P. 1
BUKU PETERNAKAN

BUKU PETERNAKAN

|Views: 3,347|Likes:
Published by riumanjisen

More info:

Published by: riumanjisen on Aug 27, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/01/2013

pdf

text

original

BAB I. CARA BETERNAK AYAM KAMPUNG A.

Ayam Kampung dan Kehidupanya Ayam kampung sudah sejak dulu dikenal masyarakat sebagai ternak penghasil daging dan telur yang berprotein tinggi. Ayam kampung termasuk keluarga unggas/Aves bersifat jinak sehingga banyak orang memeliharanya. Selain dagingnya enak telurnya bermanfaat untuk kesehatan. Ada juga maksud pemeliharaan Ayam kampung yaitu untuk memenuhi kesenangan dan kegemaran seseorang seperti untuk disabung, untuk didengarkan suaranya sehingga dapat memberikan kegembiraan. Kecuali itu bulu ayam bisa digunakan untuk bahan lukisan dan pembersih debu. Kotoranya dapat digunakan untuk memupuk tanaman dan sayur-sayuran. Pemeliharaan ayam kampung tidak terlalu sulit, karena ayam tersebut, Karena ayam tersebut tahan terhadap serangan penyakit. Biaya pemeliharanya rendah, tidak memerlukan lahan yang luas, serta makananya murah dan mudah didapat. Sifatnya jinak yang memungkinkan hidupnya menyatu dengan lingkungan kehidupan manusia. Ayam kampung cepat berkembang biak, tidak terikat pada masa birahi, seekor pejantan dapat mengawini beberapa ekor betina. Ayam bangsa unggas yang tidak dapat terbang jauh, tidak mempunyai kelenjar keringat, tetapi mempunyai pusat pengatur suhu didalam tubuhnya, sehingga tidak berpengaruh pada suhu di sekitarnya. Ayam kampung yang terkenal adalah ayam Kedu. Ayam lain yang tubuhnya tidak besar disebut Ayam sayur. Ayam jantan sedring disebut ayam Jago karena suka bertarung, gemar kawin dengan beberapa ekor betina dalam kelompoknya. B. Pemilihan induk ayam kampung Induk ayam kampung sebaiknya dipilih dari bibit ayam kampung unggul yang tinggi produksinya. Dalam pemilihan bibit ayam kampung perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut: - Anak ayam sehat, bertubuh dan berkepala besar, tidak cacat, kakinya kokoh, matanya bulat bercahaya cerah, paruh pendek, tidak melengkung, gerakanya gesit dan lincah, aktif mencari makanan. - Ayam dewasa yang dijadikan induk sebaiknya bertubuh sehat, seimbang, badanya berat, kakinya kokoh besar, aktif mencari makanan, gesit dan lincah serta dada lebar memanjang berisi. C. Pembuatan kandang dan persyaratannya Bangunan kandang sebaiknya berbentuk panggung dengan alas dari bambu berbentuk kisi bilah-bilah kecil dengan jarak ½ s.d 1 cm. Maksudnya agar kotoran ayam mudah jatuh kebawah. Bahan untuk kandang cukup murah dan mudah diperoleh seperti bambu, kayu dan kawat kasa. Kandang didaerah tropis sebaiknya sebagian terbuka supaya udara dalam kandang tidak lembab, sehingga sirkulasi udara baik. Di sekitar kandang, tidak boleh tergenang air tidak dibawah pohon-pohon besar yang menghalangi sinar matahari. Atap yang baik dari genteng atau asbes. Kandang sebaiknya dibuat menghadap ketimur supaya masuk sinar matahari pagi. Untuk menghindari hembusan angin kencang bagian kandang yang sering tertiup angin, diberi penghalang berupa tanaman atau pagar yang tinggi. Peralatan kandang yang diperlukan di antaranya: - Tempat pakan/minum dari plastik atau bambu, - Tempat bertengger sepanjang 20 s.d 25 cm untuk setiap ekor. - Alat-alat kebersihan berupa sapu, sikat, sekop dan alat pembuangan kotoran.

Gambar Kabdang ayam kampung

Kandang berlantai litter

Kandang berlantai kisi

Tempat pakan dan minum diletakkan lebih tinggi 3 cm diatas badan ayam sehingga ransum pakan tidak terbuang dan tetap bersih. Kebersihan kandang perlu selalu dijaga agar ayam tetap sehat. Minuman ayam hendaknya cukup tersedia dalam keadaan yang bersioh dan segar. Luas kandang yang diperlukan sekitar 1m2 untuk 4 s.d 5 ekor ayam. D. Cara pemeliharaan ayam kampung dan pemberian makanannya Dalam tata laksana pemeliharaan ayam kampung diperlukan kegiatan-kegiatan sebagai berikut: 1. Pemeliharaan anak ayam Anak ayam memerlukan penanganan yang khusus dan pemeliharaan yang baik, karena belum dapat bertahan kuat terhadap lingkungan. Pada malam hari harus bersama induknya, sedangkan pada siang hari dapat dilepas dan diumbar. Sebaiknya diusahakan ditempat yang teduh dan kering. Perlu diberikan vaksinasi ND paling sedikit dua kali selama pemeliharaan. Untuk anak ayam dengan tujuan pembesaran, dapat diberikan campuran dedak halus, pecahan jagung dan pecahan kedele. Selain itu diperlukan penambahan vitamin seperti vitamin A, B, C, D, E, dan K. Fungsi dari pada vitamin tersebut ialah untuk mengganti sel-sel yang rusak, mencegah serangan penyakit dan meningkatkan produksi ternak ayam. 2. Pemeliharaan ayam dewasa/petelur Di dalam kandang harus ada sangkar untuk bertelur dan ketenangan bagi indukl. Vaksinasi juga perlu dilakukan terutama menjelang pergantian musim, baik musim kemarau maupun penghujan. Pada dasarnya pakan ayam kampung diperoleh dari alam sekitarnya. Namun ada baiknya diberi pakan

tambahan yang memadai. Untuk mencukupi kebutuhan pakan, ayam tersebut diberikan pakan tambahan seperti butiran jagung, gabah, beras, sisa-sisa makanan dapur misalnya ikan, sayuir-sayuran, dan jeroan lainya, cacing dan bekicot cukup baik untuk pertumbuhan ayam. Pengembangbiakan ayam kampung dapat dilakukan dengan musim tetas. Perkawinannya dapat pula dilakukan dengan kawin suntik atau kawin alami. 3. Pemberian vitamin a. Vitamin A dibutuhkan untuk pertumbuhan daging, tulang dan untuk produksi telur, disamping itu dapat memelihara dan mengganti serta memperbaiki jaringan epitheel. Kekurangan Vitamin A dapat mengakibatkan pertumbuhan lambat, terjadi peradangan mata, produksi telur rendah dan menimbulkan matinya embrio telur sebelum menetas. Sumber vitamin A dapat diperoleh dari daging, hati, susu, minyak ikan. Pro vitamin A terdapat pada hijauan, wortel, dan jagung kuning. b. Vitamin BI dibutuhkan untuk mempercepat pertumbuhan dan pengembangbiakan. Kekurangan vitamin B I dapat mengakibatkan kelumpuhan, pertumbuhan lambat dan menimpulkan penyakit beri-beri. Sumber vitamin B I dapat diperoleh dari jagung, kacang hijau, bungkil kacang tanah dan bekatul. c. Vitamin B 2 dibutuhkan untuk mempercepat pertumbuhan, meningkatkan daya tetas telur. Kekurangan vitamin B 2 dapat menyebabkan kelumpuhan, pertumbuhan lambat dan produksi telur rendah. Sumber vitamin B 2 dapat diperoleh dari jagung, kacang-kacangan, tepung ikan, beras, hijauan dan ragi. d. Vitamin B 6 dibutuhkan untuk menambah nafsu makan dan membantu proses pertukaran asam amino. Kekurangan vitamin B 6 dapat mengakibatkan pertumbuhan lambat, terjadi anemia, produksi telur turun, kejang-kejang dan kerdil. e. Vitamin B 12 dibutuhkan untuk merangsang pertumbuhan, menaikkan daya tetas dan pembentukan sel darah merah. Kekurangan vitamin B 12 dapat menyebabkan daya tetas rendah, pertumbuhan bulu jelek dan anemia. Sumber vitamin B 12 banyak terdapat pada kotoran binatang memamah biak, tepung ikan, dan sisasisa hasil fermentasi. f. Vitamin D berguna untuk metabolisme dan mengatur keseimbangan Ca dan P dalam proses pembentukan, pertumbuhan serta pemeliharaan tulang dan kulit telur. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan pincang, malasd bergerak, pertumbuhan terganggu, sendisendi bengkak, tulang benjol-benjol, dan paruh lunak. Vitamin D banyak terdapat pada minyak ikan, susu, kacang-kacangan, dan sinar matahari. g. Vitamin E dibutuhkan untuk kesuburan/fertilitas serta membantu proses metabolisme dalam tubuh. Kekurangan vitamin E dapat menyebabkan mandul,produksi telur menurun, dan gangguan syaraf. Vitamin E dapat diperoleh dari kecambah, kacang-kacangan, padi-padian dan susu. h. Vitamin K dibutuhkan untuk pembekuan darah. Kekurangan vitamin K dapat mengakibatkan pendarahan dibawah kulit, dalam otot, rongga perut, usus, pembekuan darah lambat dan apabila luka, darah sukar membeku.

4. Pemberian mineral dan unsur-unsur mineral yang diperlukan. Mineral sangat dibutuhkan untuk pemeliharaan jenis unggas seperti ayam, agar sehat, tahan terhadap penyakit dan dapat meningkatkan produksi yang tinggi. Unsur-unsur mineral adalah: Kalsium, Postosium, Yodium, Kuprum, Magnesium, Ferrum, Zincum, Phosphor, Mangan dan Kobalat. Ayam kampung sebaiknya dilepas, sore hari baru dimasukkan kandang. Bila selamanya dalam kandang akan kekurangan Kalsium, Mangan, Phosphor dan Zincum. Kekurangan mineral menyebabkan pertumbuhan ayam terlambat, mengalami gangguan syaraf, lumpuh, tidak produktif dan akhirnya mati. Di dalam pakan perlu ditambahkan mineral B 12 karena dengan pemberian mineral ini akan memperbaiki kualitas telur, mempercepat pertumbuhan anak ayam, mencegah tulang lunak, lumpuh, gangguan otot syarat dan untuk pertumbuhan bulu serta meniadakan kebiasaan ayam makan telurnya sendiri. E. Bahan-bahan makanan dan penyusunan ransum Ayam kampung secara tradisional diberi pakan seperti beras, nasi, jagung, sayur-sayuran, kecambah, dan daun kangkung. Kecuali itu ayam kampung dapat dibiarkan mencari makan sendiri. Pemberian pakan anak ayam, ayam dewasa yang bertelur, bila diternakkan secara intensif adalah sebagai berikut: Tabel : Pemberian ransum pakan dan air Minum untuk 100 ekor / hari. Umur ayam (minggu) 0–2 3–4 4–6 7–8 9 – 12 13 – 16 17 – 20 20 keatas Pakan/hari (kg) 1 –2 1–3 3–4 4–6 6–8 8–9 9 – 10 10 – 13 Minuman (liter) 2,5 – 5 5–8 8 – 10 10 – 15 15 – 20 20 – 25 25 – 30 30 - 35 Plus/Vitamin chicken vit kurinose “ “ “ “ Amino Egg, Dorradl “ Multi Egg, Babonnal

Pakan ternak ayam yang baik terdiri dari bahan: - Hijauan daun-daunan/rumput/sayuran-sayuran. - Biji-bijian seperti kacang hijau/jagung, padi, beras. - Sisa-sisa produksi pertanian berupa dedak, sisa makanan berupa nasi, ditambah dengan vitamin dan mineral. F. Macam-macam penyakit dan cara pencegahanya Berdasarkan kenyataan, ayam kampung jarang terserang penyakit. Namun demikian penyakitpenyakit yang kadang kala menyerang ayam perlu dihindari dan dicegah. Pencegahan penyakit tersebut perlu diketahui sebab-sebab dan gejala-gejalanya.

dari paruh keluar cairan kental. Tanda-tanda/gejala-gejala penyakit ini ayam kelihatan pucat. Penyakit tetelo Penyakit ini disebabkan virus.Menggunakan vacsin NCD in aktif.Pemberian obat sesuai dengan dosis yang tertera pada bungkus obat. Penyakit bronchitis Tanda-tanda/gejala-gejala yang ditimbulkan akaibat penyakit bronchitis: susah bernafas. ayam yang sakit dipisahkan dari kelompoknya. berat badanya menurun. Penyakit-penyakit yang kadangkala menyerang ayam kampung antara lain adalah: 1.Pemberian obat pullarum. 2. adanya kekuatan fisis dan bibit penyakit. . . Pencegahan: .Kotoran ayam sakit dimusnahkan. jangan sampai ada lalat atau binatang sejenis keluar dari kandang. misalnya Coccidin. jengger dan pial kebiruan dan produksi telur rendah. virus dan parasit. Penyebab dari dalam yaitu antara lain adanya gangguan metabolisme.Pemeliharaan sanitasi secara rutin. pernapasan tercekik. Penyebab dari luar antara lain kurangnya zat makanan dalam tubuh. hidung berlendir dan anak ayam banyak mati. Infeksi disebabkan karena kuman penyakit yang masuk ke tubuh ayam. . Pencegahan: . dan kotorannya berwarna putih. 4. Pencegahan: . Penyakit koolera/berak hijau Penyebab kuman Pateurella multicida. Penyebab infeksi ini berupa bakteri. bulu kusam. Gejala-gejala/tanda-tanda penyakit Tetelo: ayam lesu. Cara pemberian obat adalah melalui mulut. dengan gejala-gejala. nafsu makan turun. Trisulfa dan Sulfakok. leher terputar dan bulu berdiri. Penyakit berak kapur Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Salmonella pullorum. nafsu makan turun.Dipisah dari ayam sehat dan pembersihan kandang setiap hari. penyemprotan kandang dengan Asepto.Penyemprotan kandang.Menekan daya tular penyakit. . minimal seminggu sekali. hormonal dan faktor keturunan. . mati mendadak dan cepat menular. . produksi telor menurun. dan vaksin Losovac untuk ayam dewasa/muda.Vaksinasi dan tatalaksana pemeliharaan secara baik. .Penyebab penyakit dapat dibagi dua yaitu penyebab dari dalam dan penyebab dari luar . . Cara-cara penularan penyakit adalah adanya kontak langsung dengan penderita maupun melalui tempat pakan/minum bekas penderita dan melalui serangga. 3. ayam sulit bernafas. menyerang alat pernafasan. berputar-putar. anak ayam sempoyongan. suntikan dan melalui kulit dengan digosokkan atau ditaburkan pada kulitnya.Program vaksinasi: vaksin hervac untuk anak ayam. susunan dan jaringan syaraf serta alat-alat reproduksi telur.

.. Perlengkapan lainnya ....... 4. makanan/minuman yang telah tercemar penyakit . G..................Rp..... dan sanitasi yang baik .. a.....o --425.................500................. --..000..................................... Biaya operasional..Rp..-... 10............. Pembuatan kandang 20 m2 x Rp 4.............000..Udara...................... 30......e....... a...000..........Rp...000.....Rp......000......... Perlengkapan kandang ....Ayam yang mati dibakar atau ditanam .penyebaran melalui orang atau binatang yang keluar masuk kandang Pencegahan: ......2.......... 10.. b........b........ Biaya pakan tambahan + 150 kg x Rp.Rp...5..- 515......... c............. Total modal usaha (1 + 2) .....000.......................500....... Analisa biaya dan keuntungan usaha suatu contoh analisa biaya dan keuntungan uisaha pemeliharaan ayam kampung dengan kapasitas pemeliharaan 100 ekor induk ayam adalah sebagai berikut: 1. 600.. Rp..-. Beliinduk ayam dan pejantan 110 ekor x Rp 2.Rp....630.3........275....Kandang dan peralatannya dibersihkan dengan Asepto ....... Penjualan ayam berumur 6 bulan = 100 x 4 ekor x Rp................. Obat-obatan dan vitamin ..................000.........a..................... 80....... Biaya investasi.........Pengawasan yang ketat terhadap orang/binatang yang keluar masuk kandang ...000......000.............................Rp.Isolasi ayam yang sakit dan diberi Biocillin Powder dalam air minumnya...................d...............Rp............b..Rp 90..........- 115........... Keuntungan hasil usaha.........000......Rp......... Penjualan telur ayam 20% dari produksi = 200 butir x Rp......-..............Rp......- ..Rp....Tatalaksana pemeliharaan......000..... 200..... 90..........30....000..000... 1. Biaya pekerja (enam bulan) ........ 150............ Pendapatan hasil produksi .000..............................Rp......... 20.............Penularan Penyakit Kolera melalui: ..............000..................

BA. P. Sasroamidjojo. 1963.A. PT. Somad M. Drh. C.. Marah. Eka Offset. Maradjo. Drs. 1984. Semarang. Gita Karya.V. Whendrato I. Fauna Indonesia Ayama Kampung dan Hasilnya. Dr. dan Soeradji Drh. .. Jakarta.T. Beternak Ayam Secara Populer.DAFTAR PUSTAKA Pubis D.. Jakarta... Yasaguna. 1986. Ilmu Makanan Ternak. Pembangunan Jaya. Prof. Peternakan Umum. dan Madyana I.M. Jakarta.

Gambar ayam kampung .

Ayam layer/ayam petelur. C. 7.Lokasi yang dipilih berdekatan dengan jalan/transportasi umum sehingga hubungan komunikasi dengan pemasaran lancar. tengeran dan sarang untuk bertelur. Atap cukup tinggi dengan kemiringan yang sesuai guna memberikan kesejukan pada ayam. 8. 2. Dilihat dari hasil prduksinya ayam negeri dapa dibedakan sebagai berikut: 1. Berdasarkan pengalaman. . Cahaya yang dipancarkan lampu listrik atau lampu minyak tanah. perlu dipertimbangkan lokasi peternakan sehingga memenuhi syarat-syarat seperti berikut: . Alas kandang dari kisi-kisi bambu yang dibelah kecil-kecil agar kotoran ayam jatuh ke alas seng supaya mudah dibuang. papan. luas kandang sebaiknya jangan lebih dari 7 m2 (2 x 3. Sebelum kandang dibuat. alas kandang dibuat dari kisi-kisi bambu dengan jarak ½ s. bahan bangunan dibuat dari bahan yang murah dan mudah diperoleh seperti bambu. Konstruksi kandang yang baik adalah sebagai beirikut: 1. bila peternak menangani ternaknya dengan baik yaitu lingkungannya yangt memenuhi syarat seperti tenang. kandang sebaiknya memperoleh sinar matahari yang cukup. 4. aman.5 m). 5.Lokasi peternakan terletak jauh dari pemukiman penduduk kota agar peternakan terhindar dari keramaian kota. tirai pembatas. pemeliharaan ayam negeriu memerlukan ketelatenan. Sinar matahai tidak langsung cukup menghangatkan ayam serta memberikan kenyamanan. Ayam negeri dan kehidupannya Ayam negeri juga dikenal sebagai ayam ras dan sudah cukup dikenal masyarakat sebagai ternak yang berproduksi tinggi. kandang hendaknya dibangun sejajar dengan terbitnya sinar matahari yaitu dari arah timur ke barat sehingga sinar matahari masuk ke dalam kandang tidak secara langsung.Lokasi peternakan tidak jauh dari sumber air dan bersumber energi (listrik). tempat makanan dan minuman. Dianjurkan pemeliharaan ayam negeri sebaiknya berlokasi agak jauh dari kebisingan kota. lampu listrik atau lampu minyak. . yaitu ayam negeri yang diternakkan untuk memproduksi telur. Dinding kandang sebagain terbuka.BAB II. 6. obatan-obatan dan perlengkapan sanitasi. Peralatan dan perlengkapan yang diperlukan Peralatan kandang yang diperlukan meliputi induk buatan. Ayam broiler/ayam pedaging yaitu ayam negeri yang diternakkan untuk memproduksi daging. hendaknya diusahakan supaya kotoran tidak menggumpal dan berbau. Perlengkapan lain yang diperlukan ialah suntikan. 2. . dan tidak terganggu oleh kegaduhan serta keramaian. karena ayam tersebut peka terhadap lingkungan sekitarnya. CARA BETERNAK AYAM NEGERI A. Produksi ayam negeri dapat mengahsilkan produksi yang tinggi. Perkandangan yang memenuhi syarat Pembuatan kandang ayam negeri disesuaikan dengan tujuan pemeliharaan. diperlukan untuk penghangat anak ayam dan berfungsi sebagai induk buatan. B. Ventilasi baik yang memungkinkan pertukaran udara. yang memerlukan sinar matahari. 3. termometer. Iklim di Indonesia cocok untuk peternakan ayam negeri. dan kawat kasa.d 1 cm.

Temperatur induk buatan pada minggu pertama 300C.d 6 minggu. Vaksin yang diberikan yaitu vaksin ND atau tetelo pada umur 0 hari (masa stater). juga merangsang agar anak ayam suka makan. 3.D. pemberian vitamin dan mineral serta antibiotika Vaksinasi dilakukan bila ternak ayam telah berumur 4 hari. Vaksinasi. . sehingga mempercepat pertumbuhan. Tahap dan phase pemeliharaan Pemeliharaan ayam pedaging ada dua tahap. c) Tahap layer (bertelur) berumur lebih dari 20 minggu. Untuk mempercepat pertumbuhan ayam. Ayam yang bersifat kanibal tersebut perlu dipisahkan karena akan menggangu ketentraman ayam lain. perlu diberikan Osteolin. jangan sampai kotak air kosong. yaitu: a. minggu ketiga 200C. Vaksinasi ini juga dilakukan pada ayam yang sehat. Setelah bulunya tmbuh sempurna. air minumnya dicampur dengan viamin Broiyet atau Nikabio serta Vitachick. Tahap dan phase pemeliharaan Tahap dan phase pemeliharaan ayam petelur dibagi atas tiga tahap: a) Tahap stater berumur 0 hari s. 2. Tahap/periode stater yaitu anak ayam yang berumur dari 0 hari s. untuk ayam yang berumur lebih dari 1 bulan diberikan makanan yang mengandung protein + 22% dari jumlah makanan. Vaksin diberikan dengan cara injeksi atau melalui air minum.d 6 minggu sebanyak 12 ekor/m2 dan kepadatan untuk anak ayam berumur 8 s. Kandang pemeliharaan untuk ayam pedaging dibuat dalam bentuk litter dan diusahakan anak ayam berumur 0 s. Pemberian makanan dan minuman Pemberian makanan ayam negeri diusahakan mencukup. yakni makanan yang mengandung protein + 24%.. Selain itu. Kecuali itu pengafkiran juga dilakukan terhadap ayam yang sakit atau ayam yang tidak baik. Teknik pemeliharaan ayam pedaging (broiler) 1.. Pemberian minuman yang cukup. Pada masa stater membutuhkan induk buatan karena anak ayam petumbuan bulunya belum sempurna.d 4 minggu atau tergantung kecepatan petumbuhan bul. cahaya dapat dukurangi.d 9 minggu sebanyak 10 ekor/m2. minggu keempat 180C. Tahap/periode finisher yaitu anak ayam yang telah berumur lebih dari 6 minggu. Selain pemberian vitamin juga diperlukan pemberian mineral seperti mineral seperti BR. Apabila menggunakan lampu listrik dapat dipakai bohlam/lampu listrik 40 watt atau 60 sesuai dengan temperatur suhu yang dikehendaki. kemudian diturunkan suhunya 50C perminggu. dengan tujuan pencegahan dari penyakit. Indk bauatn berupa lampu listrik atau lampu minyak. Cahaya tersebut berfungsi menerangi dan memberi kehangatn bagi anak ayam. Pemberian makanan dilakukan 2 atau 3 kali sehari. Pemberian cahaya diberikan sampai anak ayam berumur 3 s. Pemberian antibiotika seperti Ocidiostat berguna dalam mencegah penyakit Coccidiosis.d 8 minggu. Pada masa grower (ayam dara) pemberian cahaya dikurangi. E. b) Tahap grower berumur 9 minggu s. Apabila anak ayam tersebut lumpuh. Misalnya minggu kedua 250C. b. dalam pemeliharaan ayam pedaging perlu dilakukan pengafkiran atau pengasingan dipisahkan tempatnya dari ayam yang memiliki sifat kanibal dan suka mematuk-matuk ayam lain. Teknik pemeliharaan ayam petelur (layer) 1.d 20 atau 22 minggu. juga diberikan lagi vaksinasi setelah ayam berumur 4 minggu.

Tahap stater Tahap stater ialah pemeliharaan anak ayam yang berumur 0 hari sampai 8 minggu dimana periode ini perlu penanganan khusus karena dengan berhasilnya pemeliharaan peruiode ini akan menunjang keberhasilan selanjutnya dalam pemeliharaan ayam petelur.5 kg untuk 50 ekor. maka diperlukan lampu penghangat bagi anak ayam sebelum tumbuh bulunya. litter (sekam. Hal-hal yang perlu diperhatikan pada periode ini yaitu dalam hal memilih bibit. pilihlah bibit terbaik. sedangkan untuk ayam yang berumur 5 sampa 8 minggu 10 ekor per m2. Minggu II : 4 – 5 kg untuk 50 ekor.5 kg untuk 50 ekor. dari kotak yang dilengkapi lampu minyak. 20 ekor/m2. Lantai litter tiap lapis 10 cm a.d 6 minggu. Pemberian ransum rata-rata sebanyak sebagai berikut: Minggu I : 2 – 2. Pengaturan makanan dan minuman Pemberian makanan pada periode starter harus teratur dan diberikan ransum stater dengan kandungan protein 20% untuk anak ayam berumur 0 hari s. Minggu V : 12 kg untuk 50 ekor. Kandang anak ayam diusahakan terpisah dari kandang ayam dewasa. Selanjutnya anak ayam ini membutuhkan induk buatan.. Kapasitas/kepadatan kandang untuk ayam yang berumur 0 hari s.d 4 minggu 15 ekor per m2. Minggu VIII : 20 kg untuk 50 ekor. Gambar 1. grower maupun layer. Minggu IV : 10 kg untuk 50 ekor. dan kapur. d. Anak ayam sangat peka terhadap lingkungan sekitar. kerikil kecil. pasir. Kandang sistem litter yaitu kandang yang berlantai litter dimana tiap lapisan 10 cm yang terdiri dari sekam. bila suhu dan cuaca terlalu dingin. bila mengunakan kandang sistem batere. Kandang dibuat sebagian besar tertutup. Kegunaan lampu tresebut untuk memberikan kehangatan pada anak ayam. c. Minggu III : 7 – 7.grajen dsb) kerikil batuan kecil pasir kapur pasir 2. Tetapi apabila menggunakan kandang sistem litter. e. Jadi pada periode stater anak ayam yang berumur 1 hari sampai 2 bulan membutuhkan 89 kg : 50 = . b. sedangkan anak ayam berumur lebih dari 6 minggu diberikan makanan yang mengandung protein 16%. Tenaga kerja yang digunakan untuk memelihara ternak ayam sebaiknya berbeda antara tenaga kerja pada periode stater. Minggu VI : 15 kg untuk 50 ekor. Minggu VII : 17 kg untuk 50 ekor.

kandang sebagian terbuka. Luas kandang dan kepadatannya untuk tipe ringan 7 s.d 7 ekor/m2. Pemberian minuman diberikan tidak terbatas. Pemberian mineral B-12 untuk mencegah kekurangan mineral. . air minum diusahakan dalam bentuk segar atau bersih. kaki bengkok. Tahap grower tidak memerlukan induk buatan. Setelah berumur lebih dari 4 hari diberikan pada tempat makanan ayam biasa. Makanan ayam perlu ditambahkan mineral. Dalam air minum dapat diberikan vitamin seperti Vitachick. Anak ayam perlu pula diberi vaksinasi seperti vaksinasi ND dengan tujuan mencegah serangan penyakit tetelo.5 cm per ekor sedangkan makanan 7. kemudian telurnya kecil-kecil atau tidak dapat bertelur. Bila terlihat gejala ayam stress cepat-cepat diberikan obat anti stress. Oleh karena itu perlu adanya pengontrolan berat badan. 3. Banyak pakan (gr/ekor/hari) 20 – 30 40 50 60 80 100 100 – 120 Diusahakan ternak ayam pada periode ini jangan terlalu gemuk karena akan mengakibatkan terlambatnya berproduksi. Peralatan kandang selain tenggeran. Pada tahap ini ayam diberi obat cacaing tiap 1 bulan sekali pada kandang sistem litter.d 6 kg/ekor.d 9 ekor/m2. Pemberian makanan periode stater diberikan 2 atau 3 kali sehari.75 kg. Biasanya menggunakan kandang sistem litter. misalnya mineral B-12 vitamin Chicken vit dan kurinox. berat.d 22 minggu sekitar 12% dari jumlah makanan. Bila ayam yang dipelihara terlalu gemuk perlu dilakukan pengurangan makanannya. misalnya Coccidiostat.1. Vaksinasi ND dan CRD dimulai pada umur 3 bulan. paruh cacat). dan lama bertelur. Disamping itu perlu dilakukan seleksi ayam yang cacat (kerdil. Tahap Grower (ayam dara) Tahap/periode grower mulai umur 9 minggu sampai dengan 22 minggu.d 2 bulan membutuhkan makanan 5 s. sedangkan tipe sedang 5 s. Tabel 1. Pemberian makanan pada periode ini harus diperthiungkan secara ekonomis untuk dapat mengahsilkan telur yang menguntungkan. Anak ayam yang berumur 1 hari sampai dengan 4 hari pemberian makanannya ditaburkan di atas koran atau baki. juga tempat minum dan tempat makanan 7. sedangkan pada kandang sistem batery 3 bulan sekali. Kebutuhan protein sekitar 16% pada umur 14 s. Minuman cukup tersedia dengan air bersih dan segar.5 cm per ekor. Vaksinasi juga dilakukan terhadap ayam yang sehat seperti pemberian antibiotika. Pemberian vaksinasi dan vitamin Pada tahap grower ayam perlu diberi viamin misalnya vitamin AMINO EGG yang berfungsi antara lain mengatur pertumbuhan alat-alat reproduksi sehingga dapat bertelur besar. Sedangkan untuk anak ayam pedaging dari umur 1 hari s. Pemberian pakan ayam periode grower Umur ayam (bulan) <1 1–2 2 –3 3–4 4–5 5–6 6 dst. dan dibuat terngeran.

Kandang sistem batery Gambar 3. e. bila kekurangan ir minum akan mengakibatkan produksi telur menurun. b. g. Kandang sistem batery ini dapat dibuat dari kawat. Program vaksinasi dilakukan minimal 3 bulan sekali seperti vaksinasi ND. Diperlukan pemberian vitamin yang berfungsi meningkatkan produksi telur dan memelihara alatalat reproduksi. f. Bila bertelur terlalu cepat maka produksi telurnya kecil-kecil dan masa produksinya pendek. . d. Pemberian makanan 2 atau 3 kali sehari dengan kadar protein sekitar 18% dari jumlah makanan. karena akan mengandung bibit penyakit. misalnya Multi Egg. Bila ada yang sakit cepatcepat diobati. Bila terdapat ayam yang telah berumur 7 bulan belm bertelur. Kandang jangan terlalu lembab.Tahap layer (bertelur) Paeriode layer dimulai saat ayam berumur 5 bulan (20 minggu). Udara pun harus segar. kemungkinan mengalami kelainan pada alat reproduksinya. Pemberian air minum harus cukup. Babonnal dan vitamin B-12. Pemberian sinar/cahaya sekitar 16 jam sehari yaitu antara pukul 4 pagi sampai pukul 7 malam. Kandang sistem koloni Pada periode layer ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan: a. Cahaya ini diperlukan untuk memelihara makanan/minuman. Bila menggunakan kandang sistem koloni. Perkandangan untuk periode layer biasanyamemakai kandang sistem batery setiap kotak diisi seekor dengan ukuran setiap kotak 23 x 40 x 40 cm. Gambar 2. c. kayu atau bambu. dan proses pembentukan telur. Penempatan tempat makanan dan minuman sekitar 3 cm lebih tinggi dari badan ayam. maka sebaiknya ayam tersebut diafkirkan. Pengawasan yang teliti dan sanitasi terhadap ayam yang dipelihara. setiap kotak dapat diisi 5 ekor/m 2 dan harus disediakan sarang dan tenggeran (gambar 3).

Keberhasilan kandang. f. c. e. sayap . suara yang terlalu bising. Pemberian Multi Egg secara kontinyu. Penyebab stress misalnya cuaca/iklim seperti hujan lebat. tetapi disebabkan oleh keadaan dimana ayam tidak mempunyai kelenjar keringat. pindah kandang serta pergantian makanan yang kualitasnya rendah. Bila ayam mati segera dipisahkan. jamur atau penyebab lain. Penanganan yang serius terutama mengenai tata laksana pemeliharaan. Babbonal *) Vitamin dicampur dalam minum sesuai dengan dosis. karena itu ayam cepat sekali stress. kurinox Chichen vit. b. Tabel 2. 4.h. kurinox Chichen vit.5 – 5 lt 5 – 8 lt 8 – 10 lt 10 – 15 lt 15 – 20 lt 20 – 25 lt 5 – 30 lt 35 – 40 lt VITAMIN *) Chichen vit. reproduksi telur menurun. Ransum pakan dan air minum ternak ayam untuk 100 ekor UMUR AYAM (MINGGU) 0–2 3–4 5–6 7–8 9 – 12 13 – 16 17 – 20 20 ke atas PERIODE Starter Starter Starter Starter Starter Starter Grower layer PAKAN PER HARI 1 – 2 kg 2 – 3 kg 3 – 4 kg 4 – 6 kg 6 – 8 kg 8 – 9 kg 9 – 10 kg 10 – 23 kg MINUMAN PER HARI 0. kurinox Chichen vit. Pemberian makanan yang cukup kualitas maupun kuantitasnya. h. Pencegahan dan pengobatannya dengan anti stress. demikian juga ayam-ayam yang cacat. Akibat stress kondisi ayam menjadi lemah serta mudah terserang penyakit. Pemberian minuman yang cukup dan bersih. dan vaksinasi Lasovac). nafsu makan berkurang. Cara meningkakan produksi telur adalah: a. Darradae Multi Egg. ventilasi/peredaran udara yang baik dan pemberian cahaya. perubahan udara yang mendadak. kurinox Chichen vit. Pada masa rontok bulu ayam perlu diberikan Amino Egg. kurinox Emino Egg. Macam-macam penyakit dan cara pencegahannya 1. F. Pemberian desinfektan secara Asepto untuk pemberantas hama kandang. Menghindari stress dengan suasana kandang tenang. 2. kurinox Chichen vit. Adapun gejalanya ayam nampak lesu. g. Pemeliharaan yang sempurna pada masa starter dan masa grower (misalnya penggunaan chicken vit. Penggunaan ransum dan air minum untuk pemeliharaan 100 ekor ayam petelur. Penyakit berak darah Penyakit berak darah disebabkan oleh protozoa. Stress Stress bukan disebabkan oleh bakteri. d. Amino Egg.

sulfakok. jengger. pial timbul bintik-bintik merah kemudian bintik-bintik tersebut dapat membesar . sesak nafas. lemah.menggantung. Penyakit cacing pita (Davainea proglotina) Penularan penyakit ini melalui serangga. gerakannya sempoyongan. Pencegahan penyakit ini dengan pemberian obat Coxalin selama 3 hari. Gejala penyakit ini. dan tercatat mempunyai angka kematian yang tinggi. Triple Caps. ayam terlihat pucat. dan berjalan mundur. 3. Pengobatan/pencegahannya: Ayam yang terkena penyakit ini dipisahkan dan diobati dengan Coccidiosis seperti Coxalin. kedinginan. mencret. tumbuh lambat. mengantuk. berputar-putar. 5. Gejala penyakit ini ayam terlihat kurus dan pucat serta sayap terkulai. sayap menggantung. bulu berkerut. sayap menggantung. 4. Gejala penyakit ini. Coccilin. ayam terlihat membungkuk. tercekik. ayam lesu. Lantai kandang selalu kering dan sanitasi yang baik serta penyemprotan kandang dengan Asepto. mencret berwarna putih hijau. serta dilakukan penyemprotan kandang seminggu sekali dengan Asepto. Penyakit berak kapur (Pullorum) Disebabkan oleh Salmonella pullorum. Trisulfa dan pemisahan ayam yang sakit. Pencegahan dengan obat pullorum. Penyakit gumburo Penyakit ini disebabkan oleh virus RNA. kurus. dan kotoran encer berwarna putih. Pencegahannya: b. Ayam terserang penyakit berak darah kotoran mencret dan berdarah. batuk. bulu berdiri. lemah. Penyakit cacar (Fowl pox) Pada muka. kurus. 7. ayam terlihat pucat. cacing tanah. dan mencegah kontak langsung antara ayam yang sakit dengan yang sehat. ngorok. pengobatan yang sakit dan vaksinasi ND dengan vaksin Herac dan Lasovac. dan apabila tidur paruh diletakkan di atas lantai. c. Penyakit cacingan Penyakit ini disebabkan oleh cacing Ascaris dan menular melalui kotoran. produksi telur merosot sampai berhenti sama sekali. Penyakit Tetelo ( New Castle Desease NCD/ND) Penyakit ini disebabkan oleh virus yang menular dengan cepat. 8. Melalui kontak langsung ayam yang sakit. Ciri khasnya sering mematuk duburnya sendiri. dan sanitasi yang baik. dan alat kandang yang kotor. mencret berlendir dengan warna putih. dapat mati mendadak. mudah terkejut. bulu kusam. 6. supaya kotoran tidak dimakan ayam. Pengobatan dengan pemberian vaksin NCD inaktif 2 dosis selang satu minggu. pembersihan kotoran dari kandang setiap hari. Pengobatan dengan obat Coccidin. Pencegahan penyakit ini melalui tata laksana yang baik serta sanitasi kandang. vaksinasi. mengantuk dan bulu kusam. Gejala penyakit ini. pucat. lesu. Pemberian makanan yang mengandung vitamin A dan B complex serta pengobatannya dengan pemberian Anti Worm. Pencegahannya: Sanitasi yang baik. nafsu makan kurang. dan binatang-binatang lain. dan pengobatan dengan pemberian Triple Caps. kadangkala lumpuh. diare. bul kasar. kemudian ayam mengalami diare. Gejalanya seperti lesu. Pencegahan diusahakan kandang tetap bersih dan kering.

. Biaya pakan 2 bulan 2....... Biaya pakan 74 minggu 24.....................Rp......... nefsu makan menurun...3......d... a..................................... serta dipisahkan ayam yang sakit...............000...Rp....Rp..............000.......d. Pendapatan hasil produksi – modal usaha 375. 40................ 250..222.......... 5.... 65.......... Rp.....Rp....Rp.......8 x Rp......Rp.... Harga anak aam starter 500 ekor ...... Total modal usaha (1 + 2) .............................. Perlengkapan kandang ...000...dan berwarna merah..........................................6.. Perlengkapan lain .............................. 6...Rp........... 380. 25..... Contoh analisa biaya dan keuntungan dari pemeliharaan ayam pedaging satu unit 500 ekor: 1.000...- Adapun contoh analisa biay dan keuntungan pemeliharaan ayam petelur (layer) satu unit 500 ekor: 1......e............. biaya operasional.....d...................Rp..- 1.... Pendapatan hasil produksi ................b... Total modal usaha (1 + 2) ...7.......000... kemudian berwarna gelap.... Biaya pekerja 19 bulan ...... Harga anak aam starter 500 ekor ......... Perlengkapan lain ............. Biaya pekerja (dua bulan) ........... 200...... Obat-obatan dan vitamin ....1... 75.....000...c......Rp................................. dan peralatan kandang.................000......000 : 15/kg @ Rp 1...Rp.... 250.................... kepadatan kandang perlu diperhatikan...........Rp...600........ 4................ 75.......... Rp. mengeluakan cairan dari mata dan hidung...........e.......... Analisa biaya dan keuntungan usaha Untuk mengetahui rancangan biaya usaha peternakan ini dikemukakan suatu contoh analisa biaya dan keuntungan yang akan diperoleh........e..................125.. 825..... Bangunan-bangunan lain.............Rp.000............845 kg ..Rp............. 100.....- 750...4.........Rp.............000...............................000...347......... Penularan penyakit dapat melalui kontak langsung yang disebabkan ole lalat.......... 500........b.......000......000.....800.................a...525.. 1.......000..........Rp........................ 8............. 10................Rp.000..............................2..................................Penjualan telur 450 ekor x 360 x 1 butir = 162............. biaya operasional...... Rp....................Rp.......000.....000............... 35................................Rp.... Bangunan lain.Rp.c. ayam terlihat kurus..........000.............. minuman.................................- ............b. Pembuatan kandang 100 m2.......a.....................840. melalui makanan.....000...000.........000.......000............ Biaya investasi........ Obat-obatan dan vitamin ..700... Pendapatan hasil produksi .......... 75..... Pembuatan kandang.......... Keuntungan usaha ................... Penjualan ayam 468 ekor x 1....... Selanjutnya pemberian vitamin dalam ransum serta diadakan vaksinasi.. Pencegahannya dengan ventilasi kandang harus baik.. Biaya investasi..... 50..Rp.......... Perlengkapan kandang 15% .. G.. 550.Rp............750 kg ..............................000. sanitasi yang baik.. serangga.....9.....Rp..............................000.. a...840................980...000............b...

...... Pendapatan hasil produksi – modal usaha (4 – 3) 4.... Keuntungan hasil usaha .....275................................000..- --.......o --- ....Rp......5............................

Yogyakarta. Ms. Ir. Drh.M. 1984. MA. Dr. Jull.. Jakarta. .. M. Teknik Beternak Ayam Ras di Indonesia. Pemeliharaan Ayam Ras. Pengelolaan Penetasan. AP. Pramu S. Paultry Husbandry. London.. Eka Offset. Yogyakarta. Semarang. Yayasan Kanisius.. MSc. dan Madyana I. 1981. Toronto. Margie Group. Siregar. BA. Third Edition. Whendrato I. 1980. Ine New York. Yayasan Kanisius. BSc. Beternak Ayam Secara Populer. MC Graw Hill Book Company. Rasyaf. 1986.DAFTAR PUSTAKA Aksi Agraris Kanisius.

Warna telurnya putih dengan ukuran kecil. berjalan tegak dan bila terlihat dari samping seperti botol. 7. Produksi telurnya tinggi bila dibandingkan dengan bebek-bebek lain. Berbadan besar dengan kaki pendek sehingga perutnya tersentuh tanah. Ciri-cirinya: bulu berwarna kuning tua atau warna khaki. Bebek Khaki Champbell Bebek ini berasal dari Inggris. Bebek ini dapat mengerami dan menetaskan telurnya. antara 180 sampai 225 butir per tahun. karenanya disebut Khaki Campbell. manfaat telur dan daging. Bebek Peking Bebek ini berasal dari Tiongkok. Bulunya berwarna putih. bulu. Paruh berwarna . Produksi telurnya cukup tinggi. Ciri-cirinya antaraa lain: bulu berwarna coklat atau coklat muda. bulunya berwarna kuning keabu-abuan dan bergaris-garis lurik hitam. 5. terbagi atas dua jenis: bebek Jambul dan bebek Bali. leher panjang dan bulat. Bulu berwarna putih dan kuning. Tanda dan ciri bebek Jambul: bulu kepala menyerupai jambul. ada pula yang berwarna hitam. kepala kecil. merupakan hasil kawin silang antara bebek Indonesia dengan bebek Rolaan dari Perancis dan bebek Liar Eropa yang dilakukan oleh Ny. lehernya pendek. 8. (warna jerami). Produksi telurnya cukup 140 sampai 200 butir pertahun. Asal-usul bebek dan jenis-jenisnya Bebek (Anas Boscha) sudah banyak yang dikenal masyarakat. 2. Bulunya dapat dicabut setiap 35 hari. Bentuk badannya lebih kecil bila dibandingkan dengan bebek Tegal. 6. Produksi telurnya 180 s. bagian belakang sempit dengan ekor pendek hampir mendatar. CARA PEMELIHARAAN TERNAK BEBEK A. Bebek Brati atau Togri Bebek ini hasil kawin silang antara bebek dengan entog. badannya agak mendatar. Bulunya berwarna coklat tua kemerah-merahan. 4. Bebek tersebut bertelur dua kali sehari. 3. Badannya berbentuk entog tetapi kepalanya seperti bebek. bergaris-garis lurik. badannya besar dan persegi. Jenis-jenis bebek yang terdapat di Indonesia antara lain: 1. Produksi telrunya 250 s. Bebek Manila atau Entog Bebek ini berasal dari Brazilia.d 225 butir per tahun. Jawa Timur. dikenal dengan bebek Indian Rinner. mata merah. telur. Bebek Mojopura Bebek ini berasal dari daerah Mojopura. dan kotorannya sebagai pupuk. Bebek ini digunakan untuk upacara adat dalam agama Hindu. berbadan egak.d 300 butir per tahun. Bebek Tegal Bebek ini berasal dari India yang banyak terdapat di Jawa. Campbell. tubuhnya langsing. Bebek Alabio Bebek ini berasal dari Amuntai. Berat badan pejantan 4½ kg. dan bagian belakang lehernya tampak bulu yang melengkung ke atas. lebih kurang 100 helai untuk dimanfaatkan. mempunyai kaki kkuat dan dapat terbang jauh. Produksi telur banyak. Dari ternak bebek dapat diambil hasilnya berupa daging. Kalimantan Selatan. Bebek Bali Bebek ini berasal dari Bali. yang merupakan tipe dwiguna. Tanda-tandanya: paruh dan kaki warna kuning.BAB III.

maka telur tersebut akan menetas. .Perbandingan telur jantan dan betina 1:10. Oleh karena pada hari keempat sampai hari ke 14 perlu dibasahi dengan kain yang telah direndam pada air hangat kuku kemudian diperas. setelah itu diatur suhunya agar konstan. Setelah dierami selama 28 hari.Bila dalam telur terdapat benang merah melingkar. berarti telur berisi bibit. .00. . . B. Dan apabila telah mencapai suhu 380C.00. pukul 12. . dan banyak terdapat titik hitam maka telur itu mati.Telur tidak bercak-bercak coklat. yang dilakukan hingga hari ke 25. bercak-bercak hitam. 4) Pemutaran telur dilakukan pada hari ketigasampai dengan tiga hari menjelang menetas. Telur yang terlihat titik merah dengan serabut akar. dan pukul 17. .oranye atau kuning tua. .Telur belum lebih seminggu dari simpanan. 3) Sebelum telur dimasukkan ke dalam mesin tetas. entog juga dapat mengerami telur bebek. Sebelum telru ditetaskan hendaknya dipilih telur-telur yang baik sehingga diperoleh hasil tetasan yang tingga dengan ciri-ciri sebagai berikut: .Telur harus dari bebek yang berproduksi tinggi di atas 200 butir per tahun. telur tersebut ditetaskan. .Bentuk telur yang baik bulat. Penetasan telur Untuk memperoleh bibit bebek dalam jumlah besar perlu dilakukan penetasan telur dengan mesin penetas. Bila telur terlihat jernih dan terang.Telur terlihat terang benderang berarti telur kosong. . Dari pemeriksaan tersebut dapat diketahui halhal sebagai berikut: .Terlihat ada titik-titik merah dengan serabut akar. Selain induk ayam. 7) Telur bebek membutuhkan kelembababn lebih besar daripada telur ayam atau telur puyuh. . terus dieramkan. atau benang merah yang melingkar. kulitnya normal dan agak tipis. apabila kurang segera diisi kembali dan jangan dibiarkan kosong. perlu segera disingkirkan. tidak ada bibit. disemprot dengan desimfektan. 6) Pada hari ke 5 diseleksi.Telur harus berwarna biru laut. Setelah dilap dengan kain tersebut baru dilakukan pendinginan. selama tiga jam baru dapat dimasukkan telur yang akan ditetaskan. 2) Bak diisi air sekurang-kurangnya 1/3 bagian. Waktu pemutaran telur dilakukan 3 kali sehari yaitu pukul 06.00.Telur dari bebek yang berumur setahun. 5) Pendingin dan kelembaban udara perlu diatur sedemikian rupa paling tidak satu kali dalam sehari. setelah induk ayam mengerami selama 5 sampai 7 hari perlu diperiksa keadaannya dengan menggunakan senter.Lubang hawa telur tepat di tengah pada bagian ujung yang tumpul. hal-hal yang perlu diperhatikan adalah: 1) Telur diletakkan pada tempat yang tidak dipengaruhi suhu atau angin dari luar. Apabila telur terlihat ada titik merah dengan cabang-cabang bergerak. Jika telur bebek dierami oleh induk ayam. Bila dalam penetasan telur mempergunakan mesin penetas. Sedangkan telur yang lainnya disingkirkan.

Tanda-tanda perbedaan anak bebek jantan dengan anak bebek betina: (1) Suara anak bebek betina lebih nyaring daripada anak bebek jantan. dan berat. paruh bersilang. Induk bebek yang tidak berproduksi. Vaksinasi dilakukan terhadap anak bebek yang sehat. Setelah berumur dua hari baru anak bebek dapat diberi makanan berupa nasi yang dibasahi dengan air dan ditaburkan di sekelilingnya. hari kesembilan s. dan selanjutnya setiap enam bulan sekali. Peremajaan ini dapat dilakukan dengan cara menetaskan telur sendiri atau dengan bebek dara yang berumur 8 sampai 12 bulan. dan pada hari keenam diseleksi. Anak bebek memerlukan program vaksinasi.pada hari ke 25 bak air harus penuh dan ruang tertutup rapat. dan pemberian makanan yang seimbang. Untuk ventilasi. hari kelima ½ bagian. hari ketujuh ventilasi dibukan ¾ bagian. Sebelum menetaskan telur perlu dipilih yang sama bentuk. (2) Warna bulu anak bebek betina lebih terang dibandingkan anak bebek jantan. Anak bebek yang baru menetas. Selanjutnya dapat dicampur dengan dedak atau bekatul. pada hari keempat dibuka ¼ bagian. telur yang busujk dikeluarkan kemudian dilakukan pembasahan.d 3 tahun harus diganti dengan induk yang baik dengan umur kurang dari 1 tahun. selama 24 jam tidak boleh diberi makanan. warna. maa satu. karena belum mampu mencerna. Bebek yang sakit dipisahkan. maka sebelum dilakukan vaksinasi anak bebek tidak boleh diberi minum selama lebih-kurang 6 jam. Bila vaksinasi melalui air minum. Dalam rangka meningkatkan produksi telur perlu dilakukan peremajaan bebek petelur. sedangkan anak bebek betina tidak. Beberapa hari kemudian pakannya dapat dicampur dengan konsentrat yang ditaburkan di atas lantai atau di tempat pakan. c. Sedangkan induk yang telah berumur 2½ tahun s. . empat bulan. Pengafkiran perlu dilakukan untuk mencapai produksi telur yang tingi dengan cara: a. serta keadaannya lemah. Pemeliharaan anak bebek Agar didapatkan hasil yang maksimal maka diperlukan beberapa syarat: bibit yang baik. Setelah berumur lebih dari 10 hari baru dapat diberi jenis pakan tepung-tepungan. Supaya anak bebek terpelihara kesehatannya perlu diberikan vaksinasi yaitu pada umur sau minggu. C.d 25 diadakan seleksi kedua. d. 8) Tiga hario sebelum menetas bak air harus dalam keadaan penuh kemudian ruang pintu penetas harus ditutup rapat samapi telur tersebut menetas. hari kedelapan dibuka semuanya. dan pejantan yang tidak diperlukan harus diafkir. akibatnya bisa mati. terlalu kecil. Kemudian pakannya berupa tepung yang dicampur dengan air hingga menjadi bubur kental. hari ke tujuh telur diseleksi. dan pada hari ke 15 s.d 25 pembasahan dilakukan dua kali sehari pada pagi dan sore.d 14 ventilasi dibuka semuanya dengan pendinginan 15 menit. sedangkan anak bebek jantan berwarna hitam dan kelihatan cembung. seleksi kelamin. Anak bebek yang baru berumur 15 dapat diberi pakan yang terdiri dari campuran dedak atau bekatul dan dapat ditambah dengan rajangan sayur-sayuran atau daun-daunan. b.vaksinasi yang sering dilakukan adalah vaksinasi penyakit ND. (4) Bebek jantan penisnya menonjol. Pada waktu menetas pengafkiran dilakukan terhadap anak bebek yang tidak normal. dan tata laksana pemeliharaannya. (3) Paruh dan kaki anak bebek betina berwarna hijau tanduk (kembang telansah –Jawa Barat). makanan yang cukup. satu bulan.Pada hari ke 14 s.

Sebaiknya lokasi kandang dekat dengan air. c. Kandang yang baik membujur dari selata ke utara dengan atap miring. Kandang anak bebek Kandang anak bebek dibua dari kotak kayu. dan mudah patah. riang. disediakan alas dengan dilapisi korang. e. Cepat dewasa kelamin atau cepat bertelur. d. Untuk memberi makan. Kandang bebek dara Bebek dara berumur 1 s.Tanda-tanda bebek yang berproduksi tinggi: a. Mempunyai bentuk kepala halus. Untuk 100 ekor bebek memerlukan tempat seluas kira-kira 15 m 2 dan pada sebelah sisi diberikan pintu untuk memudahkan ternak tersebut. Sebaiknya dilengkapi dengan kolam karena bebek merupakan hewan yang lebih senang hidup di air/berenang . sayap menggantung. Dalam halaman diberikan tempat minum. Kandang dibua bentuk panggung. atau daerah perairan lainnya. Bagian sebelah timur lebih tingi daripada bagian barat. alas koran tersebut dipindahkan. D. Sedangkan kota yang berukuran 1 m2 dapat menampung + 50 ekor. Perkandangan bebek yang memenuhi syarat Bebek memerlukan temapt berlindung dan beristirahat terutama pada malam hari. Kandang dibuat dari bambu atau kawat. 2. cekung. b. aktif mencari makan. pipih. Arah kandang dibuat menghadap ke timur. misalnya dengan persawahan. Adapun ukuran kandang anak bebek yang berumur 0 sampai 3 minggu. dapat menampung 250 ekor anak bebek. Masa bertelur lama. mata suram. Bebek bertingkah laku lincah. Bulunya kering. Kandang anak bebek diberi penerang pada malam hari dengan lampu listrik atau lampu minyak. . lebar. Sedangkan bebek yang tidak produktif ialah mempunyai kepala kasar. lusuh. Gambar 1 Kandang anak bebek. tinggi dari tanah satu meter. dan berbulu bersih.d 5 bulan di pindahkan ke kandang Ren yaitu kandang yang dilengkapi dengan halaman. sempit. dan mata cerah. lebar 1 m dan panjang 3 m. Alas kandang diberi sekam padi setebal lebih kurang 10 cm dan disebelah atas ditambah jerami setebal 10 cm. Kandang bebek yang baik dibuat tiga bagian: 1. alas kandang dari kawat kasa atauanyaman bambu yang mempunyai lubang besar sehingga mempermudah keluarnya kotoran ke bawah. setelah makan. pemberian pakan pada bebek tiap hari 75 gram berupa tepung dan 30 gram makanan berbutir. tempat pakan tidak ada.induk penerang diberikan selama satu minggu dan minggu berikutnya tidak diperlukan lagi pemanasan.

Malam hari biasanya bebek tersebut bertelur. sagu nipah. jagung atau gabah. Sinar matahari berguna menjaga kesehatan bebek.d 60 cm.00 pagi. Pada cara ini bebek dipelihara bukan dalam jumlah banyak dan tidak diperhatikan perbandingan antara jantan dan betina demikian juga kegiatan bebek kecuali ketika bebek bertelur. Kandang ren untuk bebek petelur E. Juga diberikan jerami agar telur tidak pecah . Kandang berbentuk Ren dengan tinggi pagar 1 s. di selokan irigasi dan daerah rawa-rawa. Pemeliharaan sistem sederhana dan sistem intensif 1. 2. Untuk bebek dara dan petelur kandang tersebut dapat dipindah-pindahkan. Peternak pada siang hari membawakan tambahan makanan seperti singkong yang dipotong halus. seperti pakan. supaya tidak bertelur waktu di gembala. bibit dan tata laksana pemeliharaan yang baik. Kandang bebek petelur diusahakan tenang. Jantan 6 s.5 m2. Jadi untuk 50 ekor = 50 x ¼ m2 = 12. Seekor pejantan dapat mengawini 50 s. agar bebek tidak keluar dari halaman . Lantai kandang diplester atau dari tanah yang telah dipadatkan dan dilapisi dengan jerami kering atau rumput kering. Gambar 2.d 200 ekor. kandang dibuat berbentuk kotak. Cara pemeliharaan ini biasanya digembala pada pagi hari untuk mendapatkan makanan seperti rontokan padi. Cara Pemeliharaan sederhana bebek digembalakan di daerah persawahan yang baru panen. Kandang pemeliharaan sistem ini jarang dibuatkan atap. Gembala menggiring sekitar 70 ekor bebek. ukuran kolam panjang 4 m dan lebar 2 m. dengan kedalaman kolam 40 s. Menjelang pukul 4 atau 5 sore bebek dimasukkan kedalam kandang. . dibuat dari plesteran dengan tonjolan kurang lebih 25 cm yang dalamnya 20 s. jauh dari keramaian dan tersedia kolam untuk tempat mandi. jatah pemberianya kurang bagi bebek yaitu sekitar 50 gram/hari. Pada pemeliharaan ini dibutuhkan penanganan khusus. Pemeliharaan sistem sederhana Untuk anak bebek. Halaman kandang bebek untuk bermalam dan bertelur berukuran ¼ m2 per ekor. juga digunakan untuk melakukan perkawinan. Kandang dilengkapi sarang bertelur.d 1 ½ m.d 25 cm dari permukaan lantai. Lantai kandang dialasi jerami. Sebagai patokan untuk areal tanah seluas 100 m2 dapat menampung 150 s.d 70 ekor bebek betina dan mulai bertelur ketika berumur enam bulan dan dapat dipelihara sampai dengan umur 3 tahun. Karena itu bebek tersebut digembalakan oleh peternak untuk kebutuhan makanannya. Bebek dikeluarkan dari kandang sebaiknya setelah pikul 08. Kandang bebek petelur. minum dan bermain.3. Jumlah yang digembalakan lebih kurang 100 ekor. Kadang-kadang diberikan dedak yang dicampur dengan air sehingga berbentuk bubur. Pemeliharaan sistem intensif Tujuan utama dari pemeliharaan secara intensif agar didapatkan keuntungan yang optimal. sagu aren.d 8 ekor yang berfungsi untuk mengawini.

tepung ikan.Dalam pemeliharaan sistem ini dibagi 3 phase: a. Bila kesukaran dalam ransum dapat dipenuhi dengan membeli di toko makanan ternak berupa konsentrat 144. semanggi. Phase Grower/pertumbuhan dimulai umur 2 s.d 2 bulan. c. Kemudian setelah anak bebek berumur 1½ bulantida kali sehari dan disediakan tempat minum. . kangkung. Kelebihan dari pemeliharaan sistem intensif antara lain peternak dapat mengamati secara langsung .d 1½ bulan adalah jagung. dedak masing-masing 4 kg dan tepung ikan. sedangkan luas halaman 25 m2 dan disediakan tempat berteduh.00 diberikan sayur-sayuran seperti kangkung. tepung hewan masing-masing 2 kg. Phase Starter berumur 1 hari s. Letak kolam jauh dario kandang. Sedangkan pada pagi hari pukul 10.pemberian pakan anak bebek lima kali sehari. kerak nasi. Dalam satu kelompok 50 ekor bebek betina dengan satu pejantan. Setelah anak bebek menetas. air yang digunakan dicampur dengan eggs stimulan atau dodecal. Pada hari kedua mihun dicampur dengan makanan di atas yang sudah dihaluskan. atau bayam yang dipotong kecil-kecil. Bahan makanan untuk anak bebek umur 1 hari s. Pada pemeliharaan periode ini disediakan kolam untuk berenang. kobis. jagung. Dapat juga diberikan makanan berupa sisa-sisa dapur.d 6 bulan (siap bertelur). dan diusahakan jangan mudah terkeju karena kalau bebek terkejut tidak mau bertelur. ditumbuk hingga menjadi tepung halus. Pada umur 5 dan 6 bulan mulai bertelur. Untuk meningkatkan produksi telur ditambahkan premix albae. produksi telur dan kesehatan bebek terjamin. Agar bebek tidak keluar dibuakan pagar dari bambu setinggi 60 cm. Hari ketiga baru diberi nasi yang telah dilumat dan dicampur dengan tepung diatas dan diambah air. misalnya tiap 25 ekor bebek membutuhkan kolam seluas 1 m 2. Jadi bila dipelihara 100 ekor bebek membutuhkan kolam 4 m2 dengan kedalaman 40 cm. Phase starter Anak bebek yang berumur 1 hari s. Anak bebek ditempatkan dalam kandang dilengkapi dengan induk buatan dan bentuk kandang seperti kotak. umur satu hari dapat diberi pakan berupa mihun yang dicampur dengan air hangat diaduk sampai menjadi bubur dan diletakan dalam tempa pakan. Sore hari diberikan gabah.00 diberikan pakan berupa sayur-sayuran seperti kecambah. kedelai. Bebek penghasil telur yang tidak ditetaskan. Phase Layer Phase layer bebek berumur 6 bulan sampai diafkir. Pemberian pakan pada phase layer berupa bubur kental dan diberikan dalam jumlah banyak. Setelah bebek bertelur selama 6 bulan akan mengalami masa luruh sebaiknya bebek diberi pakan yang cukup sehingga masa luruh cepat berakhir dan bertelur kembali. bungkil kelapa. Phase Grower Bebek berumur 2 s.d 6 bulan (siap bertelur) bulu bebek mulai lengkap. Pemberian pakan untuk perioode ini hampir sama dengan pemberian pakan periode Starter. daun pepaya. Pada sore hari bebek diberi makanan jagung/gabah sebanyak 50 gram/ekor. Pada waktu memberikan pakan. Konsentrat 144 dicampur dengan 2 kg jagung dan 2 kg jagung bekatul. jagung. hanya saja pada waktu pagi hari pukul 10. yang direndam dalam air panas yang dapat mempengaruhi produksi telur. Setiap ekor dibutuhkan 1 ¼ ons/hari . Ukuran kolam tergantung jumlah bebek yang dipelihara. dedak halus masing-masing 2 kg dan 1 kg kacang hijau. Pemeliharaan sistem intensif dikelompokkan menjadi dua yaitu: a. Ransum makanannya dapat dibua sebagai berikut: Bungkil kelapa. b.d 2 bulan mempunyai pertumbuhan pesat karena itu ia membutuhkan pakan dengan kadar protein 22% dari jumlah pakan. genjer. dan tepung tulang 1 kg serta kapur ¾ kg. Phase Layer dimulai umur 6 bulan (bertelur) sampai umur 3 tahun diafkir.

Pakan bebek buatan pabrik Ransum yang dibuat pabrik biasanya telah memenuhi kebutuhan ternak dan mudah disediakan. Bebek yang digembalakan memperoleh zat putih telur dari cacing. satu kelompok disediakan 10 ekor bebek betina dengan satu pejantan. Untuk mencapai produksi yang optimal pemberian pakan bebek harus sesuai dengan kebutuhannya yaitu cukup kandungan protein. kubis.Sayur-sayuran diberikan dua kali sehari pagi dan sianghari. kacang hijau. terdapat pada katul. remis dengan komposisi protein lebih kurang 40 s. Kelompok ini dalam makananya ditambahkan premit B untuk mempertinggi produksi telur dan menaikkan daya tetas. ikan. kangkung. taoge. untuk pertumbuhan dan pembentukan telur. 3. . 2. ditambah ikan dan tepung darah.d enam minggu Protein 20 s. Pemberian pakan bebek pada sistem sederhana Biasanya peternak memberikan pakan tanpa memperhitungkan berapa kebutuhan pakan yang seharusnya diberikan. Vitamin tersebut didapat dari sayur-sayuran. Cara pemberian pakan bebek pada sistem intensif dibagi dalam beberapa tahap: a. beras merah. Akibatnya produksi telur rendah. kacang hijau. tepung ikan. Pakan terdiri dari gaplek ubi. bayam dan sebagainya.beras. Makanan butiran yaitu jagung.protein ini diperoleh dari ikan. jagung. . bungkil kelapa dan dedak halus. bekicot. Anak bebek berumur dua minggu diberi makanan yang terdiri dari campuran dedak dengan nasi berupa bubur. dan ketela pohon . Sayuran yang disenangi seperti kangkung. beras merah.Greet untuk pembentukan tulang dan pembentukan kulit telur. . anak katak serta keong yang kecil-kecil. Bubur ini diberikan sampai anak bebek dapat mencari makan sendiri. Makanan hijauan yaitu kubis. sayur-sayuran dan air. Pemberian pakan anak bebek berumur satu hari s. Makanan berupa tepung terdiri dari kacang kedelai. kecambah.b. berguna untuk pembentukan telur. vitamin. Tahap pakan anak bebek umur dua hari s. Bebek penghasil telur tetas.d tujuh minggu diberi menir ditambah dengan ikan teri.d 21 % .Protein berguna mengganti sel-sel tubuh yang sudah rusak. Kegunaan unsur-unsur tersebut adalah: . padi/gabah sehingga kekurangan zat putih telur.Zat tepung berguna untuk pembentukan telur. kubis.d 50% kandungan protein itu diperoleh dari kedelai. b. . daun pepaya dan kecambah yang diberikan setelah dicincang. kacang hijau ditambah vitamin B complex. Setelah berumur lebih satu minggu menir diganti dengan beras biasa dicampur sedikit daun cabe. zat tepung greet. gaplek singkong yang di potong kecil-kecil atau sagu nipah. dan selada air. kerang dan tepung darah. jagung kering. keong. sagu aren.Vitamin untuk meningkatkan produksi dan daya tahan tubuh bebek. diperoleh dari cangkang bekicot.Pemberian air yang cukup. atau jahe yang berguna untuk menghangatkan tubuh anak bebek. F. Penyusunan ransum dan pemberian pakan 1. vitamin D yang didapatkan dari sinar matahari. . cacing kecil. bayam. Macam-macam bahan makanan tersebut dapat di golongkan menjadi 3 macam yaitu: a. c.

empat kali sehari.d 17 %. Bebek berumur 3 s. Anak bebek yang berumur 3 bulan diberi pakan sebanyak 75 gram pakan tepung dan 30 gram pakan berbutir. b. Yang perlu diberikan pakan sebanyak 60 gram/hari. Pemberian pakan bebek umur tiga bulan sama dengan bebek dewasa karena pertumbuhanya tidak secepat pada periode starter. dengan maksud agar bebek tidak terlalu muda bertelur. Tahap pakan anak bebek umur 1 ½ s. c.d 6 bulan Kandungan protein 16 s. dan lima gram pakan perbutir.d 3 bulan Pemberian pakan anak bebek yang berumur 1 ½ bulan tiap hari adalah 60 gram pakan tepung. Bahan pakan yang diperlukan pada ransum anak bebek adalah sebagai berikut: Nama bahan Tepung ikan Kacang kedelai Jagung kering Kacang hijau Beras merah Bungkil kelapa Bekatul Jumlah Banyaknya 7 kg 23 kg 23 kg 14 kg 25 kg 6 kg 4 kg 100 kg Pedoman pemberian pakan untuk setiap anak bebek/hari adalah sebagai berikut: Umur Banyaknya Pakan/hari 9 gram 17 gram 26 gram Keterangan 2 – 7 hari 7 – 14 hari 14 – 21 hari pakan tersebut terus ditambah hingga mencapai umur 6 minggu.d 6 bulan lebih membutuhkan protein yang berasal dari . Tahap pakan bebek dara umur 3 s. selain itu perlu diberikan hijauan dalam jumlah yang cukup.- Menggunakan bahan makanan yang baik Meningkatkan pengembangan tulang dan otot yang kuat.

Pakan tersebut harus mengandung zat putih telur. Peningkatan produksi telur Usaha untuk meningkatkan produksi telur diperlukan bibit induk yang unggul dan baik. d. Pemberian pakan butiran seperti jagung atau beras sebanyak lebih kurang 80 gram/hari/ekor dan perlu tambahan hijauan secukupnya.d 2 tahun. diperlukan bebek yang tahan terhadap macam-macam penyakit. Selain itu perlu diberi hijauan secukupnya dengan tambahan kapur dan phospor secukupnya. diberikan tiga kali sehari. daun lamtoro. Makanan bebek petelur diberikan perhari per ekor adalah sebagai berikut: Jenis makanan Pakan bentuk tepung Pakan berbutir Pakan hijauan Pagi hari 75 gr + hijauan + 1.d akhir Bebek pedaging umur 5 minggu s. Tabel : Ransum bebek lengkap Bebek Anak bebek berumur 0 – 4 minggu Bebek dara umur 4 – 20 minggu Bebek petelur umur 21 minggu s. kubis.d 18%. kangkung. Pemberian pakan pada umur tiga bulan: 75 gram berbentuk tepung dan 30 gram berbentuk butiran. produksi telurnya cukup baik.d 12 bulan Pada periode ini dibutuhkan pakan yang berkadar protein 17 s. Kebutuhan konsentrat bebek petelur Dengan kebutuhan maka wujud pakan menjadi lengkap dan komplit. Unsur pakan ini diperlukan untuk peningkatan produksi telur.d 30% dari ransum pakan yang diberikan. Bebek yang berumur 7 bulan s. Kebutuhan zat putih telur diperlukan 21 s. G. Lebih dari dua tahun . Greet harus disediakan dalam jumlah cukup.5% kapur - Siang hari Taoge.d dijual Protein (%) 20 – 21 16 – 17 17 – 18 16 – 17 Lemak (%) 3–6 3–6 3–6 3–6 Serat kasar (%) 4–5 4–5 4–5 4–5 Kalori (Kkal) 2700 – 2300 2600 – 2900 2700 – 2900 2700 *) Catatan : 40 % konsentrat dan 60 % jagung.tepung ikan dan tepung udang. Tahap pakan bebek petelur umur 6 s. gizi yang sangat dibutuhkan untuk menghasilkan telur yang banyak dan baik mutunya. Produksi telur dapat dicapai dalam jumlah yang banyak. Rata-rata pemberian pakan bebek dewasa 100 gram/ ekor/hari dengan tambahan kapur lebih kurang 1%. Konsentrat 40% ditambah 60% jagung mengnadung vitamin-vitamin. Dan bayam Sore hari 80 gr - 4.

..... Pencegahan melalui pemberian pakan yang baik........... bulunya rontok........ Keracunan dengan makanan yang busuk dan kotor Tanda-tandanya....... Bulbul Penyakit ini biasa menyerang bebek yang digembalakan pada selokan kotor..... dan kaki sehingga lehernya terkulai........ Penyakit-penyakit yang sering menyerang bebek antara lain adalah: 1. Pengobatannya: bisul disilet..... Anak bebek yang terserang bibit penyakit Snel marmose pertumbuhannya lambat dan umumnya mati sebelum dewasa. menyendiri .. bekas luka diberi yodium tincture yang dapat dibeli di apotik..produksi telurnya menurun... mencret berwarna putih kehijau-hijauan... Tandanya bisul pada telapak kaki. Pencegahan dan pengobatan dilakukan dengan pemberian vitamin B kompleks pada air minumnya. sayap.. Penyakit ini belum ada obatnya yang khusus.. Pada bebek jantan menyerang alat kelamin.. 4... H... 10.......000.. Penyakit ini menyerang kantong telur bebek. Apabila tidak cepat diobati dalam waktu 3 atau 5 hari bebek dapat mati Bebek yang diserang mula-mula tidak menampakkan gejala apa-apa. Penyakit kolera Disebabkan oleh Bacillusovi septicus. dan jalanya pincang. Pencegahan dan pengobatan dapat dilakukan dengan suntikan serum.. badanya kurus. dengan tanda lututnya membengkak. Oleh karenanya bebek perlu diremajakan .demam. I.. Tanda-tanda penyakit ini produksi telurnya menurun. 87..Rp. tetapi lama kelamaan bebek kelihatan lesu.- .. Penyakit lumpuh Diakibatkan oleh kekurangan vitamin B didalam ransumnya. dan kebersihan kandang.. kelihatan lesu...... minum banyak. 2.. Analisa biaya dan keuntungan usaha Suatu contoh analisa biaya dan keuntungan usaha pemeliharaan bebek dengan kapasitas pemeliharaan 100 ekor induk adalah sebagai berikut: 1... tidak dapat berdiri. Penyakit cacing Diakibatkan karena bebek makan makanan dari selokan yang kotor........ Dan juga diberikan Dodecal... Biaya investasi. leher. Penyakit cacing ini dicegah dengan cara memberikan air minum yang dicampur dengan Dodecal dan diberikan dua kali sehari dan kapsul Tetrakhlor.. 3. dan yang menderita sakit dipisahkan dari kelompoknya.nafsu makan menurun. Sebaiknya dilakukan pencegahan dengan cara memisahkan bebek sakit dari kelompoknya..... Snel marmose Penyakit ini akibat dari baksil/bakteri pada telur yang dio teteskan. kotoranya berwarna kemerah-merahan dan mencret terus menerus.. Bebek yang diserang penyakit ini mengakibatkan sakit ngorok..... Pencegahan dan pengobatan penyakit .. Pengobatan dilakukan dengan diberikan Laxantia (obat cuci perut) atau diminumkan minyak kelapa satu sendok makan... 5.

........ 181..12....o --- .......................Rp...c. 1.................. Obat-obatan dan vitamin...000.... 10....b..... Biaya pekerja selama ½ tahun @ Rp...... Biaya pakan untuk 10 ekor bebek..2.. 1..........000... Perlengkapan lainnya .... 62.000 gram = 3.Penjualan telur bebek selama setengah tahun = 10...f... Untuk setengah tahun = 100 x 180 x 180 = 3..000... Pembelian induk bebek 100 ekor terdiri dari 90 ekor betina dan 10 ekor pejantan betina 90 x Rp..000.5 m x Rp 5....Rp... 486.................................................... 868...........000...000.............................Rp........................................600...Rp................-/bulan Rp.Rp.Rp............................. Pembuatan kandang 12.... Biaya operasional.............. 1....Rp......120.......500 butir x @ Rp.........000..............................-... 20....... 15....000..............a... 135......Pendapatan hasil produksi – modal usaha (4 – 3) --... Bangunan lainnya.................. dibutuhkan 180 gram/hari..............000.........500.....240......000... 150/kg =........500.000......240 kg pakan @ Rp....a..........Rp......... 781. Pendapatan hasil produksi .... Total modal usaha (1 + 2) ............Rp.............Rp..................b.....3.500...... Keuntungan hasil usaha ........ 20...e.....050................ 1..............d.......................000.......... Perlengkapan kandang .....................11.... 10. 10.............pejantan 10 x Rp....000.......................... Rp.............Rp.....000.......

dkk . Tata M. Jakarta. 1986. 1984. 1977.R and J. Semarang.F Lasley. The Science of Animal that Serve Mankind. H and P. C. Patrick. Marah . AVI Publishing Company. Connecticut. J. 1980 Zamrowi M.DAFTAR PUSTAKA Bharata Kun D. 1981. . Inc. Pustaka Dian. Cara Beternak Itik. PT Gita Karya .J Schaible. Maradjo. New Delhi.V ANEKA. Itik dan Hasilnya.c Graw Hill. Poultry and Nutrition. Campbell. Jakarta. Cara beternak Itik.

Gambar Domba .

Manfaat dari peternakan domba selain sebagai penghasil daging. Cadangan lemak tersebut dapat digunakan untuk pemeliharaan tubuhnya. c. Domba Merino. Domba Priangan/Garut Domba priangan berasal dari daerah Priangan/garut Jawa Barat.BAB IV. Domba Impor Selain domba asli yang diternakkan. Ciri dan tanda-tanda Domba ini. Ciri-ciri Domba ini ekornya panjang. Ciri-ciri domba asli Indonesia adalah: a. Domba Suffolk. pemerintah pernah mengimpor domba dengan tujuan untuk memperbaiki mutu genetik dan mutu memperpaiki genetik dan keturunan dari domba yang baik diternakkan. Berat badan domba jantan sekitar 30 s. Warna bulunya macam-macam seperti putih.coklat atau campuran ketiga warna tersebut. Ternak domba yang telah dikenal di Indonesia dewasa ini antara lain adalah: 1. lebar.d 130 kg. Domba Priangan.d 40 kg Daun telingannya kecil. b. warna bulunya bermacam-macam. Ujung ekor merupakan tempat penyimpanan lemak yang berguna apabila kekurangan makanan. 2.d 70 kg dan betina sekitar 30 sampai 40 kg. Ciri dan jenis dombayang pernah diimpor ke Indonesia antara lain a.d 6 kg per tahun. Domba ini termasuk penghasil daging yang baik dan dapat menghasilkan wool sekitar 4 s. Domba Texel Berasal dari Negeri Belanda. . Domba Priangan juga merupakan domba penghasil daging yang baik. hitam. juga ada dari Sulawesi. Domba-domba yang pernah diimpor antara alin: domba Texel. Domba betina tidak bertanduk Berat badan domba jantan sekitar 60 s. Domba Dorset.d 80 Kg dan domba betina antara 30 s. dengan cara kawin silang antara domba lokal dengan doba luar negeri.d 20 Kg Domba ini tahan terhadap daerah yang kurang baik tapi pertumbuhannya lambat. Domba Ram Buillet. Ekornya berukuran sedang agak lebar dan kuat. Domba kacang atau domba Lokal Tubuhnya kecil. keturunannya telah tersebar di daerah-daerah sekitar Bogor. Domba asli Indonesia Domba ini terbagi atas 3 jenis: Domba kacang. dan meruncing. Domba Ekor Gemuk Domba ini berasal dari Madura. Jenis-jenis domba yang baik dipelihara Sejak dahulu domba sudah banyak diternak orang. dengan berat badan domba jantan antara 100 s. biasanya dipakai sebagai domba aduan. CARA BETERNAK DOMBA A. dan Domba Ekor Gemuk. Badannya lebih besar dari domba Priangan. DombaHampshire dan Domba Southdown. dan bertanduk bagi domba jantan.d 40 Kg sedangkan domba betina 15 s. Jantan dan betian tidak bertanduk. jantan bertanduk besar kokoh dan kuat. Domba ini berbulu kasar dan gembel. bulunya sebagai bahan kain wool dan kotorannya dapat dijadikan pupuk.besar dan ujungnya kecil. Berat jantan 50 s. dan Baturaden Jawa Tengah.

b. Berat badan domba jantan antara 64 s. dan gesit 5) Bentuk badan yang seimbang dan bernafsu makan kuat/rakus B. dan berkaki pendek. karena tumbuhtumbuhan dan makanan di daerah dataran rendah cukup banyak. Jenis ini merupakan penghasil daging dan wool. dapat dijual ke daerah dataran rendah dan perbukitan. Bentuk tanduknya melingkar. 1. karena kondisi ainduk tersebut masih dapat beradaptasi dengan baik. . Dalam pemeliharaan domba dianjurkan untuk memilih induk bibit yang bermutu baik. Daerah pegunungan Daerah pegunungan sangat cocok untuk pemeliharaan domba sebagai penghasil bibit dan sebagai pengahsil bahan wool. Daerah-daerah yang cocok bagi peternakan domba Domba adalah salah satu ternak yang dapt beradaptasi dengan berbagai lingkungan. Berat domba jantan mencapai 102 kg. Sedangkan daerah yang cocok untuk penggemukan adalah daerah dataran rendah. d. lincah.d 57 kg. 2. Domba ini tubuhnya berwarna putih dengan kepala dan kaki berwarna hitam. Hasil persilangan domba Dorset dengan domba Merino dinamakan domba Dormer. Induk yang telah beranak tiga kali. Domba Suffolk Berasal dari Inggris.d 79 kg dan domba sekitar 45 s. bersinar. Berat badan domba jantan sekitar 60 s. sehingga induk domba akan dapat beranak lagi. Di Indonesia baru dirintis ternak domba sebagai pengahsil bahan wool terutama di daerah-daerah pegunungan. Badannya ditutupi wool yang halus. panjang wool 10 cm. Domba ini ada yang bertanduk ada yang tidak.d 60 kg.d 80 kg sedangkan domba betina sekitar 40 s. berat badan betina 79 kg. Umumnya ternak domba di daerah dataran tinggi secara ekstensif dipelihara dengan cara digembalakan dan disediakan juga pakan di dalam kandang. merupakan tipe pedaging yang baik dan wool. Domba Dorset Berasal dari Inggris. Dapat hidup di daera pegunungan yang bercurah hujan tinggi. Produksi wool per ekor lebih kurang 10 kg. tebal dan merata. dapat juga hidup di daerah dataran rendah. dan bersih 4) Gerakannya aktif. dan mampu hidup bertahan pada musim kemarau panjang. Daerah yang cocok untuk peternakan domba sebagai penghasil bibit adalah daerah pegunungan. Biasanya peternakan di daerah ini dilakukan secara intensif dimana kandang dan perlengkapannya disediakan sesuai kebutuhan pemeliharaan. kemudian diimpor ke Indonesia. c. Daerah perbukitan Daerah ini banyak terdapat rumput-rumputankarena kesuburannya. Domba yang diternakkan di daerah perbukitan mengalami pertumbuhan cepat dan subur serta mudah dilakukan kawin silang. Tanda-tanda induk bibit yang unggul dan bermutu baik antara lain: 1) Domba dalam keadaan baik 2) Bulunya halus dan merata 3) Matanya cerah. Hasil perkawinan domba Suffolk dengan domba Merino dinamakan domba Sufmer dan sudah banyak diternakkan di Jawa Barat. Domba Merino Berasal dari Asia Kecil yang dapat menghasilkan wool bermutu baik. yang telah dikembangbiakkan di Australia.

Apabila tidak dipetak ruangan tersebut ukurannya cukkup separunya. genteng. . Diusahakan dekat dengan sumber makanan sehingga ternak yang dipelihara dapat berkembang dengan baik. Atap dapat dipergunakan asbes. atau rumbia.Kandang untuk pengembangbiakan sebaiknya disediakan ruangan untuk bergerak dan cukup mendapat sinar matahari.Lubang penampungan kotoran jauh dari kandang + 10 meter.Kandang yang baik berbentuk panggung sehingga kotoran jatuh ke tanah.Kandang dibuat menghadap ke timur. Perkandangan dan persyaratan Kandang ternak domba berfungsi antara lain melindungi ternak dari matahari. Disamping itu perlu dibuat serambi untuk menaruh hijauan/pakan sebelum diberikan. Temapt minum diletakkan dekat tempat makan. Daerah datarn rendah Daerah ini sangat cocok untuk ternak domba hasil kawin silang yang menghasilkan domba potong. Sebelum kandang dibuat harus diperhatikan lokasinya. Tinggi kolong 50 cm.Bentuk kandang mudah dibersihkan dan cukup luas. Permintaan pasar akan daging dari daerah ini lebih banyak. udara segar dan bersih. Bagi domba kecil ukurannya 1 x 1 meter. agak di luar kota dengan tujuan agar tidak menggangu masyarakat dan bagi ternak sendiri memerbikan kenyamana tidak bising. dan domba pejantan dibutuhkan 2 x 1½ meter. tinggi 50 cm. . C. dan terpelihara dalam keadaan sehat. Syarat-syarat kandang yang baik: . . di bawahnya dibuat lubang penimbun kotoran dan sisa makanan. . Perlengkapan kandang yang diperlukan antara lain: a. Usahakan dekat dengan sumber air. cuaca buruk. tinggi dari lantai 20 cm. dinding depan terbuka yang terbuat dari belahan bambu. petai cian. Gambar Kandang domba sistem unggul Ukuran kandang untuk seekor domba dewasa diperlukan 1 x 1. ruji-ruji 30 cm. b. ke utara atau ke selatan sehingga cukup sinar matahari. Untuk dinding kandang dan bagian samping kanan dan kiri ditutup rapat sampai ke atas. Tempat pakan dengan ukuran: alas 25 cm. Pintu kandang lebarnya 80 cm dan tinggi kandang 200 cmm. . Dipagari dengan tanaman seperti pohon turi. Transportasi atau pengangkutan hasil ternak dapat dilakukan dengan lancar. tempat berlindung dari binatang buas. . Kemiringan tangga 45 derajat dan dibuat alur-alur sebagai penahan kaki domba. lebar 50 cm. .Ventilasi kandang diatur dengan baik. sedangkan dinding bagian belakang ditutup rapat satu meter.5 meter terutama domba yang besar. c.Kandang tidak tergenang air dan di bawah pohon yang rindang.3. bagian lainnya dibua dari bambu/ruji-ruji. Tempat garam dibuakan dari bambu dan dekat dengan tempat pakan.

Berat badan 35 kg dibutuhkan hijauan 16 kg . Untuk induk bunting perlu ditambahkan konsentrat berupa dedak.d 7 bulan dan bagi tipe penghasil wool. Pemenuhan kebutuhan vitamin dan mineral dapat dicukupi melalui pemberian air minum dengan penambahan mineral buatan maupun dari pabrik dan vitamin-vitamin yang diperlukan. membengkak. dan keluar lendir yang jernih.Berat badan 20 kg dibutuhkan hijauan 10 kg . Bagi anak domba setelah berumur tiga minggu diberikan sedikit konsentrat dan lama kelamaan diberikan sesuai kebutuhannya. Apabila anak domba sudah berumur lebih dari tiga minggu konsentratnya dikurangi. Unsur-unsur pakan yang dibuthkan adalah hijauan dan rumput-rumputan. Pemberian pakan disesuaikan dengan kebutuhan pemeliharaannya. karbohidrat. menggibas-ngibaskan ekornya. tidak tenang dan mengembik. hangat. Sebaiknya selalu diamati masa birahi tersebut selama tiga hari dan dikawinkan pada saat yang tepat. tetapi sebaiknya ternak yang dikawinkan setelah dewasa kelamin dan dewasa tubuh.Berat badan 40 kg dibutuhkan hijauan 18 kg Kebutuhan pakan penguat (konsentrat) Bila pemberian hijauan tidak mencukupi.d 12 bulan. dan mendekati pejantan lamanya siklus birahi biasanya 17 hari sekali dengan variasi antara 14 s. Tandatanda induk birahi: gelisah.4 kg. Lamanya domba bunting . maka perlu diambahkan makanan penguat (konsentrat) pada ransumnya. Kebutuhan mineral dan vitamin Mineral dan vitamin juga dibutuhkan oleh domba. Pengembangbiakan biasa maupun kawin silang Berhasilnya pengembangbiakan dipengaruhi oleh keberhasilan suatu perkawinan. untuk lebih meningkatkan produksi tenak. alat kelamin merah. Tipe-tie tersebut biasanya diternakkan sampai umur 12 bulan baru timbul siklus birahi dan saat yang tepat untuk mengawinkan adalah pada hari kedua birahi atau antara 18 s.Berat badan 25 kg dibutuhkan hijauan 12 kg .d 19 gram/ekor/hari terutama untuk domba dewasa. Kebutuhan garam sebanyak 5 s. dewasa kelamin berumur 5s. Misalnya untuk menambahkan rasa pada hijauan diberikan garam yang merupakan sumber mineral. Disamping itu pemberian tepung tulang sebanyak 13 s. Konsentrat diberikan kepada kambing bunting. dewasa kelamin berumur 7 s. berat badan.d 8 bulan. Unsur-unsur pakan dan kebutuhannya Pakan bagi ernak sangat besar peranannya. Ternak domba kelamin biasanya umur 7 s. Untuk itu dibutuhkan perhatian dari peternak bila ternak itu dikawinkan.9 kg dan bila lebih dari seekor diberikan konsentart 1. vitamin dan mineral serta digemari ternak dan mudah dicerna. Sebagai berikut: . Pakan yang diberikan hendaknya memenuhi persyaratan misalnya mengandung gizi yang lengkap seperti protein.Berat badan 30 kg dibutuhkan hijauan 13 kg . Bagi induk menyusui yang beranak satu ekor diberikan konsentart 0. induk yang menyusui dan pejantan terutama pada saat mau kawin.d 21 hari. dan keadaan domba.d 15 gram/ekor/hari. nafsu makan menurun. jagung dan campuran bungkil kelapa yang diberikan sebanyak ½ kg sejak 1½ bulan menjelang beranak dan ditambah ½ kg lagi mendekati akhir kebuntingan. menunggangi kawan jenisnya dan membiarkan diri ditunggangi.D. E. Pemberian pakan yang seimbang dapat diharapkan produksi yang tinggi.d 20 jam dari timbulnya birahi. Dalam pada itu waktu yang baik dikawinkan kembali 60 hari setelah beranak. Bagi domba tipe pedaging.d 10 gram/ekor/hari. Kebutuhan hijauan dan rumput-rumputan untuk seekor domba sehari tergantung kualitas hijauan. Kebutuhan kalsium phosphat sebanyak 10 s.

Bulu woolnya bersih dan bercahaya. pertama air ketuban keluar. Perlu penambahan ransum yang baik. Batas umur domba yangd diternakkan paling lama 5 tahun untuk betina dan delapan tahun untuk pejantan. Oleh karenanya perlu dibantu dan dibersihkan lendir pada anak domba. Bila induk domba mengalami kesulitan beranak perlu dibantu dengan cara menarik anak domba ke arah bawah bersama dengan mengejang hingga anak lahir. Kawin kelompok dibiarkan pejantan hidup bersama-sama dengan kelompok betina selama 2 bulan. d. Pejantan yang akan mengawini jangan terlalu muda atau terlalu tua (seimbang). Masa bunting dan tanda-tandanya Lama bunting domba 114 s. 4) Perutnya menggantung dan alat kelaminnya kendur. terutama pada mukanya. karena apabila lendiri menutupi muka anak domba sulit bernafas. Biasanya anak domba dapat berdiri selama 15 menit. e.d 156 hari. perut bawah dan paha bagian dalam serta embing dicukur sehingga kelihatan bersih. Merawat induk setelah beranak . Tanda-tanda domba mau beranak antara lain adalah: 1) Otot dan pangkal ekor sebelah kanan dan kiri kendur. 2. Pada saat anak doba lahir. tumbuh ambing. Tanda-tanda kebuntingannya yaitu: a. Proses kelahiran. Domba menyapih setelah anaknya berumur 5 s. bila anak domba belum bernafas hembuskan dan tepuk-tepuk pada rusuknya. Dalam pengembangbiakan domba antara jantan dan betina sebaiknya seimbang yaitu untuk pejantan + 15 bulan mampu mengawini 15 ekor betina. Suka makan tanah dan cabang kering. waktu pagi hari sebelum domba diberi makan. Tali pusat diikat sepanjang 5 cm di luar ikatan.sekitar 144 s. Tidak timbul birahi. Kawin individual yaitu membawa domba betina ke kandang domba jnatan. tegang dan menurun. dan puting susunya keras. kemudian disusul anak domba dengan tali pusat putus setelah anak domba jatuh di lantai kandang. 1. Pada akhir bulan kedua betina yang sudah kawin dipisahkan dari kelompoknya. c.d 15 hari. Domba yang baru pertama kali bunting.d 6 bulan.d 2 ekor. f. maka induk menjilati anaknya dari ledir. hidung. Cara mengawinkan domba ada dua yaitu individual dan kawin kelompok. Bersihkan lendir yang terdapat pada mulut. menggunting bulu atau wool pada daerah pantat dan alat kelamin baik jantan maupun betina dengan maksud mempermudah kawin. Setelah pejantang mengawini betina tersebut dibiarkan berjalan untuk menghindari tumpahnya mani. Tidak bayak bergerak. Sisa tali pusat yang menempel 10 cm ditempeli dengan yodium tincture. b. bulu di sekitar ekor. Umumnya ternak domba dapat beranak 1 s. Bila terliaht tanda tersebut. Induk yang akan beranak disediakan kandang beralas jerami yang kering bersih. 3. 2) Ambing domba besar. Cara pengawinan Sebelum doomba dikawinkan dianjurkan diberikan makanan tambahan berupa jagung atau dedak padi. Pejantan yang berumur kurang dari tiga tahun mampu mengawini 35 eko betina. 3) Domba kelihatan gelisah serta mengembik. dan dibuat suasana tenang. biarkan pejantan mengawini betina dua kali agar dapat bunting. setiap hari selama tiga minggu. Perut bagian kanan makin lama makin besar dibandingkan dengan sebelah kiri. suka menyendiri. Nafsu makan naik. g.

Pemeliharaan anak dan induk 1. 4. sehingga mereka dapat berkumpul. Domba perlu kukunya tidak boleh panjang. Induk bunting membutuhkan udara segar. F. tetapi masih berdekatan. kuat dan gesit. Domba perlu dimandikan apabila kotro. f. Kuku pejantan diusahakan pendek. sinar matahari. menolak anaknya yang terakhir maka diperlukan induk angkat dengan cara: a. Alas jerami yang basah diganti dengan yang kering. e.d 6 kali sehari. Pemeliharaan masa pertumbuhan Anak domba disapih oleh induknya pada umur 3 s. Pada umur dua minggi anak domba mulia mencoba makan rumputrumputan. pejantan yang sehat dan kuat dapat mengawini 5 s. sedangkan domba yang digemukkan tidak perlu. jatuih ditanduk temannya dan jangan diperlakukan kasar yang dapat menyebabkan keguguran. seupaya perkembangan anak domba lebih crpat. Pemeliharaan anak domba Anak domba yang baru lahir langsung menyusu induknya. Sebaiknya setelah pejantan mengawini betina diistirahatkan dahulu. sedangkan ari-ari yang masih menggantung dipotong. dipisahkan dari kelompoknya. Induk angkat Apabila induk yang beranak mati. Bila anak domba lemah dan tidak menyusu pada induknya perlu segera dibantu dengan cara memberikan suisu yang lain. Pemisahan antara kandang pejantan dan betina. Biarkan pejantan bergerak bebas. Diusahakan supaya tidak terkejut.d 5 bulan. Pemberian ransum sesuai dengan kebutuhannya. mendapat sinar matahari dan cukup memperoleh udara segar dan bersih. Diperlukan ransum yang sesuai dengan masa kebuntingan. d. sehat. ini diperlukan untuk menaikkan . Ari-ari yang jatuh ditanam. Menyemprotkan bau-bauan pada anak angkat dan induk angkat. kondisi badan yang gemuk. Pemeliharan pejantan Pejantan yang baik untuk mengawini ialah berbadan sehat . 2. Bagi anak jantan unutk digemukan perlu dikebiri dan boleh dicampur dengan betina. air susunya tidak keluar. b. Air susu induknya tersebut kolustrum ialah cairan berwarna kuning yang sangat berguna bagi opertumbuhan dan penahan tubuh dari serangan penyakit.Hal yang perlu dilakukan agar di dapatkan pejantan yang baik adalah: a.pengadaan pakan sebaiknya jangan dicamur dengan induknya. kelebihan anak.kuat . Pemeliharan induk betina Induk betina yang sedang bunting perlu perhatian denganbaik. 4. Pejantan perlu dimandikan terutama pada musim kemarau. Mengatur perkawinannya. Anak domba yang terserang penyakit cacing segera diobati dan tiap bulan perlu diperiksa kukunya dan dipotong. ambing dan ekor dengan Lysol atau dengan air hangat. Anak domba jantan tidak sicampur dengan betina sehingga jantan tersebut tidak mengawini betina. aktif dan nafsu mengawini besar .Cuci pantat. Semenjak induk bunting 3 bulan. Pada masa pertumbuhan dapat dilihat bagaimana pertumbauhan berat badannya. Induk angkat dimasukkan dalam kandang dan anak angkat diolesi cairan yang berasal dari induk angkatnyasehingga induk tersebut mau menyusui. 3. c. pada umut tiga minggu sudah diperluksn konsentrat dan hijauan. Anak domba yang direncanakan sebagai calon induk sebaiknya diberi kesempatan banyak bergerak dan diperlukan sinar matahari. b.

daya reproduksi.Kuku dilihat setiap bulan. mengeluarkan banyak lendir. bila berjalan lehernya diangkat tegak. 3. dan berbadan besar. selaput lendir mata dan kulit tidak pucat. jangan melepaskan domba pada saat lapar. Kerangka tubuhnya besar. d. Selain itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemeliharaan domba yaitu: . Sebelum dan sesudah batas umur tersebut kemampuan produksinya rendah. Penyakit mulut dan kuk Penyakit ini diosebabkan oleh virus. . senantiasa berada dalam kelompoknya . Ternak dapat terhindar dari penyakit dengan cara memperhatikan sanitasi lingkungan seperti kandang. Dari mulut dan hidung tidak pucat. 2. Keturunan : pilih bibit dari keturunan yang baik yaitu bibit domba yang cepat dewasa. H. Pencegahan dan pengobatan dari berbagai penyakit Ternak yang sehat. Peremajaan yang baik adalah 20% dari jumlah induk pertahun. kotorannya normal. 2. Kemampuan menghasilkan anak yang baik pada ternak domba adalah pada umur 3 s. Pemotongan kuiku sampai batas adanya suatu garis putih pada kuku yang dipotong . Peremajaan perlu dilakukan dalam usaha ternak.Domba jantan dengan tujuan untuk digemukkan dikebiri. Pengobatan dengan suntikan Ha2S2. Sebelum dilepaskan untuk digembalakan berilah makanan sedikit dahulu. dan pertambahan berat badan cepat sesuai dengan umurnya. Tanda–tanda bibit sehat diantaranya ialah : mata terang. pemberian makanan yang baik. Kemampuan berproduksi sangat dipengaruhi oleh umur ternak. adanya lepuh-lepuh (pecah-pecah) pada selaptu lendir dan gusi. akan menghasilkan produksi optimal. c. Pejantan yang baik adalah menghasilkan wool yang baik mutunya. Peremajaan dan pemilihan bibit unggul Dalam pemilihan bibit domba ada beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain adalah : 1. Dalam memilih pejantan beberapa syarat harus diperhatikan diantaranya: a.d 6 bulan. besar. Penyakit-penyakit yang menyerang ternak domba diantaranya: 1. adakan vaksinasi. Pejantan yang dipelihara dengan baik dapat digunakan sampai berumur 7 s. Bila berdarah diobati dengan yodium tincture . gerakan aktif. supaya domba tidak serakah. gerak-geriknya aktif. ternak dimandikan. Tanda-tandanya: nafsu makan menurun.d 8 tahun. pertumbuhan cepat. Dari mulut dan hidung tidak keluar cairan. Bangsa: pilih bibit dari bangsa yang murni sehingga didapatkan keturunan yang baik. Pejantan memeiliki kelamin yang sempurna. dan luka pada kuku. bersih. G. bulu wool warnanya bersih dan mengkilat. Pejantan memilik badan yang tegap. b. Keracunan tanaman Pencegahannya jauhi tanaman yang beracun.

dan bulu dicukur. Tanda-tanda terserang penyakit ini anak domba malas menyusui induknya. Pencegahan penyakit ini dengan vaksinasi setiap enam bulan sekali. dada. Ternak domba yang menderita diobati dengan Ciprotol pada lukanya. Umumnya domba mati mendadak. kemungkinan diakibatkan oleh pemberian hijauan/kacangkacanganyang banyak mengandung karbohidrat tinggi. Pengobatan pemberian serum S. Kembung perut Penyebabnya belum diketahui. Penyebab penyakit ini yaitu Clostridium welchii dan penularannya berasal dari kotoran. bernafas cepat dan pendek. Tanda-tandanya: demam tinggi. Concurat. Domba yang terserang penyakit ini tidak boleh dipotong. Pencegahan dengannya dengan cara vaksinasi dua kali setahun.Pencegahan dengan cara vaksinasi setiap 6 bulan sekali. bulu rontok. domba tidak membuang kotoran. badanya kurus. Juga disebabkan oleh beberapa jenis cacing. Pengobatan yang terkena kudis secara tradisional yaitu membuat campuran belerang halus. Vocantol E dan Catosal. kemudian berubah merah kecoklatan dari mencret serta ada darah dalam . mulutnya berbuih terbuka. 4. pucat pada selaput lendir mata dan pertumbuhannya lambat. obati dengan Poloxalene dan minyak kacang yang diminumkan. Neguvon. Pencegahannya dengan pemberian ransum yang baik. kandang diusahakan bersih. parutan kunyit serta minyak kelapa yang dimasak. tempat yang gatal kulit terlihat bercak merah. sulit bernafas. kemudian mencret. 7. Sebelum diberi obat puasakan 12 jam sebelumnya dan 6 jam sesudahnya. Penyakit cacingan Penyebabnya antara lain kandang tidak bersih. jalanya kaku dan kelihatan sakit. Pengobatan penyakit cacing ini dilakukan dengan pemberian Citarin. Juga disebabkan karena domba makan rumput yang basah. pembersihan lingkungan kandang dan jangan becek. Juga dapat diobati dengan obat tradisional yaitu tembakau 3 gram kemudian dicampur dengan 30 gram terusi halus. Tanda-tandanya: gatal seluruh Badanya. Oleh karena itu jangan digembalakan domba terlalu pagi. dan nafasnya ngorok. Pengobatan ini dapat diulangi setelah seminggui kemudian. Pencegahannya dengan cara dimandikan. rusuk. 8. tebal. nafsu makan turun dan kelihatan kurus. Tanda-tandanya: Perut kelihatan buncit. sukar membuang kotoran.E dengan antibiotika seperti Lukomycin dan Supranal. 3. Kudis Penyebabnya domba kotor dan kandang kurang bersih. Desentri Penyakit ini timbul karena kandang yang terlalu padat. ransum kurang baik sehingga menyebabkan kondisi badan menurun. perut. Setelah itu digosok-gosok pada tempat yang berkudis atau dengan pemberian obat luar yang terdiri dari 1 bagian kreolin dan 10 bagian spiritus. Bila di dalam perutnya berisibuih-buih. dicampur sebanyak 50 cc diminumkan. 5. Pencegahannya: sebelum digembalakan berikan rumput kering. lidah bengkak dan menjulur keluar. Tanda-tanda penyakit ini yaitu: perut sebelah kiri kembung dan membesar. Tanda-tanda pada tenggorokan dibawah rahang membengkak. lemah. Bila buang kotoran terlihat kesakitan mula pertama kotorannya terlihat normal. kulit bersisik keropeng. 6. Radang limpa (Antharax) Disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis. terlihat membungkuk. terdapat bengkak dibawah leher. nafsu makan menurun. Pengobatan kembung perut ini adalah domba didudukkan kemudian dipijat-pijat sambil mulutnya diganjal dengan potongan kayu sehingga mulutnya terbuka dan gas dapat keluar. Ngorok Disebabkan oleh bakteri pasteureulla multocida.

415............... Pendapatan hasil produksi ........c.........000.........000.Rp..................000..................... Biaya operasional..... batuk-batuk mengeluarkan lendir dari hidungnya........ Total modal usaha (1 + 2) ... letih..... Kandang dialasi dengan jerami yang tebal.....000........000.................................855.....240.... 100.................4.Rp........-..... Biaya pekerjaan (12 bulan)...Rp.....Rp..kotorannya.................... Biaya investasi........ 8.........b.. juga dapat disebabkan oleh virus....c..000...000....... 30....000.. Domba Diperkirakan dalam setahun 100 ekor x Rp. Perlengkapan kandang . 3............ Analisa biaya dan keuntungan usaha Sebagai contoh suatu analisa biaya dan pendapatan usaha ternak domba..........000... Obat-obatan dan vitamin...........3......415..... dalam satu unit dengan 48 ekor induk adalah sebagai berikut: 1....... ........... Pencegahannya penyakit ini agar kandang dan lingkungan diusahakan bersih dan kering..000....... Pengobatannya dengan antibiotika..................Rp......... Pengobatannya dengan Leukomycin atau Bardomyocel..-.....Rp..........000... dingin. I.000....... Rp.........................000.............. bernafas cepat dan pendek.....000........ Tanda-tanda penyakit ini turunya nafsu makan....3....... Pembuatan kandang 100 m2 (20 x 5) x Rp......-.... 7........000.. 660.Rp. 5.....d.... Bangunan rumah jaga.....e............a........ 850. Udara dalam kandang bersih dan segar....... ........a...Rp......000.... 1.Penjualan: a..... 3............Rp..................... 35........Rp.... Biaya pakan (12 bulan) .... Gangguan pernafasan Diakibatkan oleh udara yang lembab... dan bakteri..500.......... 100. Wool Diperkirakan dalam setahun 48 kg x Rp. 240..........Rp... kotor. demam. Domba yang menderita penyakit ini ransumnya berkualitas baik dan cukup............Rp......000........... 9....000.keuntungan baru diperoleh setelah usaha tersebut berjalan lebih kurang 3 tahun.......... 50....................Rp.... 6...... Belian induk dan pejantan 50 ekor x Rp... Perlengkapan lainnya ....2....... 50......................b... Pencegahan dengan injeksi tertiserum paling lambat 12 jam setelah anak domba lahir dan dilakukan vaksinasi pada induknya dua kali yaitu sehabis kawin dan seminggu menjelang beranak... 1..b.........000...750.........

Yasa Guna. Sci. 1978. Peternakan Umum. P. 1987. Beternak Domba Pedaging dan Wool. 1982 . Department of Sheep and Wool. Jakarta. Samad. Drs. 1984 .V. Longman Group Ltd. Marah. D . Goat and Sheep Production in the Tropics. Melbourne School of Textiles. 1970. Drh. Sheep and Wool Classing an Introduction to Sheep and Wool Improvement. Sumopratomo C. Kaya Aksara. Fauna Indonesia Kambing. Jaklarta. T..al ). Ph. First Edition. Harensworth. B and Page Sharp J. Maradjo. Domba dan Hasilnya. M. C...DAFTAR PUSTAKA Davendra . Sasroamidjojo. ( et. M. Agr. Jakarta.da.T. London. Gita Karya. dan Soeradji. .

kulit. c. dan . Ternak kambing termasuk jenis Capra. Jenis kambing penghasil susu yaitu kambing Saanen dan kambing Toggeburg. telinga besar dan tegak. bulu halus dan merata . Kotoran kambing mengandung unsur nitrogen dan fosfor yang tinggi sehingga akan memperbaiki zat hara tanah. . kambing Kacang dan kambing Jawarandu. Kedua jenis kambing yang berasal dari Swiss ini adalah kambing perahan yang dapat menghasilkan 3 sampai 4 liter susu dalam sehari. baik jantan maupun betina bertanduk. Jenis kambing penghasil bulu yaitu kambing Angora. Perlu diketahui kotoran kambing dapat digunakan sebagai pupuk kandang yang baik untuk memupuk tanaman. 3. Dilihat dari hasil produksi. bulu kaki panjang. 2. dan terdapat tia jenis Capra. dan kotorannya dapat dipergunakan untuk pupuk. b. Selain memperhatikan jenis kambing seperti tersebut diatas. kuku kaki panjang dan baik jantan maupun betina bertanduk. baik jantan maupun betina tidak bertanduk. telinga tegak dan besar. Selain sebagai penghasil daging juga dapat dimanfaatkan kulitnya. Kambing Jawarandu merupakan persilangan antara kambing Etawa dengan kambing Kacang dengan ciri-ciri: tubuhnya besar dan tinggi. Selain sebagai penghasil daging juga dapat menghasilkan susu. Jenis kambing penghasil daging yaitu kambing kambing Etawa. berasal dari dataran India. berasal dari daerah sepanjang pegunungan Khemeer Capra Prisca Barasal ari semenanjung Balkan. jantan dan betina tidak bertanduk. kuda.Kambing Tonggenburg berwarna coklat. a. seperti hitam. CARA BETERNAK KAMBING A. dan babi. coklat atau belang-belang. Ketiga jeniskambing/capra tersebut merupakan asal-usul kambing yang dewasa ini. telinga terkulai panjang. begitu juga pada bagian samping muka dan diawah pangkal ekor. Ciri-ciri kambing tersebut adalah : . yaitu: Capra Falconeri. telinganya terkulai panjang.Capra Hircus/ Capra Acgagusrus. dengan ciri-ciri hidung melengkung. kijang. dengan ciri-ciri: warna bulu bermacam-macam. susu. kambing dapat dibagi sebagai berikut: 1. putih. Kambing Etawa berasal dari India atau daerah Jamnapari. Selain sebagai penghasil daging juga dapat diambil susunya. domba.BAB V. menjangan. kerbau. Kkambing Kacang adalah kambing Indonesia asli.Kambing Saanen berwarna putih dan cream. Pada kaki bagian bawah berwarna putih. Pakistan dan Turki. Asal-usul dan jenis kambing yan baik diternak Kambing merupakan ernak yang berguna bagi manusia sebagaimana hewan-hewan ternak lainnya seperti sapi. rusa. bila ingin berternak kambing perlu diperhatikan keadaan (perfomance) ternak antara lain matanya jernis dan bersih. Ternak kambing menghasilkan daging.

dan antara bambu yang satu dan bambu yang lain berjarak 1 s. Perkandangan kambing sistem intensif Kandang bagi ternak berfungsi selain melindungi ternak dari iklim dan cuaca. . Kandang sistim tunggal Gambar 1. bentuk kaki normal. Syarat-syarat kandang yang baik adalah : . bagian dalamrak berukuran lebih kurang 50 cm.kandang diberi sekat 2 x 3 m untuk tiap 2 s. sehingga mudah bagi anak kambing bernafas.d1. sedangkan dinding tempat pakan jaraknya agak longgar. Pemeliharaan anak kambing (cemple) Anak kambing (cemple) yang baru lahir harus dibantu dengan membersihkan lendir pada muka dan seluruh badannya. Pemeliharaan anak. Dinding terbuat dari papan atau bambu.5 m. juga akan memberikan kenyamanan dan memudahkan peternak dalam memelihara.kandang dibuat dari arah timur ke barat sehingga sinar mata-matahari dapat masuk secara tidak langsung. dengan ukuran 1 x 1. Bahan bak pakan dapat dibuat dari bambu atau pakan. apabila dibuat dari bambu. B.5 cm sehingga kotoran kambing dapat jatuh ke bawah. dapat dipilih bahan-bahan yang kuat dan murah. Alas kandang sebaiknya terbuat dari bambu.harus diperhatikan juga apakah induk . Untuk bak pakan.d 3 ekor. C. tinggi antara 20 sampai 25 cm sehingga kepala kambing mudah keluar. induk. Arah yang kena angin ditupu lebih rapat. . berat bdcan sesuai dengan umurnya.sebaiknya bagiandasar selebar 25 cm.bagian atas 35 sampai 40 cm. Kandang sistim ganda Bahan untuk kandang.kandang anak kambing (cemple) sebaiknya agak luas tanpa sekat sehingga cemple leluasa bermain. dan pencegaha penyakit 1. .tumbuhnya. Gambar 1. Tipe kandang ada dua macam yaitu kandang sistim tunggal dan kandang sistim ganda.kandang pejantan diushakan terpisah dari kandang betina.

barangkali akan mengalami kesulitan. Kambing biasanya beranak dua ekor. menjelang beranakperlu ditempatkan dalam kandang beranak yang diasingkan dari kawannya agar terhindar dari perkelahian. Pada waktu induk mengeluarkan anaknya. pakannya perlu diperhatikan jumlah maupun kualitasnya.menyusui. e.2 s. maka segera ditolong dengan meniup mulutnya dan memijit-mijit bagian dada. Pejantan yang baik berumur dua tahun digunakan untukpemancek betina dan selama setahun hanya boleh dikawinkan dengan sekitar 25 s.d 0. Cemple ditempatkan pada kandang yang tertutup. dilatih agar mudah bergerak atau berjalan menuju kandang peternakan yang nantinya untuktempat beranak. Kalau kotor harus dibersihkan dengan air hangat hingga bersih. 4. Pemeliharaan pejantan Pejantan dipisahkan dalam kandang tersendiri yang terletak di antara kandang kambing betina dewasa sehingga pejantan timbul keinginan untuk kawin. Diusahakan agar pejantan dapat bergerak bebas. segera dibantu dengan membersihkan lendir yang menempel pada hidung dan mulut anak kambing sehingga mudah bernafas. Pada hari pertama sampai keempat. c. Induk kambing yang hendak beranak memiliki tanda-tanda sebagai berikut: a. Setelah itu.danputing susu. Kandang diusahakan bersih sehingga tak ada bibit penyakit.5meter. bila putingnya diperah akan keluar cairan putih b. Makanan penguat seperti konsentrat diberikan dengan perbandingan 1 : 6 seberat 0.5 kg perhari. Pemeliharaan induk Dalam pemeliharaan induk ada beberapa hal yang harus diperhatikan: a. jangan terlalu kena angin dan pemberian pakan yang sesuai dengan umurnya. dari kelaminnya keluar cairan berupa lendir yang jernih d.d 1½ bulan seperti ukuran . Tetapi sebaiknya ditunggu pada saat-saat akan beranak.d 50 ekor kambing betina. induk kambing sering mengembik-embik Induk kambing jarang mengalami kesulitan beranak.anak kambing yang baru lahirdiupayakan pusarnya diberi yodium tincture atau parutan kunyit dan abuy dapur supaya tidak mengalamiinfeksi. pertama yang harus diperhatikan adalah keadaan di sekitar alat kelamin.pantat. Sebaiknya diusahakan induk menyusui anaknya s. Apabila susu induk kering (tidak ada) dapat diberi susu yang terbuat dari skim.kemudian mengangkat-angkat tubuh dari belakang. Apabila tidak cepat-cepat ditolong dapat menyebabkankematian. d.cemple disusui oleh induknya untuk mendapatkan kolustrum yang berfungsi sebagai kekebalan (antibody) pada anaknya.d 2 atau 3 bulan. Sebaiknya sinar matahari masuk dalam kandang. Alas kandang sebaiknya diberi jerami. b. Perawatan induk setelah beranak Dalam merawat induk kambing setelah beranak. puting susu diperah dan dikeluarkan susu asamnya guna memperlancar pengeluaran susu sehatnya. c. ukuran kandang yang baik bagi induk kambing adalah 1 x 1. e. kambing kelihatan gelisah dan mencakar-cakar lantai c. Tenggang waktu lahir yang pertama dan yang kedua sekitar 15 menit. selain dikandangkan juga sewaktu-waktu dilepas dilapangan.bila didapati anak kambing susah bernafas. 3. lanati diberi jeramikering yang bersih dan empuk. d. Kambing perlu dimandikan seminggu sekali atau paling tidak tiga kali sebulan. 2. Konsentrat untuk anak kambing diberikan setelah umur 1 s. Pakan diberikan dalam keadaan cukup dan seimbang. b. a.

c. . hal ini akan menyebabkan penyakit cacingan. Pencegahannya . maka tidak akan mencapai produksi tinggi sesuai dengan keinginan peternak. perut kelihatan besar. lemah. dan luka-luka di bagian celah-celah kuku yang berdekatan dengan kulit.tersebut di atas.Pertukaran udara diusahakan tetap teratur dengan ventilasi cukup. nafsu makan hilang. Pencegahan dan pengobatan penyakit Produksi usaha peternakan akan tercapai secara optimal biladiperhatikan masalah bibit. Setelah saat penyapihan tiba. . kulit tebal. Penyakit pernafasan Penyakit ini disebabkan kandang terlalu lembab. Bila kulit terkelupas akan keluar darah dan ternak kehilangan nafsu makan. . bulu kusut. Tanda-tandanya antara lain ialah kambing kedinginan. pakan dan manajemen/tata laksana. kepala selalu menunduk.badan semakin kurus danlama-0kelamaan ternak akan mati. dagu bengkak. lesu. juga memelihara ternak dari penyakit.d 10 gram biji tepung pinang sebesar kacang tanah dan segenggam nasi yang diberikan kepada kambing. mencegah agar lingkungan kandang tidak becek dan tidak digembalakn pada pagi hari karena rumput masih basah. selaput mata pucat.biasanya penyakit menyerang kambing muda dan cepat menular. dan kadang-kadang mencret.parutan kunyit dan minyak kelapa dengan perbandingan 1 : 1 : 1. 5. kelihatan lesu dan lemah. banyak bulu yang rontok dan korengan. dengan tanda-tanda luka di bagian bibir kambing yang menjalar ke selaput lendir mulut. b. Untuk itu sedini mungkin perlu diperhatikan sedini mungkin kesehatan ternak dengan jalan dengan jalan pencegahan penyakit. Adapun pencegahan yang perlu dilakukan antara lain: . Pengobatannya dengan Piperazine Powder dan campuran antara 5 s. kemudian dioleskan setelah dicampur dengan 1 bagian cleorin dan spiritus. dan kotor sehingga mengganggu pernafasan dan banyak menyerang kambing muda. Tindakan pertama yang perlu dilakukan adalah pemberian obat yodium tincture pada saat permulaan. Tanda-tandanya: makannya banyak tetapi kurus. Bila sakit. anak kambing sudah dapat dilatih makan rumput.segera dipindahkan darikelompok agar tidak menular. kualitas maupun kuantitasnya. Pencegahannya ialah dengan membersihkan kandang. Pencegahan/pengobatannya. dingin. dengan tanda-tanda terdapat gelembung berwarna yang merah.Memberikan pakan yang cukup dan baik. tidak bersemangat.Sanitasi lingkungan yaitu menjaga kebersihan kandang dan lingkungan dari sumber penyakit.Apabila ada kambing yang terserang penyakit. Penyakit cacing Terjadi akbiat kandang dibuat di tanah becek. Macam-macam penyakit yang sering menyerang ternak kambing: a.Kambing digembalakan jangan terlalu pagi karena rumput dan tanaman masih basah. Penyakit tersebut dapat menimbulkan kematian karena tidak dapat makan. d. . Erithym cotagios (penyakit mulut dan kuku) Disebabkan oleh virus. Scabies atau kudis Penyakit scabies atau kudis ini disebabkan oleh tungau atau parasit. kasar dan bersisik. lalu dipanaskan. yaitu: campuran serbuk belerang. Penyapihan perlu dilakukan untuk menjamin kesehatan induk. batuk-batuk dan berbunyi sewaktu bernafas.

Tanda-tanda masa birahi ternak kambing adalah: . . tepung beras merah. segeralah kambing itu dikawinkan. Bila terjadi tanda-tanda tersebut. Kandang harus tetap bersih dankering serta e. Disamping rumput dan daun-daunan. Pertolongan yang dapat dilakukan ialah kaki kambing bagian depan diangkat dan dletakkan pada temapat yang tingginya ½ meter. Tanda-tanda yang ditimbulkan perut sebelah kiri kembung atau membesar.d 3 minggu.Berusaha untuk keluar dari kandang. Biasanya ternak kambing lama masa birahinya itu terjadi antara 24 s. Pemberian pakan diberikan secara teratur. D. kemudian kedua sisi perut ditekan besama-sama dengan perlahan-lahan. gelisah.dengan cara membersihkan tempat-tempat yang kotor dan lembab. Jenis-jenis rumput yang disukai adalah rumput benggala. Konstipasi Penyakit ini sering menimpa kambing. E. Penyakit ini menyerang kambing muda ataupun dewasa.d 3 bulan. jagung giling. tepung singkong ditambah dengan campuran mineral dan sedikit garam dapur. Sedangkan dari jenis-daundaunan ialah daun daun nangka. Kambing yang telah dikawinkan kemudian bunting selama 21 minggu dan akan beranak pada minggu ke 22. kambing juga perlu mendapat makan penguat (konsnentrat) yang terdiri campuran bekatul. Penyalit kembung perut (bloat) Penyakit bloat timbul akibat mengembalakan kambing terlalu pagi. bungkil kelapa. Setelah dikawainkan tidak bunting maka akan timbul kemabli masa birahi 2 s. putri malu dan daun kembang telang. Mulut kambing dibuka dan masukkan sepotong kayu untuk dikunyah selama 30 menit. Pertolongan pertama dapat dpat dilakukan dengan diberi minum minyak kelapa atau air kelapa hijau muda. saat rumput masih basah. Selaintiu diberiakn norit atau beras gosong atau air kopi kental. frekuensi pernfasan tidak teratur sehingga lamakelamaan dapat menimbulkan kematian. dan rumput gajah. Pemberian pakan ternak kambing Ternak kambing lebih menykai pakan daun-daunandi samping makan rumput. Pengembangbiakan ternak kambig Dalam rangka peningkatan populasi ternak kambing banyak cara dilakukan seperti kawin silang. setlah 1 sampai 2 bulan akan timbul masa birahi lagi. Pengobatannay dilakukan dengan memasukkan air sabun hangat dengan selang kecil ke dalam duburnya.Bila bertemu dengan lawan jenisnya kambing tersebut menjilati dan mengganggunya.d 2 tahun.d 36 jam. karena kotoran yang keras sehingga sulit keluar. diulangi hingga kambing dapat mengeluarkan kotorannya.Nafsu makan dan minum menurun. Tanda-tanda keracuan kambing muntah. Sedangkan hijauan diberikan untuk kambing dewasa 6 kg sehari. susah buang kotoran dan mengebik-embik karena kesakitan. g. daun ketela pohon. . Ternak kambing yang baru beranak. daun koro. baru setelah itu boleh . lesu dan tidak bergairah. Kambing yang baik untuk dikawinkan berumur 1 ½ s. . Tandatandanya kambing beguling-guling.Kambing terlihat gelisah dan tidak tenang. Sebaiknya diberikan pada pagi hari dan sore hari antara ½ sampai 1 kg pehari. Sebelum ternak dikembangbiakkan. kawian suntik (inseminasi buatan) dan kawin dengan cara-cara lain. rumput benda. pungung bungkuk. supaya induk tesebut dapat mengasuh anaknya dan menyusui selam 2 s. daun turi. daun pisang. f. Sebaiknya ditangguhkan dulu untuk dikawinkan. berak. Keracunan makanan Kambing mengalami keracunan apabila terlalu banyak makan daun petai cina. peternak harus mengetahui lebih dahulu kapan ternak birahi. dan daun koma.

.....000..........Rp.......b.....Rp......... Belian induk dan pejantan 50 ekor x Rp. Total modal usaha (1 + 2) .... Analisa biaya dan keuntungan usaha Sebagai contoh analisa biaya dan pendapatan usaha ternak kambing dalam satu unit dengan 48 ekor induk adalah sebagai berikut: 1.......dikawinkan...000... 35................................. Cara perkawina tarsebut akan menghasilkan bibit unggul yang tangguh serta akan memberikan keuntungan besar bagi peternak...... Biaya operasional.000..000......................... 35..........000..Rp..........3..............000................................. 8...000.........Rp...Penjualan kambimbing muda diperkirakan dalam Waktu 12 bulan sekitar 144 ekor x Rp......d.........000...Rp............ Rp....... 360........................c...........Rp........ 50.... Obat-obatan dan vitamin...................000........... Biaya investasi...Rp. ....000.... Biaya pekerjaan (12 bulan)..... 1....Keuntungan baru dapat diperoleh setelah usaha tersebutberjalan 2 tahun..... Cara demikian dapat menghasilkan kambing yang dikenal dengan sebutan kambing jawarandu............ F...........040...b..........608... 1..2.....Rp... 100...............Rp.................000........ Perlengkapan kandang .345..a........ dewasa ini banyak dilakukan perkawinan silang antar jenis.. 100..... ---............................Rp.-..... 5...500.. 50....a.170....... 1..c..778...............000...........................000.... Suatu upaya untuk mendapatkan ternak kambing yang berpotensi genetik baik atau unggul dalam arti ternak tersebut dapat menghasilkan produksi yang tinggi..... 4.e..... Kambing jawarandu memiliki sifat-sifat turunannya dengan badan besar dan tinggi produksinya............ Biaya pakan (12 bulan) ..750.................. Misalnya dengan cara mengawinkan pejantan unggul (kambing Etawa) dengan kambing kacang.020....... 5. Pendapatan hasil produksi tahun pertama ………………………......... Pembuatan kandang 6 x 20 m2 xRp..... 3........................ Bangunan rumah jaga.000. 6............. Rp..... Perlengkapan lainnya .o ---- .....................

Gita Karya: Jakarta. Sidney. (et.al. Maradjo. Sci. Toronto.T.. 1980. Agr... Fauna Indonesia Kambing Domba dan Hasilnya. P. Gall C.I. H. Jakarta. Muljiana W. San Francisco. Cara Beternak Kambing.DAFTAR PUSTAKA Davendra. First Edition.V.. 1982. D. Sumoprastowo. Aneka. Goat dan Sheep Production in The Tropics. Semarang. Bhratara Karya Aksara. 1984. 1980. Ph. Usaha Nasional: Surabaya. M. Longman Group Ltd. Acadeemic Press London. 1982. New York. Beternak Kambing yang Beehasilkan. Penuntun Beternak Kambing. London.). C. 1981.. Goat Production. Marah. . Soeryantoro.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->