Tutorial Adobe Photoshop

Mengenal Adobe Photoshop Apa itu Adobe Photoshop?
Adobe Photoshop adalah software pengolah gambar yang sangat powerfull dengan segala fasilitasnya. Hasil gambar olah dengan Adobe Photoshop ini banyak dilihat di berbagai website, brosur, koran, majalah, dan media lainnya.

Membuat File Baru
Pilih menu File – New Maka pada layar monitor akan muncul seperti gambar di bawah ini:

Keterangan: File Width/height Resolution Mode Contents : Untuk mengisi nama file : Lebar/tinggi media gambar santuannya: cm, inch, pixel : Resolusi dari suatu gambar satuannya: cm, inch, pixel : Mode warna dari suatu gambar : Latar belakang gambar

1

PENGENALAN TOOLBOX 2 .

Single Row: Untuk membuat seleksi garis horisontal Single coloumn: Untuk membuat seleksi garis vertikal Dan pada pengaturannya kita dapat mengeluarkan Option pada menu window – show option. 2. Semua tool juga mempunyai option tetapi tampilannya berbeda . ini berarti masih ada lagi tool yang lain di dalamnya. Polygon & Magic Polygon Lasso: Untuk membuat seleksi bebas Polygon: Untuk membuat seleksi lurus Magic Polygon: Untuk membuat seleksi berdasarkan bentuk Tool Pencil & Line Pencil: Alat gambar yang menyerupai goresan pensil dan untuk pengaturan besar kecil goresannya dapat diatur dengan Brushes yang di keluarkan melalui menu Window – show brushes Line: Untuk membuat garis lurus. Pada option line tampak tampilan sebagai berikut : Width: Untuk menentukan tebal mata panah (cobalah isi 300%) Length: Untuk menentukan panjang mata panah (cobalah isi 300%) 3 . Tool Marquee Ada empat macam bentuk. yaitu: Rectangle: Untuk membuat seleksi bentuk kotak Elliptical: Untuk membuat seleksi bentuk lingkaran 1. Tool Lasso. Untuk melihatnya klik dan tahan tool tersebut ( Alt + klik tool tsb ). Contoh option di atas ini menunjukan marquee option dikarenakan tool yang sedang dipergunakan adalah tool marquee.Tidak semua tool ada tanda segitiga kecil hitam.beda.

2. yaitu: 1.Contafity: Untuk menentukan kelengkungan mata panah (cobalah isi 0) Pada contafity angka minimal –50. Angle gradient 4. Reflected gradient 5. Linear gradient 2. Radial gradient 3. burn. Ada 2 jenis sponge. Tool Rubber stamp & Pattern Rubber stamp Rubber stamp: Untuk mengcopy gambar Pattern Rubber stamp: Untuk mengcopy gambar secara pattern Tool Blur. Saturate: Untuk menambah warna Desaturate: Untuk mengurangi warna Tool Gradient Ada lima macam gradient: 1. sponge Dodge Burn Sponge : Untuk membuat gambar lebih terang : Untuk membuat gambar lebih gelap : Untuk mengkontraskan warna. Diamond gradient 4 . sharpen. Angka tadi untuk membentuk kelengkungan mata panah. standar 0 dan maksimum 50. smudge Blur: Untuk memburamkan gambar Sharpen: Untuk mempertajam gambar Smudge: Untuk menyatukan/ menggoreskan warna gambar Tool Dodge.

7. Pen: Untuk membuat alur path Magnetic pen: Untuk membuat alur path berdasarkan warna Freeform pen: Untuk membuat alur path berdasarkan bentuk Add anchor point: Untuk menambah titik path Delete anchor point: Untuk menghapus titik path Direct selection: Untuk merapikan alur path Convert point: Untuk mematahkan salah satu alur path Tool Type.Tool Eyedropper & color sample Eyedropper: Untuk mengambil warna foreground Color sample: Untuk mengambil warna foreground tetapi meninggalkan tanda Tool Pen Ada 7 macam: 1. 6. 3. 2. type mask vertical Ini semua untuk membuat teks hanya saja ada 2 jenis yang hasilnya vertical Tool Move Untuk menggeser objek Tool Magic wand Untuk membuat seleksi berdasarkan warna Tool Airbrush Alat gambar yang menyerupai cat semprot. 4. Pilihlah ukuran brushesnya pada kotak brush untuk menentukan besar kecil semprotannya 5 . 5. type mask & type vertical.

untuk besar kecil coretannya pilihlah di kotak brush Tool Eraser Alat untuk menghapus gambar yang tidak kita inginkan Tool Paint bucket Alat untuk menumpahkan warna sesuai dengan nilai toleransi di optionnya Tool History Berfungsi juga seperti undo.Tool Painbrush Alat gambar yang menyerupai kuas. Karena di dalam photoshop perintah undonya hanya sekali Tool Hand Untuk mengeser layar apabila tidak seluruh gambar terlihat di monitor Tool Zoom Untuk memperbesar tampilan gambar Foreground color & Background color Kotak atas (hitam) untuk memberitahukan warna apa yang kita pakai (foreground) Kotak bawah (putih) untuk menentukan warna kanvas/ alas (background) Kotak kecil (hitam-putih) warna standar dari photoshop Tanda panah untuk memutar posisi warna kedua kotak besar 6 .

Tanda-tanda gambar yang berfungsi untuk penampilan gambar Edit in standard mode: Untuk menampilkan warna normal Edit in quick mask mode: Untuk menampilkan warna hitam putih Menu Edit Undo Redo Cut Copy Paste Paste into Clear Fill Stroke : Untuk membatalkan perintah terakhir : Untuk mengembalikan perintah yang sudah di undo : Untuk mengambil gambar yang terseleksi : Untuk mengcopy/ memperbanyak gambar : Untuk memindahkan gambar yang sudah di copy/ cut : Memindahkan gambar ke dalam seleksi : Untuk membersihkan gambar yang berada didalam seleksi : Untuk memasukkan warna kedalam seleksi : Untuk membuat garis pinggir. Copy Merge : Untuk mengcopy gambar yang terdiri dari beberapa layer Dalam menggunakan stroke kita bisa memilih daerah yang akan di stroke: • • • Inside Center Outside : Didalam seleksi : Tengah seleksi : Diluar seleksi Transform: Bentuk transform ada beberapa macam: • • • • • • • Scale Rotate Skew Distort Perspective Flip horizontal Flip vertical : Untuk merubah ukuran gambar : Untuk memutar gambar : Untuk membentuk kemiringan gambar : Untuk membuat gambar bebas : Untuk membuat gambar berbentuk perspektiv : Untuk membalik gambar searah horisontal : Untuk membalik gambar searah vertical Define Pattern: Untuk mengcopy gambar yang akan di pattern Menu Image Mode Adjust : Untuk mode warna gambar : Untuk membentuk efek warna 7 .

Duplicate Image Size Canvas Size Crop Rotate Canvas Calculation : Untuk membuat file duplikat : Untuk merubah ukuran file gambar : Untuk merubah ukuran kanvas : Untuk memotong gambar sesuai dengan yang kita seleksi : Untuk memutar canvas : Untuk membuat channel baru dengan warna grayscale Menu Layer New New Adjustment layer Duplicate layer Delete layer Layer Option Effect Type Arrange • • • • Matting : Untuk membuat layer baru : Membuat layer dengan efek warna : Untuk membuat layer duplikat : Untuk menghapus layer : Untuk merubah tampilan layer : Memberikan efek berdasarkan layer : Merubah status teks : Bentuk arrange ada 4 macam: Bring to front : Untuk memindahkan layer ke posisi paling depan Bring forward: Untuk memindahkan layer ke posisi depan satu langkah Send to back : Untuk memindahkan layer ke posisi paling belakang Send backward : Untuk memindahkan layer ke posisi belakang satu langkah : Untuk menghaluskan gambar bagian pinggir Menu Select All None Inverse Feather Modify : Untuk membuat seleksi pada seluruh area gambar : Untuk menghilangkan seleksi : Untuk membalikkan daerah seleksi : Untuk menghaluskan warna bagian pinggir : Ada 4 macam • • • • Grow Similar Border Smooth Expand Contract : Untuk membuat double seleksi : Untuk menghaluskan ujung seleksi : Untuk memperluas daerah seleksi : Untuk mengurangi daerah seleksi Color Range : Untuk mencari daerah seleksi pada warna yang kita inginkan : Untuk menambah daerah seleksi pada daerah warna dan toleransi yang sama tetapi hanya yang menempel : Untuk menambah daerah seleksi pada daerah warna dan toleransi yang sama yang menempel maupun yang tidak 8 .

Cobalah anda gunakan satu persatu Menu Window Cascade Tile Show tool/hide tool Show navigator/hide Show option/hide option Show Brushes/hide Show swatches/hide Show layer/hide layer Show path/hide path Show channel/hide : Untuk tampilan layer memanjang : Untuk Untuk mengatur file yang jumlahnya lebih dari Satu : Untuk menampilkan/menghilangkan toolbox : Untuk menampilkan/menghilangkan navigator : Untuk menampilkan/menghilangkan option : Untuk menampilkan/menghilangkan brushes : Untuk menampilkan/menghilangkan swatches : Untuk menampilkan/menghilangkan layer : Untuk menampilkan/menghilangkan path : Untuk menampilkan/menghilangkan channel Show info/hide info : Untuk menampilkan/menghilangkan info Channel Berfungsi untuk pembagian warna dalam pencetakan atau separasi. Dalam dialog box cannel kita bisa click tanda segitiga kecil disudut kanan atasnya antara lain terdapat: • • • • New channel Duplicate channel Delete channel Pallet option : Untuk membuat channel baru : Untuk membuat copy-an channel : Untuk menghapus channel : Untuk merubah tampilan channel Channel juga dapat menyimpan tanda seleksi objek yang telah kita simpan pada save Selection yang ada pada menu select. Di bawah dialog box terdapat lambang-lambang: • objek • • Kertas terbuka Tong sampah : Untuk mebuat channel baru : Untuk menghapus channel Lingkaran putus-putus : Untuk menampilkan tanda seleksi Pengaturan Warna 9 .Save selection: Untuk menyimpan seleksi pada channel Load selection: Untuk memanggil seleksi pada channel Filter Untuk membuat efek bentuk.

namun Anda mengatur warna RGB dalam bentuk curva. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Curves. Paint Bucket Tool Paint Bucket Tool digunakan untuk mengganti background yang memiliki warna sama atau mirip. Level dapat bekerja pada selection atau seluruh kanvas. Jangan lupa lakukan seleksi terlebih dahulu bagian mana yang akan diisi warna gradasi. Yellow. hardness. dan flow. opacity. Saturation. Curva dapat diatur otomatis. Black). Jika tidak. Gradient Tool Gradient tool digunakan untuk menghasilkan warna gradasi. warna menengah. Color Balance Melalui menu Image -> Adjustment -> Color Balance kita dapat mengatur keseimbangan warna. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Level. dan warna terang. Bush Tool dapat juga bekerja pada mode Air Brush. Contrast digunakan untuk mengatur ketajaman gambar. Mode lain adalah CMYK (Cyan.Warna apapun dapat dinyatakan dalam tiga warna dasar (RGB) yaitu merah. Photo Filter 10 . hijau. Brush Tool Brush Tool digunakan sebagai kuas dalam mengambar dengan mouse. Atur besar kecilnya brush. Curves Curves bekerja seperti level. dan Lightness. Background dapat diganti dengan pattern. Cara menyatakan warna yang lain adalah dengan mode HSL yaitu Hue. dan biru. Magenta. mode RGB atau diatur sendiri-sendiri untuk tiap-tiap warna. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Brightness/Contrast. Brightness/Contrast Brightness digunakan untuk mengatur kecerahan gambar. maka seluruh kanvas terisi dengan gradasi. Level Level berfungsi mirip dengan Brightness/Contrast namun lebih fleksible karena warna dapat diatur warna gelap.

selanjutnya cat lah lingkaran tadi dengan warna putih sehingga kelihatan seperti gambar di samping. Match Color Match Color akan menyamakan warna gambar source kepada gambar yang akan diubah. Misalnya di sini akan diubah gambar danau menjadi suasana matahati terbit seperti gambar acuan. Hue/Saturation Hue/Saturation digunakan untuk mengganti warna pada keseluruhan gambar/seleksi. Mirip seperti filter yang diletakkan di depan lensa kamera. Beberapa Contoh Bekerja dengan Adobe Photoshop 1. Di sini digunakan warna coklat sebagai foregorund dengan background hitam. Tahap 2 Kemudian buat layer baru. Gunakan tool ini melalui Image -> Adjustment -> Hue/Saturation. Anda bebas menentukan warna lainnya. sedangkan Saturation adalah tebal/tipisnya warna. Gunakan menu Image -> Adjusments -> Replace Color. 11 . pilih tool elliptical marquee dan buat sebuah lingkaran lalu di Fill. Replace Color Replace Color digunakan untuk mengganti warna tertentu dalam gambar. MEMBUAT GAMBAR TOMBOL / BUTTON Tahap 1 Pertama-tama Buat file baru dan fill dengan warna backgorund.Photo filter digunakan untuk memberikan filter pada gambar. Gunakan tool ini melalui menu Image -> Adjustment -> Match Color. Hue adalah warna. sedangkan warna yang lain tidak ikut berubah. atau tiap-tiap warna. Misalnya untuk mengganti warna apel dengan tanpa mengubah warna background. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Photofilter. kemudian buat layer baru. Perubahan warna dapat diatur pada chanel master. pilih tool airbrush atur settingnya dengan diameter 18 pixel dan hardness 100%.

New ) Langkah 2. Dalam contoh ini digunakan background = hitam dan foreground = abu abu. Tariklah sesuai tanda panah di samping kiri ini. Tentukan Warna background dan foreground sesuai dengan warna favorite anda. Buatlah media gambar baru berukuran 100 x 100 pixel dan pilihlah latar belakang putih dengan cara memilih Content = white pada saat anda membuat document baru ( File . Langkah 4. Kemudian masukan nilai 70 pada kolom Widht dan 70 pada kolom Height ). Tahap 4 Langkah terakhir adalah men-deselect pilihan dan bola anda sekarang sudah jadi. Langkah 3. Buatlah gambar sebuah lingkaran dengan ukuran 70 x 70 pixel dengan mengunakan elipse tools . 12 .Tahap 3 Kemudian berikan efek Gaussian blur dengan radius pixel. (Untuk mendapatkan ukuran 70 x 70 pixel klik 2x icon kemudian pada option Style rubahlah Normal menjadi Fixed Style. Anda dapat mengubah warnanya melalui menu Image/Adjust/ Hue saturation 2. Anda bebas untuk menggunakan warna-warna yang lain. MENGGAMBAR (TOMBOL NAVIGASI) BUTTON Langkah 1. Gambar anda sekarang seharusnya sudah seperti gambar di samping. Kemudian pilihlah icon linear gradient dan click 2x icon untuk meyakinkan bahwa anda telah memilih option Gradient = Foreground to Background.

. bersihkan seleksi dengan warna hitam Del.. Dalam hal ini dibuat huruf e dengan huruf Times New Roman Bold + Italic. Lebih besar lebih baik. tekan Ctrl di Layers window. Kini anda telah memiliki satu tombol navigasi yang berbetuk lingkaran. dalam Layers window. sebesar 800x800 pixels. Kemudian tarik kembali sesuai tanda panah di samping kiri ini.Filter > Blur > Gaussian Blur. Pertama tama buatlah media gambar baru. Dan tempatkan mask tersebut tepat di tengah lingkaran 70 x 70. dan Gaussian Blur layer sebesar 16 pixels. Gunakan Type Tool untuk membuat huruf e. untuk memilih transparansi. Langkah 4. dan click di layer e. Alt+Delete. Dalam Channels window. dan 4 pixels. Tekan Ctrl. Kembali seperti langkah 2 dengan membuat circle mask dengan ukuran 50 x 50 pixels. contract seleksi sebesar 16 pixels. anda tinggal mengembangkan teknik ini untuk keperluan keperluan lain seperti menambahkan text atau icon di tengah navigasi tersebut. 4 pixels. Lalu buat Layer baru. Pilih warna putih sebagai warna foreground. Pilih warna biru RGB (26. Set Opacity Layer menjadi 52%. 16 Pixels. Select > Modify > Contract. MENGGAMBAR DENGAN EFEK TEKSTUR PLASTIK Langkah 1. dan isi seleksi. Invert seleksi Ctrl+Shift+I. Gaussian Blur lagi sebesar 8 pixels. click pada Channel yg baru dibuat Filter > Blur > Gaussian Blur. 175) sebagai warna foreground. Langkah 2. Lalu. click di layer e. Hilangkan seleksi Ctrl+D. 16 Pixels. 16 Pixels Langkah 3. Sekarang. Langkah 6. tekan Save Selection sebagai channel tombol. dan terakhir 2 pixels.. Kemudian. dan ubah Blending Mode menjadi Color Dodge.Langkah 5.. Sekarang.. 3. setelah itu Deselect Ctrl+D 13 . untuk memilih transparasinya. Gaussian Blur lagi sebesar 8 pixels. 104. dan buat huruf e sebesar media gambar..

Dengan layer Highlights yg terpilih: Filter > Render > Lighting Effect. dan ubah nama layer menjadi Highlights. Pada tahap ini anda dapat bebas menggunakan imajinasi kreativitas anda. 4. dan ubah Height menjadi 100.. Langkah 8. isi seleksi dengan warna hitam. Buat dropshadow agar tampak lebih bagus. Buat new layer dan drag keatas Inner Glow Layer. dan ubah blending mode menjadi Screen. Tekan Ctrl. Setelah Lighting Effect selesai. pilih Gaussian Blur pada layer sebesar 3 pixels. untuk memilih transparasi. Langkah 7. Pilih layer yang baru.Set Material Properties menjadi: Gloss: 79 Material: -37 Exposure: 56 Ambiance: -100 Ubah Texture Channel menjadi Alpha 1. Image > Adjust > Curves. Intensity 32. Langkah 6. Buat arah datang sinar. MENGGABUNGKAN GAMBAR 14 .. Check pada Preserve Transparency..Langkah 5.. Kembali ke Layers window. dan click di Layer e.

web. 15 . dan foreground to background. Switch warnanya. tetapi tidak langsung (gradually). buat gradasi dari kiri ke kanan. Dalam tutorial ini akan disatukan dua buah gambar kota yang diambil dari library master. Kali ini mulai dari kanan ke arah kiri menutupi 3/4 bagian dari image. Matikan Layer visibility "kota2" dengan cara klik icon mata yang ada di depannya. Buka dokumen baru. Pemilihan background hitam tersebut berdasar pertimbangan bahwa background kedua gambar kota tersebut juga hitam/gelap. Pilih tool gradasi (Gradient Tool). Kembali ke standard mode dan delete. dan gunakan gradient tool. Langkah 3. menutupi 3/4 bagian dari image. Kadang-kadang kita ingin menyatukan dua gambar menjadi satu. Kedua gambar tersebut sekarang sudah jadi satu dengan transisi yang halus. Paste kedua gambar tersebut ke dokumen baru ini.Pastikan bahwa gradasi yang terpilih adalah linear . Setengah dari gambar kota1 hilang. Layer itu akan kita aktifkan nanti. Dengan layer "kota1" aktif dan bekerja dalam quick mask mode. Pastikan bahwa foreground dan background color anda adalah putih dan hitam (tombol DX). Langkah 4.Langkah1. namun transisinya tidak mudah untuk dibuat halus. ukuran 200x150 pixel dengan background warna hitam. Enter Quick mask mode (dalam kotak merah) . Tekan tombol delete. Masuk kembali ke quickmask mode. agar background menjadi putih dan foreground menjadi hitam (tombol X). dan beri nama masing2 "kota1" dan "kota2".id Langkah 2. Exit Quickmask mode (kembali ke standard mode) dengan tombol . Aktifkan layer visibility layer "Kota2" dengan klik kotak iconnya. Langkah 5.

16 . Diputuskan untuk menghapus bagian yang tidak diinginkan dengan tool Erase. 5. seperti benda yang bergerak dan bentuk tubuh manusia.Langkah 6. gandakan layer background kemudian tutup (hilangkan gambar mata) dan buatlah layer baru. Gambar di samping adalah modifikasi gambar lebih jauh dengan hue/saturation. Pilihlah pen hard-edged untuk menghapus background di sekitar baju dan mulailah menghapus. misalnya radial dan reflected. MENGGANTI BACKGROUND GAMBAR Langkah 1. Sebelum penghapusan dimulai. Langkah 2. contrast dan permainan text. Bila ditemukan bagian kecil. Sebelum proses penghapusan dimulai. Tool Pen cocok untuk lakukan halus. Alasan untuk menggandakannya adalah untuk menghindari kemungkinan terjadi kesalahan dan gambar asli masih ada. tetapi tetap memberi dampak tepian yang kasar. pastikan gambar sudah diperbesar untuk memudahkan penghapusan. Cobalah bereksperimen dengan type gradation yang lain. Set tool Erase pada paintbrush (100%) atau airbrush (50%). Trik di atas menggunakan gradation dan quick mask untuk menghapus sebagian dari gambar secara gradually bisa dipakai di banyak cara dan variasi. kedua jenis brush itu baik digunakan. Langkah 3. sehingga diputuskan untuk tidak menggunakannya pada kasus ini. gunakan ukuran pen yang lebih kecil lagi.

Langkah 4. Hapuslah bagian yang tidak diinginkan dengan menggunakan tool Erase yang soft-brush. Hapuslah bagian yang tidak diinginkan menggunakan tool Erase soft-brush Airbrush. Penghapusan tergantung pada kekontrasan warna hitam-putih. bagian inilah yang terberat karena warna begitu susah dibedakan. Agar terlihat perbedaannya. sehingga harus lebih dipertajam dengan menggunakan adjust . Kemudian channel ini di-drag menjadi channel alpha (baru). Untuk menghapus bagian lainnya. gunakan tool Lasso dan kemudian cut. Pada gambar RGB. Setelah selesai. Kembalikan channel pada Channel RGB. Sering kali hal termudah yang dapat dilakukan adalah memisahkannya. deselect. 17 . Pastikan bahwa channel green-lah yang digandakan dan bekerja pada channel baru ini. dan biru) dan dapat digunakan channel alpha. Sekarang sudah terseleksi bagian yang akan dihapus. Langkah 6.Levels. Langkah 5. Langkah 7. hijau. Cara ini lebih mudah dibandingkan dengan harus menghapusnya dengan manual tangan. Hapus semua bagian hingga bagian rambut. Invert warna dengan seleksi grayscale hingga benar-benar terlihat perbedaannya. Hati-hati. jangan terlalu kontras karena malah tidak akan terlihat bedanya. Photoshop memberikan 3 pemisah warna (channel merah. gunakan color range pada menu Select. Lakukan test sederhana pada setiap channel untuk melihat channel mana yang baik untuk digunakan dan pada kasus ini adalah channel green. yaitu gelap pada rambut dan terang pada latarnya.

Untuk memperbaikinya. Aktifkan layer background copy dan mulailah menghapus dengan tool Erase memakail soft-brush. 18 . pilihlah warna rambut dan set hingga 40. Setiap ujung rambut haruslah benar-benar sudah terhapus dengan baik. Kali ini. Setelah selesai. layer background yang asli. dan channel alpha. Langkah 10. Buat layer baru dengan posisi di tengah dan fill dengan warna putih. ulangi lagi seleksi warna dengan color range. Langkah 9. Sekarang gambar kedua anak sudah terpisah dari gambar background. Tambahkan layer baru di bawah layer backround copy sebagai backround baru menggantikan background putih.Langkah 8. buanglah layer puith.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful