Satu Untuk UNM

PENDAHULUAN Guru profesional hendaknya memiliki kompetensi pedagogik, personal (sosial dan budi pekerti) dan profesional. Materi yang dikembangkan dalam modul ini merupakan bagian dari pengembangan kompetensi profesional guru Biologi pada jenjang sekolah menengah. Pada setiap bagian Anda akan diperhadapkan dengan sejumlah kasus dan diharapkan Anda mampu menganalisisnya secara kritis guna mendapatkan sebuah pemahaman pemecahan masalah. Oleh sebab itu diharapkan Anda menelaah secara seksama materi yang terkait dengan kasus yang dikemukakan di dalam modul ini secara sungguh-sungguh. Bila ada permasalahan yang kurang jelas, mintalah petunjuk dari fasilitator. Kompetensi Menguasai keilmuan, kajian kritis dan pendalaman materi ajar biologi dalam konteks kurikulum sekolah. Sub kompetensi 1. Menguasai konsep dasar dan langkah-langkah pengamatan dalam biologi. 2. Menguasai materi ajar metabolisme dalam konteks kurikulum sekolah 3. Menguasai materi ajar bioteknologi dalam konteks kurikulum sekolah 4. Menguasai materi ajar biologi sel dalam konteks kurikulum sekolah 5. Menguasai materi ajar keanekaragaman hayati dan interaksi mahluk hidup dengan lingkungan dalam konteks kurikulum sekolah Indikator 1. Menganalisis fakta, konsep, prinsip dan teori dalam biologi yang sesuai dengan materi yang akan diajarkan. 2. Menguasai tahapan dan/atau prosedur pengamatan melalui kegiatan praktikum biologi 3. Menganalisa fenomena penerapan konsep dasar anabolisme karbohidrat dalam kehidupan 4. Melakukan uji karbohidrat secara sederhana 5. Menganalisis karakter protein berdasarkan struktur dan fungsinya 6. Menganalisis tahapan dalam metabolisme protein 7. Melakukan uji protein secara sederhana 8. Menganalisis karakter lemak berdasarkan setruktur dan fungsinya
Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 26

Satu Untuk UNM
9. Melakukan uji lemak secara sederhana 10. Menganalisis prinsip-prinsip ilmiah dalam pembuatan produk-produk atau jasa bioteknologi yang digunakan dalam berbagai aspek keidupan manusia 11. Membedakan bioteknologi konvensional dan modeen berdasarkan proses dan produknya 12. Merancang percobaan bioteknologi sederhana 13. Menganalisis tahapan dalam proses pembuatan produk bioteknologi yang menggunakan DNA rekombinan 14. Menganalisis struktur sel 15. Menganalisis tahapan pembelahan sel 16. Menerapkan dasar-dasar pengelompokan makhluk hidup 17. Menggambarkan daur hidup suatu taksa makhluk hidup 18. Menganalisis interaksi makhluk hidup dengan lingkungnnya Deskripsi Materi Pada bagian akhir pelaksanaan PLPG ini, Anda dituntut untuk mencapai kompetensi dan sub kompetensi di atas berdasarkan indikator-indikatornya. Untuk itu lakukan kajian kritis dalam diskusi yang meliputi metabolisme, bioteknologi, biologi sel dan keanekaragaman hayati serta interaksi makhluk hidup dengan lingkungan. KEGIATAN BELAJAR 1 METABOLISME A. Fotosintesis Fotosintesis adalah bioproses yang paling penting di bumi, dimana tumbuhan hijau dan bakteri berklorofil memanfaatkan energi sinar matahari untuk mensintesis bahan organik dari molekul anorganik sederhana. Molekul organik yang menyusun dunia hidup berasal langsung atau tidak langsung dari materi organik hasil fotosintesis. Hanya proses fotosintesis yang membebaskan oksigen untuk digunakan oleh semua bentuk kehidupan dalam proses respirasi. Kloroplas adalah organel yang melakukan fotosintesis bagaikan sel surya untuk menghasilkan karbohidrat. Dalam sebuah kasus; Seorang guru biologi bermaksud mengajarkan secara menyeluruh dan mendalam tentang konsep dasar fotosintesis kepada muridnya agar tuntas menguasai aspek (i) energi elektromagnetik, (ii) spektrum kerja cahaya, (iii) struktur kloroplas, (iv) reaksi fotofosforilasi, (v) reaksi fiksasi karbondioksida, dan (vi) transport hasil fotosintesis, serta berbagai aspek faktual yang terkait dalam kehidupan sehari-hari, termasuk
Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 27

Satu Untuk UNM
prosedur pengamatan fotosintesis. Oleh karena itu sang guru membutuhkan formulasi rinci dari konsep dasar fotosintesis dalam bentuk deskripsi lengkap tentang fotosintesis dalam konteks kurikulum sekolah menengah. LATIHAN 1. Diskusikan secara berkelompok dan klasikal dengan total waktu dua jam, agar Anda dapat mengkaji secara mendalam konsep dasar fotosintesis untuk membedakan dengan katabolisme, menghubungkan struktur kloroplas dengan proses fotosintesis, membedakan reaksi terang dengan reaksi gelap berdasarkan proses dan produknya, serta menghubungkan proses dan produk fotosintesis dengan kebutuhan hidup makhluk hidup, termasuk manusia, sehingga Anda semua memahami dengan wawasan luas mengenai: a. Aspek-aspek utama proses fotosintesis; b. Urutan langkah proses dalam reaksi terang dan reaksi gelap fotosintesis; c. Istilah spektrum serapan, akseptor elektron, fotofosforilasi dan spectrum kerja; d. Perbedaan antara reaksi terang dan reaksi gelap, fosforilasi siklik dan fotofosforilasi nonsiklik, fotosintesis C3, C4, dan CAM; e. Proses transport hasil fotosintesis f. Aspek faktual yang terkait dalam kehidupan sehari-hari, termasuk prosedur pengamatan fotosintesis. B. Respirasi Seluler Oksidasi senyawa organik melepaskan energi yang tersimpan untuk digunakan oleh organisme dalam melakukan proses metabolisme. Bahan karbohidrat sebagai sumber energi diperoleh dalam bentuknya yang kompleks, seperti diskarida dan amilum serta glikogen. Tahap awal metabolisme karbohidrat adalah mengubah polimer karbohidrat menjadi bentuk lebih sederhana, terlarut dan dapat diangkut melintasi membran usus untuk disalurkan ke jaringan. Respirasi seluler adalah proses dimana energi kimia dari molekul “makanan” dilepaskan dan sebagian ditangkap dalam bentuk ATP. Karbohidrat, lemak dan protein adalah bahan yang dapat digunakan sebagai bahan bakar dalam respirasi seluler, tetapi glukosa adalah yang paling umum digunakan sebagai contoh untuk mempelajari reaksi dan jalur yang terlibat. Kasus yang terjadi; dimana siswa sebuah sekolah menengah memperoleh pengalaman belajar tentang metabolisme karbohidrat hanya dengan mendalami materi dari gurunya sebagai berikut:
Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 28

Satu Untuk UNM
Respirasi seluler dibagi menjadi 3 proses metabolisme, yaitu: glikolisis, siklus krebs dan fosforilasi oksidatif. Setiap bagian tersebut terjadi pada bagian tertentu di dalam sel dan dipengaruhi keberadaan oksigen. Dalam keadaan tanpa oksigen, respirasi terdiri dari dua jalur metabolisme: glikolisis dan fermentasi. Keduanya berlangsung di sitosol. 1. Produksi ATP dari glukosa Pada respirasi seluler, energi kimia dalam berbagai nutrien, seperti glukosa diubah menjadi adenosine triphosphate (ATP). Dalam bentuk ini, ATP dapat diangkut untuk menyediakan energi yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi metabolisme. Molekul ATP dapat menyimpan energi dalam bentuk ikatan fosfat berenergi tinggi yang bergabung pada gugus terminal. Dalam bentuk ini energi dapat disimpan dalam sebuah lokasi, kemudian berpindah dari suatu bagian ke bagian lain sel, di mana dapat dilepaskan untuk mendorong reaksi biokimia lainnya. Energi yang tersimpan pada ATP dalam suatu lokasi dilepaskan dari ATP ketika ikatan fosfat pada gugus terminal terputus. 2. Tinjauan Khusus pada molekul Pembawa elektron Sejumlah molekul dapat berperan sebagai pembawa elektron dalam sistem biologi. Dalam respirasi seluler, ada dua pembawa elektron yang memiliki peranan penting, nikotinamida adenine dinukleotida (disingkat NAD+, dalam bentuk teroksidasinya) dan flavin adenine dinukleotida (disingkat FAD dalam bentuk teroksidasinya). Molekul NAD+ digunakan untuk menerima elektron (menjadi tereduksi) dalam beberapa reaksi kimia pada glikolisis dan siklus krebs. NAD+ menerima sebuah ion hidrogen (H+) dan dua elektron (2e-) sehingga tereduksi menjadi NADH + H+. NADH bergerak ke rantai transpor elektron dan melepaskan sepasang elektronnya (menjadi teroksidasi) ke senyawa pertama dalam rantai tersebut. 3. Glikolisis Dalam glikolisis, gula berkarbon 6 (glukosa), dipecah menjadi 2 molekul berkarbon 3 yaitu piruvat. Perubahan ini menghasilkan secara bersih 2 molekul ATP dan 2 molekul NADH. Terdapat 4 bagian penting dalam glikolisis: 1) Aktivasi glukosa oleh ATP 2) Pemecahan glukosa menjadi 2 bagian yang terfosforilasi 3) Reduksi NAD+ menjadi NADH 4) Fosforilasi ADP 4. Siklus Krebs Siklus krebs berlangsung pada matriks mitokondria dan menghasilkan sebuah kolam energi kimia (ATP, NADH, dan FADH2) dari oksidasi piruvat yang merupakan hasil akhir dari glikolisis.

Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar

29

Satu Untuk UNM Piruvat diangkut ke dalam mitokondria dan melepaskan karbondioksida untuk membentuk asetil-KoA. 5. Tetapi. dalam keadaan tanpa oksigen. elektron yang dilepaskan dari glukosa dibawa ke oksigen sehingga oleh pembawa elektron. Fosforilasi oksidasi melalui rantai transpor elektron Rantai transpor elektron memungkinkan pelepasan sejumlah besar energi kimia yang tersimpan dalam NAD+ tereduksi (NADH) dan FADH tereduksi (FADH2). molekul dalam RTE dibagi menjadi empat kompleks. Jalur Fermentasi Dengan adanya oksigen. Ketika Asetil-KoA dioksidasi menjadi karbondioksida pada siklus krebs. b. energi kimia dilepaskan dan tersedia dalam bentuk NADH. Hasil akhir respirasi aerob 38 ATP jika shuttle malat digunakan dalam pengangkutan NADH hasil glikolisis ke mitokondria dan 36 ATP apabila shuttle glyserol-P yang digunakannya. banyak sel menghasilkan ATP melalui glikolisis dan Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 30 . FADH+ dan ATP. Fermentasi melengkapi glikolisis dan memungkinkan ATP dihasilkan secara terus menerus walaupun tanpa oksigen. yang tertanam pada membran dalam mitokondria. Tinjauan khusus rantai transpor elektron Secara mudah. sebagian besar protein. Pada berbagai sel. piruvat mengalami fermentasi. Fermentasi Semua sel dapat mensintesis ATP melalui proses glikolisis. hal ini terjadi karena membran mitokondria impermeabel terhadap NAD+ ataupun NADH sehingga untuk memasuki mitokondria dibutuhkan ulang-alik/shuttle malat ataupun aspartat . Energi yang dilepaskan tersedia dalam bentuk ATP (3 ATP per NADH dan 2 ATP per FADH2) NADH + H+ + 3 ADP + 3 Pi + 1/2 O2 → NAD+ + H2O + 3 ATP FADH2 + 2 ADP + 2 Pi + 1/2 O2 → FAD+ + H2O + 2 ATP Rantai transpor elektron (RTE) terdiri dari sebuah rangkaian molekul. glukosa teroksidasi dan oksigen tereduksi menjadi air. fermentasi meregenerasi NAD+. sebuah molekul berkarbon 2. Kompleks II ditunjukkan oleh koenzim Q. enzim ATPsintase berfungsi dalam fosforilasi ADP menjadi ATP pada sebuah proses yang disebut kemiosmosis. Dengan mengoksidasi NADH yang dihasilkan dalam glikolisis. a. apabila tidak tersedia oksigen. yang mana dapat digunakan kembali dalam glikolisis untuk menghasilkan ATP yang lebih banyak.

Fermentasi asam laktat memungkinkan glikolisis berlanjut dengan memastikan NADH dikembalikan dalam bentuk teroksidasinya (NAD+). fermentasi alcohol memungkinkan glikolisis dapat berlanjut dengan memastikan NADH dikembalikan dalam bentuk teroksidasinya (NAD+). 6. NADH menjadi NAD+ (mengalami oksidasi). Fermentasi jenis ini secara umum berlangsung pada ragi. yang diperlukan dalam glikolisis dan selanjutnya melanjutkan produksi ATP melalui jalur tersebut. Setiap molekul glukosa dapat menghasilkan 36 – 38 molekul ATP (tergantung pada “shutle” yang dilewati) pada respirasi aerob tetapi hanya 2 molekul ATP pada respirasi tanpa oksigen (melalui glikolisis dan fermentasi). asam piruvat dari glikolisis kehilangan satu karbon dalam bentuk karbondioksida untuk membentuk asetaldehid. Sebagai hasil dari glikolisis. Seperti fermentasi asam laktat. tetapi. asam piruvat dari glikolisis tereduksi menjadi asam laktat oleh NADH. Pada mekanisme ini. Mekanisme ini menghasilkan hanya 2 ATP per NADH. 1) Fermentasi alkohol Pada fermentasi alkohol. 2) Fermentasi asam laktat Pada fermentasi asam laktat. NADH di sitosol memberikan elektron kepada senyawa yang berada pada permukaan luar membran dalam mitokondria. Glukosa dan energi Energi kimia tersimpan dalam glukosa menghasilkan jauh lebih banyak ATP dalam respirasi aerob dibandingkan respirasi tanpa oksigen (fermentasi). NADH yang dihasilkan pada sitosol tidak dapat melintasi membran dalam mitokondria untuk sampai ke rantai transfer elektron yang berada pada matriks mitokondria. Dalam fermentasi NADH yang tereduksi yang dihasilkan pada glikolisis diubah kembali menjadi NAD+ yang teroksidasi. Kedua jenis fermentasi tersebut meregenerasi NAD+ yang teroksidasi. Mitokondria pada otak dan jaringan otot rangka menggunakan metode yang kurang efisien dalam menggunakan NADH di sitosol yang tidak memerlukan transpor membran. Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 31 . Ada 2 jenis fermentasi. sehingga 36 ATP dihasilkan dari tiap molekul glukosa. Peristiwa ini secara umum terjadi pada sel otot. Tinjauan khusus NADH di sitosol Rentang yang diberikan untuk jumlah molekul ATP yang dihasilkan dari satu molekul glukosa karena perbedaan dalam pengolahan NADH di sitosol. 2 molekul NADH dihasilkan di dalam sitoplasma dari setiap molekul glukosa. Ketika asetaldehid direduksi menjadi etil alkohol. kemudian tereduksi menjadi etil alkohol oleh NADH.Satu Untuk UNM fermentasi. yang kemudian teroksidasi menjadi NAD+.

NADH mereduksi senyawa di dalam sitosol. C. Sel hati. Juga tidak dapat langsung diserap oleh usus. Meskipun beragam. Sejumlah besar protein yang berbeda ada di alam. Dalam mekanisme ini. mekanisme yang satu lebih efisien dibandingkan yang lain. sehingga dengan tambahan rincian materi tersebut dapat melengkapi dan memperdalam penguasaan konsep dasar katabolisme karbohidrat dan penerapannya dalam kehidupan. Mintalah bantuan pada fasilitator jika menemukan masalah yang tidak dapat diselesaikan. yang kemudian memungkinkan untuk melintasi membran menuju ke matriks. Pengaturan yang mungkin berbeda dari dua puluh asam amino dalam polimer panjang ini sangat besar. dimana terjadi regenerasi NADH melalui reduksi NAD+. Kegunaan asam amino. Diskusikan secara berkelompok dan komunikasikan secara klasikal dengan total waktu satu jam. Mereka memiliki berbagai fungsi yang berbeda di alam. Protein Protein yang dicerna sebagai bagian dari diet kita tidak sama dengan protein yang diperlukan oleh tubuh. protein terlebih dahulu harus dicerna menjadi asam amino sebelum diserap ke dalam aliran darah. ginjal dan jantung memanfaatkan metode yang lebih efisien (malat-aspartat shuttle). tentang tambahan rincian materi terkait dengan katabolisme karbohidrat. Protein dan Lemak 1.mereka semua tersusun dari rantai subunit yang disebut asam amino. semua protein memiliki struktur dasar yang sama . jumlah jenis protein sebenarnya tidak diketahui. NADH mendonorkan elektron ke RTE dimana dapat dihasilkan 3 ATP sehingga 38 ATP dihasilkan setiap molekul glukosa LATIHAN 2.Satu Untuk UNM Dalam sel hewan terdapat dua mekanisme dalam menggunakan NADH di sitosol dalam respirasi. Hanya ada dua puluh asam amino yang berbeda. Struktur molekul protein terdiri dari 50 sampai ribuan asam amino. Protein merupakan kelompok senyawa biomolekul yang sangat beragam. asam amino digunakan melalui tiga cara dalam tubuh:    Sintesis protein Sintesis berbagai senyawa lainnya Sebagai bahan bakar biologis Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 32 . Oleh karena itu. yang ketika diatur dalam kombinasi yang berbeda. Keragaman protein ditentukan oleh urutan asam amino. membuat semua protein yang berbeda. 1.

2. Tahap pertama dari proses metabolisme lemak adalah hidrolisis trigliserida menjadi gliserol dan 3 asam lemak. Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 33 . Rangka karbon yang berupa piruvat atau intermediat siklus Krebs dapat digunakan untuk produksi energi atau mereka dapat digunakan untuk sintesis glukosa melalui jalur yang dikenal sebagai glukoneogenesis. berbeda dengan metabolisme karbohidrat. Yang katalis oleh enzim transaminase yang transfer kelompok amino dari asam amino suatu zat yang disebut alpha-ketoglutarate. Produk ini adalah asam alfaketo terbentuk dari asam amino dan glutamat (terbentuk dari penambahan kelompok amino alfa-ketoglutarate. Sisa dari asam amino yang disebut sebagai rangka karbon .Lemak Dalam proses metabolisme lemak menjadi ATP.Satu Untuk UNM 2. Setelah gugus amino "dikumpulkan" dalam bentuk asam amino glutamat. Hasil reaksi adalah terbentuknya asam α-ketoglutarat dan amoniak (NH4+). kemudian gliserol masuk ke jalur glikolisis melalui dehidroksiaseton fosfat dan selanjutnya konversi senyawa dilanjutkan ke siklus Krebs dan siklus glioksilat. b) Amoniak dan urea Ammonia adalah racun bagi sistem saraf dan akumulasi cepat menyebabkan kematian. hidrogen dan oksigen. Oleh karena itu harus didetoksifikasi ke bentuk yang dapat segera dikeluarkan dari tubuh. Tergantung pada asam amino yang dikatabolisasi. Katabolisme asam amino Bahan bakar biologis lain yang telah dibahas (karbohidrat & lemak) mengandung hanya unsur-unsur karbon. selanjutnya gugus amino asam amino ini dilepas (disebut "deaminasi oksidatif"). a) Deaminasi Pelepasan gugus amino dari suatu asam amino. asam amino mengandung juga nitrogen. Amonia diubah menjadi urea. deaminasi). dimulai dengan pemindahan gugus amino dari glutamat. Selain unsure-unsur tersebut. rangka karbon akan dikonversi menjadi: a) Asetil KoA b) Atau piruvat c) Atau senyawa intermediat siklus Krebs. Selanjutnya asetil-KoA ini masuk ke dalam siklus Krebs dan siklus glioksilat. Langkah pertama dalam katabolisme asam amino adalah penghilangan nitrogen (kelompok amino. yang larut dalam air dan mudah dibuang melalui ginjal dalam urin. Asam lemak selanjutnya mengalami oksidasi dan menghasilkan asetilKoA.

molekul asetil KoA ketiga berkondensasi dengan asetoasetil KoA.Satu Untuk UNM Permulaan proses metabolisme lemak. Langkah selanjutnya adalah hidrasi ikatan ganda antara C-2 dan C-3 oleh enoil KoA hidratase. Pembentukan Benda Keton Tahap pertama adalah pembentukan asetoasetil KoA dalam reaksi kebalikan tahap tiolase beta-oksidasi. Produknya adalah keton. Pada tahap ini oksidator adalah FAD (bukan NAD+). Rantai asil diperpendek dengan dua atomkarbon sebagai hasil dari keempat reaksi tadi dan terjadi pembentukan FADH2. dimana akan menghalami oksidasi lebih lanjut menjadi CO2 dengan produk 3 mol NADH. Proses oksidasi- terjadi melalui pelepasan secara berurut 2 unit C. oksidasi oleh NAD+ dan tiolisis oleh KoA. Oksidasi ini dikatalisis oleh 3-hidroksiasil KoA dehidrogenase. yang mengubah gugus hidroksil pada C-3 menjadi gugus keto dan menghasilkan NADH. produk akhir setiap putaran oksidasi- . NADH dan FADH2 yang dihasilkan selama oksidasi- dan asetil-KoA yang memasuki daur Krebs selanjutnya memasuki rantai respirasi untuk menghasilkan ATP. Reaksi pertama pada tiap daur pemecahan adalah oksidasi asil KoA oleh asil KoA dehidrogenase yang menghasilkan satu enoil KoA dengan ikatan rangkap trans antara C-2 dan C-3. Langkah akhir adalah pemecahan 3-ketoasil KoA oleh gugus tiol dari molekul KoA lain.memasuki daur Krebs. sebab ∆G pada reaksi ini tidak cukup untuk mereduksi NAD+. 1 mol FADH2 dan 1 mol ATP. yang akan menghasilkan asetil KoA dan suatu asil KoA yang rantai karbonnya dua atom karbon lebih pendek. Asam lemak dilepaskan dari triasilgliserol ke sitoplasma dan selanjutnya ke mitokondria sel otot untuk didegradasi. Dehidrogenasi kedua terjadi dalam reaksi terikat-NAD yang dikatalisis oleh betahidroksiasil KoA dehidrogenase. Penguraian ini utamanya terjadi di dalam duodenum selama proses pencernaan. Asetil-KoA. Setiap putaran oksidasi- menghasilkan 1 mol NADH. dan diatur oleh hormon untuk membebaskan asam lemak dari adiposit (sel lemak). Hidrasi enoil KoA membuka jalan bagi reaksi oksidasi kedua. Tahap kedua. Reaksi ini ditalisis oleh tiolase. Urutan reaksi tersebut dikenal sebagai oksidasi- . dan asetil KoA. Proses katabolismenya disebut oksidasi-β Oksidasi- Asil KoA jenuh dipecah melalui urutan empat reaksi yang berulang yaitu: oksidasi oleh flavin adenin dinukleotida (FAD). triasilgliserol harus diurai menjadi komponen asam lemak dan gliserol. hidrasi. 1 mol FADH2 dan 1 mol asetil-KoA. membentuk 3-hidroksil-3-metilglutaril KoA (HMG KoA) dalam reaksi yang Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 34 . NADH.

sedangkan sel otak dalam keadaan normal menggunakan glukosa sebagai sumber energi. Tahap ketiga. Reaksi ini bergantung pada keadaan jumlah NAD di dalam sel. tempat enzimenzim yang diperlukan. Selanjutnya asetoasetat dapat direduksi menjadi beta-hidroksibutirat oleh betahidroksibutirat dehidrogenase yang membutuhkan NADH. Sintesis Gliserol Gliserol yang terbentuk pada`lipolisis mengalami fosforilasi dan dioksidasi menjadi dihidroksi aseton fosfat. sedangkan pemecahan asam lemak berlangsung di dalam matriks mitokondria. Dengan demikian gliserol dapat diubah menjadi piruvat atau glukosa di hati. Hidrolisis oleh fosfatase akan menghasilkan gliserol. Zat antara ini terdapat baik pada jalur glikolisis maupun pada jalur glukoneogensis. Zat antara pada sintesis asam lemak berikatan kovalen dengan gugus sulfhidril pada protein-pembawa gugus asil (acyl carrier protein. Beberapa ciri penting biosintesis asam lemak adalah:   Sintesis berlangsung di sitosol. Sejumlah asetoaseton secara spontan di dekarboksilasi menghasilkan aseton. tetapi dalam keadaan kelaparan atau diabetes. Otot jantung menggunakan asetoasetat sebagai sumber energi. sedangkan zat antara pada pemecahan asam lemak berikatan dengan koenzim A. sel otak juga dapat menggunakan asam asetoasetat sebagai sumber energi. Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 35 . Bila banyak mengalami reduksi. ACP). Kedua senyawa tersebut adalah sumber energi bagi pernapasan dalam sel. Pembentukan asam asetoasetat dan 3-hidroksibutirat berlangsung terutama dalam hati. yang selanjutnya mengalami isomerasi menjadi gliseraldehid-3fosfat. umumnya atau semua keton dapat dalam bentuk beta hidroksibutirat. Porses kebalikannya dapat terjadi melalui reduksi dihidroksiaseton fsofat menjadi gliserol-3-fosfat. Jadi gliserol dan zat-zat antara glikolisis dapat saling dengan mudah mengalami interkonversi. Molekul asetil KoA juga dihasilkan. Biosintesis Asam Lemak Sintesis asam lemak bukan merupakan kebalikan jalur pemecahannya. HMG KoA diurai menjadi asetoaseta (sebagai benda keton) dalam reaksi yang dikatalisis oleh HMG KoA liase. Jalur sintesis dan jalur pemecahan dalam sistem biologis biasanya berbeda.Satu Untuk UNM dikatalisis oleh HMG KoA sitase.

Pada reaksi kondensasi. Sebaliknya. Sintesis asam lemak diawali dengan karboksilasi asetil KoA menjadi malonil KoA. Pertama. Reaksi perpanjangan dipacu oleh pelepasan CO2.   Reduktor pada sintesis asam lemak adalah NADPH. Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 36 . Perpanjangan rantai lebih lanjut dan penyisipan ikatan rangkap dikatalisis oleh sistem enzim yang lain. Mengapa unit empat-karbon tidak terbentuk dari dua unit dua-karbon? Jawabannya adalah bahwa keseimbangan untuk sintesis asetoasetilACP (empat-karbon) dari dua molekul asetil-ACP (dua-karbon) tidaklah menguntungkan penurunan energi bebasnya dalam proses dekarboksilanya tidaklah terlalu besar dibandingkan jika bereaksi dengan malonil-ACP. Reaksi ini merupakan tahap awal menuju sintesis asam lemak. Langkah akhir daur adalah reduksi krotonil-ACP menjadi butiril-ACP.Satu Untuk UNM  Enzim-enzim pada sintesis asam lemak pada organisme lebih tinggi tergabung dalam suatu rantai polipeptida tunggal. Sintesis malonil Koa dikatalisis oleh enzim asetil KoA karboksilase.  Rantai asam lemak yang sedang tumbuh. yang disebut sintase asam lemak. D-3-hidroksibutiril-ACP mengalami dehidrasi membentuk krotonil-ACP. yang merupakan suatu trans-∆2-enoil-ACP. Tiga tahap berikutnya pada sintesis asam lemak ialah reduksi gugus keto pada C-3 menjadi gugus metilen. Donor aktif unit dua-karbon pada tahap perpanjangan adalah malonil-ACP. asetoasetil-ACP direduksi menjadi gugus D-3- hidroksibutiril-ACP. sang guru harus menuliskan secara rinci dan cermat uraian konsep tersebut secara lengkap agar menguasai konsep dasar dan metabolism protein dan lemak. enzimenzim pemecahan tampaknya tidak saling berkaitan. sedangkan oksidatornya pada` pemecahan asam lemak adalah NAD+ dan FAD. Perpanjangan rantai oleh kompleks sintase asam lemak terhenti setelah terbentuknya palmitat (C-16). satu unit empat-karbon terbentuk dari satu unit dua-karbon dan satu unit tiga-karbon. enzim ini mememrlukan kofaktor biotin. dan CO2 dibebaskan. diperpanjang dengan cara penambahan berturut-turut unit dua-karbon yang berasal dari asetil KoA. yang menyempurnakan daur pemanjangan pertama. Kasus: Untuk membelajarkan siswa dalam menguasai konsep struktur dan fungsi dari protein dan lemak serta metabolismenya. Tahap pertama pembentukan asam lemak diawali dengan pembentukan astil-ACP dan malonil-ACP. Selanjutnya.

(ii) membedakan protein structural dan fungsional berdasarkan strukturnya. Kasus: Dalam pembelajaran tentang metabolisme. fungsi dari protein dan lemak serta tahapan-tahapan metabolismenya. pelaksanaan. Alokasi waktu yang disediakan termasuk presentasi adalah 2 jam. yang merupakan materi esensial metabolism protein dan lemak dalam konteks kurikulum sekolah. Latihan 4 Susunlah sebuah perangkat (serupa dengan LKS proses) yang dapat digunakan oleh siswa untuk melakukan pengujian kualitatif terhadap karbohidrat. Kerjakan secara berkelompok melalui kajian kritis mulai dari perencanaan. penyiapan bahan dan alat. Pembimbingan tersebut meliputi perencanaan percobaan. • • • • Fotosintesis terjadi di kloroplas Daun pada tanaman merupakan tempat utama terjadinya fotosintesis Energi mengalir ke dalam suatu ekosistem sebagai cahaya matahari dan meninggalkannya dalam bentuk panas Melibatkan 2 lintasan metabolic: Reaksi terang dan Siklus Calvin Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 37 . Fotosintesis Proses yang mengubah energi matahari menjadi energi kimia. dan lemak dalam bahan makanan. Mintalah petunjuk kepada fasilitator tentang teknis pembagian kelompok dan jumlah perangkat yang akan disusun. sang guru diminta untuk membimbing siswa menguasai tahapan uji sederhana dari karbohidrat. dan pelaporan. Untuk memperkaya khasanah sumber bacaan anda. analisis data. D. protein. Rangkuman 1. termasuk aspek keselamatan kerja. (iii) menghubungkan satu tahap reaksi dengan tahap reaksi lainnya dalam metabolism protein dan lemak.Satu Untuk UNM Latihan 3 Lakukan kajian kritis secara berkelompok untuk menghasilkan deskripsi lengkap tentang struktur. protein dan lemak berdasarkan standar isi dan kondisi lokal. silahkan mencermati modul biologi (pdf) yang terdapat dalam situs PSG Rayon 24 UNM Makassar. Mintalah petunjuk kepada fasilitator tentang teknis pembagian kelompok dan deskripsi materi yang akan disusun. Berdasarkan kajian kritis tersebut Anda harus (i) mampu menganalisis karakter protein dan lemak berdasarkan struktur dan fungsinya. Alokasi waktu yang disediakan termasuk presentasi adalah 1 jam. dan pelaporan/mengkomunikasikan hasilnya. teknik pengamatan. penentuan prosedur kerja.

Pigmen 3. Kedua jalur dimulai dengan penangkapan energi foton dan menggunakan rantai transport elektron dengan sitokrom untuk kemiosmosis a. Energi yang ditangkap ditransfer antara molekul fotosistem sampai mencapai molekul klorofil pada pusat reaksi • • • • Pada pusat reaksi terdapat 2 molekul : Klorofil a dan akseptor elektron primer Pusat reaksi klorofil dioksidasi dengan hilangnya elektron melalui reduksi akseptor elektron primer Terdapat fotosistem I dan II Terdapat dua rute jalur elektron yang tersimpan pada akseptor elektron primer.Satu Untuk UNM Reaksi terang: mengubah energi matahari menjadi energi seluler Siklus Calvin: reduksi CO2 menjadi CH2O • • • • • • • • Tilakoid adalah sistem membran dalam kloroplas (tempat terjadinya reaksi terang). Karotenoid (Karotene dan Xantofil) • • • • Klorofil a adalah pigmen yang secara langsung berpartisipasi dalam reaksi terang. Memisahkan kloroplas menjadi ruang tilakoid dan stroma Grana kumpulan tilakoid dalam kloroplas Stroma: daerah cair antara tilakoid dan membran dalam tempat terjadi siklus Calvin Energi elektromagnetik bergerak dalam bentuk gelombang Terdapat hubungan yang berbalik antara panjang gelombang dengan energi Panjang gelombang tinggi maka energi rendah Substansi yang menyerap cahaya tampak Menyerap kebanyakan panjang gelombang tetapi paling sedikit menyerap panjang gelombang hijau. Aliran elektron nonsiklik     Menggunakan fotosistem II dan I Elektron dari fotosistem II dihilangkan dan diganti oleh elektron yang didonasikan oleh air Mensintesis ATP dan NADPH Donasi elektron mengkonversi air O2 dan 2H+ 38 2. Penyerapan cahaya meningkatkan elektron ke orbital energi yang lebih tinggi Saat pigmen menyerap cahaya. klorofil tereksitasi dan menjadi tidak stabil Kumpulan pigmen dan protein yang berasosiasi dengan membran tilakoid yang memanen energi dari elektron yang tereksitasi. Fotosistem Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar . Pigmen: Klorofil a. Klorofil b. Pigmen lain menambahkan energi ke klorofil a.

Aliran siklik   Hanya fotosistem I yang digunakan Hanya ATP yang dihasilkan e. dan oksigen d. Tumbuhan CAM • Membuka stomatanya pada malam hari. • Sel mensintesis makromolekul untuk menunjang aktifitas hidupnya (gerak dinamik. melalui 3 tahap:    • Fiksasi karbon Reduksi Regenerasi akseptor CO2 4. reaksi-reaksi spesifik) Kedua proses tsb dilakukan melalui reaksi-reaksi yang terintgrasi & terorganisasi  metabolisme : mengambil energi dari sinar 6. dimana CO2 dilepaskan yang digunakan dalam siklus Calvin 5. Aliran non-siklik menghasilkan NADPH. Metabolisme Energi •  tumbuh-tumbuhan dan mikroorganisme Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 39 . menggabungkan CO2 ke dalam asam organik selama siang hari.Satu Untuk UNM b. Siklus Calvin menggunakan ATP dan NADPH untuk mengkonversi CO2 menjadi gula Siklus calvin : Terjadi di stroma. ATP. heterotrof : mengambil molekul berenergi/organik dari substrat/makanan diantaranya dari sel autotrof. stomata tertutup. pembelahan sel. Senyawa empat karbon tersebut dieksport ke sel berkas pembuluh. CO2 dilepaskan dari asam organik untuk digunakan dalam siklus Calvin • Persamaan Umum Fotosintesis 6CO2 +6H20 + light and chlorophyll  C6H1206 + 6O2 Sel mengekstraksi energi dari lingkungan autotrof matahari pada proses fotosintesis berkhlorofil. Tumbuhan C4 Tanaman C4 meminimalkan keperluan fotorespirasi dengan cara menggabungkan CO2 ke dalam senyawa empat karbon di sel mesofil. Aliran elektron siklik    Hanya menggunakan fotosistem I Elektron dari fotosistem I di-recycle Mensintesis ATP c.

• • • Bentuk nutrien yang diabsorbsi bergantung pada jenis makromolekulnya. dan zat molekul berenergi tinggi. Karbohidrat yang kita makan ada 2 jenis. memerlukan energi yang disuplai dari hidrolisis ATP 2) jalur degradatif (katabolisme/eksorgenik)  memecah molekul kompleks menjadi molekul yang lebih sederhana. 7. Makromolekul dari diet akan diubah menjadi 3 nutrient pools tubuh. terdiri dari: • • • • • Asam nukleat Protein Karbohidrat/ polisakarida Lemak/ lipi Sumber energi Energi yang dilepaskan dari ikatan kimia nutrien ialah ATP. Energi ini digunakan untuk transport dan kerja mekanik. kelebihan nutien tersebut akan disimpan sebagai glikogen dan lemak.Satu Untuk UNM Metabolisme: keseluruhan reaksi yang terjadi di dalam sel. melepaskan energi yang dibutuhkan untuk mensintesis ATP. • Simpanan Jika makanan yang kita makan melebihi kebutuhan tubuh untuk energi dan sintesis. Makromolekul: komponen struktural & fungsional utama sel. fosfokreatin. Bahanbahan ini berada di dalam plasma. meliputi proses penguraian & sintesis molekul kimia yang menghasilkan & membutuhkan panas (enegi) serta dikatalisis oleh enzim Metabolisme meliputi:1) jalur sintesis (anabolisme/endorgenik)  menggabungkan molekul-molekul kecil menjadi makromolekul yang lebih kompleks. Nutrient pools ialah nutrien yang tersedia di dalam tubuh dan siap digunakan. • • Komposisi karbohidrat dalam diet dianjurkan sebesar 55% dari total kalori. Simpanan ini menyediakan energi saat puasa. KARBOHIDRAT • • Sebagian besar diabsorbsi dalam bentuk glukosa. • Sintesis Makromolekul digunakan untuk mensintesis bahan dasar yang diperlukan untuk pertumbuhan dan pertahanan sel dan jaringan. yaitu: Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 40 . Konsentrasi glukosa plasma paling penting  karena hanya glukosa yang dapat dimetabolisme oleh otak.

kelebihan glukosa akan diekskresi dalam urin. tubuh mengubah glikogen kembali menjadi glukosa (glikogenolisis) • Dengan menyeimbangkan metabolisme oksidatif. 9. Asam lemak  bentuk utama lemak di dalam darah. LEMAK • • • • Diabsorbsi terutama dalam bentuk asam lemak dan gliserol. dan leukotrien. Simpanan glikogen terbatas sehingga kelebihan glukosa yang lain diubah menjadi lemak (lipogenesis). PROTEIN • • • Protein disusun oleh rangkaian asam amino yang dihubungkan dengan ikatan peptide dan ikatan lainnya untuk membentuk struktur yang fungsional Asam amino merupakan sumber utama untuk glukosa melalui jalur glukoneogenesis. • Kelebihan glukosa akan disimpan sebagai glikogen. Glukoneogenesis dan glikogenolisis penting untuk memback up sumber glukosa pada saat puasa. Jika kadar glukosa darah turun. Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 41 . diabsorbsi. tubuh dapat mempertahankan kadar glukosa darah dalam batas normal. 8. Zat ini dapat digunakan sebagai sumber energi oleh jaringan dan mudah disimpan sebagai trigliserida di jaringan adiposa. Sintesis glikogen dari glukosa disebut glikogenesis. sintesis glikogen. tromboksan. • Jika kadar glukosa darah dalam batas normal  sebagian besar jaringan menggunakan glukosa sebagai sumber energi. pemecahan glikogen. dan digunakan sebagai sumber energi 2) unavailable carbohydrate yang menyuplai serat. Ekskresi glukosa dalam urin hanya terjadi jika ambang ginjal untuk reabsorbsi glukosa terlampaui. dan sintesis lemak. tetapi gliserol dari trigliserida juga dapat digunakan. • • Jika homeostasis gagal dan glukosa darah melebihi kadar kritis (pada diabetes mellitus).Satu Untuk UNM 1) available carbohydrat yang dicerna. Asam lemak esensial yang harus disuplai dari makanan ialah asam linoleat dan asam lenolenat sebagai prekursor untyuk prostaglandin.

Lipid yang kita makan dapat meningkatkan palatability of food dan menimbulkan rasa kenyang. dan dari polisaturated fat 10%. Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 42 . Pengujian karbohidrat. lemak dan protein dalam bahan makakan dapat dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan peralatan dan bahan sederhana. monosaturated fat 10%. berasal dari • • saturated fat 10%.Satu Untuk UNM Proporsi lemak dalam diet dianjurkan sebanyak 30% dari total kalori.

pati. proses pengawet-an pakan dan pembuatan kompos. sel hewan maupun tumbuhan. Bioteknologi adalah teknologi yang menerapkan prinsip-prinsip sains dan teknologi dalam pemrosesan barang dan dalam pemberian pela-yanan yang baik untuk masyarakat dengan menggunakan zat biologik. ikan. penyedap rasa dan bau. Rhizobium. dan penyempurnaan sifat-sifat genetis. produk hewani (susu. termasuk enzim. 1982 dalam Sardjoko. jamur. Apapun batasan yang diberikan oleh para pakar. B. obat-obatan. produksi embrio. vaksin hewan. pewarna. yang jelas dalam proses bioteknologi terkandung tiga hal pokok yaitu (i) Agen biologis. modifikasi protein fung-sional. inokulum mikoriza. dan inokulum lain untuk penambatan nitrogen. Menurut Soedigdo (1989). (ii) Pendayagunaan secara teknologis dan industrial. berbagai senyawa biokimia. terutama dite-kankan pada mikroorganisme. sirup glukosa dan fruktosa. pestisida. polimer-polimer terutama polisakarida dan sebagainya. penghambatan enzim. teh. bahan pangan tambahan (antioksidan. dan kopi). (5) Bahan untuk berbagai kegiatan pertanian (pakan. butanol. dan (iv) Produk dan jasa yang diperoleh. asam organik. dan pemantap) serta bahan penawar racun. hormon. Cakupan bioteknologi sangat luas. daging). mulai dari proses yang sangat tradisional hingga proses-proses biologis yang canggih dan sangat kompleks. Bioteknologi Bioteknologi mencakup proses-proses biologis oleh organisme yang dimanfaatkan oleh dan untuk kepentingan manusia. interferon dan vitamin). Barang dan jasa meliputi produk industri yang berupa pangan. enzim untuk diagnosis. Bioteknologi yang terkait dengan barang dan jasa dari sektor industri meliputi (Bull. meliputi minuman (beralkohol. kultur sel dan kultur jaringan untuk pengembangan vegetatif.Satu Untuk UNM KEGIATAN BELAJAR 2 BIOTEKNOLOGI A. Agen biologi adalah katalisator-katalisator biologi dengan kisaran yang luas. enzim. minuman. Ruang Lingkup Bioteknologi Bioteknologi memiliki ruang lingkup yang sangat luas dan kompleks yang terkait dengan sektor barang dan jasa. 1991) sebagai berikut: (1) Senyawa-senyawa kimia organik (etanol. Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 43 . wangiwangian. ragi roti dan pektin). peniadaan pengaruh logam dalam mengolah limbah. aseton. (3) Bahan bakar (Bio gas dan biomassa) (4) Bahan pangan. vaksin. keju. (2) Bahan obat (antibiotika. antibodi untuk diagnosis dan terapi.

seperti penggunaan alat yang sudah cangih sampai manipulasi dan rekayasas genetika dalam bidang pertanian. bioteknologi tidak hanya dimanfaatkan dalam industri makanan tetapi telah mencakup berbagai bidang. Kelebihan bioteknologi konvensional adalah lebih murah. Dengan cara meneliti jenis-jenis organisme yang akan digunakannya. yaitu bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern. manusia dapat memilih organisme yang paling baik untuk memenuhi proses persyaratannya. penciptaan sumber energi. penanganan polusi. Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 44 . Bioteknologi Konvensional dan Bioteknologi Modern Ada dua bioteknologi. misalnya mutasi dan rekombinasi genetik. Bioteknologi tradisional merupakan bioteknologi yang memanfaatkan mikroba. dapat menyediakan tempat atau lingkungan hidupnya sehingga sel-sel dalam organisme tersebut dapat tumbuh dengan baik sehingga hasil produksinya dapat optimum. Dewasa ini.Satu Untuk UNM (6) Bahan untuk pelayanan industri (penjernihan air. proses biokimia dan proses genetik secara alami. Dengan adanya berbagai penelitian serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. maka bioteknologi makin besar manfaatnya untuk masa-masa yang akan datang. Dalam bioteknologi konvensional penerapan teknik biologi molekulernya masih terbatas sedangkan pada bioteknologi modern ini penerapan biologi molekulernya sudah maju. Untuk kekurangannya yaitu didalam perbaikan genetiknya tidak terarah. hasilnya dapat diperhitungkan dan dapat menghasilkan sifat yang baru pada jasad yang alami. pengolahan limbah. Contoh bioteknologi konvensional adalah penggunaan galur tanaman alami yang belum mengalami modifikasi sedangkan pada bioteknologi modern contoh yang nyata adalah penggunaan tanaman transgenik yang membawa gen ketahanan terhadap hama dan penyakit dan masih banyak lagi yang lain. seperti rekayasa genetika. hasil tidak dapat diperkirakan sebelumnya dan kurang membantu mengatasi masalah seperti hama dan penyakit. sarana analis-is dan sebagainya C. Sedangkan kelebihan dari bioteknologi modern adalah: perbaikan sifat genetik dapat dilakukan secara terarah. Dalam bioteknologi modern orang berupaya dapat menghasilkan produk secara efektif dan efisien. dan pengaruh jangka panjang sudah diprediksi. teknologi yang digunakan cukup sederhana. Dengan menggunakan bioteknologi modern dapat diketahui organisme yang akan digunakan dan hasil yang diperoleh. dan sebagainya.

Penyiapan gen. menggandakan dan merekombinasi gen dari organism-organisme berbeda. tumbuhan dan bahkan manusia) yang tidak mempunyai kemungkinan kawin secara alamiah. Ada empat prinsip pengkloningan gen yaitu : 1. Penyisipan kedalam vektor Vektor adalah replika yang akan memungkinkan gen untuk ditempatkan disel induk (host cell) dan melibatkan plasmid pada bakteri induk. Salah satu contoh rekayasa genetika yang sudah berhasil adalah penyisipan/pemindahan DNA pembuat insulin pada manusia kedalarn plasmida bakteri Echerichia coli. Rakayasa genetika merupakan teknik yang paling mutakhir dalam bioteknologi." Proses ini juga dikenal sebagai " Gen Kloning " atau klon gen. memodifikasi." 2. Coli yang telah diinfeksi dengan T4. Teknik ini memungkinkan para ahli genetika memindahkan gen diantara spesies yang dari golongan berbeda (baik hewan. bahwa spesies yang jauh hubungan kekerabatannya. Rekayasa Genetika Rekayasa genetika adalah serangkain teknik untuk mengisolasi. Plasmid adalah molekul DNA berbentuk lingkaran kecil yang terdapat didalam bakteri disamping kromosom utama plasmid mengandung unsur-unsur genetik yang tidak terikat pada kromosom utama. Didalam sel enzim ini berfungsi dalam perbaikan Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 45 . Vekto plasmid harus memiliki tempat untuk endonuklease terbatas biasa dan faktor antibiotik sehingga memungkinkan untuk memilih perubahan yang diinginkan. sebab organisme yang secara genetik terbentuk adalah identik dan membawa seluruh potongan DNA yang telah disisipkan. Gen bakteri yang dikloning pada umumnya didapat dari penyiapan total DNA kromosom (kloning "penembakan") dengan cara membelah DNA dengan endonuklese yang terbatas sehingga menghasilkan bagian masing-masing 4 kilobase (kb) dengan ujung yang "lengket. disamping itu memperbanyak molekul yang baru dibentuk. Misalnya gen ikan bisa dimasukkan ke tomat.Satu Untuk UNM D. Banyak percobaan membuktikan bahwa dengan rekayasa genetika fragmen DNA manapun dapat disambungkan atau disisipkan ke genom species lain. sehingga memungkinkan penggabungan dan kelanjutan berkembang dalam host yang baru. Rekayasa Genetika atau teknik DNA rekombinan dapat didefenisikan sebagai : "Pembetukan rekombinan baru dari material yang dapat diturunkan dengan cara penyisipan DNA dari luar kedalam suatu wahana (vektor). Pemasangan DNA yang akan dikloning kedalam vektor plasmid disebut legasi dan enzim yang berperan dalam pemasangan ini adalah enzim yang dipakai dimurnikan dari E. gen manusia bisa dipindahkan ke babi.

3. Menggunakan antibodi khusus terhadap produk gen. Mendeteksi gen yang sudah di klon. Selain itu. E.Satu Untuk UNM tiap skontinuitas yang mungkin timbul pada salah satu untai pada molekul untai ganda. c) Didalamnya melibatkan rekayasa pengolahan d) Peningkatan dan efisiensi produksi e) Sebagai proses biologi terapan f) Untuk kesejahteraan masyarakat Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 46 . ligase DNA yang dimurnikan juga akan menyambungkan kedua ujung molekul yang sama. Cara lain membuat klon ialah jika protein yang disandi gen dihasilkan dalam sel yang diklon. Perubahan sel induk (Host Cell) Campuran plasmid yang diperkenalkan kepada sel bakteri diperlukan secara khusus sehingga sel mengambil DNA dalam proses perubahan sel induk. Setelah DNA disisipkan didalam sel bakteri maka. b) Menggunakan agen biologi. Pengujian aktifitas biologis produk gen c. ia dapat dideteksi dengan menggunakan uji antibodi khusus bagi protein yang disandi atau dengan cara menguji aktifitas biologi protein dalam sel. Pengujian berdasarkan informasi urutan asam amino protein yang di sandi. dalam tabung percobaan. Klon yang tepat dapat dideteksi dengan menggunakan "probe" untuk goo itu sendiri. b. 4. Ada tiga cara mendeteksi gen yang sudah diklon : a. Rangkuman Dari berbagai batasan di atas menunjukkan bahwa bioteknologi merupakan ilmu terapan yang di dalamnya terkait dengan : a) Proses produksi yang melibatkan rekayasa pengolahan barang dan jasa (penerapan prinsip sains dan teknologi). Probe terdiri satu segmen pendek DNA yang diberi label radioaktif. dan memiliki urutan basa nukleotida yang sesuai dengan urutan asam amino yang diketahui dati satu segmen protein. sel bakteri ini akan tumbuh dan berkembang biak menghasilkan klon dan klon ini akan menghasilkan insulin.DNA yang sudah disisipkan tersebut akan dimasukkan lagi kedalam sel hidup misalnya kedalam sel bakteri kemudian ditumbuhkan kedalam media tertentu. Didalam media.

Kemudian DNA yang sudah dipotong. Latihan 5 Lakukan analisis terhadap prinsip-prinsip ilmiah yang diterapkan dalam menghasilkan produk-produk dan jasa bioteknologi yang disebutkan dalam kasus di atas. produksi bioenergi. upaya pemeliharaan kesehatan masyarakat hingga pengolahan limbah. Produk-produk bioteknologi tersebut dihasilkan berdasarkan prinsip-prinsip ilmiah. DNA yang diambil dari sel penkreas. Penyisipan ini dibantu oleh enzim ligase DNA. disisipkan kedalam DNA plasmid yang juga sudah dipotong. dalam bidang pangan (makanan dan minuman). Bioteknologi tradisional adalah bioteknologi yang tidak dikembangkan yang berlangsung secara turun temurun adalah rekombinan. Kasus Setiap hari manusia modern diperhadapkan dengan berbagai produk bioteknologi yang dapat digunakan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Misalnya produk bioteknologi dalam bidang kesehatan dan farmasi. dan ditumbuhkan dalam media tertentu. Selanjutnya rancang sebuah percobaan bioteknologi sederhana dengan Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 47 berdasarkan tradisi. Setelah disisipkan maka plasmid dimasukkan kedalam sel bakteri. Dari proses produksi secara tradisional hingga pemamfaatan teknologi DNA rekombinan yang sangat canggih dan moderen. dan dalam pelestarian keanekaragaman hayati. Dengan ringkas rekayasa genetik dapat dibuat sebagai berikut : 1. lalu DNA plasmid dipotong enzim endonuklease 3. baik secara konvensional. dalam bidang pertanian/kehutanan. upaya peningkatan hasil pertanian. meliputi terapan proses-proses biologis dalam produksi bahan pangan dan minuman. dipotong dengan enzim endonuklease restriksi 2. maupun secara modern. sedangkan bioteknologi modern bioteknologi yang dikembangkan dengan memanfaatkan antara lain teknik DNA . kemudian buatlah deskripsi lengkap tentang prinsip-prinsip ilmiah tersebut dan tentukan kategori konvensional atau modern. dan bahkan dalam bidang kriminal.Satu Untuk UNM Dengan demikian bioteknologi dapat dirumuskan sebagai penerapan prinsip-prinsip sains dan teknologi di dalam proses produksi yang melibatkan agen biologi dan rekayasa pengolahan dalam peningkatan dan efisiensi produksi untuk kepentingan umat manusia Ruang lingkup bioteknologi mencakup aspek yang sangat luas. dalam bidang lingkungan. produksi senyawasenyawa kimia. agar dapat tumbuh dan berkembang biak serta menghasikan klon yang menghasilkan insulin. Isolasi DNA plasmid.

Namun dari berbagai data dan analisis yang ada. Penggunaan bioteknologi pada bidang pertanian menjadikan produk hasil pertanian merupakan tanaman unggulan. Hal ini akan berakibat pada penurunan biodiversitas akibat penurunan tingkat keberagaman dari tumbuhan. tetaplah dapat memiliki berbagai resiko. bioteknologi meskipun menawarkan banyak keuntungan dan pengaplikasian dalam bidang pertanian dan pemrosesan atau produksi makanan. Sebagai contoh. Efek negatif dari bioteknologi tidaklah banyak terungkap contohnya. silahkan mencermati modul biologi (pdf) yang terdapat dalam situs PSG Rayon 24 UNM Makassar. Untuk memperkaya khasanah sumber bacaan anda. Bagaimana pendapat Anda bila masalah tersebut dikaitkan dengan peklestarian plasma nutfah? 3. Kerjakan secara berkelompok dalam waktu 2 jam termasuk presentasinya. Kemungkinan terjadinya efek ekologis sangatlah sulit dievaluasi mengingat bahwa pada bakteri tanah sering terjadi pertukaran material genetik (bahkan antar spesies). teknologi kloning dan rekayasa genetika terhadap tanaman pangan mendapat kecaman dari bermacam-macam golongan. perlu diperhatikan adanya kemungkinan interaksi dengan ekosistem. Namun karena organisme baru tersebut tidak tercipta dari proses evolusi ataupun seleksi alam. Bagaimana pendapat Anda mengani masalah tersebut khususnya bila dikaitkan dengan lingkungan hidup? 2. 1. Latihan 6 Kemajuan di bidang bioteknologi tak lepas dari berbagai kontroversi yang melingkupi perkembangan teknologinya. karena melalui bioteknologi tanaman yang direkayasa akan memiliki sifat genetik yang kurang lebih sama. Diskusikanlah keempat topic di bawah ini dan tuliskan pendapat Anda. manusia dapat membuat bakteri yang dapat menguraikan bahan-bahan limbah berbahaya dalam tanah (bioremedasi). Pada percobaan di laboratorium menunjukkan serbuk sari (polen) dari Bt-crops dapat membunuh larva kupu-kupu Monarch.Satu Untuk UNM menggunakan sumberdaya yang ada disekitar anda. Peran bioteknologi dalam menghasilkan tanaman unggulan ini melalui rekayasa dari genetik tumbuhan. Adanya kemungkinan tanaman transgenik yang tahan hama menyerang spesies lainnya. Menurut Anda perlukah hal ini diterapkan di Indonesia? Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 48 . Contoh kasusnya adalah pada Bt-crops yang merupakan tanaman yang mengandung gen pengkode protein insektisidal yang asalnya berasal dari bakteri Bacillus thuringensis. Saat ini dengan pesatnya kemajuan bioteknologi terutama dalam rekayasa genetika.

Pada umumnya tanaman transgenik akan membawa gen buatannya dalam serbuk sari. Tugas anda adalah melakukan kajian kritis melalui diskusi dan resume materi.Satu Untuk UNM 4. Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 49 . Hal seperti ini sebenarnya tidaklah transgenik terpenuhi pada tanaman wild type yang mengalami transfer genetik. Alokasi waktu untuk tugas latihan ini adalah 1 jam pelajaran Jika hendak memperkaya khasanah sumber bacaan anda. sehingga anda dapat menghubungkan proses pembuatan suatu produk bioteknologi modern yang menggunakan DNA rekombinan dengan kemungkinan resiko yang akan terjadi. Terdapat kemungkinan adanya transfer genetik dari tanaman transgenik ke tanaman aslinya (wild type). Menurut Anda apakah peristiwa tersebut merugikan? Latihan 7 Kasus: Bioteknologi modern dicirikan dengan proses yang rumit dan abstrak. Guru seringkali gagal menanamkan pemahaman yang utuh tentang tahapan dalam proses pembuatan produk bioteknologi modern yang menggunakan DNA rekombinan. silahkan mencermati modul biologi (pdf) yang terdapat dalam situs PSG Rayon 24 UNM Makassar.

membran plasma melekuk membentuk struktur yang dinamakan mesosom. adalah organisme seluler yang paling sederhana. Bagian tepi sel adalah membran plasma. Pada beberapa prokariot. Komponen sel prokariotik Prokariot. sebuah fosfolipid yang terdiri dari 2 lapisan dengan protein selektif dalam keluar masuknya materi dari sel. Dinding bakteri terdiri dari peptidoglikan. apakah mereka prokariotik atau eukariotik. 4. pada dasarnya berbeda dalam organisasi internalnya dibandingkan sel eukariotik. semua materi pada sel di dalam membran plasma. Kadangkadang terdapat kapsul luar. Sel prokariotik memiliki beberapa komponen: 1. 5. yang mana fungsinya belum jelas dipahami. materi genetik yang tersimpan dalam satu atau lebih kromosom dan terletak di dalam nukleoid tanpa membran pada prokariot dan nukleus bermembran pada eukariot. Komponen umum dari semua sel Semua sel. termasuk di dalamnya adalah semua bakteri dan archaea (archaebacteria). Di luar membran plasma. Beberapa bakteri memiliki flagel yang berfungsi dalam pergerakannya dan/atau fili yang dapat digunakan untuk menempelkan dua bakteri dan mungkin membantu dalam transfer materi genetik. Materi genetik (DNA) terletak pada daerah yang dinamakan nukleoid yang tanpa membran mengelilinginya.Satu Untuk UNM KEGIATAN BELAJAR 3 STRUKTUR DAN FUNGSI SEL A. Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 50 . selain wilayah nukleoid atau nukleus. terdiri dari cairan yang dinamakan sitosol dan organel berbagai partikel lain termasuk di dalamnya. Catatan bahwa dinding sel pada prokariot berbeda secara kimiawi dibandingkan pada sel eukariot yaitu sel tumbuhan dan protista. khususnya. 2. sel prokariotik tidak memiliki nukleus dan organel bermembran. pada sebagian besar bakteri memiliki dinding yang kaku yang memberikan bentuk bakteri tersebut. Sel prokariotik. memiliki beberapa komponen yang umum.  Sitoplasma. Sel memiliki sejumlah ribosom yang berfungsi dalam sintesis protein 3. organel tempat sintesis protein. yang memisahkan sel dengan lingkungan sekitarnya dan berfungsi sebagai penyaring yang B.  Ribosom. Membran plasma. Komponen umum dari sel prokariot dan eukariot adalah   DNA.

yang memiliki pori tempat keluar-masuknya materi. Kedua periode tersebut secara umum dikenal dengan nama siklus sel. perubahan yang sangat dinamis. yang secara umum diberi tanda M yang berarti fase mitosis. Pada fase G1. dibagi dua ke masing-masing sel anak. Hewan. Dalam Kasus Pembelajaran Biologi Sekolah Menengah. yaitu: G1 (Gap pertama). Setiap sel mengalami dua periode yang penting dalam siklus hidupnya. dan berbagai jenis protein. Pada waktu yang singkat kromatin di dalam inti sel induk memampat membentuk kromosom. sebelum suatu sel mengalami pembelahan. sel-sel terlebih dahulu mengalami pertumbuhan hingga mencapai ukuran tertentu. lisosom. dan komponen-komponen makromolekulnya didistribusikan di dalam inti. D. merupakan fase post sintesis. Pembelahan sel meliputi dua tahapan yaitu : kariokinesis atau mitosis dan sitokinesis. dan G2 (Gap kedua). seorang guru menginginkan muridnya menguasai struktur dan fungsi sel secara komprehensif sampai dengan tahapan- Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 51 . tumbuhan. maka G1 bagi sel anak yang kecil lebih lama daripada sel anakan yang besar. Siklus Sel Umumnya. sedangkan pada fase G2. pada fase S terjadi replikasi dan transkripsi DNA. Perlu diingat bahwa apabila pembelahan sel menghasilkan dua buah sel anak yang tidak sama besarnya. berlangsung selama periode khusus dari interfase yang disebut fase sintesis atau periode S. Perubahan-perubahan tersebut terutama komponen- komponen kimia dari sel seperti DNA. yaitu periode interfase atau periode non pembelahan dan periode pembelahan sel (M) yang menghasilkan sel-sel baru. Selama periode interfase. RNA. S (Sintesis DNA). badan golgi) yang tidak ditemukan pada prokariot. Komponen sel eukariotik Sel eukariotik memiliki nukleus dan organel bermembran (seperti mitokondria. kegiatan yang terjadi dari satu pembelahan sel ke pembelahan sel berikutnya disebut siklus hidup (daur) sel . kromosom tidak tampak disebabkan Selama siklus sel terjadi perubahanDuplikasi DNA karena materi kromosom dalam bentuk benang-benang kromatin. jamur dan protista semuanya termasuk dalam eukariot. Interfase terdiri atas tiga fase. Nukleus dibatasi oleh membran inti.Satu Untuk UNM C. sel anak mengalami pertumbuhan. Sel eukariotik adalah lebih kompleks dibandingkan sel prokariotik dan ditemukan dalam berbagai perbedaan mendasar. dimana sel mempersiapkan diri untuk membelah. Puncak siklus hidup sel yaitu pembelahan sel. Dengan kata lain. untuk kemudian bersama-sama dengan seluruh isi sel. Periode sintesis didahului oleh periode G1 dan diikuti oleh periode G2.

Jika hendak memperkaya khasanah sumber bacaan anda. Latihan 8 Diskusikan intensif dalam kelompok agar dapat Anda dapat merekonstruksi tertulis materi (i) perbedaan sel prokariot dengan sel eukarit. (iv) hubungan sifat genetic sel anak hasil pembelahan dengan tipe pembelahan sel. silahkan mencermati modul biologi (pdf) yang terdapat dalam situs PSG Rayon 24 UNM Makassar. Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 52 . (ii) perbedaan sel tumbuhan dengan sel hewan. (v) dan hubungan tipe pembelahan sel dengan siklus sel.Satu Untuk UNM tahapan pembelahan sel. (iii) hubungan struktur organel-organel sel tumbuhan/hewan dengan fungsinya. Selanjutnya diskusikan secara klasikal hasil rekunstruksi materi Anda. Untuk itu sang guru perlu merekonstruksi rincian materi struktur dan fungsi sel serta pembelahannya. Alokasi waktu untuk kegiatan ini adalah 2 jam pelajaran.

yang secara ilmiah dapat dikelompokkan menurut skala organisasi biologisnya. dan rambut. namun secara periodik dan eventual juga terjadi kepunahan secara besar-besaran akibat aktivitas bumi. dan luar angkasa. untuk mempermudah obyek penyelidikan 3. Misalnya. yang dilakukan dengan mencari keseragaman-keseragaman tertentu. spesies tumbuhan. Demikian pula halnya dengan variasi pigmen warna kulit manusia dan sejumlah sifat/ciri lainnya. iklim. dan tingkat organisasi kehidupan individu sampai tingkat interaksi kompleks. Ada yang berhidung mancung dan ada yang tidak mancung. ada yang berambut keriting dan ada yang tidak berambut keriting.Satu Untuk UNM KEGIATAN BELAJAR 4 KEANEKARAGAMAN HAYATI DAN INTERAKSINYA DENGAN LINGKUNGAN A. kehidupan di bumi hanya berupa archaea. dan mikroorganisme serta ekosistem dan proses-proses ekologi dimana bentuk kehidupan ini merupakan bagiannya. Dasar-dasar Pengelompokan Makhluk Hidup a. protozoa. mulai dari organisme tingkat rendah sampai organisme tingkat tinggi. misalnya dari spesies sampai ekosistem Perbedaan dan persamaan makhluk hidup dalam Biologi disebut variasi makhluk hidup. Misalnya dari mahluk bersel satu hingga mahluk bersel banyak. Keanekaragaman hayati yang ditemukan di bumi adalah hasil dari miliaran tahun proses evolusi. hewan. pipi. bakteri. Tujuan Klasifikasi Makhluk Hidup Beberapa tujuan dari klasifikasi makhluk hidup antara lain adalah : 1. Asal muasal kehidupan belum diketahui secara pasti dalam sains. Keanekaragaman Hayati Keanekaragaman hayati atau biodiversitas (Bahasa Inggris: biodiversity) adalah suatu istilah pembahasan yang mencakup semua bentuk kehidupan. dan berdasarkan banyak sedikitnya keseragaman Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 53 . yaitu mencakup gen. untuk menyederhanakan obyek yang beranekaragam Berdasarkan ketiga tujuan diatas dapat dinyatakan bahwa tujuan utama dari klasifikasi adalah untuk menyederhanakan obyek tertentu. untuk mempermudah pengenalan terhadap makhluk hidup 2. Hingga sekitar 600 juta tahun yang lalu. akan tetapi kesemuanya menunjukkan sifat dan ciri khas dari masing-masing individu. dan organisme uniseluler lainnya sebelum organisme multiseluler muncul dan menyebabkan ledakan keanekaragaman hayati yang begitu cepat. ada yang berlesung pipi dan ada yang tidak berlesung pipi. Keanekaragaman hayati dapat terjadi pada berbagai tingkat kehidupan. B. manusia sama-sama mempunyai hidung.

Satu Untuk UNM tersebut dibentuklah kelompok (satuan-satuan) yang ditata dengan urutan dan tingkatan tertentu. Sistem Klasifikasi Organisme Dunia Tumbuhan (Plantae) 1. Ordo 5. Genus 7. Ordo 5. Divisio 3. Ordo 5. Species = Kerajaan = Filum = Kelas = Bangsa = Suku = Marga = Jenis Berikut ini contoh penggunaan sistem klasifikasi organisme menurut Carolus Linnaeus yang dipakai sampai sekarang. Kingdom 2. Dengan berkembangnya berbagai cabang Biologi muncullah sistem klasifikasi modern yang dibuat oleh Carolus Linnaeus (1707-1778) yang cara klasifikasinya didasarkan pada kesamaan ciri struktur. Ordo 5. Classis 4. Menurut Carolus Linnaeus makhluk hidup dibagi ke dalam dua kelompok besar yaitu dunia hewan dan dunia tumbuhan. Phylum 3. Kingdom 2. Kingdom 2. dengan sistem pemberian nama untuk setiap makhluk hidup dengan dua perkataan (sistem tata nama ganda atau Binomium Nomenclatur). yang selanjutnya masing-masing dunia dibagi lagi ke dalam beberapa kelompok yang lebih kecil. Familia 6. Classis 4. Karena dalam persamaan ciri tersebut masih ada ditemukan lagi perbedaan. Phylum 3. maka diadakan pengelompokan yang lebih kecil lagi dan seterusnya. Classis 4. Berdasarkan persamaan dan perbedaan tersebut makhluk hidup dikelompokkan atau diklasifikasikan. Kingdom 2. Dunia Tumbuhan (Plantae) 1. Familia = Plantarum = Spermatophyta = Monokotil = Arales = Araceae Dunia Hewan (Animal) 1. Species = Kerajaan = Divisi = Kelas = Bangsa = Suku = Marga = Jenis Dunia Hewan (Animal) 1. Dasar-Dasar Klasifikasi Makhluk Hidup Telah dijelaskan bahwa antara makhluk hidup yang satu dengan makhluk hidup yang lainnya terdapat persamaan dan perbedaan. Makhluk hidup yang mempunyai persamaam ciri disatukan dalam satu kelompok. Classis 4. Divisio 3. Familia 6. Familia = Animalia = Vertebrata = Aves = Columbiformes = Columbidae Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 54 . b. Berikut ini ditunjukkan sistem klasifikasi tumbuhan dan hewan. Genus 7.

. Kata Coffea adalah nama marga (genus) sedangkan arabica adalah nama jenis (species)............... 2 b.................. Genus 7.......................... 7 4........................ Tak bertulang punggung .. yang umumnya diambil dari bahasa Latin. Bergerak tidak dengan sirip ............. Tulang daun tidak menyirip atau tidak menjari . 6 b................ Unggas b.......................................................... Genus 7........... Tubuhnya tidak ditutupi bulu ..................... Tubuhnya ditutupi bulu ............ a.... Tulang daun menyirip atau menjari ........ Mamalia b..................... Contoh nama untuk salah satu jenis kopi (kopi arabika) adalah Coffea arabica .............. 1...... a......... Bertulang punggung ...... Ikan b.............................. Menyusui anaknya ....................... Berhijau daun ................... Berbunga ................... Kunci Dikotom dan Cara Penggunaannya Pembagian organisme menjadi dua kelompok didasarkan pada ciri-ciri yang berlawanan dari organisme yang diamati.. 9 Penggunaan kunci determinasi sistem dikotom pada hewan dapat dilihat pada kunci sederhana berikut ini...... Species = Colocasia = esculenta 6....... Sporangium tidak pada permukaan daun ........ a............. 8 b.. Bergerak dengan sirip.... Sporangium pada permukaan daun ................................. Species = Columba = livia Sistem tata nama Binomium Nomenclatur untuk makhluk hidup mengatur bahwa nama setiap makhluk hidup terdiri dari dua kata yang ditulis dengan huruf miring atau digaris bawahi.a.....a..... 6 2............ 4 b... 3 3.............................................. 3 2......... 2 b..... Kata yang pertama menunjukkan genus (nama marga) dan kata kedua (belakang) menunjukkan species (nama jenis).... a................a......................................... 5 Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 55 .......... nama seperti ini disebut nama ilmiah artinya nama untuk setiap jenis makhluk hidup sama di seluruh dunia........... Cara pengelompokan semacam ini disebut “sistem dikotom” atau kunci determinasi....... 5 3.... Contoh kunci determinasi sistem dikotom pada tumbuhan sebagai berikut : 1........ 4 4........... Tidak berbunga . c....... Tidak menyusui anaknya ................................. a..................................................Satu Untuk UNM 6.......................................................................... Tidak berhijau daun .............

...... Amphibia b.... Kulitnya selalu basah ... Harus mengetahui nama-nama organisme/makhluk hidup yang diamati b.... Berikut ini adalah contoh penggunaan kunci determinasi tersebut... 3b.... 1b.. Ikuti tahap demi tahap agar setiap makhluk hidup mempunyai nomor kunci dikotom sendiri-sendiri d. 4a.... Rangkuman Keanekaragaman hayati (biodiversity atau biological Nama Tumbuhan Jamur Tempe Paku Suplir Mangga Pisang Jagung Lumut Hati Jamur Roti Padi Tebu Lengkuas Urutan Nomor Kunci Determinasi Dikotom 1a........75 juta jenis dari organisme yang diketahui......... Vermes (Cacing) Untuk dapat menggunakan kunci determinasi sistem dikotom.. Di dunia terdapat lebih dari 1........ a.. 2b. Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 56 ... Makin jauh hubungan kekerabatannya makin kurang nomor yang sama yang dimiliki e. No 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 C.. Reptilia 6...... 4b.... .......... 1b. Arthropoda b.a. Mempunya rangka luar . 3a.. tumbuhan dan mikrorganisme yang ada di dunia. 2a.. Sampai saat ini pun penggolongan jenis dari organisme belum sepenuhnya mengungkapkan seluruh jenis hewan.. . 3a... ..... Dengan menggunakan kunci determinasi sistem dikotom di atas........ 2a.... kelompokkanlah tumbuhan berikut ini...Satu Untuk UNM 5. Ciri bagian tubuh yang diamati disesuaikan dengan ciri yang ditunjukkan dalam kunci determinasi sistem dikotom c....... 2a. 1b... 1b..... 2b... 1b.... Tidak mempunyai rangka luar………………………..a.... Kulitnya tidak selalu basah .. Makin dekat hubungan kekerabatannya makin banyak nomor yang sama yang dimiliki.. diversity) meliputi semua organisme mulai dari organisme bersel tunggal hingga organisme tingkat tinggi................ perlu diperhatikan cara/ hal-hal berikut ini. ...

Anda diminta membuat kunci determinasi sederhana. Selanjutnya Anda diminta membuat skema daur hidup suatu spesies pada tingkatan taksa tertentu. Jadi kata ekologi secara harfiah dapat diartikan sebagai pengkajian mahluk hidup di “rumah”nya (Odum. Susunlah kunci determinasi tanaman yang telah Anda kelompokkan. Keanekaragaman makhluk hidup mencakup keanekaragaman tumbuhan maupun hewan yang ada di dalamnya. kelas. D. a. Dalam kamus Webster’s Unabridged Dictionary. Yang lebih umum lagi ekologi dikenal sebagai salah satu cabang ilmu biologi yang mempelajari perihal antar hubungan Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 57 . Variasi tersebut dapat dijumpai dalam satu individu atau individu yang berbeda dalam satu species atau individu yang berbeda dalam species yang berbeda. oikos berarti rumah dan logos berarti imu. Kelompokkan tanaman tersebut secara dikotomi menjadi dua kelompok tanaman yang terpisah secara diskrit. kemudian membuat perbandingan siklus hidup antar taksa tumbuhan. 1b. ekologi diartikan sebagai totalitas atau pola hubungan antara mahluk hidup dan lingkungannya. sebagai calon guru profesional. c. Kata ekologi berasal dari bahasa yunani. Kegiatan ini dapat anda lakukan secara berkelompok. Kasus. dst). d. Gunakan kembali kunci determinasi yang telah Anda buat untuk mendeterminasikan paling tidak 5 jenis tanaman berbeda. kemudian membuat pengelompokan tumbuhan disekitar tempat PLPG berdasarkan persamaan dan perbedaan karakteristik tubuhnya.Satu Untuk UNM Makhluk hidup sangat bervariasi. dan jelaskan bagaimana hubungan kekerabatan antara setiap tanaman. Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungannya 1. Familia (suku). e. Konsep Ekologi Berikut dikemukakan beberapa definisi atau pengertian dari kata ekologi. ordo (bangsa). Pengelompokan tersebut dinamakan klasifikasi dengan taksa terendah adalah species (jenis). b. 1973). Berikan nomor secara dikotomis pada setiap kelompok himpunan tanaman (misal: 1a. Latihan 9 Kumpulkan 15 jenis tanaman yang berbeda di sekitar Anda. genus (marga). divisi atau filum dan kingdom. Tuliskan nomor kunci determinasi setiap tanaman tersebut. variasi pada individu yang berbeda dinamakan keanekaragaman. Adanya keanekaragaman menyebabkan perlunya pengelompokan makhluk hidup agar lebih mudah mengenal dan mempelajarinya.

terarah dan operasional. dan topografi. sedang relung ekologi dimisalkan sebagai “profesi” di alamat itu. maka pemahaman mengenai suatu tingkatan tidak dapat menerangkan dengan sepenuhnya fenomena dan kinerja dari tahapan lain yang dibentuknya maupun yang membentuknya. Sehubungan dengan hal tersebut. baik yang berupa tumbuhan. kelembaban. dan ekosistem yang saling mempengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan. Habitat dan Relung Ekologi Di alam atau dilingkungan sekitar kita dapat ditemui berbagai jenis mahluk hidup. sedang relung ekologinya menunjukkan dimana dan bagaimana kedudukan populasi hewan itu relatif terhadap faktor-faktor abiotik dan biotik lingkungnya itu. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup. baik dari golongan hewan. termasuk Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar dan saling ketergantungan antara organsime dengan 58 . tumbuhan ataupun mikroorganisme. Kendeigh (1980) memberikan takrif atau definisi ekologi sebagai kajian tentang hewan dan tumbuhan dalam hubungannya antara satu mahluk hidup dengan mahluk hidup yang lain dan antara mahluk hidup dengan lingkunganya. Dalam definisinya itu faktor-faktor lingkungan telah secara implisit tercakup dalam kata interaksi. dan mikroba. yang masing-masing mempunyai keunikannya sebagai suatu satuan dari hasil interaksi-interaksi dengan lingkungannya. Krebs (1972) mengetengahkan definisi yang lebih informative. atau diistilahkan juga dengan biotop. tumbuhan. Setiap populasi mahluk hidup menempati habitat atau biotope tertentu. yaitu populasi. selalu berkaitan dengan masalah habitat dan relung ekologinya. Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya. habitat seringkali diibaratkan sebagai “alamat” dari populasi hewan. 2. Habitat secara umum menunjukkan bagaiman corak lingkungan yang ditempati populasi hewan. cahaya. dan komunitas.Satu Untuk UNM pengaruh-mempengaruhi lingkungannya. air. sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia. Faktor abiotik antara lain suhu. Habitat suatu populasi hewan pada dasarnya menunjukkan totalitas dari corak lingkungan yang ditempati populasi itu. Menurut Krebs. Organisme-organisme. ekologi merupakan ilmu yang yang mempelajari interaksi-interaksi yang menentukan sebaran/agihan (distribusi) dan kelimpahan organisme-organisme. Secara lebih sederhana habitat diartikan sebagai tempat hidup dari mahluk hidup. hewan. Masalah kehadiran suatu populasi hewan di suatu tempat dan penyebaran (distribusi) spesies hewan tersebut dimuka bumi ini. Untuk mudahnya. yaitu: individu. populasi. komunitas. yaitu faktor abiotik dan biotik. hewan maupun mikrobia yang dibahas dalam ekologi meliputi tiga tingkatan organisasi.

Berdasarkan jenis makanannya. Lingkungan meliputi komponen abiotik (faktor-faktor kimia dan fisik tak hidup) dan yang juga penting pengaruhnya pada organisme adalah komponen biotik (hidup). elang. Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi. makhluk hidup dibedakan menjadi tiga golongan. Misalnya. Contoh: anjing. Dalam ekosistem. cuaca dan iklimnya serta vegetasinya. tumbuhan air sebagai komponen autotrof. Konsumen II atau sekunder: organisme yang memakan konsumen I atau primer. Semua komponen tersebut berada pada suatu tempat dan berinteraksi membentuk suatu kesatuan ekosistem yang teratur. Contoh: tikus. mineral dan oksigen yang terlarut dalam air.Ekosistem merupakan penggabungan dari setiap unit biosistem yang melibatkan interaksi timbal balik antara organisme dan lingkungan fisik sehingga aliran energi menuju kepada suatu struktur biotik tertentu dan terjadi suatu siklus materi antara organisme dan anorganisme. Omnivora: hewan pemakan segalanya. yaitu produsen. semua organisme lain yang merupakan bagian dari lingkungan suatu individu. konsumen. sedangkan yang termasuk komponen abiotik adalah air. 3. terbagi menjadi: 1. Berdasarkan fungsinya di dalam ekosistem. Berdasarkan tingkat trofik . Konsumen I atau primer: organisme yang memakan produsen (tumbuhan hijau). kambing. dan dekomposer atau pengurai. Contoh: kerbau. batu. 3. harimau. Karnivora: Hewan pemakan daging. pada suatu ekosistem akuarium. ayam. Abiotik atau komponen tak hidup adalah komponen fisik dan kimia yang merupakan medium atau Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 59 . luwak. Matahari sebagai sumber dari semua energi yang ada. ekosistem ini terdiri dari ikan sebagai komponen heterotrof. sebaliknya organisme juga mempengaruhi lingkungan fisik untuk keperluan hidup. organisme dalam komunitas berkembang bersama-sama dengan lingkungan fisik sebagai suatu sistem. Ekosistem Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Produsen : organisme fotosintetik yang menggunakan energy cahaya untuk mensintesis gula dan senyawa organik lainnya 2. Herbivora: hewan pemakan tumbuhan. Organisme akan beradaptasi dengan lingkungan fisik. 2. plankton yang terapung di air sebagai komponen pengurai. pasir.Satu Untuk UNM factor-faktor abiotik berupa ruang. 3. 4. tipe substratum atau medium yang ditempati. konsumen sebagai organisme heterotrof dibagi menjadi: 1. Konsumen III atau tersier: organism yang memakan konsumen II atau sekunder. belalang.

fotosintesis terjadi di sekitar permukaan yang terjangkau cahaya matahari. Heterotrof Komponen heterotrof terdiri dari organisme yang memanfaatkan bahan-bahan organik yang disediakan oleh organisme lain sebagai makanannya. Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 60 . Organisme di gurun beradaptasi terhadap ketersediaan air di gurun. 6. yaitu: 1. Iklim. hewan. regional dan lokal. Sebagian besar komponen abiotik bervariasi dalam ruang dan waktunya. Suhu. Konsentrasi garam mempengaruhi kesetimbangan air dalam organisme melalui osmosis. dan komposisi mineral membatasi penyebaran organisme berdasarkan pada kandungan sumber makanannya di tanah. Air dapat menyerap cahaya sehingga pada lingkungan air. Ketersediaan air mempengaruhi distribusi organisme. pH. Di gurun. jamur. Iklim adalah kondisi cuaca dalam jangka waktu lama dalam suatu area. 3. Mamalia dan unggas membutuhkan energi untuk meregulasi temperatur dalam tubuhnya. Beberapa organisme terestrial beradaptasi dengan lingkungan dengan kandungan garam tinggi. Cahaya matahari. Komponen biotik meliputi organisme autotrof. 2. Autotrof Komponen autotrof terdiri dari organisme yang dapat membuat makanannya sendiri dari bahan anorganik dengan bantuan energi seperti sinar matahari (fotoautotrof) dan bahan kimia (kemoautotrof). dan faktor yang mempengaruhi distribusi organisme. senyawa anorganik. atau lingkungan tempat hidup. Proses biologi dipengaruhi suhu. Iklim makro meliputi iklim global. 4. Tanah dan batu. 5. Yang tergolong autotrof adalah tumbuhan berklorofil. dan mikroba. Yang tergolong heterotrof adalah manusia. Beberapa karakteristik tanah yang meliputi struktur fisik. Air.Satu Untuk UNM substrat tempat berlangsungnya kehidupan. heterotrof dan pengurai 1. Intensitas dan kualitas cahaya mempengaruhi proses fotosintesis. Garam. Iklim mikro meliputi iklim dalam suatu daerah yang dihuni komunitas tertentu. intensitas cahaya yang besar membuat peningkatan suhu sehingga hewan dan tumbuhan tertekan. Komponen heterotrof disebut juga konsumen makro (fagotrof) karena makanan yang dimakan berukuran lebih kecil. Komponen autotrof berperan sebagai produsen. 2. Komponen abiotik dapat berupa bahan organik.

Individu dapat ditemui di sekitar kita seperti sebatang pohon di hutan. Organisme pengurai menyerap sebagian hasil penguraian tersebut dan melepaskan bahan-bahan yang sederhana yang dapat digunakan kembali oleh produsen. Interaksi dan lingkungan fisik (energi dan materi) pada setiap tingkat menghasilkan sistem-sistem dengan peran dan fungsi yang khas. Suatu sistem terdiri dari komponen-komponen yang secara teratur berinteraksi dan berketergantungan yang keseluruhannya membentuk kesatuan. Suatu komunitas (community) adalah sekelompok populasi dari berbagai jenis pada suatu daerah tertentu. yaitu hewan pengurai yang memakan sisa-sisa bahan organik. Tingkatan organisasi kehidupan dalam Ekologi Hirarki berarti suatu penataan menurut skala dari yang terbesar ke yang terkecil atau sebaliknya. seperti komunitas paku. Suatu populasi (population) adalah kelompok individu organisme dari jenis yang sama yang saling berinteraksi diantara individu-individu tersebut. sekuntum bunga di kebun. Faktor-faktor yang mempengaruhi ukuran populasi antara lain. dan emigrasi. Tipe dekomposisi ada tiga. kematian. yaitu: a. Misalnya populasi Orang Utan di Kalimantan. Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 61 .Satu Untuk UNM 3. Pengurai Pengurai atau dekomposer adalah organisme yang menguraikan bahan organik yang berasal dari organisme mati. Yang tergolong pengurai adalah bakteri dan jamur. Individu berasal dari kata "in" yang artinya tidak dan "dividus" artinya dibagi-bagi. Bahan organik sebagai penerima elektron /oksidan fermentasi : anaerobik namun bahan organik yang teroksidasi juga sebagai penerima elektron. b. atau komunitas burung pemakan biji di suatu daerah tertentu. imigrasi. 4. c. Pengurai disebut juga konsumen makro (sapotrof) karena makanan yang dimakan berukuran lebih besar. Istilah-istilah yang dikenal dalam ekologi adalah a. contohnya adalah kutu kayu. Komunitas dapat didefinisikan lebih sempit lagi sebagai suatu kelompok tertentu. seekor burung bersarang di halaman belakang bahkan seorang teman. Jadi individu mempunyai potensi untuk berkembang biak. kelahiran. binatang dari jasad renik. karena memiliki sifat keturunan. Komunitas ini dapat mencakup semua populasi di daerah tersebut misalnya : semua tumbuhan. b. Ada pula pengurai yang disebut detritivor. Ekologi terutama memperhatikan tingkat-tingkat sistem diatas tingkat organisme. aerobik : oksigen adalah penerima elektron / oksidan anaerobik : oksigen tidak terlibat. c. yang hidup dalam suatu daerah pada waktu tertentu.

Semua biomassa hidup dalam setiap tingkatan trofik dan jumlah energi yang ditransfer diantara tingkatan trofik. Jumlah karnivor menurun dengan cepat sampai pada tingkatan rantai tertinggi. Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 62 .E. piramida tidak hanya menunjukkan jumlah energi yang mengalir disetiap tingkatan. akumulasi organik besar. tingkatan trofik kedua adalah herbivora dan tingkatan yang lebih tinggi adalah karnivora. berganda secara cepat. dan tereksploitasi berat oleh zooplankton herbivor.biomassa & jumlah energi (C. Meskipun untuk beberapa ekosistem piramida biomassanya terbalik. Tingkatan Trofik dan Piramida Ekologi Hubungan makan dalam suatu ekosistem dapat dinyatakan sebagai tingkat trofik atau tingkat makan. Karena beberapa energi atau material berkurang dalam setiap rantai. Piramida jumlah sering membingungkan dengan pengelompokan organisme yang berbeda ukurannya. Elton). Dalam keadaan ini panen tegakan rendah. Piramida biomassa ditunjukkan oleh berat atau pengukuran material hidup organisme atau jumlah energi yang ada di suatu waktu. Bentuk piramida ini dikembangkan oleh Charles Elton (1927). Jika produksi dinyatakan sebagai energi. Secara umum biomassa produsen harus lebih besar daripada biomassa herbivor yang didukungnya. Piramida Ekologi dapat digambarkan dengan mendasarkan pada parameter jumlah individu. Tingkatan trofik pertama ditempati oleh produsen. dapat disusun menjadi biomassa piramida dan energi untuk ekosistem. Piramida lain yang banyak ditemukan diliteratur ekologi adalah piramida jumlah. siklus hidup panjang dan laju panenan rendah. Produksi primer di ekosistem akuatik seperti danau dan laut terkonsentrasi pada alga mikroskopik. khususnya untuk komunitas terrestrial dan air dangkal dimana produsennya besar. Hewan-hewan yang terletak pada ujung terendah dari rantai makanan jumlahnya berlimpah. dan biomassa herbivora lebih besar daripada karnivora. adalah peran berbagai organisme dalam pemindahan energi. dasar piramida lebih kecil daripada struktur yang didukungnya. tetapi yang lebih penting. Kenyataan ini menghasilkan piramida dengan slope bertingkat. Alga memiliki siklus hidup pendek. ia menunjukkan perbedaan besar dalam jumlah organisme dalam setiap tingkatan rantai makanan. mengakumulasi sedikit materi organik. Piramida energi disusun sebagai jumlah produksi organisme per unit atau dinyatakan dalam bentuk yang berbeda sebagai laju makanan melalui rantai makanan. Sebagai hasilnya.Satu Untuk UNM Ukuran populasi dalam ekosistem dipengaruhi oleh beberapa faktor a. total masa yang mendukung setiap tingkatan dibatasi oleh laju dimana energi disimpan sebelumnya.

Dia menerangi dan menghangatkan bumi dan memasok energi yang dipakai tumbuhan-tumbuhan hijau dan beberapa bakteri untuk men-synthesize (mengumpulkan dan menjadikan satu. berat totalnya mungkin tidak sama atau lebih kecil dari organisme yang lebih besar dalam jumlah kecil. Jaring-jaring makanan terjadi karena setiap jenis makhluk hidup tidak hanya memakan satu jenis makhluk hidup lainnya. b. Karena organisme pertama yang mampu menghasilkan zat makanan adalah tumbuhan maka tingkat trofi pertama selalu diduduki tumbuhan hijau sebagai produsen. Hewan pemakan konsumen primer merupakan tingkat trofi ketiga. Jika ini dibuat piramida jumlah maka herbivornya lebih banyak daripda karnivor. Jika digambarkan hubungan antara tahapan operasional ekosistem dengan jumlah individu/biomassa/energi yang diterima organisme akan membentuk bangun piramida yang disebut dengan Piramida Ekologi.jaring makanan.Satu Untuk UNM Piramida jumlah dapat berbalikan dengan biomassa organisme. Meskipun jumlah organisme lebih besar. Tingkat selanjutnya adalah tingkat trofi kedua. yaitu perpindahan materi dan energi melalui proses makan dan dimakan dengan urutan tertentu. Tiap tingkat dari rantai makanan disebut tingkat trofi atau taraf trofi. berat satu ekor harimau mungkin lebih berat daripada empat ekor kelinci. Aliran energi dalam ekosistem dapat terjadi melalui rantai makanan dan jaring-jaring makanan. mempersatukan) senyawa-senyawa kimia yang membuatnya tetap dapat hidup dan menjadi makanan untuk hampir seluruh organisme lain. Tetapi piramida biomassa memberikan data yang lain. Aliran Energi Dalam Ekosistem Sumber energi yang membuat kehidupan ini masih tetap dapat berlangsung adalah matahari. Energi surya juga menggerakkan recycling bentuk-bentuk dasar zat dan mengendalikan sistem-sistem iklim dan cuaca yang mendistribusikan panas dan air segar ke seluruh permukaan bumi. yaitu rantai-rantai makanan yang saling berhubungan satu sama lain sedemikian rupa sehingga membentuk seperi jaring-jaring. Kebergantungan pada ekosistem dapat terjadi antar komponen biotik atau antara komponen biotik dan abiotik. Rantai makanan. Contoh satu ekor harimau memakan 4 ekor kelinci. Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 63 . terdiri atas hewan-hewan karnivora. Setiap pertukaran energi dari satu tingkat trofi ke tingkat trofi lainnya. sebagian energi akan hilang Jaring. terdiri atas hewan pemakan tumbuhan yang biasa disebut konsumen primer.

Predasi adalah hubungan antara pemangsa atau predator dan mangsanya. Pola-pola interaksi dalam ekosistem Pola atau bentuk interaksi antarmakluk hidup dalam satu ekosistem dapat berupa kompetensi. Sejumlah energi yang dikumpulkan oleh tumbuhan disebut sebagai produksi atau lebih khusus disebut sebagai produksi primer. tumbuh. Hubungan ntara pemangsa dan hewan yang dimangsanya sangatlah erat. Jumlah energi yang hilang melalui urin cukup tinggi. Misalnya Kkal/m2/tahun. Energi yang tersisa merupakan energi bersih (net energi). pemangsa juga berperan sebagai pengontrol Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 64 . Jadi energi yang disimpan oleh tumbuhan setelah dikurangi dengan proses respirasi disebut produksi primer bersih. Produksi dinyatakan dalam satuan energi/satuan area/satuan waktu atau biomassa/satuan area/satuan waktu. Energi yang tersisa setelah dipakai untuk perawatan dan respirasi akan digunakan untuk memproduksi jaringan baru.Kompetensi berarti persaingan. Energi yang dikonsumsi oleh heterotrof akan diubah untuk merawat tubuh. c. reproduksi. terjadi persaingan antarmakluk hidup dalamsuatu ekosistem karena adanya kebutuhan hidup yang sama. yang tersedia untuk perawatan dan produksi. Dalam hal ini. pertumbuhan. Energi yang dipakai untuk kehidupannya diambil dari hasil fotosintesis melalui proses respirasi.Satu Untuk UNM 1. urin. predasi. Produktivitas Sekunder Hewan adalah organisme yang tidak dapat membuat makanan sendiri (heterotrof). Melalui fotosintesis energy cahaya diubah menjadi energy kimia organik yang disimpan oleh tumbuhan. 2. Energi bersih dari produksi ini disebut sebagai produksi sekunder. Sebagian energi juga lepas sebagai gas-gas fermentasi. Energi yang meninggalkan tubuh melalui feses. Didalam produksi sekunder tidak ada bagian yang dikenal sebagai produksi kotor. dan gas merupakan sejumlah panas sebagai hasil dari metabolism basal. Gram/m3/hari. Laju penyimpanan energi pada tumbuhan disebut sebagai produktivitas primer. Tumbuhan juga membutuhkan sejumlah energi untuk hidupnya. Produksi sekunder adalah terbesar bila laju kelahiran populasi dan laju pertumbuhan individual sangat tinggi. dan bereproduksi. simbiosis. Seluruh energy yang disimpan sebagai akibat proses fotosintesis disebut sebagai produktivitas primer kotor. atau dikeluarkan dari tubuh sebagai urin dan feses. dan lain-lain. oleh sebab itu kebutuhannya akan energi tergantung pada produksi primer bersih. Selain itu. Kandungan energi dari feses selanjutnya dipindahkan ke rantai makanan detritivor. pemangsa tidak akan dapat hidup jika tidak ada mangsa. menyusun jaringan lemak. Produktivitas Primer Aliran energi didalam ekosistem dimulai saat terjadinya proses fiksasi pada proses fotosintesis.

simbiosis komensalisme. sebuk sari akan menempel pada kaki atau bagian tubuhnya yang lain. Tumbuhan yang menempel itu tidak merugikan tumbuhan yang ditumpangi. Akibatnya.dan simbiosis parasitisme 1.contoh simbiosis komensalisme adalah tumbuhan epifit dengan inangnya Tumbuhan epifit artinya tumbuhan yang menepel pada bagian luar tumbuhan lain. Dengan demikian. yaitu simbiosis mutualisme. yaitu lebah madu. tetapi bagi makhluk lain yang sangat diharapkan dapat membantunya dalam proses penyebukan. serbuk sari dapat menempel di atas kepala putik dengan bantuan angin atau makluk hidup yang lainnya. Apabila lebah datang untuk mengisap madu bunga(nektar). Lebah madu beruntung karena mendapatkan makanan. Simbiosis Komensalisme Simbiosis komensalisme adalah hubungan antara dua jenis makhluk hidup. Terdapat beberapa bentuk simbiosis. Umumnya. Contohnya. Contoh simbiosis mutualisme adalah simbiosis antara lebah madu dengan bunga. antara lebah madu dan bunga terjadi simbiosis yang saling menguntungkan. tubuhnya akan menyentuh kepala sari . 2.Satu Untuk UNM populasi mangsa. sedangkan bunga terbantu proses penyerbukannya. Dua simbion yang hidup bersama saling mendapatkan keuntungan dari interaksi tersebut. Simbiosis dapat diartikan sebagai car hidup bersama antara dua jenis makhluk hidup yang bersifat langsung dan erat. khususnya pada batang atau dahan yang basah atau lembap. Simbion adalah makhluk hidup yang membentuk simbiosis. tumbuhan paku menempelkan tubuhnya pada kulit batang atau cabang tumbuhan yang lain. Biji baru akan terbentuk setelah terjadi pembuahan antar sel kelamin jantan (dalam sebuk sari) dan sel kelamin betina (dalam putik). Tumbuhan paku tidak mengambil zat hara dari jaringan hidup tumbuhan yang ditumpanginya. sedangkan yang lain tidak dirugikan. Simbiosis Mutualisme Simbiosis mutualisme adalah hubungan antara dua jenis makhluk hidup yang saling menguntungkan. Dengan Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 65 . Untuk hidupnya. Jadi warna yang mencolok pada bunga merupakan cara tumbuhan untuk menarik perhatian serangga penyerbuk. Hal yang sama juga dapat terjadi pada saat lebah madu hinggap pada bunga lain. Pada bunga terdapat calon biji. Bila bagian tubuh lebah yang ditempeli sebuk sari menyentuh kepala putik maka terjadilah penyerbukan. Banyak tumbuhan yang memiliki bunga dengan warna mencolok dan amat mempesona.pakuan dan anggrek yang tumbuh pada ranting atau batang pohon tumbuhan berkayu. Tumbuhan paku sulit hidup di tanah. tumbuhan paku. yaitu peristiwa menempelnya serbuk sari di atas kepala putik. tetapi dari air dan debu yang menempel pada kulit tersebut. Proses pembuahan ini akan diawali oleh penyerbukan terlebih dahulu. Warna tersebut sebenarnya tidak diperuntukkan bagi kita. yang satu pihak mendapatkan keuntungan. seperti lebah madu.

biasanya ujung ranting tanaman yang ditumpanginya mengecil. jangan lupa untuk membersihkannya dari benalu yang menempel. Contoh simbiosis parasitisme adalah benalu dan tumbuhan inangnya. 3. oksigen. Dimana satu pihak mendapatkan keuntungan. Simbiosis Parasitisme Simbiosis parasitisme adalah hubungan antara dua jenis organisme.Satu Untuk UNM demikian. Sebaliknya. geologis dan kimiawi. tumbuh. sedangkan yang lainnya mendapatkan kerugian. Materi yang berupa unsure-unsur terdapat dalam senyawa kimia yang merupakan Materi dasar makhluk hidup dan tak hidup. Akibatnya dari kegiatan benalu tersebut. dan akhirnya mati. Daur Biogeokimia Dalam Ekosistem Elemen apa saja yang dibutuhkan organisme untuk hidup. walaupun jumlah dan jenis elemen-elemen ini dapat beragam untuk beragam jenis organisme. Kurang lebih ada 40 elemen yang sifatnya penting untuk organisme. dan hidrologi (air). Organisme yang mendapatkan keuntungan disebut parasitisme. dan juga siklus-siklus karbon. d. Siklus biogeokimia atau siklus organikanorganik adalah siklus unsur atau senyawa kimia yang mengalir dari komponen abiotik ke biotik dan kembali lagi ke Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 66 . dan berkembang biak disebut sebagai nutrient-nutrient. phosphorus. Kemudian benalu akan menyerap air dan hara yang terlarut di dalamnya. Materi yang menyusun tubuh organisme berasal dari bumi. yaitu dapat menumpang serta mendapat air dan hara dari kulit batang tumbuhan inangnya. Oleh karena itu. Siklus ini. tumbuhan paku dan epifit lainnya memperoleh keuntungan. kalu kamu memiliki tanaman buah. tumbuhan yang ditumpangi tidak dirugikan. Elemen-elemen dan senyawa-senyawa-nya yang dibutuhkan sebagai nutrient untuk hidup secara berkesinambungan di-daur (cycled) dalam lintasan-lintasan yang rumit melalui bagian-bagian yang hidup dan non-hidup dan dirubah menjadi bentuk yang dapat dimanfaatkan dengan kombinasi proses-proses biologis. nitrogen. Akar benalu itu tidak sempurna sehingga tidak mampu menyerap air dan hara langsung dari tanah. Lalu akarnya yang berupa alat isap akan menembus masuk ke dalam jaringan pengangkut tumbuhan yang ditumpanginya. kurus. benalu menumpang pada ranting tumbuhan jenis lain. sulfur. Benalu termasuk tumbuhann biji dan berdaun hijau. Sehingga tumbuhan inang mengalami kerugian karena air dan hara yang akan digunakan untuk hidupnya diserap oleh benalu. Untuk memenuhi kebutuhan akan air dann hara. dipacu secara langsung ataupun tidak langsung oleh energi masuk yang berasal dari matahari. Kebanyakan zat kimia bumi ini tidak berada dalam bentuk-bentuk yang dapat dimanfaatkan oleh organisme hidup.

dan daur hidrologi. Siklus Nitrogen (N2) Gas nitrogen banyak terdapat di atmosfer. dan siklus sulfur.Satu Untuk UNM komponen abiotik. yang bersifat aerob dan Clostridium sp. Dengan cara ini siklus nitrogen akan berulang dalam ekosistem. Nitrogen bebas juga dapat bereaksi dengan hidrogen atau oksigen dengan bantuan kilat/ petir. nitrat diubah menjadi amonia kembali. siklus karbon. Fosfat organik dari hewan dan tumbuhan yang mati diuraikan oleh dekomposer (pengurai) menjadi fosfat anorganik. Fosfat anorganik ini kemudian akan diserap oleh akar tumbuhan lagi. Di sini hanya akan dibahas 3 macam siklus. 3. (ganggang biru) juga mampu menambat nitrogen. Tumbuhan memperoleh nitrogen dari dalam tanah berupa amonia (NH3). Amonia diperoleh dari hasil penguraian jaringan yang mati oleh bakteri. pembakaran batubara. yakni Azotobacter sp. Siklus unsur-unsur tersebut tidak hanya melalui organisme. dan ion nitrat (N03. yaitu 80% dari udara.03%. Amonia ini akan dinitrifikasi oleh bakteri nitrit. siklus oksigen. terdapat bakteri dalam tanah yang dapat mengikat nitrogen secara langsung. Siklus Karbon dan Oksigen Di atmosfer terdapat kandungan CO2 sebanyak 0. Nostoc sp.). Selanjutnya oleh bakteri denitrifikan. dan Anabaena sp. Selain itu. Sumber-sumber CO2 di udara berasal dari respirasi manusia dan hewan. Beberapa bakteri yang dapat menambat nitrogen terdapat pada akar Legum dan akar tumbuhan lain. Nitrogen yang diikat biasanya dalam bentuk amonia. Siklus-siklus tersebut antara lain: siklus air. siklus nitrogen. dan asap pabrik.Karbon dioksida di udara dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk berfotosintesis dan Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 67 . Fosfat dari batu dan fosil terkikis dan membentuk fosfat anorganik terlarut di air tanah dan laut. misalnya Marsiella crenata. siklus fosfor. 1. Siklus ini berulang terus menerus. fosfat banyak terdapat di batu karang dan fosil. yaitu senyawa fosfat organik (pada tumbuhan dan hewan) dan senyawa fosfat anorganik (pada air dan tanah). yaitu siklus nitrogen. Siklus Fosfor Di alam. 2. Nitrogen bebas dapat ditambat/difiksasi terutama oleh tumbuhan yang berbintil akar (misalnya jenis polongan) dan beberapa jenis ganggang. erupsi vulkanik. tetapi jugs melibatkan reaksireaksi kimia dalam lingkungan abiotik sehingga disebut siklus biogeokimia. fosfor terdapat dalam dua bentuk. Oleh karena itu. siklus karbon. yaitu Nitrosomonas dan Nitrosococcus sehingga menghasilkan nitrat yang akan diserap oleh akar tumbuhan. ion nitrit (N02. Fosfat anorganik yang terlarut di air tanah atau air laut akan terkikis dan mengendap di sedimen laut. dan amonia diubah menjadi nitrogen yang dilepaskan ke udara.). yang bersifat anaerob.

Pelapukan batuan karbonat tidak memiliki efek netto terhadap CO2 atmosferik karena ion bikarbonat yang terbentuk terbawa ke laut dimana selanjutnya dipakai untuk membuat karbonat laut dengan reaksi yang sebaliknya (reverse reaction). beberapa organisme juga membentuk cangkang karbonat dan bagian-bagian tubuh lainnya yang keras.  Pada permukaan laut ke arah kutub. Sebaliknya. Tidak seperti dua proses sebelumnya. Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 68 . dalam waktu yang lama akan membentuk batubara di dalam tanah. dan melepaskan oksigen ke atmosfer. CO2 yang mereka keluarkan menjadi bikarbonat. yaitu:  Melalui pernafasan (respirasi) oleh tumbuhan dan binatang. Jumlah bikarbonat dalam air adalah seimbang dengan jumlah C02 di air. Karbon dapat kembali ke atmosfer dengan berbagai cara pula. air laut menjadi lebih dingin dan CO2 akan lebih mudah larut. saat organisme air berespirasi. proses ini tidak memindahkan karbon ke dalam reservoir yang siap untuk kembali ke atmosfer.Di ekosistem air. pertukaran C02 dengan atmosfer berjalan secara tidak langsung.Satu Untuk UNM menghasilkan oksigen yang nantinya akan digunakan oleh manusia dan hewan untuk berespirasi. organisme membentuk jaringan yang mengandung karbon. Proses ini akan lebih banyak menyerap karbon pada hutan dengan tumbuhan yang baru saja tumbuh atau hutan yang sedang mengalami pertumbuhan yang cepat. Proses ini akan menyebabkan aliran karbon ke bawah  Pelapukan batuan silikat. Karbon diambil dari atmosfer dengan berbagai cara:  Ketika matahari bersinar. Selanjutnya CO2 yang larut tersebut akan terbawa oleh sirkulasi termohalin yang membawa massa air di permukaan yang lebih berat ke kedalaman laut atau interior laut  Di laut bagian atas (upper ocean). Karbon dioksida berikatan dengan air membentuk asam karbonat yang akan terurai menjadi ion bikarbonat. pada daerah dengan produktivitas yang tinggi. Hal ini merupakan reaksi eksotermik dan termasuk juga di dalamnya penguraian glukosa (atau molekul organik lainnya) menjadi karbon dioksida dan air. Hewan dan tumbuhan yang mati. Batubara akan dimanfaatkan lagi sebagai bahan bakar yang juga menambah kadar C02 di udara. Bikarbonat adalah sumber karbon bagi alga yang memproduksi makanan untuk diri mereka sendiri dan organisme heterotrof lain. tumbuhan melakukan fotosintesa untuk mengubah karbon dioksida menjadi karbohidrat.

  Melalui pembakaran material organik yang mengoksidasi karbon yang terkandung menghasilkan karbon dioksida (juga yang lainnya seperti asap). dihasilkan dengan cara memanaskan batu kapur atau batu gamping yang akan menghasilkan juga karbon dioksida dalam jumlah yang banyak. aliran permukaan.000 tahun. Salah satu komponennya. Pembakaran bahan bakar fosil seperti batu bara. atau menjadi metana jika tidak tersedia oksigen. Jumlah karbon dioksida yang dilepas ke atmosfer secara kasar hampir sama dengan jumlah karbon dioksida yang hilang dari atmosfer akibat pelapukan silikat. Bentuk wilayah atau topografi ikut berperan dalam menentukan kecepatan aliran air di permukaan tanah. Air yang terinfiltrasi akan melanjutkan gerakannya ke lapisan-lapisan bawah tanah. Kedua proses kimia ini yang saling berkebalikan akan memberikan hasil penjumlahan yang sama dengan nol dan tidak berpengaruh terhadap jumlah karbon dioksida di atmosfer dalam skala waktu yang kurang dari 100. masuk ke dalam tanah. karbon dioksida terlarut dilepas kembali ke atmosfer. Siklus Hidrologi Siklus hidrologi pada dasarnya merupakan sirkulasi air dari lautan ke udara sampai ke lautan kembali. 84% penguapan terjadi di laut.  Produksi semen. produk dari industri perminyakan (petroleum). Air hujan yang jatuh ke permukaan tanah sebagian besar akan berinfiltrasi. dan 16% di darat. dan aliran air bumi.  Di permukaan laut dimana air menjadi lebih hangat. Fungi atau jamur dan bakteri mengurai senyawa karbon pada binatang dan tumbuhan yang mati dan mengubah karbon menjadi karbon dioksida jika tersedia oksigen. yaitu air hujan langsung. dan gas alam akan melepaskan karbon yang sudah tersimpan selama jutaan tahun di dalam geosfer. Hujan merupakan suatu bentuk presipitasi uap air yang berasal dari awan yang terdapat di atmosfir. dan belerang. Gerakan air di dalam tanah ini disebut perkolasi. Gas-gas tersebut termasuk uap air. 77 % Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 69 .Satu Untuk UNM Melalui pembusukan binatang dan tumbuhan. Erupsi vulkanik atau ledakan gunung berapi akan melepaskan gas ke atmosfer. Air hanya akan mengalir dipermukaan tanah apabila jumlah air hujan lebih besar dari kemampuan tanah untuk menginfiltrasikan air ke lapisan yang lebih dalam. Sumber air umumnya berasal dari empat komponen.  4. Dari bagian-bagian ini sebagian di uapkan kembali melalui permukaan air dan tanah (evaporasi) dan sebagian lagi diuapkan melalui tanaman (transpirasi). Hal inilah yang merupakan penyebab utama naiknya jumlah karbon dioksida di atmosfer. dan sebagian lagi akan mengalir di atas permukaan tanah sebagi aliran air permukaan atau run off. yaitu kapur atau gamping atau kalsium oksida. karbon dioksida. aliran bawah permukaan.

guru seringkali mengalami kesulitan menetapkan cakupan materi esensial karena banyaknya materi yang terkait/tercakup dalam topic ini. dan 23% terjadi di darat. Kasus: Untuk membelajarkan konsep interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya. Latihan 10 Buatlah deskripsi materi secara lengkap tentang (i) peranan komponen-komponen ekosistem dalam aliran energy dan daur biogeokimia. perembesan dan aliran permukaan air tidak atau hanya sedikit mencuci mineral-mineral tanah. Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 70 .air hujan dan pelapukan batu menjadi sumber pengganti berbagai mineral. (ii) hubungan peran komponenkomponen ekosistem dengan kelestarian lingkungan hidup melalui diskusi kelompok secara intensif. Sebagai calon guru professional Anda dituntut untuk dapat menysun materi esensial tentang interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya. Lakukan dalam waktu 2 jam pelajaran termasuk diskusi klasikal. dalam kondisi normal.Satu Untuk UNM presipitasi terjadi di laut.

http://www. Gama.wordpress. Bioteknologi Tradisional (Konvensional). http://winaraku. 2009. B. 2008. 2009.forumkami. New York.com. R. Garland Publishing.110mb. http://yudhim.co. Diakses 4 Juli 2010 -----------2010. Diakses 4 Juli 2010. Keith. L. Bioteknologi Sebagai Ilmu Dampak Bagi Manusia.bioteknologiindonesia. Dunia Mendekati Kehancuran Akibat Bioteknologi. Diakses 4 Juli 2010. Molecular Biology of The Cell. 2009. Bioteknologi Konvensional dan Modern. Human Biochemistery.com. Mc Graw-Hill Book Company.gudangilmu2008. Bioteknologi. Parwito. 1984. G. Cell Biology. 2008.cc /2010/02/bioteknologi-tradisional-konvensional.R. Yudhi. W.com/2008/01/makalah. New York Frisell. Pendidikan & Latihan Profesi Guru Rayon 24 Universitas Negeri Makassar 71 . Chapman and Hall. B. 1982. Syiham Al. Anonim.wordpress. www. Molecular and Cell Biochemistry (Cell Biology). http://id. http://www.com/2009/10/efek-negatif-bioteknologi-pada.lppommuikaltim.org/wiki/Bioteknologi.syiham. 2009. 2008. www. Bioteknologi Modern.html.html.syiham.blogspot.co. Inc. Pengertian Bioteknologi. Reshinoda. www. D. Diakses 4 Juli 2010. Makalah. Diakses 4 Juli 2010.html. Hariani. R.blogspot. 1982. Karp. 2008. B. Dennis. Ahmadi. http://www.html. Diakses 4 Juli 2010. Bioteknologi Tanaman. New York.Satu Untuk UNM DAFTAR PUSTAKA Albert. www. Efek Negatif Bioteknologi pada Lingkungan. Sofa. Diakses 4 Juli 2010.com.html. P and Donald E. Peranan dan Produk Bioteknologi. Sheeler.com/2008/01/28/bioteknologi/.bioteknologitanaman.blogspot. blogspot. and James. Nova. Diakses 4 Juli 2010 Badag.com/ tag/bioteknologi-konvensional-dan-modern/. dan http://jurnalramadhan. Anonim. com/forum/cafe/2256-dunia-mendekati-kehancuran-akibat-bioteknologi. 2008. Anonim. Inc. McMillan Publishing Co. 1983. 2008. W. 2010.multiply.cc/2010/02/bioteknologi- modern. Julian. Martin..wikipedia. New York.com. Diakses 4 Juli 2010. http://massofa. Bioteknologi. Diakses 4 Juli 2010. Diakses 4 Juli 2010. Diakses 4 Juli 2010.