Urutan prosedur post pada komputer . Urutan prosedur POST .

POST dilakukan sesaat setelah komputer dihidupkan dan mulai booting, proses ini dilakukan oleh BIOS. Adapun urutan prosedur POST adalah sebagai berikut .POST melakukan test pada Power Supply yang ditandai dengan lampu power hidup dan kipas pendingin power supply berputar. .Secara otomatis dilakukan reset terhadap kerja CPU, kemudian mulai melaksanakan instruksi selanjutnya. .Pengecekkan terhadap BIOS dan isinya. BIOS harus dapat dibaca. .Pengecekkan terhadap CMOS dan CMOS harus dapat bekerja dengan baik. .Melakukan pengecekkan CPU untuk membaca semua memori yaitu memory controller, memory bus dan memory module. .Memori sebesar 16KB harus tersedia dan dapat dibaca/ditulis untuk keperluan ROM BIOS dan menyimpan kode POST. .Pengecekkan I/O bus controller dan harus tersedia juga dapat bekerja untuk read/write data. Termasuk I/O untuk VGA card yang terhubung dengan monitor.

sys dan autoexec. . Pengecekkan adanya file stratup untuk kemudian dijalankan. Pengecekkan konfigurasi sistem windows yaitu dengan mencari. misal CDROM.sys. PC melakukan POST pada saat booting hingga selesai. Jika proses d) berhasil dilanjutkan dengan menjalankan file config.sys.ini. Himem. PC mulai mencari sistem operasi di media penyimpan dengan urutan prioritas berdasarkan setting BIOS.sys dan command. Pesan/peringatan kesalahan berupa kode beep yang dikeluarkan melalui speaker yang terhubung dengan motherboard atau tampilan di layar monitor sesuai dengan standar masing-masing motherboard. PC menjalankan Sistem Operasi yang didahullui dengan menjalankan file-file sistem yaitu MS Dos. 2. IO.Jika ada salah satu prosedur POST yang tidak berhasil dilewati maka PC akan menerima pesan/peringatan kesalahan dari POST.com. prosedur yang dilaksanakan adalah sebagai berikut Menghidupkan PC. Urutan prosedur aktivasi sistem operasi Sistem operasi yang digunakan dalam test ini adalah windows 98. HDD lalu Diskdrive..ini dan win. membaca dan menjalankan file sistem.bat.

. 7. 6. selain itu komputer kadang melakukan hal-hal yang tidak diperintahkan . menjalankan beberapa program sekaligus. membuat folder/direktori dan lain-lain Pengecekkan Prosedur shutdown 3. Komputer yang mangalami gangguan virus biasanya dicirikan. maupun akse yang semakin lambat maka dapat dianggap PC mengalami penurunan kinerja atau performance. Gejala masalah yang terjadi pada sistem operasi 4.Pengecekan kondisi hardware melalui device manager. Akses menjadi lambat. mouse. monitor dan program aplikai tertentu misal microsoft word. Apabila semua dapat bekerja dengan baik maka peralatan I/O dalam keadaan baik. pesan informasi. file hilang/rusak atau berubah dengan sendirinya. I/O bekerja dengan baik dapat dilakukan dengan mengetes saluran I/O dengan bantuan peralatan seperti printer. Pengecekkan kondisi Start Up menu dan fungsifungsi dasar sistem operasi yaitu mengkopi file. menguji kecepatan aksess. Untuk mengetahui kinerja komputer PC berkurang dapat dilakukan melaui membandingkan performan dengan kondisi yang baik. mengganti nama file. keyboard. mengakses periperal. Gejala yang muncul jika I/O bermasalah 5. memindah file. Apabila muncul pesan kesalahan baik dalam bentuk beep.

Selain itu dapat juga komputer menjadi tidak dapat digunakan.oleh user. Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services. Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal. Diagnosis dilakukan dengan tepat dan letak kerusakan komputer dapat diketahui. singkatan dari Basic Input Output System. konfigurasi media penyimpanan. 1. BIOS BIOS. kinerja. POST) 2. waktu. Memuat dan menjalankan sistem operasi 3. serta kestabilan komputer) 4. dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis keluarga prosesor Intel x86) merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut: Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test. . 8. konfigurasi proses booting.

dan dapat mengendalikan banyak jenis perangkat keras (seperti keyboard). yang merupakan bagian dari CP/M yang dimuat pada saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah berkas yang disebut "IBMBIO. Karena kedekatannya dengan perangkat keras. Kata BIOS juga dapat diartikan sebagai "kehidupan" dalam tulisan Yunani (Βίος). yakni sebagai berikut: . BIOS umumnya dibuat dengan menggunakan bahasa rakitan (assembly) yang digunakan oleh mesin yang bersangkutan. Komponen BIOS Dalam BIOS.COM" (IBM PC-DOS) atau "IO. terdapat beberapa komponen dasar.BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat rendah. Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M.SYS" (MS-DOS) yang berfungsi sama seperti halnya CP/M disk BIOS.

prosesor. BIOS menyembunyikan detaildetail cara pengaksesan perangkat keras yang cukup rumit apabila dilakukan secara langsung. dll) sesuai keinginan. dan beberapa perangkat lainnya untuk sistem operasi dasar 16-bit (dalam hal ini adalah keluarga DOS). . kinerja komputer. Driver untuk perangkat-perangkat keras dasar. disk drive.Contoh dari CMOS Setup (Phoenix BIOS) • • Program BIOS Setup yang memungkinkan pengguna untuk mengubah konfigurasi komputer (tipe harddisk. perangkat input. manajemen daya listrik. seperti video adapter.

Karena itulah. .• Program bootstraper utama yang memungkinkan komputer dapat melakukan proses booting ke dalam sistem operasi yang terpasang. ROM dan NVRAM BIOS juga sering disebut sebagai ROM BIOS karena pada awalnya BIOS disimpan dalam chip memori hanya baca (ROM) dalam motherboard. sekarang sebutan Flash BIOS lebih populer dibandingkan dengan ROM BIOS. tanpa harus menunggu untuk menyalakan perangkat media penyipanan terlebih dahulu (yang memakan waktu lama). BIOS dalam komputer PC modern disimpan dalam chip ROM yang dapat ditulisi ulang secara elektrik atau Flash ROM. Berikut ini adalah beberapa chip ROM yang digunakan sebagai tempat penyimpanan BIOS. Mengapa disimpan di dalam ROM. adalah agar BIOS dapat dieksekusi pada waktu komputer dinyalakan.

dengan mengguna kan EPROM Rewriter atau menyinarin ROM ya dengan BIOS sinar ultraviolet tepat pada lubang kuarsa bening. dengan ROM . Electricly EEPROM/EPROM/PR Ya.Tipe ROM Mask ROM Cara penulisan Photolithography Dapat Jenis dihapus BIOS Tidak ROM BIOS ROM BIOS Programma ble ROM PROM Writer (PROM) Tidak Erasable PROM EPROM/PROM Writer Ya.

dengan Flash mengguna BIOS kan EEPROM Flash ROM EEPROM Writer atau software yang dapat menulisi Flash ROM .EPROM OM Writer mengguna kan EEPROM Rewriter. atau secara langsung secara elektrik dari papan BIOS sirkuit dengan mengguna kan perangkat lunak EEPROM Programme r. Ya.

Writer. . atau langsung secara elektrik dari papan sirkuit dengan mengguna kan perangkat lunak Flash BIOS Programm er.

NVRAM membutuhkan daya yang sangat kecil agar dapat bekerja. NVRAM sebenarnya merupakan sebuah chip yang volatile. sehingga data yang tersimpan di dalamnya dapat terhapus dengan mudah jika daya listrik yang menghidupinya terputus. yang berupa sebuah Non-Volatile Random Access Memory (NVRAM). (hal ini disebabkan oleh sifat ROM yang statis) melainkan sebuah chip terpisah yang disebut sebagai Real-time clock (RTC). NVRAM juga sering disebut sebagai Complimentary Metal-Oxide Random Access Memory (CMOS RAM). Karena menggunakan metode pembuatan CMOS. konfigurasi BIOS tidak disimpan dalam ROM. karena menggunakan metode pembuatan CMOS. NVRAM "dihidupi" oleh sebuah baterai (mirip baterai kalkulator atau jam) dengan bahan Litium dengan seri CR-2032. Meskipun disebut non-volatile. Sebuah baterai Litium CR-2032 dapat menghidupi NVRAM selama tiga .Tampilan yang dikeluarkan oleh BIOS saat NVRAM mengalami kerusakan atau saat baterai litium CR-2032 habis dayanya atau dicabut dari slotnya Meskipun BIOS disimpan dalam memori hanya baca. Oleh karena itu.

yakni sebagai berikut: • • • • • Award Software. American Megatrends Incorporated (AMI) yang merilis AMI BIOS. Pembuat BIOS Saat ini. BIOS umumnya memberikan laporan CMOS Checksum Error atau NVRAM Checksum Error. Update BIOS . dan Award Medallion BIOS Phoenix Technologies. yang meluncurkan Phoenix BIOS. dan setelah melakukan merjer dengan Award Software. maka semua konfigurasi akan dikembalikan ke kondisi standar. yang meluncurkan Award BIOS. Award Modular BIOS. sesuai ketika BIOS tersebut diprogram oleh pabrikan. atau daya yang disuplainya terputus (akibat dicabut dari slotnya). Dell Computer. dan AMI WinBIOS. ada beberapa perusahaan penyedia BIOS. dan OEM-OEM lainnya. seperti HewlettPackard/Compaq. Microids Research Para OEM (Original Equipment Manufacturer). meluncurkan Phoenix-Award BIOS.hingga lima tahun. IBM/Lenovo. Jika daya dalam baterai habis.

BIOS kadang-kadang juga disebut sebagai firmware karena merupakan sebuah perangkat lunak yang disimpan dalam media penyimpanan yang bersifat hanya-baca. Hal ini benar adanya. Selain itu. Kode ini dapat melakukan verifikasi terhadap BIOS. bahwa kode BIOS keseluruhan masih berada dalam keadaan baik-baik saja (dengan . sehingga dapat di-upgrade (untuk mendukung prosesor yang baru muncul. beberapa motherboard memiliki BIOS cadangan . Boot block selalu dieksekusi pertama kali pada saat komputer dinyalakan. maka BIOS pun kemudian disimpan dalam EEPROM atau Flash memory yang dapat diubah oleh pengguna. BIOS selalu disimpan dalam media penyimpanan yang tidak dapat diubah. Meskipun demikian. proses update BIOS yang tidak benar (akibat dieksekusi secara tidak benar atau ada hal yang mengganggu saat proses upgrade dilaksanakan) dapat mengakibatkan motherboard mati mendadak. Seiring dengan semakin kompleksnya sebuah sistem komputer . Oleh karena itu. sehingga komputer pun tidak dapat digunakan karena perangkat yang mampu melakukan proses booting (BIOS) sudah tidak ada atau mengalami kerusakan. kebanyakan BIOS juga memiliki sebuah region dalam EEPROM/Flash memory yang tidak dapat di-upgrade. adanya bug yang mengganggu kinerja atau alasan lainnya). yang disebut sebagai "Boot Block". karena memang sebelum tahun 1995. untuk menghindari kerusakan (korupsi) terhadap BIOS.

CRC. Pembuat motherboard sering merilis update BIOS untuk menambah kemampuan produk mereka atau menghilangkan beberapa bug yang mengganggu. maka boot block akan meminta pengguna untuk melakukan pemrograman BIOS kembali dengan menggunakan floppy disk yang berisi program flash memory programmer dan image BIOS yang sama atau lebih baik. . hash dan lainnya) sebelum mengeksekusi BIOS.menggunakan metode pengecekan kesalahan seperti checksum. Jika boot block mendeteksi bahwa BIOS ternyata rusak.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful