ikatan akan dijelaskan dulu tentang kestabilan unsur-unsur. belerang. silikon dan oksigen sebagai silika dalam pasir. dan gas mulia. Kr. Hal ini disebabkan oleh perbedaan cara bergabung antara unsur-unsur pembentuknya. Ikatan-ikatan tersebut dinamakan ikatan kimia. dapat melalui ikatan ion atau ikatan kovalen. Untuk mencapai kestabilannya. serta karbon. Kestabilan Unsur-Unsur Unsur-unsur pada tabel periodik unsur umumnya tidak stabil. Perhatikan konfigurasi elektron beberapa unsur gas mulia pada Tabel 2. Ar. Tabel 2.1 Konfigurasi elektron beberapa unsur gas mulia Nama Unsur Nomor Atom Konfigurasi Elektron Gambar Susunan Elektron Elektron Valensi Helium 2 2 +2 2 Neon 10 2.1. Hanya beberapa unsur yang ditemukan tidak sebagai senyawa seperti emas.8 +18 8 Ikatan Kimia 45 .

Dengan demikian aturan duplet dan oktet dapat dituliskan sebagai berikut. Tabel 2.7 2. Oleh karena itu pernyataan Kossel-Lewis ini disebut aturan oktet.5. Struktur Lewisnya digambarkan: pasangan elektron N elektron ikatan (elektron yang digunakan untuk berikatan) Struktur Lewis.6 2.2 Struktur Lewis.2. pasangan elektron. Aturan duplet : konfigurasi elektron stabil dengan dua elektron pada kulit terluar. dan elektron ikatan untuk beberapa atom dapat dilihat pada Tabel 2. hanya elektron-elektron pada kulit terluar yang berperan yaitu elektron valensi. Aturan oktet ini tidak berlaku untuk hidrogen sebab atom H akan membentuk konfigurasi elektron seperti He yaitu mempunyai 2 elektron pada kulit terluarnya pada saat membentuk ikatan yang disebut aturan duplet. pasangan elektron. Lewis secara terpisah menemukan adanya hubungan antara kestabilan gas mulia dengan cara atomatom saling berikatan. dan elektron ikatan beberapa atom Golongan Unsur Konfigurasi Elektron Elektron Valensi IV V VI VII VIII C N O F Ne 2.Pada tahun 1916 Walter Kossel dan Gilbert N. Elektron valensi nitrogen adalah 5. Aturan oktet : konfigurasi elektron stabil dengan delapan elektron pada kulit terluar. Contohnya nitrogen memiliki konfigurasi elektron 2.4 2. Pada saat atom-atom membentuk ikatan. Mereka mengemukakan bahwa jumlah elektron pada kulit terluar dari dua atom yang berikatan akan berubah sedemikian rupa sehingga konfigurasi elektron kedua atom tadi sama dengan konfigurasi elektron gas mulia yaitu mempunyai 8 elektron pada kulit terluarnya.8 4 5 6 7 8 Struktur Lewis C N Pasangan Elektron Elektron Ikatan 0 1 2 3 4 4 3 2 1 0 O F Ne Sumber: Ebbing.5 2. Elektron valensi dapat digambarkan dengan struktur Lewis atau gambar titik elektron. General Chemistry 46 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Struktur Lewis berguna untuk memahami penggunaan elektron bersama pada ikatan kovalen. Bagaimana menggambarkan struktur Lewis pada molekul? Perhatikan contoh berikut.

Contoh: 1. Struktur Lewis pada H2 H2 terbentuk dari 2 atom H. Atom H mempunyai elektron valensi = 1. Struktur Lewis atom H adalah Hx. Untuk mencapai kestabilan aturan duplet, atom H memerlukan 1 elektron lagi dari atom H yang lain. Struktur Lewis H2 ditulis: H + H H H 2. Struktur Lewis pada CH4
C mempunyai elektron valensi = 4 dengan struktur Lewis C . Untuk mencapai kestabilan sesuai aturan oktet, C memerlukan 4 elektron dari atom H. Struktur Lewis CH4 ditulis: H C + 4H H C H H Pada struktur Lewis CH4, H memenuhi aturan duplet dan C memenuhi aturan oktet. Struktur Lewis untuk beberapa molekul lainnya dapat dilihat pada Tabel 2.3. Tabel 2.3 Struktur Lewis beberapa molekul Molekul Elektron Valensi pada Tiap Atom H=1 O=6 H=1 Cl = 7 N=5 H=1 Struktur Lewis

H2O

H O H

HCl

H Cl
H N H H

NH3

SiF4

Si = 4 F=7

F F Si F F
Sumber: Ebbing, General Chemistry

Ikatan Kimia

47

Latihan 2.1
1. Salin tabel berikut dan lengkapilah.
Lambang Unsur
4 2 He 31 15 P 32 16 S 35,5 17 Cl

Konfigurasi Elektron .... .... .... ....

Elektron Valensi .... .... .... ....

Struktur Lewis

Pasangan Elektron .... .... .... ....

Elektron Ikatan .... .... .... ....

2.

Buat struktur Lewis molekul-molekul HF dan CCl4.

B. Ikatan Ion dan Ikatan Kovalen
Untuk mencapai kestabilan, unsur-unsur dapat membentuk senyawa dengan unsur yang sejenis, contohnya O2, N2, dan H2 atau bergabung dengan unsur yang berbeda, contohnya H2O, NaCl, dan CH4. Ikatan yang dibentuk pada penggabungan unsur-unsur bergantung pada bagaimana cara unsur-unsur tersebut mencapai konfigurasi elektron yang stabil yaitu dengan menarik atau melepaskan elektron dan dengan penggunaan bersama elektron valensi. Ikatan yang terjadi berupa ikatan ion dan ikatan kovalen. Senyawa yang mengandung ikatan ion disebut senyawa ion, sedangkan senyawa yang mengandung ikatan kovalen disebut senyawa kovalen.

1. Ikatan Ion
Garam dapur atau natrium klorida yang banyak dalam air laut merupakan contoh senyawa ion. Senyawa ion terbentuk dari kation dan anion, kation merupakan ion yang bermuatan positif sedangkan anion merupakan ion yang bermuatan negatif. Senyawa ion lainnya misalnya KCl, KI, NaBr, dan CaCl2. Pada senyawa ion terdapat ikatan ion. Apa yang dimaksud dengan ikatan ion dan bagaimana pembentukan senyawa ion? Perhatikan pembentukan beberapa senyawa berikut ini.

a. Pembentukan Senyawa NaCl
Pada tabel periodik unsur, Na terletak pada golongan IA dan Cl pada golongan VIIA. Perhatikan susunan elektron Na dan Cl pada Tabel 2.4.

48

Kimia Kelas X SMA dan MA

Tabel 2.4 Susunan elektron Na dan Cl Lambang Unsur No. Atom Konfigurasi Elektron Susunan Elektron

Na

11

2.8.1

+11

X X X X

Cl

17

2.8.7

X X X X X

+17

X

X X X

X X X X
Sumber: Ebbing, General Chemistry

Natrium mempunyai kecenderungan untuk melepaskan elektron terluar daripada klor karena energi ionisasinya lebih rendah dibandingkan dengan klor. Untuk mencapai konfigurasi elektron stabil natrium melepaskan satu elektron terluarnya sedangkan klor menerima elektron. Pada pembentukan NaCl, satu elektron dari Na akan diterima oleh Cl. Perhatikan diagram pembentukan NaCl berikut.

+11

+11

Cl–

Na+

Atom Na
X X X X X X X X X
+17

Ion Na+

+

e–
X X X X

X

X X X

+

X X X X X

+17

X

X X X

NaCl

X X X X

X X X X

Atom Cl

+

e–

Cl–
Sumber: Silberberg, Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change

elektron dari Na Gambar 2.1 Diagram pembentukan NaCl

Setelah terjadi perpindahan elektron, atom-atom tidak lagi bersifat netral tapi menjadi ion yang bermuatan. Atom Na melepaskan satu elektron menjadi ion Na+, sedangkan klor menerima satu elektron menjadi ion Cl–. Ion Na+ dan Cl– akan tarik-menarik dengan gaya elektrostatik sehingga berikatan. Ikatan antara ion-ion tersebut dinamakan ikatan ion dan terbentuklah senyawa NaCl.
Ikatan Kimia

49

b. Pembentukan Senyawa CaCl2
Pada tabel periodik unsur Ca terletak pada golongan IIA dan Cl golongan VIIA. Susunan elektron Ca dan Cl dapat dilihat pada Tabel 2.5. Tabel 2.5 Susunan elektron Ca dan Cl Lambang Unsur No. Atom Konfigurasi Elektron Susunan Elektron

Ca

20

2.8.8.2

+20

X X X X

Cl

17

2.8.7

X X X X X

+17

X

X X X

X X X X
Sumber: Ebbing, General Chemistry

Bagaimana terjadinya ikatan ion pada CaCl 2 ? Perhatikan diagram pembentukan CaCl2 berikut ini.
X X X X
+17

X X X X

X

X X ion Cl– X X

X X X X
+20

X X X X X X X X
+17

masing-masing atom Cl menerima 1 elektron

X

ion Ca

2+

X X – X X ion Cl
Sumber: Silberberg, Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change

X X X X
Gambar 2.2 Diagram pembentukan CaCl2

Kalsium melepaskan dua elektron membentuk ion Ca2+, sedangkan masingmasing atom Cl menerima satu elektron membentuk ion Cl–. Akibat gaya tarikmenarik elektrostatik antara ion Ca2+ dan ion Cl–, maka terbentuklah senyawa CaCl2. Berdasarkan contoh di atas maka dapat disimpulkan: Ikatan ion adalah ikatan yang terjadi akibat gaya elektrostatik antara ion positif dan ion negatif.

50

Kimia Kelas X SMA dan MA

Pada ikatan ion, untuk mencapai kestabilannya terjadi pelepasan dan penerimaan elektron. Ikatan ion pada umumnya mudah terjadi pada senyawa yang terbentuk dari unsur-unsur golongan logam alkali (IA) dan logam alkali tanah (IIA) dengan golongan halogen (VIIA) dan golongan VIA. Beberapa contoh senyawa ion berdasarkan unsur pembentuknya dapat dilihat pada Tabel 2.6. Tabel 2.6 Contoh senyawa ion berdasarkan unsur pembentuknya Unsur Pembentuk Golongan IA dengan VIA Golongan IA dengan VIIA Golongan IIA dengan VIA Golongan IIA dengan VIIA Contoh Senyawa K2O dan Na2O KCl dan NaF MgO dan SrO MgBr2 dan SrCl2

Coba kamu perhatikan contoh senyawa ion pada Tabel 2.6. Pada umumnya ikatan ion terbentuk dari unsur logam dan bukan logam.

Latihan 2.2
Selesaikan soal-soal berikut ini! 1. Jelaskan bagaimana terjadinya ikatan ion pada KF, MgF2, dan Na2O. 2. Prediksikan rumus senyawa yang dibentuk oleh: a. litium dengan klor, b. kalium dengan brom, c. kalium dengan oksigen, d. kalsium dengan fluor, e. barium dengan klor, dan f. natrium dengan oksigen.

2. Ikatan Kovalen
Pada ikatan ion terjadi pelepasan dan penerimaan elektron agar unsur mencapai kestabilan. Ikatan ini umumnya terjadi pada senyawa yang dibentuk oleh unsur logam dan nonlogam. Bagaimana senyawa yang dibentuk oleh unsurunsur nonlogam? Ikatan apa yang terjadi? Unsur nonlogam umumnya mempunyai keelektronegatifan tinggi artinya mudah menarik elektron. Masing-masing unsur nonlogam pada senyawanya tidak akan melepaskan elektron, sehingga untuk mencapai kestabilannya, unsur-unsur tersebut akan menggunakan bersama pasangan elektron membentuk ikatan kovalen.

Ikatan Kimia

51

Struktur Lewis molekul Cl2 dituliskan sebagai berikut. Cl : Cl Ikatan kovalen atau Cl – Cl Ikatan kovalen 2) Pembentukan Molekul H2 Pembentukan molekul hidrogen tidak menggunakan aturan oktet karena masing-masing hanya mempunyai 1 elektron. 52 Kimia Kelas X SMA dan MA .Pada suatu senyawa. Pembentukan Ikatan Kovalen Tunggal Ikatan kovalen tunggal dapat terjadi baik pada senyawa yang terdiri dari atom sejenis maupun dari atom yang berbeda. a.8.7 Susunan elektron Cl : +17 +17 Pembentukan Cl2 : +17 +17 Pasangan elektron yang digunakan bersama Masing-masing atom Cl menyumbangkan satu elektron untuk dipakai bersama sehingga masing-masing atom mempunyai konfigurasi elektron seperti gas mulia. Cl + Cl menjadi Cl Cl Ikatan kovalen Cara lain untuk menuliskan ikatan kovalen Cl2 adalah sebagai berikut. Cl2 Konfigurasi Cl : 2. Masing-masing hidrogen akan stabil dengan dua elektron pada kulit terluarnya sesuai dengan aturan duplet. Bagaimana terjadinya ikatan kovalen? Perhatikan contoh terjadinya ikatan kovalen tunggal dan ikatan kovalen rangkap berikut ini. Jumlah ikatan bisa hanya satu atau lebih. 1) Pembentukan Molekul Klor. HCl. dan CH4. Untuk mempelajarinya perhatikan pembentukan ikatan kovalen pada molekul berikut. O2. ikatan dapat berupa ikatan kovalen tunggal dan ikatan kovalen rangkap. contoh senyawa ini adalah Cl2. H2.

Konfigurasi Elektron Susunan Elektron Pembentukan Ikatan Kovalen pada CH4 + X + X H:1 + X +6 X + + X C : 2.8. CH4 Perhatikan pembentukan ikatan kovalen pada CH4 berikut ini. Ikatan yang terjadi pada HCl dapat dituliskan dengan struktur Lewis dan ikatan kovalen seperti berikut.Susunan elektron H : + + Pembentukan H2 : + + Pasangan elektron yang digunakan bersama Struktur Lewis molekul H2 Penulisan ikatan kovalen : H H : H–H 3) Pembentukan Ikatan Kovalen pada Molekul Hidrogen Klorida.4 +6 Pasangan elektron yang digunakan bersama Ikatan Kimia 53 . HCl Perhatikan pembentukan ikatan kovalen pada HCl berikut ini. H + Cl H Cl atau H Cl atau H – Cl ikatan kovalen tunggal 4) Pembentukan Ikatan Kovalen pada Molekul Metana. Atom H stabil dikelilingi 2 elektron dan Cl dikelilingi 8 elektron. Susunan Elektron + X Konfigurasi Elektron H:1 Ikatan Kovalen pada HCl + X +17 Cl : 2.7 +17 Atom H dan Cl masing-masing menyumbangkan satu elektron dalam HCl dan membentuk satu ikatan kovalen.

1) Pembentukan Ikatan Kovalen pada Molekul Oksigen. Konfigurasi elektron : 2. Akibatnya molekul O2 mempunyai dua ikatan kovalen yang dihasilkan dari penggunaan bersama dua pasang elektron. O2 Perhatikan pembentukan ikatan kovalen pada molekul oksigen berikut ini. Ikatan yang terjadi pada O2 dapat dituliskan dengan struktur Lewis dan ikatan kovalen seperti berikut.6 Susunan elektron O : +8 +8 Pembentukan O2 : +8 +8 2 pasang elektron yang digunakan bersama Masing-masing atom oksigen mempunyai 6 elektron valensi. Ikatan Kovalen Rangkap Dua dan Tiga Ikatan kovalen rangkap dapat terjadi antara unsur-unsur yang sejenis atau berbeda. berikatan dengan 4 atom H membentuk molekul CH4 dengan 4 ikatan kovalen. Penulisan dengan struktur Lewis Penulisan dengan ikatan kovalen O + O O O O=O ikatan kovalen rangkap dua 54 Kimia Kelas X SMA dan MA . Ikatan kovalen pada molekul O2 disebut ikatan kovalen rangkap dua. Ikatan yang terjadi pada CH4 dapat dituliskan dengan struktur Lewis dan ikatan kovalen seperti berikut.Atom C mempunyai 4 elektron yang tidak berpasangan. Untuk mempelajarinya perhatikan pembentukan ikatan pada molekul berikut. H H H + C H C H atau H H–C–H H molekul metana dengan 4 ikatan kovalen b. Untuk mencapai konfigurasi elektron gas mulia dibutuhkan dua elektron lagi yang dapat diperoleh dari masing-masing atom oksigen.

karbon membentuk 2 ikatan kovalen rangkap dua dengan oksigen. Struktur Lewis molekul CO2 O + C + O O C O Penulisan dengan ikatan kovalen O=C=O 3) Pembentukan Ikatan Kovalen pada Molekul Nitrogen.4 +6 +8 +6 +8 O : 2.5 Susunan elektron N : +7 +7 Pembentukan N2 : +7 +7 3 pasang elektron yang digunakan bersama Ikatan yang terjadi pada N2 dapat dituliskan dengan struktur Lewis dan ikatan kovalen seperti berikut.2) Pembentukan Ikatan Kovalen pada Molekul Karbon Dioksida. N2 Perhatikan pembentukan ikatan kovalen pada molekul nitrogen berikut ini. Pembentukan ikatan kovalen pada CO2 digambarkan sebagai berikut. Struktur Lewis molekul N2 Penulisan dengan ikatan kovalen N + N N N atau N N ikatan kovalen rangkap tiga Ikatan Kimia 55 . Konfigurasi elektron : 2. Konfigurasi Elektron Susunan Elektron Pembentukan Ikatan Kovalen pada CO2 C : 2.6 +8 Ikatan yang terjadi pada CO2 dapat dituliskan dengan struktur Lewis dan ikatan kovalen seperti berikut. CO2 Pada molekul CO2.

Bagaimana terjadinya ikatan kovalen koordinat? Perhatikan contoh-contoh pembentukan ikatan koordinat berikut ini. 3. NH3 d. H3O+ dibentuk dari molekul air yang mengikat ion hidrogen melalui reaksi: H2O + H+ H3O+. NH4+ NH4+ dibentuk dari NH3 dan ion H+ melalui reaksi: NH3 + H+ Struktur Lewisnya ditulis sebagai berikut. atom oksigen mempunyai dua pasang elektron bebas. c. H+ tidak mempunyai elektron. H O H ikatan kovalen koordinat b. Pembentukan Ion Hidronium Ion hidronium. air. etena. b.3 Gambarkan pembentukan ikatan kovalen dan struktur Lewisnya pada a. + Tanda panah ( ) menunjukkan pasangan elektron H ikatan kovalen koordinat berasal dari atom oksigen. Struktur Lewisnya ditulis sebagai berikut.Molekul N2 mempunyai tiga ikatan kovalen yang dihasilkan dari penggunaan bersama tiga pasang elektron. Ikatan kovalen pada senyawa demikian disebut ikatan kovalen koordinat. Latihan 2. a. + H H O + H+ H H O H ikatan kovalen koordinat Pada molekul H2O. NH4+. C2H4 dan . Ikatan Kovalen Koordinat Pada beberapa senyawa terdapat pasangan elektron yang berasal dari salah satu atom. Ikatan kovalen pada molekul N2 disebut ikatan kovalen rangkap tiga. propana. H2O. amoniak. 56 Kimia Kelas X SMA dan MA . Ikatan ini bisa dituliskan sebagai berikut. C3H8. Untuk membentuk ikatan digunakan salah satu pasangan elektron bebas dari oksigen sehingga terbentuk ikatan kovalen koordinat. Pembentukan Ion Amonium.

+ H H N H ikatan kovalen koordinat H Tanda panah ( ) menunjukkan pasangan elektron ikatan kovalen koordinat berasal dari atom nitrogen. Misalnya titik leleh garam dapur NaCl jauh berbeda dengan titik leleh gula C12H22O11 karena garam dapur termasuk senyawa ion sedangkan gula termasuk senyawa kovalen. b. H – O – Cl – O . Pasangan elektron tersebut digunakan untuk mengikat ion H+ sehingga terbentuk ikatan kovalen koordinat. H – O – N = O O c. Sifat Fisis Senyawa Ion dan Kovalen Sifat fisis senyawa ion umumnya berbeda dengan senyawa kovalen.+ H H N H + H+ H H N H H ikatan kovalen koordinat Pada molekul NH3. Ikatan ini bisa digambarkan sebagai berikut.3. Ikatan Kimia 57 . Hal ini disebabkan oleh cara pembentukan ikatan yang berbeda. O O O C. Latihan 2.4 Gambarkan struktur Lewis dan tunjukkan ikatan kovalen serta ikatan kovalen koordinat pada senyawa berikut. Ikatan kovalen koordinat terbentuk jika pasangan elektron yang digunakan bersama berasal dari salah satu atom. atom N mempunyai 1 pasang elektron bebas. titik leleh senyawa ion jauh lebih tinggi dari titik leleh senyawa kovalen. Berdasarkan contoh di atas dapat disimpulkan. a. Perhatikan Gambar 2.

Sifat Fisis Senyawa Ion Senyawa ion umumnya mempunyai titik didih dan titik leleh relatif tinggi.1000 800 Titik leleh ( C) Senyawa ion 600 400 200 0 –200 NaCl AlCl3 PCl3 Cl2 MgCl2 S2Cl2 SiCl4 Gambar 2. Chemistry: The Molecular of Matter and Change 1. misalnya struktur NaCl yang berbentuk kubus seperti Gambar 2. Sumber: Lawrie Ryan.4 Struktur ion NaCl 58 Kimia Kelas X SMA dan MA . Chemistry for You Gambar 2. General Chemistry Senyawa ion merupakan penghantar listrik yang baik dalam larutan maupun lelehan atau leburannya.6 Titik leleh dari beberapa senyawa ion Senyawa NaF NaCl NaBr NaI Titik Leleh ( C) 990 801 755 651 Senyawa MgCl2 CaCl2 SrCl2 BaCl2 Titik Leleh ( C) 714 774 870 955 Sumber: Ebbing. Sifat penghantar listrik yang baik tersebut disebabkan adanya gerakan ion-ion dalam leburan senyawa atau larutannya.6. Senyawa ion juga umumnya mudah larut dalam air.4. Titik leleh beberapa senyawa ion dapat dilihat pada Tabel 2. Senyawa ion membentuk struktur raksasa dengan struktur kristal yang teratur. karena energi yang diperlukan untuk memutuskan gaya Coulomb antara ion-ion relatif tinggi.3 Grafik titik leleh senyawa ion dan senyawa kovalen Senyawa kovalen Sumber: Silberberg. Tabel 2.

Si Silika. H H H H H C H H Ikatan Kimia 59 . ikatan kovalen yang kuat antar atom karbon H C H H C H H H H H H C ikatan kovalen yang kuat antar atom masingmasing molekul Struktur metana Gambar 2. Pada saat dipanaskan. Di antara molekul-molekul CH4 terdapat gaya antarmolekul yang lemah. masing-masing molekul CH4 mudah berpisah. SiO2 Titik Didih ( C) 4830 2355 2230 Sumber: Visual Encyclopedia Metana memiliki fase gas. Chemistry for You Senyawa dengan struktur molekul raksasa tidak larut dalam air dan tidak menghantarkan listrik kecuali grafit yaitu karbon pada batu baterai dan isi pensil. C Silikon. Titik didih senyawa kovalen bervariasi. ada juga yang membentuk struktur molekul raksasa seperti SiO2. Tabel 2.7. H2O Klor. Cl2 Titik Didih ( C) -161 100 -35 Struktur Kovalen Raksasa Zat Intan.2.7 Titik didih beberapa senyawa kovalen Struktur Molekul Sederhana Zat Metana. Perhatikan Tabel 2. Pada intan.5 Struktur metana dan intan Struktur intan Sumber: Lawrie Ryan. pada setiap molekulnya terdapat ikatan kovalen yang relatif kuat. Selain itu ada atom-atom yang membentuk struktur kovalen raksasa contohnya karbon dalam intan. CH4 Air. ada yang rendah dan sangat tinggi. sehingga titik didih metana rendah. Sifat Fisis Senyawa Kovalen Senyawa kovalen ada yang membentuk struktur molekul sederhana misalnya CH4 dan H2O. atom C dengan C lainnya berikatan kovalen sangat kuat membentuk struktur raksasa sehingga titik didihnya tinggi.

Pada bab ini hanya dibahas kepolaran berdasarkan keelektronegatifan. Grafit dicampur dengan tanah liat untuk membuat pensil menjadi keras. CCl4 tidak dapat tertarik oleh muatan listrik karena CCl4 tidak bermuatan listrik. biasa digunakan untuk membuat pensil.INFO KIMIA Grafit mempunyai struktur raksasa. 60 Kimia Kelas X SMA dan MA . Senyawa kovalen yang mengandung muatan positif dan negatif disebut senyawa kovalen polar dan yang tidak bermuatan disebut senyawa kovalen nonpolar. Batang politena HCl A H2O Batang politena CCl4 B Batang politena C Larutan HCl. Pada alirannya didekatkan batang politena atau penggaris plastik yang digosok dengan kain wool atau sutra sehingga memiliki muatan listrik. dan CCl4 masing-masing dialirkan dari buret. Kepolaran dapat dijelaskan berdasarkan harga keelektronegatifan unsur-unsur pembentuknya dan bentuk molekul senyawa.1 Interpretasi Data Senyawa Kovalen Polar dan Nonpolar Perhatikan gambar percobaan tentang penentuan senyawa kovalen polar dan nonpolar berikut ini. D. HB. air. Perbedaan pensil antara H. Kepolaran Senyawa Kovalen Sifat lain dari suatu senyawa kovalen yaitu kepolaran. Amati apa yang terjadi pada aliran senyawa-senyawa tersebut? Pertanyaan: Jelaskan perbedaan hasil percobaan berdasarkan ikatan kovalen yang terdapat pada masing-masing senyawa! Berdasarkan percobaan tersebut HCl dan H2O dapat tertarik oleh muatan listrik karena pada keduanya terdapat muatan positif dan negatif (muatan listrik). Ikatan kovalen pada senyawa kovalen polar disebut ikatan kovalen polar dan ikatan kovalen pada senyawa nonpolar disebut ikatan kovalen nonpolar. Untuk memahami tentang kepolaran senyawa lakukan kegiatan berikut! KEGIATAN 2. atau 2B ditentukan oleh perbandingan grafit dan tanah liatnya.

1. Struktur Lewis H2O : Pada molekul air terdapat dua ikatan kovalen + dan dua pasang elektron bebas. Struktur HCl ditulis: + – H Cl Tanda panah ( ) menunjukkan arah elektron tertarik.0 dan H = 2. Contoh lain molekul polar seperti ini adalah HF. HBr. Pada molekul yang lebih banyak unsur pembentuknya walaupun ada perbedaan keelektronegatifan bisa saja menghasilkan senyawa nonpolar. Kepolaran pada Molekul Poliatom Molekul air terdiri dari satu atom O dan dua atom H dengan keelektronegatifan O = 3. sehingga pasangan elektron ikatan akan tertarik oleh atom Cl dan atom Cl cenderung lebih negatif daripada atom H.1. Pada molekul CCl4 keelektronegatifan Cl lebih besar daripada C maka Cl cenderung Cl bermuatan negatif dan C bermuatan positif. CCl4. Berdasarkan harga keelektronegatifannya.Kepolaran dapat terjadi pada molekul dwiatom dan poliatom. Contoh pada karbon tetraklorida. maka atomH + atom H akan cenderung bermuatan positif dan H atom O bermuatan negatif. 2. 1. Molekul HCl disebut molekul polar. Arah kutub positif ke kutub negatif pada C molekul CCl4 saling berlawanan maka dipol yang Cl terjadi saling meniadakan akibatnya molekul CCl4 Cl Cl bersifat nonpolar. Akibatnya molekul air bersifat polar. Kepolaran pada Molekul Dwiatom Jika dua macam atom yang berbeda keelektronegatifannya membentuk ikatan kovalen. posisi pasangan elektron ikatan akan lebih tertarik oleh atom yang keelektronegatifannya lebih besar. kepolaran dapat dijelaskan sebagai berikut. Ikatannya disebut ikatan kovalen polar. Pada molekul HCl.5 dan H = 2. Ikatan Kimia 61 . Pada molekul HCl akan terjadi dua kutub muatan yaitu pada Cl relatif negatif. sedangkan H relatif positif. Muatan yang berbeda disebut dipol dan ditulis + untuk atom bermuatan positif dan – untuk atom bermuatan negatif. dan HI. keelektronegatifan Cl = 3. Perbedaan – keelektronegatifan O dan H menyebabkan H O H O elektron lebih tertarik ke oksigen.

+ + + – + – – – Elektron-elektron dari atom logam ditemukan di dalam kisi-kisi logam dan bebas bergerak di Lautan antara semua kation. Logam dapat ditempa. Makin besar perbedaan keelektronegatifan makin bersifat polar. elektron Sumber: Ebbing. Jika atom logam – – – – – – – – melepaskan elektron maka terbentuk kation atau + + + + ion positif. 62 Kimia Kelas X SMA dan MA . dan emas atau perak digunakan untuk perhiasan dalam bentuk yang indah. Perhatikan Gambar – – – – – – – 2. Tarik-menarik dari kation di dalam lautan elektron yang bertindak sebagai perekat dan menggabungkan kation-kation disebut ikatan logam.8. – + – + – + – + – + Sumber: Ebbing. struktur logam jika ditempa dapat dilihat pada Gambar 2.6. General Chemistry Gambar 2. Dengan demikian logam banyak digunakan sebagai penghantar panas. General Chemistry Gaya elektrostatik antar muatan (+) logam dan Gambar 2. artinya mereka cenderung mudah + + + + melepaskan elektron terluarnya. Apa penyebab logam memiliki sifat tersebut? Hal ini disebabkan atom-atom pada logam tersebut tidak berdiri sendiri-sendiri tetapi bergabung melalui ikatan logam. e e Elektron yang bebas bergerak pada lautan elektron menyebabkan logam dapat menghantarkan listrik. Kepolaran senyawa dipengaruhi juga oleh susunan ruang atau bentuk molekul dari senyawa tersebut. Ikatan Logam Kawat tembaga digunakan sebagai penghantar listrik dalam kabel. logam-logam – – – – – – – – membentuk kisi kristal. sehingga logam banyak – – – – – + – + – + – + – + – digunakan sebagai penghantar listrik dalam kabel. Struktur kisi logam + + + + tersusun dalam kation-kation. besi digunakan untuk setrika sebagai penghantar panas.7 Logam dapat menghantakran listrik Atom logam dengan atom logam tersusun rapat membentuk struktur raksasa sehingga logam mempunyai titik leleh dan kekerasan yang tinggi. membentuk lautan elektron. E. Berdasarkan sinar X.6 Struktur kisi logam muatan (–) dari elektron akan menggabungkan kisi-kisi logam tersebut. Atom logam mempunyai keelektronegatifan – – – rendah.Berdasarkan fakta-fakta tersebut dapat dikatakan bahwa kepolaran senyawa dapat terjadi akibat adanya perbedaan keelektronegatifan atom unsur-unsur pembentuknya.

Untuk mencapai kestabilannya unsur-unsur akan berikatan. 3. Ikatan Kimia 63 . dan logam? Perbedaan ikatan ion. Ikatan ion terjadi akibat gaya elektrostatik antara ion positif dan ion negatif. Ikatan terdiri dari ikatan ion dan ikatan kovalen. ikatan ion terbentuk dari unsur logam dan bukan logam.+ + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + Lautan elektron + + + logam ditempa + + + + + + + + + + Sumber: Silberberg. 2. kovalen. kovalen. dan logam Rangkuman 1. Pada suatu senyawa unsur akan stabil bila memenuhi aturan oktet atau duplet. Apa perbedaan ikatan ion. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 2.9 Perbedaan ikatan ion.8 Struktur logam jika ditempa Oleh karena logam mudah dibentuk dengan ditempa maka logam banyak digunakan untuk perhiasan atau pajangan dengan bentuk yang indah. Chemistry: The Molecullar Nature of Matter and Change Gambar 2. dan logam dapat digambarkan sebagai berikut. 4. kovalen. Ikatan ion Ikatan kovalen Ikatan logam atom atom atom ion larutan elektron Sumber: Silberberg.

Pilihlah salah satu jawaban yang benar. . Senyawa kovalen yang berbentuk struktur molekul sederhana seperti CH4 mempunyai titik didih rendah. atau rangkap tiga. 8O. rangkap dua. 1. C N O D. 7. A. dan 9F. 13. 8. Struktur yang salah adalah . Senyawa ion dapat menghantarkan listrik. Ikatan logam adalah tarik-menarik dari kation di dalam lautan elektron yang bertindak sebagai perekat dan menggabungkan kation-kation. 10Ne. 10. C. Ikatan kovalen koordinat terjadi jika pasangan elektron yang digunakan bersama berasal dari salah satu atom. B. sedangkan senyawa kovalen nonpolar tidak dapat menghantarkan listrik. Sifat fisis senyawa ion umumnya berbeda dengan senyawa kovalen. Pada ikatan kovalen terjadi penggunaan pasangan elektron bersama. . 14. Senyawa kovalen polar dapat menghantarkan listrik. 12. Struktur Lewis berikut adalah struktur Lewis 6C. 7N. Ikatan kovalen dapat berupa ikatan kovalen tunggal. Senyawa kovalen yang berbentuk struktur kovalen raksasa seperti intan mempunyai titik didih tinggi. . Kata Kunci • • • • • Ikatan kimia Aturan duplet Aturan oktet Elektron ikatan Struktur Lewis • • • • • Ikatan ion Ikatan kovalen Ikatan kovalen polar Kovalen koordinat Gaya elektrostatik • • • • Ikatan logam Lautan elektron Senyawa kovalen polar Senyawa kovalen nonpolar Evaluasi Akhir Bab A.5. 6. E. Ne F 64 Kimia Kelas X SMA dan MA . 11. Senyawa ion umumnya mempunyai titik didih dan titik leleh yang tinggi karena energi yang diperlukan untuk memutuskan gaya Coulomb antara ion-ion relatif tinggi. 9.

A.2. B. . KCl dan CCl4 E. . H2O dan NaCl D. 4. . MgCl2 dan KF E. NaBr dan SO2 C. C. A. Aturan duplet terdapat pada molekul . B. CH4 B. KCl dan CH4 B. . Ikatan Kimia 65 . Unsur Y dan argon dan kripton kalsium dan klor belerang dan klor oksigen dan hidrogen karbon dan oksigen 5. CaF2 dan HCl Jika unsur 19X bereaksi dengan 17Y akan terbentuk . H N H H H N H H 3. E. . . . . CCl4 Struktur Lewis pada NH3 yang tepat adalah . CH4 dan NaCl C. . senyawa kovalen dengan rumus XY B. CH4 dan H2O B. . . Cl2 D. 6. H2O dan NaCl Berikut ini adalah diagram elektron valensi Z adalah . A. A. . CO2 C. H2 E. . A. Y C. pada molekul YZ2. Senyawa yang terbentuk akibat ikatan ion adalah . 7. H N H H H N H H H N H H D. (x = elektron valensi N dan • = elektron valensi H) A. Z Z E. . D. NH3 dan KI D. . . senyawa kovalen dengan rumus XY2 C. senyawa ion dengan rumus XY2 E. senyawa ion dengan rumus X2Y Pasangan senyawa yang mempunyai ikatan kovalen adalah . . senyawa ion dengan rumus XY D. .

C2H2 E. mempunyai empat ikatan kovalen E. 2 3 O C.. 1 B. E. . Akibat adanya ikatan logam antar unsur-unsur logam sejenis maka logam . Sifat-sifat senyawa ion dapat menghantarkan listrik yang benar adalah . . . mengandung ikatan kovalen rangkap 13. tidak menghantarkan listrik D. 5 9. CCl4 C.. 3 5 H O N O D. Hantaran Listrik Padatan A. 10. mempunyai ciri-ciri berikut kecuali .. N2 Ikatan kovalen koordinasi pada senyawa berikut ditunjukan oleh huruf . A. A. dapat dipecahkan C. A. 4 1 4 2 E. .. berwujud gas B. . D. Senyawa yang mengandung ikatan kovalen polar adalah . titik didihnya rendah D. H2O E. C. . ... tidak menghasilkan listrik 66 Kimia Kelas X SMA dan MA . Senyawa kovalen metana.. CO2 B.. O2 D. CO2 11. B. dapat ditempa B. CH4 B.. . CH4 C.8. BCl3 D. Ikatan rangkap dapat terjadi pada senyawa kovalen berikut kecuali pada . titik didih sangat rendah C. CH4. A. . titik lelehnya rendah E. baik baik tidak baik tidak baik tidak baik Lelehan baik baik baik baik tidak baik Larutan baik tidak baik baik tidak baik tidak baik 12. A.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan ikatan ion. a. Ikatan Kimia 67 . serta P dan R. . Tulis rumus senyawa yang terbentuk! Hidrogen bereaksi dengan klor membentuk hidrogen klorida. arang B. Prediksikan rumus kimia yang terjadi antara P dan Q. HAt 15. HCl. elektron. Pada tabel periodik unsur terdapat unsur dengan nomor atom 9 dan nomor massa 19. 4. dan ikatan logam! Logam banyak digunakan untuk kabel. HF B. serta P dan R! b.7. 3. P = 2. dan R mempunyai konfigurasi elektron sebagai berikut. Jelaskan mengapa H2O bersifat polar dan CCl4 bersifat nonpolar! a. . Sebutkan ikatan antara P dan Q.8. . dan ikatan logam! Tuliskan sifat-sifat fisis senyawa yang mempunyai ikatan ion. . HBr D. Q dan R. A.1. Tentukan jumlah proton. 1. A. dan neutron pada atom tersebut! b. HI E. Karbon membentuk struktur kovalen raksasa dengan ikatan kovalen yang kuat dalam bentuk . ikatan kovalen. b. Jelaskan apa alasannya! 2. c. ikatan kovalen. Selesaikan soal-soal berikut dengan benar dan singkat. . . Q dan R. Q = 2. intan D. a. a. Sebutkan sifat HCl akibat ikatannya! Unsur-unsur simbol P. pasir E. dan R = 2. Tulis struktur Lewis pada HCl! b. grafit C. Hidrogen dapat membentuk senyawa kovalen polar dengan unsur golongan halogen. Uraikan pembentukan senyawa ionnya dengan natrium dalam bentuk diagram! c. HCl C.14. Q. Berikut ini yang paling polar adalah . Ikatan apa yang terdapat pada HCl? c. batu bara B. 5.6 .8.

T u g a s Buatlah poster yang menarik dari karton manila. lengkap dengan contoh senyawanya. berupa bagan konsep ikatan kimia. Laporkan pada guru dan hasilnya tempelkan pada dinding kamarmu untuk membantumu belajar kimia. 68 Kimia Kelas X SMA dan MA .

3. menuliskan nama senyawa ion dan senyawa kovalen yang termasuk senyawa anorganik. 5. 4.Bab III Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi Sumber: Encarta 2005 Asam klorida sering digunakan untuk menguji material yang mengandung kalsium karbonat. Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 69 69 . menuliskan rumus kimia senyawa ion. Kalsium karbonat dengan asam klorida menghasilkan gas karbon dioksida. menuliskan nama senyawa organik sederhana. membedakan rumus molekul dan rumus empiris. 2. menyetarakan persamaan reaksi sederhana. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1.

PETA KONSEP Tata Nama dan Persamaan Reaksi meliputi Rumus Kimia Reaksi Kimia Tata Nama Senyawa dikelompokkan menjadi dikelompokkan menjadi ditulis dalam Rumus Senyawa Anorganik Rumus Senyawa Organik Persamaan Reaksi Kimia Tata Nama Senyawa Anorganik meliputi Tata Nama Senyawa Organik dapat membentuk Rumus Molekul dan Rumus Empiris Tata Nama Senyawa Kovalen menyatakan Tata Nama Senyawa Ion Pereaksi Koefisien Reaksi Hasil Reaksi 70 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Rumus Kimia Senyawa Kovalen Unsur-unsur ada yang berdiri sendiri atau monoatomik. 1. Akan dibahas juga persamaan reaksi dan bagaimana menyetarakan persamaan reaksi. Rumus Kimia Di alam unsur-unsur ada yang stabil berdiri sendiri seperti gas mulia. Rumus kimia untuk unsur monoatomik ditulis sesuai dengan lambang unsurnya. B A. Perhatikan penulisan rumus kimia berikut ini. Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 71 . dan urea. ada juga yang terdiri dari dua atom yang sama (diatomik) dan lebih dari dua atom yang sama (poliatomik). Lambang unsur X2Y Angka yang menunjukkan jumlah unsur penyusun senyawa X dan Y menyatakan lambang unsur dan angka 2 menunjukkan jumlah unsur X. gula. Dengan mengetahui rumus kimia kita dapat menuliskan zat-zat yang bereaksi dan hasil reaksinya dalam suatu persamaan reaksi. Setiap rumus kimia mempunyai nama dengan aturan-aturan yang telah ditentukan dan disebut tata nama senyawa. Rumus kimia untuk molekul diatomik dan poliatomik ditulis dengan menuliskan lambang unsurnya ditambah angka yang menunjukkan jumlah atomnya. Rumus yang menyatakan komposisi atom-atom penyusun senyawa disebut rumus kimia. asam cuka. Tata nama senyawa yang terdiri dari senyawa anorganik dan senyawa organik. alkohol. Rumus yang menyatakan komposisi atom yang menyusun senyawa disebut rumus kimia. ada juga yang membentuk senyawa dengan unsur lain seperti hidrogen dan oksigen membentuk air. Rumus kimia mengandung lambang-lambang unsur dan angka yang menunjukkan jumlah unsur-unsur penyusun senyawa. Berikut ini akan dibahas rumus kimia yang terdiri dari rumus kimia senyawa kovalen dan rumus kimia senyawa ion. Apakah senyawa itu? Senyawa merupakan gabungan unsur-unsur dengan perbandingan tetap. Rumus kimia dapat berupa rumus empiris dan rumus molekul. garam dapur.anyak senyawa yang sering kita temui misalnya air. Bagaimana penulisan rumus kimia senyawa kovalen dan ion? Perhatikan pembahasan berikut ini. Senyawa ada yang berbentuk senyawa kovalen dan ada juga yang berbentuk senyawa ion.

Karbon dioksida mempunyai rumus molekul CO2. molekul diatomik. Etena mempunyai rumus molekul C2H4.2.Rumus kimia untuk unsur monoatomik. Contoh lain penulisan rumus molekul dan rumus empiris dapat dilihat pada Tabel 3.1 Contoh rumus kimia unsur dan molekul Unsur Monoatomik Unsur Besi Tembaga Emas Helium Neon Rumus Kimia Fe Cu Au He Ne Molekul Diatomik Unsur Oksigen Hidrogen Nitrogen Klor Brom Rumus Kimia O2 H2 N2 Cl2 Br2 Sumber: Ebbing. Molekul-molekul ini merupakan senyawa kovalen. Tabel 3. Perbandingan C dan H pada etena yaitu 2 : 4. dan P4. Rumus kimianya ditulis CH2. General Chemistry Molekul Poliatomik Unsur Rumus Kimia Ozon Belerang Fosfor O3 S8 P4 Unsur yang atom-atomnya berikatan dengan atom sejenis.1.2 Contoh rumus molekul dan rumus empiris Nama Senyawa Air Amoniak Glukosa Benzena Rumus Molekul H2O NH3 C6H12O6 C6H6 Rumus Empiris H2O NH3 CH2O CH 72 Kimia Kelas X SMA dan MA . disebut molekul unsur misalnya O2. terdiri dari satu atom C dan dua atom O. Apa yang dimaksud dengan rumus molekul dan rumus empiris itu? Perhatikan contoh berikut! Contoh: a. Tabel 3. dan molekul poliatomik dapat dilihat pada Tabel 3. N2. b. Jika perbandingan itu disederhanakan maka C : H menjadi 1 : 2. Rumus kimia untuk senyawa dengan unsur-unsur yang berbeda ada yang berupa rumus molekul dan rumus empiris. CH2 merupakan rumus empiris dari C2H4. terdiri dari 2 atom C dan 4 atom H.

C4H8O2 b. Rumus Kimia Senyawa Ion Senyawa ion dibentuk oleh ion positif dan ion negatif. Tabel 3. jumlah muatannya adalah +2 + (-2) = 0 Rumus kimia beberapa senyawa ion tertera pada Tabel 3. Latihan 3.Berdasarkan contoh tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut. asam sulfat dengan rumus H2SO4 mempunyai perbandingan ion H+ dan SO42– = 2 : 1. Al2O3 e.3. a. Senyawa ion tidak bermuatan sebab jumlah muatan positifnya sama dengan jumlah muatan negatifnya. CH3COOH h.1 Tentukan mana yang merupakan rumus molekul dan rumus empiris. Li2O d. Kadang-kadang perbandingan jumlah atom-atom pada rumus molekul merupakan perbandingan paling sederhana maka rumus empiris senyawa akan sama dengan rumus molekulnya misalnya H2O. CO(NH2)2 2. C2H4 c. BaSO4 g.3 Contoh rumus kimia senyawa ion Kation Na+ K+ Mg2+ Ba 2+ Anion Br– NaBr KBr MgBr2 BaBr2 AlBr3 SO42– Na2SO4 K2SO4 MgSO4 BaSO4 Al2(SO4)3 PO43– Na3PO4 K3PO4 Mg3(PO4)2 Ba3(PO4)2 AlPO4 Al3+ Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 73 . H2O2 i. Rumus molekul suatu senyawa adalah rumus yang menunjukkan jumlah atom yang sebenarnya di dalam molekul senyawa itu. H2SO4. dan NH3. C4H10 f. misalnya natrium klorida dengan rumus kimia NaCl mempunyai perbandingan ion Na+ dan Cl– = 1 : 1. Rumus empiris suatu senyawa adalah rumus yang menyatakan perbandingan terkecil dari jumlah atom-atom unsur penyusun senyawa. Rumus empiris lebih banyak digunakan untuk menyatakan rumus kimia senyawa-senyawa ion. Misalnya CaCl2 dibentuk dari 1 ion Ca2+ dan 2 ion Cl–.

. Tabel 3.. . jumlah atom Mg = 1 dan Br = 2.Latihan 3.... ..... Tentukan rumus kimia dari bahan-bahan berikut dengan melihat komposisi atom penyusunnya. Pada rumus tersebut angka di luar kurung menunjukkan jumlah gugus atom di dalam kurung. K+ Ca2+ Ba2+ Fe3+ Al3+ 3.. Pada senyawa ion kadang-kadang ada tanda kurung... .. Pupuk ZA. Al2(SO4)3 2.. . maka jumlah masing-masing atom pada Ca3(PO4)2 yaitu Ca = 3. Kimia Kelas X SMA dan MA 74 .. PO43– .. Jumlah atom pada rumus kimia dituliskan dengan angka di belakang lambang atom.. misalnya senyawa Ca3(PO4)2. O = 4 x 2 = 8. . . a.. Glukosa.... .. Jumlah Atom pada Rumus Kimia Rumus kimia ada yang sederhana ada pula yang kompleks..2 Salin tabel dan tuliskan rumus kimia senyawa yang terbentuk dari ion-ion berikut! Kation Anion Cl– KCl . P = 2.. Tawas.4 Jumlah atom pada beberapa rumus kimia Rumus Kimia MgBr2 K2SO4 Ca(OH)2 Fe(OH)3 Ba3(PO4)2 Al2(SO4)3 Mg K Ca Fe Ba Al Jumlah masing-masing atom =1 =2 =1 =1 =3 =2 Br = 2 S=1 O=2 O=3 P=2 S=3 O=4 H=2 H=3 O=8 O = 12 Latihan 3. .. .. (NH4)2SO4 e.3 Selesaikan soal-soal berikut! 1... Aseton.. Hitunglah jumlah masing-masing atom yang menyusun molekul senyawasenyawa di bawah ini.. .. CO32– .... C6H12O6 c.. ..4... Urea... C2H6O d. Contoh jumlah atom pada beberapa rumus kimia dapat dilihat pada Tabel 3.. misalnya MgBr2.. CO(NH2)2 b.

dan 2 atom oksigen.5 Nama-nama kation Kation +1 Nama Litium Natrium Kalium Sesium Perak Amonium Tembaga(I) Lambang Li+ Na+ K+ Cs+ Ag+ NH4+ Cu+ Nama Magnesium Kalsium Barium Seng Nikel Besi(II) Tembaga(II) +2 Lambang Mg2+ Ca2+ Ba2+ Zn2+ Ni2+ Fe2+ Cu2+ Nama Aluminium Kromium Besi(III) +3 Lambang Al3+ Cr3+ Fe3+ Nama Timah(IV) Timbal(IV) +4 Lambang Sn4+ Pb4+ Sumber: Ebbing. b. dan 11 atom oksigen. 22 atom hidrogen. d. dan 1 atom oksigen. Rumus senyawa ini ada yang biner yaitu terdiri dari dua jenis atom dan poliatom yaitu terdiri lebih dari dua jenis atom. Tabel 3. Cuka tersusun dari 2 atom karbon. banyak senyawa yang dikenal baik karena kegunaannya maupun karena dampaknya terhadap lingkungan. Pasir tersusun dari satu atom silikon dan dua atom oksigen. B. Gula tebu tersusun dari 12 atom karbon.a. Pemberian nama dari rumus-rumus tersebut mengikuti aturan-aturan.6. Senyawa kimia dikelompokkan dalam senyawa anorganik dan organik. kamu harus mengenal dulu nama-nama kation dan anion. Perhatikan Tabel 3. terbentuk dari kation dan anion. Alkohol tersusun dari 2 atom karbon. Untuk memahami tata nama senyawa ion. misalnya garam dapur yang memiliki rumus NaCl dengan nama natrium klorida dan gas hasil pembakaran bahan bakar yang memiliki rumus CO2 dengan nama karbon dioksida. c. Bagaimana cara memberi nama senyawa-senyawa tersebut? a. Bagaimana cara pemberian nama senyawa kimia tersebut? 1. Tata Nama Senyawa Kimia Dalam kehidupan sehari-hari. 4 atom hidrogen. 6 atom hidrogen. General Chemistry Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 75 . Salah satu aturan pemberian nama senyawa yaitu aturan IUPAC (International Union Pure and Applied Chemistry). Tata Nama Senyawa Anorganik Senyawa-senyawa anorganik dapat berupa senyawa ion atau senyawa kovalen. Tata Nama Senyawa Ion Senyawa-senyawa anorganik pada umumnya merupakan senyawa ion.5 dan 3.

Berikut ini dijelaskan cara pemberian nama pada senyawa-senyawa tersebut. 76 Kimia Kelas X SMA dan MA . • Ion logam yang muatannya lebih tinggi diberi akhiran –i di belakang nama logam itu dalam bahasa latin. Pemberian nama untuk senyawa tersebut mengikuti aturan sebagai berikut. NaCl = natrium klorida CaS = kalsium sulfida NaBr = natrium bromida CaO = kalsium oksida KI = kalium iodida MgBr2 = magnesium bromida KF = kalium fluorida BaCl2 = barium klorida Beberapa logam seperti unsur transisi mempunyai lebih dari satu macam ion misalnya Fe2+ dan Fe3+. Begitu juga nama senyawa hidrat. 1) Tata Nama Senyawa Biner Pada senyawa ion yang termasuk biner. General Chemistry Pemberian nama senyawa yang berikatan ion diawali dengan menuliskan nama ion positif kemudian nama ion negatifnya. Senyawanya dengan Cl– membentuk FeCl2 dan FeCl3.6 Nama-nama anion Anion –1 Nama Lambang Nama –2 Lambang Nama –3 Lambang Nama –4 Lambang Fluorida Klorida Bromida Iodida Nitrit Nitrat Sianida F– Cl I – – Oksida Sulfida Sulfat Sulfit Karbonat Dikromat Kromat – 3 O2– S 2– Nitrida Fosfida Fosfat Fosfit 2– N3– P 3– Karbida C4– Br– NO2– NO CN– SO42– SO3 CO32– Cr2O72– CrO42– PO43– PO33– Sumber: Ebbing. senyawa dibentuk dari ion logam (kation) dan nonlogam (anion).Tabel 3. Pemberian nama senyawa ion yang biner dan poliatom berbeda. Pemberian nama senyawa biner dimulai dengan nama logam kemudian nama nonlogam dengan diberi akhiran –ida. sedangkan yang muatannya lebih rendah diberi akhiran –o. Contoh: CaBr2 brom + ida = bromida kalsium Nama senyawa CaBr2 menjadi kalsium bromida Berikut ini contoh pemberian nama beberapa senyawa biner. senyawa asam. dan senyawa basa. misalnya KI memiliki nama kalium iodida karena berasal dari ion K+ dan ion I–.

... . seperti CO32– dan SO42–.... Ion poliatom biasanya terdiri dari dua unsur yang bergabung dan mempunyai muatan... . Anion Cl– = klorida ....• Di belakang nama logam (dalam bahasa Indonesia) dituliskan muatan ion dalam kurung dengan tulisan Romawi dilanjutkan dengan nama nonlogam diberi akhiran –ida...4 Salin tabel berikut dan lengkapi! Rumus Senyawa NaCl Na2O CaCl2 FeS MgO Kation Na+ = natrium .... . aturan tata namanya yaitu: • jika mengandung oksigen lebih banyak namanya diberi akhiran -at • jika mengandung oksigen lebih sedikit namanya diberi akhiran -it Contoh: NO3– = nitrat SO42– = sulfat PO42– = fosfat NO2– = nitrit SO32– = sulfit PO32– = fosfit 2) Pemberian nama senyawa poliatom diawali dengan menyebutkan nama kation kemudian nama anionnya.. ... Nama Senyawa Natrium klorida .. Untuk anion sejenis tetapi jumlah oksigennya berbeda... .... ... Contoh: NaNO2 = NaNO3 = K2SO3 = K2SO4 = natrium nitrit natrium nitrat kalium sulfit kalium sulfat CaSO4 MgCO3 Ba(NO3)2 Al2(SO4)3 = = = = kalsium sulfat magnesium karbonat barium nitrat aluminium sulfat Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 77 .... ..... Tata Nama Senyawa Poliatom Pada senyawa ion salah satu ion atau kedua ion dapat merupakan ion poliatom. FeCl2 diberi nama Ferro klorida atau besi(II) klorida FeCl3 diberi nama Ferri klorida atau besi(III) klorida Latihan 3... Contoh: FeCl2 dan FeCl3 diberi nama sebagai berikut. . .

..7. misalnya MgSO4..7H2O... ... ... Nama Senyawa Kalium sulfat ... . misalnya klor dapat membentuk ion yang mengandung oksigen dengan jumlah sampai 4..... .. sedangkan yang mengikat oksigen paling banyak diberi awalan per dan akhiran –at.5 Salin tabel dan beri nama senyawa-senyawa berikut dengan melengkapi kolomkolom pada tabel! Rumus Senyawa K2SO4 Na2SO4 CaCO3 Sr(NO3)2 BaSO3 KClO4 Al2(SO3)3 Ion Positif K+ ..... .......... Tata Nama Senyawa Hidrat Senyawa-senyawa tertentu ada yang dapat mengikat molekul air (hidrat).. . Pemberian nama senyawa hidrat yaitu menyebutkan nama senyawa diikuti dengan jumlah hidrat yang ditulis dengan sistematika nomor Romawi lalu kata hidrat....... Nama senyawa hidrat untuk senyawa yang lain dapat dilihat pada Tabel 3.Unsur halogen... .. 3) 78 Kimia Kelas X SMA dan MA . untuk ion yang mengikat oksigen paling sedikit diberi awalan hipo dan akhiran –it...7H2O mengikat 7 hidrat maka namanya yaitu magnesium sulfat heptahidrat.. Ion Negatif SO42– . . Sistematika nomor Romawi untuk 1 = mono 6 = heksa 2 = di 7 = hepta 3 = tri 8 = okta 4 = tetra 9 = nona 5 = penta 10 = deka MgSO4.. .... Contoh: NaClO = NaClO2 = NaClO3 = NaClO4 = natrium hipoklorit natrium klorit natrium klorat natrium perklorat Latihan 3. .. .. . .... . . Cara pemberian namanya yaitu....

Tabel 3. Nama senyawa asam biasanya dengan memberi awalan asam dan diakhiri dengan nama anion. Asam terdiri dari asam biner dan asam poliatom atau asam oksi.5H2O BaCl2. Asam biner terdiri dari dua jenis atom.10H2O CuSO4. Contoh: NaOH Ca(OH)2 Fe(OH)3 Cu(OH)2 = = = = natrium hidroksida kalsium hidroksida besi(III) hidroksida tembaga(II) hidroksida Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 79 .7 Beberapa nama senyawa hidrat Rumus Senyawa Na2CO3. Pemberian namanya yaitu dengan menuliskan kata asam diakhiri nama ionnya. 4) Contoh: H2SO4 = H3PO4 = HNO3 = HNO2 = asam sulfat asam fosfat asam nitrat asam nitrit Senyawa basa dibentuk oleh ion logam sebagai kation dan ion OH– atau ion hidroksida sebagai anion. Pemberian namanya yaitu dengan menuliskan kata asam yang diikuti dengan nama anionnya. Contoh: HCl = asam klorida HF = asam fluorida HBr = asam bromida H2S = asam sulfida HI = asam iodida Asam oksi yaitu asam yang mengandung oksigen.8H2O Nama Senyawa Natrium karbonat dekahidrat Tembaga(II) sulfat pentahidrat Barium klorida oktahidrat Kalsium sulfat dihidrat Barium hidroksida oktahidrat Tata Nama Senyawa Asam dan Basa Senyawa asam akan dibahas pada bab larutan elektrolit tetapi tata nama asam dapat dipelajari berikut ini.8H2O CaSO4.2H2O Ba(OH)2. Penamaan senyawa basa yaitu dengan menuliskan nama logam di depan kata hidroksida. Asam merupakan senyawa yang mengandung kation H+ dan suatu anion.

contohnya amoniak NH3.8. Berikut ini contoh tata nama senyawa hidrokarbon golongan alkana dan alkena. nama unsur. Nama senyawa tersebut adalah nama yang dikenal sehari-hari. Contoh penamaan senyawa alkana dan alkena dapat dilihat pada Tabel 3. O. metana CH4. jumlah unsur kedua. N dengan rantai yang bercabang atau melingkar. General Chemistry 2. H. dan air H2O. awalan mono tidak dicantumkan. Golongan alkena diberi akhiran –ena. Contoh: (4) oksi + ida = oksida N2O4 (2) (1) (3) tetra nitrogen di N2O4 diberi nama dinitrogen tetraoksida Pada senyawa kovalen yang jumlah unsur pertamanya satu.b. Tata Nama Senyawa Organik Senyawa organik ada yang sederhana dan ada yang kompleks.8 Beberapa nama senyawa kovalen biner Rumus Senyawa CO CO2 SO3 Cl2O7 S2Cl2 karbon monoksida karbon dioksida belerang trioksida dikloro heptaoksida disulfur diklorida P2O3 P2O5 N2O5 SF4 PCl3 Nama Senyawa difosfor trioksida difosfor pentaoksida dinitrogen pentaoksida sulfur tetrafluorida fosfor triklorida Sumber: Ebbing. 80 Kimia Kelas X SMA dan MA . yang kompleks bisa mengandung C. Bagaimana tata nama senyawa kovalen secara sistematik? Tata nama senyawa kovalen yaitu dengan menuliskan jumlah unsur pertama. Tabel 3. Beberapa nama senyawa kovalen biner dapat dilihat pada Tabel 3. dan nama unsur kedua diikuti akhiran ida.9. Tata Nama Senyawa Kovalen Senyawa kovalen biner dibentuk dari dua unsur nonlogam. Contohnya PCl5 diberi nama fosfor pentaklorida bukan monofosfor pentaklorida. Nama senyawa golongan alkana semuanya diberi akhiran –ana. Senyawa organik yang sederhana hanya terdiri dari atom C dengan H.

. . .. Tabel 3.Tabel 3.... Aluminium sulfat .....10.10 Beberapa nama senyawa organik Rumus C6H12O6 C2H5OH CH3COOH C12H22O11 Nama Glukosa Etanol (alkohol) Asetat (cuka) Sukrosa Rumus C2H5OC2H5 CHCl3 C6H6 CH2O Nama Eter Kloroform Benzena Formalin Latihan 3.... Kation Anion Rumus Senyawa ..... K2S FeCl3 .... .. General Chemistry Beberapa nama senyawa organik yang banyak digunakan sehari-hari dapat dilihat pada Tabel 3. ... ..... . .6 1.. ..... .. Salin dan lengkapi tabel berikut! Nama Senyawa Ion Perak klorida . ... ... Ba3(PO4)2 (NH4)2SO4 .. Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 81 .9 Nama alkana dan alkena Alkana Rumus CH4 C2H6 C3H8 C4H10 C5H12 C6H14 C7H16 C8H18 C9H20 C10H22 Nama Metana Etana Propana Butana Pentana Heksana Heptana Oktana Nonana Dekana Rumus C2H4 C3H6 C4H8 C5H10 C6H12 C7H14 C8H16 C9H18 C10H20 Alkena Nama Etena Propena Butena Pentena Heksena Heptena Oktena Nonena Dekena Sumber: Ebbing. .

b. d. Asam fosfit k. Ikatan-ikatan antar atom kadang-kadang kuat. adanya gas. Tuliskan rumus kimia senyawa berikut. yaitu perubahan wujud. Asam sulfida j. Reaksi Kimia Reaksi terjadi kalau ikatan-ikatan antara atom-atom pada suatu senyawa yang bereaksi putus dan berikatan lagi membentuk senyawa baru. Perubahan kimia disebut juga reaksi kimia atau reaksi saja. Karbon monoksida g. Untuk mempelajari persamaan reaksi akan dibahas dulu tentang terjadinya reaksi kimia. Persamaan Reaksi Kalian tentu sudah mengenal perubahan fisika dan perubahan kimia. ada gejala lain yang menunjukkan terjadinya reaksi kimia. Reaksi kimia dapat dituliskan dalam bentuk persamaan reaksi yang menyatakan rumus zat sebelum reaksi dan zat sesudah reaksi. 1. Perubahan fisika yaitu perubahan yang tidak menghasilkan zat baru sedangkan perubahan kimia menghasilkan zat baru. sedangkan zat yang terbentuk disebut produk atau hasil reaksi. Dinitrogen tetraoksida h. Zat -zat sebelum bereaksi disebut pereaksi atau reaktan. Kalium sianida l.2. Contohnya pada pembentukan air dari gas H2 dan O2. Timbal(II) hidroksida Besi(II) sulfat Tembaga(II) sulfat pentahidrat Natrium karbonat dekahidrat Etanol Metana C. Selain perubahan warna. macam-macam reaksi kimia. 2 H2O(l) 2 H2(g) + O2(g) pereaksi hasil reaksi Catatan: Tanda panah menunjukkan menghasilkan Simbol fasa zat s = padat l = cair g = gas aq = larutan 82 Kimia Kelas X SMA dan MA . atau terbentuknya endapan. c. suhu. untuk memutuskannya diperlukan energi. e. gas hidrogen dan gas oksigen merupakan pereaksi. dan penyetaraan reaksi. Contoh perubahan kimia yang dapat diamati di lingkungan kita yaitu kayu dibakar menjadi arang dan besi berkarat. Kedua reaksi tersebut dapat dilihat karena adanya perubahan dari warna zat mula-mula. f. a. Difosfor trioksida i. sedangkan air merupakan hasil reaksi. Pada reaksi kimia tidak terjadi perubahan massa maka pada penulisan persamaan reaksi harus mengikuti aturan-aturan tertentu.

c. Reaksi ini merupakan reaksi yang mengakibatkan perubahan suhu.1. reaksikan zat-zat berikut di dalam tabung reaksi. Persamaan reaksinya: NaOH(s) + HCl(aq) t = 25 C NaCl(aq) + H2O(l) t > 25 C Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 83 . Reaksi ini merupakan reaksi yang menghasilkan endapan. Satu gram NaOH dengan larutan asam klorida 1M. Reaksi seng dengan asam klorida adalah reaksi yang menghasilkan gas. b. Gejala-gejala apa saja yang timbul akibat terjadinya suatu reaksi kimia? Untuk mengetahui gejala-gejala terjadinya reaksi kimia lakukan Kegiatan 3. Gejalagejala apa yang terjadi? Diskusikan. Pada saat seng direaksikan dengan asam klorida akan terlihat ada gas. Terjadinya reaksi dapat diamati melalui gejala-gejala yang ditimbulkannya. KEGIATAN 3. Dua mL larutan FeCl3 dengan 1 mL larutan KSCN. Persamaan reaksinya: Pb(NO3)2(aq) + K2CrO4(aq) Larutan tak Larutan berwarna kuning PbCrO4(s) + Endapan kuning 2 KNO3(aq) Larutan tak berwarna FeCl3 yang berwarna kuning coklat direaksikan dengan KSCN yang tidak berwarna menghasilkan zat yang warnanya berbeda. Logam seng dengan 2 mL larutan asam klorida.Pernahkah kamu melihat batu kapur yang dimasukkan ke dalam air? Campuran tersebut akan kelihatan seperti mendidih dan suhu menjadi panas. Lakukan secara berkelompok. Persamaan reaksinya: FeCl3(aq) + KSCN(aq) Kuning coklat Tak berwarna FeSCN2+(aq) + Merah KCl(aq) Tak berwarna Jika NaOH direaksikan dengan asam klorida akan mengakibatkan suhunya menjadi lebih panas. Dua mL larutan Pb(NO3)2 dengan 2 mL larutan K2CrO4. d. Persamaan reaksinya: Zn(s) + 2 HCl(aq) H2(g) + ZnCl2(aq) Pb(NO3)2 direaksikan dengan K2CrO4 terbentuk endapan kuning. Amati perubahan yang terjadi pada keempat tabung reaksi tersebut. Peristiwa tersebut terjadi karena batu kapur yang mempunyai rumus CaO bereaksi dengan air menghasilkan Ca(OH)2.1 Eksperimen Reaksi Kimia Untuk mengetahui gejala-gejala terjadinya reaksi kimia. a. Reaksi ini merupakan reaksi yang mengakibatkan perubahan warna.

Dari percobaan di atas dapat disimpulkan: Terjadinya reaksi kimia dapat dikenali dari gejala yang timbul yaitu terbentuknya gas, endapan, perubahan warna, dan perubahan suhu. Contoh lain reaksi-reaksi kimia yaitu sebagai berikut. Reaksi yang menghasilkan gas Contoh: 1) CaCO3(s) + 2 HCl(aq) CaCl2(aq) + H2O(l) + CO2(g) 2) Cu(s) + 4 HNO3(aq) Cu(NO3)2(aq) + 2 NO2(g) + 2 H2O(l) Reaksi pembentukan endapan Contoh: 1) BaCl2(aq) + Na2SO4(aq) Larutan tak Larutan tak berwarna berwarna 2) 2 Kl(aq) + Pb(NO3)2(aq) Larutan tak Larutan tak berwarna berwarna

a.

b.

BaSO4(s) + Endapan putih PbI2(s) + Endapan kuning

2NaCl(aq) Larutan tak berwarna 2 KNO3(aq) Larutan tak berwarna

c.

Reaksi yang mengakibatkan perubahan warna Contoh: 2 K2CrO4(aq) + 2 HCl(aq) K2Cr2O7(aq) + 2 KCl(aq) + H2O(l) Kuning Tak berwarna Jingga Tak berwarna Reaksi yang mengakibatkan perubahan suhu Contoh: 1) CaO(l) + H2O(l) Ca(OH)2(aq) 2) Mg(s) + 2HCl(aq) MgCl2(aq) + H2(g)

d.

Apakah di dalam tubuh kita terjadi reaksi? Dalam tubuh kita terjadi reaksi jika kita makan dan bernapas. Makanan dan oksigen akan bereaksi menghasilkan air dan CO2. Reaksi juga terjadi pada saat kita membuat kue. Pada saat membuat kue, mentega, gula, telur, air, dan soda kue dicampurkan. Soda kue bereaksi dengan bahan-bahan lain atau terurai karena pemanasan membentuk gas CO2, sehingga di dalam kue akan ada rongga-rongga kecil yang berisi gas CO2. Reaksi kimia juga sangat diperlukan pada pembentukan bahan-bahan sintetis seperti plastik, obat, dan kain. Terjadinya reaksi tidak saja akibat adanya zat yang mudah bereaksi, tetapi bisa juga diakibatkan adanya pengaruh cahaya, pemanasan, mikroorganisme, atau enzim. Untuk mencegah terjadinya reaksi-reaksi yang tidak diinginkan seperti pembusukan dan perkaratan maka diusahakan berbagai cara untuk menghambat pengaruh-pengaruh itu.

84

Kimia Kelas X SMA dan MA

Beberapa cara untuk mencegah terjadinya reaksi yang tidak diinginkan, yaitu sebagai berikut. a. Melindungi benda dari besi dengan dicat. b. Menyimpan obat-obatan di tempat sejuk. c. Menyimpan makanan di dalam kulkas. d. Menambahkan zat pengawet. e. Melakukan iradiasi pada buah-buahan.

2. Penyetaraan Persamaan Reaksi
Pada reaksi kimia terjadi perubahan dari pereaksi menjadi hasil reaksi. Atomatom yang terdapat pada pereaksi tidak berubah baik jenis maupun jumlahnya tetapi ikatan-ikatan antara atom-atomnya mengalami perubahan. Oleh karena itu pada reaksi kimia tidak terjadi perubahan massa, sesuai dengan hukum kekekalan massa. Penulisan reaksi dengan menyatakan lambang unsur atau rumus kimia senyawa yang terlibat dalam reaksi disebut persamaan reaksi, contohnya reaksi antara karbon dengan gas oksigen menghasilkan karbon dioksida. Penulisan persamaan reaksinya: C(s) + O2(g) CO2(g) karbon oksigen karbon dioksida Pada reaksi tersebut jumlah atom di sebelah kiri tanda panah sudah sama dengan jumlah atom di sebelah kanan, sehingga dikatakan reaksi sudah setara. Bagaimana kalau pada persamaan reaksi jumlah atom-atom di kiri dan di kanan belum sama? Misalnya reaksi C(s) + O2(g) CO(g). Agar jumlah atom di kiri dan kanan sama maka persamaan reaksi harus disetarakan dengan menambahkan koefisien reaksi. Persamaan reaksinya menjadi: 2 C(s) + O2(g) 2 CO(g) Koefisien reaksi Koefisien reaksi menunjukkan jumlah atom dalam rumus yang ada di belakangnya. Pada reaksi ini jumlah atom C dan O pada hasil reaksi masingmasing menjadi 2. Bagaimana langkah-langkah untuk menyetarakan persamaan reaksi? Perhatikan contoh berikut.

Contoh Soal
a. Setarakan persamaan reaksi : H2(g) + Cl2(g) HCl(g)! Dari reaksi tersebut, hitung dulu jumlah atom di ruas kiri atau pereaksi dan ruas kanan atau hasil reaksi. Atom H Cl Jumlah di ruas kiri 2 2 Jumlah di ruas kanan 1 1

Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi

85

Untuk menyamakan H dan Cl menjadi 2, tulis koefisien 2 di depan HCl. H2(g) + Cl2(g) 2 HCl(g) Hitung lagi jumlah H dan Cl di ruas kiri dan kanan. Di ruas kiri atom H ada 2 dan di kanan ada 2. Di ruas kiri atom Cl ada 2 dan di kanan ada 2. Sekarang persamaan reaksi sudah setara, yaitu jumlah atom H dan Cl di ruas kiri sama dengan di ruas kanan. b. Setarakan persamaan reaksi: H2(g) + O2(g) Hitung jumlah atom di ruas kiri dan kanan. Atom H O Jumlah di ruas kiri 2 2 H2O(l)

Jumlah di ruas kanan 2 1

Jumlah atom yang belum sama, yaitu O di ruas kanan. Kalikan ruas kanan dengan 2, tuliskan koefisien 2 di depan H2O, sehingga reaksinya menjadi: H2(g) + O2(g) 2 H2O(l) Selanjutnya hitung lagi jumlah atom di ruas kiri dan kanan, ternyata jumlah atom H belum sama. Untuk menyamakan atom H menjadi 4, tulis koefisien 2 di depan H2, sehingga reaksi menjadi: 2 H2(g) + O2(g) 2H2O(l) c. Setarakan persamaan reaksi : Al(s) + O2(g) Hitung jumlah atom di ruas kiri dan kanan. Atom Al O Jumlah di ruas kiri 1 2 Al2O3(s)

Jumlah di ruas kanan 2 3

Samakan dulu jumlah salah satu atomnya, misalnya Al dijadikan 2, sehingga reaksinya menjadi: 2 Al(s) + O2(g) Al2O3(s) Langkah selanjutnya hitung lagi jumlah atom di ruas kiri dan kanan, ternyata jumlah atom O belum sama. Untuk menyamakan atom O menjadi 3, tulis koefisien 1 2 Al(s) +
1 di depan 2 1 1 O2(g) 2

O2, sehingga reaksi menjadi: Al2O3(s)

Angka koefisien harus bulat dan sederhana, maka angka pecahan harus dibulatkan dengan mengalikan seluruh koefisien dengan angka dua sehingga reaksi menjadi: 4 Al(s) + 3 O2(g) 2 Al2O3(g)

86

Kimia Kelas X SMA dan MA

Setelah mengerti cara penyetaraan reaksi, menyetarakan reaksi tidak perlu lagi dalam beberapa langkah tetapi langsung disetarakan dalam satu reaksi.

Latihan 3.7
Setarakan persamaan reaksi berikut dan tuliskan nama zat-zat pereaksi serta hasil reaksinya! 1. 2. 3. 4. 5. 6. N2(g) + H2(g) Fe(s) + O2(g) KClO3(s) C4H10(g) + O2(g) Cu2S(s) + O2(g) C6H12O6(aq) + O2(g) NH3(g) Fe2O3(s) KCl(s) + O2(g) CO2(g) + H2O(l) Cu2O(s) + SO2(g) CO2(g) + H2O(l)

Rangkuman
1. Rumus kimia dapat berupa rumus kimia dan rumus empiris. Rumus kimia dibedakan menjadi rumus kimia senyawa ion dan senyawa kovalen. Tata nama senyawa ion diawali dengan menuliskan nama ion positif kemudian nama ion negatif. Pada senyawa biner dimulai dengan nama logam kemudian nama nonlogam dengan diberi akhiran-ida. Pada ion poliatom, ion yang memiliki oksigen lebih banyak nama ion diberi akhiran –it, yang lebih sedikit diberi akhiran-at. Tata nama senyawa kovalen diawali dengan menuliskan jumlah unsur pertama, nama unsur, jumlah unsur kedua, dan nama unsur kedua dengan akhiran –ida. Jumlah unsur ditulis dalam bahasa latin. Tata nama senyawa organik disesuaikan dengan nama golongannya. Gejala-gejala yang menyertai reaksi kimia adalah terjadinya endapan, gas, perubahan warna, dan suhu. Reaksi kimia dapat dituliskan dalam suatu persamaan reaksi yang menyatakan zat-zat pereaksi, hasil reaksi, koefisien reaksi dan fasa zat pada reaksi. Pada reaksi kimia tidak terjadi perubahan massa maka jumlah atomatom sebelum reaksi dengan hasil reaksi harus disamakan dulu dengan cara penyetaraan reaksi.

2.

3.

4. 5. 6.

7.

Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi

87

Kata Kunci

• • • • • • • •

Rumus kimia Rumus molekul Rumus empiris Tata nama senyawa Senyawa anorganik Senyawa organik Senyawa ion Senyawa kovalen

• • • • • • • •

Senyawa poliatom Senyawa biner Reaksi kimia Persamaan reaksi Senyawa hidrat Koefisien Pereaksi Hasil reaksi

Evaluasi Akhir Bab
A. Pilihlah salah satu jawaban yang benar.
1. Rumus kimia untuk seng dan besi berturut-turut adalah . . . . A. Sn dan Be D. Zn dan Be B. Sn dan Fe E. Se dan Be C. Zn dan Fe Berikut ini nama unsur dan rumus kimianya. (1) Natrium (Na) (4) Klorin (Cl2) (2) Oksigen (O2) (5) Timbal (Pb) (3) Emas (Au) (6) Fosfor (P4) Urutan penulisan rumus kimia yang benar adalah . . . . A. (1), (2), dan (4) D. (1), (2), dan (6) B. (1), (3), dan (4) E. (1), (4), dan (5) C. (1), (3), dan (5) Pasangan senyawa berikut yang keduanya rumus empiris adalah . . . . A. N2O dan C2H5OH D. C6H12O6 dan BaCl2 B. NH3 dan CH3COOH E. H2O2 dan C2H2 C. Al2O2 dan C4H10 Di antara rumus-rumus berikut yang merupakan rumus molekul dan rumus empiris dari asam asetat adalah . . . . Rumus molekul Rumus empiris A. C2H4O C2H4O CH2O B. C2H4O2 C. C2H4O2 C2H4O2 D. C2H6O C2H5O CH2O E. C2H5O Jumlah atom nitrogen terbanyak dalam senyawa . . . . A. KNO3 D. Fe(NO3)3 B. CO(NH2)2 E. Ca(NO2)2 C. N2O5
Kimia Kelas X SMA dan MA

2.

3.

4.

5.

88

A. Berapa banyak jumlah atom dalam senyawa (NH4)2SO4? A. 11 E. CuSO4. (CuSO4)5. 15 B. Di antara proses berikut yang merupakan reaksi kimia adalah . Al3SO4 Rumus kimia kupri sulfat pentahidrat adalah . larutan perak nitrat 13. Asam klorida akan menghasilkan gas jika direaksikan dengan . Fe2O3(s) + C(s) 2 Fe(s) + 3 CO(g) D. . besi(II) oksida E. besi(III) oksida Aluminium sulfat mempunyai rumus kimia .H2O C. . 2. dibesi trioksida B. . C2H6(g) + 3 O2(g) 2 CO2(g) + H2O(l) E. 2. . 1. . 1. besi oksida D. . 1. belerang melebur D. A. 1. 10. . CuSO4. 2. . 9. . CaO + H2O Ca(OH)2 B. AlSO4 D. 1. 2. kalsium karbonat E. . 1 C. A. .5 H2O B. 10 D. CH4(g) + O2(g) CO2(g) + 2 H2O(l) B. . MgO + HCl MgCl2 + H2 C. A. 1 E. makanan dicerna 11. CaO(s) + 2 HCl(aq) CaCl2(aq) + 2 H2O(l) C. . iodium menyublin C. A. . . AgNO3 + HCl AgCl + HNO3 E. 20 C. . 2. 1. 5 CuSO4. besi(II) besi(III) oksida C. A. 1 D. . natrium klorida C. KOH + HCl KCl + H2O D. Al2(SO4)3 B.(H2O)5 E. Al3(SO4)2 C. 2. Al2SO4 E. A. 13 Fe2O3 adalah rumus kimia untuk senyawa . 2. 8. Koefisien reaksi yang tepat untuk reaksi: K(s) + H2O(l) KOH(aq) + H2(g) berturut-turut adalah . 1 B. .6. . gula dilarutkan E. CuSO4. 2 14. A. . . 2 H2(g) + 3 SO2(g) 2 H2O(l) + 2 SO2(g) Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 89 . kalium hidroksida B. . . Di antara reaksi-reaksi berikut yang merupakan reaksi yang menghasilkan endapan adalah .5 H2O 7. 2. Reaksi yang sudah setara adalah . 2.H2O D. natrium hidroksida D. Ca + 2 HCl CaCl2 + H2 12. . air menguap B.

1. kalium sulfat Tuliskan nama senyawa berikut. (NH4)2CO3(s) + KOH(aq) K2CO3(aq) + H2O(l) + NH3(g) f. b. buat laporan singkat. a. Amati bahan aktif yang tertera pada label kemasannya. Al2Cl6. gas butana dibakar menghasilkan uap air dan gas karbon dioksida. 4. 2. a. tulis nama dan rumus kimianya kalau ada. fosfor d. 2. 4 C. d. 2 B. (NH4)3PO4(aq) + Ba(OH)2(aq) Ba3(PO4)2(s) + NH3(g) + H2O(l) 4. 4 E. (NH4)2C2O4. Na2O(s) + H2O(l) NaOH(aq) c. 7. 4. 2 B. A. d. 7. . a. Tentukan rumus empiris dari kelompok senyawa yang bukan merupakan rumus empiris. dan pembasmi serangga. 7. c. 90 Kimia Kelas X SMA dan MA . pewangi. y. T u g a s Di rumah banyak digunakan bahan yang mengandung zat kimia. tembaga c. COC(NH2)2 a. SO2(g) + O2(g) SO3(g) b. misalnya pembersih. 5. . 7. 7. a. Tuliskan rumus kimia dari unsur-unsur dan senyawa-senyawa berikut. P4O6(s) + H2O(l) H3PO3(aq) e. pengharum. Ca3(PO4)2 b. pemutih. Tulis persamaan reaksi jika. Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat. CCl4 c. kalsium bereaksi dengan air menghasilkan gas hidrogen dan larutan kalsium hidroksida. dan z berturut-turut yang benar adalah . CH3COOH. C2H6. aluminium oksida bereaksi dengan asam sulfat menghasilkan aluminium sulfat dan air. C2H5OH. Pada reaksi: x C2H6(g) + y O2(g) z CO2(g) + H2O(g) x. 3. 2 D.15. C6H14(g) + O2(g) CO2(g) + H2O(g) d. Tentukan kelompok senyawa yang merupakan rumus empiris. H2SO4 Mg(NO3)2 2. b. dinitrogen tetraoksida b. gas hidrogen bereaksi dengan tembaga(II) oksida menghasilkan tembaga dan uap air. Selesaikan persamaan reaksi berikut. 1. Diketahui beberapa macam senyawa dengan rumus kimia sebagai berikut. .

TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. 2. membuktikan berlakunya Hukum Kekekalan Massa melalui percobaan. Hukum Perbandingan Volum. dan Hipotesis Avogadro. dan kapur. membuktikan berlakunya Hukum Perbandingan Tetap dari data-data percobaan. menjelaskan Hukum Kelipatan Perbandingan. Chemistry :The Molecular Nature of Matter and Change Kalsium karbonat ditemukan pada beberapa bentuk seperti pualam. Hukum Dasar Kimia Hukum Dasar Kimia 91 91 . 3.Bab IV Hukum Dasar Kimia Sumber: Silberberg. batu koral. Persen massa unsur-unsur pembentuknya tidak berubah walaupun sumbernya berbeda. Hal ini sesuai dengan Hukum Perbandingan Tetap.

PETA KONSEP Hukum Dasar Kimia terdiri dari Hukum Lavoisier Hukum Proust menyatakan Hukum Dalton Hukum Gay Lussac Hipotesis Avogadro menyatakan Zat A + A + B Zat C Massa A + B = Massa C menyatakan Unsur A + Unsur B Senyawa C Massa A : Massa B selalu tetap membentuk Senyawa C menyatakan Unsur A + Unsur B Senyawa I AB Senyawa II A2B3 Massa unsur A sama. maka massa unsur BI : BII = 2 : 3 menyatakan 1 vol gas A + 1 vol gas B 2 vol gas C Volum A : Volum B : Volum C = 1 : 1 : 2 Pada P dan T sama A2 + B2 2 AB Jumlah molekul A2 : Jumlah molekul B2 : Jumlah molekul AB = 1 : 1 : 2 92 Kimia Kelas X SMA dan MA .

1 Data percobaan massa zat sebelum dan sesudah reaksi No.970 6. Hukum Perbandingan Volum (Gay Lussac).315 4. tabung reaksi berisi Pb(NO3)2 3. Masukkan tabung reaksi berisi larutan Pb(NO3)2 dengan hati-hati ke dalam labu seperti pada gambar (Hati-hati kedua larutan jangan tercampur). Hukum dasar kimia yang akan dibahas di sini adalah Hukum Kekekalan Massa (Lavoisier). 3. Miringkan tabung reaksi sampai kedua larutan bereaksi. larutanKI Dari kegiatan tersebut didapat data percobaan seperti pada Tabel 4.1 Observasi 1. dan Hipotesis Avogadro. Hukum Perbandingan Tetap (Proust). Hukum Dasar Kimia 93 .630 Massa sesudah reaksi PbI2 dan KNO3 (gram) 3. Percobaan Massa sebelum reaksi Pb(NO3)2 + KI (gram) 3. Penelitian ini dapat dilakukan juga olehmu yaitu dengan cara melakukan kegiatan berikut.1. KEGIATAN 4. Timbang kembali seluruh alat dan hasil reaksi tersebut.630 1. 5.P ada awal abad ke-18 para ilmuwan telah melakukan percobaan-percobaan yang mempelajari secara kuantitatif susunan zat dari beberapa reaksi kimia. 4.315 4. Hukum Kekekalan Massa benang 2. Mereka menemukan adanya keteraturan-keteraturan yang dinyatakan sebagai hukum-hukum dasar kimia. Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier) Suatu reaksi terjadi karena adanya pemutusan ikatan-ikatan pada zat-zat pereaksi dan selanjutnya terjadi pembentukan ikatan lagi pada zat hasil reaksi. Sumbat labu kemudian timbang. Sediakan larutan KI pada labu erlenmeyer besar dan Pb(NO 3) 2 pada tabung reaksi kecil yang diikat dengan benang. A. Bagaimana dengan massa zat-zat pada reaksi itu? Penelitian tentang massa zatzat pada reaksi telah dicoba sejak dulu. Hukum Kelipatan Perbandingan (Dalton). Tabel 4.970 6. 2.

Mereka menduga bahwa sesuatu telah menghilang pada saat pembakaran. Lavoisier mengemukakan bahwa jika suatu reaksi kimia dilakukan dalam tempat tertutup. Massa sebelum reaksi No. Inilah yang disebut sebagai Hukum Kekekalan Massa. Hukum Kekekalan Massa. Dalam buku itu. seperti pembakaran kayu akan menghasilkan abu yang rapuh dan ringan dibandingkan dengan kayu yang dibakar sebelumnya.24 0. Sampai pertengahan abad ke-18 para ahli kimia masih menduga bahwa sebagian massa zat ada yang hilang setelah terjadinya reaksi kimia. 94 Kimia Kelas X SMA dan MA . Latihan 4.. Unsur-unsur pembentuk natrium klorida yaitu logam natrium dan gas klor yang masing-masing memiliki sifat yang berbeda. 0.1 Berkut ini tabel reaksi antara tembaga dan belerang (sulfur) yang menghasilkan tembaga(II) sulfida berdasarkan Hukum Kekekalan Massa. ternyata massa zat sebelum reaksi dan sesudah reaksi adalah tetap. “Sesuatu” itu disebut “flogiston”. Teori flogiston itu hilang setelah Antoine Laurent Lavoisier (1743 – 1794) seorang ilmuwan Perancis menerbitkan bukunya berjudul Traite Elementaire de Chemie. 3.40 Massa sesudah reaksi Tembaga(II) sulfida (gram) 0. 4.60 Belerang (gram) .20 0. sehingga tidak ada hasil reaksi yang keluar dari tempat tersebut..60 . juga membuat makanan menjadi enak rasanya. jumlah massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama. 0.. B.. dan tulis persamaan reaksinya..36 . 0..30 . Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust) Garam dapur atau natrium klorida merupakan suatu senyawa yang sangat berguna untuk kesehatan tubuh kita..Berdasarkan percobaan tersebut dapat diketahui massa zat sebelum dan sesudah reaksi tidak ada perubahan. Salin tabel. Tembaga (gram) 0.. Percobaan-percobaan ini telah dilakukan ahli kimia sejak zaman dulu.. berbunyi: Dalam setiap reaksi kimia.15 0... 2. 1. lengkapi..

49 0. Bagaimanakah perbandingan massa unsur-unsur pembentuk senyawa? Untuk mempelajarinya. 0.2 0.1 0.42 0. Massa Fe Gambar 4.5 0.56 0.7 dan S pada FeS adalah tetap.2 dalam senyawa dengan melakukan 0. 1. Massa Senyawa FeS (gram) Massa Logam Fe (gram) Massa S (gram) No. 2.6 Joseph Louis Proust (1754 – 0.71 0. Grafik yang didapat berupa garis linier.40 Tentukan perbandingan antara massa Fe dan S pada masing-masing percobaan! Bagaimana perbandingan Fe dan S pada senyawa FeS? Berdasarkan data di atas.28 0. lakukan kegiatan berikut! KEGIATAN 4.4 0.3 0. 0.6 0. Jadi. 4.4 menemukan fakta tentang per0.77 0.Logam natrium apabila direaksikan dengan air dapat meledak. berarti perbandingan massa Fe 0. 1.3 bandingan massa dari unsur-unsur 0. suatu senyawa merupakan zat baru yang sifatnya berbeda dengan unsurunsur pembentuknya.1 Grafik antara massa Fe dengan massa S Massa S Hukum Perbandingan Tetap berbunyi: Perbandingan massa unsur-unsur penyusun suatu senyawa selalu tetap.24 0.1.7 Tetap. ternyata perbandingan massa besi dan belerang pada senyawa besi belerang tetap yaitu 7 : 4.66 0.11 0.32 0.2 Interpretasi Data Hukum Perbandingan Tetap Perhatikan data massa besi dan belerang pada senyawanya yaitu besi belerang atau besi sulfida berikut ini. akan terlihat seperti Gambar 4. Hukum Dasar Kimia 95 . 3. Kalau data tersebut dibuat grafik. Gas klor dalam jumlah yang cukup apabila terisap pada saat bernapas dapat menimbulkan iritasi pada selaput lendir hidung.1 percobaan-percobaan yang kemudian dikenal sebagai Hukum Perbandingan 0. 2.88 1.5 1826) adalah ilmuwan yang pertama 0.

c. Chemistry :The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 4.020 1.399 0. Hukum Kelipatan Perbandingan (Hukum Dalton) Beberapa unsur dapat membentuk senyawa dengan berbagai perbandingan.548 1. Tentukan perbandingan massa natrium dengan massa oksigen pembentuk senyawa pada setiap percobaan. Perbandingan ini merupakan perbandingan yang sederhana. misalnya karbon dengan oksigen dapat membentuk karbon monoksida dan karbon dioksida dengan rumus CO dan CO2. Tabel 4. Perbandingan massa oksigen pada CO dan CO2 dapat diilustrasikan seperti Gambar 4.025 Massa oksigen (gram) 0. Data beberapa percobaannya adalah sebagai berikut. Dalton mengemukakan suatu pernyataan yaitu sebagai berikut.2 Data perbandingan massa oksigen pada senyawa CO dan CO2 Rumus Senyawa Massa Senyawa Massa Unsur pada Senyawa Oksigen CO CO2 2. Apakah data tersebut sesuai dengan hukum perbandingan tetap? Jelaskan! Tulis reaksi pada percobaan tersebut! C. Sampel Massa senyawa (gram) 1.2 Ilustrasi kelipatan perbandingan pada CO dan CO2 96 Kimia Kelas X SMA dan MA .Latihan 4.263 0. Dari beberapa penelitian terhadap senyawasenyawa yang membentuk lebih dari satu rumus.757 1. Pada suatu penelitian.382 Massa natrium (gram) 0. Massa karbon sama Perbandingan massa oksigen 1 : 2 Sumber: Silberberg.33 gram 3. didapat data sebagai berikut.149 1. b.2 Logam natrium jika direaksikan dengan gas oksigen akan dihasilkan natrium oksida.2.66 gram Karbon 1 gram 1 gram karbon monoksida karbon dioksida Dari data ternyata perbandingan massa oksigen yang terikat oleh karbon dengan massa yang sama yaitu 1 : 2.357 A B C a.33 gram 2.66 gram 1.

Perbandingan massa N dan O dalam senyawa NO dan NO2 adalah sebagai berikut.3.Jika ada dua senyawa yang dibentuk dari dua unsur yang sama dan massa satu unsur pada kedua senyawa itu sama maka massa unsur yang lainnya mempunyai angka perbandingan yang sederhana dan bulat. Tabel 4. Bagaimana cara menentukan berlakunya Hukum Kelipatan Perbandingan pada beberapa senyawa. perbandingan massa O yang diikat adalah 1 : 2. Massa Pembentuk (gram) Senyawa N NO NO2 21 28 O 24 64 Buktikan apakah kedua rumus senyawa tersebut memenuhi Hukum Kelipatan Perbandingan? Penyelesaian: Jika massa N pada senyawa NO disamakan dengan massa N pada NO2 yaitu 28. Pernyataan Dalton ini disebut juga Hukum Dalton atau Hukum Kelipatan Perbandingan. ini merupakan bilangan bulat dan sederhana. Contoh Soal 1. jika tidak ada massa unsurnya yang sama? Perhatikan contoh berikut.3 Perbandingan massa oksigen pada senyawa H2O dan H2O2 Massa Pembentuk Senyawa (gram) Senyawa I II Air Hidrogen peroksida Nama Rumus H H2O H2O2 10 10 O 80 160 OI : OII = 1 : 2 Perbandingan Massa Unsur Pada data tersebut dapat dilihat. maka massa O pada NO dapat dihitung sebagai berikut: 28 x 24 gram = 32 gram 21 Hukum Dasar Kimia 97 . Sekarang coba kamu perhatikan data pada Tabel 4. untuk massa H yang sama.

Perbandingan massa menjadi: Massa Pembentuk (gram) Senyawa N NO NO2 28 28 O 32 64 Dari perbandingan ini untuk perbandingan massa N yang sama ternyata perbandingan massa oksigennya 32 : 64 atau 1 : 2 yang merupakan bilangan bulat dan sederhana. Jadi.5 gram 100 Data menjadi: Massa P = Massa Unsur (gram) Senyawa P I II 80 66.5 Q 20 33. maka Untuk senyawa I 80 Massa P = x 100 gram = 80 gram 100 20 Massa Q = x 100 gram = 20 gram 100 Untuk senyawa II 66. 5 x 100 gram = 66.5 Apakah rumus senyawa sesuai dengan Hukum Kelipatan Perbandingan? Penyelesaian: Dimisalkan massa senyawa = 100 gram.5 gram 100 33. 2.5 98 Kimia Kelas X SMA dan MA . 5 Massa Q = x 100 gram = 33. Dua buah senyawa dibentuk oleh unsur NO dan NO2 dengan perbandingan massa sebagai berikut. % Massa Unsur Senyawa P I II 80 66.5 Q 20 33. kedua rumus ini memenuhi Hukum Kelipatan Perbandingan.

CI : CII = .5 g Cu. . Cu dan S membentuk dua senyawa. HI : HII = . • Senyawa kedua terdiri dari 24 gram karbon dan 4 gram hidrogen. . Massa Senyawa C I II . .. sisanya S.. • Senyawa pertama terdiri dari 24 gram karbon dan 6 gram hidrogen. Pada senyawa kedua yang massanya 47.5 gram = 40 gram. Pada senyawa pertama yang massanya 79.71 g mengandung 16 g S sisanya Cu. rumus senyawa tersebut memenuhi Hukum Kelipatan Perbandingan. . : . 33.5 g mengandung 63.. maka : massa P pada senyawa II = 20 x 66.3 Selesaikan soal-soal berikut! 1. . Jadi.. Analisis dua buah senyawa yang terdiri dari karbon dan hidrogen memberikan hasil-hasil sebagai berikut. . misalnya unsur Q disamakan menjadi 20 gram. yang merupakan bilangan bulat dan sederhana. .... . . .Supaya salah satu unsur massanya sama. Latihan 4.. Perbandingan Massa Apakah kedua senyawa ini memenuhi Hukum Dalton? 2. Masukkan hasil analisis tersebut pada tabel seperti berikut dan tentukan perbandingan massanya.. H . Apakah kedua senyawa tersebut memenuhi hukum Dalton? Hukum Dasar Kimia 99 . 5 Sehingga data tersebut menjadi: Massa Unsur (gram) Senyawa P I II 80 40 Q 20 20 Untuk massa Q yang sama perbandingan PI dan PII adalah 2 : 1.. : ...

perbandingan volum gas-gas yang bereaksi dan gas hasil reaksi merupakan bilangan bulat dan sederhana. Sumber: Silberberg.3 Dua volum hidrogen dan satu volum oksigen menghasilkan dua volum air Dari data percobaan tersebut Gay Lussac menyimpulkan: Pada temperatur dan tekanan yang sama. Berdasarkan data yang telah ada sampai pada waktu itu merumuskan Hukum Kelipatan Perbandingan. H2(g) + 1 vol 2 NH3(g) 2 vol Cl2(g) 1 vol N2(g) 1 vol 2 HCl(g) Perbandingan volum H2 : Cl2 : HCl = 1 : 1 : 2 2 vol + 3 H2(g) 3 vol Perbandingan volum NH3 : N2 : H2 = 2 : 1 : 3 100 Kimia Kelas X SMA dan MA . Ia mempelajari sendiri ilmu-ilmu Kimia dan Meteorologi. Chemistry :The Molecular Nature of Matter and Change D. Sebagai seorang pemikir. satu volum gas oksigen bereaksi dengan dua volum gas hidrogen menghasilkan dua volum uap air .INFO KIMIA John Dalton (1766 – 1843) John Dalton adalah seorang guru matematika di Menchester Inggris. Pada tahun 1808 Josep Louis Gay Lussac dari Perancis menyelidiki hubungan antara volum gas-gas dalam suatu reaksi kimia. Pernyataan ini dikenal sebagai Hukum Perbandingan Volum. Ia menemukan bahwa pada suhu dan tekanan yang sama.3. Hukum Perbandingan Volum (Gay Lussac) Dalton berhasil menyelidiki hubungan massa antara zat-zat yang membentuk suatu senyawa. 2. ia berhasil menyusun suatu teori tentang atom. 1. General Chemistry Gambar 4. Perhatikan Gambar 4. + hidrogen oksigen air Sumber: Ebbing. Perbandingan volum gas-gas pada reaksi sesuai dengan perbandingan koefisien reaksinya. Berikut contoh perbandingan volum pada reaksi-reaksi gas pada kondisi (suhu dan tekanan) yang sama.

Hukum Dasar Kimia 101 . volum gas CO2 yang dihasilkan = 6 liter. c. Penyelesaian: Persamaan reaksi setara: C3H8(g) + 5 O2(g) 3 CO2(g) + 4 H2O(g) Perbandingan volum C3H8 : O2 : CO2 : H2O = 1 : 5 : 3 : 4. volum O2 yang diperlukan adalah 10 liter. dan volum uap air yang dihasilkan = 8 liter. kita dapat menghitung volum gas pada suatu reaksi. jika volum salah satu gas diketahui. Contoh Soal Dua liter gas propana. C3H8 bereaksi dengan gas oksigen menghasilkan karbon dioksida dan uap air. Perhatikan contoh soal berikut. Menghitung volum gas O2 Untuk menghitung volum O2 buat perbandingan volum C3H8 : volum O2 Volum C3H8 : volum O2 = 1 : 5 Maka: Volum O2 x 1 = 5 x volum C3H8 Volum O2 = = b. Berdasarkan hukum ini. volum gas O2 yang diperlukan. volum gas CO2 yang dihasilkan. a. 5 x volum C3H8 1 5 x 2 liter = 10 liter 1 Menghitung volum gas CO2 Untuk menghitung volum CO2 buat perbandingan volum C3H8 : volum CO2 Volum C3H8 : volum CO2 = 1 : 3 Maka: Volum CO2 x 1 = 3 x volum C3H8 Volum CO2 = 3 x 2 liter = 6 liter 1 c. volum uap air yang dihasilkan. Tentukan: a. Menghitung volum uap air Untuk menghitung volum uap air buat perbandingan volum C3H8 : H2O(g) Volum C3H8 : volum uap air = 1 : 4 Maka: Volum uap air x 1 = 4 x volum C3H8 Volum uap air = 4 x 2 liter = 8 liter 1 Jadi.Hukum ini hanya berlaku untuk reaksi-reaksi gas yang susunan molekulnya sederhana. b. Hukum perbandingan volum ini diperoleh semata-mata dari hasil percobaan.

688 x 1022 2. 25 liter gas CO dan 10 liter gas oksigen? 2. Untuk memahaminya. 10 liter gas hidrogen dan 7. c. 76 cmHg) pada Tabel 4.4.Latihan 4. semua gas pada volum yang sama mengandung jumlah molekul yang sama pula.5 liter gas oksigen direaksikan membentuk air.961 Volum (L) 1 1 1 Jumlah Molekul 2.4 Data percobaan pengukuran volum pada suhu dan tekanan standar Nama Oksigen Nitrogen Karbon dioksida Massa (gram) 1.688 x 1022 Dari data tersebut ternyata dalam volum yang sama dan keadaan yang sama terdapat jumlah molekul yang sama pula.688 x 1022 2. jika volumnya diketahui. Tabel 4.250 1. Hipotesis Avogadro Pada tahun 1811. b. seorang ahli fisika dari Italia bernama Amadeo Avogadro berpendapat bahwa ada hubungan antara jumlah partikel-partikel dalam gas dan volum gas. Berdasarkan hipotesis tersebut kamu dapat menentukan jumlah molekul gas lain.460 1. Hipotesis ini dijadikan suatu hukum. Gas CO dan oksigen dapat bereaksi membentuk gas CO2. yang tidak bergantung pada jenis gas. yang dikenal sebagai Hukum Avogadro. 102 Kimia Kelas X SMA dan MA . 5 liter gas oksigen. perhatikan data percobaan penentuan jumlah molekul beberapa gas pada volum 1 L serta suhu dan tekanan standar (0 C. 10 liter gas CO dan 8 liter gas oksigen.4 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Untuk lebih mamahaminya perhatikan contoh soal berikut. Berapa volum gas hasil reaksi pada suhu kamar? E. Berapa liter gas CO2 dapat diperoleh pada keadaan yang sama jika digunakan: a. Hipotesis Avogadro berbunyi: Pada temperatur dan tekanan yang sama.

5 Perbandingan molekul H2 : Cl2 : HCl Berdasarkan uraian tentang hipotesis ini. 1 Bagaimana perbandingan jumlah molekul zat pada reaksi gas? Jika satu volum gas hidrogen direaksikan dengan satu volum gas klor akan dihasilkan dua volum gas hidrogen klorida dengan perbandingan 1 : 1 : 2. Berapa jumlah molekul yang terdapat di dalam 2 liter gas CO2 pada suhu dan tekanan tersebut? Penyelesaian: Jumlah molekul CO2 = 2 x 3. Contoh Soal Gas nitrogen dan gas hidrogen dapat bereaksi membentuk gas amoniak (NH3) pada keadaan tekanan dan suhu yang sama. + H2(g) Cl2(g) HCl(g) Sumber: Ebbing. General Chemistry Gambar 4.1022 molekul = 6.4 Reaksi H2 dan Cl2 Perbandingan molekul H2: Cl2 : HCl adalah 5 : 5 : 10 = 1 : 1 : 2 atau 1 molekul gas hidrogen dengan 1 molekul gas klor akan menghasilkan 2 molekul gas hidrogen klorida. berapa molekul gas hidrogen yang diperlukan dan berapa molekul gas NH3 yang dihasilkan? Hukum Dasar Kimia 103 . maka perbandingan jumlah molekul pada reaksi ini sama dengan perbandingan koefisien reaksinya. Amati jumlah molekul pada diagram berikut.Contoh Soal Pada suhu dan tekanan tertentu dalam 1 L gas O2 terdapat 3 x 1022 molekul.1022 molekul. Reaksinya dapat ditulis: H2(g) + Cl2(g) 2 HCl(g) Molekul H2 1 : Molekul Cl2 1 : Molekul HCl 2 Sumber: Ebbing. Jika 40 molekul gas nitrogen. General Chemistry Gambar 4.

Unsur A + Unsur B Senyawa I: AB Senyawa II: A2B3 Massa unsur A sama. Latihan 4. Dua liter gas metana dibakar menurut reaksi CH4(g) + 2 O2(g) CO2(g) + 2 H2O(g). Pada suhu dan tekanan yang sama.000 molekul. 104 Kimia Kelas X SMA dan MA . maka massa unsur BI : BII = 2 : 3 2. Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier) berbunyi jumlah massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama. tentukan jumlah molekul gas CO2 dan gas H2O yang dihasilkan! Rangkuman 1.Penyelesaian: Reaksi Perbandingan koefisien Perbandingan volum Gas H2 yang diperlukan Gas NH3 yang terjadi : : : : : N2(g) 1 1 vol 3 1 2 1 + : : 3H2(g) 3 3 vol : : 2 NH3(g) 2 2 vol x 40 molekul = 120 molekul x 40 molekul = 80 molekul Jadi.5 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Senyawa C Massa A: massa B selalu tetap membentuk senyawa C Hukum Kelipatan Perbandingan (Hukum Dalton) berbunyi jika ada dua senyawa yang dibentuk dari dua unsur yang sama dan massa satu unsur pada kedua senyawa itu sama maka massa unsur yang lainnya mempunyai angka perbandingan yang sederhana dan bulat. Tentukan rumus oksida nitrogen yang dihasilkan! 2. Zat A + Zat B Zat C Massa A + B = massa C Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust) berbunyi perbandingan massa unsur-unsur penyusun dalam tiap senyawa selalu tetap. 100 molekul gas nitrogen direaksikan dengan 300 molekul gas oksigen menghasilkan oksida nitrogen. gas H2 yang diperlukan adalah 120 molekul dan NH3 yang terjadi adalah 80 molekul. Jika dalam 1 liter gas metana terdapat 100. Unsur A + Unsur B 3.

1 volum gas A + 1 volum gas B 2 volum gas C Volum A : Volum B : Volum C = 1 : 1 : 2 Hukum Avogadro berbunyi pada temperatur dan tekanan yang sama. P dan T sama: A2 + B2 2AB Jumlah molekul A2 : Jumlah molekul B2 : Jumlah molekul AB 1:1:2 5. 2. lebih besar dari 24 gram C. 1. D. sama dengan 24 gram B. . Lavoisier Gay Lussac Avogadro Proust Dalton Nama Hukum Kelipatan Perbandingan Kekekalan Massa Perbandingan Berganda Perbandingan Tetap Kekekalan Massa Jika 24 gram karbon dibakar dengan gas oksigen dalam wadah tertutup rapat.4. . Kata Kunci • • • • • • Hukum dasar kimia Hukum kekekalan massa (Hukum Lavoisier) Hukum perbandingan tetap (Hukum Proust) Hukum kelipatan perbandingan (Hukum Dalton) Hukum perbandingan volum (Hukum Gay Lussac) Hukum Avogadro Evaluasi Akhir Bab A. Hukum Perbandingan Volum (Hukum Gay Lussac) berbunyi pada temperatur dan tekanan yang sama perbandingan volum gas-gas yang bereaksi dan gas hasil reaksi merupakan bilangan bulat dan mudah. . Pilihlah salah satu jawaban yang benar. Pernyataan yang tepat tentang penemu dan nama hukum dasar kimia yang ditemukannya adalah . E. semua gas pada volum yang sama mengandung jumlah molekul yang sama pula. A. C. kurang lebih sama dengan 24 gram E. . lebih kecil dari 24 gram D. B. maka hasil reaksinya . Penemu A. tidak dapat diramalkan Hukum Dasar Kimia 105 . . .

2 Suatu unsur A bersenyawa dengan unsur B menghasilkan senyawa yang rumus molekulnya A2B. 106 Kimia Kelas X SMA dan MA . 50 B. 10 D.3. A. 13 E. Massa Sisa Massa Hidrogen 4 gram 5 gram 6 gram Massa Oksigen 16 gram 32 gram 50 gram Massa H2O 18 gram 36 gram 54 gram Hidrogen 2 gram 1 gram – Oksigen – – 2 gram Dari data di atas. .. 2 B. 150 E. A. O2 . 10 n E. Pada keadaan yang sama 10 liter gas oksigen mengandung jumlah molekul sebanyak . 6.. 75 C. 1 : 4 B. 1 : 6 D. maka jumlah molekul A2B dapat dihasilkan pada reaksi itu sebanyak-banyaknya adalah .. 8 C. . . A. 1 : 8 E. 20 n 5. . . Berapa mol oksigen. 5 n C. perbandingan massa hidrogen dan oksigen pada air adalah . yang diperlukan untuk membakar dua mol C4H10(g) dengan sempurna? Reaksi C4H10(g) + O2(g) CO2(g) + H2O(l). 200 Pada P dan T tertentu 2 liter gas NO mengandung 4n molekul. 2 : 4 C. 100 D. A. 8 n D. Data percobaan pembentukan air dari gas hidrogen dan gas oksigen adalah sebagai berikut. 2 : 9 4. . Jika 100 atom A dicampur dengan 200 atom B. 2 n B.

. E. 4 x 11 8. 6 gram Mg direaksikan dengan 4 gram O. Perbandingan massa magnesium dan oksigen dalam MgO adalah 3 : 2. Gay Lussac B. A. 9. A. Massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama. 1 atm) bereaksi dengan 3 liter gas oksigen (25 C. Tentukan rumus senyawa NxOy tersebut. NO3 Unsur belerang dan unsur oksigen dapat membentuk dua senyawa yaitu SO2 dan SO3. . 8 gram Mg direaksikan dengan 4 gram O. . . membentuk 2 liter gas NxOy (25 C. NO2 D. . .7. A. B. 2 : 3 100 mL gas oksigen mengandung x molekul. berapa gram MgO dapat dihasilkan apabila: a. Senyawa SO2 mengandung 50% belerang dan senyawa SO3 mengandung 40% belerang. 1 : 2 E. N2O E. Untuk kedua senyawa itu berlaku Hukum Kelipatan Perbandingan maka perbandingan massa oksigen adalah . NO B. . 8 x 4 11 x 4 8 x 11 C. Pernyataan tersebut dikemukakan oleh . 1 atm). Proust D. 1 : 1 D. Rumus molekul NxOy adalah . 6 gram Mg direaksikan dengan 6 gram O? Pada keadaan tertentu ternyata 100 mL gas NxOy terurai menjadi 100 mL gas NO dan 50 mL gas O2 dengan reaksi sebagai berikut. . 1. Dalton B. 5 : 6 C. NxOy(g) NO(g) + O2(g). 4 : 5 B. b. . 2. x 10. . Avogadro E. Hukum Dasar Kimia 107 . Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat. Lavoisier C. c. Jumlah molekul di dalam 100 mL gas karbon dioksida pada kondisi yang sama adalah . D. . 1 atm). Diketahui 2 liter gas nitrogen (25 C. . A. N2O3 C.

Apakah kedua senyawa itu memenuhi hukum kelipatan perbandingan? T u g a s Hukum dasar kimia sangat penting bagi pemecahan masalah pada ilmu kimia dan ilmu pengetahuan alam lainnya. Ada beberapa ahli yang berjasa pada penemuan ini.3. bagaimana sejarahnya sampai mendapatkan penemuan-penemuan yang berharga untuk memotivasimu dalam belajar kimia. internet. Karbon dan oksigen dapat membentuk dua buah senyawa dengan massa karbon dalam senyawa-senyawa tersebut masing-masing 3 bagian dan 4 7 6 bagian. Informasi bisa didapat dari buku-buku. Cobalah cari informasi tentang penemu hukum-hukum ini secara lengkap. Buat laporannya dengan singkat! 108 Kimia Kelas X SMA dan MA . majalah atau ensiklopedia.

menentukan Ar suatu atom dan Mr suatu senyawa. dan volum. Cara itu digunakan ahli kimia untuk menentukan sejumlah zat-zat atau jumlah partikel pada unsur atau senyawa. menerapkan konsep mol dalam berbagai perhitungan kimia. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. 4. 2.Bab V Perhitungan Kimia Sumber: Silberberg. massa. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change Jumlah permen dalam stoples dapat diketahui jika berat dari satu permen dan seluruh permen diketahui. menjelaskan pengertian mol. 3. menjelaskan hubungan mol dengan jumlah partikel. Perhitungan Kimia Perhitungan Kimia 109 109 .

PETA KONSEP Perhitungan Kimia berupa Perhitungan Massa berdasarkan Peritungan Volum berdasarkan untuk gas dapat menggunakan Penentuan Rumus Kimia berdasarkan Massa Molar Persamaan Reaksi Pereaksi Pembatas Volum Molar untuk gas bergantung Rumus Empiris Rumus Molekul menentukan menggambarkan bergantung perbandingan pada jumlah jumlah bergantung pada adalah massa tiap adalah volum tiap Mol Kondisi Gas Hukum Perbandingan Volum diterangkan dengan dalam Massa Atom Relatif Massa Molekul Relatif Massa Rumus Relatif tiap unitnya mengandung partikel zat sebanyak Keadaan Standar Hipotesis Avogadro mendasari perhitungan Tetapan Avogadro mendasari perhitungan 110 Kimia Kelas X SMA dan MA .

serta perhitungan kimia dengan pereaksi pembatas. penerapan hukum Gay Lussac dan Avogadro.12 Pada bab I. dan senyawa ion. massa rumus relatif. molekul senyawa. Massa Atom Relatif dan Massa Molekul Relatif Massa atom relatif (Ar) menyatakan perbandingan massa atom unsur dengan massa atom C-12 atau secara matematik ditulis: Ar = Massa 1 atom unsur 1 12 massa 1 atom C . massa atom relatif dari beberapa unsur dapat dilihat pada Tabel 5.8 63. Pada bab ini akan dibahas tentang massa atom relatif (Ar) dan massa molekul relatif (Mr). General Chemistry Molekul atom relatif suatu unsur diperlukan untuk menentukan massa molekul relatif suatu senyawa baik yang berupa molekul unsur. P A. plastik.erhitungan kimia sangat diperlukan dalam melakukan berbagai reaksi untuk percobaan-percobaan di laboratorium. detergen. Perhitungan Kimia 111 . konsep mol dalam perhitungan kimia.1. juga dalam pembuatan produk kimia secara industri seperti pupuk. massa atom relatif unsur telah dibahas dan berdasarkan perhitungan dengan rumus di atas.5 80 127 197 226 238 Sumber: Ebbing. penelitian-penelitian kimia. konsep mol dengan berbagai cara penentuan massa dan volum. juga hubungan mol dengan massa zat dan volum.1 Massa atom relatif beberapa unsur Unsur Nitrogen Natrium Magnesium Aluminium Silikon Kalium Kalsium Lambang N Na Mg Al Si K Ca Ar 14 23 24 27 28 39 40 Unsur Titanium Tembaga Brom Barium Emas Radium Uranium Lambang Ti Cu Br Ba Au Ra U Ar 47. massa atom relatif. Massa molekul relatif dinyatakan dengan Mr. Tabel 5. Perhitungan kimia selalu menerapkan hukum-hukum dasar ilmu kimia sehingga diperlukan pemahaman persamaan reaksi. dan obatobatan.

5 Untuk senyawa yang terdiri dari ion-ion seperti natrium klorida (NaCl) dan kalium nitrat (KNO3).Massa molekul relatif dapat dinyatakan dengan menjumlahkan massa atom relatif atom-atom unsur pembentuk senyawa.5) = 58.5 Cl = 35.5) = 36. Massa rumus relatif beberapa senyawa ion dapat dilihat pada Tabel 5. cara untuk menentukan massa rumus relatif senyawanya sama dengan perhitungan massa molekul relatif.2 Massa molekul relatif beberapa senyawa Senyawa Air Glukosa Rumus Molekul H2O C6H12O6 Ar Mr H = 1. berikut ini dapat dilihat massa molekul relatif beberapa senyawa. CO(NH2)2 = (1 x ArC) + (1 x ArO) + (2 x ArN) + (4 x ArH) Mr CO(NH2)2 = (1 x 12) + (1 x 16) + (2 x 14) + (4 x 1) = 60 Berdasarkan perhitungan seperti di atas. Tabel 5. Perhatikan perhitungan massa atom relatif pada contoh soal berikut. O = 16 (2 x 1) + 16 = 18 C = 12 H=1 O = 16 H=1 Cl = 35. Contoh Soal Tentukan Mr dari urea dengan struktur: H N H C N H H O Penyelesaian: Massa molekul relatif urea.3. Tabel 5.3 Massa rumus relatif beberapa senyawa ion Senyawa Natrium klorida Rumus Senyawa Ar Unsur NaCl Massa Rumus Relatif Na = 23 (1 x 23) + (1 x 35.5 K = 39 N = 14 O = 16 (1 x 39) + (1 x 14) + (3 x 16) = 101 Kalium nitrat KNO3 112 Kimia Kelas X SMA dan MA .5 (6 x 12) + (12 x 1) + (6 x 16) = 180 Asam klorida HCl (1 x 1) + (1 x 35.

Cl = 35. sehingga didapat perbandingan jumlah unsur-unsur. C2H5OH i.1 Tentukan massa molekul relatif dan massa rumus relatif dari senyawa berikut. 2. 5 66. S = 32). H = 1.5 H2O d. HClO4 l. Ca(OH)2 n.2% nitrogen. perhatikan contoh soal berikut.56 : 1.28 = 2:1 Penyelesaian: Perbandingan % massa N. 7.3% Perbandingan jumlah unsur N. P4 g. Bagi dengan angka terkecil sehingga didapat perbandingan yang sederhana. H.5). O2 e. Al2(SO4)3 p. 5 14 1 = 1. NaOH m. Tentukan rumus empiris dari senyawa yang mengandung 66. 2 7. 3 : : 35. Cl2 f. Tuliskan perbandingan % massanya. dan Cl = Perbandingan N : H : Cl = 1 : 4 : 1 Rumus empiris = NH4Cl Perhitungan Kimia 26.87 113 . Ca3(PO4)2 b.3% klor. Penyelesaian: Perbandingan % massa Na dan S = 59% : 41% Perbandingan jumlah unsur Na dan S = Perbandingan unsur Na dan S = 2 : 1 Rumus empiris = Na2S 2. 1. Bagi % massa dengan Ar unsur tersebut. H. Mr.5 : 1. Agar lebih memahami. 59 41 : 23 32 = 2.5% hidrogen! (Ar N = 14. 4. HNO3 k. CuSO4. Tentukan rumus empiris dari senyawa yang mengandung 59% natrium dan 41% belerang! (Ar Na = 23. 3.2% : 7.5% : 66. kamu dapat menentukan rumus kimia senyawa dengan langkah-langkah sebagai berikut.87 : 7. Tuliskan lambang unsur. dan persentase unsur-unsur pembentuk senyawa. C2H2 h. a.5 H2O B. H2SO4 j. dan Cl = 26.Latihan 5. Penentuan Rumus Kimia Senyawa Berdasarkan Ar dan Mr Berdasarkan Ar. Contoh Soal 1. 26. K2Cr2O7 c. Al(OH)3 o. Na2S2O3.

4 Hubungan mol dengan jumlah partikel beberapa zat Zat Nitrogen Besi Air Urea Amoniak Rumus N2 Fe H2O CO(NH2)2 NH3 Jumlah Mol 1 mol 1 mol 1 mol 2 mol 2 mol Jumlah Partikel 6. 33.8% karbon.Latihan 5. 1 lusin banyaknya 12.02. 52. 46.9% oksigen d. 47.3% natrium.02.02 x 1023 atom dan 1 mol senyawa mengandung 6.02 x 1023 molekul atau ditulis: 1 mol zat mengandung 6. Bagaimana menentukan mol suatu zat? 1.1023 molekul 6. sehari-hari dikenal satuan lusin. gros.2 Tentukan rumus empiris senyawa dengan perbandingan massa unsur-unsur pembentuknya sebagai berikut. Mol Untuk menyatakan banyaknya suatu benda.02 x 1023 partikel zat 114 Kimia Kelas X SMA dan MA .1023 molekul Dari data tersebut ternyata 1 mol unsur mengandung 6.02. jadi sangat sulit menghitungnya. Agar tidak mengalami kesulitan.1% karbon.1023 molekul 2 x 6. 34. dan 1 rim banyaknya 500. kodi. 1 kodi banyaknya 20. molekul. atau ion.0% hidrogen. maka jumlah partikel yang banyak itu diungkapkan dengan satuan jumlah.6% oksigen. 60% magnesium. 40% oksigen b.3% nitrogen.5% besi.4% oksigen C. 57. Bayangkanlah bahwa 1 gram besi mengandung lebih dari 1020 butir-butir atom besi dan 1 mL air mengandung lebih dari 1020 molekul air.8% oksigen c. Tabel 5. 13. a. Para ahli kimia menyatakan satuan jumlah zat dalam kimia adalah mol. Hubungan Mol dengan Jumlah Partikel Berapa banyak jumlah partikel yang dikandung oleh satu mol zat? Perhatikan hubungan mol dengan jumlah partikel beberapa zat pada tabel berikut.1023 atom 6. 20. 2. dan rim.02.1023 molekul 2 x 6. Apa satuan zat dalam kimia? Zat-zat yang terlibat dalam reaksi kimia tersebut mengandung partikel-partikel seperti atom. 62.2% hidrogen e.02. 1 gros banyaknya 144. 35.

perhatikan contoh soal berikut ini.1023 atom mol–1 = 24.02 x 1023 atom karbon.02. dalam kenyataannya terkenal sebagai tetapan Avogadro dengan lambang N.04.02 .08.02. Jumlah partikel = mol x N Mol ditentukan dengan membagi jumlah partikel dengan tetapan Avogadro.02 x 1023 Jadi. Untuk mengubah satuan mol ke jumlah partikel atau sebaliknya dapat digunakan cara seperti berikut ini. 02.5 mol x 6.Berdasarkan perhitungan yang dilakukan Johan Loschmidt (1865) para ahli kimia menetapkan bahwa satu mol zat mengandung partikel zat sebanyak yang dikandung oleh 12 gram atom karbon–12. Penyelesaian: mol CO = 6.01 mol Perhitungan Kimia 115 .01. Tetapan Avogadro (N) = 6.02 x 1023 dikemukakan oleh Johan Loschmidt. jumlah partikel Contoh Soal 1. Penyelesaian: Jumlah atom besi = 0. Berapa mol karbon monoksida yang mengandung 6. Penyelesaian: H2O terdiri dari 2 atom H dan 1 atom O Jumlah atom hidrogen = 2 x 2 mol x 6. Dari percobaan yang dilakukan diketahui bahwa dalam 12 gram atom C–12 terdapat 6.5 mol besi.1023 atom 3. 02. Tentukan jumlah atom besi yang terdapat dalam 0.1023 atom mol–1 = 12.02.1023 atom 2. jumlah partikel dapat dihitung dengan mengalikan mol dan tetapan Avogadro.1023 = 0.1021 6.1021 molekul. mol xN :N Untuk memahami cara mengubah satuan mol ke jumlah partikel dan sebaliknya. Walaupun angka 6. Hitung jumlah masing-masing atom yang terdapat di dalam 2 mol H2O.1023 atom Jumlah atom oksigen = 1 x 2 mol x 6.1023 atom mol–1 = 3.

Latihan 5. maka massa molar karbon sama dengan ArC yang dinyatakan dalam gram. 5. 4. perhatikan data di bawah ini! Tabel 5. jumlah mol dari 24. 3.5 Data penentuan massa molar Nama Besi Magnesium Belerang Air Etanol Rumus Fe Mg S H2O C2H5OH Ar atau Mr 56 24 32 18 46 Jumlah mol (mol) 1 1 1 1 1 Massa Molar (gram) 56 24 32 18 46 Pada data di atas terlihat bahwa massa molar zat menunjukkan massa satu mol zat yang dinyatakan dalam gram. • Untuk mengubah massa menjadi mol atau sebaliknya dapat digunakan cara: Menghitung massa dari mol: • massa molar 1 mol Menghitung mol dari massa: Massa = jumlah mol x Jumlah mol = massa x 1 mol massa molar 116 Kimia Kelas X SMA dan MA .02 x 1023 atom karbon.08.51 x 1022 atom magnesium. 2.1025 molekul air.3 Hitunglah: 1.02 x 1023 ini sama dengan 1 mol karbon. jumlah atom dalam 2 mol logam emas. 2. jumlah molekul glukosa dalam 0. Hubungan Mol dengan Massa Untuk melakukan reaksi dengan tepat. biasanya dilakukan pengukuran terhadap massa zat-zat yang akan direaksikan. jumlah atom N dan H yang terkandung di dalam 5 mol NH3. jumlah mol dari 4. Untuk memahami pengertian massa molar zat. Massa 1 mol karbon disebut massa molar karbon. ArC = 12.5 mol glukosa. Dengan demikian dapat disimpulkan: Massa molar zat adalah massa 1 mol suatu zat yang sama dengan Ar atau Mr zat itu yang dinyatakan dalam gram. Atom karbon yang jumlahnya 6. berarti 1 mol karbon memiliki massa 12 gram. Adakah hubungan massa zat dengan konsep mol? Berdasarkan hasil eksperimen dalam 12 gram karbon-12 terdapat 6.

6 gram x 0.6 gram Fe = 5.2 mol unsur X massanya 8 gram. Massa 2 mol glukosa = 2 mol x 2. Ar = Perhitungan Kimia 117 .2 mol x Ar X gram = 0.02 x 1022 atom Fe Jadi. jumlah atom besi = 6. 02 1023 = 0. 2 Jadi.Bisa juga menggunakan rumus: x Aratau Mr Mol Massa : Ar atau Mr Contoh Soal 1.2 mol x Ar 8 = 40 0. massa dari 2 mol glukosa = 360 gram. 6 gram 5.02 x 1022 atom 3.1 mol Fe 56 gram mol-1 0. Hitunglah jumlah atom besi dengan massa 5.1 mol Fe 56 gram 6. 2 Cara 2 Massa = mol x Ar 8 gram = 0.6 gram Fe = = 0. Penyelesaian: Cara 1 5.1 mol x 1 mol = 0.1 mol Fe = 0. H = 1. Penyelesaian: Cara 1 8 gram X = 0.1 mol Fe = 0. Berapakah massa dari 2 mol glukosa C6H12O6 (Ar C = 12. O = 16)? Penyelesaian: Mr C6H12O6 = 180 180 gram = 360 gram 1 mol Jadi.02 x 1023 = 6.1 x 6.02 x 1022 atom Fe 1 mol Cara 2 5. Ar X = 40. Hitung Ar dari X jika 0.6 gram (Ar Fe = 56).02 x 1023 = 6.2 (Ar X) 1 mol Ar X = 8 = 40 0.1 x 6.

Berapakah massa molekul relatif senyawa Q. Volum itu disebut volum molar gas. cair. jika diketahui massanya?Untuk perhitungan ini harus diketahui dulu hubungan mol dengan volum pada suhu dan tekanan tertentu.16 gram gas oksigen d. 2. Tentukan jumlah atom N.4 liter.5 mol H2SO4 2.1 mol CH3COOH c. 0. atau gas.02 2.02 gram Ba3(PO4)2 3. 2. dan O pada 4 gram besi(III) sulfat. (NH4)2 SO4. H.402 22. Fe2(SO4)3.4 Untuk menyelesaikan soal berikut lihat Ar unsur pada tabel periodik. 1. Berapa gram massa dari a. bila 1.397 22. Volum molar gas menunjukkan volum satu mol gas pada keadaan standar. S. dan O pada 66 gram amonium sulfat.6 gram besi c.433 22. Tabel 5.76 gram K2CO3 b. 5. 10.003 44 Volum Molar Gas (liter) 22. Data percobaan di bawah ini menunjukkan volum dari beberapa gas pada 273 K (0 C) dan tekanan 76 cmHg (1 atm) untuk setiap 1 mol gas. Perhatikan reaksi berikut. 118 Kimia Kelas X SMA dan MA .6 Volum beberapa gas untuk setiap 1 mol gas Nama Oksigen Nitrogen Hidrogen Helium Karbon dioksida Rumus Gas O2 N2 H2 He CO2 Massa Molar (gram) 32 28.Latihan 5. CH4(g) + 2 O2(g) CaCO3(s) + 2 HCl(aq) CO2(g) + 2 H2O(g) CaCl2(g) + CO2(g) + H2O(l) Bagaimana menentukan volum gas yang terlibat dalam suatu reaksi. Hubungan Mol dengan Volum Reaksi kimia dapat berlangsung dalam fase padat.5 mol senyawa Q mempunyai massa 105 gram? 3. 4. Tentukan jumlah atom Fe. S.434 22. 0.02 4. Hitunglah berapa mol zat yang mempunyai massa: a. 0.5 mol CaCO3 b.260 Dari data ini dapat diambil rata-rata volum setiap 1 mol gas pada suhu 0 C dan tekanan 76 cmHg adalah 22. 5.

Keadaan standar atau STP (Standar Temperature and Pressure) adalah keadaan pada temperatur 0 C dan tekanan 1 atmosfer.25 mol 22. 4 L Contoh Soal 1.6 L 1000 Cara 1 Mol CO2 = 5. 4 L Cara 2 Volum 22. 6 L x 1 mol = 0.2 L 1 mol Berapa volum 8 gram gas oksigen pada STP? (Mr O2 = 32) Penyelesaian: Volum O2 = 3. Volum = mol x 22. 4 L mol-1 = 0.4 L atau Mol : 22. 8 22. 22. Volum 1 mol gas pada STP = 22.6 L 32 1 mol Berapa mol gas CO2 terdapat di dalam 5600 mL! Penyelesaian: 5600 mL = 5600 L = 5. 4 L 1 mol x 22. 4 L = 67. 4 L 5. 6 L Mol CO2 = 22.6 L x = 1 mol 22.4 L Untuk mengubah mol ke volum atau volum ke mol dapat digunakan faktor konversi sebagai berikut.4 L Volum 1 mol mol = volum x 22.25 mol Mol = Perhitungan Kimia 119 . Berapa volum 3 mol gas hidrogen pada STP? Penyelesaian: Volum H2 = 3 mol x 2. 4 L mol x = 5. 4 L 5.

5 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Hitunglah massa dari gas-gas di bawah ini pada keadaan standar (STP)! a. dan volum molar. 2. T = 27 + 273 = 300 K PV = nRT 0. semuanya dapat dihubungkan dengan bantuan Ar atau Mr. digunakan tanda bagi (:). 2. dan jumlah partikel digunakan tanda kali (x).8 liter gas CH4 120 Kimia Kelas X SMA dan MA . mol. Hubungan ini dapat digambarkan sebagai berikut.6 liter gas N2 d.4 L x Ar/Mr Massa Volum (STP) Dalam mengubah mol menjadi massa. Dalam mengubah massa.02 x 1023 x 22.08203 L atm mol–1 K–1) T = temperatur (Kelvin) Contoh Soal Hitung volum 5 mol gas pada tekanan 152 mm Hg dan temperatur 27 C! Penyelesaian: Diketahui: P = 152 mmHg = 0. volum. 5.02 x 1023 Jumlah partikel x 6. volum. : 6. dan jumlah partikel menjadi mol.6 liter gas O2 c.2 atm. Latihan 5. kebanyakan reaksi dilakukan pada suhu kamar (25 C) atau pada suhu yang lebih tinggi.1 liter gas SO3 b. Mol merupakan terminal untuk mengubah suatu satuan menjadi satuan lain.2 atm x V = 5 mol x 0. 33. demikian pula tekanannya.082 L atm mol–1 K-–1 x 300 K V = 615 L Dari pembahasan tetapan Avogadro. Untuk tujuan itu dapat digunakan persamaan umum gas sebagai berikut. massa molar.Dalam prakteknya kita jarang mencoba pada keadaan standar tersebut.4 L Mol : Ar/Mr : 22. dengan P = tekanan gas (atm) V = volum (liter) PV = nRT n = jumlah mol R = tetapan gas (0.

4 gram gas CO b. hukum Gay Lussac. volum (liter). Pada penyelesaian suatu perhitungan. D. Contoh: 1. 5. 4. keadaan dimana 1 liter gas NO massanya 1 gram. 2. atau gas. Mol hasil reaksi biasanya ditentukan oleh jumlah mol pereaksi yang habis. Pereaksi maupun hasil reaksi dapat berwujud padat. Reaksi: CH4(g) + 2 O2(g) Perbandingan koefisien : 1 : 2 : Perbandingan mol zat : 1 mol CH4 : 2 mol O2 : 2. Pada hukum Gay Lussac atau hukum perbandingan volum dinyatakan bahwa perbandingan volum gas-gas pada reaksi sesuai dengan koefisien reaksi. Penerapan Hukum Gay Lussac. Perhitungan Kimia 121 . 34 gram gas NH3 Berapakah jumlah molekul gas oksigen yang terkandung dalam 1 liter gas oksigen pada suhu 0 C dan tekanan 1 atm? Pada keadaan sama. Mengubah mol zat ke satuan yang dikehendaki. 3. berapa massa 5 liter gas CH4. hukum Avogadro. Tentukan perbandingan mol zat-zat yang terlibat dalam reaksi. Perbandingan koefisien reaksi bukan menunjukkan perbandingan volum gas saja tetapi juga menunjukkan perbandingan mol zat dalam reaksi tersebut dalam berbagai fase. jika diukur pada: a. cair. suhu 273 K dan tekanan 5 atm! 3. 1. c. dan konsep mol sangat diperlukan. b. dan jumlah partikel menjadi mol. Dalam hal ini koefisien reaksi sangat penting. 100 gram gas SO3 d. Reaksi: 2 KClO3(s) Perbandingan koefisien : 2 : Perbandigan mol zat : 2 mol KClO3 : CO2(g) + 2 H2O(g) 1 : 2 1 mol CO2 : 2 mol H2O 2 KCl(s) + 3 O2(g) 2 : 3 2 mol KCl : 3 mol O2 Reaksi kimia melibatkan banyaknya pereaksi dan hasil reaksi. Avogadro. 11 gram gas CO2 c. 4. Hitunglah volum dari gas-gas di bawah ini pada keadaan STP! a. dan Konsep Mol pada Perhitungan Kimia Perhitungan kimia sangat diperlukan dalam menentukan zat-zat yang diperlukan untuk reaksi atau zat-zat yang dihasilkan suatu reaksi. Persamaan reaksi sudah setara. keadaan standar. Mengubah massa (gram). bila 1 liter gas SO2 massanya 8 gram? Hitunglah volum 11 gram gas CO2. Penentuan banyaknya pereaksi dan hasil reaksi dalam suatu persamaan reaksi perlu memperhatikan hal-hal berikut.2.

Contoh Soal 1. MgCl2(aq) + H2(g) Penyelesaian: Reaksi setara : Mg(s) + 2 HCl(aq) Perbandingan mol : 1 mol 2 mol a.1 4 1 x 0. b.1 mol 0. Jika C3H8 yang bereaksi adalah 4. volum gas H2 yang dihasilkan pada STP.1 x 0.1 mol : 5 1 : 3 CO2(g) + 4 H2O(l) 3 : 4 3 1 x 0. Untuk mempersingkat waktu ada cara yang lebih praktis dalam mengerjakan soal tersebut. b.1 mol 44 Setarakan reaksi : Perbandingan koefisien : Perbandingan mol zat : C3H8(g) + 5 O2(g) 1 : 5 0. volum CO2 yang dihasilkan. langkah-langkah pada penyelesaian soal tidak diperlukan.Contoh Soal Diketahui persamaan reaksi: Mg(s) + 2 HCl(aq) Jika Mg yang bereaksi adalah 2 mol. hitunglah a. 4 Mol C3H8 = = 0. MgCl2(aq) + H2(g) 1 mol 1 mol 2 mol HCl x 2 mol Mg = 4 mol 1 mol Mg 1 mol Mg sebanding dengan 1 mol H2 2 mol Mg sebanding dengan 2 mol H2 H2 yang dihasilkan = 2 mol Volum gas H2 pada STP = 2 x 22.4 gram pada STP.4 L = 44. volum O2 yang bereaksi.4 mol 122 Kimia Kelas X SMA dan MA . hitung a.1 0.5 mol : 0.8 L Volum gas H2 dapat ditentukan pula dengan cara: Volum H2 = 1 mol H2 22. c. Penyelesaian: 4.8 L 1 mol Mg 1 mol Dalam kegiatan evaluasi pada soal-soal pilihan ganda. Gas propana C3H8 direaksikan dengan gas oksigen menghasilkan gas karbon dioksida dan air. mol HCl yang bereaksi. 4 L x 2 mol Mg x = 44. massa H2O yang dihasilkan.3 mol : 0. 1 mol Mg sebanding dengan 2 mol HCl 2 mol Mg sebanding dengan 4 mol HCl maka HCl yang bereaksi = 4 mol Mol HCl dapat ditentukan pula dengan cara: Mol HCl = b. Perhatikan contoh soal berikut.

Pada saat korek api gas dinyalakan.4 L = 11.5 mol x 58 gram mol–1 = 29 gram Jadi massa C4H10 yang bereaksi = 29 gram.4 x 18 = 7. O = 16.01 x 1023.01 x 1023 molekul Jadi.02 x 1023 2 = 3. c. gas H2 yang terbentuk = 1 gram dan jumlah molekul H2 yang terbentuk = 3. Volum O2 yang bereaksi = 0. reaksi yang terjadi adalah: C4H10(g) + O2(g) CO2(g) + H2O(l) Jika pada reaksi itu dihasilkan 88 gram gas CO2. Penyelesaian: Reaksi: Al(s) + HCl(aq) AlCl3(aq) + H2(g) 2 AlCl3(aq) + 3 H2(g) 2 : 3 Persamaan reaksi setara 2 Al(s) + 6 HCl(aq) Perbandingan mol 2 : 6 : Al yang bereaksi = 9 1 mol = mol 27 3 1 3 1 1 mol Al ~ x mol H2 = mol H2 3 2 3 2 Gas H2 yang terbentuk = 1 1 mol = mol x 2 = 1 gram 2 2 1 x 6.2 L Volum CO2 hasil reaksi = 0. H = 1) Penyelesaian: 88 gram CO2 = 88 gram CO2 x 1 mol CO2 = 2 mol CO2 44 gram CO2 Reaksi setara : 2 C4H10 + 13 O2 Perbandingan koefisien : 2 : 13 : Mol C4H10 = 2 x 2 mol CO2 = 0.72 L Massa H2O hasil reaksi = 0.5 x 22.5 mol 8 8 CO2 + 10 H2O 8 : 10 Massa C4H10 = 0. hitunglah massa C4H10 yang bereaksi! (Ar C = 12.a.4 L = 6. H = 1). Berapa gram gas H2 yang terbentuk dan jumlah molekul hidrogen dari 9 gram aluminium? (Ar Al = 27.3 x 22. Jumlah molekul H2 yang terbentuk = 3. 2. b. Perhitungan Kimia 123 .2 gram Logam aluminium dapat bereaksi dengan larutan HCl menghasilkan larutan AlCl3 dan gas H2.

32 L 20 Jadi. 2 Cu(s) + CO2(g) Hitung volum gas CO2 yang dihasilkan pada STP dari reaksi pembakaran 9 gram gas etana C2H6 dengan oksigen. 4 L mol–1 CH4(g) + 2 O2(g) 1 : 2 : = 0. 124 Kimia Kelas X SMA dan MA .2 gram CaCO3. O = 16. Hitung massa tembaga(II) oksida yang bereaksi dan massa tembaga yang dihasilkan.064 L = 40. 60 gram karbon habis bereaksi dengan tembaga(II) oksida. H = 1)! Reaksi: 4 NH3(g) + 5 O2(g) 4 NO(g) + 6 H2O(g) 2.4. Bagaimana cara perhitungan kimianya? Pada reaksi seperti ini. Agar lebih memahaminya tentang pereaksi pembatas.6 Selesaikan soal-soal berikut! 1. 4.18 mol = 0. Hitung berapa gram amoniak dan gas oksigen yang diperlukan untuk membuat 3 gram gas nitrogen oksida (Ar N = 14. E. Hitung volum HCl yang diperlukan untuk bereaksi dengan 16. Udara yang dibutuhkan = Latihan 5. udara yang dibutuhkan adalah 40.32 liter.4 L = 8. Reaksi: 2 CuO(s) + C(s) 3. berapa liter udara yang dibutuhkan untuk membakar 4 liter gas metana pada P dan T yang sama? Penyelesaian: Reaksi setara : Perbandingan koefisien : 4 liter CH4 = 4L 22. perhatikan ilustrasi pembuatan es krim coklat pada Gambar 5.1.18 mol CH4 CO2(g) + 2 H2O(g) 1 : 2 Mol oksigen yang dibutuhkan = 2 x 0.36 mol 1 Volum oksigen yang dibutuhkan = 0. Perhitungan Kimia dengan Pereaksi Pembatas Reaksi yang berlangsung sempurna artinya semua pereaksi habis bereaksi. kamu harus menentukan dulu pereaksi yang habis bereaksi atau pereaksi pembatasnya. Gas metana CH4 dibakar sempurna menurut persamaan: CH4(g) + 2 O2(g) CO2(g) + 2 H2O(g) Bila udara mengandung 20% gas O2. Kadang-kadang pada suatu reaksi ada pereaksi yang tidak habis bereaksi.36 x 22.064 L 100 x 8.

O2 disebut pereaksi pembatas. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change Menurut persamaan reaksi.Komponen-komponen pembuatan satu gelas "es krim coklat". Apa zat pereaksi pembatas pada reaksi C3H8 dengan O2? Persamaan reaksi setara: C3H8(g) + 5 O2(g) 3 CO2(g) + 4 H2O(l) 2 molekul C3H8 + 5 molekul O2 3 molekul CO2 + 4 molekul H2O + + pereaksi pembatas sisa 1 molekul C3H8 Sumber: Silberberg. O2 habis bereaksi.1 Ilustrasi cara menentukan pereaksi yang habis bereaksi Pada pembuatan 1 gelas es krim coklat di atas. Jika 2 mol C3H8 direaksikan dengan 5 mol O2 maka C3H8 yang bereaksi hanya 1 mol saja. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 5. 2 sendok es krim B. A. Dalam reaksi kimia bahan yang habis disebut pereaksi pembatas. susu coklat merupakan bahan yang habis. sedangkan C3H8 bersisa. 1 mol C3H8 akan bereaksi dengan 5 mol O2. Perhitungan Kimia 125 . 1 chery susu coklat 1 gelas es krim coklat sisa { 8 sendok es krim 6 chery susu coklat 2 gelas es krim coklat Sumber: Silberberg.

8 L gas NH3 direaksikan dengan 89.Contoh Soal 1. Berapa gram Al2O3 terbentuk dan massa unsur yang tersisa? (Ar Al = 27.6 = 4 mol 22. Al2O3. Berarti O2 yang tersedia tidak bereaksi semua.8 = 2 mol 22.5)= 2. 4 2 N2(g) + 6 H2O(g) – – Mol zat mula-mula : Mol zat yang bereaksi Mol zat hasil Mol zat sisa a. Di dalam bejana tertutup. 44. : 2 mol :– :– 3 x2 = 1. c. O = 16) Penyelesaian: 108 gram Al = 108 gram 27 gram mol–1 160 gram = 4 mol Al 160 gram O2 = = 5 mol O2 32 gram mol–1 Reaksi: 4 Al(s) + 3 O2(g) 2 Al2O3(s) 4 mol Al akan tepat bereaksi dengan 3 mol O2 dan menghasilkan 2 mol Al2O3.4 L = 67. Al2O3 yang terbentuk = 204 gram dan massa unsur O2 yang tersisa = 64 gram. 4 + 3 O2(g) 89. b.5 mol 2 x 2 = 1 mol 4 6 x 2 = 3 mol 4 Volum gas N2 hasil = 1 x 22. Hitung volum gas yang tersisa. 108 gram aluminium dibakar dengan 160 gram gas oksigen untuk membentuk aluminium oksida. b.6 L gas O2 pada STP dengan reaksi: 4 NH3(g) + 3 O2(g) 2 N2(g) + 6 H2O(g).4 L = 56 L 126 Kimia Kelas X SMA dan MA .5 x 22. Penyelesaian: Reaksi setara : 4 NH3(g) 44. O2 yang tersisa = 5 mol – 3 mol = 2 mol Massa O2 yang tersisa = 2 mol x 32 gram mol–1 = 64 gram Al2O3 yang terbentuk = 2 mol Massa Al2O3 yang terbentuk = 2 mol x Mr Al2O3 = 2 mol x 102 gram mol–1 = 204 gram Jadi. Hitung volum H2O yang dihasilkan. 2.5 mol 4 – (4 – 1.4 L Volum gas H2O hasil = 3 x 22.4 L = 22. c. a. Hitung volum gas N2 yang dihasilkan.2 L Volum gas O2 sisa = 2.

Rumus Molekul. jika Mr hidrokarbon = 40. Penentuan Kadar Zat.05 mol = 0. Hitung: a. Perhatikan contoh soal berikut.8 gram O = 12 x 0.Latihan 5. massa magnesium sulfat yang dihasilkan. jumlah mol zat yang tersisa.1 mol x 56 gram mol–1 = 5.05 mol 400 gram mol–1 Pada 0.6 gram S = 3 x 0. 12 gram logam magnesium direaksikan dengan 0. Fe = 2 x 0. c.5 mol asam sulfat menghasilkan magnesium sulfat dan gas hidrogen. Ar Fe = 56. Rumus Empiris.6 mol = 0.1 mol = 0. Penentuan Kadar Unsur Hitung massa masing-masing unsur dalam 20 gram Fe2(SO4)3. S = 32. rumus molekul. b. 22. dan Air Hidrat Berdasarkan Konsep Mol Dengan menggunakan konversi pada konsep mol. F. Tentukan rumus empiris hidrokarbon tersebut. O = 16 . volum gas H2 yang dihasilkan pada STP. juga jumlah air hidrat pada suatu senyawa. Fe2O3. Contoh Soal 1. S.05 mol = 0.15 mol = 0.05 mol Fe2(SO4)3 mengandung Fe.5 12 H 10% 1 10 = 10 1 Perhitungan Kimia 127 . Berapa gram Fe2O3 yang terbentuk dan adakah unsur yang tersisa? 2.15 mol x 32 gram mol–1 = 4. dapat ditentukan kadar zat. dan O sebagai berikut.4 gram besi dibakar dengan 16 gram gas oksigen untuk membentuk besi oksida. Penentuan Rumus Empiris dan Rumus Molekul Senyawa hidrokarbon mengandung 90% C. rumus empiris.05 mol = 0.6 mol x 16 gram mol–1 = 9. Mr Fe2(SO4)3 = 400 Penyelesaian: 20 gram Fe2(SO4)3 = mol = 0. Bagaimana rumus molekulnya? 20 gram Penyelesaian: Unsur Persentase Ar Jumlah mol : : : : C 90% 12 90 = 7.6 gram 2. sisanya H.7 Selesaikan soal-soal berikut! 1.

(Mr MgSO4 = 120.2 gram air membentuk senyawa magnesium sulfat hidrat.000. Jika Mr senyawa = 325. 2 = 1.000. Tentukan rumus gips tersebut! 3. Hitung massa Pb dan massa I2 di dalam 1. 7.5 3 C3H4 : : 10 4 40 40 1 (C3H4)1 = C3H4 Penentuan Air Hidrat 24.0 gram magnesium sulfat anhidrat bergabung dengan 25. Tentukan rumus empiris senyawa besi klorida. Berapa % massa Pb pada senyawa tersebut? 2.2 mol 120 0.000 atom.8 Selesaikanlah soal-soal berikut! 1.4 7 Mr Jumlah mol Perbandingan mol 120 24 = 0.4 mol 18 1. b. INFO KIMIA Dalam kenyataannya. 1 gram hidrogen jumlahnya sekitar 600. H2O = 18) Penyelesaian: MgSO4 H2O 18 25.2 1 Rumus senyawa hidrat: MgSO4. Tentukan rumus senyawa hidrat tersebut.000.000. Pada saat besi dipanaskan di dalam gas klor akan dihasilkan senyawa besi klorida yang mengandung 34.5% massa besi.000. Menghitung atom tidak mungkin kita lakukan. a. 128 Kimia Kelas X SMA dan MA . bagaimana rumus senyawanya? 344 gram gips mengandung 272 gram CaSO4 dan sisanya sebagai air hidrat. kita hanya bisa menimbang dan menggunakan mol.000.7H2O Latihan 5.47 gram PbI2.Perbandingan mol : Rumus empiris : Mr (C3H4)n = 40 (3 x 12)n + (4 x 1)n = 40 n = n = Rumus molekul : 3.

4 L Hubungan volum dengan mol pada STP ditulis: x 22. 6. Hubungan massa dengan mol ditulis: Massa zat = jumlah mol x Mol zat = massa zat x x Ar/Mr Mol massa : Ar/Mr Volum molar gas menunjukkan volum satu mol gas pada keadaan standar.12 Massa molekul relatif (Mr) merupakan jumlah massa atom relatif unsurunsur pembentuk satu molekul suatu senyawa. Hubungan mol dengan jumlah partikel ditulis: xN mol jumlah partikel :N % unsur X dalam senyawa = x 100 % M r senyawa Jumlah A r X Massa unsur X dalam senyawa = x massa senyawa M r senyawa Jumlah A r X 4. Volum 1 mol gas pada STP = 22.02 x 1023 partikel zat (sama dengan tetapan Avogadro).Rangkuman 1.4 L massa molar 1 mol 1 mol massa molar 7. 5. Satu mol zat mengandung 6. Massa atom relatif Ar = 2. Massa molar zat adalah massa 1 mol suatu zat yang sama dengan Ar atau Mr zat itu yang dinyatakan dalam gram. 3. massa 1 atom unsur 1 12 massa 1 atom C .4 L Mol volum : 22. Kata Kunci • • • • Massa atom relatif Massa rumus relatif Mol Tetapan Avogadro • • • Massa molar Volum molar Pereaksi pembatas Perhitungan Kimia 129 .

26 g D. H = 1) A. Volum E. (Ar S = 32. 60% C. 6. C3H8O E. (Ar Mg = 24. C = 12. Massa C. Wujud zat D. 130 . 7. . . Si = 28. . S2O C. Tekanan B. 7 liter C. 51 g Persentase massa kalsium dalam batu kapur (CaCO3) adalah . SO3 Volum 3 gram gas C2H6 pada STP adalah . (Ar Ca = 40. (Ar C = 12. Al2O3 D. (Ar C = 12. C2H6O Senyawa X mengandung 50% massa belerang dan 50% massa oksigen. Rumus empiris senyawa itu adalah . 48% B. 54 g E. O = 16) A. . 3. 1. 27 g B. . . 5.24 liter E. A. Rumus empiris dari senyawa X adalah . H = 1. Manakah yang tidak mengalami perubahan pada suatu reaksi kimia? A. CaSO3 Aluminium banyak digunakan untuk alat-alat rumah tangga. O = 16). Pilihlah salah satu jawaban yang benar. O = 16) A. dan sisanya oksigen. C3H8O2 C. O = 16) A. . O =16) A. .Evaluasi Akhir Bab A. SO4 B. . 3. 2. . 14 liter D. NaNO3 C. 40% Suatu senyawa tersusun dari 52% karbon. Al2O3? (Ar Al = 27. 13% hidrogen.5 liter B. . 108 g C. 16% E. 28 liter Kimia Kelas X SMA dan MA 2. C3H6O B. Suhu Di antara senyawa berikut yang mempunyai Mr sama dengan MgSiO3 adalah . . SO D. C2H4O D. Berapa gram Al yang terdapat dalam 204 gram aluminium oksida. SO2 E. 12% D. . . CaCO3 E. . K2CO3 B. 4.

6 B. 2 E. Pada suhu dan tekanan yang sama. Jumlah molekul 13. N = 14) A. . NH3 D. 4 4. 48 x 2 x (6.48 x 6. Jumlah ikatan C. 4. 1.02. NO2 C. 2. lebih besar atau lebih kecil dari X B. Pada suhu dan tekanan yang sama. c adalah . 2. satu liter gas NO mengandung partikel sebanyak . . volum yang berbeda B. 4 12.335 persen berat besi (Ar = 56). 3 B.1023) 22.1023 22. 1 L gas berikut yang memiliki massa paling besar adalah . Haemoglobin (Mr = 68000) dalam darah kita mengandung 0. volum 22. Pada keadaan yang sama. 4. 2. . 1 D. Satu liter gas nitrogen (N2) pada suhu dan tekanan tertentu mengandung X partikel. 4 4. A. . Berapa jumlah atom oksigen yang terkandung dalam 4. . satu mol gas hidrogen dan 1 mol gas oksigen mempunyai . 1. sama dengan X D. E. massa jenis yang sama C. 1 E. 1. . A. 2 14. O = 16. Massa D.4 liter 10.(Ar H = 1. Volum pada STP B. B. b. 2 C. A. 3. SO2 11. Persamaan reaksi: a Na(s) + b H2O(l) harga a. 48 x 6. Jumlah atom besi yang terkandung dalam satu molekul haemoglobin adalah . 48 x 6. volum yang sama E. .02. lebih kecil dari X Perhitungan Kimia 131 . .1023 22. tidak dapat ditentukan C.02. . C. 2. 8 C. 4 D.1023 22.02. .02.1023 4.8.48 L gas CO2 pada STP? A. C = 12. . CO2 B. A. . Jumlah atom E. Jumlah apa yang sama di antara satu mol etanol C2H5OH dengan satu mol etana C2H6 ? A. 4 9. 48 x 2 x 6. 2. S = 32 . 1 c NaOH(aq) + H2(g) D. . 2. lebih besar dari X E. massa yang sama D. CH4 E. . .

85 gram B. 48 L 132 Kimia Kelas X SMA dan MA . 72 L C. Pembakaran sempurna 5. Pada suhu dan tekanan yang sama. 24 L D. Suatu unsur A bersenyawa dengan unsur B menghasilkan senyawa yang rumus molekulnya A2B. . H = 1) di udara CO2(g) + 2 H2O(l) akan dengan persamaan reaksi: CH4(g) + 2 O2(g) menghasilkan gas CO2 sebanyak . . . 200 C. 150 B. . lima buah bejana masing-masing berisi lima macam gas dengan data sebagai berikut. O = 16. H = 1) A. 7. maka hasil reaksi adalah . lebih kecil dari 24 gram D. 29. . lebih besar atau lebih kecil dari 24 gram E. (Ar C = 12.4 gram senyawa CH4 (Ar C = 12. . tidak dapat diramalkan 17. .15.425 gram 19. N = 14. . 0. Jika 5 mol sampel NaHCO3 dipanaskan. Bejana P Q R S T Gas O2 N2 NH3 CO2 CH4 Volum (L) 1 2 2 1 3 Gas dengan massa terbesar terdapat pada bejana . . sama dengan 24 gram B. 0. A. S B. Natrium hidrogen karbonat jika dipanaskan terurai dengan reaksi: 2 NaHCO3(s) Na2CO3(s) + CO2(g) + H2O(g). maka jumlah molekul A2B dapat dihasilkan pada reaksi itu sebanyak-banyaknya adalah . . . 100 18. 75 E. R 16. A. 14. .4456 gram E. 50 D. . Jika 100 atom A dicampur dengan 200 atom B. T C. lebih besar dari 24 gram C. A. A.3375 gram D. Q E. P D. 36 L E. Jika 24 gram karbon dibakar dengan gas oksigen dalam wadah tertutup rapat. 60 L B. . . maka volum gas CO2 yang dihasilkan adalah (Volum molar gas = 24 L) .70 gram C.

3 H2O E. A. H = 1) A. . . O = 16. NO2 23. CaSO4. 0 mL D. . Rumus molekul NxOy adalah .H2O B. 2 CaSO4. Ar dari X adalah . A. Nitrogen yang lebih ekonomis bila harga per kg pupuk berikut sama. NH4Cl (Mr = 53. 1 mol uap air + 0. (Ar Ca = 40.5 mL 22. .20. . Senyawa hidrida XH3 mengandung 90% unsur X. 27 E. . . 5 mL E. A. kalium nitrat. 2 mol uap air + 0. NO D. N2O3 E. . 1 atm) membentuk 2 liter gas NxOy (25 C. . . amonium klorida. A. 1 mol uap air + 0. (NH4)2SO4 (Mr = 132) D. 8 D. N2O B. KNO3 (Mr = 101) E. .H2O C. 20 mL gas NH3 bereaksi dengan 20 mL gas oksigen (O2) pada STP dengan reaksi: 4 NH3(g) + 3 O2(g) 2 N2(g) + 6 H2O(l). . 90 B. A. .2 H2O D.5 mol gas oksigen D. 1 atm) bereaksi dengan 3 liter gas oksigen (25 C. 15 mL B. CaSO4. Reaksi pembakaran hidrogen dengan reaksi: 2 H2(g) + O2(g) 2 H2O(g) Jika 1 mol H2 dicampurkan dengan 1 mol O2. urea. 2 CaSO4. CaSO4. 2 mol uap air C. amonium sulfat. terdapat pada senyawa (Ar N = 14) . . NO3 C. amonium nitrat. Seorang tukang kebun membutuhkan pupuk nitrogen untuk tanahnya. 1 atm). Dua liter gas nitrogen (25 C. 30 25. 118 C. . NH4NO3 (Mr = 80) C. . setelah reaksi terdapat . . 1 mol uap air B. 7. 10 mL C. Rumus senyawa hidrat yang dibentuk adalah . Volum oksigen yang bereaksi adalah . .2 gram CaSO4 bergabung dengan 3.5 mol gas hidrogen E. S = 32.5 mol gas hidrogen 21.2 H2O 24.6 gram air membentuk senyawa hidrat.5) B. 17. (NH2)2CO (Mr = 60) Perhitungan Kimia 133 .

O = 16). .. c.. Urea Amonium hidrogen fosfat (NH4)2HPO4 Amonium klorida Pilih mana yang menurutmu paling efektif dan efisien bagi para petani. dengan persamaan reaksi. T u g a s Di bidang pertanian pupuk merupakan keperluan penting bagi keberhasilan panen.. Berapa volum gas H2 yang terbentuk pada STP? c. berdasarkan kadar nitrogen dan harga pupuk tersebut pilih pupuk mana menurutmu yang paling efektif dan efisien bagi para petani. Pupuk Rumus Kimia CO(NH2)2 NH4Cl Harga %N Harga N per kg Pupuk per kg . S = 32. O = 16... Hitung kadar nitrogen pada masing-masing pupuk. Carilah harga masing-masing pupuk di toko pupuk. 3 Mg(s) + 2 H3PO4(aq) Mg3(PO4)2(aq) + 3 H2(g) a.. ..5. 1. 4. Logam magnesium (Mg) sebanyak 18 gram direaksikan dengan 0... Berapa jumlah atom oksigen dalam 100 gram Fe2(SO4)3? (Ar Fe = 56. Tentukan pereaksi mana yang habis bereaksi? b.. d.... 134 Kimia Kelas X SMA dan MA . Misalnya tanaman kentang memerlukan pupuk yang mengandung nitrogen yang bisa didapat dari Urea (CO(NH2)2) dan ZA (NH4)2SO4.B. Tentukan rumus dari terusi tersebut! (Ar Cu = 63. 3. ..01 x 1022 molekul H2O? Bila pada P dan T tertentu volum 8 L gas H2S massanya 17 gram. Selesaikan soal-soal berikut dengan singkat dan jelas. CuSO4. ... berapakah volum dari 11 gram gas CO2 bila diukur pada keadaan yang sama? Berapa gram unsur fosfor (P) harus direaksikan dengan 24 gram gas oksigen (O2) membentuk senyawa P4O10? (Ar P = 31. .xH2O mengandung 63. 99... Buat laporan perhitungannya dalam sebuat tabel seperti berikut. Berapa liter gas CH4 (STP) dalam 0. S = 32. H = 1)..4 mol H3PO4.. . . . O = 16). Berapa gram H2O dalam 3.. 5... Berapa massa Mg3(PO4)2 yang terbentuk? Berapa volum gas H2 yang terbentuk pada suhu 27 C dan tekanan 6 atm? 2. Hitunglah! a..8 gram cupri sulfat anhidrat.8 gram terusi atau CuSO4....2 mol CH4? b.

Pasangan unsur yang termasuk dalam satu golongan adalah .. 4. Atom I II III IV V Jumlah Elektron 6 7 8 8 8 Jumlah Proton 6 7 7 8 8 Jumlah Neutron 8 7 7 8 10 4. kenaikan nomor atom E. 1. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. P dan T B. dan neutron dari masingmasing atom yang ada. banyaknya proton dalam atom D. besarnya muatan inti E. .. Q dan S 3. . konfigurasi elektron unsur D. P dan R E. .Soal Evaluasi Semester I A. elektron.. A. sifat fisika unsur C. 2. 3. 5. Tabel periodik unsur modern yang kita pakai sekarang disusun berdasarkan . A. . Q dan T C. 1. kenaikan massa atom No. banyaknya kulit dalam atom B. A. banyaknya elektron dalam atom C. Atom ini mungkin netral atau bermuatan. . P dan G D. . sifat kimia unsur B. banyaknya neutron dalam inti Tabel berikut menunjukkan jumlah proton. Periode dalam tabel periodik unsur menunjukkan . Soal Evaluasi Semester I 135 . Unsur P Q R S T Nomor atom 8 10 11 12 16 2.

Q dan T Dari atom 3Li. R dan T B. 2 2.. Q dan S. 10Q. 7 D. 1 dan Y 2.. 18. 11Na. K+. I B. A. Unsur yang memiliki keeletronegatifan paling tinggi adalah . energi ionisasi X < Y C. A. III dan IV C. Pasangan yang memiliki elektron valensi sama adalah . 5 Suatu atom dari unsur X memiliki konfigurasi elektron 2. 2. 8. P dan S.. . I dan IV B. 10. A. . . 8. dan 53I. . 7. energi ionisasi X = Y D. jari-jari atom X = Y 6. 2. 2. IV dan V 5. 17Cl. dapat membentuk ion bermuatan +2 C. Q dan S. . I dan II D. Ne. . unsur logam B. Pernyataan yang tepat tentang unsur X adalah . K . . O D. H 136 Kimia Kelas X SMA dan MA . 4 2. 8. A. energi ionisasi X > Y B. 6. P dan S. 19K. 10Ne. He C. 20Ca. . F E. 2 Perbedaan sifat periodik yang tepat dari kedua unsur tersebut adalah . 8. 8. . 8 B. . 9F. 1 C. 8. R dan T D. 1 2. 7 2. . 7 2. Na+. 16S. memiliki 6 proton pada kulit terluar E. 8. 8. hanya dapat bereaksi dengan unsur nonlogam D. 12R. urutan ion-ion yang mempunyai jumlah elektron sama adalah . . jari-jari atom X < Y E. 1 2. K+ – + B. 8. 8. 2. 8. 8. . III dan IV E. 8. A. 1 2. Br–. 8. I– D. Ca . Br Diketahui konfigurasi elektron unsur X 2. dapat membentuk senyawa ion dengan natrium Di antara unsur-unsur berikut: 8P. . 18T. . 3 2. A. P dan T C. . A. 18. 7 E. 9. Na+. Cl–. R dan T E. I– + 2+ – C. Konfigurasi elektron yang dimiliki oleh tiga buah logam berturut-turut adalah . Li+. P dan Q.Atom-atom yang merupakan isotop adalah . 8. Na E. . F . 8 2. 35Br. . 8 2.

10 D. i dan iii E. . jari-jari besar keelektronegatifan kecil yang dimiliki oleh unsur halogen dibandingkan dengan unsur lain seperiodenya adalah . dan MgO B. iv. Jumlah pasangan elektron yang digunakan bersama pada molekul etena dengan struktur: H H C = C H H adalah . A. 8 C. . molekul P2H4 dapat dinyatakan ikatannya dengan struktur Lewis yaitu . Di antara sifat-sifat berikut: i. . iii dan iv C. 12 E. . . 16 13. CaO. H H H H P H B. . CO2. CaO. dan CuSO4 D. HCl. H P H P H H P H E. dan MgO 14. . CuSO4. ii dan iv B. nonlogam ii. energi ionisasi tinggi iii. HCl. A. dan CuSO4 E. . CO2.11. P P H H H H P P H H C. dan NaCl C. D. A. H H P P H H Soal Evaluasi Semester I 137 . 6 B. . . ii dan iii 12. i dan ii D. CO2. Fosfor terdapat pada golongan V pada tabel periodik unsur. Senyawa yang memiliki ikatan ion adalah . A. . MgO. CaO. .

15. difosfor pentaoksida E. N2O3. . H2O C. HF B. grafit 20. E. 5 Y 2. HCl C. Hidrogen dapat membentuk senyawa (dengan ikatan kovalen maupun ikatan ionik) dengan banyak unsur lain. dan kovalen koordinat adalah . Na2O. . . . A. SO2. garam dapur C. difosfor oksida D. . . ClO2. A. Diketahui konfigurasi elektron X dan Y: X 2. C2H2. H2SO4. besi B. C5H12. P4O10. H2O. CH4 C2H5OH HCl C2H5OH NaCl Rumus Molekul NaCl CH3COOH C2H22O11 C12H22O11 H2SO4 138 Kimia Kelas X SMA dan MA . KH 18. D. HF. SO2 19. . . Pasangan yang benar dari rumus empiris dan rumus molekul adalah . . 8. . intan D. CaO. A. Urutan senyawa yang mengandung ikatan kovalen. . SO2. Di antara unsur dan senyawa berikut yang mempunyai titik leleh tertinggi adalah . B. CO2. 7 Dari unsur X dan Y dapat terbentuk suatu senyawa dengan rumus . . fosfor dioksida B. . . HF. XY2 E. P2O3. XY D. Al2O3 16. . X3Y B. C3H6. kovalen polar. N2O4 B. Senyawa di bawah ini yang mempunyai ikatan ionik adalah . es E. . A. . CH4 D. A. P2O5 mempunyai nama . C3H8O C. H2O. CO2. SO2 E. NH3 B. . Berikut ini yang pasangannya merupakan rumus empiris adalah . HF. C6H14 E. . fosfor pentaoksida C. HCl D. C6H12 D. Rumus Empiris A. . XY3 17. X2Y C. Titik leleh senyawa atau unsur bergantung pada ikatan-ikatan yang dibentuk atom-atomnya. HBr E. C. . pentafosfor dioksida 21. A. 8. CO2.

Siswa tersebut menyimpulkan terjadi reaksi antara dua zat itu. kecuali . Seorang siswa mencampurkan dua zat kimia. . 180 B. maka massa molekul relatif (Mr) senyawa Na2CO3. CaPO4 D. jumlah unsurnya 28. Jika diketahui massa atom relatif H = 1. Mg(s) + HCl(aq) MgCl2(aq) + H2(l) B. terjadi endapan C. 124 E. A. . . . . perubahan massa 23. Pada temperatur dan tekanan yang sama. perubahan suhu D. Gay Lussac E. A. . timbul gas B. A. A. . jumlah molekulnya D. 20 D.10 H2O adalah .22. jumlah atomnya C. perubahan warna E. O = 16. 15 26. Reaksi yang sudah setara adalah . Ca3(PO4)2 B. 286 C. . Boyle 27. . A. C = 12. Jumlah atom dalam senyawa (NH4)2SO4 adalah . volum pada STP E. 12 B. Kalsium fosfat mempunyai rumus kimia . Na = 23. Jumlah yang sama antara 1 mol etanol dan 1 mol etana adalah . Ca3PO4 24. massanya B. 18 E. . . Proust B. 106 D. 134 Soal Evaluasi Semester I 139 . CH4(g) + 2 O2(g) CO2(g) + H2O(l) E. . . Ca2PO4 E. . 2 Na(s) + 2 H2O(l) 2 NaOH(aq) + H2(g) 25. . 1 mol setiap gas akan terdapat pada volum yang sama. A. Avogadro D. . . karena timbul salah satu gejala-gejala berikut. C2H4(aq) + O2(g) CO2(g) + 2 H2O(l) C. . Pernyataan ini sesuai dengan . A. . . Ca2(PO4)3 C. . Ca(s) + 2 HCl(aq) CaCl2(aq) + 2 H2O(l) D. 10 C. Dalton C.

. . A. 70 gram C. Senyawa sulfida yang mengandung massa belerang (Ar S = 32) paling besar dari tiap 10 gram sampel adalah .0 x 10 23 2 x 14. A.8 mL D.5 mol C. . . . .29. 2 E. 3 140 Kimia Kelas X SMA dan MA .0 gram D. . 0 2 x 14. 1. 4 B. Rumus Kimia NiS CuS FeS2 NaS2 PbS Mr 90 95.0 mol E. . . . 1. 4. 36 gram 34. C. maka gas H2 yang dihasilkan adalah . . 6.2 mol Mg bereaksi dengan HCl berlebih dengan reaksi: Mg(s) + HCl(aq) MgCl2(aq) + H2(g). Jika volum molar gas = 24 L. Gas oksigen yang diperlukan adalah . . E. 14. .0 mol B. A.0 x 1023.4 gram air membentuk senyawa hidrat XSO4. C. .5 mol 33. 0. 0 6. A. 0 A.0 x 6. 0. Nilai n adalah . 48 L C. B. E.nH2O. 16 gram D. .0 x 1023 30.5 mol D. . 1 D. 2. Ar N = 14) adalah . 48 mL E. 2. 2 x 6. . Empat mol belerang dioksida direaksikan dengan gas oksigen menghasilkan belerang trioksida. 32 gram E. Massa oksigen yang terdapat di dalam 72 gram air murni adalah . Sample A. 0. D. B. 64 gram B.0 x 1023 1 2 gram gram x 14. . 4. (Mr H2O = 18).0 x 1023 gram 6. 480 mL B.5 120 160 239 31.8 L 32. 5 C. Massa satu molekul gas nitrogen (N = 6.0 x 1023 gram 14.1 mol XSO4 bergabung dengan 5.

C. 3. Jumlah proton. A. pilih unsur yang dinyatakan sebagai 1) atom logam yang netral 4) ion negatif 2) ion positif 5) pasangan isotop 3) gas mulia Berdasarkan data di atas. Gambarkan elektron-elektron yang membentuk ikatan kovalen dari molekul Cl2. dan elektron dari unsur A sampai dengan F adalah sebagai berikut. Dari senyawa di atas mana yang merupakan senyawa kovalen polar? Tulis rumus dari 1) amonium sulfat 2) kalsium karbonat 3) 4) natrium hidroksida aluminium oksida Soal Evaluasi Semester I 141 . H2O. 4. ramalkan senyawa yang terbentuk antara C dan D serta D dan F. dan CH4. Terusi mempunyai rumus CuSO4. Persentase air yang terdapat pada terusi adalah . . gambarlah struktur Lewis dari unsur C. b. 18 x 100 % 160 5 x 18 x 100 % 160 18 x 100 % 160 + 18 D. E.5H2O. neutron. 2. Proton 9 11 12 17 10 17 Neutron 10 12 12 18 10 20 Elektron 10 10 12 17 10 17 b. Dari data di atas. Tembaga(II) sulfat mempunyai massa molekul relatif = 160. Unsur A B C D E F a. a. a. . Selesaikan soal-soal berikut dengan singkat dan jelas. Tulis juga jenis ikatan kimianya.35. dan F. Dari tabel di atas. B. HCl. c. 5 x 18 x 100 % 160 + (5 x 18) 18 x 100 % 160 + (5 x 18) B. 1. D. Bandingkan sifat keperiodikan unsur antara unsur golongan IIA dan VIIA yang seperiode. .

N = 14. 142 Kimia Kelas X SMA dan MA . Tentukan volum O2 pada STP. Tentukan massa PbO yang dihasilkan. FeS. Tulis nama dari rumus: Ca(NO3)2. dan gas oksigen dengan persamaan reaksi: (Ar Pb = 207. gas O2. Tentukan jumlah molekul NO2. c. d.12 gram timbal(II) nitrat akan menghasilkan timbal oksida. Mg3(PO4)2. 5. Hitung jumlah atom dalam masing-masing senyawa di atas! Hitung jumlah unsur pembentuk senyawa di atas! Pemanasan 33. O = 16). dan H2SO4. nitrogen oksida.b. c. Setarakan persamaan reaksi tersebut! b. d. NO2 yang dihasilkan. Hitung mol PbO. Pb(NO3)2(s) PbO(s) + NO2(g) + O2(g) a. e.

SO42–. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. menentukan larutan elektrolit yang berasal dari senyawa ion dan senyawa kovalen. 2. 4. Ca2+. mengidentifikasi sifat-sifat larutan elektrolit dan nonelektrolit melalui percobaan. Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit 143 143 . dan CO32–. menjelaskan penyebab kemampuan larutan elektrolit menghantarkan arus listrik. K+. Cl–. menjelaskan kekuatan larutan elektrolit. 3.Bab VI Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit Sumber: Dokumentasi Penerbit Air laut merupakan elektrolit karena di dalamnya terdapat ion-ion seperti Na+.

PETA KONSEP Larutan ada yang bersifat Penghantar Listrik Bukan Penghantar Listrik disebut disebut Larutan Elektrolit Larutan Nonelektrolit terdiri dari berupa Larutan Elektrolit Lemah contoh Larutan Elektrolit Kuat contoh Senyawa Ion contoh Senyawa Kovalen contoh NH3. CH3COOH HCl. NaCl NaCl HCl 144 Kimia Kelas X SMA dan MA .

HCl. Apakah semua larutan menghantarkan listrik? Untuk menguji daya hantar listrik larutan digunakan alat uji elektrolit yang baterai dapat dirangkai sendiri dari lampu. Makanan yang disebarkan ke seluruh tubuh. Komponen Larutan Berbagai zat di laboratorium sebelum direaksikan. Contoh senyawa ion yaitu KCl. Gambar 6. Chemistry For You Gambar 6. sedangkan zat terlarut terdiri dari berbagai senyawa baik senyawa ion maupun Sumber: New Stage Chemistry senyawa kovalen. diubah dulu menjadi zat dalam bentuk larutan. larutan ada yang bersifat elektrolit dan nonelektrolit. dan berwujud padat yang diberi nama alloy contohnya perunggu. Larutan termasuk ke dalam campuran homogen yang komponennya terdiri atas zat HCl ALKOHOL 25% terlarut dan pelarut. Bergantung pada jenis zat terlarutnya. Larutan dapat berwujud cair seperti larutan gula. elektrode karbon lampu Sumber: Lawrie Ryan. Contoh senyawa kovalen yaitu dalam bentuk larutan C6H12O6. Untuk keperluan penelitian. Mineral dari tanah diserap tumbuh-tumbuhan dalam bentuk larutan.2 Alat penguji daya hantar listrik larutan Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit 145 . Perhatikan Gambar 6. Daya Hantar Listrik Berbagai Larutan Bila kita memegang kabel berarus listrik yang terkelupas isolatornya maka dapat tersengat aliran listrik. dan batu baterai.2. NaCl. elektrode karbon. larutan kabel. berwujud gas seperti udara. biasanya sudah dibuat dalam bentuk larutannya. jumlah zat terlarut di dalam pelarutnya ditentukan dalam satuan tertentu. misalnya dalam % volum dan molaritas (akan dibahas di kelas XI). Apa yang dimaksud dengan larutan elektrolit dan nonelektrolit? Apa yang menyebabkan perbedaannya? L A. Reaksi-reaksi kimia di laboratorium atau di pabrik-pabrik industri kimia juga umumnya dalam bentuk larutan. Mengapa? Hal ini terjadi karena di dalam tubuh kita terdapat larutan yang dapat menghantarkan arus listrik.arutan mempunyai peranan penting dalam kehidupan maupun di bidang industri. B.1 Berbagai zat NaOH. Pelarut yang biasa digunakan 1M adalah air. dan C2H5OH. NH3.

Tulis rumus zat terlarut pada masing-masing larutan! Dari percobaan di atas kamu dapat mengamati ada larutan yang dapat menyebabkan lampu menyala dan gelembung gas di sekitar elektrode. elektrode dicuci dulu. Larutan tersebut dapat menghantarkan listrik atau disebut larutan elektrolit.1 Klasifikasi 1.1 Pengujian daya hantar listrik beberapa larutan Bahan Rumus Nyala Lampu Pengamatan pada Zat Terlarut Elektrode (Gelembung Gas) – C2H5OH C12H22O11 HCl NaOH CH3COOH NH3 NaCl – – – Terang Terang Redup Redup Terang – – – Ada Ada Ada Ada Ada Sumber: Ebbing. gula. Larutan yang tidak menyebabkan lampu menyala dan gelembung gas adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan listrik atau disebut larutan nonelektrolit. alkohol. Amati lampu dan keadaan larutan di sekitar elektrode karbon.Untuk menguji daya hantar listrik larutan. Tabel 6. Sediakan berbagai larutan yang akan diuji yaitu larutan garam dapur. Larutan mana yang dapat menghantarkan listrik dan yang tidak? 2. dan asam klorida di dalam gelas kimia kecil dengan volum yang sama. lakukan kegiatan berikut ini! KEGIATAN 6. General Chemistry Air suling Alkohol 70% Larutan gula Larutan asam klorida Larutan natrium hidroksida Larutan asam asetat (cuka) Larutan amonia Larutan natrium klorida 146 Kimia Kelas X SMA dan MA . Celupkan alat penguji elektrolit pada larutan garam dapur seperti pada gambar di samping! 3. Setiap akan digunakan. 2. cuka. 4. Lakukan hal yang sama untuk larutan lainnya. natrium hidroksida. catat dalam tabel pengamatan. Sekarang coba kamu perhatikan hasil pengujian daya hantar listrik terhadap beberapa larutan pada tabel berikut. Daya Hantar Listrik Larutan lampu + – baterai karton elektrode karbon larutan yang akan diuji Pertanyaan: 1.

Larutan nonelektrolit yaitu larutan yang tidak menghantarkan arus listrik. larutan gula. hidrogen klorida. sedangkan larutan asam cuka menyebabkan lampu menyala redup. + – + Ion-ion bergerak menuju akibatnya larutan elektrolit dapat – elektrode + menghantarkan arus listrik. Kekuatan Larutan Elektrolit Perhatikan data percobaan terhadap asam klorida dan asam cuka pada Tabel 6. Berdasarkan penjelasan ini maka penyebab larutan dapat menghantarkan listrik adalah karena adanya ion-ion positif dan ion negatif yang berasal dari senyawa elektrolit yang terurai dalam larutan. Dalam larutan itu. maka larutan-larutan tersebut tidak menghantarkan arus listrik atau nonelektrolit. Mengapa larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik? Bila larutan elektrolit dialiri arus + – listrik. ion-ion dalam larutan akan + – bergerak menuju elektrode dengan muatan yang berlawanan. seperti air suling. dan alkohol.1 kamu dapat menggolongkan larutan berdasarkan daya hantar listriknya yaitu sebagai berikut. NaOH. dan cuka. Contohnya NaCl dalam air terurai menjadi Na+ dan Cl–. Gula pasir. Mengapa nyala lampu berbeda? Pada data percobaan.1.Berdasarkan data pada Tabel 6. 2. dan alkohol jika dilarutkan dalam air tidak terurai menjadi ion-ion. zat-zat tersebut tetap berwujud molekul-molekul netral yang tidak bermuatan listrik.3 bertindak sebagai penghantar. contohnya larutan NaCl. HCl. contohnya larutan CH3COOH dan NH3. Melalui cara ini arus listrik akan mengalir dan ion – Gambar 6. Larutan elektrolit kuat yaitu larutan yang daya hantar listriknya kuat. Berdasarkan hal ini larutan digolongkan menjadi dua kelompok yaitu larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah. larutan HCl dapat menyebabkan lampu menyala terang. seperti larutan garam dapur. 1. 1. amonia. natrium hidroksida. 2. urea. Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit 147 . Larutan elektrolit lemah yaitu larutan yang daya hantar listriknya lemah. Cara penulisan reaksi ionisasinya adalah sebagai berikut: NaCl(s) H2O(l) Na+(aq) + Cl–(aq) kristal NaCl padat ion-ion dalam air C. Larutan elektrolit yaitu larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. dan H2SO4. Penguraian senyawa elektrolit menjadi ion-ionnya disebut reaksi ionisasi.

Apa perbedaan larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah? Sebagai contoh akan dibedakan bagaimana ionisasi HCl dan CH3COOH dalam air. Jika HCl dilarutkan dalam air, hampir seluruh molekul HCl akan terurai membentuk ion H+ dan ion Cl–. HCl terionisasi sempurna, artinya, jika 1 mol HCl dilarutkan akan dihasilkan 1 mol ion H+ dan 1 mol ion Cl–. HCl(aq) 1 mol H+(aq) 1 mol + Cl–(aq) 1 mol

Larutan CH3COOH tidak terionisasi sempurna tetapi hanya sebagian. Pada CH3COOH sekitar 0,4% molekul yang terionisasi, artinya jika 1 mol CH3COOH dilarutkan dalam air, jumlah ion H+ dan ion CH3COO– masing-masing hanya 0,004 mol. CH3COOH(aq) 1 mol H+(aq) + 0,004 mol CH3COO–(aq) 0,004 mol

Berdasarkan uraian ini maka kekuatan daya hantar listrik dari larutan elektrolit bergantung dari jumlah ion-ion yang ada dalam larutan. Secara garis besar, perbedaan larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah dapat dilihat pada Tabel 6.2. Tabel 6.2 Perbedaan elektrolit kuat dan lemah Elektrolit Kuat 1. 2. Dalam air akan terionisasi sem– purna. Zat terlarut berada dalam bentuk ion-ion dan tidak ada molekul zat terlarut yang netral. Jumlah ion dalam larutan relatif banyak. Daya hantar listrik kuat. Elektrolit Lemah 1. Dalam air hanya terionisasi se– bagian. 2. Zat terlarut sebagian besar ber– bentuk molekul netral dan hanya sedikit yang berbentuk ion. 3. Jumlah ion dalam larutan relatif sedikit. 4. Daya hantar listrik lemah.

3. 4.

D. Senyawa-Senyawa Pembentuk Larutan Elektrolit
Senyawa-senyawa elektrolit dapat merupakan senyawa ion dan senyawa kovalen. Bagaimana terjadinya ion-ion dari senyawa ion maupun kovalen? Sebagai contoh dapat dipelajari dari proses pelarutan NaCl dan pelarutan HCl.

148

Kimia Kelas X SMA dan MA

1. Senyawa Ion
NaCl merupakan senyawa ion. Jika kristal NaCl dilarutkan dalam air, maka ikatan antara ion positif Na+ dan ion negatif Cl– terputus dan ion-ion itu berinteraksi dengan molekul air. Ion-ion ini dikelilingi oleh molekul air. Peristiwa ini disebut hidrasi. Dalam keadaan terhidrasi, ion-ion bebas bergerak di seluruh bagian larutan. Perhatikan ilustrasi proses hidrasi senyawa ion pada Gambar 6.4!
+ + + +

Na+ + – + – + – + – + – + – + – + NaCl – + – + –

+ + +

+

+

+

+

+

– +

+ –

– +

+ –

– +

+ +

+

Sumber: Holtzclaw, General Chemistry With Qualitative Analysis

Gambar 6.4 Proses hidrasi senyawa ion

Pelarutan NaCl dalam air dinyatakan dengan persamaan berikut:
H2O(l)

NaCl(s)

Na+(aq) + Cl–(aq)

Semua senyawa ion merupakan zat elektrolit, sebab jika larut dalam air dapat menghasilkan ion-ion. Beberapa reaksi ionisasi dari larutan elektrolit dapat dilihat pada contoh berikut.

Contoh:
KCl(aq) Na2SO4(aq) NH4Cl(aq)
H2O(l) H2O(l) H2O(l)

K+(aq)

+ Cl–(aq)

2 Na+(aq) + SO42–(aq) NH4+(aq) + Cl–(aq)

NaCl padat (kristal) tidak menghantarkan listrik karena ion-ionnya terikat kuat. Apabila NaCl dilelehkan pada temperatur 800 C, ion Na+ dan Cl– akan dapat bergerak bebas sehingga lelehan NaCl akan merupakan penghantar listrik yang baik.

Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit

H 2O

+

+

+ +

+

+

+

+

+

+

+

+

+

+

+

+

+

+

+

– – + + –

+ – +

– + –

+

+

– +

+

+

+ +

+

+

149


+

Cl–

O2–

H+

+

+ +

+

+

+

+


+

+

+

+

+


+


+ +

Latihan 6.1
Tulis reaksi ionisasi dari senyawa-senyawa berikut. a. NaOH d. (NH4)2SO4 b. Na2CO3 e. HNO3 c. CaCl2 f. CH3COOH g. h. HCOOH KCl

2. Senyawa Kovalen
Senyawa kovalen adalah senyawa yang atom-atomnya bergabung melalui ikatan kovalen. Senyawa kovalen polar terbentuk karena dua atom yang bergabung mempunyai perbedaan keelektronegatifan. Contoh senyawa kovalen polar, di antaranya larutan asam klorida, larutan amonia, dan asam cuka murni. Senyawasenyawa ini dalam bentuk murni bukan penghantar listrik yang baik, tetapi bila senyawa-senyawa tersebut dilarutkan dalam air akan menghasilkan larutan yang dapat menghantarkan listrik. Apakah yang menyebabkan hal tersebut terjadi? HCl merupakan senyawa kovalen polar. Air juga merupakan molekul polar yang mempunyai kutub positif dan negatif. Ketika HCl dilarutkan ke dalam air, terjadilah pembentukan ion, yaitu ion H+ dan ion Cl–. Reaksi ionisasinya: HCl(g)
H2O(l)

H+(aq) + Cl–(aq)

Beberapa senyawa kovalen polar dapat terionisasi tapi tidak sempurna, hanya sedikit ion yang dihasilkan pada saat pelarutan maka larutan bersifat elektrolit lemah. Contoh HNO2 dan CH3COOH. Reaksi ionisasinya: HNO2(l) + air H+(aq) + NO2–(aq) CH3COOH(l) +
air

H+(aq) + CH3COO–(aq)

Selain proses pelarutan, larutan elektrolit ada yang dihasilkan akibat reaksi senyawa kovalen dengan air, sehingga membentuk ion-ion. Contoh NH3 dan SO2. Reaksi : NH3(g) + H2O(l) NH4+(aq) + OH–(aq) SO2(g) + H2O(l) 2 H+(aq) + SO32–(aq)

Latihan 6.2
Selesaikan soal-soal berikut! 1. Tuliskan gejala-gejala yang terjadi pada sebuah tabel, jika larutan urea, kalium iodida, amonium klorida, asam sulfat, cuka, dan magnesium sulfat (garam Inggris) diuji daya hantar listriknya dengan alat uji elektrolit. 2. Tuliskan reaksi ionnya dari soal no. 1 yang merupakan larutan elektrolit.

150

Kimia Kelas X SMA dan MA

INFO KIMIA
Larutan elektrolit dapat menghantarkan listrik karena mengandung ion-ion. Beberapa ion sangat diperlukan tubuh manusia. Penyakit anemia disebabkan kekurangan ion Fe2+ dalam darah.

Rangkuman
1. Larutan merupakan campuran homogen yang komponennya terdiri dari zat terlarut dan pelarut. Pelarut yang digunakan air, sedangkan zat terlarut terdiri dari senyawa ion atau senyawa kovalen polar. Larutan elektrolit • Larutan yang bersifat dapat menghantarkan arus listrik. • Larutan dengan zat terlarutnya dalam air akan terurai menjadi ion negatif dan ion positif. Larutan nonelektrolit • Larutan yang bersifat tidak dapat menghantarkan arus listrik. • Larutan dengan zat terlarutnya dalam air tidak terionisasi. Berdasarkan kekuatannya menghantarkan listrik, larutan elektrolit digolongkan menjadi larutan elektrolit lemah dan kuat.

2.

3.

4.

Kata Kunci

• • •

Campuran homogen Larutan Larutan elektrolit

• • •

Larutan nonelektrolit Senyawa ion Senyawa kovalen polar

Evaluasi Akhir Bab
A. Pilihlah salah satu jawaban yang benar.
1. Lampu alat penguji elektrolit tidak menyala ketika elektrodenya dicelupkan ke dalam larutan asam cuka, tetapi pada elektrode terbentuk gelembunggelembung gas. Penjelasan untuk keadaan ini adalah . . . . A. larutan asam cuka bukan larutan elektrolit B. gas yang terbentuk adalah cuka yang menguap C. asam cuka merupakan elektrolit kuat D. sedikit sekali asam cuka yang terionisasi E. alat penguji elektrolit rusak

Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit

151

2.

Larutan berikut dapat menghantarkan arus listrik, kecuali . . . . A. cuka D. minyak tanah B. soda E. kaporit C. kapur Berikut ini adalah data pengujian beberapa larutan dengan alat uji elektrolit. Larutan I II III IV V Lampu Menyala terang Tidak menyala Menyala redup Tidak menyala Tidak menyala Pengamatan lain pada elektrode Ada gelembung gas Tidak ada gelembung gas Ada gelembung gas Tidak ada gelembung gas Ada gelembung gas

3.

Dari data di atas yang termasuk larutan elektrolit adalah . . . . A. II, V, dan I D. II, V, dan II B. I, III, dan V E. I, II, dan IV C. I, III, dan II 4. Suatu larutan adalah penghantar listrik yang baik, jika larutan itu mengandung .... A. air yang terionisasi B. air yang merupakan penghantar listrik C. elektron yang bebas bergerak D. ion-ion yang bebas bergerak E. elektrode yang merupakan penghantar listrik Larutan natrium klorida dan larutan asam cuka, keduanya menghantarkan arus listrik. Hal ini menunjukkan bahwa kedua larutan 1. merupakan senyawa ion 2. bersifat netral 3. mengandung ion 4. merupakan senyawa kovalen yang benar adalah . . . . A. 1, 2, 3 B. 1, 2 C. 1, 3 6. D. 1, 4 E. 3 saja

5.

Dari 0,1 mol asam cuka yang terlarut dalam air telah terurai 0,005 mol. Berapa % asam cuka yang terionisasi menjadi ion-ionnya? A. 5% D. 1% B. 0,5% E. 0,1% C. 0,05%

152

Kimia Kelas X SMA dan MA

II D. NaNO3(aq) H2SO4(aq) Na2SO4(aq) Na+(aq) + N–(aq) + 3 O2–(aq) 2 H+(aq) + SO42–(aq) Na+(aq) + 2 SO4 Reaksi yang benar adalah . A. 4 E. Jika asam cuka dilarutkan ke dalam air. III E. 1. senyawa kovalen polar yang benar adalah . 1. Berikut ini beberapa reaksi ionisasi. VI B. (NH4)2SO4(aq) NH4+(aq) + SO4–(aq) B. 1. . . hanya sebagian kecil yang terurai menjadi ion-ion. IV Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit 153 . III. . II. 2. . . . 3. 1. senyawa ion 4. 3 C. (NH4)2SO4(aq) 9. 1. 2 B. 2. 3. A. . 2. VI C. 3 B. (NH4)2SO4(aq) D.7. 3 10. . (NH4)2SO4(aq) NH4+(aq) + SO42–(aq) 2 NH4+(aq) + SO42–(aq) NH42+(aq) + SO42–(aq) 2 NH4+(aq) + 2SO42–(aq) C. . (NH4)2SO4(aq) E. I. . . A. K+ NO3– KNO3 I K2SO4 IV Ca2+ CaNO3 II CaSO4 V Al3+ D. karena asam cuka 1. elektrolit lemah 2. CaCl2(aq) Ca+ + Cl2. . 3 E. 4 D. 3 saja Al(NO3)3 III Al2SO4 VI SO42– Rumus kimia pada kotak di atas yang salah adalah . 1. 4. 4 8. Amonium sulfat (NH4)2SO4 dilarutkan ke dalam air sesuai dengan persamaan reaksi . A. senyawa kovalen 3. I. 2 C. 2. II.

.. 154 Kimia Kelas X SMA dan MA . CO(NH2)2. H+ ... styrofoam. T u g a s Untuk percobaan pengujian daya hantar listrik larutan cobalah buat rangkaian ”Elektrolit Tester” dengan desain yang menarik. dan pohon kering. Hasil karyamu dapat dipamerkan.. . NH3 dilarutkan dalam air. Tentukan yang termasuk senyawa ion dan senyawa kovalen... kaki tidak boleh basah dan harus bersepatu karet? Jelaskan! Jika zat berikut ini: NaOH.. lampu dibuat sebagai lampu taman. larutan nonelektrolit. . d. Mg2+ . c. . Mengapa jika akan memperbaiki gangguan listrik. Salin tabel berikut dan lengkapi dengan rumus kimia dari masing-masing kation dan anion.... Buatlah taman dari bahan bekas seperti triplek..... Lampu dapat juga diganti dengan bel listrik atau lampu spot light yang berwarna. .... H2SO4. kertas warna. Na+ Cl– OH– Br– NO3– b. sehingga pada saat digunakan untuk menguji larutan akan lebih menarik dan menambah semangat pada saat praktikum.. a.. manakah yang tergolong a. . larutan elektrolit kuat. 2.. CH3COOH. H2O . Selesaikan soal-soal berikut dengan singkat dan jelas. HNO3 Tuliskan nama dari setiap rumus.. . CCl4. 1. 3.B. Gunakan batu batere dan kabel secukupnya.. KCl. 4. c. tetapi air laut lampunya menyala. C6H12O6.... Tulis masing-masing reaksi ionnya... Contohnya. KOH... larutan elektrolit lemah. HCl. b. Coba jelaskan mengapa air hujan jika diuji hantaran listriknya oleh alat uji elektrolit lampunya tidak menyala. .

3. menjelaskan konsep reaksi oksidasi-reduksi berdasarkan kenaikan dan penurunan bilangan oksidasi. 2. menunjukkan zat yang bertindak sebagai oksidator atau reduktor pada suatu reaksi oksidasireduksi. Reaksi Oksidasi-Reduksi Reaksi Oksidasi-Reduksi 155 155 .Bab VII Reaksi Oksidasi-Reduksi Sumber: Dokumentasi Penerbit Perkaratan besi merupakan proses reaksi oksidasi-reduksi. 4. 5. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. menjelaskan konsep reaksi oksidasi-reduksi berdasarkan penggabungan dan pelepasan oksigen. menuliskan tata nama senyawa berdasarkan harga bilangan oksidasi logam pembentuknya. menjelaskan konsep reaksi oksidasi-reduksi berdasarkan pengikatan dan pelepasan elektron.

PETA KONSEP Reaksi Oksidasi-Reduksi melibatkan mengalami Oksidator Reduktor mengalami mengalami Perkembangan Konsep Reduksi Oksidasi melibatkan antara lain Bilangan Oksidasi mendasari Tata Nama Senyawa Konsep Redoks Berdasarkan Penggabungan dan Pelepasan Oksigen Konsep Redoks Berdasarkan Pengikatan dan Pelepasan Elektron Konsep Redoks Berdasarkan Kenaikan dan Penurunan Bilangan Oksidasi 156 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Pengertian oksidasi dan reduksi dapat dijelaskan dengan contohcontoh reaksi berikut. Konsep Reaksi Oksidasi Reduksi Salah satu reaksi kimia yang terpenting adalah reaksi oksidasi-reduksi. tata nama berdasarkan bilangan oksidasi. jika suatu zat menerima oksigen. zat itu dikatakan mengalami oksidasi. mulai dari konsep penggabungan dan pelepasan oksigen. Konsep ini sangat membantu dalam penjelasan proses oksidasi-reduksi. Pada reaksi redoks dikenal zat-zat oksidator dan reduktor. Reaksi Oksidasi-Reduksi 157 . seng mengalami oksidasi. sedangkan tembaga(II) oksida adalah zat pengoksidasi atau oksidator. Reaksi ini tidak dapat dibahas satu per satu. bahan makanan menjadi basi karena teroksidasi oleh udara.i sekitar kita terdapat berbagai proses kimia yang dapat dijelaskan dengan konsep reaksi redoks. reaksinya disebut reaksi reduksi. ahli kimia meninjau reaksi redoks hanya dari konsep reaksi dengan oksigen. b. sebab keduanya tidak dapat dipisahkan. Pada mulanya. Pada bab ini akan dijelaskan perkembangan konsep reaksi redoks. Pengertian oksidasi-reduksi berkembang sesuai dengan konsep-konsep yang menyertainya. Contoh: a. Jika zat melepaskan oksigen. kira-kira pada abad ke-19. 1. dan perkaratan. Jika terjadi reaksi oksidasi selalu disertai reaksi reduksi. Magnesium terbakar dalam oksigen sesuai dengan persamaan reaksi: 2 Mg(s) + O2(g) 2 MgO(s) Magnesium mengikat oksigen berarti magnesium mengalami oksidasi. zat itu mengalami reduksi. reaksinya disebut reaksi oksidasi. Kini konsep reaksi redoks mengalami perkembangan yaitu ditinjau dari pengikatan dan pelepasan elektron serta perubahan bilangan oksidasi. Seng disebut zat pereduksi atau reduktor. konsep pengikatan dan pelepasan elektron. dan penerapan konsep redoks. Konsep Reaksi Oksidasi Reduksi Berdasarkan Penggabungan dan Pelepasan Oksigen Sejak dulu para ahli mengamati bahwa dalam reaksi kimia. D A. Contohnya proses pembakaran bahan bakar. serta konsep bilangan oksidasi. penyepuhan logam. penggunaan baterai sebagai sumber listrik. berarti tembaga(II) oksida mengalami reduksi. Reaksi antara logam seng dan tembaga(II) oksida dengan persamaan reaksi: Zn(s) + CuO(aq) ZnO(aq) + Cu(s) Tembaga(II) oksida melepaskan oksigen dan seng mengikat oksigen.

2 CuS(s) + 3 O2(g) 2 CuO(s) + 2 SO2(g) 3. 2 Al(s) + Fe2O3(s) Al2O3(l) + 2 Fe(s) 2. Konsep ini kemudian berkembang terutama setelah konsep struktur atom dipahami. Misalnya pada reaksi CuO(s) dan H2(g). CuO mengoksidasi H2 berarti mengalami reduksi. Reduksi adalah peristiwa pelepasan oksigen. Reaksi antara tembaga(II) oksida dan hidrogen dengan persamaan reaksi: CuO(s) + H2(g) Cu(s) + H2O(l) Tembaga(II) oksida melepaskan oksigen maka CuO mengalami reduksi. Konsep Reaksi Oksidasi Reduksi Berdasarkan Pengikatan dan Pelepasan Elektron Dahulu pengertian reaksi oksidasi–reduksi hanya digunakan untuk reaksireaksi yang berlangsung dengan adanya perpindahan oksigen. Latihan 7. Reaksi oksidasi dan reduksi terjadi bersamaan. disebut oksidator. PbO(s) + H2(g) Pb(s) + H2O(l) 2. disebut reduktor. sebagai oksidator. Melalui konsep struktur atom maka konsep oksidasi–reduksi dapat juga dijelaskan berdasarkan pengikatan dan pelepasan elektron. hidrogen mengalami oksidasi. Oksidasi adalah peristiwa pengikatan oksigen. perhatikan uraian berikut! 158 Kimia Kelas X SMA dan MA . Hidrogen mengikat oksigen dari tembaga(II) oksida.1 Tentukan zat yang mengalami oksidasi. Reduktor adalah zat yang mengalami oksidasi atau zat yang mereduksi zat lain. Persamaan reaksinya ditulis: reduksi CuO(s) + H2(g) Cu(s) + H2O(l) oksidator reduktor oksidasi Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan sebagai berikut. H2 mereduksi CuO berarti mengalami oksidasi. reduksi. Oksidator adalah zat yang mengalami reduksi atau zat yang mengoksidasi zat lain. ZnO(s) + C(s) Zn(s) + CO(g) 4.c. dan sebagai reduktor dari reaksi-reaksi berikut: 1.

Reduksi adalah peristiwa pengikatan elektron. berubah menjadi ion magnesium. Pada reaksi ini Mg bertindak sebagai reduktor dan hidrogen sebagai oksidator. 4. Zn(s) + CuSO4(aq) Zn(s) + Cu2+(aq) ZnSO4(aq) + Cu(s) atau Zn2+(aq) + Cu(s) Reaksi ini dapat ditulis dalam dua tahap yang disebut setengah reaksi. Jadi. Cl2(g) + 2 Br–(aq) Mg(s) + Fe2+(aq) F2(g) + 2 KCl(aq) 2 Cl–(aq) + Br2(l) Fe(s) + Mg2+(aq) 2 KF(aq) + Cl2(g) Reaksi Oksidasi-Reduksi 159 . Reaksi di atas menunjukkan terjadinya pelepasan dan pengikatan elektron. Reduktor adalah pelepas elektron. berarti ion hidrogen. yaitu setengah reaksi oksidasi dan setengah reaksi reduksi yang disebut reaksi redoks. 3. Mg2+. Oksidator adalah pengikat elektron. berubah menjadi H2. Mg(s) + 2 HCl(aq) MgCl2(aq) + H2(g) 2. + Ion hidrogen.Untuk mempelajari konsep ini perhatikan reaksi logam magnesium dengan asam menghasilkan ion Mg 2+ dengan persamaan reaksi: Mg(s) + H+(aq) Mg2+(aq) + H2(g) Atom magnesium. Tunjukkan zat oksidator dan reduktornya. maka dapat disimpulkan sebagai berikut. oksidator adalah zat yang mengikat elektron dan reduktor adalah zat yang melepaskan elektron. H+ mengikat elektron yang dihasilkan Mg: 2 H+(aq) + 2 e– H2(g). Latihan 7. sambil melepaskan elektron: Mg(s) Mg2+(s) + 2 e–. 1. Mg. Proses oksidasi dan reduksi berlangsung dalam satu reaksi. Perhatikan contoh reaksi antara logam seng dan larutan tembaga sulfat di bawah ini. H . yaitu: setengah reaksi oksidasi : Zn(s) Zn2+(aq) + 2 e– setengah reaksi reduksi Reaksi keseluruhan : : Cu2+(aq) + 2 e– Zn(s) + Cu2+(aq) Cu(s) Zn2+(aq) + Cu(s) Reaksi keseluruhan adalah jumlah dari kedua setengah reaksi.2 Tentukan setengah reaksi dari reaksi-reaksi berikut. Oksidasi adalah peristiwa pelepasan elektron.

P4. Mg2+ = +2. bilangan oksidasi hidrogen = –1. dan menurut beberapa aturan. dan dalam OF2 sama dengan +2. 1) Bilangan oksidasi atom unsur bebas adalah nol. a. Bilangan Oksidasi Bilangan oksidasi atau tingkat oksidasi diterangkan berdasarkan komposisi senyawa. KHSO4. Al3+ = +3. CaHCO3.3. dan H2SO4. KClO4 sama dengan +1. Na2O2. Aturan ini berlaku untuk setiap unsur dalam satuan rumus. Bilangan oksidasi Ca dalam CaSO4. 2) Bilangan oksidasi hidrogen dalam senyawa = +1. Contoh: Bilangan oksidasi SO2 Jumlah bilangan 2 O = 2 x (–2) = –4 Bilangan oksidasi S = +4 Jumlah bilangan oksidasi SO2 = (+4) + (–4) = 0 7) Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur dalam suatu ion yang terdiri atas beberapa unsur sama dengan muatannya. dan S2– = –2. Bilangan oksidasi suatu ion monoatomik sama dengan muatannya. Fe. N2. 6) Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur dalam senyawa sama dengan nol. Na. Konsep Reaksi Oksidasi-Reduksi Berdasarkan Perubahan Bilangan Oksidasi Para ilmuwan telah menciptakan suatu metode untuk menentukan oksidator dan reduktor dalam suatu reaksi redoks yaitu menggunakan konsep bilangan oksidasi. misalnya dalam NaH dan CaH2. Bilangan oksidasi oksigen dalam senyawanya sama dengan –2. dan Al. CaCl2 sama dengan +2. H2O2. Mg. O2. S8. kecuali dalam peroksida misalnya. misalnya dalam HCl. dan unsur golongan alkali tanah sama dengan +2. Dalam hidrida logam. KMnO4. 3) 4) 5) Contoh: Bilangan oksidasi K dalam KCl. Bilangan oksidasi suatu unsur menggambarkan kemampuan unsur tersebut berikatan dan menunjukkan bagaimana peranan elektron dalam suatu senyawa. NH3. contohnya bilangan oksidasi Na+ = +1. Dalam senyawa. keelektronegatifan relatif unsur. Cl– = –1. Untuk memahaminya berikut akan diuraikan cara menentukan bilangan oksidasi dan penggunaan bilangan oksidasi pada reaksi redoks. bilangan oksidasi unsur golongan alkali sama dengan +1. Aturan untuk menentukan bilangan oksidasi unsur adalah sebagai berikut. misalnya dalam H2. BaO2 = –1. 160 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Bilangan oksidasi Cu mengalami penurunan dari +2 menjadi 0. Bilangan oksidasi H mengalami kenaikan dari 0 menjadi +1. perubahan bilangan oksidasi unsur-unsurnya menunjukkan terjadinya reaksi oksidasi dan reduksi. b. Cu(NO3)2 b. MnO2 2. Penggunaan Bilangan Oksidasi pada Reaksi Redoks Pada suatu reaksi.Contoh: Jumlah bilangan oksidasi pada SO42– = –2 –2 berasal dari 1 x bilangan oksidasi S + 4 x bilangan oksidasi O yaitu –2 = (1 x (+6)) + (4 x (–2)) Latihan 7. NaNO3 3. Dengan demikian berdasarkan perubahan bilangan oksidasinya. Untuk memahaminya perhatikan reaksi berikut. [Cr(Cl)6]3– Tentukan bilangan oksidasi masing-masing unsur pada a. CuO + H2 Cu + H2O (+2)(-2) (0) (0) (+1)(-2) ➤ reduksi oksidasi Oksidator Reduktor : CuO : H2 hasil oksidasi : hasil reduksi : H2O Cu Bilangan oksidasi Cu pada CuO = +2 dan pada Cu = 0. H2 bertindak sebagai reduktor. Tentukan bilangan oksidasi krom pada a. Tentukan bilangan oksidasi mangan pada a. Bilangan oksidasi H pada H2 = 0 dan pada H2O = +1. HNO3 c. ion Cr2O72– b. CrO3 c. Reaksi Oksidasi-Reduksi ➤ 161 . Pada reaksi ini CuO bertindak sebagai oksidator. Pada reaksi tersebut dinyatakan CuO mengalami reduksi dan H2 mengalami oksidasi.3 Selesaikan soal-soal berikut! 1. oksidasi adalah peristiwa kenaikan bilangan oksidasi dan reduksi adalah peristiwa penurunan bilangan oksidasi. ion MnO4– b.

2 H2 + O2 0 0 oksidasi Oksidator Reduktor 2. Reduktor mengalami kenaikan bilangan oksidasi. peristiwa reduksi dan oksidasi. Latihan 7. CaCl2(aq) + H2(g) 1.4 Jelaskan dengan menggunakan perubahan bilangan oksidasi. Ca(s) + 2 HCl(aq) 2. Rumus-rumus tersebut sebenarnya terjadi atas dasar harga-harga bilangan oksidasi unsur-unsur penyusunnya yang pada bab III dikenalkan dalam bentuk muatan dari ion-ion. Tata Nama Senyawa Berdasarkan Bilangan Oksidasi Pada bab III telah dibahas tentang rumus kimia dan tata nama senyawa. Oksidator mengalami penurunan bilangan oksidasi. maka dapat disimpulkan sebagai berikut. Cl2(g) + 2 NaBr(aq) Zn(s) + H2SO4(aq) Fe(s) + Cu (aq) 2+ 2 NaCl(aq) + Br2(g) ZnSO4(aq) + H2(g) Fe2+(aq) + Cu(s) B. Oksidasi adalah peristiwa kenaikan bilangan oksidasi suatu unsur. 3.Penggunaan bilangan oksidasi pada reaksi redoks lainnya dapat dilihat pada contoh berikut. : : O2 H2 reduksi hasil oksidasi hasil reduksi : H2O atau H+ : H2O atau O2– Cu + 4 HNO3 0 +5 oksidasi Oksidator : HNO3 Reduktor : Cu ➤ ➤ 2 H2O (+1)(–2) ➤ reduksi hasil oksidasi : Cu(NO3)2 atau Cu2+ hasil reduksi : NO2 Dari penjelasan di atas. Reduksi adalah peristiwa penurunan bilangan oksidasi suatu unsur. serta tunjukkan zat oksidator dan zat reduktor pada reaksi berikut. Contoh: 1. 162 Kimia Kelas X SMA dan MA ➤ Cu(NO3)2 + 2 H2O + 2 NO2 +2 +4 . 4.

1. +4. Misalnya tembaga mempunyai dua macam bilangan oksidasi. contoh tata nama senyawanya yaitu sebagai berikut. 2. Beri nama rumus senyawa berikut! KBr. diikuti dengan bilangan oksidasi logam dalam tanda kurung. Berikut contoh tata nama senyawa tembaga dengan oksigen. Besi(II) sulfida. +3. +6. kalium nitrat. Rumus Senyawa Cu2O CuO Nama Senyawa Cupro oksida Cupri oksida Latihan 7. yaitu Cu+ dan Cu2+. timah(IV) nitrat. 1. FeCl3. kemudian nama suku pertama nonlogam yang dirangkai dengan akhiran –ida. Reaksi Oksidasi-Reduksi 163 . +2 Bilangan oksidasi Mn : +2. CO. CaO. Bilangan oksidasi Fe : + 2.Tata nama yang mengungkapkan atau menuliskan harga bilangan oksidasi unsurnya yaitu untuk senyawa-senyawa yang dibentuk oleh logam-logam yang mempunyai lebih dari satu harga bilangan oksidasi misalnya logam-logam transisi. Rumus Senyawa Cu2O CuO CuS 2. SnCl4. Fe2O3. dan natrium nitrit. diikuti dengan nama suku pertama nonlogam yang dirangkai dengan akhiran –ida. Tuliskan rumus senyawa-senyawa berikut. Nama Senyawa Tembaga(I) oksida Tembaga(II) oksida Tembaga(II) sulfida Menyebutkan nama logam dalam bahasa Latin dengan akhiran –o untuk logam yang bilangan oksidasinya rendah dan akhiran –i untuk logam yang bilangan oksidasinya tinggi. dan HgI2. Menyebutkan nama logam dalam bahasa Indonesia. AlPO4. Cl2O3. +3. CO2. besi(III) karbonat. +3 Bilangan oksidasi Cu : + 1. +6 Tata nama untuk senyawa dari unsur-unsur tersebut ada dua cara yaitu sebagai berikut. magnesium sulfat. +7 Bilangan oksidasi Cr : +2. natrium sulfit. FeSO4.5 Selesaikan soal-soal berikut.

sehingga saat ini banyak perhiasan yang terbuat dari tembaga yang dilapisi emas melalui penyepuhan. Penerapan Konsep Reaksi Oksidasi-Reduksi Konsep reaksi oksidasi-reduksi banyak kita manfaatkan. penyepuhan ini banyak dilakukan pada benda-benda kerajinan untuk suvenir dari logam. Tulis masing-masing reaksinya! Penyepuhan merupakan contoh dari proses elektrolisis. contohnya pada penyepuhan emas. Pertanyaan: 1. Setelah beberapa saat logam emas akan larut membentuk ion Au3+. Kedua logam tersebut dicelupkan pada larutan AuCl3. Reaksi yang terjadi: Di kutub + : Au Au3+ + 3 e– Di kutub – : Au3+ + 3 e– Au Selain penyepuhan logam untuk perhiasan. Emas termasuk logam yang harganya mahal.C. Lama-lama tembaga akan terlapisi emas. 164 Kimia Kelas X SMA dan MA . Pada penyepuhan tembaga oleh emas. Jelaskan bagaimana proses penyepuhan pada masing-masing percobaan! 2. reaksi akan terjadi karena adanya aliran listrik. Pada penyepuhan logam terjadi reaksi oksidasi-reduksi. Benda-benda lain yang penggunaannya berdasarkan reaksi redoks antara lain aki dan batu baterai. + – + – tembaga besi e – 3+ Au 3+ Au e – e – + Ag + Au Ag Ag e – Au Ag Sumber: New Stage Chemistry Amati komponen apa yang berubah pada proses tersebut. misalnya sendok-sendok kecil dilapisi perak atau patung besi dilapisi emas. Ion ini akan tereduksi menjadi Au pada kutub negatif yaitu tembaga. logam emas dihubungkan dengan kutub positip. Tentukan zat apa yang teroksidasi dan zat apa yang tereduksi pada masing-masing percobaan! 3. tembaga pada kutub negatif. Untuk memahami proses ini lakukan kegiatan berikut! KEGIATAN 7.1 Penyepuhan Perhatikan gambar penyepuhan gelang tembaga oleh emas dan sendok besi oleh perak berikut ini.

Latihan 7. Kerosin terbakar oleh oksigen memberikan energi untuk naik ke atas. pengikatan dan pelepasan elektron. 3. Semua ini adalah reaksi redoks. akhiran –o pada nama logam menunjukkan bilangan oksidasi logam yang lebih rendah dan akhiran –i menunjukkan bilangan oksidasi logam yang tinggi. oksidasi adalah peristiwa pengikatan oksigen sedangkan reduksi adalah peristiwa pelepasan oksigen. Pada konsep penggabungan dan pelepasan oksigen. Pada konsep pengikatan dan pelepasan elektron. serta kenaikan dan penurunan bilangan oksidasi. Pada tata nama yang menggunakan nama latin. Zat yang mengalami reduksi disebut oksidator. Untuk meluncurkan roket tersebut digunakan kerosin. Beberapa nama senyawa dapat ditentukan berdasarkan bilangan oksidasi logam-logamnya. Contoh: Nama FeCl2 adalah besi(II) klorida atau fero klorida Nama FeCl3 adalah besi(III) klorida atau feri klorida Pada tata nama yang menggunakan bahasa Indonesia angka Romawi dan kurung menunjukkan bilangan oksidasi besi. Sumber: New Stage Chemistry Rangkuman 1. Jelaskan proses yang terjadi pada penyepuhan benda dari besi oleh tembaga! 2. 2. Reaksi Oksidasi-Reduksi 165 . Zat yang mengalami oksidasi disebut reduktor. 6. Pada konsep kenaikan dan penurunan bilangan oksidasi. Di angkasa roket menggunakan hidrogen yang dibakar dengan oksigen. Reaksi redoks berkembang mulai dari konsep penggabungan dan pelepasan oksigen. 4. Berikan contoh penerapan konsep redoks pada kehidupan sehari-hari! INFO KIMIA Peluncuran roket seperti gambar menggunakan prinsip reaksi redoks.6 Selesaikan soal-soal berikut. 5. oksidasi adalah peristiwa kenaikan bilangan oksidasi sedangkan reduksi adalah peristiwa penurunan bilangan oksidasi. 1. oksidasi adalah peristiwa pelepasan elektron sedangkan reduksi adalah peristiwa pengikatan elektron.

Mn2O3 Bilangan oksidasi nitrogen dalam HNO3 adalah . . penambahan bilangan oksidasi E. Na + H2O NaOH + H2 E. 166 . . MnO E. A. pelepasan elektron C. . Na(s) Na2+(aq) + 2 e– Cu2+(aq) Al3+(aq) + 3 e– Ca3+(aq) + 3 e– C. penambahan muatan atom D. Mg + HCl MgCl2 + H2 D. Al(s) E. Fe2O3 + CO Fe + CO2 Reaksi oksidasi yang benar adalah . . +5 C. Cu(s) + 2 e– D. K2MnO4 B. CuO + H2 Cu + H2O C.Kata Kunci • • • • Reduksi Oksidasi Reaksi redoks Oksidator • • • Reduktor Bilangan oksidasi Penyepuhan Evaluasi Akhir Bab I. . NaOH + HCl NaCl + H2O B. . –5 D. 3. 5. pengurangan bilangan oksidasi Kimia Kelas X SMA dan MA 4. Di antara reaksi berikut. Dalam senyawa manakah mangan memiliki bilangan oksidasi tertinggi? A. penambahan proton B. . MnO2 D. 1. +3 B. –3 E. . . Ca(s) 2. A. 0 Reaksi reduksi dapat ditunjukkan oleh terjadinya . Pilihlah salah satu jawaban yang benar. A. KMnO4 C. Mg(s) + 2 e– Mg2+(aq) B. manakah yang bukan reaksi redoks? A.

–2 menjadi 0 Mangan yang tidak dapat dioksidasi lagi terdapat pada ion . 7 C. –2 menjadi +2 C. +2 menjadi 0 B. 6 B. . A. H2 + Cl2 12. Cl– B. 4 E. A. . MnO4– 3+ B. A. Cu(NO3)2 11. 3 D. . . Reaksi berikut: Mg + 2 HCl MgCl2 + H2 disebut reaksi redoks. Cl C. logam Mg berubah menjadi senyawa MgCl2 B. Dalam persamaan reaksi: Zn(s) + NiCl2(aq) ZnCl2(aq) + Ni(s). . 9. Mn E. logam Mg mengikat H dari senyawa HCl E. Pada reaksi: 3 Cu + 8 HNO3 3 Cu(NO3)2 + 4 H2O + 2 NO. Mn2+ D. senyawa HCl berubah menjadi MgCl2 D. bilangan oksidasi Zn berubah dari . . . A. . 0 menjadi –2 D. Cu D. . HNO3 E. . . A. 8. AgNO3 + NaCl AgCl + NaNO3 B. Fe3+ 10. NO C. H2O B. . . ion Cl– berubah menjadi senyawa MgCl2 C. . Mn Pada reaksi: 2 KClO3 2 KCl + 2 O2 Atom klor mengalami perubahan bilangan oksidasi sebesar . ZnCO3 ZnO + CO2 BaSO4 + 2 HCl CuCl2 + H2O 2 HCl C. A. yang bertindak sebagai pereduksi adalah . CuO + 2 HCl E. . 5 Pada reaksi 2 Fe2+(aq) + Cl2(g) 2 Fe3+(aq) + 2 Cl–(aq) 7. . Manakah yang merupakan reaksi redoks? A. MnO42– 4+ C. 0 menjadi +2 E. BaCl2 + H2SO4 D. yang bertindak sebagai oksidator adalah . Pernyataan yang benar dari reaksi di atas adalah . . logam Mg mengalami peningkatan bilangan oksidasi dan hidrogen penurunan bilangan oksidasi Reaksi Oksidasi-Reduksi 167 . . Cl2 E.6. Fe2+ D.

Suatu zat dengan rumus kimia CaCl2 disebut . . Fe2O3 E. Fe3(CO3)2 4. . . 1. tembaga sulfat 17. . CrO42– Cr2O72– – B. Cu(NO3)2 168 Kimia Kelas X SMA dan MA . 0. 0. kecuali . karbon diklorida E. Suatu senyawa dengan rumus CuS disebut . A. kalium klorida B. Manakah perubahan di bawah ini yang memerlukan suatu reduktor? A. logam dengan asam menghasilkan gas hidrogen 18. . Cu2O 2.13. tembaga(II) sulfida C.2 mol D.5 mol C.66 mol 14.3 mol E. besi dengan oksigen menjadi karat besi B. . Rumus kimia feri oksida adalah . . tembaga(I) sulfida B. kayu dibakar menjadi arang E. . Al(OH)3 Al(OH)4– 19. asam klorida dengan natrium hidroksida menjadi garam dapur D. . . Besi(III) karbonat. Pada reaksi reduksi logam tembaga dan asam nitrat berikut: 3 Cu + 8 HNO3 3 Cu(NO3)2 + 4 H2O + 2 NO Bila 1 mol tembaga bereaksi maka berapa mol gas NO yang terbentuk? A. Fe(OH)2 C. Di bawah ini tertulis nama senyawa berikut rumus kimianya. A. kalsium diklorida 15. Fe(OH)3 16. Kalsium sulfat. AsO32– AsO43– E. Semua reaksi berikut ini merupakan reaksi redoks. CaSO4 3. . . Fe3O4 D. kuprum sulfida D. FeO B. kalium diklorida D. Tembaga(I) oksida. A. Tembaga nitrat. H2O2 O2 D. BrO3 BrO– C. karbon dengan oksigen menjadi gas karbon dioksida C. A. 1. kalsium klorida C. 1 mol B. tembaga sulfida E. 0.

dan 4 B. d. MnCl2 b. H2 e. e. Fe2O3(s) + 3 CO(g) 2 Na(s) + 2 H2O(l) 2 Al(s) + 3 Cl2(g) O2(g) + S(s) Cu(s) + S(s) SO2(g) CuS(s) 2 Fe(s) + 3 CO2(g) 2 NaOH(aq) + H2(g) 2 AlCl3(s) 4. dan 3 C. Ion Ag+ akan tereduksi menjadi Ag pada kutub negatif E. V2O5 g. Na2O b. NiCl3 c. 1. 2. c. Kedua logam tercelup dalam larutan perak nitrat (AgNO3(aq)) B. di kutub positif terjadi Ag Ag+ + e– B. dan 4 20. 2. dan 4 D. CuCI2 d. Manakah dari pernyataan di bawah ini yang tidak benar? A. . Tentukan bilangan oksidasi setiap unsur dalam senyawa ion berikut ini! a. H2O NaH H2O2 f. Sendok aluminium dapat dilapisi oleh perak melalui proses penyepuhan. 2. MnO2 h. 1. a. b. Sendok aluminium dihubungkan dengan kutub positif dan logam perak dengan kutub negatif C. Logam perak larut membentuk Ag+ D. SnO2 f. Tentukan nama dari senyawa-senyawa berikut. Reaksi Oksidasi-Reduksi 169 . tulis reaksi redoks yang terjadi! 5. .yang benar adalah . Dari reaksi di bawah ini. Cr2O3 e. 1. 3 E. d. 3. 1. a. g. 2. h. AuCl3 Jelaskan proses penyepuhan logam seng oleh emas. terjadi reaksi: Pb2+ + 2 e– Pb 2 Br– Br2 + 2 e– Di antara dua proses tersebut. Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat. 1. 1. . mana proses oksidasi dan proses reduksi? Jelaskan alasannya! 3. KCl NO3– SO42– Pada reaksi elektrolisis timbal (II) bromida. c. A. 3. tentukanlah oksidator dan reduktor serta perubahan bilangan oksidasinya.

Buatlah laporan hasil percobaan dengan lengkap dan tunjukkan kunci yang sudah disepuh! 170 Kimia Kelas X SMA dan MA . Gunakan alat dan bahan sebagai berikut: Alat-alat: Kunci bekas Bahan : Larutan tembaga(II) sulfat Batu baterai 12 volt Logam tembaga (dari dalam kabel) Kabel listrik Wadah dari kaca Carilah informasi dari buku tentang percobaan penyepuhan.T u g a s Lakukan percobaan penyepuhan logam dengan larutan tembaga(II) sulfat atau larutan terusi.

sekunder. Kekhasan Atom Karbon Kekhasan Atom Karbon 171 171 . dan kuarterner. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. Chemistry For You Mengelas menggunakan campuran gas etuna dan oksigen murni. 3. 2. membedakan atom C primer. tersier. Etuna merupakan senyawa karbon. dan O dalam senyawa karbon melalui percobaan.Bab VIII Kekhasan Atom Karbon Sumber: Lawrie Ryan. mengindentifikasi unsur C. mendeskripsikan kekhasan atom karbon dalam senyawa karbon. H.

PETA KONSEP Kekhasan Atom Karbon mengakibatkan Ikatan Antar Atom Karbon membentuk ada yang berupa Rantai Karbon berupa Rantai Lurus Rantai Bercabang Ikatan Tunggal Ikatan Rangkap terdiri dari memiliki dapat memiliki Ikatan Rangkap Dua Ikatan Rangkap Tiga Atom C Primer Atom C Sekunder Atom C Tertier Atom C Kuarterner 172 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Chemistry for You kertas kobal. wol. dan bahan bakar. dan O dalam senyawa karbon dan kekhasan atom karbon. penjepit tabung. lemak. KEGIATAN 8.K arbon merupakan satu unsur yang banyak ditemukan jenis senyawanya. Salah satu sifat khas senyawa karbon yaitu mempunyai rumus dan struktur molekul yang beraneka ragam bergantung pada jumlah atom karbonnya. Percobaan 1. Menguji unsur H dan O 1. tetapi Friedrich Wohler tahun 1828 berhasil mensintesis urea (senyawa organik) dengan memanaskan amonium sianat melalui reaksi berikut. Zat apakah yang berwarna hitam dan uap itu? Untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut lakukan pengujian senyawa karbon berikut. tepung kanji. Masukkan seujung sendok kecil gula pasir ke dalam tabung reaksi gula pasir kemudian sumbat dengan kapas. H. nilon. Apakah senyawa organik hanya didapat dari makhluk hidup? Awalnya senyawa organik diduga hanya dapat dihasilkan oleh makhluk hidup atau terdapat dalam makhluk hidup.1 Eksperimen Menguji Unsur C. H. Panaskan gula sampai berwarna coklat dan uap yang dihasilkan membasahi kapas. Sediakan tabung reaksi. 3. Senyawa karbon ada yang termasuk senyawa organik dan senyawa anorganik. Mengapa kertas kobal klorida berubah warna? 2. NH4OCN CO(NH2)2 amonium sianat urea Senyawa organik lebih sering disebut senyawa karbon. Apa yang terjadi? Pertanyaan: 1. plastik. H. protein. kapas 2. Unsur apa yang terdapat dari hasil pemanasan gula tersebut? Kekhasan Atom Karbon 173 . vitamin. dan pembakar spirtus. dan O pada senyawa karbon Pada percobaan ini akan diuji adanya unsur H dan O serta unsur C pada gula pasir. dan O dalam Senyawa Karbon Pada waktu kita membakar kertas atau memanaskan gula dengan waktu yang lama maka akan didapat zat yang berwarna hitam dan uap. gula. A. Unsur C. tetapi kebanyakan terdiri dari beberapa atom karbon yang saling berikatan satu sama lain. Ambillah kapas dan totolkan pada Sumber: Lawrie Ryan. 4. Senyawa karbon mengandung paling sedikit satu atom karbon. Pada bab ini akan dibahas keberadaan unsur C. Contoh senyawa yang mengandung karbon antara lain.

Menguji adanya unsur C 1. maka dalam gula pasir terdapat unsur hidrogen dan oksigen. Rangkaikan alat seperti pada air kapur gambar di samping. Hal ini menunjukkan reaksi yang terjadi menghasilkan gas karbon dioksida. 6. dan oksigen. Panaskan campuran gula pasir dengan CuO dalam tabung reaksi. Amati gejala yang terjadi pada air kapur dan sisa pemanasan tabung reaksi. Hal ini membuktikan bahwa uap yang dihasilkan dari pemanasan gula pasir adalah uap air. Selain ketiga unsur tersebut ada unsur lain yang jumlahnya sangat sedikit seperti nitrogen dan belerang. Jika senyawa tersebut hanya mengandung C dan H saja disebut hidrokarbon. Chemistry for You reaksi lain. Sediakan tabung reaksi. penjepit tabung. Persamaan reaksinya: C(s) + CuO(s) Cu(s) + CO2(g) CO2 yang terbentuk bereaksi dengan air kapur (Ca(OH)2) dengan reaksi: CO2(g) + Ca(OH)2(s) CaCO3(s) + H2O(l) Senyawa organik atau senyawa karbon umumnya mengandung unsur-unsur karbon. 5. 174 Kimia Kelas X SMA dan MA . Jika campuran gula pasir dan CuO dipanaskan maka pada dinding tabung terbentuk lapisan tembaga dan gas yang dapat mengeruhkan air kapur. masukkan ujung pipa ke dalam tabung reaksi tersebut. 3. Pertanyaan: 1. Tuliskan reaksi-reaksi yang terjadi pada percobaan tersebut! 4. dan pasir dan CuO pembakar spirtus. Siapkan air kapur dalam tabung Sumber: Lawrie Ryan. sumbat yang sudah campuran gula terpasang pipa bengkok. Masukkan gula pasir dan CuO ke dalam tabung reaksi. Kesimpulan apa yang kamu dapatkan dari percobaan ini? Pada pemanasan gula pasir akan menghasilkan karamel yang berwarna coklat dan uap yang dapat mengubah warna kertas kobal dari warna biru menjadi merah muda. Dari mana gas CO2 tersebut? CO2 terbentuk dari reaksi antara C sebagai sisa pembakaran gula pasir dengan CuO. 2.Percobaan 2. 4. Bagaimana warna campuran setelah pemanasan dan zat apa yang terjadi? 3. Mengapa terjadi perubahan pada air kapur? 2. hidrogen. Air terdiri dari unsur hidrogen dan oksigen.

bila berikatan dengan atom lain kemungkinan struktur Lewisnya adalah sebagai berikut. H C +4 H H H H atau H C H Pada molekul metana ini atom karbon terletak di pusat dan dikelilingi oleh empat atom hidrogen dengan jarak yang sama.B. Ikatan Karbon dengan Hidrogen Senyawa karbon dengan hidrogen disebut hidrokarbon. Hal ini disebabkan kekhasan atom karbon itu sendiri. C . serta membentuk rantai karbon lurus atau bercabang. O C O atau O=C=O atau O=C=O Kekhasan Atom Karbon 175 . Senyawa karbon dengan oksigen disebut karboksida. Ikatan Karbon dengan Oksigen Selain berikatan dengan atom hidrogen. Ikatan yang terjadi digambarkan dengan struktur Lewis sebagai berikut.1 Metana dengan bentuk tetrahedral 2. Hidrokarbon yang paling sederhana adalah metana dengan rumus CH4. 1. Kekhasan atom karbon di antaranya kemampuan membentuk empat ikatan kovalen dengan atom lain atau atom karbon lain. C atau rangkap tiga. Ikatan yang terjadi dapat berupa ikatan kovalen tunggal. Kekhasan Atom Karbon dalam Senyawa Karbon Mengapa senyawa karbon jumlahnya banyak? Karbon mudah berikatan sehingga membentuk berbagai senyawa. Atom karbon mempunyai 4 elektron valensi.1 H C H H C H H Sumber: Ebbing. C . sehingga membentuk molekul tetrahedral. General Chemistry H Gambar 8. karbon dapat pula berikatan kovalen dengan atom oksigen. Pada metana. Bagaimana karbon berikatan dengan oksigen? Karbon mempunyai empat elektron valensi dan oksigen mempunyai enam elektron valensi. Perhatikan Gambar 8. C . rangkap dua. ikatan C dan H dapat digambarkan sebagai berikut.

Dalam bentuk padat disebut dry ice.1. Lebih berat dari udara.1 Contoh senyawa dengan berbagai ikatan Jenis Ikatan Kovalen Tunggal Contoh Rumus C2H6 Struktur Lewis Rumus Struktur H H H C C H H H H H C H H C H H–C H C H H H C H C–H Rangkap dua C2H4 H H H C C H H H Rangkap tiga C2H2 H C C H 176 Kimia Kelas X SMA dan MA . Dapat memadamkan api. Sedikit larut dalam air membentuk asam lemah. seperti yang ditunjukkan oleh lingkaran berikut. Contoh senyawa yang berikatan kovalen tunggal dan rangkap dapat dilihat pada Tabel 8.Pada struktur ini setiap atom akan stabil karena dikelilingi 8 elektron. Menyegarkan minuman ringan. Ikatan yang terbentuk dapat merupakan ikatan kovalen tunggal atau ikatan kovalen rangkap. karbon dapat berikatan dengan karbon lain. Oleh karena itu ikatannya berupa ikatan rangkap dua. INFO KIMIA CO2 – – – – – – Tidak berwarna. O C O O C O O C O Pada CO2 ini dua pasang elektron digunakan bersama antara karbon dan oksigen. Ikatan Karbon dengan Karbon Selain dengan hidrogen dan oksigen. Tabel 8. 3.

Untuk memahaminya perhatikan struktur karbon berikut.4. Rantai karbon lurus –C–C–C–C– C=C–C–C C–C C–C b. Rantai karbon yang terbentuk dapat berupa rantai lurus atau rantai bercabang. C sekunder. Atom C kuarterner yaitu atom C yang mengikat 4 atom C lain. Atom C sekunder yaitu atom C yang mengikat 2 atom C lain. Atom C Primer. C tersier. dapat disimpulkan: • • • • Atom C primer yaitu atom C yang mengikat 1 atom C lain. sekunder. dan kuarterner? Jelaskan apa yang disebut atom C primer. Sekunder. sekunder. Tersier. Atom C tersier yaitu atom C yang mengikat 3 atom C lain. tertier. dan Kuarterner Berdasarkan jumlah atom karbon yang terikat pada atom karbon lainnya. Rantai Karbon pada Senyawa Karbon Karbon dengan karbon dapat berikatan. Contoh: a. dan C kuarterner. atom karbon dibedakan menjadi atom C primer. tersier. Rantai karbon bercabang C C–C–C–C C C–C– C–C C C= C–C–C C 5. dan kuarterner! Berdasarkan struktur karbon di atas. CP C P P T CP CT CS CP C CS C K CK C CP C P C P Keterangan: P = primer S = sekunder T = tersier K = kuarterner Dari struktur karbon di atas berapa masing-masing atom C yang terikat pada atom C primer. Kekhasan Atom Karbon 177 . Makin banyak atom karbon dengan atom karbon yang berikatan maka akan terbentuk rantai karbon.

dan C kuarterner pada rumus struktur berikut. Suatu padatan senyawa organik dipanaskan dalam tabung reaksi dan di atas tabung diletakkan kertas kobal. 3. Berdasarkan data itu dapat disimpulkan bahwa unsur-unsur yang terkandung dalam senyawa itu adalah . a. . 4. Kekhasan atom karbon adalah dapat membentuk 4 ikatan kovalen dengan atom C atau atom lain dan dapat membentuk rantai karbon.Latihan 8. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. 2. Rantai karbon dapat berupa rantai lurus atau rantai bercabang. Senyawa organik disebut juga senyawa karbon karena dihasilkan oleh makhluk hidup dan selalu mengandung atom karbon. C C b. ikatan rangkap dua (C = C). Kimia Kelas X SMA dan MA 178 . . C C C –C –C –C –C –C –C C C –C –C C C C C – C – C – C – C –C – C C C C C C Rangkuman 1. atom karbon ada yang berupa atom karbon primer.1 Tentukan C primer. Berdasarkan jumlah atom karbon lain yang terikat oleh suatu atom karbon. tersier. dan kuarterner. C sekunder. . dan ikatan rangkap tiga (C C). Setelah beberapa saat ternyata terjadi perubahan warna pada kertas kobal. Kata Kunci • • • • Senyawa organik Senyawa karbon Tetrahedral Karboksida • • • • Atom C primer Atom C sekunder Atom C tersier Atom C kuarterner Evaluasi Akhir Bab A. Ikatan antara atom karbon dengan atom karbon dibedakan menjadi ikatan tunggal (C – C). 1. sekunder. C tersier. 5.

4. oksigen dan hidrogen 2. Untuk menguji adanya gas CO2 digunakan larutan . oksigen. D. A. dan 7 CH2 CH3 CH3 H H 8 CH3 Kekhasan Atom Karbon 179 . 1. . air garam E. . 3. A. 2. H H H C H C C H H H H C C H H H H C C H H 3. A. karbon dan air Pernyataan berikut merupakan kekhasan atom karbon dalam senyawanya kecuali dapat membentuk . kecuali . D. . A. . H C H E. H H H C C C H H H H H C C H H B. ikatan kovalen rangkap dua atau tiga saja antara atom karbonnya C. 3. . 2. dan 6 6 5 1 4 3 2 C. ikatan kovalen tunggal. air kapur D. . semen B. 2. detergen D. air cuka B. air gula Zat berikut merupakan kegunaan hidrokarbon. dan 7 7 E. oksigen dan karbon B. . 4. H C H 6. dan 8 H CH3 CH3 H CH3 B. rangkap dua atau tiga antar atom karbon maupun dengan atom unsur lain Senyawa hidrokarbon dibakar akan menghasilkan gas CO2 dan H2O. . 5. hidrogen dan karbon C. air soda C. atom C tersier terdapat pada nomor . Dalam senyawa hidrokarbon berikut ini. empat ikatan kovalen B. . 2. karbohidrat Struktur Lewis untuk C3H6 adalah . . solar C. lemak E. .A. . rantai karbon yang lurus maupun bercabang E. dan karbon E. 5. rantai yang panjang antar atom karbon D. 4. . A. dan 6 H 3C C C C C C H D. hidrogen. . . H C H C.

C4H10. 4 atom C primer. 1. 3 atom C primer. Dari rumus struktur zat ini: H3C – CH – CH – CH3 CH3 CH2 – CH3 dapat dikatakan bahwa zat ini mempunyai . dan 3 atom C tersier E. Buat model senyawa karbon yang mengandung atom C primer. . 1 atom C sekunder. 4. C3H6 . 4 atom C primer. 2. 2 atom C primer. 2. Dari rumus struktur suatu molekul hidrokarbon berikut. dan C kuarterner dari bahan-bahan yang ada di rumah seperti kawat dan kertas koran. 2 atom C sekunder. 2 dan 5 D. 5 dan 8 C. dan C kuarterner? Jelaskan! Sebutkan hal-hal yang menunjukkan kekhasan atom karbon! T u g a s 1.7. Peristiwa apakah yang menunjukkan bahwa dalam gula mengandung unsur hidrogen dan oksigen? Jelaskan! Bagaimana membuktikan bahwa hasil pembakaran senyawa karbon dikeluarkan gas karbon dioksida dan uap air? Tuliskan struktur Lewis dari senyawa C2H4. C tersier. dan 2 atom C tersier D. . Beri warna yang berbeda untuk atom-atom C tersebut! Buatlah model senyawa yang mengandung ikatan tunggal saja dan mengandung ikatan rangkap. . 180 Kimia Kelas X SMA dan MA . Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat. 1 atom C sekunder. A. C2H6. CH3 1 2 3 4 CH3 5 CH3 6 7 H3C CH CH3 C CH3 CH2 CH C CH2 8 9 CH2 CH CH3 CH3 CH3 yang mempunyai kedudukan C kuarterner adalah nomor . 4 dan 7 8. 3. 1 dan 9 B. C sekunder. dan 1 atom C tersier B. C4H6. 2 atom C sekunder. dan 4 atom C tersier B. . 3 atom C primer. 5. . C3H8. 1 atom C sekunder. A. dan 2 atom C tersier C. 3 dan 6 E. Apakah yang dimaksud dengan C primer. C sekunder. .

menuliskan contoh reaksi sederhana pada senyawa alkana. dan Alkuna Alkana. Alkena. Key Science Chemistry Mainan anak-anak ban ak ang terbuat dari plastik. Alkena. alkena.Bab IX Alkana. Alkana. mengelompokkan senyawa hidrokarbon berdasarkan kejenuhan ikatan. dan Alkuna Sumber: Ramsden. dan alkuna. 2. Alkena. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat: 1. Mainan plastik tersebut dibuat dari polimerisasi etena. 4. 3. membuat isomer-isomer dari senyawa hidrokarbon. menyimpulkan hubungan titik didih senyawa hidrokarbon dengan massa molekul relatifnya dan strukturnya. alkena. dan Alkuna 181 181 . memberi nama senyawa alkana. 5. dan alkuna.

PETA KONSEP Hidrokarbon terdiri dari Hidrokarbon Jenuh Hidrokarbon Tak Jenuh berupa dapat berupa Alkana rumus umum rumus umum Alkena Alkuna rumus umum CnH2n+2 membentuk CnH2n membentuk membentuk CnH2n-2 dapat mengalami Isomer Rantai Isomer Cis-Trans Isomer Posisi dapat mengalami Reaksi Oksidasi Reaksi Substitusi Reaksi Eliminasi Reaksi Adisi 182 Kimia Kelas X SMA dan MA .

ternyata ada perbedaan jumlah atom C dan H secara teratur yaitu CH2. 8. 2. alkena. Alkana Bahan bakar yang kita gunakan dalam keperluan sehari-hari termasuk golongan alkana. dan LPG.1 Rumus molekul dan nama beberapa alkana No. hidrokarbon alifatik yang mengandung ikatan tunggal disebut hidrokarbon jenuh contohnya alkana dan yang mengandung ikatan rangkap disebut hidrokarbon tak jenuh contohnya alkena dan alkuna.enyawa hidrokarbon banyak terdapat di alam terutama pada minyak bumi dan gas alam. dan alkuna. 9. 6. Senyawa siklik akan dibahas di kelas XII. 7. 10. bensin. contohnya benzena. Alkena. 5. contohnya minyak tanah. Alkana. Bagaimana rumus kimia dari senyawa-senyawa hidrokarbon tersebut? Pada bab ini akan dibahas senyawa alifatik dan beberapa reaksi yang terjadi pada alkana. Deret senyawa ini merupakan deret homolog yaitu suatu deret senyawa sejenis yang perbedaan jumlah atom suatu senyawa dengan senyawa berikutnya sama. dan Alkuna 183 . Senyawa hidrokarbon adalah senyawa karbon yang hanya mengandung unsur karbon dan hidrogen. Fesenden. Rumus Molekul CH4 C2H6 C3H8 C4H10 C5H12 Nama Metana Etana Propana Butana Pentana No. 1. Berdasarkan ikatan yang terjadi di antara atom C nya. S A. Hidrokarbon siklik yang jenuh disebut sikloalkana dan hidrokarbon siklik yang tidak jenuh disebut hidrokarbon aromatik. Rumus Molekul C6H14 C7H16 C8H18 C9H20 C10H22 Nama Heksana Heptana Oktana Nonana Dekana Sumber: Raph J. Bagaimana rumus dan sifat-sifat alkana? 1. Tabel 9. Organic Chemistry Bila senyawa alkana diurutkan berdasarkan jumlah atom C nya. Rumus Umum Alkana Untuk mempelajari rumus umum alkana. 4. Senyawa hidrokarbon dapat berupa hidrokarbon alifatik dan hidrokarbon siklik. 3. perhatikan tabel rumus molekul dan nama beberapa alkana berikut ini.

Oleh karena semua C sudah mengikat 4 atom lain. Contoh: Metana. Contoh: CH3 – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 n-butana n-pentana n-heksana 184 Kimia Kelas X SMA dan MA .2. Senyawa alkana yang mempunyai rantai karbon lurus namanya diberi awalan normal dan disingkat dengan n. b. Contoh penulisan rumus molekul dan rumus struktur alkana dapat dilihat pada Tabel 9. dan propana. 2. Parafin artinya mempunyai daya gabung yang kecil atau sukar bereaksi dengan zat lain.Dari rumus-rumus molekul alkana di atas dapat disimpulkan bahwa rumus umum alkana adalah: CnH2n+2 n = jumlah atom karbon Pada penulisan rumus senyawa karbon dikenal rumus molekul dan rumus struktur. maka alkana disebut hidrokarbon jenuh atau parafin. Senyawa-senyawa alkana diberi nama berakhiran –ana. Tata Nama Alkana Tata nama alkana menurut IUPAC (International Union of Pure and Applied Chemistry) adalah sebagai berikut. etana. a. Tabel 9.2 Contoh rumus molekul dan rumus struktur pada alkana Nama Rumus Etana Rumus Molekul C2H6 Struktur Lewis H H C H H Propana C3H8 H C H H C H H H C H H C H H H H C H H C H H atau CH3 – CH3 Rumus Struktur H H H H C C C H atau CH3 – CH2 – CH3 H H H Berdasarkan strukturnya alkana merupakan suatu hidrokarbon yang mempunyai ikatan tunggal antara C dan C nya.

Senyawa alkana yang mempunyai rantai karbon bercabang terdiri dari rantai utama dan rantai cabang.3. Beberapa gugus alkil dan namanya dapat dilihat pada Tabel 9. Alkana.c. Contoh: 1 2 3 4 5 6 6 5 4 3 2 1 CH3 – CH2 – CH – CH2 – CH2 – CH3 CH3 CH2 CH3 (salah) CH3 – CH2 – CH – CH – CH2 – CH3 CH3 CH2 CH3 (benar) Sebagai cabang adalah gugus alkil (alkana yang kehilangan satu atom hidrogennya). Rantai utama adalah rantai hidrokarbon yang terpanjang diberi nomor secara berurutan dimulai dari ujung yang terdekat dengan cabang. Contoh: CH3 CH3 – CH2 – CH – CH2 – CH2 – CH3 CH2 CH3 dua cabang (dipilih) CH3 CH3 – CH – CH – CH2 – CH2 – CH3 CH2 CH3 satu cabang (tidak dipilih) Jika ada dua cabang yang berbeda terikat pada atom C dengan jarak yang sama dari ujung maka penomoran dimulai dari atom C yang lebih dekat ke cabang yang lebih panjang. dan Alkuna 185 . Alkena. Contoh: 1) 4 3 2 1 CH3 – CH2 – CH – CH3 CH3 2) 3 2 rantai utama cabang 1 CH3 – CH – CH2 – CH3 4 rantai utama cabang CH2 5 CH3 Jika terdapat beberapa pilihan rantai utama maka pilihlah rantai utama yang paling banyak cabangnya.

Penulisan nama untuk senyawa alkana bercabang dimulai dengan penulisan nomor cabang diikuti tanda (–).3 Rumus gugus alkil dan namanya Gugus Alkil CH3 – CH3 – CH2 – CH3 – CH2 – CH2 – CH3 – CH – CH3 Nama Metil Etil Propil Isopropil Gugus Alkil C4H9 – Nama Butil CH3 – CH2 – CH – Sekunder butil CH3 CH3 – CH – CH2 – CH3 CH3 CH3 – C – CH3 Tersier butil Isobutil d. Lalu nama cabang berikut nama rantai utamanya. Contoh: 1) 4 CH3 3 2 1 CH2 CH3 CH3 CH3 Rantai induk Gugus alkil (cabang) Nomor cabang Namanya 2) 1 2 3 4 : : : : butana metil 2 2-metilbutana 5 6 CH3 CH2 CH CH2 CH2 CH3 CH CH3 CH3 Rantai induk Gugus alkil Nomor cabang Namanya : : : : heksana isopropil 3 3-isopropilheksana 186 Kimia Kelas X SMA dan MA .Tabel 9.

3 . Lalu diikuti nama alkil dengan diberi awalan Yunani sesuai jumlah gugus alkilnya (dua = di. CH3 – CH – CH – CH2 – CH – CH3 CH3 CH3 CH(CH3)2 d.5-dimetilheptana Latihan 9. tiap nomor dipisahkan dengan tanda (.e. Bila cabangnya terdiri atas lebih dari satu gugus alkil yang sama maka cara penulisan namanya yaitu tuliskan nomor-nomor cabang alkil.). Contoh: CH3 5 4 3 2 CH3 CH2 CH CH CH3 Rantai utama Gugus alkil CH3 Nomor cabang Namanya 1 : : : : pentana metil 2. Bila cabangnya terdiri atas gugus alkil yang berbeda. Alkena. b. a. Berikan nama pada rumus struktur berikut ini. Contoh: 1 2 3 4 5 6 7 CH3 – CH – CH2 – CH – CH – CH2 – CH3 CH3 C2H5 CH3 Rantai utama : heptana Gugus alkil : metil dan etil Nama : 4-etil-2. empat = tetra. maka penulisan nama cabang diurutkan berdasarkan abjad. kemudian nama rantai utamanya. CH3 – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH – CH3 CH3 CH3 c. dan Alkuna 187 . dan seterusnya).1 Selesaikan soal-soal berikut! 1.dimetilpentana f. CH3 – C – C – CH2 – CH3 CH3 CH3 CH3 CH3 Alkana. tiga = tri. 3 2.

KEGIATAN 9. apakah jumlah isomernya bertambah? 188 Kimia Kelas X SMA dan MA .5-dimetil. 2.4-trimetiloktana d. Tuliskan rumus strukturnya! a.4-tetrametilheptana c. Ini dapat ditunjukkan oleh titik didihnya. Apa yang dimaksud dengan keisomeran? Coba lakukan kegiatan berikut. 4-propilnonana 3. Lakukan kegiatan seperti no.3-trimetilpentana b. 2. 3-etil.2. 2. Keisomeran pada Alkana Mengapa senyawa karbon ditemukan dalam jumlah yang banyak? Salah satu penyebabnya karena senyawa karbon mengalami keisomeran.2. 3-etil. Ubahlah rangkaian tersebut menjadi rantai bercabang.2.3. 2. Apa yang dimaksud dengan keisomeran? Empat atom C dan 10 atom H akan membentuk rumus molekul C4H10. 3. H H C H H C H H C H H C H H dengan H H C H H H C C H H C H H H n-butana (titik didih -1 C) 2-metilbutana (titik didih 8 C) Kedua struktur tersebut sifatnya berbeda. Dari C4H10 ternyata dapat dibuat dua buah rumus struktur atau dua isomer yaitu n-butana dan 2-metilpropana. Gambar senyawa yang kamu buat dan beri nama. 4-isopropil. 2. 1 dan 2 dengan menggunakan 5 atom C dan 12 atom H.1 Menyimpulkan Keisomeran Gunakan molymood atau model atom 1.5-dimetiloktana e. Bagaimana jika jumlah atom C makin banyak. Berapa senyawa yang didapat dari masing-masng percobaan? 5. Gambar senyawa dan beri nama. 4. 2. Rangkaikan 4 atom C dan 10 atom H sehingga membentuk senyawa alkana rantai lurus.3.

Untuk mengetahui wujud alkana dapat dilihat dari titik didih dan titik lelehnya. Makin banyak rantai C pada alkana makin banyak struktur yang terbentuk. Heptana 3.4 Tabel 9. Alkena.4 Isomer pentana Rumus Molekul Rumus Struktur Nama Titik Titik Leleh ( C) Didih ( C) . Alkana.130 . Sifat-Sifat Alkana Pada temperatur kamar (25 C) dan tekanan satu atmosfer senyawa alkana memiliki wujud yang berbeda-beda. dan Alkuna 189 . Peristiwa semacam ini disebut keisomeran.2 Tuliskan rumus struktur dan nama isomer-isomer dari: 1.160 36 28 C5H12 CH3– CH2– CH2– CH2– CH3 n-pentana CH3– CH2– CH– CH3 CH3 CH3 CH3– C– CH3 CH3 2. Heksana 2. Latihan 9. Oktana 4.2-dimetil propana 2-metilbutana -17 9 Sumber: Book of Data Rumus molekul C5H12 dapat membentuk tiga buah isomer yang berbeda.5.Dari rumus molekul C5H12 didapat tiga buah isomer seperti pada Tabel 9. Berdasarkan penjelasan di atas maka: Isomer adalah senyawa-senyawa yang memiliki rumus molekulnya sama tetapi rumus strukturnya berbeda. Perhatikan data titik didih dan titik leleh senyawa alkana pada Tabel 9.

Mengapa senyawa alkana tidak larut dalam air? 190 Kimia Kelas X SMA dan MA .5 . Nama Metana Etana Propana Butana Pentana Heksana Heptana Oktana Nonana Dekana Oktadekana Rumus CH4 C2H6 C3H8 C4H10 C5H12 C6H14 C7H16 C8H18 C9H20 C10H22 C18H38 Mr 16 30 44 58 72 86 100 114 128 142 254 Titik Didih ( C) Titik Leleh ( C) .57 . 7.90. dan benzena.30 28 Sumber: Raph J. Massa jenis alkana umumnya lebih rendah dari 1.95 .190 .42 -4 36 69 98.5 126 151 174 317 . dan mulai C18 berwujud padat. 10.182 . Buktinya minyak terapung di atas air. 9.3 Selesaikan soal-soal berikut! 1.5 Titik didih.Tabel 9.51 . Organic Chemistry Dari data tersebut alkana rantai lurus (n-alkana) yang mengandung C1 sampai dengan C4 berwujud gas. dan Mr alkana No. 6. 11.138 . kloroform. Titik didih n-alkana bertambah sesuai dengan kenaikan Mr senyawanya. Latihan 9.164 . Titik didih alkana bercabang lebih rendah dari titik didih rantai lurus.130 . 4. C5 sampai dengan C17 berwujud cair. Jelaskan hubungan Mr alkana dengan titik didihnya! 2.9 C Titik leleh alkana tidak seperti titik didihnya yaitu sesuai dengan Mr nya.88 . Contoh: CH3 – CH2 – CH2 – CH3 – CH3 CH3 – CH – CH2 – CH3 CH3 Titik didih 36 C Titik didih 27. 1. 3.183 . 5. Fesenden. Alkana tidak larut di dalam air sebab termasuk senyawa nonpolar. 2. Alkana larut di dalam pelarut nonpolar seperti karbon tetraklorida. 8.00 g mL–1 (massa jenis air pada suhu 4 C). titik leleh.

Rumus Umum Alkena Perhatikan rumus molekul beberapa alkena dan namanya pada Tabel 9.6 dapat disimpulkan bahwa rumus umum alkena adalah: CnH2n n = jumlah atom karbon Alkana. dan butana yang dicairkan dengan tekanan tinggi hingga mencair agar memudahkan dalam pengangkutannya. perlengkapan sekolah. Rumus Molekul C7H14 C8H16 C9H18 C10H20 C11H22 Nama Heptena Oktena Nonena Dekena Undekena Sumber: Raph J. Hasil pembakarannya tidak membentuk jelaga dan panasnya cukup tinggi sehingga masakan lebih cepat matang. Fesenden. LNG jarang digunakan di Indonesia. LNG dari Indonesia banyak di ekspor ke luar negeri misalnya ke negara Jepang. Tabel 9. 3. 1. etana. 10. indah warnanya. 7.6 Rumus molekul alkena dan namanya No. Alkena Plastik merupakan barang yang sangat dibutuhkan untuk alat rumah tangga. Ini disebabkan plastik harganya murah. propana. serta banyak lagi yang lainnya. Bahan-bahan pembuat plastik merupakan senyawa kimia yang termasuk golongan alkena. 1. B.6. 6. Organic Chemistry Dari Tabel 9. LNG (Liquified Natural Gas) banyak mengandung metana. tidak mudah rusak. dan ringan. 5. Rumus Molekul C2H4 C3H6 C4H8 C5H10 C6H12 Nama Etena Propena Butena Pentena Heksena No. 2. Bagaimana rumus umum alkena dan sifat-sifatnya? Perhatikan pembahasan berikut ini.INFO KIMIA LPG (Liquified Petroleum Gas) merupakan campuran gas metana. dan Alkuna 191 . Alkena. 9. pembungkus barang atau makanan. 4. 8. Alkena termasuk senyawa tak jenuh.

tanda (–). nomor tempat ikatan rangkap.7. Tata Nama Alkena Tata nama alkena menurut IUPAC pada umumnya sama dengan cara pemberian nama pada alkana dengan catatan sebagai berikut. Pem– berian nomor dimulai dari atom karbon yang terdekat dengan ikatan rangkap. sehingga alkena termasuk senyawa hidrokarbon tidak jenuh.7 Contoh rumus molekul dan rumus struktur pada alkena Nama Rumus Molekul Struktur Lewis Rumus Struktur H Etena C2H4 H C H H C C H H H H C H H C H H C H H C C H H H atau CH2 = CH – CH3 atau CH2 = CH2 C H H Propena C3H6 C H Pada alkana. Kimia Kelas X SMA dan MA 192 . artinya alkena masih mempunyai daya ikat terhadap molekul lain akibat adanya ikatan rangkap di antara atom C-nya. a. ikatan C dengan C merupakan ikatan tunggal. Akhiran –ana menjadi –ena. Contoh: C2H4 C3H6 C4H8 b. namanya alkil. sedangkan pada alkena terdapat satu ikatan rangkap dua. ditulis sebelum nama alkena rantai utama yaitu rantai terpanjang yang mengandung ikatan rangkap. Contoh: 4 3 2 1 CH3 – CH2 – CH = CH2 1 2 3 4 1-butena 2-butena CH3 – CH = CH – CH3 c. dan nama rantai utama. Tabel 9. 2. etena propena butena C5H10 C6H12 C7H14 pentena heksena heptena Letak ikatan rangkap ditunjukkan dengan nomor.Bagaimana rumus struktur alkena? Perhatikan Tabel 9. tanda (–). Alkena bercabang diberi nama dimulai dengan nomor cabang.

4.Contoh: 5 4 3 2 1 CH3 – CH2 – CH = C – CH3 CH3 5 4 3 2 1 2-metil-2-pentena CH3 – CH2 – CH2 – C = CH2 CH3 5 4 3 2 1 2-metil-1-pentena CH3 – CH2 – CH – CH = CH2 CH3 3-metil-1-pentena Latihan 9.4-dimetil-2-heksena b. CH3 – C = C – C – CH3 CH3 CH3 d. dan Alkuna 193 . Isomer yang terjadi pada alkena dapat berupa isomer rantai. 2.4-trimetil-2-heptena Beri nama pada rumus struktur berikut: a. Alkena. CH – CH = CH – CH3 b. Tulis rumus struktur dari senyawa berikut: a. 3. Isomer pada Alkena Seperti halnya pada alkana. a. CH2 = CH – CH – CH – CH2 – CH3 CH3 CH3 c. CH3 CH3 2.4 1.3-dimetil-1-pentena c. CH3 – CH – CH – CH – C = CH CH3 CH3 CH3 3. dan isomer cis-trans. 3. pada alkena juga menunjukkan peristiwa keisomeran. Isomer Rantai Isomer rantai pada alkena terjadi karena rantai karbon berubah misalnya dari lurus menjadi bercabang tetapi posisi ikatan rangkap tetap. isomer posisi. Alkana.

2-butena Nama 1-butena 2-metil-1-propena b. Isomer Posisi Terjadinya isomer posisi pada alkena disebabkan posisi ikatan rangkap di antara atom-atom C nya dapat pindah tempat.3-dimetil-1-butena 1-pentena 2-metil. 194 Kimia Kelas X SMA dan MA . Contoh: Rumus Molekul C4H8 Rumus Struktur CH2 = CH – CH2 – CH3 CH3 – CH = CH – CH3 C5H10 CH2 = CH – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH = CH – CH2 – CH3 CH2 = CH – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH2 – CH = CH – CH2 – CH3 Nama 1-butena 2-butena 1-pentena 2-pentena 1-heksena 3-heksena C6H12 c. Isomer Cis-Trans Isomer cis-trans terjadi karena adanya perbedaan kedudukan gugus-gugus yang sejenis di sekitar ikatan C = C.Contoh: Rumus Molekul C4H8 Rumus Struktur CH3 – CH2 – CH = CH2 CH3 – C = CH2 CH3 C5H10 CH2 = CH – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – C = CH2 – CH3 CH3 C6H12 CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH = CH2 1-heksena CH3 CH3 CH3 – CH – C = CH2 2.

Alkena. nama isomer tersebut diberi awalan cis. 2) Jika pada isomer tersebut gugus sejenis yang terikat pada C = C letaknya dalam ruangan yang berbeda atau berseberangan.2-dikloroetena Titik Didih ( C) 60 Trans 1. Senyawa yang mempunyai atom C yang berikatan rangkap dua (alkena). isomer cis-trans dapat terjadi pada: 1. perbedaannya hanya awalan cis dan trans. Fesenden.Contoh: Rumus Molekul C2H2Cl2 Cl C=C H H C=C Cl H H Cl Struktur Cl Nama Cis 1. gugus sejenis yang terikat pada C = C letaknya dalam ruangan yang sama. Alkana. Tata nama isomer ini adalah sebagai berikut.9 Sumber: Raph J. Atom C yang berikatan rangkap masing-masing mengikat atom atau dua gugus atom yang berbeda. Nama isomer-isomer pada keisomeran cis-trans akan sama.2-dikloroetena 48 C4H8 CH3 C=C H H C=C CH3 CH3 Cis 2-butena H CH3 3. 1) Jika pada suatu isomer. Berdasarkan uraian ini. Perbedaan posisi atom atau gugus atom yang terikat oleh ikatan rangkap menyebabkan sifat fisik misalnya titik didih berbeda. 2.7 Trans 2-butena H 0. Walaupun demikian sifat fisis kedua isomer ini berbeda. dan Alkuna 195 . tetapi sifat kimianya pada umumnya sama. nama isomer tersebut diberi awalan trans. artinya kedua senyawa tersebut berbeda atau berisomeri. Organic Chemistry Terjadinya isomer cis dan trans disebabkan ikatan rangkap pada C = C tidak dapat diputar sehingga molekul alkena terbagi menjadi dua bagian atau ruangan.

4. Perhatikan tabel titik didih dan massa jenis alkana berikut ini. Isomer posisi dari pentena dan oktena. Persamaan reaksinya: 2 C2H2(g) + 5 O2(g) 4 CO2(g) + 2 H2O(l) + energi 196 Kimia Kelas X SMA dan MA . massa jenis lebih kecil dari satu. Sifat-Sifat Alkena Alkena mempunyai sifat-sifat tidak larut dalam air. Persamaan reaksinya ditulis: CaC2(s) + 2 H2O(l) C2H2(g) + Ca(OH)2(aq) karbit etuna air kapur Jika etuna direaksikan dengan oksigen akan menghasilkan kalor yang sangat tinggi sehingga dapat melelehkan besi pada proses pengelasan. Tulislah rumus struktur dan nama isomer-isomer dari senyawa berikut. Organic Chemistry Berdasarkan data titik didihnya. Isomer cis-trans dari 1.5 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Gas ini dihasilkan dari reaksi antara karbit (CaC2) dengan air. Latihan 9. 3. Bagaimana hubungan titik didih dengan Mr alkena? C. Isomer rantai dari pentena dan heptena. Fesenden. 5. Tabel 9.4 Sumber: Raph J.2-dibromoetena dan butena. dan titik didih bertambah tinggi dengan meningkatnya jumlah atom C. 1.5 63. Alkuna Gas berbau khas yang biasa digunakan oleh tukang las adalah senyawa dari alkuna yang disebut etuna atau asetilena yang sehari-hari disebut gas karbit. b. a. Nama Etena Propena 1-butena Heksana Rumus C2H4 C3H6 C4H8 C6H12 Mr 28 42 56 84 Titik Didih ( C) –102 –48 –4. c. tiga senyawa alkena dengan rantai terpendek berwujud gas. 2. 2.8 Titik didih dan massa jenis No.

etena ikatan rangkap dua. 8. 3. dapat disimpulkan bahwa rumus umum alkuna adalah: CnH2n–2 n = jumlah atom C 2. dan Alkuna 197 . alkuna termasuk senyawa "hidrokarbon tidak jenuh". 3. dan etuna ada perbedaan. Tabel 9. Rumus Molekul C2H2 C3H4 C4H6 C5H8 C6H10 Nama Etuna Propuna Butuna Pentuna Heksuna No. Alkana. 1. Rumus Umum Alkuna Rumus molekul beberapa alkuna dan namanya dapat dilihat pada tabel berikut ini. dengan daya ikatnya terhadap molekul lain lebih tinggi daripada alkena.Bagaimana rumus umum alkuna dan sifat-sifatnya? Perhatikan pembahasan berikut ini. Alkena. dan etuna berikut ini. dan etuna ikatan rangkap tiga.8 Rumus molekul dan nama beberapa alkuna No. 4. 7. 5. General Chemistry Dari data rumus molekul di atas. etena. 6. Oleh karena mempunyai ikatan rangkap tiga. Rumus Molekul C7H12 C8H14 C9H16 C10H18 C11H20 Nama Heptuna Oktuna Nonuna Dekuna Undekuna Sumber: Ebbing. Tata Nama Alkuna Tata nama alkuna pada umumnya sama dengan alkena. Ikatan Rangkap pada Alkuna Perhatikan rumus struktur etana. hanya akhiran –ena diganti menjadi –una. H H H H H–C C–H H– C – C – H H H etana C = C H H etena etuna Ikatan kovalen antara C dengan C pada etana. Pada etana membentuk ikatan tunggal. 10. 2. etena. 9. 1.

3. Isomer pada Alkuna Pada alkuna terjadi isomer posisi dan isomer rantai.Contoh: 4 4 1 3 3 2 3 2 2 4 1 CH3 – CH2 – C CH 1 1-butuna 2-butuna 3-metil-1-butuna CH3 – CH = CH – CH3 CH C – CH – CH3 CH3 Latihan 9. CH3 – C C – CH2 – CH2 – CH3 CH CH3 – CH – CH – CH – C CH3 CH3 CH3 4.6 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Pada isomer posisi letak ikatan rangkap berubah. Contoh: Isomer rantai: 1 2 3 4 5 6 CH 1 C – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 2 3 4 5 1-heksuna 4-metil-1-pentuna CH3 C – CH2 – CH – CH3 CH3 198 Kimia Kelas X SMA dan MA .4-tetrametil-1-heptuna 2. CH3 – C C – CH3 c. e.4-dimetil-1-heksuna c. Pada isomer rantai letak ikatan rangkap tetap.3. CH C – CH3 b. Tuliskan rumus struktur dari senyawa berikut ini! a.4. 3-metil-1-pentuna b. 3. CH C – CH2 – CH – CH2 – CH3 CH3 d. Tuliskan nama dari rumus struktur berikut ini! a.

4. dan Alkuna 199 . Reaksi-Reaksi pada Alkana. Massa jenis alkuna sama seperti alkana dan alkena lebih dari air. Berdasarkan titik didihnya.8 –101.1 27 39. 3. 2. Nama Etuna Propuna Butuna Pentuna Heksuna Rumus C2H2 C3H4 C4H6 C5H8 C6H10 Mr 26 40 54 68 82 Titik Didih ( C) Titik Leleh ( C) –83. Organic Chemistry Alkuna sangat sukar larut dalam air tetapi larut di dalam pelarut organik seperti karbontetraklorida.3 –81. Sifat Fisik Alkuna Sifat fisik alkuna mirip dengan sifat-sifat alkana maupun alkena. tiga senyawa alkuna terpendek berwujud gas. 1.9 Titik didih. Tulislah rumus struktur dan nama isomer-isomer dari a. Fesenden.7 Selesaikan soal-soal berikut! 1.6 –23. Coba jelaskan! D. Alkena.Isomer posisi: CH C – CH2 – CH3 C – CH3 1-butuna 2-butuna CH3 – C 5. Latihan 9.3 –90 Sumber: Raph J. Alkena.2 8. Alkana. Perhatikan tabel berikut.51 –122. titik leleh. dan Mr alkuna No. Reaksi terjadi melalui beberapa tahap reaksi atau mekanisme reaksi. heptuna b. Mekanisme reaksi tidak dibahas pada tingkat SMA. Tabel 9. 5. dan Alkuna Reaksi-reaksi pada senyawa karbon terjadi akibat adanya pemutusan dan pembentukan ikatan kovalen antar C dan H atau C dan C pada ikatan rangkap. Apakah ada hubungan antara Mr alkuna dengan titik didihnya. oktuna 2. heksuna c.5 –32. pentuna d.

dan alkuna dapat berupa reaksi oksidasi. dan alkuna menyebabkan reaksireaksi yang terjadi pun berbeda.Perbedaan ikatan pada alkana. Hasil reaksinya adalah gas CO2. reaksi adisi. Reaksi Substitusi Reaksi substitusi biasa terjadi pada alkana. alkena. Secara umum reaksi substitusi digambarkan sebagai berikut. Pembakaran alkena C2H4(g) + 3 O2(g) 2 CO2(g) + 2 H2O(g) Reaksi oksidasi alkana paling banyak dimanfaatkan karena energi yang dihasilkan cukup besar. Pembakaran alkana CH4(g) + 2 O2(g) CO2(g) + 2 H2O(g) C3H8(g) + 5 O2(g) 3 CO2(g) + 4 H2O(g) b. Bahan bakar pada kendaraan bermotor secara sempurna menghasilkan gas CO2. air. 2. dan energi. jika tidak sempurna akan menghasilkan gas CO yang sangat berbahaya bagi manusia. sehingga alkana digunakan sebagai bahan bakar baik bahan bakar minyak maupun bahan bakar gas. alkena. reaksi substitusi. 1. Alkana dapat bereaksi dengan Cl2 dengan bantuan sinar matahari terjadi reaksi substitusi sebagai berikut. Reaksi-reaksi pada alkana. Reaksi Oksidasi Reaksi oksidasi pada senyawa hidrokarbon misalnya reaksi pembakaran dengan gas oksigen di udara. H H H – C – H + Cl – Cl H H – C – Cl + HCl H Pada reaksi tersebut satu atom H pada metana diganti oleh satu Cl dari Cl2. Contoh: a. dan reaksi eliminasi. 200 Kimia Kelas X SMA dan MA . H H H – C – A + XY H – C – X + AY H Contoh: H H H – C – C – H + Br2 H H H H H– H C – C – H + HBr H Br Reaksi substitusi adalah reaksi penggantian suatu atom atau gugus atom yang terikat pada atom C dalam suatu molekul oleh atom atau gugus atom lain.

Alkena. C – H + 2 H2 katalis H–C– C–H H H etana Adisi halogen Contoh: H H H katalis H H H H – C = C – C – H + Br2 H propena c. Adisi hidrohalogen H– C– C–C–H Br Br H 1. dan Alkuna 201 . Reaksi Adisi Senyawa etena C2H4 dapat diubah menjadi etana dengan menambah dua atom H. Penambahan suatu gugus atom pada senyawa tak jenuh (ikatan rangkap dua atau rangkap tiga) sehingga terjadi senyawa jenuh disebut reaksi adisi. Secara umum reaksi adisi digambarkan sebagai berikut! –C–C– – C = C – + H2 Contoh reaksi adisi: a. Reaksi adisi ada yang terjadi pada senyawa dengan ikatan rangkap antara C dan C atau ikatan rangkap pada C dan O. Adisi hidrogen pada alkena atau alkuna Adisi hidrogen pada suatu senyawa disebut hidrogenasi Contoh: H H H katalis H H H H – C = C – C – H + H2 H propena H– C– C– C–H H H H propana H H H–C etuna b.3.2-dibromopropana Contoh: H H H katalis H H H H – C = C – C – H + HBr H propena H–C– C– C–H H Br H 2-bromopropana Alkana. Adisi pada ikatan rangkap C = O akan dipelajari pada tingkat lebih lanjut.

a. H2SO4(pekat) CH2 = CH2 + H2O etena Dehidrohalogenasi (penarikan HX) Contoh: CH2 – CH – CH3 + KOH H Br 2-bromopropana alkohol CH2 = CH – CH3 + KBr + H2O propena Berdasarkan contoh di atas reaksi eliminasi adalah reaksi pengeluaran gugus atom dari dua atom C yang berdekatan pada senyawa jenuh sehingga terbentuk senyawa tak jenuh atau senyawa yang mempunyai ikatan rangkap.Dalam reaksi adisi. Dehidrasi (penarikan air) Contoh: CH2 – CH2 H OH etanol c. ada aturan “Markovnikov” yaitu atom H dari H2O atau HX (X = F. 4. Perhatikan beberapa reaksi eliminasi berikut ini. Br. Reaksi adisi adalah reaksi penambahan atau pemasukan suatu gugus atom pada senyawa tak jenuh sehingga terjadi senyawa jenuh. Reaksi Eliminasi Senyawa alkena dapat dibuat dari senyawa alkana dengan reaksi eliminasi.AsO3 CH2 – CH2 H H etana CH2 = CH2 + H2 etena b. Secara umum reaksi eliminasi digambarkan sebagai berikut. I) akan terikat pada atom C ikatan rangkap yang mengandung H lebih banyak. Cl. –C–C– P Q – C = C – + PQ 202 Kimia Kelas X SMA dan MA . Dehidrogenasi (penarikan hidrogen) Contoh: Pemanasan butana dengan katalis Cr2O3.

tentukan yang mana reaksi substitusi. H H H H H KOH panas 1-butena (sedikit) H H H H H H–C–C–C–C–C–H H Cl H H H H – C – C = C – C – CH + HCl H H H 2-pentena (banyak) H H H H H 2-kloropentana KOH panas H – C = C – C – C – C – H + HCl H H H 1-pentena (sedikit) Latihan 9.Reaksi eliminasi pada senyawa-senyawa yang tidak simetri. atom H lebih banyak terlepas dari atom C yang mengikat H dengan jumlah sedikit. Contoh: 1. Alkena. H H H H2SO4 H–C–C–C–C–H H – C – C = C – CH3 + H2O H H OH H 2-butanol H 2-butena H H H H Selain 2-butena. dan oksidasi! a. dan Alkuna 203 . H H H H H H H H H–C–C–C–C–H H H OH H H – C – C – C = C – H + H2O H H 2-butanol 2. CH3 – CH3 + Cl2 2 C2H6 + 7 O2 CH2 = CH2 + Br2 CH3 – CH2OH CH3 – CH2 – Cl + HCl 4 CO2 + 6 H2O CH2Br – CH2Br CH2 = CH2 + H2O Alkana. adisi. c. CH CH + 2 H2 CH3 – CH3 b. d.8 Dari reaksi berikut. terbentuk juga 1-butena tapi dalam jumlah yang sedikit. e.

dapat dinyatakan dengan suatu rumus umum B. 9. Alkuna termasuk hidrokarbon tak jenuh yang memiliki satu ikatan rangkap 3 di antara atom karbonnya. 3. Alkena termasuk hidrokarbon tak jenuh yang memiliki satu ikatan rangkap 2 di antara atom karbonnya. 2. adisi. A. Isomer-isomer pada alkana dapat berupa isomer rantai. Reaksi pada senyawa karbon dapat berupa reaksi oksidasi. Sifat-sifat dari suatu deret homolog sebagai berikut. Alkana termasuk hidrokarbon jenuh. 1. titik didihnya makin tinggi. 7. . titik didihnya meningkat dengan panjangnya rantai C. memiliki perbedaan gugus –CH2– di antara anggotanya Kimia Kelas X SMA dan MA 204 . Berdasarkan jenis ikatannya hidrokarbon dikelompokkan menjadi hidrokarbon jenuh dan tak jenuh. makin besar Mr alkana. 4.Rangkuman 1. Isomer adalah senyawa-senyawa yang memiliki rumus molekul sama tetapi rumus strukturnya berbeda. dan eliminasi. kecuali . 6. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. substitusi. . Kata Kunci • • • • • • Hidrokarbon Hidrokarbon jenuh Hidrokarbon tak jenuh Alkana Alkena Alkuna • • • • • • Deret homolog Rumus molekul Rumus struktur Gugus alkil Keisomeran Isomer rantai • • • • • • Isomer posisi Isomer cis-trans Reaksi substitusi Reaksi adisi Reaksi eliminasi Reaksi oksidasi Evaluasi Akhir Bab A. . Berdasarkan bentuk rantainya hidrokarbon dikelompokkan menjadi alifatik dan siklik. 5. dan isomer cis-trans. isomer posisi. mempunyai rumus empiris yang sama E. Senyawa hidrokarbon merupakan senyawa karbon yang terdiri dari atom karbon dan hidrogen. 8. mempunyai sifat kimia yang serupa D.

. . C5H10 C. C4H8 Rumus molekul pentana adalah . dan Alkuna 205 . C6H14 C. . C5H12 4. CH3 – CH2 – CH = CH2 E. metil B. . C3H6 Hidrokarbon yang termasuk dalam satu deret homolog adalah . I dan III D. . C4H8 Senyawa berikut yang merupakan hidrokarbon tidak jenuh adalah . . . etil C. C3H8 Gugus CH3 – CH2 – disebut . Rumus molekul yang menyatakan hidrokarbon jenuh adalah . C4H6 E. C3H6 B. CH3 – CH – CH – CH3 CH3 CH3 D. propana B. .2. butana D. Nama senyawa dengan rumus (CH3)2CHCH3 adalah . . C3H4 II. C4H10 E. CH3 – CH – CH2 – CH3 CH3 C. A. C3H8 E. CH3 – CH = CH – CH3 D. Dari rumus-rumus hidrokarbon berikut: I. A. A. A. . II dan IV B. . .3-dimetilbutana adalah . . C5H12 B. Alkena. C2H4 III. butil E. C2H6 IV. . . propil Rumus 2. C2H6 C. amil 7. A. . 6. pentana Alkana. CH3 – CH2 – CH2 – CH3 B. I dan IV C. . A. 2-metilbutana E. 5. C2H6 D. I dan II 3. D. 8. CH4 B. C5H12 A. . . D. III dan IV E. . 2-metilpropana C. .

B. III dan IV C. . .5-dietil-3-metilheksana 2-etil-4. II dan III B. Jumlah isomer alkana dengan rumus C6H14 adalah .4. CH3 CH3 – C – CH3 CH3 Zat yang merupakan isomer adalah . CH3 – CH2 – CH2 D. A. . CH3 CH3 – CH – CH – CH2 – CH – CH3 C2H5 C2H5 A. CH3 – CH – CH2 – CH – CH = CH2 C2H5 C2H5 A. CH3 – CH2 – CH2 – CH3 II.6-trimetiloktana 3. 7 C. . . Perhatikan rumus struktur berikut: I. Nama senyawa berikut adalah . CH3 – CH – CH – CH3 CH3 CH3 III. I dan III E. A. C. . I dan IV 11. Di antara rumus struktur di bawah ini yang berisomer dengan n-butana adalah . 5 12. D. E. B. . CH3 – CH – CH3 CH3 C.5. D. 3-etil-5-metil-1-butena 5-etil-3-metil-6-heptena 3-etil-5-metil-2-heptena 3. C. 3 D. .5-dimetilheptana 6-etil-3. 6 B. 4 E. . . CH2 – CH2 CH3 CH3 206 Kimia Kelas X SMA dan MA . CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 IV. Nama senyawa berikut adalah .5-dietil-1-heksena 2. . A.4-dietil-5-heksana E.9. CH3 – CH2 – CH2 – CH3 13. 2.6-trimetiloktana 10. . . E. . CH3 – CH = CH – CH3 CH3 B.4-dimetilheptana 3. . I dan II D.

6 22. . . 5 E. . Senyawa alkena dengan rumus H3C – CH = CH – CH2 – CH3 dapat berisomer posisi dan berisomer rantai berturut-turut dengan .5-trimetil-2-pentuna 2-isopropil-3-pentuna 2. Di antara senyawa berikut yang termasuk alkena adalah . alkadiena B. . Plastik untuk alat rumah tangga banyak dibuat dari polimerisasi senyawa hidrokarbon. etena E. . A. . CH3CH(CH3)CH3 E. . etuna 19. 2-butena dan 3-metil-2-butena C. A. adisi E. CH3CH2CH2CH3 15. 3 C. hidrogenasi B. Reaksi pembentukan 1-butena dari butana termasuk reaksi . A. CH2CBr2 B. A. CH3 – C C – CH2 – CH3 A. . . B. . Jumlah isomer C5H10 adalah . 1-pentena dan 2-metil-1-butena D. D. . . alkana D. 3 C. A. Jumlah isomer dari C5H8 adalah . . . . 5 E. 1-pentena dan 3-metil-2-pentena E. C2H2Cl2 D. 2-butena dan 2-etil-1-propena B. CH3CHCHCH3 B. . . CH3CH2CH3 D. Nama senyawa berikut adalah . eliminasi Alkana. 6 17. oksidasi D. CH3C(CH3)2CH3 C. A. . substitusi C. 4-isopropil-2-pentuna 4.14.3-dimetil-4-heksuna CH3 – CH – CH3 21. E. CH3CHCHCH3 C. . Gas asetilena untuk pengelasan termasuk deret homolog . C2F2Cl2 18. A. 2 B. . .5-dimetil-2-heksuna 4. C. etana D. . 3-pentena dan 3-metil-2-propena 16.5. Senyawa tersebut adalah . Senyawa yang tidak dapat membentuk isomer cis dan trans adalah . alkuna 20. A. sikloalkana C. 2 B. . 4 D. propena C. alkena E. dan Alkuna 207 . 4 D. . . . metana B. Alkena. . C2H4Br2 E.

polimerisasi 24. A. C2H5OH C2H4 + H2O E. termasuk reaksi oksidasi 2. 5.23. oksidasi C. Reaksi CH2 = CH2 + Cl2 A. terbentuk 4 liter gas CO2 (t. p) 3. Dua liter C2H4(t. C2H4 + Br2 C2H4Br2 C. A. p) dibakar dengan 10 liter gas O2(t.. 2. . Jika pembakaran tidak sempurna akan dihasilkan gas karbon monoksida yang bersifat racun. Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat. . Buat laporan singkat. Bahan baku untuk pembuatan polimer misalnya plastik di antaranya adalah etena. C2H6 + Br2 C2H5Br + Br B. 4. Tulis reaksinya. 3. D. 1 dan 4 D..2-dibromopropana. 208 Kimia Kelas X SMA dan MA .p) menurut reaksi: 2 CO2(g) + 2 H2O(g) C2H4(g) + 3 O2(g) Pada pembakaran tersebut: 1. 1 dan 3 C. C2H5Cl C2H4 + HCl B. Di antara reaksi-reaksi berikut yang termasuk reaksi substitusi adalah . . . p) yang benar adalah . . . Tulis rumus struktur dari zat X yang direaksikan dengan gas Br2 akan menghasilkan 1. Gambarkan isomer dari pentana berikut namanya. adisi E. 1. Jelaskan bagaimana terjadinya pencemaran oleh gas karbon monoksida. terbentuk 2 liter gas CO2 (t. eliminasi CH2Cl – CH2Cl adalah reaksi . Jelaskan mengapa senyawa alkana dengan rantai karbon yang panjang. apa akibatnya dan beri saran pencegahannya. titik leleh maupun titik didihnya sangat tinggi? Tuliskan semua isomer dari senyawa heksena. 3 dan 4 25. substitusi B. T u g a s Pada reaksi pembakaran senyawa karbon akan dihasilkan gas karbon dioksida dan air. volum gas sesudah reaksi = 8 liter (t. 2 dan 3 E. p) 4. C2H4 + 3 O2 2 CO2 + 2 H2O D. Etena dapat dibuat dari alkohol. 1 dan 2 B..

Tempat pengeboran minyak bumi pada umumnya berada di lepas pantai. membedakan kualitas bensin berdasakan bilangan oktannya. Key Science Chemistry Minyak bumi didapatkan dengan pengeboran.Bab X Minyak Bumi Sumber: Ramsden. 5. 3. Minyak Bumi Minyak Bumi 209 209 . mendeskripsikan proses pembentukan minyak bumi dan gas alam. menjelaskan komponen-komponen utama penyusun minyak bumi. menafsirkan bagan penyulingan bertingkat untuk menjelaskan dasar dan teknik pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. 4. menganalisis dampak pembakaran bahan bakar terhadap lingkungan. 2.

PETA KONSEP Minyak Bumi terbentuk dari memiliki diolah dengan cara diperoleh di Jasad Renik Komponen Utama contohnya Distilasi Bertingkat Indonesia di daerah menghasilkan • Alkana • Sikloalkana • Hidrokarobn aromatik • • • • • • • • Gas Gasolin Kerosin Minyak diesel Minyak mineral Minyak bakar Parafin Bitumen • • • • • • Minas Wonokromo Plaju Cepu Sungai Gerong Tarakan 210 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Sebagian minyak dan gas alam mengalir ke atas permukaan. serta dampak dari penggunaan bahan bakar minyak bumi. dan bensin. karet sintetis. gerakan bumi melengkungkan lapisan batu tersebut dan menciptakan perangkap minyak yang sangat besar. seperti LPG (Liquified Petroleum Gas). kita perlu mengetahui dan lebih mengenal tentang minyak bumi. dan plastik. obatobatan. Minyak bumi merupakan sumber alam yang sangat potensial karena dari minyak bumi dapat dihasilkan berbagai bahan bakar. produkproduk petrokimia. pengolahan minyak bumi. Mengapa minyak dan gas bumi banyak terdapat di sekitar pantai? Untuk menjelaskan hal itu. Proses pembentukan minyak dan gas alam dapat dilihat pada Gambar 10. serat tekstil. mereka tenggelam ke dasar laut. Di tempat perangkap minyak inilah kita dapat memperoleh minyak dan gas alam. sebagian lagi terperangkap di dalam lubang-lubang batu berpori. Pada waktu hewan dan tumbuhan mati. Pada bab ini akan dipelajari proses pembentukan minyak bumi.1. tertutup lapisan lumpur dan pasir selama bertahun-tahun. bakteri. kita akan pelajari bagaimana proses terjadinya minyak dan gas bumi. Oleh karena itu. Panas. Selain itu senyawa yang berupa gas dan minyak bumi dipakai untuk produk industri seperti pupuk.1 Proses pembentukan minyak dan gas alam Minyak Bumi 211 . Minyak bumi dan gas alam adalah sisa tumbuhan dan hewan kecil atau jasad renik yang hidup di laut berjuta-juta tahun yang lalu. A. dan berat sedimen yang mengubur jasad renik tersebut pelan-pelan mengubahnya menjadi minyak dan gas alam. Di beberapa tempat. bahan peledak. Di Indonesia minyak bumi ditemukan di berbagai tempat. Proses Pembentukan Minyak Bumi Pada umumnya tempat-tempat pengeboran minyak dan gas bumi berada di lepas pantai.I ndonesia merupakan salah satu negara penghasil minyak bumi dan gas alam yang cukup banyak. minyak tanah. Kemudian lumpur dan pasir berubah menjadi batu sedimen. tempat-tempat pengilangan gas dan minyak bumi yang ada di Indonesia. Perangkap minyak Jasad renik Lapisan sedimen Alat pengebor minyak dan gas Sumber: Visual Encyclopedia Gambar 10.

Bagaimana cara menentukan adanya perangkap minyak? Perangkap minyak dapat dicari oleh ahli geofisika menggunakan gelombang elektromagnetik. Pencarian minyak dimulai dengan menentukan lapisan batuan yang paling mungkin mengandung minyak. Tanda-tanda ada perangkap minyak ditentukan dengan pengukuran perubahan sifat magnet atau perubahan gaya tarik bumi. Kemudian dipasang peledak untuk mengirimkan gelombang pengejut ke bawah dan menembus bebatuan tersebut. Gaung yang dipantulkan direkam dan dianalisis untuk memperkirakan lapisan batuan. Jika memungkinkan, maka dilakukan uji pengeboran untuk mengetahui apakah benar-benar ada minyak di dalamnya. Pengeboran dilakukan dengan pipa-pipa yang digerakkan oleh mesin. Ujung bor biasanya ada intannya untuk memecahkan batu yang amat keras. Apabila pengeboran berhasil, minyak akan mengalir dari sumur bor dan disebut minyak mentah. Minyak mentah dibawa ke kilang minyak melalui jaringan pipa, kapal tanker, kereta api, atau jalan raya. Di kilang minyak, minyak mentah diolah dengan cara distilasi bertingkat atau fraksionasi. Minyak dan gas bumi berguna untuk kesejahteraan manusia, tapi kita tahu bahwa proses pembentukannya memerlukan waktu yang sangat lama. Mencari dan mengambilnya melalui pengeboran sangat sukar, serta mengolahnya menjadi bahan bakar memerlukan biaya yang sangat mahal. Selain itu minyak dan gas bumi juga merupakan sumber energi yang tidak dapat diperbarui dalam waktu yang cepat. Oleh karena itu, mulai sekarang kita harus menghemat dalam menggunakan minyak dan gas bumi, baik sebagai bahan bakar maupun produkproduk industri lainnya.

Latihan 10.1
Selesaikan soal-soal berikut! 1. 2. 3. Jelaskan dengan singkat bagaimana proses terbentuknya minyak bumi! Bagaimana cara memperkirakan adanya minyak bumi dalam perut bumi? Jelaskan proses pengeboran minyak bumi!

B. Komponen Utama Minyak Bumi
Minyak bumi yang baru keluar dari pengeboran merupakan minyak mentah (crude oil) yang kental berwarna hitam. Minyak mentah merupakan campuran dari berbagai macam senyawa yang di dalamnya sebagian besar merupakan senyawa hidrokarbon seperti alkana, sikloalkana dan hidrokarbon aromatik, serta terdapat senyawa-senyawa lain.

212

Kimia Kelas X SMA dan MA

1. Alkana
Senyawa alkana yang terdapat dalam minyak bumi ada yang memiliki rantai karbon lurus seperti n-butana dan n-heptana ada juga yang memiliki rantai karbon bercabang seperti 2,2,4-trimetilpentana (isooktana). Rumus struktur senyawa alkana tersebut yaitu sebagai berikut. H3C – CH2 – CH2 – CH3 n-butana CH3 H3C – C – CH2 – CH2 – CH3 CH3 CH3 2,2,4-trimetilpentana (isooktana) Dalam minyak bumi senyawa yang paling banyak ditemukan adalah senyawa hidrokarbon dengan rantai lurus. H3C – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 n-heptana

2. Sikloalkana
Sikloalkana yang ditemukan dalam minyak bumi contohnya metilsiklopentana dan etilsikloheksana dengan rumus struktur sebagai berikut.
CH2 H 2C H2C CH – CH3 CH2 H 2C H2C CH2 CH – CH2 – CH3 CH2 CH2

metilsiklopentana

etilsikloheksana

3. Hidrokarbon Aromatik
Senyawa hidrokarbon aromatik paling sederhana yang terdapat pada minyak bumi adalah benzena (C6H6) dan metilbenzena dengan rumus struktur sebagai berikut.
H C HC HC C H CH CH HC HC C H H C C – CH3 CH

benzena

metil benzena
Minyak Bumi

213

4. Senyawa Lain
Komposisi senyawa-senyawa yang terkandung dalam minyak bumi berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Selain hidrokarbon jenuh terdapat pula senyawa hidrokarbon tak jenuh, senyawa belerang dan oksigen, serta organologam. Jumlah kandungan atau kadar senyawa-senyawa ini menentukan kualitas dari minyak bumi. Hasil pengilangan minyak dan gas bumi di Indonesia memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan yang diproduksi oleh negara-negara lain. Mengapa demikian?

Latihan 10.2
Selesaikan soal-soal berikut! 1. Sebutkan komponen utama yang terdapat dalam minyak bumi! 2. Tuliskan rumus isooktana yang terdapat dalam minyak bumi!

C. Pengolahan Minyak Bumi
Bahan bakar yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, merupakan hasil pengolahan minyak bumi. Minyak bumi yang dihasilkan dari pengeboran tidak dapat langsung digunakan, tapi harus melalui proses distilasi bertingkat terlebih dahulu. Pada distilasi bertingkat, pemisahan terjadi berdasarkan perbedaan titik didih berbagai hidrokarbon senyawa yang terdapat dalam minyak bumi. Perhatikan gambar diagram fraksionasi minyak bumi dengan distilasi bertingkat berikut.
uap gasolin

kondensor gas < 25 C bensin 20 – 200 C minyak tanah 174 – 275 C minyak diesel/solar 200 – 400 C minyak mineral/pelumas > 350 C

uap minyak mentah

sungkup gelembung udara

larutan

uap air super panas minyak mentah pembakaran residu

Gambar 10.2 Fraksionasi minyak bumi dengan distilasi bertingkat

Sumber: Holtzclaw, General Chemistry with Qualitative Analysis

214

Kimia Kelas X SMA dan MA

Proses distilasi bertingkat merupakan cara untuk memisahkan komponenkomponen penyusun minyak bumi melalui kolom-kolom berfraksi dengan pelatpelat dan sejumlah sungkup gelembung udara. Minyak bumi dipanaskan sehingga berubah menjadi gas dan bergerak melalui sungkup-sungkup. Senyawa karbon yang mempunyai rantai karbon panjang akan mencair pada kolom fraksi di bagian bawah, sedangkan senyawa karbon yang rantai karbonnya lebih pendek akan terus ke atas. Akibatnya komponen-komponen minyak bumi itu akan dapat dipisahkan melalui kolom-kolom berfraksi. Masing-masing fraksi minyak bumi yang telah dipisahkan satu sama lain segera mengalami proses desulfurisasi (penghilangan belerang). Senyawasenyawa belerang yang dikandung minyak bumi perlu dikurangi, sebab belerang menyebabkan bau tidak enak pada minyak bumi. Minyak bumi yang kadar belerangnya tinggi jika dibakar akan menghasilkan gas SO 2 , sehingga meningkatkan pencemaran udara. Hasil fraksionasi minyak bumi digunakan untuk berbagai keperluan. Hasil fraksionasi minyak bumi dan kegunaannya dapat dilihat pada Tabel 10.1. Tabel 10.1 Hasil fraksionasi minyak bumi dan kegunaannya Nama 1. Gas 2. Gasolin 4. Kerosin 5. Minyak disel 6. Minyak mineral 7. Minyak bakar 8. Parafin 9. Bitumen Rantai C C1 – C4 C4 – C12 C10 – C14 C14 – C19 C19 – C35 > 20 > 35 > 35 Jarak Titik Didih <25 C 20 – 200 C 174 – 275 C 200 – 400 C 350 C > 400 C padat padat Kegunaan Gas LPG Bahan bakar kendaraan bermotor Bahan bakar kompor Bahan bakar mesin disel, atau solar Minyak pelumas atau oli Bahan bakar untuk industri, kapal laut Lilin Aspal jalan, atap rumah
Sumber: Michael Lewis, Thinking Chemistry

Gasolin, Herosin atau bensin, dan minyak tanah lebih banyak diperlukan daripada hidrokarbon yang rantainya lebih panjang. Untuk memenuhi kebutuhan bensin dan minyak tanah itu maka dilakukan pemecahan molekul hidrokarbon yang besar menjadi molekul kecil. Proses ini disebut cracking. Cara melakukan cracking yaitu dengan pemanasan hidrokarbon rantai panjang pada suhu tinggi dan ditambah katalis Al2O3 atau SiO2

Minyak Bumi

215

Percobaan cracking minyak bumi dapat kita lakukan secara sederhana. Perhatikan kegiatan berikut ini.
KEGIATAN 10.1

Menyimpulkan

Cracking Minyak Bumi Perhatikan diagram percobaan cracking berikut ini.
parafin pada serat keramik gas etena

1. 2. 3. 4. 5.

katalis dipanaskan aluminium oksida

katup pengaman

Apa nama hidrokarbon yang akan di cracking? Tentukan perkiraan rantai C pada hidrokarbon tersebut! Katalis apa yang digunakan? Gas apa yang dihasilkan? Apa manfaat gas tersebut?

Hasil cracking minyak bumi di antaranya adalah nafta. Nafta banyak digunakan untuk industri-industri bahan sintetis seperti plastik, deterjen, dan obat-obatan, juga avtur yaitu bahan bakar pesawat terbang. Produk-produk yang dihasilkan dari hasil fraksionasi minyak bumi disebut juga produk petrokimia. Perhatikan Gambar 10.3
Plastik Serat kain

Nafta

Detergen Insektisida, herbisida Minyak tanah Kedokteran, kosmetik

Karet sintetik

Gas alam Cat Glikol
Sumber: Visual Encyclopedia

Gambar 10.3 Berbagai produk petrokimia

216

Kimia Kelas X SMA dan MA

94. Selain itu. Kurangnya efisiensi ini ditandai dengan suara ketukan (knocking) pada mesin kendaraan.2. Persentase isooktana dalam suatu bensin disebut angka oktana (bilangan oktana).84 sedangkan petramax mempunyai bilangan oktan 92 . 2. Bensin premium mutunya lebih rendah dibandingkan petramax. Makin tinggi harga bilangan oktan suatu bensin. Bensin yang komponen terbanyaknya hidrokarbon rantai bercabang. di pasaran dikenal pula petramax plus yang memiliki bilangan oktan 98. Mengapa bensin tidak digunakan sebagai bahan bakar rumah tangga? D. Sebutkan fraksi minyak bumi berikut rantai C dan perkiraan titik didihnya! 3. mempunyai bilangan oktan 80. Misalnya campuran yang mengandung 20% n-heptana dan 80% isooktana. Sebutkan contoh produk-produk industri yang dihasilkan dari minyak bumi! 4. energi hasil pembakarannya lebih besar dibandingkan dengan bensin yang komponen terbanyaknya rantai lurus. dan paling banyak digunakan.3 Selesaikan soal-soal berikut! 1. sebaiknya menggunakan bensin yang komponennya senyawa hidrokarbon bercabang. Bensin premium memiliki bilangan oktan antara 80 . Dengan demikian. berarti bensin tersebut makin bagus atau makin efisien dalam menghasilkan energi. Komponen bensin yang paling banyak cabangnya adalah 2.Latihan 10.4-trimetilpentana atau isooktana dengan rumus: CH3 H3C – C – CH2 – CH – CH3 CH3 CH3 Isooktana Apa kegunaan bensin dalam kehidupan sehari-hari? Bensin merupakan fraksi minyak bumi yang paling komersial. Dengan demikian bensin dari hidrokarbon rantai lurus kurang efisien untuk menggerakkan mesin kendaraan. sebab berfungsi sebagai bahan bakar kendaraan bermotor yang menjadi alat transportasi manusia sehari-hari. Bensin yang dijual di pasaran merupakan campuran isooktana dengan alkanaalkana lainnya. Bensin sebagai Bahan Bakar Bensin adalah campuran isomer-isomer heptana (C7H16) dan oktana (C8H18). seperti heptana dan oktana. Minyak Bumi 217 . paling banyak diproduksi. Jelaskan dasar dan teknik pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi. Mutu atau kualitas bensin ditentukan oleh besarnya bilangan oktan.

Untuk mengurangi terjadinya pencemaran lingkungan maka mutu bahan bakar perlu diperbaiki dengan memberikan zat aditif yang ramah lingkungan serta emisi gas buang dalam kendaraan perlu disempurnakan. Hal ini dapat dilihat dengan timbulnya gejalagejala seperti sesak napas. air. Fraksi bensin dalam minyak bumi sebetulnya relatif sedikit jumlahnya.2-dibromoetana. Akibat dari pembentukan COHb maka sistem pengangkutan oksigen dalam darah ke seluruh tubuh akan terganggu sehingga tubuh akan kekurangan oksigen. maka ditambahkan lagi senyawa 1. 218 Kimia Kelas X SMA dan MA . serta menyebabkan kematian. Agar PbO hasil pembakaran tidak mengendap dalam mesin dan keluar melalui knalpot. TEL dikenal sebagai anti knocking. yaitu pemutusan hidrokarbon yang rantainya panjang menjadi rantai yang lebih pendek. pada mesin kendaraan akan timbul suara ketukan (knocking) sehingga mesin mudah panas dan rusak. dan menghalangi proses metabolisme. INFO KIMIA Biogas merupakan bahan bakar alternatif yang dihasilkan dari pemecahan biomass (hewan dan tumbuhan) di dalam proses anaerob. Penggunaan TEL ini ternyata menimbulkan masalah yaitu timbulnya pencemaran udara oleh partikulat Pb. permukaan kulit tampak membiru. sehingga yang keluar dari hasil pembakaran adalah PbBr2 yang mudah menguap. tetapi sangat berbahaya bagi manusia karena gas CO mempunyai daya ikat yang lebih kuat terhadap haemoglobin daripada oksigen. Dampak Penggunaan TEL pada Bensin Proses penambahan TEL pada bensin premium dapat menimbulkan pencemaran yang diakibatkan oleh Pb di udara. 1. Biomass diperoleh dari sampah pertanian. Komponen biogas adalah metana. Dampak Pembakaran Tidak Sempurna pada Bensin Bensin yang dibakar dalam mesin kendaraan bermotor akan menghasilkan gas CO2 dan H2O. Oleh karena itu. Gas CO ini tidak berwarna dan tidak berbau. Bila pembakaran tidak sempurna maka akan dihasilkan jelaga dan gas CO. Contoh bensin yang menggunakan MTBE adalah petramax dan petramax plus. merusak otak. gas ini biasanya didapat dari penyulingan minyak bumi. Untuk meningkatkan bilangan oktan pada bensin ditambahkan TEL (Tetra Etyl Lead) dengan rumus kimia Pb(C2H5)4. dan bila melebihi kadar 5% dapat mengganggu jantung.Bila bilangan oktan bensin rendah. maupun tanah. Bila termakan oleh kita akan menyebabkan terganggunya pembentukan sel darah merah. Sekarang penggunaan TEL sebagai zat aditif pada bensin tidak diperbolehkan lagi dan digantikan oleh senyawa lain yang lebih ramah lingkungan yaitu MTBE (Methyl Tertiary Buthyl Ether). bensin banyak diperoleh dari hasil cracking minyak bumi. 2.

LNG Badak (Bontang). 6. kilang minyak Dumai. detergen. kilang minyak Pangkalan Brandan. kilang minyak Sungai Gerong. Proses pembentukan minyak bumi terjadi dari penguraian senyawasenyawa organik yang berasal dari jasad renik yang hidup di laut jutaan tahun lalu. dan cracking. Dampak pembakaran tidak sempurna pada bensin adalah timbulnya gas CO. Jelaskan dampak penggunaan TEL pada bensin! 3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan bilangan oktan! 2. dan Balongan. lapangan produksi minyak dan gas bumi di Indonesia berjumlah 51 tempat. kosmetik. 1. 4. kilang minyak Wonokromo (kilang minyak yang pertama di Indonesia). 7. antara lain di Minas (sumur Minas merupakan lapangan minyak yang terbesar di Asia Tenggara). Jelaskan perbedaan bensin premium dengan petramax! 4. 8. sikloalkana. Cepu. Pengolahan minyak bumi melalui beberapa tahap yaitu melalui distilasi bertingkat. Tarakan. dan hidrokarbon aromatik. Kilang gas terdapat di LNG Arun. Minyak bumi merupakan sumber utama senyawa hidrokarbon. dan karet sintetik. Komponen utama minyak bumi adalah alkana. Minyak Bumi 219 . kilang minyak Plaju.E. 3. 5. serat kain. Latihan 10. lapangan minyak Cepu. Contoh industri petrokimia adalah plastik. LPG Mundu (Cirebon). Pangkalan Brandan. 9. 2. Wonokromo. desulfurisasi. Daerah-Daerah Pengilangan Minyak Bumi dan Gas Bumi di Indonesia Berdasarkan data yang didapat dari Museum Minyak dan Gas Bumi Graha Widya Patra di TMII Jakarta. Sungai Gerong. dan LPG Rantau (Aceh). Dumai. lapangan minyak Tarakan. insektisida. Bilangan oktan menunjukkan persentase isooktana dalam bensin. dan kilang minyak Balongan. Daerah pengilangan minyak bumi di Indonesia antara lain Minas. Sebutkan tempat kilang minyak yang ada di Indonesia! Rangkuman 1. Minyak mentah adalah minyak bumi yang baru keluar dari pengeboran yang berwarna hitam dan kental. Plaju.4 Selesaikan soal-soal berikut.

Kata Kunci • • • Gelombang elektromagnetik Distilasi bertingkat Desulfurisasi • • • Cracking Nafta Bilangan oktan Evalusi Akhir Bab A. 80 – 85 B. ikatan kimia E. . nafta B. 80 B. . residu E. A. titik didih D. berat jenis C. minyak kelapa C. 60 – 75 C. bensin Bensin yaitu fraksi minyak bumi yang mengalami penyulingan pada suhu . . bilangan oktan isooktana diberi nilai . 100 C. 3. 220 Kimia Kelas X SMA dan MA . nafta B. . . A. . 5. 20 C – 70 C D. . A. 70 – 80 E. minyak tanah D. Pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi dilakukan berdasarkan perbedaan . bensin Fraksi minyak bumi yang dihasilkan pada suhu yang paling rendah adalah . Pilihlah salah satu jawaban yang benar. 70 C – 140 C E. A. . 0 D. . 174 C – 275 C B. . residu C. massa rumus Berikut ini yang tidak termasuk minyak bumi adalah . 98 – 100 D. . . A. . kerosin E. A. . . nafta B. . 50 Bensin premium mempunyai angka oktan . . bensin D. 7. 200 C – 400 C C. reaksi adisi B. 4. 6. 140 C – 180 C Hasil sulingan minyak bumi yang paling tinggi titik didihnya adalah . solar C. 1. 25 E. A. solar Berdasarkan perjanjian. 85 – 98 2. kerosin D. . . . . solar E.

raksa B. akan terbentuk suatu gas yang mudah diikat oleh haemoglobin. kerosin C.3-dimetilbutana B. . bensin. Rumus senyawa tersebut adalah .4-trimetilpentana C. emas E.8. 2. . timbal Minyak Bumi 221 . . bensin D. . solar. C2H6 A.. kerosin. . solar. Senyawa hidrokarbon yang paling banyak terdapat pada LNG adalah . 15 liter B. CH4 14. . . Bila bahan bakar pembakarannya tidak sempurna. SO3 C. Untuk membakar 2 liter gas etana (t. C2H2 E. kerosin. kerosin. Bensin tersusun dari isomer-isomer heptana dan oktana. A. 30 liter C. SO2 B. C2H4 12. solar 9. . . natrium C. (udara mengandung 20% volum oksigen) A. 2-metilheksana E. Uap hasil pembakaran bensin yang merupakan logam berat dan berbahaya bagi kesehatan manusia mengandung . metana C. A. . C3H3 C. A. solar. 10 liter 13. . solar. Massa rumus senyawa itu = 26. . 2 liter D..2. A. bensin B. D. bensin. 3 liter E. bensin. 2-metilheptana 11. timah D.. 2.p) diperlukan udara sebanyak .3-dimetilheksana D. CH2 B. butana E. CO2 D.. kerosin E. CO E. Manakah di bawah ini yang bukan komponen bensin? A. 10. etana B. 2. propana Fraksi minyak bumi yang tersusun menurut berkurangnya titik didih adalah .. Suatu hidrokarbon mempunyai rumus empiris CH. pentana D.. Gas yang berbahaya itu adalah .

B. Mengapa bensin hanya digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor. Minyak bumi adalah campuran hidrokarbon. Tunjukan fraksi mana (A. Presentasikan di kelas. Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat.B. Mengapa penggunaan TEL tidak diperbolehkan lagi dan diganti dengan MTBE? Jelaskan. D dan E). C 6) Bahan untuk dipecah menjadi bahan bakar rumah tangga. Nepta 5) Cocok untuk bahan kendaraan. 2. B 3) Titik didih paling rendah. 4) Tidak cocok untuk bahan bakar. Dengan alat penyulingan. T u g a s Diskusikan dalam kelompok. 3. Untuk memisahkan minyak bumi. D b. 222 Kimia Kelas X SMA dan MA . apa saja yang dapat dilakukan untuk menghemat bahan bakar sehubungan dengan sumber daya alam untuk bahan bakar tidak dapat diperbarui. E mengapa harus dengan distilasi bertingkat? Bahan bakar rumah tangga biasanya digunakan minyak tanah dan batu bara. tidak digunakan sebagai bahan bakar rumah tangga? Jelaskan. 1. C. 2) Digunakan untuk mengaspal jalan. A 1) Dibakar akan menghasilkan asap hitam kotor. minyak bumi dipisahkan dengan distilasi bertingkat seperti gambar berikut: a. Crade oil c. Sebutkan kegunaan dari fraksi A dan minyak pelumas fraksi B.

menjelaskan kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam berbagai bidang. Kegunaan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari Kegunaan dan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam KehidupanSehari-Hari 223 223 . menjelaskan senyawa hidrokarbon di bidang pangan. seni. dan estetika.Bab XI Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari Sumber: Pustaka Ilmu Molekul Raksasa Rumah plastik pertama dibangun tahun 1957. 2. sandang. 3. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. papan. Salah satu bahan utama plastik adalah senyawa hidrokarbon. memberikan contoh produk-produk senyawa hidrokarbon di berbagai bidang. perdagangan.

PETA KONSEP Senyawa Hidrokarbon dalam kehidupan digunakan Di bidang Pangan Di bidang Sandang Di bidang Papan Di bidang Perdagangan Di bidang Seni & Estetika contoh contoh contoh contoh contoh Zat aditif Dakron Nilon Cat Pipa Plastik Obat Patung Lukisan bahan dasar bahan dasar bahan dasar bahan dasar bahan dasar Benzena Metana Etena Butena Metana Etena Propena Metana Etena Propena Benzena Metana Etena Propena Benzena 224 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari 225 . Tentukan bahan kimia alami dan bahan kimia sintetis! 2. Senyawa hidrokarbon dibidang pangan berperan dalam penyediaan makanan. Pada bab ini akan dibahas kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam bidang pangan. seni. dan estetika. Pada makanan ini telah ditambahkan berbagai zat aditif makanan. pewarna. sirup. misalnya karbohidrat untuk memenuhi kebutuhan energi dalam melakukan aktivitas sehari-hari. pupuk. dapat diambil langsung dari tanaman. Hidrokarbon banyak digunakan sebagai bahan dasar untuk berbagai benda. dan kue-kue kering. misalnya glukosa dengan rumus C6H12O6. untuk memasak bahan makanan digunakan bahan dasar minyak tanah atau LPG. Senyawa-senyawa yang terkandung di dalam bahan makanan masing-masing mempunyai fungsi bagi tubuh manusia. A. tetapi hidrokarbon tersebut bereaksi dulu dengan zat lain sehingga membentuk senyawa-senyawa yang dapat langsung digunakan misalnya sebagai bahan pembuatan kain. Senyawa hidrokarbon yang digunakan sebagai bahan dasar umumnya berupa hasil distilasi dan cracking minyak bumi seperti gas metana. pengembang. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Pangan Bahan makanan merupakan keperluan hidup manusia di bidang pangan. pengawet. obat-obatan. Bahan dasar zat aditif ada yang berasal dari hidrokarbon yaitu benzena yang mempunyai rumus C6H6. papan. Senyawa ini merupakan bahan alami. 1. Karbohidrat bukan termasuk senyawa hidrokarbon karena selain mengandung unsur C dan H juga mengandung unsur oksigen. coba berikan alasannya! Salah satu bahan utama plastik berupa senyawa hidrokarbon.1 Analisis Zat Aditif Sintetis Perhatikan komposisi zat pada kemasan makanan dan minuman yang dijual di pasaran misalnya permen. Untuk mengenal berbagai zat aditif sintetis yang berasal dari hidrokarbon. KEGIATAN 11.C oba perhatikan benda-benda di sekitarmu! Adakah benda yang terbuat dari plastik? Sekarang plastik merupakan bahan yang banyak digunakan untuk berbagai keperluan. coba lakukan kegiatan berikut dan diskusikan. sandang. etena. Senyawa karbon lainnya yang terdapat dalam makanan yaitu protein dan lemak. perdagangan. Tentukan bahan kimia sintetis yang termasuk pemanis. atau antioksidan pada makanan yang diteliti. zat aditif. Sekarang banyak makanan dan minuman yang dikemas dengan citarasa dan aroma yang beraneka ragam serta dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama. dan etuna juga hidrokarbon aromatik seperti benzena. dan bahan untuk hiasan.

Bahan pakaian sintetis harganya lebih murah dan dapat diproduksi secara besar-besaran dalam waktu singkat. keduanya mengandung bahan dasar benzena C6H6. Gambar 11. Senyawa hidrokarbon apa yang digunakan sebagai bahan dasar untuk pembuatan bahan pakaian sintetis? 226 Kimia Kelas X SMA dan MA . Bahan pengawet lainnya yang mengandung bahan dasar senyawa turunan benzena yaitu natrium benzoat yang biasa digunakan untuk pengawet manisan buah dan minuman. dan wool. sutra. tak jenuh. Senyawa ini merupakan senyawa hidrokarbon aromatik yang bentuknya siklik. Produk ini termasuk polimer yang dibuat dari berbagai senyawa hidrokarbon molekul kecil yang disebut monomer.1 Contoh label kemasan produk minuman dan makanan Zat aditif yang berasal dari senyawa hidrokarbon misalnya pemanis sakarin dan sodium siklamat. dan sirup yang bahan dasarnya mengandung senyawa hidrokarbon! B. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Sandang Untuk keperluan sandang senyawa hidrokarbon mulai digunakan untuk mengganti bahan alam seperti kapas. Latihan 11.Bahan-bahan kimia sintetis biasanya dicantumkan pada label kemasan makanan seperti contoh berikut.1 Selesaikan soal-soal berikut! 1. dan berbahaya. Mengapa penggunaan zat aditif sintetis harus dibatasi? 2. Tulis nama-nama zat aditif sintetis yang ada pada permen.

Pakaian jenis apa yang bahannya terbuat dari nilon. juga benzena. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Papan Coba perhatikan bahan-bahan untuk membangun rumahmu atau sekolah! Terbuat dari apa bahan bangunan tersebut? Apakah menurutmu ada yang berasal dari senyawa hidrokarbon? Umumnya bahan bangunan seperti semen.2 Bagan pembuatan beberapa bahan sandang dari hidrokarbon Termasuk golongan apa hidrokarbon bahan dasar sandang di atas? Carilah contoh kain dari bahan akrilik. serat akrilik dan dakron? 2. Serat atau benang tersebut diolah menjadi kainkain yang digunakan sebagai bahan sandang. bata. etena. Hidrokarbon tersebut direaksikan dengan zat lain untuk menghasilkan monomer-monomer yang mengandung oksigen dan mengandung nitrogen kemudian monomer-monomer dipolimerisasikan menjadi senyawa polimer yang berupa serat atau benang. dan nilon.Perhatikan bagan berikut. Mengapa harga sandang dari bahan sintetis lebih murah dari bahan alami seperti katun dan sutra? C. dan Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari 227 . butena.2 Selesaikan soal-soal berikut! 1. CH4 Metana ➔ ➔ C2H4 Etilena ➔ ➔ C3H3N Akrilonitril ➔ (C3H3N)x Serat akrilik ➔ C2H4 Etena C2H4O Etilen oksida C3H3N Akrilonitril C2H6O2 Etilena glikol ➔ ➔ ➔ C6H16N2 Heksametilen diamin (C10H8N4)x Dakron C4H6 Butena ➔ C4H6 Butadiena ➔ (C12H22O2N2)x Nilon Sumber: New Stage Chemistry Gambar 11. dalam Latihan 11. amati perbedaannya! Bahan sandang sintetis umumnya merupakan polimer dari beberapa senyawa kimia yang bahan dasarnya adalah senyawa hidrokarbon yaitu metana. dakron.

Sebutkan kelebihan cat dinding yang diproduksi sekarang ini! 2. Latihan 11. Beberapa contoh cat sesuai bahan dasar tertera pada tabel berikut. dan butena. dan senyawa lainnya. dan pipa-pipa air.Butadiena (C28H30)n Cat tembok Cat Damar Alkid (C11H10O5)n Cat kayu atau besi Sumber: Pustaka Ilmu: Molekul Raksasa Selain cat. Cat ada yang bahan dasarnya metana. atap plastik. Contoh senyawa hidrokarbon untuk bahan-bahan bangunan ini tertera pada tabel berikut! Senyawa Hidrokarbon Kloro etena 2-metilpropanoat Jenis Plastik PVC Perspek Jenis Bahan Bangunan Pipa air Kaca plastik INFO KIMIA Dewasa ini sudah dirancang rumah dari bahan plastik baik bangunannya maupun segala isinya. tanah liat. Cari bahan bangunan rumahmu yang terbuat dari bahan-bahan yang berasal dari senyawa hidrokarbon! 228 Kimia Kelas X SMA dan MA . bak mandi. pasir. masing-masing mengandung 0. Rumah plastik pertama yaitu bangunan Institut Teknik Massachusetts dan Monsanto tahun 1957 mempunyai enam kamar dan terdiri dari 16 bagian cetakan. Bahan bangunan yang dibuat dari senyawa hidrokarbon antara lain cat dan kaca plastik atau fiberglas. bahan bangunan lain ada yang dibuat dari macam-macam polimer hidrokarbon. Semen dibuat dari campuran batu kapur.kayu bukan dari senyawa hidrokarbon. Tabel 11.5 ton damar poliester. etena.3 Selesaikan soal-soal berikut! 1. misalnya daun pintu.1 Berbagai jenis cat sesuai bahan dasarnya Hidrokarbon Metana Etena Propena Jenis Cat Rumus Kegunaan Cat Vinil (C4H6O2)n Cat tembok Cat Lateks Stirena .

D.2. Contoh pembentukan polimernya: H H H C n H H C H H C H H C H H C H C =C H H Etena Politena Sebenarnya ada lagi jenis plastik lain yang bahan dasarnya metana. etena. etena. dan benzena. pestisida. dan propena. Plastik yang paling banyak produknya adalah politena atau poletilena. karet sintetis. yaitu penggabungan monomermonomer etena yang berikatan rangkap dan berwujud gas sehingga terbentuk polimer yang ikatan antara C dan C nya tunggal dan berwujud padat. detergen. Senyawa apa yang digunakan untuk membuat produk tersebut? Coba perhatikan bagan proses pembuatan berbagai jenis plastik berikut! CH4 Metana ➔ CH4O Metil alkohol ➔ CH2O Formaldehid ➔ (C4H8ON6)n Melamin ➔ C2H4 Etena (C4H8ON6)n Melamin ➔ (C2H2)n Politena/polietilena C3H6 Propena/propilen ➔ (C3H6)n Politena/polietilena Sumber: Pustaka Ilmu: Molekul Rasasa Gambar 11. Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari 229 . Pembuatannya melalui proses polimerisasi adisi. pupuk. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Perdagangan Berbagai produk industri banyak diperdagangkan untuk berbagai keperluan sehari-hari misalnya barang-barang dari plastik. propena. dan obat-obatan.2 Bagan pembuatan berbagai jenis plastik Pada bagan tersebut dapat dilihat bahwa plastik ternyata ada yang bahan dasarnya gas metana. Semua bahan ini dibuat dari zat-zat kimia yang diolah di pabrik secara besar-besaran. contohnya tertera pada Tabel 11.

rice coocker. kantong plastik. pembungkus.alat rumah tangga Polistirena Sarung tangan.Tabel 11.3! Tabel 11.2 Berbagai jenis plastik dan kegunaannya Hidrokarbon Metana Jenis Plastik Plastik urea Melamin Teflon Pleksiglas Politena Kegunaan Etena Propena Benzena Bahan kancing Alat rumah tangga Plastik anti lengket untuk wajan. Kaca pesawat terbang Botol. mainan anak-anak Poliuretan Spon Sumber: Pustaka Ilmu: Molekul Rasasa Produk industri lain dalam perdagangan yang bahan dasarnya hidrokarbon contohnya tertera pada Tabel 11.3 Berbagai produk industri dari hidrokarbon Hidrokarbon Jenis Produk Nama Produk Metana Aerosol Detergen Etena Propilena Obat Alat rumah tangga Ban Pertanian Obat Detergen Insektisida Obat Freon Detergen nonionik Aspirin Rayon asetat Stirena butadiena Karet butil Pupuk Analgesik Detergen nonionik Benzena heksaklorida Aspirin Kegunaan Gas pendorong pada bahan yang disemprotkan. misal hair spray Bahan pencuci pakaian Obat sakit kepala Sapu plastik Selang karet Ban mobil dan motor Bahan penyubur tanaman Obat penahan sakit Bahan pencuci pakaian Pembasmi serangga Obat sakit kepala Sumber: Pustaka Ilmu: Molekul Rasasa Benzena 230 Kimia Kelas X SMA dan MA . mainan anak-anak Polipropilena Kopor Selofan Plastik tipis untuk pembungkus Bakelit fenolat Alat-alat listrik Polistirena Sarung tangan.

E. misalnya ahli kimia Perancis Charles Frederie Gerhard tahun 1853 membuat aspirin sebagai penahan sakit dengan struktur kimia seperti Gambar 11. atau buah-buahan.Sebetulnya obat sudah ditemukan sejak dulu. Latihan 11. Tahun 1950 diproduksi lagi obat penahan sakit yaitu paracetamol. perdagangan. Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari 231 .4 Beri contoh bahan-bahan yang ada di sekelilingmu dengan bahan dasar senyawa hidrokarbon yang termasuk bidang sandang. Sekitar tahun 1800 obat-obatan dari senyawa kimia mulai diproduksi. Benda seni lainnya banyak dibuat dari plastik seperti patung-patung. O C OH O C CH3 Gambar 11. Mengingat senyawa hidrokarbon ini merupakan hasil distilasi minyak bumi maka penggunaannya harus sangat bijaksana karena minyak bumi ini termasuk sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. misalnya akar tanaman dan daun. Tabel 11. Beberapa benda seni ditempatkan di suatu ruangan atau dipakai di badan untuk menambah estetika atau keindahan. bunga-bungaan.3. Contoh beberapa benda seni tertera pada tabel berikut. coba cari contohnya! Pembuatan bahan-bahan dari senyawa hidrokarbon ini setelah melewati berbagai proses atau reaksi kimia di pabrik-pabrik. Sampai saat ini paracetamol banyak digunakan. perhiasan. Dahulu obat dibuat dari bahan alami. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Seni dan Estetika Adakah benda-benda seni di rumahmu? Benda seni dapat berupa lukisan cat.4 Beberapa benda seni dari hidrokarbon Benda Seni Kerajinan tangan patung Bunga dan buah plastik Hiasan dinding Hiasan aquarium Bahan Busa poliuretan Polietilena Pleksiglas Polietilena Hidrokarbon Benzena Etena Propilena Etena Sumber: Pustaka Ilmu: Molekul Raksasa Banyak lagi benda-benda seni yang indah dibuat dari bahan-bahan plastik. dan kerajinan tangan dari plastik.3 Struktur aspirin Bahan dasar aspirin dapat berupa etena dan benzena. dan seni. Lukisan umumnya dibuat dari cat yang sebagian komponennya berasal dari senyawa hidrokarbon. aksesoris.

. etena E. 6. . dan seng plastik. Kata Kunci • • • • Hidrokarbon Polimer Plastik Metana • • • • Etilena Propilena Butilena Benzena Evaluasi Akhir Bab A. dari propena dihasilkan polipropilen. dan nilon. 1. 232 . sodium siklamat Kimia Kelas X SMA dan MA 2. pipa paralon. Karya seni lainnya banyak dibuat dari polietilen dan akrilik. Obat yang bahan dasarnya etena dan benzena adalah aspirin. etena. Senyawa hidrokarbon dapat diolah menjadi senyawa karbon yang langsung dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari melalui berbagai reaksi dengan zat lain atau reaksi polimerisasi. . detergen. dan pupuk. A. sorbitol D. . A. Di bidang seni dan estetika senyawa yang banyak digunakan adalah cat. orlon. Di bidang pangan senyawa hidrokarbon kurang berperan kecuali sebagai bahan bakar memasak makanan dan bahan dasar beberapa zat aditif makanan. etana Pemanis buatan yang bahan dasarnya berasal dari senyawa hidrokarbon C6H6 adalah . 5. . Senyawa hidrokarbon yang paling sederhana adalah . etena. pipa air. benzena C. Plastik yang terkenal adalah polietilena yang merupakan polimer dari etena. asam benzoat E. dan jenis plastik untuk kaca. Di bidang sandang banyak bahan pakaian dibuat dari bahan dasar hidrokarbon metana. 3. Di bidang perdagangan senyawa hidrokarbon yang banyak dijual yaitu produk plastik. 4. Dari metana dihasilkan melamin. dan propena merupakan bahan dasar pembuatan cat. metana B. obat-obatan. Jenis kain yang dihasilkan contohnya serat akrilik. 2. etuna D.Rangkuman 1. dakron. dan butena. . gula batu C. glukosa B. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. pestisida. Di bidang papan senyawa metana.

. dakron 2. etena Butena merupakan senyawa hidrokarbon yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatan . 2 dan 4 B. mangkok Gambar di samping merupakan contoh benda dari jenis plastik . kecuali . metana D. Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari 233 . cat tembok C. A. . A. propana B. 4. 1 dan 4 Cat tembok yang berasal dari metana yaitu cat vinil. A. . A. rayon D. 3 dan 4 C. nilon Di antara pakaian tersebut yang bahan dasarnya dari etena adalah . polipropilena 5. metana D. (C17H34O)n E. polistirena D. nillon Pakaian kamu ada yang berasal dari bahan berikut: 1. butena B. . 7. serat akrilik 3. . ubin Berikut ini contoh-contoh benda dari melamin. .3. 10. A. . bata E. . (C28H3O)n B. hidrokarbon pembentuk polimer tersebut adalah . semen D. . dacron B. tetoron C. 6. gelas E. batu kapur B. polivinilklorida E. . polietena C. . 8. . . (C1H10O)n Cat kayu/besi yang termasuk jenis damar alkid mempunyai bahan dasar . . orlon 4. 1 dan 3 D. poliuretan B. D. etana E. . . rumusnya adalah . (C4H6O2)n A. A. butena C. sendok C. 9. etena E. . propana C. A. (C2H4)n C. . . orlon E. wajan B. . . 2 dan 3 E. Pakaian pada foto terbuat dari polimer sintetis. . piring D. . propena Di antara bahan bangunan berikut yang bahan dasarnya berasal dari senyawa hidrokarbon adalah . .

kalium hidroksida C. etuna C. . huruf. Dijual sebagai pengganti lampu jika aliran listrik mati dan pada acara-acara tertentu seperti ulang tahun. dan spon! Bagaimana pendapatmu tentang dipoduksinya benda-benda keperluan kehidupan sehari-hari yang bahan dasarnya senyawa hidrokarbon? T u g a s Lilin termasuk senyawa hidrokarbon. Cobalah buat lilin-lilin dengan bentuk yang cantik dan warna yang indah sehingga memiliki nilai jual. Jenis plastik teflon biasanya digunakan sebagai . Lepaskan dari cetakan tersebut. metana B. Ban mobil merupakan produk sintetis dengan bahan dasar . propilena C. atau bentuk seni lainnya. Letakkan benang kasur untuk sumbu pada cetakan kemudian tuangkan cairan lilin dengan hati-hati. Cairkan lilin kemudian beri warna. 234 Kimia Kelas X SMA dan MA . tembikar B. . spon pencuci piring B. dakron. . . . benzena B. A. magnesium hidroksida E. Carilah cetakan yang berbentuk bunga. .11. 2. detergen. botol minuman E. 2. Benda-benda seni berikut yang bahan dasarnya hidrokarbon adalah . . Jelaskan kegunaan senyawa hidrokarbon dalam kehidupan sehari-hari! Berikan contoh proses pembuatan produk bahan pakaian yang bahan dasarnya senyawa hidrokarbon! Tuliskan reaksi polimerisasi dari etena menjadi polietilena! Senyawa hidrokarbon apa saja yang merupakan bahan dasar pembuatan produk aspirin. gelas kristal B. . . benzena D. teko antik D. patung plastik C. etuna 12. 5. A. aspirin 14. etena E. A. karbon aktif D. A. 3. patung logam E. teflon. pestisida. . . . A. 3. 4. pelapis anti lengket C. . . propilena E. bahan kancing D. 4. Selesaikan soal-soal berikut dengan singkat dan jelas 1. Bahan dasar pembentuk kaca pesawat terbang adalah . Berikut ini yang merupakan obat dengan bahan dasar hidrokarbon adalah . metana D. binatang. sarung tangan 13. etena 15. . natrium klorida B. Caranya: 1.

Pilihlah salah satu jawaban yang benar. No. air suling bersifat nonelektrolit C. 3. garam dapur E. Diagram berikut menunjukkan alat uji elektrolit. NH3 B. Zat berikut yang bila dilarutkan dalam air akan menyebabkan lampu menyala terang adalah . Data percobaan daya hantar listrik air dari berbagai sumber adalah sebagai berikut. . . . 4. alkohol + – B. CH3COOH(aq) Senyawa yang jika dilarutkan dalam air membentuk larutan bersifat basa lemah adalah . air sumur termasuk elektrolit kuat 3. urea D. . Reaksi ionisasinya adalah . gula pasir C. . 4. CH3COOH(aq) D. air laut merupakan elektrolit kuat B. HClO C. KOH E.. CH3COOH(aq) B. CH3COOH Soal Evaluasi Semester II 235 . ada air yang bersifat elektrolit dan nonelektrolit E. A.. 1. . 5. . NaOH D. CH3CO+(aq) + OH–(aq) A. semua air dari berbagai sumber itu bersifat elektrolit D. A. Jenis Air Air laut Air ledeng Air danau Air sumur Air suling Nyala Lampu Redup Redup Terang Redup Redup Pengamatan Lain Ada gas Ada gas Ada gas Ada gas Ada gas Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa . asam cuka encer air elektrode karbon 2. Asam asetat dalam air merupakan elektrolit lemah. . 1. CH3COOH(aq) CH3COO+(aq) + H–(aq) CH3COO–(aq) + OH–(aq) CH3COO–(aq) + H+(aq) CH3+(aq) + COOH–(aq) C.. A.Soal Evaluasi Semester II A. . 2. CH3COOH(aq) E.

. 1. kedua pereaksi direduksi B. hidrogen sulfida direduksi dan belerang dioksida dioksidasi E. .5. . kapur Reaksi ionisasi yang benar adalah . BaCl2 + H2SO4 BaSO4 + 2 HCl – – 4. . Cl2 + 2 I 2 Cl + I2 Di antara reaksi-reaksi tersebut yang termasuk reaksi redoks adalah . cuka D. F– A. gula E. 4 6. garam dapur B. . kedua pereaksi dioksidasi C. MnO D. . 3. 4 C. . 7. 9. Pada reaksi gas hidrogen sulfida dan gas belerang dioksida terbentuk endapan belerang. A. belerang dioksida reduktor 10. . 1. . . . Mg2+(aq) + 2 Cl–(aq) A. KNO3(aq) K2+(aq) + NO3–(aq) Unsur Mn yang mempunyai bilangan oksidasi sama dengan bilangan oksidasi Cr dalam K2Cr2O7 adalah . 8. MnO2 E. . MgCl2(aq) B. K2MnO4 C. Fe 236 Kimia Kelas X SMA dan MA . 3 B. CuO + 2 HCl CuCl2 + H2O 3. A. . KOH(aq) KO+(aq) + H–(aq) E. Persamaan reaksinya sebagai berikut: 2 H2S(g) + SO2(g) 2 H2O(l) + 3 S(s) Pernyataan yang benar adalah . . 1. Na2CO3(aq) Na2+(aq) + CO32–(aq) C. KMnO4 B. D. MnSO4 Perhatikan reaksi berikut. . A. 2. air aki C. Pada reaksi: 2 Fe2+(aq) + F2(g) 2 Fe3+(aq) + 2 F–(aq) yang bertindak sebagai oksidator adalah . 2 D. . hidrogen sulfida dioksidasi dan belerang dioksida direduksi D. 1. Fe 3+ C. . . Fe2+ B. Di antara larutan berikut yang tidak menghantarkan arus listrik adalah . 3 E. H2 + Cl2 2 HCl 2. A. H2SO3(aq) 2 H+(aq) + 2 SO4–(aq) D. F2 E.

ferosulfat E. CH3CH2(C2H5)2C2H5 B. . C2H2 E. . . CH3CH2CH2(C2H5)CH2CH3 D. A. 4 18. Jumlah isomer dari C5H12 adalah . A. . . A. C4H6 E. C2H6 B. ion Fe2+ 2+ B. NaOH B. 1 1 5 B.11. Rumus senyawa hidrokarbon berikut yang merupakan alkana adalah . 2 D. CH3(C2H5)CH2CH2CH3 C. fersulfida C. ferisulfat B. C7H12 C. . . Ion logam yang menyebabkan pencemaran air dan berasal dari proses elektrolisis di industri adalah . . 6 C. . Dari struktur senyawa hidrokarbon di bawah ini. ion Ag 13. Ca(OH)2 14. CH3CH(CH3)CH2CH(C2H5)2 Soal Evaluasi Semester II 237 . CaCO3 E. A. . . . Ikatan rangkap dua terdapat pada hidrokarbon dengan rumus . . C2H4 15. CH3COOH C. 3 E. CH3CH2CH2(CH3)2CH2CH3 E. C5H12 17. 5 B. . Nama rumus kimia dari Fe2(SO4)3 adalah . . ferumsulfat 12. 2 H CH3 CH3 C. C6H8 B. . Rumus dari 3-etil-2-metilheksana adalah . ion Hg2+ + C. . A. 3 D. ion Na+ D. . C3H6 D. ion Ca E. C3H6 C. . 5 CH3 H CH3 4 2 3 16. CaO D. 4 H3C C C C CH3 E. . . ferosulfida D. atom C kuarterner ditunjukkan oleh C no . A. A. A. . . Gas CO2 hasil pembakaran senyawa karbon dapat diidentifikasi dengan larutan . CH4 D. .

A. 3 22.2-dimetilpentana D. etena 24. kondensasi B. . . 3. propena C. . oksidasi D. . 3-dimetil-2-butena B. . 2. C2H2 B. 2-dimetil-1-butena CH3 A. C2H4 238 Kimia Kelas X SMA dan MA . 5 C. A. . . . . . . C2H4 + Cl2 C2H4Cl2 E. eliminasi C. 3. 2. 2-dimetil-2-butena E. 1 D. 3 23. 3. 2. . 5 C. C2H2Br2 D. CH4 C. etana E. Isomer posisi dari senyawa heksena jumlahnya . . 1 D. CH4 + Cl2 CH3Cl + HCl B. . 3-etilpentana E. 2-dimetil-3-butena 20. 3-metilheksana B. . . . . 2 E. A. 4 B. CH3 H3C – C – CH = CH2 D. etuna B. adisi E. Senyawa alkena dengan rumus struktur berikut. Di antara reaksi-reaksi berikut yang termasuk reaksi eliminasi adalah . A. Reaksi berikut CH3CH = CH2 + HX CH3 – C – CH3 X dikenal sebagai reaksi . 4 B. C2H6 C2H4 + H2 25. . 2-metilpentana 21. . metana D.19.4-dimetilheksana C. Gas karbit yang biasa digunakan untuk proses pengelasan adalah gas . C2H2 + Cl2 C2H2Cl2 C. . . A. Jumlah isomer dari C4H6 adalah . . C2H4Cl2 E. A. 2 E. A. Zat yang berisomer dengan n heksana adalah . 2. 3-dimetil-1-butena C. . mempunyai nama . C2H4 + H2 C2H6 D. Senyawa yang dapat membentuk isomer cis dan trans adalah . substitusi 26.

3 dan 5 C. 80% isooktana dan 20% butana C. . 80% isooktana dan 20% normal heptana 30. hidrasi C. C7H8 B. oksidasi D. C3H8 D. 4. 3. . C7H16 Soal Evaluasi Semester II 239 . Data hasil penyulingan bertingkat minyak bumi adalah sebagai berikut. 2. Pembentukan butana dari 1 butena termasuk reaksi . C3H8 C5H12 C6H12 C7H8 C7H16 Karbon Dioksida (mol) 3 5 6 7 7 Air (mol) 4 6 6 4 8 Hidrokarbon mana yang memerlukan 11 mol gas oksigen untuk pembakaran itu? A. 80% normal heptana dan 20% isooktana E. A. 80% butana dan 20% isooktana D. Jumlah Atom C C1 – C4 C4 – C12 C10 – C14 C14 – C19 C19 – C35 Trayek Titik Didih ( C) <25 20 – 200 174 – 275 200 – 400 >350 Bensin dan solar terdapat pada fraksi nomor . 5. 1 dan 3 E. 2. . Hidrokarbon 1. substitusi B. . eliminasi 28. 80% heptana dan 20% butana B. . Bensin premium mempunyai bilangan oktan 80. 2 dan 4 B. adisi E. . berarti bensin tersebut mengandung . C6H12 C. . C5H12 E. A. 1 dan 2 D. 4. . Tabel berikut menunjukkan jumlah mol hasil pembakaran sempurna dari lima hidrokarbon. Fraksi 1. .27. 3. 2 dan 3 29. A. 5.

A. Berikan contoh zat aditif sintetis pada makanan. detergen E. . lilin 32. Etena dengan gas hidrogen b. Pb(C2H5)2 D. nilon B. b. 4. Polietena merupakan polimer dari etena yang banyak digunakan untuk . . kecuali . A. Pb(C2H5)4 33. 1. a. Senyawa hidrokarbon yang digunakan untuk bahan pembuatan dacron adalah . . . b. . paralon E. etana E. Pb2(C2H5)4 B. Bagaimana cara memilih makanan kemasan yang dijual di toko-toko? 2. . jaket B. . Produk industri petrokimia yang dihasilkan dari nafta adalah sebagai berikut. payung 34. A. . Selesaikan soal-soal berikut dengan singkat dan jelas. metana D. Bahan dari nilon tidak baik digunakan untuk . Rumus TEL adalah . kaos kaki D. 5. . PbC2H5 C. . . butena C. Tentukan senyawa yang merupakan oksidator dan reduktor. 240 Kimia Kelas X SMA dan MA .31.” Umumnya senyawa kovalen dalam air tidak menghantarkan listrik. A. Butana dengan gas oksigen a. “Hidrogen klorida adalah senyawa kovalen. lap meja E. Jelaskan pernyataan itu! MnO2(s) + 4 HCl(aq) MnCl2(aq) + 2 H2O(l) + Cl2(g) a. A. TEL merupakan zat aditif pada bensin tetapi menimbulkan pencemaran udara. Hitung volum gas klor yang dihasilkan pada STP dari reaksi yang memerlukan 2 mol HCl. plastik anti lengket D. ban mobil C. kantong plastik B. Etana dengan gas klor c. . . cat B. . pestisida C. etuna B. Buat isomer kerangka dari rumus molekul C5H12 berikut namanya! Reaksikan senyawa-senyawa berikut. parasut C. Pb(C2H5) E. 3. etena 35. plastik D. Hidrogen klorida dalam air dapat menghantarkan listrik. .

63. 29.0 45.4 69. 111. 70 69. 123. 49 50.7 121. 122. 68. 6 10.9 52.9 112.9 98.0 102. 18 20.9 55. 104 102. 116 113. 73. 71 70. 87. 82 79.116.125. 54 54.4 114. 92. 11 13.7 72. 98. 86. 56. 113.4 107. 136 130. 108. 102.0 16. 100. 96. 68 64. 106.5 65.9 83. 132. 139 Lampiran 241 . 95. 122.9 131.0 20. 105. 120. 130.0 101. 52. 134. 33. 87 84. 99. 25. 112.0 47.51 50.0 4. 80. 64 65.LAMPIRAN 1 TABEL UNSUR Nama Unsur Hidrogen Helium Litium Berilium Boron Karbon Nitrogen Oksigen Fluor Neon Natrium Magnesium Aluminium Silikon Fosfor Belerang Klor Argon Kalium Kalsium Skandium Titanium Vanadium Krom Mangan Besi Kobal Nikel Tembaga Seng Galium Germanium Arsen Selenium Brom Kripton Rubidium Stronsium Itrium Zirkom Niobium Molibdenum Teknesium Rutenium Rodium Paladium Perak Kadmium Indium Timah Antimon Telurium Iodium Xenon Sesium Barium Lantanum Lambang Unsur H He Li Be B C N O F Ne Na Mg Al Si P S Cl Ar K Ca Sc Ti V Cr Mn Fe Co Ni Cu Zn Ga Ge As Se Br Kr Rb Sr Y Zr Nb Mo Tc Ru Rh Pd Ag Cd In Sn Sb Te I Xe Ce Ba La Nomor Atom 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 Ar 1. 48 46. 41 42. 60. 62.6 74. 115 112.0 24. 78. 40.0 9.6 126. 74.8 118.3 138.0 28. 97. 66. 47. 67. 136. 110. 91.9 2.0 14. 72. 61. 132. 115. 131. 101. 76 74. 30 32. 94. 36 35. 108. 4 7.3 27.8 12. 16 16. 114.0 19.9 137.5 40. 37 36.0 54.9 50. 121. 126. 22 24.9 95. 126.0 79.9 106. 96 92. 104. 114. 118. 134.1 40. 128. 129. 34.2 23. 53. 94.9 91. 110 107. 100 96. 14 15.8 58.124. 43. 80. 117. 46.3 132.0 10. 48. 3 3.8 58.8 85. 26 28.5 87. 82. 98.0 32.6 88.1 35. 86 85. 77. 17. 57. 58 Isotop 58. 119. 84.0 7.135.9 79. 123. 81 78. 130 124.7 63. 44. 38 39.8 127. 109 106. 83.0 31. 128.2 92.138 138. 124 120. 88 89 90.0 39. 76. 21.

164. 145.0 178.1 263.0 175.0 247.9 144. 172.2 147. 177. 154.0 253.0 254. 204 203. 206.1 197. 152.0 232. 176 174.0 243. 160.0 150.0 210.0 226. 143. 199. 144.0 136. 190. 189. 196. 162.0 227. 173. 167.0 210. 155.0 249. 176 175.0 254. 168.1 265. 192. 223 223.1 262. 224. 208 217 220. 138.Nama Unsur Serium Praseodimium Neodimium Prometium Samarium Europium Gadolinium Terbium Disprosium Holmium Erbium Tulium Iterbium Lantanium Hafnium Tantalum Wolfram Renium Osmium Iridium Platina Emas Air raksa Talium Timbal Bismut Polonium Astatin Radon Fransium Radium Aktinium Torium Protaknium Uranium Neptunium Plutonium Amerisium Kurium Berkelium Kalifornium Einsteinium Fermium Mendelevium Nobelium Lawrensium Rutherfordium Dubrium Seaborgium Bohrium Hassium Meitnerium Lambang Unsur Ce Pr Nd Pm Sm Eu Gd Tb Dy Ho Er Tm Yb La Hf Ta W Re Os Ir Pt Au Hg Tl Pb Bi Po At Rn Fr Ra Ac Th Pa U Np Pu Am Cm Bk Cf Es Fm Md No Lr Rf Db Sg Bh Hs Mt Nomor Atom 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 Ar 140. 194.5 180.6 204. 204. 238 237. 228 226. 234 234. 198 196. 242 Sumber: Book of Data 242 Kimia Kelas X SMA dan MA . 226. 201.0 222.2 195.0 257. 198.0 223.2 192.142 Isotop 142. 170 168. 160 156.9 183. 176. 207. 148. 228 231. 192 191.3 168. 195. 183.9 167.0 200.1 140. 170. 171.2 190.9 173. 235. 202.0 247. 140. 205 202. 150.0 265.9 162.148. 158.0 261. 181 180. 222 221. 150 144. 166.1 262. 178. 187 188.5 164. 158. 180 180. 184. 193 190.2 209. 149. 186 185.4 152. 239 238.9 186. 200. 147.156.0 242.0 256. 157. 179. 182. 233.0 238.3 158.0 231. 174.0 157. 153 152. 146.0 237. 164 162. 161.4 207. 163. 154 151. 239.

LAMPIRAN 2 SIFAT FISIK UNSUR Nama Unsur Bentuk Tb Tf Nama Unsur Bentuk Tb Tf Hidrogen Helium Litium Berilium Boron Karbon Nitrogen Oksigen Fluor Neon Natrium Magnesium Aluminium Silikon Fosfor Belerang Klor Argon Kalium Kalsium Skandium Titanium Vanadium Krom Mangan Besi Kobal Nikel Tembaga Seng Galium Germanium Arsen Selenium Brom Kripton Rubidium Stronsium Itrium Zirkom Niobium Molibdenum Teknesium Rutenium Rodium Paladium Perak Kadmium Indium Timah Antimon Telurium Iodium Xenon Sesium gas gas padat padat padat padat gas gas gas gas padat padat padat padat padat padat gas gas padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat cair gas padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat gas padat 20 4 1615 3243 2823 5100 77 90 85 27 1156 1300 2740 2628 473 718 238 87 1033 1757 3104 3560 3653 2943 2235 3023 3143 3003 2840 1180 2676 3103 881 958 332 121 595 1657 3611 4650 5015 5833 4173 4000 3243 3243 2485 1038 2353 2533 2023 1263 457 166 942 14 26 459 155 2573 70 63 55 53 25 391 922 933 1683 863 386 172 84 336 1112 1814 1933 2163 2130 1517 1808 1768 1728 1356 693 303 1210 1090 490 266 116 312 1042 1793 2125 2740 2883 2445 2583 2239 1827 1235 594 429 505 904 723 387 161 302 Barium Lantanum Serium Praseodimium Neodimium Prometium Samarium Europium Gadolinium Terbium Disprosium Holmium Erbium Tulium Iterbium Lantanium Hafnium Tantalum Wolfram Renium Osmium Iridium Platina Emas Air raksa Talium Timbal Bismut Polonium Astatin Radon Fransium Radium Aktinium Torium Protaknium Uranium Neptunium Plutonium Amerisium Kurium Berkelium Kalifornium Einsteinium Fermium Mendelevium Nobelium Lawrensium Rutherfordium Dubrium Seaborgium Bohrium Hassium Meitnerium padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat cair padat padat padat padat padat gas padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat 1931 3730 – – – – – – – – – – – – – – 4875 5700 5433 5900 5570 4403 4100 3353 630 1730 2813 1833 1235 610 211 950 1410 3473 5060 4300 4091 – 3505 – – – – – – – – – –– – – – – – 998 1194 – – – – – – – – – – – – – – 2500 3269 3683 3453 2973 2683 2045 1337 234 577 601 544 527 575 207 300 973 1323 2023 1870 1405 – 914 – – – – – – – – – – – – – – – Sumber: Book of Data Lampiran 243 .

2.LAMPIRAN 3 KUNCI JAWABAN SOAL EVALUASI AKHIR BAB Bab I A. Al. B 6. K2SO4 Kalsium fosfat. Na golongan IA P golongan VA Mg golongan IIA S golongan VIA Al golongan IIIA Cl golongan VIIA Si golongan IVA Ar golongan VIIIA c. 5. D 13. D 9. C 15. B 7. 4. N2O4. 4. B 15. T. B 3. C 5. B 11. P. 23. lihat teks b. Y. 10 g MgO jadi 2 g Mg c. 2. 2. E 2. 2 S = 2. D 10. R. E 8. Lihat teks 9. 8. C 10. Z f. 6 Al = 2. 29. S. 3. D 17. 1. 22. X. 27. 3.01. C 9. karbon tetraklorida. 5. E 16. 0. B 8.2 (22. 2. 28. B 9. S e. C 12. 30. B. C 4. D 8. 2. V Bab II A. W d. D B C B E Uraian a. C 7. 5. Q b. 4. B 15. A 8. 18. 6. 1. B 7. 8. magnesium nitrat Lihat teks Lihat teks Lihat teks Bab IV A. 24. C 7. 5 Mg = 2. B B. C 13. C 10. 19. Konfigurasi elektron Na = 2. Lihat teks 4. 4. 5. 10 g MgO jadi 2 g O N2O3 CO dan CO3 OI : OII = 1 : 3 2. S c. D 11. 1 P = 2. C 14. B B B B C b. 8 d. 3. B 9. A 11. P. 8. B 7. Pilihan Ganda 1. Lihat teks 8. 2. Lihat teks 10. lihat teks 3. C D E A B 16.25 (6. D 6. P. 20. B 14. C E D A C Bab V A. B A D D C 21. Uraian a. lihat teks a. B. B. 21. D 10. 0. E 6. B D E D C D 19. 2. 7 Si = 2. T.10 23 2. P. A A D A B B 25. Pilihan Ganda 1. Y. Z. Z. 8. Lihat teks 5. B. 4 Ar = 2. 1. Ar logam metaloid nonlogam Bab III A. 3.4)2 b. 3 Cl = 2. Pilihan Ganda 1. 1. 25. 8. 20. A 18. C 14. asam sulfat. C 15. Uraian Lihat teks Lihat teks Lihat teks Uraian Cu. Cl. Lihat teks 6. Pilihan Ganda 1. E 14. 3. C 6. 23.02. 3. D 11. Na. D 12. 1. 22. 3. 5. 8. 10 g MgO b. Pilihan Ganda 1. B 9. 26. 8. 17. X. 4. Mg. a. 4. 24. E 13. 4L 244 Kimia Kelas X SMA dan MA . A 8. D 12. C 12. 3. E E C C D B Lihat teks Lihat teks Uraian a. V. 5. E 13. Lihat teks 7. A 10. 8.10 22 (18) gram H2O 6.02. Si.1023) (12) atau O c.

26. 0. 1. 2. B 16. E 5. Lihat teks Lihat teks Lihat teks E E C E D 16. 2. 5. C 5. A 10. B 8. 4. A 7. 1) 2) 3) 4) b. A 18.7 17 c. D 9. amonium sulfat (NH4)2SO4– kalsium karbonat CaCO3 natrium hidroksida NaOH– aluminium oksida Al2O3 lihat teks lihat teks lihat teks 4. B C C C B 3. Uraian a. Lihat teks Lihat teks a. 5.2 liter e.2 D: 2. Lihat teks a. 5. D 7. 2Pb(NO3)2(s) 2PbO(s) + 4NO2(g) + O2(g) b. Lihat teks c. B 4. 1. B 20. 1) 2) 3) 22. Lihat teks a. Lihat teks c. A 10. B 11. Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Soal Evaluasi Semester I A. D 13. C 3. D 8. Lihat teks b. E 9.7 17 F: 2. A Dan 7 Bab VII A. A 6. 28. 5. 3. E 8. E D E C C D E 29. Pilihan Ganda 1. D 12. B 14. 2. C 2. 5. 4. 19. 31. 4. Lihat teks d. Pilihan Ganda 1. Uraian Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lampiran 245 . 33. E 2.4)2 c. B B. H3PO4 b. 1. E 10.6(22. 35.8. B 15. 24. 30. A 6. Tabel b. 18. 12C : 2. B 2. C 4. Lihat teks b.8. E 9.4 gram d. D C C D D C D 2. Lihat teks e.1 mol c. 4.6 gram CuSO4 5H2O a. 3. B 5.3 gram d. A 19. B 6. B 3. 0. C 14. 18. 2. 5. D 6. B 17. A B. a. 4. C 21. Pilihan Ganda 1. 3. D B. C 3. D 7. 06(0. 1. 34. D 8. B. 25. 27. Pilihan Ganda 1. C 3.3. 32. 20. E b.2 x 1023 molekul Bab VIII A. 52. E 13. 22. Uraian a. 23.8. Lihat teks b. 5. A 2. 17. 1. C 4. 4. A 15. 1. Uraian Lihat teks a. 3. 1.08205 L atm)(700) 6 atm Bab VI A. C 11. B 12. D 7.

32. 2. Pilihan Ganda 1. 5. E 9. D 6. 23. 3. 5. C 12. C 7. 4. C 12. C 15. 23. 25. 27. B E B C 2. Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Soal Evaluasi Semester II A. E 15. A 14. Pilihan Ganda 1. 31. Uraian Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks C B A D A 16. C 16. 5. E 7. 24. 5. 1. E C C C B C D 246 Kimia Kelas X SMA dan MA . 30. 3. E 6. B 13. 3. E 10. Pilihan Ganda 1. 35. E 10. 3. D 15. E 7. 26. 3. B 6. 4. D 8. D 11. C 3. B 4. 34. 18. A 6. 4. B. C 9. C 9. C 10. C 5. 25. D 10. D 2. D 12. D 14. B 11. B. 5. 4. 3. C 7. 19. 24. Uraian Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks E E A B E Bab X A. 4. 33. C 8. E 13. B 12. C 8. 5. C 21. 5. Uraian Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks 22. 2. Lihat teks c. 1. 1. E 14. C 20. D 14. Pilihan Ganda 1. 2.Bab IX A. 20. 4. 2. 17. D 11. D 11. D D B C B 21. B C D A D Bab XI A. 1) D dan E 5) 2) A 6) 3) E b. 2. B 17. 28. C D C D A C D 29. 3. 2. E 13. 22. D B. Uraian a. 4. E 19. A 9. D 8. 1. B B C B. B 18. A 13.

pada suhu dan tekanan yang sama. tetapan 115 Avogadro.GLOSARIUM A Adisi 20 penambahan masing-masing satu gugus kepada atom karbon yang berikatan rangkap dua atau tiga. teori atom 20 C Cracking 215 pemecahan molekul hidrokarbon yang besar menjadi molekul yang kecil. suatu atom cenderung mempunyai elektron valensi delapan seperti gas mulia (kecuali helium = 2). molekul. senyawa hidrokarbon yang mengandung ikatan rangkap dua antara karbon-karbon dengan rumus umum CnH2n. semua elektron atom berada dalam tingkat energi tertentu. suatu atom stabil dengan elektron valensi dua. ion) dalam satu mol. Lampiran Glosarium 247 . Bohr. hipotesis 102 B Bilangan oksidasi 160 muatan satu atom dalam senyawa jika semua elektron yang terikat menjadi milik atom yang lebih elektronegatif. semua gas yang bervolum sama mempunyai jumlah molekul yang sama. teori atom 19 materi terdiri dari partikel terkecil yang disebut atom. senyawa hidrokarbon yang jenuh dengan rumus CnH2n+2. D Dalton.02 x 1023 buah. Afinitas elektron 32 Alkana 183 Alkena 191 Alkuna 196 Aturan duplet 46 Aturan oktet 46 Avogadro. Satu mol = 6. jumlah partikel (atom. energi yang dilepaskan atau yang diperlukan saat masuknya elektron ke dalam atom atau ion dalam keadaan gas. senyawa hidrokarbon yang mempunyai ikatan rangkap tiga antara karbon-karbon dengan rumus umum CnH2n-2.

hukum 100 bila volum tetap. perbandingan massa unsur-unsur penyu– sun suatu senyawa selalu tetap. massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama. triade 4 suatu deret senyawa sejenis yang perbedaan jumlah atom suatu senyawa dengan berikutnya sama. reaksi penarikan dua gugus. energi yang diperlukan untuk melepaskan satu elektron dari partikel (atom. suatu gugus alkana yang telah kehilangan satu atom hidrogennya. atau molekul) dalam keadaan gas. 248 Kimia Kelas X SMA dan MA . 13 partikel pembentuk atom yang terdapat di luar inti bermuatan negatif satu satuan (–1. E Elektron 12.6 x 10–16 C) dan bermassa 9. senyawa hidrokarbon yang tidak mengan– dung inti benzena.Deret homolog 183 Dobereiner. sehingga membentuk ikatan rangkap. tiga unsur yang massa atom relatif unsur kedua merupakan rata-rata unsur pertama dan ketiga. masing-masing dari dua atom karbon yang berdekatan. Elektron valensi 23 Eliminasi 202 Energi ionisasi 31 G Gay Lussac. unsur yang terletak antara golongan IIA dan IIIA atau blok d dalam tabel periodik. elektron yang berada pada kulit terluar suatu atom.1 x 10–28 g (kira-kira 1/1800 massa proton). tekanan gas dengan massa tertentu berbanding lurus dengan suhu mutlak. ion. Golongan transisi 35 Gugus alkil 185 H Hidrokarbon 174 Hidrokarbon alifatik 183 Hukum kekekalan massa 93 Hukum perbandingan tetap 94 senyawa organik yang mengandung unsur karbon dan hidrogen.

Ikatan kovalen 51 Inti atom 21 ion poliatomik 71 Ion negatif 25 Ion positif 25 Isobar 15 Isomer cis-trans 194 Isomer posisi 194 Isotop 13 Isoton 13 J Jari-jari atom 29 setengah jarak antara dua atom sejenis yang berikatan tunggal. partikel (monoatom atau poliatom) yang bermuatan negatif. Lampiran Glosarium 249 . isomer suatu senyawa antara posisi searah (cis) dan berlawanan arah. suatu ion yang mengandung dua atom atau lebih. bermuatan positif. dan mengandung proton dan neutron. unsur-unsur yang memiliki nomor massa sama tetapi nomor atomnya berbeda. gaya tarik listrik antara ion positif dengan elektron dalam kisi logam. I Ikatan ion 48 Ikatan logam 62 Ikatan kovalen koordinat 64 gaya tarik elektrostatik antara ion positif dan negatif dalam kristal. partikel yang terdapat di pusat atom. isomer senyawa yang terbentuk akibat perubahan letak posisi ikatan rangkap.Hukum kelipatan perbandingan 96 jika ada dua senyawa yang dibentuk dari dua unsur yang sama dan massa satu unsur pada kedua senyawa itu sama maka massa unsur yang lainnya mempunyai angka perbandingan yang sederhana dan bulat. tetapi pasangan elektron yang dipakai bersama berasal dari salah satu atom. ikatan antara dua atom dengan pemakaian bersama sepasang elektron atau lebih. dua atom atau lebih yang bernomor atom sama tetapi nomor massanya berbeda. dua atom atau lebih yang berbeda tetapi jumlah neutronya sama. ikatan kovalen antara dua tom. partikel (monoatom atau poliatom) yang bermuatan positif.

sifat unsur merupakan fungsi periodik massa atom relatifnya. jumlah massa relatif semua atom dalam molekul. M Massa atom relatif 15 Massa molekul relatif 17 Massa rumus 17 Metaloid 26 Mendeleev. larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. sifat unsur yang kedelapan mirip dengan yang pertama. N Neutron 12 partikel pembentuk atom yang terdapat dalam inti atom.K Keelektronegatifan 33 daya tarik relatif atom terhadap elektron yang dipakai bersama dalam ikatan kovalen. Newlands. bermassa (1. Keperiodikan sifat unsur 29 Koefisien reaksi 85 Konfigurasi elektron 21 L Larutan elektrolit 147 Larutan nonelektrolit 146 Logam 26 larutan yang menghantarkan arus listrik. dst. jumlah massa relatif semua atom dalam rumus senyawa ion. penyebaran elektron dalam orbital atom.67 x 10–24 g) sedikit lebih besar dari proton dan tidak bermuatan. tabel unsur yang disusun berdasarkan hukum periodik. unsur disusun berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya. tabel periodik 7 Mol 109 perbandingan massa atom dengan suatu unsur terhadap 1/12 massa atom C-12. angka yang terdapat di depan rumus kimia dalam suatu persamaan reaksi. unsur yang sifatnya di antara logam dan bukan logam. kuantitas zat yang mempunyai massa (dalam gram) sebanyak massa atom molekul relatifnya. hukum oktaf 5 250 Kimia Kelas X SMA dan MA . unsur yang sedikit mengkilat dan bersifat pengantar listrik dan panas.

Nonlogam 26 Nomor atom 11 unsur yang tidak menghantar listrik dan panas. reaksi yang salah satu pereaksinya tersisa. penyajian reaksi kimia dalam bentuk rumus pereaksi. kurang sekali mempunyai sifat yang dimiliki logam. teori atom 19 S Senyawa organik 75 senyawa yang strukturnya ditentukan oleh atom-atom karbon yang berikatan satu sama lain di dalamnya. Proton 11 R Redoks 155 Reduksi 155 . reaksi penggantian satu gugus dengan gugus yang lain. unsur yang terletak pada baris yang sama dalam sistem periodik. menerima elektron atau penurunan bilangan oksidasi perbandingan jumlah atom yang paling rumus kimia yang menunjukkan jenis dan jumlah atom yang terdapat dalam satu molekul zat. hidrokarbon yang atom-atom karbonnya membentuk rantai tertutup. jumlah proton dalam inti atom. tanda panah.67 x 10–19) dan bermassa satu amu (1. Glosarium Lampiran 251 Sikloalkana 183 Substitusi 200 . partikel pembentuk atom yang terdapat dalam semua inti atom bermuatan positif satu satuan (+1. dan rumus hasil reaksi. atom terdiri dari inti bermuatan positif dan elektron yang bergerak dalam ruang hampa mengelilingi inti. zat yang berubah selama reaksi dan ditulis di sebelah kiri persamaan reaksi. P Pelarut 145 Pereaksi 82 Pereaksi pembatas 124 Periode 9 Persamaan reaksi 82 komponen larutan yang konsentrasinya paling besar.67 x 10–24 g). Rutherford.169 Rumus empiris 72 Rumus molekul 72 reaksi serah terima elektron sehingga satu pereaksi teroksidasi dan yang lain tereduksi.

Molekul Raksasa. 1980. 1996.C Heath and Company. Hart. London: Macmillan Publishing Co. 252 Kimia Kelas X SMA dan MA . Richard. 1997. Fong Lee Eet. Beginning Science Chemistry. Ralph H. Hill. Encyclopedia of Science: Industry. Singapore: EPB Publishers Pte. New York: Oxford University Press. James. Science Chemistry. Ramsden. Kerrod. 1982. 2001. London: Great Britain Oxford University Press. Holtzclaw. Science Press . Lewis. Key Science: Chemistry. James. Sydney: John Wiley & Sons Australia. 1996. Encarta Encyclopedia. New York: John Wiley & Son. London: Letts Educational. an enquiry-based approach. Pertamina. Chemistry. Michael and Guy Waller. London: Nelson Thornes. T. Robinson. Bell & Hyman. Lawrie. 1999. Ryan. 1990. General Chemistry With Qualitative Analysis. James E. Third edition. Eileen.DAFTAR PUSTAKA Brady. 1997. Quick Check Study Guides. Ltd. 1995. Chemical Science. Ebbing. Dinas Hupmas Pertamina. Jane. McDuell. USA: Houghton Mifflin Co. and Odom. New York: Mc Graw Hill Companies. Pustaka Ilmu Life. Tokyo. Mapple. New York: Prentice Hall International. Chemical Connections 2. Bell & Hyman. 1991. Ltd. –. Hunter. GCSE Chemistry.2005. Principles and Modern Application. Silberberg. 2001. 1988.n. General Chemistry. 1983. A Level Chemistry. Robin . Chemistry For You. 2000. Inc. Organic Chemistry. Principles & Structure. London: Nelson Thornes Ltd. 1990. General Chemistry. 1994. London: Jonh Murray Ltd. New York: Macmillan Publishing. 1989. 2003 Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change. Thinking Chemistry. Petrucci. Pertamina Menyongsong Tantangan Masa Depan. Inc. Morrison. fifth edition. 1986 GCSE Chemistry. Boyd. General Chemistry. Time Life Books Inc. Third edition. Morris. Maria. New Stage Chemistry. Graham and John Holman. 1992. Lexington: D. Bob.

24 Energi Ionisasi 31.66 logam 62 . 198 Isoton 13. 73. 199 Alkuna 81. 196-199 Atom C kuarterner 177 primer 177 sekunder 177 tersier 177 Antoiene Lavoisier 3 Aturan duplet 46. 15 Isomer cis-trans 194 posisi 194. 212 . 227 Gugus Alkil 185 . 216 D Dalton 19. 73.187 H Hidrokarbon 174. 149 Ion positif 25. 193. 64. 214 Hukum dasar kimia 91 . 183.220 Bohr 20 C Cracking 215. 34 Keisomeran 188.231 jenuh 183. 160.63 Ion negatif 25.219. 50. 57 E Elektron 12. Aston 13 L Lantanida 11 Lampiran Indeks 253 . 15 Isotop 13. 52 Aturan oktet 46 Avogadro tetapan 115 hipotesis 102 . 104. 184. 62 Golongan 10. 195 Keperiodikan sifat unsur 29 – 34 Koefisien 85. 176 Elektron ikatan 46 Elektron valensi 23. 192-196. 199 Rantai 193. 159. 220 kovalen 51 . 215 Dobereiner 4 J Jari-jari atom 29. 24. 50 . 197. 192. 50. 50. 96 Deret homolog 183 Desulfurisasi 215 Distilasi bertingkat 214. 175. 181-192. 160 .INDEKS A Afinitas Elektron 32.51 kimia 43. 175.104 G Gay Lussac 100 Gaya elektrostatik 49. 25. 192. 122.54 Kovalen koordinat 56. 223. 158.W. 32 Etilena 227 F F.163 Bilangan oktan 217 . 13.57 kovalen polar 60 kopalen nonpolar 60 kopalen koordinat 64 . 214 tak jenuh 183. 14 B Bilangan oksidasi 157. 124 Konfigurasi elektron 21. 123.104 I Ikatan ion 48 . 45. 149 Isobar 13. 197. 33 Aktinida 11 Alkana 81. 199 Alkena 81. 103. 30 K Karboksida 175 Keelektronegatifan 33.

219 poliatom 77 Struktur Atom 21 Struktur Lewis 46. struktur 184. 15 massa 11. 149 karbon 171 . 189. 148 nonelektrolit 146. 174. 77. 81. 112 Mendeleev 7 – 9 Metaloid 26. 57. 164 Pereaksi pembatas 124. 88. 72. 147 Lautan elektron 62 Lavoisier 93.169 T Tabel Periodik Mendeleev 7 Modern 8 unsur 9 Tata nama senyawa ion 75 .96 R Reaksi adisi 201 Kimia Kelas X SMA dan MA V Volum molar 118.169 Reduktor 155 . 72 poliatomik 71. 114. 94 Lewis 46 Logam 26 – 28 Logam transisi 163 Lothar Meyer 6 Reaksi M Massa atom relatif 15 – 18 molar 116. 76. 150. 72 datomik 71. 163 O Oktaf Newlands 3. 127. 51.122 Molekul monoatomik 71. 53 . 197. 112 rumus relatif 17.169. 120 254 .169 Rutherford 19 Rumus empiris 71. 12 Nonlogam 28. 173. 200 reduksi 155 .57. 80. 112. 234 Propilena 230 Proton 11. 128. 72 eliminasi 202 oksidasi 155 . 5 Oksidasi 155 . 128 kimia 71 .169 substitusi 200 Reduksi 155 . 195. 192.177. 81 Tetrahedral 175. 199. 194.192. 215 kovalen 57 . 150. 28 Mol 109. 178 Teori Atom 18 – 20 Thomson 19 Triade Dobereiner 4 P Penyepuhan 157. 118 molekul relatif 111. 127. 183. 73. 184.Larutan elektrolit 147. 184 . 72. 87. 12 Proust 94 .74 molekul 71.59. 193 S Senyawa anorganik 75 biner 76 hidrat 78. 12. 188. 111.169 Oksidator 155 . 128 ion 43. 125 Periode 9. 58. 71.192 N Nafta 216 Neutron 12 – 15 Newlands 5 Nomor atom 11.79 kovalen 80 organik 80. 11 Plastik 191. kovalen nonpolar 60 kovalen polar 60 organik 80. 47. 183 .

Lampiran 253 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful