P. 1
CONTOH SKENARIO VIDEO PEMBELAJARAN

CONTOH SKENARIO VIDEO PEMBELAJARAN

|Views: 1,713|Likes:
Published by buncit8
Ini adalah contoh dari skenario video pembelajaran. Contoh naskah ini adalah contoh naskah yang menggunakan dua tabel yang terdiri dari audio dan video. Skenario model ini biasanya digunakan oleh PUSTEKOM dalam membuat video pembelajaran yang bekerjasama denga Production Hause.
Ide pembelajaran melalui tayangan sebenarnya sangat menarik, namun TVRI sebagai pemroduksi rasanya belum berupaya seoptimal mungkin untuk dapat bersaing dengan televisi swasta dalam menarik minat pelajar untuk sekedar menonton hiburan di TVRI.
Ini adalah contoh dari skenario video pembelajaran. Contoh naskah ini adalah contoh naskah yang menggunakan dua tabel yang terdiri dari audio dan video. Skenario model ini biasanya digunakan oleh PUSTEKOM dalam membuat video pembelajaran yang bekerjasama denga Production Hause.
Ide pembelajaran melalui tayangan sebenarnya sangat menarik, namun TVRI sebagai pemroduksi rasanya belum berupaya seoptimal mungkin untuk dapat bersaing dengan televisi swasta dalam menarik minat pelajar untuk sekedar menonton hiburan di TVRI.

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: buncit8 on Aug 29, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/04/2013

pdf

text

original

1

2

3

4

Sinopsis Geo In Action
MATA PELAJARAN SASARAN JUDUL : : : GEOGRAFI Siswa SMA Kelas XII Proyeksi Proyeksi Si Penunjuk Arah

Peta merupakan suatu panduan bagi setiap orang dalam sebuah perjalanan juga dalam mengetahui bentuk-bentuk, letak wilayah, serta keadaan suatu wilayah. Untuk membuat sebuah peta yang akurat dilakukan dengan cara proyeksi, yaitu suatu cara mengubah bentuk globe (peta tiga dimensi) ke dalam sebuah bidang datar (dua dimensi). Episode kali ini akan membahas lebih detail proyeksi peta itu, baik arti proyeksi peta tersebut, prinsip-prinsip yang ada dalam proyeksi peta, sampai jenis -jenis proyeksi peta yang dipakai secara umum yang akan dituangkan dalam bentuk drama ringan. Sangat menarik sekali jika kita mengetahui bagaimana cara memproyeksikan peta yang penuh dengan konsentrasi juga ketelitian dalam setiap kerjanya. Dalam pemyajiannya akan dilengkapi pula dengan animasi-animasi ataupun gambar-gambar yang berhubungan dengan materi.

Segmen penyajian materi akan diulas oleh Geo dan teman -temannya dalam bentuk drama ringan dengan seting sebuah pantai, yang juga akan mengesankan sebuah nilai berbeda, yaitu sebuah kesederhanaan dan keakraban, mengingat materi yang dibahas bersifat netral, dalam artian temanya tidak menunjukkan suatu tempat yang khusus.

Tentunya program ini akan terlihat lebih menarik dengan adegan pembuka yang menekankan pesan-pesan betapa berartinya sebuah peta, serta games-games yang beragam yang mengasah daya ingat pembaca tanpa pembaca merasa ditanya. Games games itu hadir dalam bentuk Geo bertanya kepada siapa saja yang ditemuinya dalam suatu keadaan yang benar-benar spontan tanpa adanya pembekal an materi dari Geo atau narasumber. Games yang kedua adalah sebuah ilustrasi yang menggambarkan bahwa ada penonton yang mengirimkan pertanyaan dalam bentuk email. Tidak memungkinkan pula jika suatu saat akan ada pemirsa yang benar -benar mengirimkan email untuk bertanya, mengingat daya keingintahuan anak yang tinggi serta penguasan teknologi yang sudah

5 sangat familiar. Games yang ketiga adalah teka -teki silang yang secara notabene kita mengatahui bahwa TTS ini adalah sebuah bentuk pemainan mengasah pengetahu an yang sangat digemari oleh setiap kalangan.

Berikut ini adalah rincian sinopsis tiap segemen: Segmen satu akan dimulai dengan teaser yang mengantarkan pemirsa ke dalam sebuah adegan drama non verbal namun mengandung arti bagaimana pentingnya sebuah pet a. Dilanjutkan dengan drama ringan Geo dan teman -temannya yang mencoba mencari arti dari peta dan proyeksi peta. Dilanjutkan pula dengan sub segmen Geo Notes, yaitu catatan Geo yang menyimpulkan suatu ilmu yang didapatkannya. Dilanjutkan lagi dengan sub segmen Geo Quetion, yaitu di mana Geo dan teman -temannya menanyakan kepada setiap orang yang ditemuinya tentang materi yang dibahas, sehingga kebetulan seorang pakar atau guru geografi ditanyainya dan menjawab semua pertanyaannya itu. Lalu ditutup dengan comercial breaks.

Segmen dua tidak jauh berbenda dengan segmen satu. Perbedaannya adalah pada segmen dua ini geo dan teman langsung berdrama ringan untuk mengantarkan materi. Dilanjutkan dengan Geo notes serta Geo Quetion. Isi Geo Quetion adalah sebuah ilust rasi yang menggambarkan bahwa ada penonton yang mengirimkan pertanyaan dalam bentuk email. Lalu ditutup dengan comercial breaks.

Segmen tiga berbeda jauh dengan segmen dua, yaitu geo dan teman langsung berdrama ringan untuk mengantarkan materi. Dilanjutkan dengan Geo notes serta Geo Quetion. Isi Geo Quetion adalah teka-teki silang yang secara notabene kita mengatahui bahwa TTS ini adalah sebuah bentuk pemainan mengasah pengetahuan yang sangat digemari oleh setiap kalangan. Ditutup oleh credit title.

6

TREATMEN

Geo In Action
MATA PELAJARAN SASARAN JUDUL : : : GEOGRAFI Siswa SMA Kelas XII Proyeksi Si Penunjuk Arah

Segmen 01 Geo bersama teman-temannya sedang bermain ke tepi pantai menggunakan sepeda motor. Di perjalanan mereka tersasar. Terjadi sedikit perdebatan di antara mereka. Akhirnya Geo memberanikan diri untuk bertanya kepada Polisi di pos polisi. Beruntung Geo diberikan peta yang menunjukkan daerah lokasi yang akan ditujunya, namun dengan syarat Geo dan te man-temannya menjawab pertanyaan Polisi tersebut. Karena tidak tahu mereka pun disuruh bertanya kepada setiap orang hingga mendapatkan jawabannya. Akhirnya mereka mendapatkan jawabannya dan sampai di pantai yang ditujunya.

Segmen 02 Setelah sampai di pantai mereka pun terngiang -ngiang dengan pertanyaan polisi iseng yang mengerjainya. Namun, karena mereka selalu teringat -ingat itulah yang membangkitkan keingintahuan mereka lebih lanjut tentang peta. Setelah cukup lama mereka berpikir dan tidak mendapatkan jawaban, mereka bertemu dengan seseorang yang memberitahukan mereka jawaban yang benar mengenai peta tersebut. Akhirnya diketahui pula bahwa orang itu adalah guru geografi di suatu sekolah. Mereka pun bertanya kepada guru itu tentang prinsip proyeksi peta yang pernah dipelajarinya di sekolah dan mendapatkan jawabannya.

Segmen 03 Geo dan kawan-kawannya semakin ingin mengetahui tentang apa saja proyeksi peta, dan beruntungnya guru tersebut dengan senang hati menjawab setiap pertanyaan mereka seraya menikm ati indahnya pantai.

7 NASKAH VIDEO PROGRAM EDUKASI GEOGRAFI SMA

“GEO IN ACTION” MARI MENGENAL ALAM KITA

KEY EFFECT OPEN (mis. Sebuah album yang terbuka) Cut to cut mengenai fungsi dari peta dengan cuting yang dinamis: Beberapa orang pendaki terlihat sedang memperhatikan peta. Seseorang di dalam mobil sedang melihat denah peta dalam kartu undangan. Seorang ahli geografi sedang memperhatikan peta kepadatan penduduk Diakhiri dengan animasi peta yang membesar hingga menutup layar. KEY EFFECT CLOSE (mis. Sebuah

8

album yang tertutup)

9

10

11

12

13

Geo bertanya ke beberapa orang yang ditemuinya seputar materi tentang proyeksi peta. Beberapa orang tidak bisa menjawabnya dan sedikit orang pula yang bisa menjawabnya. (jika pertanyaan pertama bisa dijawab maka baru pertanyaan selanjutnya diajukan)

14

Musik ilustrasi PITA Hebat juga ya Polisi itu. Membuat sekolah untuk anak-anak yang tidak mampu itu cukup sulit loh. ATLAS Ternyata masih ada ya orang baik di dunia ini . GEO Tentu saja masih banyak orang baik di dunia ini. Contohnya adalah polisi itu. ATLAS Tetapi sayang, kenapa kita harus terlambat sampai ke pantai ya? WINNY Memang siapa dan apa penyebabnya? ATLAS Kamu nyindir ya? WINNY Nggak! Jangan perasaan seperti itu.

15

GEO Sudah-sudah. Kalau aku sih jadi merasa berterima kasih sama pak polisi tadi, karena berkat dia kita jadi dapat ilmu. ATLAS Berarti gara-gara aku juga dong kita jadi dapat ilmu. PITA dan WINNY Huhh bisa-bisanya ngaku. GEO Sudah-sudah. Aku jadi penasaran sama proyeksi peta. (berpikir) Lagipula kalian ingat tidak kalau kita diberikan tugas oleh Pak Joni tentang proyeksi peta? PITA Masa sih? Coba aku ingat dahulu. (berpikir) Oh iya, besok kan sudah harus dikumpulkan. ATLAS Terus bagaimana? Masa kita harus pulang. Kan baru saja kita sampai. Belum hilang pegalku. WINNY Apa kamu mau tidak mendapatkan nilai? Kalau lelah, kia semua juga lelah. ATLAS ya aku tahu, tapi... (Atlas menghentikan pembicaraannya untuk mencegah pertengkaran) GEO Tenang, aku masih ingat kok soalnya. Lebih baik kita kerjakan di sini saja. Las, lebih baik kita kerjakan tugasnya di sini saja. Kamu setuju? (sedikit berteriak)

16

PITA Ide bagus. Kalau begitu aku keluarkan buku catatanku ya.

GEO Win? WINNY Apa salahnya kalau kita lakukan. GEO Dalam memproyeksikan sebuah peta ada beberapa prisip yang harus diperhatikan, seperti: prinsip conform, prinsip equidistant, dan prinsip equivalen. Nah, yang dimaksud dengan prinsip conform, prinsip equidistant, dan prinsip equivalen itu apa? Ada yang tahu tidak? PITA dan ATLAS (berpikir lalu menggeleng menandakan tidak tahu)

WINNY Prinsip conform itu, dalam memproyeksikan peta adalah bentuk yang harus sesuai aslinya . ATLAS Maksudnya? WINNY Maksunya, jika kita ingin mengambar pohon kelapa, maka hasil gambar kita harus seperti pohon kelapa, bukan pohon pisang. Contohnya; jika ingin memproyeksikan pulau Bali, maka hasil proyeksinya sesuai, yaitu pulau Bali.

GEO Jadi bentuk hasil proyeksinya harus sama

17

dengan bentuk yang diproyeksikan. WINNY Iya benar. Nah yang dimaksud dengan prinsip equidistant adalah jarak hasil proyeksi harus sesuai dengan aslinya dan harus menggambarkan perbandingan yang tepat .

GEO Jadi, misalkan jarak Jakarta – Bogor adalah 54 km, maka setelah diproyeksikan dan dihitung jaraknya di peta sama dengan jarak sebenarnya di lapangan WINNY Seperti itu kira-kira. ATLAS Catat Pit! PITA Iya, dari tadi aku juga mencatatnya. WINNY Kalau prinsip equivalen ...(berpikir) ATLAS Prinsip equivalen itu... luas daerah yang diproyeksikan harus menggambarkan perbandingan luas yang tepat dengan yang sebenarnya. Mis; luas danau Toba 100 km X 30 Km adalah 3000 km persegi di lapangan, maka setelah dihitung luasnya di peta harus sama dengan luas aslinya. WINNY Oh iya aku ingat. PITA Ternyata otak kamu itu buka n hanya berisi

18

istirahat saja ya? ATLAS Siapa dahulu...AT..LAAAS GEO Dalam memproyeksikan peta itu menggunakan ”alat-alat bantu” berupa bidang tertentu. Bidang apa ya yang digunakan itu? (berpikir) WINNY Wah aku lupa. Apa ya...kerucut...tabung...dan... ATLAS Azimutal PITA Terus bagaimana caranya. WINNY dan ATLAS Wah aku tidak tahu. GEO Tumben kalian kompak. WINNY Kompak sama Atlas? Enak saja. ATLAS Oh begitu. Pulangnya nggak aku bonceng ya. . WINNY He..he..he iya deh. PITA Jadi apa jawabannya? GEO, ATLAS, dan WINNY (terdiam dan berpikir)

19

AHLI/GURU GEOGRAFI Kalian, Kalian sedang apa di sini? GEO, PITA, ATLAS, dan WINNY Eh bapak yang tadi. (saling memandang dan mereka pun saling bersalaman) GEO Kami sedang mengerjakan tugas Pak. AHLI GEOGRAFI Wah hebat, kalian mau mengerjakan tugas di hari yang cerah seperti ini. Seharusnya generasi penerus bangsa memang seperti ini. Ngomong-ngomong kalian mengerjakan tugas apa? GEO Tugas geografi. Kebetulan kami ada tugas dari guru untuk mencari pengertian proyeksi kerucut, proyeksi tabung, dan proyeksi azimutal. AHLI GEOGRAFI Sudah terjawab? GEO Kalau hanya seputar perngertian kami mampu menjawabnya, tetapi kami bingung tentang bidang proyeksi peta. AHLI GEOGRAFI Bidangnya itu ada tabung yang disebut proyeksi tabung atau silinder, kerucut yang disebut proyeksi kerucut atau conic, dan ada pula proyeksi azimutal. Azimutal itu diperoleh dengan cara menempatkan bidang yang menyinggung satu titik di permukaan bumi. Peta yang diperoleh bentuknya melingkar dan hanya menggambarkan satu belahan bumi saja. Anggap kelapa ini sebagai globe. Kalau

Ahli geografi memperagakan dengan kelapa yang ada.

Key efffect
Snap shoot, Ditampilkan globe plastik dengan

20

proses pengguntingan dengan pola atau aturan proyeksi azimuthal lalu hasilnya direkatkan pada bidang datar.

titiknya di sini, maka belahan bumi bagian ini yang akan terproyeksi.

S/I Proyeksi Azimuthal INSERT ANIMASI

GEO Oh jadi seperti itu ya Pak . AHLI GEOGRAFI Selanjutnya adalah proyeksi tabung atau bisa disebut pula dengan proyeksi silinder. Artinya, permukaan bumi diproyeksikan ke sebuah tabung atau silinder, garis lintang dan garis meridian dalam peta yang dihasilkan dinyatakan sebagai garis-garis yang berpotongan tegak lurus. Proyeksi tabung akan memberikan gambaran yang lebih baik untuk daerah khatulistiwa karena pada daerah ini tidak mengalami distorsi. Dengan proyeksi tabung ini daerah Kutub Utara dan Kutub Selatan akan mengalami distorsi.

Snap shot, Ditampilkan globe plastik dengan proses pengguntingan mengikuti pola atau aturan proyeksi tabung (silinder). Hasil akhir guntingan lalu direkatkan pada bidang datar

21

ATLAS Catat Pit! AHLI GEOGRAFI Yang terakhir adalah proyeksi kerucut atau conic. Pada proyeksi ini, permukaan bumi diproyeksikan ke bidang kerucut yang memiliki kontak dengan garis lintang. Proyeksi kerucut sering digunakan untuk membuat peta suatu daerah di lintang menengah.

Ditampilkan globe tiup plastik yang digunting mengikuti pola atau aturan proyeksi kerucut lalu direkatkan pada bidang datar

GEO Wah bapak hebat. Bapak Pasti guru ya? AHLI GEOGRAFI Saya itu dosen geografi di sebuah universitas. GEO, PITA, ATLAS, dan WINNY Pantaaaaas bapak tahu semuanya.

Geo menyimpulkan apa yang pengetahuan yang didapatkannya.

Jadi di dalam memproyeksikan sebuah peta ada beberap prisip yang harus diperhatikan,

22

yaitui: prinsip conform, prinsip equidistant, dan prinsip equivalen. Proyeksi peta berdasarkan bidangnya yang dipakai secara umum adalah proyeksi tabung (silinder), proyeksi kerucut (conic), dan proyeksi azimuthal.

Cut to

Musik Ilustrasi GEO Ini email dari Rian di Jakarta. Ia bertanya, sebenarnya setiap orang bisa tidak melakukan proyeksi peta? Lalu bisa diulang sedikit penjelasan tentang proyeksi peta berdasarkan bidangnya dong! AHLI GEOGRAFI Untuk Rian di Jakarta. Sebenanya tiap orang bisa melakukan proyeksi pada peta, jika saja ia memiliki ketepatan, kecermatan, dan kemampuan, karena dalam proyeksi peta juga dibutuhkan pengetahuan yang banyak walaupun pengetahuan itu hanya bersifat umum. Perlu diketahui juga bahwa ahli geografi pasti memiliki pengetahuan yang luas walaupun pengetahuan mereka bersifat umum tadi. GEO Nah jadi seperi itu ya Rian. Kalau sedikit ulasannya mari kita lihat laptop saja.

Ditampilkan globe plastik dengan proses pengguntingan mengikuti pola atau aturan proyeksi tabung (silinder). Hasil akhir guntingan

(V.O) Proyeksi tabung (silinder)

23

lalu direkatkan pada bidang datar

Permukaan bumi diproyeksikan ke sebuah tabung (silinder), garis lintang dan garis meridian dalam peta yang dihasilkan dinyatakan sebagai garis-garis yang berpotongan tegak lurus. Proyeksi tabung akan memberikan gambaran yang lebih baik untuk daerah khatulistiw a karena pada daerah ini tidak mengalami distorsi. Dengan proyeksi tabung ini daerah Kutub Utara dan Kutub Selatan akan mengalami distorsi.

Ditampilkan globe tiup plastik yang digunting mengikuti pola atau aturan proyeksi kerucut lalu direkatkan pada bidang datar

Proyeksi kerucut (conic) Permukaan bumi diproyeksikan ke bidang kerucut yang memiliki kontak dengan garis lintang . Proyeksi kerucut sering digunakan untuk membuat peta suatu daerah di lintang menengah

Ditampilkan globe plastik dengan proses pengguntingan dengan pola atau aturan proyeksi azimuthal lalu hasilnya direkatkan pada bidang datar

S/I Proyeksi Azimuthal INSERT ANIMASI

Proyeksi azimutal Proyeksi azimuthal diperoleh dengan cara menempatkan bidang yang menyinggung satu titik di permukaan bumi. Peta yang diperoleh bentuknya melingkar dan hanya menggambarkan satu belahan bumi saja. Distorsi akan bertambah jika jarak dari garis singgung makin jauh. Proyeksi azimuthal biasanya digunakan untuk melukiskan daerah kutub. GEO Sekarang sudah jeelaskan untuk Rian.

24

GEO Kira-kira apa lagi yang perlu diketahui dalam proyeksi peta itu Pak?

Masih banyak.. Tadi kita sudah membahas proyeksi peta berdasarkan bidangnya, kali ini adalah proyeksi berdasarkan kedudukan bidangnya. Nah karena kebetulan bapak bawa laptop, bagaimmana kalau kita lihat contoh contoh gambarnya. ATLAS Wah ide bagus Pak. WINNY Huuuus...nggak sopan kamu.

25 AHLI GEOGRAFI Proyeksi berdasarkan kedudukan bidangnya dapat dibagi menjadi tiga, yaitu: Proyeksi normal, yaitu proyeksi peta yang garis sumbu bidang proyeksinya berimpit dengan sumbu bumi. Contohnya seperti ini.

Split screen 2, animasi proyeksi normal. Proyeksi miring, yaitu proyeksi peta yang garis sumbu bidang proyeksinya memotong di antara sumbu bola bumi dengan garis ekuator.

Split screen 2, Proyeksi tranversal, yaitu proyeksi yang garis sumbu bidang proyeksinya berimpit dengan garis ekuator.

Split screen 2, animasi

26 ATLAS Ada tidak trik-trik khusus untuk meminimalisir kemungkinan kesalahan yang katanya banyak terjadi ? Soalnya saya pernah memcoba membuatnya, dan ternyata sangat sulit sekali.

Memang ada trik untuk meminimalisir kesalahan tadi. Cukup banyak ya. Yang pertama adalah maksud pemetaan. Apabila kita akan menggambar peta yang sederhana lebih baik menggunakan proyeksi dengan paralel dan meredian yang lurus. Yang kedua adalah besar atau luas wilayah. Apabila daerah yang akan diproyeksikan adalah daerah yang sempit, maka banyak sekali sistem yang dapat digunakan karena tidak akan ada banyak kesalahan. Tetapi jika proyeksi itu untuk daerah yang luas, maka gunakan proyeksi yang konvensional.

Yang ketiga adalah bentuk wilayah. Apabila akan memproyeksi dae rah yang membujur dengan arah barat timur, dapat menggunakan proyeksi silinder atau proyeksi kerucut. Akan tetapi untuk daerah yang membujur dengan arah utara selatan dapat menggunakan proyeksi sinussoidal. Yang keempat letak wilayah. Apabila akan memproyeksi daerah ekuator menggunakan proyeksi silinder, daerah lintang tengah dengan menggunakan proyeksi kerucut, dan daerah kutub menggunakan proyeksi azimutal. Proyeksi azimutal dapat digunakan untuk memproyeksi daerah-daerah tersebut karena dapat dibuat berpusat pada setiap tempat di permukaan bumi. Yang kelima kemudahan dalam

27 menggambar. Bila kita menggambarkan daerah lintang tengah dapat menggunakan proyeksi azimutal, akan tetapi lebih mudah lagi jika menggunakan proyeksi kerucut. GEO Jadi itu trik khususnya pak.

Untuk gambar sederhana gunakan proyeksi paralel dan meredian yang lurus. PITA Untuk daerah yang sempit, maka banyak sekali sistem yang dapat digunakan karena tidak akan ada banyak kesalahan. ATLAS Untuk daerah yang luas gunakan proyeksi yang konvensional. WINNY Untuk daerah yang membujur dengan arah barat timur, gunakan proyeksi s ilinder atau proyeksi kerucut Kemudahan dalam menggambar GEO Untuk daerah yang membujur dengan arah utara selatan dapat menggunakan proyeksi sinussoidal. AHLI GEOGRAFI Dan proyeksi azimutal dapat digunakan untuk memproyeksi banyak daerah karena dapat dibuat berpusat pada setiap tempat di permukaan bumi.

28

Geo terlihat sedang mengisi teka -teki silang dalam laptopnya mengenai materi yang dibahas tadi. S/I TEKA-TEKI SILANG S/I 1. Proyeksi apa yang untuk menggambarkan daerah kutub? 2. Untuk lintang tengah akan lebih tepat jika menggunakan proyeksi ... 3. Proyeksi yang garis sumbu bidang proyeksinya berimpit dengan garis ekuator. 4. Proyeksi peta yang garis sumbu bidang proyeksinya memotong di antara sumbu bola bumi dengan garis ekuator. INSERT ANIMASI 1 4 Z I U A M I
2

T A L

K

E

R I

U

C U T

3

T

R

A

N G

S

V E

R

A L

(Semula kotak-kotak itu kosong lalu terisi beriring Geo menjawab satu persatu pertanyaannya)

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->