• Poppy K. Devi • Siti Kalsum • Masmiani • Hasmiati Syahrul

KIMIA 1
Kelas X SMA dan MA

PUSAT PERBUKUAN
Departemen Pendidikan Nasional
Hukum Dasar Kimia

1

Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional dilindungi Undang-undang

K I M IA 1
Kelas X SMA dan MA

Penulis

:

Penelaah Editor Desain Sampul Ilustrator Perwajahan Ukuran Buku

: : : : : :

Poppy K. Devi Hasmiati Syahrul Siti Kalsum Masmiani Liliasari Lilis Suryani Guyun Slamet Beni Beni 17,5 x 25 cm

540.7 POP k

POPPY K. Devi Kimia 1: Kelas X SMA dan MA / penulis, Poppy K. Devi…[et al] ; editor, Lilis Suryani ; ; illustrator, Beni. — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009 vii, 254 hlm. : ilus. ; 25 cm. Bibliografi : hlm. 252 Indeks ISBN 978-979-068-725-7 (nomor jilid lengkap) ISBN 978-979-068-727-1 1. Kimia-Studi dan Pengajaran I. Judul II.Lilis Suryani III. Beni

Hak Cipta Buku ini dibeli Departemen Pendidikan Nasional dari Penerbit PT. Remaja Rosdakarya Diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahu 2009 Diperbanyak oleh ....

iiKimia Kelas X SMA dan MA

KATA

SAMBUTAN

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia-Nya, Pemerintah, dalam hal ini, Departemen Pendidikan Nasional, pada tahun 2009, telah membeli hak cipta buku teks pelajaran ini dari penulis/penerbit untuk disebarluaskan kepada masyarakat melalui situs internet (website) Jaringan Pendidikan Nasional. Buku teks pelajaran ini telah dinilai oleh Badan Standar Nasional Pendidikan dan telah ditetapkan sebagai buku teks pelajaran yang memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2007. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para penulis/penerbit yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para siswa dan guru di seluruh Indonesia. Buku-buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh (down load), digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun, untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Diharapkan bahwa buku teks pelajaran ini akan lebih mudah diakses sehingga siswa dan guru di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri dapat memanfaatkan sumber belajar ini. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para siswa kami ucapkan selamat belajar dan manfaatkanlah buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan. Jakarta, Juni 2009 Kepala Pusat Perbukuan

Hukum Dasar Kimia

iii

KATA

PENGANTAR

Ilmu Kimia merupakan salah satu pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Melalui belajar kimia dapat dikembangkan keterampilan intelektual dan psikomotor yang dilandasi sikap ilmiah. Keterampilan intelektual yang menyangkut keterampilan berpikir rasional, kritis, dan kreatif dapat dikembangkan melalui belajar yang tidak lepas dari aktivitas membaca. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, penulis mencoba untuk membuat buku Kimia SMA ini. Materi kimia di dalam buku ini disajikan melalui cara yang mudah dipahami siswa dengan contoh-contoh yang berkaitan dengan masalah kimia dalam kehidupan sehari-hari. Untuk membantu siswa dalam pencapaian kompetensi dasar kimia, pada setiap bab disajikan bagan konsep yang menggambarkan konsep-konsep inti pada materi , deskripsi materi, kegiatan yang sederhana tetapi dapat meningkatkan keterampilan proses bagi siswa, info kimia, rangkuman, kata kunci, contoh soal, serta latihan soal bentuk pilihan ganda dan uraian. Selain itu dilengkapi dengan tugas yang dapat digunakan untuk penilaian portofolio. Penggunaan buku kimia ini dalam belajar adalah untuk melatih siswa berpikir rasional, kritis, dan kreatif dalam memecahkan masalah dalam IPA. Buku ini ditulis oleh beberapa penulis yang sudah berpengalaman mengajar dan menulis buku Kimia serta mengacu pada referensi yang bersifat internasional dan terkini. Harapan penulis, mudah-mudahan buku ini dapat membantu siswa belajar dan membantu guru dalam meningkatkan kinerjanya untuk memotivasi siswa belajar Ilmu Kimia dan untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu dalam memajukan bangsa dan negara. Akhirnya kami menyampaikan terima kasih kepada para guru dan pengguna buku ini. Untuk meningkatkan kualitas buku ini, kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun.

Bandung, Juli 2007

Penulis

ivKimia Kelas X SMA dan MA

Tata Nama Senyawa Kimia C. Periode. Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier) B. Hukum Kelipatan Perbandingan (Hukum Dalton) D. Persamaan Reaksi Rangkuman Evaluasi Akhir Bab Hukum Dasar Kimia A. Nomor Atom. Hipotesis Avogadro Rangkuman Evaluasi Akhir Bab Hukum Dasar Kimia 1 3 9 18 21 25 29 35 36 43 45 48 57 60 62 63 64 69 71 75 82 87 88 91 93 94 96 100 102 104 105 BAB II BAB III BAB IV v . Golongan. Kestabilan Unsur-Unsur B. Ikatan Logam Rangkuman Evaluasi Akhir Bab Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi A. Kepolaran Senyawa Kovalen E. Rumus Kimia B. Struktur Atom E. Nomor Massa. Sifat Fisis Senyawa Ion dan Kovalen D. Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust) C. Ikatan Ion dan Ikatan Kovalen C. Keperiodikan Sifat Unsur Rangkuman Evaluasi Akhir Bab Ikatan Kimia A. Sifat Unsur F. Perkembangan Tabel Periodik Unsur B. Hukum Perbandingan Volum (Gay Lussac) E. Massa Atom Relatif dalam Tabel Periodik Unsur C. Perkembangan Teori Atom D.DAFTAR ISI iii iv iv KATA SAMBUTAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom A.

Senyawa-Senyawa Pembentuk Larutan Elektrolit Rangkuman Evaluasi Akhir Bab BAB VII Reaksi Oksidasi-Reduksi A. Tata Nama Senyawa Berdasarkan Bilangan Oksidasi C. Kekhasan Atom Karbon dalam Senyawa Karbon Rangkuman Evaluasi Akhir Bab BAB IX Alkana. Perhitungan Kimia dengan Reaksi Pembatas F. Massa Atom Relatif dan Massa Molekul Relatif B.BAB V Perhitungan Kimia A. Penentuan Kadar Zat. dan Konsep Mol pada Perhitungan Kimia E. Rumus Empiris. Avogadro. viKimia Kelas X SMA dan MA . Konsep Reaksi Oksidasi-Reduksi B. B. Alkena. Alkena. dan Alkuna Alkana Alkena Alkuna Reaksi-Reaksi pada Alkana. Unsur C. Daya Hantar Listrik Berbagai Larutan C. Penerapan Konsep Reaksi Oksidasi-Reduksi Rangkuman Evaluasi Akhir Bab BAB VIII Kekhasan Atom Karbon A. Kekuatan Larutan Elektrolit D. Komponen Larutan B. Rumus Molekul. Mol D. Penerapan Hukum Gay Lussac. dan Air Hidrat Berdasarkan Konsep Mol Rangkuman Evaluasi Akhir Bab 109 111 113 114 121 124 127 129 130 135 143 145 145 147 148 151 151 155 157 162 164 165 166 171 173 175 178 178 181 183 191 196 199 Soal Evaluasi Semester I BAB VI Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit A. C. D. H. Penentuan Rumus Kimia Senyawa Berdasarkan Ar dan Mr C. dan Alkuna A. dan O dalam Senyawa Karbon B.

Proses Pembentukan Minyak Bumi B. Bensin Sebagai Bahan Bakar E. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Perdagangan E. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Pangan B. Komponen Utama Minyak Bumi C. Pengolahan Minyak Bumi D. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Sandang C.Rangkuman Evaluasi Akhir Bab 204 204 209 211 212 214 217 219 219 220 BAB X Minyak Bumi A. Daerah-Daerah Pengilangan Minyak Bumi dan Gas Bumi di Indonesia Rangkuman Evaluasi Akhir Bab Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari A. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Seni dan Estetika Rangkuman Evaluasi Akhir Bab BAB XI 223 225 226 227 229 231 232 232 235 241 243 244 247 252 253 Soal Evaluasi Semester II LAMPIRAN 1: TABEL UNSUR LAMPIRAN 2: SIFAT FISIK UNSUR LAMPIRAN 3: KUNCI JAWABAN SOAL EVALUASI AKHIR BAB GLOSARIUM DAFTAR PUSTAKA INDEKS Hukum Dasar Kimia vii . Senyawa Hidrokarbon di Bidang Papan D.

Kimia Kelas X SMA dan MA .

Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Pola keperiodikan alami. hal ini mirip dengan keteraturan pada tabel periodik. menjelaskan perkembangan tabel periodik unsur. menjelaskan perkembangan teori atom. membedakan partikel-partikel yang ada pada atom. 9. nonlogam. 7. 4. dan semi logam. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 1 . membedakan sifat unsur-unsur logam. 6. 3. menjelaskan sifat-sifat periodik unsur berdasarkan konfigurasi elektronnya. 2. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat: 1. Ukuran spiral kulit siput bertambah besar secara teratur. 8. menjelaskan pengertian massa atom relatif suatu unsur. 5. 10. menjelaskan pengertian golongan dan periode pada tabel periodik unsur. menentukan elektron valensi suatu atom. membedakan nomor atom dan nomor massa.Bab I Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom Sumber: Silberberg. menentukan konfigurasi elektron suatu atom pada kulitnya.

Mendeleev sampai Tabel Periodik Unsur Modern terdapat mempunyai menjelaskan Lambang Atom-Atom Golongan menunjukkan Periode menunjukkan Keperiodikan Sifat Unsur yang memiliki Elektron Valensi Jumlah Kulit Nomor Atom sama dengan jumlah Nomor Massa menunjukkan jumlah menjelaskan berupa Elektron tersusun dalam Proton Neutron Massa Atom Relatif berkaitan dengan Konfigurasi Elektron diterangkan dengan Jari-Jari Atom Energi Ionisasi Afinitas Elektron Keelektronegatifan Teori Atom membahas Atom digambarkan dengan Model Atom 2 Kimia Kelas X SMA dan MA . Oktaf Newlands. Tabel Periodik Unsur L.PETA KONSEP Tabel Periodik Unsur berkembang mulai Tabel Periodik Unsur Lavoisier. Triade Dobereiner. Meyer.

Tabel periodik unsur berkembang mulai dari cara pengelompokan yang sederhana sampai yang lengkap. Perkembangan Tabel Periodik Unsur Pengelompokan unsur-unsur dimulai oleh Antoine Lavoisier yang mengelompokkan unsur menjadi logam dan bukan logam. Selanjutnya pengelompokan unsur berkembang dalam berbagai bentuk dan dikenal dengan Triade Dobereiner. afinitas elektron. Oktaf Newlands. Dalam tabel periodik unsur kita dapat mempelajari sifat unsur seperti logam. dan konfigurasi elektronnya. Untuk mempelajari pengelompokan unsur-unsur berdasarkan sifatnya dapat digunakan tabel periodik unsur. Chemical Connections Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 3 . P A. nonlogam. metaloid. serta Tabel Periodik Unsur Modern. Dari data tersebut kita dapat menentukan struktur atom suatu unsur seperti jumlah proton.1 Pengelompokan unsur oleh Antoine Lavoisier Kelompok I Hidrogen Oksigen Nitrogen Cahaya Kalor Kelompok II – – Karbon Fluor Klor Fosfor Sulfur Kelompok III Arsen Argentus Bismut Kobalt Nikel Plumbum Timah Seng Kelompok IV – Alumina Barit Kapur Silika Magnesia Sumber: Maria James. dan sifat periodik yaitu jari-jari. elektron. Untuk mengenal pengelompokannya. Tabel periodik yang digunakan sekarang adalah tabel periodik modern yang disusun berdasarkan kenaikan nomor atom dan kemiripan sifat unsur. Tabel 1. Tabel Periodik Unsur Lothar Meyer dan Mendeleev. lambang unsur dilengkapi dengan nomor atom dan massa atom. unsur-unsur dikelompokkan dalam golongan dan periode. energi ionisasi. neutron. seorang ahli kimia Perancis membagi unsur-unsur menjadi empat kelompok. dan keelektronegatifan. Tabel Periodik Unsur Antoine Lavoisier Antoine Lavoisier pada tahun 1789. perhatikan Tabel 1.1.ada saat ini telah ditemukan lebih dari seratus unsur dan begitu banyak senyawa kimia yang telah disintesis. 1. Pada tabel periodik unsur. Bagaimana agar kita mudah mempelajari unsur-unsur itu? Para ahli kimia telah mengelompokkan unsur-unsur berdasarkan sifat-sifat kimia dan fisika yang mirip atau sama. Pada tabel periodik modern.

tiap kelompok terdiri dari tiga unsur yang disebut triade. Jika tiga unsur diurutkan berdasarkan kenaikan massa atomnya. Untuk mempelajari hukum ini lakukan kegiatan berikut. dan K Massa atom Na = massa atom Li + massa atom K 2 = 6. Kesimpulan apa yang didapat dari pengelompokan ketiga unsur tersebut? Apa yang dimaksud dengan Hukum Triade Dobereiner? Dobereiner mencoba mengelompokkan unsur-unsur yang mempunyai sifat sama berdasarkan kenaikan massa atomnya. 6.1 tertera cahaya dan kalor yang bukan unsur. Hukum Triade Dobereiner J.1 137 127 Sumber: Maria James. Bandingkan hasilnya dengan massa Na! Selanjutnya jumlahkan massa Ca dengan Ba dan bagi dua.W. I. 2.03 2 23 4 Kimia Kelas X SMA dan MA . Dobereiner pada tahun 1817 mengelompokkan unsur yang mempunyai sifat sama. Br.96 Li 40 Ca Sr Ba 35. Jumlahkan massa Li dengan massa K kemudian bagi dua.Chemical Connections 1. 3. 96 + 39. 2.Pada Tabel 1. Pada kelompok IV dimasukkan senyawa yang belum dapat diuraikan menjadi unsur yang dikenal sekarang. amati massa unsur masing-masing dalam kelompoknya. ternyata didapat keteraturan.1 Interpretasi Data Hukum Triade Dobereiner Berikut ini ada tiga kelompok unsur dalam satu golongan. Lakukan hal yang sama untuk Cl. KEGIATAN 1. bandingkan hasilnya dengan massa Sr. Contoh: Pada kelompok unsur Li. Na. maka massa unsur yang kedua sama dengan massa rata-rata unsur pertama dan ketiga. Pernyataan ini dikenal dengan nama Hukum Triade Dobereiner.5 Cl 23 Na K 80 80 Br I 39.1 = 23.

Kalau unsur diurutkan. Selain itu masih ada unsurunsur yang berimpitan pada urutan yang sama.W. dan seterusnya. begitu juga unsur yang kesembilan sifatnya mirip dengan unsur yang kedua. pada urutan ke berapa unsur yang memiliki sifat yang mirip? 2. Newlands mengurutkan unsur berdasarkan kenaikan massa atomnya. Bagaimana keteraturan yang ditemukannya? Coba diskusikan pengelompokannya melalui kegiatan berikut! KEGIATAN 1. unsur Li mirip dengan Na dan K.2 Interpretasi Data Hukum Oktaf Newlands Perhatikan tabel unsur-unsur yang dikelompokkan oleh Newlands berikut: 1 2 3 4 5 6 7 H 8 9 Li Na 16 Be 10 11 B Al 18 C 12 13 N 14 O S 21 F 15 Mg 17 Si 19 20 P Mn 27 Cl 22 K 23 Ca 24 Cr 25 Ti 26 Fe 28 Co & Ni 29 Cu 30 Zn 31 32 Y In 33 As 34 Se 35 Br Rb Sr Ce & La Zn Nl & Mn Ro & Ru Sumber: Maria James. Newlands memelopori penyusunan unsur-unsur yang sifatnya mirip pada kolom vertikal. Pengelompokan ini dinamakan Hukum Oktaf. Chemical Connections Pada tabel tersebut unsur yang terdapat dalam satu kolom. serta unsur Be mirip dengan Mg. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 5 . coba jelaskan! Dari pengelompokan ini ternyata unsur yang kedelapan memiliki sifat yang mirip dengan unsur yang pertama. J. Pengulangan ini oleh Newlands disebut Hukum Oktaf karena dia membandingkan pengulangan sifat unsur dengan tangga nada atau oktaf pada lagu. dari atas ke bawah memiliki sifat yang mirip. Pertanyaan: 1.3. Kelemahan hukum oktaf yaitu pengulangan setiap 8 unsur hanya cocok untuk unsur-unsur yang massa atomnya kecil. unsur H sifatnya mirip dengan unsur F dan Cl. Contohnya. Hukum Oktaf Newlands Pada tahun 1863.

Mg. Cs Rb K Volum atom cm3 Ba Sr Y Na Cl Li P Mg Al Be B C 20 40 S Si V Ga Zn Ca Se As Br Zr Sn Nb Cd Rh Ru Pd Ag In Te Sb I Fe Cr Cu Mn Ni Co 60 80 100 120 140 Sumber: Hiskia. unsur-unsur Li. Unsur apa saja yang berada pada titik pertama dan kedua sebelum puncak grafik Meyer? Pada lengkung Meyer. Untuk mempelajarinya lakukan kegiatan berikut. Sistem Periodik. dan Ba berada di titik kedua dari puncak. Dia membuat grafik volum atom unsur terhadap massa atomnya. Tabel Periodik Unsur Lothar Meyer Pada tahun 1870. Ternyata unsur-unsur yang letaknya setara memiliki sifat yang mirip. Lothar Meyer mencoba membuat daftar unsur-unsur dengan memperhatikan sifat fisika yaitu volum atom. Unsur apa saja yang berada di puncak lengkung grafik Meyer? 2.3 Interpretasi Data Lothar Meyer Amati grafik berikut ini. Be. 6 Kimia Kelas X SMA dan MA . Sr. Rb. Ca. Na. K. dan Cs menempati kedudukan yang setara. yaitu di puncak. KEGIATAN 1. ITB Massa atom relatif Pertanyaan: 1. Grafik ini disebut lengkung Meyer.4.

Pada penelitiannya seperti Newlands. Contoh ramalan Mendeleev untuk Germanium yang disebut eka silikon tertera pada Tabel 1.90 100 C Germanium (Winkler) 72.42 13. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 1. Massa atom Massa jenis Volum atom Warna Massa jenis oksida Massa jenis klorida Titik didih klorida c.1 Mendeleev a. Ar. eka aluminium.00 cc abu-abu tua 4. dan eka silikon. Merupakan sistem periodik pertama yang disusun dalam bentuk tabel yang terdiri dari delapan lajur vertikal atau golongan dan tujuh deret horisontal atau periode. dan Rn dalam golongan tersendiri setelah golongan gas mulia ditemukan. Selanjutnya disebut tabel periodik unsur Mendeleev.5.30 5.22 cc putih keabu-abuan 4. Ramalan tersebut terbukti dengan ditemukannya Scandium (1879). Chemical Connections b. Mendeleev selain menggunakan sifat fisika juga menggunakan sifat kimia. Ada tempat yang kosong bagi unsur-unsur yang diramalkan akan ditemukan dan diberi nama eka boron.00 5. Sumber: Silberberg.70 1. Kr. Dalam mempelajari keperiodikan unsur-unsur. Galium (1875). Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 7 .2. Mendeleev juga menyusun unsur menurut kenaikan massa atom relatifnya dan dia menemukan adanya perubahan sifat secara periodik.89 86 C Sumber: Maria James. Tabel Periodik Unsur Mendeleev Dimitri Ivanovich Mendeleev pada tahun 1869 di Rusia mengemukakan hubungan antara massa unsur dengan sifat unsur.70 1. Xe.50 13. Ne. Tabel 1.2 Ramalan Mendeleev tentang sifat unsur germanium Sifat Eka Silikon (Mendeleev) 72. Dapat menempatkan unsur He. Kelebihan tabel periodik unsur Mendeleev adalah sebagai berikut.dan Germanium (1886).

Pt) dimasukkan ke dalam golongan VIII.Tabel periodik unsur Mendeleev digambarkan seperti berikut. a. Pd). Au 199 11 (Au 199) 12 – Hg 200 – Tl 204 – Pb 207 Th 231 Bi 208 – – U 240 – – –– –– Golongan VIII 10 – Sumber: Maria James. Pada tabel periodik unsur modern unsur disusun dalam golongan dan periode. Tabel 1. Di antara unsur-unsur golongan ini hanya Ru dan Os yang mempunyai valensi 8. Triade besi (Fe.Ag 108 7 8 (Ag 108) Cs 133 Cd 112 Ba 137 In 113 ?Di 138 Sn 118 ?Ce 140 Sb 122 – Te 128 – I 127 – –– –– 9 – – – – ?Er 178 – ?La 180 – Ta 182 – W 184 – – Os 195. Ir 197 Pt 198. Rh. b. Sistem IUPAC (International Union Pure and Applied Chemistry) menggunakan angka Arab 1 sampai dengan 18. dan triade platina (Os.3 –44 C 12 Si 28 Ti 48 N 14 P 31 V 51 O 16 S 32 Cr 52 F 19 Cl 35.3 Tabel periodik unsur Mendeleev Golongan I Golongan II Golongan III Golongan IV Golongan V Golongan VI Golongan VII 1 2 3 4 H1 Li 7 Na 23 K 39 Be 9. pada tahun 1915 Henry Moseley menemukan nomor atom dan menyusun unsur-unsur dalam tabel periodik berdasarkan kenaikan nomor atom.4 Mg 24 Ca 40 B 11 Al 27. Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara nomor atom dengan sifat-sifat unsur. Tabel Periodik Unsur Modern Tabel periodik unsur yang digunakan sekarang yaitu Tabel Periodik Unsur Modern. maka tabel periodik Mendeleev perlu penyempurnaan. Rh 104 Pd 105. Ada beberapa urutan unsur yang terbalik jika ditinjau dari bertambahnya massa atom relatif. misalnya Te (128) ditempatkan sebelum I (127). masing-masing terdiri dari golongan A dan B.5 Mn 55 Fe 56. Cu 63 5 6 (Cu 63) Rb 85 Zn 65 Sr 76 –68 ?Yt 88 –72 Zr 90 As 75 Nb 94 Se 78 Mo 96 Br 80 –100 Ru 104. tabel periodik unsur Mendeleev mempunyai beberapa kelemahan yaitu sebagai berikut. Ada dua sistem yang digunakan pada penomoran golongan yaitu sistem Amerika dan sistem IUPAC. 6. Ni). Sistem Amerika menggunakan angka Romawi I sampai VIII. Co 59 Ni 59. Chemical Connections Selain keunggulan. Setelah tabel periodik unsur Mendeleev. triade platina ringan (Ru. 8 Kimia Kelas X SMA dan MA . Co. Ir.

96 64 157.98 84 210 85 210 86 222 Ba 1 2 57-71 89-103 57 Hf Rf Rutherfordium 3 Ta Db Dubnium 3.3 IIB 2.3 Pt Ds Hg Uub TI Uut Pb Bi Po Ununhexium At Astatin Rn Radon Sesium Barium 223 88 226 87 Renium Hafnium Tantalum Wolfram Osmium Iridium Platina Emas Air Raksa Talium Timbal Bismut Polonium 265 109 265 110 272 112 277 113 284 114 285 115 104 261.9994 9 18.870 48 112.942 24 51.3.91 58 140.5.6 Kr 0 Kalium Kalsium Skandium Titanium Vanadium Krom Mangan Besi Nikel Seng Galium Germanium Arsen Selenium Brom Kripton Kobal Tembaga 37 85.07 45 102.4.948 Mg Ca Natrium Magnesium 19 39.924 66 162.6.5 Nd 3.6.4.6 Pd 2.Oleh karena sistem penomoran golongan IUPAC belum memasyarakat di kalangan ahli kimia.5.37 82 207.0026 1 H 2 Li 3 Na 4 K 5 Rb 6 Cs Hidrogen 6.5.4.5. unsur-unsur dikelompokkan dalam golongan dan periode.904 54 131.4 Cu Ag Au Rg 1 Zn 2 Ga 3 Ge 2.3 Cr 6.5.6. Jelaskan hukum triade menurut Dobereiner! 2.12 108 271 111 288 116 292 7 Fr Fransium Ra Radium Meitnerium Darmstadium Roentgenium Ununbium Ununtrium Uuq Uup Uuh Ununquadium Ununpentium 3 3 2.6 F 1.4 Dy 3 Ho Es Er Fm Tm Md Yb No Lu Lr Lantanum Serium Praseodimium Neodimium Prometium Samarium Europium Gadolinium Terbium Disprosium Holmium Erbium Iterbium Lutesium Tulium 89 227 90 232.930 68 167. Periode.907 60 144.2 3.4 1 B 2 C 3 4 N 3.9898 12 24.5.97 2.7 Litium Berilium 11 22.34 Telurium Zirkon Niobium Molibdenum Teknesium Rutenium Rodium Paladium Perak Indium Timah Antimon Iodium Xenon Kadmium 72 178.3.5 0 0 Be GOLONGAN IIIB IVB 3.4.49 73 180.59 Hg 2.1 Massa atom Tingkat oksidasi LAMBANG La 3 Ce 4 Pr 4.3.69 51 121.4 Ni 2.183 3 4.2 78 195.2.967 80 200.5 VIB 2.2 -2 -1 IVA VA VIA VIIA He Ne Ar 1.4 47 107.4.3 3 3.4 W Sg Seaborgium 3.22 41 92.8 Rh 2.11 105 262.9738 16 32.5.35 63 151.4 O 2. maka penggolongan sistem Amerika lebih banyak digunakan.3 3 Nomor atom 138.938 26 55.4 Cd 1.3.75 52 127.96 35 79.71 29 2.939 4 3 SEMILOGAM 1 IIA 9.3.3.4 Sb 3. begitu juga di Indonesia.905 56 137.064 17 35.47 38 87.01115 7 14.114 107 262.114 106 263.62 39 88.26 69 168.2 76 190.934 70 173.90 23 50.37 31 69.9984 10 20.6 Cl Br 1.3 IB 58.909 36 83.906 42 95.3. Nomor Atom.4.3.2 Mn 7 Fe 2.811 6 12.3 1.312 NONLOGAM Oksigen Boron Karbon Nitrogen Fluor Neon 13 26.4.4.4.03 93 237 94 242 95 243 96 247 97 247 98 249 99 254 100 253 101 256 102 254 103 257 Air Raksa Ac NAMA Aktinium Th Torium Pa Protaktinium U Uranium Np Pu Am Cm Kurium Bk Cf Neptunium Plutonium Amerisium Berkelium Kalifornium Einsteinium Fermium Mendelevium Nobelium Lawrensium Gambar 1.08 21 44.948 74 183.4.3 VIII B 2.847 28 63.4.85 75 186.4 As 3.4 l 1.4 3 80 200.996 25 54.102 20 40.30 1 Sr 1 2 Y Itrium Zr 4 Nb 5 Mo 2.80 0 Sc 2 3 Ti 4 V 5. Tabel periodik unsur modern digambarkan sebagai berikut. Setiap lambang unsur dilengkapi dengan nomor atom.2 77 192.0067 8 15.59 81 204.59 33 74.4 Re Bh Bohrium 3 Os Hs Hassium 3 Ir Mt 2. Berikan contoh kelebihan tabel periodik unsur Mendeleev! 4.6 Tc -1.6 Gd 3 Tb 3.24 61 147 62 150.922 34 78.5.25 65 158. TABEL PERIODIK UNSUR-UNSUR IA LOGAM VIIIA 1 1 1.6 Pm 3.7 2.19 83 208.1 Al 2 0 Si 3 4 P 3.72 32 72. Jelaskan perbedaan daftar unsur-unsur yang disusun Lothar Meyer dengan Mendeleev! B.60 53 126.8 Co 2.00797 2 4.3 Sn 2.905 40 91.5.5 Se -2. Jelaskan hukum oktaf dari Newlands! 3.847 27 58.5 S -2.57 P E R I O D E 1 2 3 47.7 Ru 2.5 Te 2.04 71 174.7 Xe 0 Rubidium Stronsium 55 132.12 59 140.4.2 Tabel periodik unsur modern Latihan 1.6 Eu 3.3 2.956 22 VB 2.6 Sm 3. Nomor Massa.1 Selesaikan soal-soal berikut! 1.3.6 VIIB 2.3.9815 14 28. Golongan. dan Massa Atom Relatif dalam Tabel Periodik Unsur Pada tabel periodik unsur.905 46 106. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 9 .50 67 164.4.086 15 30.94 43 98 44 101.038 91 231 92 238.453 18 39.2 ln 1.5.4.4.54 30 Argon Silikon Fosfor Belerang Klor Aluminium 65.82 50 118.3.4.40 49 114.09 79 196.0122 2 IIIA 5 Helium 10.6. nomor massa atau massa atom relatif.

956 1 2 Sc 2 Kalium Kalsium Skandium 37 85. Golongan Pada tabel periodik unsur dikelompokkan menjadi golongan utama atau golongan A dan golongan transisi atau golongan B. a. nama unsur.62 39 88.Perhatikan gambar berikut. sedangkan lajur horisontal menunjukkan periode. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 1.00797 Nomor atom 1 1 H 2 Li 3 Na 4 K 5 Rb 12 24.3 Penulisan lambang unsur.312 Mg Ca 2 Magnesium Nama unsur Natrium Magnesium 19 39. nomor atom.9898 12 24. Belerang Halogen Gas Mulia IA IIA IIIA IVA VA VIA VIIA VIIIA IUPAC 1 2 13 14 15 16 17 18 Transisi Transisi Transisi Transisi Transisi Transisi Transisi Transisi Transisi Transisi Nama Golongan Amerika IIIB IVB VB VIB VIIB VIIIB VIIIB VIIIB IB IIB IUPAC 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Lambang Golongan Sumber: Silberberg. lajur vertikal menunjukkan golongan unsur-unsur.0122 2 Massa atom relatif Hidrogen 6. dan massa atom relatif dalam tabel periodik unsur 1. Aluminium Karbon Nitrogen.4.905 1 Sr Y Itrium Rubidium Stronsium Sumber: Silberberg. Tabel 1.08 21 44.312 IIA 9.939 4 3 1 Be 1 Mg IIIB 2 Bilangan oksidasi Lambang unsur Litium Berilium 11 22. Golongan dan Periode Pada tabel periodik unsur. IA 1 1.102 20 40.47 38 87.4 Penggolongan unsur-unsur Lambang Golongan Nama Golongan Amerika Alkali Alkali Tanah Boron. Fosfor Oksigen. Perhatikan penggolongan unsur-unsur dalam tabel periodik unsur yang terdapat pada Tabel 1. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change 10 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Tiap periode terdiri dari beberapa unsur dengan jumlah yang berbeda-beda yaitu sebagai berikut.103). 2. Unsur transisi berada di antara golongan IIA dan IIIA. Mn. 1) Periode kesatu terdiri dari dua unsur yaitu H dan He. A Z X X = lambang atom Z = nomor atom A = nomor massa Atom memiliki partikel-partikel penyusun atom yaitu proton. 7) Unsur pada periode ketujuh juga terdiri dari unsur pada tabel utama ditambah unsur pada deret aktinida (no. Apa makna dari nomor atom dan nomor massa pada lambang suatu unsur? Untuk memahami makna nomor atom dan nomor massa. Ni. 4) Periode keempat 18 unsur. Dengan ditemukannya unsur baru maka jumlah unsur dalam periode ini akan bertambah terus. 89 .Golongan utama terdiri dari 8 golongan yaitu golongan IA sampai dengan VIIIA. sedangkan golongan lainnya masing-masing 1 lajur vertikal. B. dan elektron bermuatan negatif. Ne. Proton bermuatan positif. Cu. dan Ag. Periode Berapa jumlah periode pada tabel periodik dan berapa unsur yang terdapat pada masing-masing periode? Coba amati tabel periodik pada Gambar 1. O. Cr.4. N. neutron bersifat netral. 6) Unsur pada periode keenam terdiri dari unsur yang ada pada tabel utama ditambah unsur-unsur pada deret lantanida (no. Golongan unsur transisi terdiri dari 8 golongan yaitu golongan IB sampai dengan VIIIB. sampai saat ini jumlahnya 28 unsur.2! Tabel periodik unsur terdiri dari 7 periode dan dua deret unsur terpisah di bawah yaitu deret lantanida dan aktinida. sehingga jumlahnya menjadi 32 unsur. coba lakukan kegiatan 1. 57 . dan elektron. C. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 11 . Be.71). F. Zn. Semua unsur transisi bersifat logam dan banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari seperti Fe. 3) Periode ketiga terdiri dari 8 unsur. neutron. Untuk golongan VIIIB terdiri dari 3 lajur vertikal. 2) Periode kedua terdiri dari 8 unsur yaitu: Li. b. 5) Periode kelima 18 unsur. Au. Nomor Atom dan Nomor Massa Lambang atom yang dilengkapi nomor atom dan nomor massa dapat dituliskan dengan notasi sebagai berikut.

0n. e = elektron. Tabel 1.4 Prediksi Nomor Atom dan Nomor Massa Perhatikan bagan partikel-partikel penyusun atom pada unsur: 1 4 7 1H . 3 Li berikut ini. n = neutron.5. He. Atom No. 2n. Massa Elektron Proton Neutron 1 2 3 1 4 7 1 2 3 1 2 3 0 2 4 Jumlah partikel dasar pada atom berhubungan dengan nomor atom dan nomor massa unsur. 2e) – + – 7 3 Li (3p. Berapa jumlah proton. Bagaimana dengan nomor massa dari unsur di atas? Carilah hubungannya dengan jumlah partikel masing-masing unsur! Hubungan jumlah partikel dasar dengan nomor atom dan nomor massa unsur dapat dilihat pada Tabel 1. 1e) 4 2 He (2p. He. Nomor atom pada H. dan Li pada unsur di atas? 2. – – + + + – 1 1H (1p. dan Li sama dengan jumlah partikel apa? 3.KEGIATAN 1. 3e) + + – Catatan: p = proton.5 dapat disimpulkan hubungan antara nomor atom dengan partikel-partikel dasar atom dan hubungan nomor massa dengan partikelpartikel dalam atom yaitu sebagai berikut. Dari Tabel 1.5 Hubungan partikel dasar dengan nomor atom dan nomor massa Nama Atom Hidrogen Helium Litium Lambang Atom 1 1H 4 2 He 7 3 Li No. dan elektron pada masing-masing atom H. Nomor atom (Z) Nomor massa (A) = = = Jumlah proton atau jumlah elektron Jumlah proton + jumlah neutron Jumlah nukleon 12 Kimia Kelas X SMA dan MA . 4n. Pertanyaan: 1. neutron. 2 He .

17 ...W.. Isotop. Jumlah neutron = A – Z Contoh Soal Tentukan jumlah proton. Pendapat ini tidak sepenuhnya benar setelah ditemukan spektrograf massa oleh F. .. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 13 . Selain itu.. dan 37 sma. 3. elektron. Isoton.... .. 35 63 208 197 . 19 Penyelesaian: 39 19 K mempunyai nomor massa = 39 dan nomor atom = 19...6. . Jadi..... Nomor Massa Atom Atom 12 ... jumlah proton = nomor atom = 19 jumlah elektron = 19 jumlah neutron = nomor massa – nomor atom = 39 – 19 = 20 Latihan 1.. 36 sma. 24 . dan Isobar Salah satu teori atom menurut Dalton menyatakan bahwa atom-atom unsur akan mempunyai sifat yang sama. .. dan neutron dari unsur 39 K .....2 Salin tabel berikut dan lengkapilah! Nama Unsur Magnesium Fosfor Klor Tembaga Timbal Emas Lambang Atom 24 12 Mg 31 15 P Jumlah Proton 12 ... . . . . ........ Ternyata kebanyakan unsur-unsur dalam senyawa mempunyai massa atom yang berbeda. Misalnya untuk klor ada yang memiliki massa 35 sma... ... Jumlah Elektron 12 15 ... Aston tahun 1919. ada pula unsur-unsur yang berbeda tetapi mempunyai jumlah partikel yang sama.. 126 . 79 Jumlah Neutron 12 .Jumlah neutron adalah selisih nomor massa dengan nomor atom. .. 29 . Untuk mempelajarinya amati Tabel 1.

Tabel 1. Dari contoh-contoh isotop pada Tabel 1. 14 Kimia Kelas X SMA dan MA . Unsurunsur tersebut disebut isotop. + = partikel proton – – – – = partikel elektron + + + = partikel neutron 1 1H 2 1H 3 1H Gambar 1. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Dari Tabel 1. Partikel apa yang menyebabkan adanya isotop dari suatu unsur? Perhatikan ilustrasi berikut.6 dapat dilihat bahwa setiap unsur mempunyai beberapa massa atom misalnya atom H ada yang mempunyai massa atom 1.6 Beberapa unsur dengan massa atom yang berlainan Unsur H No. dapat disimpulkan sebagai berikut. dan 3.6. Atom 1 Jumlah Neutron 0 1 2 C 6 6 8 O 8 8 9 10 Ne 10 10 11 12 Massa Atom 1 2 3 12 14 16 17 18 20 21 22 Lambang 1 1H 2 1H 3 1H 12 6C 14 6C 16 8O 17 8O 18 8O 20 10 Ne 21 10 Ne 22 10 Ne Sumber: Silberberg. Isotop adalah unsur-unsur yang memiliki nomor atom sama tetapi massa atom yang berbeda. Jadi. 2.4 Isotop hidrogen Ketiga isotop hidrogen dapat dibedakan dari jumlah partikel neutronnya. perbedaan massa atom dari suatu nuklida disebabkan oleh jumlah partikel neutronnya.

32 Pertanyaan: Tentukan kelompok unsur yang termasuk isotop. Massa Atom Relatif Massa atom relatif dalam kimia sangat penting untuk mengetahui sifat unsur atau senyawa. 16 . 1 sma sama dengan 1 12 kali massa 1 atom C-12. isoton. 8 15 ... Kedua unsur itu disebut isobar. Atom C-12 memiliki massa 12 satuan massa atom (sma). 16 Neutron 8 7 .. Apakah kedua unsur itu mempunyai sifat yang sama? Isoton adalah unsur-unsur yang memiliki jumlah neutron yang sama. Unsur 14 6C dan 14 7N memiliki nomor massa yang sama.6 dapat dilihat 14 6C dan 16 8O memiliki neutron yang sama yaitu 8..mula dipilih hidrogen sebagai atom standar karena merupakan atom teringan. maka ditetapkan atom C-12 sebagai standar. Mula.Dari Tabel 1. Massa Atom 14 14 16 30 . Latihan 1. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 15 . .. Unsur A B C D E F Nomor Atom 6 7 8 15 15 16 Proton 6 .... dan isobar pada tabel di atas! 4.. lengkapi. Syarat atom yang massa atomnya dijadikan standar adalah harus atom yang stabil dan murni.. Apakah kedua unsur ini mempunyai sifat yang sama? Isobar adalah unsur-unsur yang memiliki nomor massa sama. Bagaimana cara menentukan massa atom relatif? Massa atom relatif yaitu bilangan yang menyatakan perbandingan massa atom unsur tersebut dengan massa atom yang dijadikan standar. tetapi nomor atomnya berbeda.3 Salin tabel berikut. Kemudian diganti oleh oksigen karena atom oksigen dapat bersenyawa dengan atom lain. Kedua unsur itu disebut isoton... dan jawablah pertanyaannya.

. Kelimpahan isotop unsur berbeda-beda. Tabel 1.7 Massa atom relatif beberapa unsur Nama Unsur Hidrogen Karbon Neon Belerang Klor Lambang H C Ne S Cl Ar 1. Ar unsur X = Massa 1 atom unsur X 1 12 massa atom 12 C Jadi massa atom relatif suatu unsur adalah perbandingan massa satu atom unsur tersebut dengan 1 12 kali massa satu atom C-12. Perhatikan Tabel 1.064 35.7.453 Ar (pembulat) 1 12 20 32 35.967 238.00 20.874 65. Massa atom relatif beberapa unsur dapat dilihat pada Tabel 1. C 12 Massa atom relatif dapat ditentukan berdasarkan massa isotop-isotop unsur di alam.4% isotop 16 Kimia Kelas X SMA dan MA .874 dibulatkan menjadi 56.8.5 108 197 238 Sumber: Ebbing. Contoh Soal Hitung massa atom relatif Fe jika diketahui massa Fe = 55. Penyelesaian: Ar unsur Fe = Massa 1 atom unsur Fe 1 massa 12 atom 12 = 55.874 1 12 = 55.6% isotop 10 5B dan 80.874.5 Nama Unsur Besi Seng Perak Emas Uranium Lambang Fe Zn Ag Au U Ar 55. Tabel 1.183 32.37 107.Massa atom relatif diberi lambang A r dan dapat ditentukan dengan menggunakan rumus sebagai berikut.03 Ar (pembulat) 56 65.870 196. General Chemistry Bagaimana cara menghitung massa atom relatif berdasarkan rumus di atas? Perhatikan contoh soal berikut.00797 12.8 Kelimpahan isotop unsur klor dan brom Unsur Klor Brom 75% isotop Kelimpahan dalam % 35 17 Cl dan 25% isotop 37 17 Cl 11 5B 19.

Contoh Soal Tentukan Mr dari karbon dioksida dan air! Penyelesaian: Rumus karbon dioksida = CO2 Molekul CO2 terdiri dari 1 atom C dan 2 atom O Ar C = 12 dan O = 16 Mr CO2 = (1 x 12) + (2 x 16) = 44 CO2 12 C + 16O + 16O Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 17 . Apakah Ar hasil perhitungan cocok dengan yang terdapat pada tabel periodik unsur? 20 2. Jika massa atom 10 relatif neon adalah 20.6% 10 B dan 80. Bagaimana cara menentukan massa senyawa? Dengan mengetahui Ar unsur. Penyelesaian: Ar Cl = (75% x 35) + (25% x 37) = 35. kita dapat menentukan massa relatif dari senyawa. Kelimpahan isotop boron di alam adalah 19.8% Cu yang memiliki massa 64. Contoh Soal 1.2 tentukan persentase isotop neon yang ringan.928 sma.4 Selesaikan soal-soal berikut! 1.0093 sma.2%) + (64.5 Latihan 1. Tentukan Ar boron b.8%) = 65. 5 5 a. Untuk menghitung Mr.930 x 69. Tentukan massa atom relatif Cl. 2. Di alam terdapat isotop tembaga dengan kelimpahan masing-masing 69.2% Cu yang memiliki massa 62. Di alam terdapat klor dalam dua isotop yaitu 75% klor-35 (35Cl) dengan 25% klor-37 (37Cl).4% 11B dengan 5 5 massa 10 B = 10. Neon di alam terdiri atas dua isotop yaitu 10 Ne dan 22 Ne . perhatikan contoh berikut. Tentukan massa atom relatif dari tembaga! Penyelesaian: ArCu = (62.0129 sma dan 11B = 11.928 x 30.930 sma dan 30. Massa rumus relatif diberi lambang Mr. karena senyawa merupakan gabungan unsur-unsur dengan perbandingan yang tetap.545.Bagaimana cara menentukan massa atom relatif berdasarkan kelimpahan unsur di alam? Perhatikan contoh soal berikut.

CH4 H2SO4 HNO3 f.9 Mr beberapa senyawa Nama Senyawa Garam dapur Rumus NaCl Mr (1 x Ar Na) + (1 x Ar Cl) (1 x 23) + (1 x 35. Gambaran posisi dan susunan partikel penyusun atom dalam suatu atom berkembang dari temuan-temuan yang paling sederhana sampai yang rumit tetapi dapat menggambarkan model atom yang sebenarnya. Perkembangan Teori Atom Atom merupakan partikel terkecil dari suatu unsur.5. d. b. dan neutron.5 Tentukan Mr dari senyawa-senyawa berikut. Perkembangan teori atom dari tahun ke tahun dapat digambarkan dengan model atom seperti pada Gambar 1. c. proton. 18 Kimia Kelas X SMA dan MA .5 (2 x Ar H) + (1 x Ar S) + (4 x ArO) (2 x 1) + (1 x 32) + (4 x 16) = 98 (6 x Ar C) + (12 x Ar H) + (6 x Ar O) (6 x 12) + (12 x 1) + (6 x 16) = 180 Asam sulfat H2SO4 Glukosa C6H12O6 Latihan 1.Rumus air : H2O Molekul H2O terdiri dari 2 atom H dan 1 atom O. Gambaran ini disebut juga teori atom. g. h. Ar H = 1 dan O = 16 Mr H2O = (2 x 1) + (1 x 16) = 18 Mr sangat diperlukan untuk menentukan massa zat-zat yang direaksikan dan hasil-hasil reaksi dalam melakukan reaksi kimia yang akan dipelajari pada bab selanjutnya. Teori atom sudah diungkapkan para ahli mulai dari beberapa abad yang lalu. NaCl CaCO3 CH3COOH Al2(SO4)3 C. Tabel 1.5) = 58. NH3 e. a. Berikut ini diberikan Mr dari beberapa senyawa. Pada setiap partikel atom terdapat partikel penyusun atom yang terdiri dari elektron.

Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 19 . Teori Atom Rutherford Ernest Rutherford tahun 1911 mengungkapkan model inti untuk suatu atom. Pada pembentukan senyawa terjadi ikatan antara penyusun senyawa tersebut. Chemical Connections Gambar 1. tetapi berbeda dengan atom-atom unsur lain. Thomson tahun 1897 memperlihatkan elektron dengan teorinya sebagai berikut. Dalton (1803) – – – – – + – – – – – – + – Model atom modern Model atom Model atom Thomson E.– – – – + – – Model atom J. d. Teori atom Thomson ini dikenal dengan nama teori atom Roti Kismis. Atom merupakan bola yang bermuatan positif. c. Teori atom Rutherford menerangkan sebagai berikut. 3. Teori Atom Thomson Sir J. Atom-atom bergabung dengan perbandingan yang sederhana. e. Rutherford Model atom Rutherford dan Neils Bohr Sumber: Maria James. b. 1. Atom tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil.5 Perkembangan model atom Perkembangan teori atom dapat dijelaskan sebagai berikut. Semua materi mempunyai bagian terkecil yang disebut atom. 2. b. Pada model inti digambarkan atom sebagai ruangan kosong dengan inti yang padat mengandung muatan positif terletak di pusat dan elektron beredar mengelilingi inti. Atom-atom suatu unsur sama dalam segala hal. Teori Atom Dalton John Dalton pada tahun 1808 mengungkapkan sebagai berikut. Jumlah muatan positif sama dengan muatan negatif.J. a. a. pada tempat-tempat tertentu ada elektron yang bermuatan negatif.

Teori atom modern menyatakan sebagai berikut. Model atom Rutherford ada kekurangannya yaitu. Elektron mengelilingi inti atom pada tingkat-tingkat energi tertentu yang disebut kulit elektron. Bohr mengungkapkan sebagai berikut. b. a. Walaupun model atom Bohr menjelaskan bagaimana elektron tidak akan menumbuk inti. Teori Atom Bohr Niels Bohr tahun 1913 bekerja dengan Rutherford memodifikasi model atom dengan menambahkan bahwa elektron mengelilingi inti pada tingkat-tingkat energi yang berbeda. model Bohr tidak berlaku untuk atom berelektron banyak! 5. b. Elektron dapat pindah dari tingkat energi yang satu ke yang lain dengan melepaskan atau menyerap energi. Orbital menggambarkan daerah kebolehjadian ditemukannya elektron.6 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Massa atom terpusat pada inti atom Elektron beredar mengelilingi inti pada orbitnya atau kulitnya. c. 3. Elektron bergerak mengelilingi inti pada orbital. jika elektron-elektron terus mengelilingi inti akhirnya akan kehilangan energi dan kemungkinan dapat menumbuk inti. 4. Latihan 1. Jelaskan teori atom yang diungkapkan oleh Dalton! Jelaskan teori atom Thomson dan Rutherford! Jelaskan kelemahan teori atom Rutherford! Jelaskan teori atom Bohr! 20 Kimia Kelas X SMA dan MA .a. 4. Teori Atom Modern Teori atom modern berdasarkan mekanika quantum (tahun 1927) merupakan kelanjutan hasil kerja Rutherford dan Bohr. Ukuran atom sekitar 10–8 cm dan inti atom 10–13 cm. 2.

Misalnya. Hitung jumlah elektron pada masing-masing kulit elektron untuk atom oksigen.6 Susunan elektron menempati masing kulit berbeda-beda yaitu kulitnya sebagai berikut.6. dan N kulit keempat. Untuk memahami konfigurasi elektron. Bagaimana penyebaran elektron pada masing-masing kulit elektron tersebut? Elektron tersusun pada masing-masing kulit dalam suatu konfigurasi elektron. dan 19K. M kulit ketiga. General Chemistry elektron maksimum pada masingGambar 1. Pada kulit K jumlah maksimum elektron = 2 elektron Pada kulit L jumlah maksimum elektron = 8 elektron Pada kulit M jumlah maksimum elektron = 18 elektron Pada kulit N jumlah maksimum elektron = 32 elektron Jumlah elektron yang dimiliki suatu atom sama dengan nomor atomnya. Struktur Atom Menurut Bohr elektron mengelilingi inti atom pada tingkat-tingkat energi tertentu yang disebut kulit elektron. simaklah uraian berikut ini! 1. perhatikan juga konfigurasi elektronnya. argon. Jumlah kulit elektron suatu atom pada tabel periodik unsur sesuai dengan nomor periode unsur atom tersebut.5. M. Berapa jumlah elektron yang terdapat pada masing-masing kulit? Untuk mempelajari jumlah elektron + pada kulitnya perhatikan Gambar 1. Kulit elektron diberi lambang K. unsur dengan nomor atom 19 memiliki 19 elektron. Konfigurasi Elektron Elektron bergerak mengelilingi inti atom pada masing-masing orbitnya yang dikenal sebagai kulit elektron. Susunan elektron pada masing-masing elektron disebut konfigurasi elektron. dan kalium dengan lambang 8O. Ar. K untuk kulit pertama. lakukan Kegiatan 1. Sesuai dengan posisinya dari inti. Untuk mempelajarinya. L kulit kedua. N. Perhatikan Gambar 1.5 Analisis Data Konfigurasi Elektron Perhatikan gambar berikut.6! K Tentukan jumlah elektron maksiL M mum pada masing-masing kulit! N Berdasarkan gambar tersebut jumlah Sumber: Ebbing. sedangkan jumlah seluruh elektron sama dengan nomor atomnya. KEGIATAN 1.D. 18 Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 21 . L.

8.10.8 O = 2.6 18 Ar = 2. Bagaimana konfigurasi elektron unsur lainnya? Perhatikan konfigurasi elektron beberapa unsur pada Tabel 1.9? Hal ini karena ada aturan yang menyatakan bahwa penyusunan konfigurasi elektron pada kulit terluar maksimal 8 elektron. Pada kulit pertama berisi 2 elektron. kulit kedua 8 elektron.8.6. kulit ketiga 8 elektron. Mengapa konfigurasi atom kalium 2. argon. Argon memiliki 3 kulit elektron. Tabel 1.8.8. bagaimana cara menyusun konfigurasi elektron? Oksigen memiliki 2 kulit elektron. dan kalium? 2.10. Berdasarkan jumlah elektron maksimum pada kulitnya.8.8.8. konfigurasi elektron 20Ca adalah 2.2 bukan 2. Demikian juga pada kalsium.8.1 Pertanyaan: 1. maka oksigen terletak pada periode 2.8. kulit kedua berisi 6 elektron.8. Konfigurasi elektronnya ditulis 2.8 19 K = 2. Pada periode berapa letak oksigen. terletak pada periode 3. Pada kulit pertama berisi 2 elektron.10 Konfigurasi elektron beberapa unsur Lambang Unsur H He Li Be B C N O Nomor Atom 1 2 3 4 5 6 7 8 Konfigurasi Elektron K 1 2 2 2 2 2 2 2 L M N Nama Unsur Hidrogen Helium Litium Berilium Boron Karbon Nitrogen Oksigen 1 2 3 4 5 6 22 Kimia Kelas X SMA dan MA . Konfigurasi elektron oksigen ditulis 2.1 bukan 2.8.

Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 23 .1 IA IA IA IA 1 1 1 1 Sumber: Ebbing.1 2.11.1 2. Elektron pada kulit terluar disebut elektron valensi. Atom Konfigurasi Elektron Golongan Elektron pada Kulit Terluar H Li Na K 1 3 11 19 1 2.11 Konfigurasi elektron unsur golongan 1A Lambang Unsur No.8. General Chemistry 2.8. Unsur-unsur yang memiliki elektron valensi sama.8. Elektron valensi menunjukkan jumlah elektron yang terdapat pada kulit terluar dari suatu atom.Lambang Unsur F Ne Na Mg Al Si P S Cl Ar K Ca Nama Unsur Nomor Atom K 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 Konfigurasi Elektron L 7 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 M N Fluor Neon Natrium Magnesium Aluminium Silikon Fosfor Belerang Klor Argon Kalium Kalsium 1 2 3 4 5 6 7 8 8 8 1 2 Sumber: Ebbing. maka unsur tersebut memiliki sifat kimia yang sama. Persamaan apa yang terdapat pada konfigurasi elektronnya? Tabel 1. General Chemistry Kesamaan pada unsur-unsur golongan 1A yaitu jumlah elektron yang menempati kulit terluarnya. Elektron valensi ini merupakan elektron yang terlibat pada pembentukan ikatan bila unsur-unsur bersenyawa (valen = ikatan). Elektron Valensi Perhatikan konfigurasi elektron unsur-unsur golongan 1A pada Tabel 1. pada tabel periodik unsur terdapat pada golongan yang sama.

Contoh Soal Tentukan konfigurasi elektron-elektron valensi. jika diketahui nomor atomnya. 15P.Berdasarkan ini kita dapat menentukan unsur yang mempunyai sifat sama. 9F. nomor golongan menunjukkan elektron valensi. Bagaimana konfigurasi elektron ion positif dan negatif? Untuk memahaminya. Perhatikan contoh soal berikut.7 Elektron Valensi 3 5 7 2 5 7 Golongan 3A 5A 7A 2A 5A 7A B N F Mg P Cl 12 15 17 Sumber: Ebbing.5 2. 17Cl. Nomor periode menunjukkan jumlah kulit elektron. 24 Kimia Kelas X SMA dan MA . Akibat pelepasan atau penerimaan elektron. dan golongan dari unsur-unsur: 5B.8. N. Untuk mencapai kestabilannya atom-atom ada yang melepaskan elektronnya. Elektron bermuatan negatif.8. unsur yang sifatnya sama yaitu N dengan P serta F dengan Cl. ion dapat berupa ion positif dan ion negatif. sedangkan proton bermuatan positif sehingga atom tidak bermuatan atau netral. 12Mg. General Chemistry Unsur mempunyai sifat sama jika elektron valensinya sama. Apakah ion itu? Pada atom.8. Dilihat dari tabel di atas.7 2. perhatikan Tabel 1.2 2. Konfigurasi Elektron Ion Mengapa larutan garam dapur.3 2. Unsur mana yang mempunyai sifat sama? 7 Penyelesaian: Unsur 5 7 9 Konfigurasi Elektron 2. 3. ada juga yang menerima elektron sehingga terbentuk partikel bermuatan yang disebut ion.5 2. jumlah elektron sama dengan jumlah proton. Berdasarkan hal di atas maka dapat disimpulkan: Pada tabel periodik.13. NaCl dalam air dapat menghantarkan arus listrik? Pada pelarutan NaCl dihasilkan ion Na+ dan ion Cl–.12 dan 1.

3. Konfigurasi elektron ionnya ditulis dengan menambah elektron yang diterimanya. S2–. periode yang sama. N3– E. Tabel 1. dan nonlogam pada tabel periodik unsur berikut.2 1 2 +1 +2 Na+ Ca 2+ 2. a. Latihan 1.8 35. 12Mg.8 2.1 2.8.13 Konfigurasi elektron ion negatif Lambang Konfigurasi Jumlah Atom Elektron Elektron Diterima 16 8 Setelah Menerima Elektron Jumlah Jumlah Proton (+) Elektron (–) 8 17 10 18 Jumlah Lambang Konfigurasi Muatan Ion Elektron Ion O Cl 2. Al3+ b. semi logam. Cl–. Di mana letak unsur-unsur tersebut pada tabel periodik unsur? Perhatikan penempatan logam. Tuliskan dari unsur-unsur no. jumlah elektron akan lebih banyak daripada proton maka muatan O dan Cl jadi negatif. 18Ar 19K. K+. Tuliskan konfigurasi elektron dari unsur-unsur berikut: B. 1 yang mempunyai a. Mg2+.5 17 O dan Cl menerima elektron.8.8.Tabel 1. 10Ne.8. Li+.7 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Sifat Unsur Unsur-unsur yang ditemukan di alam ada yang bersifat logam. 20Ca 5 2. dan nonlogam.8 Na dan Ca melepaskan elektron. elektron valensi sama.6 2. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 25 . 16S. Tuliskan konfigurasi elektron ion-ion berikut.8. Konfigurasi elektron ionnya ditulis dengan mengurangi elektron yang dilepaskannya. Na+. jumlah protonnya akan lebih banyak daripada elektron maka muatan Na dan Ca jadi positif. 14Si.8 2.8. b. 9F. semi logam.7 2 1 –2 –1 O2– Cl– 2. F–.12 Konfigurasi elektron ion positif Lambang Konfigurasi Jumlah Atom Elektron Elektron Lepas 23 11Ne 40 20 Ca Setelah Melepaskan Elektron Jumlah Jumlah Proton (+) Elektron (–) 11 20 10 18 Jumlah Lambang Konfigurasi Muatan Ion Elektron Ion 2.

3.3.35 63 151.3. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 1.3 IIB 2.948 74 183. Pada tabel periodik unsur.4.34 Zirkon Niobium Molibdenum Teknesium Rutenium Rodium Paladium Perak Indium Timah Kadmium 72 178.6.956 22 2 3 VB 2.847 27 58.2 Mn 7 Fe 2.3 Pt Ds Hg Uub TI Uut Pb Bi Sesium Barium 87 223 88 226 Tantalum Wolfram Osmium Iridium Platina Emas Air Raksa Talium Timbal Bismut Renium 265 109 265 110 272 112 277 113 284 114 285 115 104 261.114 107 262.6 Pd 2.3 3 138.08 21 44.4.9815 Na 1 Mg Ca 2 Natrium Magnesium 19 39.5.3.6 VIIB 2.91 58 140.906 42 95.04 71 174.11 105 262.49 73 180.3 IB 58. sampai perbatasan unsur semi logam. semi logam.4 IVA Rb 1 Sr 2 Y Itrium Zr 4 Nb 5 Mo 2.905 40 91.Tembaga Kadmium Timbal Kromium Bismut Logam Silikon Arsen Boron Telurium Antimon Belerang Klor Karbon Iod Brom Semi logam (Metaloid) Nonlogam Sumber: Silberberg.038 91 231 92 238.09 79 196.50 67 164.3 VIII B 2.6 Pm 3.930 68 167.37 82 207.2 76 190.1 Al 2 3 47.3.3.4.907 60 144.4 Dy 3 Ho Es Er Fm Tm Md Yb No Lu Lr Lantanum Serium Praseodimium Neodimium Prometium Samarium Europium Gadolinium Terbium Disprosium Holmium Erbium Iterbium Lutesium Tulium 89 227 90 232.4 Re Bh Bohrium 3 Os Hs Hassium 3 Ir Mt 2.26 69 168.3 1.59 81 204.07 45 102.5 VIB 2.0122 2 Li 1 Be GOLONGAN IIIB IVB 3.924 66 162.3 Sn 2.6 Gd 3 Tb 3.8 Co 2.4.6. 1.8.97 2.4.996 25 54.4. dan nonlogam? Perhatikan pembahasan berikut ini.4 47 107.114 106 263.4 Cu Ag Au Rg 1 Zn 2 Ga 3 Kobal Tembaga Kalium Kalsium Skandium Titanium Vanadium Krom Mangan Besi Nikel Seng Galium 37 85.3.03 93 237 94 242 95 243 96 247 97 247 98 249 99 254 100 253 101 256 102 254 103 257 Ac Aktinium Th Torium Pa Protaktinium U Uranium Np Pu Am Cm Kurium Bk Cf Neptunium Plutonium Amerisium Berkelium Kalifornium Einsteinium Fermium Mendelevium Nobelium Lawrensium Gambar 1.4 Rubidium Stronsium 55 132.25 65 158.6 Sm 3.5.934 70 173. Perhatikan Gambar 1.3 Cr 6. golongan transisi.2 78 195. 26 Kimia Kelas X SMA dan MA .7 Logam.96 64 157.47 38 87.98 3.4.5.938 26 55.939 4 1 IIA 9.3 3 3.4.6. semi logam.3.942 24 51.5.5.4.82 50 118.7 Ru 2.69 2.72 3 K 1 Sc 2 3 Ti 4 V 5.2 ln 1.6 Tc -1. Logam mempunyai beberapa sifat yaitu sebagai berikut.5.24 61 147 62 150.94 43 98 44 101.4 W Sg Seaborgium 3.312 IIIA 13 26.870 48 112.9898 12 24.4 Litium Berilium 11 22.5 VA Cs 1 Ba 2 57-71 89-103 57 Hf Hafnium Ta Db Dubnium 3 3.6 Eu 3.847 28 63.40 49 114.4.12 59 140.4.7 2.2 77 192.6.905 46 106.4 Ni 2. unsur logam terletak di bagian kiri mulai dari golongan IA.5 Nd 3.3.967 80 200.8 Rh 2.85 75 186.12 108 271 111 288 116 VIA 292 Fr Fransium Ra Radium Rf Rutherfordium Meitnerium Darmstadium Roentgenium Ununbium Ununtrium Uuq Uup Uuh Ununquadium Ununpentium Ununhexium 3 3 2.8 Unsur logam dalam tabel periodik Lebih dari tiga perempat jumlah unsur adalah unsur logam. dan nonlogam dalam tabel periodik Bagaimana sifat unsur logam.54 30 Aluminium 65. Logam IA 3 6.4.2.4 3 La 3 Ce 4 Pr 4.22 41 92.62 39 88.37 31 69.905 56 137.19 83 208.102 20 40.71 29 2.90 23 50.4 Cd 1.3 2.

General secara cepat. Chemistry panas Gambar 1. ada logam cair seperti raksa yang sering digunakan dalam termometer. General Chemistry Gambar 1. satu bagian logam akan positif dan bagian lain menjadi negatif. Hal ini mengakibatkan logam dapat menghantarkan panas Sumber: Ebbing. Titik leleh beberapa logam dapat dilihat pada Tabel 1.14. Ada beberapa logam yang mempunyai titik leleh rendah dan disebut logam lunak seperti litium.9.14 Titik leleh beberapa logam Logam Besi Perak Emas Titik Leleh ( C) 1535 961 1059 Logam Natrium Raksa Cesium Titik Leleh ( C) 97. Menghantarkan Panas Benda apa saja di rumahmu yang digunakan untuk menghantarkan panas? Terbuat dari apa benda tersebut? Bagaimana logam dapat menghantarkan panas? Pada logam – – – – – + – +– +–+ –+– elektron-elektron bebas bergerak – + – + –+– +–+ dengan cepat.45 Sumber: Book of Data Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 27 . b.84 28. – – – – – + – + – + – + – + – – + – + – + – + – + Sumber: Ebbing. Tabel 1.80 –38. natrium.9 Perpindahan elektron pada logam Jika arus listrik diberikan pada logam. Perpindahan elektron-elektron ini menyebabkan logam dapat menghantarkan listrik. Selain itu. Semua elektron bergerak menuju bagian positif. Logam apa yang terdapat di dalam kabel? Kalau kamu membuka kabel atau kawat listrik akan terlihat logam berwarna coklat yaitu tembaga.a. dan kalium (unsur golongan IA).10 Logam menghantarkan panas c. Dengan struktur ini maka umumnya titik leleh logam sangat tinggi. Menghantarkan Listrik e e Bagaimana logam dapat menghantarkan listrik? Perhatikan Gambar 1. Logam Mempunyai Titik Leleh Tinggi Umumnya logam berwujud padat dengan atom-atom yang tersusun rapat membentuk struktur besar yang disebut struktur raksasa.

5 0 Selenium Brom Kripton 53 126. dan VIA hanya sebagian P S Cl Ar unsur nonlogam.5 Arsen 51 121. unsur-unsur nonlogam terletak di bagian kanan mulai golongan IVA sampai golongan VIIIA.4.60 -2.11 Permukaan perhiasan perak terlihat mengkilat 2. dan bermacam-macam At Rn wujud. C N O F Ne Pada golongan IVA.4 Po Polonium Gambar 1. cair.3. Unsur nonlogam ada yang reaktif seperti golongan VIIA (golongan halogen) dan yang tidak reaktif seperti golongan VIIIA (gas mulia). Sb. Sifat-sifat unsur metaloid ada yang masuk ke sifat unsur logam dan yang masuk ke sifat unsur nonogam. Titik didih dan titik leleh unsur nonlogam umumnya sangat rendah kecuali karbon.12 Unsur nonlogam dari unsur berwujud gas saja. Ge.4.9994 9 18. Te. Metaloid (Semi Logam) IIIA 5 10. Unsur yang banyak digunakan adalah silikon yaitu dalam industri elektronik sebagai chip dalam alat elektronik.064 17 35.57 0 85 Iodium Xenon 210 86 222 1. Pada golongan VIIA dan VIIIA semua unsur nonlogam.59 33 74. Unsur-unsur metaloid.2 -2 -1 0 IVA VA VIA VIIA He Karbon Oksigen Nitrogen Fluor Neon 15 30. VA.948 3. Unsur nonlogam ada yang bersifat penghantar listrik yang baik contohnya karbon.6 1.5. 28 Kimia Kelas X SMA dan MA .0067 8 15.453 18 39.01115 7 14. Perhatikan Gambar 1.9738 16 32.4.086 4 Si 32 4 Silikon 72.5 VA Ge Germanium As 3.5.2 3.30 1. sehingga permukaannya kusam. Sumber: New Stage Chemistry Gambar 1. As.904 54 131.9984 10 20. seperti golongan VIIA terdiri dari unsur berwujud padat.7 0 Fosfor Argon Belerang Klor 34 78. Nonlogam VIIIA Pada tabel periodik unsur.80 -2.75 52 127.909 36 83. biasa digunakan dalam batu baterai.922 3. Contohnya permukaannya mengkilat.0026 Helium 6 12. Ada yang mengandung unsur berwujud padat saja.4. gas saja.96 35 79.3.4 2. 0 2 4. dan To. Kalau kita gosok akan kelihatan mengkilat lagi. yaitu B. Permukaannya Mengkilat Emas dan perak mempunyai permukaan mengkilat sehingga banyak digunakan untuk perhiasan.811 3 B Boron IVA 14 28. titik didih tinggi seperti logam tetapi ada yang massa jenis dan kerapuhannya seperti nonlogam. dan gas. Golongan VIIIA terdiri Gambar 1.7 0 Astatin Radon 3.6 1.183 4.5. Logamlogam lain sering tertutup lapisan oksida akibat reaksinya dengan oksigen.12. Se Br Kr Sifat unsur nonlogam dalam satu golongan l Xe sangat bervariasi.5. Si.6 VIA Sb Antimon Te Telurium 210 84 2.d.13 Unsur semilogam Unsur-unsur yang berada pada perbatasan unsur logam dan nonlogam bersifat semi logam atau metaloid.

Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 29 . Bahan utamanya tembaga yang dicampur dengan logam lain.8 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Perhatikan Gambar 1. 286 pm 199 pm 143 pm 100 pm jari-jari logam Al jari-jari Cl Ikatan logam Al Gambar 1. Berikan contoh logam yang titik lelehnya tinggi dari logam yang cair! 3. dan Ni. jari-jari didefinisikan sebagai setengah jarak terpendek antara dua inti dalam bentuk padat. Zn. Latihan 1. cair. Hal ini disebabkan unsur itu belum stabil sehingga mudah bereaksi dengan unsur lainnya. Zn. Ni atau campuran Cu. energi ionisasi. Misalnya campuran Cu. dan Sn.14. 1. afinitas elektronnya. Jelaskan bagaimana logam dapat menghantarkan listrik! 2. Berikan contoh unsur nonlogam yang berwujud padat. berikan contohnya! F. Apa yang dimaksud dengan unsur metoloid. Keteraturan harga-harga tersebut dalam tabel periodik merupakan keperiodikan sifat unsur. dan gas! 4.INFO KIMIA Uang logam merupakan campuran logam yang disebut alloy. Campuran ini mudah ditempa sehingga dapat dicetak dengan gambar yang kompleks. Kereaktifan suatu unsur bergantung pada harga jari-jari atom. dan keelektronegatifan. Keperiodikan Sifat Unsur Hampir semua unsur di alam ditemukan dalam bentuk senyawanya. dengan mengukur jarak inti atom terhadap pasangan elektron bersama dalam ikatannya. Untuk unsur logam.14 Penentuan jari-jari atom logam dan nonlogam Ikatan Cl–Cl Sumber: Silberberg. campuran Cu. sedangkan untuk unsur nonlogam didefinisikan sebagai setengah panjang ikatan kovalen tunggal antara dua inti atom yang sejenis. Jari-Jari Atom Ukuran jari-jari atom dari suatu unsur ditentukan dengan sinar X.

jari-jari makin kecil. b. Bagaimana keperiodikan jari-jari atom unsur dalam satu golongan? 2. Dalam satu golongan unsur periode ke-1 mempunyai jari-jari paling kecil dan ukuran jari-jari naik sampai unsur periode ke-7. Bagaimana keperiodikan jari-jari atom unsur dalam satu periode? Dari grafik pada kegiatan tersebut dapat diperoleh gambaran sebagai berikut. Bandingkan jari-jari atom unsur golongan IA dan VIIA! 2.6 Interpretasi Data Jari-Jari Atom Perhatikan jari-jari atom unsur-unsur pada grafik berikut! Periode 2 Periode 1 Periode 4 Periode 5 Periode 6 250 Rb K 200 Jari-jari atom (Pm) Ca Na 150 Li Xe 100 Ar Ne Kr Rn 50 H He 10 15 36 Nomor atom 54 86 Sumber: Hiskia.Bagaimana keperiodikan jari-jari atom dan hubungannya dengan nomor atom? Lakukan Kegiatan 1. Dalam satu golongan dengan bertambahnya nomor atom. Bandingkan jari-jari atom unsur periode 2 dan 3! Pertanyaan: 1. Kimia Dasar ITB 1. a. jari-jari makin besar. Dengan demikian dapat disimpulkan: makin kecil makin besar JARI-JARI ATOM Dalam satu periode dengan bertambahnya nomor atom. Dalam tiap-tiap periode unsur golongan 1A mempunyai jari-jari paling besar dan ukuran jari-jari menurun sampai unsur golongan VIIIA. KEGIATAN 1.6. 30 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Jika energi ionisasi kecil maka atom mudah melepaskan elektron. Sebaliknya jika energi ionisasi besar maka atom sukar melepaskan elektron. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 0 31 . Energi ionisasi adalah energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron terluar suatu atom dalam keadaan gas. Li(g) + energi ionisasi Li+(g) + e– Energi ionisasi dinyatakan dalam kJ mol–1. Energi Ionisasi Untuk mengetahui sukar mudahnya suatu atom melepaskan elektron dapat ditentukan dari harga energi ionisasinya.7 Interpretasi Data Keperiodikan Energi Ionisasi Perhatikan grafik energi ionisasi berikut.2. Energi ionisasi (kJ mol–1) 2500 2000 1500 1000 500 25 20 15 1 2 P e r i o d e 00 00 00 10 50 4 5 6 00 3 0 IIA IA VA IVA IIA I gan lon Go IIIA IIA V A V VI Sumber: Silberberg. Bagaimana keperiodikan energi ionisasi unsur-unsur dalam satu periode dan satu golongan pada tabel periodik unsur ? Lakukan kegiatan berikut! KEGIATAN 1.

atom dapat juga menerima elektron. 3. pada saat atom menerima elektron. Apa sebabnya? Dalam satu periode. Dalam satu golongan. Untuk melepaskan elektron dalam atomnya dibutuhkan energi yang kecil. Afinitas Elektron Selain melepaskan elektron. Dengan menerima elektron atom menjadi bermuatan negatif. dengan bertambahnya nomor atom harga energi ionisasi cenderung makin besar. jari-jari atom makin kecil sehingga gaya tarik inti terhadap elektron terluar semakin kuat. jari-jari atom makin besar sehingga gaya tarik inti terhadap elektron terluar semakin lemah. Energi yang dilepaskan pada saat suatu atom dalam keadaan gas menerima elektron disebut afinitas elektron. makin besar makin kecil ENERGI IONISASI Dalam satu periode. Dalam satu golongan dengan bertambahnya nomor atom harga energi ionisasi cenderung makin kecil. Jelaskan keperiodikan energi ionisasi unsur-unsur dalam satu golongan! Pada kegiatan tersebut dapat diperoleh gambaran sebagai berikut. Dengan demikian dapat disimpulkan sebagai berikut. sejumlah energi akan dilepaskan. Dalam satu periode unsur golongan VIIIA mempunyai energi ionisasi paling besar. sehingga untuk melepaskan elektron dalam atomnya dibutuhkan energi yang cukup besar. Jelaskan keperiodikan energi ionisasi unsur-unsur dalam satu periode! 2. dengan naiknya nomor atom. dengan bertambahnya nomor atom. F(g) + e– F–(g) + energi Cl(g) + e– Cl–(g) + energi 32 Kimia Kelas X SMA dan MA . unsur golongan IA paling kecil.Salin tabel data berikut dan lengkapilah! Energi Ionisasi Periode 2 Periode 3 Golongan IA Golongan IIA Tertinggi _________________ _________________ _________________ _________________ Terendah __________ __________ __________ __________ Pertanyaan: 1.

9 Sn –107 Sb –103 Te –190 I –295 Cs –45.14 Afinitas elektron beberapa unsur IA 1 2 Golongan IIIA IVA VA VIA VIIA H –72. Dalam satu periode dengan bertambahnya nomor atom. Bagaimana keelektronegatifan unsur-unsur dalam tabel periodik? Dari seluruh unsur dalam tabel periodik unsur. harga afinitas elektron cenderung bertambah besar. berarti afinitas elektron semakin besar.2 Se –195 Br –325 Rb –46. Br. Perhatikan tabel afinitas elektron berikut ini. Pada Tabel 1. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Dari Tabel 1.3 Pb –35. unsur apa yang memiliki harga keelektronegatifan tertinggi dan yang terendah? Perhatikan Gambar 1. makin besar makin kecil AFINITAS ELEKTRON 4.0 S –200 Cl –349 K –48. Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 33 . Dalam satu golongan dengan bertambah nya nomor atom. harga afinitas elektron atom cenderung semakin kecil.9 In –28. Tabel 1.7 C –122 N +7 O –141 F –328 P E 3 R I 4 O D E 5 6 Na –52.9 Al –42.3 Po –183 At –270 Sumber: Silberberg.9 Ge –119 Ga –78. sebab dibandingkan dengan unsur seperiodenya unsur F.14 tidak terdapat harga afinitas elektron untuk golongan IIA dan VIIIA. sedangkan golongan VIIIA kulit terluarnya sudah penuh sehingga tidak dapat lagi menerima elektron. Hal ini disebabkan unsur golongan IIA subkulit terluarnya telah penuh terisi elektron. Cl.1 Bi –91.4 Ga –28.15. Keelektronegatifan adalah kemampuan atau kecenderungan suatu atom untuk menangkap elektron dari atom lain dalam senyawanya. Keelektronegatifan Pada tahun 1932.6 B –26. karena jari-jarinya paling kecil.Harga afinitas elektron biasanya dinyatakan dengan tanda negatif karena pada proses tersebut dilepaskan energi.8 Li –59. dan I paling mudah menangkap elektron.5 Si –134 P –72.14 dapat diperoleh gambaran bahwa unsur-unsur yang terdapat pada golongan VIIA mempunyai afinitas elektron yang paling besar. Linus Pauling ahli kimia dari Amerika membuat besaran lain yang dikenal dengan skala keelektronegatifan.5 Ti –19. Dengan demikian dapat disimpulkan sebagai berikut. Jika harga afinitas elektron makin negatif.

Jelaskan keperiodikan energi ionisasi. Latihan 1. Dari Gambar 1. keelektronegatifan cenderung makin kecil. artinya fluor paling mudah menarik elektron dari atom lain.15 Keelektronegatifan unsur-unsur dalam tabel periodik unsur Dari Gambar 1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan energi ionisasi. Dalam satu periode dengan bertambahnya nomor atom. dan keelektronegatifan unsur dalam satu golongan dan satu periode! 34 Kimia Kelas X SMA dan MA . afinitas elektron. keelektronegatifan cenderung makin besar.15 dapat dilihat fluor memiliki harga keelektronegatifan terbesar yaitu 4.15 dapat disimpulkan sebagai berikut. Jelaskan jari-jari atom unsur dalam satu golongan dan satu periode! 2. 1. dan keelektronegatifan! 3. Fransium dengan harga keelektronegatifan paling rendah yaitu 0.9 Selesaikan soal-soal berikut. Dalam satu golongan dengan bertambahnya nomor atom.7 merupakan unsur yang sangat sukar menarik elektron atau lebih mudah melepaskan elektronnya. afinitas elektron.Golongan Keelektronegatifan IA VB VIB VIIB IIA IIIB IVB VIIIB IVA VA VIA VIIA IB IIB IIIA P e r i o d e Harga keelektronegatifan: Sumber: Silberberg. Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 1.

unsur-unsur dikelompokkan berdasarkan sifat logam. Pada tabel periodik unsur. unsur-unsur dikelompokkan dalam periode dan golongan. L. Berdasarkan teori atom Bohr elektron bergerak mengelilingi atom pada tingkat energi tertentu atau kulit elektron yaitu kulit K. 8. Periode menggambarkan jumlah kulit elektron. Partikel dasar atom adalah proton. neutron. Mendeleev. Rutherford. sedangkan golongan menggambarkan jumlah elektron terluar. Thomson. dan keelektronegatifan. dan Tabel Periodik Unsur Modern. 4. Elektron pada kulit terluar disebut elektron valensi. 5. dan teori atom mekanika kuantum. Nomor atom menunjukkan jumlah proton atau jumlah elektron sedangkan nomor massa menunjukkan jumlah proton dan neutron. afinitas elektron. nonlogam. Bohr. Pengelompokan unsur telah dilakukan oleh Antoine Lavoisier setelah itu pengelompokan berkembang lagi dan dikenal Triade Dobereiner. dan semi logam atau metaloid. 2.Rangkuman 1. Susunan elektron pada kulit-kulit elektron disebut konfigurasi elektron. Oktaf Newlands. 6. dan elektron. Kata Kunci • Tabel periodik unsur • Triade Dobereiner • Oktaf Newlands • Tabel Periodik Unsur L. energi ionisasi. 7. yang dikenal sebagai keperiodikan sifat unsur yang terdiri dari jari-jari atom. M. yaitu teori atom Dalton. dan N. 3. dan elektron telah diteliti oleh para ahli dikenal sebagai teori atom. Sifat-sifat unsur dalam satu golongan atau periode berubah secara teratur. Setiap lambang unsur pada tabel periodik unsur dilengkapi nomor atom dan nomor massa yang menunjukkan jumlah partikel dasar pada atom. Mendeleev • Struktur atom • Golongan • Periode • Lantanida • Aktinida • Proton • Logam • Neutron • Metaloid Elektron • • Nonlogam Nomor atom • • Logam transisi Nomor massa isotop • Teori atom • • Isobar • Keperiodikan Isoton sifat unsur • Massa atom relatif • Jari-jari atom • • Konfigurasi elektron • Energi ionisasi • Ion positif • Afinitas elektron Ion negatif • • Keelektronegatifan Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 35 . Pada tabel periodik unsur. Tabel Periodik Unsur Lothar Meyer. Meyer • Tabel Periodik L. neutron. Struktur atom yang menggambarkan keberadaan proton.

. halogen. L. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. unsur kedelapan mempunyai kemiripan sifat dengan unsur kesatu. Dobereiner D. Mendeleev C.. alkali tanah. jumlah elektronnya Di antara nama golongan dan nomor golongan berikut ini yang sesuai adalah . Oktaf Newlands. Oktaf Newlands. Lavoisier. golongan VIIA B. . L. golongan VIIIA D. golongan VIIA 2. L. Lothar Meyer C. . A.. Lavoisier. L. A. . Lavoisier. Newlands E. Mendeleev D. Triade Dobereiner. massa atomnya E. nomor kulitnya B. transisi. Mendeleev. Moseley B. A. 36 Kimia Kelas X SMA dan MA . . A. Newlands E. Mendeleev E. Lavoisier. Oktaf Newlands. dan Cl pada tabel periodik unsur mempunyai kesamaan . 5. L.. Pengelompokkan unsur ini dikemukakan oleh . Triade Dobereiner. Pernyataan ini dikemukakan oleh . Oktaf Newlands. elektron valensinya C.. golongan IIA C. Lothar Meyer C. golongan IA E. 3. Mendeleev Apabila unsur-unsur dikelompokkan berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya. Meyer. Triade Dobereiner. nomor atom D. . Meyer. ternyata massa atom unsur kedua adalah rata-rata massa atom unsur pertama dan ketiga. alkali. Triade Dobereiner. Meyer. gas mulia. Oktaf Newlands. 1. Dobereiner D. . . . jumlah elektron E. Moseley Unsur-unsur yang terletak dalam satu golongan mempunyai kesamaan pada . Mendeleev B. A. Meyer. nomor atomnya D. Mendeleev B. 6.. . Perkembangan tabel periodik unsur secara berurutan adalah . P. . Lavoisier. Triade Dobereiner Jika unsur-unsur diurutkan berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya. elektron valensi B. massa atom Unsur Na. Meyer. A. nomor kulit C.Evaluasi Akhir Bab A. . . Sejak dulu ahli kimia dan fisika telah mencoba mengelompokkan unsur-unsur menjadi tabel periodik unsur. 4.

golongan IVB.. elektron. S dan T Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 37 .. A. neutron tetapi berbeda jumlah protonnya D. 16S dan 14Si B. . . 9. 8O Pasangan unsur-unsur di bawah ini yang mempunyai kemiripan sifat adalah . P dan Q D. 10Ne B. golongan IA. periode 3 C. . periode 2 B. . 12Mg dan 25Mn C. .7. . 18Ar C. Q dan R E. periode 7 Unsur di bawah ini dalam tabel periodik unsur yang terdapat pada periode ke-3 yaitu . . 3Li D. . proton dan neutron tetapi berbeda jumlah elektronnya 12. periode 4 D. A. A. proton. 3Li dan 13Al 8. . Suatu unsur mempunyai proton 20 dan neutron 20. A. periode 6 D. periode 6 C. golongan IA. . golongan IIB. . golongan IB. golongan IVB. golongan IA. periode 4 11. dan neutron B. R dan S B. periode 7 B. periode 7 E. . proton tetapi berbeda jumlah neutronnya E. 10. Unsur-unsur aktinida sebetulnya dalam tabel periodik unsur terdapat pada . . A. dalam tabel periodik unsur terletak pada . Isotop dari suatu unsur memiliki kesamaan pada jumlah . 7N E.. golongan IIA. . golongan IIIB. periode 2 E. A. elektron tetapi berbeda jumlah protonnya C. 8O dan 6C D. Q dan T C. . Perhatikan data jumlah partikel pada unsur-unsur berikut! Unsur P Q R S T Proton 8 10 10 11 11 Neutron 8 8 10 12 13 Elektron 8 10 10 11 11 Unsur-unsur yang merupakan isotop adalah . golongan IIA. 11Na dan 19K E.

37 C. Atom merupakan bola yang bermuatan positif. . II E.6 C. Thomson B. L.6. .6. 50 C. 36. – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – + – – – – + – – – – – I II III IV Gambar yang menyatakan model atom Bohr adalah .8 E. 35. Meyer C. 34 E. atom merupakan bola yang bermuatan positif dan terdapat elektron pada tempat-tempat tertentu E.6. . A. A. pada tempat-tempat tertentu ada elektron yang bermuatan positif. Ar dari Cl adalah . A. .5 E. A.8. I D. . 2.10.5 B. . Dalton E.2 B. IV B. . A. elektron mengelilingi inti yang bermuatan negatif C. . A. 2. 46 B. 2. III V 17. . V C. . . . atom tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang terkecil 18. Ungkapan teori atom Bohr yang benar adalah . Jika diketahui: Ar: H = 1 C = 12 O = 16 Maka Mr alkohol dengan rumus C2H5OH adalah . Bohr 16. Gambar berikut ini menunjukkan perkembangan model atom.8. 45 15. Rutherford D. 35 D. . 2. elektron dapat pindah dari tingkat energi satu ke tingkat energi lain D.4 38 Kimia Kelas X SMA dan MA . 36 14. . Konfigurasi elektron dari atom Ca dengan nomor atom 20 adalah . 33 D.8. . . Di alam terdapat isotop 35Cl dan 37Cl dengan kelimpahan 35Cl = 75% sisanya 37 Cl. . Pendapat ini dikemukakan oleh .13.10 D.8. . 2. elektron mengelilingi inti pada daerah kebolehjadian adanya elektron B.

3 E. . Ion Proton A.. sulfur. argon D. karbon. R = 17. . . Jumlah No. . . neon E. fosfor. silikon. A. Unsur-unsur logam umumnya mempunyai sifat berikut ini kecuali . C. Pada tabel tertera jumlah proton. dapat ditempa B. P dan S E. . R dan S C.19.14 B. B. Tentukan data yang benar. 6 B. metaloid.8. Elektron valensi unsur tersebut adalah . E. Urutan unsur-unsur yang bersifat logam. 12Mg dengan 10Ne C. R dan T 24. sulfur. 11Na+ dengan 17Cl– 2+ B. dan T = 20. 12Mg2+ dengan 10Ne A.8. S = 19.14. 3 23. 40 2 20 Ca 19 – 9F 18 2 – 8O 23 11Na 24 2 12 Mg Neutron 20 10 8 12 11 Elektron 20 8 12 10 12 20 9 10 11 12 22. helium C. . . . 2. 2. neutron. Q = 16. 11Na dengan 12Mg E. maka kelompok unsur yang bersifat logam adalah . permukaan mengkilat Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 39 . 7 C. A. 2 E. A. silikon. D. . Susunan elektron dari ion Al3+ adalah .8.8 D.. . dan elektron beberapa ion. titik leleh rendah C. P dan Q D. D. 2. 17Cl dengan 19K 21.. oksigen B. . Pasangan berikut yang mempunyai susunan elektron terluar sama adalah . dan nonlogam adalah . Suatu unsur mempunyai nomor massa 39 dan jumlah neutronnya 20. A. silikon. menghantarkan panas D. 1 D. . berilium.8. Q dan R B. . boron. fluor 25. menghantarkan listrik E. 2.3 C.6 20. . karbon. Diketahui nomor atom unsur-unsur bukan sebenarnya yaitu P = 11. A. 2.

makin kecil JARI-JARI makin kecil ENERGI IONISASI makin besar ENERGI IONISASI makin besar B. ii dan iv B. . Unsur yang mempunyai keelektronegatifan tinggi ialah . nonlogam iii. . 40 Kimia Kelas X SMA dan MA . . i dan ii D. keelektronegatifan tinggi iv. A. F 28. O E. .26. Di antara sifat-sifat berikut i. i dan iii E. Na D. makin besar KEELEKTRONEGATIFAN makin besar C. D. . Cl B. N C. D. . B. . . . . . C. A. . Grafik di bawah ini yang menunjukkan energi ionisasi pertama dari unsurunsur periode ke-3 ialah . A. iii dan iv C. makin besar makin kecil A. makin kecil JARI-JARI 29. makin kecil E. E. ii dan iii 27. afinitas elektron rendah yang merupakan sifat dari unsur-unsur alkali adalah . energi ionisasi rendah ii. Diagram yang sesuai dengan keperiodikan sifat unsur dalam tabel periodik unsur adalah .

apa yang dimaksud dengan nomor atom.. merupakan unsur nonlogam B.. Mg2+. Atom K 3 . b.10%30Si. Pernyataan berikut merupakan sifat dari unsur-unsur golongan VIIA dalam tabel periodik unsur kecuali .. dan elektron di dalam struktur atom dan tulis masing-masing lambangnya. Apa kegunaan unsur tersebut atau senyawanya dalam kehidupan seharihari? Jelaskan di mana letak partikel proton. mempunyai afinitas elektron yang tinggi D. Na+. 15P. 6.... 2 Elekron Valensi 2. Pada perkembangan tabel periodik unsur... dan metaloid. .. bukan merupakan konduktor listrik yang baik C. 7 .. 1. dikenal beberapa pengelompokan unsur... a... O2–... – – 2 .. nonlogam.. 5..... No. Tuliskan unsur-unsur logam.. L . 7N... . Jelaskan pengelompokkan menurut hukum Triade Dobereiner dan hukum Oktaf Newlands. nomor massa.. 20Ca b. 7. 11 . Tuliskan konfigurasi dari unsur dan ion-ion berikut: a.. Pada tabel periodik unsur terdapat unsur logam. M . 2 . . Selesaikan soal-soal berikut dengan benar dan singkat.. 4. dan 3. Berdasarkan hubungannya dengan partikel dasar atom.... 13Al...23% 28Si. neutron. Tentukan massa atom relatif dari Si! Jelaskan model atom menurut Rutherford dan apa kelemahan-kelamahan model atom tersebut! Salin tabel berikut dan lengkapilah. Susunan Elektron Unsur A B C D 8. dan isotop? Di alam silikon ditemukan dalam tiga isotop dengan kelimpahan masingmasing 92.. . Cl– Tabel Periodik Unsur dan Struktur Atom 41 . .. kurang satu elektron untuk menyerupai gas mulia E. – 1 8 N .67%29Si. 3.. nonlogam. ... A. .30.. dan metaloid periode ke-3. 4. berwujud gas pada suhu kamar B. . Terletak pada golongan berapa masing-masing unsur tersebut? c.

dapat membentuk ion negatif. INFO KIMIA Isotop yang bersifat radioaktif atau tidak stabil seperti kobal digunakan untuk pengobatan penyakit kanker. b. 42 Kimia Kelas X SMA dan MA . bersifat logam. dan metaloid. e. beri nomor atom dan nomor massanya. Tuliskan dalam tabel. kulit terluarnya berisi penuh dengan elektron. letakkan unsur-unsur tersebut pada bagan. afinitas elektron. energi ionisasi. nonlogam. Jelaskan bagaimana keperiodikan sifat unsur masing-masing! 10. dan keelektronegatifan. f. V Q P Y T Z X W S U R Di antara unsur-unsur yang tertera pada tabel periodik unsur di atas. Pada golongan dan periode berapa unsur-unsur tersebut? 3. 1. keelektronegatifannya tertinggi. dapat membentuk ion positif.9. T u g a s Cari nama unsur-unsur dan kegunaannya baik dalam bentuk unsur maupun senyawa dalam kehidupan sehari-hari. jari-jarinya paling besar. 2. tuliskan unsur-unsur yang a. Jelaskan apa yang dimaksud dengan jari-jari atom. Laporkan hasil kerjamu. d. c. Buatlah bagan tabel periodik unsur.

2. menuliskan struktur Lewis dari suatu atom. 8. Ikatan Kimia Ikatan Kimia 43 43 . menjelaskan tentang kepolaran senyawa. 9. 5. membedakan sifat-sifat fisis senyawa ion dan kovalen. 7. 3. menjelaskan pembentukan ikatan logam. menjelaskan proses pembentukan ikatan ion dan kovalen. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. menjelaskan pembentukan ikatan kovalen koordinat. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change Intan merupakan gabungan atom-atom karbon dengan ikatan ang sangat kuat. menentukan jenis ikatan yang terjadi pada berbagai senyawa. menjelaskan aturan oktet dan duplet dalam kestabilan unsur.Bab II Ikatan Kimia Sumber: Silberberg. membedakan ikatan kovalen tunggal dan ikatan kovalen rangkap. 4. 6.

PETA KONSEP Ikatan Kimia terdiri dari Ikatan Ion Ikatan Kovalen Ikatan Logam melibatkan dapat berupa menyebabkan Ion Positif Ion Negatif membentuk Sifat Logam Senyawa Ion Ikatan Kovalen Tunggal dan Rangkap Ikatan Kovalen Nonpolar dan Polar Ikatan Kovalen Koordinasi 44 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Hanya beberapa unsur yang ditemukan tidak sebagai senyawa seperti emas. Ar.P ada umumnya unsur-unsur di alam ditemukan dalam bentuk persenyawaan seperti natrium dan klor ditemukan sebagai natrium klorida dalam air laut. Kr. dan gas mulia. Pada bab ini akan dibahas proses pembentukan berbagai ikatan dalam senyawa serta hubungan ikatan dengan sifat fisis senyawa. hidrogen. Xe. Sebelum mempelajari berbagai ikatan akan dijelaskan dulu tentang kestabilan unsur-unsur. Kestabilan Unsur-Unsur Unsur-unsur pada tabel periodik unsur umumnya tidak stabil. Tabel 2. unsur-unsur tersebut harus berikatan. dapat melalui ikatan ion atau ikatan kovalen. Pada tabel periodik unsur terdapat satu golongan yang unsur-unsurnya stabil atau tidak reaktif yaitu golongan gas mulia. Untuk mencapai kestabilannya.1.8. serta karbon.1 Konfigurasi elektron beberapa unsur gas mulia Nama Unsur Nomor Atom Konfigurasi Elektron Gambar Susunan Elektron Elektron Valensi Helium 2 2 +2 2 Neon 10 2. ada yang dapat menghantarkan arus listrik. ada yang titik lelehnya tinggi. Rn.8 +10 8 Argon 18 2. silikon dan oksigen sebagai silika dalam pasir. Perhatikan konfigurasi elektron beberapa unsur gas mulia pada Tabel 2. Hal ini disebabkan oleh perbedaan cara bergabung antara unsur-unsur pembentuknya. Senyawa-senyawa mempunyai sifat yang berbeda-beda. mempunyai dua elektron pada kulit terluar untuk He dan delapan elektron untuk Ne. ada yang rendah.8 +18 8 Ikatan Kimia 45 . belerang. Ikatan-ikatan tersebut dinamakan ikatan kimia. dan tidak menghantarkan arus listrik. Gas mulia terletak pada golongan VIIIA. A. dan oksigen sebagai karbohidrat dalam tumbuhan.

Elektron valensi dapat digambarkan dengan struktur Lewis atau gambar titik elektron.8 4 5 6 7 8 Struktur Lewis C N Pasangan Elektron Elektron Ikatan 0 1 2 3 4 4 3 2 1 0 O F Ne Sumber: Ebbing. Mereka mengemukakan bahwa jumlah elektron pada kulit terluar dari dua atom yang berikatan akan berubah sedemikian rupa sehingga konfigurasi elektron kedua atom tadi sama dengan konfigurasi elektron gas mulia yaitu mempunyai 8 elektron pada kulit terluarnya. Aturan oktet ini tidak berlaku untuk hidrogen sebab atom H akan membentuk konfigurasi elektron seperti He yaitu mempunyai 2 elektron pada kulit terluarnya pada saat membentuk ikatan yang disebut aturan duplet. Contohnya nitrogen memiliki konfigurasi elektron 2. Aturan oktet : konfigurasi elektron stabil dengan delapan elektron pada kulit terluar. Pada saat atom-atom membentuk ikatan. General Chemistry 46 Kimia Kelas X SMA dan MA . pasangan elektron. Struktur Lewisnya digambarkan: pasangan elektron N elektron ikatan (elektron yang digunakan untuk berikatan) Struktur Lewis. Elektron valensi nitrogen adalah 5.2. Oleh karena itu pernyataan Kossel-Lewis ini disebut aturan oktet.5 2. dan elektron ikatan untuk beberapa atom dapat dilihat pada Tabel 2.6 2. Aturan duplet : konfigurasi elektron stabil dengan dua elektron pada kulit terluar. hanya elektron-elektron pada kulit terluar yang berperan yaitu elektron valensi. Lewis secara terpisah menemukan adanya hubungan antara kestabilan gas mulia dengan cara atomatom saling berikatan.2 Struktur Lewis.Pada tahun 1916 Walter Kossel dan Gilbert N. dan elektron ikatan beberapa atom Golongan Unsur Konfigurasi Elektron Elektron Valensi IV V VI VII VIII C N O F Ne 2.7 2. pasangan elektron. Dengan demikian aturan duplet dan oktet dapat dituliskan sebagai berikut. Tabel 2.4 2.5.

Struktur Lewis berguna untuk memahami penggunaan elektron bersama pada ikatan kovalen. Bagaimana menggambarkan struktur Lewis pada molekul? Perhatikan contoh berikut.

Contoh: 1. Struktur Lewis pada H2 H2 terbentuk dari 2 atom H. Atom H mempunyai elektron valensi = 1. Struktur Lewis atom H adalah Hx. Untuk mencapai kestabilan aturan duplet, atom H memerlukan 1 elektron lagi dari atom H yang lain. Struktur Lewis H2 ditulis: H + H H H 2. Struktur Lewis pada CH4
C mempunyai elektron valensi = 4 dengan struktur Lewis C . Untuk mencapai kestabilan sesuai aturan oktet, C memerlukan 4 elektron dari atom H. Struktur Lewis CH4 ditulis: H C + 4H H C H H Pada struktur Lewis CH4, H memenuhi aturan duplet dan C memenuhi aturan oktet. Struktur Lewis untuk beberapa molekul lainnya dapat dilihat pada Tabel 2.3. Tabel 2.3 Struktur Lewis beberapa molekul Molekul Elektron Valensi pada Tiap Atom H=1 O=6 H=1 Cl = 7 N=5 H=1 Struktur Lewis

H2O

H O H

HCl

H Cl
H N H H

NH3

SiF4

Si = 4 F=7

F F Si F F
Sumber: Ebbing, General Chemistry

Ikatan Kimia

47

Latihan 2.1
1. Salin tabel berikut dan lengkapilah.
Lambang Unsur
4 2 He 31 15 P 32 16 S 35,5 17 Cl

Konfigurasi Elektron .... .... .... ....

Elektron Valensi .... .... .... ....

Struktur Lewis

Pasangan Elektron .... .... .... ....

Elektron Ikatan .... .... .... ....

2.

Buat struktur Lewis molekul-molekul HF dan CCl4.

B. Ikatan Ion dan Ikatan Kovalen
Untuk mencapai kestabilan, unsur-unsur dapat membentuk senyawa dengan unsur yang sejenis, contohnya O2, N2, dan H2 atau bergabung dengan unsur yang berbeda, contohnya H2O, NaCl, dan CH4. Ikatan yang dibentuk pada penggabungan unsur-unsur bergantung pada bagaimana cara unsur-unsur tersebut mencapai konfigurasi elektron yang stabil yaitu dengan menarik atau melepaskan elektron dan dengan penggunaan bersama elektron valensi. Ikatan yang terjadi berupa ikatan ion dan ikatan kovalen. Senyawa yang mengandung ikatan ion disebut senyawa ion, sedangkan senyawa yang mengandung ikatan kovalen disebut senyawa kovalen.

1. Ikatan Ion
Garam dapur atau natrium klorida yang banyak dalam air laut merupakan contoh senyawa ion. Senyawa ion terbentuk dari kation dan anion, kation merupakan ion yang bermuatan positif sedangkan anion merupakan ion yang bermuatan negatif. Senyawa ion lainnya misalnya KCl, KI, NaBr, dan CaCl2. Pada senyawa ion terdapat ikatan ion. Apa yang dimaksud dengan ikatan ion dan bagaimana pembentukan senyawa ion? Perhatikan pembentukan beberapa senyawa berikut ini.

a. Pembentukan Senyawa NaCl
Pada tabel periodik unsur, Na terletak pada golongan IA dan Cl pada golongan VIIA. Perhatikan susunan elektron Na dan Cl pada Tabel 2.4.

48

Kimia Kelas X SMA dan MA

Tabel 2.4 Susunan elektron Na dan Cl Lambang Unsur No. Atom Konfigurasi Elektron Susunan Elektron

Na

11

2.8.1

+11

X X X X

Cl

17

2.8.7

X X X X X

+17

X

X X X

X X X X
Sumber: Ebbing, General Chemistry

Natrium mempunyai kecenderungan untuk melepaskan elektron terluar daripada klor karena energi ionisasinya lebih rendah dibandingkan dengan klor. Untuk mencapai konfigurasi elektron stabil natrium melepaskan satu elektron terluarnya sedangkan klor menerima elektron. Pada pembentukan NaCl, satu elektron dari Na akan diterima oleh Cl. Perhatikan diagram pembentukan NaCl berikut.

+11

+11

Cl–

Na+

Atom Na
X X X X X X X X X
+17

Ion Na+

+

e–
X X X X

X

X X X

+

X X X X X

+17

X

X X X

NaCl

X X X X

X X X X

Atom Cl

+

e–

Cl–
Sumber: Silberberg, Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change

elektron dari Na Gambar 2.1 Diagram pembentukan NaCl

Setelah terjadi perpindahan elektron, atom-atom tidak lagi bersifat netral tapi menjadi ion yang bermuatan. Atom Na melepaskan satu elektron menjadi ion Na+, sedangkan klor menerima satu elektron menjadi ion Cl–. Ion Na+ dan Cl– akan tarik-menarik dengan gaya elektrostatik sehingga berikatan. Ikatan antara ion-ion tersebut dinamakan ikatan ion dan terbentuklah senyawa NaCl.
Ikatan Kimia

49

b. Pembentukan Senyawa CaCl2
Pada tabel periodik unsur Ca terletak pada golongan IIA dan Cl golongan VIIA. Susunan elektron Ca dan Cl dapat dilihat pada Tabel 2.5. Tabel 2.5 Susunan elektron Ca dan Cl Lambang Unsur No. Atom Konfigurasi Elektron Susunan Elektron

Ca

20

2.8.8.2

+20

X X X X

Cl

17

2.8.7

X X X X X

+17

X

X X X

X X X X
Sumber: Ebbing, General Chemistry

Bagaimana terjadinya ikatan ion pada CaCl 2 ? Perhatikan diagram pembentukan CaCl2 berikut ini.
X X X X
+17

X X X X

X

X X ion Cl– X X

X X X X
+20

X X X X X X X X
+17

masing-masing atom Cl menerima 1 elektron

X

ion Ca

2+

X X – X X ion Cl
Sumber: Silberberg, Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change

X X X X
Gambar 2.2 Diagram pembentukan CaCl2

Kalsium melepaskan dua elektron membentuk ion Ca2+, sedangkan masingmasing atom Cl menerima satu elektron membentuk ion Cl–. Akibat gaya tarikmenarik elektrostatik antara ion Ca2+ dan ion Cl–, maka terbentuklah senyawa CaCl2. Berdasarkan contoh di atas maka dapat disimpulkan: Ikatan ion adalah ikatan yang terjadi akibat gaya elektrostatik antara ion positif dan ion negatif.

50

Kimia Kelas X SMA dan MA

Pada ikatan ion, untuk mencapai kestabilannya terjadi pelepasan dan penerimaan elektron. Ikatan ion pada umumnya mudah terjadi pada senyawa yang terbentuk dari unsur-unsur golongan logam alkali (IA) dan logam alkali tanah (IIA) dengan golongan halogen (VIIA) dan golongan VIA. Beberapa contoh senyawa ion berdasarkan unsur pembentuknya dapat dilihat pada Tabel 2.6. Tabel 2.6 Contoh senyawa ion berdasarkan unsur pembentuknya Unsur Pembentuk Golongan IA dengan VIA Golongan IA dengan VIIA Golongan IIA dengan VIA Golongan IIA dengan VIIA Contoh Senyawa K2O dan Na2O KCl dan NaF MgO dan SrO MgBr2 dan SrCl2

Coba kamu perhatikan contoh senyawa ion pada Tabel 2.6. Pada umumnya ikatan ion terbentuk dari unsur logam dan bukan logam.

Latihan 2.2
Selesaikan soal-soal berikut ini! 1. Jelaskan bagaimana terjadinya ikatan ion pada KF, MgF2, dan Na2O. 2. Prediksikan rumus senyawa yang dibentuk oleh: a. litium dengan klor, b. kalium dengan brom, c. kalium dengan oksigen, d. kalsium dengan fluor, e. barium dengan klor, dan f. natrium dengan oksigen.

2. Ikatan Kovalen
Pada ikatan ion terjadi pelepasan dan penerimaan elektron agar unsur mencapai kestabilan. Ikatan ini umumnya terjadi pada senyawa yang dibentuk oleh unsur logam dan nonlogam. Bagaimana senyawa yang dibentuk oleh unsurunsur nonlogam? Ikatan apa yang terjadi? Unsur nonlogam umumnya mempunyai keelektronegatifan tinggi artinya mudah menarik elektron. Masing-masing unsur nonlogam pada senyawanya tidak akan melepaskan elektron, sehingga untuk mencapai kestabilannya, unsur-unsur tersebut akan menggunakan bersama pasangan elektron membentuk ikatan kovalen.

Ikatan Kimia

51

Struktur Lewis molekul Cl2 dituliskan sebagai berikut.7 Susunan elektron Cl : +17 +17 Pembentukan Cl2 : +17 +17 Pasangan elektron yang digunakan bersama Masing-masing atom Cl menyumbangkan satu elektron untuk dipakai bersama sehingga masing-masing atom mempunyai konfigurasi elektron seperti gas mulia. 52 Kimia Kelas X SMA dan MA .Pada suatu senyawa. H2. dan CH4. Cl + Cl menjadi Cl Cl Ikatan kovalen Cara lain untuk menuliskan ikatan kovalen Cl2 adalah sebagai berikut. 1) Pembentukan Molekul Klor. Masing-masing hidrogen akan stabil dengan dua elektron pada kulit terluarnya sesuai dengan aturan duplet. Jumlah ikatan bisa hanya satu atau lebih. Cl2 Konfigurasi Cl : 2. contoh senyawa ini adalah Cl2. a. Untuk mempelajarinya perhatikan pembentukan ikatan kovalen pada molekul berikut. Cl : Cl Ikatan kovalen atau Cl – Cl Ikatan kovalen 2) Pembentukan Molekul H2 Pembentukan molekul hidrogen tidak menggunakan aturan oktet karena masing-masing hanya mempunyai 1 elektron. HCl. ikatan dapat berupa ikatan kovalen tunggal dan ikatan kovalen rangkap. Bagaimana terjadinya ikatan kovalen? Perhatikan contoh terjadinya ikatan kovalen tunggal dan ikatan kovalen rangkap berikut ini.8. Pembentukan Ikatan Kovalen Tunggal Ikatan kovalen tunggal dapat terjadi baik pada senyawa yang terdiri dari atom sejenis maupun dari atom yang berbeda. O2.

HCl Perhatikan pembentukan ikatan kovalen pada HCl berikut ini.Susunan elektron H : + + Pembentukan H2 : + + Pasangan elektron yang digunakan bersama Struktur Lewis molekul H2 Penulisan ikatan kovalen : H H : H–H 3) Pembentukan Ikatan Kovalen pada Molekul Hidrogen Klorida.7 +17 Atom H dan Cl masing-masing menyumbangkan satu elektron dalam HCl dan membentuk satu ikatan kovalen. H + Cl H Cl atau H Cl atau H – Cl ikatan kovalen tunggal 4) Pembentukan Ikatan Kovalen pada Molekul Metana. Susunan Elektron + X Konfigurasi Elektron H:1 Ikatan Kovalen pada HCl + X +17 Cl : 2. Konfigurasi Elektron Susunan Elektron Pembentukan Ikatan Kovalen pada CH4 + X + X H:1 + X +6 X + + X C : 2. Atom H stabil dikelilingi 2 elektron dan Cl dikelilingi 8 elektron.8. Ikatan yang terjadi pada HCl dapat dituliskan dengan struktur Lewis dan ikatan kovalen seperti berikut.4 +6 Pasangan elektron yang digunakan bersama Ikatan Kimia 53 . CH4 Perhatikan pembentukan ikatan kovalen pada CH4 berikut ini.

O2 Perhatikan pembentukan ikatan kovalen pada molekul oksigen berikut ini. Untuk mempelajarinya perhatikan pembentukan ikatan pada molekul berikut. Konfigurasi elektron : 2. Untuk mencapai konfigurasi elektron gas mulia dibutuhkan dua elektron lagi yang dapat diperoleh dari masing-masing atom oksigen. Penulisan dengan struktur Lewis Penulisan dengan ikatan kovalen O + O O O O=O ikatan kovalen rangkap dua 54 Kimia Kelas X SMA dan MA . H H H + C H C H atau H H–C–H H molekul metana dengan 4 ikatan kovalen b. 1) Pembentukan Ikatan Kovalen pada Molekul Oksigen. Ikatan yang terjadi pada O2 dapat dituliskan dengan struktur Lewis dan ikatan kovalen seperti berikut. berikatan dengan 4 atom H membentuk molekul CH4 dengan 4 ikatan kovalen.Atom C mempunyai 4 elektron yang tidak berpasangan. Ikatan kovalen pada molekul O2 disebut ikatan kovalen rangkap dua. Akibatnya molekul O2 mempunyai dua ikatan kovalen yang dihasilkan dari penggunaan bersama dua pasang elektron.6 Susunan elektron O : +8 +8 Pembentukan O2 : +8 +8 2 pasang elektron yang digunakan bersama Masing-masing atom oksigen mempunyai 6 elektron valensi. Ikatan Kovalen Rangkap Dua dan Tiga Ikatan kovalen rangkap dapat terjadi antara unsur-unsur yang sejenis atau berbeda. Ikatan yang terjadi pada CH4 dapat dituliskan dengan struktur Lewis dan ikatan kovalen seperti berikut.

karbon membentuk 2 ikatan kovalen rangkap dua dengan oksigen. Struktur Lewis molekul N2 Penulisan dengan ikatan kovalen N + N N N atau N N ikatan kovalen rangkap tiga Ikatan Kimia 55 . Pembentukan ikatan kovalen pada CO2 digambarkan sebagai berikut. Konfigurasi elektron : 2. N2 Perhatikan pembentukan ikatan kovalen pada molekul nitrogen berikut ini. Struktur Lewis molekul CO2 O + C + O O C O Penulisan dengan ikatan kovalen O=C=O 3) Pembentukan Ikatan Kovalen pada Molekul Nitrogen. Konfigurasi Elektron Susunan Elektron Pembentukan Ikatan Kovalen pada CO2 C : 2. CO2 Pada molekul CO2.6 +8 Ikatan yang terjadi pada CO2 dapat dituliskan dengan struktur Lewis dan ikatan kovalen seperti berikut.2) Pembentukan Ikatan Kovalen pada Molekul Karbon Dioksida.4 +6 +8 +6 +8 O : 2.5 Susunan elektron N : +7 +7 Pembentukan N2 : +7 +7 3 pasang elektron yang digunakan bersama Ikatan yang terjadi pada N2 dapat dituliskan dengan struktur Lewis dan ikatan kovalen seperti berikut.

Ikatan kovalen pada senyawa demikian disebut ikatan kovalen koordinat. C2H4 dan . b. H O H ikatan kovalen koordinat b. Latihan 2. Pembentukan Ion Hidronium Ion hidronium. H+ tidak mempunyai elektron.3 Gambarkan pembentukan ikatan kovalen dan struktur Lewisnya pada a. etena. amoniak. Ikatan ini bisa dituliskan sebagai berikut. NH3 d. Struktur Lewisnya ditulis sebagai berikut. propana. H3O+ dibentuk dari molekul air yang mengikat ion hidrogen melalui reaksi: H2O + H+ H3O+. air. C3H8. + H H O + H+ H H O H ikatan kovalen koordinat Pada molekul H2O. Ikatan kovalen pada molekul N2 disebut ikatan kovalen rangkap tiga. + Tanda panah ( ) menunjukkan pasangan elektron H ikatan kovalen koordinat berasal dari atom oksigen. Pembentukan Ion Amonium. a. Bagaimana terjadinya ikatan kovalen koordinat? Perhatikan contoh-contoh pembentukan ikatan koordinat berikut ini. Untuk membentuk ikatan digunakan salah satu pasangan elektron bebas dari oksigen sehingga terbentuk ikatan kovalen koordinat. H2O. atom oksigen mempunyai dua pasang elektron bebas. 3. Ikatan Kovalen Koordinat Pada beberapa senyawa terdapat pasangan elektron yang berasal dari salah satu atom.Molekul N2 mempunyai tiga ikatan kovalen yang dihasilkan dari penggunaan bersama tiga pasang elektron. c. 56 Kimia Kelas X SMA dan MA . NH4+. NH4+ NH4+ dibentuk dari NH3 dan ion H+ melalui reaksi: NH3 + H+ Struktur Lewisnya ditulis sebagai berikut.

Ikatan kovalen koordinat terbentuk jika pasangan elektron yang digunakan bersama berasal dari salah satu atom. + H H N H ikatan kovalen koordinat H Tanda panah ( ) menunjukkan pasangan elektron ikatan kovalen koordinat berasal dari atom nitrogen. Berdasarkan contoh di atas dapat disimpulkan. Latihan 2. Ikatan ini bisa digambarkan sebagai berikut.4 Gambarkan struktur Lewis dan tunjukkan ikatan kovalen serta ikatan kovalen koordinat pada senyawa berikut. Hal ini disebabkan oleh cara pembentukan ikatan yang berbeda. Pasangan elektron tersebut digunakan untuk mengikat ion H+ sehingga terbentuk ikatan kovalen koordinat. Sifat Fisis Senyawa Ion dan Kovalen Sifat fisis senyawa ion umumnya berbeda dengan senyawa kovalen.+ H H N H + H+ H H N H H ikatan kovalen koordinat Pada molekul NH3. a. Ikatan Kimia 57 . Perhatikan Gambar 2. H – O – Cl – O . O O O C. H – O – N = O O c. atom N mempunyai 1 pasang elektron bebas. titik leleh senyawa ion jauh lebih tinggi dari titik leleh senyawa kovalen.3. b. Misalnya titik leleh garam dapur NaCl jauh berbeda dengan titik leleh gula C12H22O11 karena garam dapur termasuk senyawa ion sedangkan gula termasuk senyawa kovalen.

Titik leleh beberapa senyawa ion dapat dilihat pada Tabel 2.6 Titik leleh dari beberapa senyawa ion Senyawa NaF NaCl NaBr NaI Titik Leleh ( C) 990 801 755 651 Senyawa MgCl2 CaCl2 SrCl2 BaCl2 Titik Leleh ( C) 714 774 870 955 Sumber: Ebbing. Sumber: Lawrie Ryan. Tabel 2. Sifat penghantar listrik yang baik tersebut disebabkan adanya gerakan ion-ion dalam leburan senyawa atau larutannya. Chemistry: The Molecular of Matter and Change 1.4. karena energi yang diperlukan untuk memutuskan gaya Coulomb antara ion-ion relatif tinggi.6.4 Struktur ion NaCl 58 Kimia Kelas X SMA dan MA .1000 800 Titik leleh ( C) Senyawa ion 600 400 200 0 –200 NaCl AlCl3 PCl3 Cl2 MgCl2 S2Cl2 SiCl4 Gambar 2. Sifat Fisis Senyawa Ion Senyawa ion umumnya mempunyai titik didih dan titik leleh relatif tinggi. misalnya struktur NaCl yang berbentuk kubus seperti Gambar 2. Senyawa ion membentuk struktur raksasa dengan struktur kristal yang teratur. Chemistry for You Gambar 2.3 Grafik titik leleh senyawa ion dan senyawa kovalen Senyawa kovalen Sumber: Silberberg. General Chemistry Senyawa ion merupakan penghantar listrik yang baik dalam larutan maupun lelehan atau leburannya. Senyawa ion juga umumnya mudah larut dalam air.

Titik didih senyawa kovalen bervariasi.5 Struktur metana dan intan Struktur intan Sumber: Lawrie Ryan. Sifat Fisis Senyawa Kovalen Senyawa kovalen ada yang membentuk struktur molekul sederhana misalnya CH4 dan H2O. atom C dengan C lainnya berikatan kovalen sangat kuat membentuk struktur raksasa sehingga titik didihnya tinggi. Pada saat dipanaskan. H H H H H C H H Ikatan Kimia 59 .2.7 Titik didih beberapa senyawa kovalen Struktur Molekul Sederhana Zat Metana. sehingga titik didih metana rendah. ikatan kovalen yang kuat antar atom karbon H C H H C H H H H H H C ikatan kovalen yang kuat antar atom masingmasing molekul Struktur metana Gambar 2. CH4 Air. Di antara molekul-molekul CH4 terdapat gaya antarmolekul yang lemah. Si Silika. pada setiap molekulnya terdapat ikatan kovalen yang relatif kuat. Pada intan. H2O Klor. ada yang rendah dan sangat tinggi. SiO2 Titik Didih ( C) 4830 2355 2230 Sumber: Visual Encyclopedia Metana memiliki fase gas. Cl2 Titik Didih ( C) -161 100 -35 Struktur Kovalen Raksasa Zat Intan. C Silikon. Chemistry for You Senyawa dengan struktur molekul raksasa tidak larut dalam air dan tidak menghantarkan listrik kecuali grafit yaitu karbon pada batu baterai dan isi pensil. Tabel 2. Perhatikan Tabel 2. ada juga yang membentuk struktur molekul raksasa seperti SiO2.7. masing-masing molekul CH4 mudah berpisah. Selain itu ada atom-atom yang membentuk struktur kovalen raksasa contohnya karbon dalam intan.

60 Kimia Kelas X SMA dan MA . Batang politena HCl A H2O Batang politena CCl4 B Batang politena C Larutan HCl. Perbedaan pensil antara H. Pada bab ini hanya dibahas kepolaran berdasarkan keelektronegatifan. HB.INFO KIMIA Grafit mempunyai struktur raksasa. air. atau 2B ditentukan oleh perbandingan grafit dan tanah liatnya. biasa digunakan untuk membuat pensil. Kepolaran dapat dijelaskan berdasarkan harga keelektronegatifan unsur-unsur pembentuknya dan bentuk molekul senyawa. Pada alirannya didekatkan batang politena atau penggaris plastik yang digosok dengan kain wool atau sutra sehingga memiliki muatan listrik. Kepolaran Senyawa Kovalen Sifat lain dari suatu senyawa kovalen yaitu kepolaran. dan CCl4 masing-masing dialirkan dari buret.1 Interpretasi Data Senyawa Kovalen Polar dan Nonpolar Perhatikan gambar percobaan tentang penentuan senyawa kovalen polar dan nonpolar berikut ini. Amati apa yang terjadi pada aliran senyawa-senyawa tersebut? Pertanyaan: Jelaskan perbedaan hasil percobaan berdasarkan ikatan kovalen yang terdapat pada masing-masing senyawa! Berdasarkan percobaan tersebut HCl dan H2O dapat tertarik oleh muatan listrik karena pada keduanya terdapat muatan positif dan negatif (muatan listrik). Senyawa kovalen yang mengandung muatan positif dan negatif disebut senyawa kovalen polar dan yang tidak bermuatan disebut senyawa kovalen nonpolar. Ikatan kovalen pada senyawa kovalen polar disebut ikatan kovalen polar dan ikatan kovalen pada senyawa nonpolar disebut ikatan kovalen nonpolar. Untuk memahami tentang kepolaran senyawa lakukan kegiatan berikut! KEGIATAN 2. CCl4 tidak dapat tertarik oleh muatan listrik karena CCl4 tidak bermuatan listrik. D. Grafit dicampur dengan tanah liat untuk membuat pensil menjadi keras.

kepolaran dapat dijelaskan sebagai berikut. Muatan yang berbeda disebut dipol dan ditulis + untuk atom bermuatan positif dan – untuk atom bermuatan negatif. Struktur Lewis H2O : Pada molekul air terdapat dua ikatan kovalen + dan dua pasang elektron bebas. maka atomH + atom H akan cenderung bermuatan positif dan H atom O bermuatan negatif. Berdasarkan harga keelektronegatifannya. Pada molekul HCl akan terjadi dua kutub muatan yaitu pada Cl relatif negatif.Kepolaran dapat terjadi pada molekul dwiatom dan poliatom. Kepolaran pada Molekul Dwiatom Jika dua macam atom yang berbeda keelektronegatifannya membentuk ikatan kovalen. 1. Akibatnya molekul air bersifat polar. Contoh lain molekul polar seperti ini adalah HF. Molekul HCl disebut molekul polar. HBr. posisi pasangan elektron ikatan akan lebih tertarik oleh atom yang keelektronegatifannya lebih besar. Ikatan Kimia 61 .5 dan H = 2.1. sedangkan H relatif positif. Struktur HCl ditulis: + – H Cl Tanda panah ( ) menunjukkan arah elektron tertarik. Pada molekul yang lebih banyak unsur pembentuknya walaupun ada perbedaan keelektronegatifan bisa saja menghasilkan senyawa nonpolar. Ikatannya disebut ikatan kovalen polar. Contoh pada karbon tetraklorida. sehingga pasangan elektron ikatan akan tertarik oleh atom Cl dan atom Cl cenderung lebih negatif daripada atom H. dan HI. Kepolaran pada Molekul Poliatom Molekul air terdiri dari satu atom O dan dua atom H dengan keelektronegatifan O = 3. 2. CCl4.1. Pada molekul CCl4 keelektronegatifan Cl lebih besar daripada C maka Cl cenderung Cl bermuatan negatif dan C bermuatan positif. keelektronegatifan Cl = 3. Perbedaan – keelektronegatifan O dan H menyebabkan H O H O elektron lebih tertarik ke oksigen. Arah kutub positif ke kutub negatif pada C molekul CCl4 saling berlawanan maka dipol yang Cl terjadi saling meniadakan akibatnya molekul CCl4 Cl Cl bersifat nonpolar.0 dan H = 2. Pada molekul HCl.

Logam dapat ditempa. struktur logam jika ditempa dapat dilihat pada Gambar 2. dan emas atau perak digunakan untuk perhiasan dalam bentuk yang indah. artinya mereka cenderung mudah + + + + melepaskan elektron terluarnya. elektron Sumber: Ebbing.8. – + – + – + – + – + Sumber: Ebbing.Berdasarkan fakta-fakta tersebut dapat dikatakan bahwa kepolaran senyawa dapat terjadi akibat adanya perbedaan keelektronegatifan atom unsur-unsur pembentuknya. + + + – + – – – Elektron-elektron dari atom logam ditemukan di dalam kisi-kisi logam dan bebas bergerak di Lautan antara semua kation. General Chemistry Gaya elektrostatik antar muatan (+) logam dan Gambar 2.6 Struktur kisi logam muatan (–) dari elektron akan menggabungkan kisi-kisi logam tersebut. besi digunakan untuk setrika sebagai penghantar panas. Apa penyebab logam memiliki sifat tersebut? Hal ini disebabkan atom-atom pada logam tersebut tidak berdiri sendiri-sendiri tetapi bergabung melalui ikatan logam. Tarik-menarik dari kation di dalam lautan elektron yang bertindak sebagai perekat dan menggabungkan kation-kation disebut ikatan logam. sehingga logam banyak – – – – – + – + – + – + – + – digunakan sebagai penghantar listrik dalam kabel. e e Elektron yang bebas bergerak pada lautan elektron menyebabkan logam dapat menghantarkan listrik.7 Logam dapat menghantakran listrik Atom logam dengan atom logam tersusun rapat membentuk struktur raksasa sehingga logam mempunyai titik leleh dan kekerasan yang tinggi. Struktur kisi logam + + + + tersusun dalam kation-kation. logam-logam – – – – – – – – membentuk kisi kristal.6. Makin besar perbedaan keelektronegatifan makin bersifat polar. 62 Kimia Kelas X SMA dan MA . Perhatikan Gambar – – – – – – – 2. Berdasarkan sinar X. Atom logam mempunyai keelektronegatifan – – – rendah. Dengan demikian logam banyak digunakan sebagai penghantar panas. Ikatan Logam Kawat tembaga digunakan sebagai penghantar listrik dalam kabel. Jika atom logam – – – – – – – – melepaskan elektron maka terbentuk kation atau + + + + ion positif. membentuk lautan elektron. Kepolaran senyawa dipengaruhi juga oleh susunan ruang atau bentuk molekul dari senyawa tersebut. E. General Chemistry Gambar 2.

kovalen. kovalen. Pada suatu senyawa unsur akan stabil bila memenuhi aturan oktet atau duplet. ikatan ion terbentuk dari unsur logam dan bukan logam. Ikatan ion Ikatan kovalen Ikatan logam atom atom atom ion larutan elektron Sumber: Silberberg. kovalen. Ikatan Kimia 63 . Apa perbedaan ikatan ion. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 2.+ + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + + Lautan elektron + + + logam ditempa + + + + + + + + + + Sumber: Silberberg. Chemistry: The Molecullar Nature of Matter and Change Gambar 2. Ikatan ion terjadi akibat gaya elektrostatik antara ion positif dan ion negatif. 3. dan logam Rangkuman 1. Untuk mencapai kestabilannya unsur-unsur akan berikatan.9 Perbedaan ikatan ion. dan logam dapat digambarkan sebagai berikut.8 Struktur logam jika ditempa Oleh karena logam mudah dibentuk dengan ditempa maka logam banyak digunakan untuk perhiasan atau pajangan dengan bentuk yang indah. dan logam? Perbedaan ikatan ion. Ikatan terdiri dari ikatan ion dan ikatan kovalen. 2. 4.

B. Ikatan kovalen koordinat terjadi jika pasangan elektron yang digunakan bersama berasal dari salah satu atom. Ikatan kovalen dapat berupa ikatan kovalen tunggal. 10Ne. rangkap dua. 9. 8.5. 11. A. Ikatan logam adalah tarik-menarik dari kation di dalam lautan elektron yang bertindak sebagai perekat dan menggabungkan kation-kation. Sifat fisis senyawa ion umumnya berbeda dengan senyawa kovalen. atau rangkap tiga. 10. 7N. Ne F 64 Kimia Kelas X SMA dan MA . 7. 12. 8O. Senyawa kovalen yang berbentuk struktur kovalen raksasa seperti intan mempunyai titik didih tinggi. Struktur Lewis berikut adalah struktur Lewis 6C. 13. Kata Kunci • • • • • Ikatan kimia Aturan duplet Aturan oktet Elektron ikatan Struktur Lewis • • • • • Ikatan ion Ikatan kovalen Ikatan kovalen polar Kovalen koordinat Gaya elektrostatik • • • • Ikatan logam Lautan elektron Senyawa kovalen polar Senyawa kovalen nonpolar Evaluasi Akhir Bab A. Pada ikatan kovalen terjadi penggunaan pasangan elektron bersama. C. Struktur yang salah adalah . Pilihlah salah satu jawaban yang benar. . 1. Senyawa kovalen yang berbentuk struktur molekul sederhana seperti CH4 mempunyai titik didih rendah. . 6. Senyawa ion dapat menghantarkan listrik. Senyawa kovalen polar dapat menghantarkan listrik. E. Senyawa ion umumnya mempunyai titik didih dan titik leleh yang tinggi karena energi yang diperlukan untuk memutuskan gaya Coulomb antara ion-ion relatif tinggi. . 14. sedangkan senyawa kovalen nonpolar tidak dapat menghantarkan listrik. C N O D. dan 9F.

H2 E. C. E. CH4 B. senyawa kovalen dengan rumus XY B. . D. 7. NaBr dan SO2 C. senyawa ion dengan rumus XY2 E. . CO2 C. A. CH4 dan NaCl C. KCl dan CCl4 E. . Y C. H N H H H N H H 3. . Unsur Y dan argon dan kripton kalsium dan klor belerang dan klor oksigen dan hidrogen karbon dan oksigen 5. Senyawa yang terbentuk akibat ikatan ion adalah . 6. CH4 dan H2O B. senyawa ion dengan rumus XY D. H2O dan NaCl D. . Ikatan Kimia 65 . Aturan duplet terdapat pada molekul . NH3 dan KI D. H N H H H N H H H N H H D. A. H2O dan NaCl Berikut ini adalah diagram elektron valensi Z adalah . . . Cl2 D. senyawa kovalen dengan rumus XY2 C. MgCl2 dan KF E. (x = elektron valensi N dan • = elektron valensi H) A.2. . pada molekul YZ2. CCl4 Struktur Lewis pada NH3 yang tepat adalah . . A. senyawa ion dengan rumus X2Y Pasangan senyawa yang mempunyai ikatan kovalen adalah . B. A. . . Z Z E. . CaF2 dan HCl Jika unsur 19X bereaksi dengan 17Y akan terbentuk . . . KCl dan CH4 B. . 4. . . B. A. .

5 9. titik didihnya rendah D. . mempunyai empat ikatan kovalen E. . H2O E. . CH4. .. 1 B. . A. CH4 C.. CO2 11. . A. A. tidak menghantarkan listrik D.. . E. Sifat-sifat senyawa ion dapat menghantarkan listrik yang benar adalah . tidak menghasilkan listrik 66 Kimia Kelas X SMA dan MA . mengandung ikatan kovalen rangkap 13. . Senyawa kovalen metana. D.. mempunyai ciri-ciri berikut kecuali .. . CCl4 C. A. baik baik tidak baik tidak baik tidak baik Lelehan baik baik baik baik tidak baik Larutan baik tidak baik baik tidak baik tidak baik 12.. berwujud gas B. C2H2 E. 2 3 O C. B. C. O2 D..8. titik lelehnya rendah E. CH4 B. titik didih sangat rendah C. 4 1 4 2 E. 3 5 H O N O D.. dapat dipecahkan C. CO2 B. Ikatan rangkap dapat terjadi pada senyawa kovalen berikut kecuali pada . A. Hantaran Listrik Padatan A. BCl3 D. N2 Ikatan kovalen koordinasi pada senyawa berikut ditunjukan oleh huruf . 10. dapat ditempa B. Senyawa yang mengandung ikatan kovalen polar adalah .. Akibat adanya ikatan logam antar unsur-unsur logam sejenis maka logam .

a. dan R mempunyai konfigurasi elektron sebagai berikut.14. Jelaskan mengapa H2O bersifat polar dan CCl4 bersifat nonpolar! a. Q. ikatan kovalen. a.6 . HCl C. arang B. Q dan R. Berikut ini yang paling polar adalah . A. pasir E. c.8. Jelaskan apa yang dimaksud dengan ikatan ion. . Jelaskan apa alasannya! 2. Q = 2. b. .8. Ikatan apa yang terdapat pada HCl? c. Tulis struktur Lewis pada HCl! b. serta P dan R. .1. Prediksikan rumus kimia yang terjadi antara P dan Q. dan ikatan logam! Tuliskan sifat-sifat fisis senyawa yang mempunyai ikatan ion. HF B. . Sebutkan ikatan antara P dan Q. dan ikatan logam! Logam banyak digunakan untuk kabel. Tentukan jumlah proton. HAt 15. dan neutron pada atom tersebut! b. 3. Selesaikan soal-soal berikut dengan benar dan singkat. 5. ikatan kovalen. P = 2. A. HI E. Pada tabel periodik unsur terdapat unsur dengan nomor atom 9 dan nomor massa 19. Hidrogen dapat membentuk senyawa kovalen polar dengan unsur golongan halogen. HBr D. . Sebutkan sifat HCl akibat ikatannya! Unsur-unsur simbol P. Uraikan pembentukan senyawa ionnya dengan natrium dalam bentuk diagram! c. 4. serta P dan R! b. Tulis rumus senyawa yang terbentuk! Hidrogen bereaksi dengan klor membentuk hidrogen klorida. HCl. dan R = 2. Q dan R.7. a. batu bara B. grafit C. . Ikatan Kimia 67 . Karbon membentuk struktur kovalen raksasa dengan ikatan kovalen yang kuat dalam bentuk . intan D. elektron. 1.

T u g a s Buatlah poster yang menarik dari karton manila. lengkap dengan contoh senyawanya. Laporkan pada guru dan hasilnya tempelkan pada dinding kamarmu untuk membantumu belajar kimia. berupa bagan konsep ikatan kimia. 68 Kimia Kelas X SMA dan MA .

menuliskan rumus kimia senyawa ion. menyetarakan persamaan reaksi sederhana. Kalsium karbonat dengan asam klorida menghasilkan gas karbon dioksida. 4. membedakan rumus molekul dan rumus empiris. 2. 5. 3. Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 69 69 . menuliskan nama senyawa ion dan senyawa kovalen yang termasuk senyawa anorganik. menuliskan nama senyawa organik sederhana. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1.Bab III Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi Sumber: Encarta 2005 Asam klorida sering digunakan untuk menguji material yang mengandung kalsium karbonat.

PETA KONSEP Tata Nama dan Persamaan Reaksi meliputi Rumus Kimia Reaksi Kimia Tata Nama Senyawa dikelompokkan menjadi dikelompokkan menjadi ditulis dalam Rumus Senyawa Anorganik Rumus Senyawa Organik Persamaan Reaksi Kimia Tata Nama Senyawa Anorganik meliputi Tata Nama Senyawa Organik dapat membentuk Rumus Molekul dan Rumus Empiris Tata Nama Senyawa Kovalen menyatakan Tata Nama Senyawa Ion Pereaksi Koefisien Reaksi Hasil Reaksi 70 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Dengan mengetahui rumus kimia kita dapat menuliskan zat-zat yang bereaksi dan hasil reaksinya dalam suatu persamaan reaksi. Senyawa ada yang berbentuk senyawa kovalen dan ada juga yang berbentuk senyawa ion. ada juga yang membentuk senyawa dengan unsur lain seperti hidrogen dan oksigen membentuk air. B A. Rumus kimia untuk molekul diatomik dan poliatomik ditulis dengan menuliskan lambang unsurnya ditambah angka yang menunjukkan jumlah atomnya. 1. Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 71 . Rumus Kimia Senyawa Kovalen Unsur-unsur ada yang berdiri sendiri atau monoatomik. Rumus yang menyatakan komposisi atom-atom penyusun senyawa disebut rumus kimia. Rumus Kimia Di alam unsur-unsur ada yang stabil berdiri sendiri seperti gas mulia.anyak senyawa yang sering kita temui misalnya air. ada juga yang terdiri dari dua atom yang sama (diatomik) dan lebih dari dua atom yang sama (poliatomik). Setiap rumus kimia mempunyai nama dengan aturan-aturan yang telah ditentukan dan disebut tata nama senyawa. Akan dibahas juga persamaan reaksi dan bagaimana menyetarakan persamaan reaksi. dan urea. Rumus kimia dapat berupa rumus empiris dan rumus molekul. Perhatikan penulisan rumus kimia berikut ini. Bagaimana penulisan rumus kimia senyawa kovalen dan ion? Perhatikan pembahasan berikut ini. garam dapur. gula. Apakah senyawa itu? Senyawa merupakan gabungan unsur-unsur dengan perbandingan tetap. Lambang unsur X2Y Angka yang menunjukkan jumlah unsur penyusun senyawa X dan Y menyatakan lambang unsur dan angka 2 menunjukkan jumlah unsur X. alkohol. Rumus kimia mengandung lambang-lambang unsur dan angka yang menunjukkan jumlah unsur-unsur penyusun senyawa. Rumus yang menyatakan komposisi atom yang menyusun senyawa disebut rumus kimia. asam cuka. Tata nama senyawa yang terdiri dari senyawa anorganik dan senyawa organik. Berikut ini akan dibahas rumus kimia yang terdiri dari rumus kimia senyawa kovalen dan rumus kimia senyawa ion. Rumus kimia untuk unsur monoatomik ditulis sesuai dengan lambang unsurnya.

Molekul-molekul ini merupakan senyawa kovalen. Jika perbandingan itu disederhanakan maka C : H menjadi 1 : 2.1 Contoh rumus kimia unsur dan molekul Unsur Monoatomik Unsur Besi Tembaga Emas Helium Neon Rumus Kimia Fe Cu Au He Ne Molekul Diatomik Unsur Oksigen Hidrogen Nitrogen Klor Brom Rumus Kimia O2 H2 N2 Cl2 Br2 Sumber: Ebbing. Rumus kimia untuk senyawa dengan unsur-unsur yang berbeda ada yang berupa rumus molekul dan rumus empiris. CH2 merupakan rumus empiris dari C2H4. Perbandingan C dan H pada etena yaitu 2 : 4. terdiri dari satu atom C dan dua atom O. General Chemistry Molekul Poliatomik Unsur Rumus Kimia Ozon Belerang Fosfor O3 S8 P4 Unsur yang atom-atomnya berikatan dengan atom sejenis. Tabel 3. Contoh lain penulisan rumus molekul dan rumus empiris dapat dilihat pada Tabel 3. N2. Tabel 3. dan molekul poliatomik dapat dilihat pada Tabel 3. disebut molekul unsur misalnya O2. terdiri dari 2 atom C dan 4 atom H. Rumus kimianya ditulis CH2. molekul diatomik. b. Apa yang dimaksud dengan rumus molekul dan rumus empiris itu? Perhatikan contoh berikut! Contoh: a.2.2 Contoh rumus molekul dan rumus empiris Nama Senyawa Air Amoniak Glukosa Benzena Rumus Molekul H2O NH3 C6H12O6 C6H6 Rumus Empiris H2O NH3 CH2O CH 72 Kimia Kelas X SMA dan MA . Etena mempunyai rumus molekul C2H4.1. dan P4.Rumus kimia untuk unsur monoatomik. Karbon dioksida mempunyai rumus molekul CO2.

misalnya natrium klorida dengan rumus kimia NaCl mempunyai perbandingan ion Na+ dan Cl– = 1 : 1.3. C4H8O2 b. Tabel 3. Rumus molekul suatu senyawa adalah rumus yang menunjukkan jumlah atom yang sebenarnya di dalam molekul senyawa itu. CO(NH2)2 2. Kadang-kadang perbandingan jumlah atom-atom pada rumus molekul merupakan perbandingan paling sederhana maka rumus empiris senyawa akan sama dengan rumus molekulnya misalnya H2O. BaSO4 g. a. H2SO4. jumlah muatannya adalah +2 + (-2) = 0 Rumus kimia beberapa senyawa ion tertera pada Tabel 3.Berdasarkan contoh tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut. Rumus empiris lebih banyak digunakan untuk menyatakan rumus kimia senyawa-senyawa ion. dan NH3.3 Contoh rumus kimia senyawa ion Kation Na+ K+ Mg2+ Ba 2+ Anion Br– NaBr KBr MgBr2 BaBr2 AlBr3 SO42– Na2SO4 K2SO4 MgSO4 BaSO4 Al2(SO4)3 PO43– Na3PO4 K3PO4 Mg3(PO4)2 Ba3(PO4)2 AlPO4 Al3+ Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 73 . C4H10 f. CH3COOH h. Misalnya CaCl2 dibentuk dari 1 ion Ca2+ dan 2 ion Cl–. Li2O d. Rumus Kimia Senyawa Ion Senyawa ion dibentuk oleh ion positif dan ion negatif. Rumus empiris suatu senyawa adalah rumus yang menyatakan perbandingan terkecil dari jumlah atom-atom unsur penyusun senyawa. Senyawa ion tidak bermuatan sebab jumlah muatan positifnya sama dengan jumlah muatan negatifnya. asam sulfat dengan rumus H2SO4 mempunyai perbandingan ion H+ dan SO42– = 2 : 1.1 Tentukan mana yang merupakan rumus molekul dan rumus empiris. Latihan 3. H2O2 i. C2H4 c. Al2O3 e.

P = 2. .. . .. Pada senyawa ion kadang-kadang ada tanda kurung.3 Selesaikan soal-soal berikut! 1..2 Salin tabel dan tuliskan rumus kimia senyawa yang terbentuk dari ion-ion berikut! Kation Anion Cl– KCl .4.... . CO(NH2)2 b. Pupuk ZA.... Tawas.. Contoh jumlah atom pada beberapa rumus kimia dapat dilihat pada Tabel 3... Al2(SO4)3 2.. maka jumlah masing-masing atom pada Ca3(PO4)2 yaitu Ca = 3.. Kimia Kelas X SMA dan MA 74 . Hitunglah jumlah masing-masing atom yang menyusun molekul senyawasenyawa di bawah ini. C6H12O6 c.. (NH4)2SO4 e.... . jumlah atom Mg = 1 dan Br = 2. ... Jumlah atom pada rumus kimia dituliskan dengan angka di belakang lambang atom... Jumlah Atom pada Rumus Kimia Rumus kimia ada yang sederhana ada pula yang kompleks.... K+ Ca2+ Ba2+ Fe3+ Al3+ 3.Latihan 3. ... CO32– . Urea.. Glukosa. misalnya senyawa Ca3(PO4)2.... . C2H6O d... misalnya MgBr2. PO43– . . Tentukan rumus kimia dari bahan-bahan berikut dengan melihat komposisi atom penyusunnya. Pada rumus tersebut angka di luar kurung menunjukkan jumlah gugus atom di dalam kurung. Aseton. Tabel 3....... O = 4 x 2 = 8.4 Jumlah atom pada beberapa rumus kimia Rumus Kimia MgBr2 K2SO4 Ca(OH)2 Fe(OH)3 Ba3(PO4)2 Al2(SO4)3 Mg K Ca Fe Ba Al Jumlah masing-masing atom =1 =2 =1 =1 =3 =2 Br = 2 S=1 O=2 O=3 P=2 S=3 O=4 H=2 H=3 O=8 O = 12 Latihan 3. . ... a..

terbentuk dari kation dan anion. d. Bagaimana cara pemberian nama senyawa kimia tersebut? 1. General Chemistry Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 75 . 6 atom hidrogen. Bagaimana cara memberi nama senyawa-senyawa tersebut? a. Pemberian nama dari rumus-rumus tersebut mengikuti aturan-aturan.5 dan 3. Tata Nama Senyawa Ion Senyawa-senyawa anorganik pada umumnya merupakan senyawa ion. Alkohol tersusun dari 2 atom karbon. Senyawa kimia dikelompokkan dalam senyawa anorganik dan organik. Tabel 3. dan 11 atom oksigen.6. Pasir tersusun dari satu atom silikon dan dua atom oksigen. Cuka tersusun dari 2 atom karbon. Tata Nama Senyawa Kimia Dalam kehidupan sehari-hari. banyak senyawa yang dikenal baik karena kegunaannya maupun karena dampaknya terhadap lingkungan. Untuk memahami tata nama senyawa ion. dan 1 atom oksigen. 22 atom hidrogen.a. Gula tebu tersusun dari 12 atom karbon. Salah satu aturan pemberian nama senyawa yaitu aturan IUPAC (International Union Pure and Applied Chemistry). c. B. Rumus senyawa ini ada yang biner yaitu terdiri dari dua jenis atom dan poliatom yaitu terdiri lebih dari dua jenis atom.5 Nama-nama kation Kation +1 Nama Litium Natrium Kalium Sesium Perak Amonium Tembaga(I) Lambang Li+ Na+ K+ Cs+ Ag+ NH4+ Cu+ Nama Magnesium Kalsium Barium Seng Nikel Besi(II) Tembaga(II) +2 Lambang Mg2+ Ca2+ Ba2+ Zn2+ Ni2+ Fe2+ Cu2+ Nama Aluminium Kromium Besi(III) +3 Lambang Al3+ Cr3+ Fe3+ Nama Timah(IV) Timbal(IV) +4 Lambang Sn4+ Pb4+ Sumber: Ebbing. Perhatikan Tabel 3. kamu harus mengenal dulu nama-nama kation dan anion. dan 2 atom oksigen. b. Tata Nama Senyawa Anorganik Senyawa-senyawa anorganik dapat berupa senyawa ion atau senyawa kovalen. 4 atom hidrogen. misalnya garam dapur yang memiliki rumus NaCl dengan nama natrium klorida dan gas hasil pembakaran bahan bakar yang memiliki rumus CO2 dengan nama karbon dioksida.

Pemberian nama senyawa biner dimulai dengan nama logam kemudian nama nonlogam dengan diberi akhiran –ida. senyawa dibentuk dari ion logam (kation) dan nonlogam (anion). Contoh: CaBr2 brom + ida = bromida kalsium Nama senyawa CaBr2 menjadi kalsium bromida Berikut ini contoh pemberian nama beberapa senyawa biner. Pemberian nama senyawa ion yang biner dan poliatom berbeda. Berikut ini dijelaskan cara pemberian nama pada senyawa-senyawa tersebut. • Ion logam yang muatannya lebih tinggi diberi akhiran –i di belakang nama logam itu dalam bahasa latin. 1) Tata Nama Senyawa Biner Pada senyawa ion yang termasuk biner. 76 Kimia Kelas X SMA dan MA . senyawa asam. NaCl = natrium klorida CaS = kalsium sulfida NaBr = natrium bromida CaO = kalsium oksida KI = kalium iodida MgBr2 = magnesium bromida KF = kalium fluorida BaCl2 = barium klorida Beberapa logam seperti unsur transisi mempunyai lebih dari satu macam ion misalnya Fe2+ dan Fe3+.6 Nama-nama anion Anion –1 Nama Lambang Nama –2 Lambang Nama –3 Lambang Nama –4 Lambang Fluorida Klorida Bromida Iodida Nitrit Nitrat Sianida F– Cl I – – Oksida Sulfida Sulfat Sulfit Karbonat Dikromat Kromat – 3 O2– S 2– Nitrida Fosfida Fosfat Fosfit 2– N3– P 3– Karbida C4– Br– NO2– NO CN– SO42– SO3 CO32– Cr2O72– CrO42– PO43– PO33– Sumber: Ebbing. Begitu juga nama senyawa hidrat. sedangkan yang muatannya lebih rendah diberi akhiran –o.Tabel 3. dan senyawa basa. Senyawanya dengan Cl– membentuk FeCl2 dan FeCl3. General Chemistry Pemberian nama senyawa yang berikatan ion diawali dengan menuliskan nama ion positif kemudian nama ion negatifnya. misalnya KI memiliki nama kalium iodida karena berasal dari ion K+ dan ion I–. Pemberian nama untuk senyawa tersebut mengikuti aturan sebagai berikut.

... FeCl2 diberi nama Ferro klorida atau besi(II) klorida FeCl3 diberi nama Ferri klorida atau besi(III) klorida Latihan 3.. seperti CO32– dan SO42–.. .. ..... Tata Nama Senyawa Poliatom Pada senyawa ion salah satu ion atau kedua ion dapat merupakan ion poliatom. ... ... .... Anion Cl– = klorida ... Untuk anion sejenis tetapi jumlah oksigennya berbeda. Contoh: FeCl2 dan FeCl3 diberi nama sebagai berikut......4 Salin tabel berikut dan lengkapi! Rumus Senyawa NaCl Na2O CaCl2 FeS MgO Kation Na+ = natrium ...... .. . Contoh: NaNO2 = NaNO3 = K2SO3 = K2SO4 = natrium nitrit natrium nitrat kalium sulfit kalium sulfat CaSO4 MgCO3 Ba(NO3)2 Al2(SO4)3 = = = = kalsium sulfat magnesium karbonat barium nitrat aluminium sulfat Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 77 .. Nama Senyawa Natrium klorida . aturan tata namanya yaitu: • jika mengandung oksigen lebih banyak namanya diberi akhiran -at • jika mengandung oksigen lebih sedikit namanya diberi akhiran -it Contoh: NO3– = nitrat SO42– = sulfat PO42– = fosfat NO2– = nitrit SO32– = sulfit PO32– = fosfit 2) Pemberian nama senyawa poliatom diawali dengan menyebutkan nama kation kemudian nama anionnya... .... .• Di belakang nama logam (dalam bahasa Indonesia) dituliskan muatan ion dalam kurung dengan tulisan Romawi dilanjutkan dengan nama nonlogam diberi akhiran –ida. Ion poliatom biasanya terdiri dari dua unsur yang bergabung dan mempunyai muatan.

.7H2O mengikat 7 hidrat maka namanya yaitu magnesium sulfat heptahidrat.7.... ... misalnya MgSO4.. ... .. Nama Senyawa Kalium sulfat . . .... Nama senyawa hidrat untuk senyawa yang lain dapat dilihat pada Tabel 3....7H2O............ .. . .5 Salin tabel dan beri nama senyawa-senyawa berikut dengan melengkapi kolomkolom pada tabel! Rumus Senyawa K2SO4 Na2SO4 CaCO3 Sr(NO3)2 BaSO3 KClO4 Al2(SO3)3 Ion Positif K+ ...... Ion Negatif SO42– .. Contoh: NaClO = NaClO2 = NaClO3 = NaClO4 = natrium hipoklorit natrium klorit natrium klorat natrium perklorat Latihan 3. .. 3) 78 Kimia Kelas X SMA dan MA . untuk ion yang mengikat oksigen paling sedikit diberi awalan hipo dan akhiran –it..... sedangkan yang mengikat oksigen paling banyak diberi awalan per dan akhiran –at. ..... ..... Sistematika nomor Romawi untuk 1 = mono 6 = heksa 2 = di 7 = hepta 3 = tri 8 = okta 4 = tetra 9 = nona 5 = penta 10 = deka MgSO4... ...Unsur halogen. .. . Tata Nama Senyawa Hidrat Senyawa-senyawa tertentu ada yang dapat mengikat molekul air (hidrat). Pemberian nama senyawa hidrat yaitu menyebutkan nama senyawa diikuti dengan jumlah hidrat yang ditulis dengan sistematika nomor Romawi lalu kata hidrat... misalnya klor dapat membentuk ion yang mengandung oksigen dengan jumlah sampai 4. Cara pemberian namanya yaitu..

Penamaan senyawa basa yaitu dengan menuliskan nama logam di depan kata hidroksida. Asam merupakan senyawa yang mengandung kation H+ dan suatu anion. Asam biner terdiri dari dua jenis atom. Asam terdiri dari asam biner dan asam poliatom atau asam oksi.5H2O BaCl2.7 Beberapa nama senyawa hidrat Rumus Senyawa Na2CO3.10H2O CuSO4. Pemberian namanya yaitu dengan menuliskan kata asam diakhiri nama ionnya.8H2O Nama Senyawa Natrium karbonat dekahidrat Tembaga(II) sulfat pentahidrat Barium klorida oktahidrat Kalsium sulfat dihidrat Barium hidroksida oktahidrat Tata Nama Senyawa Asam dan Basa Senyawa asam akan dibahas pada bab larutan elektrolit tetapi tata nama asam dapat dipelajari berikut ini.8H2O CaSO4.2H2O Ba(OH)2.Tabel 3. Contoh: HCl = asam klorida HF = asam fluorida HBr = asam bromida H2S = asam sulfida HI = asam iodida Asam oksi yaitu asam yang mengandung oksigen. Nama senyawa asam biasanya dengan memberi awalan asam dan diakhiri dengan nama anion. Contoh: NaOH Ca(OH)2 Fe(OH)3 Cu(OH)2 = = = = natrium hidroksida kalsium hidroksida besi(III) hidroksida tembaga(II) hidroksida Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 79 . Pemberian namanya yaitu dengan menuliskan kata asam yang diikuti dengan nama anionnya. 4) Contoh: H2SO4 = H3PO4 = HNO3 = HNO2 = asam sulfat asam fosfat asam nitrat asam nitrit Senyawa basa dibentuk oleh ion logam sebagai kation dan ion OH– atau ion hidroksida sebagai anion.

Nama senyawa golongan alkana semuanya diberi akhiran –ana. Contoh penamaan senyawa alkana dan alkena dapat dilihat pada Tabel 3. contohnya amoniak NH3. Tabel 3. 80 Kimia Kelas X SMA dan MA . Senyawa organik yang sederhana hanya terdiri dari atom C dengan H. Golongan alkena diberi akhiran –ena. Tata Nama Senyawa Organik Senyawa organik ada yang sederhana dan ada yang kompleks.b. Beberapa nama senyawa kovalen biner dapat dilihat pada Tabel 3. Contoh: (4) oksi + ida = oksida N2O4 (2) (1) (3) tetra nitrogen di N2O4 diberi nama dinitrogen tetraoksida Pada senyawa kovalen yang jumlah unsur pertamanya satu. yang kompleks bisa mengandung C. Contohnya PCl5 diberi nama fosfor pentaklorida bukan monofosfor pentaklorida. metana CH4.8 Beberapa nama senyawa kovalen biner Rumus Senyawa CO CO2 SO3 Cl2O7 S2Cl2 karbon monoksida karbon dioksida belerang trioksida dikloro heptaoksida disulfur diklorida P2O3 P2O5 N2O5 SF4 PCl3 Nama Senyawa difosfor trioksida difosfor pentaoksida dinitrogen pentaoksida sulfur tetrafluorida fosfor triklorida Sumber: Ebbing.9. dan air H2O. N dengan rantai yang bercabang atau melingkar. nama unsur. H. awalan mono tidak dicantumkan. Berikut ini contoh tata nama senyawa hidrokarbon golongan alkana dan alkena. O.8. jumlah unsur kedua. General Chemistry 2. Nama senyawa tersebut adalah nama yang dikenal sehari-hari. Tata Nama Senyawa Kovalen Senyawa kovalen biner dibentuk dari dua unsur nonlogam. dan nama unsur kedua diikuti akhiran ida. Bagaimana tata nama senyawa kovalen secara sistematik? Tata nama senyawa kovalen yaitu dengan menuliskan jumlah unsur pertama.

.10 Beberapa nama senyawa organik Rumus C6H12O6 C2H5OH CH3COOH C12H22O11 Nama Glukosa Etanol (alkohol) Asetat (cuka) Sukrosa Rumus C2H5OC2H5 CHCl3 C6H6 CH2O Nama Eter Kloroform Benzena Formalin Latihan 3.. .... Aluminium sulfat . Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 81 . ....... K2S FeCl3 .10.. . ....Tabel 3... .6 1.. . . . . Tabel 3... . Ba3(PO4)2 (NH4)2SO4 . .. ........... General Chemistry Beberapa nama senyawa organik yang banyak digunakan sehari-hari dapat dilihat pada Tabel 3. Kation Anion Rumus Senyawa . Salin dan lengkapi tabel berikut! Nama Senyawa Ion Perak klorida ....9 Nama alkana dan alkena Alkana Rumus CH4 C2H6 C3H8 C4H10 C5H12 C6H14 C7H16 C8H18 C9H20 C10H22 Nama Metana Etana Propana Butana Pentana Heksana Heptana Oktana Nonana Dekana Rumus C2H4 C3H6 C4H8 C5H10 C6H12 C7H14 C8H16 C9H18 C10H20 Alkena Nama Etena Propena Butena Pentena Heksena Heptena Oktena Nonena Dekena Sumber: Ebbing.. ..

ada gejala lain yang menunjukkan terjadinya reaksi kimia. untuk memutuskannya diperlukan energi. Untuk mempelajari persamaan reaksi akan dibahas dulu tentang terjadinya reaksi kimia. Tuliskan rumus kimia senyawa berikut. a. atau terbentuknya endapan. Pada reaksi kimia tidak terjadi perubahan massa maka pada penulisan persamaan reaksi harus mengikuti aturan-aturan tertentu. Zat -zat sebelum bereaksi disebut pereaksi atau reaktan. Difosfor trioksida i. Contohnya pada pembentukan air dari gas H2 dan O2. 2 H2O(l) 2 H2(g) + O2(g) pereaksi hasil reaksi Catatan: Tanda panah menunjukkan menghasilkan Simbol fasa zat s = padat l = cair g = gas aq = larutan 82 Kimia Kelas X SMA dan MA . gas hidrogen dan gas oksigen merupakan pereaksi. Kalium sianida l. sedangkan zat yang terbentuk disebut produk atau hasil reaksi.2. 1. Asam fosfit k. Kedua reaksi tersebut dapat dilihat karena adanya perubahan dari warna zat mula-mula. yaitu perubahan wujud. Perubahan fisika yaitu perubahan yang tidak menghasilkan zat baru sedangkan perubahan kimia menghasilkan zat baru. suhu. adanya gas. Perubahan kimia disebut juga reaksi kimia atau reaksi saja. c. sedangkan air merupakan hasil reaksi. Karbon monoksida g. e. Dinitrogen tetraoksida h. Persamaan Reaksi Kalian tentu sudah mengenal perubahan fisika dan perubahan kimia. Selain perubahan warna. b. dan penyetaraan reaksi. macam-macam reaksi kimia. Contoh perubahan kimia yang dapat diamati di lingkungan kita yaitu kayu dibakar menjadi arang dan besi berkarat. f. Reaksi kimia dapat dituliskan dalam bentuk persamaan reaksi yang menyatakan rumus zat sebelum reaksi dan zat sesudah reaksi. d. Asam sulfida j. Reaksi Kimia Reaksi terjadi kalau ikatan-ikatan antara atom-atom pada suatu senyawa yang bereaksi putus dan berikatan lagi membentuk senyawa baru. Timbal(II) hidroksida Besi(II) sulfat Tembaga(II) sulfat pentahidrat Natrium karbonat dekahidrat Etanol Metana C. Ikatan-ikatan antar atom kadang-kadang kuat.

Satu gram NaOH dengan larutan asam klorida 1M. Reaksi ini merupakan reaksi yang menghasilkan endapan. Persamaan reaksinya: Zn(s) + 2 HCl(aq) H2(g) + ZnCl2(aq) Pb(NO3)2 direaksikan dengan K2CrO4 terbentuk endapan kuning. Dua mL larutan FeCl3 dengan 1 mL larutan KSCN. Terjadinya reaksi dapat diamati melalui gejala-gejala yang ditimbulkannya. Gejala-gejala apa saja yang timbul akibat terjadinya suatu reaksi kimia? Untuk mengetahui gejala-gejala terjadinya reaksi kimia lakukan Kegiatan 3. Reaksi ini merupakan reaksi yang mengakibatkan perubahan suhu. b. reaksikan zat-zat berikut di dalam tabung reaksi. Reaksi ini merupakan reaksi yang mengakibatkan perubahan warna. KEGIATAN 3. Gejalagejala apa yang terjadi? Diskusikan. Amati perubahan yang terjadi pada keempat tabung reaksi tersebut. Persamaan reaksinya: Pb(NO3)2(aq) + K2CrO4(aq) Larutan tak Larutan berwarna kuning PbCrO4(s) + Endapan kuning 2 KNO3(aq) Larutan tak berwarna FeCl3 yang berwarna kuning coklat direaksikan dengan KSCN yang tidak berwarna menghasilkan zat yang warnanya berbeda. Persamaan reaksinya: NaOH(s) + HCl(aq) t = 25 C NaCl(aq) + H2O(l) t > 25 C Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 83 .1.Pernahkah kamu melihat batu kapur yang dimasukkan ke dalam air? Campuran tersebut akan kelihatan seperti mendidih dan suhu menjadi panas. Pada saat seng direaksikan dengan asam klorida akan terlihat ada gas. a. c. d. Reaksi seng dengan asam klorida adalah reaksi yang menghasilkan gas. Peristiwa tersebut terjadi karena batu kapur yang mempunyai rumus CaO bereaksi dengan air menghasilkan Ca(OH)2. Dua mL larutan Pb(NO3)2 dengan 2 mL larutan K2CrO4. Persamaan reaksinya: FeCl3(aq) + KSCN(aq) Kuning coklat Tak berwarna FeSCN2+(aq) + Merah KCl(aq) Tak berwarna Jika NaOH direaksikan dengan asam klorida akan mengakibatkan suhunya menjadi lebih panas. Lakukan secara berkelompok.1 Eksperimen Reaksi Kimia Untuk mengetahui gejala-gejala terjadinya reaksi kimia. Logam seng dengan 2 mL larutan asam klorida.

Dari percobaan di atas dapat disimpulkan: Terjadinya reaksi kimia dapat dikenali dari gejala yang timbul yaitu terbentuknya gas, endapan, perubahan warna, dan perubahan suhu. Contoh lain reaksi-reaksi kimia yaitu sebagai berikut. Reaksi yang menghasilkan gas Contoh: 1) CaCO3(s) + 2 HCl(aq) CaCl2(aq) + H2O(l) + CO2(g) 2) Cu(s) + 4 HNO3(aq) Cu(NO3)2(aq) + 2 NO2(g) + 2 H2O(l) Reaksi pembentukan endapan Contoh: 1) BaCl2(aq) + Na2SO4(aq) Larutan tak Larutan tak berwarna berwarna 2) 2 Kl(aq) + Pb(NO3)2(aq) Larutan tak Larutan tak berwarna berwarna

a.

b.

BaSO4(s) + Endapan putih PbI2(s) + Endapan kuning

2NaCl(aq) Larutan tak berwarna 2 KNO3(aq) Larutan tak berwarna

c.

Reaksi yang mengakibatkan perubahan warna Contoh: 2 K2CrO4(aq) + 2 HCl(aq) K2Cr2O7(aq) + 2 KCl(aq) + H2O(l) Kuning Tak berwarna Jingga Tak berwarna Reaksi yang mengakibatkan perubahan suhu Contoh: 1) CaO(l) + H2O(l) Ca(OH)2(aq) 2) Mg(s) + 2HCl(aq) MgCl2(aq) + H2(g)

d.

Apakah di dalam tubuh kita terjadi reaksi? Dalam tubuh kita terjadi reaksi jika kita makan dan bernapas. Makanan dan oksigen akan bereaksi menghasilkan air dan CO2. Reaksi juga terjadi pada saat kita membuat kue. Pada saat membuat kue, mentega, gula, telur, air, dan soda kue dicampurkan. Soda kue bereaksi dengan bahan-bahan lain atau terurai karena pemanasan membentuk gas CO2, sehingga di dalam kue akan ada rongga-rongga kecil yang berisi gas CO2. Reaksi kimia juga sangat diperlukan pada pembentukan bahan-bahan sintetis seperti plastik, obat, dan kain. Terjadinya reaksi tidak saja akibat adanya zat yang mudah bereaksi, tetapi bisa juga diakibatkan adanya pengaruh cahaya, pemanasan, mikroorganisme, atau enzim. Untuk mencegah terjadinya reaksi-reaksi yang tidak diinginkan seperti pembusukan dan perkaratan maka diusahakan berbagai cara untuk menghambat pengaruh-pengaruh itu.

84

Kimia Kelas X SMA dan MA

Beberapa cara untuk mencegah terjadinya reaksi yang tidak diinginkan, yaitu sebagai berikut. a. Melindungi benda dari besi dengan dicat. b. Menyimpan obat-obatan di tempat sejuk. c. Menyimpan makanan di dalam kulkas. d. Menambahkan zat pengawet. e. Melakukan iradiasi pada buah-buahan.

2. Penyetaraan Persamaan Reaksi
Pada reaksi kimia terjadi perubahan dari pereaksi menjadi hasil reaksi. Atomatom yang terdapat pada pereaksi tidak berubah baik jenis maupun jumlahnya tetapi ikatan-ikatan antara atom-atomnya mengalami perubahan. Oleh karena itu pada reaksi kimia tidak terjadi perubahan massa, sesuai dengan hukum kekekalan massa. Penulisan reaksi dengan menyatakan lambang unsur atau rumus kimia senyawa yang terlibat dalam reaksi disebut persamaan reaksi, contohnya reaksi antara karbon dengan gas oksigen menghasilkan karbon dioksida. Penulisan persamaan reaksinya: C(s) + O2(g) CO2(g) karbon oksigen karbon dioksida Pada reaksi tersebut jumlah atom di sebelah kiri tanda panah sudah sama dengan jumlah atom di sebelah kanan, sehingga dikatakan reaksi sudah setara. Bagaimana kalau pada persamaan reaksi jumlah atom-atom di kiri dan di kanan belum sama? Misalnya reaksi C(s) + O2(g) CO(g). Agar jumlah atom di kiri dan kanan sama maka persamaan reaksi harus disetarakan dengan menambahkan koefisien reaksi. Persamaan reaksinya menjadi: 2 C(s) + O2(g) 2 CO(g) Koefisien reaksi Koefisien reaksi menunjukkan jumlah atom dalam rumus yang ada di belakangnya. Pada reaksi ini jumlah atom C dan O pada hasil reaksi masingmasing menjadi 2. Bagaimana langkah-langkah untuk menyetarakan persamaan reaksi? Perhatikan contoh berikut.

Contoh Soal
a. Setarakan persamaan reaksi : H2(g) + Cl2(g) HCl(g)! Dari reaksi tersebut, hitung dulu jumlah atom di ruas kiri atau pereaksi dan ruas kanan atau hasil reaksi. Atom H Cl Jumlah di ruas kiri 2 2 Jumlah di ruas kanan 1 1

Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi

85

Untuk menyamakan H dan Cl menjadi 2, tulis koefisien 2 di depan HCl. H2(g) + Cl2(g) 2 HCl(g) Hitung lagi jumlah H dan Cl di ruas kiri dan kanan. Di ruas kiri atom H ada 2 dan di kanan ada 2. Di ruas kiri atom Cl ada 2 dan di kanan ada 2. Sekarang persamaan reaksi sudah setara, yaitu jumlah atom H dan Cl di ruas kiri sama dengan di ruas kanan. b. Setarakan persamaan reaksi: H2(g) + O2(g) Hitung jumlah atom di ruas kiri dan kanan. Atom H O Jumlah di ruas kiri 2 2 H2O(l)

Jumlah di ruas kanan 2 1

Jumlah atom yang belum sama, yaitu O di ruas kanan. Kalikan ruas kanan dengan 2, tuliskan koefisien 2 di depan H2O, sehingga reaksinya menjadi: H2(g) + O2(g) 2 H2O(l) Selanjutnya hitung lagi jumlah atom di ruas kiri dan kanan, ternyata jumlah atom H belum sama. Untuk menyamakan atom H menjadi 4, tulis koefisien 2 di depan H2, sehingga reaksi menjadi: 2 H2(g) + O2(g) 2H2O(l) c. Setarakan persamaan reaksi : Al(s) + O2(g) Hitung jumlah atom di ruas kiri dan kanan. Atom Al O Jumlah di ruas kiri 1 2 Al2O3(s)

Jumlah di ruas kanan 2 3

Samakan dulu jumlah salah satu atomnya, misalnya Al dijadikan 2, sehingga reaksinya menjadi: 2 Al(s) + O2(g) Al2O3(s) Langkah selanjutnya hitung lagi jumlah atom di ruas kiri dan kanan, ternyata jumlah atom O belum sama. Untuk menyamakan atom O menjadi 3, tulis koefisien 1 2 Al(s) +
1 di depan 2 1 1 O2(g) 2

O2, sehingga reaksi menjadi: Al2O3(s)

Angka koefisien harus bulat dan sederhana, maka angka pecahan harus dibulatkan dengan mengalikan seluruh koefisien dengan angka dua sehingga reaksi menjadi: 4 Al(s) + 3 O2(g) 2 Al2O3(g)

86

Kimia Kelas X SMA dan MA

Setelah mengerti cara penyetaraan reaksi, menyetarakan reaksi tidak perlu lagi dalam beberapa langkah tetapi langsung disetarakan dalam satu reaksi.

Latihan 3.7
Setarakan persamaan reaksi berikut dan tuliskan nama zat-zat pereaksi serta hasil reaksinya! 1. 2. 3. 4. 5. 6. N2(g) + H2(g) Fe(s) + O2(g) KClO3(s) C4H10(g) + O2(g) Cu2S(s) + O2(g) C6H12O6(aq) + O2(g) NH3(g) Fe2O3(s) KCl(s) + O2(g) CO2(g) + H2O(l) Cu2O(s) + SO2(g) CO2(g) + H2O(l)

Rangkuman
1. Rumus kimia dapat berupa rumus kimia dan rumus empiris. Rumus kimia dibedakan menjadi rumus kimia senyawa ion dan senyawa kovalen. Tata nama senyawa ion diawali dengan menuliskan nama ion positif kemudian nama ion negatif. Pada senyawa biner dimulai dengan nama logam kemudian nama nonlogam dengan diberi akhiran-ida. Pada ion poliatom, ion yang memiliki oksigen lebih banyak nama ion diberi akhiran –it, yang lebih sedikit diberi akhiran-at. Tata nama senyawa kovalen diawali dengan menuliskan jumlah unsur pertama, nama unsur, jumlah unsur kedua, dan nama unsur kedua dengan akhiran –ida. Jumlah unsur ditulis dalam bahasa latin. Tata nama senyawa organik disesuaikan dengan nama golongannya. Gejala-gejala yang menyertai reaksi kimia adalah terjadinya endapan, gas, perubahan warna, dan suhu. Reaksi kimia dapat dituliskan dalam suatu persamaan reaksi yang menyatakan zat-zat pereaksi, hasil reaksi, koefisien reaksi dan fasa zat pada reaksi. Pada reaksi kimia tidak terjadi perubahan massa maka jumlah atomatom sebelum reaksi dengan hasil reaksi harus disamakan dulu dengan cara penyetaraan reaksi.

2.

3.

4. 5. 6.

7.

Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi

87

Kata Kunci

• • • • • • • •

Rumus kimia Rumus molekul Rumus empiris Tata nama senyawa Senyawa anorganik Senyawa organik Senyawa ion Senyawa kovalen

• • • • • • • •

Senyawa poliatom Senyawa biner Reaksi kimia Persamaan reaksi Senyawa hidrat Koefisien Pereaksi Hasil reaksi

Evaluasi Akhir Bab
A. Pilihlah salah satu jawaban yang benar.
1. Rumus kimia untuk seng dan besi berturut-turut adalah . . . . A. Sn dan Be D. Zn dan Be B. Sn dan Fe E. Se dan Be C. Zn dan Fe Berikut ini nama unsur dan rumus kimianya. (1) Natrium (Na) (4) Klorin (Cl2) (2) Oksigen (O2) (5) Timbal (Pb) (3) Emas (Au) (6) Fosfor (P4) Urutan penulisan rumus kimia yang benar adalah . . . . A. (1), (2), dan (4) D. (1), (2), dan (6) B. (1), (3), dan (4) E. (1), (4), dan (5) C. (1), (3), dan (5) Pasangan senyawa berikut yang keduanya rumus empiris adalah . . . . A. N2O dan C2H5OH D. C6H12O6 dan BaCl2 B. NH3 dan CH3COOH E. H2O2 dan C2H2 C. Al2O2 dan C4H10 Di antara rumus-rumus berikut yang merupakan rumus molekul dan rumus empiris dari asam asetat adalah . . . . Rumus molekul Rumus empiris A. C2H4O C2H4O CH2O B. C2H4O2 C. C2H4O2 C2H4O2 D. C2H6O C2H5O CH2O E. C2H5O Jumlah atom nitrogen terbanyak dalam senyawa . . . . A. KNO3 D. Fe(NO3)3 B. CO(NH2)2 E. Ca(NO2)2 C. N2O5
Kimia Kelas X SMA dan MA

2.

3.

4.

5.

88

. 15 B. Berapa banyak jumlah atom dalam senyawa (NH4)2SO4? A. 2. besi(II) oksida E. 2. . . 9. CaO + H2O Ca(OH)2 B. Reaksi yang sudah setara adalah . . .5 H2O 7. CaO(s) + 2 HCl(aq) CaCl2(aq) + 2 H2O(l) C. A. 11 E. A. A. 1 C. Fe2O3(s) + C(s) 2 Fe(s) + 3 CO(g) D. 1. dibesi trioksida B. A. 1. . Ca + 2 HCl CaCl2 + H2 12. Al2(SO4)3 B. 13 Fe2O3 adalah rumus kimia untuk senyawa . 2. iodium menyublin C. 1 D. kalsium karbonat E. AlSO4 D. . 2. A. A.H2O C. . CuSO4. . Asam klorida akan menghasilkan gas jika direaksikan dengan . 2. 1 B. makanan dicerna 11. 2. C2H6(g) + 3 O2(g) 2 CO2(g) + H2O(l) E. besi oksida D. 2. 10 D. Al3SO4 Rumus kimia kupri sulfat pentahidrat adalah . . A. CuSO4. A. natrium klorida C. . kalium hidroksida B. natrium hidroksida D. . 1.(H2O)5 E. . (CuSO4)5. 1. air menguap B. Al3(SO4)2 C. . . gula dilarutkan E. belerang melebur D. . . 10. 20 C. 1. AgNO3 + HCl AgCl + HNO3 E.H2O D. 1 E. 5 CuSO4. larutan perak nitrat 13. MgO + HCl MgCl2 + H2 C.6. besi(II) besi(III) oksida C. Koefisien reaksi yang tepat untuk reaksi: K(s) + H2O(l) KOH(aq) + H2(g) berturut-turut adalah . 8. Di antara proses berikut yang merupakan reaksi kimia adalah . 2 H2(g) + 3 SO2(g) 2 H2O(l) + 2 SO2(g) Tata Nama Senyawa dan Persamaan Reaksi 89 . KOH + HCl KCl + H2O D. . . CH4(g) + O2(g) CO2(g) + 2 H2O(l) B. 1. .5 H2O B. 2. . besi(III) oksida Aluminium sulfat mempunyai rumus kimia . . 2 14. . Al2SO4 E. . Di antara reaksi-reaksi berikut yang merupakan reaksi yang menghasilkan endapan adalah . CuSO4. 2.

b. pewangi. a. 4 C. 7. C2H5OH. 1. gas butana dibakar menghasilkan uap air dan gas karbon dioksida. 7. 4. 2 D. H2SO4 Mg(NO3)2 2. Selesaikan persamaan reaksi berikut. 2 B. 7. CH3COOH. 7. Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat. 90 Kimia Kelas X SMA dan MA . kalsium bereaksi dengan air menghasilkan gas hidrogen dan larutan kalsium hidroksida. b. (NH4)3PO4(aq) + Ba(OH)2(aq) Ba3(PO4)2(s) + NH3(g) + H2O(l) 4. 3. Tentukan kelompok senyawa yang merupakan rumus empiris. gas hidrogen bereaksi dengan tembaga(II) oksida menghasilkan tembaga dan uap air. tulis nama dan rumus kimianya kalau ada. y. 2. 2 B. 7. tembaga c. 5. buat laporan singkat. a. Tuliskan rumus kimia dari unsur-unsur dan senyawa-senyawa berikut. dan pembasmi serangga. 1. . a. SO2(g) + O2(g) SO3(g) b. Pada reaksi: x C2H6(g) + y O2(g) z CO2(g) + H2O(g) x. Amati bahan aktif yang tertera pada label kemasannya. fosfor d. CCl4 c. aluminium oksida bereaksi dengan asam sulfat menghasilkan aluminium sulfat dan air. . P4O6(s) + H2O(l) H3PO3(aq) e. 4. C2H6. COC(NH2)2 a. Tulis persamaan reaksi jika.15. Diketahui beberapa macam senyawa dengan rumus kimia sebagai berikut. kalium sulfat Tuliskan nama senyawa berikut. pengharum. c. pemutih. d. Tentukan rumus empiris dari kelompok senyawa yang bukan merupakan rumus empiris. dan z berturut-turut yang benar adalah . dinitrogen tetraoksida b. a. d. Ca3(PO4)2 b. (NH4)2C2O4. 4 E. (NH4)2CO3(s) + KOH(aq) K2CO3(aq) + H2O(l) + NH3(g) f. T u g a s Di rumah banyak digunakan bahan yang mengandung zat kimia. Al2Cl6. Na2O(s) + H2O(l) NaOH(aq) c. A. misalnya pembersih. . C6H14(g) + O2(g) CO2(g) + H2O(g) d. 2.

2. menjelaskan Hukum Kelipatan Perbandingan. Hukum Perbandingan Volum. Chemistry :The Molecular Nature of Matter and Change Kalsium karbonat ditemukan pada beberapa bentuk seperti pualam. Persen massa unsur-unsur pembentuknya tidak berubah walaupun sumbernya berbeda. dan Hipotesis Avogadro. Hal ini sesuai dengan Hukum Perbandingan Tetap. membuktikan berlakunya Hukum Kekekalan Massa melalui percobaan. Hukum Dasar Kimia Hukum Dasar Kimia 91 91 . batu koral. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. 3.Bab IV Hukum Dasar Kimia Sumber: Silberberg. dan kapur. membuktikan berlakunya Hukum Perbandingan Tetap dari data-data percobaan.

maka massa unsur BI : BII = 2 : 3 menyatakan 1 vol gas A + 1 vol gas B 2 vol gas C Volum A : Volum B : Volum C = 1 : 1 : 2 Pada P dan T sama A2 + B2 2 AB Jumlah molekul A2 : Jumlah molekul B2 : Jumlah molekul AB = 1 : 1 : 2 92 Kimia Kelas X SMA dan MA .PETA KONSEP Hukum Dasar Kimia terdiri dari Hukum Lavoisier Hukum Proust menyatakan Hukum Dalton Hukum Gay Lussac Hipotesis Avogadro menyatakan Zat A + A + B Zat C Massa A + B = Massa C menyatakan Unsur A + Unsur B Senyawa C Massa A : Massa B selalu tetap membentuk Senyawa C menyatakan Unsur A + Unsur B Senyawa I AB Senyawa II A2B3 Massa unsur A sama.

Hukum Perbandingan Tetap (Proust).P ada awal abad ke-18 para ilmuwan telah melakukan percobaan-percobaan yang mempelajari secara kuantitatif susunan zat dari beberapa reaksi kimia. Hukum dasar kimia yang akan dibahas di sini adalah Hukum Kekekalan Massa (Lavoisier). Hukum Perbandingan Volum (Gay Lussac). Hukum Kekekalan Massa benang 2. Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier) Suatu reaksi terjadi karena adanya pemutusan ikatan-ikatan pada zat-zat pereaksi dan selanjutnya terjadi pembentukan ikatan lagi pada zat hasil reaksi. larutanKI Dari kegiatan tersebut didapat data percobaan seperti pada Tabel 4.970 6. Mereka menemukan adanya keteraturan-keteraturan yang dinyatakan sebagai hukum-hukum dasar kimia.630 Massa sesudah reaksi PbI2 dan KNO3 (gram) 3. Bagaimana dengan massa zat-zat pada reaksi itu? Penelitian tentang massa zatzat pada reaksi telah dicoba sejak dulu. Sediakan larutan KI pada labu erlenmeyer besar dan Pb(NO 3) 2 pada tabung reaksi kecil yang diikat dengan benang. Sumbat labu kemudian timbang. Hukum Kelipatan Perbandingan (Dalton). 3. Miringkan tabung reaksi sampai kedua larutan bereaksi. Tabel 4.315 4.970 6.1 Data percobaan massa zat sebelum dan sesudah reaksi No.315 4.630 1. 5.1. 2.1 Observasi 1. tabung reaksi berisi Pb(NO3)2 3. Masukkan tabung reaksi berisi larutan Pb(NO3)2 dengan hati-hati ke dalam labu seperti pada gambar (Hati-hati kedua larutan jangan tercampur). dan Hipotesis Avogadro. Penelitian ini dapat dilakukan juga olehmu yaitu dengan cara melakukan kegiatan berikut. 4. Hukum Dasar Kimia 93 . A. KEGIATAN 4. Percobaan Massa sebelum reaksi Pb(NO3)2 + KI (gram) 3. Timbang kembali seluruh alat dan hasil reaksi tersebut.

94 Kimia Kelas X SMA dan MA .1 Berkut ini tabel reaksi antara tembaga dan belerang (sulfur) yang menghasilkan tembaga(II) sulfida berdasarkan Hukum Kekekalan Massa... seperti pembakaran kayu akan menghasilkan abu yang rapuh dan ringan dibandingkan dengan kayu yang dibakar sebelumnya.. Salin tabel. lengkapi. 1.. Lavoisier mengemukakan bahwa jika suatu reaksi kimia dilakukan dalam tempat tertutup. Unsur-unsur pembentuk natrium klorida yaitu logam natrium dan gas klor yang masing-masing memiliki sifat yang berbeda. dan tulis persamaan reaksinya.30 . 3.. sehingga tidak ada hasil reaksi yang keluar dari tempat tersebut. 2. jumlah massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama. 0. Percobaan-percobaan ini telah dilakukan ahli kimia sejak zaman dulu.24 0. ternyata massa zat sebelum reaksi dan sesudah reaksi adalah tetap. Latihan 4. Inilah yang disebut sebagai Hukum Kekekalan Massa. 0.Berdasarkan percobaan tersebut dapat diketahui massa zat sebelum dan sesudah reaksi tidak ada perubahan..15 0...36 . Dalam buku itu.. 0. 4. Teori flogiston itu hilang setelah Antoine Laurent Lavoisier (1743 – 1794) seorang ilmuwan Perancis menerbitkan bukunya berjudul Traite Elementaire de Chemie.. Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust) Garam dapur atau natrium klorida merupakan suatu senyawa yang sangat berguna untuk kesehatan tubuh kita. Sampai pertengahan abad ke-18 para ahli kimia masih menduga bahwa sebagian massa zat ada yang hilang setelah terjadinya reaksi kimia... Tembaga (gram) 0.20 0. Hukum Kekekalan Massa. B. “Sesuatu” itu disebut “flogiston”.60 . berbunyi: Dalam setiap reaksi kimia.60 Belerang (gram) . Massa sebelum reaksi No. Mereka menduga bahwa sesuatu telah menghilang pada saat pembakaran. juga membuat makanan menjadi enak rasanya.40 Massa sesudah reaksi Tembaga(II) sulfida (gram) 0.

5 1826) adalah ilmuwan yang pertama 0. 1. suatu senyawa merupakan zat baru yang sifatnya berbeda dengan unsurunsur pembentuknya.4 0. Gas klor dalam jumlah yang cukup apabila terisap pada saat bernapas dapat menimbulkan iritasi pada selaput lendir hidung. 2.4 menemukan fakta tentang per0.24 0.1 Grafik antara massa Fe dengan massa S Massa S Hukum Perbandingan Tetap berbunyi: Perbandingan massa unsur-unsur penyusun suatu senyawa selalu tetap.Logam natrium apabila direaksikan dengan air dapat meledak. akan terlihat seperti Gambar 4.1.6 0.1 0. 2.5 0. 4.3 bandingan massa dari unsur-unsur 0.56 0.42 0. Massa Senyawa FeS (gram) Massa Logam Fe (gram) Massa S (gram) No. Grafik yang didapat berupa garis linier.2 0.11 0.1 percobaan-percobaan yang kemudian dikenal sebagai Hukum Perbandingan 0.6 Joseph Louis Proust (1754 – 0.7 dan S pada FeS adalah tetap.32 0. ternyata perbandingan massa besi dan belerang pada senyawa besi belerang tetap yaitu 7 : 4. 0.71 0.66 0.2 Interpretasi Data Hukum Perbandingan Tetap Perhatikan data massa besi dan belerang pada senyawanya yaitu besi belerang atau besi sulfida berikut ini.49 0. berarti perbandingan massa Fe 0. Hukum Dasar Kimia 95 .77 0.28 0. 3.7 Tetap. lakukan kegiatan berikut! KEGIATAN 4. Bagaimanakah perbandingan massa unsur-unsur pembentuk senyawa? Untuk mempelajarinya. 0. Kalau data tersebut dibuat grafik.88 1. Massa Fe Gambar 4.40 Tentukan perbandingan antara massa Fe dan S pada masing-masing percobaan! Bagaimana perbandingan Fe dan S pada senyawa FeS? Berdasarkan data di atas. 1.3 0.2 dalam senyawa dengan melakukan 0. Jadi.

c.2 Ilustrasi kelipatan perbandingan pada CO dan CO2 96 Kimia Kelas X SMA dan MA . Perbandingan massa oksigen pada CO dan CO2 dapat diilustrasikan seperti Gambar 4. Massa karbon sama Perbandingan massa oksigen 1 : 2 Sumber: Silberberg.2.020 1.33 gram 2.025 Massa oksigen (gram) 0. Sampel Massa senyawa (gram) 1. misalnya karbon dengan oksigen dapat membentuk karbon monoksida dan karbon dioksida dengan rumus CO dan CO2.66 gram 1. Tabel 4.263 0. b. Data beberapa percobaannya adalah sebagai berikut.382 Massa natrium (gram) 0.2 Logam natrium jika direaksikan dengan gas oksigen akan dihasilkan natrium oksida.149 1. Apakah data tersebut sesuai dengan hukum perbandingan tetap? Jelaskan! Tulis reaksi pada percobaan tersebut! C.66 gram Karbon 1 gram 1 gram karbon monoksida karbon dioksida Dari data ternyata perbandingan massa oksigen yang terikat oleh karbon dengan massa yang sama yaitu 1 : 2.357 A B C a.2 Data perbandingan massa oksigen pada senyawa CO dan CO2 Rumus Senyawa Massa Senyawa Massa Unsur pada Senyawa Oksigen CO CO2 2.33 gram 3. didapat data sebagai berikut. Dari beberapa penelitian terhadap senyawasenyawa yang membentuk lebih dari satu rumus. Tentukan perbandingan massa natrium dengan massa oksigen pembentuk senyawa pada setiap percobaan. Pada suatu penelitian. Chemistry :The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 4.757 1.399 0.Latihan 4.548 1. Perbandingan ini merupakan perbandingan yang sederhana. Hukum Kelipatan Perbandingan (Hukum Dalton) Beberapa unsur dapat membentuk senyawa dengan berbagai perbandingan. Dalton mengemukakan suatu pernyataan yaitu sebagai berikut.

Tabel 4.3 Perbandingan massa oksigen pada senyawa H2O dan H2O2 Massa Pembentuk Senyawa (gram) Senyawa I II Air Hidrogen peroksida Nama Rumus H H2O H2O2 10 10 O 80 160 OI : OII = 1 : 2 Perbandingan Massa Unsur Pada data tersebut dapat dilihat. jika tidak ada massa unsurnya yang sama? Perhatikan contoh berikut.3. untuk massa H yang sama.Jika ada dua senyawa yang dibentuk dari dua unsur yang sama dan massa satu unsur pada kedua senyawa itu sama maka massa unsur yang lainnya mempunyai angka perbandingan yang sederhana dan bulat. Perbandingan massa N dan O dalam senyawa NO dan NO2 adalah sebagai berikut. maka massa O pada NO dapat dihitung sebagai berikut: 28 x 24 gram = 32 gram 21 Hukum Dasar Kimia 97 . Pernyataan Dalton ini disebut juga Hukum Dalton atau Hukum Kelipatan Perbandingan. Bagaimana cara menentukan berlakunya Hukum Kelipatan Perbandingan pada beberapa senyawa. Contoh Soal 1. perbandingan massa O yang diikat adalah 1 : 2. Massa Pembentuk (gram) Senyawa N NO NO2 21 28 O 24 64 Buktikan apakah kedua rumus senyawa tersebut memenuhi Hukum Kelipatan Perbandingan? Penyelesaian: Jika massa N pada senyawa NO disamakan dengan massa N pada NO2 yaitu 28. Sekarang coba kamu perhatikan data pada Tabel 4. ini merupakan bilangan bulat dan sederhana.

2.5 gram 100 33.5 Q 20 33. kedua rumus ini memenuhi Hukum Kelipatan Perbandingan. Jadi. 5 x 100 gram = 66. 5 Massa Q = x 100 gram = 33.5 Apakah rumus senyawa sesuai dengan Hukum Kelipatan Perbandingan? Penyelesaian: Dimisalkan massa senyawa = 100 gram.5 gram 100 Data menjadi: Massa P = Massa Unsur (gram) Senyawa P I II 80 66. maka Untuk senyawa I 80 Massa P = x 100 gram = 80 gram 100 20 Massa Q = x 100 gram = 20 gram 100 Untuk senyawa II 66.5 98 Kimia Kelas X SMA dan MA . % Massa Unsur Senyawa P I II 80 66.Perbandingan massa menjadi: Massa Pembentuk (gram) Senyawa N NO NO2 28 28 O 32 64 Dari perbandingan ini untuk perbandingan massa N yang sama ternyata perbandingan massa oksigennya 32 : 64 atau 1 : 2 yang merupakan bilangan bulat dan sederhana. Dua buah senyawa dibentuk oleh unsur NO dan NO2 dengan perbandingan massa sebagai berikut.5 Q 20 33.

.. Latihan 4. . • Senyawa kedua terdiri dari 24 gram karbon dan 4 gram hidrogen.5 g mengandung 63...Supaya salah satu unsur massanya sama.. . . Cu dan S membentuk dua senyawa. Pada senyawa kedua yang massanya 47. . : .... sisanya S. Masukkan hasil analisis tersebut pada tabel seperti berikut dan tentukan perbandingan massanya.. misalnya unsur Q disamakan menjadi 20 gram. Jadi. rumus senyawa tersebut memenuhi Hukum Kelipatan Perbandingan. ..5 g Cu.. : . 5 Sehingga data tersebut menjadi: Massa Unsur (gram) Senyawa P I II 80 40 Q 20 20 Untuk massa Q yang sama perbandingan PI dan PII adalah 2 : 1. . yang merupakan bilangan bulat dan sederhana. Perbandingan Massa Apakah kedua senyawa ini memenuhi Hukum Dalton? 2.3 Selesaikan soal-soal berikut! 1. maka : massa P pada senyawa II = 20 x 66. Analisis dua buah senyawa yang terdiri dari karbon dan hidrogen memberikan hasil-hasil sebagai berikut. Pada senyawa pertama yang massanya 79.5 gram = 40 gram. Massa Senyawa C I II . HI : HII = . . Apakah kedua senyawa tersebut memenuhi hukum Dalton? Hukum Dasar Kimia 99 . . CI : CII = .. H . . • Senyawa pertama terdiri dari 24 gram karbon dan 6 gram hidrogen.71 g mengandung 16 g S sisanya Cu. . 33.

2. Ia mempelajari sendiri ilmu-ilmu Kimia dan Meteorologi. perbandingan volum gas-gas yang bereaksi dan gas hasil reaksi merupakan bilangan bulat dan sederhana.3 Dua volum hidrogen dan satu volum oksigen menghasilkan dua volum air Dari data percobaan tersebut Gay Lussac menyimpulkan: Pada temperatur dan tekanan yang sama. 1. Sumber: Silberberg. Pada tahun 1808 Josep Louis Gay Lussac dari Perancis menyelidiki hubungan antara volum gas-gas dalam suatu reaksi kimia. Chemistry :The Molecular Nature of Matter and Change D. Berdasarkan data yang telah ada sampai pada waktu itu merumuskan Hukum Kelipatan Perbandingan. Sebagai seorang pemikir. Pernyataan ini dikenal sebagai Hukum Perbandingan Volum.INFO KIMIA John Dalton (1766 – 1843) John Dalton adalah seorang guru matematika di Menchester Inggris. satu volum gas oksigen bereaksi dengan dua volum gas hidrogen menghasilkan dua volum uap air . + hidrogen oksigen air Sumber: Ebbing. Berikut contoh perbandingan volum pada reaksi-reaksi gas pada kondisi (suhu dan tekanan) yang sama.3. General Chemistry Gambar 4. ia berhasil menyusun suatu teori tentang atom. H2(g) + 1 vol 2 NH3(g) 2 vol Cl2(g) 1 vol N2(g) 1 vol 2 HCl(g) Perbandingan volum H2 : Cl2 : HCl = 1 : 1 : 2 2 vol + 3 H2(g) 3 vol Perbandingan volum NH3 : N2 : H2 = 2 : 1 : 3 100 Kimia Kelas X SMA dan MA . Perhatikan Gambar 4. Perbandingan volum gas-gas pada reaksi sesuai dengan perbandingan koefisien reaksinya. Ia menemukan bahwa pada suhu dan tekanan yang sama. Hukum Perbandingan Volum (Gay Lussac) Dalton berhasil menyelidiki hubungan massa antara zat-zat yang membentuk suatu senyawa.

Berdasarkan hukum ini. volum gas CO2 yang dihasilkan = 6 liter. 5 x volum C3H8 1 5 x 2 liter = 10 liter 1 Menghitung volum gas CO2 Untuk menghitung volum CO2 buat perbandingan volum C3H8 : volum CO2 Volum C3H8 : volum CO2 = 1 : 3 Maka: Volum CO2 x 1 = 3 x volum C3H8 Volum CO2 = 3 x 2 liter = 6 liter 1 c.Hukum ini hanya berlaku untuk reaksi-reaksi gas yang susunan molekulnya sederhana. Tentukan: a. C3H8 bereaksi dengan gas oksigen menghasilkan karbon dioksida dan uap air. a. Menghitung volum gas O2 Untuk menghitung volum O2 buat perbandingan volum C3H8 : volum O2 Volum C3H8 : volum O2 = 1 : 5 Maka: Volum O2 x 1 = 5 x volum C3H8 Volum O2 = = b. b. kita dapat menghitung volum gas pada suatu reaksi. volum O2 yang diperlukan adalah 10 liter. dan volum uap air yang dihasilkan = 8 liter. Menghitung volum uap air Untuk menghitung volum uap air buat perbandingan volum C3H8 : H2O(g) Volum C3H8 : volum uap air = 1 : 4 Maka: Volum uap air x 1 = 4 x volum C3H8 Volum uap air = 4 x 2 liter = 8 liter 1 Jadi. volum gas O2 yang diperlukan. volum gas CO2 yang dihasilkan. volum uap air yang dihasilkan. Perhatikan contoh soal berikut. Hukum Dasar Kimia 101 . Hukum perbandingan volum ini diperoleh semata-mata dari hasil percobaan. c. Penyelesaian: Persamaan reaksi setara: C3H8(g) + 5 O2(g) 3 CO2(g) + 4 H2O(g) Perbandingan volum C3H8 : O2 : CO2 : H2O = 1 : 5 : 3 : 4. jika volum salah satu gas diketahui. Contoh Soal Dua liter gas propana.

b. Berapa volum gas hasil reaksi pada suhu kamar? E. c.250 1. seorang ahli fisika dari Italia bernama Amadeo Avogadro berpendapat bahwa ada hubungan antara jumlah partikel-partikel dalam gas dan volum gas.5 liter gas oksigen direaksikan membentuk air. 5 liter gas oksigen. Untuk lebih mamahaminya perhatikan contoh soal berikut.961 Volum (L) 1 1 1 Jumlah Molekul 2. 76 cmHg) pada Tabel 4. jika volumnya diketahui.4 Selesaikan soal-soal berikut! 1.4 Data percobaan pengukuran volum pada suhu dan tekanan standar Nama Oksigen Nitrogen Karbon dioksida Massa (gram) 1. Hipotesis ini dijadikan suatu hukum. Hipotesis Avogadro berbunyi: Pada temperatur dan tekanan yang sama. Berapa liter gas CO2 dapat diperoleh pada keadaan yang sama jika digunakan: a. yang tidak bergantung pada jenis gas.4. Tabel 4. 10 liter gas hidrogen dan 7. semua gas pada volum yang sama mengandung jumlah molekul yang sama pula. Untuk memahaminya.688 x 1022 Dari data tersebut ternyata dalam volum yang sama dan keadaan yang sama terdapat jumlah molekul yang sama pula.Latihan 4. Gas CO dan oksigen dapat bereaksi membentuk gas CO2. Berdasarkan hipotesis tersebut kamu dapat menentukan jumlah molekul gas lain. Hipotesis Avogadro Pada tahun 1811. yang dikenal sebagai Hukum Avogadro. perhatikan data percobaan penentuan jumlah molekul beberapa gas pada volum 1 L serta suhu dan tekanan standar (0 C. 25 liter gas CO dan 10 liter gas oksigen? 2.688 x 1022 2. 102 Kimia Kelas X SMA dan MA . 10 liter gas CO dan 8 liter gas oksigen.688 x 1022 2.460 1.

+ H2(g) Cl2(g) HCl(g) Sumber: Ebbing. Berapa jumlah molekul yang terdapat di dalam 2 liter gas CO2 pada suhu dan tekanan tersebut? Penyelesaian: Jumlah molekul CO2 = 2 x 3. berapa molekul gas hidrogen yang diperlukan dan berapa molekul gas NH3 yang dihasilkan? Hukum Dasar Kimia 103 .5 Perbandingan molekul H2 : Cl2 : HCl Berdasarkan uraian tentang hipotesis ini. Amati jumlah molekul pada diagram berikut. maka perbandingan jumlah molekul pada reaksi ini sama dengan perbandingan koefisien reaksinya. Contoh Soal Gas nitrogen dan gas hidrogen dapat bereaksi membentuk gas amoniak (NH3) pada keadaan tekanan dan suhu yang sama. Jika 40 molekul gas nitrogen.4 Reaksi H2 dan Cl2 Perbandingan molekul H2: Cl2 : HCl adalah 5 : 5 : 10 = 1 : 1 : 2 atau 1 molekul gas hidrogen dengan 1 molekul gas klor akan menghasilkan 2 molekul gas hidrogen klorida. Reaksinya dapat ditulis: H2(g) + Cl2(g) 2 HCl(g) Molekul H2 1 : Molekul Cl2 1 : Molekul HCl 2 Sumber: Ebbing. General Chemistry Gambar 4.1022 molekul. 1 Bagaimana perbandingan jumlah molekul zat pada reaksi gas? Jika satu volum gas hidrogen direaksikan dengan satu volum gas klor akan dihasilkan dua volum gas hidrogen klorida dengan perbandingan 1 : 1 : 2.1022 molekul = 6. General Chemistry Gambar 4.Contoh Soal Pada suhu dan tekanan tertentu dalam 1 L gas O2 terdapat 3 x 1022 molekul.

tentukan jumlah molekul gas CO2 dan gas H2O yang dihasilkan! Rangkuman 1. Senyawa C Massa A: massa B selalu tetap membentuk senyawa C Hukum Kelipatan Perbandingan (Hukum Dalton) berbunyi jika ada dua senyawa yang dibentuk dari dua unsur yang sama dan massa satu unsur pada kedua senyawa itu sama maka massa unsur yang lainnya mempunyai angka perbandingan yang sederhana dan bulat. Tentukan rumus oksida nitrogen yang dihasilkan! 2. Unsur A + Unsur B 3. Dua liter gas metana dibakar menurut reaksi CH4(g) + 2 O2(g) CO2(g) + 2 H2O(g). Latihan 4.000 molekul. Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier) berbunyi jumlah massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama.Penyelesaian: Reaksi Perbandingan koefisien Perbandingan volum Gas H2 yang diperlukan Gas NH3 yang terjadi : : : : : N2(g) 1 1 vol 3 1 2 1 + : : 3H2(g) 3 3 vol : : 2 NH3(g) 2 2 vol x 40 molekul = 120 molekul x 40 molekul = 80 molekul Jadi. 104 Kimia Kelas X SMA dan MA . Unsur A + Unsur B Senyawa I: AB Senyawa II: A2B3 Massa unsur A sama. maka massa unsur BI : BII = 2 : 3 2. 100 molekul gas nitrogen direaksikan dengan 300 molekul gas oksigen menghasilkan oksida nitrogen. Zat A + Zat B Zat C Massa A + B = massa C Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust) berbunyi perbandingan massa unsur-unsur penyusun dalam tiap senyawa selalu tetap.5 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Jika dalam 1 liter gas metana terdapat 100. gas H2 yang diperlukan adalah 120 molekul dan NH3 yang terjadi adalah 80 molekul. Pada suhu dan tekanan yang sama.

Pernyataan yang tepat tentang penemu dan nama hukum dasar kimia yang ditemukannya adalah . . 2. Hukum Perbandingan Volum (Hukum Gay Lussac) berbunyi pada temperatur dan tekanan yang sama perbandingan volum gas-gas yang bereaksi dan gas hasil reaksi merupakan bilangan bulat dan mudah. A. 1. Kata Kunci • • • • • • Hukum dasar kimia Hukum kekekalan massa (Hukum Lavoisier) Hukum perbandingan tetap (Hukum Proust) Hukum kelipatan perbandingan (Hukum Dalton) Hukum perbandingan volum (Hukum Gay Lussac) Hukum Avogadro Evaluasi Akhir Bab A. D. Lavoisier Gay Lussac Avogadro Proust Dalton Nama Hukum Kelipatan Perbandingan Kekekalan Massa Perbandingan Berganda Perbandingan Tetap Kekekalan Massa Jika 24 gram karbon dibakar dengan gas oksigen dalam wadah tertutup rapat. maka hasil reaksinya . sama dengan 24 gram B.4. kurang lebih sama dengan 24 gram E. P dan T sama: A2 + B2 2AB Jumlah molekul A2 : Jumlah molekul B2 : Jumlah molekul AB 1:1:2 5. . tidak dapat diramalkan Hukum Dasar Kimia 105 . . . . lebih besar dari 24 gram C. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. semua gas pada volum yang sama mengandung jumlah molekul yang sama pula. 1 volum gas A + 1 volum gas B 2 volum gas C Volum A : Volum B : Volum C = 1 : 1 : 2 Hukum Avogadro berbunyi pada temperatur dan tekanan yang sama. Penemu A. . B. E. C. lebih kecil dari 24 gram D.

Massa Sisa Massa Hidrogen 4 gram 5 gram 6 gram Massa Oksigen 16 gram 32 gram 50 gram Massa H2O 18 gram 36 gram 54 gram Hidrogen 2 gram 1 gram – Oksigen – – 2 gram Dari data di atas. . 50 B. 75 C. Data percobaan pembentukan air dari gas hidrogen dan gas oksigen adalah sebagai berikut. 1 : 4 B. 2 : 4 C. A. 13 E. 2 n B. . 10 n E. 5 n C. A. 8 n D. perbandingan massa hidrogen dan oksigen pada air adalah . 200 Pada P dan T tertentu 2 liter gas NO mengandung 4n molekul. 1 : 6 D. Jika 100 atom A dicampur dengan 200 atom B. maka jumlah molekul A2B dapat dihasilkan pada reaksi itu sebanyak-banyaknya adalah . 1 : 8 E. 8 C. . Berapa mol oksigen. 150 E. 10 D.. A. 2 B.. 100 D. A. 2 : 9 4. . 2 Suatu unsur A bersenyawa dengan unsur B menghasilkan senyawa yang rumus molekulnya A2B. O2 . Pada keadaan yang sama 10 liter gas oksigen mengandung jumlah molekul sebanyak . 6. 106 Kimia Kelas X SMA dan MA . . yang diperlukan untuk membakar dua mol C4H10(g) dengan sempurna? Reaksi C4H10(g) + O2(g) CO2(g) + H2O(l). 20 n 5..3. .

b. 1 atm). membentuk 2 liter gas NxOy (25 C. 1 : 1 D. Dalton B. A. 2. 8 x 4 11 x 4 8 x 11 C. . . B. . . Untuk kedua senyawa itu berlaku Hukum Kelipatan Perbandingan maka perbandingan massa oksigen adalah . Jumlah molekul di dalam 100 mL gas karbon dioksida pada kondisi yang sama adalah . NO2 D. 4 x 11 8. . Lavoisier C. Rumus molekul NxOy adalah . Senyawa SO2 mengandung 50% belerang dan senyawa SO3 mengandung 40% belerang. 2 : 3 100 mL gas oksigen mengandung x molekul. A. 4 : 5 B. . . Proust D. D. 8 gram Mg direaksikan dengan 4 gram O. berapa gram MgO dapat dihasilkan apabila: a. 1 atm). . A. . Massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama. E.7. Pernyataan tersebut dikemukakan oleh . NxOy(g) NO(g) + O2(g). NO3 Unsur belerang dan unsur oksigen dapat membentuk dua senyawa yaitu SO2 dan SO3. . 9. N2O3 C. Tentukan rumus senyawa NxOy tersebut. Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat. 5 : 6 C. 1. Diketahui 2 liter gas nitrogen (25 C. x 10. . NO B. 6 gram Mg direaksikan dengan 6 gram O? Pada keadaan tertentu ternyata 100 mL gas NxOy terurai menjadi 100 mL gas NO dan 50 mL gas O2 dengan reaksi sebagai berikut. Hukum Dasar Kimia 107 . Perbandingan massa magnesium dan oksigen dalam MgO adalah 3 : 2. . N2O E. 1 : 2 E. Avogadro E. 1 atm) bereaksi dengan 3 liter gas oksigen (25 C. Gay Lussac B. c. A. 6 gram Mg direaksikan dengan 4 gram O.

3. Informasi bisa didapat dari buku-buku. Buat laporannya dengan singkat! 108 Kimia Kelas X SMA dan MA . Karbon dan oksigen dapat membentuk dua buah senyawa dengan massa karbon dalam senyawa-senyawa tersebut masing-masing 3 bagian dan 4 7 6 bagian. Cobalah cari informasi tentang penemu hukum-hukum ini secara lengkap. Ada beberapa ahli yang berjasa pada penemuan ini. bagaimana sejarahnya sampai mendapatkan penemuan-penemuan yang berharga untuk memotivasimu dalam belajar kimia. internet. majalah atau ensiklopedia. Apakah kedua senyawa itu memenuhi hukum kelipatan perbandingan? T u g a s Hukum dasar kimia sangat penting bagi pemecahan masalah pada ilmu kimia dan ilmu pengetahuan alam lainnya.

menjelaskan pengertian mol. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. Cara itu digunakan ahli kimia untuk menentukan sejumlah zat-zat atau jumlah partikel pada unsur atau senyawa. 3.Bab V Perhitungan Kimia Sumber: Silberberg. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change Jumlah permen dalam stoples dapat diketahui jika berat dari satu permen dan seluruh permen diketahui. menerapkan konsep mol dalam berbagai perhitungan kimia. menjelaskan hubungan mol dengan jumlah partikel. Perhitungan Kimia Perhitungan Kimia 109 109 . 2. dan volum. 4. massa. menentukan Ar suatu atom dan Mr suatu senyawa.

PETA KONSEP Perhitungan Kimia berupa Perhitungan Massa berdasarkan Peritungan Volum berdasarkan untuk gas dapat menggunakan Penentuan Rumus Kimia berdasarkan Massa Molar Persamaan Reaksi Pereaksi Pembatas Volum Molar untuk gas bergantung Rumus Empiris Rumus Molekul menentukan menggambarkan bergantung perbandingan pada jumlah jumlah bergantung pada adalah massa tiap adalah volum tiap Mol Kondisi Gas Hukum Perbandingan Volum diterangkan dengan dalam Massa Atom Relatif Massa Molekul Relatif Massa Rumus Relatif tiap unitnya mengandung partikel zat sebanyak Keadaan Standar Hipotesis Avogadro mendasari perhitungan Tetapan Avogadro mendasari perhitungan 110 Kimia Kelas X SMA dan MA .

1. P A. Massa molekul relatif dinyatakan dengan Mr. General Chemistry Molekul atom relatif suatu unsur diperlukan untuk menentukan massa molekul relatif suatu senyawa baik yang berupa molekul unsur. serta perhitungan kimia dengan pereaksi pembatas. Pada bab ini akan dibahas tentang massa atom relatif (Ar) dan massa molekul relatif (Mr). konsep mol dengan berbagai cara penentuan massa dan volum. juga dalam pembuatan produk kimia secara industri seperti pupuk.5 80 127 197 226 238 Sumber: Ebbing. dan senyawa ion. plastik. penerapan hukum Gay Lussac dan Avogadro. Perhitungan Kimia 111 . massa atom relatif unsur telah dibahas dan berdasarkan perhitungan dengan rumus di atas. massa rumus relatif. Massa Atom Relatif dan Massa Molekul Relatif Massa atom relatif (Ar) menyatakan perbandingan massa atom unsur dengan massa atom C-12 atau secara matematik ditulis: Ar = Massa 1 atom unsur 1 12 massa 1 atom C . penelitian-penelitian kimia.erhitungan kimia sangat diperlukan dalam melakukan berbagai reaksi untuk percobaan-percobaan di laboratorium. massa atom relatif. konsep mol dalam perhitungan kimia. Tabel 5.8 63.12 Pada bab I.1 Massa atom relatif beberapa unsur Unsur Nitrogen Natrium Magnesium Aluminium Silikon Kalium Kalsium Lambang N Na Mg Al Si K Ca Ar 14 23 24 27 28 39 40 Unsur Titanium Tembaga Brom Barium Emas Radium Uranium Lambang Ti Cu Br Ba Au Ra U Ar 47. massa atom relatif dari beberapa unsur dapat dilihat pada Tabel 5. detergen. Perhitungan kimia selalu menerapkan hukum-hukum dasar ilmu kimia sehingga diperlukan pemahaman persamaan reaksi. molekul senyawa. dan obatobatan. juga hubungan mol dengan massa zat dan volum.

5 Cl = 35. Contoh Soal Tentukan Mr dari urea dengan struktur: H N H C N H H O Penyelesaian: Massa molekul relatif urea. Tabel 5.3 Massa rumus relatif beberapa senyawa ion Senyawa Natrium klorida Rumus Senyawa Ar Unsur NaCl Massa Rumus Relatif Na = 23 (1 x 23) + (1 x 35.5 (6 x 12) + (12 x 1) + (6 x 16) = 180 Asam klorida HCl (1 x 1) + (1 x 35.3. berikut ini dapat dilihat massa molekul relatif beberapa senyawa. Perhatikan perhitungan massa atom relatif pada contoh soal berikut.5 Untuk senyawa yang terdiri dari ion-ion seperti natrium klorida (NaCl) dan kalium nitrat (KNO3). cara untuk menentukan massa rumus relatif senyawanya sama dengan perhitungan massa molekul relatif.2 Massa molekul relatif beberapa senyawa Senyawa Air Glukosa Rumus Molekul H2O C6H12O6 Ar Mr H = 1.5) = 36.5 K = 39 N = 14 O = 16 (1 x 39) + (1 x 14) + (3 x 16) = 101 Kalium nitrat KNO3 112 Kimia Kelas X SMA dan MA .Massa molekul relatif dapat dinyatakan dengan menjumlahkan massa atom relatif atom-atom unsur pembentuk senyawa. O = 16 (2 x 1) + 16 = 18 C = 12 H=1 O = 16 H=1 Cl = 35. CO(NH2)2 = (1 x ArC) + (1 x ArO) + (2 x ArN) + (4 x ArH) Mr CO(NH2)2 = (1 x 12) + (1 x 16) + (2 x 14) + (4 x 1) = 60 Berdasarkan perhitungan seperti di atas. Tabel 5.5) = 58. Massa rumus relatif beberapa senyawa ion dapat dilihat pada Tabel 5.

3% klor.2% : 7.5% hidrogen! (Ar N = 14.1 Tentukan massa molekul relatif dan massa rumus relatif dari senyawa berikut. 4. 5 66. Penentuan Rumus Kimia Senyawa Berdasarkan Ar dan Mr Berdasarkan Ar.5 H2O d. 7. Penyelesaian: Perbandingan % massa Na dan S = 59% : 41% Perbandingan jumlah unsur Na dan S = Perbandingan unsur Na dan S = 2 : 1 Rumus empiris = Na2S 2. 5 14 1 = 1. O2 e. NaOH m. H = 1. Ca(OH)2 n. 26. dan Cl = 26. Mr. C2H2 h.5 : 1.2% nitrogen. Tentukan rumus empiris dari senyawa yang mengandung 66.87 113 . H2SO4 j.28 = 2:1 Penyelesaian: Perbandingan % massa N. H. Ca3(PO4)2 b. HClO4 l. sehingga didapat perbandingan jumlah unsur-unsur. S = 32). dan persentase unsur-unsur pembentuk senyawa.5% : 66. kamu dapat menentukan rumus kimia senyawa dengan langkah-langkah sebagai berikut. Tuliskan lambang unsur.5 H2O B. Bagi % massa dengan Ar unsur tersebut. a. Al(OH)3 o. 2 7. dan Cl = Perbandingan N : H : Cl = 1 : 4 : 1 Rumus empiris = NH4Cl Perhitungan Kimia 26.5). Cl = 35.Latihan 5. 2. 59 41 : 23 32 = 2. Contoh Soal 1. Agar lebih memahami.3% Perbandingan jumlah unsur N.56 : 1. HNO3 k. H. Al2(SO4)3 p. P4 g. Tentukan rumus empiris dari senyawa yang mengandung 59% natrium dan 41% belerang! (Ar Na = 23. 3 : : 35. C2H5OH i. CuSO4.87 : 7. Na2S2O3. Tuliskan perbandingan % massanya. 1. Cl2 f. K2Cr2O7 c. 3. perhatikan contoh soal berikut. Bagi dengan angka terkecil sehingga didapat perbandingan yang sederhana.

40% oksigen b.02 x 1023 partikel zat 114 Kimia Kelas X SMA dan MA .1% karbon. gros. Hubungan Mol dengan Jumlah Partikel Berapa banyak jumlah partikel yang dikandung oleh satu mol zat? Perhatikan hubungan mol dengan jumlah partikel beberapa zat pada tabel berikut. 34.02 x 1023 molekul atau ditulis: 1 mol zat mengandung 6.3% nitrogen. maka jumlah partikel yang banyak itu diungkapkan dengan satuan jumlah. Mol Untuk menyatakan banyaknya suatu benda. 46. 1 gros banyaknya 144.6% oksigen. 60% magnesium.Latihan 5. Tabel 5.02.02.5% besi.02.1023 molekul 6. Agar tidak mengalami kesulitan. Apa satuan zat dalam kimia? Zat-zat yang terlibat dalam reaksi kimia tersebut mengandung partikel-partikel seperti atom. 52.0% hidrogen.02 x 1023 atom dan 1 mol senyawa mengandung 6. 20. kodi. Bagaimana menentukan mol suatu zat? 1.02.02.1023 molekul 2 x 6.1023 atom 6.9% oksigen d.8% oksigen c. Bayangkanlah bahwa 1 gram besi mengandung lebih dari 1020 butir-butir atom besi dan 1 mL air mengandung lebih dari 1020 molekul air. molekul.2 Tentukan rumus empiris senyawa dengan perbandingan massa unsur-unsur pembentuknya sebagai berikut. 1 lusin banyaknya 12. 47.4% oksigen C. atau ion. 35. 2. 57.8% karbon. Para ahli kimia menyatakan satuan jumlah zat dalam kimia adalah mol. dan 1 rim banyaknya 500.3% natrium.1023 molekul 2 x 6. 33.1023 molekul Dari data tersebut ternyata 1 mol unsur mengandung 6. a.2% hidrogen e. sehari-hari dikenal satuan lusin. dan rim. 13. 62. 1 kodi banyaknya 20. jadi sangat sulit menghitungnya.4 Hubungan mol dengan jumlah partikel beberapa zat Zat Nitrogen Besi Air Urea Amoniak Rumus N2 Fe H2O CO(NH2)2 NH3 Jumlah Mol 1 mol 1 mol 1 mol 2 mol 2 mol Jumlah Partikel 6.

08.1021 6.1023 = 0.02.02 x 1023 dikemukakan oleh Johan Loschmidt.02. Tetapan Avogadro (N) = 6.02.1023 atom mol–1 = 24. Berapa mol karbon monoksida yang mengandung 6. Penyelesaian: Jumlah atom besi = 0.1023 atom Jumlah atom oksigen = 1 x 2 mol x 6. dalam kenyataannya terkenal sebagai tetapan Avogadro dengan lambang N.1021 molekul.1023 atom mol–1 = 3.1023 atom 3. Hitung jumlah masing-masing atom yang terdapat di dalam 2 mol H2O. jumlah partikel Contoh Soal 1. Walaupun angka 6.02 x 1023 Jadi. Dari percobaan yang dilakukan diketahui bahwa dalam 12 gram atom C–12 terdapat 6. 02.5 mol x 6.01 mol Perhitungan Kimia 115 .02 . 02. Penyelesaian: H2O terdiri dari 2 atom H dan 1 atom O Jumlah atom hidrogen = 2 x 2 mol x 6.02 x 1023 atom karbon. Penyelesaian: mol CO = 6. Untuk mengubah satuan mol ke jumlah partikel atau sebaliknya dapat digunakan cara seperti berikut ini.5 mol besi. jumlah partikel dapat dihitung dengan mengalikan mol dan tetapan Avogadro. mol xN :N Untuk memahami cara mengubah satuan mol ke jumlah partikel dan sebaliknya.1023 atom 2. Tentukan jumlah atom besi yang terdapat dalam 0.01.1023 atom mol–1 = 12. Jumlah partikel = mol x N Mol ditentukan dengan membagi jumlah partikel dengan tetapan Avogadro.Berdasarkan perhitungan yang dilakukan Johan Loschmidt (1865) para ahli kimia menetapkan bahwa satu mol zat mengandung partikel zat sebanyak yang dikandung oleh 12 gram atom karbon–12. perhatikan contoh soal berikut ini.04.

5 Data penentuan massa molar Nama Besi Magnesium Belerang Air Etanol Rumus Fe Mg S H2O C2H5OH Ar atau Mr 56 24 32 18 46 Jumlah mol (mol) 1 1 1 1 1 Massa Molar (gram) 56 24 32 18 46 Pada data di atas terlihat bahwa massa molar zat menunjukkan massa satu mol zat yang dinyatakan dalam gram. Massa 1 mol karbon disebut massa molar karbon. Untuk memahami pengertian massa molar zat.02 x 1023 atom karbon.1025 molekul air.08. berarti 1 mol karbon memiliki massa 12 gram. 5. Atom karbon yang jumlahnya 6. • Untuk mengubah massa menjadi mol atau sebaliknya dapat digunakan cara: Menghitung massa dari mol: • massa molar 1 mol Menghitung mol dari massa: Massa = jumlah mol x Jumlah mol = massa x 1 mol massa molar 116 Kimia Kelas X SMA dan MA . jumlah atom dalam 2 mol logam emas. biasanya dilakukan pengukuran terhadap massa zat-zat yang akan direaksikan. jumlah atom N dan H yang terkandung di dalam 5 mol NH3. 2.Latihan 5. 2.02 x 1023 ini sama dengan 1 mol karbon.51 x 1022 atom magnesium.5 mol glukosa. 3. ArC = 12. perhatikan data di bawah ini! Tabel 5.3 Hitunglah: 1. Adakah hubungan massa zat dengan konsep mol? Berdasarkan hasil eksperimen dalam 12 gram karbon-12 terdapat 6. jumlah mol dari 24. 4. maka massa molar karbon sama dengan ArC yang dinyatakan dalam gram. Hubungan Mol dengan Massa Untuk melakukan reaksi dengan tepat. Dengan demikian dapat disimpulkan: Massa molar zat adalah massa 1 mol suatu zat yang sama dengan Ar atau Mr zat itu yang dinyatakan dalam gram. jumlah molekul glukosa dalam 0. jumlah mol dari 4.

6 gram Fe = 5.2 mol x Ar X gram = 0.6 gram x 0. 02 1023 = 0. Hitung Ar dari X jika 0. Ar = Perhitungan Kimia 117 . massa dari 2 mol glukosa = 360 gram.1 mol Fe = 0.02 x 1022 atom 3. 2 Cara 2 Massa = mol x Ar 8 gram = 0.1 x 6.02 x 1022 atom Fe 1 mol Cara 2 5. 2 Jadi.1 mol Fe 56 gram 6. Ar X = 40.6 gram (Ar Fe = 56).6 gram Fe = = 0.2 mol x Ar 8 = 40 0.Bisa juga menggunakan rumus: x Aratau Mr Mol Massa : Ar atau Mr Contoh Soal 1.1 x 6.1 mol x 1 mol = 0.2 mol unsur X massanya 8 gram. jumlah atom besi = 6. Massa 2 mol glukosa = 2 mol x 2.2 (Ar X) 1 mol Ar X = 8 = 40 0. Berapakah massa dari 2 mol glukosa C6H12O6 (Ar C = 12.02 x 1023 = 6. H = 1.02 x 1022 atom Fe Jadi.02 x 1023 = 6. O = 16)? Penyelesaian: Mr C6H12O6 = 180 180 gram = 360 gram 1 mol Jadi. 6 gram 5. Penyelesaian: Cara 1 8 gram X = 0. Hitunglah jumlah atom besi dengan massa 5.1 mol Fe = 0. Penyelesaian: Cara 1 5.1 mol Fe 56 gram mol-1 0.

Tentukan jumlah atom Fe.1 mol CH3COOH c. Volum molar gas menunjukkan volum satu mol gas pada keadaan standar.397 22. 0. Fe2(SO4)3.434 22.4 Untuk menyelesaikan soal berikut lihat Ar unsur pada tabel periodik. 0. S. 0. 2. (NH4)2 SO4. Perhatikan reaksi berikut. bila 1. 10. jika diketahui massanya?Untuk perhitungan ini harus diketahui dulu hubungan mol dengan volum pada suhu dan tekanan tertentu. 5. 5.02 2. Hitunglah berapa mol zat yang mempunyai massa: a.6 Volum beberapa gas untuk setiap 1 mol gas Nama Oksigen Nitrogen Hidrogen Helium Karbon dioksida Rumus Gas O2 N2 H2 He CO2 Massa Molar (gram) 32 28.02 4.4 liter.6 gram besi c.76 gram K2CO3 b. Tabel 5. 118 Kimia Kelas X SMA dan MA . Berapakah massa molekul relatif senyawa Q. Hubungan Mol dengan Volum Reaksi kimia dapat berlangsung dalam fase padat.16 gram gas oksigen d.Latihan 5. H. dan O pada 4 gram besi(III) sulfat. Tentukan jumlah atom N.003 44 Volum Molar Gas (liter) 22. 2. 1. atau gas.5 mol H2SO4 2. S.260 Dari data ini dapat diambil rata-rata volum setiap 1 mol gas pada suhu 0 C dan tekanan 76 cmHg adalah 22.402 22. Volum itu disebut volum molar gas.5 mol CaCO3 b.433 22. 4.02 gram Ba3(PO4)2 3. Berapa gram massa dari a. cair. Data percobaan di bawah ini menunjukkan volum dari beberapa gas pada 273 K (0 C) dan tekanan 76 cmHg (1 atm) untuk setiap 1 mol gas. CH4(g) + 2 O2(g) CaCO3(s) + 2 HCl(aq) CO2(g) + 2 H2O(g) CaCl2(g) + CO2(g) + H2O(l) Bagaimana menentukan volum gas yang terlibat dalam suatu reaksi.5 mol senyawa Q mempunyai massa 105 gram? 3. dan O pada 66 gram amonium sulfat.

4 L Cara 2 Volum 22. 8 22.25 mol Mol = Perhitungan Kimia 119 .6 L 1000 Cara 1 Mol CO2 = 5.4 L Volum 1 mol mol = volum x 22. 4 L 1 mol x 22.4 L Untuk mengubah mol ke volum atau volum ke mol dapat digunakan faktor konversi sebagai berikut.Keadaan standar atau STP (Standar Temperature and Pressure) adalah keadaan pada temperatur 0 C dan tekanan 1 atmosfer. Volum 1 mol gas pada STP = 22. Volum = mol x 22. 4 L = 67.4 L atau Mol : 22. Berapa volum 3 mol gas hidrogen pada STP? Penyelesaian: Volum H2 = 3 mol x 2. 4 L mol-1 = 0. 6 L Mol CO2 = 22. 6 L x 1 mol = 0. 4 L mol x = 5.2 L 1 mol Berapa volum 8 gram gas oksigen pada STP? (Mr O2 = 32) Penyelesaian: Volum O2 = 3. 4 L 5. 22.25 mol 22. 4 L 5.6 L x = 1 mol 22.6 L 32 1 mol Berapa mol gas CO2 terdapat di dalam 5600 mL! Penyelesaian: 5600 mL = 5600 L = 5. 4 L Contoh Soal 1.

082 L atm mol–1 K-–1 x 300 K V = 615 L Dari pembahasan tetapan Avogadro. Hubungan ini dapat digambarkan sebagai berikut.4 L Mol : Ar/Mr : 22. dan jumlah partikel menjadi mol.5 Selesaikan soal-soal berikut! 1. 2.02 x 1023 x 22. Hitunglah massa dari gas-gas di bawah ini pada keadaan standar (STP)! a.02 x 1023 Jumlah partikel x 6. Mol merupakan terminal untuk mengubah suatu satuan menjadi satuan lain. 2. Latihan 5. : 6. dan jumlah partikel digunakan tanda kali (x). digunakan tanda bagi (:). volum.6 liter gas N2 d. massa molar. dengan P = tekanan gas (atm) V = volum (liter) PV = nRT n = jumlah mol R = tetapan gas (0. Untuk tujuan itu dapat digunakan persamaan umum gas sebagai berikut.8 liter gas CH4 120 Kimia Kelas X SMA dan MA . demikian pula tekanannya.1 liter gas SO3 b. volum.2 atm x V = 5 mol x 0.2 atm.6 liter gas O2 c.4 L x Ar/Mr Massa Volum (STP) Dalam mengubah mol menjadi massa. Dalam mengubah massa.08203 L atm mol–1 K–1) T = temperatur (Kelvin) Contoh Soal Hitung volum 5 mol gas pada tekanan 152 mm Hg dan temperatur 27 C! Penyelesaian: Diketahui: P = 152 mmHg = 0. kebanyakan reaksi dilakukan pada suhu kamar (25 C) atau pada suhu yang lebih tinggi.Dalam prakteknya kita jarang mencoba pada keadaan standar tersebut. 33. mol. dan volum molar. T = 27 + 273 = 300 K PV = nRT 0. 5. semuanya dapat dihubungkan dengan bantuan Ar atau Mr.

keadaan standar. 4. Dalam hal ini koefisien reaksi sangat penting. 1. Pada hukum Gay Lussac atau hukum perbandingan volum dinyatakan bahwa perbandingan volum gas-gas pada reaksi sesuai dengan koefisien reaksi.2. 11 gram gas CO2 c. hukum Avogadro. D. berapa massa 5 liter gas CH4. Mengubah mol zat ke satuan yang dikehendaki. hukum Gay Lussac. Persamaan reaksi sudah setara. Reaksi: 2 KClO3(s) Perbandingan koefisien : 2 : Perbandigan mol zat : 2 mol KClO3 : CO2(g) + 2 H2O(g) 1 : 2 1 mol CO2 : 2 mol H2O 2 KCl(s) + 3 O2(g) 2 : 3 2 mol KCl : 3 mol O2 Reaksi kimia melibatkan banyaknya pereaksi dan hasil reaksi. Tentukan perbandingan mol zat-zat yang terlibat dalam reaksi. Reaksi: CH4(g) + 2 O2(g) Perbandingan koefisien : 1 : 2 : Perbandingan mol zat : 1 mol CH4 : 2 mol O2 : 2. volum (liter). keadaan dimana 1 liter gas NO massanya 1 gram. dan konsep mol sangat diperlukan. cair. 4 gram gas CO b. Contoh: 1. 100 gram gas SO3 d. c. jika diukur pada: a. Perbandingan koefisien reaksi bukan menunjukkan perbandingan volum gas saja tetapi juga menunjukkan perbandingan mol zat dalam reaksi tersebut dalam berbagai fase. 3. 2. suhu 273 K dan tekanan 5 atm! 3. 5. Penerapan Hukum Gay Lussac. Pereaksi maupun hasil reaksi dapat berwujud padat. Perhitungan Kimia 121 . atau gas. Mol hasil reaksi biasanya ditentukan oleh jumlah mol pereaksi yang habis. Pada penyelesaian suatu perhitungan. 4. Avogadro. Mengubah massa (gram). dan Konsep Mol pada Perhitungan Kimia Perhitungan kimia sangat diperlukan dalam menentukan zat-zat yang diperlukan untuk reaksi atau zat-zat yang dihasilkan suatu reaksi. 34 gram gas NH3 Berapakah jumlah molekul gas oksigen yang terkandung dalam 1 liter gas oksigen pada suhu 0 C dan tekanan 1 atm? Pada keadaan sama. dan jumlah partikel menjadi mol. Penentuan banyaknya pereaksi dan hasil reaksi dalam suatu persamaan reaksi perlu memperhatikan hal-hal berikut. Hitunglah volum dari gas-gas di bawah ini pada keadaan STP! a. bila 1 liter gas SO2 massanya 8 gram? Hitunglah volum 11 gram gas CO2. b.

Jika C3H8 yang bereaksi adalah 4. Penyelesaian: 4. mol HCl yang bereaksi. volum O2 yang bereaksi. Contoh Soal 1.1 0.4 L = 44. c.1 mol : 5 1 : 3 CO2(g) + 4 H2O(l) 3 : 4 3 1 x 0. 4 L x 2 mol Mg x = 44.Contoh Soal Diketahui persamaan reaksi: Mg(s) + 2 HCl(aq) Jika Mg yang bereaksi adalah 2 mol. Gas propana C3H8 direaksikan dengan gas oksigen menghasilkan gas karbon dioksida dan air.1 x 0. b. 4 Mol C3H8 = = 0. volum CO2 yang dihasilkan.5 mol : 0. langkah-langkah pada penyelesaian soal tidak diperlukan.1 mol 44 Setarakan reaksi : Perbandingan koefisien : Perbandingan mol zat : C3H8(g) + 5 O2(g) 1 : 5 0. hitunglah a.1 mol 0.1 4 1 x 0. MgCl2(aq) + H2(g) 1 mol 1 mol 2 mol HCl x 2 mol Mg = 4 mol 1 mol Mg 1 mol Mg sebanding dengan 1 mol H2 2 mol Mg sebanding dengan 2 mol H2 H2 yang dihasilkan = 2 mol Volum gas H2 pada STP = 2 x 22.4 gram pada STP. b. volum gas H2 yang dihasilkan pada STP. Untuk mempersingkat waktu ada cara yang lebih praktis dalam mengerjakan soal tersebut. hitung a.8 L Volum gas H2 dapat ditentukan pula dengan cara: Volum H2 = 1 mol H2 22.8 L 1 mol Mg 1 mol Dalam kegiatan evaluasi pada soal-soal pilihan ganda. massa H2O yang dihasilkan. 1 mol Mg sebanding dengan 2 mol HCl 2 mol Mg sebanding dengan 4 mol HCl maka HCl yang bereaksi = 4 mol Mol HCl dapat ditentukan pula dengan cara: Mol HCl = b. MgCl2(aq) + H2(g) Penyelesaian: Reaksi setara : Mg(s) + 2 HCl(aq) Perbandingan mol : 1 mol 2 mol a.3 mol : 0.4 mol 122 Kimia Kelas X SMA dan MA . Perhatikan contoh soal berikut.

3 x 22. hitunglah massa C4H10 yang bereaksi! (Ar C = 12.5 mol x 58 gram mol–1 = 29 gram Jadi massa C4H10 yang bereaksi = 29 gram. 2. Berapa gram gas H2 yang terbentuk dan jumlah molekul hidrogen dari 9 gram aluminium? (Ar Al = 27.01 x 1023 molekul Jadi.72 L Massa H2O hasil reaksi = 0.5 x 22.5 mol 8 8 CO2 + 10 H2O 8 : 10 Massa C4H10 = 0.4 L = 11. b. gas H2 yang terbentuk = 1 gram dan jumlah molekul H2 yang terbentuk = 3. H = 1). O = 16. Penyelesaian: Reaksi: Al(s) + HCl(aq) AlCl3(aq) + H2(g) 2 AlCl3(aq) + 3 H2(g) 2 : 3 Persamaan reaksi setara 2 Al(s) + 6 HCl(aq) Perbandingan mol 2 : 6 : Al yang bereaksi = 9 1 mol = mol 27 3 1 3 1 1 mol Al ~ x mol H2 = mol H2 3 2 3 2 Gas H2 yang terbentuk = 1 1 mol = mol x 2 = 1 gram 2 2 1 x 6.4 L = 6.2 L Volum CO2 hasil reaksi = 0. Perhitungan Kimia 123 .2 gram Logam aluminium dapat bereaksi dengan larutan HCl menghasilkan larutan AlCl3 dan gas H2. H = 1) Penyelesaian: 88 gram CO2 = 88 gram CO2 x 1 mol CO2 = 2 mol CO2 44 gram CO2 Reaksi setara : 2 C4H10 + 13 O2 Perbandingan koefisien : 2 : 13 : Mol C4H10 = 2 x 2 mol CO2 = 0.4 x 18 = 7. Volum O2 yang bereaksi = 0. Pada saat korek api gas dinyalakan.02 x 1023 2 = 3. Jumlah molekul H2 yang terbentuk = 3. reaksi yang terjadi adalah: C4H10(g) + O2(g) CO2(g) + H2O(l) Jika pada reaksi itu dihasilkan 88 gram gas CO2.a.01 x 1023. c.

Udara yang dibutuhkan = Latihan 5.064 L = 40.064 L 100 x 8.4.2 gram CaCO3. 124 Kimia Kelas X SMA dan MA .18 mol = 0.6 Selesaikan soal-soal berikut! 1.36 x 22. E.1. Kadang-kadang pada suatu reaksi ada pereaksi yang tidak habis bereaksi. Hitung volum HCl yang diperlukan untuk bereaksi dengan 16. H = 1)! Reaksi: 4 NH3(g) + 5 O2(g) 4 NO(g) + 6 H2O(g) 2. O = 16.32 liter. perhatikan ilustrasi pembuatan es krim coklat pada Gambar 5. Reaksi: 2 CuO(s) + C(s) 3. 60 gram karbon habis bereaksi dengan tembaga(II) oksida. Perhitungan Kimia dengan Pereaksi Pembatas Reaksi yang berlangsung sempurna artinya semua pereaksi habis bereaksi.4 L = 8. 4 L mol–1 CH4(g) + 2 O2(g) 1 : 2 : = 0. Gas metana CH4 dibakar sempurna menurut persamaan: CH4(g) + 2 O2(g) CO2(g) + 2 H2O(g) Bila udara mengandung 20% gas O2. berapa liter udara yang dibutuhkan untuk membakar 4 liter gas metana pada P dan T yang sama? Penyelesaian: Reaksi setara : Perbandingan koefisien : 4 liter CH4 = 4L 22. Bagaimana cara perhitungan kimianya? Pada reaksi seperti ini. Hitung berapa gram amoniak dan gas oksigen yang diperlukan untuk membuat 3 gram gas nitrogen oksida (Ar N = 14. udara yang dibutuhkan adalah 40. kamu harus menentukan dulu pereaksi yang habis bereaksi atau pereaksi pembatasnya. Agar lebih memahaminya tentang pereaksi pembatas.36 mol 1 Volum oksigen yang dibutuhkan = 0.32 L 20 Jadi. 2 Cu(s) + CO2(g) Hitung volum gas CO2 yang dihasilkan pada STP dari reaksi pembakaran 9 gram gas etana C2H6 dengan oksigen. 4. Hitung massa tembaga(II) oksida yang bereaksi dan massa tembaga yang dihasilkan.18 mol CH4 CO2(g) + 2 H2O(g) 1 : 2 Mol oksigen yang dibutuhkan = 2 x 0.

Perhitungan Kimia 125 . 1 mol C3H8 akan bereaksi dengan 5 mol O2.1 Ilustrasi cara menentukan pereaksi yang habis bereaksi Pada pembuatan 1 gelas es krim coklat di atas. 2 sendok es krim B. susu coklat merupakan bahan yang habis. sedangkan C3H8 bersisa. Dalam reaksi kimia bahan yang habis disebut pereaksi pembatas. Apa zat pereaksi pembatas pada reaksi C3H8 dengan O2? Persamaan reaksi setara: C3H8(g) + 5 O2(g) 3 CO2(g) + 4 H2O(l) 2 molekul C3H8 + 5 molekul O2 3 molekul CO2 + 4 molekul H2O + + pereaksi pembatas sisa 1 molekul C3H8 Sumber: Silberberg. 1 chery susu coklat 1 gelas es krim coklat sisa { 8 sendok es krim 6 chery susu coklat 2 gelas es krim coklat Sumber: Silberberg.Komponen-komponen pembuatan satu gelas "es krim coklat". O2 disebut pereaksi pembatas. O2 habis bereaksi. A. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change Menurut persamaan reaksi. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change Gambar 5. Jika 2 mol C3H8 direaksikan dengan 5 mol O2 maka C3H8 yang bereaksi hanya 1 mol saja.

Berarti O2 yang tersedia tidak bereaksi semua. 2. Al2O3. 44. O2 yang tersisa = 5 mol – 3 mol = 2 mol Massa O2 yang tersisa = 2 mol x 32 gram mol–1 = 64 gram Al2O3 yang terbentuk = 2 mol Massa Al2O3 yang terbentuk = 2 mol x Mr Al2O3 = 2 mol x 102 gram mol–1 = 204 gram Jadi.4 L = 56 L 126 Kimia Kelas X SMA dan MA .5)= 2.Contoh Soal 1.5 x 22. Hitung volum gas N2 yang dihasilkan.6 L gas O2 pada STP dengan reaksi: 4 NH3(g) + 3 O2(g) 2 N2(g) + 6 H2O(g).5 mol 4 – (4 – 1. c. b. Penyelesaian: Reaksi setara : 4 NH3(g) 44. 4 + 3 O2(g) 89. Hitung volum H2O yang dihasilkan. O = 16) Penyelesaian: 108 gram Al = 108 gram 27 gram mol–1 160 gram = 4 mol Al 160 gram O2 = = 5 mol O2 32 gram mol–1 Reaksi: 4 Al(s) + 3 O2(g) 2 Al2O3(s) 4 mol Al akan tepat bereaksi dengan 3 mol O2 dan menghasilkan 2 mol Al2O3.8 L gas NH3 direaksikan dengan 89. Hitung volum gas yang tersisa.8 = 2 mol 22. a. Berapa gram Al2O3 terbentuk dan massa unsur yang tersisa? (Ar Al = 27. c. 108 gram aluminium dibakar dengan 160 gram gas oksigen untuk membentuk aluminium oksida.4 L Volum gas H2O hasil = 3 x 22.2 L Volum gas O2 sisa = 2.4 L = 22. b. Di dalam bejana tertutup. 4 2 N2(g) + 6 H2O(g) – – Mol zat mula-mula : Mol zat yang bereaksi Mol zat hasil Mol zat sisa a.6 = 4 mol 22. Al2O3 yang terbentuk = 204 gram dan massa unsur O2 yang tersisa = 64 gram.5 mol 2 x 2 = 1 mol 4 6 x 2 = 3 mol 4 Volum gas N2 hasil = 1 x 22. : 2 mol :– :– 3 x2 = 1.4 L = 67.

22. Rumus Empiris. Penentuan Kadar Unsur Hitung massa masing-masing unsur dalam 20 gram Fe2(SO4)3.6 gram 2. dan Air Hidrat Berdasarkan Konsep Mol Dengan menggunakan konversi pada konsep mol.6 gram S = 3 x 0. Hitung: a. S = 32. Ar Fe = 56.4 gram besi dibakar dengan 16 gram gas oksigen untuk membentuk besi oksida.05 mol = 0. Rumus Molekul. Mr Fe2(SO4)3 = 400 Penyelesaian: 20 gram Fe2(SO4)3 = mol = 0. massa magnesium sulfat yang dihasilkan.1 mol = 0. Berapa gram Fe2O3 yang terbentuk dan adakah unsur yang tersisa? 2. Fe2O3.05 mol = 0. F. dan O sebagai berikut. Contoh Soal 1.1 mol x 56 gram mol–1 = 5. Tentukan rumus empiris hidrokarbon tersebut. jika Mr hidrokarbon = 40.15 mol = 0. rumus empiris. Perhatikan contoh soal berikut. S.6 mol x 16 gram mol–1 = 9.05 mol = 0. Fe = 2 x 0.Latihan 5. volum gas H2 yang dihasilkan pada STP.05 mol Fe2(SO4)3 mengandung Fe. juga jumlah air hidrat pada suatu senyawa. b. dapat ditentukan kadar zat. c. 12 gram logam magnesium direaksikan dengan 0. O = 16 . jumlah mol zat yang tersisa.5 12 H 10% 1 10 = 10 1 Perhitungan Kimia 127 .6 mol = 0. Penentuan Kadar Zat. Bagaimana rumus molekulnya? 20 gram Penyelesaian: Unsur Persentase Ar Jumlah mol : : : : C 90% 12 90 = 7.7 Selesaikan soal-soal berikut! 1. rumus molekul. sisanya H. Penentuan Rumus Empiris dan Rumus Molekul Senyawa hidrokarbon mengandung 90% C.15 mol x 32 gram mol–1 = 4.8 gram O = 12 x 0.05 mol 400 gram mol–1 Pada 0.5 mol asam sulfat menghasilkan magnesium sulfat dan gas hidrogen.

1 gram hidrogen jumlahnya sekitar 600. Berapa % massa Pb pada senyawa tersebut? 2. b. a.5% massa besi. Tentukan rumus senyawa hidrat tersebut. bagaimana rumus senyawanya? 344 gram gips mengandung 272 gram CaSO4 dan sisanya sebagai air hidrat. Tentukan rumus gips tersebut! 3. INFO KIMIA Dalam kenyataannya. Menghitung atom tidak mungkin kita lakukan. Pada saat besi dipanaskan di dalam gas klor akan dihasilkan senyawa besi klorida yang mengandung 34.5 3 C3H4 : : 10 4 40 40 1 (C3H4)1 = C3H4 Penentuan Air Hidrat 24.7H2O Latihan 5.Perbandingan mol : Rumus empiris : Mr (C3H4)n = 40 (3 x 12)n + (4 x 1)n = 40 n = n = Rumus molekul : 3. 7.000 atom. 2 = 1.000. Tentukan rumus empiris senyawa besi klorida.2 mol 120 0.47 gram PbI2. Jika Mr senyawa = 325.000.4 7 Mr Jumlah mol Perbandingan mol 120 24 = 0.2 1 Rumus senyawa hidrat: MgSO4. kita hanya bisa menimbang dan menggunakan mol. (Mr MgSO4 = 120. Hitung massa Pb dan massa I2 di dalam 1. H2O = 18) Penyelesaian: MgSO4 H2O 18 25.000.000.000.0 gram magnesium sulfat anhidrat bergabung dengan 25.8 Selesaikanlah soal-soal berikut! 1.4 mol 18 1. 128 Kimia Kelas X SMA dan MA .2 gram air membentuk senyawa magnesium sulfat hidrat.000.

4 L Hubungan volum dengan mol pada STP ditulis: x 22. Kata Kunci • • • • Massa atom relatif Massa rumus relatif Mol Tetapan Avogadro • • • Massa molar Volum molar Pereaksi pembatas Perhitungan Kimia 129 . Hubungan massa dengan mol ditulis: Massa zat = jumlah mol x Mol zat = massa zat x x Ar/Mr Mol massa : Ar/Mr Volum molar gas menunjukkan volum satu mol gas pada keadaan standar.Rangkuman 1.4 L massa molar 1 mol 1 mol massa molar 7. Satu mol zat mengandung 6.4 L Mol volum : 22. Hubungan mol dengan jumlah partikel ditulis: xN mol jumlah partikel :N % unsur X dalam senyawa = x 100 % M r senyawa Jumlah A r X Massa unsur X dalam senyawa = x massa senyawa M r senyawa Jumlah A r X 4. Massa atom relatif Ar = 2. Volum 1 mol gas pada STP = 22.12 Massa molekul relatif (Mr) merupakan jumlah massa atom relatif unsurunsur pembentuk satu molekul suatu senyawa. massa 1 atom unsur 1 12 massa 1 atom C . 3. Massa molar zat adalah massa 1 mol suatu zat yang sama dengan Ar atau Mr zat itu yang dinyatakan dalam gram. 6.02 x 1023 partikel zat (sama dengan tetapan Avogadro). 5.

130 . H = 1) A. . O = 16) A. O = 16) A. Suhu Di antara senyawa berikut yang mempunyai Mr sama dengan MgSiO3 adalah . 26 g D. 60% C. 2. 12% D. SO D. C3H6O B. . 16% E. 3. SO3 Volum 3 gram gas C2H6 pada STP adalah . .Evaluasi Akhir Bab A. 6. S2O C. . SO4 B. CaSO3 Aluminium banyak digunakan untuk alat-alat rumah tangga. . Si = 28. Berapa gram Al yang terdapat dalam 204 gram aluminium oksida. 54 g E. A. 7. 13% hidrogen. C2H6O Senyawa X mengandung 50% massa belerang dan 50% massa oksigen. Wujud zat D. . dan sisanya oksigen. . . 4. O = 16) A. 48% B. 3. . 27 g B. NaNO3 C. CaCO3 E. O =16) A. 14 liter D. SO2 E. . C = 12. O = 16). 40% Suatu senyawa tersusun dari 52% karbon. (Ar C = 12. Massa C. (Ar Mg = 24. . 51 g Persentase massa kalsium dalam batu kapur (CaCO3) adalah . Manakah yang tidak mengalami perubahan pada suatu reaksi kimia? A.5 liter B. . 108 g C. 7 liter C. . Tekanan B. (Ar C = 12. Rumus empiris senyawa itu adalah . H = 1. . 1. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. . C2H4O D. Al2O3 D. C3H8O E.24 liter E. (Ar Ca = 40. Volum E. C3H8O2 C. 28 liter Kimia Kelas X SMA dan MA 2. (Ar S = 32. 5. Rumus empiris dari senyawa X adalah . K2CO3 B. Al2O3? (Ar Al = 27.

Berapa jumlah atom oksigen yang terkandung dalam 4. Pada suhu dan tekanan yang sama. . A. NH3 D. satu mol gas hidrogen dan 1 mol gas oksigen mempunyai . . 2 E. 48 x 6. volum 22. E.1023 22. 1 D. Volum pada STP B. .02.48 x 6. CO2 B. b.1023 22. Jumlah molekul 13.02. volum yang berbeda B. Jumlah ikatan C. 2. .02. 1 L gas berikut yang memiliki massa paling besar adalah . Persamaan reaksi: a Na(s) + b H2O(l) harga a. CH4 E. Jumlah atom besi yang terkandung dalam satu molekul haemoglobin adalah . 2. Satu liter gas nitrogen (N2) pada suhu dan tekanan tertentu mengandung X partikel. Massa D. 4 4. . 1. 1 c NaOH(aq) + H2(g) D.1023 22. . c adalah . Jumlah apa yang sama di antara satu mol etanol C2H5OH dengan satu mol etana C2H6 ? A. .1023 4. . 4 12. 8 C. .335 persen berat besi (Ar = 56). sama dengan X D. N = 14) A. lebih besar dari X E. .8. 2. 6 B. 48 x 2 x 6. 2 C.4 liter 10. C = 12.02. B.48 L gas CO2 pada STP? A. 4 D. tidak dapat ditentukan C. 3. A. 1. 4. 2. . 4. 4 9. . . Pada suhu dan tekanan yang sama. 2. A. . 1 E.(Ar H = 1. 48 x 2 x (6. . O = 16. C.1023) 22. 48 x 6. lebih kecil dari X Perhitungan Kimia 131 . lebih besar atau lebih kecil dari X B. satu liter gas NO mengandung partikel sebanyak . 3 B. Pada keadaan yang sama. 2. volum yang sama E. S = 32 . 4 4. Haemoglobin (Mr = 68000) dalam darah kita mengandung 0. NO2 C. massa yang sama D.02. SO2 11. massa jenis yang sama C. 1. 2 14. A. Jumlah atom E.

425 gram 19. lebih besar dari 24 gram C. 14. . . . Jika 24 gram karbon dibakar dengan gas oksigen dalam wadah tertutup rapat. A. maka volum gas CO2 yang dihasilkan adalah (Volum molar gas = 24 L) . maka hasil reaksi adalah . S B. 48 L 132 Kimia Kelas X SMA dan MA . H = 1) A. . . .3375 gram D.4 gram senyawa CH4 (Ar C = 12. A. 0. R 16.4456 gram E. Suatu unsur A bersenyawa dengan unsur B menghasilkan senyawa yang rumus molekulnya A2B. lebih besar atau lebih kecil dari 24 gram E. Bejana P Q R S T Gas O2 N2 NH3 CO2 CH4 Volum (L) 1 2 2 1 3 Gas dengan massa terbesar terdapat pada bejana . Natrium hidrogen karbonat jika dipanaskan terurai dengan reaksi: 2 NaHCO3(s) Na2CO3(s) + CO2(g) + H2O(g). 36 L E. Q E. A. H = 1) di udara CO2(g) + 2 H2O(l) akan dengan persamaan reaksi: CH4(g) + 2 O2(g) menghasilkan gas CO2 sebanyak . . 7. 24 L D. . lima buah bejana masing-masing berisi lima macam gas dengan data sebagai berikut. Jika 5 mol sampel NaHCO3 dipanaskan. tidak dapat diramalkan 17. . . 0. . (Ar C = 12. . sama dengan 24 gram B. 72 L C. 29. 75 E. maka jumlah molekul A2B dapat dihasilkan pada reaksi itu sebanyak-banyaknya adalah . T C.70 gram C. N = 14. Pembakaran sempurna 5. 100 18. lebih kecil dari 24 gram D.15.85 gram B. 50 D. 60 L B. . . Pada suhu dan tekanan yang sama. 150 B. P D. Jika 100 atom A dicampur dengan 200 atom B. 200 C. . A. O = 16.

terdapat pada senyawa (Ar N = 14) . CaSO4. . A. NH4Cl (Mr = 53. N2O B. 1 mol uap air B. 2 CaSO4.3 H2O E. Nitrogen yang lebih ekonomis bila harga per kg pupuk berikut sama.6 gram air membentuk senyawa hidrat. 2 CaSO4. 20 mL gas NH3 bereaksi dengan 20 mL gas oksigen (O2) pada STP dengan reaksi: 4 NH3(g) + 3 O2(g) 2 N2(g) + 6 H2O(l). Ar dari X adalah . NO D. . setelah reaksi terdapat . Reaksi pembakaran hidrogen dengan reaksi: 2 H2(g) + O2(g) 2 H2O(g) Jika 1 mol H2 dicampurkan dengan 1 mol O2. . 10 mL C. S = 32. . urea. NH4NO3 (Mr = 80) C. H = 1) A. (NH2)2CO (Mr = 60) Perhitungan Kimia 133 . A. 2 mol uap air + 0. 90 B. Rumus senyawa hidrat yang dibentuk adalah .H2O C. Dua liter gas nitrogen (25 C. .5 mol gas hidrogen E. A.2 H2O D. 5 mL E. 15 mL B. Seorang tukang kebun membutuhkan pupuk nitrogen untuk tanahnya. NO3 C. Senyawa hidrida XH3 mengandung 90% unsur X. NO2 23.5 mol gas oksigen D. 1 atm). 8 D. . . 30 25. (NH4)2SO4 (Mr = 132) D. kalium nitrat. . . . O = 16. CaSO4. 118 C.20. 1 mol uap air + 0. A. 2 mol uap air C. amonium nitrat. . .5) B. . 1 mol uap air + 0. . . . 27 E. KNO3 (Mr = 101) E.2 gram CaSO4 bergabung dengan 3. amonium klorida. . 1 atm) membentuk 2 liter gas NxOy (25 C.5 mol gas hidrogen 21. amonium sulfat. A.5 mL 22. 1 atm) bereaksi dengan 3 liter gas oksigen (25 C. 0 mL D. . N2O3 E. 17. 7.H2O B. (Ar Ca = 40. Rumus molekul NxOy adalah . Volum oksigen yang bereaksi adalah . CaSO4.2 H2O 24.

...5.2 mol CH4? b. 1.. 4. CuSO4.. 5. Berapa jumlah atom oksigen dalam 100 gram Fe2(SO4)3? (Ar Fe = 56.... Hitung kadar nitrogen pada masing-masing pupuk. S = 32. Pupuk Rumus Kimia CO(NH2)2 NH4Cl Harga %N Harga N per kg Pupuk per kg . Urea Amonium hidrogen fosfat (NH4)2HPO4 Amonium klorida Pilih mana yang menurutmu paling efektif dan efisien bagi para petani.01 x 1022 molekul H2O? Bila pada P dan T tertentu volum 8 L gas H2S massanya 17 gram. Berapa gram H2O dalam 3. Buat laporan perhitungannya dalam sebuat tabel seperti berikut. . 134 Kimia Kelas X SMA dan MA . Tentukan pereaksi mana yang habis bereaksi? b. . .... Selesaikan soal-soal berikut dengan singkat dan jelas.4 mol H3PO4.8 gram cupri sulfat anhidrat. c. dengan persamaan reaksi. Logam magnesium (Mg) sebanyak 18 gram direaksikan dengan 0.. berapakah volum dari 11 gram gas CO2 bila diukur pada keadaan yang sama? Berapa gram unsur fosfor (P) harus direaksikan dengan 24 gram gas oksigen (O2) membentuk senyawa P4O10? (Ar P = 31.. T u g a s Di bidang pertanian pupuk merupakan keperluan penting bagi keberhasilan panen.... Hitunglah! a... . 3 Mg(s) + 2 H3PO4(aq) Mg3(PO4)2(aq) + 3 H2(g) a. Berapa massa Mg3(PO4)2 yang terbentuk? Berapa volum gas H2 yang terbentuk pada suhu 27 C dan tekanan 6 atm? 2... H = 1). 99. Misalnya tanaman kentang memerlukan pupuk yang mengandung nitrogen yang bisa didapat dari Urea (CO(NH2)2) dan ZA (NH4)2SO4.. O = 16. S = 32. . d. Berapa volum gas H2 yang terbentuk pada STP? c.. Berapa liter gas CH4 (STP) dalam 0. berdasarkan kadar nitrogen dan harga pupuk tersebut pilih pupuk mana menurutmu yang paling efektif dan efisien bagi para petani... Carilah harga masing-masing pupuk di toko pupuk. .. Tentukan rumus dari terusi tersebut! (Ar Cu = 63.xH2O mengandung 63. .B. 3.. . O = 16). O = 16).8 gram terusi atau CuSO4..

banyaknya proton dalam atom D. . 4. . A. 3.. P dan G D. 1. konfigurasi elektron unsur D. banyaknya elektron dalam atom C. A. . banyaknya kulit dalam atom B. elektron. P dan T B. 1. Pasangan unsur yang termasuk dalam satu golongan adalah . dan neutron dari masingmasing atom yang ada. banyaknya neutron dalam inti Tabel berikut menunjukkan jumlah proton. Soal Evaluasi Semester I 135 .Soal Evaluasi Semester I A. Atom I II III IV V Jumlah Elektron 6 7 8 8 8 Jumlah Proton 6 7 7 8 8 Jumlah Neutron 8 7 7 8 10 4. A. sifat fisika unsur C. 5. P dan R E.. besarnya muatan inti E. Tabel periodik unsur modern yang kita pakai sekarang disusun berdasarkan . Unsur P Q R S T Nomor atom 8 10 11 12 16 2. . Q dan T C. kenaikan massa atom No. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. . . 2. Q dan S 3. Periode dalam tabel periodik unsur menunjukkan . Atom ini mungkin netral atau bermuatan.. sifat kimia unsur B. kenaikan nomor atom E.

. 6. 2. 1 2. P dan Q. hanya dapat bereaksi dengan unsur nonlogam D. 1 2. 10Q. . 11Na. P dan S. 7 D. Br–. . 8. Na+. P dan T C. 20Ca. IV dan V 5. A. Q dan T Dari atom 3Li. Li+. Konfigurasi elektron yang dimiliki oleh tiga buah logam berturut-turut adalah . . Ne. jari-jari atom X < Y E. A. A. 19K. urutan ion-ion yang mempunyai jumlah elektron sama adalah . dan 53I.... 8. 8 B. 7. F . 7 E. A. 2. 16S. He C. 18. Br Diketahui konfigurasi elektron unsur X 2. Q dan S. . . 9. 18. H 136 Kimia Kelas X SMA dan MA . energi ionisasi X > Y B. . A. memiliki 6 proton pada kulit terluar E. 2 2. Q dan S. Pernyataan yang tepat tentang unsur X adalah . K+ – + B. 8. . unsur logam B. F E. 8. . 8. III dan IV C. Na+. 8. I– + 2+ – C. 7 2. 18T. dapat membentuk ion bermuatan +2 C. . 8. . 1 C. . dapat membentuk senyawa ion dengan natrium Di antara unsur-unsur berikut: 8P. 8. Pasangan yang memiliki elektron valensi sama adalah . 10. 8. . . K . 8. 7 2. .Atom-atom yang merupakan isotop adalah . jari-jari atom X = Y 6. 4 2. I– D. 9F. A. R dan T E. Na E. Cl–. 8 2. energi ionisasi X < Y C. Unsur yang memiliki keeletronegatifan paling tinggi adalah . 2. R dan T B. . 8 2. Ca . 2. A. 5 Suatu atom dari unsur X memiliki konfigurasi elektron 2. 12R. P dan S. . 35Br. O D. R dan T D. K+. 8. energi ionisasi X = Y D. I B. 8. . I dan II D. 10Ne. 8. III dan IV E. 8. I dan IV B. 2 Perbedaan sifat periodik yang tepat dari kedua unsur tersebut adalah . 1 dan Y 2. 1 2. 8. 3 2. 17Cl.

. i dan ii D. . HCl. energi ionisasi tinggi iii. H H P P H H Soal Evaluasi Semester I 137 . dan MgO 14. CO2. H H H H P H B. 10 D. CO2. i dan iii E. iv. dan MgO B. MgO. . . CaO. D. A. A. dan NaCl C. jari-jari besar keelektronegatifan kecil yang dimiliki oleh unsur halogen dibandingkan dengan unsur lain seperiodenya adalah . . . A. Di antara sifat-sifat berikut: i. . . . . Jumlah pasangan elektron yang digunakan bersama pada molekul etena dengan struktur: H H C = C H H adalah . 6 B. P P H H H H P P H H C. nonlogam ii. CaO. ii dan iv B. Senyawa yang memiliki ikatan ion adalah . iii dan iv C. 8 C. molekul P2H4 dapat dinyatakan ikatannya dengan struktur Lewis yaitu . HCl. A. CuSO4. H P H P H H P H E. CaO. 12 E. ii dan iii 12. CO2. dan CuSO4 E. 16 13.11. . . Fosfor terdapat pada golongan V pada tabel periodik unsur. dan CuSO4 D.

HCl C. pentafosfor dioksida 21. CH4 C2H5OH HCl C2H5OH NaCl Rumus Molekul NaCl CH3COOH C2H22O11 C12H22O11 H2SO4 138 Kimia Kelas X SMA dan MA . E. NH3 B. . CH4 D. Titik leleh senyawa atau unsur bergantung pada ikatan-ikatan yang dibentuk atom-atomnya. besi B. Al2O3 16. 8. . . . C5H12. . Urutan senyawa yang mengandung ikatan kovalen. A. garam dapur C. ClO2. . A. H2O. SO2. Rumus Empiris A. X2Y C. fosfor dioksida B. HF. CO2. A. X3Y B. . intan D. B. . Hidrogen dapat membentuk senyawa (dengan ikatan kovalen maupun ikatan ionik) dengan banyak unsur lain. . CO2. difosfor pentaoksida E. A. . . HCl D. XY2 E. A. P2O3. XY D. . 7 Dari unsur X dan Y dapat terbentuk suatu senyawa dengan rumus . Pasangan yang benar dari rumus empiris dan rumus molekul adalah . P2O5 mempunyai nama . . HBr E. XY3 17.15. . SO2 19. . es E. kovalen polar. . C. HF. difosfor oksida D. grafit 20. 5 Y 2. Berikut ini yang pasangannya merupakan rumus empiris adalah . Di antara unsur dan senyawa berikut yang mempunyai titik leleh tertinggi adalah . CaO. SO2. P4O10. H2SO4. fosfor pentaoksida C. . N2O4 B. H2O C. . Senyawa di bawah ini yang mempunyai ikatan ionik adalah . 8. C3H6. CO2. Diketahui konfigurasi elektron X dan Y: X 2. Na2O. dan kovalen koordinat adalah . C6H14 E. . HF B. D. H2O. . N2O3. C6H12 D. KH 18. SO2 E. . A. HF. C2H2. C3H8O C.

134 Soal Evaluasi Semester I 139 . Jumlah yang sama antara 1 mol etanol dan 1 mol etana adalah . .10 H2O adalah . A. . timbul gas B. CH4(g) + 2 O2(g) CO2(g) + H2O(l) E. perubahan massa 23. Pada temperatur dan tekanan yang sama. . 18 E. . jumlah atomnya C. A. perubahan suhu D. . volum pada STP E. Kalsium fosfat mempunyai rumus kimia . . Siswa tersebut menyimpulkan terjadi reaksi antara dua zat itu. . Pernyataan ini sesuai dengan . Ca2PO4 E. A. . Jumlah atom dalam senyawa (NH4)2SO4 adalah . . Ca2(PO4)3 C. 106 D. terjadi endapan C. . Ca(s) + 2 HCl(aq) CaCl2(aq) + 2 H2O(l) D. massanya B. Ca3PO4 24. 12 B. karena timbul salah satu gejala-gejala berikut. Jika diketahui massa atom relatif H = 1. . CaPO4 D. . A. Boyle 27. . C2H4(aq) + O2(g) CO2(g) + 2 H2O(l) C. C = 12. A. kecuali . Avogadro D. . . jumlah unsurnya 28. maka massa molekul relatif (Mr) senyawa Na2CO3. Seorang siswa mencampurkan dua zat kimia. A. . Ca3(PO4)2 B. Mg(s) + HCl(aq) MgCl2(aq) + H2(l) B. 180 B. 286 C. 20 D. Na = 23. 124 E.22. 10 C. jumlah molekulnya D. . Dalton C. Gay Lussac E. Reaksi yang sudah setara adalah . . . O = 16. 2 Na(s) + 2 H2O(l) 2 NaOH(aq) + H2(g) 25. . A. 15 26. . Proust B. perubahan warna E. 1 mol setiap gas akan terdapat pada volum yang sama.

36 gram 34. 48 mL E. . 64 gram B. 0 A. Gas oksigen yang diperlukan adalah . . 70 gram C.0 mol B. . A. 2 x 6.4 gram air membentuk senyawa hidrat XSO4. 5 C. 32 gram E. Empat mol belerang dioksida direaksikan dengan gas oksigen menghasilkan belerang trioksida. .0 gram D. E.5 mol D. Ar N = 14) adalah . C.8 mL D. D. . 14. A. . .0 x 1023. 480 mL B.5 mol C. 0. 1. 48 L C.29. C.5 mol 33.nH2O. Nilai n adalah . 16 gram D.0 mol E. 0 6.0 x 1023 1 2 gram gram x 14. 0 2 x 14. A. 0. . Senyawa sulfida yang mengandung massa belerang (Ar S = 32) paling besar dari tiap 10 gram sampel adalah . Massa oksigen yang terdapat di dalam 72 gram air murni adalah . 3 140 Kimia Kelas X SMA dan MA . 1.0 x 10 23 2 x 14.0 x 6. 4. 2. . Sample A. 4 B. Jika volum molar gas = 24 L. . 2. Massa satu molekul gas nitrogen (N = 6. B. . . 2 E.2 mol Mg bereaksi dengan HCl berlebih dengan reaksi: Mg(s) + HCl(aq) MgCl2(aq) + H2(g). .8 L 32. .1 mol XSO4 bergabung dengan 5.0 x 1023 30.5 120 160 239 31. A. . (Mr H2O = 18). maka gas H2 yang dihasilkan adalah . 4. 1 D. B. . Rumus Kimia NiS CuS FeS2 NaS2 PbS Mr 90 95. 0. E. . .0 x 1023 gram 14. 6.0 x 1023 gram 6.

2. Selesaikan soal-soal berikut dengan singkat dan jelas. 4. Dari senyawa di atas mana yang merupakan senyawa kovalen polar? Tulis rumus dari 1) amonium sulfat 2) kalsium karbonat 3) 4) natrium hidroksida aluminium oksida Soal Evaluasi Semester I 141 . 5 x 18 x 100 % 160 + (5 x 18) 18 x 100 % 160 + (5 x 18) B. neutron. Bandingkan sifat keperiodikan unsur antara unsur golongan IIA dan VIIA yang seperiode.5H2O. pilih unsur yang dinyatakan sebagai 1) atom logam yang netral 4) ion negatif 2) ion positif 5) pasangan isotop 3) gas mulia Berdasarkan data di atas. E. Unsur A B C D E F a. a. dan F. dan CH4. Jumlah proton. HCl. H2O. C. c. 3. dan elektron dari unsur A sampai dengan F adalah sebagai berikut. Tembaga(II) sulfat mempunyai massa molekul relatif = 160. b. Tulis juga jenis ikatan kimianya. D. Persentase air yang terdapat pada terusi adalah . Terusi mempunyai rumus CuSO4. 18 x 100 % 160 5 x 18 x 100 % 160 18 x 100 % 160 + 18 D. B. Dari data di atas. gambarlah struktur Lewis dari unsur C. Proton 9 11 12 17 10 17 Neutron 10 12 12 18 10 20 Elektron 10 10 12 17 10 17 b. a.35. ramalkan senyawa yang terbentuk antara C dan D serta D dan F. . . . 1. Dari tabel di atas. Gambarkan elektron-elektron yang membentuk ikatan kovalen dari molekul Cl2. A.

Tulis nama dari rumus: Ca(NO3)2. Setarakan persamaan reaksi tersebut! b. 142 Kimia Kelas X SMA dan MA . nitrogen oksida. Hitung mol PbO. N = 14. e. dan gas oksigen dengan persamaan reaksi: (Ar Pb = 207. FeS. Pb(NO3)2(s) PbO(s) + NO2(g) + O2(g) a. Tentukan massa PbO yang dihasilkan. c. dan H2SO4. d. Tentukan jumlah molekul NO2. gas O2. O = 16).12 gram timbal(II) nitrat akan menghasilkan timbal oksida. NO2 yang dihasilkan. Mg3(PO4)2. 5. d.b. Hitung jumlah atom dalam masing-masing senyawa di atas! Hitung jumlah unsur pembentuk senyawa di atas! Pemanasan 33. Tentukan volum O2 pada STP. c.

4. Cl–. menjelaskan kekuatan larutan elektrolit. menjelaskan penyebab kemampuan larutan elektrolit menghantarkan arus listrik. K+. 2. dan CO32–. SO42–. 3. Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit 143 143 .Bab VI Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit Sumber: Dokumentasi Penerbit Air laut merupakan elektrolit karena di dalamnya terdapat ion-ion seperti Na+. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. mengidentifikasi sifat-sifat larutan elektrolit dan nonelektrolit melalui percobaan. menentukan larutan elektrolit yang berasal dari senyawa ion dan senyawa kovalen. Ca2+.

CH3COOH HCl. NaCl NaCl HCl 144 Kimia Kelas X SMA dan MA .PETA KONSEP Larutan ada yang bersifat Penghantar Listrik Bukan Penghantar Listrik disebut disebut Larutan Elektrolit Larutan Nonelektrolit terdiri dari berupa Larutan Elektrolit Lemah contoh Larutan Elektrolit Kuat contoh Senyawa Ion contoh Senyawa Kovalen contoh NH3.

biasanya sudah dibuat dalam bentuk larutannya. Bergantung pada jenis zat terlarutnya. dan C2H5OH. Larutan dapat berwujud cair seperti larutan gula.1 Berbagai zat NaOH. larutan ada yang bersifat elektrolit dan nonelektrolit. Mineral dari tanah diserap tumbuh-tumbuhan dalam bentuk larutan. misalnya dalam % volum dan molaritas (akan dibahas di kelas XI). larutan kabel. Apa yang dimaksud dengan larutan elektrolit dan nonelektrolit? Apa yang menyebabkan perbedaannya? L A. Untuk keperluan penelitian. B. Daya Hantar Listrik Berbagai Larutan Bila kita memegang kabel berarus listrik yang terkelupas isolatornya maka dapat tersengat aliran listrik. berwujud gas seperti udara. NH3. Apakah semua larutan menghantarkan listrik? Untuk menguji daya hantar listrik larutan digunakan alat uji elektrolit yang baterai dapat dirangkai sendiri dari lampu. Contoh senyawa ion yaitu KCl.2. dan batu baterai. Contoh senyawa kovalen yaitu dalam bentuk larutan C6H12O6. HCl. Komponen Larutan Berbagai zat di laboratorium sebelum direaksikan. Makanan yang disebarkan ke seluruh tubuh. Chemistry For You Gambar 6. dan berwujud padat yang diberi nama alloy contohnya perunggu. elektrode karbon. Pelarut yang biasa digunakan 1M adalah air.arutan mempunyai peranan penting dalam kehidupan maupun di bidang industri. sedangkan zat terlarut terdiri dari berbagai senyawa baik senyawa ion maupun Sumber: New Stage Chemistry senyawa kovalen. Perhatikan Gambar 6. jumlah zat terlarut di dalam pelarutnya ditentukan dalam satuan tertentu. elektrode karbon lampu Sumber: Lawrie Ryan. Gambar 6.2 Alat penguji daya hantar listrik larutan Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit 145 . Reaksi-reaksi kimia di laboratorium atau di pabrik-pabrik industri kimia juga umumnya dalam bentuk larutan. diubah dulu menjadi zat dalam bentuk larutan. Mengapa? Hal ini terjadi karena di dalam tubuh kita terdapat larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. NaCl. Larutan termasuk ke dalam campuran homogen yang komponennya terdiri atas zat HCl ALKOHOL 25% terlarut dan pelarut.

Sediakan berbagai larutan yang akan diuji yaitu larutan garam dapur. natrium hidroksida. dan asam klorida di dalam gelas kimia kecil dengan volum yang sama. Amati lampu dan keadaan larutan di sekitar elektrode karbon. Tabel 6.1 Pengujian daya hantar listrik beberapa larutan Bahan Rumus Nyala Lampu Pengamatan pada Zat Terlarut Elektrode (Gelembung Gas) – C2H5OH C12H22O11 HCl NaOH CH3COOH NH3 NaCl – – – Terang Terang Redup Redup Terang – – – Ada Ada Ada Ada Ada Sumber: Ebbing. Setiap akan digunakan. cuka. Larutan tersebut dapat menghantarkan listrik atau disebut larutan elektrolit. Daya Hantar Listrik Larutan lampu + – baterai karton elektrode karbon larutan yang akan diuji Pertanyaan: 1.Untuk menguji daya hantar listrik larutan. Celupkan alat penguji elektrolit pada larutan garam dapur seperti pada gambar di samping! 3. Larutan yang tidak menyebabkan lampu menyala dan gelembung gas adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan listrik atau disebut larutan nonelektrolit. Sekarang coba kamu perhatikan hasil pengujian daya hantar listrik terhadap beberapa larutan pada tabel berikut. Tulis rumus zat terlarut pada masing-masing larutan! Dari percobaan di atas kamu dapat mengamati ada larutan yang dapat menyebabkan lampu menyala dan gelembung gas di sekitar elektrode. catat dalam tabel pengamatan. Lakukan hal yang sama untuk larutan lainnya. alkohol. lakukan kegiatan berikut ini! KEGIATAN 6. 2.1 Klasifikasi 1. 4. Larutan mana yang dapat menghantarkan listrik dan yang tidak? 2. General Chemistry Air suling Alkohol 70% Larutan gula Larutan asam klorida Larutan natrium hidroksida Larutan asam asetat (cuka) Larutan amonia Larutan natrium klorida 146 Kimia Kelas X SMA dan MA . elektrode dicuci dulu. gula.

Dalam larutan itu. Penguraian senyawa elektrolit menjadi ion-ionnya disebut reaksi ionisasi. Larutan nonelektrolit yaitu larutan yang tidak menghantarkan arus listrik. Larutan elektrolit lemah yaitu larutan yang daya hantar listriknya lemah. dan alkohol.Berdasarkan data pada Tabel 6. Cara penulisan reaksi ionisasinya adalah sebagai berikut: NaCl(s) H2O(l) Na+(aq) + Cl–(aq) kristal NaCl padat ion-ion dalam air C. Mengapa larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik? Bila larutan elektrolit dialiri arus + – listrik. hidrogen klorida. seperti larutan garam dapur. dan cuka. maka larutan-larutan tersebut tidak menghantarkan arus listrik atau nonelektrolit. Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit 147 . 1. larutan HCl dapat menyebabkan lampu menyala terang. Larutan elektrolit kuat yaitu larutan yang daya hantar listriknya kuat. larutan gula. contohnya larutan CH3COOH dan NH3. Contohnya NaCl dalam air terurai menjadi Na+ dan Cl–. HCl. seperti air suling. Gula pasir. 1. dan alkohol jika dilarutkan dalam air tidak terurai menjadi ion-ion. Berdasarkan hal ini larutan digolongkan menjadi dua kelompok yaitu larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah. 2.1 kamu dapat menggolongkan larutan berdasarkan daya hantar listriknya yaitu sebagai berikut. + – + Ion-ion bergerak menuju akibatnya larutan elektrolit dapat – elektrode + menghantarkan arus listrik. contohnya larutan NaCl. zat-zat tersebut tetap berwujud molekul-molekul netral yang tidak bermuatan listrik. Kekuatan Larutan Elektrolit Perhatikan data percobaan terhadap asam klorida dan asam cuka pada Tabel 6. sedangkan larutan asam cuka menyebabkan lampu menyala redup.1.3 bertindak sebagai penghantar. NaOH. ion-ion dalam larutan akan + – bergerak menuju elektrode dengan muatan yang berlawanan. Berdasarkan penjelasan ini maka penyebab larutan dapat menghantarkan listrik adalah karena adanya ion-ion positif dan ion negatif yang berasal dari senyawa elektrolit yang terurai dalam larutan. Mengapa nyala lampu berbeda? Pada data percobaan. 2. dan H2SO4. amonia. Larutan elektrolit yaitu larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. urea. Melalui cara ini arus listrik akan mengalir dan ion – Gambar 6. natrium hidroksida.

Apa perbedaan larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah? Sebagai contoh akan dibedakan bagaimana ionisasi HCl dan CH3COOH dalam air. Jika HCl dilarutkan dalam air, hampir seluruh molekul HCl akan terurai membentuk ion H+ dan ion Cl–. HCl terionisasi sempurna, artinya, jika 1 mol HCl dilarutkan akan dihasilkan 1 mol ion H+ dan 1 mol ion Cl–. HCl(aq) 1 mol H+(aq) 1 mol + Cl–(aq) 1 mol

Larutan CH3COOH tidak terionisasi sempurna tetapi hanya sebagian. Pada CH3COOH sekitar 0,4% molekul yang terionisasi, artinya jika 1 mol CH3COOH dilarutkan dalam air, jumlah ion H+ dan ion CH3COO– masing-masing hanya 0,004 mol. CH3COOH(aq) 1 mol H+(aq) + 0,004 mol CH3COO–(aq) 0,004 mol

Berdasarkan uraian ini maka kekuatan daya hantar listrik dari larutan elektrolit bergantung dari jumlah ion-ion yang ada dalam larutan. Secara garis besar, perbedaan larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah dapat dilihat pada Tabel 6.2. Tabel 6.2 Perbedaan elektrolit kuat dan lemah Elektrolit Kuat 1. 2. Dalam air akan terionisasi sem– purna. Zat terlarut berada dalam bentuk ion-ion dan tidak ada molekul zat terlarut yang netral. Jumlah ion dalam larutan relatif banyak. Daya hantar listrik kuat. Elektrolit Lemah 1. Dalam air hanya terionisasi se– bagian. 2. Zat terlarut sebagian besar ber– bentuk molekul netral dan hanya sedikit yang berbentuk ion. 3. Jumlah ion dalam larutan relatif sedikit. 4. Daya hantar listrik lemah.

3. 4.

D. Senyawa-Senyawa Pembentuk Larutan Elektrolit
Senyawa-senyawa elektrolit dapat merupakan senyawa ion dan senyawa kovalen. Bagaimana terjadinya ion-ion dari senyawa ion maupun kovalen? Sebagai contoh dapat dipelajari dari proses pelarutan NaCl dan pelarutan HCl.

148

Kimia Kelas X SMA dan MA

1. Senyawa Ion
NaCl merupakan senyawa ion. Jika kristal NaCl dilarutkan dalam air, maka ikatan antara ion positif Na+ dan ion negatif Cl– terputus dan ion-ion itu berinteraksi dengan molekul air. Ion-ion ini dikelilingi oleh molekul air. Peristiwa ini disebut hidrasi. Dalam keadaan terhidrasi, ion-ion bebas bergerak di seluruh bagian larutan. Perhatikan ilustrasi proses hidrasi senyawa ion pada Gambar 6.4!
+ + + +

Na+ + – + – + – + – + – + – + – + NaCl – + – + –

+ + +

+

+

+

+

+

– +

+ –

– +

+ –

– +

+ +

+

Sumber: Holtzclaw, General Chemistry With Qualitative Analysis

Gambar 6.4 Proses hidrasi senyawa ion

Pelarutan NaCl dalam air dinyatakan dengan persamaan berikut:
H2O(l)

NaCl(s)

Na+(aq) + Cl–(aq)

Semua senyawa ion merupakan zat elektrolit, sebab jika larut dalam air dapat menghasilkan ion-ion. Beberapa reaksi ionisasi dari larutan elektrolit dapat dilihat pada contoh berikut.

Contoh:
KCl(aq) Na2SO4(aq) NH4Cl(aq)
H2O(l) H2O(l) H2O(l)

K+(aq)

+ Cl–(aq)

2 Na+(aq) + SO42–(aq) NH4+(aq) + Cl–(aq)

NaCl padat (kristal) tidak menghantarkan listrik karena ion-ionnya terikat kuat. Apabila NaCl dilelehkan pada temperatur 800 C, ion Na+ dan Cl– akan dapat bergerak bebas sehingga lelehan NaCl akan merupakan penghantar listrik yang baik.

Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit

H 2O

+

+

+ +

+

+

+

+

+

+

+

+

+

+

+

+

+

+

+

– – + + –

+ – +

– + –

+

+

– +

+

+

+ +

+

+

149


+

Cl–

O2–

H+

+

+ +

+

+

+

+


+

+

+

+

+


+


+ +

Latihan 6.1
Tulis reaksi ionisasi dari senyawa-senyawa berikut. a. NaOH d. (NH4)2SO4 b. Na2CO3 e. HNO3 c. CaCl2 f. CH3COOH g. h. HCOOH KCl

2. Senyawa Kovalen
Senyawa kovalen adalah senyawa yang atom-atomnya bergabung melalui ikatan kovalen. Senyawa kovalen polar terbentuk karena dua atom yang bergabung mempunyai perbedaan keelektronegatifan. Contoh senyawa kovalen polar, di antaranya larutan asam klorida, larutan amonia, dan asam cuka murni. Senyawasenyawa ini dalam bentuk murni bukan penghantar listrik yang baik, tetapi bila senyawa-senyawa tersebut dilarutkan dalam air akan menghasilkan larutan yang dapat menghantarkan listrik. Apakah yang menyebabkan hal tersebut terjadi? HCl merupakan senyawa kovalen polar. Air juga merupakan molekul polar yang mempunyai kutub positif dan negatif. Ketika HCl dilarutkan ke dalam air, terjadilah pembentukan ion, yaitu ion H+ dan ion Cl–. Reaksi ionisasinya: HCl(g)
H2O(l)

H+(aq) + Cl–(aq)

Beberapa senyawa kovalen polar dapat terionisasi tapi tidak sempurna, hanya sedikit ion yang dihasilkan pada saat pelarutan maka larutan bersifat elektrolit lemah. Contoh HNO2 dan CH3COOH. Reaksi ionisasinya: HNO2(l) + air H+(aq) + NO2–(aq) CH3COOH(l) +
air

H+(aq) + CH3COO–(aq)

Selain proses pelarutan, larutan elektrolit ada yang dihasilkan akibat reaksi senyawa kovalen dengan air, sehingga membentuk ion-ion. Contoh NH3 dan SO2. Reaksi : NH3(g) + H2O(l) NH4+(aq) + OH–(aq) SO2(g) + H2O(l) 2 H+(aq) + SO32–(aq)

Latihan 6.2
Selesaikan soal-soal berikut! 1. Tuliskan gejala-gejala yang terjadi pada sebuah tabel, jika larutan urea, kalium iodida, amonium klorida, asam sulfat, cuka, dan magnesium sulfat (garam Inggris) diuji daya hantar listriknya dengan alat uji elektrolit. 2. Tuliskan reaksi ionnya dari soal no. 1 yang merupakan larutan elektrolit.

150

Kimia Kelas X SMA dan MA

INFO KIMIA
Larutan elektrolit dapat menghantarkan listrik karena mengandung ion-ion. Beberapa ion sangat diperlukan tubuh manusia. Penyakit anemia disebabkan kekurangan ion Fe2+ dalam darah.

Rangkuman
1. Larutan merupakan campuran homogen yang komponennya terdiri dari zat terlarut dan pelarut. Pelarut yang digunakan air, sedangkan zat terlarut terdiri dari senyawa ion atau senyawa kovalen polar. Larutan elektrolit • Larutan yang bersifat dapat menghantarkan arus listrik. • Larutan dengan zat terlarutnya dalam air akan terurai menjadi ion negatif dan ion positif. Larutan nonelektrolit • Larutan yang bersifat tidak dapat menghantarkan arus listrik. • Larutan dengan zat terlarutnya dalam air tidak terionisasi. Berdasarkan kekuatannya menghantarkan listrik, larutan elektrolit digolongkan menjadi larutan elektrolit lemah dan kuat.

2.

3.

4.

Kata Kunci

• • •

Campuran homogen Larutan Larutan elektrolit

• • •

Larutan nonelektrolit Senyawa ion Senyawa kovalen polar

Evaluasi Akhir Bab
A. Pilihlah salah satu jawaban yang benar.
1. Lampu alat penguji elektrolit tidak menyala ketika elektrodenya dicelupkan ke dalam larutan asam cuka, tetapi pada elektrode terbentuk gelembunggelembung gas. Penjelasan untuk keadaan ini adalah . . . . A. larutan asam cuka bukan larutan elektrolit B. gas yang terbentuk adalah cuka yang menguap C. asam cuka merupakan elektrolit kuat D. sedikit sekali asam cuka yang terionisasi E. alat penguji elektrolit rusak

Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit

151

2.

Larutan berikut dapat menghantarkan arus listrik, kecuali . . . . A. cuka D. minyak tanah B. soda E. kaporit C. kapur Berikut ini adalah data pengujian beberapa larutan dengan alat uji elektrolit. Larutan I II III IV V Lampu Menyala terang Tidak menyala Menyala redup Tidak menyala Tidak menyala Pengamatan lain pada elektrode Ada gelembung gas Tidak ada gelembung gas Ada gelembung gas Tidak ada gelembung gas Ada gelembung gas

3.

Dari data di atas yang termasuk larutan elektrolit adalah . . . . A. II, V, dan I D. II, V, dan II B. I, III, dan V E. I, II, dan IV C. I, III, dan II 4. Suatu larutan adalah penghantar listrik yang baik, jika larutan itu mengandung .... A. air yang terionisasi B. air yang merupakan penghantar listrik C. elektron yang bebas bergerak D. ion-ion yang bebas bergerak E. elektrode yang merupakan penghantar listrik Larutan natrium klorida dan larutan asam cuka, keduanya menghantarkan arus listrik. Hal ini menunjukkan bahwa kedua larutan 1. merupakan senyawa ion 2. bersifat netral 3. mengandung ion 4. merupakan senyawa kovalen yang benar adalah . . . . A. 1, 2, 3 B. 1, 2 C. 1, 3 6. D. 1, 4 E. 3 saja

5.

Dari 0,1 mol asam cuka yang terlarut dalam air telah terurai 0,005 mol. Berapa % asam cuka yang terionisasi menjadi ion-ionnya? A. 5% D. 1% B. 0,5% E. 0,1% C. 0,05%

152

Kimia Kelas X SMA dan MA

3 E.7. (NH4)2SO4(aq) E. 2. senyawa kovalen 3. VI B. . . 3 saja Al(NO3)3 III Al2SO4 VI SO42– Rumus kimia pada kotak di atas yang salah adalah . . . 1. (NH4)2SO4(aq) 9. II. 2. . 1. 3 10. A. I. A. karena asam cuka 1. senyawa ion 4. . 2 B. 1. 4 8. A. elektrolit lemah 2. I. II. III. Berikut ini beberapa reaksi ionisasi. NaNO3(aq) H2SO4(aq) Na2SO4(aq) Na+(aq) + N–(aq) + 3 O2–(aq) 2 H+(aq) + SO42–(aq) Na+(aq) + 2 SO4 Reaksi yang benar adalah . . (NH4)2SO4(aq) D. 3 C. 2. . 1. 4 E. III E. K+ NO3– KNO3 I K2SO4 IV Ca2+ CaNO3 II CaSO4 V Al3+ D. Jika asam cuka dilarutkan ke dalam air. 1. 2 C. . CaCl2(aq) Ca+ + Cl2. . 4. . VI C. (NH4)2SO4(aq) NH4+(aq) + SO4–(aq) B. . 2. senyawa kovalen polar yang benar adalah . 3. Amonium sulfat (NH4)2SO4 dilarutkan ke dalam air sesuai dengan persamaan reaksi . 4 D. II D. 1. A. 3. IV Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit 153 . 3 B. hanya sebagian kecil yang terurai menjadi ion-ion. (NH4)2SO4(aq) NH4+(aq) + SO42–(aq) 2 NH4+(aq) + SO42–(aq) NH42+(aq) + SO42–(aq) 2 NH4+(aq) + 2SO42–(aq) C.

Mg2+ .. 4. larutan elektrolit lemah. c. manakah yang tergolong a. larutan elektrolit kuat. 2.... a. Selesaikan soal-soal berikut dengan singkat dan jelas. kaki tidak boleh basah dan harus bersepatu karet? Jelaskan! Jika zat berikut ini: NaOH... Tulis masing-masing reaksi ionnya. CCl4.. 3. .. d. . .... Salin tabel berikut dan lengkapi dengan rumus kimia dari masing-masing kation dan anion.. . Lampu dapat juga diganti dengan bel listrik atau lampu spot light yang berwarna. .. T u g a s Untuk percobaan pengujian daya hantar listrik larutan cobalah buat rangkaian ”Elektrolit Tester” dengan desain yang menarik. 154 Kimia Kelas X SMA dan MA .. HCl. H2O ... 1. Buatlah taman dari bahan bekas seperti triplek. kertas warna... lampu dibuat sebagai lampu taman. styrofoam. c. C6H12O6.B.. Hasil karyamu dapat dipamerkan. Na+ Cl– OH– Br– NO3– b. H2SO4. HNO3 Tuliskan nama dari setiap rumus.. sehingga pada saat digunakan untuk menguji larutan akan lebih menarik dan menambah semangat pada saat praktikum. larutan nonelektrolit. Tentukan yang termasuk senyawa ion dan senyawa kovalen.. Gunakan batu batere dan kabel secukupnya. Contohnya.. b... H+ . CO(NH2)2.. dan pohon kering.. KCl. . NH3 dilarutkan dalam air. Coba jelaskan mengapa air hujan jika diuji hantaran listriknya oleh alat uji elektrolit lampunya tidak menyala.. . KOH.. Mengapa jika akan memperbaiki gangguan listrik.. tetapi air laut lampunya menyala. CH3COOH..

menjelaskan konsep reaksi oksidasi-reduksi berdasarkan penggabungan dan pelepasan oksigen. 2. menjelaskan konsep reaksi oksidasi-reduksi berdasarkan kenaikan dan penurunan bilangan oksidasi.Bab VII Reaksi Oksidasi-Reduksi Sumber: Dokumentasi Penerbit Perkaratan besi merupakan proses reaksi oksidasi-reduksi. 5. Reaksi Oksidasi-Reduksi Reaksi Oksidasi-Reduksi 155 155 . 4. menjelaskan konsep reaksi oksidasi-reduksi berdasarkan pengikatan dan pelepasan elektron. 3. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. menuliskan tata nama senyawa berdasarkan harga bilangan oksidasi logam pembentuknya. menunjukkan zat yang bertindak sebagai oksidator atau reduktor pada suatu reaksi oksidasireduksi.

PETA KONSEP Reaksi Oksidasi-Reduksi melibatkan mengalami Oksidator Reduktor mengalami mengalami Perkembangan Konsep Reduksi Oksidasi melibatkan antara lain Bilangan Oksidasi mendasari Tata Nama Senyawa Konsep Redoks Berdasarkan Penggabungan dan Pelepasan Oksigen Konsep Redoks Berdasarkan Pengikatan dan Pelepasan Elektron Konsep Redoks Berdasarkan Kenaikan dan Penurunan Bilangan Oksidasi 156 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Jika terjadi reaksi oksidasi selalu disertai reaksi reduksi. Konsep Reaksi Oksidasi Reduksi Berdasarkan Penggabungan dan Pelepasan Oksigen Sejak dulu para ahli mengamati bahwa dalam reaksi kimia. Reaksi Oksidasi-Reduksi 157 . Reaksi antara logam seng dan tembaga(II) oksida dengan persamaan reaksi: Zn(s) + CuO(aq) ZnO(aq) + Cu(s) Tembaga(II) oksida melepaskan oksigen dan seng mengikat oksigen. dan perkaratan. jika suatu zat menerima oksigen. Pada bab ini akan dijelaskan perkembangan konsep reaksi redoks. Jika zat melepaskan oksigen. bahan makanan menjadi basi karena teroksidasi oleh udara. sebab keduanya tidak dapat dipisahkan. berarti tembaga(II) oksida mengalami reduksi. Contoh: a. konsep pengikatan dan pelepasan elektron. D A. ahli kimia meninjau reaksi redoks hanya dari konsep reaksi dengan oksigen. Konsep Reaksi Oksidasi Reduksi Salah satu reaksi kimia yang terpenting adalah reaksi oksidasi-reduksi. sedangkan tembaga(II) oksida adalah zat pengoksidasi atau oksidator. serta konsep bilangan oksidasi. dan penerapan konsep redoks. reaksinya disebut reaksi reduksi. penyepuhan logam. Pengertian oksidasi dan reduksi dapat dijelaskan dengan contohcontoh reaksi berikut. Pengertian oksidasi-reduksi berkembang sesuai dengan konsep-konsep yang menyertainya. kira-kira pada abad ke-19. Seng disebut zat pereduksi atau reduktor. seng mengalami oksidasi. Contohnya proses pembakaran bahan bakar. Reaksi ini tidak dapat dibahas satu per satu. Kini konsep reaksi redoks mengalami perkembangan yaitu ditinjau dari pengikatan dan pelepasan elektron serta perubahan bilangan oksidasi. Magnesium terbakar dalam oksigen sesuai dengan persamaan reaksi: 2 Mg(s) + O2(g) 2 MgO(s) Magnesium mengikat oksigen berarti magnesium mengalami oksidasi. b. Konsep ini sangat membantu dalam penjelasan proses oksidasi-reduksi.i sekitar kita terdapat berbagai proses kimia yang dapat dijelaskan dengan konsep reaksi redoks. zat itu dikatakan mengalami oksidasi. tata nama berdasarkan bilangan oksidasi. penggunaan baterai sebagai sumber listrik. 1. zat itu mengalami reduksi. Pada mulanya. Pada reaksi redoks dikenal zat-zat oksidator dan reduktor. reaksinya disebut reaksi oksidasi. mulai dari konsep penggabungan dan pelepasan oksigen.

1 Tentukan zat yang mengalami oksidasi. PbO(s) + H2(g) Pb(s) + H2O(l) 2. reduksi. Oksidasi adalah peristiwa pengikatan oksigen. Oksidator adalah zat yang mengalami reduksi atau zat yang mengoksidasi zat lain. 2 Al(s) + Fe2O3(s) Al2O3(l) + 2 Fe(s) 2. Hidrogen mengikat oksigen dari tembaga(II) oksida. Persamaan reaksinya ditulis: reduksi CuO(s) + H2(g) Cu(s) + H2O(l) oksidator reduktor oksidasi Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan sebagai berikut. CuO mengoksidasi H2 berarti mengalami reduksi. sebagai oksidator. H2 mereduksi CuO berarti mengalami oksidasi. Melalui konsep struktur atom maka konsep oksidasi–reduksi dapat juga dijelaskan berdasarkan pengikatan dan pelepasan elektron. dan sebagai reduktor dari reaksi-reaksi berikut: 1. Reaksi antara tembaga(II) oksida dan hidrogen dengan persamaan reaksi: CuO(s) + H2(g) Cu(s) + H2O(l) Tembaga(II) oksida melepaskan oksigen maka CuO mengalami reduksi. Misalnya pada reaksi CuO(s) dan H2(g). ZnO(s) + C(s) Zn(s) + CO(g) 4. 2 CuS(s) + 3 O2(g) 2 CuO(s) + 2 SO2(g) 3. disebut reduktor. Konsep Reaksi Oksidasi Reduksi Berdasarkan Pengikatan dan Pelepasan Elektron Dahulu pengertian reaksi oksidasi–reduksi hanya digunakan untuk reaksireaksi yang berlangsung dengan adanya perpindahan oksigen. Konsep ini kemudian berkembang terutama setelah konsep struktur atom dipahami. hidrogen mengalami oksidasi. Reduksi adalah peristiwa pelepasan oksigen. disebut oksidator. Reaksi oksidasi dan reduksi terjadi bersamaan. Reduktor adalah zat yang mengalami oksidasi atau zat yang mereduksi zat lain. Latihan 7. perhatikan uraian berikut! 158 Kimia Kelas X SMA dan MA .c.

Zn(s) + CuSO4(aq) Zn(s) + Cu2+(aq) ZnSO4(aq) + Cu(s) atau Zn2+(aq) + Cu(s) Reaksi ini dapat ditulis dalam dua tahap yang disebut setengah reaksi. Mg. Proses oksidasi dan reduksi berlangsung dalam satu reaksi.Untuk mempelajari konsep ini perhatikan reaksi logam magnesium dengan asam menghasilkan ion Mg 2+ dengan persamaan reaksi: Mg(s) + H+(aq) Mg2+(aq) + H2(g) Atom magnesium.2 Tentukan setengah reaksi dari reaksi-reaksi berikut. Mg2+. sambil melepaskan elektron: Mg(s) Mg2+(s) + 2 e–. Oksidasi adalah peristiwa pelepasan elektron. H . H+ mengikat elektron yang dihasilkan Mg: 2 H+(aq) + 2 e– H2(g). Latihan 7. Mg(s) + 2 HCl(aq) MgCl2(aq) + H2(g) 2. + Ion hidrogen. 4. berarti ion hidrogen. yaitu: setengah reaksi oksidasi : Zn(s) Zn2+(aq) + 2 e– setengah reaksi reduksi Reaksi keseluruhan : : Cu2+(aq) + 2 e– Zn(s) + Cu2+(aq) Cu(s) Zn2+(aq) + Cu(s) Reaksi keseluruhan adalah jumlah dari kedua setengah reaksi. Perhatikan contoh reaksi antara logam seng dan larutan tembaga sulfat di bawah ini. Tunjukkan zat oksidator dan reduktornya. Cl2(g) + 2 Br–(aq) Mg(s) + Fe2+(aq) F2(g) + 2 KCl(aq) 2 Cl–(aq) + Br2(l) Fe(s) + Mg2+(aq) 2 KF(aq) + Cl2(g) Reaksi Oksidasi-Reduksi 159 . Reduktor adalah pelepas elektron. maka dapat disimpulkan sebagai berikut. Oksidator adalah pengikat elektron. berubah menjadi ion magnesium. berubah menjadi H2. yaitu setengah reaksi oksidasi dan setengah reaksi reduksi yang disebut reaksi redoks. Jadi. oksidator adalah zat yang mengikat elektron dan reduktor adalah zat yang melepaskan elektron. Reduksi adalah peristiwa pengikatan elektron. 3. Pada reaksi ini Mg bertindak sebagai reduktor dan hidrogen sebagai oksidator. 1. Reaksi di atas menunjukkan terjadinya pelepasan dan pengikatan elektron.

KClO4 sama dengan +1. 160 Kimia Kelas X SMA dan MA . BaO2 = –1. 6) Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur dalam senyawa sama dengan nol. Contoh: Bilangan oksidasi SO2 Jumlah bilangan 2 O = 2 x (–2) = –4 Bilangan oksidasi S = +4 Jumlah bilangan oksidasi SO2 = (+4) + (–4) = 0 7) Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur dalam suatu ion yang terdiri atas beberapa unsur sama dengan muatannya. dan menurut beberapa aturan. N2. dan H2SO4. Cl– = –1. Bilangan oksidasi suatu ion monoatomik sama dengan muatannya. Al3+ = +3.3. Na2O2. dan dalam OF2 sama dengan +2. dan Al. Bilangan oksidasi Ca dalam CaSO4. Mg. 2) Bilangan oksidasi hidrogen dalam senyawa = +1. S8. CaHCO3. KHSO4. Aturan untuk menentukan bilangan oksidasi unsur adalah sebagai berikut. Fe. Bilangan Oksidasi Bilangan oksidasi atau tingkat oksidasi diterangkan berdasarkan komposisi senyawa. Na. CaCl2 sama dengan +2. misalnya dalam HCl. misalnya dalam H2. 3) 4) 5) Contoh: Bilangan oksidasi K dalam KCl. kecuali dalam peroksida misalnya. Bilangan oksidasi suatu unsur menggambarkan kemampuan unsur tersebut berikatan dan menunjukkan bagaimana peranan elektron dalam suatu senyawa. Konsep Reaksi Oksidasi-Reduksi Berdasarkan Perubahan Bilangan Oksidasi Para ilmuwan telah menciptakan suatu metode untuk menentukan oksidator dan reduktor dalam suatu reaksi redoks yaitu menggunakan konsep bilangan oksidasi. KMnO4. Aturan ini berlaku untuk setiap unsur dalam satuan rumus. Bilangan oksidasi oksigen dalam senyawanya sama dengan –2. dan unsur golongan alkali tanah sama dengan +2. contohnya bilangan oksidasi Na+ = +1. a. NH3. Dalam senyawa. H2O2. O2. dan S2– = –2. keelektronegatifan relatif unsur. misalnya dalam NaH dan CaH2. Dalam hidrida logam. bilangan oksidasi unsur golongan alkali sama dengan +1. Untuk memahaminya berikut akan diuraikan cara menentukan bilangan oksidasi dan penggunaan bilangan oksidasi pada reaksi redoks. 1) Bilangan oksidasi atom unsur bebas adalah nol. P4. Mg2+ = +2. bilangan oksidasi hidrogen = –1.

Contoh: Jumlah bilangan oksidasi pada SO42– = –2 –2 berasal dari 1 x bilangan oksidasi S + 4 x bilangan oksidasi O yaitu –2 = (1 x (+6)) + (4 x (–2)) Latihan 7. CrO3 c. Pada reaksi tersebut dinyatakan CuO mengalami reduksi dan H2 mengalami oksidasi. Untuk memahaminya perhatikan reaksi berikut. H2 bertindak sebagai reduktor. ion MnO4– b. Bilangan oksidasi H mengalami kenaikan dari 0 menjadi +1. Reaksi Oksidasi-Reduksi ➤ 161 . NaNO3 3. MnO2 2. Tentukan bilangan oksidasi krom pada a. Dengan demikian berdasarkan perubahan bilangan oksidasinya. Pada reaksi ini CuO bertindak sebagai oksidator. Bilangan oksidasi H pada H2 = 0 dan pada H2O = +1. [Cr(Cl)6]3– Tentukan bilangan oksidasi masing-masing unsur pada a. CuO + H2 Cu + H2O (+2)(-2) (0) (0) (+1)(-2) ➤ reduksi oksidasi Oksidator Reduktor : CuO : H2 hasil oksidasi : hasil reduksi : H2O Cu Bilangan oksidasi Cu pada CuO = +2 dan pada Cu = 0. Bilangan oksidasi Cu mengalami penurunan dari +2 menjadi 0. perubahan bilangan oksidasi unsur-unsurnya menunjukkan terjadinya reaksi oksidasi dan reduksi. ion Cr2O72– b. Tentukan bilangan oksidasi mangan pada a. HNO3 c. Penggunaan Bilangan Oksidasi pada Reaksi Redoks Pada suatu reaksi. Cu(NO3)2 b. oksidasi adalah peristiwa kenaikan bilangan oksidasi dan reduksi adalah peristiwa penurunan bilangan oksidasi.3 Selesaikan soal-soal berikut! 1. b.

2 H2 + O2 0 0 oksidasi Oksidator Reduktor 2. serta tunjukkan zat oksidator dan zat reduktor pada reaksi berikut. maka dapat disimpulkan sebagai berikut. : : O2 H2 reduksi hasil oksidasi hasil reduksi : H2O atau H+ : H2O atau O2– Cu + 4 HNO3 0 +5 oksidasi Oksidator : HNO3 Reduktor : Cu ➤ ➤ 2 H2O (+1)(–2) ➤ reduksi hasil oksidasi : Cu(NO3)2 atau Cu2+ hasil reduksi : NO2 Dari penjelasan di atas. Oksidator mengalami penurunan bilangan oksidasi. CaCl2(aq) + H2(g) 1. Oksidasi adalah peristiwa kenaikan bilangan oksidasi suatu unsur. peristiwa reduksi dan oksidasi. Reduktor mengalami kenaikan bilangan oksidasi. Ca(s) + 2 HCl(aq) 2. Rumus-rumus tersebut sebenarnya terjadi atas dasar harga-harga bilangan oksidasi unsur-unsur penyusunnya yang pada bab III dikenalkan dalam bentuk muatan dari ion-ion. Cl2(g) + 2 NaBr(aq) Zn(s) + H2SO4(aq) Fe(s) + Cu (aq) 2+ 2 NaCl(aq) + Br2(g) ZnSO4(aq) + H2(g) Fe2+(aq) + Cu(s) B.Penggunaan bilangan oksidasi pada reaksi redoks lainnya dapat dilihat pada contoh berikut. 162 Kimia Kelas X SMA dan MA ➤ Cu(NO3)2 + 2 H2O + 2 NO2 +2 +4 . 4. 3. Reduksi adalah peristiwa penurunan bilangan oksidasi suatu unsur. Latihan 7. Contoh: 1. Tata Nama Senyawa Berdasarkan Bilangan Oksidasi Pada bab III telah dibahas tentang rumus kimia dan tata nama senyawa.4 Jelaskan dengan menggunakan perubahan bilangan oksidasi.

timah(IV) nitrat. +4. Rumus Senyawa Cu2O CuO CuS 2. +3. magnesium sulfat. FeCl3. Reaksi Oksidasi-Reduksi 163 . CaO. Beri nama rumus senyawa berikut! KBr. +3 Bilangan oksidasi Cu : + 1. natrium sulfit. 1. Berikut contoh tata nama senyawa tembaga dengan oksigen. Nama Senyawa Tembaga(I) oksida Tembaga(II) oksida Tembaga(II) sulfida Menyebutkan nama logam dalam bahasa Latin dengan akhiran –o untuk logam yang bilangan oksidasinya rendah dan akhiran –i untuk logam yang bilangan oksidasinya tinggi. Fe2O3. besi(III) karbonat. diikuti dengan nama suku pertama nonlogam yang dirangkai dengan akhiran –ida. dan HgI2. +3. CO2.Tata nama yang mengungkapkan atau menuliskan harga bilangan oksidasi unsurnya yaitu untuk senyawa-senyawa yang dibentuk oleh logam-logam yang mempunyai lebih dari satu harga bilangan oksidasi misalnya logam-logam transisi. +2 Bilangan oksidasi Mn : +2. Cl2O3. +6.5 Selesaikan soal-soal berikut. FeSO4. 1. Tuliskan rumus senyawa-senyawa berikut. dan natrium nitrit. kalium nitrat. yaitu Cu+ dan Cu2+. +6 Tata nama untuk senyawa dari unsur-unsur tersebut ada dua cara yaitu sebagai berikut. SnCl4. contoh tata nama senyawanya yaitu sebagai berikut. CO. Rumus Senyawa Cu2O CuO Nama Senyawa Cupro oksida Cupri oksida Latihan 7. Misalnya tembaga mempunyai dua macam bilangan oksidasi. Menyebutkan nama logam dalam bahasa Indonesia. Besi(II) sulfida. AlPO4. Bilangan oksidasi Fe : + 2. kemudian nama suku pertama nonlogam yang dirangkai dengan akhiran –ida. diikuti dengan bilangan oksidasi logam dalam tanda kurung. 2. +7 Bilangan oksidasi Cr : +2.

logam emas dihubungkan dengan kutub positip. Emas termasuk logam yang harganya mahal. Reaksi yang terjadi: Di kutub + : Au Au3+ + 3 e– Di kutub – : Au3+ + 3 e– Au Selain penyepuhan logam untuk perhiasan.C.1 Penyepuhan Perhatikan gambar penyepuhan gelang tembaga oleh emas dan sendok besi oleh perak berikut ini. tembaga pada kutub negatif. Jelaskan bagaimana proses penyepuhan pada masing-masing percobaan! 2. Ion ini akan tereduksi menjadi Au pada kutub negatif yaitu tembaga. + – + – tembaga besi e – 3+ Au 3+ Au e – e – + Ag + Au Ag Ag e – Au Ag Sumber: New Stage Chemistry Amati komponen apa yang berubah pada proses tersebut. Kedua logam tersebut dicelupkan pada larutan AuCl3. penyepuhan ini banyak dilakukan pada benda-benda kerajinan untuk suvenir dari logam. 164 Kimia Kelas X SMA dan MA . Benda-benda lain yang penggunaannya berdasarkan reaksi redoks antara lain aki dan batu baterai. Untuk memahami proses ini lakukan kegiatan berikut! KEGIATAN 7. contohnya pada penyepuhan emas. Tentukan zat apa yang teroksidasi dan zat apa yang tereduksi pada masing-masing percobaan! 3. Tulis masing-masing reaksinya! Penyepuhan merupakan contoh dari proses elektrolisis. misalnya sendok-sendok kecil dilapisi perak atau patung besi dilapisi emas. Pertanyaan: 1. Pada penyepuhan logam terjadi reaksi oksidasi-reduksi. Setelah beberapa saat logam emas akan larut membentuk ion Au3+. sehingga saat ini banyak perhiasan yang terbuat dari tembaga yang dilapisi emas melalui penyepuhan. Lama-lama tembaga akan terlapisi emas. reaksi akan terjadi karena adanya aliran listrik. Pada penyepuhan tembaga oleh emas. Penerapan Konsep Reaksi Oksidasi-Reduksi Konsep reaksi oksidasi-reduksi banyak kita manfaatkan.

Di angkasa roket menggunakan hidrogen yang dibakar dengan oksigen. oksidasi adalah peristiwa pengikatan oksigen sedangkan reduksi adalah peristiwa pelepasan oksigen. Untuk meluncurkan roket tersebut digunakan kerosin. oksidasi adalah peristiwa pelepasan elektron sedangkan reduksi adalah peristiwa pengikatan elektron. 3. Zat yang mengalami reduksi disebut oksidator. Zat yang mengalami oksidasi disebut reduktor. 6. Pada konsep penggabungan dan pelepasan oksigen. 4. akhiran –o pada nama logam menunjukkan bilangan oksidasi logam yang lebih rendah dan akhiran –i menunjukkan bilangan oksidasi logam yang tinggi. Pada konsep kenaikan dan penurunan bilangan oksidasi. Reaksi redoks berkembang mulai dari konsep penggabungan dan pelepasan oksigen. Berikan contoh penerapan konsep redoks pada kehidupan sehari-hari! INFO KIMIA Peluncuran roket seperti gambar menggunakan prinsip reaksi redoks.6 Selesaikan soal-soal berikut. Pada tata nama yang menggunakan nama latin. serta kenaikan dan penurunan bilangan oksidasi. 5. 2. Pada konsep pengikatan dan pelepasan elektron. Contoh: Nama FeCl2 adalah besi(II) klorida atau fero klorida Nama FeCl3 adalah besi(III) klorida atau feri klorida Pada tata nama yang menggunakan bahasa Indonesia angka Romawi dan kurung menunjukkan bilangan oksidasi besi. Reaksi Oksidasi-Reduksi 165 . 1. Kerosin terbakar oleh oksigen memberikan energi untuk naik ke atas. Sumber: New Stage Chemistry Rangkuman 1. Jelaskan proses yang terjadi pada penyepuhan benda dari besi oleh tembaga! 2. Beberapa nama senyawa dapat ditentukan berdasarkan bilangan oksidasi logam-logamnya. Semua ini adalah reaksi redoks. oksidasi adalah peristiwa kenaikan bilangan oksidasi sedangkan reduksi adalah peristiwa penurunan bilangan oksidasi.Latihan 7. pengikatan dan pelepasan elektron.

. –3 E. Mg + HCl MgCl2 + H2 D.Kata Kunci • • • • Reduksi Oksidasi Reaksi redoks Oksidator • • • Reduktor Bilangan oksidasi Penyepuhan Evaluasi Akhir Bab I. CuO + H2 Cu + H2O C. . Di antara reaksi berikut. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. pelepasan elektron C. A. . 166 . manakah yang bukan reaksi redoks? A. penambahan bilangan oksidasi E. Na + H2O NaOH + H2 E. Al(s) E. 1. 3. penambahan muatan atom D. Ca(s) 2. 5. MnO2 D. +3 B. NaOH + HCl NaCl + H2O B. . Mn2O3 Bilangan oksidasi nitrogen dalam HNO3 adalah . . . K2MnO4 B. Fe2O3 + CO Fe + CO2 Reaksi oksidasi yang benar adalah . KMnO4 C. pengurangan bilangan oksidasi Kimia Kelas X SMA dan MA 4. MnO E. . Dalam senyawa manakah mangan memiliki bilangan oksidasi tertinggi? A. A. . Cu(s) + 2 e– D. Na(s) Na2+(aq) + 2 e– Cu2+(aq) Al3+(aq) + 3 e– Ca3+(aq) + 3 e– C. . –5 D. A. 0 Reaksi reduksi dapat ditunjukkan oleh terjadinya . penambahan proton B. Mg(s) + 2 e– Mg2+(aq) B. +5 C.

A. 4 E. 7 C. ZnCO3 ZnO + CO2 BaSO4 + 2 HCl CuCl2 + H2O 2 HCl C. A. yang bertindak sebagai pereduksi adalah . . senyawa HCl berubah menjadi MgCl2 D. Mn2+ D. . . 9. BaCl2 + H2SO4 D. 5 Pada reaksi 2 Fe2+(aq) + Cl2(g) 2 Fe3+(aq) + 2 Cl–(aq) 7. Fe2+ D. Cl– B. ion Cl– berubah menjadi senyawa MgCl2 C. Cu(NO3)2 11. H2O B. . A. Cu D. Pada reaksi: 3 Cu + 8 HNO3 3 Cu(NO3)2 + 4 H2O + 2 NO. . . Mn Pada reaksi: 2 KClO3 2 KCl + 2 O2 Atom klor mengalami perubahan bilangan oksidasi sebesar . logam Mg berubah menjadi senyawa MgCl2 B. . H2 + Cl2 12. –2 menjadi +2 C. +2 menjadi 0 B. 3 D. . 8. Fe3+ 10. . Cl2 E. HNO3 E. . . . Cl C. 6 B. 0 menjadi –2 D. Manakah yang merupakan reaksi redoks? A. bilangan oksidasi Zn berubah dari . MnO42– 4+ C. Pernyataan yang benar dari reaksi di atas adalah . A. CuO + 2 HCl E. NO C. Reaksi berikut: Mg + 2 HCl MgCl2 + H2 disebut reaksi redoks. . logam Mg mengalami peningkatan bilangan oksidasi dan hidrogen penurunan bilangan oksidasi Reaksi Oksidasi-Reduksi 167 .6. . . Mn E. yang bertindak sebagai oksidator adalah . A. –2 menjadi 0 Mangan yang tidak dapat dioksidasi lagi terdapat pada ion . logam Mg mengikat H dari senyawa HCl E. MnO4– 3+ B. A. . Dalam persamaan reaksi: Zn(s) + NiCl2(aq) ZnCl2(aq) + Ni(s). 0 menjadi +2 E. AgNO3 + NaCl AgCl + NaNO3 B. . .

Semua reaksi berikut ini merupakan reaksi redoks. Cu2O 2. CaSO4 3. Fe(OH)3 16. A. . Fe3(CO3)2 4. karbon diklorida E. kayu dibakar menjadi arang E. . Al(OH)3 Al(OH)4– 19. FeO B.5 mol C. H2O2 O2 D. tembaga sulfat 17. kecuali . A. Suatu zat dengan rumus kimia CaCl2 disebut . Manakah perubahan di bawah ini yang memerlukan suatu reduktor? A. 1 mol B. Tembaga nitrat. BrO3 BrO– C. Suatu senyawa dengan rumus CuS disebut . Cu(NO3)2 168 Kimia Kelas X SMA dan MA . Besi(III) karbonat. Fe3O4 D. . Rumus kimia feri oksida adalah . besi dengan oksigen menjadi karat besi B. Di bawah ini tertulis nama senyawa berikut rumus kimianya. 1. Pada reaksi reduksi logam tembaga dan asam nitrat berikut: 3 Cu + 8 HNO3 3 Cu(NO3)2 + 4 H2O + 2 NO Bila 1 mol tembaga bereaksi maka berapa mol gas NO yang terbentuk? A. Tembaga(I) oksida. asam klorida dengan natrium hidroksida menjadi garam dapur D.2 mol D. . . tembaga(II) sulfida C. Fe(OH)2 C. kuprum sulfida D. 1. . Fe2O3 E. AsO32– AsO43– E. . kalsium klorida C. tembaga(I) sulfida B. 0.3 mol E. kalsium diklorida 15. . 0. 0. tembaga sulfida E. logam dengan asam menghasilkan gas hidrogen 18. A. .13.66 mol 14. . . kalium diklorida D. karbon dengan oksigen menjadi gas karbon dioksida C. . A. Kalsium sulfat. kalium klorida B. CrO42– Cr2O72– – B.

c. 3. Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat. V2O5 g. di kutub positif terjadi Ag Ag+ + e– B. Manakah dari pernyataan di bawah ini yang tidak benar? A. . Sendok aluminium dihubungkan dengan kutub positif dan logam perak dengan kutub negatif C. NiCl3 c. dan 4 B. a. Reaksi Oksidasi-Reduksi 169 . a. mana proses oksidasi dan proses reduksi? Jelaskan alasannya! 3. d. . 1. Fe2O3(s) + 3 CO(g) 2 Na(s) + 2 H2O(l) 2 Al(s) + 3 Cl2(g) O2(g) + S(s) Cu(s) + S(s) SO2(g) CuS(s) 2 Fe(s) + 3 CO2(g) 2 NaOH(aq) + H2(g) 2 AlCl3(s) 4. 2. h. tulis reaksi redoks yang terjadi! 5. dan 4 20. 3 E. Dari reaksi di bawah ini. dan 3 C. MnO2 h. 3. terjadi reaksi: Pb2+ + 2 e– Pb 2 Br– Br2 + 2 e– Di antara dua proses tersebut. SnO2 f. Tentukan bilangan oksidasi setiap unsur dalam senyawa ion berikut ini! a. A. 1. MnCl2 b. g. Na2O b. tentukanlah oksidator dan reduktor serta perubahan bilangan oksidasinya. Kedua logam tercelup dalam larutan perak nitrat (AgNO3(aq)) B. e. 1. 1. Logam perak larut membentuk Ag+ D. Cr2O3 e. H2O NaH H2O2 f. b. . Ion Ag+ akan tereduksi menjadi Ag pada kutub negatif E. c. 2. Tentukan nama dari senyawa-senyawa berikut. AuCl3 Jelaskan proses penyepuhan logam seng oleh emas.yang benar adalah . 2. 2. KCl NO3– SO42– Pada reaksi elektrolisis timbal (II) bromida. 1. H2 e. CuCI2 d. dan 4 D. 1. d. Sendok aluminium dapat dilapisi oleh perak melalui proses penyepuhan.

Buatlah laporan hasil percobaan dengan lengkap dan tunjukkan kunci yang sudah disepuh! 170 Kimia Kelas X SMA dan MA . Gunakan alat dan bahan sebagai berikut: Alat-alat: Kunci bekas Bahan : Larutan tembaga(II) sulfat Batu baterai 12 volt Logam tembaga (dari dalam kabel) Kabel listrik Wadah dari kaca Carilah informasi dari buku tentang percobaan penyepuhan.T u g a s Lakukan percobaan penyepuhan logam dengan larutan tembaga(II) sulfat atau larutan terusi.

2. Chemistry For You Mengelas menggunakan campuran gas etuna dan oksigen murni. mendeskripsikan kekhasan atom karbon dalam senyawa karbon. 3. mengindentifikasi unsur C. H. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. Etuna merupakan senyawa karbon. membedakan atom C primer. dan kuarterner. tersier. Kekhasan Atom Karbon Kekhasan Atom Karbon 171 171 . dan O dalam senyawa karbon melalui percobaan. sekunder.Bab VIII Kekhasan Atom Karbon Sumber: Lawrie Ryan.

PETA KONSEP Kekhasan Atom Karbon mengakibatkan Ikatan Antar Atom Karbon membentuk ada yang berupa Rantai Karbon berupa Rantai Lurus Rantai Bercabang Ikatan Tunggal Ikatan Rangkap terdiri dari memiliki dapat memiliki Ikatan Rangkap Dua Ikatan Rangkap Tiga Atom C Primer Atom C Sekunder Atom C Tertier Atom C Kuarterner 172 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Menguji unsur H dan O 1. Masukkan seujung sendok kecil gula pasir ke dalam tabung reaksi gula pasir kemudian sumbat dengan kapas. 4. tepung kanji. Ambillah kapas dan totolkan pada Sumber: Lawrie Ryan.K arbon merupakan satu unsur yang banyak ditemukan jenis senyawanya. vitamin. wol. Apa yang terjadi? Pertanyaan: 1. Unsur apa yang terdapat dari hasil pemanasan gula tersebut? Kekhasan Atom Karbon 173 . Salah satu sifat khas senyawa karbon yaitu mempunyai rumus dan struktur molekul yang beraneka ragam bergantung pada jumlah atom karbonnya. dan O dalam Senyawa Karbon Pada waktu kita membakar kertas atau memanaskan gula dengan waktu yang lama maka akan didapat zat yang berwarna hitam dan uap. dan pembakar spirtus. Senyawa karbon mengandung paling sedikit satu atom karbon. tetapi kebanyakan terdiri dari beberapa atom karbon yang saling berikatan satu sama lain. H. dan bahan bakar. Sediakan tabung reaksi. tetapi Friedrich Wohler tahun 1828 berhasil mensintesis urea (senyawa organik) dengan memanaskan amonium sianat melalui reaksi berikut. plastik. nilon. Panaskan gula sampai berwarna coklat dan uap yang dihasilkan membasahi kapas. dan O dalam senyawa karbon dan kekhasan atom karbon. dan O pada senyawa karbon Pada percobaan ini akan diuji adanya unsur H dan O serta unsur C pada gula pasir. KEGIATAN 8. NH4OCN CO(NH2)2 amonium sianat urea Senyawa organik lebih sering disebut senyawa karbon. Pada bab ini akan dibahas keberadaan unsur C. Chemistry for You kertas kobal. 3. kapas 2. protein. H. Mengapa kertas kobal klorida berubah warna? 2. lemak. gula. Contoh senyawa yang mengandung karbon antara lain. Senyawa karbon ada yang termasuk senyawa organik dan senyawa anorganik. A. Percobaan 1.1 Eksperimen Menguji Unsur C. penjepit tabung. Zat apakah yang berwarna hitam dan uap itu? Untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut lakukan pengujian senyawa karbon berikut. H. Unsur C. Apakah senyawa organik hanya didapat dari makhluk hidup? Awalnya senyawa organik diduga hanya dapat dihasilkan oleh makhluk hidup atau terdapat dalam makhluk hidup.

6. dan oksigen. Panaskan campuran gula pasir dengan CuO dalam tabung reaksi. hidrogen. Tuliskan reaksi-reaksi yang terjadi pada percobaan tersebut! 4. Sediakan tabung reaksi. Pertanyaan: 1. 2. Persamaan reaksinya: C(s) + CuO(s) Cu(s) + CO2(g) CO2 yang terbentuk bereaksi dengan air kapur (Ca(OH)2) dengan reaksi: CO2(g) + Ca(OH)2(s) CaCO3(s) + H2O(l) Senyawa organik atau senyawa karbon umumnya mengandung unsur-unsur karbon. Chemistry for You reaksi lain.Percobaan 2. Hal ini menunjukkan reaksi yang terjadi menghasilkan gas karbon dioksida. Amati gejala yang terjadi pada air kapur dan sisa pemanasan tabung reaksi. Selain ketiga unsur tersebut ada unsur lain yang jumlahnya sangat sedikit seperti nitrogen dan belerang. Air terdiri dari unsur hidrogen dan oksigen. Siapkan air kapur dalam tabung Sumber: Lawrie Ryan. Hal ini membuktikan bahwa uap yang dihasilkan dari pemanasan gula pasir adalah uap air. masukkan ujung pipa ke dalam tabung reaksi tersebut. Jika campuran gula pasir dan CuO dipanaskan maka pada dinding tabung terbentuk lapisan tembaga dan gas yang dapat mengeruhkan air kapur. Jika senyawa tersebut hanya mengandung C dan H saja disebut hidrokarbon. 174 Kimia Kelas X SMA dan MA . 4. Menguji adanya unsur C 1. penjepit tabung. Masukkan gula pasir dan CuO ke dalam tabung reaksi. Kesimpulan apa yang kamu dapatkan dari percobaan ini? Pada pemanasan gula pasir akan menghasilkan karamel yang berwarna coklat dan uap yang dapat mengubah warna kertas kobal dari warna biru menjadi merah muda. Bagaimana warna campuran setelah pemanasan dan zat apa yang terjadi? 3. Mengapa terjadi perubahan pada air kapur? 2. maka dalam gula pasir terdapat unsur hidrogen dan oksigen. Rangkaikan alat seperti pada air kapur gambar di samping. 3. 5. Dari mana gas CO2 tersebut? CO2 terbentuk dari reaksi antara C sebagai sisa pembakaran gula pasir dengan CuO. sumbat yang sudah campuran gula terpasang pipa bengkok. dan pasir dan CuO pembakar spirtus.

1 H C H H C H H Sumber: Ebbing. Ikatan yang terjadi dapat berupa ikatan kovalen tunggal. O C O atau O=C=O atau O=C=O Kekhasan Atom Karbon 175 . sehingga membentuk molekul tetrahedral. Atom karbon mempunyai 4 elektron valensi. C . bila berikatan dengan atom lain kemungkinan struktur Lewisnya adalah sebagai berikut. Bagaimana karbon berikatan dengan oksigen? Karbon mempunyai empat elektron valensi dan oksigen mempunyai enam elektron valensi. Perhatikan Gambar 8. ikatan C dan H dapat digambarkan sebagai berikut. Hal ini disebabkan kekhasan atom karbon itu sendiri. Ikatan Karbon dengan Hidrogen Senyawa karbon dengan hidrogen disebut hidrokarbon. C . C . Kekhasan Atom Karbon dalam Senyawa Karbon Mengapa senyawa karbon jumlahnya banyak? Karbon mudah berikatan sehingga membentuk berbagai senyawa. rangkap dua. 1. Hidrokarbon yang paling sederhana adalah metana dengan rumus CH4. serta membentuk rantai karbon lurus atau bercabang. karbon dapat pula berikatan kovalen dengan atom oksigen. Ikatan yang terjadi digambarkan dengan struktur Lewis sebagai berikut.B. Senyawa karbon dengan oksigen disebut karboksida. H C +4 H H H H atau H C H Pada molekul metana ini atom karbon terletak di pusat dan dikelilingi oleh empat atom hidrogen dengan jarak yang sama. General Chemistry H Gambar 8. C atau rangkap tiga. Kekhasan atom karbon di antaranya kemampuan membentuk empat ikatan kovalen dengan atom lain atau atom karbon lain. Ikatan Karbon dengan Oksigen Selain berikatan dengan atom hidrogen. Pada metana.1 Metana dengan bentuk tetrahedral 2.

seperti yang ditunjukkan oleh lingkaran berikut. Dalam bentuk padat disebut dry ice.1 Contoh senyawa dengan berbagai ikatan Jenis Ikatan Kovalen Tunggal Contoh Rumus C2H6 Struktur Lewis Rumus Struktur H H H C C H H H H H C H H C H H–C H C H H H C H C–H Rangkap dua C2H4 H H H C C H H H Rangkap tiga C2H2 H C C H 176 Kimia Kelas X SMA dan MA . INFO KIMIA CO2 – – – – – – Tidak berwarna. karbon dapat berikatan dengan karbon lain. Ikatan yang terbentuk dapat merupakan ikatan kovalen tunggal atau ikatan kovalen rangkap. Menyegarkan minuman ringan. Lebih berat dari udara. O C O O C O O C O Pada CO2 ini dua pasang elektron digunakan bersama antara karbon dan oksigen.1. Ikatan Karbon dengan Karbon Selain dengan hidrogen dan oksigen. Oleh karena itu ikatannya berupa ikatan rangkap dua. Contoh senyawa yang berikatan kovalen tunggal dan rangkap dapat dilihat pada Tabel 8. Dapat memadamkan api. Tabel 8.Pada struktur ini setiap atom akan stabil karena dikelilingi 8 elektron. 3. Sedikit larut dalam air membentuk asam lemah.

dan kuarterner! Berdasarkan struktur karbon di atas. C tersier. CP C P P T CP CT CS CP C CS C K CK C CP C P C P Keterangan: P = primer S = sekunder T = tersier K = kuarterner Dari struktur karbon di atas berapa masing-masing atom C yang terikat pada atom C primer. Kekhasan Atom Karbon 177 . dapat disimpulkan: • • • • Atom C primer yaitu atom C yang mengikat 1 atom C lain. Rantai Karbon pada Senyawa Karbon Karbon dengan karbon dapat berikatan. Atom C Primer. Sekunder. Atom C sekunder yaitu atom C yang mengikat 2 atom C lain. Contoh: a. sekunder. tertier. C sekunder. dan Kuarterner Berdasarkan jumlah atom karbon yang terikat pada atom karbon lainnya. dan C kuarterner. Rantai karbon lurus –C–C–C–C– C=C–C–C C–C C–C b.4. Rantai karbon bercabang C C–C–C–C C C–C– C–C C C= C–C–C C 5. atom karbon dibedakan menjadi atom C primer. Makin banyak atom karbon dengan atom karbon yang berikatan maka akan terbentuk rantai karbon. sekunder. Atom C tersier yaitu atom C yang mengikat 3 atom C lain. dan kuarterner? Jelaskan apa yang disebut atom C primer. Atom C kuarterner yaitu atom C yang mengikat 4 atom C lain. tersier. Untuk memahaminya perhatikan struktur karbon berikut. Tersier. Rantai karbon yang terbentuk dapat berupa rantai lurus atau rantai bercabang.

5. Kekhasan atom karbon adalah dapat membentuk 4 ikatan kovalen dengan atom C atau atom lain dan dapat membentuk rantai karbon. sekunder. 1. Kimia Kelas X SMA dan MA 178 . Rantai karbon dapat berupa rantai lurus atau rantai bercabang.1 Tentukan C primer. dan ikatan rangkap tiga (C C). Pilihlah salah satu jawaban yang benar. C C b. C C C –C –C –C –C –C –C C C –C –C C C C C – C – C – C – C –C – C C C C C C Rangkuman 1. 3. ikatan rangkap dua (C = C). 2. atom karbon ada yang berupa atom karbon primer. C tersier. . . Kata Kunci • • • • Senyawa organik Senyawa karbon Tetrahedral Karboksida • • • • Atom C primer Atom C sekunder Atom C tersier Atom C kuarterner Evaluasi Akhir Bab A. C sekunder. Ikatan antara atom karbon dengan atom karbon dibedakan menjadi ikatan tunggal (C – C). Setelah beberapa saat ternyata terjadi perubahan warna pada kertas kobal. Senyawa organik disebut juga senyawa karbon karena dihasilkan oleh makhluk hidup dan selalu mengandung atom karbon. . Berdasarkan jumlah atom karbon lain yang terikat oleh suatu atom karbon. tersier. Suatu padatan senyawa organik dipanaskan dalam tabung reaksi dan di atas tabung diletakkan kertas kobal. dan kuarterner. 4.Latihan 8. Berdasarkan data itu dapat disimpulkan bahwa unsur-unsur yang terkandung dalam senyawa itu adalah . a. dan C kuarterner pada rumus struktur berikut.

ikatan kovalen tunggal. oksigen. air gula Zat berikut merupakan kegunaan hidrokarbon. oksigen dan hidrogen 2. . hidrogen. 5. air soda C. 4. H C H 6. . H C H C. 1. A. kecuali . karbohidrat Struktur Lewis untuk C3H6 adalah . 2. A. . . dan 8 H CH3 CH3 H CH3 B. dan karbon E. 3. H H H C C C H H H H H C C H H B. dan 7 7 E. Dalam senyawa hidrokarbon berikut ini. semen B. . ikatan kovalen rangkap dua atau tiga saja antara atom karbonnya C. H H H C H C C H H H H C C H H H H C C H H 3. air kapur D. . 2. . D. karbon dan air Pernyataan berikut merupakan kekhasan atom karbon dalam senyawanya kecuali dapat membentuk . A. empat ikatan kovalen B. Untuk menguji adanya gas CO2 digunakan larutan . rangkap dua atau tiga antar atom karbon maupun dengan atom unsur lain Senyawa hidrokarbon dibakar akan menghasilkan gas CO2 dan H2O. . 2. . dan 7 CH2 CH3 CH3 H H 8 CH3 Kekhasan Atom Karbon 179 . 5. . dan 6 H 3C C C C C C H D. H C H E. air garam E. atom C tersier terdapat pada nomor . D. 4. hidrogen dan karbon C. A. . solar C. . detergen D. . lemak E. dan 6 6 5 1 4 3 2 C. . 4. 3. . rantai yang panjang antar atom karbon D. A. rantai karbon yang lurus maupun bercabang E. oksigen dan karbon B.A. air cuka B. 2.

4. 3 atom C primer. C3H6 . . dan C kuarterner dari bahan-bahan yang ada di rumah seperti kawat dan kertas koran. 4 atom C primer. 1 atom C sekunder. . 4 atom C primer. A. 1 atom C sekunder. 1 dan 9 B. 2 atom C primer. 5. CH3 1 2 3 4 CH3 5 CH3 6 7 H3C CH CH3 C CH3 CH2 CH C CH2 8 9 CH2 CH CH3 CH3 CH3 yang mempunyai kedudukan C kuarterner adalah nomor . 180 Kimia Kelas X SMA dan MA . 4 dan 7 8. 2. C2H6. 3 dan 6 E. C sekunder. 2 atom C sekunder. 1. . Peristiwa apakah yang menunjukkan bahwa dalam gula mengandung unsur hidrogen dan oksigen? Jelaskan! Bagaimana membuktikan bahwa hasil pembakaran senyawa karbon dikeluarkan gas karbon dioksida dan uap air? Tuliskan struktur Lewis dari senyawa C2H4.7. dan C kuarterner? Jelaskan! Sebutkan hal-hal yang menunjukkan kekhasan atom karbon! T u g a s 1. dan 1 atom C tersier B. Beri warna yang berbeda untuk atom-atom C tersebut! Buatlah model senyawa yang mengandung ikatan tunggal saja dan mengandung ikatan rangkap. 3. Apakah yang dimaksud dengan C primer. 2 atom C sekunder. Dari rumus struktur suatu molekul hidrokarbon berikut. . C tersier. dan 3 atom C tersier E. Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat. 3 atom C primer. A. Dari rumus struktur zat ini: H3C – CH – CH – CH3 CH3 CH2 – CH3 dapat dikatakan bahwa zat ini mempunyai . 2. C4H6. . C sekunder. 1 atom C sekunder. C3H8. Buat model senyawa karbon yang mengandung atom C primer. C4H10. . dan 2 atom C tersier D. dan 4 atom C tersier B. dan 2 atom C tersier C. 2 dan 5 D. 5 dan 8 C.

menyimpulkan hubungan titik didih senyawa hidrokarbon dengan massa molekul relatifnya dan strukturnya. dan Alkuna Alkana. Alkena. Alkena. 3. memberi nama senyawa alkana. Alkena.Bab IX Alkana. dan alkuna. dan Alkuna 181 181 . dan alkuna. menuliskan contoh reaksi sederhana pada senyawa alkana. 2. Key Science Chemistry Mainan anak-anak ban ak ang terbuat dari plastik. 5. membuat isomer-isomer dari senyawa hidrokarbon. dan Alkuna Sumber: Ramsden. Alkana. Mainan plastik tersebut dibuat dari polimerisasi etena. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat: 1. alkena. 4. alkena. mengelompokkan senyawa hidrokarbon berdasarkan kejenuhan ikatan.

PETA KONSEP Hidrokarbon terdiri dari Hidrokarbon Jenuh Hidrokarbon Tak Jenuh berupa dapat berupa Alkana rumus umum rumus umum Alkena Alkuna rumus umum CnH2n+2 membentuk CnH2n membentuk membentuk CnH2n-2 dapat mengalami Isomer Rantai Isomer Cis-Trans Isomer Posisi dapat mengalami Reaksi Oksidasi Reaksi Substitusi Reaksi Eliminasi Reaksi Adisi 182 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Bagaimana rumus dan sifat-sifat alkana? 1. Alkana. Alkana Bahan bakar yang kita gunakan dalam keperluan sehari-hari termasuk golongan alkana. 3. hidrokarbon alifatik yang mengandung ikatan tunggal disebut hidrokarbon jenuh contohnya alkana dan yang mengandung ikatan rangkap disebut hidrokarbon tak jenuh contohnya alkena dan alkuna. 6. S A. Organic Chemistry Bila senyawa alkana diurutkan berdasarkan jumlah atom C nya. contohnya benzena. Fesenden. dan Alkuna 183 . Berdasarkan ikatan yang terjadi di antara atom C nya. Bagaimana rumus kimia dari senyawa-senyawa hidrokarbon tersebut? Pada bab ini akan dibahas senyawa alifatik dan beberapa reaksi yang terjadi pada alkana. 1. alkena.1 Rumus molekul dan nama beberapa alkana No. 4. 2. Rumus Molekul C6H14 C7H16 C8H18 C9H20 C10H22 Nama Heksana Heptana Oktana Nonana Dekana Sumber: Raph J. Rumus Molekul CH4 C2H6 C3H8 C4H10 C5H12 Nama Metana Etana Propana Butana Pentana No. dan alkuna. dan LPG. bensin. 9. 7. Hidrokarbon siklik yang jenuh disebut sikloalkana dan hidrokarbon siklik yang tidak jenuh disebut hidrokarbon aromatik. Deret senyawa ini merupakan deret homolog yaitu suatu deret senyawa sejenis yang perbedaan jumlah atom suatu senyawa dengan senyawa berikutnya sama. perhatikan tabel rumus molekul dan nama beberapa alkana berikut ini. Rumus Umum Alkana Untuk mempelajari rumus umum alkana. 10. Alkena. ternyata ada perbedaan jumlah atom C dan H secara teratur yaitu CH2. Senyawa hidrokarbon dapat berupa hidrokarbon alifatik dan hidrokarbon siklik. contohnya minyak tanah. Tabel 9. 5. 8. Senyawa hidrokarbon adalah senyawa karbon yang hanya mengandung unsur karbon dan hidrogen.enyawa hidrokarbon banyak terdapat di alam terutama pada minyak bumi dan gas alam. Senyawa siklik akan dibahas di kelas XII.

Tabel 9. Oleh karena semua C sudah mengikat 4 atom lain. 2. Senyawa-senyawa alkana diberi nama berakhiran –ana. Parafin artinya mempunyai daya gabung yang kecil atau sukar bereaksi dengan zat lain. Contoh: CH3 – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 n-butana n-pentana n-heksana 184 Kimia Kelas X SMA dan MA .Dari rumus-rumus molekul alkana di atas dapat disimpulkan bahwa rumus umum alkana adalah: CnH2n+2 n = jumlah atom karbon Pada penulisan rumus senyawa karbon dikenal rumus molekul dan rumus struktur. dan propana.2. Contoh: Metana.2 Contoh rumus molekul dan rumus struktur pada alkana Nama Rumus Etana Rumus Molekul C2H6 Struktur Lewis H H C H H Propana C3H8 H C H H C H H H C H H C H H H H C H H C H H atau CH3 – CH3 Rumus Struktur H H H H C C C H atau CH3 – CH2 – CH3 H H H Berdasarkan strukturnya alkana merupakan suatu hidrokarbon yang mempunyai ikatan tunggal antara C dan C nya. Senyawa alkana yang mempunyai rantai karbon lurus namanya diberi awalan normal dan disingkat dengan n. b. a. Contoh penulisan rumus molekul dan rumus struktur alkana dapat dilihat pada Tabel 9. maka alkana disebut hidrokarbon jenuh atau parafin. etana. Tata Nama Alkana Tata nama alkana menurut IUPAC (International Union of Pure and Applied Chemistry) adalah sebagai berikut.

Alkena. Alkana. Senyawa alkana yang mempunyai rantai karbon bercabang terdiri dari rantai utama dan rantai cabang. Contoh: 1 2 3 4 5 6 6 5 4 3 2 1 CH3 – CH2 – CH – CH2 – CH2 – CH3 CH3 CH2 CH3 (salah) CH3 – CH2 – CH – CH – CH2 – CH3 CH3 CH2 CH3 (benar) Sebagai cabang adalah gugus alkil (alkana yang kehilangan satu atom hidrogennya). dan Alkuna 185 . Contoh: CH3 CH3 – CH2 – CH – CH2 – CH2 – CH3 CH2 CH3 dua cabang (dipilih) CH3 CH3 – CH – CH – CH2 – CH2 – CH3 CH2 CH3 satu cabang (tidak dipilih) Jika ada dua cabang yang berbeda terikat pada atom C dengan jarak yang sama dari ujung maka penomoran dimulai dari atom C yang lebih dekat ke cabang yang lebih panjang. Contoh: 1) 4 3 2 1 CH3 – CH2 – CH – CH3 CH3 2) 3 2 rantai utama cabang 1 CH3 – CH – CH2 – CH3 4 rantai utama cabang CH2 5 CH3 Jika terdapat beberapa pilihan rantai utama maka pilihlah rantai utama yang paling banyak cabangnya. Rantai utama adalah rantai hidrokarbon yang terpanjang diberi nomor secara berurutan dimulai dari ujung yang terdekat dengan cabang.3. Beberapa gugus alkil dan namanya dapat dilihat pada Tabel 9.c.

Penulisan nama untuk senyawa alkana bercabang dimulai dengan penulisan nomor cabang diikuti tanda (–). Lalu nama cabang berikut nama rantai utamanya.Tabel 9. Contoh: 1) 4 CH3 3 2 1 CH2 CH3 CH3 CH3 Rantai induk Gugus alkil (cabang) Nomor cabang Namanya 2) 1 2 3 4 : : : : butana metil 2 2-metilbutana 5 6 CH3 CH2 CH CH2 CH2 CH3 CH CH3 CH3 Rantai induk Gugus alkil Nomor cabang Namanya : : : : heksana isopropil 3 3-isopropilheksana 186 Kimia Kelas X SMA dan MA .3 Rumus gugus alkil dan namanya Gugus Alkil CH3 – CH3 – CH2 – CH3 – CH2 – CH2 – CH3 – CH – CH3 Nama Metil Etil Propil Isopropil Gugus Alkil C4H9 – Nama Butil CH3 – CH2 – CH – Sekunder butil CH3 CH3 – CH – CH2 – CH3 CH3 CH3 – C – CH3 Tersier butil Isobutil d.

Bila cabangnya terdiri atas gugus alkil yang berbeda.5-dimetilheptana Latihan 9.dimetilpentana f. CH3 – C – C – CH2 – CH3 CH3 CH3 CH3 CH3 Alkana. b. Bila cabangnya terdiri atas lebih dari satu gugus alkil yang sama maka cara penulisan namanya yaitu tuliskan nomor-nomor cabang alkil. dan seterusnya). CH3 – CH – CH – CH2 – CH – CH3 CH3 CH3 CH(CH3)2 d.1 Selesaikan soal-soal berikut! 1. empat = tetra.e. tiga = tri. Alkena. 3 2. Berikan nama pada rumus struktur berikut ini.). kemudian nama rantai utamanya. 3 . tiap nomor dipisahkan dengan tanda (. a. CH3 – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH – CH3 CH3 CH3 c. dan Alkuna 187 . Lalu diikuti nama alkil dengan diberi awalan Yunani sesuai jumlah gugus alkilnya (dua = di. Contoh: CH3 5 4 3 2 CH3 CH2 CH CH CH3 Rantai utama Gugus alkil CH3 Nomor cabang Namanya 1 : : : : pentana metil 2. maka penulisan nama cabang diurutkan berdasarkan abjad. Contoh: 1 2 3 4 5 6 7 CH3 – CH – CH2 – CH – CH – CH2 – CH3 CH3 C2H5 CH3 Rantai utama : heptana Gugus alkil : metil dan etil Nama : 4-etil-2.

3-trimetilpentana b. Ubahlah rangkaian tersebut menjadi rantai bercabang. 2. 4-propilnonana 3.2. Tuliskan rumus strukturnya! a. 3-etil.3. 2. Lakukan kegiatan seperti no. 1 dan 2 dengan menggunakan 5 atom C dan 12 atom H. Gambar senyawa dan beri nama. 4-isopropil.5-dimetil. Apa yang dimaksud dengan keisomeran? Coba lakukan kegiatan berikut. apakah jumlah isomernya bertambah? 188 Kimia Kelas X SMA dan MA .2. 3. Bagaimana jika jumlah atom C makin banyak. Berapa senyawa yang didapat dari masing-masng percobaan? 5. 2.4-tetrametilheptana c.5-dimetiloktana e. Keisomeran pada Alkana Mengapa senyawa karbon ditemukan dalam jumlah yang banyak? Salah satu penyebabnya karena senyawa karbon mengalami keisomeran.4-trimetiloktana d. 4. 3-etil. Gambar senyawa yang kamu buat dan beri nama. 2.2. 2. Ini dapat ditunjukkan oleh titik didihnya. Apa yang dimaksud dengan keisomeran? Empat atom C dan 10 atom H akan membentuk rumus molekul C4H10.1 Menyimpulkan Keisomeran Gunakan molymood atau model atom 1. H H C H H C H H C H H C H H dengan H H C H H H C C H H C H H H n-butana (titik didih -1 C) 2-metilbutana (titik didih 8 C) Kedua struktur tersebut sifatnya berbeda. Dari C4H10 ternyata dapat dibuat dua buah rumus struktur atau dua isomer yaitu n-butana dan 2-metilpropana. 2.3. KEGIATAN 9. Rangkaikan 4 atom C dan 10 atom H sehingga membentuk senyawa alkana rantai lurus.

Heksana 2. Perhatikan data titik didih dan titik leleh senyawa alkana pada Tabel 9.2 Tuliskan rumus struktur dan nama isomer-isomer dari: 1. Alkena.Dari rumus molekul C5H12 didapat tiga buah isomer seperti pada Tabel 9. Alkana. Untuk mengetahui wujud alkana dapat dilihat dari titik didih dan titik lelehnya. Oktana 4.4 Isomer pentana Rumus Molekul Rumus Struktur Nama Titik Titik Leleh ( C) Didih ( C) .160 36 28 C5H12 CH3– CH2– CH2– CH2– CH3 n-pentana CH3– CH2– CH– CH3 CH3 CH3 CH3– C– CH3 CH3 2. dan Alkuna 189 . Sifat-Sifat Alkana Pada temperatur kamar (25 C) dan tekanan satu atmosfer senyawa alkana memiliki wujud yang berbeda-beda. Peristiwa semacam ini disebut keisomeran. Latihan 9.4 Tabel 9.130 . Makin banyak rantai C pada alkana makin banyak struktur yang terbentuk. Heptana 3.5. Berdasarkan penjelasan di atas maka: Isomer adalah senyawa-senyawa yang memiliki rumus molekulnya sama tetapi rumus strukturnya berbeda.2-dimetil propana 2-metilbutana -17 9 Sumber: Book of Data Rumus molekul C5H12 dapat membentuk tiga buah isomer yang berbeda.

6.182 . 10. Alkana tidak larut di dalam air sebab termasuk senyawa nonpolar. Alkana larut di dalam pelarut nonpolar seperti karbon tetraklorida.130 .164 .3 Selesaikan soal-soal berikut! 1.00 g mL–1 (massa jenis air pada suhu 4 C).183 .88 .5 .30 28 Sumber: Raph J. dan benzena. 9. Organic Chemistry Dari data tersebut alkana rantai lurus (n-alkana) yang mengandung C1 sampai dengan C4 berwujud gas.138 . 8.5 Titik didih. Jelaskan hubungan Mr alkana dengan titik didihnya! 2. dan mulai C18 berwujud padat. Buktinya minyak terapung di atas air.9 C Titik leleh alkana tidak seperti titik didihnya yaitu sesuai dengan Mr nya. C5 sampai dengan C17 berwujud cair. Massa jenis alkana umumnya lebih rendah dari 1. 11.42 -4 36 69 98. 4.51 . 7.57 . Titik didih n-alkana bertambah sesuai dengan kenaikan Mr senyawanya.190 . Nama Metana Etana Propana Butana Pentana Heksana Heptana Oktana Nonana Dekana Oktadekana Rumus CH4 C2H6 C3H8 C4H10 C5H12 C6H14 C7H16 C8H18 C9H20 C10H22 C18H38 Mr 16 30 44 58 72 86 100 114 128 142 254 Titik Didih ( C) Titik Leleh ( C) . kloroform. titik leleh. Latihan 9.Tabel 9. Contoh: CH3 – CH2 – CH2 – CH3 – CH3 CH3 – CH – CH2 – CH3 CH3 Titik didih 36 C Titik didih 27. 3. Mengapa senyawa alkana tidak larut dalam air? 190 Kimia Kelas X SMA dan MA .5 126 151 174 317 . 1. 2. 5. Titik didih alkana bercabang lebih rendah dari titik didih rantai lurus.90. dan Mr alkana No.95 . Fesenden.

Rumus Molekul C7H14 C8H16 C9H18 C10H20 C11H22 Nama Heptena Oktena Nonena Dekena Undekena Sumber: Raph J. dan butana yang dicairkan dengan tekanan tinggi hingga mencair agar memudahkan dalam pengangkutannya. perlengkapan sekolah. B. pembungkus barang atau makanan.INFO KIMIA LPG (Liquified Petroleum Gas) merupakan campuran gas metana. Alkena. 4.6 Rumus molekul alkena dan namanya No. 1. Rumus Umum Alkena Perhatikan rumus molekul beberapa alkena dan namanya pada Tabel 9. Hasil pembakarannya tidak membentuk jelaga dan panasnya cukup tinggi sehingga masakan lebih cepat matang. LNG dari Indonesia banyak di ekspor ke luar negeri misalnya ke negara Jepang. tidak mudah rusak. serta banyak lagi yang lainnya.6 dapat disimpulkan bahwa rumus umum alkena adalah: CnH2n n = jumlah atom karbon Alkana. 9. 1. Organic Chemistry Dari Tabel 9. indah warnanya. Fesenden. 7. 10.6. dan ringan. dan Alkuna 191 . 5. etana. Tabel 9. Alkena termasuk senyawa tak jenuh. 8. Bagaimana rumus umum alkena dan sifat-sifatnya? Perhatikan pembahasan berikut ini. 6. 3. LNG jarang digunakan di Indonesia. Rumus Molekul C2H4 C3H6 C4H8 C5H10 C6H12 Nama Etena Propena Butena Pentena Heksena No. LNG (Liquified Natural Gas) banyak mengandung metana. Alkena Plastik merupakan barang yang sangat dibutuhkan untuk alat rumah tangga. Bahan-bahan pembuat plastik merupakan senyawa kimia yang termasuk golongan alkena. propana. Ini disebabkan plastik harganya murah. 2.

artinya alkena masih mempunyai daya ikat terhadap molekul lain akibat adanya ikatan rangkap di antara atom C-nya. nomor tempat ikatan rangkap. sedangkan pada alkena terdapat satu ikatan rangkap dua. Contoh: 4 3 2 1 CH3 – CH2 – CH = CH2 1 2 3 4 1-butena 2-butena CH3 – CH = CH – CH3 c.Bagaimana rumus struktur alkena? Perhatikan Tabel 9. Kimia Kelas X SMA dan MA 192 . ikatan C dengan C merupakan ikatan tunggal.7 Contoh rumus molekul dan rumus struktur pada alkena Nama Rumus Molekul Struktur Lewis Rumus Struktur H Etena C2H4 H C H H C C H H H H C H H C H H C H H C C H H H atau CH2 = CH – CH3 atau CH2 = CH2 C H H Propena C3H6 C H Pada alkana. tanda (–). sehingga alkena termasuk senyawa hidrokarbon tidak jenuh. Akhiran –ana menjadi –ena. Contoh: C2H4 C3H6 C4H8 b. namanya alkil. Tabel 9. a. Pem– berian nomor dimulai dari atom karbon yang terdekat dengan ikatan rangkap. ditulis sebelum nama alkena rantai utama yaitu rantai terpanjang yang mengandung ikatan rangkap. tanda (–). 2.7. Tata Nama Alkena Tata nama alkena menurut IUPAC pada umumnya sama dengan cara pemberian nama pada alkana dengan catatan sebagai berikut. Alkena bercabang diberi nama dimulai dengan nomor cabang. etena propena butena C5H10 C6H12 C7H14 pentena heksena heptena Letak ikatan rangkap ditunjukkan dengan nomor. dan nama rantai utama.

3-dimetil-1-pentena c. a. dan Alkuna 193 . Alkena. Alkana. Isomer pada Alkena Seperti halnya pada alkana. Isomer yang terjadi pada alkena dapat berupa isomer rantai. isomer posisi. pada alkena juga menunjukkan peristiwa keisomeran. 3. CH – CH = CH – CH3 b.Contoh: 5 4 3 2 1 CH3 – CH2 – CH = C – CH3 CH3 5 4 3 2 1 2-metil-2-pentena CH3 – CH2 – CH2 – C = CH2 CH3 5 4 3 2 1 2-metil-1-pentena CH3 – CH2 – CH – CH = CH2 CH3 3-metil-1-pentena Latihan 9. CH3 CH3 2. CH3 – C = C – C – CH3 CH3 CH3 d. dan isomer cis-trans.4 1. 3. CH3 – CH – CH – CH – C = CH CH3 CH3 CH3 3.4-trimetil-2-heptena Beri nama pada rumus struktur berikut: a. Isomer Rantai Isomer rantai pada alkena terjadi karena rantai karbon berubah misalnya dari lurus menjadi bercabang tetapi posisi ikatan rangkap tetap. 2.4.4-dimetil-2-heksena b. Tulis rumus struktur dari senyawa berikut: a. CH2 = CH – CH – CH – CH2 – CH3 CH3 CH3 c.

Isomer Cis-Trans Isomer cis-trans terjadi karena adanya perbedaan kedudukan gugus-gugus yang sejenis di sekitar ikatan C = C. Isomer Posisi Terjadinya isomer posisi pada alkena disebabkan posisi ikatan rangkap di antara atom-atom C nya dapat pindah tempat. Contoh: Rumus Molekul C4H8 Rumus Struktur CH2 = CH – CH2 – CH3 CH3 – CH = CH – CH3 C5H10 CH2 = CH – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH = CH – CH2 – CH3 CH2 = CH – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – CH2 – CH = CH – CH2 – CH3 Nama 1-butena 2-butena 1-pentena 2-pentena 1-heksena 3-heksena C6H12 c. 194 Kimia Kelas X SMA dan MA .2-butena Nama 1-butena 2-metil-1-propena b.3-dimetil-1-butena 1-pentena 2-metil.Contoh: Rumus Molekul C4H8 Rumus Struktur CH3 – CH2 – CH = CH2 CH3 – C = CH2 CH3 C5H10 CH2 = CH – CH2 – CH2 – CH3 CH3 – C = CH2 – CH3 CH3 C6H12 CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH = CH2 1-heksena CH3 CH3 CH3 – CH – C = CH2 2.

dan Alkuna 195 . Organic Chemistry Terjadinya isomer cis dan trans disebabkan ikatan rangkap pada C = C tidak dapat diputar sehingga molekul alkena terbagi menjadi dua bagian atau ruangan.2-dikloroetena Titik Didih ( C) 60 Trans 1. Senyawa yang mempunyai atom C yang berikatan rangkap dua (alkena). Alkena. isomer cis-trans dapat terjadi pada: 1. artinya kedua senyawa tersebut berbeda atau berisomeri. nama isomer tersebut diberi awalan trans. gugus sejenis yang terikat pada C = C letaknya dalam ruangan yang sama.7 Trans 2-butena H 0. Walaupun demikian sifat fisis kedua isomer ini berbeda. tetapi sifat kimianya pada umumnya sama. Alkana.9 Sumber: Raph J. perbedaannya hanya awalan cis dan trans. Berdasarkan uraian ini.2-dikloroetena 48 C4H8 CH3 C=C H H C=C CH3 CH3 Cis 2-butena H CH3 3. 2. 2) Jika pada isomer tersebut gugus sejenis yang terikat pada C = C letaknya dalam ruangan yang berbeda atau berseberangan. nama isomer tersebut diberi awalan cis.Contoh: Rumus Molekul C2H2Cl2 Cl C=C H H C=C Cl H H Cl Struktur Cl Nama Cis 1. Perbedaan posisi atom atau gugus atom yang terikat oleh ikatan rangkap menyebabkan sifat fisik misalnya titik didih berbeda. Tata nama isomer ini adalah sebagai berikut. Fesenden. Nama isomer-isomer pada keisomeran cis-trans akan sama. Atom C yang berikatan rangkap masing-masing mengikat atom atau dua gugus atom yang berbeda. 1) Jika pada suatu isomer.

tiga senyawa alkena dengan rantai terpendek berwujud gas.4 Sumber: Raph J. b. Isomer posisi dari pentena dan oktena. Perhatikan tabel titik didih dan massa jenis alkana berikut ini. 3. Nama Etena Propena 1-butena Heksana Rumus C2H4 C3H6 C4H8 C6H12 Mr 28 42 56 84 Titik Didih ( C) –102 –48 –4. Persamaan reaksinya ditulis: CaC2(s) + 2 H2O(l) C2H2(g) + Ca(OH)2(aq) karbit etuna air kapur Jika etuna direaksikan dengan oksigen akan menghasilkan kalor yang sangat tinggi sehingga dapat melelehkan besi pada proses pengelasan. Fesenden. Gas ini dihasilkan dari reaksi antara karbit (CaC2) dengan air. a.5 63. Latihan 9. Alkuna Gas berbau khas yang biasa digunakan oleh tukang las adalah senyawa dari alkuna yang disebut etuna atau asetilena yang sehari-hari disebut gas karbit. 1. Tabel 9. 5.8 Titik didih dan massa jenis No. Organic Chemistry Berdasarkan data titik didihnya. Isomer rantai dari pentena dan heptena.2-dibromoetena dan butena. Sifat-Sifat Alkena Alkena mempunyai sifat-sifat tidak larut dalam air. c. 2. massa jenis lebih kecil dari satu. Isomer cis-trans dari 1. Tulislah rumus struktur dan nama isomer-isomer dari senyawa berikut.4. Persamaan reaksinya: 2 C2H2(g) + 5 O2(g) 4 CO2(g) + 2 H2O(l) + energi 196 Kimia Kelas X SMA dan MA . dan titik didih bertambah tinggi dengan meningkatnya jumlah atom C. Bagaimana hubungan titik didih dengan Mr alkena? C. 2.5 Selesaikan soal-soal berikut! 1.

H H H H H–C C–H H– C – C – H H H etana C = C H H etena etuna Ikatan kovalen antara C dengan C pada etana. dapat disimpulkan bahwa rumus umum alkuna adalah: CnH2n–2 n = jumlah atom C 2. Rumus Molekul C2H2 C3H4 C4H6 C5H8 C6H10 Nama Etuna Propuna Butuna Pentuna Heksuna No. Tabel 9. Pada etana membentuk ikatan tunggal. Rumus Umum Alkuna Rumus molekul beberapa alkuna dan namanya dapat dilihat pada tabel berikut ini. etena ikatan rangkap dua. dan etuna ada perbedaan. Alkena. Rumus Molekul C7H12 C8H14 C9H16 C10H18 C11H20 Nama Heptuna Oktuna Nonuna Dekuna Undekuna Sumber: Ebbing. 3. Oleh karena mempunyai ikatan rangkap tiga. Tata Nama Alkuna Tata nama alkuna pada umumnya sama dengan alkena.Bagaimana rumus umum alkuna dan sifat-sifatnya? Perhatikan pembahasan berikut ini. dan etuna berikut ini. hanya akhiran –ena diganti menjadi –una. 8. 1. 6. dengan daya ikatnya terhadap molekul lain lebih tinggi daripada alkena. 9. etena. 5.8 Rumus molekul dan nama beberapa alkuna No. Alkana. 1. 3. dan Alkuna 197 . dan etuna ikatan rangkap tiga. alkuna termasuk senyawa "hidrokarbon tidak jenuh". etena. 10. 4. Ikatan Rangkap pada Alkuna Perhatikan rumus struktur etana. 7. 2. General Chemistry Dari data rumus molekul di atas.

4. CH C – CH2 – CH – CH2 – CH3 CH3 d. Tuliskan nama dari rumus struktur berikut ini! a. 3. Pada isomer rantai letak ikatan rangkap tetap. CH3 – C C – CH3 c. CH3 – C C – CH2 – CH2 – CH3 CH CH3 – CH – CH – CH – C CH3 CH3 CH3 4.4-dimetil-1-heksuna c.6 Selesaikan soal-soal berikut! 1. 3-metil-1-pentuna b. Isomer pada Alkuna Pada alkuna terjadi isomer posisi dan isomer rantai.Contoh: 4 4 1 3 3 2 3 2 2 4 1 CH3 – CH2 – C CH 1 1-butuna 2-butuna 3-metil-1-butuna CH3 – CH = CH – CH3 CH C – CH – CH3 CH3 Latihan 9.3. 3. CH C – CH3 b. Pada isomer posisi letak ikatan rangkap berubah. Tuliskan rumus struktur dari senyawa berikut ini! a. e. Contoh: Isomer rantai: 1 2 3 4 5 6 CH 1 C – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 2 3 4 5 1-heksuna 4-metil-1-pentuna CH3 C – CH2 – CH – CH3 CH3 198 Kimia Kelas X SMA dan MA .4-tetrametil-1-heptuna 2.

1. Perhatikan tabel berikut. Fesenden. Alkana.6 –23. Coba jelaskan! D. dan Mr alkuna No. Tabel 9. Alkena. Organic Chemistry Alkuna sangat sukar larut dalam air tetapi larut di dalam pelarut organik seperti karbontetraklorida. Apakah ada hubungan antara Mr alkuna dengan titik didihnya. heptuna b. Nama Etuna Propuna Butuna Pentuna Heksuna Rumus C2H2 C3H4 C4H6 C5H8 C6H10 Mr 26 40 54 68 82 Titik Didih ( C) Titik Leleh ( C) –83. 2.1 27 39.3 –90 Sumber: Raph J. Reaksi terjadi melalui beberapa tahap reaksi atau mekanisme reaksi.7 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Berdasarkan titik didihnya. Latihan 9. dan Alkuna Reaksi-reaksi pada senyawa karbon terjadi akibat adanya pemutusan dan pembentukan ikatan kovalen antar C dan H atau C dan C pada ikatan rangkap. Massa jenis alkuna sama seperti alkana dan alkena lebih dari air. 3. heksuna c.9 Titik didih. oktuna 2. tiga senyawa alkuna terpendek berwujud gas.Isomer posisi: CH C – CH2 – CH3 C – CH3 1-butuna 2-butuna CH3 – C 5.3 –81. pentuna d. Reaksi-Reaksi pada Alkana. titik leleh.5 –32.51 –122.8 –101. Tulislah rumus struktur dan nama isomer-isomer dari a. 5. dan Alkuna 199 .2 8. Alkena. Mekanisme reaksi tidak dibahas pada tingkat SMA. Sifat Fisik Alkuna Sifat fisik alkuna mirip dengan sifat-sifat alkana maupun alkena. 4.

dan reaksi eliminasi. reaksi adisi. jika tidak sempurna akan menghasilkan gas CO yang sangat berbahaya bagi manusia. reaksi substitusi. H H H – C – H + Cl – Cl H H – C – Cl + HCl H Pada reaksi tersebut satu atom H pada metana diganti oleh satu Cl dari Cl2. Pembakaran alkena C2H4(g) + 3 O2(g) 2 CO2(g) + 2 H2O(g) Reaksi oksidasi alkana paling banyak dimanfaatkan karena energi yang dihasilkan cukup besar. 1. Reaksi-reaksi pada alkana. 2. 200 Kimia Kelas X SMA dan MA . H H H – C – A + XY H – C – X + AY H Contoh: H H H – C – C – H + Br2 H H H H H– H C – C – H + HBr H Br Reaksi substitusi adalah reaksi penggantian suatu atom atau gugus atom yang terikat pada atom C dalam suatu molekul oleh atom atau gugus atom lain. alkena. Alkana dapat bereaksi dengan Cl2 dengan bantuan sinar matahari terjadi reaksi substitusi sebagai berikut. dan alkuna dapat berupa reaksi oksidasi. air.Perbedaan ikatan pada alkana. Contoh: a. Bahan bakar pada kendaraan bermotor secara sempurna menghasilkan gas CO2. dan energi. Reaksi Substitusi Reaksi substitusi biasa terjadi pada alkana. Hasil reaksinya adalah gas CO2. dan alkuna menyebabkan reaksireaksi yang terjadi pun berbeda. Secara umum reaksi substitusi digambarkan sebagai berikut. sehingga alkana digunakan sebagai bahan bakar baik bahan bakar minyak maupun bahan bakar gas. alkena. Pembakaran alkana CH4(g) + 2 O2(g) CO2(g) + 2 H2O(g) C3H8(g) + 5 O2(g) 3 CO2(g) + 4 H2O(g) b. Reaksi Oksidasi Reaksi oksidasi pada senyawa hidrokarbon misalnya reaksi pembakaran dengan gas oksigen di udara.

3. Secara umum reaksi adisi digambarkan sebagai berikut! –C–C– – C = C – + H2 Contoh reaksi adisi: a. Alkena. Reaksi Adisi Senyawa etena C2H4 dapat diubah menjadi etana dengan menambah dua atom H. Reaksi adisi ada yang terjadi pada senyawa dengan ikatan rangkap antara C dan C atau ikatan rangkap pada C dan O.2-dibromopropana Contoh: H H H katalis H H H H – C = C – C – H + HBr H propena H–C– C– C–H H Br H 2-bromopropana Alkana. Adisi pada ikatan rangkap C = O akan dipelajari pada tingkat lebih lanjut. Penambahan suatu gugus atom pada senyawa tak jenuh (ikatan rangkap dua atau rangkap tiga) sehingga terjadi senyawa jenuh disebut reaksi adisi. dan Alkuna 201 . Adisi hidrogen pada alkena atau alkuna Adisi hidrogen pada suatu senyawa disebut hidrogenasi Contoh: H H H katalis H H H H – C = C – C – H + H2 H propena H– C– C– C–H H H H propana H H H–C etuna b. Adisi hidrohalogen H– C– C–C–H Br Br H 1. C – H + 2 H2 katalis H–C– C–H H H etana Adisi halogen Contoh: H H H katalis H H H H – C = C – C – H + Br2 H propena c.

–C–C– P Q – C = C – + PQ 202 Kimia Kelas X SMA dan MA . Reaksi adisi adalah reaksi penambahan atau pemasukan suatu gugus atom pada senyawa tak jenuh sehingga terjadi senyawa jenuh. H2SO4(pekat) CH2 = CH2 + H2O etena Dehidrohalogenasi (penarikan HX) Contoh: CH2 – CH – CH3 + KOH H Br 2-bromopropana alkohol CH2 = CH – CH3 + KBr + H2O propena Berdasarkan contoh di atas reaksi eliminasi adalah reaksi pengeluaran gugus atom dari dua atom C yang berdekatan pada senyawa jenuh sehingga terbentuk senyawa tak jenuh atau senyawa yang mempunyai ikatan rangkap. Secara umum reaksi eliminasi digambarkan sebagai berikut. 4. ada aturan “Markovnikov” yaitu atom H dari H2O atau HX (X = F. Br. I) akan terikat pada atom C ikatan rangkap yang mengandung H lebih banyak.Dalam reaksi adisi. Cl. Reaksi Eliminasi Senyawa alkena dapat dibuat dari senyawa alkana dengan reaksi eliminasi.AsO3 CH2 – CH2 H H etana CH2 = CH2 + H2 etena b. Perhatikan beberapa reaksi eliminasi berikut ini. Dehidrasi (penarikan air) Contoh: CH2 – CH2 H OH etanol c. a. Dehidrogenasi (penarikan hidrogen) Contoh: Pemanasan butana dengan katalis Cr2O3.

CH3 – CH3 + Cl2 2 C2H6 + 7 O2 CH2 = CH2 + Br2 CH3 – CH2OH CH3 – CH2 – Cl + HCl 4 CO2 + 6 H2O CH2Br – CH2Br CH2 = CH2 + H2O Alkana. CH CH + 2 H2 CH3 – CH3 b. Alkena. d. atom H lebih banyak terlepas dari atom C yang mengikat H dengan jumlah sedikit. e. dan oksidasi! a. H H H H H H H H H–C–C–C–C–H H H OH H H – C – C – C = C – H + H2O H H 2-butanol 2.8 Dari reaksi berikut. dan Alkuna 203 . c. H H H H H KOH panas 1-butena (sedikit) H H H H H H–C–C–C–C–C–H H Cl H H H H – C – C = C – C – CH + HCl H H H 2-pentena (banyak) H H H H H 2-kloropentana KOH panas H – C = C – C – C – C – H + HCl H H H 1-pentena (sedikit) Latihan 9. terbentuk juga 1-butena tapi dalam jumlah yang sedikit. Contoh: 1. H H H H2SO4 H–C–C–C–C–H H – C – C = C – CH3 + H2O H H OH H 2-butanol H 2-butena H H H H Selain 2-butena.Reaksi eliminasi pada senyawa-senyawa yang tidak simetri. adisi. tentukan yang mana reaksi substitusi.

8. . mempunyai rumus empiris yang sama E. makin besar Mr alkana. 4. Isomer adalah senyawa-senyawa yang memiliki rumus molekul sama tetapi rumus strukturnya berbeda. memiliki perbedaan gugus –CH2– di antara anggotanya Kimia Kelas X SMA dan MA 204 . Pilihlah salah satu jawaban yang benar. dan isomer cis-trans. kecuali . 7.Rangkuman 1. 2. Berdasarkan bentuk rantainya hidrokarbon dikelompokkan menjadi alifatik dan siklik. titik didihnya makin tinggi. dapat dinyatakan dengan suatu rumus umum B. A. Reaksi pada senyawa karbon dapat berupa reaksi oksidasi. 9. Alkena termasuk hidrokarbon tak jenuh yang memiliki satu ikatan rangkap 2 di antara atom karbonnya. . Senyawa hidrokarbon merupakan senyawa karbon yang terdiri dari atom karbon dan hidrogen. 5. substitusi. Sifat-sifat dari suatu deret homolog sebagai berikut. mempunyai sifat kimia yang serupa D. . dan eliminasi. Berdasarkan jenis ikatannya hidrokarbon dikelompokkan menjadi hidrokarbon jenuh dan tak jenuh. Alkuna termasuk hidrokarbon tak jenuh yang memiliki satu ikatan rangkap 3 di antara atom karbonnya. titik didihnya meningkat dengan panjangnya rantai C. 1. Isomer-isomer pada alkana dapat berupa isomer rantai. adisi. 3. Kata Kunci • • • • • • Hidrokarbon Hidrokarbon jenuh Hidrokarbon tak jenuh Alkana Alkena Alkuna • • • • • • Deret homolog Rumus molekul Rumus struktur Gugus alkil Keisomeran Isomer rantai • • • • • • Isomer posisi Isomer cis-trans Reaksi substitusi Reaksi adisi Reaksi eliminasi Reaksi oksidasi Evaluasi Akhir Bab A. isomer posisi. Alkana termasuk hidrokarbon jenuh. 6.

C4H6 E. 8. metil B. C4H8 Senyawa berikut yang merupakan hidrokarbon tidak jenuh adalah . A. . C6H14 C. C4H8 Rumus molekul pentana adalah . . . C5H12 4. III dan IV E. CH3 – CH – CH – CH3 CH3 CH3 D. . butana D. C3H8 E. butil E. Nama senyawa dengan rumus (CH3)2CHCH3 adalah . . C5H12 B. . . C2H6 IV. amil 7. 2-metilbutana E. A. Alkena. C2H4 III. Dari rumus-rumus hidrokarbon berikut: I. I dan II 3. C2H6 D. dan Alkuna 205 . CH3 – CH – CH2 – CH3 CH3 C. . C5H10 C. A. . . D. . . C3H8 Gugus CH3 – CH2 – disebut . I dan III D. . C3H4 II. etil C. propana B. CH3 – CH2 – CH = CH2 E.3-dimetilbutana adalah . . A. CH4 B. C5H12 A. 2-metilpropana C. propil Rumus 2. CH3 – CH2 – CH2 – CH3 B.2. . . . C3H6 Hidrokarbon yang termasuk dalam satu deret homolog adalah . . 5. A. Rumus molekul yang menyatakan hidrokarbon jenuh adalah . C3H6 B. D. C4H10 E. pentana Alkana. I dan IV C. C2H6 C. . A. 6. . . CH3 – CH = CH – CH3 D. II dan IV B.

CH3 – CH2 – CH2 D. . I dan II D. . CH3 – CH2 – CH2 – CH3 II. . CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 IV.4. . CH3 CH3 – C – CH3 CH3 Zat yang merupakan isomer adalah . CH3 – CH – CH – CH3 CH3 CH3 III. B. I dan IV 11. CH3 – CH – CH3 CH3 C. . . E. II dan III B. B. 2. CH3 – CH2 – CH2 – CH3 13. .5-dietil-3-metilheksana 2-etil-4.9. 6 B. . Perhatikan rumus struktur berikut: I. 3-etil-5-metil-1-butena 5-etil-3-metil-6-heptena 3-etil-5-metil-2-heptena 3. E. C. A. D. .6-trimetiloktana 3. A.5-dimetilheptana 6-etil-3. 7 C. CH3 – CH – CH2 – CH – CH = CH2 C2H5 C2H5 A. . 5 12.4-dimetilheptana 3. 3 D. . Nama senyawa berikut adalah . D. Jumlah isomer alkana dengan rumus C6H14 adalah . CH3 CH3 – CH – CH – CH2 – CH – CH3 C2H5 C2H5 A. 4 E.5-dietil-1-heksena 2. I dan III E. A. Nama senyawa berikut adalah .4-dietil-5-heksana E. . . . C.5. Di antara rumus struktur di bawah ini yang berisomer dengan n-butana adalah . CH2 – CH2 CH3 CH3 206 Kimia Kelas X SMA dan MA . III dan IV C.6-trimetiloktana 10. . CH3 – CH = CH – CH3 CH3 B.

sikloalkana C. . alkadiena B. 3-pentena dan 3-metil-2-propena 16. 2-butena dan 3-metil-2-butena C. Reaksi pembentukan 1-butena dari butana termasuk reaksi . 3 C. . 1-pentena dan 3-metil-2-pentena E. E. A. etana D. . . 2-butena dan 2-etil-1-propena B. CH3CH2CH3 D. adisi E. Senyawa alkena dengan rumus H3C – CH = CH – CH2 – CH3 dapat berisomer posisi dan berisomer rantai berturut-turut dengan . 2 B. 6 17. 4 D. alkuna 20. . A. 1-pentena dan 2-metil-1-butena D. Senyawa tersebut adalah . dan Alkuna 207 . A. 4-isopropil-2-pentuna 4. 3 C. CH3CH2CH2CH3 15. Gas asetilena untuk pengelasan termasuk deret homolog . CH3C(CH3)2CH3 C. CH3CHCHCH3 B. CH3CH(CH3)CH3 E. propena C. etuna 19. . C2F2Cl2 18. . A. Jumlah isomer dari C5H8 adalah . A. Di antara senyawa berikut yang termasuk alkena adalah . . CH2CBr2 B.14. Senyawa yang tidak dapat membentuk isomer cis dan trans adalah . metana B.5. 4 D. 2 B. oksidasi D. .5-trimetil-2-pentuna 2-isopropil-3-pentuna 2. C2H2Cl2 D. CH3 – C C – CH2 – CH3 A. alkana D. 5 E. eliminasi Alkana. C. . substitusi C. . . alkena E. . B. . Jumlah isomer C5H10 adalah . C2H4Br2 E. 6 22.5-dimetil-2-heksuna 4. 5 E. Alkena. . Nama senyawa berikut adalah . A. . . . D. . A. Plastik untuk alat rumah tangga banyak dibuat dari polimerisasi senyawa hidrokarbon. CH3CHCHCH3 C. . etena E. . . A. . . hidrogenasi B. . .3-dimetil-4-heksuna CH3 – CH – CH3 21. .

eliminasi CH2Cl – CH2Cl adalah reaksi . . . C2H5Cl C2H4 + HCl B. terbentuk 2 liter gas CO2 (t. 2 dan 3 E. 2. D. 1 dan 3 C. p) dibakar dengan 10 liter gas O2(t. Dua liter C2H4(t.. Buat laporan singkat. 3. 208 Kimia Kelas X SMA dan MA . 1 dan 2 B. C2H5OH C2H4 + H2O E. C2H4 + Br2 C2H4Br2 C.. . . Jelaskan mengapa senyawa alkana dengan rantai karbon yang panjang. adisi E. apa akibatnya dan beri saran pencegahannya. substitusi B. . . T u g a s Pada reaksi pembakaran senyawa karbon akan dihasilkan gas karbon dioksida dan air. termasuk reaksi oksidasi 2. 3 dan 4 25.p) menurut reaksi: 2 CO2(g) + 2 H2O(g) C2H4(g) + 3 O2(g) Pada pembakaran tersebut: 1. titik leleh maupun titik didihnya sangat tinggi? Tuliskan semua isomer dari senyawa heksena. p) yang benar adalah . p) 4. A. Etena dapat dibuat dari alkohol. C2H4 + 3 O2 2 CO2 + 2 H2O D. 1. A. polimerisasi 24. Bahan baku untuk pembuatan polimer misalnya plastik di antaranya adalah etena..2-dibromopropana. Tulis reaksinya. Reaksi CH2 = CH2 + Cl2 A. Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat. p) 3. 1 dan 4 D. C2H6 + Br2 C2H5Br + Br B. terbentuk 4 liter gas CO2 (t. Jelaskan bagaimana terjadinya pencemaran oleh gas karbon monoksida. Tulis rumus struktur dari zat X yang direaksikan dengan gas Br2 akan menghasilkan 1. 5. volum gas sesudah reaksi = 8 liter (t. oksidasi C. Gambarkan isomer dari pentana berikut namanya. Di antara reaksi-reaksi berikut yang termasuk reaksi substitusi adalah . Jika pembakaran tidak sempurna akan dihasilkan gas karbon monoksida yang bersifat racun.23. 4.

membedakan kualitas bensin berdasakan bilangan oktannya. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. menganalisis dampak pembakaran bahan bakar terhadap lingkungan. menjelaskan komponen-komponen utama penyusun minyak bumi. 5. Tempat pengeboran minyak bumi pada umumnya berada di lepas pantai. mendeskripsikan proses pembentukan minyak bumi dan gas alam. Minyak Bumi Minyak Bumi 209 209 . menafsirkan bagan penyulingan bertingkat untuk menjelaskan dasar dan teknik pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi. Key Science Chemistry Minyak bumi didapatkan dengan pengeboran. 3. 4. 2.Bab X Minyak Bumi Sumber: Ramsden.

PETA KONSEP Minyak Bumi terbentuk dari memiliki diolah dengan cara diperoleh di Jasad Renik Komponen Utama contohnya Distilasi Bertingkat Indonesia di daerah menghasilkan • Alkana • Sikloalkana • Hidrokarobn aromatik • • • • • • • • Gas Gasolin Kerosin Minyak diesel Minyak mineral Minyak bakar Parafin Bitumen • • • • • • Minas Wonokromo Plaju Cepu Sungai Gerong Tarakan 210 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Kemudian lumpur dan pasir berubah menjadi batu sedimen. karet sintetis. bahan peledak. kita perlu mengetahui dan lebih mengenal tentang minyak bumi. obatobatan. tertutup lapisan lumpur dan pasir selama bertahun-tahun. dan berat sedimen yang mengubur jasad renik tersebut pelan-pelan mengubahnya menjadi minyak dan gas alam. Pada bab ini akan dipelajari proses pembentukan minyak bumi. serat tekstil.1 Proses pembentukan minyak dan gas alam Minyak Bumi 211 . mereka tenggelam ke dasar laut. Di beberapa tempat. Di Indonesia minyak bumi ditemukan di berbagai tempat. seperti LPG (Liquified Petroleum Gas). minyak tanah.1. Oleh karena itu. kita akan pelajari bagaimana proses terjadinya minyak dan gas bumi. tempat-tempat pengilangan gas dan minyak bumi yang ada di Indonesia. Sebagian minyak dan gas alam mengalir ke atas permukaan. Proses Pembentukan Minyak Bumi Pada umumnya tempat-tempat pengeboran minyak dan gas bumi berada di lepas pantai. Panas. gerakan bumi melengkungkan lapisan batu tersebut dan menciptakan perangkap minyak yang sangat besar. bakteri. produkproduk petrokimia. Minyak bumi merupakan sumber alam yang sangat potensial karena dari minyak bumi dapat dihasilkan berbagai bahan bakar. Minyak bumi dan gas alam adalah sisa tumbuhan dan hewan kecil atau jasad renik yang hidup di laut berjuta-juta tahun yang lalu. Selain itu senyawa yang berupa gas dan minyak bumi dipakai untuk produk industri seperti pupuk. sebagian lagi terperangkap di dalam lubang-lubang batu berpori. pengolahan minyak bumi. Pada waktu hewan dan tumbuhan mati. dan plastik. Di tempat perangkap minyak inilah kita dapat memperoleh minyak dan gas alam.I ndonesia merupakan salah satu negara penghasil minyak bumi dan gas alam yang cukup banyak. Perangkap minyak Jasad renik Lapisan sedimen Alat pengebor minyak dan gas Sumber: Visual Encyclopedia Gambar 10. A. serta dampak dari penggunaan bahan bakar minyak bumi. Proses pembentukan minyak dan gas alam dapat dilihat pada Gambar 10. dan bensin. Mengapa minyak dan gas bumi banyak terdapat di sekitar pantai? Untuk menjelaskan hal itu.

Bagaimana cara menentukan adanya perangkap minyak? Perangkap minyak dapat dicari oleh ahli geofisika menggunakan gelombang elektromagnetik. Pencarian minyak dimulai dengan menentukan lapisan batuan yang paling mungkin mengandung minyak. Tanda-tanda ada perangkap minyak ditentukan dengan pengukuran perubahan sifat magnet atau perubahan gaya tarik bumi. Kemudian dipasang peledak untuk mengirimkan gelombang pengejut ke bawah dan menembus bebatuan tersebut. Gaung yang dipantulkan direkam dan dianalisis untuk memperkirakan lapisan batuan. Jika memungkinkan, maka dilakukan uji pengeboran untuk mengetahui apakah benar-benar ada minyak di dalamnya. Pengeboran dilakukan dengan pipa-pipa yang digerakkan oleh mesin. Ujung bor biasanya ada intannya untuk memecahkan batu yang amat keras. Apabila pengeboran berhasil, minyak akan mengalir dari sumur bor dan disebut minyak mentah. Minyak mentah dibawa ke kilang minyak melalui jaringan pipa, kapal tanker, kereta api, atau jalan raya. Di kilang minyak, minyak mentah diolah dengan cara distilasi bertingkat atau fraksionasi. Minyak dan gas bumi berguna untuk kesejahteraan manusia, tapi kita tahu bahwa proses pembentukannya memerlukan waktu yang sangat lama. Mencari dan mengambilnya melalui pengeboran sangat sukar, serta mengolahnya menjadi bahan bakar memerlukan biaya yang sangat mahal. Selain itu minyak dan gas bumi juga merupakan sumber energi yang tidak dapat diperbarui dalam waktu yang cepat. Oleh karena itu, mulai sekarang kita harus menghemat dalam menggunakan minyak dan gas bumi, baik sebagai bahan bakar maupun produkproduk industri lainnya.

Latihan 10.1
Selesaikan soal-soal berikut! 1. 2. 3. Jelaskan dengan singkat bagaimana proses terbentuknya minyak bumi! Bagaimana cara memperkirakan adanya minyak bumi dalam perut bumi? Jelaskan proses pengeboran minyak bumi!

B. Komponen Utama Minyak Bumi
Minyak bumi yang baru keluar dari pengeboran merupakan minyak mentah (crude oil) yang kental berwarna hitam. Minyak mentah merupakan campuran dari berbagai macam senyawa yang di dalamnya sebagian besar merupakan senyawa hidrokarbon seperti alkana, sikloalkana dan hidrokarbon aromatik, serta terdapat senyawa-senyawa lain.

212

Kimia Kelas X SMA dan MA

1. Alkana
Senyawa alkana yang terdapat dalam minyak bumi ada yang memiliki rantai karbon lurus seperti n-butana dan n-heptana ada juga yang memiliki rantai karbon bercabang seperti 2,2,4-trimetilpentana (isooktana). Rumus struktur senyawa alkana tersebut yaitu sebagai berikut. H3C – CH2 – CH2 – CH3 n-butana CH3 H3C – C – CH2 – CH2 – CH3 CH3 CH3 2,2,4-trimetilpentana (isooktana) Dalam minyak bumi senyawa yang paling banyak ditemukan adalah senyawa hidrokarbon dengan rantai lurus. H3C – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3 n-heptana

2. Sikloalkana
Sikloalkana yang ditemukan dalam minyak bumi contohnya metilsiklopentana dan etilsikloheksana dengan rumus struktur sebagai berikut.
CH2 H 2C H2C CH – CH3 CH2 H 2C H2C CH2 CH – CH2 – CH3 CH2 CH2

metilsiklopentana

etilsikloheksana

3. Hidrokarbon Aromatik
Senyawa hidrokarbon aromatik paling sederhana yang terdapat pada minyak bumi adalah benzena (C6H6) dan metilbenzena dengan rumus struktur sebagai berikut.
H C HC HC C H CH CH HC HC C H H C C – CH3 CH

benzena

metil benzena
Minyak Bumi

213

4. Senyawa Lain
Komposisi senyawa-senyawa yang terkandung dalam minyak bumi berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Selain hidrokarbon jenuh terdapat pula senyawa hidrokarbon tak jenuh, senyawa belerang dan oksigen, serta organologam. Jumlah kandungan atau kadar senyawa-senyawa ini menentukan kualitas dari minyak bumi. Hasil pengilangan minyak dan gas bumi di Indonesia memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan yang diproduksi oleh negara-negara lain. Mengapa demikian?

Latihan 10.2
Selesaikan soal-soal berikut! 1. Sebutkan komponen utama yang terdapat dalam minyak bumi! 2. Tuliskan rumus isooktana yang terdapat dalam minyak bumi!

C. Pengolahan Minyak Bumi
Bahan bakar yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, merupakan hasil pengolahan minyak bumi. Minyak bumi yang dihasilkan dari pengeboran tidak dapat langsung digunakan, tapi harus melalui proses distilasi bertingkat terlebih dahulu. Pada distilasi bertingkat, pemisahan terjadi berdasarkan perbedaan titik didih berbagai hidrokarbon senyawa yang terdapat dalam minyak bumi. Perhatikan gambar diagram fraksionasi minyak bumi dengan distilasi bertingkat berikut.
uap gasolin

kondensor gas < 25 C bensin 20 – 200 C minyak tanah 174 – 275 C minyak diesel/solar 200 – 400 C minyak mineral/pelumas > 350 C

uap minyak mentah

sungkup gelembung udara

larutan

uap air super panas minyak mentah pembakaran residu

Gambar 10.2 Fraksionasi minyak bumi dengan distilasi bertingkat

Sumber: Holtzclaw, General Chemistry with Qualitative Analysis

214

Kimia Kelas X SMA dan MA

Proses distilasi bertingkat merupakan cara untuk memisahkan komponenkomponen penyusun minyak bumi melalui kolom-kolom berfraksi dengan pelatpelat dan sejumlah sungkup gelembung udara. Minyak bumi dipanaskan sehingga berubah menjadi gas dan bergerak melalui sungkup-sungkup. Senyawa karbon yang mempunyai rantai karbon panjang akan mencair pada kolom fraksi di bagian bawah, sedangkan senyawa karbon yang rantai karbonnya lebih pendek akan terus ke atas. Akibatnya komponen-komponen minyak bumi itu akan dapat dipisahkan melalui kolom-kolom berfraksi. Masing-masing fraksi minyak bumi yang telah dipisahkan satu sama lain segera mengalami proses desulfurisasi (penghilangan belerang). Senyawasenyawa belerang yang dikandung minyak bumi perlu dikurangi, sebab belerang menyebabkan bau tidak enak pada minyak bumi. Minyak bumi yang kadar belerangnya tinggi jika dibakar akan menghasilkan gas SO 2 , sehingga meningkatkan pencemaran udara. Hasil fraksionasi minyak bumi digunakan untuk berbagai keperluan. Hasil fraksionasi minyak bumi dan kegunaannya dapat dilihat pada Tabel 10.1. Tabel 10.1 Hasil fraksionasi minyak bumi dan kegunaannya Nama 1. Gas 2. Gasolin 4. Kerosin 5. Minyak disel 6. Minyak mineral 7. Minyak bakar 8. Parafin 9. Bitumen Rantai C C1 – C4 C4 – C12 C10 – C14 C14 – C19 C19 – C35 > 20 > 35 > 35 Jarak Titik Didih <25 C 20 – 200 C 174 – 275 C 200 – 400 C 350 C > 400 C padat padat Kegunaan Gas LPG Bahan bakar kendaraan bermotor Bahan bakar kompor Bahan bakar mesin disel, atau solar Minyak pelumas atau oli Bahan bakar untuk industri, kapal laut Lilin Aspal jalan, atap rumah
Sumber: Michael Lewis, Thinking Chemistry

Gasolin, Herosin atau bensin, dan minyak tanah lebih banyak diperlukan daripada hidrokarbon yang rantainya lebih panjang. Untuk memenuhi kebutuhan bensin dan minyak tanah itu maka dilakukan pemecahan molekul hidrokarbon yang besar menjadi molekul kecil. Proses ini disebut cracking. Cara melakukan cracking yaitu dengan pemanasan hidrokarbon rantai panjang pada suhu tinggi dan ditambah katalis Al2O3 atau SiO2

Minyak Bumi

215

Percobaan cracking minyak bumi dapat kita lakukan secara sederhana. Perhatikan kegiatan berikut ini.
KEGIATAN 10.1

Menyimpulkan

Cracking Minyak Bumi Perhatikan diagram percobaan cracking berikut ini.
parafin pada serat keramik gas etena

1. 2. 3. 4. 5.

katalis dipanaskan aluminium oksida

katup pengaman

Apa nama hidrokarbon yang akan di cracking? Tentukan perkiraan rantai C pada hidrokarbon tersebut! Katalis apa yang digunakan? Gas apa yang dihasilkan? Apa manfaat gas tersebut?

Hasil cracking minyak bumi di antaranya adalah nafta. Nafta banyak digunakan untuk industri-industri bahan sintetis seperti plastik, deterjen, dan obat-obatan, juga avtur yaitu bahan bakar pesawat terbang. Produk-produk yang dihasilkan dari hasil fraksionasi minyak bumi disebut juga produk petrokimia. Perhatikan Gambar 10.3
Plastik Serat kain

Nafta

Detergen Insektisida, herbisida Minyak tanah Kedokteran, kosmetik

Karet sintetik

Gas alam Cat Glikol
Sumber: Visual Encyclopedia

Gambar 10.3 Berbagai produk petrokimia

216

Kimia Kelas X SMA dan MA

Dengan demikian bensin dari hidrokarbon rantai lurus kurang efisien untuk menggerakkan mesin kendaraan. Mengapa bensin tidak digunakan sebagai bahan bakar rumah tangga? D. Sebutkan fraksi minyak bumi berikut rantai C dan perkiraan titik didihnya! 3.94. Selain itu. Bensin premium mutunya lebih rendah dibandingkan petramax. Dengan demikian. Sebutkan contoh produk-produk industri yang dihasilkan dari minyak bumi! 4. di pasaran dikenal pula petramax plus yang memiliki bilangan oktan 98. Jelaskan dasar dan teknik pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi. mempunyai bilangan oktan 80. Bensin yang dijual di pasaran merupakan campuran isooktana dengan alkanaalkana lainnya. Persentase isooktana dalam suatu bensin disebut angka oktana (bilangan oktana). Komponen bensin yang paling banyak cabangnya adalah 2. Minyak Bumi 217 . seperti heptana dan oktana. Bensin sebagai Bahan Bakar Bensin adalah campuran isomer-isomer heptana (C7H16) dan oktana (C8H18). Bensin premium memiliki bilangan oktan antara 80 .Latihan 10.2. Makin tinggi harga bilangan oktan suatu bensin. Kurangnya efisiensi ini ditandai dengan suara ketukan (knocking) pada mesin kendaraan. Bensin yang komponen terbanyaknya hidrokarbon rantai bercabang. energi hasil pembakarannya lebih besar dibandingkan dengan bensin yang komponen terbanyaknya rantai lurus.84 sedangkan petramax mempunyai bilangan oktan 92 . 2. sebaiknya menggunakan bensin yang komponennya senyawa hidrokarbon bercabang. paling banyak diproduksi. berarti bensin tersebut makin bagus atau makin efisien dalam menghasilkan energi. sebab berfungsi sebagai bahan bakar kendaraan bermotor yang menjadi alat transportasi manusia sehari-hari. Mutu atau kualitas bensin ditentukan oleh besarnya bilangan oktan.3 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Misalnya campuran yang mengandung 20% n-heptana dan 80% isooktana.4-trimetilpentana atau isooktana dengan rumus: CH3 H3C – C – CH2 – CH – CH3 CH3 CH3 Isooktana Apa kegunaan bensin dalam kehidupan sehari-hari? Bensin merupakan fraksi minyak bumi yang paling komersial. dan paling banyak digunakan.

air. Biomass diperoleh dari sampah pertanian.Bila bilangan oktan bensin rendah. Bila termakan oleh kita akan menyebabkan terganggunya pembentukan sel darah merah. Penggunaan TEL ini ternyata menimbulkan masalah yaitu timbulnya pencemaran udara oleh partikulat Pb. 218 Kimia Kelas X SMA dan MA . 2. Sekarang penggunaan TEL sebagai zat aditif pada bensin tidak diperbolehkan lagi dan digantikan oleh senyawa lain yang lebih ramah lingkungan yaitu MTBE (Methyl Tertiary Buthyl Ether). serta menyebabkan kematian. yaitu pemutusan hidrokarbon yang rantainya panjang menjadi rantai yang lebih pendek. Untuk mengurangi terjadinya pencemaran lingkungan maka mutu bahan bakar perlu diperbaiki dengan memberikan zat aditif yang ramah lingkungan serta emisi gas buang dalam kendaraan perlu disempurnakan. Hal ini dapat dilihat dengan timbulnya gejalagejala seperti sesak napas. Oleh karena itu. Bila pembakaran tidak sempurna maka akan dihasilkan jelaga dan gas CO. maka ditambahkan lagi senyawa 1. Agar PbO hasil pembakaran tidak mengendap dalam mesin dan keluar melalui knalpot. 1. INFO KIMIA Biogas merupakan bahan bakar alternatif yang dihasilkan dari pemecahan biomass (hewan dan tumbuhan) di dalam proses anaerob. dan menghalangi proses metabolisme. sehingga yang keluar dari hasil pembakaran adalah PbBr2 yang mudah menguap. Komponen biogas adalah metana. pada mesin kendaraan akan timbul suara ketukan (knocking) sehingga mesin mudah panas dan rusak. bensin banyak diperoleh dari hasil cracking minyak bumi. merusak otak. Dampak Penggunaan TEL pada Bensin Proses penambahan TEL pada bensin premium dapat menimbulkan pencemaran yang diakibatkan oleh Pb di udara. gas ini biasanya didapat dari penyulingan minyak bumi. Akibat dari pembentukan COHb maka sistem pengangkutan oksigen dalam darah ke seluruh tubuh akan terganggu sehingga tubuh akan kekurangan oksigen. Untuk meningkatkan bilangan oktan pada bensin ditambahkan TEL (Tetra Etyl Lead) dengan rumus kimia Pb(C2H5)4. Gas CO ini tidak berwarna dan tidak berbau. tetapi sangat berbahaya bagi manusia karena gas CO mempunyai daya ikat yang lebih kuat terhadap haemoglobin daripada oksigen. Fraksi bensin dalam minyak bumi sebetulnya relatif sedikit jumlahnya. Contoh bensin yang menggunakan MTBE adalah petramax dan petramax plus. permukaan kulit tampak membiru. TEL dikenal sebagai anti knocking. maupun tanah. Dampak Pembakaran Tidak Sempurna pada Bensin Bensin yang dibakar dalam mesin kendaraan bermotor akan menghasilkan gas CO2 dan H2O.2-dibromoetana. dan bila melebihi kadar 5% dapat mengganggu jantung.

4. Cepu. lapangan minyak Tarakan. Tarakan. 1. 8. Daerah pengilangan minyak bumi di Indonesia antara lain Minas. dan karet sintetik. sikloalkana.4 Selesaikan soal-soal berikut. insektisida. kilang minyak Sungai Gerong. kosmetik. Latihan 10. Pangkalan Brandan. Minyak Bumi 219 . LPG Mundu (Cirebon). Sebutkan tempat kilang minyak yang ada di Indonesia! Rangkuman 1. kilang minyak Plaju. kilang minyak Wonokromo (kilang minyak yang pertama di Indonesia). Bilangan oktan menunjukkan persentase isooktana dalam bensin. Sungai Gerong. Minyak bumi merupakan sumber utama senyawa hidrokarbon. Wonokromo. dan hidrokarbon aromatik. serat kain. Dampak pembakaran tidak sempurna pada bensin adalah timbulnya gas CO. 9. 2. Plaju. antara lain di Minas (sumur Minas merupakan lapangan minyak yang terbesar di Asia Tenggara).E. Pengolahan minyak bumi melalui beberapa tahap yaitu melalui distilasi bertingkat. Proses pembentukan minyak bumi terjadi dari penguraian senyawasenyawa organik yang berasal dari jasad renik yang hidup di laut jutaan tahun lalu. lapangan minyak Cepu. Dumai. Jelaskan perbedaan bensin premium dengan petramax! 4. Daerah-Daerah Pengilangan Minyak Bumi dan Gas Bumi di Indonesia Berdasarkan data yang didapat dari Museum Minyak dan Gas Bumi Graha Widya Patra di TMII Jakarta. dan cracking. detergen. dan Balongan. kilang minyak Pangkalan Brandan. lapangan produksi minyak dan gas bumi di Indonesia berjumlah 51 tempat. 6. LNG Badak (Bontang). dan kilang minyak Balongan. Minyak mentah adalah minyak bumi yang baru keluar dari pengeboran yang berwarna hitam dan kental. Jelaskan dampak penggunaan TEL pada bensin! 3. Contoh industri petrokimia adalah plastik. Komponen utama minyak bumi adalah alkana. kilang minyak Dumai. 3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan bilangan oktan! 2. dan LPG Rantau (Aceh). 5. Kilang gas terdapat di LNG Arun. desulfurisasi. 7.

nafta B. 85 – 98 2. minyak tanah D. 98 – 100 D. nafta B. 140 C – 180 C Hasil sulingan minyak bumi yang paling tinggi titik didihnya adalah . 174 C – 275 C B. berat jenis C. 50 Bensin premium mempunyai angka oktan . nafta B. . 4. . 25 E. 80 – 85 B. ikatan kimia E. . . Pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi dilakukan berdasarkan perbedaan . . bensin D. 20 C – 70 C D. . . A. . minyak kelapa C. solar E. . . . 0 D. 100 C. A. A. 80 B. . solar Berdasarkan perjanjian.Kata Kunci • • • Gelombang elektromagnetik Distilasi bertingkat Desulfurisasi • • • Cracking Nafta Bilangan oktan Evalusi Akhir Bab A. residu C. 220 Kimia Kelas X SMA dan MA . . 70 C – 140 C E. solar C. . . A. . . bilangan oktan isooktana diberi nilai . . bensin Bensin yaitu fraksi minyak bumi yang mengalami penyulingan pada suhu . 6. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. bensin Fraksi minyak bumi yang dihasilkan pada suhu yang paling rendah adalah . A. 70 – 80 E. 3. . residu E. massa rumus Berikut ini yang tidak termasuk minyak bumi adalah . . reaksi adisi B. A. titik didih D. kerosin D. A. 200 C – 400 C C. 5. . 60 – 75 C. 1. kerosin E. 7.

Bensin tersusun dari isomer-isomer heptana dan oktana. 30 liter C. solar. Gas yang berbahaya itu adalah . raksa B. Bila bahan bakar pembakarannya tidak sempurna. Suatu hidrokarbon mempunyai rumus empiris CH. Massa rumus senyawa itu = 26. D. 2. (udara mengandung 20% volum oksigen) A.3-dimetilbutana B. . CH2 B. A. Uap hasil pembakaran bensin yang merupakan logam berat dan berbahaya bagi kesehatan manusia mengandung . kerosin C.3-dimetilheksana D. etana B. solar.. Senyawa hidrokarbon yang paling banyak terdapat pada LNG adalah . .. solar. . Manakah di bawah ini yang bukan komponen bensin? A. 10. CO E.. emas E. A. natrium C. SO2 B. solar 9. metana C.. timah D.2. timbal Minyak Bumi 221 . . C3H3 C. 10 liter 13. . 2-metilheptana 11. solar. SO3 C. bensin B. 2. akan terbentuk suatu gas yang mudah diikat oleh haemoglobin.4-trimetilpentana C.. butana E. . C2H4 12. CH4 14. .p) diperlukan udara sebanyak . kerosin. . . Rumus senyawa tersebut adalah . 2. . bensin D. bensin. 2 liter D. kerosin. bensin. 3 liter E. . propana Fraksi minyak bumi yang tersusun menurut berkurangnya titik didih adalah . 15 liter B.. bensin. A. pentana D. Untuk membakar 2 liter gas etana (t. CO2 D. . 2-metilheksana E. kerosin E.8. kerosin. C2H6 A. C2H2 E. A.

3. D dan E). 2. Sebutkan kegunaan dari fraksi A dan minyak pelumas fraksi B. Untuk memisahkan minyak bumi. Dengan alat penyulingan. B. 2) Digunakan untuk mengaspal jalan. Nepta 5) Cocok untuk bahan kendaraan. tidak digunakan sebagai bahan bakar rumah tangga? Jelaskan. Crade oil c. Minyak bumi adalah campuran hidrokarbon. Tunjukan fraksi mana (A. minyak bumi dipisahkan dengan distilasi bertingkat seperti gambar berikut: a. A 1) Dibakar akan menghasilkan asap hitam kotor. apa saja yang dapat dilakukan untuk menghemat bahan bakar sehubungan dengan sumber daya alam untuk bahan bakar tidak dapat diperbarui. C. E mengapa harus dengan distilasi bertingkat? Bahan bakar rumah tangga biasanya digunakan minyak tanah dan batu bara. T u g a s Diskusikan dalam kelompok. 4) Tidak cocok untuk bahan bakar. Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat. D b. C 6) Bahan untuk dipecah menjadi bahan bakar rumah tangga.B. Mengapa bensin hanya digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor. Mengapa penggunaan TEL tidak diperbolehkan lagi dan diganti dengan MTBE? Jelaskan. B 3) Titik didih paling rendah. Presentasikan di kelas. 1. 222 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Salah satu bahan utama plastik adalah senyawa hidrokarbon. Kegunaan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari Kegunaan dan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam KehidupanSehari-Hari 223 223 . papan. 2. seni. sandang. 3.Bab XI Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari Sumber: Pustaka Ilmu Molekul Raksasa Rumah plastik pertama dibangun tahun 1957. menjelaskan senyawa hidrokarbon di bidang pangan. memberikan contoh produk-produk senyawa hidrokarbon di berbagai bidang. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat : 1. perdagangan. dan estetika. menjelaskan kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam berbagai bidang.

PETA KONSEP Senyawa Hidrokarbon dalam kehidupan digunakan Di bidang Pangan Di bidang Sandang Di bidang Papan Di bidang Perdagangan Di bidang Seni & Estetika contoh contoh contoh contoh contoh Zat aditif Dakron Nilon Cat Pipa Plastik Obat Patung Lukisan bahan dasar bahan dasar bahan dasar bahan dasar bahan dasar Benzena Metana Etena Butena Metana Etena Propena Metana Etena Propena Benzena Metana Etena Propena Benzena 224 Kimia Kelas X SMA dan MA .

Senyawa ini merupakan bahan alami. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Pangan Bahan makanan merupakan keperluan hidup manusia di bidang pangan. seni. Tentukan bahan kimia sintetis yang termasuk pemanis. pupuk. Karbohidrat bukan termasuk senyawa hidrokarbon karena selain mengandung unsur C dan H juga mengandung unsur oksigen. Senyawa karbon lainnya yang terdapat dalam makanan yaitu protein dan lemak. dapat diambil langsung dari tanaman. obat-obatan. misalnya glukosa dengan rumus C6H12O6. Pada makanan ini telah ditambahkan berbagai zat aditif makanan. Tentukan bahan kimia alami dan bahan kimia sintetis! 2. Bahan dasar zat aditif ada yang berasal dari hidrokarbon yaitu benzena yang mempunyai rumus C6H6. pewarna. Hidrokarbon banyak digunakan sebagai bahan dasar untuk berbagai benda. zat aditif. coba lakukan kegiatan berikut dan diskusikan. Untuk mengenal berbagai zat aditif sintetis yang berasal dari hidrokarbon. Pada bab ini akan dibahas kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam bidang pangan. misalnya karbohidrat untuk memenuhi kebutuhan energi dalam melakukan aktivitas sehari-hari. KEGIATAN 11. etena. Senyawa hidrokarbon yang digunakan sebagai bahan dasar umumnya berupa hasil distilasi dan cracking minyak bumi seperti gas metana. 1. atau antioksidan pada makanan yang diteliti. sirup. Senyawa hidrokarbon dibidang pangan berperan dalam penyediaan makanan. dan bahan untuk hiasan. Senyawa-senyawa yang terkandung di dalam bahan makanan masing-masing mempunyai fungsi bagi tubuh manusia.C oba perhatikan benda-benda di sekitarmu! Adakah benda yang terbuat dari plastik? Sekarang plastik merupakan bahan yang banyak digunakan untuk berbagai keperluan. Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari 225 . A. perdagangan. dan estetika. sandang. tetapi hidrokarbon tersebut bereaksi dulu dengan zat lain sehingga membentuk senyawa-senyawa yang dapat langsung digunakan misalnya sebagai bahan pembuatan kain. Sekarang banyak makanan dan minuman yang dikemas dengan citarasa dan aroma yang beraneka ragam serta dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama. pengembang. papan.1 Analisis Zat Aditif Sintetis Perhatikan komposisi zat pada kemasan makanan dan minuman yang dijual di pasaran misalnya permen. dan etuna juga hidrokarbon aromatik seperti benzena. pengawet. coba berikan alasannya! Salah satu bahan utama plastik berupa senyawa hidrokarbon. dan kue-kue kering. untuk memasak bahan makanan digunakan bahan dasar minyak tanah atau LPG.

1 Selesaikan soal-soal berikut! 1. dan berbahaya.1 Contoh label kemasan produk minuman dan makanan Zat aditif yang berasal dari senyawa hidrokarbon misalnya pemanis sakarin dan sodium siklamat. Produk ini termasuk polimer yang dibuat dari berbagai senyawa hidrokarbon molekul kecil yang disebut monomer. dan sirup yang bahan dasarnya mengandung senyawa hidrokarbon! B. Mengapa penggunaan zat aditif sintetis harus dibatasi? 2. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Sandang Untuk keperluan sandang senyawa hidrokarbon mulai digunakan untuk mengganti bahan alam seperti kapas. sutra. Latihan 11. Senyawa hidrokarbon apa yang digunakan sebagai bahan dasar untuk pembuatan bahan pakaian sintetis? 226 Kimia Kelas X SMA dan MA . Tulis nama-nama zat aditif sintetis yang ada pada permen. dan wool. keduanya mengandung bahan dasar benzena C6H6. Gambar 11. Bahan pengawet lainnya yang mengandung bahan dasar senyawa turunan benzena yaitu natrium benzoat yang biasa digunakan untuk pengawet manisan buah dan minuman.Bahan-bahan kimia sintetis biasanya dicantumkan pada label kemasan makanan seperti contoh berikut. tak jenuh. Bahan pakaian sintetis harganya lebih murah dan dapat diproduksi secara besar-besaran dalam waktu singkat. Senyawa ini merupakan senyawa hidrokarbon aromatik yang bentuknya siklik.

Senyawa Hidrokarbon di Bidang Papan Coba perhatikan bahan-bahan untuk membangun rumahmu atau sekolah! Terbuat dari apa bahan bangunan tersebut? Apakah menurutmu ada yang berasal dari senyawa hidrokarbon? Umumnya bahan bangunan seperti semen. etena. dan Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari 227 .2 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Pakaian jenis apa yang bahannya terbuat dari nilon. dakron. juga benzena. Serat atau benang tersebut diolah menjadi kainkain yang digunakan sebagai bahan sandang. Hidrokarbon tersebut direaksikan dengan zat lain untuk menghasilkan monomer-monomer yang mengandung oksigen dan mengandung nitrogen kemudian monomer-monomer dipolimerisasikan menjadi senyawa polimer yang berupa serat atau benang. dalam Latihan 11. butena. amati perbedaannya! Bahan sandang sintetis umumnya merupakan polimer dari beberapa senyawa kimia yang bahan dasarnya adalah senyawa hidrokarbon yaitu metana. Mengapa harga sandang dari bahan sintetis lebih murah dari bahan alami seperti katun dan sutra? C.Perhatikan bagan berikut. dan nilon. serat akrilik dan dakron? 2. bata.2 Bagan pembuatan beberapa bahan sandang dari hidrokarbon Termasuk golongan apa hidrokarbon bahan dasar sandang di atas? Carilah contoh kain dari bahan akrilik. CH4 Metana ➔ ➔ C2H4 Etilena ➔ ➔ C3H3N Akrilonitril ➔ (C3H3N)x Serat akrilik ➔ C2H4 Etena C2H4O Etilen oksida C3H3N Akrilonitril C2H6O2 Etilena glikol ➔ ➔ ➔ C6H16N2 Heksametilen diamin (C10H8N4)x Dakron C4H6 Butena ➔ C4H6 Butadiena ➔ (C12H22O2N2)x Nilon Sumber: New Stage Chemistry Gambar 11.

Rumah plastik pertama yaitu bangunan Institut Teknik Massachusetts dan Monsanto tahun 1957 mempunyai enam kamar dan terdiri dari 16 bagian cetakan.1 Berbagai jenis cat sesuai bahan dasarnya Hidrokarbon Metana Etena Propena Jenis Cat Rumus Kegunaan Cat Vinil (C4H6O2)n Cat tembok Cat Lateks Stirena .5 ton damar poliester. pasir. Tabel 11. dan butena. Bahan bangunan yang dibuat dari senyawa hidrokarbon antara lain cat dan kaca plastik atau fiberglas. Cari bahan bangunan rumahmu yang terbuat dari bahan-bahan yang berasal dari senyawa hidrokarbon! 228 Kimia Kelas X SMA dan MA .Butadiena (C28H30)n Cat tembok Cat Damar Alkid (C11H10O5)n Cat kayu atau besi Sumber: Pustaka Ilmu: Molekul Raksasa Selain cat. bahan bangunan lain ada yang dibuat dari macam-macam polimer hidrokarbon. dan senyawa lainnya. Latihan 11. dan pipa-pipa air. Cat ada yang bahan dasarnya metana.3 Selesaikan soal-soal berikut! 1. Beberapa contoh cat sesuai bahan dasar tertera pada tabel berikut. etena. masing-masing mengandung 0. tanah liat.kayu bukan dari senyawa hidrokarbon. bak mandi. Semen dibuat dari campuran batu kapur. Sebutkan kelebihan cat dinding yang diproduksi sekarang ini! 2. misalnya daun pintu. Contoh senyawa hidrokarbon untuk bahan-bahan bangunan ini tertera pada tabel berikut! Senyawa Hidrokarbon Kloro etena 2-metilpropanoat Jenis Plastik PVC Perspek Jenis Bahan Bangunan Pipa air Kaca plastik INFO KIMIA Dewasa ini sudah dirancang rumah dari bahan plastik baik bangunannya maupun segala isinya. atap plastik.

contohnya tertera pada Tabel 11. pestisida. Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari 229 . etena. karet sintetis. dan benzena. propena.2. dan propena.2 Bagan pembuatan berbagai jenis plastik Pada bagan tersebut dapat dilihat bahwa plastik ternyata ada yang bahan dasarnya gas metana. Pembuatannya melalui proses polimerisasi adisi. pupuk. Semua bahan ini dibuat dari zat-zat kimia yang diolah di pabrik secara besar-besaran.D. Plastik yang paling banyak produknya adalah politena atau poletilena. Contoh pembentukan polimernya: H H H C n H H C H H C H H C H H C H C =C H H Etena Politena Sebenarnya ada lagi jenis plastik lain yang bahan dasarnya metana. etena. Senyawa apa yang digunakan untuk membuat produk tersebut? Coba perhatikan bagan proses pembuatan berbagai jenis plastik berikut! CH4 Metana ➔ CH4O Metil alkohol ➔ CH2O Formaldehid ➔ (C4H8ON6)n Melamin ➔ C2H4 Etena (C4H8ON6)n Melamin ➔ (C2H2)n Politena/polietilena C3H6 Propena/propilen ➔ (C3H6)n Politena/polietilena Sumber: Pustaka Ilmu: Molekul Rasasa Gambar 11. detergen. yaitu penggabungan monomermonomer etena yang berikatan rangkap dan berwujud gas sehingga terbentuk polimer yang ikatan antara C dan C nya tunggal dan berwujud padat. dan obat-obatan. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Perdagangan Berbagai produk industri banyak diperdagangkan untuk berbagai keperluan sehari-hari misalnya barang-barang dari plastik.

Kaca pesawat terbang Botol. mainan anak-anak Poliuretan Spon Sumber: Pustaka Ilmu: Molekul Rasasa Produk industri lain dalam perdagangan yang bahan dasarnya hidrokarbon contohnya tertera pada Tabel 11.2 Berbagai jenis plastik dan kegunaannya Hidrokarbon Metana Jenis Plastik Plastik urea Melamin Teflon Pleksiglas Politena Kegunaan Etena Propena Benzena Bahan kancing Alat rumah tangga Plastik anti lengket untuk wajan.3! Tabel 11.alat rumah tangga Polistirena Sarung tangan.3 Berbagai produk industri dari hidrokarbon Hidrokarbon Jenis Produk Nama Produk Metana Aerosol Detergen Etena Propilena Obat Alat rumah tangga Ban Pertanian Obat Detergen Insektisida Obat Freon Detergen nonionik Aspirin Rayon asetat Stirena butadiena Karet butil Pupuk Analgesik Detergen nonionik Benzena heksaklorida Aspirin Kegunaan Gas pendorong pada bahan yang disemprotkan. mainan anak-anak Polipropilena Kopor Selofan Plastik tipis untuk pembungkus Bakelit fenolat Alat-alat listrik Polistirena Sarung tangan. rice coocker. misal hair spray Bahan pencuci pakaian Obat sakit kepala Sapu plastik Selang karet Ban mobil dan motor Bahan penyubur tanaman Obat penahan sakit Bahan pencuci pakaian Pembasmi serangga Obat sakit kepala Sumber: Pustaka Ilmu: Molekul Rasasa Benzena 230 Kimia Kelas X SMA dan MA .Tabel 11. pembungkus. kantong plastik.

aksesoris. Tabel 11. dan kerajinan tangan dari plastik.3 Struktur aspirin Bahan dasar aspirin dapat berupa etena dan benzena. Benda seni lainnya banyak dibuat dari plastik seperti patung-patung. Dahulu obat dibuat dari bahan alami.4 Beberapa benda seni dari hidrokarbon Benda Seni Kerajinan tangan patung Bunga dan buah plastik Hiasan dinding Hiasan aquarium Bahan Busa poliuretan Polietilena Pleksiglas Polietilena Hidrokarbon Benzena Etena Propilena Etena Sumber: Pustaka Ilmu: Molekul Raksasa Banyak lagi benda-benda seni yang indah dibuat dari bahan-bahan plastik. Beberapa benda seni ditempatkan di suatu ruangan atau dipakai di badan untuk menambah estetika atau keindahan.Sebetulnya obat sudah ditemukan sejak dulu. Sampai saat ini paracetamol banyak digunakan. Mengingat senyawa hidrokarbon ini merupakan hasil distilasi minyak bumi maka penggunaannya harus sangat bijaksana karena minyak bumi ini termasuk sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. O C OH O C CH3 Gambar 11. dan seni. bunga-bungaan. Tahun 1950 diproduksi lagi obat penahan sakit yaitu paracetamol.3. misalnya ahli kimia Perancis Charles Frederie Gerhard tahun 1853 membuat aspirin sebagai penahan sakit dengan struktur kimia seperti Gambar 11. perhiasan. Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari 231 . coba cari contohnya! Pembuatan bahan-bahan dari senyawa hidrokarbon ini setelah melewati berbagai proses atau reaksi kimia di pabrik-pabrik. perdagangan. Lukisan umumnya dibuat dari cat yang sebagian komponennya berasal dari senyawa hidrokarbon. atau buah-buahan. Latihan 11. Contoh beberapa benda seni tertera pada tabel berikut. misalnya akar tanaman dan daun. Senyawa Hidrokarbon di Bidang Seni dan Estetika Adakah benda-benda seni di rumahmu? Benda seni dapat berupa lukisan cat. E. Sekitar tahun 1800 obat-obatan dari senyawa kimia mulai diproduksi.4 Beri contoh bahan-bahan yang ada di sekelilingmu dengan bahan dasar senyawa hidrokarbon yang termasuk bidang sandang.

Rangkuman 1. obat-obatan. etena. gula batu C. etana Pemanis buatan yang bahan dasarnya berasal dari senyawa hidrokarbon C6H6 adalah . etuna D. dan pupuk. Obat yang bahan dasarnya etena dan benzena adalah aspirin. 5. dan propena merupakan bahan dasar pembuatan cat. 6. pipa paralon. glukosa B. Jenis kain yang dihasilkan contohnya serat akrilik. 4. Di bidang papan senyawa metana. 232 . dari propena dihasilkan polipropilen. . detergen. . dakron. A. sorbitol D. Di bidang pangan senyawa hidrokarbon kurang berperan kecuali sebagai bahan bakar memasak makanan dan bahan dasar beberapa zat aditif makanan. benzena C. Di bidang seni dan estetika senyawa yang banyak digunakan adalah cat. 2. Di bidang sandang banyak bahan pakaian dibuat dari bahan dasar hidrokarbon metana. . A. Di bidang perdagangan senyawa hidrokarbon yang banyak dijual yaitu produk plastik. Dari metana dihasilkan melamin. . etena. sodium siklamat Kimia Kelas X SMA dan MA 2. . Senyawa hidrokarbon yang paling sederhana adalah . Plastik yang terkenal adalah polietilena yang merupakan polimer dari etena. dan butena. metana B. etena E. asam benzoat E. dan seng plastik. pipa air. dan nilon. 1. dan jenis plastik untuk kaca. . Karya seni lainnya banyak dibuat dari polietilen dan akrilik. pestisida. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. Kata Kunci • • • • Hidrokarbon Polimer Plastik Metana • • • • Etilena Propilena Butilena Benzena Evaluasi Akhir Bab A. Senyawa hidrokarbon dapat diolah menjadi senyawa karbon yang langsung dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari melalui berbagai reaksi dengan zat lain atau reaksi polimerisasi. 3. orlon.

nillon Pakaian kamu ada yang berasal dari bahan berikut: 1. rayon D. A. . etana E. (C28H3O)n B. 10. propena Di antara bahan bangunan berikut yang bahan dasarnya berasal dari senyawa hidrokarbon adalah . A. A. . etena Butena merupakan senyawa hidrokarbon yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatan . . polistirena D. cat tembok C. A. hidrokarbon pembentuk polimer tersebut adalah . etena E. . polivinilklorida E. . . metana D. . (C4H6O2)n A. 4. A.3. nilon Di antara pakaian tersebut yang bahan dasarnya dari etena adalah . . dacron B. piring D. . sendok C. . . 2 dan 4 B. metana D. orlon E. D. mangkok Gambar di samping merupakan contoh benda dari jenis plastik . . polipropilena 5. 1 dan 4 Cat tembok yang berasal dari metana yaitu cat vinil. A. . . 8. . serat akrilik 3. kecuali . . Pakaian pada foto terbuat dari polimer sintetis. 1 dan 3 D. gelas E. butena C. (C1H10O)n Cat kayu/besi yang termasuk jenis damar alkid mempunyai bahan dasar . 9. orlon 4. . tetoron C. . 2 dan 3 E. . . propana B. polietena C. bata E. 3 dan 4 C. butena B. ubin Berikut ini contoh-contoh benda dari melamin. rumusnya adalah . A. batu kapur B. wajan B. (C2H4)n C. Kegunaan dan Komposisi Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan Sehari-Hari 233 . . . 7. (C17H34O)n E. dakron 2. semen D. . 6. propana C. poliuretan B. .

atau bentuk seni lainnya. botol minuman E.11. bahan kancing D. A. binatang. aspirin 14. . pestisida. . Berikut ini yang merupakan obat dengan bahan dasar hidrokarbon adalah . . 234 Kimia Kelas X SMA dan MA . . etuna 12. 3. Carilah cetakan yang berbentuk bunga. . dan spon! Bagaimana pendapatmu tentang dipoduksinya benda-benda keperluan kehidupan sehari-hari yang bahan dasarnya senyawa hidrokarbon? T u g a s Lilin termasuk senyawa hidrokarbon. 2. metana D. Caranya: 1. magnesium hidroksida E. . detergen. . Benda-benda seni berikut yang bahan dasarnya hidrokarbon adalah . benzena B. A. gelas kristal B. 5. Cobalah buat lilin-lilin dengan bentuk yang cantik dan warna yang indah sehingga memiliki nilai jual. etena 15. Jenis plastik teflon biasanya digunakan sebagai . natrium klorida B. etuna C. . propilena E. teflon. Lepaskan dari cetakan tersebut. . . pelapis anti lengket C. sarung tangan 13. . 3. . benzena D. Selesaikan soal-soal berikut dengan singkat dan jelas 1. kalium hidroksida C. spon pencuci piring B. karbon aktif D. . tembikar B. 2. Letakkan benang kasur untuk sumbu pada cetakan kemudian tuangkan cairan lilin dengan hati-hati. patung logam E. Dijual sebagai pengganti lampu jika aliran listrik mati dan pada acara-acara tertentu seperti ulang tahun. Bahan dasar pembentuk kaca pesawat terbang adalah . . Jelaskan kegunaan senyawa hidrokarbon dalam kehidupan sehari-hari! Berikan contoh proses pembuatan produk bahan pakaian yang bahan dasarnya senyawa hidrokarbon! Tuliskan reaksi polimerisasi dari etena menjadi polietilena! Senyawa hidrokarbon apa saja yang merupakan bahan dasar pembuatan produk aspirin. A. propilena C. teko antik D. . 4. huruf. A. patung plastik C. 4. Ban mobil merupakan produk sintetis dengan bahan dasar . etena E. metana B. A. Cairkan lilin kemudian beri warna. dakron.

3. 1. . CH3COOH Soal Evaluasi Semester II 235 . . HClO C. urea D. Jenis Air Air laut Air ledeng Air danau Air sumur Air suling Nyala Lampu Redup Redup Terang Redup Redup Pengamatan Lain Ada gas Ada gas Ada gas Ada gas Ada gas Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa . . ada air yang bersifat elektrolit dan nonelektrolit E. Pilihlah salah satu jawaban yang benar. gula pasir C. Zat berikut yang bila dilarutkan dalam air akan menyebabkan lampu menyala terang adalah . CH3COOH(aq) Senyawa yang jika dilarutkan dalam air membentuk larutan bersifat basa lemah adalah . 2. NaOH D. A. asam cuka encer air elektrode karbon 2. A. alkohol + – B. 1.. Asam asetat dalam air merupakan elektrolit lemah. . air laut merupakan elektrolit kuat B. No. NH3 B. . A. . .. Reaksi ionisasinya adalah . air sumur termasuk elektrolit kuat 3. Diagram berikut menunjukkan alat uji elektrolit. CH3COOH(aq) D. Data percobaan daya hantar listrik air dari berbagai sumber adalah sebagai berikut. CH3CO+(aq) + OH–(aq) A. CH3COOH(aq) E. KOH E. 4. air suling bersifat nonelektrolit C. . garam dapur E.Soal Evaluasi Semester II A.. semua air dari berbagai sumber itu bersifat elektrolit D. 5. 4. . CH3COOH(aq) CH3COO+(aq) + H–(aq) CH3COO–(aq) + OH–(aq) CH3COO–(aq) + H+(aq) CH3+(aq) + COOH–(aq) C. CH3COOH(aq) B.

2. . . Mg2+(aq) + 2 Cl–(aq) A. belerang dioksida reduktor 10. 1. air aki C. . K2MnO4 C. 3. . A. hidrogen sulfida dioksidasi dan belerang dioksida direduksi D. KMnO4 B. MnO2 E. A. . F2 E. Persamaan reaksinya sebagai berikut: 2 H2S(g) + SO2(g) 2 H2O(l) + 3 S(s) Pernyataan yang benar adalah . . . Fe2+ B. kedua pereaksi direduksi B.5. 3 B. D. MnO D. . F– A. Fe 236 Kimia Kelas X SMA dan MA . . 2 D. 7. 1. 1. . kedua pereaksi dioksidasi C. KNO3(aq) K2+(aq) + NO3–(aq) Unsur Mn yang mempunyai bilangan oksidasi sama dengan bilangan oksidasi Cr dalam K2Cr2O7 adalah . Pada reaksi: 2 Fe2+(aq) + F2(g) 2 Fe3+(aq) + 2 F–(aq) yang bertindak sebagai oksidator adalah . CuO + 2 HCl CuCl2 + H2O 3. BaCl2 + H2SO4 BaSO4 + 2 HCl – – 4. . . Cl2 + 2 I 2 Cl + I2 Di antara reaksi-reaksi tersebut yang termasuk reaksi redoks adalah . MnSO4 Perhatikan reaksi berikut. H2 + Cl2 2 HCl 2. kapur Reaksi ionisasi yang benar adalah . garam dapur B. A. Pada reaksi gas hidrogen sulfida dan gas belerang dioksida terbentuk endapan belerang. Fe 3+ C. hidrogen sulfida direduksi dan belerang dioksida dioksidasi E. . 4 C. 3 E. 9. Na2CO3(aq) Na2+(aq) + CO32–(aq) C. . 1. . gula E. . . H2SO3(aq) 2 H+(aq) + 2 SO4–(aq) D. cuka D. 8. KOH(aq) KO+(aq) + H–(aq) E. Di antara larutan berikut yang tidak menghantarkan arus listrik adalah . MgCl2(aq) B. A. . 4 6.

C2H4 15. . Gas CO2 hasil pembakaran senyawa karbon dapat diidentifikasi dengan larutan . . Ion logam yang menyebabkan pencemaran air dan berasal dari proses elektrolisis di industri adalah . CH3(C2H5)CH2CH2CH3 C. . A. CaCO3 E. . . C3H6 C. ferumsulfat 12. . 4 H3C C C C CH3 E. atom C kuarterner ditunjukkan oleh C no . 1 1 5 B. 2 D. Rumus senyawa hidrokarbon berikut yang merupakan alkana adalah . . . . C2H6 B. . . Ikatan rangkap dua terdapat pada hidrokarbon dengan rumus . C7H12 C. ion Ag 13. A. . . ferosulfat E. CH3COOH C. NaOH B. ferosulfida D. 5 B. C2H2 E. 5 CH3 H CH3 4 2 3 16. C6H8 B. . 6 C. A. C3H6 D. CH3CH2CH2(CH3)2CH2CH3 E. . . A. ion Hg2+ + C. CH3CH2CH2(C2H5)CH2CH3 D. CH4 D. Jumlah isomer dari C5H12 adalah . . CH3CH(CH3)CH2CH(C2H5)2 Soal Evaluasi Semester II 237 .11. A. CaO D. C4H6 E. CH3CH2(C2H5)2C2H5 B. . ferisulfat B. . Ca(OH)2 14. . . . A. . 3 D. Dari struktur senyawa hidrokarbon di bawah ini. fersulfida C. A. A. Nama rumus kimia dari Fe2(SO4)3 adalah . 4 18. ion Fe2+ 2+ B. . 3 E. C5H12 17. Rumus dari 3-etil-2-metilheksana adalah . ion Na+ D. 2 H CH3 CH3 C. ion Ca E.

A. . 2 E.2-dimetilpentana D. 2. . . 2. CH4 C. . 5 C. 2. adisi E. 2 E. etana E. Senyawa yang dapat membentuk isomer cis dan trans adalah . . 3-dimetil-1-butena C. . Isomer posisi dari senyawa heksena jumlahnya . . A. 4 B. 3-metilheksana B. A. . eliminasi C. . . C2H6 C2H4 + H2 25. 3. . Senyawa alkena dengan rumus struktur berikut. substitusi 26. C2H2 + Cl2 C2H2Cl2 C. etena 24. metana D. . Gas karbit yang biasa digunakan untuk proses pengelasan adalah gas . kondensasi B. Di antara reaksi-reaksi berikut yang termasuk reaksi eliminasi adalah . A. . C2H2Br2 D. . C2H4 + Cl2 C2H4Cl2 E. mempunyai nama . 3 22. C2H4 238 Kimia Kelas X SMA dan MA . Jumlah isomer dari C4H6 adalah . 3-dimetil-2-butena B. . . 3. . etuna B. propena C. 5 C. 2-dimetil-3-butena 20. . 3. 2-dimetil-1-butena CH3 A. C2H4Cl2 E. 1 D. Zat yang berisomer dengan n heksana adalah . . 4 B. A. C2H4 + H2 C2H6 D. A. A. 3-etilpentana E. CH4 + Cl2 CH3Cl + HCl B. . 2-metilpentana 21. 3 23. . . 2-dimetil-2-butena E. .4-dimetilheksana C. 2. .19. 1 D. Reaksi berikut CH3CH = CH2 + HX CH3 – C – CH3 X dikenal sebagai reaksi . CH3 H3C – C – CH = CH2 D. oksidasi D. C2H2 B.

A. Bensin premium mempunyai bilangan oktan 80. . 80% heptana dan 20% butana B.27. . . C6H12 C. Fraksi 1. berarti bensin tersebut mengandung . 80% isooktana dan 20% normal heptana 30. 5. C7H16 Soal Evaluasi Semester II 239 . . Tabel berikut menunjukkan jumlah mol hasil pembakaran sempurna dari lima hidrokarbon. C7H8 B. 2 dan 3 29. 2. . 3. 1 dan 3 E. 3 dan 5 C. hidrasi C. eliminasi 28. 2 dan 4 B. 2. 80% isooktana dan 20% butana C. oksidasi D. Data hasil penyulingan bertingkat minyak bumi adalah sebagai berikut. 5. . Hidrokarbon 1. C3H8 C5H12 C6H12 C7H8 C7H16 Karbon Dioksida (mol) 3 5 6 7 7 Air (mol) 4 6 6 4 8 Hidrokarbon mana yang memerlukan 11 mol gas oksigen untuk pembakaran itu? A. . A. . substitusi B. . A. C5H12 E. 1 dan 2 D. 3. adisi E. 80% butana dan 20% isooktana D. C3H8 D. Jumlah Atom C C1 – C4 C4 – C12 C10 – C14 C14 – C19 C19 – C35 Trayek Titik Didih ( C) <25 20 – 200 174 – 275 200 – 400 >350 Bensin dan solar terdapat pada fraksi nomor . 4. Pembentukan butana dari 1 butena termasuk reaksi . 4. 80% normal heptana dan 20% isooktana E.

. Bahan dari nilon tidak baik digunakan untuk . 1. etena 35. Pb(C2H5) E. “Hidrogen klorida adalah senyawa kovalen. . kaos kaki D. kantong plastik B. jaket B. . etuna B. plastik D. Senyawa hidrokarbon yang digunakan untuk bahan pembuatan dacron adalah . . A. Pb(C2H5)4 33. . 5. detergen E. 4. parasut C. 3. Selesaikan soal-soal berikut dengan singkat dan jelas.31. b. . paralon E. metana D.” Umumnya senyawa kovalen dalam air tidak menghantarkan listrik. PbC2H5 C. lilin 32. Hidrogen klorida dalam air dapat menghantarkan listrik. etana E. A. Berikan contoh zat aditif sintetis pada makanan. cat B. Butana dengan gas oksigen a. 240 Kimia Kelas X SMA dan MA . Jelaskan pernyataan itu! MnO2(s) + 4 HCl(aq) MnCl2(aq) + 2 H2O(l) + Cl2(g) a. Buat isomer kerangka dari rumus molekul C5H12 berikut namanya! Reaksikan senyawa-senyawa berikut. kecuali . Rumus TEL adalah . b. . payung 34. Produk industri petrokimia yang dihasilkan dari nafta adalah sebagai berikut. nilon B. . A. a. TEL merupakan zat aditif pada bensin tetapi menimbulkan pencemaran udara. Etana dengan gas klor c. . Tentukan senyawa yang merupakan oksidator dan reduktor. Hitung volum gas klor yang dihasilkan pada STP dari reaksi yang memerlukan 2 mol HCl. Etena dengan gas hidrogen b. Pb(C2H5)2 D. A. . . A. . . . ban mobil C. Bagaimana cara memilih makanan kemasan yang dijual di toko-toko? 2. butena C. . pestisida C. Pb2(C2H5)4 B. Polietena merupakan polimer dari etena yang banyak digunakan untuk . plastik anti lengket D. lap meja E.

101.0 4. 48 46.9 50.9 79.4 69. 33. 102.0 31. 132.0 16. 91.8 85. 108.135.4 107. 71 70. 53. 22 24.7 72.5 87.0 102.0 32.0 79. 83. 123. 112.8 118. 128. 130 124. 95.124. 105. 119. 4 7. 52. 73.2 92. 61.0 39. 87. 87 84. 123. 92.9 2. 108. 46. 40. 98.0 54. 76. 94. 70 69.1 35.9 106. 110. 117. 122. 113. 130. 67.7 121.51 50.7 63. 77. 96 92. 78. 48.9 112. 126. 29. 36 35. 57. 6 10. 126. 115. 17. 72. 30 32.6 88.8 12. 122.9 83. 82. 56. 58 Isotop 58.0 14. 100 96. 98.3 138.4 114. 26 28. 124 120. 11 13. 3 3. 132.2 23.6 74. 118.0 47. 121. 54 54.8 58.9 95. 63. 68. 88 89 90. 64 65. 139 Lampiran 241 .9 55. 62. 47.138 138.8 127. 136. 66. 86 85.5 65. 110 107.0 45. 25.9 137. 116 113. 109 106. 136 130.9 52.0 10.3 132. 14 15. 74. 80. 94. 100. 128.9 91. 21. 97.6 126.LAMPIRAN 1 TABEL UNSUR Nama Unsur Hidrogen Helium Litium Berilium Boron Karbon Nitrogen Oksigen Fluor Neon Natrium Magnesium Aluminium Silikon Fosfor Belerang Klor Argon Kalium Kalsium Skandium Titanium Vanadium Krom Mangan Besi Kobal Nikel Tembaga Seng Galium Germanium Arsen Selenium Brom Kripton Rubidium Stronsium Itrium Zirkom Niobium Molibdenum Teknesium Rutenium Rodium Paladium Perak Kadmium Indium Timah Antimon Telurium Iodium Xenon Sesium Barium Lantanum Lambang Unsur H He Li Be B C N O F Ne Na Mg Al Si P S Cl Ar K Ca Sc Ti V Cr Mn Fe Co Ni Cu Zn Ga Ge As Se Br Kr Rb Sr Y Zr Nb Mo Tc Ru Rh Pd Ag Cd In Sn Sb Te I Xe Ce Ba La Nomor Atom 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 Ar 1. 106. 44. 41 42. 131. 104. 60. 114. 104 102.5 40. 96.0 20.116.0 28. 49 50. 134.0 101. 82 79. 120.3 27.0 24. 129.0 19.0 7.9 131. 18 20. 80.1 40. 34. 99. 81 78. 76 74. 134.9 98. 86. 68 64.125.0 9. 84. 43. 16 16. 37 36. 115 112. 38 39.8 58. 114. 111.

176 175. 187 188.0 249. 173. 157. 155.1 140.0 136. 235.2 192. 242 Sumber: Book of Data 242 Kimia Kelas X SMA dan MA . 145.3 158.9 167.0 175. 154. 189. 171. 207. 193 190. 192. 174. 150 144.3 168. 195. 184. 144. 154 151. 148. 183.0 261. 172.1 197.1 265. 150. 205 202.0 232.0 253.9 144.0 178. 179.148. 198. 208 217 220. 170 168. 170. 164. 163. 164 162. 199.0 247.0 254. 149. 196.9 162.9 183. 161. 226. 186 185.0 256. 182. 147. 233. 204. 180 180.0 237.0 243. 138.2 195. 228 226.0 247. 181 180.0 222.0 223. 166. 162.0 157. 201.4 207. 190. 239.1 262. 238 237. 206. 152. 167.1 262. 198 196.6 204. 239 238.5 180. 177. 223 223.0 254. 158. 176 174.2 190.0 242.0 226. 200.0 150. 222 221.5 164. 140.4 152.9 186.0 210. 224.Nama Unsur Serium Praseodimium Neodimium Prometium Samarium Europium Gadolinium Terbium Disprosium Holmium Erbium Tulium Iterbium Lantanium Hafnium Tantalum Wolfram Renium Osmium Iridium Platina Emas Air raksa Talium Timbal Bismut Polonium Astatin Radon Fransium Radium Aktinium Torium Protaknium Uranium Neptunium Plutonium Amerisium Kurium Berkelium Kalifornium Einsteinium Fermium Mendelevium Nobelium Lawrensium Rutherfordium Dubrium Seaborgium Bohrium Hassium Meitnerium Lambang Unsur Ce Pr Nd Pm Sm Eu Gd Tb Dy Ho Er Tm Yb La Hf Ta W Re Os Ir Pt Au Hg Tl Pb Bi Po At Rn Fr Ra Ac Th Pa U Np Pu Am Cm Bk Cf Es Fm Md No Lr Rf Db Sg Bh Hs Mt Nomor Atom 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 Ar 140. 168. 176. 194. 204 203. 234 234. 160 156.0 200.2 147. 202. 160. 228 231.0 231. 178.0 210.0 265.142 Isotop 142.0 227.156.9 173. 192 191.2 209. 158. 153 152. 143.0 238. 146.1 263.0 257.

LAMPIRAN 2 SIFAT FISIK UNSUR Nama Unsur Bentuk Tb Tf Nama Unsur Bentuk Tb Tf Hidrogen Helium Litium Berilium Boron Karbon Nitrogen Oksigen Fluor Neon Natrium Magnesium Aluminium Silikon Fosfor Belerang Klor Argon Kalium Kalsium Skandium Titanium Vanadium Krom Mangan Besi Kobal Nikel Tembaga Seng Galium Germanium Arsen Selenium Brom Kripton Rubidium Stronsium Itrium Zirkom Niobium Molibdenum Teknesium Rutenium Rodium Paladium Perak Kadmium Indium Timah Antimon Telurium Iodium Xenon Sesium gas gas padat padat padat padat gas gas gas gas padat padat padat padat padat padat gas gas padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat cair gas padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat gas padat 20 4 1615 3243 2823 5100 77 90 85 27 1156 1300 2740 2628 473 718 238 87 1033 1757 3104 3560 3653 2943 2235 3023 3143 3003 2840 1180 2676 3103 881 958 332 121 595 1657 3611 4650 5015 5833 4173 4000 3243 3243 2485 1038 2353 2533 2023 1263 457 166 942 14 26 459 155 2573 70 63 55 53 25 391 922 933 1683 863 386 172 84 336 1112 1814 1933 2163 2130 1517 1808 1768 1728 1356 693 303 1210 1090 490 266 116 312 1042 1793 2125 2740 2883 2445 2583 2239 1827 1235 594 429 505 904 723 387 161 302 Barium Lantanum Serium Praseodimium Neodimium Prometium Samarium Europium Gadolinium Terbium Disprosium Holmium Erbium Tulium Iterbium Lantanium Hafnium Tantalum Wolfram Renium Osmium Iridium Platina Emas Air raksa Talium Timbal Bismut Polonium Astatin Radon Fransium Radium Aktinium Torium Protaknium Uranium Neptunium Plutonium Amerisium Kurium Berkelium Kalifornium Einsteinium Fermium Mendelevium Nobelium Lawrensium Rutherfordium Dubrium Seaborgium Bohrium Hassium Meitnerium padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat cair padat padat padat padat padat gas padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat padat 1931 3730 – – – – – – – – – – – – – – 4875 5700 5433 5900 5570 4403 4100 3353 630 1730 2813 1833 1235 610 211 950 1410 3473 5060 4300 4091 – 3505 – – – – – – – – – –– – – – – – 998 1194 – – – – – – – – – – – – – – 2500 3269 3683 3453 2973 2683 2045 1337 234 577 601 544 527 575 207 300 973 1323 2023 1870 1405 – 914 – – – – – – – – – – – – – – – Sumber: Book of Data Lampiran 243 .

B 6. 5. C 15. 25. C 10. Na. B. D 8. 2. C 7. C 12. B 11. 8. D 11. 27.10 22 (18) gram H2O 6.01. C D E A B 16. 8. Z. 22. 8. asam sulfat. Na golongan IA P golongan VA Mg golongan IIA S golongan VIA Al golongan IIIA Cl golongan VIIA Si golongan IVA Ar golongan VIIIA c. B 14. A A D A B B 25. 4L 244 Kimia Kelas X SMA dan MA . 26.2 (22. 2. B 9. B 3. D 9. 8. 5. magnesium nitrat Lihat teks Lihat teks Lihat teks Bab IV A. 2. 6. 0. 2. 19. E 2. B 7.02. 1. E 13. 1 P = 2. 30. Ar logam metaloid nonlogam Bab III A. 1. S e. a. Konfigurasi elektron Na = 2.LAMPIRAN 3 KUNCI JAWABAN SOAL EVALUASI AKHIR BAB Bab I A. 4. A 11. S. 3. C 4. Y. D 10. 5. B. 1. 8 d. Pilihan Ganda 1. B. Y. 4. E E C C D B Lihat teks Lihat teks Uraian a. Pilihan Ganda 1. 24. B A D D C 21. Lihat teks 7. B 7. lihat teks b. Z. P. Mg. C 14. C E D A C Bab V A. E 13. D 12. B B. 2. C 12. Lihat teks 6. 20. 2 S = 2. 10 g MgO b.4)2 b. 8. P. karbon tetraklorida. B B B B C b. C 15. 1. 4. 5. P.02. Pilihan Ganda 1. Pilihan Ganda 1. K2SO4 Kalsium fosfat. C 10. 3. lihat teks a. 3. C 6. A 10. Lihat teks 10. C 13. C 5. 5. E 14. 3. B 9. B 7. R. Si. lihat teks 3. D 13. 4. 6 Al = 2. C 14. T. 10 g MgO jadi 2 g Mg c. 4 Ar = 2. Lihat teks 4. 3. D 6. 22. E 16.1023) (12) atau O c. W d. B D E D C D 19. D 10. 5. X. Lihat teks 5. D B C B E Uraian a. 24. 2. 10 g MgO jadi 2 g O N2O3 CO dan CO3 OI : OII = 1 : 3 2. C 7. X. D 12. 2. A 8. 20. N2O4. 23. B 15. 23. T. Q b. D 17. D 11. 29. B. Al. S c. 4. 8. E 8. P. 4. A 8. V. 3. 3 Cl = 2. 3. 1. 0. Cl. 8. Pilihan Ganda 1. Uraian a. A 18. Uraian Lihat teks Lihat teks Lihat teks Uraian Cu. Z f. 21. B 15. V Bab II A. 28.10 23 2. B 9.25 (6. Lihat teks 8. 5 Mg = 2. B 8. 7 Si = 2. E 6. 8. 3. C 9. Lihat teks 9. 18. 17.

Lihat teks d. 1. D B. C 3. Pilihan Ganda 1. 3.2 liter e. D 7. 2. B 16.4)2 c. 1. D 8. 20. C 4. amonium sulfat (NH4)2SO4– kalsium karbonat CaCO3 natrium hidroksida NaOH– aluminium oksida Al2O3 lihat teks lihat teks lihat teks 4. E 9. D 9. 25.7 17 c.8. E D E C C D E 29. 5. C 3. 12C : 2. 1. A 15. D 6. 3. Uraian Lihat teks a. 31. 1) 2) 3) 4) b. 19. D C C D D C D 2. B 4. A 19. 3. Lihat teks a. 4. E 13. 5. 0. 1. B 6. C 3. H3PO4 b. Lihat teks Lihat teks Lihat teks E E C E D 16. Lihat teks c. 24. B B. 33. D 7. B 12. B C C C B 3. C 11. 06(0. D 13.08205 L atm)(700) 6 atm Bab VI A. B. 1. Lihat teks b. Lihat teks c. Uraian a. B 2. 1) 2) 3) 22. Lihat teks b. 1. A 6. A 10. E 8.3. 1. Lihat teks Lihat teks a.3 gram d. 4. Pilihan Ganda 1. 5. D 7. C 2.2 x 1023 molekul Bab VIII A. 34. 30. Uraian Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lampiran 245 . 23. B 15. 18. 22.4 gram d. D 8. B 14.7 17 F: 2.2 D: 2. B 17. 5. D 12. 2. A Dan 7 Bab VII A. Uraian a.1 mol c. E 9. A 7. C 5. B 11. 2. 2Pb(NO3)2(s) 2PbO(s) + 4NO2(g) + O2(g) b. 2. Lihat teks b.8. 4. 3. Lihat teks a. 28.8. 5. A 18. 4. A B. 4. A 6.6(22. 35. E 5. C 21. a. 26. Pilihan Ganda 1.6 gram CuSO4 5H2O a. B 20. Tabel b. E 10. Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Soal Evaluasi Semester I A. 32. 5. B 5. Lihat teks e. 4. 5. B 3. E 2. 18. E b. A 2. Pilihan Ganda 1. 27. 52. B 8. C 4. 0. 17. A 10. C 14.

C 9. B 12. 2. A 14. E 7. 34. 3. B 6. E 7. B 4. D 8. 3. B 18. 30. Pilihan Ganda 1. 2. 1. 32. C 12. C 20. E 19. C 5. 20. 5. E C C C B C D 246 Kimia Kelas X SMA dan MA . E 13. 5. E 13. 1) D dan E 5) 2) A 6) 3) E b. C 7. 2. E 6. 2. 5. D 11. Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Soal Evaluasi Semester II A. 4. 31. 5. D 14. C D C D A C D 29. Uraian Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks 22. C 10.Bab IX A. 19. A 9. C 7. Lihat teks c. 27. D D B C B 21. 5. D 10. D 14. 4. 25. C 15. 25. B 13. 24. E 14. 2. Uraian Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks E E A B E Bab X A. 17. Uraian Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks Lihat teks C B A D A 16. Pilihan Ganda 1. A 13. 28. Pilihan Ganda 1. E 10. C 21. C 12. B E B C 2. 4. C 16. 35. 3. 4. D 11. Uraian a. 3. 1. 24. 3. D 2. B. 23. C 8. B B C B. B 17. D 12. C 3. B C D A D Bab XI A. 1. 33. 5. 2. 26. 23. D 8. E 10. 1. 18. 4. 4. 5. D B. B 11. 4. C 9. D 15. Pilihan Ganda 1. A 6. D 6. B. 3. 22. E 9. C 8. E 15. 3. D 11.

Lampiran Glosarium 247 . Bohr. semua elektron atom berada dalam tingkat energi tertentu.GLOSARIUM A Adisi 20 penambahan masing-masing satu gugus kepada atom karbon yang berikatan rangkap dua atau tiga. ion) dalam satu mol. D Dalton. teori atom 19 materi terdiri dari partikel terkecil yang disebut atom. jumlah partikel (atom. suatu atom stabil dengan elektron valensi dua. senyawa hidrokarbon yang mempunyai ikatan rangkap tiga antara karbon-karbon dengan rumus umum CnH2n-2. semua gas yang bervolum sama mempunyai jumlah molekul yang sama. pada suhu dan tekanan yang sama. Satu mol = 6. senyawa hidrokarbon yang mengandung ikatan rangkap dua antara karbon-karbon dengan rumus umum CnH2n. hipotesis 102 B Bilangan oksidasi 160 muatan satu atom dalam senyawa jika semua elektron yang terikat menjadi milik atom yang lebih elektronegatif.02 x 1023 buah. energi yang dilepaskan atau yang diperlukan saat masuknya elektron ke dalam atom atau ion dalam keadaan gas. senyawa hidrokarbon yang jenuh dengan rumus CnH2n+2. tetapan 115 Avogadro. suatu atom cenderung mempunyai elektron valensi delapan seperti gas mulia (kecuali helium = 2). molekul. Afinitas elektron 32 Alkana 183 Alkena 191 Alkuna 196 Aturan duplet 46 Aturan oktet 46 Avogadro. teori atom 20 C Cracking 215 pemecahan molekul hidrokarbon yang besar menjadi molekul yang kecil.

Golongan transisi 35 Gugus alkil 185 H Hidrokarbon 174 Hidrokarbon alifatik 183 Hukum kekekalan massa 93 Hukum perbandingan tetap 94 senyawa organik yang mengandung unsur karbon dan hidrogen. Elektron valensi 23 Eliminasi 202 Energi ionisasi 31 G Gay Lussac. triade 4 suatu deret senyawa sejenis yang perbedaan jumlah atom suatu senyawa dengan berikutnya sama. energi yang diperlukan untuk melepaskan satu elektron dari partikel (atom. atau molekul) dalam keadaan gas. tiga unsur yang massa atom relatif unsur kedua merupakan rata-rata unsur pertama dan ketiga. massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama. perbandingan massa unsur-unsur penyu– sun suatu senyawa selalu tetap.1 x 10–28 g (kira-kira 1/1800 massa proton). suatu gugus alkana yang telah kehilangan satu atom hidrogennya. senyawa hidrokarbon yang tidak mengan– dung inti benzena.Deret homolog 183 Dobereiner. tekanan gas dengan massa tertentu berbanding lurus dengan suhu mutlak. ion. unsur yang terletak antara golongan IIA dan IIIA atau blok d dalam tabel periodik. E Elektron 12. elektron yang berada pada kulit terluar suatu atom. hukum 100 bila volum tetap. reaksi penarikan dua gugus. 13 partikel pembentuk atom yang terdapat di luar inti bermuatan negatif satu satuan (–1. masing-masing dari dua atom karbon yang berdekatan. 248 Kimia Kelas X SMA dan MA . sehingga membentuk ikatan rangkap.6 x 10–16 C) dan bermassa 9.

unsur-unsur yang memiliki nomor massa sama tetapi nomor atomnya berbeda. Ikatan kovalen 51 Inti atom 21 ion poliatomik 71 Ion negatif 25 Ion positif 25 Isobar 15 Isomer cis-trans 194 Isomer posisi 194 Isotop 13 Isoton 13 J Jari-jari atom 29 setengah jarak antara dua atom sejenis yang berikatan tunggal. Lampiran Glosarium 249 . isomer suatu senyawa antara posisi searah (cis) dan berlawanan arah. I Ikatan ion 48 Ikatan logam 62 Ikatan kovalen koordinat 64 gaya tarik elektrostatik antara ion positif dan negatif dalam kristal. gaya tarik listrik antara ion positif dengan elektron dalam kisi logam. dua atom atau lebih yang bernomor atom sama tetapi nomor massanya berbeda. dan mengandung proton dan neutron. bermuatan positif. tetapi pasangan elektron yang dipakai bersama berasal dari salah satu atom. suatu ion yang mengandung dua atom atau lebih. dua atom atau lebih yang berbeda tetapi jumlah neutronya sama. partikel (monoatom atau poliatom) yang bermuatan negatif. ikatan antara dua atom dengan pemakaian bersama sepasang elektron atau lebih. ikatan kovalen antara dua tom. partikel (monoatom atau poliatom) yang bermuatan positif. partikel yang terdapat di pusat atom.Hukum kelipatan perbandingan 96 jika ada dua senyawa yang dibentuk dari dua unsur yang sama dan massa satu unsur pada kedua senyawa itu sama maka massa unsur yang lainnya mempunyai angka perbandingan yang sederhana dan bulat. isomer senyawa yang terbentuk akibat perubahan letak posisi ikatan rangkap.

67 x 10–24 g) sedikit lebih besar dari proton dan tidak bermuatan. dst. penyebaran elektron dalam orbital atom. bermassa (1.K Keelektronegatifan 33 daya tarik relatif atom terhadap elektron yang dipakai bersama dalam ikatan kovalen. jumlah massa relatif semua atom dalam rumus senyawa ion. kuantitas zat yang mempunyai massa (dalam gram) sebanyak massa atom molekul relatifnya. M Massa atom relatif 15 Massa molekul relatif 17 Massa rumus 17 Metaloid 26 Mendeleev. angka yang terdapat di depan rumus kimia dalam suatu persamaan reaksi. Keperiodikan sifat unsur 29 Koefisien reaksi 85 Konfigurasi elektron 21 L Larutan elektrolit 147 Larutan nonelektrolit 146 Logam 26 larutan yang menghantarkan arus listrik. unsur disusun berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya. jumlah massa relatif semua atom dalam molekul. larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. N Neutron 12 partikel pembentuk atom yang terdapat dalam inti atom. Newlands. unsur yang sedikit mengkilat dan bersifat pengantar listrik dan panas. hukum oktaf 5 250 Kimia Kelas X SMA dan MA . tabel unsur yang disusun berdasarkan hukum periodik. sifat unsur yang kedelapan mirip dengan yang pertama. unsur yang sifatnya di antara logam dan bukan logam. tabel periodik 7 Mol 109 perbandingan massa atom dengan suatu unsur terhadap 1/12 massa atom C-12. sifat unsur merupakan fungsi periodik massa atom relatifnya.

Rutherford. dan rumus hasil reaksi. jumlah proton dalam inti atom. reaksi yang salah satu pereaksinya tersisa. unsur yang terletak pada baris yang sama dalam sistem periodik. zat yang berubah selama reaksi dan ditulis di sebelah kiri persamaan reaksi. P Pelarut 145 Pereaksi 82 Pereaksi pembatas 124 Periode 9 Persamaan reaksi 82 komponen larutan yang konsentrasinya paling besar. hidrokarbon yang atom-atom karbonnya membentuk rantai tertutup. kurang sekali mempunyai sifat yang dimiliki logam.67 x 10–19) dan bermassa satu amu (1. tanda panah. atom terdiri dari inti bermuatan positif dan elektron yang bergerak dalam ruang hampa mengelilingi inti.169 Rumus empiris 72 Rumus molekul 72 reaksi serah terima elektron sehingga satu pereaksi teroksidasi dan yang lain tereduksi. penyajian reaksi kimia dalam bentuk rumus pereaksi. reaksi penggantian satu gugus dengan gugus yang lain. menerima elektron atau penurunan bilangan oksidasi perbandingan jumlah atom yang paling rumus kimia yang menunjukkan jenis dan jumlah atom yang terdapat dalam satu molekul zat.67 x 10–24 g). Proton 11 R Redoks 155 Reduksi 155 . Glosarium Lampiran 251 Sikloalkana 183 Substitusi 200 . partikel pembentuk atom yang terdapat dalam semua inti atom bermuatan positif satu satuan (+1. teori atom 19 S Senyawa organik 75 senyawa yang strukturnya ditentukan oleh atom-atom karbon yang berikatan satu sama lain di dalamnya.Nonlogam 26 Nomor atom 11 unsur yang tidak menghantar listrik dan panas.

1990. Time Life Books Inc. Science Chemistry. 2001. General Chemistry With Qualitative Analysis. 1995. –. Hart. Maria. Key Science: Chemistry. Michael and Guy Waller.DAFTAR PUSTAKA Brady. Dinas Hupmas Pertamina. Encarta Encyclopedia. 1992. James. Third edition. Holtzclaw. Organic Chemistry. 1994. Chemical Science. 1996. Jane. General Chemistry. London: Letts Educational. 1991. GCSE Chemistry. Molekul Raksasa. Robin . London: Nelson Thornes. 252 Kimia Kelas X SMA dan MA . Mapple. USA: Houghton Mifflin Co. 1980. Singapore: EPB Publishers Pte. Pustaka Ilmu Life. Pertamina. New York: Mc Graw Hill Companies. Lewis. Eileen. Richard. Kerrod. 2000. 2001. Ramsden. James E. Graham and John Holman. Morris. Sydney: John Wiley & Sons Australia. Quick Check Study Guides. Petrucci. James. Hill.2005. Lawrie. Beginning Science Chemistry. Principles & Structure. Ltd. A Level Chemistry. Hunter. Lexington: D. 1982. Ryan. 1988. Chemistry For You. and Odom. Thinking Chemistry. an enquiry-based approach. Bell & Hyman. Morrison. Principles and Modern Application. Silberberg. London: Nelson Thornes Ltd. New York: Prentice Hall International. Inc. London: Jonh Murray Ltd. New Stage Chemistry. General Chemistry. Fong Lee Eet. New York: John Wiley & Son. Chemistry. Tokyo. New York: Oxford University Press. 1997. General Chemistry. Ebbing. McDuell. 1986 GCSE Chemistry. 1997. 1999. Ralph H. Encyclopedia of Science: Industry. 1990. Bob. 1989. Robinson. fifth edition. 2003 Chemistry The Molecular Nature of Matter and Change.n. London: Macmillan Publishing Co. Pertamina Menyongsong Tantangan Masa Depan. T. Boyd. Bell & Hyman. Third edition. Chemical Connections 2.C Heath and Company. Inc. Ltd. New York: Macmillan Publishing. London: Great Britain Oxford University Press. 1983. 1996. Science Press .

25. 123. 158. 176 Elektron ikatan 46 Elektron valensi 23. 227 Gugus Alkil 185 .163 Bilangan oktan 217 . 15 Isotop 13. 57 E Elektron 12. 52 Aturan oktet 46 Avogadro tetapan 115 hipotesis 102 .220 Bohr 20 C Cracking 215. 192. 104. 122. 195 Keperiodikan sifat unsur 29 – 34 Koefisien 85. 103. 96 Deret homolog 183 Desulfurisasi 215 Distilasi bertingkat 214. 33 Aktinida 11 Alkana 81. 199 Rantai 193. 192-196. 160 . 196-199 Atom C kuarterner 177 primer 177 sekunder 177 tersier 177 Antoiene Lavoisier 3 Aturan duplet 46. 214 Hukum dasar kimia 91 . 32 Etilena 227 F F. 192. 149 Isobar 13.219. 184. 214 tak jenuh 183. 62 Golongan 10. 175.104 G Gay Lussac 100 Gaya elektrostatik 49. 223. 73. 212 . 220 kovalen 51 .INDEKS A Afinitas Elektron 32.104 I Ikatan ion 48 . 124 Konfigurasi elektron 21. 45.66 logam 62 . 15 Isomer cis-trans 194 posisi 194. 50 .W. 193. 160.63 Ion negatif 25. 50. 73. 197.187 H Hidrokarbon 174. 64. 198 Isoton 13. 199 Alkuna 81. 199 Alkena 81.54 Kovalen koordinat 56.231 jenuh 183. 159. 13.51 kimia 43. 181-192. 175. 215 Dobereiner 4 J Jari-jari atom 29.57 kovalen polar 60 kopalen nonpolar 60 kopalen koordinat 64 . 197. 34 Keisomeran 188. 183. 24. 14 B Bilangan oksidasi 157. 216 D Dalton 19. 50. Aston 13 L Lantanida 11 Lampiran Indeks 253 . 149 Ion positif 25. 50. 30 K Karboksida 175 Keelektronegatifan 33. 24 Energi Ionisasi 31.

73. 47. 51. 72.192 N Nafta 216 Neutron 12 – 15 Newlands 5 Nomor atom 11. 125 Periode 9. 195.74 molekul 71. 193 S Senyawa anorganik 75 biner 76 hidrat 78. 77. 200 reduksi 155 . 183. 11 Plastik 191. 12 Nonlogam 28. 189. 112 rumus relatif 17.169 substitusi 200 Reduksi 155 . 118 molekul relatif 111. 112 Mendeleev 7 – 9 Metaloid 26. 72 datomik 71.169 Reduktor 155 . 215 kovalen 57 . kovalen nonpolar 60 kovalen polar 60 organik 80. struktur 184. 111. 219 poliatom 77 Struktur Atom 21 Struktur Lewis 46. 147 Lautan elektron 62 Lavoisier 93.122 Molekul monoatomik 71. 12. 128 ion 43. 12 Proust 94 . 127. 81. 174.169.192. 15 massa 11. 199. 164 Pereaksi pembatas 124. 128 kimia 71 . 234 Propilena 230 Proton 11. 57. 149 karbon 171 . 197. 184. 192. 194. 71.59. 72 poliatomik 71. 28 Mol 109. 53 . 87. 173. 76. 150. 94 Lewis 46 Logam 26 – 28 Logam transisi 163 Lothar Meyer 6 Reaksi M Massa atom relatif 15 – 18 molar 116.169 Oksidator 155 . 114. 112.96 R Reaksi adisi 201 Kimia Kelas X SMA dan MA V Volum molar 118. 163 O Oktaf Newlands 3. 150.169 Rutherford 19 Rumus empiris 71.57. 58. 128.Larutan elektrolit 147. 88. 188. 184 . 5 Oksidasi 155 . 178 Teori Atom 18 – 20 Thomson 19 Triade Dobereiner 4 P Penyepuhan 157.177. 183 . 81 Tetrahedral 175. 127.169 T Tabel Periodik Mendeleev 7 Modern 8 unsur 9 Tata nama senyawa ion 75 . 72.79 kovalen 80 organik 80. 80. 72 eliminasi 202 oksidasi 155 . 120 254 . 148 nonelektrolit 146.

Lampiran 253 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful