P. 1
Bab 5 Bersaing Dg IT

Bab 5 Bersaing Dg IT

|Views: 527|Likes:
Published by riza hafizi
SIM : bersaing dengan teknologi informasi
SIM : bersaing dengan teknologi informasi

More info:

Published by: riza hafizi on Aug 23, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/25/2012

pdf

text

original

Teknologi tidak lagi merupakan pemikiran terakhir dalam membentuk strategi tetapi merupakan penyebab dan penggerak yang

sebenarnya.

Sistem Informasi tidak hanya sebagai serangkaian teknologi yang mendukung operasi bisnis, kelompok kerja dan kerjasama perusahaan yang efisien atau untuk mendukung pengambilan keputusan yang efektif, tetapi dapat merubah cara berbagai bisnis dalam bersaing.

KEUNGGULAN KOMPETITIF Keunggulan perusahaan dibandingkan pesaingnya adalah apabila perusahaan dapat memenuhi semua kebutuhan pelanggannya Untuk tujuan ini perusahaan mempersiapkan berbagai strategi Dalam bidang Sistem Informasi, Keunggulan Kompetitif berhubungan dengan penggunaan informasi untuk memperoleh pengaruh di pasar Kesimpulannya : Manajer perusahaan harus menggunakan sumber daya konsepsual (data dan informasi) dan sumber daya fisik dalam mencapai tujuan strategis perusahaan

TI Strategis

Dalam menghadapi persaingan bisnis yang dinamis, Pelaku bisnis diharapkan dapat mengembangkan strategi kompetitif untuk mengatasi berbagai tindakan akibat tekanan kompetitif yang dihadapi. Sistem Informasi yang strategis merupakan jaringan kompetitif yang penting, sebagai jalan untuk pembaharuan organisasi, dan sebagai investasi penting dalam teknologi yang dapat membantu perusahaan mengadopsi proses strategis dan bisnis yang memungkinkannya untuk merekayasa ulang atau mengubah diri agar dapat bertahan hidup serta berhasil dalam lingkungan bisnis yang dinamis.

Dasar-dasar Keunggulan Strategis
•Sistem informasi tidak hanya sebagai serangkaian teknologi yang mendukung operasi bisnis, kelompok kerja dan kerja sama perusahaan yang efisien atau untuk mendukung pengambilan keputusan yang efektif. •Sistem informasi secara strategis dapat membantu perusahaan mengadopsi proses strategis dan bisnis yang memungkinkannya untuk merekayasa ulang atau mengubah diri agar dapat bertahan hidup serta berhasil dalam lingkungan bisnis saat ini yang dinamis

Bisnis yang sebenarnya dan nilai

kompetitif dari teknologi informasi terletak pada kemampuan software serta nilai informasi yang didapat dan digunakan oleh bisnis tersebut, bukan pada infrastruktur dari hardware, jaringan dan fasilitas TI lainnya yang biasanya digunakan oleh perusahaan Keunggulan strategis TI hanya dapat diperoleh melalui penggunaan dan manajemen yang tepat sehingga dapat mengarah pada keunggulan kompetitif.

Perusahaan dan lingkungan:
   

  

Pemasok, menyediakan material, mesin, jasa dan informasi yang dibutuhkan perusahaan. Pelanggan adalah orang-orang atau organisasi yang menjadi tujuan pemasaran produk barang atau jasa, terdiri dari pelanggan saat ini dan calon pembeli. Serikat buruh, adalah organisasi bagi tenaga kerja. Masyarakat keuangan adalah lembaga-lembaga yang mempengaruhi sumber daya uang yang tersedia bagi perusahaan. (misal bank dan lembaga keuangan/peminjaman dan perusahaan investasi) Pemegang saham atau pemilik adalah orang-orang yang menanamkan modal di perusahaan dan mewakili manajemen tingkat tinggi. Pesaing mencakup semua organisasi yang bersaing dengan perusahaan di pasaran. Pemerintah, pada tingkat pusat, daerah dan local memberikan kendala dalam bentuk undang-undang dan peraturan, tetapi juga memberikan bantuan dalam bentuk pemberian dana dan informasi. Masyarakat global, adalah wilayah geografis tempat perusahaan melaksanakan tugasnya

Perusahaan dan 8 lingkungan yang mempengaruhinya

Strategi dan Tekanan Kompetitif

1.

Strategi Kompetitif
Kepemimpinan dalam biaya Diferensiasi Inovasi Pertumbuhan Persekutuan Strategi Lainnya

Tekanan Kompetitif
Persaingan para Pesaing Ancaman Pemain Baru Ancaman Pengganti Daya Tawar Pelanggan Daya Tawar Pemasok

1. 2. 3. 4. 5.

2. 3. 4. 5. 6.

Perubahan dunia bisnis yang global mendorong perusahaan mengandalkan kekuatan informasi yang strategis untuk berbisnis. Kekuatan sistem informasi yang strategis tidak hanya ditentukan oleh persaingan tetapi juga ditentukan oleh 5 kekuatan dalam lingkungan perusahaan (Porter’s Competitive Forces Model), yaitu: 1.Pesaing tradisional, 2.pemain baru di pasar 3.produk substitusi 4.customer (pelanggan) dan 5.supplier.

Model daya kompetitif Porter Model ini digunakan untuk mengerti keunggulan kompetitif yang menyediakan pandangan umum terhadap perusahaan, pesaingnya, dan lingkungan perusahaan. Pada model ini, terdapat lima daya kompetitif membentuk nasib perusahaan: 1. Pesaing tradisional Seluruh perusahaan berbagi pangsa pasar dengan pesaing lainnya, sehingga perusahaan harus kreatif dalam berproduksi dengan lebih efisien dan cara-cara lainnya untuk menarik perhatian konsumen untuk membeli produknya 2. Pemain baru di pasar Kelebihan dari pemain baru ini adalah perusahaan yan memakai pabrik peralatan yang baru, karyawan yang lebih muda, dan tidak dibebani oleh nama merek yang telah tua. Sedangkan kelemahannya adalah, perusahaan tergantung pada pendanaan luar untuk pabrik dan peralatan baru, yang bisa jadi mahal, memiliki angkatan kerja yang kurang berpengalaman, dan memiliki sedikit pengakuan merek

3. Produk dan jasa pengganti Dengan bertambahnya produk pengganti maka keuntungan yang didapat akan semakin sedikit, karena setiap perusahaan berbagi pangsa pasar dan tidak mungkin untuk dapat mengendalikan penetapan harga 4. Pelanggan Perusahaan yang untung bergantung kepada pengukuran besar atas kemampuannya menarik dan mempertahankan pelanggan (sambil menjauhkan pelanggan dari pesaing) dan membebankan harga yang tinggi 5. Pemasok Kekuatan pasar pemasok dapat memiliki dampak penting pada keuntungan perusahaan, terutama jika perusahaan tidak dapat menaikkan harga sementara pemasok bisa. Semakin banyak pemasok, maka semakin besar kendali perusahaan

Information Systems, Organizations, and Strategy

Porter’s Competitive Forces Model

Using Information Systems to Achieve Competitive Advantage

In Porter’s competitive forces model, the strategic position of the firm and its strategies are determined not only by competition with its traditional direct competitors but also by four forces in the industry’s environment: new market entrants, substitute products, customers, and suppliers.

Strategi Generik untuk mencapai Keunggulan Kompetitif Menurut M.Porter

Strategi keunggulan biaya (cost leadership strategy) menyediakan barang atau jasa dengan karakteristik yang dapat diterima pelanggan pada harga bersaing yang serendah mungkin. Strategi pembedaan (diferensiasi strategy) menyediakan produk yang diyakini konsumen sebagai suatu yang unik dalam hal yang penting bagi mereka. Strategi fokus (focus strategy) dilaksanakan ketika perusahaan mencoba untuk menggunakan kompentensi intinya untuk menyediakan kebutuhan suatu kelompok pembeli tertentu dalam suatu industri

Tiga Strategi Generik Porter
KEUNGGULAN STRATEGIS
Kekhasan yang dirasakan pelanggan Posisi biaya rendah

TINGKAT STRATEGIS

Seluruh Industri

1. Differentiation

2. Cost Leadership

Hanya segmen tertentu

3. Fokus

Kepemimpinan dalam biaya

Deferensiasi

Strategi Kompetitif

Inovasi

Pertumbuha n

Persekutua n Strategi Lainnya
Persaingan para Pesaing Ancaman Pemain Baru Ancaman Penggan ti Daya Tawar Pelangga n Daya Tawar Pemasok

Tekanan

Strategi dasar Penggunaan Teknologi Informasi dalam Bisnis
1. Biaya yang lebih rendah 1. Gunakan TI untuk mengurangi secara mendasar biaya proses bisnis 2. Gunakan TI untuk menurunkan biaya pelanggan atau pemasok 2. Diferensiasi 1. Kembangkan berbagai fitur TI baru untuk melakukan diferensiasi produk dan jasa 2. Gunakan berbagai fitur TI untuk mengurangi keunggulan diferensiasi para pesaing 3. Gunakan berbagai fitur TI untuk memfokuskan diri pada ceruk pasar yang dipilih

3. Inovasi
1. 2. 3.

Buat produk dan jasa baru yang memasukkan berbagai komponen TI Kembangkan pasar baru atau ceruk pasar baru yang unik dengan bantuan TI Buat perubahan radikal atas proses bisnis dengan TI yang secara dramatis akan memangkas biaya, meningkatkan kualitas, efisiensi, atau layanan pelanggan, atau mempersingkat waktu ke pasar

4. Mendukung Pertumbuhan
1. 2.

Gunakan TI untuk mengelola perluasan bisnis secara regional dan global Gunakan TI untuk mendiversifikasi serta mengintegrasikan produk dan jasa lainnya.

5. Kembangkan Persekutuan
1. 2.

Gunakan TI untuk membuat organisasi virtual yang terdiri dari para mitra bisnis Kembangkan sistem informasi antar perusahaan yang dihubungkan oleh internet dan ekstranet yang akan mendukung hubungan bisnis strategis dengan para pelanggan, pemasok, subkontraktor, dan pihak lain.

CONTOH PERUSAHAAN
1. Kepemimpinan Biaya
   

Progresive Corp : penjualan secara online dengan menggunakan kamera digital dan nirkabel. Yellow Corp : Memasang software yang memungkinkan Yellow mengganti susunan staf dibagian pengisianya perhari berdasarkan perkiraan atas kebutuhan tenaga kerja. Jet Blue Airways : Tiket dapat dipesan melali situs web milik Jet Blue sendiri, menghemat agen yang bekerja serta biaya situs web perjalanan. Gentex. Corp : Menambahkan sistem otomatis dan pengawasan dalam pabrik – pabriknya yang menunjukan lokasi masalah sebelum terlalu banyak produk cacat dibuat.

2. Deferensiasi
 

Progressive Corp : jalur net dari pemilik klaim keliling untuk memproses klaim kecelakaan kadangkalah menulis cek kurang dari 20 menit. Jet Blue Airways : Perusahaan yang memiliki pusat Telepon visual dengan 700 Agen reservasi bekerja dari rumah di Kota Salt Lake. Selain itu perusahaan penerbangan pertama yang mengizinkan para pilot untuk membawa laptop yang secara otomatis memperbaharui petunjuk penerbangan. Progressive Corp : Membangun situs Web untuk 30.000 agen indefenden dan menyajikan alat penetapan harga canggih,proses file tanpa kertas dan pembaharuan kebijakan untuk meningkatkan produktivitas dan yolalitas. Jet Blue Airways : Tiket dapat dipesan melalui situs web milik sendiri. Jet Blue Airways : Pemesanan tiket melalui situs web sehingga Jet Blue Airways memimpin pasar. Jet Blue Airways : Berintegrasi dengan South West Airlines

3. Inovasi

4. Pertumbuhan

5. Persekutuan

Strategi IT digunakan untuk:
  

Membangun Bisnis yang Fokus pada Pelanggan Perekayasaan Ulang Proses Bisnis Membangun Perusahaan yang Lincah (Agility)

Strategic Planning for Information Resources

Keunggulan Kompetitif pada bidang Komputer:
 Penggunaan informasi untuk mendapatkan leverage di pasaran,

misal perusahaan penerbangan, sistem pemesanan tiket dan sistem distribusi pengiriman paket/barang. 3 Pedoman untuk mencapai keunggulan Kompetitif pada bidang Komputer:  Tidak ada perusahaan yang sukses yang hanya mengandalkan sumber daya fisik.  Tidak ada aplikasi komputer inovatif yang memberikan keunggulan kompetitif yang terus-menerus bagi perusahaan pemakainya  Perhatian utama perusahaan adalah memusatkan sumber daya informasi pada para pelanggan mereka. Cara mencapai keunggulan Kompetitif pada bidang Komputer:  Dengan menciptakan sistem informasi antar organisasi (inter organizational information system/IOS) yang menyediakan hubungan informasi dua arah ke seluruh elemen lingkungan perusahaan. Pengelola sumber daya informasi disebut dengan chief information officer (CIO) yaitu manajer jasa informasi yang menyumbangkan keahlian manajerialnya untuk memecahkan masalah yang berkatian dengan sumber daya informasi pada semua area operasi perusahaan

RANTAI NILAI PORTER Sebuah perusahaan mencapai Keunggulan Kompetitif dengan menciptakan Rantai Nilai yang terdiri dari kegiatan utama dan kegiatan pendukung yan memberikan kontribusi kepada marjin Marjin adalah nilai produk dan jasa perusahaan dikurangi biaya-biayanya Perusahaan menciptakan nilai dengan melakukan kegiatan, yang Porter sebut Kegiatan Nilai Kegiatan Nilai Utama adalah kegiatan yang berhubungan dengan produksi dan penawaran nilai yang lebih besar kepada pelanggan daripada yang dilakukan pesaing Kegiatan Nilai Pendukung adalah kegiatan yang menyediakan input dan infrastruktur yang memungkinkan kegiatan utama berlangsung Tiap Kegiatan Nilai, utama dan pendukung, memiliki tiga unsur penting : 1. Input yang dibeli 2. Sumber daya manusia 3. Teknologi

Memperluas Cakupan Rantai Nilai Keunggulan tambahan yang dapat dicapai dengan mengaitkan rantai nilai perusahaan dengan rantai nilai organisasi-organisasi lain disebut sistem antar-organisasi (Interorganizational System-IOS) Perusahaan yang berpartisipasi disebut business partner Porter memikirkan kaitan kaitan tersebut saat dia berfokus pada penggunaan informasi untuk menciptakan keunggulan kompetitif, dan menamakan jaringan tersebut Sistem Nilai (Value System)

A Value Chain

DIMENSI KEUNGGULAN KOMPETITIF
Manajemen Puncak (Tingkat Stategis), arah dari sistem informasi dapat merubah arah strategi dari perusahaan Manajemen Menengah (Tingkat Taktis), manajer dapat menetapkan bagaimana rencana-rencana strategis akan diimplementasikan Manajer Bawah (Tingkat Operasional), manajer dapat menggunakan tehnologi informasi dengan berbagai cara untuk memperoleh data dan menciptakan informasi

TANTANGAN DARI PESAING GLOBAL
Perusahaan Multinasional (Multinational Corporation) atau MNC adalah perusahaan yang beroperasi lintas produk, pasar, bangsa, dan budaya Kebutuhan khusus untuk pemrosesan informasi dalam MNC Untuk meminimalkan ketidakpastian melibatkan informasi (perbedaan jumlah informasi yang dibutuhkan untuk melakukan tugas dibanding dengan informasi yang telah dimiliki), para manajer MNC dengan mudah dapat mengatasinya dengan menggunakan teknologi informasi Kebutuhan khusus untuk koordinasi dalam MNC Munculnya kesulitan dari kenyataan bahwa sumber daya –sumber daya yang digunakan MNC tersebar luas, yang berakibat sulit melakukan

Keuntungan Koordinasi
• Fleksibilitas dalam memberi respon terhadap pesaing di berbagai negara dan pasar • Kemampuan memberikan respon di suatu negara atau wilayah suatu negara terhadap perubahan di negara lain atau wilayah lain • Kebutuhan mengikuti kebutuhan pasar di seluruh dunia • Kemampuan mentransfer pengetahuan antar unit-unit di berbagai negara • Pengurangan keseluruhan biaya operasi • Peningkatan efisiensi dan efektifitas dalam memenuhi kebutuhan pelanggan • Kemampuan mencapai dan mempertahankan keragaman produk perusahaan serta cara

MANAJEMEN INFORMASI
Aktifitas memperoleh informasi, menggunakannya dengan cara yang efektif, dan membuangnya pada saat yang tepat Sumber daya informasi suatu perusahaan terdiri dari : • Perangkat keras komputer • Perangkat lunak komputer • Ahli informasi • Pengguna • Fasilitas • Database • Informasi Dalam mencapai Keunggulan Kompetitif, Perusahaan harus mengatur sumber daya di atas secara optimal

RENCANA STRATEGIS UNTUK SUMBER DAYA INFORMASI
Pengembangan secara bersamaan dari rencana strategis jasa informasi dan rencana strategis perusahaan sehingga rencana perusahaaan mencerminkan dukungan yang disediakan oleh jasa informasi, dan rencana jasa informasi mencerminkan kebutuhan dukungan sistem di masa mendatang Isi Rencana Strategis Sumber Daya Informasi : 1. Tujuan-tujuan yang akan dicapai oleh tiap kategori dari sistem selama periode waktu yang dicakup dalam perencanaan 2. Sumber daya informasi yang diperlukan untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut Pengelolaan informasi dilakukan di unit khusus yang terdiri dari para ahli informasi yang

STRATEGI BISNIS GLOBAL
Empat strategi dasar yang dapat diikuti perusahaan multinasional dalam menggunakan informasi untuk mengkoordinasikan induk dan anak perusahaannya (Christopher A. Bartlett & Sumantra Ghoshal) : 1. Strategi Desentralisasi Pengendalian, perusahaan induk membiarkan anak perusahaannya mengembangkan produk dan operasi mereka sendiri. Dengan pengaturan ini, sistem informasi memudahkan desentralisasi pengambilan keputusan, dan terdiri dari proses dan database yang berdiri sendiri 2. Strategi Sentralisasi Pengendalian, perusahaan induk melakukan pengendalian. Dengan pengaturan ini, sebagian besar kapasitas sistem informasinya berlokasi di

3. Strategi Sentralisasi Keahlian, gabungan dari strategi sentralisasi pengendalian dan strategi desentralisasi pengendalian. Strategi ini membutuhkan tim manajemen di perusahaan induk yang memiliki keahlian dan kemampuan menembus pasar global. Perusahaan yang menerapkan strategi bisnis ini menggunakan sistem interorganisasi yang menghubungkan proses dan database perusahaan induk dengan anak perusahaan 4. Strategi Penyebaran Keahlian dan Sentralisasi Pengendalian, Perusahaan induk dan anak perusahaan bekerja sama memformulasikan strategi dan kebijakan operasi serta mengkoordinasikan logistik agar produk mencapai pasar yang tepat. Strategi ini menempatkan tanggungjawab yang besar pada pengelola database untuk memastikan keseragaman rancangan database di seluruh dunia

TUGAS INDIVIDU
CARILAH PERUSAHAAN YANG MENGGUNAKAN STRATEGI KEUNGGULAN BERSAING (COMPETITIF ADVANTAGE) 1. NIM GANJIL, perusahaan manufaktur 2. NIM GENAP, perusahaan jasa

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->