P. 1
Menjadi Manusia Yang Baik

Menjadi Manusia Yang Baik

|Views: 413|Likes:
Published by Ayu Sri Devi

More info:

Categories:Types, Recipes/Menus
Published by: Ayu Sri Devi on Aug 31, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/16/2013

pdf

text

original

Menjadi Manusia yang Baik

Diantara Kewajiban dan keutamaan
Ferly David, M.Si.

2 Macam Pendekatan Moral
Mengukur suatu perbuatan dengan norma moral (Perbuatan yang baik atau jahat)

Memandang keadaan pelaku itu sendiri (Orang yang baik atau jahat)

2 Teori Etika
Etika Kewajiban
Mempelajari prinsipprinsipprinsip dan aturan moral yang berlaku bagi perbuatan kita Fokusnya pada doing manusia Pertanyaan pokok: what should I do?

Etika Keutamaan
Mempelajari keutamaan (virtue), (virtue), sifat dan watak yang dimiliki manusia Fokusnya pada being manusia Pertanyaan pokok: What kind of person should I be?

Perkembangan Sejarah Filsafat Etika

Etika Keutamaan

Etika Kewajiban

Socrates

Plato

Aristoteles
(384-322 s.M.)

David Hume (1711-1776)

Immanuel Kant (1724-1804)

Etika Kewajiban membutuhkan Etika Keutamaan
Pertama, mengikuti Pertama, mengikuti suatu prinsip atau aturan tertentu (etika kewajiban) tidak efisien jika tidak disertai sikap tetap manusia untuk hidup menurut prinsip moral itu (etika keutamaan) mis, bagaimana menilai guru yang baik? Kedua, Kedua, menaati suatu prinsip moral tertentu belum tentu menjadi manusia yang sungguhsungguhsungguh baik secara moral mis, dokter yang tidak pernah malpraktek, belum tentu dokter yang baik (rela melayani yang sakit)

Etika Keutamaan juga membutuhkan Etika Kewajiban Etika keutamaan saja buta, jika tidak dipimpin oleh norma atau prinsip. Kita hanya bisa membedakan watak seseorang (mis, yang kikir atau yang murah hati) dari prilakunya yang terukur oleh norma atau prinsip moral (bahwa memberi itu baik).

Keutamaan dan Watak Moral

Keutamaan
adalah:
Disposisi watak yang telah diperoleh seseorang dan memungkinkannya untuk bertingkah laku baik secara moral

Disposisi berarti suatu kecenderungan yang tetap Keutamaan berkaitan dengan kehendak / motif Keutamaan diperoleh dari membiasakan diri (hasil latihan)

Misalnya:

Kemurahan Hati

Keterampilan Vs Keutamaan
Memungkinkan melakukan jenis perbuatan tertentu (mis: keterampilan main piano) Kesulitan bersifat teknis Dapat diperoleh dengan membaca buku, melatih diri. Kesalahan sengaja tidak menghilangkan keterampilan, tetapi karena kesalahan yang tidak sengaja bisa disebut tidak terampil. (mis: supir terampil. yang menginjak rem tiba2) Tidak terbatas pada satu jenis perbuatan saja (mis: Keberanian, kesabaran, murah hati). Kesulitan berkaitan dengan kehendak Cara memperolehnya lebih kompleks. kompleks. Sebaliknya, jika tidak sengaja tidak apa-apa apa(tanpa sadar menyinggung), tetapi jika dengan sengaja, tidak dapat dikatakan punya keutamaan (mis: baik hati)

Keutamaan Pokok Kebaikan Hati

Keadilan
Arthur Schopenhaur (1788-1860)

Keutamaan Pokok
Kebijaksanaan

Keberanian
Pengendalian diri

Plato

Aristoteles
(384-322 s.M.)

Keadilan

Keutamaan Pokok
Iman Kepercayaan Pengharapan
Kebijaksanaan

Keberanian
Pengendalian diri
Thomas Aquinas
(1225-1274)

Cinta-Kasih

Keadilan

Proses memperoleh Keutamaan

Upaya Korektif
Mengoreksi sifat awal yang tidak baik

Keutamaan
Keberanian Pengendalian diri

Melawan Arus
Mengatasi kesulitan yang dialami dalam keadaan biasa

Keutamaan dan Ethos Keutamaan Ethos
Individual Kelompok Ethos kerja Ethos profesi

Characteristic spirit of community, people or system (Suasana khas yang menandai suatu kelompok, bangsa atau sistem)

Mutu Moral
Perbuatan yang merupakan kewajiban dan harus dilakukan
Perbuatan yang dilarang secara moral dan tidak boleh dilakukan Perbuatan netral yang tidak diwajibkan juga tidak dilarang Perbuatan yang melampaui kewajiban tetapi sangat terpuji jika dilakukan

Kita harus mengatakan yang benar Kita harus menghormati privasi orang Kita tidak boleh berbohong Kita tidak boleh membunuh sesama

Main catur di waktu senggang Menonton televisi diluar jam kerja
Super erogatoris (supererogatory act) lebih dari yang dituntut. (Orang kudus dan Pahlawan)

Orang Kudus & Pahlawan (1)
Seseorang disebut kudus, jika ia melakukan kudus, kewajibannya dalam keadaan di mana kebanyakan orang tidak melakukan perbuatan mereka (mis: orang yang selalu jujur, walau punya banyak kesempatan untuk korupsi) Seseorang juga bisa disebut pahlawan jika melakukan kewajibannya dalam keadaan di mana kebanyakan orang tidak melakukan kewajiban mereka (mis: prajurit yang tidak meninggalkan posnya, walau menghadapi bahaya)

Orang Kudus & Pahlawan (2)
Seseorang juga disebut kudus atau pahlawan jika melakukan apa yang melampaui kewajibannya. Mis: dokter yang dengan sukarela pergi ke daerah yang dilanda penyakit menular Mis: Prajurit yang menjerumuskan tubuhnya di atas granat yang mau meledak untuk melindungi kawankawankawannya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->