1 Nama : Bobby Kurnia Putrawan Kelas : Teologi M K : Eksposisi Perjanjian Lama (Kitab Roma) ROMA 12:1-8 I.

TL
1 Sebab itu, hai saudarasaudaraku, aku mintalah kamu, oleh sebab segala rahmat Allah, mempersembahka n tubuhmu menjadi korban yang hidup lagi kudus dan yang berkenan kepada Allah, maka itulah ibadatmu yang patut. 2 Dan janganlah kamu menurut teladan orang dunia ini, melainkan ubahkanlah rupamu dengan pembaharuan hatimu, supaya kamu dapat mengenal apa kehendak Allah, yaitu akan hal yang baik dan yang berkenan dan yang sempurna. 3 Karena oleh sebab anugerah yang dikaruniakan kepadaku, maka aku berkata kepada tiap-tiap orang yang ada di antara kamu: Janganlah menyangkakan dirinya berlebihlebih daripada sangka yang patut, melainkan hendaklah ia menyangka dengan pikiran yang sempurna, sekadar bahagian iman yang dibahagikan Allah kepada masing-masing. 4 Karena sama seperti kita menaruh di dalam satu tubuh banyak

Analisa Terjemahan NKJV
1 I beseech you therefore, brethren, by the mercies of God, that you present your bodies a living sacrifice, holy, acceptable to God, which is your reasonable service.

TB
1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. 2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. 3 Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing. 4 Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak

RSV
1 I appeal to you therefore, brethren, by the mercies of God, to present your bodies as a living sacrifice, holy and acceptable to God, which is your spiritual worship.

NIV 1 Therefore, I urge you, brothers, in view of God's mercy, to offer your bodies as living sacrifices, holy and pleasing to God-this is your spiritual act of worship. 2 Do not conform any longer to the pattern of this world, but be transformed by the renewing of your mind. Then you will be able to test and approve what God's will is-his good, pleasing and perfect will. 3 For by the grace given me I say to every one of you: Do not think of yourself more highly than you ought, but rather think of yourself with sober judgment, in accordance with the measure of faith God has given you.

2 And do not be conformed to this world, but be transformed by the renewing of your mind, that you may prove what is that good and acceptable and perfect will of God.

2 Do not be conformed to this world but be transformed by the renewal of your mind, that you may prove what is the will of God, what is good and acceptable and perfect.

3 For I say, through the grace given to me, to everyone who is among you, not to think of himself more highly than he ought to think, but to think soberly, as God has dealt to each one a measure of faith.

3 For by the grace given to me I bid every one among you not to think of himself more highly than he ought to think, but to think with sober judgment, each according to the measure of faith which God has assigned him.

4 For as we have many members in one

4 For as in one body we have many members, and all the

4 Just as each of us has one body with many members, and

hendaklah ia melakukannya dengan sukacita. EKSPOSISI KITAB ROMA 12:1-8 Pendahuluan Pasal 1-11. if it is contributing to the needs of others. let us use it in our ministering. let us use them: if prophecy. Lalu dalam pasal 8 ditunjukkannya bagaimana kehidupan baru itu merupakan hasil kehadiran Roh Kudus di dalam diri orang-orang . let him govern diligently. adalah satu tubuh di dalam Kristus. with liberality. if it is teaching. members do not have the same function. if it is leadership. hendaklah dengan kemurahan. hendaklah dengan sukacitanya. 8 he who exhorts. let us prophesy in proportion to our faith. 7 if service. in exhortation. lakukanlah atas jalan melayani. in his teaching. he who shows mercy. let him encourage. Siapa yang membagi-bagikan sesuatu. 5 demikianlah juga kita yang banyak ini menjadi satu tubuh di dalam Kristus. jikalau yang mengajar. 6 Having then gifts differing according to the grace that is given to us. baiklah kita menasihati. yaitu dalam baptisan. II. lakukanlah atas jalan pengajaran. lakukanlah atas jalan nasehat. with cheerfulness. in our serving. dan yang memberi. according to the grace given us. let him teach.2 anggota. tetapi semua anggota itu bukannya memegang serupa pekerjaan. anggota. he who contributes. lakukanlah atas kadar iman. jika karunia untuk mengajar. siapa yang memberi pimpinan. though who are many many. tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain. with diligence. 7 or ministry. in proportion to our faith. tetapi masingmasing anggota beranggotakan yang lain. dan yang menunjukkan belas kasihan. baiklah kita mengajar. he who leads. hendaklah ia melakukannya dengan rajin. walaupun banyak. 8 jikalau yang menasehatkan. hendaklah dengan usaha. he who gives. with zeal. these members do not all have the same function. and form one body. body. he who teaches. Paulus berkali-kali telah menegaskan bahwa pembenaran orang berdosa oleh iman tidak memberi orang kebebasan untuk berdosa terus. and individually members of one another. siapa yang menunjukkan kemurahan. 8 jika karunia untuk menasihati. dan yang memerintahkan. let him give generously. 8 he who exhorts. let us use them: if prophecy. 8 if it is encouraging. 5 so in Christ we 5 so we. 5 so we. tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama. 7 If it is serving. and each member individually belongs to all the members one of others. hendaklah ia melakukannya dengan hati yang ikhlas. 6 Sedangkan kita menaruh karunia yang berlain-lainan menurut kadar anugerah yang dikaruniakan kepada kita itu: Jikalau nubuat. 6 We have different gifts. he who teaches. baiklah kita melayani. let him use it in proportion to his faith. another. Dalam pasal 6 dijelaskan hubungan antara karya Kristus. are one body in Christ. If a man's gift is prophesying. being many. in teaching. but all the members do not have the same function. let him serve. 6 Having gifts that differ according to the grace given to us. he who does acts of mercy. with cheerfulness. 5 demikian juga kita. are one body in Christ. 7 jikalau layanan. 6 Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita. let him do it cheerfully. in liberality. he who gives aid. in his exhortation. 7 Jika karunia untuk melayani. ia bangkit pula untuk menempuh kehidupan bersama Kristus. if it is showing mercy. Demikianlah jawabannya terhadap tuduhan yang dilancarkan dalam pasal 3:7.

Struktur Roma pasal 12:1-8 dapat dibagi dalam 2 bagian. dan ayat 6-8 mengandung artinya yang kongkret bagi masing-masing anggota jemaat. dan berkenan kepada Allah? 2. agar mereka tidak mengendur. dan hanya dipakai dua kali dalam seluruh Perjanjian Baru. Apa tujuan dan bagaimana karunia-karunia Tuhan diberikan kepada jemaat Tuhan? Tafsiran 12:1 Karena itu. 2 Kata kerja Yunani paraklein muncul dengan arti yang berbeda-beda. 1 . Kehidupan seorang Kristen harus menyatakan diri dalam perkataan dan perbuatan. Apa yang dimaksud dengan mempersembahkan tubuh sebagai persembahan yang hidup. ‘mendorong untuk bertobat’ (Kis 2:40). Ayat 3 memuat alamat dan rumus umumnya. Dalam bagian ini tema yang sama dilanjutkan. 3 Istilah π α τ α κ α λ ε ω (baca: parakaleo) dipakai lebih dari 100 kali dalam Perjanjian Baru. Perbuatan itu tidak menjadikan orang Kristen benar. karena ibadah seperti apa yang diceritakan sesuai dengan ajaran yang telah diuraikan maka ibadah seperti itu masuk akal. Tetapi. tampaknya istilah ini menunjuk pada keadaab batin yang benar. Pertama. istilah ini tampaknya menekankan akal. Istilah ini tidak dipakai dalam LXX. Pembuka pasal 12:1 dalam bahasa Yunaninya menggunakan ο υ ν /oun. Bagian ini bukan merupakan sesuatu yang baru karena hal ini sudah dikatakan dalam pasal 6-8. 6). Dalam pasal 9-11 orang-orang bukan Yahudi didorong supaya mereka mau menerapkan kebenaran dengan segala kerendahan hati. yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Ajakan dan ajaran itulah yang dikemukakan Paulus dalam pasal 12-15. dalam perbuatan. dan secara tidak langsung istilah itu menunjuk pada segala sesuatu yang dikatakan oleh rasul Paulus dalam surat Roma pasal 1-11. Dari segi pemakaiannya di lingkungan filsafat. Kalau orang ada ‘di dalam Kristus’. band. Dalam pada itu dalam diri orang-orang Kristen sendiri kuasa dosa belum punah. supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup. yaitu memohon (2 Korintus 12:8). Juga. dan “menghibur”. Ajakan dan ajaran Paulus mengenai kehidupan Kristen dibukanya dengan berkata saudara-saudara… aku menasihatkan kamu … Kata-kata pembukaan yang sama kita temuakan pula dalam 1 Korintus 1:10. 11:25. Istilah ini juga dipakai oleh orang Yahudi yang berbahasa Yunani mengenai sikap hati yang benar dalam penyembahan. Namun kehidupan Kristen itu bukan hanya soal ‘asa’. ayat 4-5 dasarnya. tetapi tubuh jasmani. Kehidupan itu harus ditempuh di tengah pergaulan masyarakat.2 demi kemurahan Allah aku menasihatkan3 kamu. Dari segi akar kata.3 percaya. dan mengerjakan segala sesuatu yang berkenan kepada Allah. orang yang karena imannya dibenarkan oleh Allah.1 saudara-saudara. yang merupakan puncak dari seluruh diskusi teologi surat Roma. ‘menasihatkan’ (1 Kor 1:10. yaitu λ ο γ ο σ (baca:logos). pasal 12:3-8 merupakan nasihat rasul Paulus yang menyajikan rincian yang muncul pada ayat 1-2. dalam konteks ini terjemahan masuk akal sesuai dengan perkembangan pikiran Paulus. dapat diartikan “meminta dengan sangat”. “menasihatkan secara mendesak dengan otoritas”. maka dalam beberapa terjemahan kita membaca “ibadahmu yang rohani”. dalam pergaulan dengan lawan dan kawan. ‘menghibur’ (2 Kor 1:4. yaitu dalam ayat ini dan 1 Petrus 2:2. yang sesuai dengan filsafat mereka. Pertanyaan: 1. Dengan demikian pasal 3-8 menerangkan asas kehidupan orang Kristen. 2 Korintus 10:1. 10:1. dan agar mereka melihat jalan yang harus ditempuh dalam keadaan yang tertentu. dia mengerjakan perbuatan yang benar. orang Kristen perlu diajak dan diajar. Jadi ayat ini merujuk pada pokok pembahasan sebelumnya yang tercakup pada pasal 1-11 perihal respon orang kafir dan Yahudi pada umumnya (umat percaya).4 Pemakaian kata karena itu menyatakan bahwa dorongan ini mempunyai dasar dalam kemurahan Allah seperti yang sudah diuraikan Paulus pada pasal 11:25-32. sebagaimana bukan buah yang baik yang menjadikan pohonnya baik tetapi pohon yang baik menghasilkan buah yang baik. Efesus 4:1. Maka secara langsung istilah karena itu menunjuk pada pasal 11:25-32. yang menjadi dasar bagi dorongan-dorongan dalam bagian ini. kudus. pasal 12:1-2 menjelaskan perihal “persembahan yang benar” dari umat Allah. tetapi dalam kasus ini beberapa teologi menerima arti masuk akal karena dalam konteks Roma 12:1-2 bukan batin yang ditekankan. Sapaan saudara-saudara biasa dipakai Paulus bila mulai membicarakan perkara yang dianggapnya pentingnya (band. Oleh karena itu. Apa yang dimaksud dengan berubah oleh pembaharuan budi? 3. Roma 12:8). Walaupun biasanya pemakaian kata jauh lebih berbobot dari pada akar kata. 4 Istilah logikos disenangi oleh para filsuf sejak zaman Aristoteles mengenai pola hidup yang benar. tegasnya 12:1 samapai 15:3. Roh Kudus ada ‘di dalam dia’. Kedua.

hlm. Bila memenuhi kehendak-Nya maka ia menjadi umat-Nya yang telah dilepaskan dari kuasa maut dan hidup di dalam-Nya (bdn. ‘penyembahan yang keluar dari pikiran dan hati bukan dari tingkah laku saja. The Epistle of Paul to the Romans: Tyndale New Testament Commentaries. dan 19. 1963. yaitu kedudukan sebagai musuh Tuhan. The Epistle of Paul to the Romans: Tyndale New Testament Commentaries. Di luar Kristus orang mendorong dengan ancaman. orang berdosa itu diminta-Nya agar untuk memenuhi atau tidak memenuhi permintaan itu. 236. Kita diimbaukan untuk menyerahkan atau mempersembahkan diri kita pada kehendak Allah. Hodges cenderung menerima terjemahan “menyerahkan” karena kaitan yang erat antara ayat ini dengan pasal 6-8. maka menjadi jelas bagi kita bahwa istilah hidup tidak dipakai di sini secara kebetulan. sedangkan Cranfiled cenderung menerima terjemahan “mempersembahjkan”. melalui seorang rasul-Nya. atas nama Tuhan.7 Paulus sekarang menjelaskan secara detail apa yang melibatkan mereka dalam mempersembahkan diri mereka sendiri pada Allah yang menggunakannya dalam melayani-Nya. Yang dimaksudkan adalah hidup dalam ketaatan karena iman yang bertumbuh. Grand Rapids: Wb. F. Kalau kita membaca pasal 6-8. kalau tidak memenuhinya. yang sejati (akal). dan itu menjadi persembahan kita. F. Ia hendak mendirikan kita kalau kita jatuh ke dalam dosa dan hendak membimbing kita bila dikelilingi godaan-godaan. 1995. Kita diminta-Nya untuk berdiri dan untuk berjalan sesuai dengan kehendak-Nya. “ibadah” yang tepat. Bruce10 menyebutkan. Dengan demikian. 6 Di mana istilah ini diterjemahkan dengan kata “menyerahkan”. kita mengerti bahwa Roh Allah yang dapat menghidupkan “tubuh maut” kita supaya kita dapat melakukan kehendak Allah. pelayanan atau ibadah imamat Lewi dijalankan di Bait Allah. 226. Penjelasan ini seperti apa yang sudah dikatakan dalam pasal 6:13. 226. Tafsiran Roma. terutama ancaman hukuman kekal. Dalam Kristus. dan kita “hidup dalam pembaharuan hidup”. cet. bila menasihati kita. di mana kita. 1. Bruce. 10 F. Penyerahan anggota-anggota tubuh kita merupakan ibadah. Bruce8 di sini menjelaskan bahwa in imerupakan persembahan yang baru. sama seperti penyerahan uang diuraikan dalam pasal 6. 9 Dave Hagelberg. Bilamana. dan yang berkenan kepada Allah. Demi kemurahan Allah aku menasihatkan. yang kudus. Istilah ini menunjuk pada suatu panggilan pada ketaatan yang berakar dalam Injil Kristus sehingga “nasihat” yang dimaksudkan mempunyai wibawa yang sangat kuat. Inilah dasar motivasi dan dorongan yang bersifat kristiani. sedangkan dalam ibadah kita. . Kematian tubuh kita adalah masalah yang didiskusikan dalam pasal 7-8. M. hlm. 563. Mat 18:21-35). Sebenarnya dua terjemahan ini menjadi satu dalam konteks ini karena hidup kita yang diserahkan juga menjadi persembahan. dalam hal ini Tuhan telah menyelamatkan orang berdosa serta meneguhkan kembali hak-Nya atas ciptaan-Nya. hlm. Dan kalau tubuh kita sudah dihidupkan oleh Roh Kudus sesuai dengan Roma 7-8 maka tubuh kita sudah menjadi kudus dan berkenan kepada Allah. hlm. kita menjalankan ibadah dalam hidup kita sehari-hari. Kalau kita dinasihati Tuhan. tubuh-tubuh kita yang mati dipersembahkan sebagai persembahan yang hidup oleh karena kuasa Roh Allah. Yang lain lagi mendorong para pengikutnya dengan kuasa kebencian.4 15:30). 1.6 Menurut Bruce. tetapi Allah kita mendorong kita dengan kuasa kasih. kata ini mengandung arti ‘penyembahan rohanimu’. secara langsung atau dengan perantaraan seorang manusia. terutama dalam pasal 7:23-25 dan 8:10-11. 225.5 Agar kamu mempersembahkan tubuhmu. F. 5 Van den End. Kalau dulu. Bukankah kontras antara ibadah dalah hukum Taurat dan ibadah kita dalam kasih karunia Allah mencerminkan tema surat Roma. The Epistle of Paul to the Romans: Tyndale New Testament Commentaries. Sebab. Tuhan tidaklah memaksa kita. hal itu menyatakan pemeliharaan Tuhan atas kita. 16. Begitu pula.9 Itu adalah ibadahmu yang sejati. nasihat itu menjadi hiburan bagi kita. yaitu bahwa orang yang dibenarkan karena iman akan hidup? Dalam ibadah di luar Kristus. ia akan kembali ke tempatnya yang semula. seperti binatang sebagai korban pada masa lalu. hlm. tubuh kita yangmati dihidupkan-Nya. 7 F. Bruce. Sebagai imamat yang rajani. Eerdmans Publishing. Cet. Dalam ibadah PL tubuh binatang yang hidup dimatikan untuk dipersembahkan di mezbah Allah. Tubuhmu sebagai persembahan yang hidup. Jakarta: BPK Gunung Mulia. Penyerahan atau persembahan hidup kita bukan merupakan sesuatu yang hanya dilakukan sekali saja dalam proses pendewasaan Kristen. Surat Roma. yang mana tidak berisi dalam keidupan lain. anggota tubuh kita harus menjadi “alat-alat kebenaran”. terutama karena istilah ini adalah istilah yang biasa untuk menceritakan bagaimana orang mempersembahkan persembahan. Bruce. Dari ayat ini. 8 F. Pemakaian istilah menasihatkan dalam ayat ini tidak berarti bahwa ini hanya bersifat nasihat untuk ‘memperingatkan’ dimana Tuhan meneguhkan hak-Nya atas ciptaan-Nya.. segala macam persembahan yang mati dipersembahkan kepada Allah.

Surat Roma menceritakan bagimana orang percaya dapat berseru kepada nama Tuhan Yesus untuk mengatasi kuasa dunia ini sehingga “diselamatkan” dari belenggu murka Allah. Commentary on the Epistle to the Romans. 1 Korintus 3:13. Menurut Cranfiled (hlm. yang kudus. sesuai dengan segala sesuatu yang telah diuraikan dalam pasal 8. Gal 1:4. Ada yang berkembang kearah dunia yang akan dating dan ada yang akan menjadi semakin serupa dengan dunia ini. 609) adalah. Grand Rapids: Wm. 3:18. dan kuasa maut (pasal 5-8). lebih baik istilah ν ο υ s/nous diterjemahkan pikiran. tetapi dalam hal ini LAI ingin menjelaskan lebih detail. 20 F. Charles Hodges. hlm. Kata ‘zaman ini’ (aion). tetapi istilah ini biasanya mengandung unsur “menguji” seperti dalam Lukas 14:19. 18 Kata “sempurna”. karena kata terjemahan ini mencakup hal “budi”.20 Tekanan dari dunia dan dari dalam diri sendiri untuk tetap menyatu dengan dunia tidak berkurang dalam proses kedewasaan Kristen. hlm. pusat manusia yang berpikir. yang mengandung unsur “zaman”. Kita dapat tunduk pada seruan dunia ini untuk disesuaikan. 14 Istilah memakai kata ν ο υ s/Nous dalam bahasa Yunani. Bruce. . “lengkap”. The Epistle of Paul to the Romans: Tyndale New Testament Commentaries. dan yang berkenan kepada Allah”. F. Hanya di tempat lain di mana ini muncul dalam PB di 2 Korintus 3:18. hlm. 16 Walaupun istilah β ε ρ κ ε ν α ν tidak diikuti dengan istilah “kepada Allah” dalam naskah aslinya. Pemakaian bentuk Passive (diubahkan) menunjuk pada karya Roh Kudus yang dapat mjengubah kita. Sebagai orang percaya. Roh Allah mau mengubahkan kita sehingga diri kita disesuaikan dengan α ι ο ν /aion 11 Dalam bahasa Yunani umum. Kata “menjadi serupa” oleh Dave Hagelberg ditambah dengan kata “tetap” karena ia menjelaskan bahwa kata kerja “menjadi serupa” memakai bentuk Present Imperative. Jadi kata ini dapat diterjemahkan dengan “hentikanlah menjadi tetap serupa”. 12 α ι ω ν (baca: aion) dapat diterjemahkan dunia. tetapi kita mengerti bahwa memang demikianlah maaksudnya. dan 1 Yohanes 4:1. Dalam konteks pasal 12:2b tampaknya terjemahan “budi” juga tepat. Atau kita dapat disesuaikan pada dunia yangakan datang sehingga kita tidak betah di dunia ini. seperti dalam 1 Kor 1:20. yaitu orang percaya berubah seperti Kristus ‘dari kemuliaan satu ke lainnya’ yang dikerjakan oleh Tuhan melalui Roh Kudus (F. hukum Taurat. 19 Anders Nygren. baik yang dilarang maupun yang diperintahkan. Kalau kita mau hidup sesuai dengan keadaan kita dalam α ι ο ν /aion baru maka kuasa Roh Allah disediakan untuk mengubahkan kita. kuasa dosa. 227). Setiap manusia pasti tetap berubah dan berkembang. 17 Kata kepada Allah dalam naskah bahasa Yunaninya sebenarnya tidak ada. kata “kepada Allah” atau “kepada Kristus” tersirat di dalamnya. Kata ini mengandung makna tidak hanya ‘zaman ini’. tetapi berubahlah13 oleh pembaharuan budimu.18 Menurut Nygren19 mengatakan. 2:6. sedang terjadi di dalam jemaat Roma. skhema ( berarti ‘kerangka’. Jadi dapat diterjemahkannya “jadilah diubahkan”. dan seringkali dipakai secara sejajar. Commentary on Romans. hanya ada dua alternative bagi kita. hanya arahnya dapat ditentukan. Bruce. sehingga ada kesan bahwa apa yang dilarang (di depan kata σ υ σ χ η µ α τ ι ξ ε σ θ ε /susxematisheste ada µ η /me berarti hentikanlah) dalam kalimat ini sedang dilakukan oleh para pembaca. Yang mana itu juga disebut ‘zaman yang datang’ (Gal 1:4) yang biasa juga disebut ‘zaman yang jahat ini’ dan didominasi oleh ‘ilah zaman ini’ yang membutakan pikiran orang yang tidak percaya kepada Kristus. 605-607) menuliskan bahwa menjelaskan istilah menjadi serupa dan istilah jadilah diubahkan tidak jauh berbeda. 13 Istilah Metamorfousthe adalah bentuk Passive Imperative dari kata metamorfoo. yang menekankan sifat lahiriah. tetapi sesuai dengan penjelasan Cranfield (hlm. F. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini. 15 Kata dokimadso dalam ayat ini berarti membedakan. 226. Menurut Dave kata “berubahlah” diterjemahkan dengan “jadilah tetapi berubah” sehingga ada kesan bahwa apa yang diperintahkan dengan kata kerja tersebut memang sedang dilaksanakan oleh pembaca surat ini. 1886. 237. 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa11 dengan dunia12 ini. Eerdrmans Publishing. Bruce mengomentari bahwa kata metamorfoo dapat dilihat dalam Matius 17:2 dan Markus 9:2. 118. yang menunjuk pada pikiran. Kedua proses ini. berarti sempurna. 1949.5 tetapi kita menjalankan “persembahan yang hidup. ‘pola’. Kalau tidak berjaga-jaga maka kita menjadi serupa dengan α ι ο ν /aion ini. “berubah rupa”. B. Tetapi sekarang ada harapan yang sejati bagi kita. Philadelphia: Fortress Press. Yunaninya dipakai τ ε λ ε ο ι s/teleois. “dewasa”. bahwa Roma 12:2 merupakan “pedoman yang paling mendasar dari etika Paulus”. hlm. 2 Kor 4:4. The Epistle of Paul to the Romans: Tyndale New Testament Commentaries. yang berkenan16 kepada Allah17 dan yang sempurna. ini membedakan dari ‘zaman yang akan datang’ seperti Efesus 1:21. karena hampir setiap kali istilah berkenan ( ε υ α ρ ε σ τ ο s /euarestos) dipakai. seingga di sini ada kesan bahwa apa yang ditentukan sebagai kehendak Allah juga dilaksanakan sehingga kehendak Allah dicoba. Di mana kata ini merupakan kata dasar dari σ υ σ χ η µ α τ ι ξ ε σ θ ε /susxematisheste. sehingga kita tidfak menonjol lagi. Ada jalan lain bagi kita.14 sehingga kamu dapat membedakan15 manakah kehendak Allah: apa yang baik. diuji. Tetapi jadilah berubahlah oleh pembaharuan budimu.

sehingga barangsiapa yangmau melakukan kehendak-Nya harus melakukan apa yang baik . hlm. 24 C. Allah yang kita kasihi adalah Allah yang baik. 27 Artinya adalah menganggap diri. A Critical and Exegetical Commentary on the Epistle to the Romans. 25 Kata yang membuka ayat ini adalah γ α ρ /gar yang disusul dengan kata δ ι α /Dia dapat diterjemahkan ‘secara’. yaitu sesuai dengan ukuran unsuir Allah yang telah disalurkan di dalam kita. Eerdrmans Publishing. fronein-sofreinen. 1975. Tetapi sebenarnya arti fronein denagn bertolak huperfronein. Ini memerlukan pikiran kita diperbaharui dengan membiarkan semua unsur negative di dalamnya ditelan oleh hayat Kristus.6 yang akan datang. Kedua. menaruh perhatian. Di sini LAI menerjemahkan dengan kata ‘berdasarkan’ (sesuai 15:15. 610. 29 Kata Sofrenein berarti ‘bersikap bijaksana’. Sehingga kamu dapat membedakan. kita akan menilai diri kita sendiri sesuai dengan iman yang Allah takarkan bagi kita. yaitu huperfronein-fronein. Dengan demikian. sehingga mengartikan huperfronein sebagai ‘berpikir yang tinggi-tinggi’. Commentary on the Epistle to the Romans. 30 Lebih baik kiranya kalau kita tafsirkan ‘ukuran iman’ di sini sesuai dengan ungkapan dalam ayat 12:6b yang dalam terjemahan LAI berbunyi ‘sesuai dengan iman’. Dari ayat ini ditemukan dua hal yang dapat dimengerti. 28 Pada ayat ini terdapat pemakaian kata ganda. bahwa perhatian kita harus terarah pada kehidupan rohani pada urusan Kristus. E. Cranfield. E. yaitu supaya kehendak Allah dapat dimengerti dan dilakukan. kata “kepada Allah” atau “kepada Kristus” tersirat di dalamnya. B. karena hampir setiap kali istilah berkenan ( ε υ α ρ ε σ τ ο s /euarestos) dipakai. Cranfield. tetapi dapat sebagai pertimbangan berdasarkan pemakaian kata “υ π ε ρ ϕ ϕ ρ ο ν ε ω /huperfroneo (menganggap) dan . yang menyerahkan tubuhnya kepada Tuhan. dan Roh Allah menghidupkan kita. ‘sombong’. keduanya dapar dipertahankan.30 yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing. aku berkata kepada setiap orang di antara kamu. The International Critical Commentary. yang pikirannya dibaharui. 609-610. dari situ juga dapat diterjemahkan ‘menahan diri’ (LAI: menguasai diri). siapapun. ‘karena’) yang mengandung makna menetapkan hubungan antara ayat 3 dan ayat 1-2. 31 Dalam bahasa asli dan terjemahan LAI tidak terdapat kata dirimu sendiri. 26 Kata Yunani yang dipakai adalah Χ α ρ ι σ τ ο s/charistos yang berasal dari kata Χ α ρ ι σ µ α /charisma diterjemahkan ‘kasih karunia’. hlm. yang berkenan23 kepada Allah dan yang sempurna. maka ‘ukuran’ tidak berarti ‘jumlah’. Janganlah kamu menganggap dirimu sendiri31 tinggi 21 Charles Hodges. 12:3 Berdasarkan25 kasih karunia26 yang dianugerahkan kepadaku. hendaknya iman menjadi tolak ukur. setiap orang percaya. namun hubungan itu tidak bersifat sebab-akibat. terjemahan harfiahnya adalah ‘hendaklah kamu berpikir menuju kebijaksanaan (kesopanan)’. Kalau belum diperbaharui. (lihat Roma 1:5). Dari sudut bahasa. Kemudian. penjelasan singkat ini dicatat supaya mereka yang berasal dari latar belakang mistisisme tidak berpikir bahwa “kehendak Allah” menunjuk pada hubungan dengan Allah. ‘tolak ukur’.22 Manakah kehendak Allah: apa yang baik.29 sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman. aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan27 hal-hal yang lebih tinggi28 dari pada yang patut kamu pikirkan. Fronein berarti berpikir. Oleh karena penyerahan di atas merupakan “ibadah … yang masuk akal” maka Paulus menekankan pentingnya pembaharuan pikiran sebagai jalan penyerahan tubuh. supaya kita bias melihat dengan jernih dan tepat. 22 C. ‘menurut’ (bdn. Dalam menerjemahkan permainan kata ini. Di sini iman menjadi kaidah. tetapi penulis lebih setuju dengan pendapat kedua. The International Critical Commentary. melainkan ‘kaidah’. 23 Walaupun istilah β ε ρ κ ε ν α ν tidak diikuti dengan istilah “kepada Allah” dalam naskah aslinya. pikiran orang percaya tidak sanggup membedakan kehendak Allah. Ini suatu proses yang dikerjakan dengan sengaja dan kesadaran yang penuh dimana firman Allah menjangkau setiap segi dari hidup umat percaya. yaitu sesuatu yang diberikan Allah kepada manusia yang ia sendiri tidak mampu memperoleh atau mencapainya dengan kekuatannya sendiri. hlm. tetapi kita mengerti bahwa memang demikianlah maqksudnya. 1886. B. Jikta kita ingin menempuh hidup gereja yang tepat. Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku. Pertama. LAI bertolak dari fronein. menilai diri. Tujuan “pembaharuan budi” dijelasksan dalam ayat ini. Bagian kedua permainan kata tersebut tidak nampak dalam LAI. A Critical and Exegetical Commentary on the Epistle to the Romans.yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Menurut Cranfield24 menjelaskan. Edinburgh: T and T Clark Limited. Kis 15:27). Hodges21 menjelaskan. yang memang berarti ’berbesar hati’. tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa. makna kata-kata ‘menurut ukuran iman’ adalah dalam berpikir (LAI) atau menilai dirinya dan orang lain’. hal pertama yang harus runtuhkan adalah penilaian yang tinggi terhadap diri sendiri. Grand Rapids: Wm. yang tidak terhalang pada permasalahan etis. ‘bersikap sopan’. dapat mengerti kehendak Allah untuk pelayananannya kepada Allah. 118. B.

Kemudian. tetapi anggaplah dirimu biasa-biasa saja. Sikap diri kita harus sesuai dengan tingkat iman yang dibagikan Allah kepada masing-masing kita. yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing. Tafsiran Roma. melainkan kesederhanaan. umat percaya harus memiliki hayat. Surat Roma.34 Tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa. Jadi dalam kata lain digunakan “fungsi”. 38 Kata ο υ τ ω s/outos diterjemahkan dengan kata demikian. Perintah ini mendahului semua perintah yang bersifat spesifik dalam seluruh bagian ini. hlm. dan dari situ berarti ‘fungsi’. Tidak mustahil bahwa terjemahan LAI (“jangalah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi …”) merupakan terjemahan yang tepat. ‘perbuatan’. 572. 570. hlm. adalah satu tubuh di dalam Kristus. Sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman. Adalah dengan menggunakan kata dirimu sendiri (Cranfield. kata-kata lain yang memakai kata ϕ ρ ο ν ε ω /froneo sebagai dasar. Paulus menjelaskan pentingnya sikap dan cita-cita yang layak ‘sesuai’/’menurut’ kasih anugerah Allah (ayat 3 merupakan penegasan hubungan dari ayat 1-2). Surat Roma. 240. hayat ilahi untuk ekspresi ilahi. 12:5 demikian38 juga kita. hlm. hal pertama yang harus runtuhkan adalah penilaian yang tinggi terhadap diri sendiri. Janganlah kamu memikirkan32 hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan. walaupun banyak. 36 Van den End. Menurut surat Roma kita tidak dapat membenarkan diri kita. atau dengan kata lain ‘jadi’ (Ingg: so). Akantetapi sesungguhnya praxis berarti ‘kegiatan’.35 Iman yang menjadi tolak ukur. Jangan tinggi hati. tetapi kita mengalami kemurahan Allah. dan Dunn. hlm. Untuk menunaikan fungsi. tetapi Cranfield dan Dunn menjelaskan bahwa kemungkinan “besar” terjemahan yang dipakai lebih tepat. dan bahwa mereka diselamatkan dari hukuman itu hanyalah kasih anugerah Allah dalam Yesus Kristus. Kalau kita menganggap kesombongan hanya sebagai masalah ucapan yang tidak patut atau sikap secara luar yang tidak sesuai. satu tujuan Fil 2:2).7 daripada yang patut kamu anggap. 35 Dave Hagelberg. malah pelayanan yang besar diharapkan (Yoh 14:12 dan Ef 4:12-16).36 12:4 Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota. Kalau kita diberi karunia rohani. hlm. Kesombongan yang dilarang Alkitab adalah sikap hati yang sombong. Sebenarnya ayat ini menjadi peralihan pada diskusi mengenai karunia-karunia rohani dalam pasal 12:4-8. baiklah kita berfungsi dalam karunia-karunia rohani yang diberikan secara maksimal. tetapi pelayanan yang luar biasa yang menjadi cita-cita umat percaya harus sesuai dengan karunia rohani yang diberikan Allah kepada masing-masing. 32 Artinya adalah menganggap diri. dan jemaat akan menjadi ‘sehati-sepikir’. yang menganggap yang lain lebih utama dari dirinya sendiri (Fil 2:3). 33 Dave Hagelberg. Ini dapat dilihat teguran Paulus terhadap orang-orang Yahudi. Sesungguhnya perintah ini berdasarkan dalam teologi yang diuraikan dalam Roma 1-11. tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain. masing-masing orang akan memahami bahwa mereka adalah orang berdosa yang layak mengalami hukuman Allah. 34 Van den End. kebijaksanaan dalam arti kesopanan terhadap sesama orang Kristen. Fungsi adalah untuk pelayanan dalam tubuh Kristus (ayat 1). yaitu sesuai dengan ukuran unsuir Allah yang telah disalurkan di dalam kita. Kesadaran itu akan menimbulkan dalam diri mereka kerendahan hati. Ini menunjukkan bahwa adanya kesejajaran perbandingan dengan statemen sebelumnya. dalam satu kasih. Paulus mengingatkan agar memiliki sikap yang tidak memandang diri lebih tinggi dari orang lain. Firman Allah tidak melarang kita untki mengupayakan pelayanan yang luar biasa. Jangan kita menjadi “terjebak” dalam kebiasaan di mana kita selalu menganggap diri kita rendah (memberikan gambaran yang negative terhadap diri sendiri). Jikta kita ingin menempuh hidup gereja yang tepat. tetapi berpikirlah terhadap diri sendiri dalam porsinya. Ini memerlukan pikiran kita diperbaharui dengan membiarkan semua unsur negative di dalamnya ditelan oleh hayat Kristus. menilai diri. maka kita mempunyai suatu tanggapan yang berbahaya. tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas37 yang sama. kita akan menilai diri kita sendiri sesuai dengan iman yang Allah takarkan bagi kita. Hal itulah yang dijelaskan lebih lanjut dalam ayat-ayat berikut. Tafsiran Roma. dan bukan hanya sikap secara luar yang tidak sopan atau baik. supaya kita bias melihat dengan jernih dan tepat. 37 Semua terjemahan Indonesia menggunakan kata ‘tugas’ sebagai terjemahan π ρ α ξ ι ν /praxis. sebagaimana Allah telah membagi ukuran iman kepada kamu masing-masing. 719-720). Pandangan kita terhadap diri sendiri yang patut harus diwarnai dengan pengertian mengenai peranan kita masingmasing dalam tubuh Kristus. 241. Ayat ini mengimbangi larangan yang disebut di atas karena Paulus tidak mau kalau kita memiliki sikap yang berlebihan. 613. ‘faal’. satu jiwa. hlm. .33 Dengan demikian yang diharapkan bukan ‘menguasai diri’ atau ‘kebijaksanaan’ dalam arti hikmat. Roma 11:17 tetapi di sini sikap orang Kristen terhadap sesama umat percaya.

46 Robert Haldane. Pengertian mengenai diri kita sendiri yang “bersikap sedang” harus termasuk pengertian mengenai karunia rohani yang kita miliki. hlm. 573. Ε χ ο ν τ ε s/Ekhontes (kita mempunyai) merupakan partisipium. demikian juga Efesus 1-3 menguraikan teologinya. 45 Bandingkan Efesus 4 dengan Roma 12. Paulus di sini membandungkan jemaat Kristen dengan tubuh manusia sebab dalam ayat 5 dikatakan ‘demikian juga kita … adalah satu tubuh di dalam Kristus’. . dan berguna untuk pelayanan yang mana semua itu untuk Tuhan dan kerajaan-Nya. 44 Dalam bahasa aslinya ayat ini lebih singkat dan padat. hlm. An Exposition of the Epistle to the Romans. 10:43. Virginia: Mac Donald Publishing.8 Ayat ini dimulai dengan kata ‘sebab’ sebagai bentuk penjelasan ayat 3. Dalam hal jemaat (gereja).40 Sikap terhadap diri sendiri yang ‘biasa-biasa saja’ adalah sikap yang didasari pengertian mengenai peranan kita masing-masing dalam jemaat Kristus. Hal itu sangat menarik karena sama seperti Roma 1-11 menguraikan teologinya. 39).44 Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita. Setiap orang percaya saling terkendali dalam kesatuan dari kesatuan mereka di dalam tubuh.45 Pentingnya peranan karunia-karunia rohani dalam pelayanan jemaat harus ditekankan.41 12:6 Demikianlah kita mempunyai42 karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya43 sesuai dengan iman kita. kepercayaan. karunia-karunia rohani memberikan berkat. terjemahan harfiah dari pasal 12:66 adalah “jika nubuatan. hakikat iman: sebagai pengetahuan. McLean. Iman dan pertobatan mendahului pengampunan dosa (Kis. dan Efesus 4-6 penerapan hasilnya secara praktis. maka ia merasa kecil hati atau menjadi iri hati. An Exposition of the Epistle to the Romans. bukan karena susunan jemaat mirip dengan susunan tubuh manusia. Pandangan tersebut tidak benar. sebuah bacaan dalam Perjanjian Lama menjukkan tiga hal yang perlu diperhatikan. 41 Dave Hagelberg. 561. Suasana ini mengembangkan sikap kasih dan kerendahan hati yang sungguh diperlukan dalam jemaat Kristus. Arringtin (hlm 199-200). kekuatan.39 Haldane menjelaskan setiap orang percaya menjadi kesatuan di dalam Kristus. 42 Di sini dicatat bahwa dalam naskah Yunani ayat 6-8 merupakan satu kalimat yang panjang. Seseorang tidak bisa ada (exist) tnapa hal lainnya. dan pertobatan adalah sebuah pengalaman kepercayaan. Menurut French L. maka sebenarnya ia tidak mengerti apa yang diajarkannya (Yunani). Tentunya. seperti semua anggota (semua orang percaya) dalam tubuh sebagai kesatuan. Seseorang yang pandai mengajar sesuatu (contohnya: Yunani). bertobat. 241. yaitu peranan iman: adalah sarana anugerah keselamatan Allah yang tepat dalam Kristus. 43 Kata baiklah kita melakukannya dalam naskah aslinya sebenarnya tidak ada. Jika tidak ada iman kepada Allah. Robert Haldane. 5:31. Keduanya muncul sekaligus. Surat Roma. yang berlain-lainan. Anggota-anggota jemaat dapat disebut ‘anggota satu tubuh’. perbandingan itu mendapat dasar lebih kokoh. dan ia meremehkan pelayanan orang lain yang tidak mengerti Yunani. menurut ukuran imannya”. Ayat ini mengemukakan inti dan kunci dari pelaksanaan pelayanan menurut rasul Paulus. kemudian Roma 12-16 menjelaskan penerapan teologi tersebut secara praktis dalam hidup kita. Jemaat Kristus dibentuk sedemikian rupa sehingga orang percaya memiliki karunia rohani tertentu. Paulus memakai perumpamaan tentang tubuh manusia.akukan tanpa sekaligus pertobatan atas dosa. 560.46 39 40 Van den End. Gambaran yang sama dipakai juga dalam 1 Korintus 12:27. Iman kepada keselamatan dirembesai pertobatan. Iman juga tidak bisa diberl. karena rahmat Allah melalui Kristus telah menyatukan mereka dalam satu persekutuan (bdn. sehingga sebaiknya diterjemahkan ‘karena kita mempunyai …’. Dalam pasal 12:4-5 tubuh jasmani manusia dipakai sebagau gambaran untuk menjelaskan kesatuan dan keanekaragaman yang dimiliki jemaat Kristus dan anggotanya. 13:39). Gambaran ini menolong kita untuk memiliki sikap yang benar mengenai diri kita. Kesatuan inilah yang mengundang perbandingan dengan tubuh manusia. 8:2. Dalam pengalaman keselamatan. Menurut Dave. hlm. orang percaya menjadi anggota dari yang lainnya. dan oleh karena ia tidak mempunyai karunia yang sama. Juga hal pertama yang dibicarakan baik dalam Roma 12 maupun Efesus 4 adalah peranan karunia-karunia rohani yang harus disertai dengan kerendahan hati dan kasih. dan percaya dalam Kristus tidak dapat dipisahkan. tidak ada pertobatan yang sesungguhnya. Tafsiran Roma. bahwa mereka adalah kesatuan pada setiap orang percaya yang lain. iman dan pertobatan kepada keselamatan saling terkait (11:21). Kesatuan dalam kepelbagian yang menandai kehidupan jemaat Kristen tidak sekedar perbandingan dengan tubuh manusia. Ada orang yang melihat orang lain yang pandai menggembalakan. tetapi ini dilakukan LAI untuk melengkapi penjelasan kata yang dimaksud kita mempunyai. 1958. Tetapi mereka disebut anggota ‘satu tubuh’. janji dan ketaatan. namun dalam pengalaman. tujuan iman: adalah Yesus Kristus sendiri. hlm.

577. Kata “jika” membuka ayat 17. Dallas: Word Book. Untuk kata “pelayanan” dalam Perjanjian Baru lihatlah Roma 16:1. sesuai dengan pentingnya karunia rohani ini dalam suart-surat lain. dalam bahasa Yunani ada kata sandang yang memberi warna lebih kongkret pada ‘pelayanan’ kedua ini. Dalam ayat 7b disebut karunia yang ketiga: jika karunia untuk mengajar. cet. sedangkan pada kata berikutnya adalah mengajar. Dengan demikian. Karunia bernubuat adalah karunia rohani pertama yang disebut dalam ayat ini. dalam pelayanannya. The Epistle to the Romans. karunia untuk bernubuat memerlukan iman. Roma 15:25. baiklah kita mengajar. 5:18). Secara harfiah ‘orang yang mengajar. Lain halnya dalam jemaat Kristen. namun di dalamnya keadaan masyarakat pada asasnya dirombak. 25:44. lihat pasal 15:31. 14:1. Efesus 4:11. dalam (perbuatan) pelayanan’. 12. 6:21. Dalam pasal 12:6a suatu prinsip disampaikan. Pada kata sebelumnya yang menjadi sorotan adalah melayani. Juga ungkapan ini hamper sama dengan “ukuran iman” dalam pasal 12:3. yaitu penunaian berbagai tugas di bidang organisatoris dan amal dalam lingkungan jemaat. penyebabnya adalah karunia untuk melayani maka tentunya dampak yang harus dilakukan adalah melayani.52 agaknya ‘pelayanan’ di sini mengandung arti khusus. jika karunia untuk mengajar.9 Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita. Pengamatan ini menguatkan kesatuan pasal 12:3-8 sebagai ayat yang menjelaskan bagaimana caranya kita dapat melakukan “kehendak Allah”. dalam pengajaran’. dan Roma 15:25).49 baiklah kita melayani. Efesus 3:7. 2 Kor 3:6. ajaran gereja. Istilah diakonia dalam arti khusus ini dipakai dalam hubungan dengan kolekte yangdiadakan Paulus demi jemaat di Yerusalem (2 Kor 8:4. 12:7 Jika karunia untuk melayani. Kis 20:24. dan 1 Tes 5:19-20. Fil 1:1. Sering ucapan itu mengenai masa depan. bukan lagi kegiatan mengajar. Apa yang menjadi hubungan sebab akibat. 4:7 1 Tim 3:8. hlm. 1988. 727. dan arti yang lebih luas adalah “pelayanan” (Roma 11:13. K. Kita dapat menganggap kata-kata tambahan ini tidak perlu. “Jika pelayaan. 1 Kor 3:5. Kis 6:1-2. 4. 47 Pada dasarnya nubuat adalah ucapan Allah mengenai manusia. tetapi kemungkinan melayani pada kebutuhan merupakan artinya. hlm. 727-728. 238. tetapi unsur itu bukanlah yang pokok. band. Penjelasan ini berlaku juga berhubungan dengan ‘dalam pengajaran’ dalam 7b dan ‘dalam nasihat’ dalam 8a. Lebih dari karunia rohani yang lain. hlm. 50 Istilah “pengajaran” (δ ι δ α σ κ α λ ι α /didaskalia) terdapat juga dalam surat-surat kepada Timotius dan Titus. dan dalam pasal 12:6b-8 prinsip tersebut dijelaskan melalui beberapa contoh. Dunn. 6:4. dapat diterjemahkan ‘dan kalau (karunia) pelayanan. World Biblical Commentary Volume 38-B: Romans 9-16. Ada nubuatan mengenai masa lampau dan juga masa sekarang. dan 1 Petrus 4:11). World Biblical Commentary Volume 38-B: Romans 9-16. 1971. 21:19. 25. 52 Van den End. Kata baiklah kita melayani merupakan terjemahan bebas. 49 Istilah δ ι α κ ο ν ι α /diakonia mempunyai dua pengertian. Dunn. yaitu pengertian sempit dan pengertian luas. . terjemahan harfiahnya akan berbunyi ‘dalam pelayanan’. menunjukkan adanya hubungan “sebab-akibat” (dampak yang seharusnya ada). 48 James D. Kol 1:7. 23. Itu merupakan hal yang mungkin untuk menemukan sumbangan yang tepat. Tetapi ‘dilayani’. Agaknya dalam jemaat purba. G. Dengan demikian perkataan Yunani diakonia di sini artinya “jabatan seorang diaken’. hlm. Akan tetapi. Gereja Purba sama sekali tidak merupakan kekuatan revolusioner. baiklah kita mengakar. Dalam merenungkan makna kata ‘melayani’ baiklah kita perhatikan bahwa dalam dunia YunaniRomawi ‘melayani’ itu merupakan tugas kaum budak. 47 James D. dan 2 Korintus 4:1. London: Adam and Charles Black. 51 Hal ini nampaknya juga diakui oleh End. Seorang merdeka tidaklah ‘melayani’. dan harus dilakukan sesuai dengan iman yang dimiliki oleh orang yang bernubuat. Surat Roma. Statemen ini sama dengan kalimat sebelumnya yang menunjukkan hubungan sebab akibat (dampak yang seharusnya ada). G. dan kita memakainya sesuai dengan tingkat iman yangdianugerahkan oleh setiap kita. Kata “pelayanan” (δ ι κ α ο ν ι α ) berarti hanya melayani (Ingg: service).48 sesuai dengan iman kita memperluas pengertian “menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita”. 51 C. dalam pengajarannya”. Dave berpandapat bahwa terjemahan harfiah dari pasal 12:7 adalah. misalnya 1 Kor 12:28. tetapi itu telah pada cara datangnya aturan secara teknis. melainkan isi yang diajarkan.50 Jika karunia untuk melayani. Menurut James Dunn. 4:6. yaitu dengan rendah hati kita menentukan karunia rohani yang kita miliki. dalam arti ‘ajaran’ (jadi. 39. Barret. Pengertian sempitnya adalah pelayanan praktis bagi orang yang memiliki kebutuhan jasmani (Mat. jika ia yang mengajar.

Grand Rapids: Wm. dari kata-kata Yesus yang diserahkan secara lisan. Commentary on the Epistle to the Romans. Tafsiran Roma. Juga 1 Clemens 64:1. Dari situ pengertian ‘kesederhanaan’. bahwa mereka yang menerima karunia mengajar baiklah mereka mengajar dengan rajin. Yang membagi-bagikan sesuatu bisa mengambilnya dari harta milik sendiri atau dari harta yang dikumpulkan oleh jemaat. hlm.59 siapa yang menunjukkan kemurahan. Charles Hodges. hlm. The Epistle of Paul to the Romans: Tyndale New Testament Commentaries. B. dengan rajin. Dari pengalaman kita tahu bahwa orang yang cocok untuk menggembalakan jiwa belum tentu cocok untuk mengajar. dalam keikhlasannya. Mat 8:5. yng dapat berarti “melindungi”. An Exposition of the Epistle to the Romans. sesudah rasul dan nabi. F. Berdasarkan perkataan Yunani yang dipakai di sini. Tetapi juga mengandung arti ‘mengajak’ (untuk percaya). hlm. 59 Kata kerja Yunani prohistanai dapat mengandung arti ‘menolong. yang dalam 16:1 disebut ‘diaken jemaat Kengkrea’. Sebaliknya. terjemahan harfiah dari pasal 12:8 adalah. Yesus Kristus disebut ‘Imam Agung dan Pelindung (Yunani: prostates) jiwa-jiwa kita’. Ia juga harus mengadakan admisnitrasi yang teliti supaya sewaktu-waktu dapat memberi 53 54 Van den End. Menurut Dave. Fil 2:1. 2 Kor 2:7. yang agaknya serupa dengan kedudukan kaum ahli Taurat dalam sinagoge (band. hlm. Eerdmans Publishing. kalau dimaksud adalah pembagian harta yang telah dikumpulkan jemaat. Dan karunia rohani yang kita miliki berasal dari kasih karunia Allah. 12:8 jika karunia untuk menasihati. kita tidak dapat menentukan pilihan. Bruce. . 562.10 ‘pengajar’ merupakan kedudukan tersendiri (band. dan dan ‘menasihati’ (orang yang sudah menjadi percaya’. Kalau pertama yang dimaksud. Nasihat itu dapat juga diberikan oleh orang-orang Kristen satu sama lain. 55 Robert Haldane. Di kota Athena ada tokoh prostates yang bertugas menjadi pelindung orang asing yang berkediaman di kota itu. dan ‘keikhlasan’ yang suka memberi banyak dengan segenap hati. mereka digabungkan erat dengan kaum ‘gembala’.58 hendaklah ia melakukannya dengan rajin. hlm. dalam 2 Kor 5:20. 2:20). Siapa yang membagibagikan sesuatu. dan sebaliknya. Surat Roma. 1 Kor 12:28. 120. 1 Tes 2:3. ia yang memberi. Didache 15:1). Dalam Efesus 4:11. seperti dalam 12:1. ι . “Jika ia yang menasihati. Petugas yang demikian tidak boleh ‘memminjam’ sebagai hasil pengumpulan itu demi kebutuhan dirinya sendiri atau kebutuhan kaum keluarganya. 243 ) dan ini dapat dilengakapi dengan tulisan Bruce yang mengatakan ‘jika menolong orang lain ini dilakukan dengan kesadaran (F. kita telah melihat perbedaan antara seorang nabi dan seorang pengajar. yang berkenan. perkataan Yunani ι λ α ρ ο s/hilaros= ‘riang hati’ serumpun dengan ε λ ε ρ ο s/eleros= ‘murah hati’. Dalam Roma 16:2 bentuk feminism prostates menjadi gelar Febe. ‘menghibur’. Dalam 1 Clemens 61:3.57 siapa yang memberi pimpinan. Dalam 1 Kor 12:28 mereka menduduki tempat ketiga dalam daftar karunia. hendaklah ia melakukannya dengan hati yang ikhlas. Yang dimaksud Paulus ialah karunia khusus yang bukan bernubuat. Pasal 12:2-8 dapat diringkas dengan perkataan bahwa “kehendak Allah: apa yang baik. Dengan perkataan lain. ‘ketulusan’.53 Hodges54 menjelaskan bahwa pelayanan kita harus bersumber dari karunia rohani yang kita miliki. Kol 4:8. dengan kata lain ‘memberi semangat’ (bdn. hendaklah ia melakukannya dengan sukacita. Lebih lanjut Haldane55 mengatakan. melindungi’. 577. 60 Menarik untuk diketahui bahwa secara etimologis. yaitu apa yang biasanya kita sebut ‘prenggembalaan’. mis.60 Ayat ini masih mengikuti gaya ayat sebelumnya (12:7). ‘ikhlas’ berarti ‘tulus’. dengan menimba dari Kitab Suci (Perjanjian Lama). Sang pengajar memberi pengajarannya secara sistematis. Agaknya di sini arti ‘menasihati’ dan ‘menghibur’ (memberi semangat) dapat digabungkan. Tetapi orang Kristen dapat saling menghibur. 1 Tes 4:18. ia yang memimpin. orang tidak boleh bersikap sombong atau menuntut kedudukan istimewa berdasarkan pembian hartanya. yaitu bahwa tangan kiri tidak boleh mengetahui apa yang diperbuat oleh tangan kanan. band. 14:6 dan Efesus 4:11. dalam nasihatnya. ia yang menunjukkan kemurahan. 1886.56 baiklah kita menasihati. Di atas (ayat 6b). bukan juga mengajar. 57 Kata ini memakai istilah α π λ ο τ η s/haplotes yang serumpun dengan kata α π λ ο s/haplos yang secara harfiah berarti ‘yang dilipat hanya satu kali’. 58 Istilah dari kata ini adalah π ρ ο ι σ τ α µ ε ν ο s/proistamenos berbentuk nominative singular maskulin present middle participle dari akar kata π ρ ο ι σ τ η µ ι /proistemi terdiri dari dua kata π ρ ο + ι σ τ η µ . arti tambahan dengan hati yang ikhlas ialah sesuai Mat 6:3. 228). dan dari bahan-bahan yang beredar dalam jemaat Kristen. Dalam penggembalaan tercakup baik unsur ‘menasihati’ maupun unsur ‘memberi semangat’. Flm 7). dan yang sempurna” bagi seseorang adalah supaya dengan rendah hati umat percaya mengembangkan karunia rohani dan iman yang dianugerahkan kepadanya. dengan sukacita (Dave Hagelberg. tetapi kata ini lebih tepat diterjemahkan “memimpin”. 56 Parakalein dapat mengandung arti ‘memohon’.

hlm. The Epistle of Paul to the Romans: Tyndale New Testament Commentaries. melayani. yang sejati (akal). 64 Dave Hegelberg. Dengan pemahaman dan iman inilah maka jemaat Tuhan bertindak sesuai dengan pemahaman dan imannya. ‘yang memberi pimpinan digabungkan dengan ‘yang membagi-bagikan’ dan ‘yang menunjukkan kemurahan’. F. Perhatian kita harus terarah pada kehidupan rohani pada urusan Kristus. Dalam nas ini. dan orang asing. Setiap jemaat. hanya kebutuhan itulah yang mereka perhatikan. dapat disimpulkan tiga hal. Jadi. 63 Van den End.11 pertanggungjawaban atas harta yang dipercayakan kepadanya. di mana ‘memimpin’ dikaitkan dengan ‘bekerja keras’.61 Siapa yang memberi pimpinan merupakan istilah yang sangat umum. Bruce. membagi. Dengan demikian tidak mungkin terjadi 61 62 Van den End. F. Yang dimaksudkan adalah hidup dalam ketaatan karena iman yang bertumbuh. akan menikmati pertumbuhan yang sangat luar biasa. Lain lagi pendapat yangmengartikan sebagai ‘pelindung orang lemah’. orang jompo. Kata ini mengandung arti ‘penyembahan rohanimu’. Akan tetapi ‘menunjukkan kemurahan’ dapat juga berarti lebih umum. Penyerahan atau persembahan hidup kita bukan merupakan sesuatu yang hanya dilakukan sekali saja dalam proses pendewasaan Kristen. kita dapat memandangnya sebagai ketua jemaat-rumah. Roh Allah mau mengubahkan kita sehingga diri kita disesuaikan dengan α ι ο ν /aion yang akan datang. Dan ini berarti bahwa pemahaman dan iman kita akan Allah mengalami suatu progresifitas. Unsur yang kita temukan dalam 1 Tes 5:12. Penyerahan anggota-anggota tubuh kita merupakan ibadah. dan kita “hidup dalam pembaharuan hidup”. 576. Oleh karena penyerahan di atas merupakan “ibadah … yang masuk akal” maka Paulus menekankan pentingnya pembaharuan pikiran sebagai jalan penyerahan tubuh. Pemimpin yang terlatih ddi gereja sebagao kebenaran dari karunia rohani seperti yang telah disebutkan pada karunia yang lain (bernubuat. . mengajar. seperti janda. Sebab ‘sukacita’. 579.65 Kesimpulan: Jemaat Tuhan diimbau untuk menyerahkan atau mempersembahkan diri kita pada kehendak Allah. hlm. Surat Roma. Lukas 10:37). atau ‘keriangan hati’ memang diperlukan dalam membantu “orang yang lemah”. Mereka yang melayani orang-orang berkebutuhan hanya bermaksud hendak melayani. Surat Roma. di sini agaknyayang dimaksud ialah tokoh yang atas nama jemaat memperhatikan orang-orang sakit. Kedudukan seperti itu menuntut usaha yang tak mengenal lelah. Tetapi belum tentu itulah yang dimaksud di sini. yang menunjukkan kemurahan berarti: yang memberi sedekah. kemurahan).. Setiap bantuan praktis adalah kemurahan (band. anggota tubuh kita harus menjadi “alat-alat kebenaran”. Mereka harus menyelenggarakan karunia dan tugasnya sendiri. Tambahan dengan sukacita memperkuat kesan bahwa penafsiran imi memang tepat. 228. ada penafsir yang mengartikan sebagai ‘yang mengetuai’. Bruce. budak. tokoh-tokoh yang menunaikan tugas bernubuat. 65 F. Bantuan yang diberikan dengan muka yang masam menjadi pahit bagi yang menerimanya. yang sudah mengalami suasana seperti apa yang sudah disebut di atas. 228. dengan rajin atau ‘sungguh-sungguh’ memang jelas maknanya. Kalau penafsiran ini kita hubungkan dengan 1 Tes 5:12 dan khususnya dengan 1 Tim 5:7. Pemahaman dan iman kepada Allah tidak terbentuk tidak secara langsung tetapi melalui proses. sama seperti penyerahan uang diuraikan dalam pasal 6. hlm. Pertama. Perkataan yang dipakai di sini dapat juga diartikan sebagai ‘bertujuan tunggal’. Tetapi apapun cara kita mengartikannya. yatim piatu. orang cacat. hlm. ‘penyembahan yang keluar dari pikiran dan hati bukan dari tingkah laku saja. Tafsiran Roma. Oleh karena itu.62 End63 mengatakan bahwa dalam kosa kata agama Yahudi. hlm. 244. The Epistle of the Paul to the Romans. F. ada pula penafsir yang memandangnya sebagai ‘penata usaha’ karya gereja di bidang diakonial. Khususnya ayat 6-8 ini. Maka. dan Roh Allah menghidupkan kita. mengajar. Maka. di mana kita. menggembalakan dan mengurus pelayanan diakonia diajak untuk masing-masing menekuni bidang sendiri. menasihati. Ini suatu proses yang dikerjakan dengan sengaja dan kesadaran yang penuh dimana firman Allah menjangkau setiap segi dari hidup umat percaya. dan lainnya. kita dapat menerjemahkan ‘penatua’ atau ‘uskup’. seperti apa yang dijanjikan dalam Efesus 4:12-1564 dan itu dilakukan dengan kondisi kesadaran penuh.

bukankah hal ini yang dikehendaki oleh iblis/setan? Maka Roma 12:1-8 ini mengingatkan kita bahwa karunia yang diterima oleh jemaat Tuhan digunakan untuk melayani di dalam persekutuan jemaat. menolong. tugas pelayanan gereja adalah membantu mereka yang membutuhkan. dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya. Rasul Paulus mengingatkan kita bahwa jemaat dan gereja Tuhan hendaknya bersekutu untuk saling membangun dan melakukan semua itu untuk melayani dan kemuliaan Tuhan. Sebaliknya dalam membantu sesame anggota jemaat yang penting ialah sikap ikhlas. menghibur. Bahkan gereja satu menganggap gerejanya lebih baik dari gereja lain. dan menguatkan (membangun) persekutuan dan pembinaan jemaat di dalam Kristus baik jasmani maupun rohani. merasa dirinya lebih dekat dan berkenan di hadapan Tuhan. yaitu bahwa sesama yang kebutuhan yang harus dibantu tanpa memperhatikan kepentingan sendiri. Karunia-karunia Tuhan bertujuan untuk membangun jemaat Tuhan. Persaingan dalam gereja ini yang nampak dan hal ini mengakibatkan gereja Tuhan terpecah. Kedua. tetapi gereja satu dengan gereja lain saling bersaing dan membangun kepentingannya sendiri. rajin. Dengan demikian orang-orang yang membantu itu akan memenuhi anjuran Yesus. Tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa inilah yang terjadi di dalam anggota jemaat Tuhan bahwa mereka mengejar atau memiliki karunia untuk kepentingan diri atau kelompok. Inilah inti dari karunia-karunia Tuhan itu. menyangkut karya pelayanan kepada mereka yang miskin dan lemah. Gereja sebagai tubuh Kristus tidak berkarya seperti hakikatnya. Nampaknya di dalam gereja pada saat itu. Ketiga. Karunia-karunia Tuhan membuat anggota jemaat Tuhan sombong dan menganggap dirinya lebih baik dari yang lain. .12 persaingan antar sesama pelayanan. dianjurkan oleh rasul Paulus untuk melayani. yaitu segala sesuatu adalah dari Dia. supaya jelaslah bahwa melalui manusia yangmembantu itu Tuhanlah yang mengulurkan tangan-Nya. karunia-karunia yang disebut di atas. Dan itu semua seiring dengan pemahaman dan iman yang ada pada jemaat dan gereja Tuhan. dari tujuah karunia yang disebut di sini. dan bersuka cita. Demikian juga pada saat ini dan yang akan datang. dan oleh Dia. Demikian halnya dengan gereja. terjadi fenomena bagaimana mereka mengejar karunia-karunia untuk kepentingan pribadi atau kelompok walaupun itu dikejar dengan untuk pelayanan. yaitu empat. tugas ini merupakan hal yang penting. mayoritas. tentunya itu semua termaktub dalam Roma 11:36. Sebab ‘karunia’ berarti pelayanan. yaitu selain membangun persekutuan jemaat tentunya segala sesuatu untuk kemuliaan Tuhan. Inilah menjadi kesalahan anggota jemaat Tuhan baik itu disadari maupun tidak disadarinya. Aplikasi: Pada kehidupan anggota jemaat Tuhan sekarang ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful