P. 1
GAMBAR TEKNIK

GAMBAR TEKNIK

|Views: 27,343|Likes:
Published by Dinda Gaozhan

More info:

Published by: Dinda Gaozhan on Aug 23, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/29/2013

pdf

text

original

GAMBAR SEBAGAI BAHASA TEKNIK

Gambar Teknik secara harfiah berasal dari kata : GAMBAR : Suatu alat “ komunikasi visuil “ TEKNIK – METODE : Cara kerja bersistim, atau cara sistimatis dalam mengerjakan sesuatu GAMBAR TEKNIK : Adalah metode komunikasi secara visual dalam menyampaikan informasi hasil rancangan suatu produk secara : · KOMUNIKATIF ( mudah dimengerti ) · NORMATIF ( sesuai aturan ) · AKURAT ( presisi-tepat teknisnya) · TERUKUR ( memiliki skala ) · EFEKTIF ( tepat guna )

Sebuah gambar adalah suatu bentuk goresan yang sangat jelas dari benda nyata, ide atau rencana yang diusulkan untuk pembuatan atau konstruksi selanjutnya. Gambar mungkin berbentuk banyak, tetapi metode membuat gambar yang sangat jelas adalah sebuah bentuk alami dasar dari komunikasi ide-ide yang umum. Dalam dunia permesinan penemuan-penemuan baru dalam bidang permesinan seperti mesin-mesin otomatis mempermudah kerja manusia. Pada awalnya penemuan itu tercipta dalam pikiran ilmuwan yang ahli dalam bidang permesinan. Suatu mesin, struktur atau sistem baru harus ada dalam pemikiran insinyur atau pembuata rencana sebelum bisa menjadi kenyataan. Konsep awal atau ide biasanya tertulis pada kertas atau sebagai suatu gambar pada layar komputer dan dikomunikasikan pada orang lain melalui bahasa gambar (graphic language) dalam bentuk sketsa-sketsa tangan. Untuk itu seorang sarjana teknik mesin harus mampu menuangkan ide-ide ciptaannya ke dalam gambar-gambar sketsa. Disamping itu
Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 1

seorang sarjana teknik mesin harus mampu memberi contoh cara mengerjakan, langkah-langkah kerja atau proses pembuatan mesin kreasinya. Dalam dunia teknik, komunikasi secara lisan akan banyak

menimbulkan kesulitan. Hal ini karena di dunai ini terdapat banyak macam bahasa dan dialek-dialek yang digunakan sehingga kemungkinan seseorang sulit mengerti atau bahkan tidak tahu apa yang dibicarakan oleh orang yang berbeda bahasanya. Untuk mengatasi hal diatas, orang-orang yang berkecimpung di bidang teknik berusaha mendapatkan cara berkomunikasi yang lebih universal dan bisa dimengerti oleh orang-orang teknik di seluruh dunia. Untuk mencapai maksud diatas, orang-orang teknik menggunakan gambar sebagai alat berkomunikasi dalam pekerjaan mereka di bidang teknik dan industri. Jadi Gambar Teknik sering juga disebut sebagai Bahasa Teknik Sebagai bahasa, gambar harus mempunyai aturan-aturan yang obyektif yang dapat dipahami oleh orang-orang yang ahli. Aturan-aturan gambar ini dibuat secara internasional yang disebut dengan Standard ISO.

Fungsi Gambar Teknik Ada tiga : 1. Menyampaikan informasi

Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin

Page 2

Saat ini antara perancang dan pembuat tidak lagi merupakan satu orang yang sama, tetapi menjadi dua pihak yang berbeda, sehingga antara keduanya perlu alat informasi, disini peranan gambar teknik sebagai penyampai informasi.. 2. Bahan dokumentasi. Gambar teknik merupakan dokumen yang sangat penting bagi dunia industri untuk digunakan sebagai informasi bagi pengembangan yang akan datang. 3. Menuangkan gagasan untuk pengembangan. Gagasan seorang perancang untuk membuat benda-benda teknik mulamula berupa konsep dalam pikirannya. Konsep abstrak itu kemudian dituangkan dalam bentuk gambar. STANDARISASI GAMBAR 1. Pengertian Standarisasi Gambar. Aturan-aturan yang disepakati bersama. Antar orang-orang, antar organisasi perusahaan, untuk lingkup negara disebut standar nasional, untuk lingkup antar negara disebut Standard Internasional. 2. Fungsi Standarisasi Gambar a. Memberikan kepastian b. Menyeragamkan penafsiran c. Memudahkan komunikasi teknik d. Memudahkan kerja sama antar perusahaan. e. Memperlancar produksi dan pemasaran 1. Macam-macam Standarisasi Tiap-tiap negara cenderung untuk membuat standard sendiri :      JIS (Japanese Industrial Standard), Jepang NNI ( Nederland Normalisatie Instituut), Belanda DIN ( Deutsche Industrie Normen), Jerman ANSI ( American National Standard Institute ), Amerika SNI ( Standar Nasional Indonesia )

Secara internasional adalah Standard ISO
Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 3

Mal busur (kurva) Mal huruf dan angka. Juru Gambar dan Pembuat Benda digambarkan dalam gambar sebagai berikut : ALAT-ALAT GAMBAR 1. 7. yaitu untuk ukuran : 1. 1. Pensil atau rapido. A2 didapat dari A1 dibagi dua Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 4 . Peruncing pensil Meja gambar dan perlengkapannya. Sebagai ukuran pokok dari kertas gambar yaitu adalah ukuran Ao dengan panjang 1189 mm dan lebarnya 841 mm (dibulatkan). Kertas gambar mempunyai ukuran panjang dan lebar. Sedangkan untuk mendapatkan ukuran kertas gambar lainnya tinggal membagi dua. 5. 9. 4. Jangka dan kelengkapannya. Hubungan Tugas Merancang . 6. 2. 8. Kertas gambar yang sesuai standar. Cara Menentukan Ukuran Kertas Gambar. A1 didapat dari Ao dibagi dua 2. Macam-macam mistar. Penghapus. Indonesia termasuk anggota ISO. 3. Kertas Gambar Macam-macam kertas gambar : 1) Kertas Padalarang 2) Kertas manila 3) Kertas milimeter 4) Kertas roti 5) Kertas Kalkir a.Tujuan standard ISO dibuat adalah untuk menyatukan pengertian teknik antar bangsa-bangsa didunia.

jika kertas gambar dibundel gambarnya tidak terganggu). A5 didapat dari A4 dibagi dua dan seterusnya (lihat gambar 1.3. tepi atas. sedangkan tepi kiri untuk setiap ukuran kertas gambar ditetapkan 20 mm (hal ini dimaksudkan untuk membundel. dan tepi kanan. Ukuran Standar Kertas Gambar (ISO 216) Sesuai dengan sistem ISO (Internasional Standardization for Organization) dan NNI (Nederland Normalisatie Instituet). TABEL 1. ukuran kertas gambar ditentukan seperti terlihat pada tabel 1. UKURAN KERTAS GAMBAR Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 5 . Selanjutnya kertas gambar diberi garis tepi. Ukuran kertas gambar Standar A0 A1 A2 A3 A4 A5 Lebar 841 594 420 297 210 148 Panjang 1189 841 594 420 297 210 Tepi kiri 20 20 20 20 20 20 Tepi lain = C 10 10 10 10 5 5 Kertas Gambar Ukuran Ao Ukuran A2 Ukuran A1 Ukuran A4 Ukuran A3 Gambar 1.3 A5 Ukuran a. C pada tabel adalah ukuran tepi bawah. A4 didapat dari A3 dibagi dua 5.3) Tabel 1. A3 didapat dari A2 dibagi dua 4.

yaitu pensil biasa pensil yang dapat diisi kembali. Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 6 . dan pensil mekanik.DIMENSI UKURAN A0 A1 A2 A3 A4 LEBAR (mm) 841 594 420 297 210 PANJANG (mm) 1189 841 594 420 297 SISI KIRI (mm) 20 20 20 20 20 C (mm) 10 10 10 10 5 4 C 20 Garis Tepi Atas Garis Tepi Kiri Garis Tepi Kanan RUANG GAMBAR C Garis Tepi Bawah C Gambar Kertas dengan garis tepi 1. Pensil Pensil yang dipakai untuk menggambar ada tiga macam. Tingkat kekerasan pensil dapat dilihat dari tabel 2. mulai dari yang lunak sampai keras. Untuk ketiga jenis pensil ini mempunyai tingkat kekerasan tertentu.

meruncingkan pensil harus baik. meja atau lantai menjadi kotor. Meruncingkan pensil jangan digosok-gosokan ke dinding. Oleh karena itu. TINGKAT KEKERASAN PENSIL LUNAK 2B 3B 4B 5B 6B 7B SEDANG B HB F H 2H 3H KERAS 4H 5H 6H 7H 8H 9H Keterangan : -H -B = Hard = Black . semakin lunak). Oleh karena itu Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 7 . karena salah satu faktor baik atau buruknya suatu garis tergantung dari cara meruncingkan pensil.TABEL 2.HB = Half Black -F – – = Firm Angka di depan huruf H menunjukkan tingkat kekerasannya ( semakin besar harganya semakin keras ). meja atau lantai sehingga dinding. • Meruncingkan Pensil Pensil biasa perlu diruncingkan. Sedangkan angka di depan huruf B menunjukkan tingkat kelunakannya (semakin besar angkanya.

6). Menggunakan Pensil Untuk mendapatkan garis yang baik (rata/tajam) maka pensil harus ditarik sambil diputar pelan-pelan.220 atau No.400) yang Ampelas (7Pelat mm 25–mm 10) b. Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 8 .kita harus menyediakan ampelas halus (No. dan kedudukan pensil 60 0 terhadap garis yang akan dibuat (lihat gambar 1.

7 Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 9 . Mistar atau Penggaris Mistar atau penggaris yang biasa digunakan waktu menggambar antara lain : 1) Penggaris/mistar segitiga (satu pasang) 2) Mistar T (teken hak) Perhatikan gambar 1.Mistar Ditekan Ditekan Ditarik 60o Diputar 1.

60 30o 45 2 3 4 1 o Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 10 .

geserkan mistar segitiga sama kaki ke atas atau ke bawah sesuai dengan kebutuhan. Cara Menggunakan Mistar Segitiga Untuk membuat tegak lurus atau garis-garis sejajar. 2. Mistar segitiga sama kaki 2. Bila kita membuat garis-garis sejajar sumbu x. 5. kita dapat Mistar Segitiga Posisi 2 Segitiga Ditekan Posisi 1 Mistar X Siku-siku Sama Kaki Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 11 . Putarkan mistar segitiga sama kaki menjadi posisi 2 untuk membuat garis yang sejajar sumbu y atau garis-garis yang tegak lurus sumbu x. dapat kita gunakan sepasang mistar segi tiga (lihat gambar 1. Mistar T 4. Dengan menggeser mistar segitiga sama kaki pada posisi 1 dan memutar mistar segitiga sama kaki ke posisi 2. Baik tegak maupun mendatar. Caranya sebagai berikut : 1. 4.8). Meja gambar a. Letakan mistar segitiga siku-siku rapat pada sisi bawah dan peganglah dengan erat (tekan) 3.Keterangan : 1. Letakan mistar segitiga sama kaki mendatar dengan posisi 1. Mistar segitiga siku-siku 3.

sehingga apabila dipakai menggambar hasil garisnya tidak lurus lagi. Memelihara Mistar Segitiga Hal-hal yang perlu diperhatikan di dalam pemeliharaan mistar segitiga diantaranya : – Kebersihan. mungkin karena terjatuh. 1. sebelum maupun sesudah dipakai hendaknya dibersihkan atau dilap sehingga pada waktu akan digunakan tidak mengotori kertas gambar. – Mistar segitiga ini pada umumnya terbuat dari plastik atau mika. – Penggunaan yang kurang sesuai misalnya dipakai untuk memotong kertas atau memukul sehingga mistar menjadi cacat dan bila dipakai untuk menggambar hasil garisnya tidak lurus lagi. atau karena adanya tekanan-tekanan. Mal Huruf Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 12 .b. Mal Mal yang biasa dipakai di dalam menggambar teknik terdiri atas: – Mal huruf – Mal busur (kurva) – Mal lingkaran – Mal elips – Mal khusus (tanda-tanda pengerjaan dan semacamnya) a. pada ujung-ujungnya sering terjadi perubahan bentuk.

0. 0.35 . Mal Busur (Kurva) Mal ini untuk membuat lengkungan-lengkungan yang teratur.7 . Mal huruf mempunyai ukuran 0. poros dan bentuk-bentuk lainnya (lihat Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 13 . cincin.5 . c. Misalnya gambar-gambar silinder. 0.25 .10). dan 2 mm (lihat gambar 1.4 .Mal huruf yaitu alat yang digunakan untuk membuat huruf dengan perantaraan pen/rapido. hiperbola dan sebagainya (lihat gambar 1. b. 1. misalnya lengkungan parabola. Mal Elips Mal elips digunakan untuk membuat bentuk-bentuk elips.9).

Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 14 .Gambar dibawah ini merupakan contoh gambar yang dibuat dengan d. tanda pengerjaan. Salah satu contoh mal bentuk lain adalah seperti yang terlihat pada gambar 1. anak panah dan lain-lain. Mal dengan bentuk Lain/Sablon Mal dengan bentuk lain/sablon ini mempunyai bermacam-macam bentuk.13. misalnya untuk simbol-simbol pengerjaan.

Bagian gambar yang dekat dengan terhadap garis yang dihapus perlu dilindungi (supaya tidak terhapus) dengan pelindung penghapus. Penghapus Penghapus yang kita pakai untuk menghapus garis pensil yang tidak berguna. 2. Pena Gambar Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 15 .1. berupa penghapus putih halus (agar tidak meninggalkan warna).

14) : 11 1. Mur pengatur. Baut pengikat pena 6. Bagian-bagian pena yang perlu mendapat perawatan Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 16 . Daun pena (mata pena) yang dapat diputar 7. Pena Dengan Mata Daun (trek-pen) – Bagian-bagian pena daun dan kegunaannya (lihat gambar 1. yaitu pena dengan mata/daun dapat diatur (trek-pen) dan pena dengan ketebalan tetap (tergantung dari ukuran yang diinginkan dengan ukuran yang bermacam-macam yang kita kenal dengan rapido). a. maka kita menggunakan pena. untuk mengatur ketebalan garis yang diinginkan (lihat ukuran d dibawah ini) 2. Tangkai 4. Lubang pengunci 5. Mata pena (daun pena) yang dapat bergerak sesuai dengan putaran mur 1 3. Pena ini ada dua macam.Bila kita akan membuat garis asli yaitu gambar yang ditinta.

maka tiap ukuran ditandai dengan warna tertentu. Rapido 2. Mahkota/k epala(dala m) 4.1 mm sampai dengan 2. Rumah pena Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 17 . Rapido Rapido memiliki bermacam-macam ukuran (dilihat dari ukuran penanya). dari 0.0 mm. Dan untuk memudahkan pemilihan pen. Tabung tinta 7. Tutup 5. Salah satu bentuk rapido dapat dilihat pada gambar 1. Keterangan : 1. Kunci pem buka pena 6. Mahkota/k epala (luar) 3.b.18.

Jangka besar yang dapat membuat lingkaran antara 100 sampai dengan 200 mm. Jangka sedang yang dapat membuat lingkaran antara 50 mm sampai dengan 100 mm.Untuk membersihkan pen rapido dapat ditempuh langkah-langkah sebagai berikut : • • • Lepaskan pena dari tangkai/rumahnya dengan menggunkan kunci pena yang tersedia. 7. Semprotkan air ke arah pena. Jangka Jangka adalah alat yang digunakan untuk membuat lingkaran. b. c.Macam-macam Jangka : a. Jangka kecil yang dapat membuat lingkaran antara 5 sampai 50 mm. baik dengan ujung pensil/potlot maupun dengan tinta. Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 18 . Ketuk-ketukan secara perlahan-lahan untuk mengeluarkan tinta di dalam pen tersebut dan semprot kembali dengan air sampai bersih. .

Jangka Orleon ini dapat membuat lingkaran dengan diameter 1 mm sampai 5 mm. 16 .Bagian-bagian jangka Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 19 . Jangka Orleon digunakan untuk membuat lingkaran yang tidak dapat dibuat oleh jangka kecil.d.

21). Papan gambar diletakkan di atas meja atau ditempatkan di atas standar yang dibuat khusus (lihat gambar 1. Misalnya untuk ukuran kertas Ao ukuran papan gambarnya 1200 x 900 mm dan untuk ukuran kertas A1 ukuran papannya 600 x 450 mm. atau dapat pula dibuat dari kayu keras lainnya. Papan gambar dapat dibuat dari kayu lapis (ply-wood) dengan alas kertas atau plastik lunak.8. Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 20 . Ukuran papan gambar disesuaikan dengan ukuran kertas gambar. Papan Gambar.

Mesin Gambar Mesin gambar ini berfungsi sebagai pengganti dari alat-alat gambar. gambar yang mempunyai ukuran besar dilipat sesuai dengan aturan melipat gambar. gambar perlu juga disimpan/diawetkan sebagai data/informasi untuk rencana-rencana baru. ada juga gambar diphoto diperkecil dan klisenya disimpan pada kartu berlubang untuk memudahkan mencari gambar yang diperlukan. Oleh karena itu gambar harus diberi nomor(kodifikasi nomor urut). Dewasa ini gambar dapat dibuat denga komputer. Nomor urut dibuat untuk memudahkan dalam mencari data/informasi sewaktu merakit atau mereparasi dari suatu suku cadang. Untuk menghemat tempat. Selain diberi nomor. yaitu : 1. B. 3. maka penyimpanan gambar pun dapat disimpan/diawetkan dalam suatu disket/CD/hard disk. Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 21 . Menyimpan Gambar Untuk membuat satu unit alat (misalnya mesin) memerlukan beratus ratus gambar.9. diurut sesuai dengan pengelompokkannya kemudian dibendel dalam satu file. mistar segitiga dan busur drajat. Penyimpanan gambar ini dapat dilakukan dengan tiga cara. 2. bahkan beribu-ribu gambar yang harus dibuat. misalnya mistar T (teken hak). Disimpan dengan dibendel dengan cara gambar dikumpulkan.

Agar gambar dapt diketahui dengan mudah identitasnya. misalnya nama gambar. sampai dengan nama bagian gambar. Jika kertas gambar akan dibendel. Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 22 . pembuat gambar.C. Melipat Kertas Gambar. maka kepala gambar (etiket gambar) harus ditempatkan pada lipatan paling atas sehingga kalau bendel dibuka akan segera terlihat etiketnya. maka kertas gambar yang berukuran besar perlu dilipat (kecuali gambar asli jangan dilipat). Etiket ini memuat data penting dari gambar. instansi yang mengesahkan.

Di bawah ini contoh melipat kertas gambar A3. Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 23 .

297 Lipatan Batas Tepi 25 185 Garis Lipatan 1 210 105 2 Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 24 .

5 25 135.297 297 135.5 180 185 210 180 Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 25 .

D. Membuat Etiket (Kepala Gambar) Setiap gambar tehnik harus disertakan Kepala Gambar/etiket. karena kepala gambar/etiket merupakan label identitas sebuah gambar tehnik. departemen. atau sekolah – nomor gambar – tanggal gambar dibuat atau selesainya gambar – tanggal diperiksanya gambar dan nama yang memeriksa – ukuran kertas gambar yang dipakai – skala gambar – proyeksi yang dipakai pada gambar tersebut – satuan ukuran yang digunakan Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 26 . Setiap gambar kerja yang dibuat selalu ada etiketnya. Setiap enginer yang membaca gambar tehnik pasti akan melihat kepala gambar/etiket pada gambar. Etiket dibuat di sebelah kanan bawah kertas gambar. Pada etiket/kepala gambar ini kita dapat mencantumkan : – nama (pembuat gambar) – nama gambar – nama instansi.

kelas dan tugas/simbol proyeksi Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 27 . Untuk nama gambar b. Untuk no.absen.5 14 Keterangan : a. Untuk nama instansi/sekolah/perusahaan c. 15 20 185 e a b ETIKET JENIS 1 c f h d g 40 i j 4x6.– berbagai data yang diperlukan untuk kelengkapan gambar Contoh beberapa etiket dan ukurannya dapat dilihat pada gambar di bawah. Untuk skala gambar d.

Untuk kata ”Disetujui” i. Untuk kata ”Digambar” f. Untuk tanggal. Untuk kata ”Dilihat’’ g. 01 Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 28 . Untuk nama pembuat gambar CONTOH : Digambar 14-08-‘10 Andri Skala Digambar 30-07-‘00 Tutang M MENGGAMBAR GARIS SMK TIARA LAHAT Dilihat Dilihat 1 : 1 Diperiksa Diperiksa Disetujui Disetujui No. Untuk kata ”Diperiksa” h. bulan dan tahun pembuatan gambar j.e.

30 15 10 40 64 Keterangan : Skala : 1 : 1 Digambar : Andri Satuan Ukuran : mm Diperiksa : Tanggal : 4-08-‘10 Disetujui : SMK TIARA LHT MENGGAMBAR GARIS No.01 A4 Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 29 .

50 180 16 ETIKET JENIS 2 Letak normal kertas gambar dan posisi kepala gambar (ETIKET) dalam gambar teknik: Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 30 .

Modul DKK-05 : Menggambar Teknik Mesin Page 31 . DAN KONSTRUKSI GEOMETRIS A. GARIS. yaitu: • • Type A ( Tegak/miring 750) : Type B ( Tegak / Miring 750) : Antara type A dan type B perbedaan yang mencolok adalah ketebalan garisnya. berapa lebar huruf (x)? Jawab : h : x = √2 : 1 atau hx = √21 14x = √21 x = 14√2 x = 9.HURUF. HURUF dan ANGKA TEKNIK Perbandingan tinggi dan lebar huruf diambil dari perbandingan ukuran kertas yang di standar yaitu √2 : 1 Contoh : Jika tinggi huruf (h) = 14 mm.899 mm dibulatkan menjadi 10 mm Huruf dan angka yang biasa digunakan dalam gambar teknik ada dua type.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->