P. 1
Pertumbuhan Dan an Tumbuhan

Pertumbuhan Dan an Tumbuhan

|Views: 749|Likes:

More info:

Published by: Rais Alfiansyah Taufiq on Aug 27, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/05/2012

pdf

text

original

Catatan pertumbuhan dan perkembangan Tumbuhan

Pertumbuhan Proses pertambahan biomassa atau ukuran (berat, volume atau jumlah) yang bersifat irreversibel Pertumbuhan merupakan proses kuantitatif Alat untuk mengukur pertumbuhan disebut auksanometer

Jenis pertumbuhan dan perkembangan Pertumbuhan Primer Pertumbuhan yang menyebabkan batang batang dan akar tumbuhan bertambah tinggi atau panjang.

~ diawali dengan pembelahan sel di daerah meristem apikal ~ meristem apikal terbagi atas 3 daerah yaitu daerah pembelajan, daerah pemanjangan dan daerah differensiasi

~ teori tentang perkembangan meristem apikal diterangkan dengan teori histogen dan teori tunika korpus a. teori tunika korpus teori yang menyatakan bahwa titik tumbuh akar dan batang pada tumbuhan terdiri atas 2 zona yang terpisah susunannya, yaitu tunika dan korpus. Tunika merupak lapisan terluar, yang selanjutnya berkembang menjadi jaringan primer.Korpus adalah bagian pusat titik tumbuh yang memiliki kemampuan membelah ke segala arah.

teori tunika korpus dikemukakan oleh ahli botani Schmidt b. Teori histogen Titik tumbuh akar dan batang pada tumbuhan disebut dengan histogen. Histogen terdiri dari plerom (bagian pusat akar dan batang yang akan menjadi empulur dan fasis), germatogen (Lapisan terluar yang akan menjadi epidermis) dan periblem (lapisan yang akan menjadi korteks).

teori ini dikemukakan oleh Hanstein b. pertumbuhan Sekunder Pertumbuhan yang menyebabkan akar dan batang bertambah lebar. Pertumbuhan ini disebabkan adanya pembelahan pada jaringan meristem sekunder (meristem lateral. Ada dua macam meristem lateral yaitu Kambium vaskuler (terletak diantara xilem dan floem, yang menyebabkan pembelahan sel ke arah dalam membentuk sekunder, dan membelah ke arah luar membentuk floem sekunder sehingga batang tambah membesar) dan kambium gabus (disebut juga felogen terletak dibawah epidermis dekar kolenkima yang berfungsi menebalkan batang, sehingga epidermis lebih kedap terhadap air). Perkembangan merupakan proses perubahan yang menyertai pertumbuhan, menuju tingkat pemetangan atau kedewasaan makhluk hidup. proses perubahan secara berurutan adalah dari spesialiasi, diferensiasi, histogenesis, organogenesis dan gametogenesis) Perkembangan merupakan proses kualitatif yang tidak dapat di ukur.

Struktur biji Biji terdapat dalam buah, biji berkembang dari bakal biji yang dibuahi dan mengandung

embrio serta cadangan makanan. Berdasarkan letak cadangan makanan, ada biji berendosperm atau beralbumin (jagung) dan ada yang tak berendosperm atau biji eksalbumin (biji bunga matahari) Perkecambahan Tahapan pertumbuhan dan perkembangan Pembelahan sel (cleavage) : Jumlah bertambah banyak Spesialisasi: sel-sel yang sejenis berkelompok Diferensiasi sel : Sel-sel mengalami perbedaan bentuk dan fungsi Organogenesis sel: proses pembentukkan organ-organ tumbuhan Morfogenesis sel: Organ satu dengan yang yang lain memiliki kekhususan dalam bentuk dan fungsi Perkecambahan; proses pertumbuhan biji menjadi makhluk hidup baru Jenis perkecambahan: Berdasarkan letak kotiledonnya, perkecambahan dibedakan atas: 1. Perkecambahan tipe epigaeal Perkecambahan yang ditandai dengan posisi kotiledon berada di atas permukaan tanah. Biasanya terjadi pada tanaman dikotil 2. Perkecambahan tipe hipogaeal Perkecambahan yang ditandai dengan posisi kotiledon (biji) tetap berada di dalam tanah. Biasanya terjadi pada tanaman monokotil Perkecambahan Perkecambahan adalah tumbuhnya embrio dalam biji secara perlahan menjadi tumbuhan dewasa. Perkecambahan dipengaruhi oleh faktor eksternal (kadar air, suhu, oksigen, dan cahaya) dan faktor internal (hormon, kematangan embrio, dann sifat dormansi biji) Urutan proses perkecambahan: imbibisi¢Masuknya air kedalam biji Aktifnya enzim-enzim untuk proses metabolisme , membongkar cadangan makanan dalam kotiledon / endosperm Hasil pembongkaran berupa sumber energi sebagai bahan penyusun komponen sel, dan pertumbuhan embrio. Embrio tumbuh dann berkembang

Faktor Internal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan 1. Genetik (hereditas) Gen adalah faktor pembawa sifat menurun yang terdapat dalam sel makhluk hidup. Gen bekerja untuk mengkodekan aktivitas dan sifat yang khusus dalam pertumbuhan dan perkembangan 2. Enzim Enzim merupakan suatu makromolekul (protein) yang mempercepat suatu reaksi kimia dalam tubuh makhluk hidup(Biokatalisator). Suatu rangkaian reaksi dalam tubuh makhluk hidup tidak dapat berlangsung hanya melibatkan satu jenis enzim.Perbedaan jenis gen menyebabkan terjadinya perbedaan respons pertumbuhan terhadap kondisi lingkungan yang sama 3. Hormon (fitohormon) Hormon merupakan zat pengatur tumbuh, yaitu molekul organik yang dihasilkan oleh satu bagian tumbuhan dan ditransportasikan ke bagian lain yang dipengaruhinya.Hormon dalam

konsentrasi rendah menimbulkan respons fisiologis. Terdapat 2 kelompok hormon yaitu a. Hormon pemicu pertumbuhan (auksin, Giberelin dan sitokinin) b. Hormon penghambat pertumbuhan (asam absisat, gas etilen, hormon kalin dan asam traumalin 1. Hormon Auksin Asal kata : Bahasa Latin Penemu : Fritz Went (peneliti asal belanda) Objek penelitian : Rumput (Avena sativa) Hasil penelitian : mengekstraks zat pengatur fototropisme pada tumbuhan rumput Kesimpulan : auksin banyak diproduksi di jaringan meristem. Kadar auksin dipengaruhi oleh cahaya matahari, dan auksin mempengaruhi percepatan pembelahan sel pada daerah meristem apikal Struktur auksin Struktur yang paling dikenal adalah IAA (Indol Acetik acid), yang mirip dengan asam amino triptophan. Aktivitasnya dihambat oleh cahaya matahari Auksin disintesis di meristem apikal, daun-daun muda dan biji Fungsi hormon Auksin Merangsang pemanjangn sel pada daerah titik tumbuh Merangsang pembentukkan akar Merangsang pembentukkan buah tanpa biji (partenokarpi) Merangsang differensiasi jaringan pembuluh Merangsang absisi ( pengguguran pada daun) Berperan dalam dominansi apikal 2. Hormon Giberelin Asal kata : Bahasa Latin Penemu : Ewiti. Kurosawa Objek penelitian : Tanaman padi (Oryza sativa) yang terkena penyakit foolish seedling (tanaman pucat dan luar biasa panjang) dan jamur Gibberella fujikuroi Hasil penelitian : mengisolasi giberelin dari jamur Gibberella fujikuroi, yang diberi nama giberelin (GA/Giberelic acid) Kesimpulan : pemanfaatan giberelin secara umum menyebabkan pertumbuhan raksasa Fungsi Giberelin Merangsang pemanjangan batang dan pembelahan sel Merangsang perkecambahan biji Memecah dormansi biji Merangsang pembungaan dan pembuahan 3. Hormon Sitokinin Asal kata : Bahasa Latin Penemu : Van Overbeek Objek penelitian : pertumbuhan embrio dan air kelapa muda Hasil penelitian : mengisolasi zat yang menyebabkan pembelahan sel (sitokinesis) yang disebut kinetin Jenis : Kinetin, Zeatin (pada jagung) benzil amino purin Kesimpulan : pemanfaatan sitokinin secara umum menyebabkan pertumbuhan tunastunas samping (lateral) sehingga tanaman menjadi rimbun Fungsi Sitokinin Bersama auksin, dan giberelin merangsang pembelahan dan pemanjangan sel Menghambat dominansi apikal oleh auksin Merangsang pertumbuhan kuncup lateral Merangsang pemanjangan titik tumbuh

Mematahkan dormansi biji serta merangsang pertumbuhan embrio Merangsang pembentukan akar cabang Menghambat pertumbuhan akar adventive Menghambat proses penuaan (senescence) daun, b unga dan buah dengan cara mengontrol proses kemunduran yang menyebabkan kematian sel sel daun 4.Hormon Asam Absisat (ABA) Asal kata : Bahasa Latin Penemu : P.F. Wareing dan F.T. Addicott Objek penelitian : buah kapas Hasil penelitian : Mendorong terjadinya perontokkan (absisi) pada tumbuhan Jenis : Kinetin, Zeatin (pada jagung) benzil amino purin Kesimpulan : hormon yang menyebabkan kerontokan ada saun dan buah Fungsi Hormon Asam Absisat (ABA) Mengurangi kecepatan pembelahan dan pemanjangan di daerah titi tumbuh k Memacu pengguguran daun pada saat kemarau untuk mengurangi penguapan air Membantu menutup stomata daun untuk mengurangi penguapan Mengurangi kecepatan pembelahan dan pemanjangan sel bahkan menghentikannya Memicu berbagai jenis sel tumbuhan untuk menghasilkan gas etilen Memacu dormansi biji agar tidak berkecambah 5. Hormon gas etilen Asal kata : Bahasa Latin Penemu : R. gene (1934) Objek penelitian : buah yang masak Hasil penelitian : Gas etilen mempercepat pemasakan buah Jenis : hormon tumbuhan yang berbentuk gas Kesimpulan : Pembentukkan gas etilen dipengaruhi oleh O2 dan dihambat oleh CO2 Fungsi hormon gas etilen Mempercepat pematangan buah Menghambat pemanjangan akar, batang dan pembungaan Menyebabkan pertumbuhan batang menjadi kokoh dann tebal Merangsang proses absisi Interaksi antara etilen dengan auksin memacu proses pembungaan Interaksi antara etilen dengan giberelin mengontrol rasio bunga jantan dengan bunga betina pada tumbuhan monoceus 6. Hormon Luka/Kambium luka/Asam traumalin Hormon yang merangsang sel-sel daerah luka menjadi bersifat meristematik sehingga mampu mengadakan penutupan bagian yang luka Vitamin B12 9riboflavin), piridoksin (vit. B6) asam ascorbat (vit. C), thiamin (vitamin B1), asam nikotinat merupakan jenis vitamin yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan pertumbuhan dan perkembangan Vitamin berperan sebagai kofaktor 7. Hormon Kalin Dihasilkan pada jaringan meristem. Memacu pertumbuhan organ tubuh tumbuhan Jenisnya adalah: a. Fitokalin : memacu pertumbuhan daun b. Kaulokalin: memacu pertumbuhan batang c. Rhizokalin: memacu pertumbuhan akar d. Anthokalin: memacu pertumbuhan bunga dan buah Florigen hormon tumbuhan yang khusus merangsang pembentukan bunga

Faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan 1. Unsur hara Kebutuhan unsur hara untuk proses pertumbuhan dan perkembangan: Unsur makro Unsur hara yang dibutuhkan dalam jumlah banyak: C, H, O, N, S, P K, S, Ca, dan Mg Unsur hara yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit: Fe, B, Mn, Cu, Zn, Mo, Cl dan Ni Unsur karbon diambil tumbuhan dalam bentuk CO2 Unsur hidrogen diambil tumbuhan dalam bentuk H2O Oksigen diambil tumbuhan dalam bentuk CO2. H2O dan O2 Unsur C, H, dan O merupakan unsur utama penyusun Karbohidrat, lemak dan protein Gejala Kekurangan unsur hara disebut defisiensi 2.Suhu Pertumbuhan dan perkembangan dipengaruhi oleh suhu Suhu yang baik untuk pertumbuhan adalah sushu optimum Pertumbuhan dan perkembangan akan terhambat bila berada pada suhu minimum dan maksimum Vernalisasi adalah peningkatan perkecambahan atau pembungaan oleh suhu rendah Istilah vernalisasi diperkenalkan oleh Trofim Denisovich Lysako tahun 1920 3.Kelembaban Kelembaban tanah dan kelembaban udara mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan Tanah yang lembab dan udara yang kering mempercepat pertumbuhan dan perkembangan 4.Cahaya Cahaya (merah, biru, nila dan violet) berperan sebagai sumber energi dalam proses fotosintesis. etiolasi¢Pertumbuhan kecambah ditempat yang teduh akan berlangsung cepat, tetapi abnormal Daun tanaman yang terkena cahaya lebih kecil dan mesofilnya lebih tebal dibandingkan yang sedikit mendapat cahaya. Stomata tanaman yang terkena cahaya ukurannya kecil dengan jumlah yang banyak dibandingkan yang sedikit mendapat cahaya Akar tanaman yang terkena cahaya lebih lebat dibandingkan yang sedikit mendapat cahaya Efek fotoperiodisme, merupakan respon tumbuhan terhadap panjang pendek sinar matahari. Fotoperiodisme pada tumbuhan dikendalikan oleh fitokrom (sterling B. Hendrik) Berdasarkan respos tumbuhan terhadap panjang pendeknya waktu penyinaran, tumbuhan dibedakan atas: Tumbuhan hari pendek ) short day plant) Tumbuhan yang berbunga ketika siang hari kurang dari 12 jam Tumbuhan hari panjang (long day plant) Tumbuhan yang berbunga ketika siang hari lebih panjang dari 12 jam Tumbuhan hari netral (neutral day plant) Tumbuhan yang berbunga tidak dipengaruhi oleh panjang pendeknya penyinaran matahari 5. Air Air merupakan senyawa yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan Air sebagai pelarut unsur hara dalam tanah, dan memelihara temperatur tanah. Pertumbuhan berlangsung efektif pada malam hari, karena kandungan air dalam tumbuhan lebih tinggi dari pada siang hari

6. pH pH sangat berpengaruh pada proses pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Pada kondisi pH normal, kandungan unsur-unsur yang diperlukan seperti Ca, Mg, P dan K cukup tersedia. pH asam memiliki kandungan unsur Al, Mo, Zn yang dapat meracuni tumbuhan.

LATIHAN SOAL PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan singkat dan tepat 1.Pertumbuhan suatu tumbuhan dapat dinyatakan dengan hal berikut, kecuali « a. Bertambah banyaknya sel-sel b. Sel semakin membesar c. Penambahan subtansi sel d. Penambahan panjang sel-sel tubuh e. Merupakan proses yang bersifat reversibel 2.Salah satu ciri makhluk hidup adalah mengalami proses menuju tahap yang akan sulit untuk di ukur. Proses tersebut adalah « a. Pertumbuhan b. Perkembangan c. Reproduksi d. Iritabilita e. gerak 3.Pertumbuhan memanjang yang terjadi pada ujung akar atau batangtumbuhan disebut « a. Pertumbuhan primer b. Pertumbuhan sekunder c. Pertumbuhan tersier d. Pertumbuhan tunggal e. Pertumbuhan teratur 4.Manakah dari pernyataan dibawah ini yang tidak termasuk daerah meristem apical? a. Zona meristematik b. Zona pembelahan c. Zona differensiasi d. Zona pemanjangan e. Zona jaringan permanen 5.Zona meristematik pada gambar dibawah ini ditunjukkan oleh nomer «.

a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 5 6.Teori histogen tentang perkembangan meristem epical yang benar adalah « a. Titik tumbuh tumbuhan terdiri atas 2 bagian yaitu bagian luar dan bagian dala b. Titik tumbuh tumbuhan terdiri atas 3 bagian yaitu plerom, dermatogens dan periblem c. Titik tumbuh tumbuhan terdiri atas 3 bagian yaitu bagian luar, tengah dan bagian dalam d. Titik tumbuh tumbuhan mengikuti pola pertumbuhan memanjang tidak membesar

e. Titik tumbuh tumbuhan terjadi secara vertical dan horizontal 7.Menurut teori tunika korpus, menyatakan bahwa titik tumbuh akar dan batang pada tumbuhan terdiri atas 2 zona yang terpisah susunannya yaitu tunika dan karpus. Tunika berarti « a. Korpus merupakan lapisan luar yang akan berkembang menjadi jaringan epidermis b. Korpus merupakan lapisanterluar yang akan berkembang menjadi korteks c. Tunika merupakan lapisan terdalam yang akan berkembang menjadi empulur d. Tunika merupakan lapisan terdalam yang akan berkembang menjadi jaringan pengangkut e. Korpus adalah bagian pusat titik tumbuh yang memiliki kemampuan membelah ke segala arah 8.Gambar dibawah ini yang menunjukkan pleronm dan derma togens ditunjukkan oleh nomer «

a. 1 dan 2 b. 2 dan 3 c. 3 dan 4 d. 4 dan 5 9.Pertumbuhan sekunder yang menyebabkan diameter batang atau akar semakin membesar adalah « a. Kambium vaskuler b. Kambium gabus c. Felogen d. Protoderm e. dermatogen 10.Nama struktur yang berlabel X pada gambar dibawah ini adalah «

a. Radikula b. Hipokotil c. Epikotil d. Kotiledon e. plumula 11.Sebelum tumbuh tunas dan daun, sumber makanan utama kecambah adalah « a. Akar b. Kotiledon

c. Batang d. Embrio e. pupuk 12.Bagian dari struktur biji yang berfungsi melapisi bagian luar kulit adalah « a. Testa b. Kotiledon c. Plumulae d. Hipokotil e. epikotil 13.Pertumbuhan yang ditunjukkan dengan semakin menebalnya lapisan kulit luar tumbuhan disebab aktivitas «. a. Cambium vaskuler b. Cambium intrafasikuler c. Cambium gabus d. Protoderm e. dermatogen 14.Pola perkecambahan seperti gambar dibawah ini disebut «

a. Perkecambahan hipogaeal pada tanaman dikotil b. Perkecambahan epigaeal pada tanaman monokotil c. Perkecambahan hipogaeal pada tanaman monokotil d. Perkecambahan epigaeal pada tanaman dikotil e. Perkecambahan epigaeal dan hipogaeal 15.Pernyataan berikut yang bukan merupakan tahapan dalam proses perkecambahan adalah « a. Penyerapan air secara osmosis-difusi b. Mengaktifkan enzim amylase dan protease c. Mengingatkan metabolism ATP d. Pecahnya kulit biji akibat pembelahan sel embrional e. Melunaknya biji akibat proses penyerapan air 16.Pola perkecambahan yang ditunjukkan dengan daerah epikotil muncul di atas permukaan tanah terdapat pada: a. jagung dan kedelai b. Kacang hijau dan kedelai c. Kacang hijau dan kacang kapri d. Kacang kapri dan kedelai e. Kacang kapri dan jagung 17. Percobaan tentang kecepatan pertumbuhan tanam dengan data sbb:

Pertumbuhan yang paling cepat terjadi pada hari « a. 1 dan 2 b. 3 dan 4 c. 4 dan 5 d. 6 dan 7 e. 7 dan 8 18. Perkecambahan dengan kotiledon tetap berada di dalam tanah dinamakan « a. Hipokotil b. Hipogaeal c. Epigaeal d. Epikotil e. koleoptil 19. Pengertian differensiasi yang tepat adalah « a. Pembentukkan jaringan baru b. Pembentukkan orhan baru c. Pembentukan berbagai jenis jaringan d. Pembentukan system baru e. Terjadi proses perkembangan 20. Berikut berberapa fungsi hormon tumbuhan: (1) merangsang perpanjangan sel batang (2) merangsang pembelahan sel (3) menghambat perpanjangan sel akar (4) menghambat pembentukkan biji Fngsi Hormon auksin adalah « a. (1) dan (2) b. (1) dan (3) c. (1) dan (4) d. (2) dan (3) e. (2) dan (4) 21. Dibawah ini adalah nama hormon tumbuhan yang yang memicu pertu mbuhan dan perkembangan, kecuali « a. Auksin b. Sitokinin c. Asam absisat d. Anthokalin e. etilen 22. Ilmuwan yang menemukan adanya senyawa sitokinin dalam buah kelapa yang belum matang adalah « a. Eiichi Kurosawa b. Johannes Van Overbeak c. Frederict T Addicot d. Frits Went e. Schmidt 23. Hormon pertumbuhan organ yang dapat mempengaruhi pertumbuhan bunga adalah « a. Anthokalin b. Kaulokalin c. Auksin d. Rhizokalin e. filokalin 24. pada tumbuhan terdapat Sejenis protein yang memiliki kemampuan untuk meny erap

cahaya adalah « a. kriptokrom b. protoklorofilida c. fitokrom d. penerima UV-B e. Fotoperiodik 25. Indole acetic acid (IAA) adalah hormon pertumbuhan alami yang merupakan kelompok hormon « a. Sitokinin b. Giberelin c. Gas etilen d. Auksin e. Asam absisat 26. Pernyataan yang tidak tepat mengenai gas etilen adalah « a. Berfungsi merusak klorofil sehingga menjadi masak b. Aktivitasnya sangat cepat bila ada oksigen c. Dapat bekerja pada kolenkima dan sklerenkima untuk memperkokoh batang d. Bersama auksin dapat mengatur bunga jantan dan betina pada nanas dang mangga e. Dihasilkan pada pangkal tangkai buah yang sudah tua 27. Berikut adalah fungsi asam absisat, kecuali « a. Menyebabkan stomata tertutup untuk mengurangi penguapan b. Menyebabkan meranggasnya daun pada musim kemarau c. Menyebabkan dormansi biji d. Mempercepat pembelahan sel pada jaringan embrional e. Menghambat pembelahan dan pemanjangan pada titik tumbuh 28. Fitohormon dapat merangsang pertumbuhan akar tanaman yang berupa vitamin B dan banyak dijumpai pada air cucian beras adalaj « a. Anthokalin b. Rhizokalin c. Kaulokalin d. Filokalin e. Asam absisat 29. Sitokinin adalah hormon tumbuhan yang « a. Berperan dalam pembelahan sel meristem akar b. Volume air saat menyiram c. Menghambat pertumbuhan batang d. Bekerja antagonis dengan etilen e. Terdapat diseluruh bagian akar 30. Hormon tumbuhan yang merangsang pertumbuhan sel baru pada jaringan yang luka adalah « a. Kaulokalin b. Auksin c. Asam traumalin d. Filokalin e. giberelin 31. Selain dapat menghambat pembelahan sel, etilen dapat membantu « a. Pengguguran daun b. Pematangan buah c. Pembelahan sel d. Dormansi pucuk

e. pembungaan 32. Hormon yang merangsang ppembentukkan pembuluh pengangkut floem dan xilem adalah « a. Auksin b. Giberelin c. Sitokinin d. Etilen e. Asam absisat 33. Hormon yang berfungsi meningkatkan proses pematangan buah adalah « a. Florigen b. Etilen c. Vernalin d. Rhizokalin e. sitokinin 34. Suatu zat pengatur tubuh yang berfungsi menghambat proses penuaan adalah « a. Auksin b. Sitokinin c. Asam traumalin d. Giberelin e. Florigen 35. Hormon yang merangsang pembentukan bunga adalah « a. Auksin dan vernalin b. Etilen dan rhizokalin c. Giberelin dan florigen d. Giberelin dan flirigen e. Asam absisat 36. Hormon yang dapat mempercepat penuaan daun dan merangsang gugurnya daun adalah « a. Auksin b. Etilen c. Giberelin d. Sitokinin e. Asam absisat 37. Tumbuhan bisa memperbaser batang dan akar, hal ini dikarenakan adanya aktivitas hormon « a. Giberelin b. Sitokinin c. Etilen d. Asam absisat e. auksin 38. Gejala defisiensi pada tumbuhan berupa daun menguning menandakan tumbuhan kekurangan unsur « a. Mg b. Fe c. Ze d. H2O e. Cl 39. Tumbuhan yang tumbuh pada tempat yang mengalami kekurangan cahaya memiliki tanda tanda berikut, kecuali « a. Daun lebar b. Perakaran banyak

c. Stomata sedikit d. Ukuran tubuh lebih tinggi e. Ukuran stomata lebih lebar 40. Tumbuhan yang kekurangan unsur Fe dan Mg akan mengalami klorosis yang berarti « a. Terhambatnya proses pertumbuhan b. Perkembangan yang terhambat c. Rendahnya kandungan klorofil d. Tidak mampu berfotosintesa e. Tidak mampu membentuk organ reproduksi 41. Perlakuan dengan mengubah-ubah temperatur dapat merangsang perkecambahan biji, peristiwa ini dinamakan « a. Vernalisasi b. Termoperiodisme c. Fotoperiodisme d. Termotropisme e. termonasti 42. Pada tumbuhan yang ditanam di tempat gelap akan memiliki ciri sebagai berikut « a. Memiliki daun sempit b. Memiliki jaringan mesofil yang tebal c. Kloroplat yang cukup d. Transpirasi yang tinggi e. Tumbuh cepat, tetapi tidak normal 43. Suatu tumbuhan mengalami defisiensi unsur Mn2+, Hal yang akan terjadi adalah « a. Tumbuh kerdil b. Batang tumbuh lemah c. Nekrosis d. Daun muda menggulung e. layu 44. Pengertian temperatur optimum pada proses pertumbuhan adalah « a. Temperature tertinggi dimana tumbuhan masih dapat hidup b. Temeperatur tertinggi di suatu daerah dimana tumbuhan tidak dapat hidup c. Temperature yang dapat mempengaruhi tumbuhnya tumbuhan sehingga mudah layu d. Temperature yang paling sesuai bagi pertumbuhan tumbuhan e. Temperature terendah dimana tumbuhan dapat hidup 45. Jika tanaman berhari pendek setiap malam terkena cahaya beberapa saat, akan menyebabkan tumbuhan tersebut « a. Mati b. Kekeringan c. Tidak berbunga d. Terhenti pertumbuhannya e. berbunga 46. Perhatikan gambar berikut

Tanaman (a) disimpan di tempat gelap, tanaman (b) disimpan ditempat terang Hal ini menunjukkan « a. Cahaya membantu fotosintesis b. Cahaya membantu pembentukkan klorofil c. Cahaya matahari menghambat hormone tanaman d. Suhu udara diperlukan untuk pertumbuhan tanaman e. Suhu udara menghambat pertumbuhan 47. Berikut beberapa nutrisi penting bagi tumbuhan (1) karbon (4) kalsium (2) fosfor (5) besi (3) boron Unsur yang diperlukan dalam jumlah relatif banyak banyak (makronutrient) adalah « a. 1, 2 dan 3 b. 2, 3 dan 4 c. 1, 2 dan 4 d. 2, 4 dan 5 e. 3, 4 dan 5 48. Perhatikan hal-hal yang berhubungan dengan tumbuhan berikut: (1) hormon (4) pupuk (2) Cahaya (5) suhu (3) Genetik Faktor luar yang mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan adalah « a. 1, 2 dan 3 b. 1, 4 dan 5 c. 2, 3 dan 4 d. 2, 4 dan 5 e. 1, 3 dan 4 49. Perhatikan gambar berikut:

Pertumbuhan tanaman tersebut dipengaruhi oleh « a. Cahaya matahari b. Kelembaban c. Suhu

d. Nutrisi e. air 50. Jika biji tanaman yang sedang berkecambah dipindahkan ke tempat gelap, pertumbuhan akan menjadi « a. Lambat b. Terhenti sama sekali c. Batang menjadi kecil dan memanjang d. Cepat pada batang e. Batang dan akar pendek

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->