P. 1
Tugas Fisika 2

Tugas Fisika 2

|Views: 172|Likes:
Published by Fatih Teaa فاتح

More info:

Published by: Fatih Teaa فاتح on Aug 28, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/06/2014

pdf

text

original

Gerak Lurus Beraturan diartikan sebagai gerakan pada lintasan lurus dengan kecepatan tetap/konstan.

Kecepatan tetap berarti percepatan nol. Dengan kata lain benda yang bergerak lurus beraturan tidak memiliki percepatan. Dalam kehidupan sehari-hari sangat jarang ditemukan benda-benda yang bergerak pada lintasan lurus dengan kecepatan tetap. Karena pada Gerak Lurus Beraturan (GLB) kecepatan gerak suatu benda tetap, maka kecepatan rata-rata sama dengan kecepatan atau kelajuan sesaat. kok bisa ya ? ingat bahwa setiap saat kecepatan gerak benda tetap, baik kecepatan awal mapun kecepatan akhir. Karena kecepatan benda sama setiap saat, maka kecepatan awal juga sama dengan kecepatan akhir. Dengan demikian kecepatan rata-rata benda juga sama dengan kecepatan sesaat. Dah ngerti khan ?

GRAFIK GERAK LURUS BERATURAN (GLB) Grafik sangat membantu kita dalam menafsirkan suatu hal dengan mudah dan cepat. Untuk memudahkan kita menemukan hubungan antara Kecepatan, perpindahan dan waktu tempuh maka akan sangat membantu jika digambarkan grafik hubungan ketiga komponen tersebut. Grafik Kecepatan terhadap Waktu (v-t)

Cara lain menghitung jarak tempuh adalah dengan menggunakan persamaan GLB. sedangkan t = 3 s. 1. baru kemudian bergerak dengan kecepatan 5 m/s. Jadi. Kecepatan tetap ditandai oleh garis lurus. pelajari grafik di bawah ini. Dari grafik di atas. Pada grafik terlihat bahwa pada saat t = 0 s. bukan satuan luas. Padahal dapat saja terjadi bahwa saat awal kita amati benda sudah dalam keadaan bergerak. s = v t = 5 m/s x 3 s = 15 m. sehingga benda telah memiliki posisi awal s0. Contoh : perhatikan grafik kecepatan terhadap waktu (v-t) di bawah ini Kecepatan gerak benda pada grafik di atas adalah 3 m/s. tampak bahwa kecepatan bernilai tetap pada tiap satuan waktu. v = 5 m/s.Berdasarkan grafik di atas. Bagaimana kita mengetahui perpindahan benda melalui grafik di atas ? luas daerah yang diarsir pada grafik di atas sama dengan perpindahan benda. Tentu saja satuan perpindahan adalah satuan panjang. Grafik Kedudukan terhadap Waktu (x-t) Grafik kedudukan terhadap waktu. Persamaan GLB yang kita gunakan untuk menghitung jarak atau perpindahan di atas berlaku jika gerak benda memenuhi grafik tersebut. pada mulanya benda diam. jarak yang ditempuh benda = (5 m/s x 3 s) = 15 m. maka v = 0. Amati bahwa walaupun waktu berubah dari 1 detik sampai 5. berawal dari t = 0 hingga t akhir. untuk mengetahui besarnya perpindahan. Artinya. hitung saja luas daerah yang diarsir. 2. . Untuk itu lebih memahami hal ini. Dengan demikian. 3 dstnya adalah waktu tempuh (satuannya detik). di mana kedudukan awal x0 berhimpit dengan titik acuan nol. kecepatan benda selalu sama (ditandai oleh garis lurus).

.Makna grafik di atas adalah bahwa nilai kecepatan selalu tetap pada setiap titik lintasan (diwakili oleh titik-titik sepanjang garis x pada sumbu y) dan setiap satuan waktu (diwakili setiap titik sepanjang t pada sumbu x). jarak yang ditempuh oleh benda = 6 s dan seterusnya. Contoh : Perhatikan contoh Grafik Kedudukan terhadap Waktu (x-t) di bawah ini Bagaimanakah cara membaca grafik ini ? Pada saat t = 0 s. Grafik kedudukan terhadap waktu. pada saat t = 1 s. makin besar juga nilai t sehingga hasil perbandingan x dan y (kecepatan) selalu sama. kecepatan adalah jarak dibagi waktu). bergerak dengan kecepatan tetap 2 m/s (Ingat. pada saat t = 2 s jarak yang ditempuh oleh benda = 4 m. Berdasarkan hal ini dapat kita simpulkan bahwa gerak benda yang diwakili oleh grafik x. jarak yang ditempuh oleh benda x = 0. di mana kedudukan awal x0 tidak berhimpit dengan titik acuan nol. jarak yang ditempuh oleh benda = 2 m. Anda jangan bingung dengan kemiringan garis yang mewakili kecepatan. pada saat t = 3 s. Makin besar nilai x.t di atas.

Misalnya yang di ubah adalah satuan menit. bila perlu sambil melihat grafik untuk mempermudah pemahaman anda) Latihan soal Kereta api Ladoya bergerak lurus beraturan pada rel lurus yogya-bandung sejauh 5 km dalam selang waktu 5 menit.Persamaan yang kita turunkan di atas menjelaskan hubungan antara kedudukan suatu benda terhadap fungsi waktu. Ingat bahwa pada GLB. diketahui perpindahan (s) = 5 km dan waktu tempuh (t) = 4 menit.07 jam.07 jam = 75 km/jam (b) Untuk menghitung waktu. Pada grafik di atas xo = 0. kecepatan benda sama setiap saat. mana yang ingin dikonversi. v = s / t = 5 km / 0. persamaan kecepatan di atas dibalik . di mana kedudukan awal benda tidak berada pada titik acuan nol. (a) Hitunglah kecepatan kereta (b) berapa lama kereta itu menempuh jarak 50 km ? Panduan Jawaban : (a) Pada soal di atas. ubah menit ke jam atau km di ubah ke meter dan menit di ubah ke detik. Sebelum menghitung kecepatan. (pahami secara perlahan-lahan penurunan rumus di atas. kita harus mengkonversi satuan sehingga sesuai dengan Sistem Internasional (SI). maka 4 menit = 0. Terserah anda. Kecepatan benda diawali dari kedudukan di x0 sehingga besar x0 harus ditambahkan dalam perhitungan. demikian juga dengan kecepatan ratarata.

walaupun demikian.67 jam = 40 menit. di mana perubahan kecepatannya terjadi secara teratur.2008 10:21 AM By san In Kinematika Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) diartikan sebagai gerak benda dalam lintasan lurus dengan percepatan tetap. Hafal rumus akan membuat kita cepat lupa dan sulit menyelesaikan soal yang bervariasi….). Mula-mula dari keadaan diam. Pahami saja konsepnya. Pada pembahasan ini kita tidak menggunakan istilah perlambatan untuk benda yang mengalami pengurangan kecepatan secara teratur. banyak situasi praktis terjadi ketika percepatan konstan/tetap atau mendekati konstan. Dalam kehidupan sehari-hari sangat sulit ditemukan benda yang melakukan gerak lurus berubah beraturan. benda mulai bergerak.t = s / v = 50 km / 75 km/jam = 0. dalam hal ini benda mengalami perlambatan tetap. Penurunan Rumus Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) Rumus dalam fisika sangat membantu kita dalam menjelaskan konsep fisika secara singkat dan praktis. Kita tetap menamakannya percepatan. Jadi cobalah untuk mencintai rumus. yaitu jika percepatan tidak berubah terhadap waktu (ingat bahwa yang dimaksudkan di sini adalah percepatan tetap. . Pengurangan kecepatan terjadi apabila benda akan berhenti. anda tidak boleh menghafal rumus. Beda lho…. Sekarang kita coba menurunkan rumus-rumus dalam Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB). hanya nilainya negatif. Jadi perlambatan sama dengan percepatan yang bernilai negatif. Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) • • • Tuesday Aug 12. he2…. bukan kecepatan tetap. Perubahan kecepatan bisa berarti tejadi pertambahan kecepatan atau pengurangan kecepatan. Pahami perlahan-lahan ya…. semakin lama semakin cepat dan kecepatan gerak benda tersebut berubah secara teratur. maka anda akan mengetahui dan memahami cara penurunan rumus tersebut. Yang dimaksudkan dengan percepatan tetap adalah perubahan kecepatan gerak benda yang berlangsung secara tetap dari waktu ke waktu. baik ketika hendak bergerak dari keadaan diam maupun ketika hendak berhenti. Dalam fisika.

Pada penjelasan di atas. Jika dibalik akan menjadi . di mana t0 adalah waktu awal ketika benda hendak bergerak. jika diketahui percepatannya (sekali lagi ingat bahwa percepatan tetap). Untuk itu. Pada pembahasan mengenai percepatan. telah disebutkan bahwa dalam GLBB. di mana selisih antara percepatan awal dan akhir sama dengan nol. kecepatan awal (v0) dan percepatan (a). percepatan benda tetap atau konstan alias tidak berubah. persamaan percepatan yang kita turunkan di atas dapat digunakan untuk menyatakan persamaan yang menghubungkan kecepatan pada waktu tertentu (vt). Bisa ya ? ingat bahwa percepatan benda tersebut tetap setiap saat. maka kita bisa mengatakan bahwa percepatan sesaat dan percepatan rata-ratanya sama. t adalah waktu akhir. Jika sudah paham. Percepatan rata-rata sama dengan percepatan sesaat karena baik percepatan awal maupun percepatan akhirnya sama. yang tetap adalah kecepatan). kalau percepatan benda tersebut tetap sejak awal benda tersebut bergerak. sekarang kita mulai menurunkan rumus-rumus alias persamaan-persamaan. Karena pada saat t0 benda belum bergerak maka kita bisa mengatakan t0 (waktu awal) = 0. dengan demikian percepatan sesaatnya tetap. sekarang kita obok2 persamaan di atas…. Nah sekarang persamaan berubah menjadi : Satu masalah umum dalam GLBB adalah menentukan kecepatan sebuah benda pada waktu tertentu. kita telah menurunkan persamaan/rumus percepatan rata-rata. Nah. (kalau di GLB.

maka persamaan II dapat ditulis menjadi . Pada pembahasan mengenai kecepatan. Jika benda mulai bergerak pada titik acuan = 0 (atau x0 = 0). Kita tulis kembali persamaan a : Persamaan ini digunakan untuk menentukan posisi suatu benda yang bergerak dengan percepatan tetap. pahami saja cara penurunannya dan rajin latihan soal biar semakin diingat…. mari kita kembangkan persamaan di atas (persamaan I GLBB) untuk mencari persamaan yang digunakan untuk menghitung posisi benda setelah waktu t ketika benda tersebut mengalami percepatan tetap. untuk menentukan kecepatan benda pada waktu tertentu apabila percepatannya diketahui. kita telah menurunkan persamaan kecepataan rata-rata Karena pada GLBB kecepatan rata-rata bertambah secara beraturan. Selanjutnya. Jangan dihafal.ini adalah salah satu persamaan penting dalam GLBB. Persamaan ini berlaku untuk percepatan konstan dan tidak berlaku untuk gerak yang percepatannya tidak konstan. maka kecepatan rata-rata akan berada di tengah-tengah antara kecepatan awal dan kecepatan akhir.

percepatan dan waktu. Sekarang kita subtitusikan persamaan ini dengan nilai t pada persamaan c Terdapat empat persamaan yang menghubungkan posisi.Sekarang kita turunkan persamaan/rumus yang dapat digunakan apabila t (waktu) tidak diketahui. kecepatan. antara lain : . jika percepatan (a) konstan.

Persamaan di atas tidak berlaku jika percepatan tidak konstan/tetap. Sebuah mobil sedang bergerak dengan kecepatan 20 m/s ke utara mengalami percepatan tetap 4 m/s2 selama 2. He2…… Santai saja. Sebelum bergerak. yaitu kecepatan awal (v0). Berarti v0 = 0. Karena yang diketahui adalah kecepatan awal. Tulis dulu persamaannya (hal ini membantu kita untuk mengecek apa saja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan soal tersebut) .0 s sebelum tinggal landas. Ada satu hal yang tersembunyi.0 s. kamu harus pake logika juga. yang diketahui Cuma dua…. maka kita menggunakan persamaan/rumus 1. Kalau ada soal seperti itu. tolooooooooooooooooong dong ding dong… pake rumus yang mana. bukan jarak dan ( x – x0 ) adalah perpindahan (s) Latihan Soal 1. percepatan (a) = 4 m/s dan waktu tempuh (t) = 2. Yang ditanyakan pada soal itu adalah panjang lintasan yang dilalui pesawat. pesawat itu pasti diam.5 sekon. Sebuah pesawat terbang mulai bergerak dan dipercepat oleh mesinnya 2 m/s2 selama 30. percepatan dan waktu tempuh dan yang ditanyakan adalah kecepatan akhir.5 sekon. yang diketahui adalah kecepatan awal (v0) = 20 m/s. wah gawat. Bingung. Ingat bahwa x menyatakan posisi/kedudukan. PAKE RUMUS GAWAT DARURAT. Berapa panjang lintasan yang dilalui pesawat selama itu ? Panduan Jawaban Yang diketahui adalah percepatan (a) = 2 m/s2 dan waktu tempuh 30. Tentukan kecepatan akhirnya Panduan jawaban : Pada soal.

vo dan a. sedangkan yang ditanyakan adalah s (t tidak diketahui). S0 = 0. Perhatikan bahwa yang ditanyakan adalah jarak yang masih ditempuh setelah pengereman dilakukan.36 meter (yang ditanyakan adalah jarak(besaran skalar)) GRAFIK GLBB Grafik percepatan terhadap waktu .Pada soal di atas. panjang lintasan yang ditempuh pesawat adalah 900 m.67 m/s ). karena kita menghitung jarak setelah pengereman. maka kita menggunakan persamaan Dengan demikian. 1. dengan demikian kecepatan akhir mobil (vt) = 0. sopir menginjak pedal rem sehingga mobil mendapat perlambatan (percepatan yang nilainya negatif) 8 m/s2. karena pesawat bergerak dari titik acuan nol. karena ada rintangan. berapa jarak yang masih ditempuh mobil setelah pengereman dilakukan ? Panduan jawaban Untuk menyelesaikan soal ini dibutuhkan ketelitian dan logika. maka kecepatan awal (v0) mobil = 60 km/jam (dikonversi terlebih dahulu menjadi m/s. jarak yang masih ditempuh mobil setelah pengereman hingga berhenti = 17. mobil tersebut berhenti. Ini berarti setelah pengereman. sebuah mobil bergerak pada lintasan lurus dengan kecepatan 60 km/jam. Karena semua telah diketahui maka kita langsung menghitung panjang lintasan yang ditempuh pesawat Ternyata. perlambatan (percepatan yang bernilai negatif) yang dialami mobil = -8 m/s2. karena yang diketahui adalah vt. 60 km/jam = 16.

Pertama. jika kecepatan awal (v0) tidak nol. grafik dimulai dari v0. Kedua. grafiknya berbentuk garis lurus miring ke atas melalui titik acuan O(0. atau dengan kata lain benda bergerak dari keadaan diam. dapat dikelompokkan menjadi dua bagian. seperti pada gambar di bawah ini. Oleh karena itu. grafik percepatan terhadap waktu (a-t) berbentuk garis lurus horisontal. tetapi untuk t = 0. lihat gambar di bawah . yang sejajar dengan sumbuh t. lihat grafik a – t di bawah Grafik kecepatan terhadap waktu (v-t) untuk Percepatan Positif Grafik kecepatan terhadap waktu (v-t). grafik v-t tetap berbentuk garis lurus miring ke atas. Grafik ini berlaku apabila kecepatan awal (v0) = 0.0).Gerak lurus berubah beraturan adalah gerak lurus dengan percepatan tetap.

Berdasarkan kemiripan ini. Kemiringan grafik (gradien) yaitu tangen sudut terhadap sumbu x positif sama dengan nilai m dalam persamaan y = n + m x. jika kemiringan grafik y – x sama dengan m. Contoh grafik kecepatan terhadap waktu (v-t) untuk percepatan negatif dapat anda lihat pada gambar di bawah ini. . Persamaan y = n + mx mirip dengan persamaan kecepatan GLBB v = v0 + at. maka kita dapat mengatakan bahwa kemiringan grafik v-t sama dengan a. kita sudah belajar mengenai grafik seperti ini. Jadi kemiringan pada grafik kecepatan terhadap waktu (v-t) menyatakan nilai percepatan (a). Persamaan matematis y = mx + n menghasilkan grafik y terhadap x ( y sumbu tegak dan x sumbu datar) seperti pada gambar di bawah. Grafik kecepatan terhadap waktu (v-t) untuk Perlambatan (Percepatan Negatif) perlambatan atau percepatan negatif menyebabkan berkurangnya kecepatan.Nilai apa yang diwakili oleh garis miring pada grafik tersebut ? Pada pelajaran matematika SMP.

Grafik Kedudukan Terhadap Waktu (x-t) Persamaan kedudukan suatu benda pada GLBB telah kita turunkan pada awal pokok bahasan ini. sebagaimana tampak pada gambar di bawah ini. grafik x – t berbentuk parabola terbuka ke atas. Untuk nilai percepatan positif (a > 0). grafik x – t akan berbentuk parabola terbuka ke bawah. grafik x – t berbentuk parabola. dengan demikian. di mana benda mengalami perlambatan. . yakni Kedudukan (x) merupakan fungsi kuadrat dalam t. Apabila percepatan bernilai negatif (a < 0).

5 t1 = 0.. x(t ) = 4t3 + 8t² + 6t – 5 a..he.he. Berapa kecepatan sesaat pada t 2 b.5 + 2 + 3 – 5 = 0.5) – 5 = 4(0.5 b.5) – 5 = 0.. 1.he.5 dan t = 2..pertanyaan piter : Tolong kasih penjelan untuk soal ini yach.5)² + 6(0.5 dan t 2.he.5 x1 = 4t3 + 8t² + 6t – 5 = 4(0.salam gbu @ Jawaban : a) Kecepatan rata-rata pada t = 0.125) + 8(0.5 dan t2 = 2.5)3 + 8(0.25) + 6(0.. Berapa kecepatan rata-rata pada t0.? Terimakasih. Berapa percepatannya ratanya.5 x2 = 4t3 + 8t² + 6t – 5 .

5) – 5 = 4(15.5)² + 6(2.25) + 6(2.5 + 50 + 15 – 5 = 122.625) + 8(6.= 4(2.5) – 5 = 62.5 < ![endif]--> b) Kecepatan sesaat pada t = 2 v = 3(4t2) + 2(8t) + 6 v = 12t2 + 16t + 6 v = 12 (2)2 + 16(2) + 6 v = 48 + 32 + 6 v = 86 Kecepatan sesaat pada t = 2 adalah 86 c) Berapa percepatan rata-ratanya ? < ![endif]--> v1 = 12t12 + 16t1 + 6 v2 = 12t22 + 16t2 + 6 De piter. t1 dan t2 berapa ? Masukan saja nilai t1 dan t2 ke dalam persamaan v1 dan v2. . Setelah itu cari arata-rata.5)3 + 8(2.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->